Author: 24

  • CEO Ripple Sebut Harga Bitcoin Bisa Tembus $200.000

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyatakan keyakinannya bahwa harga Bitcoin (BTC) dapat mencapai $200.000.

    Menurutnya, potensi kenaikan harga Bitcoin ini bisa saja terealisasi asal didorong oleh perubahan positif dalam regulasi kripto di Amerika Serikat dan meningkatnya minat institusional.

    Optimisme Garlinghouse: Bitcoin Menuju $200.000

    Dalam wawancara dengan Fox Business Network, Garlinghouse menyebut prediksi harga Bitcoin sebesar $200.000 sebagai sesuatu yang “tidak berlebihan”.

    Ia menekankan bahwa tren makroekonomi jangka panjang lebih penting daripada fluktuasi harga harian, dan bahwa pergeseran regulasi di AS dari sikap “permusuhan” menjadi lebih “ramah” belum sepenuhnya dihargai oleh pasar.

    Baca Juga: Pasar Kripto Menggeliat Lagi! Bitcoin Ngegas ke $83.000

    Perubahan Regulasi dan Minat Institusional

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Garlinghouse menyoroti bahwa perubahan sikap regulator AS telah membuka pintu bagi manajer aset besar seperti BlackRock dan Fidelity untuk masuk ke pasar kripto.

    Ia juga mencatat bahwa kripto berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi, serta bahwa semakin banyak utilitas yang dikembangkan dalam pasar kripto, semakin besar nilai yang akan terakumulasi.

    Baca Juga: Tren Bitcoin 14-18 April 2025: Minggu Tenang By Hoteliercrypto

    Perkembangan ETF dan Strategi Ripple

    Garlinghouse juga membahas peluncuran ETF XRP leveraged pertama di AS oleh Teucrium, yang mencatat volume debut sebesar $5 juta.

    Ia optimis bahwa ETF XRP lainnya akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini, dengan analis dari JPMorgan dan Standard Chartered memperkirakan arus masuk hingga $8 miliar dalam tahun pertama jika ETF disetujui.

    Selain itu, Ripple mengakuisisi broker utama Hidden Road senilai $1,25 miliar, yang bertujuan untuk membantu institusi besar seperti BlackRock memasuki pasar kripto dengan infrastruktur yang mereka percayai.

    Garlinghouse menyatakan bahwa akuisisi ini tidak akan terjadi di bawah lingkungan regulasi sebelumnya yang lebih ketat.

    Legalisasi Stablecoin dan Ekspansi Ripple

    Garlinghouse menyoroti momentum yang berkembang di Capitol Hill untuk regulasi kripto, dengan undang-undang struktur pasar dan stablecoin yang semakin mendapatkan dukungan.

    Stablecoin Ripple, RLUSD, yang diluncurkan di bawah lisensi trust New York, telah melampaui kapitalisasi pasar $250 juta dan mendekati $300 juta.

    Ia percaya bahwa perkembangan ini menunjukkan ekosistem kripto yang semakin matang dan terintegrasi.

    Secara keseluruhan, prediksi Garlinghouse tentang harga Bitcoin yang mencapai $200.000 mencerminkan optimisme yang berkembang di industri kripto, didorong oleh perubahan regulasi yang lebih mendukung dan minat institusional yang meningkat.

    Dengan perkembangan ETF, akuisisi strategis, dan legalisasi stablecoin, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang signifikan dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Orca Melonjak Usai Salip Raydium, Apa yang Terjadi?

    Harga token Orca (ORCA) melonjak tajam pada Jumat (11/4) setelah mencatat volume perdagangan tinggi dan mendekati akhir pemungutan suara penting yang melibatkan proposal tata kelola jaringan. Lonjakan harga ORCA ini juga menandai dominasi teken tersebut atas Raydium sebagai bursa terdesentralisasi (DEX) terbesar di ekosistem Solana.

    ORCA Capai Level Tertinggi dalam Tiga Pekan

    Menurut Crypto News, token ORCA diperdagangkan hingga $3,4345, tertinggi sejak 22 Maret dan lebih dari dua kali lipat dari level terendahnya bulan ini. Kapitalisasi pasarnya kini menembus $160 juta, dengan volume perdagangan 24 jam mendekati $500 juta.

