Author: 02

  • Dirjen Pendis Kemenag Ungkap PIP Madrasah Tahap I Sudah 100 Persen Tersalurkan



    Jakarta

    Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis Kemenag) Amien Suyitno ungkap dana Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah tahap I tahun 2025 sudah dicairkan seluruhnya. Bahkan sekarang kini Kemenag tengah membuka pendaftaran PIP untuk tahap kedua.

    “PIP tahap I sudah cair, sekarang sudah di rekeningnya masing-masing. Sekarang sudah (mulai) masuk tahap II, sudah mulai pendaftaran lagi,” ucap Amien Suyitno usai acara Rakornas “Pembentukan Karakter Anak Bangsa melalui Efektivitas Penerapan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama pada Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK” di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2025).


    Cara Ambil Dana PIP Tahap I

    Lebih lanjut Amien menyatakan penerima PIP Madrasah merupakan siswa yang berasal dari keluarga dengan kategori miskin. Bila seluruh syarat telah dipenuhi, siswa sudah memiliki rekening dan masuk dalam daftar penerima, maka ia pasti mendapat dana PIP tahap I.

    Dalam petunjuk teknis (juknis) PIP Madrasah 2025, cara penarikan dana bantuan bisa dilakukan dengan cara:

    • Penarikan dana PIP dapat langsung dilakukan setelah aktivasi rekening dari masing-masing siswa.
    • Penarikan dana PIP dapat dilakukan dengan menggunakan buku tabungan SimPel atau kartu debit ATM.
    • Penarikan dana PIP dapat dilakukan secara langsung oleh peserta didik yang bersangkutan didampingi guru/orang tua/wali/kepala madrasah di kantor bank penyalur.
    • Penarikan dana PIP bisa dilakukan secara kolektif oleh kuasa peserta didik melalui kuasa penerima dana PIP ke unit kerja operasional atau petugas unit kerja operasional bank penyaluran.
    • Dana PIP yang ditarik secara kolektif harus segera disalurkan kepada peserta didik yang bersangkutan dibuktikan dengan tanda terima kwitansi/daftar tanda tangan oleh peserta didik.
    • Penarikan baik secara individu atau kolektif tidak dikenakan pemotongan dana dalam bentuk apapun ataupun biaya administrasi perbankan.

    Ketika artikel ini ditulis pada Kamis (31/7/2025) pukul 18.42 WIB, laman PIP Kemenag pada tautan https://pipmadrasah.kemenag.go.id/ sedang mengalami eror. Ketika disampaikan kepada Amien Suyitno, ia menyatakan pihaknya akan mengecek dan memperbaiki kembali.

    “Hari ini aja mungkin (sedang eror). Nanti saya cek lagi,” tegasnya.

    Cara Daftar PIP Madrasah Tahap II

    Usai pencairan dana PIP Madrasah tahap I, Kemenag segera membuka pendaftaran PIP Madrasah tahap kedua. Adapun syarat dan cara mendaftarnya berdasarkan aturan terkait, yakni:

    1. Ditujukan bagi siswa madrasah berusia 6-21 tahun dari keluarga miskin/rentan miskin.

    2. Siswa tercatat aktif di satuan pendidikan Madrasah yang memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM).

    3. Siswa madrasah memiliki NISN dan NIK yang valid dari Education Management Information System (EMIS).

    4. Siswa dari keluarga miskin/rentan miskin yang diusulkan oleh madrasah melalui persetujuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kepala Desa/Kelurahan dengan mempertimbangkan kriteria:

    • Siswa berstatus yatim/piatu/yatim piatu/anak yang tinggal di panti asuhan.
    • Siswa berasal dari daerah yang terdampak bencana alam.
    • Siswa berkebutuhan khusus.
    • Siswa yang orang tua/walinya berstatus narapidana di lembaga pemasyarakatan.
    • Siswa yang berstatus sebagai tersangka atau narapidana di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan.
    • Siswa putus sekolah yang kembali bersekolah.
    • Siswa yang mendapat rekomendasi tidak mampu dari Kepala Madrasah dibuktikan dengan Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM).

    Siswa didaftarkan atau diusulkan oleh pemangku kepentingan yang bersumber melalui EMIS.

    Demikianlah informasi terbaru tentang PIP Madrasah Kemenag 2025. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas 2025 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Beasiswa Cendekia Baznas Kerja Sama Perguruan Tinggi Dalam Negeri 2025 resmi dibuka. Kali ini, pendaftaran beasiswa dibuka di Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

    Sebagai informasi, Beasiswa CendekiaBaznas adalah bantuan dana pendidikan demi terjaminnya keberlangsungan program Pendidikan sebagai pertanggungjawaban antar generasi dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kedalaman ilmu pengetahuan, akhlak yang luhur, unggul dan berdaya saing.

