Author: 13

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 5 Desember 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Jumat, 5 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir :

    1. Developer Activity: Internet Computer, Chainlink, NEAR Pimpin AI & Big Data Crypto
    • Santiment melaporkan proyek paling aktif dalam AI & Big Data:
      1. Internet Computer
      2. Chainlink
      3. NEAR
      4. Oasis
      5. Filecoin

    Menunjukkan dominasi proyek layer-1 & data oracle.

    1. Revolut Menambah Dukungan Solana untuk 65 Juta Pengguna
    • Neobank terbesar Eropa (Revolut) menambahkan dukungan SOL untuk pembayaran dan staking.
    • Memperluas akses SOL ke lebih dari 65 juta pengguna global.
    1. Polymarket Luncurkan Aplikasi Mobile MetaMask
    • Polymarket mengumumkan:
      • MetaMask Mobile App baru dengan fitur prediction market
      • Dibangun menggunakan infrastruktur Polymarket
    • Menandai ekspansi besar untuk prediction markets.
    1. SEC Menyetujui ETF SUI 2x Leverage (TXXS)
    • ETF SUI dengan leverage 2x pertama di dunia disetujui SEC.
    • Membuka pintu untuk instrumen volatilitas tinggi.
    1. Tether Membeli 26 Ton Emas (Total 116 Ton)
    • Tether menambah pembelian emas 26 ton pada Q3 2025. Sekarang memiliki 116 ton emas, melampaui banyak bank sentral. Potensi perubahan dominasi pasar emas dari bank sentral ke entitas privat.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    PLUME/USDT (🔼 +6.73%)

    • Entry: $0.02184
    • Stop Loss: $0.02101
    • Take Profit: $0.02328

    PLUME/USDT saat ini sedang membentuk pola yang menandakan buyer mulai mengambil alih setelah fase sideways panjang. Harga mencoba bertahan di atas zona entry $0.02184, dan setiap penolakan dari area ini menunjukkan bahwa pasar sedang mengumpulkan tenaga sebelum mendorong ke resistance $0.02328. RSI yang kembali memantul dari level menengah juga memperlihatkan bahwa momentum beli masih sehat tanpa tanda overbought ekstrem.

    NTRN/USDT (🔼 +5.93%)

    • Entry: $0.0327
    • Stop Loss: $0.0318
    • Take Profit: $0.0347

    NTRN saat ini mencoba bangkit dari fase tenangnya dan bergerak menuju area resistance $0.0347, yang menjadi target kenaikan terdekat. Pola harga menunjukkan alur higher low yang rapi, menandakan pembeli mulai mengambil alih momentum, sementara RSI yang bergerak naik dari area menengah mengonfirmasi bahwa tenaga bullish perlahan menguat. Selama harga tetap bertahan di atas zona Entry $0.0327, skenario naik masih sehat.

    ZEN/USDT (🔼 +6.54%)

    • Entry: $9.589
    • Stop Loss: $9.262
    • Take Profit: $10.220

    ZEN saat ini menunjukkan pola pemulihan yang cukup sehat setelah membentuk dasar di area support $9.26, lalu memantul dengan volume yang mulai meningkat tanda bahwa buyer mulai kembali menguasai arena. Selama harga bertahan di atas level Entry $9.58, peluang untuk menanjak menuju zona Take Profit $10.22 terbuka lebar karena struktur harga mulai membentuk higher low yang rapi, menandakan tenaga naik mulai konsisten. RSI yang bergerak naik tetapi belum memasuki area overbought memberi sinyal bahwa ruang kenaikan masih tersedia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Black Swan: Peristiwa Tak Terduga yang Picu Crypto Bear Market!

    Black Swan, sebuah istilah yang sering kali membuat para investor panik. Bukan tanpa sebab, melainkan karena dalam hitungan singkat, uang yang ada di pasar bisa raib ditarik keluar dan mengakibatkan penurunan signifikan.

    Sebut saja peristiwa black swan seperti peretasan Mt. Gox, COVID-19 Crash, dan runtuhnya Terra LUNA. Semua peristiwa ini berhasil membuat pasar crypto yang diwakili oleh Bitcoin mengalami penurunan lebih dari 50% dalam waktu singkat.

    Lalu apa itu black swan? Simak penjelasannya yuk!

    Apa Itu Black Swan?

    Black Swan adalah istilah untuk menggambarkan peristiwa langka yang sebelumnya tidak terprediksi, namun memiliki dampak besar terhadap kondisi pasar secara keseluruhan.

    Dalam konteks pasar crypto, selama beberapa siklus bear market terakhir, peristiwa Black Swan selalu menjadi salah satu faktor utama yang memicu penurunan panjang dan drastis.

    Hal ini diakibatkan oleh kepanikan para investor, dan likuiditas mengering, dan harga aset mengalami koreksi ekstrem yang berujung pada berubahnya arah pasar crypto menuju bear market.

    Asal-Usul Black Swan

    Secara historis, istilah “Black Swan” berasal dari pepatah Latin kuno yang menyatakan bahwa “angsa hitam” adalah sesuatu yang mustahil, karena semua angsa yang dikenal saat itu berwarna putih. 

