Author: 26

  • iPhone 17 Pro vs Pro Max: Serupa Tapi Tak Sama, Apa Bedanya?

    Serupa tapi tak sama, iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max sekilas memiliki tampilan yang sangat identik. Keduanya mengusung desain premium khas Apple dengan warna baru Bitcoin Orange, material berkualitas tinggi, layar Super Retina XDR OLED ProMotion 120 Hz, serta performa gahar berkat chipset Apple A19 Pro.

    Baca juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange dan Jadwal Pre-Order

    Dengan harga awal yang hanya selisih $100 atau sekitar Rp1 jutaan, kira-kira apa saja yang membedakan iPhone 17 dan iPhone 17 Pro Max? Simak uraiannya di bawah.

    iPhone 17 Pro Max Hadir dengan Layar Lebih Besar

    Ilustrasi ukuran layar iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Apple

    Baik iPhone 17 Pro maupun iPhone 17 Pro Max sama-sama menggunakan panel LTPO Super Retina XDR OLED dengan refresh rate ProMotion 120 Hz, kecerahan puncak hingga 3.000 nit, dukungan HDR10, serta perlindungan Ceramic Shield 2 dan lapisan anti-reflective. Artinya, kualitas visual antar keduanya sama-sama tajam dan memanjakan mata.

    Perbedaan utamanya terletak pada ukuran: iPhone 17 Pro memiliki layar 6,3 inci, sedangkan iPhone 17 Pro Max hadir dengan bentang 6,9 inci. 

    Layar besar pada Pro Max dapat memberikan pengalaman visual yang lebih imersif, baik untuk menonton film, bermain game, maupun mengedit konten. Namun juga memiliki body yang lebih besar.

    Sama-Sama Gahar, iPhone 17 Pro Max Punya Baterai Lebih Besar

    Perbandingan baterai iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Apple Hub

    Baik iPhone 17 Pro maupun iPhone 17 Pro Max sama-sama dibekali chipset A19 Pro yang bertenaga dan efisien, sehingga keduanya menawarkan performa yang gahar untuk gaming, editing, maupun multitasking berat. 

    Namun, keunggulan iPhone 17 Pro Max terletak pada kapasitas baterainya yang lebih besar berkat bodi yang lebih luas. Apple mengklaim Pro Max mampu memutar video hingga 37 jam, sedangkan iPhone 17 Pro bertahan hingga 31 jam

    Perbedaan ini bukan berarti kualitas baterai Pro Max lebih baik secara teknologi, melainkan kapasitas yang lebih besar memberi waktu pakai lebih panjang. Hasilnya, pengguna bisa menikmati performa tinggi lebih lama tanpa khawatir kehabisan daya, terutama saat bepergian atau menjalankan aplikasi berat dalam durasi panjang.

    Baca juga: Fitur Unggulan iPhone 17: Chip A19, Wi-Fi 7, Layar 120 Hz, dan N1 Chip

    iPhone 17 Pro Max Punya Pilihan Opsi Penyimpanan Exclusive

    Perbandingan penyimpanan iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Apple Hub

    iPhone 17 Pro memiliki opsi penyimpanan mulai dari 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB dengan teknologi NVMe berkecepatan tinggi untuk transfer data super cepat.

    Yang membedakan, yakni iPhone 17 Pro Max memiliki varian penyimpanan eksklusif 2 TB yang tidak tersedia pada varian iPhone 17 Pro. 

    Kapasitas ekstra ini sangat ideal bagi pengguna profesional yang sering merekam video ProRes 4K/60fps, menyimpan file besar, atau mengoleksi game dan aplikasi berukuran masif tanpa khawatir kehabisan ruang serta tidak harus harus bergantung pada layanan cloud.

    iPhone 17 Pro Memiliki Desain Lebih Ringkas dan Ringan

    Perbandingan spesifikasi iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Tom’s Guide

    Karena memiliki baterai dan layar yang lebih kecil dibandingkan iPhone 17 Pro Max, membuat iPhone 17 Pro memiliki dimensi yang lebih ringkas, kecil, dan compact.

    iPhone 17 Pro memiliki berat 204 gram, lebih ringan 27 gram dibanding iPhone 17 Pro Max yang memiliki berat 231 gram.

    Desainnya yang lebih compact membuat iPhone 17 terasa lebih nyaman digenggam dan mudah digunakan dengan satu tangan.

    Harga

    iPhone 17 Pro: Mulai dari Rp18 Jutaan

    • 256GB: $1.099 / Rp18 jutaan
    • 512GB: $1.299  / Rp21 jutaan
    • 1TB: $1.499  / Rp24 jutaan

    iPhone 17 Pro Max: Mulai dari Rp19 Jutaan

    • 256GB: $1.199 / Rp19 jutaan
    • 512GB: $1.399 / Rp23 jutaan
    • 1TB: $1.599 / Rp26 jutaan
    • 2TB: $1.999 / Rp32 jutaan

    Baca juga: iPhone 17 Punya Fitur Anti-Hack Baru, Bitcoin Hodler Wajib Punya!

    Perbandingan Spesifikasi Lengkap: iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max

    Perbandingan spesifikasi iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Apple Hub

    iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max memiliki spesifikasi yang identik sama, mulai dari chipset Apple A19 Pro, resolusi layar Super Retina dengan XDR OLED ProMotion 120 Hz pada 460 ppi, hingga sistem kamera triple 48 MP. 