    Menurut data DeFi Llama, dalam tujuh hari terakhir Orca menangani transaksi senilai $3,87 miliar, menjadikannya DEX terbesar di jaringan Solana, mengungguli Raydium dengan volume 30 hari sebesar $10,8 miliar. Total kumulatif volume transaksi Orca telah mencapai $293 miliar.

    Kenaikan volume juga didorong oleh reli dari sejumlah koin meme Solana, seperti Fartcoin yang melonjak hampir 95% dan Popcat yang naik lebih dari 32% dalam seminggu terakhir.

    Pergerakan harga Orca (ORCA/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Orca (ORCA/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 5 Meme Coin Solana Apa Saja yang Paling Populer?

    Voting Komunitas Dorong Sentimen Positif

    Faktor pendorong utama lainnya adalah pemungutan suara komunitas yang sedang berlangsung terkait proposal penting dalam tata kelola Orca. Proposal tersebut mencakup rencana pembelian kembali token, pendanaan tim selama dua tahun ke depan, serta pembakaran 25% dari total pasokan token.

    Hingga Jumat, pemungutan suara telah mengumpulkan lebih dari 3,376 juta suara “ya”, dibandingkan 2.513 suara “tidak”. Voting dijadwalkan berakhir pada 14 April 2025, dan diharapkan akan memperkuat nilai token dengan mengurangi tekanan pasokan melalui mekanisme burn dan buyback.

    Analisis Teknikal: Potensi Uji Ulang Support

    Secara teknikal, ORCA mengalami breakout dari pola falling wedge pada grafik empat jam. Target teknikal pasca breakout berada di $3, yang telah tercapai. Analis memperkirakan token mungkin akan mengalami koreksi ke level support $2 sebelum melanjutkan tren naik selanjutnya.

    Baca juga: ORCA Melonjak Lebih dari 200% Setelah Pengumuman Listing di Upbit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fartcoin, Bonk, Jasmy, dan Ondo Melonjak di Tengah Pelemahan Dolar AS

    Harga sejumlah aset kripto terkemuka seperti Fartcoin, Bonk, Jasmy, dan Ondo Finance melonjak tajam pada Jumat (11/4) menyusul pelemahan signifikan Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY) ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun.

    Kripto Naik Tajam Saat DXY Anjlok

    Menurut laporan Bankless Timeless, Token Fartcoin tercatat naik hingga $0,8910, level tertingginya sejak Januari, mencatat kenaikan 365% dari titik terendah tahun ini. Sementara itu, Bonk, memecoin berbasis Solana, melonjak ke $0,00001245. Dua altcoin lainnya, Jasmy dan Ondo, masing-masing mencatatkan kenaikan sekitar 10%.

    Lonjakan harga ini terjadi seiring DXY anjlok ke level $99, terendah sejak tahun 2022. Indeks ini telah merosot lebih dari 11% dari level tertingginya pada 2025, didorong oleh gejolak di pasar obligasi dan meningkatnya tensi perang dagang global.

    Pergerakan harga Jasmy (JASMY/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Jasmy (JASMY/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Apa Itu Jasmy (JASMY)?

    Peluang Pemangkasan Suku Bunga oleh The Fed Meningkat

    Penurunan DXY memunculkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Dukungan datang dari data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dirilis Rabu lalu, yang menunjukkan inflasi melandai dari 2,8% pada Februari menjadi 2,4% pada Maret. IHK inti juga turun dari 3,1% menjadi 2,8%.

    Secara historis, penurunan suku bunga oleh The Fed sering menjadi katalis penguatan harga aset kripto. Situasi serupa terjadi selama pandemi COVID-19, ketika Bitcoin dan altcoin lainnya mencetak reli besar.

    Kebijakan Fiskal AS Jadi Faktor Pendukung

    Selain faktor moneter, kebijakan fiskal terbaru di AS turut memperkuat sentimen pasar kripto. Rancangan undang-undang pajak yang disahkan di DPR—yang bertujuan mempermanenkan reformasi pajak tahun 2017 dan memangkas beban pajak seperti tip dan lembur—dianggap memberi ruang bagi pertumbuhan ekonomi.

    Sementara itu, Presiden Donald Trump dikabarkan tengah menyiapkan stimulus tambahan untuk petani yang terdampak perang dagang, termasuk cek bantuan tunai. Sejarah mencatat bahwa stimulus fiskal kerap mendorong permintaan terhadap aset berisiko, termasuk mata uang kripto.

