Author: 14

  • Dogecoin Terjun 70% ke $0.14: Siap Rebound atau Menuju $0.10?

    Harga Dogecoin kembali menjadi sorotan setelah anjlok selama empat minggu berturut-turut dan kini menyentuh level terendah sejak April.

    Pasar kripto sedang dilanda sentimen negatif, dan DOGE terkena imbas terburuknya, turun lebih dari 70% dari puncak Desember. Namun minggu ini bisa menjadi titik balik besar… atau justru titik jatuh berikutnya.

    GDOG ETF Akan Diluncurkan, Harapan Baru atau Sekadar Hype?

    Mulai Senin, Grayscale akan merilis GDOG ETF, disusul beberapa ETF DOGE lain seperti dari 21Shares. Teorinya, ETF memudahkan investor institusional maupun retail Amerika untuk masuk ke Dogecoin tanpa harus membeli token langsung.

    Tetapi ada pertanyaan besar: apakah ada yang benar-benar tertarik?

    Contoh paling jelas adalah REX-Osprey DOGE ETF yang sudah lebih dulu hadir sejak September. Hasilnya: aset kelolaan hanya 24 juta dolar, sebuah angka yang sangat kecil.

    Jika melihat kinerja token serupa seperti Litecoin, Canary Litecoin ETF hanya berhasil menarik sekitar 7 juta dolar. Tidak ada tanda-tanda bahwa institusi berbondong-bondong masuk ke aset sejenis.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tekanan Jangka Pendek: Minat Derivatif Turun Drastis

    Dilaporkan Crypto News, beberapa bulan terakhir, Dogecoin tidak memiliki katalis positif. Open interest futures DOGE anjlok ke 1.1 miliar dolar, level terendah sejak November tahun lalu, jauh dari puncak tahun ini yang mencapai 6 miliar dolar.

    Kesimpulannya, trader besar mulai menjauh dari pasar DOGE.

    Analisis Teknis DOGE: Rebound atau Breakdown?

    Grafik mingguan menunjukkan DOGE telah jatuh dari 0.3075 dolar pada September menjadi sekitar 0.1423 dolar.

    Level ini penting karena:

    • DOGE beberapa kali tertahan di titik ini sejak 10 Maret.
    • Terletak di retracement 78.2%, level Fibonacci yang sering menjadi titik balik.
    • Pola triple-bottom mulai terlihat, dengan neckline di 0.3075 dolar. Biasanya ini adalah sinyal pembalikan bullish yang kuat.

    Namun ada risiko besar. Jika DOGE menembus di bawah area triple-bottom tersebut, harganya berpotensi jatuh menuju level psikologis 0.10 dolar—sekitar 30% lebih rendah dari posisi sekarang.

    Jadi, Apakah DOGE Akan Rebound?

    Peluncuran GDOG ETF bisa menjadi pemicu sentimen positif jangka pendek. Namun, mengingat minimnya minat pada ETF DOGE sebelumnya, ekspektasi harus tetap realistis.

    Minggu ini akan menjadi momen penentu:

    • Rebound kuat jika level support bertahan dan ETF memicu gelombang minat baru.
    • Penurunan lebih dalam jika DOGE jatuh menembus titik kritisnya.

    Satu hal yang pasti: pasar sedang menunggu, dan Dogecoin siap membuat kejutan besar—ke arah mana pun itu.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • AURA Naik ke $0.03841: Token Kucing Ini Mulai Dominasi Market!

    Dunia kripto kembali diramaikan dengan tren unik: token bertema kucing yang melonjak drastis dalam waktu singkat. Dari koin berlogo kucing lucu hingga token komunitas, sektor ini menjadi panggung baru bagi investor yang mencari peluang besar dan sensasi terbaru.

    Berikut adalah deretan Top Cat-Themed Tokens berdasarkan kapitalisasi pasar, dan beberapa di antaranya mencetak kenaikan yang luar biasa dikutip CoinMarketCap.

    1. GameStop Coin (GME) — “Roket Bertema Kucing; Naik 493% dalam 24 Jam!”

    Gamestop coin GME
    Gamestop coin GME
    • Harga: $0.00004618
    • 1h: +2.12%
    • 24h: +493.09%
    • 7d: +225.25%
    • Market Cap: $20,571,420
    • Volume: $1,130,264
    • Supply Beredar: 23.07B

    GME mencatat lonjakan paling besar dalam daftar ini. Dalam 24 jam saja, token ini melejit hampir 500%, sebuah kenaikan yang jarang terjadi bahkan di pasar meme coin. Sentimen komunitas dan hype besar menjadi pemicu utama pergerakannya.

    2. $WAFFLES — “Kucing Davinci yang Mulai Menarik Perhatian Investor”

    • Harga: $0.002042
    • 1h: +0.29%
    • 24h: +29.16%
    • 7d: +35.80%
    • Market Cap: $1,826,865
    • Volume: $108,291
    • Supply Beredar: 53.00M

    Token bertema kucing milik Davinci ini memiliki pertumbuhan stabil. Meski tidak se-eksplosif GME, performa mingguan dan volume perdagangannya menunjukkan minat investor yang terus meningkat.