    Perbedaan hanya pada ukuran layar, kapasitas baterai, dimensi, bobot, dan opsi penyimpanan 2 TB eksklusif di Pro Max.

    Artinya, performa dan kualitas visual keduanya sama, sehingga pilihan lebih bergantung pada preferensi ukuran dan daya tahan baterai.

    Baca juga: Perbandingan iPhone Air vs iPhone 17: Mana yang Paling Cocok untukmu?

    Jadi Harus Pilih yang Mana?

    Kedua model memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, maka dari itu kamu harus menentukan pilihan berdasarkan tujuan penggunaan kamu!

    Pilih iPhone 17 Pro jika kamu:

    • Menginginkan iPhone flagship terbaru dengan ukuran lebih compact dan bobot lebih ringan.
    • Sering menggunakan ponsel dengan satu tangan dan mengutamakan kenyamanan genggam.
    • Tidak memprioritaskan layar dan kapasitas baterai besar.
    • Lebih suka perangkat yang mudah dibawa dan disimpan di saku.
    • Menginginkan performa dan kualitas kamera setara Pro Max, tapi dalam bentuk yang lebih compact.

    Pilih iPhone 17 Pro Max jika kamu:

    • Suka ponsel dengan layar besar untuk menonton, bermain game, atau bekerja.
    • Membutuhkan daya tahan baterai lebih lama untuk aktivitas seharian penuh.
    • Ingin opsi penyimpanan 2 TB eksklusif untuk file besar atau proyek profesional.
    • Tidak keberatan dengan bobot yang sedikit lebih berat demi baterai dan layar lebih besar.
    • Tidak masalah mengeluarkan uang sedikit mahal untuk manfaat layar dan baterai.

    Itu dia perbandingan antara iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli.

    Berbicara soal iPhone terbaru, tau gak sih kalau valuasi Bitcoin dibanding harga iPhone dalam beberapa tahun terakhir mengalami apresiasi signifikan? Artinya, jika kamu menabung untuk iPhone terbaru dalam bentuk Bitcoin, nilainya bisa tumbuh jauh melampaui kenaikan harga iPhone itu sendiri lho!

    Lihat uraian lebih lengkapnya di sini:  8 Tahun Lalu 1 Bitcoin Bisa Beli iPhone 17, Sekarang Bisa Dapat Berapa?

    Beli Bitcoin atau Ethereum dan Nikmati kemudahan trading dengan fitur beli/jual di Tokocrypto, dapatkan potongan GRATIS biaya trading dengan deposit min. Rp50.000!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perlahan Tapi Pasti, Gigitan Dogecoin Makin Tajam

    Dogecoin (DOGE), salah satu aset kripto paling populer di dunia, kembali mencuri perhatian setelah mencatat kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Harga DOGE kini berada di $0.283552 per token, meningkat +9.17% dalam satu hari, dengan kapitalisasi pasar mencapai $42.79 miliar USD.

    Peningkatan ini tidak hanya mengangkat posisi DOGE di peringkat ke-8 aset kripto global, tetapi juga menegaskan bahwa “meme coin” yang lahir sebagai lelucon ini masih memiliki pengaruh besar di pasar kripto global.

    Baca Juga: Raja Meme Telah Kembali! Harga Dogecoin Naik 5%

    Reli Dogecoin: Dari Kenaikan Harian ke Tren Jangka Panjang

    Kenaikan Dogecoin kali ini memperkuat tren positif yang sudah terbentuk sejak beberapa bulan terakhir. Dalam data historis, harga DOGE menunjukkan performa impresif:

    • Hari ini: naik $0.022996 atau +8.84%
    • 30 hari terakhir: naik $0.038328 atau +15.65%
    • 60 hari terakhir: naik $0.092403 atau +48.43%
    • 90 hari terakhir: naik $0.107508 atau +61.19%

    Dalam seminggu terakhir saja, Dogecoin sudah menguat +31.18%, menjadikannya salah satu aset kripto dengan performa terbaik di pasar altcoin.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga Dogecoin

    1. Lonjakan Aktivitas Perdagangan
      Volume transaksi harian Dogecoin kini mencapai $5.23 miliar USD, angka yang menandakan meningkatnya minat investor jangka pendek. Lonjakan volume sering kali menjadi sinyal awal pergerakan tren yang lebih besar.
    2. Optimisme Pasar Altcoin
      Pasar kripto secara keseluruhan tengah berada dalam fase bullish, terutama pada altcoin. Dogecoin, dengan kapitalisasi besar dan komunitas luas, mendapatkan keuntungan dari gelombang sentimen positif tersebut.
    3. Dukungan Komunitas dan Faktor Sosial
      Dogecoin dikenal memiliki komunitas pengguna yang aktif dan berpengaruh, sering kali menjadi motor penggerak harga melalui kampanye sosial media. Setiap lonjakan sentimen di platform seperti X (Twitter) dan Reddit biasanya berimbas langsung pada harga DOGE.
    4. Harapan pada Integrasi dan Ekosistem
      Spekulasi mengenai penggunaan Dogecoin dalam sistem pembayaran digital dan integrasi di platform besar terus menjadi katalis penting. Walaupun belum ada kabar resmi, rumor seputar adopsi DOGE kerap mendorong arus spekulatif ke pasar.

