Author: 01

  • LOYALTY PROMO MINGGU INI! Per 22 Januari 2026

    Halo Member INDODAX,

    Tunjukkan akun INDODAX-mu yang sudah terverifikasi dan nikmati berbagai diskon spesial di merchant favoritmu! 🚀
    – Makan enak di Alas Cobek Bandung dengan Paket Nyalira hanya Rp 35.000/pax
    – Tebus Murah Baso Goreng seharga Rp5.000 saja untuk setiap pembelian menu Baso apa pun di Baso Asia Afrika

    Periode promo terbatas, jadi jangan sampai kelewatan!
    Yuk, manfaatkan benefit spesial ini dari INDODAX 💙

    *Syarat & Ketentuan berlaku

    Salam,
    INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





    Sumber : blog.indodax.com

  • Rebranding & Migrasi Omni Network (OMNI) ke Nomina (NOM)

    Halo Member INDODAX,

    Dengan ini kami menginformasikan bahwa INDODAX akan melakukan migrasi contract address, rebranding dan konversi koin dari Omni Network (OMNI) ke Nomina (NOM).

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan Member INDODAX: 

    1. Seluruh aktivitas perdagangan, deposit dan penarikan (withdrawal) Aset Kripto Omni Network (OMNI) akan ditutup pada Rabu, 28 Januari 2026, pukul 14:00 WIB
    2. Proses snapshot aset kripto Omni Network (OMNI) dilakukan pada 28 Januari 2026, pukul 14:00 WIB
    3. Proses konversi aset kripto Omni Network (OMNI) ke Nomina (NOM) berlangsung selama 28 Januari 2026 – 4 Februari 2026
    4. Distribusi Nomina (NOM) dilakukan pada 4 Februari 2026, pukul 14:00 WIB
    5. Pembukaan Deposit & Withdrawal Nomina (NOM) pada 4 Februari 2026, pukul 14:00 WIB
    6. Pembukaan perdagangan Nomina (NOM) pada 5 Februari 2026, pukul 14:00 WIB
    7. Proses migrasi dan konversi koin akan ditangani sepenuhnya oleh INDODAX
    8. Simulasi Konversi Omni Network (OMNI) ke Nomina (NOM)
      – Contoh 1
      Saldo OMNI: 2 OMNI
      Rasio Konversi: 1 OMNI = 75 NOM
      Hasil Konversi:
      2 OMNI × 75 = 150 NOM

      – Contoh 2
      Saldo OMNI: 100 OMNI
      Rasio Konversi: 1 OMNI = 75 NOM
      Hasil Konversi:
      100 OMNI × 75 = 7500 NOM
    9. Perubahan Contract Address
      Contract address (old)
      Omni Network (OMNI): 0x36e66fbbce51e4cd5bd3c62b637eb411b18949d4Contract address (new)
      Nomina (NOM): 0x6e6F6d696e61decd6605bD4a57836c5DB6923340


    Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, hubungi
    Customer Support INDODAX melalui email di [email protected] atau melalui nomor telepon di (021) 50658888.

    Salam,
    INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





    Sumber : blog.indodax.com

  • Bitcoin Koreksi ke Bawah US$90.000, INDODAX: Tensi Geopolitik Global Picu Aksi Jual

    Jakarta, 21 Januari 2026 — Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah dan turun ke bawah level psikologis US$90.000 pada perdagangan Rabu (21/1), seiring meningkatnya tensi geopolitik dan aksi jual di pasar aset berisiko. Pelemahan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap eskalasi perang tarif Amerika Serikat (AS) terhadap Eropa, yang dikaitkan dengan tekanan Washington kepada Denmark agar mempertimbangkan kembali kendalinya atas Greenland, serta gejolak di pasar obligasi Jepang yang memicu sentimen risk-off secara luas.

    Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin sempat menyentuh kisaran US$87.000 sebelum bergerak fluktuatif. Tekanan tidak hanya terjadi di pasar kripto, tetapi juga meluas ke pasar saham global. Indeks utama Wall Street, termasuk S&P 500 dan Nasdaq, ditutup melemah lebih dari dua persen, sementara imbal hasil obligasi pemerintah bergejolak dan harga emas melonjak sebagai aset lindung nilai.

    Menanggapi kondisi ini, Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menilai pergerakan ini mencerminkan keterkaitan kripto yang semakin erat dengan dinamika makroekonomi dan geopolitik global. “Dalam situasi seperti ini, Bitcoin tidak berdiri sendiri. Ketika pasar global masuk ke fase risk-off akibat ketegangan geopolitik, kebijakan perdagangan, dan tekanan di pasar obligasi, aset berisiko cenderung mengalami koreksi secara bersamaan akibat aksi jual.” ujar Antony.

    Menurut Antony, kepanikan jangka pendek kerap muncul ketika investor global berusaha menyeimbangkan ulang portofolio investasi mereka di tengah ketidakpastian. Hal ini terlihat dari meningkatnya volatilitas, lonjakan volume perdagangan, serta tekanan di pasar derivatif kripto. “Yang perlu dicermati adalah bahwa pergerakan ini lebih didorong oleh faktor eksternal, bukan perubahan fundamental di ekosistem Bitcoin dan kripto. Dinamika suku bunga, likuiditas global, dan arah kebijakan geopolitik saat ini menjadi variabel utama yang memengaruhi harga.” lanjutnya.

    Ia menambahkan bahwa sejarah pasar kripto menunjukkan fase koreksi tajam sering kali beriringan dengan guncangan makro, terutama ketika Bitcoin semakin diperlakukan sebagai bagian dari aset global oleh investor institusional. “Partisipasi institusi membuat Bitcoin lebih responsif terhadap isu global. Ini adalah konsekuensi dari maturasi pasar, di mana kripto semakin terintegrasi dengan sistem keuangan global,” kata Antony.

    Meski demikian, Antony menekankan bahwa volatilitas tetap menjadi karakter inheren pasar kripto. Investor, menurutnya, perlu memahami konteks pergerakan harga secara menyeluruh dan tidak semata melihat fluktuasi jangka pendek. “Periode seperti ini menegaskan pentingnya perspektif jangka panjang dan pemahaman risiko. Pasar kripto akan terus bergerak mengikuti arus global, dan ketahanan investor diuji justru saat ketidakpastian meningkat,” tutup Antony.

    Antony menekankan bahwa volatilitas tinggi seringkali memicu perilaku fear of missing out (FOMO) di kalangan investor. Dalam situasi seperti ini, ia menilai penting bagi pelaku pasar untuk tetap disiplin melakukan do your own research (DYOR), memahami risiko, serta tidak mengambil keputusan investasi berdasarkan tekanan emosi jangka pendek di tengah ketidakpastian global.

    ***

    Tentang INDODAX

    INDODAX merupakan perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital atau Crypto Exchange yang didirikan oleh dua pegiat kripto dan Blockchain di Indonesia yakni, Oscar Darmawan dan William Sutanto. Berdiri resmi sejak 15 Februari 2014 dan sudah melayani lebih dari 9,7 juta member, INDODAX memperdagangkan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan memiliki lebih dari 450+ aset kripto dari seluruh dunia yang bisa diperjualbelikan dengan pergerakan harga selama 24 jam.

    Sebagai crypto exchange pertama di Indonesia, INDODAX sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital Aset Kripto (AKD AK) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi perusahaan crypto exchange pertama di Indonesia yang mendapatkan dua sertifikasi internasional sekaligus pada tahun 2019, yaitu 9001:-2015 & 27001:2013.

    Sejak berdiri sebelas tahun lalu, INDODAX selalu berfokus kepada pelayanan dan terus aktif memberikan edukasi melalui kanal edukasi yang dapat diakses secara gratis, yakni INDODAX Academy, investor kripto dapat secara bebas mengakses dan mempelajari seluk beluk kripto dan blockchain.