    Baca juga: Kenaikan dan Penurunan Mingguan Kripto: CAKE, HYPE, PI, JASMY


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Hadapi Tekanan Regulasi, Harga BNB Melonjak

    Kuartal kedua 2025 menjadi periode penting bagi pasar altcoin. Tiga proyek kripto utama—XRP, Binance Coin (BNB), dan BlockDAG—menunjukkan pergerakan signifikan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

    XRP Masih Dibayangi Ketidakpastian Regulasi

    Dilaorkan Crypto Daily, XRP kembali menjadi perhatian setelah Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menolak permohonan terbaru Ripple terkait penyampaian bukti baru dalam kasus hukum yang sedang berlangsung. SEC menyatakan bahwa pengadilan tidak memiliki yurisdiksi atas bukti tersebut.

    Meski status hukum XRP di AS masih belum jelas, sejumlah lembaga finansial tetap menunjukkan optimisme. Standard Chartered memproyeksikan harga XRP dapat mencapai $5,50 pada akhir tahun ini dan berpotensi naik hingga $12,50 dalam beberapa tahun ke depan, jika kejelasan regulasi tercapai dan adopsi global Ripple terus meningkat.

    Namun, volatilitas pasar kripto secara umum dan tekanan dari ketegangan perdagangan global masih menjadi faktor yang berpotensi menekan harga XRP dalam waktu dekat.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: BNB Chain Melesat: TVL Naik 5,6% dan Volume DEX Sentuh $2,61 Miliar

    Harga BNB Naik di Tengah Spekulasi ETF

    Harga Binance Coin (BNB) mengalami lonjakan harga signifikan, mencapai $545 pada pekan ini. Peningkatan ini dipicu oleh melonjaknya aktivitas di Binance Smart Chain, khususnya dalam sektor DeFi, serta naiknya biaya transaksi jaringan.

    Pemicu utama sentimen positif ini adalah kabar bahwa perusahaan manajemen aset VanEck telah mengajukan Exchange-Traded Fund (ETF) untuk BNB di Amerika Serikat. Jika disetujui, ETF tersebut diharapkan dapat menarik arus modal institusional dan memperluas akses investor terhadap aset digital tersebut.

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    BlockDAG Luncurkan Testnet dan Kampanye Hadiah $60.000

    Sementara itu, proyek kripto BlockDAG terus menunjukkan kemajuan dengan pendekatan berbasis pengembangan infrastruktur. Proyek ini baru saja meluncurkan versi Beta Testnet, memungkinkan pengujian kontrak pintar secara langsung oleh komunitas pengembang.

    BlockDAG juga menggelar kampanye hadiah senilai $60.000 untuk mendorong partisipasi pengguna dalam pengujian sistem. Selain itu, proyek ini telah mengumpulkan $212,5 juta dari penjualan token tahap prapenjualan, memperkuat posisi finansialnya sebagai proyek yang menjanjikan pada 2025.

    BlockDAG kini mulai disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk proyek kripto jangka panjang terbaik tahun ini, dengan fokus pada skalabilitas, partisipasi komunitas, dan utilitas teknis.

    Baca juga: Solana Meroket, BNB Chain Suntik $100 Juta, Investor Lirik XRP Baru


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Menggeliat Lagi! Bitcoin Ngegas ke $83.000

    Setelah berhari-hari merah dan bikin deg-degan, akhirnya pasar kripto bangkit kembali! Katalisnya? Keputusan mengejutkan dari Presiden Donald Trump yang menghentikan sementara tarif baru—memberi angin segar untuk aset berisiko seperti kripto.

    Dilaporkan Crypto Economy, keputusan ini disambut hangat oleh pasar. Bitcoin langsung melonjak 5% dan kembali bertengger di $82.000. Ethereum, Solana, dan jajaran altcoin utama lainnya juga ikut “hijau”. Ini jadi sinyal bahwa investor mulai berani masuk lagi setelah fase penuh ketidakpastian.

    Tarif Ditunda, Bitcoin Langsung Nanjak

    Dalam 90 hari ke depan, tak akan ada tarif tambahan dari AS meskipun kebijakan yang sudah ada terhadap China masih tetap berlaku. Tapi itu saja cukup untuk bikin para trader menarik napas lega dan masuk agresif ke pasar.