    Posisi Pasar Dogecoin Saat Ini

    Dengan kapitalisasi pasar $42.74 miliar USD, Dogecoin menempati posisi top 10 besar kripto global. Sirkulasi pasokannya yang besar, mencapai 150.92 miliar token, menjadikan DOGE unik dibandingkan aset lain dengan suplai terbatas seperti Bitcoin.

    Namun, kekuatan utama Dogecoin justru terletak pada likuiditas dan komunitasnya. Dengan basis pengguna yang luas dan branding kuat sebagai “meme coin nomor satu,” DOGE memiliki daya tarik yang tidak mudah disaingi.

    Prediksi Harga Dogecoin

    Dalam jangka pendek, DOGE diperkirakan akan menghadapi volatilitas, mengingat sudah mendekati titik resistensi di area $0.285 – $0.30.

    Jika mampu menembus level tersebut dengan dukungan volume tinggi, target psikologis berikutnya berada di $0.35 – $0.40.

    Namun, apabila momentum melemah, koreksi ke level support $0.26 – $0.27 masih mungkin terjadi. Dalam jangka menengah hingga akhir tahun, prospek Dogecoin tetap positif seiring tren pasar altcoin yang sedang menguat.

    Baca Juga: Dogecoin Melejit 2,14%! Ternyata Ini Rahasia di Balik Lonjakan Volume

    Dogecoin kembali membuktikan diri sebagai salah satu aset paling berpengaruh di pasar kripto. Dengan kenaikan +9% dalam 24 jam dan pertumbuhan +61% dalam 90 hari terakhir, DOGE menunjukkan bahwa ia masih menjadi pemain utama di ekosistem aset digital.

    Faktor komunitas, volume perdagangan yang tinggi, serta optimisme pasar altcoin menjadi bahan bakar utama reli ini.

    Walau volatilitas tetap menjadi risiko utama, Dogecoin memiliki peluang besar untuk memperpanjang tren bullish jika momentum pasar terus berlanjut.

    Di tengah dominasi Bitcoin dan Ethereum, Dogecoin berhasil menegaskan eksistensinya sebagai kripto yang bukan sekadar meme, melainkan aset dengan daya tarik sosial dan nilai pasar yang semakin kuat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SOL Nyaris Sentuh $250, Apakah Solana Siap Meledak ke $300?

    Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto. Open interest (OI) kontrak berjangka SOL meroket hingga $16,6 miliar, menandai rekor tertinggi sepanjang masa, sementara harga SOL mendekati level psikologis $250.

    Dilaporkan Cointelegraph, lonjakan ini didorong oleh masuknya pemain institusional besar seperti Galaxy Digital dan Forward Industries, yang menambah optimisme bahwa reli belum akan berhenti di sini.

    Open Interest Pecah Rekor, Sinyal Bullish?

    Data CoinGlass mencatat, OI berjangka SOL mencapai $16,6 miliar pada Jumat lalu. Menariknya, meski OI melonjak, tingkat pendanaan tetap stabil. Ini berarti pasar tidak dalam kondisi over-leverage, sehingga peluang kenaikan harga lebih lanjut masih terbuka.

    Selain itu, analisis volume menunjukkan bahwa reli Solana lebih banyak ditopang oleh pembelian spot ketimbang dorongan futures. Hal ini sering dianggap lebih sehat, karena mencerminkan permintaan nyata dari investor, bukan sekadar spekulasi leverage.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Galaxy & Forward Industries Banjiri Pasar dengan Modal Jumbo

    Arkham Intelligence mengungkapkan bahwa Galaxy Digital mulai menjalankan program pembelian besar-besaran SOL untuk Solana Designated Allocation Trust (DAT) milik Multicoin Capital. Pada 12 September, Galaxy sudah mengakumulasi SOL senilai $326 juta, dengan cadangan dana hingga $1 miliar untuk pembelian tambahan.

    Tak berhenti di situ, Forward Industries, perusahaan yang terdaftar di Nasdaq—baru saja mengumumkan alokasi treasury senilai $1,65 miliar dalam bentuk SOL. Langkah ini didukung oleh Galaxy Digital, Jump Crypto, dan Multicoin Capital, menjadikannya perusahaan Nasdaq pertama yang menempatkan modal institusional secara langsung pada ekosistem Solana.

    $250 Jadi Level Kunci Sebelum Target $300

    Saat ini SOL diperdagangkan di sekitar $240, naik 17% dalam sepekan terakhir, menjadikannya salah satu aset kripto dengan performa terbaik di tahun 2025. Namun, level $250 disebut sebagai titik pivot penting.

    Sejak 2021, harga SOL tiga kali gagal menembus dan menutup candle mingguan di atas $250. Bahkan pada reli November 2024 dan Januari 2025, SOL sempat menyentuh $295, tapi akhirnya terkoreksi kembali ke area $250.

    Grafik SOL satu minggu. Sumber: Cointelegraph/TradingView.
    Grafik SOL satu minggu. Sumber: Cointelegraph/TradingView.

    Bedanya kali ini, dukungan dari investor institusional bisa memperkuat pasar, mengurangi risiko koreksi tajam. Indikator RSI pun menunjukkan ruang kenaikan masih tersedia, karena belum menyentuh level jenuh beli.

    Jalan Menuju $300?