    Media Sosial INDODAX dapat ditemukan melalui website:

    Telegram                               : https://t.me/indodaxroom

    Instagram                              : https://www.instagram.com/indodax

    Tiktok                                     : https://www.tiktok.com/@indodax

    Twitter                                    : https://twitter.com/indodax

    Youtube                                  : https://www.youtube.com/c/indodax

    Facebook                               : https://www.facebook.com/indodax

    INDODAXAcademy            : https://indodax.com/academy

    INDODAXPress Release   : https://blog.indodax.com/newsroom-press-release





    Sumber : blog.indodax.com

  • Proof of Reserves (PoR) INDODAX Tembus Rp18 Triliun: Apakah Ini Sinyal Bull Market?

    Jakarta, 6 Januari 2026 – INDODAX mengumumkan bahwa Proof of Reserves (PoR) INDODAX telah menembus USD 1 miliar atau Rp18 Triliun, berdasarkan data yang ditampilkan pada fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap. Pencapaian ini menegaskan komitmen INDODAX untuk menjaga cadangan aset 1:1 serta mendorong transparansi yang dapat diverifikasi publik melalui data on-chain.

    “Walaupun tidak diwajibkan pemerintah, INDODAX berinisiatif mempublikasikan PoR sebagai bentuk transparansi. Informasi cadangan dan alamat dompet terkait dapat ditelusuri melalui blockchain, sehingga publik bisa melakukan verifikasi secara mandiri,” ujar William Sutanto, CEO INDODAX.

    PoR: Transparansi yang Bisa Diverifikasi

    Proof of Reserves (PoR) adalah metode verifikasi kriptografis yang digunakan platform aset kripto untuk menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cadangan aset sesuai yang dilaporkan. Tujuannya adalah memperkuat kepercayaan publik bahwa dana pengguna dapat dipenuhi saat dibutuhkan, terutama pada periode pasar yang bergejolak.

    CoinMarketCap menampilkan fitur Proof of Reserves untuk membantu pengguna melihat informasi transparansi cadangan sejumlah exchange, termasuk keterlacakan alamat dompet publik serta pembaruan data yang relevan.

    INDODAX juga mengimbau pengguna untuk tetap menerapkan langkah keamanan terbaik, antara lain:

    • Gunakan autentikasi berlapis Multi Factor Authentication (MFA) dan pastikan perangkat dalam kondisi aman.
    • Waspada phishing dan social engineering.

    “Transparansi platform itu penting, tetapi edukasi keamanan pengguna juga sama pentingnya. Kami terus mendorong penggunaan keamanan berlapis dan praktik terbaik dalam menjaga akun serta perangkat,” tambah William.

    Apakah Ini Tanda-Tanda Bull Market?

    Naiknya Proof of Reserves (PoR) umumnya mencerminkan dua hal yang sering terjadi pada fase pasar yang membaik. Pertama, ketika harga aset kripto naik, nilai cadangan yang tercatat dalam USD ikut meningkat. Kedua, ketika arus masuk dana (inflow) dan aktivitas transaksi naik, cadangan yang tersimpan di platform juga cenderung bertambah. Dengan kata lain, PoR yang meningkat dapat sejalan dengan menguatnya harga dan bertambahnya partisipasi pasar.

    Selain itu, sentimen publik terhadap kripto secara umum terlihat membaik. Ini biasanya ditandai oleh peningkatan minat investor, naiknya volume transaksi, dan bertambahnya arus masuk dana ke aset digital, baik dari pengguna ritel maupun pelaku pasar yang lebih besar.

