Author: 02

  • Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Bantuan Rp 6 Juta



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) DKI Jakarta membuka beasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) khusus mahasiswa. Pendaftaran dibuka secara online sampai 30 September 2025.

    Dalam laman resminya, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menjelaskan pendidikan merupakan sarana utama dalam pengembangan sumber daya manusia. Selain pengembangan diri, pendidikan juga dapat membangun lingkungan dan bangsa.

    Oleh karena itu, mengikuti pendidikan tinggi dinilai sebagai wadah yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi era globalisasi. Kendati demikian, meneruskan ke perguruan tinggi memerlukan biaya yang tidak sedikit.


    Merespons permasalahan ini, Baznas (Bazis) DKI Jakarta berinisiasi memberikan bantuan berupa program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP) Baznas (Bazis) Jakarta untuk masyarakat Jakarta berupa Beasiswa Masa Depan Jakarta.

    Tentang Beasiswa Masa Depan Jakarta dan Manfaatnya

    Beasiswa Masa Depan Jakarta akan berupa program bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dengan KTP Jakarta. Para mahasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta per tahun.

    Bantuan ini akan diberikan setiap 3 bulan selama satu tahun. Adapun bantuan dikhususkan bagi mereka yang berkuliah di jenjang D3 dan S1.

    Syarat Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. KTP Jakarta

    2. Mahasiswa aktif D3 atau S1

    3. Berada di semester 1-7

    4. Usia maksimal 27 tahun

    5. Berasal dari keluarga tidak mampu

    6. Beragama Islam

    7. Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Syarat Administrasi Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. Surat permohonan

    2. KTP Jakarta

    3. Pas foto 3×4

    4. Kartu Keluarga

    5. Kartu tanda mahasiswa (KTM)

    6. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau rekomendasi masjid, MT, lembaga keagamaan atau ormas Islam resmi

    7. Surat keterangan mahasiswa aktif

    8. Transkrip nilai terakhir

    9. Surat persetujuan orang tua.wali

    10. Surat keterangan tidak menerima beasiswa lain

    11. Surat kontribusi

    12. Surat aktif organisasi (opsional)

    13. Screenshot mengikuti Facebook Baznas Bazis, Instagram @baznasbazisdkijakarta, Youtube BAZNAS BAZIS TV

    14. Foto kondisi rumah

    15. Pakta integritas dengan format sesuai Baznas Bazis DKI Jakarta

    Cara Mendaftar Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    Untuk mendaftarkan diri ke Beasiswa Masa Depan Jakarta, pendaftar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Kunjungi laman https://mdj.baznasbazisdki.id/daftar

    2. Isi identitas diri

    3. Unggah berkas yang dibutuhkan

    4. Klik Submit untuk mengumpulkan berkas pendaftaran

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 dapat dicek melalui https://mdj.baznasbazisdki.id/. Tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Link dan Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya untuk Beli Sembako Bersubsidi


    Jakarta

    Tidak hanya mendapatkan bantuan pendidikan, peserta Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus menjadi salah satu penerima manfaat Program Pangan Bersubsidi. Apa itu?

    Program Pangan Bersubsidi adalah kegiatan penyediaan dan pendistribusian pangan dengan harga murah bagi masyarakat tertentu. Pelaksana program ini adalah Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Pemerintah Provinsi Jakarta.

    Aturan terkait Program Pangan Bersubsidi ini diatur dalam Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 28 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Pangan dengan Harga Murah Masyarakat Tertentu. Waktu pelaksanaan pendistribusian pangan dilakukan dari Januari-Desember tahun berjalan.


    Terdapat berbagai bahan makanan yang bisa dibeli di Jakmart, Jakgrosir, dan Mini Distribution Center (DC) Perumda Pasar Jaya dengan saldo KJP yang sudah cair. Masyarakat penerima KJP bisa langsung mengambil saat dana KJP Plus diterima.

