Author: 26

  • iPhone 17 Punya Fitur Anti-Hack Baru, Bitcoin Hodler Wajib Punya!

    Apple mengguncang dunia dengan peluncuran iPhone 17. Bukan hanya desain dan performa yang disegarkan, tetapi juga fitur keamanan baru yang digadang-gadang bisa menjadi tameng kuat bagi aset kripto.

    Menurut laporan Crypto Potato, ponsel terbaru ini memperkenalkan teknologi Memory Integrity Enforcement (MIE), sebuah mekanisme keamanan yang mampu mendeteksi dan memblokir kerentanan berbasis memori, seperti buffer overflows dan use-after-free yang kerap dimanfaatkan peretas untuk membobol dompet digital.

    MIE: Tameng Baru Kripto di iPhone 17

    Pendiri Cobo, DiscusFish, menegaskan bahwa MIE adalah lompatan besar dalam perlindungan dompet digital. Sistem ini tidak hanya melibatkan perangkat lunak, tetapi juga menggabungkan perlindungan perangkat keras untuk memblokir serangan memori tingkat lanjut selama proses penandatanganan dompet kripto—momen yang paling rawan dieksploitasi peretas.

    Apple menjelaskan dalam blog resminya (9 September) bahwa MIE ditenagai chip A19 dan dilengkapi Enhanced Memory Tagging Extension (EMTE) yang melakukan pemeriksaan memori real-time. Mekanisme ini langsung menghentikan eksploitasi umum sebelum sempat menembus sistem.

    Fakta penting: 70% kerentanan perangkat lunak berasal dari kelemahan memori. Inilah pintu masuk favorit malware untuk mencuri data saat dompet digital digunakan. Dengan MIE, serangan-serangan tersebut dipatahkan di tingkat perangkat keras, bahkan sebelum sempat menimbulkan kerusakan.

    Lebih Aman, Lebih Mudah, Tanpa Ribet

    iPhone 17
    Ilustrasi iPhone 17. Sumber: Apple.

    Baca juga: 8 Tahun Lalu 1 Bitcoin Bisa Beli iPhone 17, Sekarang Bisa Dapat Berapa?

    Salah satu keunggulan utama MIE adalah perlindungan selalu aktif. Pengguna tidak perlu melakukan pengaturan tambahan—semuanya berjalan otomatis.

    DiscusFish menyebut fitur ini sebagai “kemenangan besar bagi pengguna kripto dengan kekayaan bersih tinggi dan penanda tangan yang sering”. Artinya, pemilik aset besar kini bisa lebih percaya diri menggunakan iPhone sebagai dompet digital tanpa ketergantungan berlebihan pada hardware wallet eksternal.

    Apple juga melengkapi MIE dengan Tag Confidentiality Enforcement (TCE), yang mencegah penyerang mengekspos data memori melalui teknik eksekusi spekulatif. Dengan kombinasi ini, jalur serangan favorit para peretas pun semakin sempit.

    Tim keamanan Apple mengonfirmasi bahwa MIE telah diuji terhadap rantai eksploitasi nyata, dan mayoritas serangan berhasil dihentikan di tahap awal. Bahkan, pengembang aplikasi kripto di luar ekosistem Apple dapat memanfaatkan perlindungan ini melalui Enhanced Security Settings di Xcode.

    Ancaman Nyata: $2,1 Miliar Hilang Tahun Ini

    Mengapa semua ini penting? Laporan terbaru CertiK mencatat lebih dari $2,1 miliar telah hilang akibat serangan terkait kripto sepanjang 2025. Dari jumlah itu, $1,6 miliar berasal dari aplikasi dompet digital yang disusupi. Fakta ini menjadikan aplikasi sebagai vektor serangan paling merusak dalam ekosistem Web3.

    Kehadiran MIE di iPhone 17 jelas bukan sekadar gimmick, melainkan respon nyata terhadap eskalasi ancaman dunia maya yang makin kompleks.

    iPhone 17 Makin Murah Kalau Dibeli Pakai Kripto

    Meski harga dolar AS untuk iPhone 17 tetap stabil di $799, kenyataannya perangkat ini terasa lebih murah bagi pemegang Bitcoin dan Ethereum.

    Data CoinGecko mencatat:

    • iPhone 16 tahun lalu seharga 0,0140 BTC,
    • iPhone 17 sekarang cukup 0,0072 BTC saja!

    Dalam ETH, harganya juga anjlok dari 0,3386 ETH (iPhone 16) menjadi 0,1866 ETH untuk iPhone 17.

    Artinya, apresiasi harga kripto membuat iPhone 17 jadi jauh lebih “terjangkau”. Sebuah paradoks: harga perangkat keras tetap datar dalam USD, tetapi nilai kripto yang meroket menjadikannya semakin murah di mata pemegang aset digital.

    Standar Baru Keamanan Dompet Kripto

    Dengan kombinasi MIE, EMTE, dan TCE, Apple menempatkan iPhone 17 sebagai standar baru untuk keamanan dompet digital.

    Bagi komunitas kripto, ini bukan sekadar ponsel, tetapi sebuah dompet kripto super aman yang terintegrasi dengan perangkat sehari-hari. Jika tren ini berlanjut, smartphone bisa benar-benar menggantikan peran hardware wallet dalam transaksi harian.

    Jadi, apakah iPhone 17 akan menjadi ponsel wajib para hodler kripto? Atau justru membuka babak baru persaingan smartphone sebagai “dompet digital super aman”?