    Jadwal pendaftaran beasiswa ini akan berbeda pada tiap universitas. Oleh karena itu, penting untuk mengecek secara berkala informasi beasiswa di perguruan tinggimu.

    Apa saja komponen beasiswa yang diberikan? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari Pengumuman Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Nomor : 3773/Un.22/WR.3/07/2025.

    Komponen Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    Subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp4 juta per semester

    Beasiswa diberikan selama 4 semester, dari semester 5 sampai dengan semester 8 atau hingga mahasiswa sampai lulus jika lulus sebelum semester 8.

    Pengembangan diri bersama mentor beasiswa Baznas

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    Warga Negara Indonesia (WNI)

    Mahasiswa S1/D4 semester 5 program reguler di kampus mitra Baznas ditunjukkan dengan Kartu Rencana Studi (KRS) Semester 5 atau Kartu Hasil Studi Semester 4 (KHS)

    Diutamakan jurusan prioritas bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering and
    Mathematics)

    Memenuhi salah satu dari kategori beasiswa berikut:
    a. Kategori Prestasi: Memiliki prestasi nasional dan/atau internasional (lebih direkomendasikan yang telah tercatat pada database Manajemen Talenta
    Nasional (MTN), Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikti selama 2 tahun terakhir)
    b. Kategori Aktivis: Aktif menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/ Masyarakat selama 2 tahun
    terakhir
    c. Kategori Khusus Disabilitas : Ditujukan untuk mahasiswa penyandang disabilitas Fisik, Intelektual, Mental, Sensorik, Ganda atau Multi. Ditunjukkan dengan surat keterangan dokter.

    IPK minimal 3,00 (skala 4,00)

    Melengkapi berkas
    a. Pas foto terbaru/berwarna
    b. KTP dan Kartu Keluarga
    c. Transkrip nilai IPK terakhir
    d. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau Surat rekomendasi dari Baznas Kabupaten/Kota (pilih salah satu saja)
    e. Surat pernyataan
    f. Melengkapi Akad Penerima Beasiswa Cendekia Baznas
    g. Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”
    Ketentuan esai adalah sebagai berikut:
    -Diketik dengan font Calibri 12, spasi 1,15.
    -Panjang tulisan minimal 1 halaman maksimal 2 halaman A4 spasi 1,15
    -Isi tulisan memuat kekuatan diri, rencana pasca lulus, dan kontribusi untuk zakat dan Indonesia

    Pendaftar dapatmengunduh (download) Surat rekomendasi dan surat pernyataan di: https://bazn.as/panduanbcbdn25

    Alur Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    Pendaftar mengunggah seluruh berkas pendaftaran ke link https://sister.uinkhas.ac.id/ pilih role SIM AKADEMIK

    Klik menu Portal lalu pilih Beasiswa

    Klik tombol Tambah lalu pilih Periode Beasiswa “BEASISWA CENDEKIA BAZNAS (BCB) TAHUN 2025” kemudian simpan

    Setelah itu, masuk ke pilihan Lampiran Beasiswa lalu klik Edit dan pilih file yang akan diunggah

    Semua berkas persyaratan dijadikan dalam satu file .pdf maksimal ukuran 2MB

    Klik Simpan kemudian Finalisasi

    Pendaftar juga wajib mengirimkan berkas fisik pendaftaran ke Bagian Akademik Rektorat UIN KHAS Jember. Seluruh berkas pendaftaran dimasukkan ke dalam amplop coklat dan diberi identitas. pendaftar (Nama, NIM, Prodi, dan Fakultas) di print dengan judul “Berkas Pendaftaran Beasiswa CENDEKIA BAZNAS 2025” di bagian depan map.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    Pendaftaran dilakukan di masing-masing kampus: 4 – 12 Agustus 2025
    Seleksi administrasi kampus: 18 – 22 Agustus 2025
    Pengumuman Lulus Administrasi: 25 Agustus 2025
    Seleksi Wawancara: 25 – 29 Agustus 2025
    Masa sanggah: 1 – 14 September 2025
    Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Demikian informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025 di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap II Dibuka, Cek Syarat & Jadwalnya!



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus 2025 Tahap II telah dibuka. Siswa bisa mendaftar pada hari ini, 30 Juli hingga terakhir 8 Agustus 2025.

    KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada siswa yang tinggal di Jakarta dan memiliki kondisi ekonomi yang kurang. Bantuan ini digelontorkan untuk menekan angka putus sekolah.

    KJP Plus berlaku bagi siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Dana yang diterima siswa nantinya boleh dibelanjakan keperluan sekolah seperti tas, sepatu, buku, alat tulis, dan sebagainya.


