Author: 26

  • Pasar Kripto Hari Ini 23 September 2025: Bitcoin Masuki Fase Volatil

    Pasar kripto hari ini, Selasa (23/9) memasuki fase penuh dinamika, dengan Bitcoin terkoreksi 4% ke $112.000 dan melikuidasi $1,6 miliar, memunculkan spekulasi bahwa tren bullish sudah mencapai puncaknya sementara fokus investor mulai bergeser ke altcoin.

    Menjelang akhir September, altcoin seperti JUP, FET, dan ASTER jadi sorotan dengan potensi pergerakan signifikan, baik peluang reli maupun risiko penurunan. Tokocrypto juga menghadirkan promo eksklusif untuk VIP berupa cashback Bitcoin hingga Rp100 juta plus merchandise spesial. Lihat lebih lengkap di bawah:

    ​Bitcoin Melemah Koreksi ke $112.000, Bagaimana Potensinya?

    • Harga Bitcoin anjlok 4% ke $112.000, melikuidasi $1,6 miliar.
    • Analis menduga pasar bullish Bitcoin telah mencapai puncaknya.
    • Fokus investasi kemungkinan beralih ke altcoin bahkan saat Bitcoin capai ATH.

    Altcoin yang Perlu Dipantau Akhir September 2025

    • JUP: Hadapi token unlock $26,71 juta. Pertahanan di $0,507 krusial untuk hindari penurunan.
    • FET: Perdagangan di $0,604. Peluncuran ETP AFET bisa dorong harga naik, tapi berisiko turun.
    • ASTER naik 64% ke $1,45. Gagal pertahankan dukungan $1,39, berisiko turun ke $1,17

    Dapat Cashback Bitcoin Rp100JUTA + Merchandise Eksklusif?*

    3 Sinyal Ekonomi AS untuk Bitcoin

    • Pidato Powell dan debut Miran bisa picu volatilitas Bitcoin.
    • Klaim pengangguran naik, dorong permintaan Bitcoin jangka pendek.
    • Data inflasi PCE pengaruhi pemulihan Bitcoin.

    Pendorong Harga BNB Ke depan Jalur Institusional

    • ​BNB dorong investasi institusi lewat BNB Treasury yang terdaftar di AS.
    • BNB berevolusi menjadi ekosistem multi-chain untuk DeFi dan stablecoin.
    • Stablecoin dan tokenisasi RWA jadi pendorong utama pertumbuhan BNB.

    Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 22 September 2025: BTC Koreksi, Investor Bertahan

    Pasar kripto hari ini, Senin (22/9) menunjukkan dinamika beragam, di mana laju Bitcoin tertahan akibat pernyataan Powell soal suku bunga, sementara Ethereum terkoreksi 4,25% dan pidato pejabat Fed minggu ini berpotensi memicu volatilitas.

    Di sisi lain, whale kripto aktif mengakumulasi LINK, CRO, dan TON dengan target harga masing-masing $26,89, $0,27, dan $3,20. Tokocrypto pun kembali menghadirkan program LAUNCH-DROP SOON berhadiah Rp75 juta bagi pemegang TKO. Lihat lebih lengkap di bawah: ini:

    Laju Bitcoin Terhenti Sementara, Harapan Penurunan Suku Bunga Memudar?

    • ​Pemangkasan suku bunga The Fed & pernyataan Powell meredam sentimen kripto.
    • ​Harga Bitcoin stagnan, sedangkan Ethereum turun 4,25%.
    • ​Pidato pejabat Fed minggu ini berpotensi memicu volatilitas pasar.

    Whale Kripto Beli Altcoin Ini di Minggu Ketiga September 2025

    • ​Pada pertengahan September, whale kripto aktif mengakumulasi LINK, CRO, dan TON.
    • ​Whale Chainlink menambah 2,5 juta LINK, berpotensi naik ke $26,89.
    • ​Pembelian CRO dan TON oleh whale meningkat, dengan target harga masing-masing $0,27 dan $3,20.

    Ikut LAUNCH-DROP SOON Raih Hadiah Rp75 Juta*

    Dukungan CZ Menyebabkan Token Aster Melonjak 1.500%

    • ​Token Aster melonjak 1.500% setelah direkomendasikan CZ dan dibeli whale.
    • ​Seorang trader untung jutaan dolar dari perdagangan Aster.
    • Aster mengungguli Hyperliquid dalam TVL, tetapi kalah dalam volume perdagangan.