    Satu hal yang pasti: di era Bitcoin melesat, iPhone semakin terasa murah dan lebih sulit dibobol.

    Baca juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange dan Jadwal Pre-Order


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ethereum Tembus $4.400, Siap Tantang Rekor Baru

    Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, kembali menjadi pusat perhatian setelah mencatatkan lonjakan harga harian sebesar +2,43% ke level $4.412,46 ETH.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $532,61 miliar USD dan volume perdagangan 24 jam lebih dari $40,36 miliar USD, Ethereum semakin mempertegas dominasinya sebagai altcoin nomor satu yang paling banyak diminati.

    Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di kisaran $4.296,71 hingga $4.450,42.

    Meski belum menembus rekor tertingginya di $4.953,73, ETH menunjukkan tren kenaikan yang stabil.

    Jika ditarik ke belakang, performa ETH sangat impresif:

    • Hari ini: naik +2,11% atau $90,84.
    • 30 hari: menguat +2,44% atau $105,02.
    • 60 hari: meroket +48,89% atau $1.445,46.
    • 90 hari: melejit +74,84% atau $1.884,18.

    Data tersebut membuktikan bahwa Ethereum sedang berada dalam fase bullish yang konsisten, menandakan adanya dukungan kuat dari investor jangka panjang maupun trader aktif.

    Baca Juga: Ironisme Ethereum: Harga Terbang, Pendapatan Tumbang!

    Faktor Pendorong Kenaikan Ethereum

    1. Dominasi Sebagai Altcoin Terbesar

    Ethereum masih memegang status sebagai altcoin nomor satu dengan kapitalisasi pasar lebih dari $530 miliar USD, jauh meninggalkan pesaing seperti BNB, Solana, maupun XRP.

    Status ini membuat ETH menjadi pilihan utama investor institusional yang ingin diversifikasi selain Bitcoin.

    2. Adopsi Teknologi dan Ekosistem DeFi

    Ethereum adalah tulang punggung ekosistem DeFi (Decentralized Finance), NFT, hingga berbagai dApps.

    Meningkatnya aktivitas transaksi di sektor ini mendorong permintaan ETH sebagai bahan bakar utama jaringan.

    3. Sentimen Positif Pasar Kripto Global

    Kenaikan Bitcoin ke atas $110.000 telah menciptakan efek domino yang mengangkat altcoin.

    Ethereum, sebagai aset kripto terbesar kedua, mendapatkan momentum lebih kuat karena dianggap sebagai aset “blue chip” di luar BTC.

    4. Roadmap Teknologi dan Staking ETH 2.0

    Dengan implementasi Proof-of-Stake (PoS) dan meningkatnya jumlah ETH yang terkunci dalam staking, pasokan ETH yang beredar semakin terbatas.

    Mekanisme ini berpotensi menciptakan tekanan harga naik karena permintaan terus meningkat sementara suplai berkurang.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prediksi Harga Ethereum: Tantangan dan Peluang

    Melihat tren kenaikan dalam 90 hari terakhir yang hampir menyentuh +75%, Ethereum berpotensi menguji kembali level psikologis $5.000 dalam jangka menengah.

    Namun, ada dua skenario yang mungkin terjadi:

    1. Bullish Scenario:
      Jika Bitcoin terus stabil di atas $110.000 dan adopsi DeFi/NFT meningkat, ETH berpotensi menembus rekor tertinggi di $4.953 dan melaju ke kisaran $5.200–$5.500 dalam beberapa bulan ke depan.
    2. Bearish Scenario:
      Jika pasar kripto terkena koreksi global akibat faktor eksternal seperti kebijakan moneter ketat atau aksi jual besar-besaran, ETH bisa kembali terkoreksi ke level support $4.000. Meski begitu, tren jangka panjang masih bullish.

    Posisi Ethereum di Pasar Kripto

    Dengan pangsa pasar lebih dari 18% dari total market cap kripto, Ethereum tetap menjadi aset dominan yang sulit tergeser.

    Sirkulasi ETH sebanyak 120,70 juta token tanpa batas maksimum pasokan (unlike Bitcoin dengan 21 juta supply cap) memang sering menjadi kritik, tetapi mekanisme burning transaksi sejak EIP-1559 membantu menjaga ³⅗keseimbangan inflasi token.

    Fakta bahwa Ethereum tetap berada di peringkat #2 dunia menunjukkan bahwa investor masih menganggapnya sebagai aset fundamental dalam portofolio kripto, bukan sekadar spekulasi.

    Baca Juga: Wall Street Ungkap Kunci Sukses Ethereum yang Bikin Bitcoin Panik

    Ethereum kini diperdagangkan di $4.412 dengan tren kenaikan yang konsisten.

    Faktor fundamental seperti adopsi masif di sektor DeFi, mekanisme staking, dan dukungan komunitas menjadikannya salah satu aset paling menjanjikan di pasar kripto.

    Meski risiko volatilitas tetap ada, prospek jangka panjang ETH tetap cerah. Jika momentum bullish berlanjut, Ethereum berpotensi mencetak rekor baru dan memperluas dominasinya sebagai altcoin terkuat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Raja Meme Telah Kembali! Harga Dogecoin Naik 5%

    Dogecoin (DOGE), salah satu meme coin paling populer di dunia kripto, kembali menunjukkan taringnya.

    Dalam 24 jam terakhir, harga DOGE melonjak +5,07% ke level $0,251862 per DOGE, dengan kapitalisasi pasar mencapai $38 miliar USD.