    Bagaimana cara bisa jadi penerima KJP Plus? Mengutip unggahan Instagram @upt.p4op pada Selasa (30/7/2025) berikut penjelasan lengkapnya.

    Syarat Daftar Penerima KJP Plus 2025 Tahap II

    Syarat Umum

    • Siswa yang berusia 6-21 tahun
    • Memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai penduduk DKI Jakarta
    • Berdomisili di DKI Jakarta
    • Terdaftar sebagai murid pada satuan pendidikan negeri atau swasta di DKI Jakarta
    • Mempunyai kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial.

    Syarat Khusus

    • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    • Anak panti asuhan sosial berdasarkan SK Kepada Dinas Sosial
    • Anak penyandang disabilitas dan anak dari penyandang disabilitas yang terdaftar dalam DTKS.

    Cara Daftar KJP Plus 2025 Tahap II

    Pengajuan penerima KJP Plus dilakukan oleh pihak sekolah baik itu guru atau kepala sekolah dengan cara berikut:

    1. Download aplikasi JakEdu
    2. Buka aplikasi dan buat akun sekolah
    3. Masuk menggunakan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    4. Masukkan kata sandi yang sebelumnya sudah dibuat
    5. Pilih menu “Bantuan Sosial KJP Plus”
    6. Klik “Pendaftaran”
    7. Isikan data siswa yang diajukan sebagai penerima KJP Plus
    8. Tunggu pihak Pemprov DKI memverifikasi data.

    Jadwal Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap II

    • 26-28 Juli 2025: Persiapan berkas persyaratan oleh orang tua/wali siswa
    • 30 Juli-7 Agustus 2025: Pendaftaran
    • 30 Juli-8 Agustus 2025: Verifikasi dan unggah SPTJM
    • 11-16 Agustus 2025: Verifikasi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
    • 18 Agustus-30 September 2025: Penetapan penerima melalui Keputusan Gubernur

    Besaran Bantuan KJP Plus 2025 Tahap II

    1. SMA/MA

    Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

    2. SMK

    Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

    3. SMP/MTs

    Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

    4. SD/MI

    Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Itulah panduan daftar KJP Plus beserta syarat-syarat penerima yang harus dipenuhi siswa yang ingin mendaftar. Selamat mencoba dan semoga beruntung.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat, Jadwal, dan Link Resmi


    Jakarta

    Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berupa uang tunai. Bantuan ini ditujukan untuk perluasan akses dan kesempatan belajar bagi anak-anak Indonesia.

    Pada dasarnya, ada dua kriteria umum penerima PIP. Pertama, siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sedangkan kriteria kedua adalah siswa dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan berbagai pertimbangan khusus.

    Penyaluran dana PIP dilakukan melalui rekening SimPel (Simpanan Pelajar) yang dibuat oleh bank penyalur. Mereka yang menerima bantuan ditetapkan Kemendikdasmen dalam SK Penerima KIP, SK Nominasi PIP, dan SK Pemberian PIP Dikdasmen.


    Lalu, bagaimana cara cek bila peserta didik adalah penerima bantuan PIP 2025? Dikutip dari laman resmi PIP, Selasa (29/7/2025) berikut informasinya.

    Cara Cek Bantuan PIP 2025

    Pengecekan penerima bantuan PIP 2025 dilakukan melalui laman Sistem Informasi Program Indonesia Pintar (Sipintar) Enterprise. Sipintar bisa diakses melalui ponsel ataupun komputer dengan cara:

    • Buka website resmi PIP di https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
    • Klik bagian “Cari Penerima PIP”
    • Masukkan nomor induk kependudukan (NIK)
    • Masukkan nomor induk siswa nasional (NISN)
    • Masukkan hasil perhitungan yang tertera
    • Klik “Cari Penerima PIP”
    • Status siswa akan tampil.

    Syarat Penerima Bantuan PIP 2025

    Berdasarkan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, syarat untuk menjadi penerima bantuan PIP adalah:

    1. PIP Dikdasmen diperuntukkan bagi anak berusia 6-21 tahun dari keluarga miskin/rentan miskin.

    2. Penerima PIP diprioritaskan untuk sasaran tertentu, yakni:

    • Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    • Siswa dengan pertimbangan khusus, seperti:
      • Berstatus yatim dan/atau piatu termasuk yang berada di panti sosial atau panti asuhan
      • Berpotensi putus sekolah dan baru kembali bersekolah setelah putus sekolah (drop out)
      • Terkena dampak bencana alam
      • Korban musibah di daerah konflik
      • Berkebutuhan khusus (disabilitas)
      • Orang tua/walinya sedang berstatus narapidana di lembaga pemasyarakatan
      • Siswa yang berstatus sebagai tersangka atau narapidana di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan.