    3. Bitcoin Cats (1CAT) — “Kucing Blockchain dengan Kenaikan Konsisten”

    Bitcoin Cats (1CAT)
    Bitcoin Cats (1CAT)
    • Harga: $0.0001444
    • 1h: 0.00%
    • 24h: +16.95%
    • 7d: +7.90%
    • Market Cap: $720,735
    • Volume: $23,484
    • Supply Beredar: 162.91M

    1CAT mencoba memadukan konsep Bitcoin dengan karakter kucing. Dalam satu minggu, grafiknya menunjukkan stabilitas yang cukup menarik bagi investor jangka menengah yang mengincar pertumbuhan perlahan namun pasti.

    4. Toshi (TOSHI) — “Penguasa Kapitalisasi di Dunia Token Kucing”

    • Harga: $0.0004007
    • 1h: +0.55%
    • 24h: +15.71%
    • 7d: +6.56%
    • Market Cap: $168,590,217
    • Volume: $141,604,787
    • Supply Beredar: 352.64B

    Sebagai token dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini, TOSHI menjadi yang paling dominan. Lonjakan volume perdagangan yang begitu besar menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap token ini.

    5. Aura (AURA) — “Token Kucing Beraroma Mistis dengan Pertumbuhan Stabil”

    memecoin AURA
    memecoin AURA
    • Harga: $0.03841
    • 1h: +0.54%
    • 24h: +12.80%
    • 7d: +2.73%
    • Market Cap: $37,002,025
    • Volume: $1,551,206
    • Supply Beredar: 40.29M

    AURA menawarkan pertumbuhan yang tidak terlalu ekstrem, namun stabil. Bagi investor yang mencari proyek dengan risiko lebih terukur, AURA bisa menjadi pilihan menarik.

    Apakah Token Bertema Kucing Layak Dilirik?

    Kinerja sektor ini, terutama lonjakan besar GME, menunjukkan bahwa narasi dan kekuatan komunitas sangat mempengaruhi pasar kripto. Meski memberi peluang keuntungan besar, token bertema kucing tetap memiliki risiko tinggi. Investor diharapkan tetap berhati-hati dan melakukan riset sebelum terjun.

    Baca juga: Dari AIC ke PENGU, Meme Token Jadi Buruan Investor Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cardano Guncang! Bug Misterius Picu Fork Besar, Apa Itu?

    Jaringan blockchain Cardano mengalami salah satu insiden paling dramatis dalam sejarahnya pada Jumat lalu. Hanya satu transaksi, yang kemudian disebut sebagai transaksi “beracun”—cukup untuk membelah jaringan menjadi dua rantai berbeda, membuat komunitas panik, harga ADA anjlok, dan memicu perburuan pelaku hingga ke ranah investigasi FBI.

    Jaringan Cardano Tiba-tiba Terbelah

    Menurut laporan resmi dari Intersect, lembaga tata kelola ekosistem Cardano, masalah dimulai ketika sebuah transaksi delegasi yang cacat berhasil lolos validasi pada node versi baru, tetapi ditolak oleh node versi lama.
    Ketidaksesuaian ini memicu fork mendadak di mana sebagian operator membangun blok di rantai dengan transaksi “beracun”, sementara lainnya tetap berada di rantai “sehat”.

    Intersect menjelaskan bahwa masalah berasal dari bug di pustaka perangkat lunak inti yang tidak terdeteksi oleh kode validasi, sebuah celah kecil dengan dampak besar.

    Charles Hoskinson: “Ini Serangan yang Disengaja”

    Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, langsung memberikan pernyataan lewat X (Twitter), menyebut insiden ini sebagai serangan terencana dari seorang stake pool operator yang tidak puas dan sengaja ingin merusak reputasi Input/Output Global (IOG).
    Dampaknya terasa cepat: harga ADA turun lebih dari 6% dalam beberapa jam.

    Tim Darurat Bergerak

    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ketika jaringan terbelah, tim developer dan operator node segera melakukan respons darurat. Patch baru dirilis dan operator diminta untuk memperbarui perangkat lunak agar kembali tersinkronisasi di rantai utama.

    Intersect juga memastikan bahwa dompet yang mengirim transaksi cacat tersebut telah diidentifikasi. Bahkan pihak berwenang, termasuk FBI, telah dilibatkan untuk penyelidikan lebih lanjut.

    Pelaku Muncul dan Minta Maaf

    Dilaporkan Decrypt, perkembangan mengejutkan muncul ketika seorang pengguna X bernama Homer J. mengaku sebagai orang yang mengirim transaksi penyebab kekacauan tersebut.

    Dalam permintaan maafnya, ia menyatakan bahwa aksinya dilakukan sebagai tantangan pribadi untuk mereproduksi transaksi buruk yang pernah ia lihat. Ia menambahkan bahwa ia mengandalkan instruksi yang dihasilkan AI, serta membantah bahwa ia melakukan aksi ini untuk keuntungan finansial.

    Menurut pengakuannya, ia tidak menjual atau men-short ADA, tidak bekerja sama dengan pihak lain, dan tidak bermaksud jahat. Ia menyebut kejadian ini sebagai bentuk kecerobohan yang membuatnya sangat menyesal.

    Tidak Ada Dana Hilang, Tapi Reputasi Terkoyak

    Intersect menegaskan bahwa tidak ada dana pengguna yang hilang. Sebagian besar dompet ritel kebetulan menggunakan komponen node yang mampu menangani transaksi cacat ini dengan aman.

    Hoskinson juga menegaskan bahwa jaringan Cardano tidak pernah benar-benar mati, meski pengguna mengalami berbagai gangguan dan sejumlah bursa menghentikan sementara layanan deposit serta penarikan.

