Author: 14

  • 1,75 Juta Token HYPE Resmi Di-unlock, Harga Langsung Tertekan 4,6%

    Sebanyak 1,75 juta token Hyperliquid (HYPE) senilai lebih dari $60,4 juta resmi dibuka kuncinya (unlock) pada Sabtu (29/11). Langkah ini memicu kekhawatiran komunitas bahwa pasar akan dibanjiri tekanan jual dari developer dan kontributor inti proyek.

    Menurut pengembang pseudonim iliensinc, unlock ini bukan kejutan baru. Ia menegaskan bahwa proses tersebut telah dijadwalkan sebagai bagian dari program vesting token HYPE. Pengumuman ini bertepatan dengan satu tahun peluncuran airdrop dan token generation event (TGE) yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di industri kripto.

    “Sebagai gambaran, sekitar 270 juta token sudah sepenuhnya terbuka pada 29 November 2024 sebagai airdrop terbesar dalam sejarah, dengan nilai pasar mencapai sekitar $9,5 miliar. Tidak ada unlock untuk investor karena Hyperliquid tidak pernah menerima pendanaan eksternal,” ujar iliensinc.

    Namun, meski sudah diumumkan sebelumnya, jumlah token baru yang beredar tetap memunculkan kekhawatiran. Harga HYPE sempat melemah sekitar 4,6% pada saat unlock berlangsung.

    Pasar Sudah Prediksi Tekanan Jual

    Dilaporkan Cointelegraph, Pendiri BitMEX, Arthur Hayes, menanggapi unlock ini dengan peringatan keras. Ia menyebut bahwa meskipun tim pengembang berjanji tidak akan menjual token, pasar tetap memperhitungkan kemungkinan tersebut.

    “Pemegang HYPE harus sadar ada peluang tekanan jual harian, dan itu semua sudah tercermin di harga saat ini,” ujar Hayes.

    Sejak mencapai all-time high (ATH) $59,40 pada September, harga HYPE telah turun sekitar 42% dan kini berada di bawah moving average 200 hari, level teknikal penting yang sering menjadi acuan dukungan harga.

    HYPE Anjlok Setelah Bull Run, Tapi Pernah Terkoreksi 54% Dalam Sehari

    Data harga menunjukkan bahwa HYPE mulai melemah sejak 19 September, sebelum pasar kripto mengalami crash besar pada Oktober yang menumbangkan hingga 95% nilai beberapa altcoin.

    Pada 10 Oktober, HYPE bahkan sempat jatuh 54% dalam sehari, namun pulih cepat ke level $40 hanya dalam dua hari.

    Meski Harga Turun, Hyperliquid Masih Dipuji Industri

    Di balik fluktuasi harga, Hyperliquid tetap mendapat pujian dari analis dan eksekutif industri kripto. Platform DEX ini mampu mencatat volume trading bulanan mencapai $330 miliar,angka yang luar biasa untuk tim pengembang yang relatif kecil.

    Model peluncuran proyek yang berfokus pada komunitas, bukan investor modal ventura, juga dianggap mengubah tren peluncuran produk dalam dunia kripto.

    Baca juga: Crash Test Pertama Hyperliquid! Token $HYPE Bikin Harga Jeblok ke $20?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Crypto Awasi Pencalonan Kevin Hassett sebagai Ketua The Fed

    Kevin Hassett, Kepala Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, muncul sebagai kandidat terdepan untuk Ketua Fed berikutnya dan memicu spekulasi baru di pasar crypto. Menurut laporan Bloomberg, Hassett kini menjadi opsi utama Presiden Donald Trump untuk memimpin The Fed pada 2026, seiring preferensi Trump terhadap kebijakan suku bunga yang lebih rendah.

    Hassett sebelumnya pernah menjadi penasihat Coinbase dan tercatat memiliki lebih dari US$1 juta saham di perusahaan tersebut. Keterlibatan langsungnya dalam industri aset digital, ditambah sikapnya yang dikenal dovish, menjadi perhatian para pelaku pasar crypto.

    Soroti Regulasi Pro Kripto

    Dilaporkan News BTC, Senior investment strategist Bitwise, Juan Leon, menilai peluang Hassett memimpin The Fed akan berdampak bullish bagi aset digital. Ia menyebut Hassett sebagai “dove agresif” yang menilai suku bunga saat ini terlalu tinggi dan mendorong penurunan yang lebih cepat. Leon juga menyoroti peran Hassett dalam kelompok kerja aset digital Gedung Putih yang mendorong regulasi lebih pro-crypto.

    Namun, arah kebijakan The Fed di bawah Hassett tidak dapat dilepaskan dari pengaruh Menteri Keuangan Scott Bessent. Bessent secara terbuka mempertanyakan kerangka operasi “ample reserves” pasca-krisis dan mengisyaratkan perlunya kembali ke model pra-era neraca besar. Felix Jauvin, pembawa acara Forward Guidance, merangkum pendekatan tersebut sebagai kombinasi “FFR dovish, neraca hawkish,” menegaskan bahwa kondisi ini tidak sama dengan era quantitative easing (QE) 2020–2021.

    Skenario tersebut berarti bahwa meski penurunan suku bunga dapat mendukung sentimen risiko, pasar tidak dapat mengandalkan lonjakan likuiditas seperti sebelumnya. Kondisi makro yang lebih longgar dibandingkan periode pengetatan 2022–2023 tetap mungkin terjadi, tetapi tanpa jaminan reli besar yang serentak di seluruh aset berisiko.