    Namun, pada 1697, penjelajah Belanda Willem de Vlamingh menemukan angsa hitam di Australia Barat, membalikkan asumsi tersebut.

    Istilah ini kemudian digunakan oleh Nassim Nicholas Taleb, seorang penulis, peneliti, sekaligus ahli decision theory, risk dan probability yang menggunakan metafora ini untuk menggambarkan peristiwa yang:

    • Berada di luar prediksi berdasarkan data historis, 
    • Memiliki dampak ekstrem, dan 
    • Dijelaskan secara hindsight sebagai sesuatu yang seharusnya bisa diprediksi.

    Ciri-Ciri Peristiwa Black Swan

    Ada tiga atribut kunci yang membedakan Black Swan dari peristiwa biasa:

    • Outlier dan Tak Terduga: Tidak ada bukti masa lalu yang menunjukkan kemungkinannya. Misalnya, model statistik gagal memprediksi karena events ini berada di luar sampel data yang ada.
    • Dampak Ekstrem: Bisa positif (seperti penemuan vaksin) atau negatif (seperti krisis finansial), tapi yang negatif seringkali memicu bear market terutama di pasar crypto.
    • Retrospektif yang Menipu: Setelah terjadi, orang menciptakan narasi yang membuatnya tampak bisa diprediksi, padahal sebenarnya tidak. Ini disebabkan oleh bias psikologis seperti hindsight bias.

    Contoh Black Swan yang Memicu Bear Market di Pasar Crypto

    Dari data historis, Black Swan sering kali menyebabkan bear market di pasar crypto. Berikut adalah beberapa contohnya:

    pERsentase penurunan yang diakibatkan Black Swan di pasar crypto (Bitcoin).
    1. Peretasan Mt. Gox

    Pada tahun 2014, ekosistem pasar crypto masih sangat muda dan bergantung pada satu bursa besar bernama Mt. Gox. Ketika bursa tersebut diretas, pasar merespons dengan ketakutan luar biasa karena hilangnya ratusan ribu Bitcoin yang mengakibatkan harga turun hingga -80%.

    1. COVID-19 Crash

    Crash pasar crypto akibat COVID-19 terjadi pada Maret 2020. Hal ini terjadi karena kepanikan global atas pandemi yang membuat investor berbondong-bondong menjual aset berisiko seperti saham dan crypto.

    Kejatuhan ini dipicu oleh kombinasi faktor, seperti pengumuman pandemi oleh WHO, lockdown massal di berbagai negara, serta perang harga minyak antara Rusia dan Arab Saudi yang memperburuk ketidakpastian ekonomi dunia. Membuat Bitcoin turun lebih dari 60% dalam waktu singkat.

    1. Runtuhnya Terra LUNA

    Terra Luna merupakan proyek algoritmik stablecoin yang dikembangkan oleh Terraform Labs, dengan dua token utama, yakni TerraUSD (UST) sebagai stablecoin algoritmik dan LUNA sebagai token pendukungnya.

    UST dirancang untuk selalu bernilai $1 melalui mekanisme arbitrase dengan LUNA dan ketika harga UST turun, sistem mencetak lebih banyak LUNA untuk menstabilkan nilainya, dan sebaliknya.

    Namun, pada Mei 2022, mekanisme algoritmik Terra gagal mempertahankan peg UST terhadap dolar AS dan memicu “Death Spiral” dimana algoritma Terra secara otomatis mencetak triliunan LUNA baru untuk menstabilkan UST, yang justru menyebabkan hiperinflasi masif. Akibatnya, harga LUNA jatuh dari kisaran $100 menjadi hampir $0 hanya dalam beberapa hari. Membuat pasar Bitcoin turun lebih dari 60%.

    1. Bangkrutnya FTX

    FTX merupakan salah satu exchange crypto terbesar di dunia yang menjadi pesaing Binance. Krisis ini bermula dari laporan bahwa FTX dan perusahaan afiliasinya, Alameda Research, menggunakan dana nasabah untuk menutup kerugian investasi. Ketika Binance mengumumkan akan menjual seluruh kepemilikan token FTT, kepercayaan pasar runtuh dan terjadi bank run besar-besaran. Membuat pasar crypto semakin panik di tengah penurunan akibat peristiwa Terra LUNA.

    Strategi Menghadapi Black Swan

    Peristiwa black swan memang tidak bisa diprediksi secara pasti kapan akan terjadi. Namun, kamu bisa menyiapkan strategi jika kejadian yang tidak diinginkan ini seandainya terjadi dengan beberapa cara:

    • Diversifikasi Portofolio: Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang; campur aset seperti crypto, saham, obligasi, dan komoditas untuk mengurangi risiko.
    • Hindari Leverage: Melakukan trading dengan leverage bisa memperbesar kerugian saat bear market datang.
    • Sesuaikan Profil Risiko: Selalu pastikan investasi yang kamu lakukan sesuai dengan profil risiko yang kamu miliki.
    • Pantau Pasar: Selalu pantau pasar agar kamu tetap mendapatkan informasi terbaru, sehingga bisa melihat potensi apa yang mungkin terjadi kedepannya.
    • Gunakan Dollar Cost Averaging (DCA): Gunakan fitur DCA yang ada di Tokocrypto untuk menyebar rentang harga pembelian, sehingga saat crash terjadi rata-rata harga beli lebih murah dibanding satu pembelian langsung secara sekaligus.