    Kesimpulan: Ledakan Besar Dari Celah Kecil

    Insiden ini menjadi pengingat bahwa bahkan jaringan blockchain besar seperti Cardano tetap rentan terhadap bug yang tidak terduga. Satu transaksi cacat saja mampu memicu perpecahan jaringan, gejolak harga, dan tekanan besar pada komunitas.

    Sekarang, Cardano menghadapi proses pemulihan yang diperkirakan akan memakan waktu berminggu-minggu untuk mengembalikan kepercayaan pengguna dan stabilitas ekosistemnya.

    Baca juga: Pendiri Cardano Optimis! Selig Pimpin CFTC, Apakah Kripto Siap Naik?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Menahan Support $123: Rebound ke $146 atau Terjun Bebas?

    Solana kembali menjadi sorotan pasar kripto. Setelah minggu yang penuh gejolak, SOL saat ini diperdagangkan di kisaran $130, namun kondisi pasar masih terlihat rapuh. Para trader kini menatap satu sinyal teknikal yang paling ditakuti: death cross, persilangan antara MA 50-hari dan MA 200-hari yang sering dianggap sebagai awal fase bearish berkepanjangan.

    Dengan tekanan jual yang meningkat dan support kuat di $121–$123 terus diuji, muncul pertanyaan penting:
    Apakah Solana akan segera jatuh lebih dalam, atau justru tekanan ini menjadi peluang yang dilihat oleh investor institusional?

    Institusi Diam-Diam Membeli: Apa yang Mereka Tahu?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menariknya, meski banyak investor ritel panik, data menunjukkan bahwa beberapa institusi justru mulai mengakumulasi SOL. Meski harga berada dalam descending channel selama beberapa bulan, aksi beli agresif di area bawah memunculkan spekulasi bahwa mungkin ada tanda awal pembalikan yang belum disadari pasar.

    Namun secara teknikal, tren masih condong bearish.

    Trend Melemah: Death Cross Semakin Dekat

    Dilaporkn Cryptonews, struktur teknikal SOL sejak September menunjukkan pola penurunan yang kuat:

    • Lower highs terbentuk konsisten sejak pertengahan September
    • Setiap reli selalu tertahan di tengah descending channel
    • MA 50 hampir memotong MA 200 dari atas, membentuk death cross

    Jika SOL gagal mempertahankan zona $121–$123, tekanan jual dapat menyeret harga menuju $107, bahkan $95. Death cross ini bisa menjadi pemicu awal fase koreksi yang lebih panjang.

    Support Masih Bertahan, tetapi Rapuh

    Meski terlihat mengkhawatirkan, beberapa sinyal menunjukkan adanya kekuatan beli:

    • Candlestick dengan lower wick panjang menandakan adanya aksi beli yang agresif di level bawah
    • RSI pada level 33 memantul dari area oversold, membentuk bullish divergence ringan

    Untuk memulihkan momentum, pembeli harus mampu mendorong SOL ke atas:

    • Level $144–$146 sebagai konfirmasi awal kekuatan
    • Level $172 sebagai batas atas channel
    • Potensi menuju $205 jika sentimen pasar membaik

    Namun, level-level ini tetap sulit ditembus tanpa adanya peningkatan volume yang signifikan.

    Outlook Harga Solana: Siap Jebol atau Rebound?

    Skenario bullish:
    Jika muncul candle bullish yang kuat dari area $121–$123, SOL berpeluang untuk kembali menargetkan zona $144 sebelum melanjutkan pemulihan yang lebih besar.

    Skenario bearish:
    Jika $121 ditembus, death cross akan semakin ditegaskan, membuka peluang penurunan menuju $107 dan kemudian $95.

    Solana di Titik Kritis, Hancur atau Bangkit?

    Solana berada di titik krusial.
    Support masih bertahan, tetapi kekuatannya semakin rapuh. Death cross menunggu konfirmasi, dan institusi mulai mengumpulkan aset saat investor ritel menjual.

    Beberapa hari ke depan kemungkinan akan menentukan arah besar Solana:
    Apakah harga akan turun di bawah $123 dan masuk fase bearish baru, atau justru bangkit dan membatalkan sinyal negatif?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Target Baru XRP $3–$10: Apakah Realistis atau Terlalu Berani?

    XRP kembali menjadi pusat perhatian dunia aset digital. Dengan hadirnya ETF baru, dukungan institusi yang semakin kuat, dan peningkatan teknologi signifikan, banyak analis menilai tahun 2026 bisa menjadi tahun terbaik bagi XRP. Namun pertanyaannya: apakah lonjakan harga ini benar-benar bisa bertahan, atau hanya akan menjadi gelombang hype yang cepat mereda?

    Berikut ulasan lengkapnya.

    Mengapa XRP Diprediksi Akan Melejit dalam 12 Bulan ke Depan

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    1. ETF XRP Pertama di AS Langsung Menarik Dana Ratusan Juta

    Canary XRP ETF (NASDAQ: XRPC) mulai diperdagangkan pada 13 November dan langsung mengumpulkan dana sekitar 250 juta dolar dalam hitungan hari. Ini menjadi debut ETF kripto terkuat tahun 2025.

    Arus dana besar seperti ini berpotensi membawa pembeli baru secara konsisten, yang kemudian mendorong harga XRP lebih tinggi selama tren berlangsung.