    Tiga Altcoin Tunjukkan Akumulasi Kuat, tetapi Belum Melonjak

    • PEPE, JASMY, dan SAND menunjukkan akumulasi kuat karena cadangan devisa mencapai titik terendah.
    • ​Pola teknis tunjukkan PEPE dan SAND berpotensi breakout, JASMY bisa reli di atas $0,30.
    • ​Volume, cadangan & perkembangan ekosistem tunjukkan kondisi bullish untuk ketiga altcoin.

    Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Index Tembus Level Kritis, BTC Tergeser?

    Pasar kripto kembali memanas! Indeks Musim Altcoin (Altcoin Season Index/ASI) melonjak ke level 71–84, menandakan tren besar sedang bergeser dari Bitcoin menuju altcoin. Apakah ini sinyal dimulainya musim altcoin berikutnya?

    Apa Itu Indeks Musim Altcoin (ASI) dan Mengapa Penting?

    ASI adalah indikator populer yang digunakan trader dan investor untuk mengukur apakah altcoin berhasil mengungguli Bitcoin dalam periode 90 hari. Jika lebih dari 75% dari 50 altcoin teratas mengalahkan performa Bitcoin, maka resmilah dimulainya musim altcoin, fase pasar di mana altcoin melonjak lebih tinggi dari BTC.

    Bagi pedagang, investor, maupun analis, ASI adalah “kompas” penting untuk menentukan strategi alokasi modal dan membaca sentimen pasar.

    Tren Pasar: Dominasi Bitcoin Melemah, Altcoin Bersinar

    Lonjakan ASI kali ini sejalan dengan penurunan dominasi Bitcoin (BTC.D) yang sudah menembus level support kritis. Setiap kali dominasi BTC melemah, biasanya modal mulai mengalir deras ke altcoin.

    Sejarah juga mendukung pola ini:

    • 2017: Dominasi BTC jatuh dari 85% ke bawah 40%, melahirkan reli altcoin legendaris.
    • 2020–2021: Penurunan serupa kembali memicu lonjakan besar altcoin, banyak yang mencetak all-time high.

    Apakah 2025 akan mengulang sejarah?

    Metrik Altcoin Season Index pada 22 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 22 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga:

    Altcoin Unggulan Memimpin Reli

    Beberapa aset kripto sudah muncul sebagai pemimpin di awal reli ini:

    • Ethereum (ETH): Tetap menjadi indikator utama dengan dominasinya di sektor DeFi dan NFT.
    • Solana (SOL): Jagoan blockchain berkecepatan tinggi dengan biaya transaksi super murah.
    • Dogecoin (DOGE): Token komunitas yang tak pernah kehilangan pesona spekulatifnya.
    • XRP: Mendapat angin segar berkat perkembangan hukum dan fokus pada pembayaran lintas batas.

    Beberapa di antaranya bahkan telah mencatat kenaikan harga signifikan hanya dalam beberapa pekan terakhir.

    Apa Artinya untuk Investor?

    Dengan ASI yang sudah berada di zona krusial, peluang altcoin untuk melanjutkan reli terbuka lebar. Namun, seperti biasa, musim altcoin bukan tanpa risiko: volatilitas ekstrem bisa menghadirkan keuntungan besar sekaligus potensi kerugian yang sama besarnya.

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • MetaMask Gandeng Hyperliquid untuk Fitur Gila Ini

    Dunia DeFi kembali dikejutkan! MetaMask, dompet kripto paling populer di dunia, kini tengah bersiap meluncurkan fitur perdagangan kontrak perpetual langsung dari aplikasinya berkat integrasi dengan Hyperliquid, blockchain Layer-1 yang tengah naik daun.

    Dilaporkan Coincu, langkah strategis ini, yang terungkap melalui pembaruan di GitHub MetaMask, diprediksi akan diumumkan secara resmi di ajang Token2049 Singapura. Integrasi ini bukan sekadar pembaruan biasa, melainkan bisa menjadi titik balik besar dalam lanskap derivatif terdesentralisasi.

    MetaMask x Hyperliquid: Ancaman Baru bagi dYdX & GMX?

    Dengan integrasi Hyperliquid, pengguna MetaMask akan bisa berdagang kontrak perpetual tanpa meninggalkan dompet mereka. Hal ini diprediksi bakal memberi tekanan besar pada protokol derivatif DeFi yang sudah mapan, seperti dYdX dan GMX, yang selama ini menjadi pemain utama di sektor ini.