    Jika SOL mampu mengonfirmasi penutupan mingguan di atas $250, sentimen pasar berpotensi berubah drastis. Level $295—puncak historis, berada dalam jangkauan, dan jika berhasil ditembus, fase price discovery menuju $300 bisa terjadi dalam waktu dekat.

    Dengan masuknya modal jumbo institusional dan momentum teknikal yang kuat, pasar kini menanti satu hal: apakah Solana akan menorehkan rekor baru dan resmi menantang level $300 pada kuartal keempat 2025?

    Baca juga: Q4 Jadi Milik Solana? CIO Bitwise Prediksi Reli Epik Siap Dimulai


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Mulai Panas? Indeks Melonjak ke 71, Mirip 2017!

    Pasar kripto kembali memanas! Altcoin Season Index melonjak ke level 71, menyalakan spekulasi bahwa altseason besar-besaran bisa segera dimulai. Lonjakan tajam ini dianggap sebagai tanda kuat bahwa pasar mulai beralih dari dominasi Ethereum (ETH) menuju reli altcoin yang lebih luas.

    Menurut data dari Blockchain Center, indeks ini naik drastis dari 59 sehari sebelumnya menjadi 71. Biasanya, angka di atas 75 menandai awal altseason, di mana 75% dari 50 altcoin teratas mengungguli Bitcoin (BTC) dalam 90 hari terakhir. Meski belum menembus level tersebut, kecepatan kenaikan indeks sudah cukup untuk memicu euforia di kalangan trader.

    Bitcoin Mulai Melemah, Altcoin Bersiap Ambil Alih?

    Dilaporkan BeInCrypto, seorang analis kripto di X (Twitter) menegaskan:

    “Altcoin season sedang berlangsung penuh, dan akhirnya pergeseran dari ETH ke semua koin lainnya akan terjadi.”

    Senada, Merlijn The Trader juga menyoroti penurunan dominasi Bitcoin (BTC.D) yang jatuh di bawah support penting. Menurutnya, pola ini persis seperti yang terjadi di siklus sebelumnya.

    Metrik Altcoin Season Index pada 13 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 13 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    “Setiap siklus, hasilnya sama: Bitcoin mendingin, altcoin menyala. Rotasi tidak akan datang—itu sudah terjadi. Begitulah altseason selalu dimulai,” ujarnya.

    Waspada Euforia Berlebihan

    Namun, tidak semua analis melihat reli ini dengan kacamata optimistis. Beberapa pihak memperingatkan bahwa altseason kali ini berpotensi diwarnai token low-float yang terinflasi dan proyek abal-abal, sehingga investor perlu berhati-hati agar tidak terjebak euforia semata.

    Meski begitu, dengan dominasi Bitcoin yang menurun cepat dan pola chart yang mirip reli besar tahun 2017, banyak trader yakin altcoin siap memasuki fase breakout spektakuler.

    Apakah kita sedang berada di gerbang altseason terbesar dalam beberapa tahun terakhir? Pasar tampaknya akan segera memberikan jawabannya.

    Baca juga: Altcoin Season 2025: Benarkah Sudah Dimulai?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BlackRock Buang Ethereum Senilai Rp14 Triliun, Beralih ke Bitcoin!

    Portofolio kripto raksasa manajer aset global, BlackRock, mengalami perubahan besar dalam sepekan terakhir. Data blockchain mengungkapkan bahwa perusahaan ini melepas Ethereum (ETH) dalam jumlah jumbo lebih dari $900 juta, sekaligus memperkuat kepemilikan Bitcoin (BTC)-nya.

    Menurut laporan intelijen on-chain dari Arkham yang dikutip Finbold, posisi Ethereum BlackRock turun drastis dari 3,78 juta ETH (senilai $16,82 miliar pada 5 September) menjadi 3,66 juta ETH ($15,91 miliar pada 12 September). Artinya, dalam waktu hanya tujuh hari, BlackRock mengurangi kepemilikan sebesar 115.950 ETH, setara $913 juta atau sekitar Rp14 triliun.

    Dilaporkan Finbold, akibat penjualan besar ini, pangsa Ethereum dalam portofolio kripto BlackRock anjlok dari 16,7% menjadi 15,7%, semakin menjauh dari posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

    BlackRock Tambah Koleksi Bitcoin Lebih dari $2 Miliar

    Di sisi lain, BlackRock justru semakin agresif mengakumulasi Bitcoin. Data menunjukkan kepemilikan BTC meningkat dari 747.470 BTC ($83,53 miliar) menjadi 751.400 BTC ($85,62 miliar) dalam periode yang sama. Penambahan sebesar 3.930 BTC ini bernilai lebih dari $2,09 miliar, membuat dominasi Bitcoin dalam portofolio kripto BlackRock naik dari 83,2% menjadi 84,4%.

    Langkah ini mempertegas arah strategi BlackRock yang lebih bullish terhadap Bitcoin dibanding Ethereum.

    Kepemilikan Ethereum BlackRock. Sumber: Arkham.
    Kepemilikan Ethereum BlackRock. Sumber: Arkham.

    Aset Kripto BlackRock Tembus $101,5 Miliar

    Meski melepas ETH dalam jumlah besar, total nilai portofolio kripto BlackRock justru melonjak menembus $101,53 miliar per 12 September. Pemulihan ini ditopang oleh reli Bitcoin mingguan sebesar 1,97% serta keuntungan signifikan dari posisi altcoin seperti SPX (+23,28%) dan TUA (+61,15%).