    2. Ripple Membangun Aliansi dengan Lebih dari 300 Bank Global

    Dilaporkan Nasdaq, Ripple kini bekerja sama dengan lebih dari 300 lembaga keuangan dalam sistem pembayaran lintas negara. Target besar perusahaan ini adalah memasukkan XRP langsung ke inti operasi para mitra tersebut.

    Dampaknya cukup signifikan:

    • Lebih banyak transaksi berjalan di XRP Ledger (XRPL)
    • Lebih banyak lembaga keuangan memegang XRP sebagai modal kerja
    • Lebih banyak program uji coba penggunaan XRP

    Semua ini berpotensi meningkatkan permintaan terhadap XRP secara berkelanjutan.

    3. Teknologi XRPL Meningkat Tajam

    Ledger XRP kini hadir dengan fitur-fitur baru yang memperkuat ekosistem:

    • Automated Market Maker (AMM) bawaan
    • DEX yang lebih terintegrasi
    • Dukungan tokenisasi aset dunia nyata seperti obligasi dan reksa dana
    • Fitur yang memudahkan konektivitas lintas rantai

    Perkembangan ini membuat XRPL semakin menarik bagi manajer aset institusi dan pelaku keuangan global.

    Baca juga: Harga XRP Jatuh di Bawah $2 Setelah Whale Jual $400 Juta XRP

    4. Munculnya Perusahaan Treasury Khusus XRP

    Perusahaan seperti Evernorth, yang didukung Ripple, sedang menuju proses IPO dan menargetkan penggalangan dana lebih dari 1 miliar dolar untuk membeli XRP dalam jumlah besar.

    Jika model seperti ini berhasil, kemungkinan muncul lebih banyak perusahaan serupa yang akan mengakumulasi XRP, sehingga memperketat pasokan dan mendukung kenaikan harga.

    Apakah Lonjakan Harga XRP Bisa Bertahan?

    Tidak sepenuhnya. Ada beberapa faktor yang perlu dicermati agar investor tidak terjebak euforia sesaat.

    1. Arus Masuk ETF Bersifat Dua Arah

    Masuknya dana ke ETF memang dapat memicu kenaikan harga. Namun arus ini bisa berbalik kapan saja. Ketika sentimen berubah, investor dapat menarik dana secara cepat sehingga berdampak negatif pada harga XRP.

    2. Perusahaan Treasury Bisa Menjual Saat Harga Terlalu Tinggi

    Perusahaan treasury atau DAT (Digital Asset Treasury) sangat bergantung pada apresiasi harga XRP. Jika harga naik terlalu tinggi hingga dianggap tidak wajar, mereka dapat tertekan untuk mengambil keuntungan. Hal ini justru bisa memicu aksi jual besar-besaran.

    3. Kompetisi yang Semakin Ketat

    XRP tidak beroperasi sendirian. Ia bersaing dengan jaringan seperti Ethereum, Solana, Stellar, Chainlink, dan berbagai blockchain lain yang juga mengincar sektor pembayaran dan tokenisasi aset.

    Jika pesaing bergerak lebih cepat, XRP bisa kehilangan momentum.

    Kenaikan yang Paling Mungkin Bertahan untuk Jangka Panjang

    Kenaikan harga yang didukung oleh penggunaan nyata di ledger adalah yang paling berpotensi bertahan, seperti:

    • Tokenisasi aset
    • Aktivitas stablecoin
    • Pembayaran berbasis regulasi
    • Pengelolaan aset institusional

    Pertumbuhan ini bersifat fundamental dan berakar pada utilitas, bukan hype jangka pendek.

    XRP berpotensi mengalami tahun terbaiknya dalam 12 bulan ke depan. Namun tidak semua kenaikan harga yang muncul akan bersifat permanen. Kenaikan yang bertahan adalah yang berasal dari penggunaan nyata dalam ekosistem XRPL, sementara kenaikan yang dipicu ETF dan euforia pasar lebih rentan kehilangan momentum.

    Tetap optimis, tetapi tetap realistis.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Meteora (MET) 2025-2026: Peluang dan Risiko

    Meteora (MET) muncul sebagai salah satu inovator di ekosistem DeFi Solana pada akhir 2025, dengan protokol liquidity yang dinamis dan efisien. Proyek ini menjanjikan perdagangan yang lebih aman, yield yang optimal, dan peluncuran token yang adil, menarik trader dan liquidity provider.

    Kira-kira bagaimana prediksi token Meteora (MET) di tahun 2025-2026 dan apa saja risikonya?

    Sekilas Mengenai Meteora

    Meteora adalah platform liquidity desentralisasi yang dibangun di atas blockchain Solana, bertujuan untuk merevolusi cara liquidity dikelola di DeFi. Protokol ini memperkenalkan Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM), yang memungkinkan pool liquidity menyesuaikan secara otomatis berdasarkan kondisi pasar, sehingga meningkatkan efisiensi modal dan mengurangi slippage. Selain itu, Meteora menyediakan vault untuk yield optimization, aggregator DEX, dan mekanisme fair launch untuk token baru.

    Token MET akan berfungsi sebagai utility dan governance, dengan total pasokan 1 miliar. Pada Token Generation Event (TGE) 23 Oktober 2025,dengan alokasi tim dan reserve vesting selama enam tahun untuk mencegah dump

    Proyek ini didukung oleh komunitas Solana yang kuat, dengan fitur seperti LP Stimulus Plan untuk insentif liquidity provider. Lihat harga token Meteora (MET) terbaru di Tokocrypto: Beli dan Trading Bitcoin & Crypto di Indonesia.