    Pergerakan ini juga tidak lepas dari sentimen global, termasuk peristiwa geopolitik besar yang dapat mengubah arah pasar dalam waktu singkat. Misalnya, pada periode pemberitaan mengenai operasi AS terkait Venezuela, sejumlah pelaku pasar mencermati reaksi lintas aset. Di saat yang sama, Bitcoin dilaporkan sempat menguat ke level tertinggi dalam beberapa pekan (sekitar USD 93–94 ribu pada hari itu). Dinamika seperti ini menunjukkan bahwa kripto kerap bergerak dipengaruhi kombinasi faktor: likuiditas, risk appetite, dan headline global.

    Meski demikian, penting ditegaskan: kenaikan jangka pendek belum otomatis berarti bull market berkelanjutan. Pasar kripto tetap dipengaruhi faktor makro, kondisi likuiditas, regulasi, serta perkembangan risiko global yang dapat berubah cepat.

    ***

    Tentang INDODAX

    INDODAX merupakan perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital atau Crypto Exchange yang didirikan oleh dua pegiat kripto dan Blockchain di Indonesia yakni, Oscar Darmawan dan William Sutanto. Berdiri resmi sejak 15 Februari 2014 dan sudah melayani lebih dari 9,5 juta member, INDODAX memperdagangkan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan memiliki lebih dari 450+ aset kripto dari seluruh dunia yang bisa diperjualbelikan dengan pergerakan harga selama 24 jam.

    Sebagai crypto exchange pertama di Indonesia, INDODAX sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital Aset Kripto (AKD AK) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi perusahaan crypto exchange pertama di Indonesia yang mendapatkan dua sertifikasi internasional sekaligus pada tahun 2019, yaitu 9001:-2015 & 27001:2013.

    Sejak berdiri sebelas tahun lalu, INDODAX selalu berfokus kepada pelayanan dan terus aktif memberikan edukasi melalui kanal edukasi yang dapat diakses secara gratis, yakni INDODAX Academy, investor kripto dapat secara bebas mengakses dan mempelajari seluk beluk kripto dan blockchain.

    Media Sosial INDODAX dapat ditemukan melalui website:

    Telegram                               : https://t.me/indodaxroom

    Instagram                              : https://www.instagram.com/indodax

    Tiktok                                     : https://www.tiktok.com/@indodax

    Twitter                                    : https://twitter.com/indodax

    Youtube                                  : https://www.youtube.com/c/indodax

    Facebook                               : https://www.facebook.com/indodax

    INDODAXAcademy            : https://indodax.com/academy

    INDODAXPress Release    : https://blog.indodax.com/newsroom-press-release

     





    Sumber : blog.indodax.com

  • Transaksi Kripto Tembus Rp482,23 Triliun Sepanjang 2025, Minat Investor Domestik Jadi Sorotan

    Jakarta, 13 Januari 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang tahun 2025 mencapai Rp482,23 triliun. Capaian tersebut mencerminkan tingkat aktivitas perdagangan aset kripto yang tetap aktif di tengah dinamika pasar global sepanjang tahun lalu. 

    Selain dari sisi nilai transaksi, OJK juga melaporkan adanya pertumbuhan jumlah investor aset kripto di Indonesia sepanjang 2025. Hingga November 2025, jumlah investor tercatat mencapai 19,56 juta orang, meningkat dibandingkan bulan Oktober 2025 yang berada di angka 19,08 juta investor. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp32,68 triliun, atau turun sekitar 12,22 persen dibandingkan November 2025. 

    Menanggapi data tersebut, Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menyampaikan bahwa pergerakan transaksi aset kripto sepanjang tahun 2025 mencerminkan kondisi pasar yang berjalan secara normal. Menurutnya, fluktuasi transaksi merupakan bagian dari siklus pasar yang dipengaruhi oleh perubahan sentimen global dan kondisi makroekonomi. “Sepanjang 2025, aktivitas perdagangan aset kripto masih berlangsung aktif. Naik turunnya transaksi setiap periode merupakan respons yang wajar terhadap perubahan sentimen dan kebijakan ekonomi global, sehingga mencerminkan pasar yang bergerak secara sehat.” ujar Antony.