    Analis dari Bitget menyebutkan bahwa lonjakan harga BTC ini tidak hanya didorong oleh berita tarif, tapi juga oleh dukungan kuat dari investor institusional dan pemegang jangka panjang. Jadi, bukan cuma euforia sesaat.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Anggota Parlemen Swedia Ajukan Bitcoin Jadi Cadangan Devisa Nasional

    Ethereum, XRP, dan Solana Ikut Menyala

    Berikut update beberapa aset kripto besar pasca pengumuman:

    Ethereum (ETH): Naik 2,4% ke $1.550, walau masih turun 12% dalam seminggu terakhir.

    XRP: Menguat 3,3% dan kini berada di angka $2.

    BNB: Mengalami kenaikan 2,85%, mendekati $584.

    Solana (SOL): Bintang hari ini—melonjak 9% ke $119.

    Dogecoin (DOGE): Naik 5,5% ke $0,1587, sepertinya Elon bakal senyum-senyum.

    Cardano (ADA): Tembus $0,62 dengan kenaikan 5%.

    Short Squeeze dan Euforia Pasar

    CEO RabbitX, Ming Wu, menjelaskan bahwa keputusan Trump secara langsung mengurangi tekanan pada aset berisiko. Ditambah lagi, penurunan sebelumnya sudah membuat banyak aset masuk ke zona jenuh jual, sehingga begitu ada berita positif, respons pasar langsung cepat—dan boom! terjadi short squeeze yang makin memperkuat rebound harga.
    Menurut proyeksi analis, dalam jangka pendek Bitcoin berpotensi bergerak di kisaran $80.000–$85.000. Namun, kalau ketidakpastian makro datang lagi—entah dari geopolitik atau data ekonomi—maka koreksi ke level $78.000 masih sangat mungkin.

    Saat ini, semua mata tertuju pada perkembangan perang dagang dan indikator teknis utama. Apakah ini awal dari tren naik baru, atau hanya napas sementara? Waktu yang akan menjawab.

    Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 April 2025: Minggu Tenang By Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trump Coin: Potensi Gejolak Pasar Jelang Pembukaan 40 Juta Token

    Pada 18 April 2025 mendatang, dunia kripto bersiap menghadapi momen penting: pembukaan (unlock) 40 juta token Official Trump (TRUMP), memecoin berbasis Solana yang diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

    Pembukaan ini diperkirakan akan meningkatkan pasokan sirkulasi sebesar 20%, dari 200 juta menjadi 240 juta token, yang berpotensi memengaruhi harga dan dinamika pasar secara signifikan.

    Latar Belakang Peluncuran TRUMP Coin

    TRUMP coin diperkenalkan pada Januari 2025, menjelang pelantikan Trump sebagai presiden.

    Token ini memiliki total pasokan sebesar 1 miliar, dengan 800 juta token dikunci dan dijadwalkan untuk dibuka secara bertahap selama tiga tahun.

    Sebagian besar token ini dimiliki oleh entitas yang terkait dengan Trump, seperti CIC Digital LLC dan Fight Fight Fight LLC, yang secara kolektif menguasai 80% dari total pasokan.

    Peluncuran TRUMP coin menarik perhatian luas, dengan harga awal melonjak hingga $73,43. Namun, sejak itu, harga mengalami penurunan tajam, dan saat ini diperdagangkan sekitar $8,07.

    Baca Juga: Trump Batalkan Aturan IRS

    Dampak Potensial dari Pembukaan Token

    Pembukaan 40 juta token ini memungkinkan entitas terkait Trump untuk menjual sebagian dari kepemilikan mereka, yang dapat menambah tekanan jual di pasar.

    Dengan pasokan yang meningkat, ada kekhawatiran bahwa harga TRUMP coin bisa mengalami penurunan lebih lanjut.

    Selain itu, keterlibatan Trump dalam proyek kripto ini menimbulkan pertanyaan etika, mengingat perannya sebagai pembuat kebijakan yang dapat memengaruhi regulasi industri kripto.

    Persaingan dan Tantangan di Pasar Meme Coin

    Pasar memecoin sangat kompetitif dan volatil. Peluncuran token MELANIA oleh Melania Trump, misalnya, menyebabkan harga TRUMP coin turun 44% dalam satu jam.