    Kesimpulan

    Peristiwa black swan dalam dunia crypto adalah kejadian langka, tak terduga, dan berdampak besar yang mampu mengubah arah pasar secara drastis menuju bear market.

    Meski tidak bisa diprediksi, investor dapat meminimalisir risiko dengan strategi seperti diversifikasi portofolio, menghindari leverage berlebihan, menyesuaikan profil risiko, memantau pasar secara rutin, serta memanfaatkan fitur Dollar Cost Averaging (DCA) di Tokocrypto untuk menjaga konsistensi investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,231: Waspada, Pola Bearish Dominasi

    Harga Pi Network (PI) kembali melemah dalam 24 jam terakhir, turun 1,39% ke level $0,231.

    Koreksi ini memperpanjang penurunan mingguan sebesar 15,98%, menjadikan PI salah satu aset yang berkinerja paling lemah di kategori altcoin minggu ini.

    Penurunan harga tersebut dipicu oleh kombinasi tiga faktor besar: tekanan suplai akibat token unlock, breakdown teknikal, dan sentimen pasar kripto yang sedang berada di zona ketakutan (fear).

    Baca Juga: Harga Pi Network Melemah 0,64%, Lagi-Lagi Token Unlock Jadi Biangnya

    Token Unlock Memicu Tekanan Jual

    Pada 4 Desember kemarin, Pi Network melakukan unlock sebesar 190 juta PI, senilai sekitar $44 juta berdasarkan harga saat ini.

    Unlock ini merupakan bagian dari jadwal vesting resmi yang sebelumnya telah diumumkan. CEO Pi Network, Dr. Nicolas Kokkalis, menyebut bahwa langkah ini adalah “tahap penting menuju kedewasaan ekosistem.”

    Namun, pasar merespons berbeda. Alih-alih menambah optimisme, suplai besar yang memasuki peredaran justru menekan harga.

    Unlock tersebut meningkatkan suplai beredar menjadi 8,35 miliar PI, memberikan tekanan inflasi jangka pendek yang signifikan.

    Meski sejak Mei 2025 tercatat ada akumulasi dari para whale, upaya itu belum mampu menahan koreksi harga dalam kondisi pasar yang lemah.

    Kerja sama seperti kemitraan CiDi Games memang bertujuan memperkuat utilitas token, tetapi adopsi nyata masih membutuhkan waktu lama, sementara tekanan jual terjadi secara instan.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Tekanan Teknis: Kegagalan Menembus Resistance Kunci

    Secara teknikal, PI mengalami penolakan (rejection) kuat pada area $0,25, yang bertepatan dengan level penting Fibonacci 0.618.

    Gagal bertahan di atas level tersebut memicu pola bearish engulfing, sebuah sinyal reversal yang sering dianggap sebagai indikasi awal tren turun yang lebih dalam.

    Saat ini, harga PI bergerak di bawah seluruh moving average utama, termasuk:

    • 7-day SMA: $0.237
    • 200-day SMA: $0.389

    Kedua indikator tersebut menunjukkan tidak adanya momentum bullish berkelanjutan. Sedangkan indikator lainnya juga memperkuat kondisi bearish:

    • RSI: 46 → momentum netral cenderung lemah
    • MACD: -0.0018 → sinyal bearish tipis
    • Chart Pattern: membentuk descending channel

    Analisis teknikal menunjukkan bahwa level support penting berikutnya berada di $0,20, yang juga merupakan area value low dengan likuiditas besar.

    Jika level ini ditembus, harga berpotensi mengalami penurunan tajam karena minimnya struktur support di bawahnya.

    Sentimen Pasar Kripto Masih Negatif

    Di luar faktor internal, kondisi pasar kripto global juga tidak mendukung. Dalam 24 jam terakhir, pasar turun 1,13%, sedangkan dominasi Bitcoin naik ke 58,66% — menandakan investor menghindari risiko dan beralih ke aset yang dianggap lebih aman.

    Volume perdagangan PI turun 24,36% ke $15,46 juta, memperlihatkan likuiditas yang kian menipis. Selain itu:

    • Fear & Greed Index: 25 (zona ketakutan)
    • Altcoin Season Index: 22 (menandakan rotasi modal keluar dari altcoin)

    Turnover ratio PI juga hanya 0,8%, tingkat yang sangat rendah dan membuat harga semakin rentan terhadap volatilitas besar.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa PI tidak hanya mengikuti tren pasar yang menurun, tetapi juga menghadapi tekanan fundamental yang lebih berat dibanding altcoin lain.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1,37%: Kemitraan Gaming Selamatkan PI

    Risiko Jangka Pendek Masih Dominan

    Kombinasi token unlock besar, tekanan teknikal, dan sentimen pasar yang risk-off menjadi penyebab utama koreksi harga Pi Network.

    Meski Pi Network terus memperluas ekosistemnya melalui kemitraan baru serta upaya kepatuhan regulasi seperti kesiapan MiCA, kondisi jangka pendek masih dipenuhi risiko.