    3. Calon penerima PIP dengan pertimbangan khusus merupakan usulan yang diberikan oleh:

    • Dinas pendidikan provinsi
    • Dinas pendidikan kabupaten/kota
    • Pemangku kepentingan.

    Jadwal Pencairan Bantuan PIP 2025

    Masih dari aturan yang sama, penyaluran dana PIP dilakukan dengan jadwal sebagai berikut:

    Termin 1: Februari hingga April

    Penerima PIP termin satu adalah pemegang kartu KIP yang sumber datanya berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    Termin 2: Mei hingga September

    Penerima PIP termin kedua merupakan siswa yang diusulkan oleh:

    • Dinas Pendidikan
    • Pemangku kepentingan
    • Hasil aktivitas SK Nominasi

    Termin 3: Oktober hingga Desember

    Penerima PIP yang masuk dalam termin ini adalah:

    • Penerima KIP
    • Usulan dari dinas pendidikan
    • Usulan dari pemangku kepentingan
    • Hasil aktivasi SK Nominasi

    Berdasarkan jadwal tersebut, pencairan PIP Juli 2025 masuk dalam jadwal penyaluran termin kedua. Untuk mengetahui pencairannya, detikers bisa mengecek melalui laman Sipintar.

    Link resmi bantuan PIP 2025 adalah laman Sipintar pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1.

    Namun, jika detikers mengalami kendala selama pencairan, kamu bisa menghubungi kontak pelayanan PIP di:

    Demikianlah informasi tentang cara cek bantuan PIP 2025. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • H-2 LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Ketentuan dan Jadwalnya!


    Jakarta

    Penutupan pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 tinggal menghitung hari. Beasiswa bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah Indonesia ini akan ditutup pada Kamis, 31 Juli 2025 mendatang.

    Untuk itu, masih ada kesempatan bagi calon awardee untuk menyelesaikan pendaftaran di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebagai informasi, untuk mendaftar beasiswa LPDP, peserta harus melalui setidaknya 13 tahapan.

    Tahapan ini dimulai dengan registrasi akun pendaftaran, login ke akun, hingga terakhir submit pendaftaran. Di pertengahan tahap, ada proses pendaftaran beasiswa yang harus dipahami dengan baik oleh calon awardee.


    Dikutip dari User Manual Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2025, ketahui lagi yuk tahapan pendaftaran beasiswa LPDP selengkapnya. Cek di sini ya!

    Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

    Tahapan pendaftaran beasiswa dilakukan setelah calon awardee memiliki akun dan mengupdate informasi data diri serta keluarga. Setelahnya, tahapan yang harus dilakukan adalah:

    1. Pastikan sudah login di akun pendaftaran LPDP melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    2. Pilih menu “Beasiswa” yang terletak di pojok kiri atas, kemudian klik dan pilih “Daftar Beasiswa”.

    3. Baca terlebih dahulu semua ketentuan terkait persyaratan masing-masing program beasiswa LPDP. Jika sudah yakin dan melanjutkan proses klik “OK”.

    4. Calon awardee akan diarahkan pada halaman informasi jenis-jenis beasiswa LPDP yang terdiri dari Prioritas, Afirmasi, Program Umum, dan Targeted Group yang sudah dibuka. Pilih jenis beasiswa yang sesuai dan klik tombol “Daftar”

    5. Akan muncul halaman Validasi Foto, silangkan unggah foto diri terbaru yang memenuhi kriteria. Jika sudah, checklist kotak pernyataan dan klik “Daftar Beasiswa”.

    6. Lengkapi data pada Form Daftar Beasiswa dengan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan calon awardee.

    7. Pada bagian pertama, pernyataan akan berbunyi: Apakah Anda seorang CPNS/PNS/TNI/Polri, jika jawaban “IYA” maka harus melengkapi informasi instansi asal lalu klik “Berikutnya”. Namun, jika jawaban “Tidak”, langsung klik “Berikutnya”.

    8. Pilih apakah calon awardee sudah memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan LPDP. Jika sudah ada, dokumen harus diunggah pada aplikasi pendaftaran.

    9. Isi informasi tentang kapan akan memulai studi dengan memilih tahun dan bulan perkiraan mulai studi.

    10. Isi “Subjek” dan “Bidang Keilmuan” yang akan ditempuh, jika sudah klik “Berikutnya”.

    11. Bagi pendaftar program beasiswa Prioritas dapat memilih Negara, Universitas Tujuan, dan Program Studi yang telah bekerja sama dengan LPDP serta dapat memilih 3 negara, perguruan tinggi tujuan, dan prodi tujuan pada program beasiswa Afirmasi/Umum/Targeted. Jika sudah memiliki LoA maka pendaftar harus memilih 1 negara sesuai dengan LoA yang dimiliki.

