Author: 13

  • Pasar Kripto Hari Ini 9 Desember 2025: Sideways Nunggu Sinyal Terbaru

    Pasar kripto hari ini, Selasa (9/12) bergerak sideways, namun sejumlah altcoin tetap mencuri perhatian dengan LUNA naik 27%, RDNT 17%, dan MAGIC 15%, menandakan rotasi minat investor ke aset berisiko.

    Dari sisi makro, muncul sinyal baru di Bitcoin menjelang FOMC: pasokan BTC berusia 10 tahun kembali aktif, CDD melonjak, dan aktivitas whale menunjukkan potensi distribusi, sehingga arah pasar sangat bergantung pada keputusan Powell dan kondisi likuiditas minggu ini.

    Data ekonomi AS seperti JOLTS dan klaim pengangguran juga akan membentuk ekspektasi penurunan suku bunga, mengarahkan BTC di kisaran dukungan $86.000 atau target bullish $92.000–$100.000. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Pasar Sideways

    • Harga LUNA melonjak 27%, saat ini diperdagangkan di level $0,1271.
    • RDNT mengalami kenaikan 17%, dengan harga mencapai $0,01171.
    • MAGIC catatpenguatan harian 15%, menetapkan harganya pada $0,1111.

    Perhatian! Sinyal Bitcoin Baru Muncul Menjelang FOMC

    • Pasokan Bitcoin 10 tahun aktif kembali, potensi distribusi.
    • CDD melonjak, whale ambil untung, permintaan pembeli melemah.
    • Arah pasar tergantung keputusan FOMC dan likuiditas.

    LAUNCH-DROP DRX Token Raih Total Hadiah Rp80Juta*

    Data Ekonomi Utama AS Bentuk Sentimen Bitcoin Minggu Ini

    • Keputusan FOMC dan arahan Powell dominasi sentimen BTC, awasi volatilitas.
    • JOLTS dan klaim pengangguran pengaruhi harapan penurunan suku bunga.
    • Minggu data padat tentukan arah BTC Desember: antara dukungan $86.000 dan target $92.000-$100.000.

    Altcoin yang Patut Diawasi Jelang Pertemuan FOMC Desember

    • FARTCOIN tunjukkan momentum kuat, indikator bullish dukung potensi untung.
    • BCH diuntungkan struktur bullish, berpotensi naik jika pasar positif.
    • 2Z incar terobosan resistance, MACD menguat jelang keputusan suku bunga yang menguntungkan.

    Baca juga: Riset Kripto 1-5 Des 2025: Bitcoin Menguat: Santa Rally atau Bull Trap?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mengetahui Narasi Pasar Kripto dengan Dexu.ai, Wajib Coba!

    Mengetahui arah pasar kripto tidak cukup hanya dengan membaca grafik harga atau mengikuti berita. Pasar kripto digerakkan oleh sesuatu yang jauh lebih kuat dan komunal, yakni narasi. Narasi adalah tema besar yang dapat mempengaruhi minat investor, mengarahkan arus modal, dan menentukan sektor mana yang sedang layak jadi atensi.

    Dexu.ai hadir sebagai solusi berbasis kecerdasan buatan yang mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan memvisualisasikan narasi secara cepat, komprehensif, serta mudah digunakan oleh pemula.

    Panduan ini akan membantu kamu memahami cara mengetahui narasi pasar kripto dengan Dexu.ai, tapi sebelum itu pastikan kamu telah menggunakan exchange kripto yang terdaftar resmi seperti Tokocrypto agar pengalaman trading kamu tetap aman! Dapatkan juga potongan gratis biaya trading dengan fitur beli/jual ⤵️

    Apa itu Dexu.ai?

    Dexu.ai adalah platform Web3 data analytics yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis pasar kripto secara menyeluruh sehingga dapat memberikan gambaran holistik tentang kondisi pasar kripto agar trader, investor, maupun analis bisa mengambil keputusan lebih cerdas.

    Dexu.ai dirancang untuk memberikan insight mendalam tentang pasar kripto, termasuk data teknikal, sosial, dan fundamental menggabungkan data dari berbagai sumber seperti CoinMarketCap, Binance, Twitter, dan Defillama lalu menggabungkan data dari banyak sumber dan memperbaikinya setiap 5 menit, sehingga pengguna selalu mendapatkan informasi real-time.

    Dengan fitur yang tersedia di Dexu.ai pengguna dapat mempelajari insight pasar kripto lebih detail, seperti korelasi harga, funding rate, hingga mengetahui pergeseran dari narasi pasar kripto yang sedang terjadi.

    Baca juga: Gemini 3 Sekarang Bisa Langsung Gambar Teknikal Analisis, Begini Tutorialnya!

    Ada 8 fitur utama di Dexu.ai  yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui narasi pasar kripto, mulai dari Narratives, Project, KOLs, Ecosystems, Socials, AI Alpha, Screener, dan Market Signal. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