    Faktor yang paling perlu diawasi investor saat ini adalah kemampuan PI mempertahankan level support $0.20. Jika gagal, december unlock yang besar dapat memicu koreksi lanjutan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah 1,37% Hadapi Tekanan

    Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak turun dalam 24 jam terakhir, mencatat penurunan 1,37% dan berada di level $92.475,96.

    Pergerakan ini menunjukkan adanya tekanan jangka pendek meski secara mingguan aset kripto terbesar di dunia tersebut masih menguat 1,94%.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,846 triliun dan volume perdagangan harian $61,32 miliar, BTC tetap mempertahankan posisinya sebagai aset nomor satu di pasar kripto.

    Penurunan yang terjadi hari ini menjadi lanjutan dari pelemahan dalam beberapa pekan terakhir. Selama 30 hari, Bitcoin telah merosot 8,59%, sementara dalam 60 hari, koreksi lebih dalam terlihat dengan penurunan 25,38% dari harga tertingginya pada periode tersebut.

    Kondisi ini menandakan bahwa BTC berada dalam fase konsolidasi pasca reli besar menuju rekor tertinggi tahun ini.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat 1,32% di Tengah Tekanan

    Pergerakan Harga: Tekanan dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam rentang 24 jam, BTC bergerak dalam kisaran $90.976 – $94.038, menunjukkan volatilitas moderat.

    Meski sempat mencoba menembus area resistance minor di $94.000, tekanan jual lebih dominan sehingga harga kembali terkoreksi ke bawah $93.000.

    Rekor tertinggi Bitcoin masih berada di level $126.198, dan saat ini BTC diperdagangkan sekitar 26% di bawah level tersebut.

    Meskipun demikian, pergerakan naik 0,09% dalam satu jam terakhir menandakan adanya minat beli yang mulai muncul di area support.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kondisi Pasar dan Sentimen Investor

    Di tengah tekanan harga, kapitalisasi pasar Bitcoin tetap kuat di level $1,846 triliun, mencerminkan kepercayaan investor jangka panjang.

    Dominasi BTC di pasar kripto tetap stabil berkat arus modal institusional yang masuk melalui berbagai instrumen investasi, termasuk ETF Bitcoin spot.

    Likuiditas juga masih terjaga baik, terlihat dari volume perdagangan yang mencapai $61,35 miliar, menjadi salah satu yang tertinggi dalam sepekan terakhir.

    Meski harga bergerak turun, investor tampaknya masih memposisikan Bitcoin sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

    Sementara itu, pasokan beredar saat ini berada pada 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,04% dari total pasokan maksimum 21 juta.

    Keterbatasan suplai ini terus menjadi faktor fundamental utama yang mendukung nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

    Analisis Teknis: Arah Pergerakan BTC Selanjutnya

    Dari sisi teknikal, koreksi hari ini membawa BTC semakin dekat dengan area support kuat di $90.000, yang dalam beberapa bulan terakhir menjadi zona beli penting bagi banyak investor.

    Jika BTC mampu bertahan di atas area ini, potensi rebound menuju $95.000–$97.000 tetap terbuka.

    Namun, jika tekanan jual berlanjut dan BTC turun di bawah $90.000, maka pasar dapat melihat penurunan lanjutan menuju $88.000, bahkan ke support lebih dalam di $85.000.

    Indikator lain yang perlu diperhatikan:

    • RSI harian berada pada zona netral-cenderung-lemah, menandakan potensi konsolidasi.
    • Struktur harga masih menunjukkan pola koreksi jangka menengah.
    • Volume beli mulai meningkat meski belum signifikan untuk membalikkan tren.

    Prospek Jangka Pendek dan Jangka Panjang

    Dalam jangka pendek, Bitcoin kemungkinan masih berada dalam fase sideways to bearish seiring investor menunggu pemicu fundamental baru.

    Faktor seperti data ekonomi AS, pergerakan dolar, dan kebijakan suku bunga The Fed dapat memengaruhi volatilitas BTC dalam pekan mendatang.

    Namun, untuk jangka panjang, sentimen tetap bullish. Adanya kedekatan menuju halving berikutnya, pertumbuhan adopsi institusional, dan perkembangan regulasi global terus menjadi katalis yang memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset digital utama.

    Baca Juga: Sejarah Baru! Vanguard Buka Akses untuk Bitcoin dan Crypto ETF

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pelemahan moderat ke level $92.475, namun tren mingguan masih memberikan sinyal positif.

    Dengan volatilitas yang terjaga dan minat beli institusional tetap kuat, Bitcoin masih memiliki peluang untuk kembali menguat asalkan mampu mempertahankan area support di $90.000.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 5 Desember 2025: Koreksi Tipis, tapi Potensi Reli

    Pasar kripto hari ini, Jumat (5/12) kembali koreksi tipis, tapi menguat dengan altcoin memimpin reli harian. NBT naik 26% ke $0,002079, disusul SXP yang melonjak 24% ke $0,071071. DCR pun mencatat kenaikan 15% dan kini diperdagangkan di sekitar $22,32.

    Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya minat investor terhadap beberapa narasi kripto yang berkembang pesat sepanjang Desember 2025, mulai dari meledaknya volume crypto card yang menunjukkan percepatan adopsi neobanking Web3, meningkatnya perhatian pada token robotik seiring dorongan otomatisasi industri di AS, hingga bangkitnya pasar prediksi berkat integrasi AI dan ekspansi BNB Chain.

    Banyak analis bahkan menilai ketiga narasi ini berpotensi menjadi tema investasi utama memasuki tahun 2026. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan Pasar Hari Ini

    • NBT naik 26%; diperdagangkan pada $0,002079.
    • SXP naik 24% (24 jam), kini seharga $0,071071.
    • DCR menguat 15% (harian), dihargai $22,32.

    3 Narasi Kripto Naik Pesat Des 2025,Pilihan Utama 2026?

    • Volume crypto card pecahkan rekor, sinyal adopsi cepat neobanking Web3.
    • Token kripto-robotik dilirik seiring Washington menuju otomatisasi industri.
    • Pasar prediksi naik tajam berkat AI dan ekspansi BNB Chain.

    Promo Tokocrypto x Halodoc kini hadir buat kamu!

    Bisakah Harga Solana Kembali ke $200 pada Akhir Tahun 2025?

    • Peluncuran token SKR Solana memicu minat dan pertumbuhan investor.
    • ETF spot Solana AS meningkatkan kepercayaan dan permintaan investor.
    • Kinerja DeFi yang kuat dan momentum pasar yang bullish mendukung kenaikan harga.

    Fusaka Dorong ETH di Atas $3.200: Capai $4.262 Jika Ini Terjadi

    • Upgrade Fusaka Ethereum aktif: PeerDAS berikan throughput data 8x untuk rollup dan tingkatkan batas gas.
    • ETH lewati resistensi $3.200, naik 7,38% (24 jam), indikator teknis bullish pra-Pectra.
    • Jika Fusaka ulangi reli 56% Pectra (Mei 2025), ETH bisa naik ke $3.653 dan berpotensi $4.262.

    Baca juga: Riset Kripto 24-28 Nov 2025: Bitcoin Rebound! Bear Market Batal?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • LINK Sentuh $14,59! Token Interoperabilitas Mulai Naik Gila-Gilaan

    Pasar aset kripto sektor interoperabilitas kembali menunjukkan pergerakan signifikan hari ini. Sejumlah token utama mencatatkan kenaikan harga dalam 24 jam terakhir, dipimpin oleh Chainlink (LINK) yang masih menjadi penguasa kapitalisasi pasar di kategori ini.

    Berdasarkan data terbaru, berikut perkembangan token interoperabilitas dengan kapitalisasi terbesar dikutip CoinMarketCap:

    Chainlink (LINK) Melesat, Kapitalisasi Tembus USD 10 Miliar

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Minggu, 21 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Minggu, 21 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Chainlink yang berada di posisi teratas mencatat harga USD 14,59 dengan kenaikan 1,34% dalam 24 jam dan 9,45% dalam 7 hari terakhir.
    Kapitalisasi pasarnya kini mencapai USD 10,17 miliar dengan volume perdagangan harian menembus USD 1,01 miliar.
    LINK juga memiliki suplai beredar sebesar 696,84 juta token.

    Canton (CC) Ikut Menguat, Tembus Kapitalisasi USD 2,7 Miliar

    Di posisi berikutnya, token Canton (CC) diperdagangkan pada level USD 0.07766.
    Token ini mencatat pertumbuhan moderat 0,12% dalam 24 jam, namun tetap menguat 9,29% dalam sepekan.
    Dengan suplai beredar mencapai 35,71 miliar CC, kapitalisasi pasarnya kini berada di angka USD 2,77 miliar.

    Quant (QNT) Sentuh USD 94,48, Naik 11% dalam Sepekan

    Analisis Harga QNT. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga QNT. Sumber: TradingView.

    Token interoperabilitas lainnya, Quant (QNT), menguat 0,95% dalam 24 jam dan 11,13% dalam 7 hari.
    Harga QNT kini berada di level USD 94,48, dengan market cap USD 1,14 miliar serta volume harian USD 26,43 juta.

    Cosmos (ATOM) Stabil, Namun Tetap Hijau

    Cosmos (ATOM) diperdagangkan di harga USD 2,36, naik tipis 0,87% dalam 24 jam dan 5,97% dalam 7 hari.
    Token dengan fokus pada ekosistem interoperabilitas blockchain ini memiliki market cap USD 1,13 miliar dan volume perdagangan USD 60 juta.

    BAT Catat Kenaikan Tertinggi Mingguan: 20,18%

    Pergerakan harga Basic Attention Token (BAT/USDT) pada Jumat, 28 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Basic Attention Token (BAT/USDT) pada Jumat, 28 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menariknya, Basic Attention Token (BAT) menjadi salah satu token dengan kenaikan mingguan terbesar.
    Dengan harga USD 0.2696, BAT melejit 7,09% dalam 24 jam dan 20,18% dalam seminggu.
    Market cap token ini mencapai USD 403 juta, dengan volume perdagangan harian USD 101,2 juta.