    Respons pasar sejauh ini masih hati-hati. Token HYPE milik Hyperliquid hanya mengalami volatilitas ringan, namun banyak analis melihat potensi dampak jangka panjang yang signifikan.

    Joseph Lubin, CEO ConsenSys (induk MetaMask), ikut memberi sinyal optimisme. Ia menyebut, “Token MASK akan segera hadir — mungkin lebih cepat dari yang Anda kira. ConsenSys mendukung ekosistem Ethereum untuk bergerak menuju desentralisasi bertahap melalui MetaMask, Infura, dan Linea.”

    Baca juga: RESMI! Token MASK Diumumkan, MetaMask Bakal Bikin Web3 Meledak!

    USDC Jadi Kunci, Pasar Tetap Stabil

    Menariknya, USDC diproyeksikan bakal memainkan peran penting dalam integrasi ini. Data terbaru menunjukkan USDC diperdagangkan di harga $0,99987 dengan kapitalisasi pasar $73,99 miliar, meski volume harian turun 20,32% menjadi $9,33 miliar.

    Stabilitas USDC diyakini bisa menjadi pondasi utama dalam mendorong adopsi fitur kontrak perpetual di MetaMask, sekaligus menjaga kepercayaan pengguna terhadap perdagangan derivatif berbasis stablecoin.

    Efek Domino: Perubahan Arah DeFi?

    Sejarah mencatat, integrasi MetaMask dengan Uniswap pada 2020 lalu berhasil mendorong lonjakan adopsi DeFi secara masif. Banyak pihak kini percaya, langkah terbaru dengan Hyperliquid bisa menimbulkan efek domino serupa — mempermudah akses ke derivatif, memperluas basis pengguna, dan bahkan menggeser arus volume perdagangan dari DEX yang sudah ada.

    Meski lanskap regulasi global masih penuh ketidakpastian, reputasi MetaMask dan Hyperliquid yang sudah mapan bisa menjadi katalis adopsi cepat di kalangan trader maupun institusi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Gila: XRP Akan Naik ke $9,90, Lalu Terbang ke $20?

    XRP kembali menjadi pusat perhatian setelah dua analis kripto terkemuka melontarkan prediksi mengejutkan: harga token ini bisa melonjak lebih dari 226% hingga menembus $9,90, bahkan berpotensi menyentuh $20 di fase berikutnya.

    Sinyal Teknis Bullish: Breakout Besar di Depan Mata

    Analis Javon Marks membagikan grafik yang menunjukkan XRP tengah bersiap untuk lonjakan besar. Menurutnya, pola harga saat ini mirip dengan fase akumulasi sebelumnya yang diikuti reli spektakuler.

    “$XRP tampaknya sedang bersiap untuk Lonjakan +226% LAGI KE $9,90+ dan penembusan di atasnya dapat membawanya menuju $20 dan lebih tinggi!” tulis Marks.

    Senada dengan itu, analis populer Ali Martinez menegaskan bahwa indikator TD Sequential pada grafik 4 jam telah mengeluarkan sinyal BUY untuk XRP. Alat ini dikenal akurat dalam mendeteksi akhir tren konsolidasi dan awal reli baru.

    Baca juga: XRP di Ujung Breakout Besar: Target Analis Capai $10!

    Minat Institusional Meledak: ETF XRP & Dana Tokenisasi

    Dilaporkan Coingape, tak hanya faktor teknikal, katalis fundamental juga memperkuat posisi bullish XRP. Minggu ini, pasar dikejutkan dengan:

    • Peluncuran ETF XRP spot pertama di AS
    • Rencana dana tokenisasi di XRP Ledger (XRPL)

    Kehadiran produk keuangan teregulasi ini memperlihatkan lonjakan kepercayaan institusional pada XRP. Dengan dana tokenisasi, investor dapat memperdagangkan atau menyimpan reksa dana berbasis XRP dengan likuiditas tinggi serta penyelesaian lebih cepat.

    CME Group Siap Luncurkan Derivatif XRP

    Selain itu, CME Group dilaporkan akan meluncurkan opsi berjangka untuk XRP dan Solana. Langkah ini semakin menguatkan posisi XRP sebagai aset digital yang siap masuk arus utama keuangan global.

    Harga XRP Saat Ini: Stabil Tapi Menggoda

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saat artikel ini ditulis, XRP masih diperdagangkan di sekitar $3. Meski bergerak terbatas, analis menilai fase konsolidasi ini justru menyiapkan panggung untuk reli besar berikutnya.