    Namun, untuk mengurangi lonjakan dan kerumunan, masyarakat diharuskan mengambil nomor antrian KJP. Bagaimana caranya? Dikutip dari laman resmi terkait, Senin (15/9/2025) cek informasinya di sini ya!

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, pembelian Program Pangan Bersubsidi dilakukan setelah dana KJP Plus Cair. Berdasarkan postingan Pemprov DKI Jakarta, KJP Plus Tahap 2 Tahun 2025 bulan Juli sudah dicairkan secara bertahap mulai 10 September 2025 lalu.

    Untuk itu, peserta yang sudah menerima bantuan bisa mengikuti program ini. Adapun link antrian KJP Pasar Jaya untuk mendaftar Program Pangan Bersubsidi bisa diakses melalui tautan:

    https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id/

    Ketika membukanya, detikers akan menemukan formulir registrasi antrian dan tata cara pendaftaran tiket antrian online. Sebelum mendaftar, pastikan detikers memahami syarat dan ketentuan yang ditetapkan, yakni:

    1. Pendaftaran dilakukan melalui laman https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id/.

    2. Pendaftaran antrian online dapat diakses mulai pukul 07.00-17.00 WIB.

    3. Pengambilan barang dilakukan H+1 setelah pendaftaran dan nomor QR Code antrian online tercetak.

    4. Antrian online hanya berlaku untuk di lokasi yang tertera dan hanya untuk satu kali pengambilan/hari.

    5. Pengambilan barang dilakukan pada pukul 08.00-17.00 WIB disesuaikan dengan stok yang tersedia.

    6. Membawa kelengkapan dokumen lainnya ketika mengambil bantuan.

    Cara Daftar Antrian Sembako KJP

    1. Buka https://antriankjp.pasarjaya.co.id/
    2. Cek tanggal pengambilan (1 hari setelah mendaftar)
    3. Pilih kota pengambilan pada kotak Wilayah Pengambilan
    4. Pilih Lokasi Pengambilan
    5. Muncul status sisa kuota
    6. Isikan nomor Kartu Keluarga
    7. Isikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai yang tertera di KK
    8. Isikan nomor kartu ATM
    9. Isikan angka yang tertera di CAPTCHA
    10. Klik kotak pernyataan data sudah benar
    11. Klik Simpan
    12. Bawa fotokopi KK dan kartu KJP sesuai data yang didaftarkan
    13. Cek dan pastikan saldo KJP mencukupi
    14. Jangan membawa anak di bawah 12 tahun ke lokasi pengambilan sembako.

    Jenis dan Harga Pangan Bersubsidi

    Pemprov Jakarta sudah membuat daftar jenis dan harga berbagai bahan pangan yang bisa dibeli, yaitu:

    1. Daging sapi per 1 kg seharga Rp 35 ribu.

    2. Daging ayam per ekor seharga Rp 8 ribu.

    3. Telur ayam per 1 tray seharga Rp 30 ribu.

    4. Beras per pak atau 5 kg seharga Rp 30 ribu.

    5. Susu per 1 karton isi 24 pcs seharga Rp 30 ribu.

    6. Ikan kembung per 1 kg seharga Rp 13 ribu.

    Penerima manfaat juga bisa melihat daftar lokasi pengambilan pangan bersubsidi melalui tautan https://www.jakarta.go.id/page/program-pangan-bersubsidi-tahun-2025.

    Demikianlah informasi tentang antrian KJP untuk membeli sembako murah bersubsidi. Semoga bermanfaat ya!

    (det/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Gates Cambridge Buka Pendaftaran, Kuliah S2-S3 di Inggris


    Jakarta

    Pendaftaran Gates Cambridge Scholarship 2026-2027 dibuka bagi calon pendaftar program pascasarjana University of Cambridge, Inggris. Calon pelajar asal Indonesia bisa mendaftar.

    Gates Cambridge Scholarship didanai oleh Bill and Melinda Gates Foundation dan University of Cambridge. Beasiswa penuh ini dibuka dengan kuota 80 orang.