    12. Khusus bagi pendaftar Program Beasiswa Prioritas, sistem akan menampilkan peringatan “Pernyataan Program Beasiswa Prioritas” yang perlu dipahami pendaftar.

    13. Jika sudah menyetujui pernyataan tersebut, klik kota persetujuan dan klik “Setuju”

    14. Isi form status pendidikan saat ini sesuai keadaan.

    15. Jika pada pendaftaran beasiswa calon awardee belum memiliki LoA Unconditional, maka akan tampil peringatan tambahan.

    16. Khusus program prioritas, sistem akan menampilkan Surat Pernyataan Program Prioritas yang memerlukan persetujuan.

    17. Jika sudah setuju klik “Saya Setuju” pada bagian bawah surat.

    18. Pendaftar siap melakukan tahap pendaftaran selanjutnya hingga akhir, yakni:

    • Lengkapi informasi penilaian diri.
    • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan.
    • Lengkapi informasi pengalaman organisasi.
    • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya.
    • Unggah atau isi surat rekomendasi.
    • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI.
    • Unggah dokumen persyaratan.
    • Isi surat pernyataan dan submit pendaftaran.
    • Memeriksa status pendaftaran.
    • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

    Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Masih ada 2 hari untuk menyelesaikan pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • H-2 LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Ketentuan dan Jadwalnya!


    Jakarta

    Penutupan pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 tinggal menghitung hari. Beasiswa bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah Indonesia ini akan ditutup pada Kamis, 31 Juli 2025 mendatang.

    Untuk itu, masih ada kesempatan bagi calon awardee untuk menyelesaikan pendaftaran di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebagai informasi, untuk mendaftar beasiswa LPDP, peserta harus melalui setidaknya 13 tahapan.

    Tahapan ini dimulai dengan registrasi akun pendaftaran, login ke akun, hingga terakhir submit pendaftaran. Di pertengahan tahap, ada proses pendaftaran beasiswa yang harus dipahami dengan baik oleh calon awardee.


    Dikutip dari User Manual Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2025, ketahui lagi yuk tahapan pendaftaran beasiswa LPDP selengkapnya. Cek di sini ya!

    Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

    Tahapan pendaftaran beasiswa dilakukan setelah calon awardee memiliki akun dan mengupdate informasi data diri serta keluarga. Setelahnya, tahapan yang harus dilakukan adalah:

    1. Pastikan sudah login di akun pendaftaran LPDP melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    2. Pilih menu “Beasiswa” yang terletak di pojok kiri atas, kemudian klik dan pilih “Daftar Beasiswa”.

    3. Baca terlebih dahulu semua ketentuan terkait persyaratan masing-masing program beasiswa LPDP. Jika sudah yakin dan melanjutkan proses klik “OK”.

    4. Calon awardee akan diarahkan pada halaman informasi jenis-jenis beasiswa LPDP yang terdiri dari Prioritas, Afirmasi, Program Umum, dan Targeted Group yang sudah dibuka. Pilih jenis beasiswa yang sesuai dan klik tombol “Daftar”

    5. Akan muncul halaman Validasi Foto, silangkan unggah foto diri terbaru yang memenuhi kriteria. Jika sudah, checklist kotak pernyataan dan klik “Daftar Beasiswa”.

    6. Lengkapi data pada Form Daftar Beasiswa dengan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan calon awardee.

    7. Pada bagian pertama, pernyataan akan berbunyi: Apakah Anda seorang CPNS/PNS/TNI/Polri, jika jawaban “IYA” maka harus melengkapi informasi instansi asal lalu klik “Berikutnya”. Namun, jika jawaban “Tidak”, langsung klik “Berikutnya”.

    8. Pilih apakah calon awardee sudah memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan LPDP. Jika sudah ada, dokumen harus diunggah pada aplikasi pendaftaran.

    9. Isi informasi tentang kapan akan memulai studi dengan memilih tahun dan bulan perkiraan mulai studi.

    10. Isi “Subjek” dan “Bidang Keilmuan” yang akan ditempuh, jika sudah klik “Berikutnya”.

    11. Bagi pendaftar program beasiswa Prioritas dapat memilih Negara, Universitas Tujuan, dan Program Studi yang telah bekerja sama dengan LPDP serta dapat memilih 3 negara, perguruan tinggi tujuan, dan prodi tujuan pada program beasiswa Afirmasi/Umum/Targeted. Jika sudah memiliki LoA maka pendaftar harus memilih 1 negara sesuai dengan LoA yang dimiliki.

    12. Khusus bagi pendaftar Program Beasiswa Prioritas, sistem akan menampilkan peringatan “Pernyataan Program Beasiswa Prioritas” yang perlu dipahami pendaftar.