    Sebaliknya, Ethereum justru tertahan, turun 2,43% ke $4.345, sehingga memicu kerugian lebih dari $900 juta yang belum terealisasi di alokasi ETH BlackRock. Meski begitu, ETH masih menjadi aset kripto terbesar kedua dalam portofolio BlackRock, jauh di atas aset minor lain seperti IMAGE ($561.000) dan JOE ($6.880).

    Apakah Ini Pertanda BlackRock Tinggalkan Ethereum?

    Perubahan alokasi ini menimbulkan spekulasi di pasar: apakah BlackRock mulai mengurangi eksposur terhadap Ethereum untuk fokus penuh pada Bitcoin?

    Dengan portofolio kripto yang kini didominasi lebih dari 84% BTC, langkah BlackRock bisa menjadi sinyal kuat arah kepercayaan institusional terhadap Bitcoin di siklus pasar saat ini.

    Namun, meski tertekan, posisi Ethereum di atas $15 miliar tetap menegaskan perannya sebagai “runner-up” dalam portofolio BlackRock.

    Baca Juga: ETF Ethereum Tarik Rp 4,8 Triliun, Bitcoin Justru Alami Arus Keluar


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BNB Pecah Rekor $940! Target $1.000 Semakin Dekat?

    Binance Coin (BNB) kembali jadi sorotan setelah mencetak rekor baru di atas $940, memicu spekulasi besar di pasar kripto: sampai di mana puncak siklusnya kali ini?

    Dalam 24 jam terakhir, harga BNB melonjak dari titik terendah $904,63 hingga mencapai ATH baru di $941,52, atau naik sekitar 3,52%. Tak hanya itu, volume perdagangan juga ikut meroket 11,11% menjadi $2,68 miliar, menandakan antusiasme pasar yang kian memanas.

    RSI BNB Masih Punya Ruang untuk Breakout

    Lonjakan harga ini disertai indikator teknikal yang masih memberi ruang bullish. Relative Strength Index (RSI) berada di level 71,25, yang berarti BNB belum benar-benar overbought. Dengan kata lain, reli harga bisa berlanjut menuju level psikologis $1.000, target yang kini diburu banyak investor.

    Minat institusional juga makin jelas terlihat. Nano Labs baru saja menambah BNB senilai $90 juta ke dalam aset treasury mereka, yang diyakini akan meningkatkan permintaan sekaligus memperkuat tren kenaikan harga.

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Apakah BNB Jadi BlackRock-nya Crypto? Harga Tembus ATH Baru!

    Duel Kapitalisasi Pasar: BNB vs Solana

    Pertarungan panas juga terjadi di peringkat kapitalisasi pasar. BNB sempat mengungguli Solana saat menembus $903 dengan market cap $125 miliar. Namun, Solana cepat membalikkan keadaan. Saat ini, kapitalisasi pasar Solana ada di $131,47 miliar, unggul tipis dari BNB di $130,76 miliar.

    Persaingan ini membuat posisi BNB di lima besar kripto global semakin ketat, dan para investor menunggu apakah reli harga bisa kembali menggeser dominasi Solana.

    Target $1.000 atau Menuju $2.000?

    Sementara banyak trader mengincar level $1.000 sebagai puncak siklus berikutnya, Changpeng Zhao (CZ), pendiri Binance, punya prediksi lebih berani: BNB bisa menembus $2.000 di fase bullish ini.

    Dengan dukungan volume tinggi, indikator teknikal yang positif, dan minat institusional yang terus meningkat, pasar kripto kini menanti jawaban dari pertanyaan besar: Apakah BNB hanya akan berhenti di $1.000, atau benar-benar menuju $2.000 seperti kata CZ?

    Baca juga: Harga BNB Tembus ke $882: Bullish Sungguhan atau Sekadar Fakeout?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Awas! XRP Bisa Menembus $3,66 atau Ambruk ke $2,87

    Harga XRP kembali mencuri perhatian pasar kripto. Dalam sepekan terakhir, token Ripple ini berhasil naik 10%, didorong oleh lonjakan aktivitas pemegang jangka pendek (short-term holders/STH) yang meningkat drastis hingga 38%. Lonjakan ini menjadi sinyal bullish baru bagi XRP, dengan potensi reli lebih jauh jika momentum pasar terus terjaga.

    Pemegang Jangka Pendek Dominasi Aksi Harga

    Dilaporkan BeInCrypto, data on-chain dari Glassnode mengungkap bahwa pemegang XRP dalam rentang waktu 1–3 bulan terus memperluas kepemilikan mereka sepanjang 30 hari terakhir. Kelompok investor ini terkenal agresif dalam memengaruhi aksi harga jangka pendek.

    Tren akumulasi masif dari STH memperkuat prospek bullish XRP. Dengan meningkatnya pasokan yang dipegang kelompok ini, kepercayaan pasar terhadap XRP juga terlihat semakin solid.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    RSI Masih Beri Ruang untuk Naik

    Indikator teknikal juga mendukung narasi optimis. Relative Strength Index (RSI) XRP berada di level 59,65, yang menandakan sentimen beli masih kuat, namun belum memasuki zona jenuh beli (di atas 70). Artinya, ruang untuk kenaikan lebih lanjut masih terbuka lebar.