    Baca juga: The FED Umumkan Quantitative Tightening (QT) Berakhir Desember, Apa Artinya bagi Pasar Kripto?

    Sosok yang Dipercaya Trump

    Analis makro EndGame Macro menyatakan bahwa kenaikan Hassett dalam bursa kandidat lebih didorong oleh faktor politik. Ia menilai Hassett unggul karena merupakan sosok yang dipercaya Trump dan karena sering mengkritik The Fed yang dianggap terlalu lamban dan berhati-hati.

    Di platform prediksi Polymarket, peluang Hassett saat ini berada di kisaran 53%, menandai pergeseran dari spekulasi menuju probabilitas yang lebih matang.

    Potensi dampak terhadap pasar crypto akan bergantung pada tiga faktor utama: kecepatan penurunan suku bunga oleh The Fed di bawah Hassett, sejauh mana Bessent mendorong penyederhanaan neraca bank sentral, serta bagaimana pasar menilai risiko inflasi dan fiskal dalam konteks The Fed yang lebih politis.

    Hingga berita ini diturunkan, total kapitalisasi pasar crypto berada pada US$2,96 triliun dan masih bertahan di atas EMA 100-mingguan, menandakan tren jangka panjang yang positif.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Kian Lesu di $0,40: Aktivitas Whale Drop Dua Bulan Beruntun!

    Dogecoin kembali menjadi sorotan, bukan karena reli harga atau sentimen media sosial, tetapi akibat turunnya aktivitas whale ke level terendah sejak September 2025. Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa transaksi dari pemegang besar, khususnya wallet berisi 1 juta hingga 10 juta DOGE, mengalami penurunan signifikan selama dua bulan terakhir.

    Kondisi ini muncul di saat harga DOGE juga menyusut dari sekitar 0,48 dolar di awal November menjadi sekitar 0,40 dolar menjelang akhir bulan, menggambarkan korelasi kuat antara melemahnya minat whale dan tekanan harga.

    Grafik aktivitas menunjukkan pola menurun sejak puncaknya di pertengahan September, hanya diselingi oleh lonjakan kecil tanpa dorongan yang berkelanjutan. Para analis menilai penurunan ini sebagai tanda bahwa para pemegang besar sedang mengurangi aktivitas mereka, baik dengan menjual sebagian aset, memindahkannya ke penyimpanan dingin, maupun berhenti melakukan perdagangan untuk sementara waktu. Kurangnya dorongan dari pemain besar ini menciptakan atmosfer pasar yang lebih dingin dan penuh ketidakpastian.

    Analisis Teknikal DOGE

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Breakout! Dogecoin Siapkan Lompatan dari $0.15 ke $0.18?

    Dari sisi teknikal, Dogecoin berada dalam fase konsolidasi yang berlangsung selama beberapa minggu dengan area support di sekitar 0,38 dolar dan resistance di sekitar 0,43 dolar. Pola pergerakan sideways ini mencerminkan minimnya arah jelas di tengah menurunnya aktivitas jaringan.

    Tidak hanya whale yang menyusut partisipasinya, aktivitas alamat harian dan jumlah transaksi juga mengalami penurunan, menandakan bahwa investor ritel turut kehilangan momentum. Kondisi ini semakin kontras ketika melihat jaringan lain seperti Solana, yang justru mengalami peningkatan akumulasi dari pemegang besar melalui mekanisme staking.

    Dilaporkan Blockchain Reporter, penurunan aktivitas whale selama dua bulan terakhir membawa implikasi penting bagi prospek Dogecoin. Tanpa keterlibatan signifikan dari pemegang besar, peluang terjadinya lonjakan harga yang biasanya dipicu oleh tekanan beli masif menjadi lebih kecil. Dalam kondisi ini, Dogecoin berpotensi terus bergerak dalam kisaran sempit hingga muncul pemicu baru.

    Fase Menunggu Dogecoin

    Namun, situasi ini juga dapat dibaca sebagai fase menunggu. Whale sering kali mengambil jeda setelah taking profit dan hanya menunggu kondisi pasar yang lebih meyakinkan sebelum kembali melakukan akumulasi. Reli besar Bitcoin, terutama jika melampaui batas psikologis 100.000 dolar, bisa menjadi salah satu katalis yang membangkitkan kembali minat mereka.

    Pada akhirnya, kondisi Dogecoin saat ini menggambarkan pasar yang memasuki fase tenang namun penuh tanda tanya. Penurunan aktivitas whale tidak selalu berarti penurunan jangka panjang, tetapi dapat menjadi sinyal bahwa para pemain besar sedang mengamati pasar dengan cermat sebelum melakukan pergerakan berikutnya.

    Perubahan pada arus masuk dan keluar bursa akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah mereka mulai membeli kembali. Untuk sementara, para investor dan trader hanya bisa menunggu apakah fase hening ini akan menjadi pemicu kebangkitan atau justru awal dari tren melemah yang berkepanjangan.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Anjlok Tajam, ETF Melemah dan Ancaman Retest $100

    Harga Solana (SOL) pada Sabtu (30/11) stabil di kisaran $136–$137 setelah mengalami koreksi tajam sepanjang November. Aset kripto ini merosot sekitar 27% dari level awal bulan di dekat $186, namun masih bertahan di atas support penting di area low-$130. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan pelemahan arus ETF, penurunan aktivitas jaringan, serta munculnya dua insiden keamanan yang mengguncang sentimen pasar.