    • Narratives → Fitur ini menyediakan gambaran umum tentang narasi kripto seperti AI, DeFi, atau Memecoins. Top Narratives menampilkan performa harga rata-rata (mean) dalam timeframe seperti 1H hingga YTD, dengan basis USD, BTC, ETH, atau SOL. Explore a Narrative mencakup mindshare sosial, grafik historis, korelasi, dan filter untuk penyesuaian. Data diperbarui setiap 5 menit dari CoinMarketCap.
    • Projects → Projects memungkinkan analisis aset individu. Top Projects memeringkat berdasarkan market cap atau performa. Explore a Project memiliki tab Social (mindshare, tweet terkait), Market (harga, volume), Technical (on-chain seperti TVL, sebagian besar WIP), dan KOLs (influencer yang menyebutkan). Pengguna dapat menavigasi dari narasi ke proyek spesifik.
    • KOLs → Fitur KOLs melacak key opinion leaders. Top KOLs memeringkat berdasarkan keterlibatan atau dampak. Explore a KOL menunjukkan proyek yang disebutkan (misalnya top 4 seperti $HYPE, $WIF), volume tweet, tweet viral, dan overlay tweet pada grafik harga untuk melihat pola perilaku selama tren naik atau turun.
    • Ecosystems  →  Ecosystems membandingkan jaringan blockchain seperti Ethereum atau Solana. Top Ecosystems menampilkan performa token asli dalam timeframe 1H hingga YTD. Explore an Ecosystem mencakup TVL, market cap, volume, mindshare, dan maxis, dengan visualisasi TreeMap atau Bar. Beberapa data ditandai TBC atau memerlukan plan Advanced.
    • Socials → Socials mengintegrasikan X (Twitter) untuk tren real-time, word cloud per kohort (VCs, founders, degens), tweet viral, dan pencarian dengan grafik perhatian. YouTube mungkin terintegrasi untuk konten media lebih luas, meskipun fokus utama pada Twitter. Fitur ini termasuk deteksi ticker baru berdasarkan engagement.
    • AI Alpha → AI Alpha memindai Twitter kripto untuk kata kunci, menghasilkan ringkasan TLDR tentang opini, berita, dan pandangan utama. Pengguna dapat memilih jendela waktu 1D, 2D, atau 7D. Tersedia di plan Advanced dengan kredit bulanan terbatas; ringkasan mungkin memiliki ketidakakuratan sesekali.
    • Screener → Screener menyaring token berdasarkan market cap (misalnya >$10B hingga $10M-$100M). Menampilkan metrik seperti perubahan harga 24H hingga YTD, volume, TVL, rasio market cap/FDV, pengikut pintar, dan jarak ke ATH. Termasuk ringkasan mean/median, dengan opsi filter dan sort.
    • Market Signal → Market Signal memantau indikator agregat seperti total volume 24H top 1000 aset (opsi exclude bluechips seperti BTC/ETH/SOL) dan funding rate rata-rata dari Binance perpetuals. Data diperbarui setiap 5 menit dari CoinMarketCap dan Binance.

    Cara Mengetahui Narasi Pasar Kripto dengan Dexu.ai

    Untuk mengetahui narasi apa yang ada di pasar kripto, kamu hanya perlu menggunakan fitur “Narrative” dan akan Dexu.ai akan menampilkan dengan jelas performa narasi pasar kripto sesuai dengan jangka waktu yang kamu inginkan, mulai dari satu jam, hari, bulan, hingga satu tahun.

    Tampilan data narasi pasar kripto secara keluruhan. Sumber: Dexu.ai

    Kamu bisa langsung melihat narasi apa saja yang sedang mengalami kenaikan dan penurunan, seperti gambar di atas.

    Selain itu, kamu juga bisa mengetahui lebih detail perihal aset apa yang sedang perform pada kategori narasi tersebut dengan langsung meng-klik batang infografis seperti di bawah ini:

    Data dari Dexu.ai akan menampilkan lebih lengkap daftar performa aset dalam kategori tersebut, lengkap dengan volume hingga performa tracking secara historis.

    Tampilan data berdasarkan kenaikan harga aset kripto sesuai narasinya. Sumber: Dexu.ai

    Selain dari pergerakan harga, kamu juga bisa mencari tahu mengenai narasi yang sedang terjadi di pasar kripto dari aspek sosial dengan memindahkan tab “market” ke tab “social”. Contohnya, seperti gambar di bawah ini:

    Tampilan tab social untuk mengetahui aset apa yang sedang diperbincangkan di media sosial. Sumber: Dexu.ai

    Tak berhenti sampai di situ, banyak fitur Dexu.ai yang juga bisa kamu gunakan untuk mengetahui narasi yang mungkin akan terjadi, seperti memanfaatkan fitur Fitur KOLs yang membantu melacak influencer dan spesialisasi mereka, sementara Socials mampu memfilter tweet viral untuk sinyal awal.

    Coba langsung Dexu.ai dengan kunjungi laman https://dexu.ai/narratives atau klik di sini.

    Penutup

    Secara keseluruhan, fitur Dexu.ai menjadi solusi bagi trader yang menggunakan strategi trading dengan memanfaatkan momentum, seperti narasi atau narrative. Dengan pendekatan top-down yang menggabungkan data pasar, sosial, dan on-chain, platform ini mampu menyaring kebisingan informasi dan menampilkan sinyal yang relevan secara real-time. 

    Hal ini menjadikan Dexu.ai bukan hanya sekadar dashboard analitik, melainkan alat berbasis AI yang membantu trader mendeteksi tren lebih awal, memahami sentimen komunitas, serta mengidentifikasi peluang narasi pasar kripto selanjutnya di 2026 nanti.

    Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ⁠⁠Crypto AI Bubble Pecah? Ini Harga Koin-Koinnya Sekarang!

    Di tengah AI yang meledak sejak 2023-2024, sektor cryptocurrency dengan narasi AI (crypto AI) menjadi salah satu yang paling menarik perhatian investor. 

    Namun, memasuki akhir 2025, kira-kira bagaimana performa koin-koin ini sekarang? Simak lebih lengkap!

    Apa Itu Crypto AI Bubble?

    Crypto AI menggabungkan teknologi blockchain dengan kecerdasan buatan, menciptakan ekosistem di mana AI bisa beroperasi secara desentralisasi. Proyek seperti Bittensor (TAO) memungkinkan kolaborasi model machine learning global, sementara Render (RENDER) fokus pada rendering GPU yang mendukung aplikasi machine learning untuk AI. 

    Didorong oleh kemajuan ChatGPT, narasi crypto AI sempat meledak di tahun 2024 dan membuat integrasi AI di blockchain semakin marak, yang mendorong market cap sektor ini melonjak hingga $69.92 miliar.

    Istilah “bubble” sendiri muncul karena harga aset crypto dalam sektor AI sempat naik tidak wajar, seolah-olah “menggelembung” jauh di atas nilai intrinsiknya, dan bisa pecah tiba-tiba pecah kapan saja seperti balon.

    Grafik saham Nvida. Sumber: Google

    Sementara AI di pasar saham masih menunjukkan kekuatan yang solid, seperti Nvidia yang tetap kokoh dengan harga saham yang tidak jauh dari harga tertingginya di 2025, penjualan chip mencapai $57 miliar dan posisi dominan di infrastruktur AI, sektor AI di crypto justru mulai mulai menunjukkan tanda-tanda keruntuhan.