    Dengan kombinasi sinyal teknis bullish, ETF XRP pertama, serta lonjakan minat institusional, tak heran jika banyak trader kini bersiap menghadapi potensi reli yang bisa membawa XRP ke level psikologis $10 — atau bahkan lebih tinggi.

    Pertanyaannya: apakah XRP benar-benar siap menuju $20?

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menuju $1.100 atau Runtuh ke $1.000? Inilah Titik Balik Kritis BNB

    BNB baru saja mencetak rekor harga baru sepanjang masa di level $1.083, namun euforia ini tak berlangsung lama. Harga kini mundur ke sekitar $1.052, sementara banyak trader mulai bersiap menghadapi potensi koreksi tajam.

    BNB Melesat, Tapi Sentimen Pasar Mulai Berubah

    Dalam 24 jam terakhir, BNB naik lebih dari 7% dan berhasil menembus rekor harga tertinggi sebelumnya. Lonjakan ini memicu optimisme sesaat, namun di baliknya muncul tanda-tanda kehati-hatian.

    Dilaporkan BeInCrypto, tingkat pendanaan BNB anjlok ke titik terendah dalam dua bulan terakhir, sebuah sinyal bahwa semakin banyak trader membuka posisi short. Ini menunjukkan meningkatnya keraguan pasar terhadap reli yang baru saja terjadi.

    Peta Likuidasi BNB. Sumber: Coinglass.
    Peta Likuidasi BNB. Sumber: Coinglass.

    Risiko Koreksi: $61 Juta Siap Teralikuidasi

    Menurut data Coinglass, jika harga BNB turun ke level psikologis $1.000, sekitar $61 juta posisi long berisiko terlikuidasi. Hal ini bisa menciptakan efek domino yang makin menekan harga, sekaligus memperkuat momentum bearish.

    Dengan kondisi ini, banyak pelaku pasar yang memilih untuk mengambil untung lebih cepat, sebelum potensi koreksi besar benar-benar terjadi.

    Jalan Menuju $1.100 Masih Terbuka

    Meski begitu, peluang bullish belum sepenuhnya hilang. Jika BNB berhasil bertahan dan menembus kembali $1.083 dengan kuat, pintu menuju $1.100 bisa terbuka lebar. Momentum investor yang terus mengalir dapat membatalkan proyeksi bearish dan membawa altcoin ini ke level yang lebih tinggi lagi.

    Saat artikel ini ditulis, BNB diperdagangkan di sekitar $1.052. Level support $1.000 dan resistance $1.083 akan menjadi penentu arah berikutnya. Apakah BNB siap melanjutkan reli menuju $1.100, atau justru terseret koreksi besar yang bisa mengguncang pasar?

    Baca juga: Harga BNB Tembus ke $882: Bullish Sungguhan atau Sekadar Fakeout?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Volume DEX Solana Anjlok di Meme Coin, Stablecoin Jadi Raja Baru?

    Aktivitas perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX) Solana kini mengalami pergeseran besar. Setelah sempat dikuasai euforia koin meme, pasar kini didominasi oleh stablecoin yang lebih likuid dan minim volatilitas.

    Menurut data Blockworks, volume perdagangan koin meme di DEX Solana yang sempat menyumbang lebih dari 60% pada akhir 2024 kini ambruk hingga di bawah 30%. Sebaliknya, transaksi stablecoin meroket dan kini menguasai lebih dari 60% aktivitas perdagangan di jaringan Solana, dengan nilai ekosistem yang melampaui $12 miliar.

    Dari Euforia Meme ke Krisis Kepercayaan

    Dilaporkan BeInCrypto, awal 2025, Solana sempat melampaui Ethereum dalam volume perdagangan berkat ledakan koin meme seperti TRUMP, MELANIA, hingga LIBRA. Namun, skandal penarikan likuiditas (rug pull) dan runtuhnya LIBRA memicu krisis kepercayaan.

    Dampaknya signifikan: pengguna harian DEX Solana yang sempat menyentuh 4,8 juta di Januari, anjlok ke bawah 800.000 pada September. Data ini menegaskan bahwa lonjakan pengguna ternyata sangat bergantung pada hype sesaat dari token spekulatif.

    Aktivitas Volume DEX Solana. Sumber: Blockworks.
    Aktivitas Volume DEX Solana. Sumber: Blockworks.

    Baca juga: Solana Hampir Sentuh ATH Baru! Apakah SOL Siap Naik ke $300?