    Lonjakan ini membuat Dogecoin kembali masuk radar investor setelah sempat bergerak lesu dalam beberapa minggu terakhir.

    Kenaikan harga ini tidak hanya menambah semangat komunitas setia Dogecoin Army, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu aset digital terbesar di pasar kripto.

    Meski awalnya dianggap sekadar candaan berbasis meme, DOGE kini semakin serius diperhitungkan, terutama ketika pergerakan harganya mulai konsisten di tengah pasar yang cenderung fluktuatif.

    Baca Juga: Dogecoin Bangkit Lagi! Reli 6,9% Market Cap Jadi $35 Miliar

    Performa Pasar Dogecoin

    Dalam perdagangan terbaru, Dogecoin bergerak dalam rentang harga $0,238734 hingga $0,253033 dalam 24 jam terakhir.

    Angka ini menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat dari investor ritel maupun spekulan jangka pendek.

    Meski jauh dari rekor tertingginya di $0,737567, kenaikan harian yang signifikan ini menjadi sinyal bahwa DOGE masih memiliki daya tarik tersendiri.

    Kapitalisasi pasar sebesar $38 miliar juga menempatkannya dalam jajaran 10 besar aset kripto global, membuktikan konsistensinya di tengah persaingan ketat ribuan altcoin lain.

    Faktor Pendorong Kenaikan Dogecoin

    1. Dukungan Komunitas yang Masih Solid

    Dogecoin dikenal memiliki komunitas yang sangat loyal. Gelombang dukungan dari Dogecoin Army di media sosial, terutama X (Twitter), kerap menjadi pendorong sentimen positif.

    Lonjakan harga kali ini juga didorong oleh meningkatnya aktivitas komunitas yang terus menggaungkan adopsi DOGE.

    2. Spekulasi Pasar dan Aksi Beli Investor Ritel

    Kenaikan 5% dalam sehari menandakan adanya arus masuk modal baru, terutama dari trader ritel yang memanfaatkan momentum volatilitas.

    DOGE sering diperlakukan sebagai aset spekulatif, sehingga pergerakan harga jangka pendek bisa sangat tajam ketika minat beli meningkat.

    3. Peran Elon Musk dan Narasi Utility DOGE

    Elon Musk, salah satu tokoh yang sering dikaitkan dengan Dogecoin, kembali memicu optimisme pasar lewat wacana integrasi DOGE sebagai opsi pembayaran di ekosistem X.

    Meski belum resmi, rumor ini cukup kuat untuk memicu minat beli, mengingat rekam jejak Musk yang sering membuat harga DOGE bergerak liar.

    4. Kondisi Pasar Kripto yang Lebih Optimis

    Secara makro, pasar kripto saat ini berada dalam fase konsolidasi menuju tren positif. Bitcoin yang kembali stabil di atas $110.000 turut memberi efek domino terhadap altcoin, termasuk Dogecoin.

    Ketika Bitcoin naik, investor cenderung mencari aset alternatif yang berpotensi memberi keuntungan lebih cepat, dan DOGE sering menjadi pilihan utama.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prospek Dogecoin ke Depan

    Kenaikan harga Dogecoin kali ini memberi sinyal bahwa token berbasis meme ini masih memiliki daya tarik besar di pasar.

    Dengan kapitalisasi pasar yang sangat kuat, DOGE bukan lagi sekadar lelucon internet, melainkan aset digital dengan ekosistem komunitas yang aktif.

    Namun, investor tetap perlu berhati-hati. Lonjakan harga jangka pendek seperti ini rawan diikuti oleh koreksi tajam. Apalagi, volatilitas DOGE seringkali lebih tinggi dibanding altcoin mapan lainnya.

    Meski begitu, jika rumor integrasi DOGE dalam sistem pembayaran X benar-benar terwujud, harga Dogecoin berpotensi melesat lebih jauh.

    Ditambah lagi dengan komunitas yang tidak pernah tidur, Dogecoin bisa kembali menjadi salah satu aset paling fenomenal dalam siklus pasar kripto berikutnya.

    Baca Juga: Dogecoin Melejit 2,14%! Ternyata Ini Rahasia di Balik Lonjakan Volume

    Dogecoin kembali mencuri perhatian pasar dengan kenaikan harian +5% yang mengangkat harga ke level $0,251862.

    Kenaikan ini didorong oleh kombinasi komunitas yang solid, aksi beli spekulatif, rumor integrasi pembayaran, serta kondisi pasar kripto yang relatif stabil.

    Meski risikonya tinggi, Dogecoin tetap menjadi salah satu aset paling menarik di pasar kripto. Dari meme coin menjadi “serious contender”, DOGE terus membuktikan bahwa popularitas dan komunitas bisa menjadi bahan bakar yang sangat kuat untuk pergerakan harga.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Kecil Bikin Kejutan Besar: Self Token (SLF) Meroket 70%

    Pasar kripto kembali diwarnai dengan kejutan dari salah satu altcoin berkapitalisasi kecil, Self Token (SLF), yang mencatat lonjakan harga luar biasa dalam 24 jam terakhir.

    Token ini melesat hingga +70,18%, mencapai harga $0.045847 per SLF, dan sontak menarik perhatian para trader yang mencari peluang cepat di tengah volatilitas pasar kripto.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $7,66 juta USD dan volume perdagangan 24 jam mencapai $326,44 juta USD, SLF memperlihatkan anomali menarik.

    Angka volume yang hampir 43 kali lebih besar daripada kapitalisasi pasar mengindikasikan adanya arus transaksi spekulatif yang luar biasa masif.