    Banyak proyek dianggap hanya hype, aspek crypto yang hanya dianggap formalitas karena fitur masih bisa diakses tanpa blockchain, atau sekedar join the tren sebagai meme coin. Membuat janji inovasi desentralisasi sering kali tidak sebanding dengan realisasi pendapatan atau adopsi. 

    Total kapitalisasi pasar aset crypto dengan narasi AI. Sumber: CoinMarketCap

    Dari data CoinMarketCap, kapitalisasi pasar sektor AI di crypto kini berada di level yang sama dengan awal 2024, setelah sebelumnya sempat menyentuh kapitalisasi pasar tertinggi di tahun 2025, yakni di  $69.92 miliar.

    Penurunan dari level kapitalisasi pasar tertinggi di 2025 ke level hari ini tersebut mencatatkan penurunan sebesar 71.5%, maka tak heran banyak banyak koin AI turun 50-90% dari ATH mereka di awal 2025.

    Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

    Harga Proyek Crypto AI yang Pernah Booming Sekarang

    Berikut daftar koin dari proyek crypto AI yang sempat populer dan viral. Untuk harga terbaru, kamu bisa kunjungi Tokocrypto.com atau download aplikasi Tokocrypto dan masukkan kode: TEMUTOKO untuk dapatkan potongan biaya trading 20% — Download di sini!

    Nama Koin Ticker Harga Saat Ini (USD) % Penurunan dari ATH 2024-2025 Keterangan
    Chainlink LINK 13.89 -55.0% (ATH $30.81, 2024) Oracle desentralisasi untuk data AI large language models (LLMs) on chain.Meskipun mengalami penurunan yang cukup signifikan, LINK masih kokoh jadi salah satu proyek AI terbaik di crypto.
    Bittensor TAO 297.72 -60.8% (ATH $757.60, Apr 2024) Jaringan blockchain desentralisasi untuk kolaborasi AI dan model machine learning peer-to-peer.Meskipun dengan penurunan lebih dari 60% TAO masih kokoh masuk 100 aset crypto terbesar.
    NEAR Protocol NEAR 1.76 -80.5% (ATH $9.00, Mar 2024) platform blockchain modular dan scalable untuk aplikasi AI native serta agen otonom.
    Render RENDER 1.61 -88.1% (ATH $13.53, Mar 2024) Jaringan rendering GPU desentralisasi untuk konten digital, serta mendukung LLM.
    Artificial Superintelligence Alliance FET 0.2389 -93.1% (ATH $3.45, Mar 2024) Sempat hype karena merger Fetch.ai, SingularityNET, dan Ocean Protocol, FET kini turun lebih dari 90% dari harga tertingginya.
    Virtuals Protocol VIRTUAL 0.8404 -83.5% (ATH $5.07, Jan 2025) Protokol infrastruktur untuk agen AI otonom.
    The Graph GRT 0.0466 -90% ($0.48, ATH 2024) Database blockchain untuk indexing dan querying data AI melalui GraphQL.
    Eliza ELIZA 0.0001917 -99.7% (ATH $0.0767, Nov 2024) Framework agen AI open-source dari ai16z untuk operasi crypto dan AI yang sempat naik tinggi karena hype AI dan Pump.Fun.
    ChainGPT CGPT $0.037179 90% (ATH $0.36, Feb 2025) Platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mendukung ekosistem Web3, Blockchain, dan Crypto. 
    Act I : The AI Prophecy ACT $0.0212 95% (ATH $0.67 Desember 204) Meme coin yang diterbitkan oleh salah satu user Pump.Fun dengan narasi AI yang sempat hype.
    Sumber: Harga terbaru dari Tokocrypto.com

    Dari data tersebut, terlihat bahwa hampir semua koin AI mengalami penurunan lebih dari 50%, membuat crypto dengan narasi AI seperti mengalami proses gelembung yang sekarang sudah pecah.

    Bagi investor, penting untuk memahami bahwa strategi jangka panjang lebih efektif dibanding sekadar mengejar momentum. Salah satu cara yang terbukti membantu menghadapi fluktuasi harga adalah dengan menerapkan Dollar-Cost Averaging (DCA), yaitu membeli aset kripto secara rutin untuk mendapatkan harga rata-rata yang lebih stabil di tengah fluktuasi.

    Daftar dan coba fitur DCA di Tokocrypto, DI SINI!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Turun 0,62%, Tertekan Regulasi China

    Harga Pi Network (PI) kembali menunjukkan pelemahan setelah turun 0,62% dalam 24 jam terakhir ke level $0,225.

    Penurunan ini memperpanjang tren negatif 8,48% dalam sepekan, memperlihatkan bahwa sentimen pasar terhadap PI berada pada fase yang sensitif.

    Kombinasi antara tekanan regulasi dari China, ancaman delisting di bursa utama, serta token unlock besar di Desember menjadi tiga faktor yang mendominasi narasi bearish pada aset ini.

    Meski ekosistem Pi Network terus mengembangkan fitur seperti peningkatan proses KYC berbasis AI, pasar saat ini lebih fokus pada risiko jangka pendek yang memengaruhi likuiditas dan kepercayaan investor.

    Baca Juga: Tekanan Teknis Dan Token Unlock Jatuhkan Harga Pi Network ke $0.227

    Regulator China Kategorikan PI sebagai “Air Coin”: Ancaman Delisting Semakin Nyata

    Aksi jual kembali meningkat setelah regulator keuangan di China memasukkan PI ke dalam daftar “air coin”, yakni aset kripto yang dinilai tidak memiliki transparansi, tidak memenuhi standar regulasi, dan berpotensi merugikan investor.

    Menurut laporan Coinmarketcap pada Minggu (6/12), keputusan ini diumumkan pada 6 Desember dan langsung memicu ketakutan pasar.

    Label tersebut bukan hanya sekadar peringatan, tetapi dapat memicu efek berantai ke bursa-bursa yang melayani investor dari wilayah Asia, terutama bursa populer seperti Gate.io dan OKX.

