Author: 27

  • Pi Network Turun ke $0,35: Masih Adakah Harapan Setelah Anjlok 14%?

    Harga token Pi Network (PI) kembali tertekan dan turun lebih dari 14% dalam 24 jam terakhir, memicu kekhawatiran di kalangan investor. Penurunan ini terjadi di tengah pelemahan pasar kripto secara umum dan meningkatnya kegagalan transaksi di dalam ekosistem jaringan Pi.

    Tekanan Jual dan Gagalnya Transaksi Jadi Pemicu

    Menurut data dari CoinMarketCap, harga PI saat ini berada di kisaran $0,35 dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,72 miliar. Sementara itu, volume perdagangan melonjak hingga $159 juta—dua kali lipat dari sebelumnya. Namun, lonjakan ini bukan disebabkan oleh minat beli yang tinggi, melainkan tekanan jual besar-besaran setelah hype peluncuran awal mulai memudar.

    Dilaporkan AMBcrypto, salah satu penyebab utama kejatuhan harga PI adalah meningkatnya jumlah transaksi yang gagal di jaringan. Berdasarkan data dari PiDoor, dari sekitar 200 ribu transaksi harian, hanya 122 ribu yang berhasil. Sisanya, sebanyak 88,3 ribu transaksi, mengalami kegagalan. Selain itu, total aktivitas transaksi di jaringan Pi juga mengalami penurunan signifikan sejak Juli hingga awal Agustus.

    Baca juga: 2 Juta Token Mengalir ke Bursa, Tren Bearish Masih Hantui Pi Network

    Faktor Eksternal dan Ketidakpuasan Komunitas

    Penurunan harga PI juga diperparah oleh faktor eksternal, seperti dampak regulasi tarif yang diberlakukan oleh Donald Trump sejak 1 Agustus, yang turut menekan pasar kripto secara keseluruhan.

    Di sisi lain, tekanan tambahan muncul dari proses pembukaan kunci (unlocking) token PI. Berdasarkan data dari PiScan, sekitar 5 juta token telah beredar di pasar dengan nilai sekitar $1,73 juta. Dalam 30 hari ke depan, sebanyak 159 juta token tambahan—sekitar 2,1% dari total suplai—akan dibuka dan berpotensi meningkatkan tekanan jual.

    Sentimen komunitas juga turut memburuk. Kemajuan migrasi ke mainnet terkesan lambat dan aktivitas ekosistem Pi menunjukkan perlambatan. Salah satu entitas komunitas, Pi Barter Mall, bahkan menyuarakan ketidakpuasannya melalui platform X (sebelumnya Twitter), dengan menyatakan:

    “Bagaimana kita bisa mengunci jika tidak ada jaminan nilai?”

    Apakah PI Akan Bangkit?

    Secara teknikal, harga PI kini berada dalam zona bearish penuh. Indeks Kekuatan Tren (Trend Strength Index) mencatatkan angka -0,8482, menunjukkan tekanan jual yang kuat. Sementara itu, indikator Bollinger Bands menunjukkan pembukaan yang lebar, menandakan potensi volatilitas tinggi dalam waktu dekat.

    Harga PI sebelumnya diperdagangkan paling banyak di zona $0,44 hingga $0,50, berdasarkan indikator Volume Profile Visible Range (VPVR). Namun, kini token tersebut turun bebas ke $0,35—level yang secara historis pernah memicu reli hingga 70%.

    Menariknya, seorang whale tercatat membeli lebih dari 331 juta token PI senilai sekitar $148,5 juta, menunjukkan adanya harapan terhadap potensi rebound. Namun, dengan kondisi kepercayaan komunitas yang mulai runtuh, pemulihan harga mungkin akan lebih sulit dari sebelumnya.

    Baca juga: Harga Pi Network Akhirnya Naik! Apakah Ini Awal dari Altseason Baru?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fakta di Balik Lonjakan BNB: Mengapa Korporasi Tertarik?

    Token Binance Coin (BNB) kembali menjadi sorotan setelah mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa di bulan Juli 2025. Di tengah sentimen pasar kripto yang kian optimis, BNB menunjukkan performa luar biasa—bukan hanya dari sisi harga, tetapi juga dari segi fundamental dan adopsi institusional.

    Fondasi Kuat dan Mekanisme Unik yang Mendorong Nilai

    BNB lahir pada tahun 2017 sebagai bagian dari ekosistem Binance, bursa kripto yang didirikan oleh mantan insinyur perangkat lunak Bursa Efek Tokyo. Sejak awal, Binance menetapkan batas pasokan maksimum sebesar 200 juta BNB, disertai dengan mekanisme pembakaran berkala untuk mengurangi jumlah token yang beredar.