    Target Harga: $3,66 atau Koreksi ke $2,87

    Jika tekanan beli berlanjut, XRP berpotensi menembus level resistance di $3,22. Keberhasilan melewati level ini bisa membawa XRP terbang hingga menyentuh $3,66, harga tertinggi yang terakhir tercatat pada pertengahan Juli.

    Namun, risiko koreksi tetap ada. Jika momentum melemah, XRP bisa tergelincir kembali menuju $2,87 sebagai level support terdekat.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Melesat di Jalur Cepat Menuju Rekor Harga Tertinggi

    Ethereum kembali mencatatkan performa gemilang dengan harga yang kini menyentuh $4,719.06 per ETH, mendekati rekor tertingginya di level $4,953.73.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $569.61 miliar USD dan volume perdagangan harian yang menyentuh $42.57 miliar USD, Ethereum semakin mengukuhkan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

    Kenaikan harian sebesar +4.37% dalam 24 jam terakhir, serta pertumbuhan harga sebesar +9.51% dalam sepekan, memperlihatkan tren optimis yang menular di pasar.

    Bahkan, jika dibandingkan dalam jangka waktu tiga bulan terakhir, Ethereum berhasil tumbuh hampir +87%, menandakan daya tariknya semakin kuat di kalangan investor institusional maupun ritel.

    Baca Juga: Harga Ethereum Tembus $4.400, Siap Tantang Rekor Baru

    Dorongan dari Katalis Ekosistem DeFi dan NFT

    Salah satu pendorong utama lonjakan harga Ethereum adalah ekosistem DeFi (Decentralized Finance) dan NFT (Non-Fungible Token) yang terus berkembang.

    Sebagian besar aplikasi DeFi, protokol peminjaman, hingga marketplace NFT berjalan di jaringan Ethereum. Aktivitas tinggi ini secara langsung meningkatkan permintaan terhadap ETH sebagai bahan bakar transaksi.

    Selain itu, arus masuk modal baru dari para kreator dan kolektor NFT kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

    Tren ini mendorong lonjakan biaya transaksi di jaringan, yang secara alami memperkuat posisi Ethereum di pasar.

    Narasi “Ultrasound Money” dan Efek EIP-1559

    Sejak implementasi EIP-1559, Ethereum tidak hanya menjadi alat transaksi, tetapi juga aset deflasi.

    Mekanisme pembakaran sebagian biaya transaksi membuat suplai ETH berkurang secara bertahap, memperkuat narasi “ultrasound money”.

    Investor melihat ETH bukan hanya sebagai aset teknologi, tetapi juga sebagai penyimpan nilai jangka panjang yang potensial melampaui Bitcoin dalam beberapa aspek utilitas.

    Hal ini semakin relevan ketika pasokan ETH yang beredar tetap 120.70 juta unit, tanpa adanya batas pasokan maksimum resmi.

    Dengan mekanisme pembakaran, tekanan inflasi terhadap Ethereum berhasil ditekan dan berpotensi memberi dampak bullish jangka panjang.

    Adopsi Institusional dan Regulasi yang Lebih Jelas

    Faktor lain yang turut memperkuat reli Ethereum adalah meningkatnya minat institusi besar. Beberapa laporan pasar menunjukkan bahwa dana lindung nilai dan perusahaan teknologi mulai mengalokasikan sebagian portofolio mereka ke Ethereum.

    Hal ini didorong oleh keyakinan bahwa Ethereum akan menjadi tulang punggung aplikasi Web3 dan smart contract di masa depan.

    Selain itu, arah regulasi kripto yang semakin jelas di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia memberi rasa aman bagi investor besar untuk masuk.

    Regulasi yang lebih ramah menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ETH sebagai aset kelas institusional.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Teknologi Ethereum 2.0 dan Skalabilitas

    Perjalanan transisi Ethereum ke Ethereum 2.0 dengan mekanisme Proof of Stake (PoS) juga menjadi faktor fundamental yang terus menjaga momentum harga.

    Dengan PoS, Ethereum mampu mengurangi konsumsi energi hingga lebih dari 99%, sekaligus meningkatkan keamanan jaringan.

    Selain itu, perkembangan solusi layer-2 seperti Optimism, Arbitrum, dan zkSync membantu mempercepat transaksi dengan biaya lebih rendah.

    Kombinasi ini semakin memperkuat narasi bahwa Ethereum adalah ekosistem blockchain yang paling siap menghadapi adopsi massal.

    Prospek Menuju Rekor Tertinggi

    Saat ini, Ethereum berada hanya beberapa ratus dolar dari rekor tertingginya di $4,953.73. Jika tren arus masuk modal berlanjut dan sentimen pasar kripto tetap positif, sangat mungkin ETH akan menembus rekor tersebut dalam waktu dekat.

    Kenaikan harga +58.75% dalam 60 hari dan +86.99% dalam 90 hari terakhir menunjukkan momentum bullish yang konsisten.

    Dengan kapitalisasi pasar yang hampir menembus $600 miliar, Ethereum semakin mempersempit jarak dominasi dengan Bitcoin.

    Baca Juga: Bikin Panik Investor! Ethereum Cetak Rekor Baru, Bull Run Kian Dekat?