    Jika bursa-bursa besar memutuskan mengurangi dukungan atau bahkan melakukan delisting, maka likuiditas PI bisa jatuh drastis.

    Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan PI turun 31% menjadi $12,1 juta, mengindikasikan semakin tipisnya kedalaman pasar dan melemahnya daya beli. Jika delisting benar terjadi, aksi jual panik sangat berpotensi memicu koreksi lebih dalam.

    Melihat kondisi ini, ada beberapa hal yang perlu dipantau oleh para trader, seperti pernyataan resmi bursa terkait status listing PI dan respons tim Pi Network terhadap tekanan regulasi tersebut.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 7 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 7 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Token Unlock 190 Juta PI di Desember: Risiko Tambahan bagi Harga

    Selain tekanan regulasi, PI akan menghadapi momen besar pada Desember 2025 dengan terjadinya token unlock sebesar 190 juta PI — salah satu yang terbesar sepanjang tahun. Dengan harga saat ini, nilai unlock tersebut setara dengan $43 juta.

    Jumlah ini merepresentasikan sekitar 2,3% dari total pasokan yang beredar, yang saat ini berada di 8,35 miliar.

    Jika tidak ada peningkatan permintaan yang signifikan, tambahan suplai ini berpotensi menciptakan tekanan jual baru.

    Dalam beberapa minggu terakhir, harga PI sudah turun 12% sebagai respons awal pasar terhadap potensi dilusi dari unlock ini.

    Sementara Pi Network mencoba menambah utilitas melalui kolaborasi di sektor game dan e-commerce, pasar tampaknya belum cukup yakin bahwa utilitas tersebut dapat menyerap pasokan tambahan dalam waktu dekat.

    Tekanan Teknis: Support Utama $0,225 Mulai Melemah

    Dari sisi teknikal, PI berada dalam tren turun yang semakin jelas setelah harga jatuh di bawah dua indikator penting:

    • 7-day SMA: $0,2307
    • 30-day SMA: $0,2337

    Breakdown ini menandakan hilangnya momentum bullish jangka pendek.

    MACD menunjukkan histogram bernilai negatif (-0.0025), mengonfirmasi dominasi tekanan jual. RSI berada di level 44,4, masih memberi ruang untuk penurunan lanjutan sebelum memasuki area oversold.

    Level teknikal yang kini diamati pasar:

    • Support kuat: $0.226 (Fibonacci 78,6%)
    • Support lanjutan: $0.20
    • Resistance utama: $0.2467

    Jika harga gagal kembali ke atas $0.23 dalam beberapa hari, penurunan menuju $0.20 menjadi skenario yang semakin mungkin.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,231: Waspada, Pola Bearish Dominasi

    Sentimen Bearish Mendominasi, Semua Mata pada $0.225

    Kinerja PI saat ini dipengaruhi oleh tiga ancaman besar: regulasi China, token unlock, dan pelemahan teknikal.

    Meskipun tim Pi Network meluncurkan peningkatan teknologi seperti AI-driven KYC, pasar lebih fokus pada risiko likuiditas jangka pendek yang bisa menekan harga lebih jauh.

    Pertanyaan utamanya, bisakah PI mempertahankan level psikologis $0.225 sebelum sesi unlock Desember Jika tidak, tekanan jual berpotensi membuat harga memasuki fase koreksi lebih dalam.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Prediksi Harga XRP Teratas untuk Desember 2025

    Tiga analis kripto ternama menyampaikan prediksi harga XRP untuk Desember 2025, memunculkan diskusi panas di komunitas kripto. Setelah pulih dari penurunan pekan lalu, XRP kembali stabil di zona aman dan memperlihatkan struktur teknikal yang makin kuat. Pola-pola yang muncul dinilai mirip dengan fase ekspansi besar sebelumnya, memicu ekspektasi baru soal potensi lonjakan harga.

    Analisis Siklus: XRP Berada di “Pursuit Phase”, Target Bisa Capai $15

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Coingape, analis Javon Marks melihat kesamaan mencolok antara struktur XRP saat ini dan pola akumulasi tahun 2017. Menurutnya, XRP kini memasuki pursuit phase, fase yang biasanya berlanjut ke pertumbuhan agresif selama struktur tidak berubah.

    Marks memproyeksikan lonjakan hingga $15, dengan potensi kenaikan lebih dari 600% jika pola lengkung akumulasi benar-benar tereksekusi. Ia menilai XRP masih berada dalam fase matang menuju breakout besar, selama pembeli menjaga kekuatan di level time-frame yang lebih tinggi.

    Pola Segitiga Mengencang: Peluang Breakout 16%

    Sementara itu, analis Ali mengungkap pola symmetrical triangle yang kini membungkus pergerakan XRP di area $2.08. Dua garis tren yang makin menyempit disebut sebagai tanda tekanan besar yang siap dilepas.

    Ali memperkirakan pergerakan 16% setelah harga mencapai titik apex, didorong akumulasi yang terjadi dalam pola kompresi tersebut. Menurutnya, selama area invalidasi masih jauh, peluang breakout tetap dominan.

    Baca juga: Hampir $900 Juta! Siapa di Balik Banjir Uang Misterius ke XRP ETF?

    Prediksi Siklus Ekspansif: XRP Bisa Tembus $10+

    Analis John Squire ikut menyamakan struktur pasar saat ini dengan fase ledakan XRP pada 2017 yang kala itu naik lebih dari 7.000%. Ia melihat pola swing low, mid-range, dan fase korektif yang sangat menyerupai siklus lama tersebut.

    Squire menargetkan harga di atas $10, terutama jika zona akumulasi yang sedang terbentuk berhasil memicu ledakan serupa. Ia menyebut fase saat ini sebagai “trigger zone” dari siklus yang selaras.

    Sinyal Jangka Pendek: Struktur Menguat, Jalan ke $2.53 Terbuka

    Dalam jangka pendek, grafik XRP menunjukkan pemulihan solid setelah memantul dari zona bawah. XRP kembali menguat ke area $2.02 dan terus merangkak naik. Indikator teknikal seperti Parabolic SAR dan MACD sama-sama mengonfirmasi momentum bullish.