    Baca Juga: Altcoin Kecil Bikin Kejutan Besar: Self Token (SLF) Meroket 70%

    Performa SLF: Dari Tren Turun ke Lonjakan Drastis

    Jika melihat riwayat harga beberapa bulan terakhir, SLF sebenarnya sempat berada dalam tren penurunan yang tajam:

    • 30 hari terakhir: turun -31,97%.
    • 60 hari terakhir: turun -40,76%.
    • 90 hari terakhir: anjlok hingga -64,90%.

    Namun, dalam beberapa hari terakhir, kondisi mulai berbalik:

    • Hari ini: naik +68,76%.
    • 7 hari terakhir: naik +44,43%.

    Artinya, SLF menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami fase panjang tekanan jual.

    Lonjakan harga harian yang begitu besar sekaligus menandakan adanya momentum baru yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

    Faktor Pendorong Kenaikan SLF

    1. Volume Perdagangan yang Tidak Biasa

    Salah satu faktor paling mencolok adalah volume perdagangan SLF yang mencapai lebih dari $326 juta USD dalam sehari.

    Bagi token dengan kapitalisasi pasar di bawah $10 juta USD, angka ini tergolong luar biasa. Tingginya volume ini bisa berasal dari dua hal: masuknya “whale” yang melihat peluang atau ramainya spekulasi jangka pendek dari komunitas trader ritel.

    2. Efek Rebound Setelah Penurunan Panjang

    Selama 90 hari terakhir, harga SLF jatuh hingga hampir 65%. Lonjakan terbaru bisa jadi merupakan efek rebound alami, di mana investor memanfaatkan level harga rendah sebagai titik masuk.

    Dalam dunia altcoin, pola seperti ini sering terjadi, terutama ketika komunitas mulai membicarakan potensi “comeback” suatu token.

    3. FOMO dan Sentimen Pasar Altcoin

    Kenaikan signifikan dalam waktu singkat sering memicu FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan trader.

    Lonjakan 70% dalam sehari jelas menarik perhatian banyak pihak, terutama mereka yang ingin mendapatkan keuntungan cepat.

    Efek domino ini mendorong lebih banyak pembelian, sehingga memperkuat reli harga.

    4. Potensi Katalis Eksternal

    Meskipun detail mengenai ekosistem SLF saat ini masih terbatas, banyak token kecil mendadak meroket karena adanya rumor kerja sama, integrasi proyek baru, atau dukungan dari bursa besar.

    Lonjakan besar pada volume bisa jadi sinyal adanya sentimen positif di balik layar, meski belum diumumkan secara resmi.

    Pergerakan harga Self Token (SLF/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Self Token (SLF/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prospek dan Risiko ke Depan

    Kenaikan harga SLF yang spektakuler memang memunculkan optimisme, tetapi juga membawa risiko tinggi. Beberapa poin yang patut dicermati investor antara lain:

    • Volatilitas ekstrem: Lonjakan 70% dalam sehari bisa dengan cepat diikuti oleh koreksi tajam, terutama jika sebagian besar pergerakan didorong oleh spekulasi.
    • Keterbatasan data fundamental: Tidak banyak informasi terkait roadmap atau perkembangan ekosistem SLF, sehingga sulit menilai potensi jangka panjangnya.
    • Likuiditas berisiko: Meski volume besar, sebagian aktivitas bisa berasal dari perdagangan spekulatif atau bahkan manipulasi pasar. Investor harus waspada agar tidak terjebak dalam skema pump-and-dump.

    Namun, di sisi lain, jika SLF mampu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat fundamental, lonjakan harga bisa menjadi pintu gerbang menuju kebangkitan yang lebih stabil.

    Baca Juga: Apakah BNB Altcoin Paling Stabil Saat Ini?

    SLF telah membuktikan bahwa altcoin kecil pun mampu mencuri perhatian pasar dengan pergerakan harga yang mengejutkan.

    Dalam 24 jam terakhir, token ini meroket lebih dari 70%, didukung volume perdagangan raksasa yang jauh melebihi kapitalisasi pasarnya.

    Meski lonjakan ini memberi peluang besar bagi trader jangka pendek, investor tetap perlu berhati-hati karena risiko koreksi sangat tinggi.

    Bagi mereka yang jeli membaca momentum, SLF bisa menjadi salah satu bintang kejutan altcoin di penghujung 2025.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 11 September 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Kamis, 11 September 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    EIGEN/USDT (🔼 +7.93%)

    • Entry: $1.444
    • Stop Loss: $1.395
    • Take Profit: $1.558

    EIGEN/USDT di chart 4 jam menunjukkan potensi bullish setelah berhasil breakout dari pola falling wedge dengan volume yang meningkat. Area entry berada di sekitar $1.44 dengan support kuat di $1.395 sebagai level stop loss.

    Sementara itu, target terdekat berada di $1.558 yang memberi potensi kenaikan sekitar 7-8%. Indikator RSI berada di 59, mendekati area overbought namun masih memberi ruang untuk kenaikan, sedangkan MACD mulai melintas ke atas, mengonfirmasi momentum positif.


    REZ/USDT (🔼 +6.88%)

    • Entry: $0.01180
    • Stop Loss: $0.01144
    • Take Profit: $0.01262

    REZ/USDT saat ini menunjukkan potensi yang menarik setelah berhasil memantul dari area support di sekitar $0.0114 dengan volume yang mulai meningkat. Pola pergerakan harga membentuk struktur higher low yang menandakan tekanan beli semakin kuat. Indikator RSI berada di level 60-an, artinya momentum bullish masih sehat tanpa tanda overbought yang ekstrem.