    Kini, Ethereum bukan lagi sekadar “mata uang kripto kedua setelah Bitcoin”. Dengan ekosistem yang luas, mekanisme deflasi, adopsi institusional, dan perkembangan teknologi yang progresif, ETH kini berada di garis depan revolusi blockchain global.

    Lonjakan harga terbaru menjadi bukti nyata bahwa Ethereum tidak hanya relevan hari ini, tetapi juga siap menjadi tulang punggung dunia digital di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Low Cap Rally Lambungkan Harga Self Chain (SLF) Hingga 150%

    Pasar aset digital kembali dipenuhi euforia setelah Self Chain (SLF) mencatatkan lonjakan harga yang luar biasa.

    Dalam 24 jam terakhir, harga Self Chain di Tokocrypto melesat hingga +150.06%, diperdagangkan di kisaran $0.094684 per token.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $15.81 juta USD dan volume perdagangan harian mencapai $423.97 juta USD, token ini mendadak menjadi sorotan di kalangan investor kripto.

    Baca Juga: Altcoin Kecil Bikin Kejutan Besar: Self Token (SLF) Meroket 70%

    Lonjakan Drastis di Tengah Pasar Kompetitif

    Reli SLF kali ini tergolong mengejutkan. Harga yang sebelumnya bergerak datar dalam beberapa bulan terakhir tiba-tiba melesat, dengan kenaikan +140.70% hanya dalam sehari.

    Bahkan, jika ditarik dalam rentang waktu yang lebih panjang, kinerja SLF terlihat semakin impresif dari waktu ke waktu:

    • 7 hari terakhir: +216.36%
    • 30 hari terakhir: +38.73%
    • 60 hari terakhir: +32.51%
    • 90 hari terakhir: -30.73%

    Data ini menunjukkan bahwa SLF baru saja keluar dari fase penurunan jangka menengah dan memasuki tren bullish yang lebih agresif.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga SLF

    Ada beberapa alasan yang mendasari lonjakan besar harga SLF:

    1. Lonjakan Volume Perdagangan
      Dengan volume mencapai $423 juta USD, aktivitas transaksi SLF melonjak jauh melampaui nilai kapitalisasi pasarnya. Perputaran dana yang tinggi ini biasanya mengindikasikan adanya arus spekulatif besar yang masuk ke pasar.
    2. Efek “Low Cap Rally”
      Sebagai aset dengan kapitalisasi pasar relatif kecil (hanya $15 juta USD), SLF lebih rentan mengalami pergerakan harga ekstrem dibandingkan kripto berkapitalisasi besar seperti Bitcoin atau Ethereum. Modal baru dalam jumlah sedang saja sudah cukup mendorong lonjakan harga signifikan.
    3. Daya Tarik Komunitas dan Listing Baru
      Salah satu faktor yang sering memicu reli token sekelas SLF adalah dukungan komunitas yang kuat dan kemungkinan adanya kabar listing di bursa baru. Walau belum ada konfirmasi resmi, spekulasi ini kerap menjadi pemicu arus modal jangka pendek.
    4. Efek Tren Pasar Altcoin
      Dalam beberapa pekan terakhir, altcoin secara umum sedang mengalami momentum positif. SLF berhasil mengambil keuntungan dari sentimen bullish tersebut, memposisikan dirinya sebagai salah satu pemain yang paling menonjol.
    Pergerakan harga Self Finance (SLF/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Self Finance (SLF/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Posisi Pasar SLF Saat Ini

    Meski melonjak signifikan, SLF masih berada di peringkat ke-1038 dalam daftar kripto global berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Dengan suplai beredar sebanyak 167 juta token, nilai kapitalisasi pasar yang sepenuhnya terdilusi diperkirakan sekitar $30.82 juta USD.

    Artinya, SLF masih tergolong proyek berkapitalisasi rendah (low-cap) dengan risiko tinggi, tetapi juga memiliki potensi imbal hasil yang besar jika reli berlanjut.

    Prediksi Harga dan Prospek SLF

    Dalam jangka pendek, SLF diperkirakan menghadapi volatilitas tinggi. Perubahan harga -8.54% dalam 1 jam terakhir menandakan adanya aksi ambil untung dari para trader yang memanfaatkan reli cepat.

    Level support terdekat berada di kisaran $0.070 – $0.075, sementara resistensi terkuat berada di atas $0.10.

    Jika volume perdagangan tetap tinggi, peluang SLF menembus $0.12 – $0.15 terbuka lebar dalam beberapa pekan ke depan.

    Namun, investor juga harus mewaspadai kemungkinan koreksi tajam, mengingat reli ekstrem sering kali diikuti oleh konsolidasi harga.

    Baca Juga: Altcoin Season Index Tembus 66! Altseason Dimulai September 2025?

    SLF berhasil mencuri perhatian pasar dengan lonjakan harga +150% hanya dalam satu hari. Didukung oleh lonjakan volume transaksi, faktor spekulasi, serta momentum altcoin yang positif, token ini tengah menikmati fase reli yang kuat.

    Dengan kapitalisasi pasar yang masih kecil, SLF menyimpan potensi pertumbuhan besar, tetapi risiko volatilitas juga sangat tinggi.

    Bagi investor, SLF bisa menjadi peluang menarik untuk jangka pendek, asalkan diimbangi dengan strategi manajemen risiko yang disiplin.