    Stablecoin Ambil Alih Dominasi

    Di tengah eksodus spekulan koin meme, stablecoin justru naik daun. Pertukaran antara SOL dan stablecoin melonjak hingga 58% dari total volume DEX, tertinggi sejak November 2023. Bahkan perdagangan stablecoin ke stablecoin kini mencapai sekitar 4% dari aktivitas.

    Ekosistem stablecoin Solana pun berkembang pesat, dari $5 miliar di awal tahun menjadi lebih dari $12 miliar saat ini. Perkembangan ini memperlihatkan perubahan preferensi trader menuju aset yang lebih aman, fleksibel, dan berfungsi ganda—mulai dari pembayaran, lindung nilai, hingga strategi institusional.

    Fondasi Baru Ekosistem Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Peralihan dari koin meme ke stablecoin menandai fase kematangan baru bagi Solana. Meski hype spekulatif bisa kembali datang dan pergi, jaringan Solana kini tengah membangun fondasi lebih kuat melalui adopsi aset stabil.

    Bagi pengamat pasar, tren ini bisa menjadi sinyal bahwa ekosistem Solana tidak lagi hanya bergantung pada tren sesaat, melainkan siap menopang pertumbuhan jangka panjang berbasis utilitas nyata.

    Baca juga: Circle Lepas 250 Juta USDC di Solana: Investor Wajib Waspada!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jatuh Makin Dalam, Harga Bitcoin Merosot 1,12%

    Kabar buruk menghampiri para investor aset digital. Pasalnya, harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan pergerakan melemah.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Senin (22/9), harga BTC saat ini berada di level $114,340.36 per koin dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,278.04 miliar.

    Kemudian dalam 24 jam terakhir, Bitcoin terkoreksi -1,14%, dengan volume perdagangan sebesar $27,18 miliar. Angka ini menandai penurunan harian sebesar $1,319.29 (-1,14%), serta penurunan mingguan -0,97%.

    Dalam jangka waktu 30 hari, BTC turun -1,25%, bahkan lebih dalam di 60 hari terakhir dengan koreksi -3,97%.

    Meski demikian, jika melihat pergerakan 90 hari, Bitcoin masih membukukan kenaikan +8,81%, mencerminkan bahwa tren bullish jangka menengah belum sepenuhnya.

    Baca Juga: Bitcoin di Persimpangan: Breakout atau Breakdown?

    Alasan Harga Bitcoin Turun

    Hasil minor yang didapatkan oleh Raja aset digital ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mendorong pelemahan harga Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir, diantaranya:

    1. Koreksi Pasar Global
      Pasar keuangan global tengah menghadapi tekanan dari ketidakpastian makroekonomi, termasuk kekhawatiran terhadap suku bunga tinggi yang dipertahankan The Fed. Kondisi ini membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti kripto.
    2. Minimnya Volume Perdagangan
      Volume perdagangan BTC dalam 24 jam terakhir berada di kisaran $27 miliar, relatif rendah dibanding periode volatil sebelumnya. Minimnya likuiditas sering kali menjadi sinyal lemahnya minat beli sehingga harga lebih mudah terdorong turun.
    3. Tekanan Jangka Pendek dari Whale
      Aktivitas penjualan dari investor besar (whales) turut menambah tekanan. Setiap aksi ambil untung di area $115K tampaknya menjadi penghalang Bitcoin untuk melanjutkan reli.
    4. Keterkaitan dengan Altcoin
      Pasar altcoin yang juga mengalami koreksi memberikan efek domino terhadap BTC. Sebagai aset kripto utama, arah Bitcoin biasanya sangat berkorelasi dengan performa altcoin besar.

    Gambaran Teknis: Level Penting BTC

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin mencatat titik terendah di $114,237.21 dan tertinggi di $115,901.09. Angka ini menunjukkan rentang perdagangan yang cukup sempit, menandakan fase konsolidasi.

    Support kuat diperkirakan berada di kisaran $113K – $114K. Jika level ini ditembus, BTC berpotensi turun ke bawah $112K.

    Resistance terdekat ada di $116K – $117K, yang menjadi kunci bagi Bitcoin untuk memulihkan tren bullish jangka pendek.

