Author: 13

  • Solana Terjun ke US$122, Tapi Bitwise Ramal Harga Cetak ATH di 2026

    Harga Solana (SOL) kembali melemah dalam 24 jam terakhir dengan penurunan sekitar 4 persen dan menembus level support penting US$130. Meski demikian, manajer aset kripto Bitwise tetap optimistis dan memprediksi Solana akan mencetak rekor harga tertinggi baru (all-time high/ATH) pada 2026.

    Dilaporkan Coingape, penurunan SOL terjadi seiring pelemahan pasar kripto secara umum. Data menunjukkan kapitalisasi pasar kripto global turun 1,5 persen dalam periode yang sama, memperpanjang koreksi mingguan hingga 7,5 persen.

    Proyeksi ATH Harga SOL

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Gagal Bangkit di $131, Harga SOL Berisiko Meluncur ke $124

    Dalam laporan proyeksi tahunan terbarunya, Bitwise Asset Management memasukkan Solana sebagai salah satu aset digital dengan prospek pertumbuhan kuat dalam jangka panjang. Bitwise menilai pertumbuhan jaringan, peningkatan adopsi institusional, serta aktivitas pengembang akan menjadi pendorong utama kenaikan harga SOL hingga mencetak ATH baru pada 2026.

    Sebagai catatan, Solana sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa di level US$294,33 pada 19 Januari 2025. Saat ini, SOL diperdagangkan hampir 58 persen di bawah level tersebut. Meski demikian, Bitwise menilai koreksi ini tidak mengubah prospek jangka panjang Solana.

    Optimisme tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas institusional di ekosistem Solana. Data SoSoValue mencatat produk ETF spot Solana membukukan arus dana masuk sebesar US$10,99 juta pada 17 Desember. Bitwise SOL ETF (BSOL) memimpin dengan arus masuk harian US$6,96 juta, sehingga total aset kelolaannya mencapai US$613 juta. Sementara itu, Fidelity FSOL ETF juga mencatatkan inflow sebesar US$2,89 juta.

    Selain dari sisi ETF, Solana juga terus mendominasi pendapatan aplikasi terdesentralisasi (DApp). Berdasarkan data Syndica, Solana menjadi jaringan dengan pendapatan DApp tertinggi selama 19 bulan berturut-turut. Hingga November 2025, Solana menguasai sekitar 31 persen total pendapatan DApp Web3, mengungguli jaringan lain seperti Ethereum, Base, dan Hyperliquid.

    ETF Jadi Pendorong

    Dari sisi teknikal, kondisi jangka pendek SOL masih berada dalam tekanan. Pada saat penulisan, harga SOL berada di kisaran US$122,95 dan bergerak dalam tren bearish pada grafik 4 jam. Level US$120 menjadi area support psikologis utama. Jika level ini ditembus, potensi penurunan berikutnya diperkirakan mengarah ke US$110 hingga US$100.

    Indikator MACD menunjukkan momentum bearish yang masih berlanjut, sementara RSI berada di level 36, mendekati area oversold. Untuk membalikkan sentimen menjadi bullish, SOL perlu kembali menembus dan mempertahankan level US$130 sebagai support. Penembusan di atas US$140 dinilai dapat membuka peluang penguatan lanjutan menuju US$150.

    Meski tekanan jangka pendek masih membayangi, Bitwise menegaskan bahwa fundamental Solana tetap kuat dan berpotensi mendorong harga ke level tertinggi baru dalam beberapa tahun ke depan.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Terancam Turun ke $0,50? Peter Brandt Ungkap Pola Bearish

    Pasar kripto kembali memanas. Di saat Ripple terus menunjukkan agresivitas dalam membangun ekosistem lintas chain, trader veteran Peter Brandt justru melempar peringatan keras soal potensi kejatuhan harga XRP. Dua narasi besar yang saling bertabrakan ini membuat investor bertanya-tanya: XRP sedang di ambang koreksi besar, atau justru bersiap untuk reli berikutnya?

    Peter Brandt: Sinyal Double-Top Bisa Jadi Awal Masalah XRP

    Peter Brandt, analis teknikal legendaris yang dikenal lugas dan kontroversial, menyatakan bahwa grafik harga XRP menunjukkan potensi pola double-top, sebuah pola klasik yang sering menandai pembalikan arah ke bawah.

    Menurut Brandt, kegagalan harga XRP menembus resistance setelah dua kali percobaan bisa menjadi tanda melemahnya momentum bullish. Dalam unggahannya, ia menegaskan bahwa meski pola ini belum terkonfirmasi sepenuhnya, implikasinya tetap bearish untuk saat ini.

    XRP sendiri tengah bergerak sideways setelah reli kuat di akhir 2024, membuat pasar sangat sensitif terhadap setiap sinyal teknikal yang muncul. Jika support utama jebol, koreksi lebih dalam bisa saja terjadi.

    Namun, Brandt juga mengakui satu hal penting: pola ini masih bisa gagal. Artinya, skenario bearish belum tentu menjadi akhir cerita.

    Analis Lain Justru Melihat Sinyal Bullish dari Sejarah

    Di sisi lain, sejumlah analis menilai peringatan Brandt terlalu fokus pada satu sudut pandang. Analis kripto Steph is Crypto menyoroti pola historis XRP di sekitar SMA 50-mingguan.

    Dilaporkan BeInCrypto, data historis menunjukkan bahwa setiap kali XRP:

    • Turun dan bertahan di bawah SMA 50-mingguan selama 50–84 hari
    • Selalu diikuti oleh reli besar setelahnya

    Contohnya:

    • 2017: Reli +211% setelah 70 hari
    • 2021: Naik +70% setelah 49 hari
    • 2024: Lonjakan fantastis +850% setelah 84 hari

    Saat ini, XRP sudah hampir 70 hari berada di bawah SMA 50-mingguan, menempatkannya tepat di zona yang secara historis sering menjadi titik kelelahan penurunan, bukan awal kejatuhan baru.