    Menurut laporan Decrypt pada Sabtu (12/4), hal ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap berita dan peluncuran token baru.

    Meskipun demikian, TRUMP coin tetap memiliki basis pengguna yang setia, terutama di kalangan pendukung Trump.

    Token ini juga digunakan sebagai alat pembayaran untuk merchandise resmi Trump melalui Solana Pay, yang dapat membantu mempertahankan relevansi dan utilitasnya di pasar.

    Baca Juga: Memecoin Ghibli: Ketika AI, Budaya Pop, dan Kripto Bertemu di Solana

    Secara keseluruhan, pembukaan 40 juta token TRUMP pada 18 April 2025 merupakan peristiwa penting yang dapat memengaruhi harga dan dinamika pasar memecoin.

    Investor dan pengamat pasar disarankan untuk memantau perkembangan ini dengan cermat, mengingat potensi volatilitas dan dampaknya terhadap portofolio investasi.

    Sebagai bagian dari ekosistem kripto yang terus berkembang, TRUMP coin mencerminkan bagaimana tokoh publik dapat memengaruhi pasar melalui peluncuran token mereka sendiri.

    Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada terhadap risiko dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Anggota Parlemen Swedia Ajukan Bitcoin Jadi Cadangan Devisa Nasional

    Seorang anggota parlemen Swedia, Rickard Nordin, mengajukan proposal resmi kepada Menteri Keuangan Elisabeth Svantesson untuk mempertimbangkan penambahan Bitcoin ke dalam cadangan devisa nasional Swedia.

    Langkah ini menandai upaya signifikan dalam mengintegrasikan aset digital ke dalam kebijakan keuangan negara.

    Alasan di Balik Proposal

    Dalam suratnya, Nordin menekankan bahwa Swedia memiliki tradisi pengelolaan cadangan devisa yang konservatif dan bijaksana, yang selama ini terdiri dari mata uang asing dan emas.

    Namun, dengan pertumbuhan pesat sektor aset digital, ia berpendapat bahwa Bitcoin kini dipandang oleh banyak pihak internasional sebagai penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap inflasi.

    Nordin juga mencatat bahwa di berbagai belahan dunia, Bitcoin digunakan sebagai alat pembayaran dan perlindungan terhadap inflasi yang meningkat.

    Selain itu, Nordin menyoroti peran Bitcoin sebagai alat penting bagi para pejuang kebebasan untuk melakukan pembayaran saat berada di bawah tekanan rezim otoriter.

    Ia mengusulkan pendekatan yang mirip dengan kebijakan Amerika Serikat, di mana Presiden Donald Trump sebelumnya menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional yang didanai oleh aset yang disita selama proses hukum.

    Pendekatan ini bertujuan untuk mengakuisisi lebih banyak Bitcoin untuk cadangan devisa negara tanpa menambah beban biaya bagi pembayar pajak.

    Baca Juga: Binance Dukung Staking Bitcoin Babylon

    Reaksi dari Bank Sentral

    Namun, proposal ini mendapat tanggapan skeptis dari Gubernur Bank Sentral Swedia (Riksbank), Erik Thedéen.

    Dalam pernyataannya setelah rapat parlemen, Thedéen menyatakan bahwa ia menginginkan keterlibatan Bitcoin seminimal mungkin dalam sistem keuangan Swedia.

    Ia menggambarkan Bitcoin sebagai instrumen yang sulit untuk dinilai dan pada praktiknya didasarkan pada spekulasi murni.

    Thedéen menekankan bahwa nilai Bitcoin sangat spekulatif dan tidak memiliki dasar penilaian yang jelas, sehingga tidak cocok untuk dimasukkan ke dalam cadangan devisa negara.

    Selain itu, Thedéen juga mengingatkan bahwa meskipun saat ini terjadi lonjakan nilai Bitcoin, sebelumnya telah terjadi penurunan nilai yang signifikan, dan penting untuk memperingatkan masyarakat agar tidak tergoda oleh harapan palsu akan keuntungan instan.

    Ia menyoroti bahwa meskipun Bitcoin tidak mengancam stabilitas sistem keuangan Swedia secara keseluruhan, konsumen tetap berisiko mengalami kerugian investasi.