    Pergerakan Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 3 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 3 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 5 Koin Meme Teratas di BNB Chain yang Layak Dibeli pada Agustus 2025

    Melalui proses ini, sebagian token dikunci secara kriptografis dan dihapus dari peredaran, menciptakan tekanan deflasi yang menguntungkan pemegang token jangka panjang. Strategi ini menjadi bentuk pembagian nilai ekonomi kepada komunitas BNB dan telah terbukti mendongkrak nilai aset dalam jangka panjang.

    ROI Spektakuler: Dari $0,10 Menjadi $850

    Menurut Cryptopotato, pada puncak reli di akhir Juli, BNB mencatat harga tertinggi sepanjang masa sebesar $850, mencetak ROI harian sebesar +14% dan kenaikan tahunan mencapai 35%. Dibandingkan harga peluncuran awalnya sebesar $0,10 pada Juli 2017, ROI kumulatif mencapai 849.900% dalam waktu hanya delapan tahun.

    Sebagai perbandingan, indeks S&P 500—acuan utama pasar saham AS—hanya mencatat pertumbuhan 158% dalam periode yang sama, dengan ROI tahunan rata-rata sebesar 19,75%, jauh di bawah 106.237% yang dicetak BNB secara tahunan sejak 2017. Angka ini menempatkan BNB sebagai salah satu aset kripto paling menguntungkan sepanjang sejarah pasar.

    Kapitalisasi Pasar Tembus $100 Miliar

    Tidak hanya harga, kapitalisasi pasar BNB juga melonjak pesat. Pada Juli 2025, kapitalisasi pasar BNB kembali menembus $100 miliar, ketiga kalinya sejak Desember lalu dan November 2021. Dominasi Binance sebagai platform perdagangan kripto terbesar secara global turut menopang posisi BNB di antara aset digital papan atas.

    Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa BNB bukan sekadar token utilitas, tetapi telah menjelma menjadi aset bernilai tinggi yang dapat disandingkan dengan saham raksasa teknologi seperti Amazon dan Microsoft.

    Minat Korporasi: Perusahaan Nanoteknologi Beli BNB dalam Jumlah Besar

    Tahun 2025 menandai fase baru dalam adopsi institusional BNB. Dua perusahaan nanoteknologi ternama, Nano Labs dari Tiongkok dan Windtree Therapeutics dari AS, mengumumkan pembelian token BNB dalam jumlah signifikan.

    • Nano Labs memborong 120.000 BNB senilai sekitar $90 juta untuk memperkuat kas perusahaan dalam bentuk aset kripto.
    • Windtree Therapeutics, sebuah perusahaan bioteknologi yang berbasis di Pennsylvania, meluncurkan strategi treasury senilai $520 juta untuk mengakumulasi BNB, yang bertujuan menarik investasi institusional besar.

    Langkah ini mencerminkan tren baru, di mana perusahaan mulai mendiversifikasi perbendaharaan mereka dengan aset kripto alternatif, di luar Bitcoin dan Ethereum.

    Kesimpulan: Apakah BNB Layak Dipertimbangkan?

    Dengan performa luar biasa selama delapan tahun terakhir, dukungan adopsi institusional, dan mekanisme ekonomi yang kuat, BNB membuktikan dirinya sebagai aset kripto yang tidak hanya relevan, tetapi juga menjanjikan. Meskipun volatilitas tetap menjadi bagian dari dinamika pasar kripto, angka-angka dan fundamental di balik BNB memberikan alasan kuat bagi investor untuk terus memperhatikannya.

    Baca juga: BNB Dekati All-Time High, Tapi Harga Malah Terkoreksi


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Jangka Panjang Borong SOL Saat Turun: Siapkah Solana Reli?

    Harga Solana (SOL) mengalami tekanan selama sepekan terakhir, anjlok hingga 14% dari level tertinggi siklusnya di $206 pada 22 Juli. Namun, di tengah sentimen pasar yang lesu, investor jangka panjang justru memanfaatkan momen ini untuk melakukan akumulasi secara diam-diam—memberi sinyal potensi pembalikan arah harga dalam waktu dekat.

    Sinyal On-Chain: Akumulasi oleh Pemegang Jangka Panjang Meningkat

    Meskipun para pedagang jangka pendek terlihat mulai meninggalkan pasar, pemegang jangka panjang (Long-Term Holders/LTH) justru menunjukkan kepercayaan dengan menambah posisi mereka. Metrik Liveliness Solana—yang mengukur aktivitas perpindahan koin lama—menunjukkan tren menurun sejak 25 Juli, dan mencapai level terendah mingguan di 0,76 kemarin. Penurunan ini menandakan berkurangnya aktivitas jual dari pemegang lama.