    Bagi sebagian trader, apa yang terlihat bearish dalam jangka pendek justru bisa menjadi sinyal akumulasi jangka menengah.

    Ripple Tetap Gas Pol: RLUSD Ekspansi ke Banyak Layer-2

    Sementara perdebatan teknikal terus bergulir, Ripple tampak tidak terganggu. Pada 16 Desember, Ripple mengumumkan ekspansi Ripple USD (RLUSD) ke sejumlah jaringan layer-2 besar seperti Optimism, Base, Ink, dan Unichain.

    Ekspansi ini menggunakan standar Native Token Transfers (NTT) dari Wormhole, memungkinkan interoperabilitas lintas chain yang lebih efisien. RLUSD sebelumnya telah hadir di XRP Ledger dan Ethereum, dan kini diarahkan untuk memperluas likuiditas serta utilitas di sektor DeFi dan institusional.

    Yang menarik, RLUSD diterbitkan di bawah trust charter NYDFS, menjadikannya salah satu stablecoin dengan regulasi paling ketat di ekosistem layer-2. Ripple juga:

    • Mengajukan charter OCC di AS
    • Mendapat pengakuan regulasi di Dubai dan Abu Dhabi

    Langkah ini memperkuat posisi Ripple sebagai pemain serius di ranah keuangan global berbasis blockchain.

    XRP Makin “Institusional”: Dari Cross-Chain hingga Dana Pensiun

    Tak hanya soal stablecoin, utilitas XRP juga terus berkembang. Wormhole menyebut bahwa XRP dan RLUSD dapat digunakan sebagai pasangan trading dan likuiditas utama di berbagai chain, termasuk melalui wrapped XRP (wXRP).

    Di sisi institusional, Digital Wealth Partners meluncurkan strategi trading XRP berbasis algoritma untuk akun pensiun tertentu, lengkap dengan kustodian berasuransi melalui Anchorage Digital. Ini membuka pintu bagi investor bernilai tinggi untuk mengakses XRP secara legal, terstruktur, dan efisien pajak.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital

    Tim Researh Tokocrypto kali ini menyoroti perkembangan Kartu Kripto di era pembayaran digital global. Di tengah pesatnya transformasi sistem pembayaran digital, kripto tidak lagi hanya dipandang sebagai aset spekulatif. Tahun 2025 menjadi titik balik penting ketika kartu kripto (crypto cards) mulai mengambil peran nyata dalam aktivitas belanja sehari-hari. Dari membeli kopi hingga transaksi online lintas negara, kartu kripto perlahan mengaburkan batas antara dunia Web2 dan Web3.

    Apa Itu Kartu Kripto dan Mengapa Semakin Populer?

    Crypto card adalah kartu pembayaran berbasis kripto yang mengintegrasikan aset digital dengan infrastruktur pembayaran konvensional seperti Mastercard. Dengan kata lain, kartu ini memungkinkan pengguna membelanjakan kripto mereka dengan pengalaman yang nyaris identik dengan kartu debit bank biasa.

    Inovasi ini mengubah kripto dari sekadar instrumen investasi menjadi alat pembayaran praktis, membuka jalan menuju adopsi massal di kehidupan sehari-hari.

    Ledakan Adopsi di 2025: Dari Eksperimen ke Arus Utama

    Perkembangan crypto card sepanjang 2025 terbilang impresif. Tercatat lebih dari 112 proyek crypto card aktif, melibatkan fintech besar, crypto exchange, hingga proyek blockchain-native. Modelnya pun semakin beragam, mulai dari kartu keluaran fintech, exchange cards, hingga kartu yang sepenuhnya terintegrasi dengan ekosistem blockchain.

    Dukungan multi-network seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), Avalanche (AVAX), Polygon (POL), hingga Base menunjukkan meningkatnya interoperabilitas dan kematangan ekosistem crypto card. Ini menjadi sinyal kuat bahwa integrasi Web2 dan Web3 bukan lagi wacana, melainkan realitas.

    Fakta Menarik: Kartu Kripto Dipakai untuk Belanja Harian

    Data dari Simple mengungkap bahwa 60% pengguna kripto aktif telah menggunakan crypto card, dengan nilai transaksi rata-rata sekitar €40. Menariknya, sekitar 60–70% transaksi digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan belanja online, bukan untuk perjalanan atau keperluan besar lainnya.

    Artinya, crypto card kini berfungsi sebagai alat pembayaran harian, bukan sekadar sarana mencairkan kripto ke fiat. Peran stablecoin pun semakin dominan sebagai fondasi transaksi agar nilai tetap stabil.

    Apa yang Mendorong Orang Beralih ke Kartu Kripto?

    Faktor utama pendorong adopsi crypto card adalah kemudahan penggunaan. Sekitar 60% pengguna memilih crypto card karena simpel dan mirip kartu bank konvensional. Selain itu, fitur reward dan cashback menjadi daya tarik besar, dengan 56% pengguna tertarik pada insentif tersebut.

    Fleksibilitas untuk menyimpan kripto hingga momen pembayaran juga menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang ingin tetap terpapar potensi aset digital mereka.

    Namun, tantangan masih ada. Sekitar 58% non-pengguna mengaku belum memahami cara kerja crypto card, sementara keterbatasan penerimaan merchant dan edukasi masih menjadi penghambat utama adopsi yang lebih luas.

    Di Balik Layar: Bagaimana Kartu Kripto Bekerja?

    Secara teknologi, crypto card menghubungkan wallet kripto pengguna dengan sistem pembayaran tradisional tanpa benar-benar “memegang” dana pengguna. Sistem self-custody tetap terjaga melalui mekanisme reservasi sementara yang mencegah double spending.

    Proses pembayaran ke merchant berlangsung otomatis, tanpa perlu persetujuan manual setiap transaksi, sehingga pengalaman pengguna tetap cepat dan seamless.