    Konteks Global

    Swedia bukan satu-satunya negara yang mempertimbangkan integrasi Bitcoin ke dalam cadangan nasional.

    Gubernur Bank Nasional Ceko juga pernah mengusulkan evaluasi Bitcoin sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan devisa negara.

    Di Amerika Serikat, perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Trump untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional menunjukkan meningkatnya minat institusional terhadap aset digital ini.

    Baca Juga: Tren Bitcoin 14-18 April 2025: Minggu Tenang By Hoteliercrypto

    Tantangan dan Prospek

    Meskipun ada dukungan dari beberapa pihak, integrasi Bitcoin ke dalam cadangan devisa nasional menghadapi tantangan signifikan.

    Kekhawatiran utama meliputi volatilitas harga Bitcoin, kurangnya dasar penilaian yang jelas, dan potensi risiko terhadap stabilitas ekonomi.

    Namun, pendukung integrasi ini berargumen bahwa diversifikasi cadangan dengan aset digital dapat memberikan perlindungan terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi global.

    Debat ini mencerminkan dinamika yang lebih luas dalam kebijakan ekonomi global, di mana negara-negara mempertimbangkan peran aset digital dalam sistem keuangan mereka.

    Keputusan Swedia dalam menanggapi proposal ini akan menjadi indikator penting bagi negara-negara lain yang mempertimbangkan langkah serupa.

    Dengan demikian, meskipun proposal untuk memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan devisa nasional Swedia masih dalam tahap awal, diskusi ini menandai langkah penting dalam evolusi kebijakan keuangan di era digital.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tren Kripto Hari Ini: Wayfinder, Kaito, Babylon Paling Menonjol

    Pasar kripto global terus menunjukkan dinamika yang menarik dengan kemunculan proyek-proyek baru yang mencuri perhatian investor.

    Berikut adalah beberapa aset digital yang saat ini menjadi sorotan utama di berbagai platform perdagangan:

    Kaito (KTO)

    Kaito, sebuah proyek yang menggabungkan teknologi blockchain dengan kecerdasan buatan (AI), telah mengalami lonjakan volume perdagangan yang signifikan.

    Dengan fokus pada integrasi AI untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi, Kaito menarik minat investor yang mencari inovasi di sektor kripto.

    Wayfinder (WAY)

    Wayfinder adalah platform navigasi terdesentralisasi yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk menyediakan layanan peta dan navigasi yang aman dan privat.

    Dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap privasi data, Wayfinder menawarkan solusi alternatif yang menarik bagi pengguna yang menginginkan kontrol lebih atas informasi pribadi mereka.

    Babylon (BBL)

    Babylon merupakan proyek yang bertujuan untuk membangun ekosistem DeFi yang inklusif dan berkelanjutan.

    Dengan menawarkan berbagai layanan keuangan terdesentralisasi, Babylon menarik perhatian komunitas kripto yang tertarik pada solusi keuangan yang lebih adil dan transparan.

    Baca Juga: Binance Dukung Staking Bitcoin Babylon

    Proyek Lainnya yang Menonjol

    Selain ketiga proyek di atas, beberapa aset digital lainnya juga menunjukkan performa yang cukup mengesankan:

    • Arbitrum (ARB): Sebagai solusi layer-2 untuk Ethereum, Arbitrum terus menarik pengguna dengan menawarkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah.
    • Optimism (OP): Proyek ini berfokus pada skalabilitas Ethereum dan telah melihat peningkatan adopsi di kalangan pengembang dApps.
    • Sui (SUI): Dengan arsitektur uniknya, Sui menawarkan kecepatan transaksi tinggi dan efisiensi yang menarik bagi berbagai aplikasi blockchain.

    Tren dan Analisis Pasar

    Kenaikan minat terhadap proyek-proyek ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam ekosistem kripto:

    • Integrasi AI dan Blockchain: Proyek seperti Kaito menunjukkan bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam transaksi blockchain.
    • Privasi dan Desentralisasi: Wayfinder menyoroti permintaan yang meningkat untuk layanan yang menjaga privasi pengguna, terutama dalam layanan berbasis lokasi.
    • Inklusi Keuangan: Babylon dan proyek DeFi lainnya berupaya menyediakan layanan keuangan yang lebih inklusif, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses ke sistem keuangan tradisional.