    Beasiswa Gates Cambridge Scholarship 2026-2027

    Dikutip dari laman Gates Cambridge, berikut komponen beasiswa ini:

    • Biaya kuliah
    • Tunjangan GBP 21.000 (Rp 468 juta) untuk 12 bulan; khusus mahasiswa program gelar PhD diberi durasi hingga 4 tahun
    • Tiket pesawat ekonomi pulang-pergi
    • Biaya visa dan immigration health surcharge
    • Opsional (berdasarkan pertimbangan pemberi beasiswa):

    – Dana pengembangan akademik untuk ikut konferensi dan studi: GBP 500- GBP 2.000 (Rp 11 juta – Rp 44,5 juta)

    – Tunjangan anak (tidak untuk pasangan): hingga GBP 11.604 – GBP 16.548 ( Rp258,7 juta – Rp 368,9 juta)

    Fieldwork untuk dukungan tugas lapangan PhD

    – Maternity/paternity funding bagi yang cuti kuliah karena melahirkan/karena istri melahirkan 6 bulan

    – Dana darurat

    Tunjangan akan dikurangi jika penerima beasiswa menerima gaji dari perusahaan atau mendapat beasiswa substansial lainnya.

    Syarat Beasiswa

    • Warga negara selain UK
    • Mendaftar pada salah satu program berikut:

    – Program gelar PhD penuh waktu atau paruh waktu

    – Program gelar MLitt penuh waktu

    – Program pascasarjana 1 tahun penuh waktu, kecuali MASt, MBA, EMBA, Global MBA, MFin, Executive Master of Accounting, Business Doctorate, PGCE, MBBChir Clinical Studies, MD Doctor of Medicine, Graduate Course in Medicine, program nongelar, dan program gelar paruh waktu selain PhD

    • Kemampuan intelektual amat baik
    • Alasan kuat atas program studi yang dipilih
    • Berkomitmen untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat
    • Memiliki potensi kepemimpinan

    Mahasiswa Cambridge boleh mendaftar untuk melamar pada prodi baru (bukan menggunakan beasiswa untuk prodi yang sedang ditempuh).

    Jadwal Beasiswa Gates Cambridge 2026-2027

    Berikut jadwal Gates Cambridge Scholarship 2026-2027 untuk calon mahasiswa internasional selain AS:

    • Pendaftaran: 10 September sampai 2 Desember 2025 atau 7 Januari 2026 sesuai ketentuan prodi, cek di https://www.postgraduate.study.cam.ac.uk/courses
    • Pemeringkatan oleh departemen: Desember 2025-Februari 2026
    • Pengumuman hasil seleksi awal: 4 Maret 2026
    • Review dan seleksi oleh panelis beasiswa: 23-24 Maret 2026
    • Penawaran beasiswa: 6 April 2026
    • Batas penerimaan beasiswa: 72 jam usai penawaran.

    Pendaftaran dan informasi lebih lanjut tentang beasiswa Gates Cambridge Scholarship 2025 bisa diakses melalui situs resminya di https://www.gatescambridge.org/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Pemprov Jakarta Godok Beasiswa Kuliah ke LN seperti LPDP, Target 100 Mahasiswa



    Jakarta

    Gubernur Jakarta, Pramono Anung ungkap tengah menggodok sebuah program bantuan kuliah seperti beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini akan memungkinkan putra-putri Jakarta berkuliah di luar negeri.

    “Saya lagi mempersiapkan Jakarta akan memberikan seperti LPDP, mahasiswa Jakarta boleh sekolah di luar negeri atas tanggung jawab pemerintah Jakarta,” ujar Pramono dikutip dari postingan media sosial Instagram resminya, Minggu (14/9/2025).

    Bagi Pramono, pendidikan adalah jendela untuk membaca dunia, membuka wawasan, dan memperluas mimpi. Dengan kebijakan beasiswa ini, putra-putri Jakarta diharapkan mendapat kesempatan belajar yang lebih luas, sehingga kualitas hidupnya meningkat.