    Sementara itu, aktivitas perdagangan di INDODAX mencatat volume transaksi kripto di pasar rupiah sekitar Rp201,2 triliun pada 2025, tercatat naik 51,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp132,6 triliun. 

    Sepanjang 2025, INDODAX juga menegaskan posisinya sebagai exchange kripto terbesar di Indonesia dengan market share di atas 40 persen. Capaian tersebut mencerminkan peran INDODAX sebagai salah satu kontributor utama dalam aktivitas perdagangan aset kripto di pasar domestik sepanjang 2025.

    Antony menambahkan bahwa pertumbuhan transaksi di pasar rupiah ini menunjukkan minat investor dalam negeri yang relatif konsisten di tahun 2025. “Peningkatan volume transaksi di pasar rupiah, khususnya di INDODAX, menggambarkan bahwa investor domestik masih aktif memanfaatkan aset kripto sebagai bagian dari strategi pengelolaan dana mereka. Di tengah volatilitas pasar, investor tetap melihat aset kripto sebagai salah satu alternatif instrumen investasi,” jelasnya.

    Dari sisi aset yang diperdagangkan, data INDODAX menunjukkan bahwa USDT, Bitcoin, dan Ethereum masih menjadi kontributor utama dalam transaksi pasar rupiah sepanjang 2025. USDT menyumbang sekitar 22 persen dari total volume transaksi di IDR Market, disusul Bitcoin sebesar 13 persen dan Ethereum sekitar 7 persen. Dominasi ketiga aset tersebut menunjukkan preferensi investor terhadap aset kripto berlikuiditas tinggi yang berfungsi sebagai acuan utama pergerakan pasar.

    Lebih lanjut, Antony menilai bahwa penguatan kerangka regulasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap ekosistem aset kripto nasional. “Regulasi yang semakin jelas dan terstruktur memberikan kepastian bagi pelaku industri maupun investor. Hal ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan, memperkuat perlindungan konsumen, dan mendorong pertumbuhan industri aset kripto yang berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

    Sepanjang 2025, OJK telah menerbitkan sejumlah kebijakan untuk memperkuat tata kelola dan manajemen risiko di sektor aset keuangan digital. Kebijakan tersebut antara lain mencakup Peraturan OJK Nomor 30 Tahun 2025 tentang penerapan tata kelola dan manajemen risiko bagi penyelenggara inovasi teknologi sektor keuangan, serta Surat Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.07/2025 terkait rencana bisnis penyelenggara perdagangan aset keuangan digital. 

    Selain itu, OJK juga menerbitkan daftar whitelist bagi pedagang aset keuangan digital yang telah berizin dan terdaftar, termasuk INDODAX, sebagai upaya memastikan ekosistem yang lebih aman dan terpercaya bagi investor.

    ***

    Tentang INDODAX

    INDODAX merupakan perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital atau Crypto Exchange yang didirikan oleh dua pegiat kripto dan Blockchain di Indonesia yakni, Oscar Darmawan dan William Sutanto. Berdiri resmi sejak 15 Februari 2014 dan sudah melayani lebih dari 9,75  juta member, INDODAX memperdagangkan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan memiliki lebih dari 450+ aset kripto dari seluruh dunia yang bisa diperjualbelikan dengan pergerakan harga selama 24 jam.

    Sebagai crypto exchange pertama di Indonesia, INDODAX sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital Aset Kripto (AKD AK) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi perusahaan crypto exchange pertama di Indonesia yang mendapatkan dua sertifikasi internasional sekaligus pada tahun 2019, yaitu 9001:-2015 & 27001:2013.

    Sejak berdiri sebelas tahun lalu, INDODAX selalu berfokus kepada pelayanan dan terus aktif memberikan edukasi melalui kanal edukasi yang dapat diakses secara gratis, yakni INDODAX Academy, investor kripto dapat secara bebas mengakses dan mempelajari seluk beluk kripto dan blockchain.