    Baca Juga: Airdrop Kripto 2025: Peluang Menjanjikan bagi Investor

    Maka dari itu, pasar kripto terus berkembang dengan cepat, didorong oleh inovasi dan permintaan yang meningkat untuk solusi yang lebih efisien, privat, dan inklusif.

    Proyek-proyek seperti Kaito, Wayfinder, dan Babylon menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dapat diterapkan dalam berbagai sektor untuk memenuhi kebutuhan yang beragam.

    Investor dan pengamat pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan ini, karena mereka dapat memberikan wawasan penting tentang arah masa depan ekosistem kripto global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vitalik Buterin Ungkap Roadmap Privasi Ethereum

    Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, baru-baru ini memaparkan roadmap ambisius untuk meningkatkan privasi di jaringan Ethereum.

    Langkah ini bertujuan untuk menjadikan privasi sebagai fitur default, bukan sekadar opsi tambahan, dalam ekosistem Ethereum.

    Mengapa Privasi Penting di Ethereum?

    Sebagai blockchain publik, Ethereum secara default mencatat semua aktivitas secara transparan.

    Meskipun transparansi ini mendukung keamanan dan kepercayaan, namun dapat mengorbankan privasi pengguna. Setiap transaksi, kepemilikan aset, dan interaksi dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps) dapat dilacak oleh siapa saja.

    Buterin menekankan bahwa tanpa perlindungan privasi yang memadai, pengguna mungkin enggan menggunakan Ethereum untuk aktivitas sehari-hari, yang pada akhirnya dapat menghambat adopsi massal.

    Solusi yang Diusulkan: Stealth Addresses dan Privacy Pools

    Untuk mengatasi tantangan privasi, Buterin mengusulkan implementasi “stealth addresses” dan “privacy pools”.

    • Stealth Addresses: Metode ini memungkinkan penerima untuk membuat alamat unik untuk setiap transaksi, sehingga tidak dapat dilacak kembali ke alamat utama mereka. Proses ini melibatkan penggunaan kunci khusus dan teknik kriptografi seperti Diffie-Hellman key exchange dan ZK-SNARKs untuk menjaga anonimitas.
    • Privacy Pools: Konsep ini memungkinkan pengguna untuk membuktikan bahwa dana mereka berasal dari sumber yang sah tanpa mengungkapkan identitas mereka. Dengan menggunakan teknologi zero-knowledge proofs, pengguna dapat menunjukkan bahwa mereka bagian dari kumpulan transaksi “bersih”, membedakan diri dari aktivitas ilegal.

    Peran Wallet dan dApps dalam Meningkatkan Privasi

    Buterin juga menyoroti pentingnya peran penyedia dompet digital dan pengembang dApps dalam mengintegrasikan fitur privasi.

    Ia menyarankan agar dompet seperti MetaMask dan Rabby secara default menyediakan opsi “shielded balance” dan otomatis menghasilkan alamat baru untuk setiap interaksi dengan dApps. Langkah ini bertujuan untuk memutus keterkaitan antara aktivitas pengguna di berbagai aplikasi, meningkatkan privasi secara keseluruhan.

    Baca Juga: Harga Ethereum Merosot ke Level $1.415, Kenali Dampaknya

    Teknologi Pendukung: Encrypted Mempools dan Proof Aggregation

    Untuk mendukung inisiatif privasi ini, Buterin mengusulkan penggunaan teknologi tambahan seperti:

    • Encrypted Mempools: Transaksi dikirim dalam format terenkripsi, memastikan bahwa detailnya hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang setelah transaksi dikonfirmasi.
    • Proof Aggregation: Menggabungkan beberapa transaksi dalam satu bukti kriptografi, mengurangi biaya gas dan meningkatkan efisiensi.

    Tantangan dan Langkah Selanjutnya

    Meskipun roadmap ini menjanjikan peningkatan privasi yang signifikan, implementasinya menghadapi beberapa tantangan:

    • Biaya Gas: Teknologi seperti stealth addresses dapat meningkatkan biaya transaksi secara signifikan.
    • Kompleksitas Implementasi: Integrasi fitur-fitur ini memerlukan perubahan pada berbagai lapisan ekosistem Ethereum, termasuk dompet, dApps, dan protokol inti.

    Namun, dengan kolaborasi komunitas dan pengembang, tantangan ini dapat diatasi untuk mewujudkan visi Ethereum yang lebih privat dan aman.