    Sedangkan rekor tertinggi Bitcoin masih tercatat di $124,457.12, yang kini menjadi target jangka menengah apabila sentimen positif kembali.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Proyeksi Harga Bitcoin ke Depan

    Meskipun koreksi jangka pendek sedang berlangsung, prospek jangka menengah dan panjang BTC masih menarik. Ada beberapa alasan mengapa Bitcoin bisa kembali pulih:

    1. Adopsi Institusional Terus Meningkat
      Masuknya institusi besar ke dalam pasar kripto, termasuk melalui produk ETF Bitcoin spot, terus mendorong legitimasi aset digital ini. Arus modal institusional dapat memperkuat harga dalam jangka panjang.
    2. Halving Efek Masih Berlanjut
      Halving Bitcoin terakhir masih berpotensi memberikan efek bullish dalam beberapa bulan ke depan. Secara historis, periode setelah halving sering diikuti kenaikan signifikan.
    3. Narasi Safe Haven
      Di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, Bitcoin semakin dipandang sebagai “emas digital”. Permintaan dari investor ritel maupun korporasi bisa meningkat seiring kebutuhan diversifikasi aset.
    4. Tren Teknologi dan Regulasi
      Dukungan regulasi di beberapa negara besar serta adopsi blockchain untuk infrastruktur keuangan dapat menciptakan ekosistem yang lebih sehat bagi BTC.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Turun ke $116 Ribu: Dampak Kebijakan Baru The Fed?

    Konsolidasi Sebelum Pergerakan Besar

    Penurunan Bitcoin ke level $114 ribu saat ini bisa dipandang sebagai fase konsolidasi alami setelah reli panjang dalam beberapa bulan terakhir. Meski sentimen jangka pendek masih tertekan, indikator fundamental menunjukkan bahwa BTC belum kehilangan momentumnya.

    Jika BTC mampu bertahan di atas $114 ribu dan menembus resistance $116 ribu, potensi reli menuju $120 ribu terbuka lebar. Namun, bila support jebol, investor harus waspada dengan risiko koreksi lebih dalam ke bawah $112 ribu.

    Bagi investor jangka panjang, pelemahan harga ini bisa dilihat sebagai peluang akumulasi, sementara bagi trader, volatilitas saat ini menjadi ajang untuk mencari momentum breakout berikutnya.

    Satu hal yang pasti: Bitcoin masih menjadi pusat perhatian dunia kripto, dan setiap pergerakannya tetap memegang kunci arah pasar aset digital global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Tersungkur Hampir 8%: Akhir dari Hype atau Peluang Emas?

    Setelah sempat bersinar beberapa saat, harga Dogecoin (DOGE) akhirnya kembali mengalami tekanan besar.

    Data terbaru menunjukkan bahwa DOGE kini diperdagangkan di level $0.247478 per koin, turun -7,84% dalam 24 jam terakhir.

    Kapitalisasi pasar Dogecoin menyusut menjadi $37,38 miliar, sementara volume perdagangan harian hanya $2,95 miliar.

    Penurunan ini bukan hanya sekadar koreksi kecil. Dalam 24 jam terakhir, Dogecoin kehilangan $0,021309 (-7,93%), dan dalam sepekan anjlok -11,16%.

    Angka ini menimbulkan pertanyaan: apakah era kejayaan Dogecoin mulai meredup, atau justru penurunan ini membuka peluang akumulasi bagi investor yang sabar?

    Baca Juga: Dogecoin Bangkit Lagi! Harga Merangkak Naik 0.7%!

    Tren Harga: Dari Euforia ke Realita

    Dalam 90 hari terakhir, Dogecoin sebenarnya mencatatkan pertumbuhan spektakuler sebesar +52,43%, menandakan bahwa aset ini masih memiliki magnet kuat bagi para trader. Bahkan dalam 30 hari terakhir, DOGE masih berada di zona hijau dengan kenaikan +7%.

    Namun, pelemahan dalam 60 hari terakhir yang hanya +1,14% menunjukkan tren stagnasi.

    Data terbaru dari Tokocrypto pada Senin (22/9) juga memperlihatkan DOGE sempat menyentuh titik terendah harian di $0.246068 dan tertinggi di $0.269684.

    Dengan jarak yang relatif sempit, pasar saat ini berada dalam fase konsolidasi sekaligus ketidakpastian.

    Sebagai catatan, rekor tertinggi Dogecoin masih berada di $0.737567, yang kini terasa cukup jauh untuk dicapai kembali tanpa katalis besar.