    Likuiditas yang kuat di sekitar $2.20 membuat setiap penurunan langsung diserap. Selama harga tetap bertahan di jalur naik, peluang menuju $2.53 masih terbuka lebar.

    Kesimpulan

    Tiga analis memberikan proyeksi yang berbeda namun sama-sama bullish:

    • Marks: Target ekstrem $15
    • Ali: Breakout jangka pendek 16%
    • Squire: Proyeksi siklus besar menuju $10+

    Dengan struktur teknikal yang semakin rapi dan indikator yang selaras, XRP memasuki fase penting yang bisa menentukan arah besar menuju 2025. Apakah XRP benar-benar akan meledak hingga belasan dolar? Waktu yang akan menjawab.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hasil FOMC The Fed Bisa Bikin Solana Melonjak ke $200 Lagi?

    Menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 9–10 Desember, pasar kripto kembali memanas. Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan setelah berhasil mempertahankan level support krusial di $130, yang kini memicu spekulasi apakah harga bisa kembali menembus $200.

    Kenaikan ini makin mungkin terjadi setelah momentum teknikal mulai menguat dan ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga semakin besar.

    Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Jadi Pemicu Utama

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pelaku pasar kini menunggu keputusan FOMC, yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 0,25%. Probabilitas terjadinya pemangkasan ini bahkan mencapai lebih dari 80% berdasarkan data pasar terbaru.

    Dilaporkan Yahoo Finance, penurunan suku bunga biasanya meningkatkan likuiditas dan mendorong investor kembali masuk ke aset berisiko seperti kripto. Dalam siklus sebelumnya, kebijakan dovish The Fed sering memicu reli hingga 20%–40% untuk aset berbeta tinggi seperti Solana.

    Institusional inflow juga bertambah kuat. Produk investasi seperti REX-Osprey dan Staking ETF mencatat arus masuk lebih dari $421 juta pada akhir 2025. Jika likuiditas baru benar-benar mengalir, Solana bisa menjadi salah satu penerima manfaat terbesar, terlebih dengan acara besar Breakpoint 2025 yang dimulai sehari setelah rapat Fed.

    Baca juga: Gawat! Solana Curiga Base Mau Mengambil Alih Ekosistem Mereka

    Adopsi Solana Kian Kencang Jelang Keputusan The Fed

    Selain faktor makroekonomi, fundamental Solana juga menunjukkan penguatan. Kemitraan terbaru dengan Revolut, salah satu fintech terbesar di Eropa, membuat SOL makin mudah diakses jutaan pengguna.

    Ekosistem Solana juga mencatat peningkatan:

    • Aktivitas DeFi kembali tumbuh
    • SOL yang di-stake menembus 3,1 juta
    • Solana tetap menjadi jaringan paling aktif untuk NFT dan aplikasi konsumen berkecepatan tinggi

    Di sisi lain, budaya internet ikut mendorong sentimen positif. Di media sosial, klaim bercanda bahwa harga SOL “harus kembali ke $200 karena Cassie dari Euphoria membeli SOL di harga itu” sempat viral, menambah unsur hiburan yang sering kali memicu antusiasme baru di pasar kripto.

    Analisis Teknis: SOL Bertahan di $130, Target $200 Makin Dekat?

    Secara teknikal, Solana menunjukkan salah satu struktur paling bullish dalam beberapa bulan terakhir.

    Pada time frame mingguan:

    • SOL berhasil mempertahankan support kuat di $130, yang sudah bertahan selama 18 bulan.
    • RSI berada di level 40, menandakan potensi double bottom dan melemahnya tekanan jual.
    • MACD mengarah ke sinyal pembalikan tren.

    Di grafik harian, momentum makin positif dengan:

    • RSI yang sudah kembali melintasi moving average
    • MACD menunjukkan struktur bullish
    • Target resistance utama berada pada area $170, tepat di zona 200 EMA dan SMA

    Jika SOL mampu menembus area tersebut dengan volume kuat, pergerakan menuju $200 disebut analis sebagai target yang “paling jelas secara psikologis dan historis”.

    Kesimpulan: Semua Mata ke FOMC, Solana Bisa ‘Lepas Landas’

    Dengan probabilitas pemangkasan suku bunga di 87%, indikator teknikal yang selaras, serta ekosistem Solana yang terus berkembang, peluang reli besar semakin terbuka.

    Jika Jerome Powell memberikan sinyal hijau melalui kebijakan yang lebih longgar, banyak analis percaya Solana bisa melesat lebih cepat dari yang diperkirakan—bahkan mungkin lebih cepat dari Santa yang salah turun cerobong di malam Natal.

    Target $200 kini bukan sekadar harapan. Ini bisa saja menjadi kenyataan berikutnya bagi pasar kripto.

    Baca juga: Token SKR Segera Meluncur, Solana Mobile Bagikan 3 Miliar Token Gratis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Di Ambang Jatuh ke $0,09? Sinyal Teknis Tunjukkan Koreksi

    Dogecoin (DOGE) kembali menunjukkan aksi harga yang melemah, dengan tekanan jual yang semakin menahan laju memecoin tersebut untuk keluar dari tren bearish. Pada Senin (08/12), DOGE diperdagangkan di kisaran $0.14, tepat seperti proyeksi analisis sebelumnya, namun struktur harganya kini semakin rapuh dan membuat trader waspada terhadap potensi penurunan lebih dalam.

    Momentum bullish yang sebelumnya sempat muncul kini memudar. Sejumlah indikator teknikal memperlihatkan bahwa pasar tengah dikuasai seller, sementara pembeli terlihat enggan masuk. Kondisi ini diperburuk oleh beberapa kali kegagalan DOGE menembus resistance penting di $0.15.

    Indikator Gerak Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan CCN, MACD menjadi salah satu indikator yang menegaskan sinyal pelemahan. Posisi EMA 26 hari kini berada di atas EMA 12 hari, menandakan hilangnya kekuatan bullish dan pergeseran menuju dominasi bearish. Histogram MACD pun masih datar di sekitar garis nol, menunjukkan kurangnya ekspansi momentum yang biasanya menandai pemulihan harga.