    13. Jika sudah menyetujui pernyataan tersebut, klik kota persetujuan dan klik “Setuju”

    14. Isi form status pendidikan saat ini sesuai keadaan.

    15. Jika pada pendaftaran beasiswa calon awardee belum memiliki LoA Unconditional, maka akan tampil peringatan tambahan.

    16. Khusus program prioritas, sistem akan menampilkan Surat Pernyataan Program Prioritas yang memerlukan persetujuan.

    17. Jika sudah setuju klik “Saya Setuju” pada bagian bawah surat.

    18. Pendaftar siap melakukan tahap pendaftaran selanjutnya hingga akhir, yakni:

    • Lengkapi informasi penilaian diri.
    • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan.
    • Lengkapi informasi pengalaman organisasi.
    • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya.
    • Unggah atau isi surat rekomendasi.
    • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI.
    • Unggah dokumen persyaratan.
    • Isi surat pernyataan dan submit pendaftaran.
    • Memeriksa status pendaftaran.
    • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

    Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Masih ada 2 hari untuk menyelesaikan pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Ribuan Beasiswa Patriot untuk Kembangkan Kawasan Transmigrasi



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka Beasiswa Patriot. Beasiswa untuk S1-S2-S3 yang akan dididik menjadi think tank pengembangan kawasan transmigrasi.

    “Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami mengirim prioritas mendesain Beasiswa Patriot. Itu ada 1.000 atau 2.000 Beasiswa Patriot untuk S2, S3. Dan kami kembali lagi akan kerja sama dengan UI untuk nanti 2 tahun kuliah di kampus 1 tahun di kampus utama dan kemudian 1 tahun tersisa kuliahnya langsung di lokasi kawasan transmigrasi,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrans Velix V Wanggai.

    Hal itu disampaikan Velix di Felfest UI, Kampus UI Depok, Jawa Barat, Minggu (27/7/2025). Selain itu, penerima beasiswa disyaratkan melakukan pengabdian di kawasan transmigrasi.


    “Dan kemudian kami ada penambahan indikator mendapat beasiswa ini untuk pengabdian selama 1-2 tahun di berbagai kawasan transmigrasi untuk pengembangan korporasi berbasis komoditas di kawasan transmigrasi,” imbuh Velix.

    Velix menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan revitalisasi kawasan strategis menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang direncanakan dalam 5 tahun ke depan yakni:

    • Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ada 23 lokasi
    • Kawasan Industri (KI) ada 19 lokasi
    • Kawasan Transmigrasi ada 45 lokasi di 4 provinsi baru

    “Ratusan kabupaten-kota menjadi sentra-sentra pertumbuhan ekonomi dan kecamatan-kecamatan di seluruh Indonesia. Untuk 5 tahun ke depan karena kita tidak lagi fokus untuk mengirimkan saudara-saudara kita lagi ke berbagai titik di Indonesia, Bapak Presiden menugaskan untuk kita mengirimkan anak-anak muda yang memiliki rekam jejak pengetahuan untuk ke berbagai kawasan di Indonesia,” jelas Velix.

    Kementrans bekerjasama dengan 7 kampus di Indonesia, salah satunya UI. UI mengirimkan 285 mahasiswa baik mahasiswa S1, S2, S3 ke 154 titik kawasan transmigrasi.

    “Dan juga kami mendapat informasi beberapa profesor jadi kita mengirimkan 2.000 anak-anak dari berbagai kampus, dari 7 kampus yang diseleksi oleh masing-masing kampus. Kemudian juga ada tercatat 45 profesor dan 285 (mahasiswa) ini dari UI akan dikirimkan ke 154 titik kawasan-kawasan strategi potensial di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua selama 4 bulan untuk pemetaan potensi sosial, pemetaan potensi komoditas dan juga kemudian pengembangan korporasi berbasis kawasan,” urai Velix.

    Kementrans, imbuh Velix, bekerja sama dengan Kementerian Desa berkolaborasi di 178 desa di 45 titik ini pada tahun depan, 2026.

    Dilansir dari laman Kementrans, Program Transmigrasi Patriot, menawarkan pendidikan di universitas terbaik, pelatihan sebagai tentara cadangan (Komcad) dan penempatan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi, selama periode tertentu dengan ikatan dinas untuk mencapai swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi dan menjaga persatuan Indonesia.

    Berdasarkan arsip detikEdu, penerima akan mengikuti pendidikan dasar militer terlebih dahulu selama 1,5 bulan. Mereka akan menjalani pelatihan sebagai tentara cadangan.

    Kemudian, mereka juga akan ditempatkan di beberapa kawasan transmigrasi selama 3 bulan. Di sana mereka akan tinggal bersama penduduk yang ditunjuk sebagai orang tua asuh.