    Arus masuk ETF Solana yang sebelumnya mencatat rekor 20 hari berturut-turut berhenti tiba-tiba. Pada 27 November, ETF Solana mencatat outflow $8,2 juta, disusul hari pertama tanpa inflow untuk Bitwise Solana ETF sehari kemudian. Meski demikian, total inflow produk ETF berbasis Solana masih berada di atas $500 juta, menunjukkan permintaan institusi belum hilang sepenuhnya. Di sisi lain, likuiditas on-chain justru meningkat.

    Pasokan stablecoin di jaringan Solana tumbuh 10% dalam sepekan, menambah sekitar $1,3 miliar ke dalam ekosistem, sementara nilai tokenisasi aset dunia nyata (RWA) mencapai $827 juta. Namun penurunan terjadi pada indikator utama lainnya: TVL anjlok 20%, biaya jaringan turun 16%, dan jumlah alamat aktif menyusut 6%.

    Tekanan Terhadap Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Bertahan di Atas $140, Pasar Menunggu Konfirmasi Rally Baru

    Dilaporkan TS Tech, dalam periode yang sama, dua insiden keamanan ikut memperburuk tekanan terhadap SOL. Peretasan hot wallet milik Upbit menyebabkan kerugian $36 juta, memicu penurunan harga intraday dan gangguan sementara pada layanan transaksi Solana di bursa tersebut. Tak lama setelah itu, sebuah ekstensi Chrome berbahaya bernama “Crypto Copilot” ditemukan mencuri biaya swap pengguna Solana secara diam-diam selama berbulan-bulan. Meski tidak memengaruhi jaringan inti, kedua insiden ini meningkatkan kekhawatiran investor terkait keamanan ekosistem.

    Di tengah gejolak harga, Solana merilis roadmap besar untuk 2025–2026 yang memberi angin segar bagi prospek jangka panjang. Upgrade Firedancer yang dikembangkan Jump Crypto diklaim mampu mendorong throughput hingga 1 juta transaksi per detik, sementara upgrade konsensus Alpenglow ditargetkan membawa finalitas transaksi ke bawah 150 milidetik. Jumlah validator yang tumbuh 57% sepanjang tahun turut memperkuat narasi pertumbuhan ekosistem.

    Analisis Teknikal Solana

    Secara teknikal, Solana kini berada di fase kritis. Level $136–$145 menjadi zona penentu arah harga, dengan support kuat di $130 dan area permintaan lebih rendah di $121–$126. Jika tekanan jual berlanjut, analis memperkirakan kemungkinan retest menuju $100. Sebaliknya, reli menuju $150, bahkan $170, dapat terjadi jika arus ETF pulih dan sentimen pasar membaik.

    Solana memasuki akhir November dengan kondisi campuran: tekanan jangka pendek yang kuat namun dibarengi perkembangan teknologi yang menjanjikan. Pergerakan di atas atau di bawah “kotak harga” $130–$150 diperkirakan akan menentukan bagaimana pasar menilai babak penutup tahun bagi salah satu aset kripto terbesar ini.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga XRP Stagnan di $2,2, Ternyata Ada Permainan Besar di Balik Layar

    Pasar kripto sedang ramai membicarakan XRP. Meski harganya bertahan di kisaran $2,2, minat institusional justru terus melonjak seiring masuknya dana baru ke Spot XRP ETF dari berbagai penerbit. Namun, di balik ramainya arus modal ini, pergerakan harga XRP justru terlihat tidak biasa, terlalu tenang.

    Seorang analis komunitas XRP, Pumpius, mencoba mengurai kejanggalan tersebut melalui sebuah thread panjang di X. Menurutnya, apa yang terlihat di grafik saat ini belum mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.

    ETF Tak Bisa Beli XRP Langsung, Pasar Terpaksa Jadi Ajang Rebutan

    Pumpius menyoroti satu aturan yang jarang dibahas: manajer ETF dilarang membeli XRP langsung dari Ripple atau escrow yang menyimpan cadangan besar token tersebut.

    Dengan kata lain, semua ETF wajib membeli XRP langsung dari pasar terbuka—bersaing dengan trader ritel, investor besar, dan spekulan.

    Konsekuensinya, likuiditas di pasar menjadi rebutan.

    Data terbaru menunjukkan pasokan XRP di bursa mulai menurun. CryptoQuant melaporkan cadangan XRP di Binance turun ke level terendah dalam beberapa bulan, yakni hanya 2,7 miliar token minggu ini.

    Artinya, tekanan pada likuiditas bukan teori, melainkan sudah terjadi saat ini.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sinyal Supply Squeeze: Ripple Menahan Pasokan

    Di saat ETF menyerap XRP dari pasar terbuka, Ripple justru memperketat suplai.

    Setiap bulan memang dibuka 1 miliar XRP dari escrow, namun Ripple hampir selalu mengembalikan 700–800 juta token kembali ke escrow.

    Ripple hanya melepas jumlah yang dianggap perlu untuk menjaga likuiditas. Sejak ETF disetujui, perusahaan ini tidak menambah tekanan jual ke pasar.