    Indikator RSI juga memperkuat gambaran serupa, bergerak di area netral menuju oversold. Kondisi ini mencerminkan keraguan pasar serta absennya dorongan kuat yang diperlukan untuk mendorong harga kembali naik.

    Baca juga: Tak Disangka! Dogecoin Genap 12 Tahun dan Masih Jadi Raja Meme Coin

    Jika DOGE gagal menembus resistance $0.15 secara meyakinkan, memecoin tersebut berisiko turun kembali menuju area support $0.13. Bahkan, penurunan lebih dalam berpotensi membawa harga kembali menguji level struktural kunci di $0.10—zona yang selama ini menjadi pertahanan penting bagi investor berisiko rendah. Breakdown di bawah level tersebut dapat memicu capitulation, terutama jika sentimen altcoin turut melemah.

    Grafik Harga DOGE

    Pada grafik harian, DOGE tercatat masih terjebak dalam descending channel. Bull Bear Power mencatatkan angka -0.0076 dengan histogram merah berulang, menandakan seller tetap dominan meskipun sempat terjadi kenaikan 3,7% beberapa hari lalu. Tekanan ini diperkuat oleh Chaikin Money Flow (CMF) yang berada di level -0.03, menandakan aliran modal keluar dari pasar.

    DOGE kini bergerak mendekati level Fib 0.236 di $0.15 yang selaras dengan batas atas descending channel. Keberhasilan menembus level ini dapat membuka peluang reversal menuju resistance berikutnya di $0.17. Namun jika gagal, skenario bearish kembali di depan mata, dengan potensi penurunan menuju area 0 Fib di $0.09.

    Dengan struktur teknikal yang masih condong bearish dan minat beli yang belum pulih, pasar kini menunggu apakah Dogecoin mampu bertahan dari tekanan atau kembali mengalami penurunan signifikan.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital

    Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2025, konferensi yang berfokus pada percepatan ekosistem blockchain di Asia Tenggara, akan kembali digelar pada 10–11 Desember 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Mengusung tema “Indonesia 4.0: AI, Blockchain, and Tokenized Solutions for Inclusive Growth”, IDBW 2025 diharapkan menjadi ajang pertemuan strategis bagi pelaku industri, regulator, investor, hingga komunitas Web3 dari dalam dan luar negeri.

    Kesuksesan Indonesia Blockchain Week 2024 yang telah diselenggarakan pada 19 November 2024 di The Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta menjadi pondasi penting bagi penyelenggaraan tahun ini. IDBW 2024 berhasil menghadirkan lebih dari 2.000 peserta, lebih dari 50 pembicara, dan lebih dari 80 mitra dari berbagai sektor, sekaligus menandai kembalinya konferensi ini setelah dua tahun absen. Tahun ini, Indonesia Blockchain Week 2025 terwujud berkat kolaborasi strategis antara Tokocrypto, D3 Labs, Saison Capital, dan Arktivak yang memiliki visi sama untuk menjadikan Indonesia dan Asia Tenggara sebagai episentrum inovasi Web3 dan ekonomi digital.

    “Indonesia Blockchain Week 2025 dirancang sebagai titik temu antara inovasi Web3 dan kebutuhan ekonomi nyata di Asia Tenggara. Kami melihat Indonesia sebagai salah satu pasar paling dinamis di kawasan ini, dan IDBW menjadi tempat ideal untuk mempertemukan founder, regulator, dan investor yang ingin membangun solusi berkelanjutan,” ujar Calvin Kizana, CEO Tokocrypto.

    Indonesia Blockchain Week 2024

    Perkuat Ekosistem Blockchain

    Dengan mengusung tagline “Where Web3 Meets the Real Economy”, IDBW 2025 akan menyoroti bagaimana regulasi, teknologi, dan modal dapat bersinergi untuk mengubah lanskap keuangan dan bisnis di kawasan. Konferensi ini akan fokus pada bagaimana kecerdasan buatan (AI), teknologi blockchain, dan solusi tokenisasi dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, transparan, dan efisien. 

    “Melalui Indonesia Blockchain Week, kami ingin menunjukkan bahwa AI dan blockchain bukan hanya soal tren jangka pendek atau aktivitas perdagangan aset digital, tetapi bisa digunakan untuk menciptakan solusi nyata: mulai dari pembayaran lintas negara, pendanaan bagi startup, hingga inovasi di rantai pasok. Ini adalah momen bagi Indonesia 4.0 untuk benar-benar diwujudkan,” kata Calvin.

    Selama dua hari penyelenggaraan, para peserta akan disuguhkan beragam sesi yang komprehensif, mulai dari sesi teknis untuk para developer, diskusi seputar regulasi dan kebijakan, keynote dari para pelaku global, hingga berbagai side events yang dikemas dengan nuansa Meme Festival untuk mendekatkan komunitas dan industri. IDBW 2025 akan menghadirkan sejumlah tokoh terkemuka di industri blockchain, keuangan, dan teknologi, di antaranya Justin Sun (Founder, TRON), Eddy Christian Ng (Expansion Lead, Tether), Neha Mittal (Head of Startups, ASEAN, AWS), Tigran Adiwirya (Co-Founder & Co-CEO, D3 Labs), Natasha Ardiani Hartoro (Co-Founder & CEO, Durianpay), Charles Kok (Director / Fund Manager, UOB Venture Management), Takashi Hayashida (Managing Director, Taisu Ventures), Paulo Caperig (Head of Partnership, Kaia), Markus Rahardja (Chief Investment Officer, BRI Ventures), Edwin Lau (APAC Business Development, Monad Foundation), dan Fandy Cendrajaya (Founding Partner, Kopital Ventures).

    Indonesia Blockchain Week 2024

    Peluang dan Masa Depan Ekonomi Digital

    Dengan hadirnya nama-nama besar seperti TRON, Tether, AWS, BRI Ventures, UOB Venture Management, dan mitra global lainnya, Indonesia Blockchain Week 2025 diharapkan menjadi katalis penting untuk mempercepat adopsi Web3 baik di tingkat institusional maupun ritel. Kehadiran berbagai venture capital dan investor institusional juga memberikan peluang besar bagi startup Web3 lokal dan regional untuk mengakses jaringan dan pendanaan strategis.