    Setelah mengikuti masa pelatihan, peserta baru diberangkatkan untuk menempuh pendidikan. Beasiswa Patriot ini menyediakan bantuan untuk jenjang S1, S2 dan S3 di bidang dan mathematics (STEM).

    Peserta bisa memilih universitas terkemuka di seluruh dunia. Usai menyelesaikan studinya, awardee akan ditempatkan kembali di kawasan-kawasan transmigrasi selama 10 tahun. Kemudian, mereka akan diberikan pilihan beralih karier atau tetap melanjutkan tugasnya di kawasan yang sama.

    “Jika mereka meninggalkan kawasan transmigrasi sebelum 10 tahun, mereka akan dianggap desersi dan dikenakan sanksi untuk mengembalikan seluruh dana yang telah diberikan negara untuk menyiapkan mereka atau diberikan sanksi hukum,” kata Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara.

    (nwk/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Link Pengumuman Penerima KIP Kuliah 2025 Jalur SNBP & SNBT, Cek di Sini!



    Jakarta

    Pengumuman penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 telah keluar pada hari ini, Jumat (25/7/2025). Di mana bisa lihat hasilnya?

    Sebelum melihat hasil, perlu diketahui bahwa pengumuman ini berlaku bagi mahasiswa baru yang diterima lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025.

    Sementara itu, untuk mahasiswa baru yang daftar KIP Kuliah pada jalur seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS), proses pendaftaran masih berjalan. Pendaftaran untuk seleksi mandiri PTN terakhir 30 September 2025 sedangkan PTS pada 31 Oktober 2025.


    Link dan Cara Cek Pengumuman Penerima KIP Kuliah 2025

    1. Buka laman resmi KIP Kuliah Kemendiktisaintek di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/
    2. Klik tombol “Login Siswa”
    3. Masukkan nomor pendaftaran
    4. Masukkan kode akses
    5. Klik “Masuk”
    6. Tampilan website akan memberi keterangan apakah mahasiswa lolos sebagai penerima KIP Kuliah 2025 atau tidak.

    Mengapa Gagal Lolos sebagai Penerima KIP Kuliah 2025?

    Melansir laman Question & Answer KIP Kuliah 2025, KIP Kuliah adalah bantuan eksklusif yang ditujukan kepada mahasiswa dengan kondisi ekonomi tidak mampu. Salah satu alasan kegagalan lolos sebagai penerima KIP Kuliah bisa dikarenakan kondisi ekonomi mahasiswa ternyata masih tergolong mampu.

    Selain itu, bisa jadi pihak kampus mendeteksi adanya ketidaksesuaian data yang diserahkan dengan data yang tervalidasi. Jika demikian, maka mahasiswa akan dialihkan ke jalur reguler.

    Di kemudian hari pun, status penerima KIP Kuliah bisa digugurkan jika ada laporan dari masyarakat terkait kondisi ekonomi mahasiswa yang ternyata tidak layak sebagai penerima bantuan ini.

    Besar Bantuan KIP Kuliah 2025

    Bantuan Pendidikan

    Besar bantuan pendidikan KIP Kuliah disesuaikan dengan besar tagihan uang kuliah tunggal (UKT) masing-masing mahasiswa di perguruan tingginya.

    Bantuan Hidup

    Bantuan hidup akan disalurkan per bulan dengan nominal yang berbeda tiap mahasiswanya, disesuaikan dengan kriteria klusternya yang dibedakan menjadi lima kelompok yakni:

    • Kelompok 1 Rp 800 ribu per bulan
    • Kelompok 2 Rp 950 ribu per bulan
    • Kelompok 3 Rp 1,1 juta per bulan
    • Kelompok 4 Rp 1,25 juta per bulan
    • Kelompok 5 Rp 1,4 juta per bulan.

    Penyaluran Bantuan Biaya KIP Kuliah 2025

    Bagi mahasiswa yang baru saja dinyatakan lolos sebagai penerima KIP Kuliah, harus tahu bahwa prosedur penyaluran KIP Kuliah akan melewati tahap-tahap ini terlebih dahulu:

    1. Kampus mengirimkan SK atau surat dari pimpinan kampus terkait daftar penerima KIP Kuliah beserta data pendukung
    2. Pihak PPAPT Kemendiktisaintek melakukan proses SPP dan SPM yang diperkirakan sekitar 1-2 minggu
    3. Lalu, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) akan menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) maksimal satu hari kerja dan melakukan transfer ke rekening
    4. penampungan satuan kerja PPAPT Kemendiktisaintek setelah diizinkan Kementerian Keuangan
    5. Setelah itu, PPAPT Kemendiktisaintek memerintahkan bank penyalur melakukan proses transfer (membutuhkan 1-2 hari kerja)
    6. Bank penyalur akan transfer ke rekening penerima.