    Menurut Pumpius, kondisi ini menciptakan pola unik:

    • ETF menyerap pasokan beredar
    • Ripple menahan suplai baru
    • Exchange terus kehilangan stok

    Hasil akhirnya adalah pengetatan suplai yang pelan namun stabil, dan efeknya belum terlihat di harga.

    Pumpius menyebut fase ini sebagai structural supply shock in progress, sebuah guncangan suplai yang suatu saat dapat memicu lonjakan harga signifikan.

    Baca juga: XRP ETF Raup Dana Segar $643 Juta di Bulan Pertama, Permintaan Naik

    Ripple Terus Ekspansi di Balik Layar

    Dilaporkan Trading View, Ripple juga memperkuat fondasi jangka panjang XRP. Contoh terbaru adalah regulator keuangan Abu Dhabi yang secara resmi mengakui RLUSD sebagai token yang direferensikan fiat. Langkah ini memperluas legitimasi ekosistem Ripple.

    Kesimpulan: Pasar Tenang, Mesin XRP Sedang Dipanaskan

    Dari aturan ETF yang memaksa pembelian di pasar terbuka, penurunan stok XRP di bursa, hingga konservatifnya pelepasan suplai oleh Ripple, seluruh sinyal mengarah pada pasokan yang makin ketat di tengah permintaan yang meningkat.

    Jika benar apa yang disampaikan Pumpius, ketenangan harga XRP saat ini bisa jadi merupakan fase sebelum pergerakan besar terjadi. Waktu yang akan menentukan seberapa besar dampaknya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Alchemist AI (ALCH) Tembus 46%, Kenaikan Harian Terbesar

    Alchemist AI (ALCH) kembali menarik perhatian pasar setelah mencatat lonjakan signifikan sebesar +46,33% dalam 24 jam, mendorong harganya ke level $0.16174.

    Aset berbasis AI ini kini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $137,48 juta dengan volume perdagangan harian mencapai $54,24 juta, menandakan peningkatan minat investor terhadap proyek-proyek berorientasi kecerdasan buatan.

    Dengan sirkulasi pasokan mencapai 850 juta ALCH atau 85% dari total suplai, token ini menunjukkan karakteristik pasar yang likuid dan mendekati distribusi maksimal, sebuah kondisi yang sering menjadi perhatian investor jangka panjang.

    Baca Juga: Token DeSci Terpanas Hari Ini: Bio Protocol Meledak 56% dalam 24 Jam

    Kinerja Harga ALCH Menguat Tajam dalam 30–90 Hari

    Pertumbuhan ALCH tak hanya terlihat dalam jangka pendek. Sepanjang periode 30–90 hari terakhir, token ini menampilkan tren positif yang konsisten:

    • 24 jam terakhir: +46.48%
    • 30 hari: +117.50%
    • 60 hari: +154.31%
    • 90 hari: +77.88%

    Lonjakan nilai hingga tiga digit dalam dua bulan terakhir membawa ALCH masuk ke dalam daftar aset kripto dengan performa terkuat di sektor AI dan altcoin mid-cap.

    Kenaikan agresif ini menunjukkan adanya arus modal baru yang masuk ke sektor AI di pasar kripto, sebuah tren yang juga didukung oleh momentum teknologi AI global.

    Dinamika Perdagangan dan Likuiditas Pasar ALCH

    ALCH saat ini berada di peringkat ke-229 aset kripto terpopuler, mencerminkan peningkatan eksposur dan aktivitas perdagangan yang solid.

    Meskipun data “terendah–tertinggi 24 jam” tidak tersedia, lonjakan volume dan harga menunjukkan bahwa ALCH sedang berada dalam fase akumulasi besar oleh pelaku pasar.

    Indikator penting lainnya yaitu volume perdagangan 24 jam yang mencapai $54.37 juta dengan market cap senilai $137.49 juta.

    • Presentase sirkulasi: 85% dari total suplai 1 miliar ALCH

    Tingginya tingkat sirkulasi berarti risiko kejutan suplai (supply shock) lebih rendah, sehingga harga lebih stabil dan responsif terhadap permintaan pasar.

    Pergerakan harga Alchemist (ALCH/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Alchemist (ALCH/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sentimen Investor dan Faktor Pendorong Lonjakan Harga

    Kenaikan harga ALCH tidak berdiri sendiri. Ada beberapa faktor yang diduga mendorong pergerakan positif ini:

    1. Tren Global AI Mendorong Minat Investor

    Proyek kripto berbasis AI kembali naik daun seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan di sektor teknologi dan bisnis.

    ALCH mendapat manfaat dari tren makro ini, terutama dari investor yang mencari aset berisiko tinggi namun bertenaga pertumbuhan.

    2. Aktivitas Pasar yang Tinggi

    Volume perdagangan yang mencapai lebih dari $54 juta menunjukkan adanya lonjakan permintaan dan aktivitas pasar yang kuat. Likuiditas seperti ini memperkuat reli harga dan menarik pelaku pasar tambahan.

    3. Distribusi Token yang Hampir Maksimal

    Dengan 850 juta dari 1 miliar suplai sudah beredar, risiko inflasi token menjadi rendah. Hal ini sering dianggap positif bagi prospek harga jangka panjang.