    Indonesia Blockchain Week 2025 juga mendapatkan dukungan kuat dari berbagai sponsor dan mitra strategis. Sejumlah nama besar yang turut mendukung antara lain OKX, Binance Academy, GRVT, Tether, Mobee, AWS, Advertising Time Race, Durianpay, Sumsub, NUMINE, Venus, Rapidz, dan MEXC Ventures. Dukungan ini menunjukkan tingginya kepercayaan pelaku industri global terhadap potensi Indonesia dan Asia Tenggara sebagai pasar utama pengembangan blockchain dan Web3. 

    Indonesia Blockchain Week 2025 terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari founder dan tim startup Web3, developer dan engineer blockchain, institusi keuangan dan korporasi, regulator dan pembuat kebijakan, komunitas kripto dan NFT, hingga mahasiswa dan profesional muda yang ingin memulai karier di dunia Web3. IDBW 2025 mengundang seluruh pemangku kepentingan untuk bergabung di Jakarta dan menjadi bagian dari gerakan blockchain terbesar di Indonesia, di mana inovasi bertemu peluang dan masa depan ekonomi digital Asia Tenggara sedang dirancang bersama.

    Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2024: Sukses Digelar dan Cetak Sejarah Baru


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indonesia Blockchain Week 2024: Sukses Digelar dan Cetak Sejarah Baru

    Indonesia Blockchain Week (IBW) 2024 sukses diselenggarakan pada 19 November 2024 di The Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta. Setelah dua tahun absen, konferensi blockchain terbesar di Indonesia ini bertujuan menjadi ajang pertemuan transformatif bagi pelaku industri, komunitas, dan pemangku kebijakan untuk memperdalam pemahaman dan kolaborasi dalam dunia blockchain di Indonesia dan Asia.

    IBW 2024 digagas melalui kolaborasi antara D3 Labs, Tokocrypto, Confiction Labs, dan Saison Capital, mencerminkan semangat inovasi teknologi blockchain di berbagai sektor. Acara ini menjadi wadah bagi profesional global yang mengembangkan solusi blockchain inovatif dan memperkuat kerja sama regional, menarik pemimpin industri, investor, pengembang, regulator, hingga komunitas blockchain dari dalam dan luar negeri.

    Mengangkat tiga fokus utama: Ekosistem blockchain, tren industri aset kripto, dan gaming, IBW 2024 memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi topik yang relevan dengan perkembangan teknologi blockchain. Acara ini menyuguhkan sesi diskusi panel, exhibition, dan networking yang dapat memperdalam pemahaman mengenai tren terkini, inovasi, dan regulasi di sektor blockchain.

    Kolaborasi Kuatkan Ekosistem Blockchain

    Indonesia Blockchain Week 2024

    CEO D3 Labs, Chung Ying, menyatakan, “IBW 2024 adalah titik balik penting bagi ekosistem blockchain di Indonesia. Setelah absen selama dua tahun, kami dengan bangga mengumumkan kembalinya IBW dengan semangat yang baru dan komitmen untuk memajukan industri blockchain.” Menyambut peserta dari seluruh kalangan, IBW 2024 bertujuan untuk menciptakan pengalaman imersif yang memfasilitasi pembelajaran, inspirasi, dan kesempatan berjejaring bagi para penggiat blockchain.

    CEO Confiction Labs, Arief Widhiyasa, menambahkan, “Kembalinya Indonesia Blockchain Week 2024 adalah sebuah tonggak penting bagi industri blockchain di Asia Tenggara. Kami mengundang semua pemangku kepentingan untuk bergabung dalam perjalanan ini demi membangun masa depan yang lebih cerah untuk teknologi blockchain.”

    Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi lebih dari 270 juta orang, Indonesia memiliki potensi pasar yang besar untuk teknologi blockchain. Dalam beberapa tahun terakhir, dukungan pemerintah terhadap pengembangan teknologi ini semakin kuat. Kebijakan ini memperlihatkan komitmen Indonesia terhadap transformasi digital di sektor keuangan, menjadikannya lokasi ideal untuk diskusi dan eksplorasi teknologi blockchain.

    Dengan tema “Bridging Existing Excellence with Future Innovation,” IBW 2024 berkomitmen untuk membangun kolaborasi antara potensi yang ada dengan inovasi masa depan di ekosistem blockchain.

    Dorong Pertumbuhan Industri

    Indonesia Blockchain Week 2024

    Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto, menyatakan antusiasmenya, “Kami bersemangat untuk menghadirkan IBW 2024 dengan penyelenggaraan terbesar yang pernah ada, menawarkan pengalaman yang mendalam dan beragam bagi para peserta dari seluruh dunia.” Acara ini diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan industri blockchain di Indonesia dengan menghubungkan para pemangku kepentingan kunci, memamerkan proyek-proyek inovatif, dan mendorong adopsi teknologi blockchain secara lebih luas.

    Looi Qin En, Partner Saison Capital, juga menyampaikan antusiasmenya terhadap gelaran ini, “Indonesia Blockchain Week adalah momentum penting untuk menggarap potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam adopsi teknologi blockchain. Dengan pasar yang besar dan semakin meningkatnya dukungan dari pemerintah, ini adalah waktu yang tepat untuk mendorong solusi inovatif dan kemitraan lintas sektoral yang dapat mendorong perkembangan industri ini,” ujarnya.

    Dalam menyukseskan IBW 2024, sejumlah tokoh kunci dari berbagai sektor turut hadir, termasuk Irene Umar (Wakil Menteri Ekonomi Kreatif), Tirta Karma Senjaya (Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi), Djoko Kurnijanto (Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi OJK), Richard Teng (CEO Binance), Budi Gandasoebrata (Sekretaris Jenderal AFTECH), Novi Maryaningsih (Deputy Director, Bank Indonesia), Roberthus Y. De Deo, SIK, SH, MM, CFE (Kasubdit 3/TPPU, Bareskrim POLRI), Walter Lee (Business Development BNB Chain Innovation) serta tokoh-tokoh lain yang memiliki pandangan yang beragam mengenai masa depan blockchain. Diskusi yang melibatkan para ahli dari berbagai latar belakang ini diharapkan dapat menghasilkan ide-ide inovatif dan solusi yang komprehensif untuk mengatasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh industri blockchain di Indonesia.