    “Bukan hanya sekedar literasi atau membaca, tetapi yang penting adalah proses interaksi supaya wawasannya harus bisa melihat persoalan dunia dan itu saya yakin akan memberikan langkah yang baik bagi anak-anak kita semuanya,” ungkap Pramono.

    “Sejatinya, investasi terbesar sebuah kota adalah pada manusianya,” imbuhnya.

    Target 100 Mahasiswa

    Pada kesempatan berbeda, Pramono kembali menyebutkan akan meluncurkan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dengan skema seperti LPDP. Program ini akan berjalan tahun 2026 dengan kuota awal 100 mahasiswa.

    “Jadi saya akan mempersiapkan, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai. Kalau bisa 100 aja mahasiswa yang kita berikan LPDP, dengan pola Jakarta ya, yang bisa sekolah ke luar negeri,” tuturnya melansir detikNews.

    Program ini akan difokuskan bagi mahasiswa Jakarta yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Terutama bagi mereka yang tidak beruntung secara ekonomi.

    “Saya yakin akan jadi modal yang baik untuk anak-anak Jakarta, terutama bagi yang tidak beruntung, karena itu saya ingin diberikan bagi yang tidak beruntung,” katanya.

    Melalui program ini, Pramono berharap SDM Jakarta bisa meningkat dan sang anak bisa membuka wawasan dalam keluarganya.

    “Selain memotong garis ketidakberuntungan, mempersiapkan SDM yang lebih baik, kemudian juga membuka wawasan bagi anak-anak itu dalam keluarganya. Jadi saya akan lakukan itu,” tandas Pramono.

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



    Jakarta

    Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

    Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


    Apa saja perbedaannya?

    Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

    Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

    Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

    Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

    Syarat Beasiswa BCA

    Warga Negara Indonesia

    Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

    Usia maksimal 19 tahun

    Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

    Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

    Syarat Beasiswa BaktiBCA

    Warga Negara Indonesia

    Belum menikah

    Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

    Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

    Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

    Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

    Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

    Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Manfaat Beasiswa BCA

    Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

    Pendidikan gratis

    Uang saku

    Buku pelajaran

    Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

    Shuttle bus

    Makan siang

    Asrama

    Penawaran kerja di BCA

    Manfaat Beasiswa Bakti BCA

    Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

    Uang saku bulanan Rp 500 ribu

    Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

    Kesempatan berjejaring

    Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

    Mengikuti national summit.

    Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



    Jakarta

    Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

    Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


    Apa saja perbedaannya?

    Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

    Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

    Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

    Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

    Syarat Beasiswa BCA

    Warga Negara Indonesia

    Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

    Usia maksimal 19 tahun

    Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

    Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

    Syarat Beasiswa BaktiBCA

    Warga Negara Indonesia

    Belum menikah

    Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

    Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

    Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

    Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

    Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

    Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Manfaat Beasiswa BCA

    Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

    Pendidikan gratis

    Uang saku

    Buku pelajaran

    Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

    Shuttle bus

    Makan siang

    Asrama

    Penawaran kerja di BCA

    Manfaat Beasiswa Bakti BCA

    Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

    Uang saku bulanan Rp 500 ribu

    Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

    Kesempatan berjejaring

    Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

    Mengikuti national summit.

    Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana KJP Plus 2025 Tahap 2 Cair Bertahap Per 10 September, Cek Besarannya di Sini



    Jakarta

    Bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 2 akan cair secara bertahap mulai 10 September 2025. Total, ada 707.513 penerima dengan anggaran Rp1,61 triliun.

    Hal tersebut diungkapkan oleh GubernurDKI JakartaPramonoAnung saat menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 805 Tahun 2025 tentang besaran dan penerima bantuan sosial biaya pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap kedua tahun anggaran 2025. Jumlah penerimaKJP Plus 2025 tahap 2 terdiri dari 622.157 peserta lanjutan dari tahap pertama, serta 85.356 penerima baru.