    Sementara itu, MACD mulai menunjukkan potensi golden cross, memperkuat sinyal arah naik. Selama harga mampu bertahan di atas area entry $0.0118, target terdekat berada di level resistance $0.0126 dengan potensi kenaikan sekitar 6–7%, sedangkan stop loss bisa dijaga di bawah $0.0114.


    BB/USDT (🔼 +8.30%)

    • Entry: $0.1543
    • Stop Loss: $0.1472
    • Take Profit: $0.1671

    BB/USDT saat ini menunjukkan momentum bullish setelah berhasil menembus area konsolidasi dan menguji resistance di sekitar 0.1671.

    Kenaikan harga ini dikonfirmasi oleh volume yang meningkat, MACD yang mulai melebar ke arah positif, serta RSI yang sudah menyentuh level 71, menandakan dorongan beli cukup kuat meski agak mendekati zona overbought. Selama harga mampu bertahan di atas level entry 0.1543, potensi menuju area take profit di 0.1671.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Makin Perkasa di Level $114.000, Ini Faktor Pendorongnya

    Bitcoin (BTC), sang raja aset kripto, kembali mencatatkan kinerja mengesankan di awal September 2025.

    Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Kamis (11/9), harga BTC berada di level $114,289.85 per koin, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,276.57 miliar USD.

    Angka ini menegaskan dominasi Bitcoin sebagai aset digital terbesar di dunia, di tengah geliat pasar kripto yang kian solid.

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik +2.54%, setara dengan tambahan $2,824.89.

    Pergerakan ini menempatkan BTC semakin dekat dengan level psikologis $115,000, yang bisa menjadi batu loncatan untuk kembali menguji rekor tertinggi (ATH) sebelumnya.

    Baca Juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange dan Jadwal Pre-Order

    Performa Harga Bitcoin dalam Beberapa Bulan Terakhir

    Jika ditarik ke belakang, performa BTC masih menunjukkan tren positif secara keseluruhan:

    • Hari ini: naik +2.53%.
    • 7 hari terakhir: bertambah +2.74%.
    • 30 hari terakhir: terkoreksi tipis -3.84% atau sekitar $4,561.37.
    • 60 hari terakhir: turun moderat -2.97%.
    • 90 hari terakhir: justru naik signifikan +9.33% atau sekitar $9,752.33.

    Dengan volatilitas yang masih dalam batas wajar, Bitcoin tetap menunjukkan tren bullish jangka menengah hingga panjang.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga Bitcoin

    1. Antisipasi Terhadap Kebijakan Ekonomi Global

    Investor global tengah mengantisipasi langkah-langkah kebijakan moneter dari bank sentral besar, khususnya Federal Reserve AS.

    Ekspektasi terhadap pelonggaran suku bunga memberi dorongan positif bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin. Sebagai aset lindung nilai alternatif, BTC semakin dipandang sebagai instrumen diversifikasi investasi.

    2. Permintaan Tinggi dari Institusi

    Masuknya arus modal institusional melalui produk-produk investasi berbasis Bitcoin, seperti ETF spot, terus mendorong permintaan.

    Lonjakan volume perdagangan harian hingga $54.13 miliar USD menjadi bukti bahwa Bitcoin semakin diterima sebagai aset arus utama.

    3. Keterbatasan Pasokan

    Dengan total pasokan maksimum 21 juta BTC dan jumlah yang beredar saat ini mencapai 19.92 juta BTC (94.85% dari total), kelangkaan pasokan menjadi faktor fundamental yang memperkuat nilai Bitcoin.

    Menjelang siklus halving berikutnya, tekanan suplai diperkirakan akan semakin memperkokoh tren bullish jangka panjang.

    4. Ketahanan Harga di Level Support Kuat

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di kisaran $111,396.63 hingga $114,306.26. Penembusan ke atas $114,000 memperlihatkan kekuatan demand, sekaligus membuka peluang menuju resistance berikutnya di sekitar $118,000 sebelum menguji rekor tertinggi $124,457.12.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 10 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prospek Bitcoin Menuju Rekor Baru

    Dengan kapitalisasi pasar yang telah menembus $2,276.74 miliar USD, Bitcoin tidak hanya menjadi aset kripto, tetapi juga mulai sejajar dengan instrumen keuangan tradisional kelas berat.

    Banyak analis memperkirakan bahwa jika tren positif ini bertahan, Bitcoin berpeluang kembali mencatatkan ATH baru di atas $125,000 dalam beberapa bulan mendatang.

    Adapun beberapa katalis yang dapat memperkuat momentum kenaikan meliputi:

    • Stabilitas makroekonomi dan potensi penurunan suku bunga global.
    • Pertumbuhan adopsi institusional lewat ETF dan tokenisasi aset digital.
    • Siklus halving 2026 yang semakin dekat, mengurangi pasokan baru BTC.
    • Meningkatnya kepercayaan investor ritel yang kembali masuk ke pasar setelah fase konsolidasi.

    Namun, investor tetap perlu mewaspadai faktor risiko seperti regulasi ketat di sejumlah yurisdiksi, volatilitas pasar kripto yang tinggi, serta kemungkinan aksi ambil untung ketika BTC mendekati rekor tertinggi.

    Bisa saja, kenaikan harga Bitcoin hingga $114,289.85 menandai momentum positif yang semakin kuat di pasar kripto.