    IBW 2024 disponsori oleh sejumlah perusahaan dan lembaga yang berperan penting dalam mendukung perkembangan industri blockchain, termasuk Tether, XAI, Bitget Wallet, TOKI, Manta, Creo Engine, GSR, UOB Venture Management, Huawei Cloud, dan Cryptonary. Dengan dukungan ini, IBW 2024 siap memberikan dampak positif dalam mempercepat adopsi blockchain dan memperkuat kolaborasi regional serta internasional.

    IBW 2024 diharapkan menjadi pendorong utama adopsi teknologi blockchain yang lebih luas. Konferensi ini menandai tonggak baru dalam perjalanan menuju masa depan keuangan digital yang inklusif dan transparan, selaras dengan ambisi Indonesia sebagai pusat inovasi teknologi blockchain di Asia Tenggara.

    Baca juga: Tokocrypto dan OCBC Luncurkan Kartu Global Debit Spesial


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DRX Token Listing di Tokocrypto: Dukung Ekspansi Proyek Web3 Lokal

    DRX Token hadir sebagai salah satu contoh proyek lokal yang memanfaatkan kekuatan komunitas olahraga dan Web3. Melalui kolaborasi strategis dengan Tokocrypto, DRX memasuki babak baru perjalanannya dengan resmi listing di platform exchange kripto tersebut. Kolaborasi ini dipertegas melalui sebuah event bertema “Empowering Local Projects for Global Reach: DRX Token’s Next Chapter with Tokocrypto” pada 5 Desember 2025 di Jakarta, yang berfokus pada bagaimana sinergi antara exchange, komunitas, dan teknologi dapat memperkuat posisi proyek lokal di kancah global.

    Sebagai salah satu platform exchange aset kripto terbesar di Indonesia, Tokocrypto konsisten membuka ruang bagi proyek-proyek Web3 lokal untuk berkembang secara berkelanjutan dan inklusif. Melalui listing DRX Token di Tokocrypto, diharapkan semakin banyak investor dan komunitas yang dapat mengakses dan mengenal lebih dekat visi DRX.

    Calvin Kizana, CEO Tokocrypto, menyampaikan bahwa dukungan terhadap proyek lokal adalah bagian penting dari strategi pengembangan ekosistem Web3 di Indonesia. “DRX Token menunjukkan bahwa proyek lokal dapat memiliki fondasi komunitas yang kuat dan use case yang jelas, terutama di industri olahraga. Dengan listing di Tokocrypto, kami ingin membantu DRX menjembatani akses ke likuiditas yang lebih luas, meningkatkan kepercayaan investor, sekaligus membuka peluang kolaborasi global. Kolaborasi seperti ini adalah kunci untuk mengangkat potensi lokal ke level internasional,” ujar Calvin.

    Kemitraan Tokocrypto dan DRX Token

    DRX Token

    Calvin menambahkan, Tokocrypto berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi proyek-proyek Web3 lokal dengan memberikan dukungan tidak hanya dari sisi listing, tetapi juga edukasi, eksposur, dan penguatan komunitas.

    DRX sudah lebih dulu dikenal di industri olahraga Indonesia melalui lini bisnis DRX Wear. Perusahaan ini menjadi official apparel partner untuk empat klub Liga 1: Dewa United, Persik Kediri, serta mendukung klub Liga 2, seperti PSMS Medan dan Garudayaksa.

    Keterlibatan DRX di dunia olahraga inilah yang kemudian menjadi pijakan kuat untuk membangun ekosistem digital berbasis sport dan Web3 melalui DRX Token dan aplikasi DRX Sportnet.

    Peluncuran DRX Token bertujuan menciptakan ekosistem digital terintegrasi yang menghubungkan DRX Wear, DRX Sportnet, dan DRX Token dalam satu platform. Ekosistem ini dirancang untuk melindungi industri olahraga dari peredaran produk merchandise palsu yang merugikan klub dan para pelaku industri.

    Perkuat Ekosistem dan Industri Kripto

    Kemitraan strategis antara Tokocrypto dan DRX ini menekankan pesan utama bahwa kolaborasi adalah kunci dalam membangun jembatan antara potensi lokal dan peluang global. Miguel Martins, COO DRX, menegaskan bahwa kemitraan dengan Tokocrypto merupakan langkah strategis dalam perjalanan DRX Token.

    “DRX berangkat dari identitas lokal yang kuat di Indonesia, khususnya di dunia olahraga. Namun sejak awal, visi kami adalah global. Listing di Tokocrypto adalah milestone penting yang membuka akses ke basis pengguna yang lebih luas dan ekosistem Web3 yang sehat. Bersama Tokocrypto, kami ingin menunjukkan bahwa proyek yang lahir di Indonesia dapat bersaing dan relevan di pasar internasional,” ucap Miguel.

    Miguel juga menambahkan bahwa ke depannya DRX akan terus berfokus pada inovasi produk dan penguatan komunitas, baik di dalam maupun luar negeri. “Kami percaya bahwa kombinasi antara teknologi, komunitas, dan kepercayaan adalah fondasi utama untuk bertahan di dunia Web3. Dengan dukungan mitra seperti Tokocrypto, kami semakin percaya diri untuk membawa DRX ke level berikutnya,” tambahnya.

    Kolaborasi ini menjadi contoh konkret bagaimana proyek lokal dapat memanfaatkan dukungan ekosistem yang tepat untuk menembus pasar global. Dengan fondasi komunitas yang kuat, teknologi yang relevan, serta dukungan exchange seperti Tokocrypto, proyek seperti DRX Token menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi pemain penting dalam lanskap Web3 dunia.

    Baca juga: DRX: Token Indonesia yang Mendunia dengan Utilitas Sports Dunia Nyata


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com