    Baca juga: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Peluang

    Meteora menawarkan beberapa peluang menarik bagi investor, terutama di tengah boom ekosistem Solana:

    1. Adopsi Solana yang Terus Meningkat: Solana dikenal dengan kecepatan tinggi dan biaya rendah, membuat Meteora ideal untuk DeFi. Jika TVL Meteora terus naik, harga MET bisa mengikuti, sama halnya seperti proyek Solana lainnya seperti JUP atau RAY.
    2. Fitur Inovatif: DLMM dan vault yield memungkinkan yield farming yang lebih tinggi dibanding DEX tradisional. Integrasi dengan protokol lain seperti Jupiter juga bisa meningkatkan likuiditas dan adopsi.
    3. Insentif Komunitas: Program airdrop dan stimulus LP menarik lebih banyak pengguna, potensial menciptakan efek jaringan. 

    Risiko

    Meskipun menjanjikan, MET menghadapi risiko signifikan:

    1. Tekanan Jual Pasca-TGE: Dengan adanya sistem airdrop, ada potensi dump dari holder awal, bisa memberikan tekanan harga jangka pendek.
    2. Inflasi: Token masih belum 100% di-unlock dan butuh 6 tahun untuk unlock sepenuhnya, sehingga ada potensi inflasi.
    3. Volatilitas Pasar DeFi: Kompetisi dari DEX seperti Orca atau Raydium, ditambah regulasi crypto yang ketat, bisa menghambat pertumbuhan

    Prediksi Harga Meteora (MET) 2025–2026

    Prediksi harga MET bervariasi berdasarkan analisis teknis dan fundamental dari sumber terpercaya seperti BeInCrypto dan Blockworks. Secara keseluruhan, sentimen bullish untuk jangka menengah, tapi bearish jangka pendek karena volatilitas post-launch.

    Untuk 2025, harga diprediksi stabil dengan potensi naik jika adopsi meningkat. BeInCrypto memperkirakan range $0.329–$0.552, dengan rata-rata $0.432, didasarkan pada MA dan MACD yang netral. Faktor pengaruh: Peningkatan TVL dan breakout resistance di $0.33. 

    Perkriaan valuasi MET sesuai dengan revenue tahunannya jika dibandingkan dengan ORCA dan RAY. Sumber: Blockworks Research

    Sedangkan secara fundamental, hasil dari riset Blockworks dalam analisis pra-TGE, memperkirakan nilai wajar circulating market cap $450 juta–$1,1 miliar berdasarkan rasio P/S 6x–10x dibandingkan dengan Raydium dan Orca, yang menyiratkan harga potensial $0.94–$2.30 per token dengan circulating supply ~478 juta (meskipun harga saat ini lebih rendah karena kondisi pasar pasca-launch).

    Untuk 2026, Blockworks tidak memberikan prediksi spesifik untuk 2026, tapi menekankan potensi overvaluation jika market cap melebihi $2 miliar tanpa peningkatan revenue. Sedangkan BeinCrypto memberikan prediksi lebih optimis di harga $0.362–$0.607 (rata-rata $0.475) yang mungkin bisa dicapai, dan jika Solana terus dominan, harga bisa saja lebih tinggi.

    Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto MET?

    Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan MET/IDR, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Baca juga: Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem 


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber:

    Blockworks. “Meteora’s TGE: What is fair value for MET?” Diakses November 2025

    BeInCrypto. “Meteora (MET) Price Prediction & Forecast 2025 – 2029” Diakses November 2025



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Laju Reli Terhambat, Harga Pi Network (PI) Turun 1,45%

    Harga Pi Network (PI) kembali bergerak melemah dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data terbaru, PI turun 1,45% ke level $0.239, berada sedikit di bawah performa pasar kripto global yang juga melemah 1,8%.

    Pelemahan ini tidak terjadi secara tunggal, melainkan dipengaruhi kombinasi faktor makro, struktur token, serta sinyal teknikal yang belum mendukung pemulihan.

    Di tengah gejolak pasar, Pi Network menghadapi tantangan jangka pendek yang dapat terus menekan harga, terutama jika Bitcoin tidak segera menemukan titik stabil. Berikut rangkuman lengkap faktor penyebabnya.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Naik 1,5%, Ini 3 Faktor Pemicunya

    1. Gejolak Pasar Kripto Menekan Aset Berisiko

    Sentimen bearish pasar kripto menjadi faktor terbesar yang menyeret harga Pi Network.

    Pada 21 November, Bitcoin anjlok 11% ke $81.600, menjadi koreksi harian terdalam sejak kuartal kedua 2025. Kejatuhan ini memicu aksi jual besar-besaran pada altcoin, termasuk Pi.

    Indeks Fear & Greed pun meluncur ke level 11/100, masuk kategori Extreme Fear, menandakan pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko tinggi.

    Dominasi Bitcoin yang mencapai 58,25% membuat arus modal mengalir kembali ke aset berkapitalisasi besar.

    Hal ini turut diperparah oleh meningkatnya korelasi Pi dengan Bitcoin, yang mencapai +0.87, membuat tekanan penurunan semakin kuat.