    On-Chain Activity Melejit, Stablecoin Jadi Andalan

    Aktivitas on-chain terkait crypto card meningkat tajam sepanjang 2024–2025. Lonjakan ini didorong oleh bertambahnya issuer, ekosistem pendukung, dan jumlah pengguna aktif. Stablecoin muncul sebagai tulang punggung utama karena mampu meminimalkan risiko volatilitas saat digunakan untuk transaksi harian.

    Keunggulan vs Tantangan: Dua Sisi Kartu Kripto

    Keunggulan utama crypto card meliputi:

    • Praktis dan fleksibel
    • Reward dan insentif menarik
    • Pengalaman penggunaan mirip kartu bank

    Namun, tantangan yang perlu diperhatikan antara lain:

    • Biaya spread tersembunyi yang mengurangi manfaat
    • Risiko volatilitas harga kripto
    • Keterbatasan regulasi dan wilayah penggunaan

    Kesimpulan: Menuju Standar Baru Pembayaran Digital

    Crypto card telah berevolusi menjadi bagian aktif dari ekosistem pembayaran digital modern. Kemudahan penggunaan, fleksibilitas, dan reward menjadikannya alternatif menarik bagi konsumen digital. Meski masih dihadapkan pada tantangan biaya, volatilitas, dan regulasi, tren adopsi on-chain serta dominasi stablecoin menunjukkan arah yang jelas.

    Dengan edukasi yang lebih luas, transparansi biaya, dan penerimaan merchant yang semakin besar, crypto card berpotensi menjadi fitur standar dalam dompet kripto dan aplikasi finansial utama, sekaligus fondasi bagi generasi baru sistem pembayaran digital.

    Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi di Bawah $87.000

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan Bitcoin yang masih berada dalam fase koreksi.

    Berdasarkan data terkini, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level $86,666.64 per BTC, mengalami penurunan sekitar 0,82% dalam 24 jam terakhir.

    Pelemahan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati, meskipun aktivitas perdagangan tetap tinggi.

    Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini tercatat sebesar $1,730.18 miliar USD, menempatkannya tetap kokoh sebagai aset kripto dengan nilai pasar terbesar di dunia.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai $44.23 miliar USD, mengindikasikan minat transaksi yang masih kuat di tengah volatilitas harga.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bangkit ke USD 86.943, Sinyal Rebound?

    Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam rentang waktu 24 jam, Bitcoin bergerak di kisaran $85,316.27 hingga $90,264.57.

    Level ini menunjukkan adanya tekanan jual di area atas, sekaligus minat beli yang muncul ketika harga mendekati area support harian.

    Meski secara harian BTC terkoreksi, dalam jangka sangat pendek terlihat upaya pemulihan.

    Perubahan harga 1 jam terakhir mencatatkan kenaikan 0,77%, mengindikasikan adanya reaksi beli dari trader jangka pendek yang memanfaatkan penurunan harga.

    Namun demikian, tekanan masih terlihat dalam timeframe yang lebih panjang.

    Dalam 7 hari terakhir, harga BTC tercatat turun 3,69%, mempertegas bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi cenderung bearish.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kinerja Bitcoin dalam 30, 60, hingga 90 Hari

    Jika dilihat dari perspektif jangka menengah, koreksi Bitcoin cukup signifikan. Dalam 30 hari terakhir, BTC turun sekitar $4,311.79 atau 4,74%.

    Tekanan semakin dalam pada periode yang lebih panjang, dengan penurunan 18,88% dalam 60 hari dan bahkan 26,03% dalam 90 hari terakhir.

    Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berusaha mencari titik keseimbangan baru setelah sebelumnya mencatatkan reli kuat.

    Koreksi semacam ini lazim terjadi dalam siklus kripto, terutama setelah pergerakan harga yang agresif.

    Sebagai catatan historis, Bitcoin pernah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07, yang kini menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam mengukur potensi pemulihan jangka panjang.

    Analisis Pasar dan Fundamental Bitcoin

    Dari sisi fundamental, sirkulasi pasokan Bitcoin saat ini berada di angka 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan (scarcity) Bitcoin sebagai aset digital dengan suplai terbatas.

    Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sebesar $1,820.79 miliar USD, mencerminkan potensi valuasi Bitcoin jika seluruh suplai maksimum telah beredar.

    Dengan dominasi pasar yang masih kuat dan posisi sebagai kripto nomor satu secara popularitas, Bitcoin tetap menjadi indikator utama arah pasar kripto secara keseluruhan.

    Pergerakan BTC kerap menjadi penentu sentimen bagi altcoin dan aset kripto lainnya.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun ke $89.318, Tekanan Koreksi Berlanjut

    Prospek Harga BTC: Waspada Volatilitas, Pantau Level Kunci

    Ke depan, pelaku pasar disarankan untuk mencermati level support di area $85.000, yang sejauh ini mampu menahan tekanan jual.

    Jika level ini ditembus, potensi koreksi lanjutan masih terbuka. Sebaliknya, area resistance di kisaran $90.000–$92.000 menjadi tantangan utama bagi BTC untuk kembali membangun momentum bullish.

    Dengan volume perdagangan yang tetap tinggi, volatilitas diperkirakan masih akan berlanjut dalam waktu dekat.

    Investor dan trader disarankan untuk mengelola risiko dengan cermat, terutama bagi mereka yang aktif di pasar jangka pendek.

    Secara keseluruhan, analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian.

    Meski tekanan jangka menengah masih terasa, fundamental yang kuat dan suplai terbatas membuat BTC tetap menarik untuk dipantau sebagai aset digital utama di tengah dinamika pasar kripto global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Naik 0,63%, Rebound Teknis di Tengah Tekanan

    Pasar kripto masih bergerak volatil, dan harga Pi Network (PI) mencatatkan penguatan terbatas dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, PI naik 0,63% ke level $0,204, mencerminkan rebound minor setelah tekanan jual yang cukup dalam dalam beberapa pekan terakhir.

    Meski demikian, secara tren yang lebih luas, PI masih berada dalam fase koreksi dengan penurunan 1,16% dalam 7 hari dan 8,61% dalam 30 hari.