    “Program ini merupakan kelanjutan dari penyaluran kartu Jakarta Pintar atau KJP plus untuk KJP plus tahap ke-2 ini disalurkan kepada 707.513 peserta didik, jumlah tersebut terdiri dari 622.157 kelanjutan dari penerima tahap pertama, kemudian ada 85.356 penerima baru, total anggarannya adalah Rp1,61 triliun rupiah,” kata Pramono dikutip dari detikNews, Jumat (12/9/2025).

    Pramono menjelaskan ada perbedaan jumlah penerima dibandingkan tahap pertama. Pada tahap 1, jumlah penerima mencapai 707.622 siswa. Namun jumlah tersebut turun pada tahap 2 menjadi 707.513 siswa.

    “Karena 85.465 penerima existing sudah lulus SLTA, sementara penerima baru yang masuk tercatat 85.356 siswa. Sehingga ada perbedaan 109 peserta, namun secara total tidak ada perubahan signifikan,” jelasnya.

    Besaran KJP Plus 2025 Tahap 2

    Mengutip dari akun Instagram Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta), rincian pencairan KJP Plus Tahap 2 sebagai berikut:

    Jenjang: SD/SDLB/MI
    – Dana personal per bulan: Rp 250.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130.000
    – Jumlah penerima: 338.771

    Jenjang: SMP/SMPLB/MTs
    – Dana personal per bulan: Rp 300.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170.000
    – Jumlah penerima: 192.020

    Jenjang: SMA/SMALB/MA
    – Dana personal per bulan: Rp 420.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290.000
    – Jumlah penerima: 61.139

    Jenjang: SMK
    – Dana personal per bulan: Rp 450.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240.000
    – Jumlah penerima: 112.891

    Jenjang: PKBM
    – Dana personal per bulan: Rp 300.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: –
    – Jumlah penerima: 2.692

    Cara Pencairan Dana Bagi Penerima BaruKJP Plus 2025 Tahap 2

    Bagi penerima baru KJP Plus tahap, wajib mengikuti langkah berikut:

    Bank Jakarta akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM.

    Bank Jakarta mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM.

    Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan transfer dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Itulah besaran KJP Plus 2025 tahap 2. Selamat bagi para penerima!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Seleksi Bakat Skolatik LPDP 2025 Tahap 2



    Jakarta

    Seleksi bakat skolastik (SBS) LPDP 2025 tahap 2 sebentar lagi digelar. Ujian ini merupakan tahap krusial bagi ribuan pendaftar yang bermimpi meraih beasiswa LPDP.

    Seleksi bakat skolastik tak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga kecermatan, logika, hingga manajemen waktu peserta. Jenis soal SBS terdiri dari pertanyaan numerik, verbal, hingga penalaran.

    Oleh karena itu, penting bagi calon penerima beasiswa LPDP untuk mengetahui apa saja yang harus disiapkan sebelum hari-H. Selain strategi mengerjakan soal, peserta juga harus tahu hal-hal teknis untuk menghindari kendala selama ujian.


    Mengutip unggahan Instagram @lpdp_ri, Jumat(12/9/2025), berikut hal-hal yang harus diketahui sebelum SBS berlangsung:

    1. Durasi Tes

    Total durasi yang akan diikuti peserta seleksi bakat skolastik adalah sekitar 90 menit. Waktu tersebut terbag untuk tiga jenis soal yakni:

    – Penalaran verbal: 23 soal selama 30 menit
    – Penalaran kuantitatif: 25 soal selama 40 menit
    – Pemecahan masalah: 12 soal selama 20 menit

    2. Ikuti Simulasi

    LPDP telah menyediakan simulasi atau try out seleksi bakat skolastik. Simulasi ini tersedia pada 10-12 September 2025.

    Dengan simulasi tes, peserta bisa mengecek persiapan perangkat, menguji kesiapan aplikasi, menguji koneksi internet masing-masing, meningkatkan pemahaman atas prosedur tes, dan membiasakan diri terhadap aplikasi ujian.