    Prospek Harga ALCH: Tren Bullish Masih Dominan

    Melihat data pertumbuhan 30–60 hari yang luar biasa kuat, sentimen pasar terhadap ALCH masih condong ke arah bullish. Meski demikian, volatilitas tetap harus diperhatikan, terutama setelah reli besar seperti saat ini.

    Dalam jangka pendek, kemungkinan terjadi retracement moderat jika investor melakukan profit-taking, mengingat indikator perubahan harga 1 jam menunjukkan penurunan -2.24%.

    Namun, selama volume tetap solid dan tren AI global masih memanas, ALCH berpotensi melanjutkan pergerakan positifnya sepanjang kuartal mendatang.

    Baca Juga: Alchemist AI Hadirkan Grok 4 dan Mode Interaktif, Harga ALCH Naik 13%

    Alchemist AI (ALCH) sedang berada dalam fase pertumbuhan agresif dengan lonjakan harga lebih dari 46% dalam 24 jam, serta pertumbuhan tiga digit dalam 30–60 hari terakhir.

    Kapitalisasi pasar yang menembus $137 juta dan volume perdagangan puluhan juta dolar menandai tingginya tingkat perhatian investor terhadap aset berbasis AI.

    Momentum pasar, tren AI global, dan pasokan token yang mendekati maksimal menjadikan ALCH sebagai salah satu aset yang patut diperhatikan oleh pelaku pasar kripto, baik trader jangka pendek maupun investor jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Lisk (LSK) Sentuh 48%, Market Cap Tembus $194 Juta

    Pasar kripto kembali menunjukkan dinamika menarik setelah Lisk (LSK) mencatat kenaikan signifikan hingga +46.90% dalam 24 jam, mendorong harganya ke level $0.27963.

    Kenaikan ini sekaligus menempatkan LSK sebagai salah satu altcoin dengan performa harian terbaik.

    Tidak hanya harga yang bergerak naik, kapitalisasi pasar LSK ikut meningkat menjadi $61.90 juta, sementara volume perdagangan meroket ke angka $189.42 juta, angka yang jauh melampaui rata-rata harian token ini dalam beberapa minggu terakhir. Tingginya volume menandakan minat investor yang meningkat secara drastis.

    Dengan sirkulasi pasokan sebesar 221.36 juta LSK atau 55% dari total suplai maksimum 400 juta token, LSK menunjukkan aktivitas pasar yang cukup sehat dan likuid.

    Baca Juga: 7 Prompt Foto Estetik Gemini AI yang Bisa Dicoba

    Performa Harga LSK Menguat Tajam di Jangka Pendek

    Secara teknikal, performa harga LSK dalam beberapa periode waktu menunjukkan tren yang sangat kuat terutama dalam jangka pendek:

    • Hari ini: +48.74%
    • 7 hari: +63.38%
    • 30 hari: +41.62%
    • 60 hari: -2.19%
    • 90 hari: -21.93%

    Kenaikan besar dalam 7–30 hari terakhir menandakan fase pemulihan agresif setelah periode tekanan harga selama kuartal sebelumnya.

    Rebound ini semakin diperkuat oleh kenaikan volume yang mencapai lebih dari $194 juta, menunjukkan adanya gelombang baru akumulasi dari para trader dan institusi kecil-menengah.

    Pergerakan harga Lisk (LSK/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Lisk (LSK/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Harga LSK Bergerak di Rentang Lebar dengan Aksi Massa Beli

    Dalam 24 jam terakhir, LSK diperdagangkan dalam rentang harga $0.194962 (terendah) hingga $0.292785 (tertinggi).

    Rentang yang cukup lebar ini mengindikasikan tingkat volatilitas tinggi, namun tren keseluruhan tetap bullish.

    Bahkan dalam 1 jam terakhir, LSK masih mencatat kenaikan 19.97%, menunjukkan momentum beli yang masih kuat.

    Meskipun rekor tertinggi LSK masih sangat jauh di level $39.31, reli saat ini bisa menjadi titik balik untuk mengembalikan minat pasar terhadap proyek veteran ini.

    Faktor Pendorong Lonjakan Harga LSK

    Ada beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan besar ini:

    1. Lonjakan Volume Perdagangan

    Volume yang mencapai lebih dari $194 juta dalam sehari merupakan indikator likuiditas yang kuat. Ketika volume naik, harga cenderung mengikuti akibat meningkatnya permintaan pasar.

    2. Pergerakan Teknikal Positif

    Penembusan harga di atas resistensi mingguan menjadi sinyal kuat bagi trader untuk masuk. Lonjakan 20% dalam satu jam terakhir menunjukkan FOMO (fear of missing out) di kalangan pelaku pasar.

    3. Momentum Rebound Setelah Koreksi

    Dalam 60–90 hari terakhir, LSK berada dalam tren turun. Namun fase konsolidasi ini justru memberikan ruang bagi harga untuk memantul kuat, didorong berita positif dan spekulasi investor.

    4. Pasokan Sirkulasi yang Sehat

    Dengan 55,34% pasokan telah beredar, tekanan jual dari unlock token jangka pendek relatif rendah, memberi stabilitas pada pergerakan harga.

    Prospek LSK: Tren Bullish Berpotensi Berlanjut

    Melihat kombinasi antara volume besar, kenaikan harga agresif, serta tren positif dalam 7–30 hari terakhir, LSK berpotensi melanjutkan reli dalam jangka pendek selama pasar kripto secara umum tetap stabil.