    Media Sosial INDODAX dapat ditemukan melalui website:

    Telegram                               : https://t.me/indodaxroom

    Instagram                              : https://www.instagram.com/indodax

    Tiktok                                   : https://www.tiktok.com/@indodax

    Twitter                                  : https://twitter.com/indodax

    Youtube                                : https://www.youtube.com/c/indodax

    Facebook                     : https://www.facebook.com/indodax

    INDODAX Academy  : https://indodax.com/academy

    INDODAX Press Release      : https://blog.indodax.com/newsroom-press-release





    Sumber : blog.indodax.com

  • Bitcoin Menguat ke $97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto

    Jakarta, 15 Januari 2026 – Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat dan sempat menembus level $97.000 sebelum terkoreksi tipis ke level US$95.000–US$96.000 pada Kamis (15/1) setelah rilis data inflasi Amerika Serikat Desember 2025 yang cenderung sesuai dengan ekspektasi pasar. 

    Berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS), inflasi AS tercatat naik 0,3% secara bulanan dan 2,7% secara tahunan, sementara inflasi inti (core inflation rate) tetap terkendali di level 0,2% m/m dan 2,6% y/y. Kenaikan inflasi tersebut terutama didorong oleh sektor perumahan (shelter) yang naik 0,4% m/m. Dalam kondisi inflasi yang relatif stabil dan terkendali, bank sentral (The Federal Reserve) umumnya memiliki ruang untuk mempertahankan, atau dalam kondisi tertentu menurunkan, suku bunga guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

    Menanggapi data tersebut, Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menilai stabilnya inflasi memberi ruang bagi pasar kripto untuk bergerak lebih leluasa setelah periode konsolidasi yang cukup panjang. “Angka inflasi Desember 2025 masih sejalan dengan ekspektasi, sehingga pasar relatif lebih tenang. Dalam kondisi seperti ini, investor global biasanya mulai kembali melirik aset berisiko, termasuk kripto, karena ketidakpastian kebijakan moneter menurun dan likuiditas global berpotensi tetap terjaga. Untuk saat ini pelaku pasar akan fokus menunggu arah kebijakan suku bunga The Fed sambil mencermati data ekonomi berikutnya,” ujar Antony.

    Selain faktor makro, penguatan Bitcoin juga terjadi di tengah aksi pembelian oleh institusi besar. Strategy Inc. mengumumkan penambahan kepemilikan Bitcoin senilai lebih dari US$1 miliar di awal 2026, yang menjadi pembelian terbesarnya sejak pertengahan 2025. Langkah tersebut memperkuat posisinya sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar dan turut memberi dorongan sentimen pasar, meskipun permintaan ritel global masih cenderung terbatas.

    Menurut Antony, konsistensi akumulasi oleh institusi besar memperkuat pandangan bahwa Bitcoin semakin dipandang sebagai aset dengan fundamental yang kuat. “Institusi tidak masuk karena momentum sesaat. Akumulasi yang dilakukan secara berkelanjutan mencerminkan keyakinan jangka panjang terhadap Bitcoin, terlepas dari volatilitas jangka pendek yang masih terjadi,” ujarnya.

    Selain Bitcoin, sejumlah aset kripto utama lainnya juga mencatatkan penguatan dalam periode yang sama. Ethereum, Solana, dan beberapa altcoin besar bergerak lebih agresif, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko setelah tekanan makro mereda.

    INDODAX turut mengimbau pelaku pasar untuk tetap mengedepankan manajemen risiko yang disiplin dan melakukan riset secara mandiri atau Do Your Own Research (DYOR), mengingat volatilitas masih menjadi karakter utama dalam pasar aset kripto.

    ***

    Tentang INDODAX

    INDODAX merupakan perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital atau Crypto Exchange yang didirikan oleh dua pegiat kripto dan Blockchain di Indonesia yakni, Oscar Darmawan dan William Sutanto. Berdiri resmi sejak 15 Februari 2014 dan sudah melayani lebih dari 9,6 juta member, INDODAX memperdagangkan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan memiliki lebih dari 450+ aset kripto dari seluruh dunia yang bisa diperjualbelikan dengan pergerakan harga selama 24 jam.