    Kenaikan harian ini belum cukup untuk mengubah struktur tren, namun menarik perhatian pelaku pasar karena terjadi saat banyak aset kripto lain masih bergerak melemah.

    Pergerakan PI saat ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal, volatilitas pasar global, serta pertahanan level support kunci.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 3,7%: Rebound Sementara atau Pembalikan?

    Rebound Dipicu Kondisi Oversold Secara Teknikal

    Salah satu pemicu utama kenaikan harga PI adalah kondisi oversold pada indikator teknikal. Relative Strength Index (RSI) 7 hari PI berada di level 28,98, di bawah ambang batas oversold 30.

    Kondisi ini secara historis sering memicu aksi beli jangka pendek dari trader yang memanfaatkan harga murah (dip buying).

    Selain RSI, histogram MACD tercatat di -0,0022565, yang mengindikasikan bahwa tekanan bearish mulai melambat. Kombinasi ini menciptakan peluang rebound teknikal, meski bersifat sementara.

    Namun demikian, potensi kenaikan masih terbatas. Harga PI saat ini masih berada di bawah seluruh moving average utama, termasuk SMA 7 hari di $0,20454 dan SMA 200 hari di $0,35423.

    Selama harga belum mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan tersebut, tren jangka menengah hingga panjang masih cenderung bearish.

    Level krusial yang perlu diperhatikan adalah penutupan harga di atas SMA 7 hari. Jika berhasil ditembus secara konsisten, momentum jangka pendek berpotensi membaik.

    Volatilitas Bitcoin Picu Rotasi Sementara ke Altcoin

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Pergerakan PI juga tidak terlepas dari dinamika pasar kripto secara keseluruhan, khususnya yang bersinggungan dengan raja kripto, Bitcoin (BTC).

    Penurunan BTC dari area $88.000 ke $86.000 dalam 24 jam terakhir memicu rotasi dana jangka pendek ke sejumlah altcoin yang dinilai oversold, termasuk PI.

    Meski harga PI naik, volume perdagangan justru turun 4,4% menjadi sekitar $20,9 juta, menunjukkan bahwa kenaikan ini belum didukung oleh keyakinan pasar yang kuat. Reli yang terjadi lebih bersifat teknikal daripada akumulasi jangka panjang.

    Kondisi ini sejalan dengan Altcoin Season Index yang dipubilkasikan CoinMarketCap pada Kamis (18/12) yang berada di level 19 dari 100, menandakan bahwa pasar masih bersikap defensif dan modal cenderung bertahan di Bitcoin dibanding altcoin berisiko lebih tinggi.

    Support Kunci Bertahan, Tapi Tekanan Pasokan Mengintai

    Dari sisi struktur harga, PI berhasil memantul (rebound) setelah menguji zona support penting di area $0,192–$0,196.

    Area ini sebelumnya telah diidentifikasi sebagai zona pertahanan kuat dan kembali berfungsi menahan tekanan jual.

    Namun, konteks bearish masih mendominasi. Salah satu risiko utama datang dari sisi pasokan, dengan sekitar 172,5 juta token PI dijadwalkan unlock pada Desember.

    Hal ini berpotensi meningkatkan tekanan jual, terutama jika tidak diimbangi oleh lonjakan permintaan.

    Secara total, circulating supply PI diperkirakan meningkat sekitar 2,06% bulan ini, yang dapat menimbulkan efek dilusi bagi holder eksisting apabila minat beli tidak mengalami pemulihan signifikan.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 3,7%: Rebound Sementara atau Pembalikan?

    Rebound Rapuh, Pasar Masih Waspada

    Kenaikan harga Pi Network (PI) sebesar 0,63% lebih mencerminkan aksi bargain hunting jangka pendek dan efek limpahan volatilitas Bitcoin, bukan sinyal pembalikan tren yang kuat.

    Dengan sentimen makro kripto yang masih lemah yang tercermin dari Crypto Fear Index di level 22 (fear) serta ancaman token unlock dan volume yang menurun, rebound ini dinilai masih rapuh.

    Level psikologis $0,20 kini menjadi area krusial. Jika PI gagal bertahan di atas level tersebut, tekanan lanjutan berpotensi terjadi, terutama apabila Bitcoin menembus ke bawah $85.000.

    Bagi trader dan investor, fase ini menuntut manajemen risiko yang ketat dan pendekatan yang lebih selektif dalam membaca peluang jangka pendek di tengah pasar kripto yang masih bergejolak.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Alchemist AI (ALCH) Melejit ke $0,23, Tren Bullish AI Kripto Kembali

    Pasar kripto kembali diramaikan oleh performa impresif aset berbasis kecerdasan buatan.

    Harga Alchemist AI (ALCH) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan 32,62% ke level $0,232262.

    Penguatan tajam ini menempatkan ALCH sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini, sekaligus menarik perhatian trader dan investor yang memburu peluang di sektor AI crypto.

    Berdasarkan data perdagangan terkini, kapitalisasi pasar Alchemist AI telah mencapai sekitar $197,42 juta USD, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $38,08 juta USD.

    Aktivitas transaksi yang meningkat menunjukkan masuknya minat pasar yang cukup kuat terhadap ALCH, terutama di tengah tren positif aset kripto berbasis teknologi kecerdasan buatan.

    Baca Juga: Harga Alchemist AI (ALCH) Tembus 46%, Kenaikan Harian Terbesar

    Kinerja Harga ALCH: Reli Kuat dalam Berbagai Timeframe

    Tidak hanya mencatat lonjakan harian saja, performa harga ALCH juga terlihat solid dalam berbagai rentang waktu.

    Dalam 7 hari terakhir, ALCH bahkan menguat 23,28%, sementara dalam 30 hari mengalami kenaikan hingga 47,33%.

    Tren bullish semakin menonjol dalam jangka menengah, dengan lonjakan 230,51% dalam 60 hari dan 167,95% dalam 90 hari terakhir.