    3. Pakai 2 Perangkat

    Selam seleksi bakat skolastik, peserta harus menyediakan dua perangkat. Satu buah desktop PC atau laptop dan satu buah unit handphone yang memiliki fitur kamera depan atau belakang.

    4. Helpdesk

    Pada seleksi LPDP tahun ini, peserta tidak dapat menyampaikan kendala lewat helpdesk Telegram. Namun, peserta bisa menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada pegawas ujian saat try out atau pelaksanaan ujian berlangsung.

    Layanan bantuan via Telegram sudah tidak tersedia. Sehingga, peserta bisa memantau secara berkala informasi dari media sosial LPDP untuk mengetahui kanal layanan terbaru.

    5. Verifikasi Sebelum Ujian

    Sebelum ujian berlangsung, peserta wajib melakukan verifikasi dahulu bersama pengawas ujian lewat zoom meeting. Pengawas nantinya akan mengarahkan peserta.

    Peserta masuk ke halaman ujian pada aplikasi setelah lolos verifikasi. Lalu, akses akan diberikan pengawas agar peserta bisa melaksanakan ujian.

    6. Aplikasi Tes

    Aplikasi tes yang akan digunakan untuk seleksi bakat skolastik adalah aplikasi tes/exambrowser terbaru yang disediakan LPDP. Agar aplikasi ini bisa dilankan, pastikan laptop dapat berjalan lancar ketika mengaksesnya.

    Jadwal Seleksi Bakat Skolastik LPDP 2025 Tahap 2

    Jadwal seleksi bakat skolastik LPDP tahap 2 ini berlangsung selama 15-19 September 2025 dengan pembagian sesi:

    – Sesi pagi: 07.45-11.30 WIB
    – Sesi siang: 12.45-16.30 WIB
    – Sesi siang khusus Jumat: 13.15-17.00 WIB

    Demikian informasi mengenai seleksi bakat skolastik LPDP 2025 tahap 2. Selamat menjalankan ujian.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat, Jadwal Pendaftaran, dan Cara Lolos


    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu bantuan pendidikan tinggi bergengsi dari pemerintah Indonesia. Bantuan ini meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dan transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan lainnya untuk kampus dalam dan luar negeri.

    Setiap tahunnya, LPDP membuka 2 tahap pendaftaran. Untuk LPDP 2025 sendiri, kedua tahap pendaftaran sudah rampung dilaksanakan.

    LPDP tahap 1 membuka pendaftaran pada Januari lalu, sedangkan tahap 2 dimulai Juni-Juli lalu. Saat ini, seleksi LPDP tahap 2 tahun 2025 masih berlangsung dan segera memasuki tes Seleksi Bakat Skolastik.


    Meskipun pendaftaran LPDP 2025 pada dua tahap tersebut telah selesai, detikers tetap bisa mempersiapkan diri untuk seleksi tahun mendatang, mengingat beasiswa ini dibuka setiap tahun. Dirangkum dari laman resmi LPDP dan arsip detikEdu, Jumat (12/9/2025), berikut penjelasannya.

    Syarat Pendaftaran LPDP 2025

    Pada dasarnya, LPDP memiliki berbagai program beasiswa di mana setiap program memiliki syarat pendaftaran yang berbeda-beda. Namun, ada syarat umum yang harus dipenuhi seluruh pendaftar LPDP, yaitu:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Telah menyelesaikan studi D4/S1 untuk program magister dan S2 untuk jenjang doktor

    3. Pendaftar yang menyelesaikan studi D4/S1 langsung doktor diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    4. Pendaftar yang telah menyelesaikan S2/S3 tidak diizinkan mendaftar di jenjang yang sama.

    5. Pendaftar jenjang S3 diutamakan bagi yang melampirkan surat ketentuan tambahan.

    6. Pendaftar jenjang S3 yang merupakan lulusan dokter spesialis atau subspesialis dapat menggunakan transkrip nilainya untuk memenuhi syarat IPK.