    Level-level penting yang perlu diperhatikan:

    • Support terdekat: $0.24
    • Resistance kuat: $0.30–$0.32
    • Target bullish lanjutan: $0.35–$0.40 jika volume tetap tinggi

    Sebaliknya, koreksi wajar dapat terjadi ketika trader mulai mengambil keuntungan setelah kenaikan hampir 50% dalam sehari.

    Baca Juga: Apa Itu Lisk (LSK)?

    Lisk (LSK) mencatat salah satu kinerja terbaik di pasar kripto hari ini dengan lonjakan harga +48%, volume perdagangan mencapai $194 juta, dan kenaikan mingguan lebih dari 63%.

    Sentimen positif ini didukung oleh aksi beli besar-besaran, pergerakan teknikal yang bullish, serta kondisi pasar yang kembali kondusif.

    Dengan momentum yang kuat dan tingkat likuiditas yang tinggi, LSK menjadi salah satu aset yang patut diperhatikan oleh trader maupun investor yang sedang mencari peluang di pasar altcoin.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Turun 1,14%, Muncul Sentimen Bearish

    Pi Network (PI) kembali mencatat penurunan dalam 24 jam terakhir, melemah 1,14% dan berkinerja lebih buruk dibanding pasar kripto secara keseluruhan yang turun 0,19%.

    Tekanan jual pada PI dipicu oleh kombinasi faktor makro, teknikal, dan kondisi likuiditas yang menurun tajam.

    Meski ekosistem Pi terus berkembang melalui kemitraan strategis, aksi harga token tetap tertekan oleh sentimen pasar yang risk-off dan dinamika suplai yang kurang mendukung.

    Baca Juga: Pi Network Reli 3,7%, Dipicu Kemitraan Gaming dan Listing Bursa Eropa

    Sentimen Pasar Kripto Mencerminkan Aksi Risk-Off

    Pasar kripto global menunjukkan tanda-tanda risk aversion yang kuat.

    Kapitalisasi pasar kripto turun tipis namun stabil, tetapi dominasi Bitcoin naik ke 58,7%, menandakan pergeseran modal dari altcoin menuju aset kripto berkapitalisasi besar.

    Dalam periode tekanan makro, investor cenderung menghindari token yang volatil seperti PI.

    Crypto Fear & Greed Index tercatat di level 20 (zona “Fear”), level terendah sejak 22 November 2025. Kondisi ini secara historis menekan permintaan altcoin karena trader lebih memilih menyimpan modal atau fokus pada Bitcoin.

    Meski Pi Network memiliki korelasi 30 hari sebesar -0.24 terhadap BTC yang menunjukkan karakteristik pergerakan unik gejolak pasar sering kali menyinkronkan pergerakan altcoin dengan Bitcoin.

    Penurunan PI hari ini adalah cerminan dari tekanan pasar yang meluas, bukan semata-mata kelemahan proyek.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Tekanan Teknis Seret Harga ke Area Bearish

    Dari perspektif analisis teknikal, PI gagal menembus level retracement Fibonacci 23,6% di $0.2635, sebuah titik resistensi signifikan yang memicu aksi profit-taking dari trader jangka pendek.

    Setelah penolakan tersebut, PI melemah di bawah SMA 7 hari ($0.2489), mengkonfirmasi hilangnya momentum bullish dalam jangka pendek.

    Indikator Chaikin Money Flow (CMF) masih berada pada zona negatif, menunjukkan arus keluar modal yang dominan.

    Sementara itu, indikator RSI (49.87) berada pada area netral, tidak menunjukkan sinyal oversold yang biasanya memicu pembalikan harga cepat.

    Level yang kini menjadi perhatian adalah support $0.242, yang merupakan area retracement 50% Fibonacci.

    Jika harga gagal bertahan, tekanan jual dapat membawa PI menuju support berikutnya di $0.219, memperpanjang fase koreksi.

    Investor disarankan memantau apakah PI mampu merebut kembali level psikologis $0.25; penutupan harian di atas level tersebut dapat mengembalikan kepercayaan pasar.

    Perkembangan Ekosistem: Potensi Positif yang Tertahan Sentimen Global

    Secara fundamental, ekosistem Pi Network mengalami perkembangan yang cukup positif. Pada 28 November, PI mengumumkan kemitraan dengan CiDi Games, memperluas integrasi token ke industri gaming Web3.

    Kolaborasi ini berpotensi mendorong adopsi jangka panjang serta membuka pintu bagi utilitas PI di sektor hiburan digital.

    Namun, sentimen ini belum mampu mengimbangi tekanan makro dan dinamika suplai. Data menunjukkan bahwa 19,2 juta PI token yang unlocked pada 4 Juli memicu tekanan jual laten.

    Selain itu, jadwal unlock menunjukkan bahwa sekitar 130 juta token akan memasuki sirkulasi sepanjang Desember, menambah kekhawatiran pasar mengenai potensi dilusi harga.

    Sementara itu, unlock besar berikutnya mencapai 272 juta token, yang dikhawatirkan memberi tekanan tambahan jika permintaan pasar tidak tumbuh seiring penambahan suplai.

    Likuiditas Menurun Memperbesar Risiko Volatilitas

    Faktor lain yang menekan harga PI adalah penurunan drastis pada volume perdagangan 24 jam, yang merosot 48,6% menjadi $25.9 juta.