    Sebagai crypto exchange pertama di Indonesia, INDODAX sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital Aset Kripto (PAKD AK) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi perusahaan crypto exchange pertama di Indonesia yang mendapatkan dua sertifikasi internasional sekaligus pada tahun 2019, yaitu 9001:-2015 & 27001:2013.

    Sejak berdiri sebelas tahun lalu, INDODAX selalu berfokus kepada pelayanan dan terus aktif memberikan edukasi melalui kanal edukasi yang dapat diakses secara gratis, yakni INDODAX Academy, investor kripto dapat secara bebas mengakses dan mempelajari seluk beluk kripto dan blockchain.

    Media Sosial INDODAX dapat ditemukan melalui website:

    Telegram                               : https://t.me/indodaxroom

    Instagram                              : https://www.instagram.com/indodax

    Tiktok                                     : https://www.tiktok.com/@indodax

    Twitter                                    : https://twitter.com/indodax

    Youtube                                  : https://www.youtube.com/c/indodax

    Facebook                                : https://www.facebook.com/indodax

    INDODAX Academy           : https://indodax.com/academy

    INDODAX Press Release   : https://blog.indodax.com/newsroom-press-release





    Sumber : blog.indodax.com

  • Trading Class: Trading For Living dari INDODAX Academy

    Halo Member INDODAX,

    Trading Class INDODAX kembali hadir! Yuk ikutan Class Trading For Living dari INDODAX Academy.
    Di class ini kalian bisa mendapatkan banyak pengetahuan tentang cara trading yang tepat dan bijak dari M. Yoga Agustian (Community Specialist INDODAX)

    Class ini dibuka GRATIS untuk umum setiap hari Rabu 3 Juli dan 17 Juli
    (Minggu 1 & Minggu 3) selama bulan Juli 2024 pukul 15.00-17.00 WIB.

    Selain edukasi, Kamu juga berkesempatan untuk mendapat benefit berupa Tanda kepesertaan, PDF materi setiap sesi, dan Merchandise untuk 8 orang terpilih.

    Jadi tunggu apa lagi, buruan daftarkan diri kalian di class ini, eksklusif hanya untuk 200 peserta Online Class dan 50 peserta untuk offline class,
    dapatkan kesempatan untuk memenangkan total hadiah Rp3 Juta dalam bentuk USDT! Periode pendaftaran Trading Class INDODAX ini dibuka hingga 01 Juli 2024.

    Link pendaftaran:
    bit.ly/KelasTradingINDODAX

    Salam,
    INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





    Sumber : blog.indodax.com

  • Raih Komisi 10% dan Hadiah USDT Rp50.000 dengan Ajak kawanmu Trading di INDODAX! ?

    Halo Member INDODAX,

    ? Saat yang tepat untuk mendapatkan cuan bersama Kawan! Selama periode 1 – 31 Juli 2024, nikmati komisi 10% dan hadiah tambahan USDT senilai Rp50.000 untuk kamu yang berhasil mendapatkan minimal 2 member referral! Pastikan masing-masing referral meraih volume trading minimum Rp100.000 dalam pairing IDR (selain Stable Coin). Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk menambah keuntungan. Ayo, ajak kawan-kawanmu sekarang dan raih keuntungan bersama Indodax! ??