    7. Bagi pendaftar lulusan kampus luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kemdiktisaintek.

    8. Mahasiswa on going bisa mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    9. Mahasiswa dokter spesialis/subspesialis yang tengah berkuliah bisa mendaftar program S2/S3 dengan ketentuan tambahan.

    10. Pendaftar yang pernah menempuh studi S2/S3, tapi tidak selesai diperbolehkan mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya.

    11. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.

    12. Pendaftar PNS wajib melampirkan surat usulan atau rekomendasi dari pejabat sekurang-kurangnya setingkat eselon II.

    13. Lulusan sekolah kedinasan bisa mendaftar, asal belum diangkat menjadi CPNS dan mendapatkan izin.

    14. Pendaftar prajurit TNI wajib melampirkan usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.

    15. Pendaftar berstatus POLRI wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES POLRI.

    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP

    17. Beasiswa LPDP hanya diperuntukkan bagi kelas reguler/kelas yang ditetapkan oleh LPDP.

    18. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan

    19. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran

    20. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia

    21. Menulis Proposal Penelitian untuk pendaftar S3

    22. Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi maka harus dilengkapi pada aplikasi pendaftaran.

    Jadwal Pendaftaran LPDP 2025

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, LPDP 2025 dibuka dalam dua tahap. Jadwal dari kedua tahap tersebut yakni:

    Tahap 1

    • Pendaftaran: 17 Januari 2025
    • Seleksi administrasi: 18 Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    • Pengajuan sanggah: 8 Maret 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 14 April 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 6 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025

    Tahap 2

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Cara Lolos Beasiswa Bergengsi LPDP 2025

    Tips untuk lolos beasiswa LPDP biasanya diberikan para awardee. Salah satunya disampaikan oleh Muhammad Arif Raihannur, awardee LPDP yang berhasil menerima tiga letter of acceptance (LoA) dari kampus tersohor dunia.

    Ketiganya yaitu, University of Manchester, University of New South Wales (UNSW) Sydney, dan The University of Auckland. Tips yang diberikan Raihan yakni:

    1. Harus mengerti esai yang dibuat dan belajar wawancara secara mendalam

    2. Percaya diri dan jangan takut untuk mengakui kegagalan yang pernah terjadi di masa lalu

    3. Mengetahui isu terkini di Indonesia akan sangat membantu saat proses wawancara dan penulisan esai

    4. Mematangkan tujuan setelah lulus bahkan dari sebelum mendaftar

    Selain Raihan, ada tips lain yang diberikan oleh awardee LPDP sekaligus alumnus Universitas Airlangga, Umar Syaroni. Menurutnya ada tiga tips utama untuk lolos program LPDP terutama studi S3 di luar negeri, yaitu:

    1. Perencanaan Matang

    Berdasarkan pengalaman Umar, ia memerlukan waktu minimal enam bulan untuk mempersiapkan berbagai berkas pendaftaran beasiswa LPDP.

    Berbagai berkas yang dibutuhkan itu seperti tes bahasa Inggris, transkrip ijazah, surat rekomendasi, commitment essay, proposal penelitian studi S2 dan surat lainnya. Berkas-berkas tersebut wajib diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah.

    2. Surat Rekomendasi

    Surat rekomendasi merupakan salah satu berkas yang disyaratkan dalam pendaftaran beasiswa LPDP. Menurut Umar, mintalah surat rekomendasi dari seseorang yang mengenal kita dari segi pribadi maupun profesional.

    Dari pengalamannya, ia meminta surat rekomendasi dari tiga sosok akademisi yang dekat dengannya. Dari dosen, dosen pembimbing hingga dosen pembimbing akademik.

    3. Promotor

    Promotor adalah dosen di perguruan tinggi yang memiliki kepakaran dengan topik penelitian yang akan diajukan. Kesesuaian pakar dengan topik penelitian ini akan mendukung detikers untuk bisa lolos LPDP dengan mudah.

    Promotor juga akan mendampingi proses riset selama menjalani pendidikan di kampus tujuan. Untuk itu, hal ini juga harus diperhatikan.