    Likuiditas yang rendah membuat harga lebih rentan terhadap ayunan besar, terutama ketika sell order bernilai tinggi memasuki pasar.

    Kondisi ini memperbesar risiko volatilitas jangka pendek dan mempersulit pembentukan tren bullish yang stabil.

    Baca Juga: Kenaikan Harga Pi Network 5,91%: Aksi Whale dan Dampaknya

    Penurunan harga PI sebesar 1,14% dipicu oleh kombinasi sentimen pasar yang bearish, kegagalan menembus resistensi teknikal, serta penurunan likuiditas dan tekanan suplai dari token unlock.

    Meski ekosistem Pi terus berkembang melalui kemitraan strategis, pasar saat ini lebih fokus pada risiko makro dan dinamika pasokan yang meningkat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Melemah $2.999, Ada Tekanan!

    Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, kembali menunjukkan pergerakan yang cukup fluktuatif.

    Pada perdagangan terakhir, harga ETH tercatat di level $2,999.13, turun -1.13% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar menyentuh $361.98 miliar.

    Meski mengalami pelemahan harian, Ethereum masih mencatat kenaikan +6.09% dalam 7 hari terakhir, menunjukkan bahwa minat pasar terhadap aset ini tetap kuat di tengah kondisi volatil.

    Volume perdagangan ETH dalam 24 jam terakhir mencapai $12.56 miliar, menunjukkan bahwa aktivitas transaksi tetap tinggi meski sentimen pasar sedang cenderung melemah.

    Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Menguat Tipis ke $3.022

    Trend Penurunan dalam Jangka Pendek dan Menengah

    Riwayat harga Ethereum dalam 30–90 hari terakhir memperlihatkan tren korektif yang cukup signifikan:

    • Hari ini: -1.21%
    • 30 hari: -22.35%
    • 60 hari: -27.62%
    • 90 hari: -31.64%

    Penurunan tajam dalam tiga bulan terakhir menunjukkan tekanan pasar yang konsisten, baik dari sisi makro ekonomi maupun pergeseran modal investor menuju aset berisiko rendah.

    Meski demikian, kenaikan mingguan sebesar 6% memberikan sinyal bahwa ETH mungkin sedang memasuki fase konsolidasi dengan potensi pemulihan bertahap.

    Pergerakan Harian ETH dalam Rentang Ketat

    Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak dalam rentang harga yang relatif sempit, antara $2,966.85 (terendah) hingga $3,045.12 (tertinggi).

    Konsolidasi ini terjadi setelah ETH mengalami penurunan lebih dalam pada minggu-minggu sebelumnya, memberikan gambaran bahwa tekanan jual mulai mereda walau momentum bullish belum sepenuhnya pulih.

    Mengingat rekor tertinggi (ATH) Ethereum berada di level $4,953.73, harga saat ini masih berada jauh di bawah puncak historisnya, membuka ruang potensi pertumbuhan jangka panjang apabila pasar kembali memasuki kondisi bullish.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kapitalisasi Pasar dan Pasokan Tetap Stabil

    Ethereum memiliki sirkulasi pasokan sebesar 120.70 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai. Mekanisme burn EIP-1559 masih menjadi faktor penting dalam menekan inflasi ETH, sehingga pasokan yang beredar tetap terkontrol.

    Dengan kapitalisasi pasar $361.90 miliar, ETH mempertahankan posisi sebagai kripto nomor dua di dunia, hanya berada di bawah Bitcoin.

    Stabilitas posisi ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap ekosistem Ethereum yang terus berkembang melalui pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps), DeFi, NFT, hingga upgrade jaringan.

    Faktor Penggerak Tekanan Harga ETH

    Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan harga Ethereum saat ini antara lain:

    1. Sentimen Makro Ekonomi yang Masih Lemah

    Kondisi global seperti ketidakpastian ekonomi, pergerakan suku bunga, dan risk-off di pasar keuangan membuat investor berhati-hati terhadap aset kripto.

    2. Kapitalisasi Besar Membuat Pergerakan Lebih Stabil

    Sebagai aset besar, ETH cenderung bergerak lebih moderat dibanding altcoin kecil. Penurunan 1% dalam 24 jam menunjukkan stabilitas di tengah tekanan pasar kripto lain yang lebih volatil.

    3. Kenaikan Mingguan Tanda Awal Pemulihan

    Meskipun jangka menengah masih bearish, rebound mingguan menunjukkan potensi reversal apabila sentimen pasar membaik.

    4. Aktivitas Ekosistem Ethereum Tetap Kuat

    Jumlah transaksi harian, aktivitas DeFi, serta penggunaan smart contract tetap memberi nilai fundamental yang solid pada jaringan Ethereum.

    Prospek ETH ke Depan

    Dengan harga saat ini di kisaran $2.999, ETH berada di area support penting. Jika mampu bertahan di atas $2.950, peluang pemulihan menuju $3.100–$3.200 terbuka lebar.

    Namun jika tekanan jual berlanjut, ETH dapat menguji support lebih dalam di zona $2.800.

    Upgrade jaringan lanjutan, ekspansi layer-2, serta meningkatnya adopsi institusional menjadi pendorong utama yang berpotensi mengarahkan ETH kembali ke tren naik dalam jangka panjang.