    Baca Juga: Jurus Vitalik Buterin Rampingkan Interoperabilitas Layer-2 Ethereum

    Dengan demikian, roadmap privasi yang diusulkan oleh Vitalik Buterin menandai langkah penting menuju Ethereum yang lebih ramah pengguna dan menghormati privasi.

    Dengan mengintegrasikan fitur-fitur seperti stealth addresses dan privacy pools, serta melibatkan seluruh ekosistem dalam implementasinya, Ethereum dapat menjadi platform blockchain yang tidak hanya transparan, tetapi juga melindungi privasi penggunanya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP, Solana, dan Dogecoin: Tiga Altcoin yang Siap Guncang Pasar Kripto

    Pasar kripto kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan tiga aset utama: XRP, Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE), menjadi sorotan utama.

    Ketiganya menunjukkan potensi pergerakan signifikan yang dapat mengubah lanskap investasi digital dalam waktu dekat.

    XRP: Menuju Target Ambisius $2,50

    XRP, mata uang digital yang dikembangkan oleh Ripple, baru-baru ini berhasil menembus level resistensi penting di sekitar $1,50.

    Pencapaian ini membuka jalan bagi potensi kenaikan lebih lanjut menuju target ambisius harga XRP $2,50.

    Analis pasar mencatat bahwa indikator teknikal, seperti Bollinger Bands, menunjukkan sinyal bullish yang kuat, mendukung kemungkinan rally lanjutan.

    Selain faktor teknikal, pengumuman dari Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump, mengenai pembentukan “cadangan kripto” nasional yang mencakup XRP telah memberikan dorongan tambahan.

    Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan pemerintah terhadap aset digital dan meningkatkan legitimasi XRP di mata investor institusional.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Alamat XRP Tembus 6,26 Juta, ETF XRP Leverage Diluncurkan di AS

    Solana (SOL): Menanti Terobosan Harga

    Solana, platform blockchain yang dikenal dengan kecepatan dan efisiensinya, berada di ambang terobosan harga.

    Setelah periode konsolidasi, SOL menunjukkan pola grafik yang mengindikasikan potensi breakout.

    Volume perdagangan yang meningkat dan minat investor yang terus tumbuh menjadi indikator positif bagi pergerakan harga ke depan.

    Partisipasi Solana dalam inisiatif “cadangan kripto” nasional juga memberikan validasi tambahan terhadap proyek ini.

    Dengan dukungan dari pemerintah dan komunitas yang aktif, SOL memiliki landasan kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.

    Baca Juga: Solana Perkenalkan Ekstensi Token Confidential Balances

    Dogecoin (DOGE): Antara Volatilitas dan Potensi

    Dogecoin, yang awalnya diciptakan sebagai lelucon, kini menjadi aset serius dengan kapitalisasi pasar yang signifikan.

    Saat ini, DOGE diperdagangkan di sekitar $0,31, setelah mengalami penurunan 12,4% dalam 24 jam terakhir akibat komentar hawkish dari Ketua Federal Reserve, Jerome Powell.

    Namun, analis teknikal melihat adanya pola “Cup and Handle” yang biasanya mengindikasikan potensi kenaikan harga.

    Selain itu, akumulasi besar-besaran oleh “whales”, investor dengan kepemilikan besar, yang menunjukkan kepercayaan jangka panjang terhadap DOGE.

    Prediksi harga untuk DOGE sangat bervariasi, dengan beberapa analis memproyeksikan kenaikan hingga $2,5 dalam tahun mendatang jika kondisi pasar tetap bullish.

    Baca Juga: Dogecoin Turun 17% Dalam 7 Hari: Apa yang Terjadi?

    Secara keseluruhan, ketiga aset ini: XRP, Solana, dan Dogecoin menawarkan kombinasi unik antara potensi pertumbuhan dan risiko.

    XRP mendapat dorongan dari kebijakan pemerintah, Solana menunjukkan kekuatan teknikal dan fundamental, sementara Dogecoin menarik perhatian dengan volatilitasnya yang tinggi namun penuh peluang.

    Investor disarankan untuk melakukan analisis menyeluruh dan mempertimbangkan toleransi risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

    Dengan dinamika pasar yang terus berkembang, ketiga aset ini layak untuk dipantau dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com