    Cek syarat dan ketentuan promo Ajak Kawan Dapat Cuan di bawah ini:

    1. Periode promo: 1-31 Juli 2024
    2. Komisi 10% dan hadiah USDT senilai Rp50.000 diberikan kepada Member yang mendapatkan minimal 2 (dua) member referral (dengan masing-masing referral meraih volume trading senilai minimal Rp100.000) pada pairing IDR (selain stablecoin) selama periode promo berlangsung
    3. Cara untuk mendapatkan komisi dan Member referral dapat diakses pada help.indodax.com
    4. Pemenang hadiah USDT Rp50.000 diberikan kepada 200 member tercepat yang mendapatkan referral selama periode promo
    5. Hadiah akan didistribusikan maksimal 30 hari setelah promo berakhir
    6. Hadiah USDT akan secara otomatis didistribusikan melalui aplikasi INDODAX
    7. 1 member/pengguna = 1 email = 1 nomor handphone = 1 kartu identitas untuk KYC (KTP untuk WNI atau Paspor untuk WNA) hanya dapat mengikuti promo ini 1 (satu) kali
    8. Pastikan akun yang digunakan telah terdaftar dan terverifikasi melalui proses KYC di INDODAX
    9. Keputusan pemenang oleh INDODAX tidak dapat diganggu gugat


    Salam,
    INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





    Sumber : blog.indodax.com

  • Pendaftaran INDODAX Short Film Festival (ISFF) 2023

    Halo semuanya,

    INDODAX Short Film Festival (ISFF) adalah bentuk dukungan INDODAX untuk para sineas muda dalam mengembangkan kreativitas dalam memproduksi film pendek.

    Ingin menjadi bagian dari komunitas sineas muda yang berbakat dan ingin membangun perfilman Indonesia?

    Segera daftarkan karya terbaikmu disini untuk meraih total hadiah 100 Juta Rupiah! (berbentuk USDT) dan jadilah sefrekuensi dengan mereka yang memperjuangkan aset perfilman masa depan. Pendaftaran dibuka dari 10 Mei – 10 Oktober 2023 ya.

    So, what are you waiting for? Good luck! ?

    Salam,
    INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





    Sumber : blog.indodax.com

  • ? Ajak Kawan, Dapat Cuan di Indodax! ? Komisi 10% + Hadiah USDT Menanti Kamu! ?

    Halo Member INDODAX,

    Saatnya untuk ajak teman dan dapatkan cuan bersama INDODAX! Selama periode 3 – 30 Juni 2024, nikmati komisi 10% dan hadiah tambahan USDT senilai Rp50.000 untuk 250 member tercepat yang berhasil mendapatkan minimal 2 member referral! Tak hanya itu, ada juga hadiah USDT senilai Rp150.000 untuk 100 member tercepat yang mendapatkan minimal 5 member referral, dengan masing-masing referral meraih volume trading minimum Rp100.000 dalam pairing IDR (selain Stable Coin). Ayo, ajak teman-temanmu sekarang dan raih keuntungan berlipat bersama Indodax! ??

    Cek syarat dan ketentuan promo Ajak Kawan Dapat Cuan di bawah ini:

    1. Periode promo: 3-30 Juni 2024
    2. Komisi 10% serta hadiah USDT senilai Rp50.000 diberikan kepada 250 Member tercepat yang mendapatkan minimal 2 (dua) member referral dan hadiah USDT senilai Rp150.000 diberikan kepada 100 Member tercepat yang mendapatkan minimal 5 (lima) member referral (dengan masing-masing referral meraih volume trading senilai minimal Rp100.000) pada pairing IDR (selain stablecoin) selama periode promo berlangsung
    3. Cara untuk mendapatkan komisi dan Member referral dapat diakses pada help.indodax.com
    4. Hadiah akan didistribusikan maksimal 30 hari setelah promo berakhir
    5. Hadiah USDT akan secara otomatis didistribusikan melalui aplikasi INDODAX
    6. 1 member/pengguna = 1 email = 1 nomor handphone = 1 kartu identitas untuk KYC (KTP untuk WNI atau Paspor untuk WNA) hanya dapat mengikuti promo ini 1 (satu) kali
    7. Pastikan akun yang digunakan telah terdaftar dan terverifikasi melalui proses KYC di INDODAX
    8. Keputusan pemenang oleh INDODAX tidak dapat diganggu gugat


    Salam,
    INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





    Sumber : blog.indodax.com