    Alasan Penurunan Harga Dogecoin

    1. Tekanan Pasar Kripto Secara Umum
      Pasar kripto global sedang mengalami gelombang pelemahan setelah reli panjang beberapa bulan terakhir. Bitcoin yang menjadi barometer utama juga mengalami penurunan, sehingga Dogecoin ikut terseret.
    2. Kurangnya Sentimen Positif
      Tidak seperti periode sebelumnya ketika dukungan tokoh publik seperti Elon Musk mampu memicu lonjakan harga, kali ini pasar sepi kabar positif yang bisa mendorong DOGE naik.
    3. Profit Taking oleh Whale
      Dengan kenaikan lebih dari 50% dalam tiga bulan terakhir, banyak investor besar (whales) yang memilih mengamankan keuntungan. Aksi jual besar-besaran ini mempercepat tekanan harga.
    4. Spekulasi Tinggi, Fundamental Lemah
      Dogecoin sejak awal dikenal sebagai “meme coin” dengan fundamental yang sering diperdebatkan. Walau ekosistemnya perlahan berkembang, DOGE tetap sangat bergantung pada hype komunitas.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Proyeksi Harga Dogecoin ke Depan

    Meski harga Dogecoin hari ini tampak menurun tajam, ada beberapa skenario yang bisa terjadi dalam waktu dekat:

    • Skenario Bullish (Optimis)
      Jika pasar kripto global kembali pulih, Dogecoin berpotensi bangkit ke atas $0.27 – $0.30. Level ini akan menjadi titik krusial untuk menguji kembali momentum bullish jangka menengah.
    • Skenario Bearish (Pesimis)
      Jika tekanan jual terus berlanjut, DOGE berpotensi turun ke bawah $0.24. Apabila level psikologis ini jebol, kemungkinan besar harga bisa meluncur ke kisaran $0.22 – $0.20.
    • Skenario Konsolidasi (Netral)
      Dogecoin mungkin akan bergerak sideways di kisaran $0.245 – $0.27 dalam beberapa minggu mendatang, menunggu katalis besar dari pasar atau sentimen eksternal.

    Saat Tepat Untuk Membeli atau Menunggu?

    Bagi trader jangka pendek, volatilitas tajam Dogecoin jelas menjadi peluang untuk mencari keuntungan dari pergerakan cepat harga.

    Namun, bagi investor jangka panjang, situasi saat ini bisa dilihat sebagai “sale” yang memberikan harga diskon, dengan catatan risiko tetap tinggi.

    Dogecoin bukan sekadar aset kripto biasa. Popularitasnya di kalangan komunitas online dan dukungan selebritas membuat DOGE memiliki daya tarik unik.

    Meski sering dipandang sebelah mata, kenyataannya Dogecoin sudah masuk ke dalam 10 besar aset kripto global, menempati peringkat ke-8 berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Baca Juga: Sentimen Pasar Mulai Memudar, Harga Dogecoin Anjlok 3%

    Hype Boleh Meredup, Tapi DOGE Masih Hidup

    Penurunan hampir 8% dalam sehari memang membuat banyak investor waswas. Namun, perjalanan Dogecoin selama beberapa tahun terakhir membuktikan bahwa aset ini punya daya tahan luar biasa, bahkan ketika banyak yang meramalkan “akhir dari meme coin”.

    Apakah DOGE akan kembali mendekati level rekornya di $0.73? Atau justru turun lebih dalam sebelum naik lagi? Jawabannya akan sangat bergantung pada sentimen pasar global, adopsi kripto secara massal, serta dukungan komunitas yang selalu menjadi kekuatan terbesar Dogecoin.

    Satu hal yang pasti, Dogecoin bukan hanya soal harga, tapi juga fenomena budaya digital. Setiap penurunannya bisa saja menjadi awal dari reli baru, dan para penggemarnya tentu masih menunggu momen itu tiba.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token Magic Eden Melejit 28% dalam Sehari: Apa Kuncinya?

    Pasar kripto kembali dipenuhi antusiasme, kali ini dari sektor NFT yang kembali menggeliat lewat lonjakan mengejutkan dari token Magic Eden (ME).

    Dalam 24 jam terakhir, harga token ME melonjak +28.17% menjadi $0.867496, menempatkannya kembali ke radar investor yang haus akan peluang profit cepat di tengah tren pasar yang mulai menguat.

    Dengan kapitalisasi pasar saat ini $145.29 juta dan volume perdagangan harian mencapai $440.92 juta, ME berhasil mencuri perhatian, terutama karena kinerjanya yang mengungguli sebagian besar altcoin lain dalam periode yang sama.