    Pasar Interoperabilitas Kripto Makin Bergairah

    Kenaikan harga pada lima token besar ini menandai sentimen positif pasar terhadap sektor interoperabilitas yang semakin penting dalam ekosistem blockchain.
    Analis menilai bahwa kebutuhan akan komunikasi lintas jaringan dan transfer aset yang lebih efisien terus meningkatkan permintaan terhadap token-token ini.

    Baca juga: Riset Kripto 6-10 Okt 2025: Koreksi Sehat Bitcoin, Siap Puncak Baru?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sejarah Baru! Vanguard Buka Akses untuk Bitcoin dan Crypto ETF

    Keputusan mengejutkan datang dari Vanguard, manajer aset terbesar kedua di dunia, yang akhirnya membuka akses perdagangan ETF dan reksa dana terkait kripto, termasuk Bitcoin, kepada 50 juta nasabah brokernya. Langkah besar yang pertama kali diungkap Bloomberg ini menandai perubahan sikap paling drastis sepanjang sejarah perusahaan yang selama ini terkenal paling anti-kripto.

    Mulai 2 Desember 2025, investor kini bisa memperdagangkan ETF kripto yang diatur secara resmi lewat platform Vanguard, sebuah sinyal kuat bahwa pasar aset digital telah mencapai tingkat kematangan yang tak lagi bisa diabaikan oleh institusi keuangan tradisional.

    Permintaan Investor Jadi Pemicu Utama

    Keputusan ini datang di tengah melonjaknya minat investor terhadap aset digital. ETF Bitcoin spot yang meledak pada awal 2024 mendatangkan miliaran dolar ke pasar. Salah satu contohnya, iShares Bitcoin Trust milik BlackRock, sempat menyentuh hampir USD 100 miliar pada puncaknya, membuat perusahaan konservatif seperti Vanguard semakin terdesak untuk membuka akses serupa.

    Infrastruktur Pasar Dinilai Sudah Matang

    Andrew Kadjeski, Kepala Brokerage & Investments Vanguard, menyebut bahwa infrastruktur ETF kripto kini telah “cukup likuid, matang, dan aman” bagi investor arus utama. Dalam standar Vanguard yang selama ini sangat berhati-hati, pernyataan ini menunjukkan adanya pergeseran besar dalam penilaian risiko perusahaan.

    Peran CEO Baru yang Pro-Blockchain

    Tak dapat dipungkiri, kepemimpinan CEO baru Vanguard, Salim Ramji, turut mempercepat perubahan ini. Ramji, mantan eksekutif BlackRock sekaligus pendukung teknologi blockchain, dikabarkan menjadi tokoh kunci dalam mengubah perspektif perusahaan terhadap aset digital.

    Apa Saja yang Dibuka Vanguard?

    Vanguard tetap selektif dalam langkah barunya:

    Diizinkan

    • Perdagangan ETF Bitcoin yang sudah teregulasi
    • Reksa dana terkait kripto
    • ETF dengan dukungan institusional solid
    • Akses kripto melalui akun broker reguler

    Tidak Diizinkan

    • Vanguard tidak akan membuat ETF kripto miliknya sendiri
    • Tidak akan meluncurkan token “Vanguard Coin
    • Tidak mendukung dana terkait meme coin atau produk berisiko tinggi

    Dengan strategi ini, Vanguard tetap menjaga citra konservatifnya sembari merespons perkembangan zaman.

    Dampak Instan: Bitcoin Langsung Tembus USD 86.500

    Reaksi pasar kripto berlangsung cepat. Sesaat setelah pengumuman, Bitcoin melonjak melewati USD 86.500, dipicu oleh euforia investor. Di saat yang sama, raksasa lain seperti BlackRock juga meningkatkan kepemilikan pada ETF Bitcoin spot mereka hingga 14%, memperkuat tren masuknya institusi besar ke aset digital.

    Para analis menilai langkah Vanguard sebagai “penanda legitimasi terbesar” bagi industri ETF kripto sejauh ini.

    Kesimpulan

    Keputusan Vanguard membuka pintu bagi ETF kripto menjadi momen bersejarah bagi adopsi Bitcoin di dunia finansial tradisional. Jika salah satu institusi paling konservatif akhirnya ikut bermain, hal ini menandakan satu hal: aset digital kini telah menjadi bagian sah dari investasi arus utama.

    Dengan masuknya raksasa institusional, masa depan akses kripto yang lebih luas dan teregulasi tampak semakin jelas di depan mata.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Dogecoin Merapat ke $0.150, Apakah Ini Lonjakan Menuju $0.20?

    Dogecoin (DOGE) berada di titik krusial menjelang potensi pergerakan besar setelah harga terkonsolidasi dalam pola symmetrical triangle yang semakin menyempit. Kondisi pasar yang menegang ini muncul seiring serangkaian kabar regulasi dan institusional yang mengguncang ekosistem kripto sepanjang pekan.

    Pada Kamis (4/12), DOGE diperdagangkan di level $0.1507, naik tipis 0,5% dalam 24 jam terakhir. Namun secara mingguan, koin meme terbesar itu melemah 2,6%, dan dalam sebulan terakhir masih terkoreksi 11%.