    Ketergantungan terhadap pergerakan BTC ini menjadi faktor utama mengapa Pi tidak mampu bertahan saat pasar melemah.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    2. Risiko Token Unlock Jadi Momok Utama Investor

    Selain tekanan pasar, Pi Network tengah menghadapi masalah struktural, yakni risiko token unlock dalam jumlah besar.

    Selama 30 hari ke depan, akan ada 121,5 juta PI yang dilepas ke pasar, dimulai dari distribusi 4 juta PI pada 22 November.

    Pasokan tambahan ini menambah tekanan pada sirkulasi 8,32 miliar PI yang sudah beredar, meningkatkan risiko oversupply.

    Data on-chain menunjukkan adanya pergerakan signifikan dari pemegang besar (whale). Salah satu transaksi terbesar adalah perpindahan 2,36 juta PI ke bursa Bitget, menandakan potensi distribusi atau penjualan dalam waktu dekat.

    Pelepasan token dalam jumlah besar biasanya memicu tekanan jual jangka pendek, menurunnya minat pembeli baru, dan ketidakpastian soal valuasi jangka pendek.

    Karena itu, walaupun fundamental Pi terus berkembang, tekanan suplai jangka pendek masih menjadi faktor yang sulit dihindari.

    3. Sinyal Teknikal Lemah: Resistensi Kuat dan Volume Menyusut

    Dari sudut pandang teknikal, Pi Network sebenarnya sempat membentuk pola bullish Adam and Eve, yang biasanya menandakan pembalikan tren naik.

    Namun, pola ini gagal terkonfirmasi karena harga tidak mampu menembus zona resistensi kuat di $0.25–$0.28.

    Volume perdagangan harian justru turun 23,48% ke $56,7 juta, mencerminkan lemahnya daya beli.

    Indikator penting lain seperti On-Balance Volume (OBV) juga tidak menunjukkan penguatan. Absennya peningkatan volume ini menandakan bahwa meskipun ada potensi teknikal bullish, pasar masih didominasi oleh penjual.

    Jika tekanan ini berlanjut, level support utama $0.22–$0.23 menjadi zona krusial yang harus dijaga untuk mencegah koreksi lebih dalam.

    Pandangan Jangka Pendek dan Faktor Penggerak Berikutnya

    Dalam jangka pendek, risiko penurunan masih dominan. Sentimen pasar global yang belum stabil serta arus token unlock menjadi kombinasi yang dapat menahan laju harga Pi.

    Namun, dari sisi fundamental, Pi tetap memiliki katalis jangka panjang, yaitu kepatuhan terhadap MiCA, potensi listing di bursa Eropa seperti OKX Europe, dan ekosistem aplikasi yang terus tumbuh.

    Akan tetapi, dampak positif dari faktor-faktor ini kemungkinan baru terlihat setelah tekanan suplai mereda.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1,97%, Aktivitas Whale Jadi Kunci

    Penurunan harga Pi Network sebesar 1,45% mencerminkan kombinasi tekanan pasar makro, kecemasan investor terhadap token unlock, dan lemahnya sinyal teknikal.

    Selama Bitcoin belum stabil dan volume pembelian Pi tidak meningkat, risiko penurunan lanjutan masih terbuka.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga PARTI Naik 31,83%: Sentimen Pasar Pulihkan Particle Network

    Harga Particle Network (PARTI) melonjak signifikan dalam 24 jam terakhir, mencatat kenaikan 31,83% dan diperdagangkan di level $0.077528.

    Lonjakan ini menandai salah satu performa harian terbaik PARTI dalam beberapa pekan terakhir, setelah sebelumnya sempat tertekan oleh koreksi pasar yang berbasis volatilitas dan penurunan permintaan token berbasis infrastruktur web3.

    Meski demikian, data kapitalisasi pasar sebesar $32.76 juta dan volume perdagangan 24 jam yang mencapai $169.47 juta menunjukkan bahwa minat pasar terhadap PARTI sedang meningkat tajam.

    Dalam laporan ini, kita membedah faktor yang mendorong kenaikan harga, melihat sinyal pasar terkini, serta menilai prospek PARTI dalam jangka pendek.

    Pergerakan harga Particle Network (PARTI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Particle Network (PARTI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Particle Network (PARTI) Melejit 14%, Investor Langsung Serbu!

    Kenaikan Harga 31,83% Didukung Lonjakan Volume Perdagangan

    Kenaikan harian PARTI bukan hanya sekadar pemulihan harga, tetapi juga mencerminkan peningkatan aktivitas perdagangan.

    Volume perdagangan dalam 24 jam mencapai $169.47 juta, angka yang jauh melampaui kapitalisasi pasarnya, menandakan bahwa pasar tengah berada dalam fase akumulasi dan spekulasi aktif.

    Dengan sirkulasi pasokan mencapai 422,55 juta PARTI, atau sekitar 42,25% dari total suplai maksimum (1 miliar token), partisipasi pasar yang besar dalam 24 jam terakhir memperlihatkan bahwa permintaan terhadap token ini sedang meningkat.

    Kenaikan volume seperti ini biasanya mengindikasikan meningkatnya kepercayaan jangka pendek, tingginya aktivitas trader dalam memanfaatkan volatilitas, dan potensi pembentukan tren reversal bullish pada timeframe menengah.