    Data ini mencerminkan adanya akumulasi berkelanjutan dan sentimen positif yang terbangun secara bertahap.

    Reli multi-timeframe seperti ini umumnya menandakan perubahan persepsi pasar terhadap potensi suatu proyek, bukan sekadar lonjakan spekulatif jangka sangat pendek.

    Pergerakan harga Alchemist AI (ALCH/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Alchemist AI (ALCH/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Volume Tinggi Perkuat Validitas Kenaikan

    Salah satu indikator penting yang memperkuat reli ALCH pada hari ini adalah lonjakan volume perdagangan.

    Dengan nilai transaksi harian mendekati $38 juta USD, kenaikan harga ALCH tidak terjadi dalam kondisi pasar yang sepi.

    Tentu saja, hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan naik ALCH turut didukung oleh partisipasi pasar yang relatif luas.

    Secara peringkat, Alchemist AI kini berada di posisi ke-216 berdasarkan kapitalisasi pasar, menempatkannya di kategori mid-cap altcoin.

    Posisi ini kerap menjadi zona “sweet spot” bagi trader, karena masih memiliki ruang pertumbuhan yang cukup besar dibanding aset kripto berkapitalisasi raksasa.

    Struktur Pasokan dan Faktor Fundamental

    Dari sisi tokenomics, sirkulasi pasokan ALCH saat ini berada di angka 850 juta token, atau sekitar 85% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

    Dengan proporsi suplai yang sebagian besar telah beredar, risiko dilusi ke depan relatif lebih terkendali dibanding proyek dengan suplai beredar kecil.

    Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sekitar $232,33 juta USD, yang memberikan gambaran valuasi ALCH jika seluruh suplai maksimum telah beredar di pasar.

    Struktur ini dinilai cukup sehat oleh sebagian pelaku pasar, terutama jika diiringi dengan pertumbuhan utilitas dan adopsi ekosistem.

    Sentimen AI Kripto Masih Jadi Pendorong Utama

    Di sisi lain, lonjakan harga ALCH juga tidak terlepas dari sentimen positif terhadap sektor AI kripto secara keseluruhan.

    Dalam beberapa bulan terakhir, token yang mengusung narasi kecerdasan buatan kembali mendapatkan perhatian, seiring meningkatnya adopsi AI di berbagai industri global.

    Alchemist AI dipandang sebagai bagian dari gelombang tersebut, sehingga kenaikan harga tidak berdiri sendiri, melainkan turut terdorong oleh rotasi modal ke aset-aset bertema AI yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan jangka menengah hingga panjang.

    Prospek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

    Meski performa ALCH terlihat sangat kuat, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi volatilitas lanjutan.

    Kenaikan tajam dalam waktu singkat sering kali diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi sehat. Level psikologis di area $0,20 kini menjadi zona penting untuk menjaga struktur bullish jangka pendek.

    Selama volume perdagangan tetap terjaga dan harga mampu bertahan di atas area support baru, ALCH berpeluang melanjutkan tren positif.

    Namun, manajemen risiko tetap krusial, terutama bagi trader jangka pendek yang masuk setelah reli besar.

    Baca Juga: Alchemist AI (ALCH) Melejit 41%, Momentum Bullish Semakin Kuat

    Alchemist AI (ALCH) mencatatkan lonjakan harga lebih dari 32% dalam 24 jam, didukung oleh volume tinggi, tren bullish multi-timeframe, serta sentimen positif sektor AI crypto.

    Dengan kapitalisasi pasar mendekati $200 juta USD dan suplai beredar yang relatif matang, ALCH kini menjadi salah satu altcoin yang layak masuk radar pelaku pasar.

    Meski peluang masih terbuka, volatilitas tinggi menuntut strategi yang disiplin di tengah euforia pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Reli Singkat ACT, Harga Act I: The AI Prophecy Naik Lebih dari 25%

    Pergerakan positif kembali terlihat di pasar altcoin berbasis kecerdasan buatan. Harga Act I: The AI Prophecy (ACT) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, ACT diperdagangkan di level $0,025352 per token, atau menguat sekitar 25,15% secara harian.

    Kenaikan ini menempatkan ACT sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik hari ini, sekaligus menarik minat trader jangka pendek.

    Saat ini, kapitalisasi pasar ACT tercatat di kisaran $24,04 juta USD, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $63,55 juta USD.

    Tingginya volume transaksi dibanding kapitalisasi pasar menunjukkan adanya aktivitas spekulatif yang intens, menandakan ACT sedang berada dalam fase perhatian pasar yang meningkat.

    Performa Harga ACT: Momentum Bullish Jangka Pendek

    Kenaikan harga ACT tidak hanya terjadi dalam satu hari. Dalam 7 hari terakhir, ACT mencatatkan penguatan 29,41%, sementara secara 30 hari naik 38,05%.

    Data ini mengindikasikan adanya momentum bullish jangka pendek yang cukup solid, terutama setelah periode konsolidasi sebelumnya.

    Namun, jika ditarik ke timeframe yang lebih panjang, pergerakan ACT masih bersifat campuran. Dalam 60 hari, harga ACT naik 13,21%, tetapi dalam 90 hari terakhir masih tercatat turun 36,81%.

    Hal ini menunjukkan bahwa reli saat ini lebih bersifat pemulihan jangka pendek, bukan pembalikan tren jangka panjang yang sepenuhnya terkonfirmasi.

    Secara intraday, ACT sempat mengalami tekanan kecil dengan penurunan 1,16% dalam 1 jam terakhir, mengindikasikan aksi ambil untung (profit taking) setelah lonjakan tajam.

    Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Act I: The AI Prophecy (ACT)

    Volume Tinggi Jadi Sorotan Utama

    Pergerakan harga Act I: The AI Prophecy (ACT/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Act I: The AI Prophecy (ACT/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu aspek paling menonjol dari pergerakan ACT adalah volume perdagangan yang sangat tinggi.