    Dengan dukungan sentimen global, adopsi institusional, dan keterbatasan pasokan, BTC kembali memantapkan diri sebagai aset digital utama dunia.

    Jika tren ini terus berlanjut, Bitcoin bukan hanya berpotensi menguji kembali level ATH di $124,457.12, tetapi juga membuka jalan menuju tonggak sejarah baru di atas $125,000.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BAKE Meledak 172% Dalam Sehari, Si Lawas Kembali Naik Pentas

    Pasar kripto kembali dikejutkan oleh pergerakan luar biasa dari salah satu altcoin veteran, BakeryToken (BAKE).

    Dalam 24 jam terakhir, harga BAKE melesat hingga +172.39%, naik ke level $0.119708 per koin. Lonjakan drastis ini membuat BAKE kembali diperbincangkan, setelah lama tenggelam di tengah dominasi aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Dengan kapitalisasi pasar saat ini mencapai $34.69 juta USD dan volume perdagangan 24 jam menembus $757.32 juta USD, BAKE mencatat aktivitas yang jauh lebih besar dibandingkan nilai kapitalisasi pasarnya.

    Kondisi ini mengindikasikan adanya lonjakan minat beli yang masif, baik dari kalangan spekulan maupun trader jangka pendek.

    Baca Juga: BakeryToken Meledak 172% Dalam Sehari, Si Lawas Kembali Naik Pentas

    Performa Harga BAKE

    Bila dilihat dari data historis, merujuk pada laman Tokocrypto:

    • Hari ini: naik +171.66% ($0.0753).
    • 7 hari terakhir: naik +156.77%.
    • 30 hari terakhir: naik +40.59%.
    • 60 hari terakhir: naik +32.41%.
    • 90 hari terakhir: naik +18.90%.

    Dengan tren yang semakin menanjak dari minggu ke minggu, BAKE memperlihatkan kebangkitan momentum, meski harganya masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di level $8.479498.

    Saat ini BAKE hanya berada di kisaran $0.11–0.21, menegaskan bahwa ruang untuk pertumbuhan masih sangat terbuka.

    Penyebab Lonjakan Harga BAKE

    1. Lonjakan Aktivitas Perdagangan

    Volume perdagangan BakeryToken dalam 24 jam terakhir mencapai hampir 22 kali lipat kapitalisasi pasarnya.

    Angka ini mencerminkan gelombang besar aktivitas spekulatif, di mana para trader mencari peluang keuntungan cepat. Pasar altcoin yang tengah memanas memberi dorongan tambahan bagi token lama seperti BAKE.

    2. Efek “Altcoin Rotation”

    Fenomena rotasi altcoin kembali marak, di mana investor mengalihkan dana dari aset besar seperti Bitcoin ke altcoin berkapitalisasi kecil dan menengah.

    BAKE yang pernah populer di masa lalu, kini kembali menjadi sasaran karena dinilai undervalued dibandingkan potensi jangka panjangnya.

    3. Dukungan Ekosistem DeFi dan NFT

    BakeryToken awalnya lahir sebagai token ekosistem BakerySwap, platform DeFi yang menawarkan layanan AMM (Automated Market Maker), staking, dan NFT marketplace.

    Meski popularitasnya sempat redup, tren kebangkitan sektor DeFi dan NFT pada 2025 kembali memberi napas bagi proyek-proyek lama. Investor menilai BAKE bisa menjadi bagian dari siklus kebangkitan baru.

    4. Spekulasi dan FOMO

    Peningkatan hingga +172% dalam sehari mendorong efek FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan trader ritel.

    Lonjakan mendadak biasanya mengundang lebih banyak pembelian jangka pendek, sekaligus memperkuat reli.

    Namun, kondisi ini juga meningkatkan risiko koreksi tajam apabila aksi ambil untung mulai masif.

    Pergerakan harga BakeryToken (BAKE/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga BakeryToken (BAKE/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prospek BAKE ke Depan

    Meski kapitalisasi pasar BAKE saat ini relatif kecil ($34.53 juta USD), volume transaksinya yang besar menjadi indikator adanya likuiditas tinggi dalam jangka pendek.

    Jika tren ini berlanjut, BAKE bisa menembus kembali level psikologis $0.25 hingga $0.30 sebelum menguji resistance-resistance berikutnya.

    Namun, tantangan terbesar adalah mempertahankan momentum. Banyak altcoin yang sempat melonjak tinggi namun kembali terkoreksi dalam waktu singkat. Untuk BAKE, keberlanjutan reli sangat bergantung pada:

    • Peningkatan utilitas BakerySwap sebagai ekosistem DeFi.
    • Dukungan komunitas dalam menjaga likuiditas dan aktivitas perdagangan.
    • Sentimen pasar altcoin secara keseluruhan, terutama bila tren rotasi modal dari BTC dan ETH berlanjut.

    Jika semua faktor positif ini terus terjaga, BAKE bisa menjadi salah satu altcoin kejutan di kuartal akhir 2025.

    Namun, investor tetap perlu berhati-hati terhadap volatilitas ekstrem dan potensi aksi jual mendadak.

    Baca Juga: Musim Altcoin Segera Dimulai? Indeks Altseason Sentuh Level Kritis

    BakeryToken (BAKE) membuktikan bahwa altcoin lama pun masih bisa kembali bersinar ketika momentum pasar mendukung.

    Dengan lonjakan harga harian mencapai +172%, BAKE berhasil menghidupkan kembali minat investor dan trader yang sebelumnya melupakannya.