    Umar menyebutkan, cara paling mudah untuk mencari promotor adalah melalui Google Scholar. Pertama, cari penelitian yang mirip dengan tema yang akan dilakukan.

    Selanjutnya, lihat dosen serta kepakaran beliau. Lalu kirimkan CV, proposal penelitian dan motivation letter via email dan tunggu balasannya.

    Itulah berbagai serba-serbi pendaftaran LPDP 2025. Semoga bermanfaat untuk menyiapkan pendaftaran di 2026 ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat, Cara Daftar, dan Besaran Bantuan yang Diterima



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelontorkan bantuan pendidikan bagi mahasiswa bernama Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Apa bantuan KIP Kuliah ini?

    Bantuan KIP Kuliah diberikan kepada mahasiswa baru yang mempunyai kondisi ekonomi kurang mampu. Dengan bantuan ini, mahasiswa bisa kuliah gratis hingga lulus.

    Selain itu, KIP Kuliah memberikan mahasiswa biaya hidup sehari-hari. Untuk daftar beasiswa ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.


    Berdasarkan Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2025, berikut informasi lengkap tentang syarat hingga besar bantuan KIP Kuliah 2025.

    Besaran Bantuan KIP Kuliah

    Biaya Pendidikan

    – Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau internasional maksimal Rp 8.000.000 dan khusus kedokteran Rp 12.000.000
    – Prodi akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4.000.000
    – Prodi akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2.400.000

    Biaya Hidup

    Biaya hidup dibedakan menjadi lima klaster sesuai wilayah perguruan tinggi, yakni:

    – Klaster 1: Rp 800.000
    – Klaster 2: Rp 950.000
    – Klaster 3: Rp 1.100.000
    – Klaster 4: Rp 1.250.000
    – Klaster 5: Rp 1.400.000

    Syarat Penerima KIP Kuliah 2025

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat pada tahun berjalan atau maksimal 2 tahun sebelumnya
    • Lulus di seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat semua jalur pada PTN vokasi atau PTN akademik yang terakreditasi secara resmi
    • Mempunyai potensi akademik tapi terbatas oleh kondisi ekonomi karena dari keluarga rentan miskin atau miskin
    • Memenuhi salah satu syarat ekonomi berikut:
      – Pemegang KIP yang lulus seleksi nasional PTN
      – Berasal dari keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menerima bantuan sosial dari Kemensos yang lulus seleksi di PTN
      – Pemegang KIP yang lulus seleksi mandiri PTS
      – Tercatat dalam DTKS dan menerima bantuan sosial dari Kemensos yang lulus seleksi di PTS
      – Mahasiswa miskin/rentan miskin maksimal pada tiga desil Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE)
      – Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
      – Mahasiswa yang pendapatan gabungan orang tuanya maksimal Rp 4 juta tiap bulan dan jika dibagi untuk semua anggota keluarga maksimal Rp 750.000
      – Memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan pemerintah disertai bukti foto rumah dan rekening listrik

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Masuk ke laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
    2. Buat akun terlebih dahulu
    3. Masukkan data nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), dan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    4. Masukkan email yang aktif
    5. Sistem KIP Kuliah akan memvalidasi NIK, NISN, dan NPSN
    6. Jika proses berhasil, sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke email
    7. Masuk kembali ke laman KIP dan masukkan nomor pendaftaran dan kode akses
    8. Isi data-data yang diperlukan
    9. Pilih jenis masuk PTN (SNBP/SNBT/seleksi mandiri)
    10. Submit data
    11. Mahasiswa tinggal menunggu verifikasi dari sistem dan perguruan tinggi
    12. Jika diterima sebagai penerima KIP Kuliah, akan diinformasikan lebih lanjut oleh perguruan tinggi

    Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2025

    • Pendaftaran: 3 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima baru: 31 Oktober 2025

    Itulah informasi mengenai program KIP Kuliah 2025. Yuk daftar selagi masih ada waktu!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com