    Baca Juga: Magic Eden Melonjak Berkat Dompet $TRUMP, Ditolak Keluarga Trump

    Kilas Balik Performa Harga ME

    Lonjakan hari ini bukanlah sekadar kebetulan. Dalam sebulan terakhir, token ME terus menunjukkan perbaikan performa harga, bahkan mencatat tren naik yang cukup solid:

    • Hari ini: +28.17%
    • 7 hari terakhir: +23.03%
    • 30 hari terakhir: +21.94%
    • 90 hari terakhir: +15.81%
    • 60 hari terakhir: sempat koreksi -2.75%, kini pulih

    Meski sempat lesu dua bulan lalu, data menunjukkan bahwa token ini sedang membangun momentum kuat, ditandai oleh tekanan beli yang konsisten dan meningkatnya partisipasi pasar.

    Faktor-Faktor Pemicu Lonjakan Harga ME

    1. Fitur Baru dan Dukungan Multi-Chain

    Magic Eden semakin memperkuat posisinya sebagai NFT marketplace dengan fitur lintas-chain. Dukungan penuh untuk jaringan Ethereum, Polygon, Solana, dan Bitcoin Ordinals membuatnya jauh lebih kompetitif dibanding rival seperti OpenSea.

    Peluncuran beberapa fitur baru seperti staking, marketplace loyalty system, dan kemungkinan peluncuran launchpad eksklusif membuat token ME semakin relevan secara fungsional dalam ekosistem.

    2. Sentimen Pasar NFT Kembali Positif

    Pasar NFT sempat lesu di awal tahun, namun kini mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Koleksi NFT baru di Solana dan Bitcoin Ordinals kembali menarik investor, membuat volume transaksi meningkat signifikan di Magic Eden — dan secara langsung mendorong permintaan terhadap token ME.

    3. Spekulasi & FOMO Investor

    Dengan hanya 16.71% dari total suplai 1 miliar token yang beredar (167.13 juta ME), potensi tekanan beli masih sangat besar, apalagi bila pasar percaya bahwa harga saat ini belum mencerminkan nilai sesungguhnya.

    Hal ini memicu efek FOMO (fear of missing out), terutama di kalangan trader jangka pendek yang berburu peluang cuan dari lonjakan tajam.

    Pergerakan harga Magic Eden (EDEN/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Magic Eden (EDEN/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Awal dari Tren Bullish Baru?

    Jika meninjau grafik data perdagangan terbaru, pasar jelas menunjukkan minat tinggi terhadap token Magic Eden.

    Jika lonjakan volume tetap konsisten di atas $400 juta per hari, dan proyek Magic Eden terus meluncurkan inisiatif yang memperkuat ekosistemnya, harga $1 tampaknya bukan target yang muluk untuk jangka pendek.

    Namun, perlu diperhatikan bahwa total suplai maksimum ME adalah 1 miliar token.

    Kapitalisasi pasar penuh (fully diluted valuation) saat ini berada di kisaran $869 juta, sehingga pertumbuhan harga ke depan akan sangat tergantung pada token release schedule dan bagaimana tim Magic Eden mengatur insentif serta distribusi ke depannya.

    Prospek Jangka Menengah dan Panjang

    Secara teknikal, lonjakan saat ini bisa menjadi awal dari tren naik yang lebih panjang — asalkan didukung fundamental proyek yang terus tumbuh.

    Magic Eden punya posisi unik di pasar NFT multi-chain dan bisa menjadi tulang punggung perdagangan aset digital generasi baru.

    Jika tim mampu menjaga momentum inovasi dan memperkuat utilitas token ME, maka potensi menjadi salah satu top asset di sektor NFT sangat terbuka lebar.

    Terlebih, masuknya investor institusi ke pasar NFT bisa memberi dorongan besar bagi proyek seperti Magic Eden yang sudah punya first-mover advantage di banyak blockchain.

    Baca Juga: Apa itu Magic Eden (ME)? Panduan Pemula untuk Airdrop ME Token

    Peluang atau Bubble Baru?

    Lonjakan 28% hari ini bisa jadi awal dari tren positif untuk Magic Eden, tapi seperti biasa, pasar kripto bergerak cepat dan sangat volatil.

    Token ME memiliki potensi besar, namun investor tetap perlu waspada terhadap risiko distribusi suplai dan koreksi pasar dalam jangka pendek.

    Apakah ini saat yang tepat untuk membeli? Bagi investor yang percaya pada masa depan NFT dan ekosistem multi-chain, ME adalah salah satu kandidat kuat untuk diperhatikan.

    Namun seperti biasa, usahakan DYOR (Do Your Own Research) sebelum melangkah lebih jauh.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com