    Performa 30–90 Hari Masih Negatif, tetapi Momentum Baru Muncul

    Meski kenaikan harian sangat impresif, data historis menunjukkan bahwa PARTI masih berada dalam fase pemulihan setelah melewati masa koreksi panjang:

    • 30 hari: -5.14%
    • 60 hari: -50.62%
    • 90 hari: -56.70%

    Penurunan tajam dalam dua hingga tiga bulan terakhir kemungkinan dipicu oleh koreksi pasar kripto global, penurunan minat pada token infrastruktur, lemahnya likuiditas pasar altcoin kelas menengah, dan aksi jual dari early backers atau investor jangka panjang.

    Namun kini, dengan kenaikan 31,83% dalam 24 jam dan perubahan 7 hari yang hanya berada di -0.35%, PARTI menunjukkan tanda-tanda pembalikan tren.

    Koreksi jangka pendek dalam 1 jam terakhir sebesar -2.12% terlihat wajar setelah lonjakan agresif.

    Ketiadaan Data ATH & Harga Tertinggi 24 Jam Menjadi Catatan

    Data harga dari penyedia menunjukkan beberapa anomali seperti:

    • Harga tertinggi 24 jam: $0
    • Harga terendah 24 jam: $0
    • Rekor tertinggi (ATH): $0

    Kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh kurangnya pembaruan data pada API, integrasi exchange yang belum lengkap, atau pencatatan harga yang baru dimulai.

    Meskipun demikian, hal ini tidak memengaruhi analisa arah pasar secara keseluruhan karena nilai harga sesungguhnya tetap tercatat dan dikonfirmasi melalui kapitalisasi serta volume.

    Kapitalisasi Pasar dan Potensi Pertumbuhan

    Dengan kapitalisasi pasar $32,6 juta, PARTI berada di peringkat ke-576 dalam daftar kripto global.

    Ini menempatkannya sebagai proyek berkapitalisasi menengah ke kecil yang memiliki ruang pertumbuhan harga lebih besar dibandingkan kripto berkapitalisasi besar.

    Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh berada di $77,14 juta, yang berarti jika seluruh suplai 1 miliar token beredar, nilai PARTI masih dalam zona wajar dan belum overvalued, sehingga memberi ruang bagi potensi kenaikan apabila demand meningkat.

    Baca Juga: Particle Network (PARTI) Bangkit 44%: Lonjakan Tak Terduga

    Prospek untuk Masa Depan

    Kenaikan harga PARTI sebesar 31,83% dalam 24 jam merupakan sinyal pulihnya minat pasar, ditopang oleh volume perdagangan besar. Meski performa jangka menengah masih negatif, momentum baru mulai terbentuk.

    Faktor yang perlu dipantau para trader mencakup kemampuan PARTI mempertahankan level di atas $0.075, pergerakan volume dalam beberapa hari ke depan, sentimen pasar global yang masih fluktuatif, dan pembaruan ekosistem Particle Network.

    Jika token mampu bertahan di atas support, tren bullish jangka pendek berpotensi berlanjut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $83.944, Tekanan Jual Dominan

    Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona merah, dengan penurunan harian sebesar 2,2% hingga diperdagangkan di level $83.944,44.

    Penurunan ini memperpanjang tren koreksi mingguan Bitcoin yang sudah turun 12,53% dalam tujuh hari terakhir.

    Kapitalisasi pasar BTC kini berada di kisaran $1,67 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak ke $121,46 miliar, mencerminkan tingginya volatilitas pasar.

    Meskipun Bitcoin masih menjadi aset kripto nomor satu dengan dominasi pasar kuat, sentimen bearish dalam jangka pendek terlihat jelas dari data teknikal dan makro.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terperosok 6% dalam 24 Jam

    Bitcoin Turun 2,2%: Koreksi Lanjutan dari Tekanan Mingguan

    Penurunan harga BTC dalam 24 jam terakhir sebesar -$1.745 atau -2,04% menunjukkan bahwa Bitcoin belum berhasil mematahkan tekanan jual yang melanda pasar sejak akhir bulan lalu.

    Data 30 hingga 90 hari terakhir menunjukkan penurunan yang cukup dalam:

    • 30 hari: -22,84%
    • 60 hari: -25,32%
    • 90 hari: -27,03%

    Serangkaian penurunan ini menandakan bahwa pasar masih berada dalam fase koreksi struktural, bukan sekadar fluktuasi jangka pendek. Para analis menyebutkan bahwa tekanan ini merupakan kelanjutan dari aksi ambil untung setelah Bitcoin mencapai rekor tertinggi di $126.198, serta ketidakpastian makro yang menghantui pasar aset digital.

    Range Perdagangan Menguatkan Tekanan Bearish

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang harga $86.240 (tertinggi) dan $80.659 (terendah).

    Level $80.000 kini menjadi zona support psikologis penting bagi pasar. Sentimen bearish juga tercermin dari penurunan harga satu jam sebesar -0,42%, yang menandakan tekanan jual masih aktif meski harga mulai stabil.

    Volume perdagangan yang tinggi ($121,46 miliar) memperlihatkan bahwa aktivitas pasar meningkat signifikan.

    Kondisi ini terjadi biasanya terkait dengan aksi jual besar-besaran (panic selling), likuidasi posisi leverage, atau aksi beli besar dari institusi yang menunggu harga diskon.

    Namun karena harga tetap turun, ini mengonfirmasi bahwa tekanan jual lebih dominan daripada tekanan beli.