    Volume Turun, Pasar Dogecoin Seakan Tahan Napas

    Aktivitas perdagangan harian DOGE terus mendingin. Volume turun 8,7% menjadi $1,48 miliar, selaras dengan penurunan pada pasar derivatif.
    Volume futures DOGE juga merosot 8,73% menjadi $3,35 miliar, sementara open interest turun 0,80% ke $1,48 miliar.
    Kombinasi ini menunjukkan pasar tengah “beristirahat”, bukan memasuki fase kepanikan.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Regulasi Baru & ETF Dorong Harapan Investor

    Gelombang persetujuan ETF Dogecoin menjadi fokus utama sentimen pasar. ETF 2x leveraged Dogecoin (TXXD) dari 21Shares resmi diperdagangkan akhir November, disusul Grayscale Dogecoin ETF (GDOG) yang mencatat debut di NYSE.

    Bitwise diperkirakan menyusul pada awal 2026, sementara 21Shares baru saja mengajukan amandemen struktur biaya ETF spot DOGE pada 2 Desember.

    Momentum sempat meningkat pada 1 Desember setelah raksasa investasi Vanguard membuka akses ETF kripto bagi lebih dari 50 juta klien, memberikan jalur adopsi terbesar bagi DOGE dari sektor keuangan tradisional.

    Di luar pasar keuangan, adopsi Dogecoin turut terdorong setelah Buenos Aires menyetujui pembayaran pajak menggunakan DOGE pada 29 November, menjadikannya kota besar pertama yang melakukannya.

    Upgrade Teknologi & Usulan Pemangkasan Inflasi Jadi Sorotan

    Di sisi teknis, DogeOS menghadirkan dukungan zero-knowledge proof, sementara proposal GitHub mengusulkan pemotongan block reward dari 10.000 menjadi hanya 1.000 DOGE. Jika diterapkan, inflasi tahunan DOGE bisa turun drastis menjadi sekitar 0,33%, memberikan profil suplai yang lebih terkendali.

    Analisis Teknikal: Segitiga Simetris Menuju Titik Klimaks

    Dilaporkan Crypto News, grafik harian Dogecoin menunjukkan pola symmetrical triangle, ditandai pembentukan higher lows dan lower highs yang kini menyatu menuju titik puncak. Penyusutan volatilitas menjadi pertanda bahwa pasar tengah menunggu pemicu besar berikutnya.

    Indikator RSI berada di area 40–55, menandakan belum ada dominasi jelas. Sementara itu, MACD mulai mendatar dan bergerak ke area positif, memperkuat tanda melemahnya tekanan bearish.

    DOGE kini berada pada zona penentuan:

    Skenario Bullish

    • Tembus descending trendline
    • Volume meningkat
    • RSI menembus >50

    → Target harga berikutnya berada di kisaran $0.18–$0.20.

    Skenario Bearish

    • Tembus ke bawah rising trendline

    → Harga berpotensi menuju $0.135, bahkan membuka risiko kembali ke $0.12.

    Kesimpulan

    Dogecoin kini berada di tengah fase konsolidasi paling penting dalam beberapa minggu terakhir. Pola segitiga yang semakin rapat, ditambah tekanan fundamental dari ETF dan adopsi institusional, membuat pelaku pasar menunggu ledakan pergerakan — baik ke atas maupun ke bawah.

    Pasar kripto tengah menahan napas. Pertanyaannya: Arah mana yang akan dipilih Dogecoin selanjutnya?

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token SKR Segera Meluncur, Solana Mobile Bagikan 3 Miliar Token Gratis!

    Solana Mobile resmi mengumumkan tanggal peluncuran token ekosistem mereka, SKR, yang dijadwalkan rilis pada Januari 2026. Namun, euforia tersebut langsung diwarnai kabar serius: tim keamanan Ledger menemukan vulnerabilitas tingkat chip yang tidak dapat diperbaiki pada smartphone terbaru Solana, Seeker.

    SKR Resmi Meluncur Januari 2026

    Solana Mobile menyatakan total suplai SKR mencapai 10 miliar token, dengan rincian distribusi sebagai berikut:

    • 30% (3 miliar) untuk airdrop
    • 25% (2,5 miliar) untuk pengembangan ekosistem dan kemitraan
    • 10% (1 miliar) untuk likuiditas dan peluncuran
    • 10% (1 miliar) untuk kas komunitas
    • 15% (1,5 miliar) untuk tim Solana Mobile
    • 10% (1 miliar) untuk Solana Labs

    SKR akan menggunakan mekanisme inflasi linear untuk memberi insentif bagi staker awal. Detail lengkap tokenomics dijadwalkan dipublikasikan pada konferensi Solana Breakpoint, 11–13 Desember.

    Token ini diproyeksikan menjadi pilar utama pertumbuhan Solana dApp Store, yang kini telah menampung lebih dari 100 proyek. Selain itu, SKR akan memegang peran penting dalam sistem “Guardians”, yakni pihak-pihak yang bertugas menjaga keamanan, memoderasi aplikasi, serta memverifikasi keaslian perangkat.

    Solana Mobile akan menjadi Guardian pertama, disusul oleh Helius Labs, Double Zero, dan Triton One.