    Dengan nilai transaksi harian mendekati $64 juta USD, volume ACT bahkan melampaui kapitalisasi pasarnya sendiri. Kondisi ini mencerminkan minat spekulatif yang agresif, terutama dari trader harian dan swing trader.

    ACT saat ini berada di peringkat ke-649 berdasarkan kapitalisasi pasar, menempatkannya di kategori small-cap altcoin.

    Di kelas ini, volatilitas cenderung lebih tinggi, sehingga potensi keuntungan besar datang dengan risiko yang juga signifikan.

    Struktur Pasokan ACT

    Dari sisi suplai, sirkulasi token ACT berada di angka 948,24 juta token.

    Hingga saat ini, belum tersedia data mengenai total pasokan maksimum, sehingga kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sama dengan kapitalisasi pasar saat ini, yakni sekitar $23,90 juta USD.

    Ketiadaan informasi pasokan maksimum membuat pelaku pasar perlu lebih waspada, terutama terkait potensi inflasi suplai di masa mendatang.

    Faktor tokenomics seperti ini sering menjadi pertimbangan penting bagi investor jangka menengah hingga panjang.

    Sentimen AI Kripto Kembali Menguat

    Kenaikan harga ACT juga terjadi di tengah menguatnya kembali sentimen terhadap sektor AI kripto.

    Token dengan narasi kecerdasan buatan kembali dilirik pasar, seiring meningkatnya adopsi AI di berbagai sektor global dan rotasi modal ke altcoin bertema teknologi.

    Act I: The AI Prophecy dipandang sebagai bagian dari tren tersebut, sehingga reli harga ACT tidak sepenuhnya berdiri sendiri, melainkan ikut terdorong oleh sentimen sektoral yang lebih luas.

    Prospek dan Risiko yang Perlu Dicermati

    Meski momentum jangka pendek terlihat positif, pelaku pasar tetap perlu mencermati risiko koreksi lanjutan.

    Kenaikan tajam dalam waktu singkat sering kali diikuti oleh fase konsolidasi. Area $0,02 kini menjadi level psikologis penting untuk menjaga struktur bullish jangka pendek.

    Selama volume tetap tinggi dan harga mampu bertahan di atas level support terdekat, ACT berpotensi melanjutkan penguatan.

    Namun, volatilitas ekstrem membuat manajemen risiko menjadi krusial, terutama bagi trader yang masuk setelah reli besar.

    Baca Juga: Harga ACT Melonjak 67,81%, Token Ini Tunjukkan Momentum Bullish

    Harga ACT hari ini mencatatkan kenaikan lebih dari 25%, didukung lonjakan volume dan sentimen positif sektor AI kripto.

    Meski performa jangka pendek terlihat impresif, ACT masih berada dalam kategori small-cap dengan volatilitas tinggi.

    Reli ini membuka peluang menarik bagi trader, namun tetap menuntut kehati-hatian mengingat struktur tren jangka panjang yang belum sepenuhnya pulih.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Kembali Turun, Harga ETH Kehilangan 3% dalam Sehari

    Harga Ethereum (ETH) hari ini kembali mengalami tekanan. Berdasarkan data terbaru, ETH diperdagangkan di kisaran $2.838 per ETH, atau melemah sekitar 3,17% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi ini mencerminkan sentimen pasar kripto yang masih cenderung bearish, seiring investor bersikap lebih berhati-hati terhadap aset berisiko.

    Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum tercatat sekitar $342,59 miliar USD, menjadikannya aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di angka $26,34 miliar USD, menandakan aktivitas transaksi yang tetap tinggi meski harga berada dalam tren penurunan.

    Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Stabil di $2.937, Tapi Pasar Masih Tertekan

    Pergerakan Harga ETH dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam perdagangan harian, Ethereum bergerak di rentang $2.821,71 hingga $3.025,82. Area atas di sekitar $3.000 kembali menjadi zona resistance yang sulit ditembus, sementara tekanan jual muncul ketika harga mendekati level tersebut.

    Meski secara harian ETH melemah, terdapat sinyal pemulihan kecil dalam jangka sangat pendek.

    Perubahan harga 1 jam terakhir mencatatkan kenaikan 0,2%, mengindikasikan adanya upaya stabilisasi setelah tekanan jual intens.

    Namun secara mingguan, tekanan masih cukup kuat. Dalam 7 hari terakhir, harga ETH turun 11,66%, mempertegas bahwa pasar masih berada dalam fase koreksi jangka pendek hingga menengah.

    Tren Jangka Menengah: Koreksi Masih Mendominasi

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 17 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 17 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jika ditarik ke timeframe yang lebih panjang, performa Ethereum menunjukkan tekanan yang signifikan.

    Dalam 30 hari terakhir, ETH tercatat turun 4,55%, sementara dalam 60 hari mengalami penurunan lebih dalam sebesar 27,29%. Bahkan dalam 90 hari terakhir, koreksi mencapai 37,70%.

    Data ini menunjukkan bahwa Ethereum masih berjuang mencari level keseimbangan baru setelah reli sebelumnya.

    Meski demikian, koreksi tajam seperti ini bukan hal asing dalam siklus pasar kripto, terutama setelah periode volatilitas tinggi.

    Sebagai pengingat, rekor tertinggi Ethereum sepanjang masa berada di level $4.953,73, yang hingga kini masih menjadi referensi utama bagi investor jangka panjang dalam menilai potensi pemulihan di masa depan.

    Fundamental Ethereum Tetap Kuat

    Di balik tekanan harga, fundamental Ethereum tetap solid. Jumlah sirkulasi ETH saat ini berada di angka 120,70 juta ETH, tanpa batasan total pasokan maksimum.

    Model suplai ini berbeda dengan Bitcoin, namun Ethereum kini mengandalkan mekanisme burn fee (EIP-1559) untuk mengendalikan inflasi jaringan.

    Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sejalan dengan kapitalisasi pasar saat ini, yakni sekitar $342,37 miliar USD, mencerminkan struktur suplai yang relatif stabil.