    Faktor-faktor Utama Penyebab Penurunan BTC

    1. Sentimen Makro Global Masih Negatif

    Ketidakpastian suku bunga, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi, dan tekanan terhadap aset berisiko membuat investor lebih berhati-hati.

    Ketika volatilitas meningkat, altcoin melemah lebih cepat dan Bitcoin pun tak mampu menahan arus keluar modal.

    2. Koreksi Setelah Periode Overbought

    Setelah mencapai ATH $126.198, banyak investor jangka pendek melakukan aksi jual untuk mengamankan profit.

    Koreksi lebih dari 20% dalam sebulan menandakan pasar sedang melakukan penyesuaian dari euforia sebelumnya.

    3. Tingginya Likuidasi di Pasar Futures

    Dengan volatilitas tinggi, ratusan juta dolar posisi long BTC terlikuidasi dalam beberapa hari terakhir. Hal ini memperkuat tekanan jual karena memaksa trader keluar dari pasar.

    4. Kapitalisasi Besar, Ruang Pertumbuhan Lebih Berat

    Dengan sirkulasi suplai mencapai 19,95 juta BTC, atau 95% dari total pasokan maksimum, ruang pertumbuhan Bitcoin semakin terbatas.

    Setiap kenaikan harga membutuhkan arus modal besar untuk menopang momentum bullish.

    Prospek Bitcoin: Apakah Harga Bisa Pulih?

    Meskipun tekanan jangka pendek masih kuat, beberapa indikator menunjukkan potensi stabilisasi dalam beberapa hari ke depan:

    • Support kuat berada di $80.000–$82.000
    • Resistance terdekat berada di $87.000
    • Volume besar membuka peluang rebound teknikal

    Jika Bitcoin mampu mempertahankan support $80.000, pasar bisa kembali membentuk tren naik jangka menengah. Namun jika support tersebut jebol, BTC berpotensi turun ke area $75.000–$78.000.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stagnan di $92K, Tunggu Trigger Baru

    Bitcoin hari ini berada di level $83.944 dengan penurunan harian 2,2%, memperpanjang tren bearish mingguan dan bulanan.

    Tekanan pasar berasal dari faktor makro, aksi jual pasca-ATH, serta likuidasi besar di pasar derivatif.

    Meski demikian, volume besar dan area support yang kuat membuka peluang pemulihan jika kondisi pasar stabil dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Sentuh Zona Kritis $125: Rebound atau Crash Berikutnya?

    Solana kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah sebulan penuh dihantam tekanan jual brutal. Meski harga sempat terjun hingga 49% dari puncaknya pada 17 September, jaringan ini justru menunjukkan tanda-tanda yang mengejutkan: aktivitas wallet meningkat, alamat baru bertambah, dan interaksi makin aktif. Fenomena ini membuat banyak trader bertanya, apakah ini fase akumulasi diam-diam sebelum Solana kembali naik?

    Saat ini, Solana diperdagangkan di sekitar $126.50, naik tipis 0,75% dalam 24 jam, namun masih mencatat penurunan mingguan sebesar 10,22%. Dengan suplai beredar mencapai 560 juta token, valuasi jaringan berada di kisaran $70,7 miliar.

    Aktivitas On-Chain Meledak di Tengah Harga Ambruk

    Menurut data dari Santiment, jumlah wallet aktif dan alamat baru justru bertambah—sebuah divergensi yang jarang terjadi ketika pasar mengalami koreksi sedalam ini. Biasanya, sinyal seperti ini muncul ketika pasar mendekati titik jenuh jual.

    Para analis menilai bahwa lonjakan partisipasi ini bisa menandakan awal dari perilaku akumulasi, di mana investor memanfaatkan harga rendah untuk masuk. Kondisi ini memicu perdebatan di kalangan trader yang mengamati data perilaku on-chain.

    Baca juga: Harga Solana Anjlok ke $130,88, Tekanan Bearish Menguat

    Analis pasar 0xBossman juga menekankan bahwa penurunan Solana sebesar 51% dalam sebulan telah membawa harga masuk ke zona support historis $125–$130, area yang sebelumnya memicu reaksi kuat. Menurutnya, Solana tetap menjadi salah satu aset dengan momentum terbesar, sehingga level ini dianggap sebagai titik masuk strategis dengan batas bawah ketat di sekitar $120.

    Level $130 Jadi Penentu Hidup-Matinya Momentum

    Dilaporkan Coinpaper, pandangan lain datang dari analis Crypto Tony, yang menilai pasar dari struktur tren jangka pendek. Menurutnya, $130 adalah level penting yang harus direbut kembali jika Solana ingin membalikkan tren bearish.

    • Reclaim $130 dapat membuka jalan menuju $135 hingga $140.
    • Gagal menembus $130 dapat mendorong harga kembali ke $124.
    • Jika tekanan jual berlanjut, Solana berpotensi menguji ulang $120.

    Dengan kata lain, Solana sedang berada di wilayah penentuan arah, di mana sedikit pergeseran momentum dapat menetapkan tren kuat berikutnya.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana Siap Bangkit atau Turun Lebih Dalam?

    Divergensi antara aktivitas jaringan yang meningkat dan harga yang melemah menempatkan Solana pada titik kritis. Jika partisipasi on-chain yang kuat menjadi katalis, level $130 bisa menjadi kunci kebangkitan. Namun jika gagal ditembus, tekanan jual dapat membawa harga kembali ke area $120.

    Arah pergerakan harga Solana dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu penting bagi investor maupun trader.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com