    Meski perjalanan menuju level ATH masih panjang, reli ini menjadi bukti bahwa dunia kripto selalu penuh kejutan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Masa Depan Stablecoin: Regulasi Ketat dan Pertumbuhan Pasar Global

    Stablecoin semakin memainkan peran penting dalam ekosistem kripto maupun sistem keuangan global. Riset ini disusun oleh tim Riset Tokocrypto untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang evolusi stablecoin, mulai dari fase awal hingga era regulasi ketat yang membentuk masa depannya.

    Dari sekadar solusi volatilitas, kini stablecoin berkembang menjadi infrastruktur pembayaran digital yang menjembatani blockchain dan sistem keuangan tradisional. Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $280 miliar, stablecoin telah menjadi fondasi utama perdagangan kripto, pembayaran lintas negara, hingga settlement institusional.

    Apa Itu Stablecoin?

    Stablecoin adalah aset kripto yang nilainya dipatok pada mata uang fiat, seperti dolar AS, untuk menghadirkan stabilitas harga. Dengan sifat ini, stablecoin menawarkan keunggulan kripto—cepat, murah, tanpa batas, dan tersedia 24 jam—namun tetap mempertahankan kestabilan nilai dolar. Hal ini menjadikannya instrumen penting bagi aplikasi Web3, DeFi, hingga pembayaran global.

    Perjalanan Stablecoin

    • 2014–2017: Era Awal
      Tether (USDT) lahir sebagai stablecoin pertama, pionir yang membuka jalan bagi aset serupa.
    • 2018–2020: Era Alternatif
      Muncul stablecoin alternatif seperti USDC (Circle/Coinbase) yang populer di AS, DAI (MakerDAO) yang berbasis aset kripto, dan BUSD yang didukung Binance & Paxos.
    • 2021–2022: Krisis Stablecoin
      Runtuhnya UST (Terra/LUNA) menjadi salah satu peristiwa “black swan” terbesar dalam sejarah kripto, menghapus lebih dari $18 miliar nilai pasar.
    • 2023–2025: Era Regulasi & Integrasi Global
      Regulasi mulai diterapkan di berbagai negara: MiCA di UE, FSMA di Inggris, hingga GENIUS Act di AS. Aturan ini menekankan cadangan 1:1, transparansi, serta lisensi resmi.
    Stablecoin Market Share by Token. Sumber: Artemis
    Stablecoin Market Share by Token. Sumber: Artemis.

    Jenis-Jenis Stablecoin

    1. Fiat-Backed
      • Tether (USDT): Pioneer sejak 2014, kini terbesar dengan cadangan >$65 miliar.
      • USD Coin (USDC): Diluncurkan 2018, salah satu stablecoin terpopuler di AS.
      • DAI (MakerDAO): Stablecoin desentralisasi berbasis ETH dan aset kripto lain.
    2. Eksperimen & Generasi Baru
      • UST (Terra Luna): Gagal mempertahankan peg, runtuh di 2022.
      • USDe (Ethena): Mengusung mekanisme delta-neutral hedging untuk stabilitas.
      • USD1 (World Liberty Financial): Diposisikan untuk lembaga keuangan besar.
      • RLUSD (Ripple USD): Fokus pada transaksi lintas batas dan integrasi DeFi.

    Pasar Stablecoin On-Chain

    Stablecoin Supply by Chain. Sumber: Artemis.
    Stablecoin Supply by Chain. Sumber: Artemis.
    • Dominasi USDT & USDC
      Per Agustus 2025, total pasar stablecoin mencapai $282 miliar, dengan USDT menguasai 60% ($169 miliar) dan USDC 26% ($72,9 miliar).
    • Pertumbuhan Pemain Baru
      USDe, DAI, USDS, dan USD1 mulai menunjukkan tren positif meski pangsanya masih kecil.
    • Rantai Dominan
      Ethereum ($157,1 miliar) dan Tron ($79,2 miliar) menguasai lebih dari 80% total suplai stablecoin.

    Adopsi Stablecoin

    Stablecoin kini digunakan dalam berbagai sektor:

    • Perdagangan & DeFi: Sebagai unit akun utama di exchange dan protokol pinjaman.
    • Remitansi Global: Alternatif murah dan cepat untuk transfer lintas negara.
    • Pembayaran Ritel: Digunakan dalam checkout e-commerce hingga kartu debit berbasis stablecoin.
    • Settlement Institusi: Bank dan fintech mulai memanfaatkan stablecoin untuk transaksi wholesale.
    • Pasar Berkembang: Negara seperti Nigeria, Turki, dan Argentina memanfaatkan stablecoin sebagai alternatif dolar fisik.

    Selain itu, integrasi dengan Real World Assets (RWA) seperti US Treasury tokenized semakin memperluas fungsi stablecoin, menjadikannya bagian dari infrastruktur keuangan digital.

    Regulasi Global Stablecoin

    Stablecoin Supply by Token. Sumber: Artemis.
    Stablecoin Supply by Token. Sumber: Artemis.

    Berbagai yurisdiksi mulai memperketat aturan:

    • Uni Eropa (MiCA): Penerbit stablecoin wajib otorisasi dan cadangan likuid 1:1.
    • Inggris (FSMA): Stablecoin pembayaran diatur FCA & Bank of England.
    • Jepang (PSA): Hanya bank berlisensi dapat menerbitkan stablecoin, wajib fully backed.
    • Singapura (MAS): Stablecoin G10 wajib cadangan 1:1.
    • Kanada (OSFI): Stablecoin fully backed dianggap risiko rendah.
    • Hong Kong (Stablecoin Ordinance): Penerbit wajib lisensi HKMA dengan tata kelola ketat.
    • AS (GENIUS Act): Regulasi komprehensif, mencakup cadangan, transparansi, dan sanksi berat (hingga denda $1 juta/hari + 5 tahun penjara).