    Baca Juga: $400 Juta Menguap! MegaETH Tersandung Kesalahan Multisig Fatal!

    Ethereum mengalami penurunan harian sebesar 1.13%, namun tetap menunjukkan performa mingguan yang positif.

    Meskipun tekanan dalam 30–90 hari terakhir cukup besar, ETH mempertahankan posisinya sebagai aset kripto utama dengan kapitalisasi pasar stabil dan ekosistem yang terus berkembang.

    Dengan kondisi pasar yang perlahan membaik, Ethereum memiliki peluang besar untuk melanjutkan pemulihan dalam beberapa pekan ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan $90.850, Bisa Koreksi?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC), aset kripto terbesar di dunia, diperdagangkan di $90,850.20 dengan pergerakan harian yang relatif minim, yakni hanya -0.09%.

    Meski terlihat stagnan dalam 24 jam terakhir, kondisi ini memberikan sinyal stabilitas setelah beberapa minggu terakhir diwarnai koreksi yang cukup dalam.

    Kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat $1.812 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $37.68 miliar, menunjukkan bahwa aktivitas pasar tetap tinggi meskipun harga bergerak tipis.

    BTC juga mempertahankan dominasinya sebagai kripto nomor satu di dunia, dengan tingkat sirkulasi 19.96 juta BTC, atau 95% dari total suplai maksimum 21 juta.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi Tipis ke $90.714

    Kondisi Harga: Menguat dalam 7 Hari Namun Masih Melemah dalam Jangka Panjang

    Meski pergerakan harian terbilang stabil, tren BTC dalam beberapa bulan terakhir memperlihatkan tekanan signifikan:

    • 1 Hari: -0.09%
    • 7 Hari: +5%
    • 30 Hari: -17.43%
    • 60 Hari: -20.69%
    • 90 Hari: -15.68%

    Dari data tersebut, Bitcoin masih menunjukkan performa positif dalam satu minggu terakhir, menandakan adanya upaya pemantulan setelah memasuki zona korektif.

    Namun penurunan dalam 30–90 hari terakhir menjadi indikator bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar setelah mencapai rekor tertinggi baru di $126,198.07.

    Penurunan tiga bulanan sebesar -15% mencerminkan tekanan global, baik dari faktor geopolitik, kebijakan moneter, hingga pergeseran risiko investor.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pergerakan Harian yang Ketat Menandakan Fase Konsolidasi

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga yang cukup sempit di level $90,260.19 (terendah) hingga $91,187.62 (tertinggi).

    Rentang yang ketat ini mengindikasikan pasar sedang memasuki tahap konsolidasi, di mana pelaku pasar menunggu katalis besar berikutnya.

    Minimnya volatilitas mengisyaratkan bahwa baik pembeli maupun penjual belum mengambil posisi agresif.

    Secara teknikal, zona $90.000–$91.000 menjadi area kunci yang menentukan arah BTC dalam beberapa hari ke depan.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga BTC Hari Ini

    1. Sentimen Pasar Kripto yang Masih Rentan

    Secara makro, pasar kripto masih berada dalam tekanan risk-off akibat penguatan dolar AS, kekhawatiran suku bunga bertahan tinggi, arus modal yang berpindah ke aset rendah risiko.

    Tekanan ini membuat Bitcoin sulit mempertahankan momentum bullish jangka pendek.

    2. Volume Besar Menandakan Kesiapan untuk Gerakan Berikutnya

    Volume perdagangan yang tetap tinggi di atas $37 miliar menunjukkan bahwa pasar BTC masih aktif, sehingga potensi breakout atau breakdown tetap terbuka.

    3. Momentum Mingguan Positif

    Kenaikan 5% dalam 7 hari menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai berkurang, membuka ruang bagi pemantulan harga.

    4. Keterbatasan Suplai BTC

    Dengan hanya 1.04 juta BTC tersisa menuju suplai maksimum, faktor kelangkaan (scarcity) tetap menjadi katalis utama jangka panjang yang menjaga fundamental Bitcoin.

    Prospek BTC: Apakah Momentum Kenaikan Akan Berlanjut?

    Selama BTC mampu bertahan di atas $90.000, peluang untuk melanjutkan pemulihan menuju $92.500–$95.000 tetap terbuka.

    Namun penurunan di bawah zona support tersebut bisa memicu tekanan ke area $88.000, yang menjadi level support kuat berikutnya.

    Jika volume beli masuk dan pasar global lebih tenang, BTC berpotensi menguji kembali resistance besar di area $95.500–$98.000.

    Sementara itu, untuk jangka panjang, fundamental Bitcoin tetap kuat didukung oleh adopsi institusional, kelangkaan suplai, peran sebagai aset lindung nilai modern, minat ETF Bitcoin yang tetap konsisten.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat Tipis ke $87.876

    Analisa harga BTC hari ini menegaskan bahwa Bitcoin berada dalam fase stabil meski tekanan koreksi jangka panjang masih terasa. Dengan harga di sekitar $90.850, BTC menunjukkan daya tahan kuat dalam kondisi pasar yang rentan.

    Kenaikan mingguan 5% menjadi sinyal bahwa pemulihan mungkin sedang berlangsung. Namun trader tetap perlu memperhatikan level support $90.000 dan pergerakan volume untuk memprediksi arah berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com