    Chip Seeker Ditemukan Memiliki Celah Fatal

    Di saat bersamaan, tim Ledger menemukan kerentanan serius pada chip MediaTek Dimensity 7300 (MT6878) yang digunakan di Seeker. Kerentanan tersebut memungkinkan peretas mengambil kontrol penuh atas perangkat.

    Dilaporkan Forklog, Insinyur Ledger, Charles Kristen dan Leo Benito, berhasil melakukan serangan menggunakan denyut elektromagnetik pada proses booting awal, dan sepenuhnya melewati semua lapisan proteksi chip.

    “Tidak ada cara aman untuk menyimpan dan menggunakan private key pada perangkat ini,” tegas Kristen dan Benito.

    Masalah ini tidak dapat diperbaiki via update software, karena celahnya berada langsung dalam struktur silikon chip.

    Meski tingkat keberhasilan serangan relatif kecil—sekitar 0,1% hingga 1%—kemungkinan retry otomatis setiap detik membuat proses peretasan berpotensi berhasil dalam hitungan menit.

    “Kami dapat melakukan satu percobaan serangan setiap detik, lalu otomatis mengulang proses jika gagal,” jelas para insinyur Ledger.

    MediaTek Angkat Bicara

    MediaTek menanggapi bahwa chip MT6878 tidak dirancang untuk menghadapi serangan elektromagnetik, sehingga ancaman tersebut berada di luar spesifikasi keamanan perangkat.

    Kerentanan tingkat chip bukan kali ini saja ditemukan pada lini ponsel Solana. Pada November 2023, analis CertiK pernah mengidentifikasi kelemahan kritis pada model Saga.

    Baca juga: Solana Mendadak Bangkit! Tembus $135 dan Kirim Sinyal Balik Arah?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenaikan XRP 330% Dipacu Ekspansi Global Ripple dan Restu Regulasi

    Harga XRP naik hingga 330% sejak pemilihan presiden Amerika Serikat pada November 2024, setelah Donald Trump kembali berkuasa. Aset tersebut stabil di atas US$2, level yang terakhir terlihat pada masa bull run 2017. Kenaikan harga ini dipicu oleh sentimen positif terhadap Ripple Labs serta penyelesaian sengketa hukum antara perusahaan dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

    Dilaporkan BeInCrypto, Ripple kini bernilai lebih dari US$40 miliar, setelah mendapatkan dukungan investasi sebesar US$500 juta dari Fortress Investment Group dan Citadel Securities.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Penggunaan Global Menguat: 300 Mitra di 45 Negara

    Meski sebelumnya menghadapi hambatan di AS, Ripple disebut memiliki jangkauan global yang luas. CEO Block Street, Hedy Wang, menyatakan bahwa XRP telah lama digunakan di Jepang, Asia Timur, dan sejumlah wilayah remitansi seperti Filipina dan Amerika Latin.

    Ripple mengklaim memiliki 300 mitra finansial di 45 negara, serta menangani US$15 miliar transaksi lintas negara setiap tahun. Akuntan publik bersertifikat Gregory Monaco menilai nilai XRP terutama berasal dari perannya dalam memfasilitasi pembayaran lintas batas.

    Kritik: XRP Masih Didominasi Spekulasi

    Meski memiliki fungsi pembayaran, sejumlah analis menilai kenaikan harga XRP sebagian besar masih didorong spekulasi. Peneliti BrokerListings, Paul Holmes, mengatakan bahwa valuasi XRP tidak sepenuhnya ditopang pendapatan atau penggunaan aktual.

    Holmes menambahkan bahwa aktivitas on-chain menunjukkan 50–55 juta transaksi per bulan, mayoritas berupa pembayaran, namun 58% aktivitas jaringan berasal dari 10 wallet terbesar, menunjukkan konsentrasi kepemilikan yang tinggi.

    Baca juga: XRP Balas Dendam: Harga Lompat 9%, ETF Diserbu Dana Institusi

    Ketidakpastian ETF di AS, Produk Global Terus Berkembang

    Perusahaan investasi CoinShares membatalkan rencana meluncurkan ETF XRP di Amerika Serikat karena belum adanya kejelasan regulasi dari SEC. Meskipun demikian, sembilan produk XRP exchange-traded yang telah beredar di pasar global mencatatkan US$1,1 miliar aset kelolaan (AUM).

    Ripple menyatakan bahwa XRP banyak digunakan untuk memindahkan nilai antar mata uang, stablecoin, dan aset keuangan yang ditokenisasi.

    Konflik SEC Berakhir, XRP Kembali Diperdagangkan Lebih Luas

    Pada Mei 2025, Ripple menyelesaikan perselisihan hukumnya dengan SEC dengan membayar US$50 juta, mengakhiri konflik yang berlangsung bertahun-tahun. Setelah itu, aplikasi broker Robinhood kembali melisting XRP pada November 2024, berkontribusi pada peningkatan aktivitas investor ritel.

    Dengan kenaikan harga yang signifikan, perluasan kemitraan global, serta meredanya tekanan regulasi, para pendukung XRP menilai prospek aset ini semakin positif. Namun analis memperingatkan bahwa ketergantungan terhadap sentimen pasar masih menjadi faktor utama dalam pergerakan harga XRP.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com