    Sebagai blockchain utama untuk smart contract, DeFi, NFT, dan ekosistem Web3, Ethereum tetap menjadi tulang punggung industri kripto global.

    Aktivitas jaringan yang tinggi menjadi salah satu faktor yang menopang nilai jangka panjang ETH, meski harga jangka pendek masih fluktuatif.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Dari sudut pandang teknikal, area $2.800 kini menjadi support psikologis penting bagi Ethereum. Jika level ini gagal dipertahankan, potensi penurunan lanjutan ke area support berikutnya terbuka.

    Sebaliknya, zona resistance kuat berada di kisaran $3.000–$3.050. ETH perlu menembus dan bertahan di atas level tersebut untuk mengubah momentum jangka pendek menjadi lebih positif.

    Dengan volume perdagangan yang masih besar, volatilitas diperkirakan akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

    Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Dalam Momentum 1971, Apa Maksudnya?

    Harga ETH hari ini mencerminkan kondisi pasar kripto yang masih berada dalam tekanan.

    Koreksi 3% dalam 24 jam, penurunan mingguan dua digit, serta tren menurun jangka menengah menunjukkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase penyesuaian.

    Meski demikian, fundamental jaringan Ethereum tetap kuat sebagai ekosistem blockchain terbesar kedua di dunia.

    Bagi investor dan trader, kondisi ini menuntut pendekatan yang lebih disiplin, manajemen risiko yang matang, serta fokus pada level teknikal penting di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 18 Desember 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Kamis, 18 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Rangkuman Berita Hari Ini

    1. Bank Sentral Jepang Berpotensi Naikkan Suku Bunga

    Bank of Japan diperkirakan akan menaikkan suku bunga ke 0,75%, level tertinggi sejak 1995. Pengetatan likuiditas dari Jepang berpotensi menekan aset berisiko global dalam jangka pendek, termasuk kripto.
    Sentimen: Risk-off (jangka pendek)

    1. Bhutan Akan Gunakan 10.000 BTC untuk Pusat Ekonomi Kripto

    Bhutan berencana memanfaatkan 10.000 BTC dari cadangan nasional untuk membangun Gelephu Mindfulness City, sebuah hub ekonomi ramah kripto dan berkelanjutan. Bitcoin semakin diposisikan sebagai aset strategis negara, bukan sekadar simpanan pasif.
    Sentimen: Bullish struktural untuk BTC

    1. The Fed Cabut Kebijakan Anti-Kripto Era 2023

    The Federal Reserve menarik kebijakan 2023 yang sebelumnya membatasi bank tanpa asuransi untuk berinteraksi dengan kripto. Jalur kolaborasi antara bank dan industri kripto di AS kembali terbuka, mendorong inovasi dan adopsi institusional.
    Sentimen: Bullish (regulatory relief)

    1. Mantan Petinggi Regulator AS Masuk ke Industri Kripto

    Plt Ketua CFTC, Caroline Pham, resmi bergabung dengan MoonPay sebagai Chief Legal & Administrative Officer. Fenomena revolving door regulator → industri menandakan kripto semakin dianggap legitimate dan matang secara hukum.
    Sentimen: Positif untuk compliance & institutional trust

    1. Pasar Prediksi Fed Akan Tahan Suku Bunga

    Trader di Polymarket memberi 77% probabilitas bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada Januari. Ketidakpastian kebijakan moneter mulai mereda, memberi ruang stabilisasi untuk aset berisiko.
    Sentimen: Netral-Positif

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    USTC/USDT (🔼 +9.40%)

    • Entry: $0.00702
    • Stop Loss: $0.00668
    • Take Profit: $0.00767

    USTC/USDT di timeframe 4H terlihat sedang bangun rebound dari support kuat di sekitar $0.00668-$0.00702, dengan harga kini bergerak di area $0.00730. Selama harga mampu bertahan di atas $0.00702, peluang lanjutan naik masih terbuka menuju resistance $0.00767 sebagai target wajar jangka pendek. RSI di kisaran $48 mulai mengarah naik (tanda momentum pulih), sementara MACD perlahan membaik meski belum agresif.

    BARD/USDT (🔼 +7.07%)

    • Entry: $0.7944
    • Stop Loss: $0.7635
    • Take Profit: $0.8506

    BARD/USDT (4H) terlihat memantul dari area support $0.7635-$0.7944 dan kini bergerak di sekitar $0.8377. Selama harga bertahan di atas area entry $0.7944, peluang lanjutan naik masih terbuka menuju resistance $0.8506 sebagai target terdekat. RSI yang sudah naik ke area $64an menunjukkan momentum bullish mulai hidup, sementara MACD mulai membentuk arah naik meski belum agresif

    HEMI/USDT (🔼 +10.26%)

    • Entry: $0.0152
    • Stop Loss: $0.0143
    • Take Profit: $0.0167

    HEMI/USDT (4H) Harga sedang bangun rebound dari area support sekitar $0.0143 – $0.0152, dengan struktur higher low yang mulai terbentuk. Selama harga bertahan di atas $0.0152, peluang lanjut naik masih terbuka menuju resistance $0.0167 sebagai target terdekat, sementara risk tetap aman selama tidak turun di bawah $0.0143. RSI yang berada di kisaran $60 menandakan momentum mulai menguat tanpa kondisi overbought.

    Selama harga bertahan di atas support, peluang bergerak ke area resistance $0.71 – $0.72 tetap terbuka, dengan risiko relatif terkontrol selama tidak turun kembali ke bawah support utama.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Deposit Tokocrypto Pakai BCA Berapa Menit?

    Beli aset kripto di Tokocrypto sekarang bisa jadi lebih mudah dan cepat dengan fitur deposit melalui Bank Central Asia (BCA).

    Hanya dengan menggunakan Virtual Account (VA) unik sesuai dengan akun Tokocrypto kamu, deposit bisa sampai kurang dari 5 menit, bahkan dalam percobaan kali ini, dalam kurang dari 1 menit saldo sudah bisa digunakan lho!