    Di tengah derasnya arus modal spekulatif, SLF kini membuktikan bahwa aset berkapitalisasi kecil pun mampu menjadi bintang kejutan di pasar kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Geliat Hifi Finance (HIFI), Altcoin DeFi yang Mulai Diperhitungkan

    Pasar kripto hari ini memunculkan nama token berbasis Decentralized Finance (DeFi) dengan pergerakan harga luar biasa yang datang dari Hifi Finance (HIFI).

    Dalam 24 jam terakhir, harga Hifi Finance via Tokocrypto pada Sabtu (13/9) tercatat di level $0.567763 per koin, melonjak lebih dari +554%.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $80.57 juta USD dan volume perdagangan harian mencapai $749.06 juta USD, altcoin ini langsung menjadi sorotan komunitas aset digital global.

    Baca Juga: Upbit Keluarkan Peringatan Investor untuk HiFi Finance (HIFI)

    Lonjakan Drastis yang Mengejutkan Pasar

    Kenaikan harga HIFI dalam sehari mencapai +556.16%, sebuah reli yang jarang terlihat bahkan di pasar kripto yang dikenal volatil. Dalam perbandingan jangka waktu yang lebih panjang, performanya juga mencengangkan:

    • 30 hari: +520.41%
    • 60 hari: +553.29%
    • 90 hari: +709.96%
    • 7 hari terakhir: +749.27%

    Angka-angka ini menegaskan bahwa HIFI bukan sekadar mengalami lonjakan singkat, melainkan memasuki fase reli yang konsisten dalam beberapa bulan terakhir.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga HIFI

    Beberapa faktor kunci yang mendorong reli harga Hifi Finance antara lain:

    1. Adopsi di Ekosistem DeFi
      Hifi Finance merupakan protokol berbasis blockchain yang berfokus pada pinjaman (lending) dengan sistem fixed-rate dan fixed-term, berbeda dengan kebanyakan platform DeFi yang menggunakan bunga mengambang. Model ini memberi kepastian bagi pengguna, terutama institusi, sehingga mendorong kepercayaan terhadap HIFI.
    2. Lonjakan Volume Perdagangan
      Volume transaksi HIFI dalam 24 jam terakhir melonjak hingga $749 juta USD, jauh di atas kapitalisasi pasarnya. Tingginya perputaran ini menandakan adanya gelombang besar masuknya modal spekulatif, baik dari ritel maupun institusional.
    3. Sentimen Positif Pasar Altcoin
      Secara lebih luas, altcoin mengalami peningkatan permintaan seiring dengan tren bullish pasar kripto. HIFI mendapatkan momentum tambahan sebagai salah satu token yang dianggap undervalued sebelum reli besar-besaran ini terjadi.
    4. Listing dan Ekspansi Pasar
      Kabar seputar kemungkinan listing di lebih banyak bursa global, serta integrasi HIFI dalam berbagai ekosistem DeFi, turut menjadi katalis utama lonjakan harga. Pasar bereaksi cepat terhadap potensi adopsi yang lebih luas.
    Pergerakan harga Hifi (HIFI/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hifi (HIFI/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Posisi Pasar Hifi Finance

    Meski telah mencatatkan kenaikan masif, Hifi Finance saat ini masih berada di peringkat 451 dalam daftar kapitalisasi pasar kripto.

    Dengan suplai beredar sebanyak 141.91 juta token, kapitalisasi pasar yang sepenuhnya terdilusi diperkirakan sekitar $94.81 juta USD.

    Posisi ini menandakan bahwa HIFI masih memiliki ruang pertumbuhan signifikan, terutama jika berhasil memperluas utilitas dan menarik lebih banyak pengguna DeFi.

    Prediksi Harga dan Prospek HIFI

    Jika reli saat ini terus berlanjut, maka HIFI berpotensi untuk menembus level psikologis $1.00 dalam waktu dekat.

    Namun, tingginya lonjakan juga membuka peluang terjadinya koreksi tajam, sebagaimana terlihat dari penurunan harga -4.04% dalam 1 jam terakhir.

    Analis memperkirakan, level support terdekat berada di kisaran $0.45 – $0.50, sementara resistensi kuat menunggu di atas $0.70 – $0.80.

    Jika mampu menembus batas tersebut, peluang menuju $1.20 – $1.50 terbuka lebar.

    Namun, investor harus mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit-taking) yang dapat memicu penurunan harga cepat.

    Dengan kapitalisasi pasar yang masih relatif kecil, volatilitas HIFI jauh lebih ekstrem dibandingkan aset kripto papan atas seperti Bitcoin atau Ethereum.

    Baca Juga: Hifi Finance (HIFI) Naik 45% di Tengah Ancaman Delisting dari Binance

    Hifi Finance muncul sebagai salah satu bintang baru di ekosistem altcoin, dengan reli harga fantastis yang menembus +554% dalam sehari.

    Kombinasi inovasi produk, lonjakan volume perdagangan, serta sentimen pasar yang mendukung menjadikan HIFI sorotan utama di dunia kripto.

    Meski peluang pertumbuhan masih terbuka lebar, risiko volatilitas tetap tinggi. Bagi investor, HIFI menawarkan potensi keuntungan besar, tetapi juga menuntut strategi manajemen risiko yang matang.

    Di tengah euforia pasar, Hifi Finance kini menegaskan dirinya sebagai altcoin DeFi yang patut diperhatikan, berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam revolusi keuangan terdesentralisasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com