    Proses 3 hingga 5 biasanya membutuhkan waktu sekitar 30 hari, sehingga mahasiswa diharap menunggu ya.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • DTKS Digantikan DTSEN, Begini Cara Cek Penerima Bansos



    Jakarta

    Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) resmi digantikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Penggantian ini didasarkan pada Instruksi Presiden (Inpres) No 4 Tahun 2025 tentang DTSEN pada 5 Februari 2025.

    DTKS sebelumnya menjadi landasan pemberian berbagai bantuan sosial (bansos) pada penerima manfaat (PM) yang dinilai layak menerima bantuan. DTKS juga menjadi dasar pemberian bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, berdasarkan Inpres tersebut, maka DTKS tidak lagi digunakan. DTSEN menjadi data induk baru penduduk se-Indonesia, dari lapisan ekonomi bawah sampai atas.


    Cara Cek Penerima Bansos Kemensos

    Kendati demikian, pengecekan status sebagai penerima bansos tetap dapat dilakukan melalui laman DTKS. Berikut caranya:

    • Buka https://cekbansos.kemensos.go.id/
    • Isikan data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan
    • Isikan nama sesuai KTP
    • Isikan kode captcha yang tertera di gambar
    • Jika kode captcha kurang jelas, klik ikon panah siklus untuk mendapat kode baru dan isikan hurufnya
    • Klik Cari Data
    • Muncul status penerima dan penerimaan bansos

    Cara Ubah Data DTSEN

    Gus Ipul mengatakan data penduduk dalam DTSEN bisa diubah, ditambah, dihapus, atau diperbaiki. Perbaikannya dapat dilakukan melalui jalur formal oleh pendamping sosial maupun melalui jalur partisipasi masyarakat.

    “Kalau pendamping sosial melihat ada data yang tidak sesuai, wajib untuk segera menyanggah,” ucapnya di Madiun, Jumat (21/02/2025) lalu, dikutip dari laman Kemensos.

    Sementara itu, perubahan data oleh warga dapat dilakukan dengan melapor ke kelurahan atau pemerintah desa setempat melalui Aplikasi Cek Bansos. Perubahan data memungkinkan perubahan desil antara desil 1 (paling miskin) hingga desil 10 (paling sejahtera).

    Diketahui, pelajar desil 1-3 diprioritaskan mendapat bansos dan bansos bidang pendidikan seperti KIP Kuliah. Pelajar desil 4 berkesempatan mendapatkannya jika disertai bukti pendukung.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag Buka Beasiswa Bahasa Inggris untuk Guru MI, Klik https://s.id/KursusguruMI



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah membuka program kursus bahasa Inggris untuk guru madrasah ibtidaiyah (MI). Kemenag akan memberikan beasiswa untuk 300 guru yang terpilih.

    Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MI dalam pengajaran bahasa Inggris supaya selaras dengan tuntutan kurikulum dan kebutuhan peserta didik.

    “Ini adalah bentuk ikhtiar serius kami untuk mempersiapkan guru MI agar mampu mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang tepat, menyenangkan, dan berbasis kebutuhan anak,” kata Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar di Jakarta (25/7/2025), dikutip dari keterangan resmi dalam situs Kemenag RI.


    Ia menyebut dengan penguasaan metodologi dan alat asesmen yang baik, maka guru akan lebih percaya diri dan terampil dalam menyalurkan keterampilan bahasa kepada peserta didik.

    Program ini dilaksanakan secara daring dan terbuka untuk semua guru MI dari seluruh wilayah Indonesia. Pendaftarannya dibuka pada 24-31 Juli 2025 melalui https://s.id/KursusguruMI.

    Apa Saja yang Akan Dipelajari?

    Pada program ini, guru akan dibekali keterampilan memetakan kebutuhan bahasa Inggris siswa, menguasai teknik pengajaran keterampilan bahasa (listening, speaking, reading, dan writing), kosakata, tata bahasa, dan memahami pendekatan pembelajaran serta asesmen yang sesuai perkembangan usia.

    Thobib menyebut program ini merupakan kolaborasi antara Direktorat GTK Madrasah dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta melalui Regional English Language Office (RELO), serta kerja sama dengan asosiasi pengajar Bahasa Inggris internasional, TESOL.

    Ia menyebut, kolaborasi ini merupakan bukti penguatan guru madrasah tak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh dukungan jejaring global. Maka, dengan melibatkan RELO-TESOL, pihaknya ingin memastikan standar pelatihan terbaik untuk guru MI.

    Direktorat GTK Madrasah berharap program ini mampu membuat ekosistem pembelajaran bahasa Inggris di MI semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan globalisasi sejak dini.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com