    Apa Itu Fitur Deposit via BCA di Tokocrypto?

    Tokocrypto, sebagai exchange kripto nomor satu di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK, baru saja meluncurkan fitur deposit melalui Bank Central Asia (BCA). Fitur ini menggunakan Virtual Account (VA) BCA, yang membuat proses top-up Rupiah ke dompet Tokocrypto lebih sederhana. 

    Berbeda dari metode lama seperti transfer manual, VA ini unik untuk setiap pengguna, memastikan keamanan dan kemudahan. Ini adalah langkah inovatif Tokocrypto untuk menjawab permintaan komunitas, terutama setelah update aplikasi terbaru yang membuat trading semakin nyaman.

    Fitur ini tidak dipotong biaya tambahan, sehingga cocok untuk trader pemula maupun berpengalaman yang ingin deposit dengan cepat, mudah, dan murah karena hanya mulai dari Rp50.000.

    Langkah-Langkah Deposit Pakai BCA di Tokocrypto

    Proses deposit dirancang agar mudah, dan bisa dilakukan dalam hitungan kurang dari satu menit. Berikut panduan langkah demi langkah:

    1. Buka aplikasi Tokocrypto dan masuk ke menu “Setoran IDR”.
    2. Pilih metode deposit, lalu klik “Bank Central Asia (BCA)”.
    3. Layar akan menampilkan nomor Virtual Account unik beserta informasi akun bank.
    4. Simpan nomor VA tersebut untuk memudahkan transaksi berikutnya.
    5. Lakukan pembayaran melalui ATM BCA, internet banking, atau mobile banking di aplikasi myBCA atau BCA Mobile seperti biasa. *Pastikan menggunakan akun BCA dan Tokocrypto dengan atas nama yang sama.

    Setelah pembayaran, dana akan diproses otomatis. Jika Kamu baru pertama kali, simak panduan lengkap pembayaran VA BCA di sini: Panduan Pembayaran Virtual Account BCA untuk Deposit Tokocrypto.

    Berapa Menit Waktu yang Dibutuhkan untuk Deposit Masuk?

    Berdasarkan informasi resmi, deposit via BCA biasanya masuk ke dompet Tokocrypto dalam waktu kurang dari 5 menit, tapi saat dilakukan pengujian deposit secara langsung, dana yang masuk ke dalam akun Tokocrypto untuk siap digunakan bahkan tidak sampai satu menit lho!

    Deposit saldo Tokocrypto via Virtual Account (VA) BCA kurang dari 1 menit.

    Ya, sesingkat itu! Proses deposit jadi jauh lebih cepat dan efisien terutama jika kamu mengejar momentum pembelian di level harga tertentu.

    Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

    Faktor yang Mempengaruhi Waktu Deposit

    Agar deposit kamu tidak tertunda, pahami faktor-faktor ini:

    • Waktu Transaksi: Hindari deposit di jam dini hari (22:59 WIB hingga 05:00 WIB), karena proses kliring bank bisa lebih lambat.
    • Maintenance Sistem: Tokocrypto dan BCA sesekali melakukan pemeliharaan, seperti yang pernah terjadi pada blu by BCA Digital (mitra terkait). Pantau pengumuman resmi untuk menghindari ini.
    • Nama Akun Pengguna: Pastikan nama akun BCA sesuai, untuk menghindari kegagalan transaksi.
    • Jumlah Deposit: Pastikan minimal deposit sesuai dengan ketetapan, yakni Rp50.000.
    • Internet: Internet yang tidak stabil dapat membuat transaksi terasa delay karena data yang lama terkirim, jadi pastikan internet kamu tetap stabil saat melakukan transaksi.

    Keuntungan Deposit via BCA di Tokocrypto

    Mengapa pilih BCA? Selain cepat, ada beberapa manfaat:

    • Tanpa Biaya Tambahan: Hemat biaya admin yang biasa ada di metode lain.
    • Keamanan: VA unik untuk mencegah salah transfer, plus Tokocrypto sudah diawasi oleh OJK.
    • Promo: Pantau terus promo terbaru di Reward Hub Tokocrypto untuk dapatkan cashback menarik saat deposit.
    • Aksesibilitas: Membuka peluang bagi nasabah BCA yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

    Secara tidak langsung, fitur ini juga mendorongan untuk meningkatkan tingkat literasi kripto di Indonesia, di mana BCA sebagai bank nasional bisa jadi pintu masuk bagi generasi muda untuk mulai investasi tanpa ribet!

    Baca juga: Keuntungan Program Referral Tokocrypto untuk Pemula: Komisi 20% hingga Bonus Jutaan Rupiah!

    Tips Agar Deposit Cepat Masuk ke Akun Tokocrypto

    • Update aplikasi Tokocrypto ke versi terbaru untuk fitur deposit pakai BCA.
    • Hindari deposit di jam dini hari (22:59 WIB hingga 05:00 WIB), karena proses kliring bank bisa lebih lambat.
    • Gunakan mobile banking BCA untuk transfer yang lebih mudah dan cepat, jadikan ATM opsi terakhir jika memungkinkan.
    • Pantau promo promo terbaru untuk dapatkan cashback dan keuntungan ekstra dari deposit.
    • Cek status deposit secara berkala langsung di aplikasi Tokocrypto untuk pantau proses deposit.

    Kesimpulan

    Dalam pengujian deposit saldo Tokocrypto menggunakan VA BCA, hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit untuk masuk dan bisa digunakan. Membuat metode transfer dengan VA BCA jadi salah satu pilihan terbaik untuk trader yang ingin deposit dengan cepat dan mudah.

    Ayo segera coba gunakan fitur terbaru ini dengan update aplikasi Tokocrypto ke versi terbaru untuk mulai top-up dari Bank BCA!

    Belum punya akun Tokocrypto dan ingin beli aset kripto dengan gampang dan mudah lewat BCA? Langsung download, registrasi Tokocrypto dan masukkan kode TEMUTOKO untuk potongan biaya trading sampai 20%!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com