    Kesimpulan

    Stablecoin telah berevolusi menjadi jembatan utama antara sistem keuangan tradisional dan blockchain. Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $280 miliar, dominasi USDT dan USDC, munculnya stablecoin generasi baru seperti USDe dan USD1, serta regulasi global yang semakin ketat, stablecoin kini bukan hanya instrumen kripto, melainkan fondasi keuangan digital global yang siap menopang era Web3.

    Baca juga: Caldera (ERA): Metalayer yang Ubah Total Ekosistem Ethereum


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 10 September 2025: Bitcoin Koreksi Lagi, Ada Apa?

    Pasar kripto hari ini, Rabu (10/9) diramaikan dengan kabar Bitcoin mengalami koreksi seiring data Departemen Tenaga Kerja AS mencatat pemotongan pekerjaan terbesar dalam sejarah, namun ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tetap menjaga peluang reli menuju $185.000 di Q4, mengikuti tren emas.

    Sementara itu, Dogecoin (DOGE) menguat sepanjang pekan berkat antisipasi ETF spot pertama dengan peluang persetujuan mencapai 91%, yang bisa menjadi katalis besar bagi harganya. Kesempatan cuan tambahan hadir melalui promo Cashback Bitcoin Rp100 juta + Merchandise Eksklusif khusus VIP Tokocrypto. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Bitcoin Koreksi, tetapi Reli Q4 ke $185K Masih Mungkin Terjadi

    • Data Departemen Tenaga Kerja AS tunjukkan pemotongan pekerjaan terbesar dalam sejarah.
    • Revisi data pekerjaan meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed, meskipun inflasi tinggi.
    • Bitcoin mungkin mengikuti reli emas dan mencapai titik tertinggi baru di Q4.

    Harga Dogecoin Naik Seminggu Terakhir Jelang ETF DOGE

    • Harga DOGE melonjak karena ETF spot pertama diperkirakan diluncurkan minggu ini.
    • Trader perkirakan peluang persetujuan ETF Rex-Osprey Spot DOGE sebesar 91%
    • Persetujuan ETF adalah sinyal bullish utama untuk Dogecoin.

    Dapat Cashback Bitcoin Rp100JUTA + Merchandise Eksklusif?*

    3 Altcoin Menarik di Pekan Kedua September 2025

    • Tezos (XTZ) menunggu upgrade Seoul, potensi naik jika tembus $0,737.
    • XRP berupaya tembus $2,95 jelang acara XRPL Commons; gagal, bisa turun.
    • BNB dekati rekor tertinggi $900, arus masuk kuat potensi kenaikan.

    Worldcoin Melonjak 20% Setelah Listing di Upbit

    • Upbit listing Worldcoin, membuat harga WLD naik lebih dari 20%.
    • Tingkatkan kepercayaan investor, bantu WLD mengatasi masalah regulasi.
    • WLD mungkin akan sangat menguntungkan dalam waktu dekat.

    Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 11 September 2025: Bitcoin Bangkit, BNB Raih ATH

    Pasar kripto hari ini, Kamis (11/9) diramaikan dengan kabar Bitcoin berhasil menembus $113.000 setelah data inflasi PPI AS menurun tajam, memperkuat keyakinan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga bulan September, meski harga BTC berpotensi alami turbulensi jangka pendek sebelum melanjutkan tren naik.

    Sementara itu, BNB cetak rekor tertinggi baru berkat kemitraan strategis Binance dengan Franklin Templeton dalam tokenisasi sekuritas patuh regulasi, serta langkah CEA Industries menambah simpanan BNB hingga $368 juta. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Bitcoin Tembus $113K, Dipicu Data Inflasi AS yang Mendingin

    • Inflasi PPI Agustus turun tajam, mendorong Bitcoin menembus $113.000.
    • Trader yakin The Fed akan pangkas suku bunga September.
    • Harga BTC potensi alami turbulensi jangka pendek, lalu naik jangka panjang.

    BNB Capai ATH Baru Berkat Kemitraan Franklin Templeton

    • Adopsi institusi dan kemitraan dorong harga BNB ke rekor baru.
    • Binance dan Franklin Templeton bermitra untuk tokenisasi sekuritas yang patuh regulasi.
    • CEA Industries tingkatkan simpanan BNB menjadi $368 juta, targetkan 1% pasokan beredar.

    Kejar Keberuntungan SPESIAL Hadiah Rp70 Juta

    Bisakah DogecoinCapai $1 Saat Peluncuran ETF?

    • Harga Dogecoin naik, sejalan dengan kripto lain.
    • ETF Dogecoin pertama diperkirakan akan rilis Kamis ini.
    • Harga DOGE kemungkinan bisa melonjak hingga $1.

    Ketua SEC Mengklaim “Waktu Kripto Telah Tiba”

    • Ketua SEC Paul Atkins umumkan kebijakan pro-kripto di OECD Roundtable.
    • Atkins menjanjikan kejelasan regulasi token, penggalangan dana, dan platform perdagangan.
    • Atkins fokus membatasi penegakan, dorong inovasi, dan jalin kemitraan internasional.

    Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com