    Perubahan Posisi Bersih Pemegang SOL. Sumber: Glassnode
    Perubahan Posisi Bersih Pemegang SOL. Sumber: Glassnode

    Baca juga: Solana (SOL) di Titik Kritis Agustus 2025: Waspada Penurunan Harga

    Dilaporkan BeInCrypto, metrik lainnya, yaitu Hodler Net Position Change, juga menunjukkan sinyal positif. Sejak 30 Juli, indikator ini naik secara stabil dan mencatat peningkatan lebih dari 102% dalam empat hari terakhir. Artinya, lebih banyak koin dipindahkan ke dompet penyimpanan jangka panjang dibandingkan yang dijual, mengindikasikan akumulasi yang kuat meskipun harga masih melemah.

    Tekanan Jual Berkurang: Pedagang Mulai Realisasikan Kerugian

    Sementara itu, Realized Profit/Loss Ratio untuk SOL tercatat di angka 0,15 pada 2 Agustus—level terendah dalam 30 hari. Ini mengindikasikan bahwa sebagian besar trader menjual dalam kondisi merugi. Secara historis, ketika sebagian besar pelaku pasar mulai menjual di bawah harga pokok, tekanan jual cenderung mereda dan pasar berpotensi menemukan titik terendahnya.

    Level Support Kritis di $158 Diuji

    Pergerakan Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 3 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 3 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saat artikel ini ditulis, SOL diperdagangkan di kisaran $160,55, hanya sedikit di atas support penting di $158,80. Jika tekanan beli meningkat, harga bisa memantul dan menargetkan level resistance berikutnya di $176,33. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan support gagal dipertahankan, SOL berisiko turun lebih jauh ke $145,90.

    Meskipun harga Solana masih bergerak dalam tekanan bearish, data on-chain mengungkap bahwa pemegang jangka panjang justru melihat peluang dan meningkatkan kepemilikan mereka. Penurunan aktivitas jual dan akumulasi yang meningkat menjadi indikator awal bahwa SOL mungkin sedang membentuk dasar harga sebelum potensi reli berikutnya. Namun, investor tetap perlu mencermati level support kritis dan sentimen pasar global yang lebih luas.

    Baca juga: Solana Siap-Siap Token Unlock: $367 Juta SOL Bakal Banjiri Pasar!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga XRP Berubah Bearish, Penurunan 30% Mengintai

    XRP memulai bulan Agustus dengan langkah yang kurang meyakinkan. Setelah sempat bertahan di atas level penting $3, kini harga aset kripto ini mulai menunjukkan gejala pelemahan yang signifikan, memicu kekhawatiran akan koreksi lanjutan dalam waktu dekat.

    Sinyal Bearish Muncul di Grafik Mingguan

    Pergerakan harga mingguan XRP saat ini berada di bawah zona support utama $3, dengan candle merah yang tampaknya akan mengonfirmasi pola divergensi bearish menjelang penutupan mingguan. Jika pola ini berlanjut, hal ini dapat menandai dimulainya fase penurunan jangka menengah atau konsolidasi sideways yang berkepanjangan.

    Dilaporkan Coinpedia, divergensi bearish pada timeframe mingguan adalah indikator teknikal yang sering kali mendahului koreksi harga yang dalam. Dengan waktu penutupan candle mingguan yang tinggal satu hari, tekanan jual dapat meningkat, memperkuat momentum bearish yang sudah terbentuk.

    Pergerakan XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 3 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 3 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Ledger Meroket, Raup 70 Juta Transaksi di Bulan Juli

    XRP Cenderung Volatil, Risiko Penurunan Semakin Besar

    Berbeda dari Bitcoin yang seringkali mengalami koreksi secara bertahap, XRP memiliki sejarah pergerakan harga yang cepat dan tajam. Jika tekanan jual terus meningkat, level $2,50 diperkirakan menjadi support kuat pertama. Namun jika sentimen negatif mendominasi, harga XRP bisa turun lebih dalam hingga menyentuh angka psikologis $2 — mencerminkan potensi penurunan hingga 30% dari level saat ini.

    Level $2,90 Kini Telah Ditembus: Sinyal Peringatan Jangka Pendek

    Pada grafik harian, XRP telah kehilangan level support penting di $2,90, yang sebelumnya menjadi titik pemantulan harga. Penembusan ke bawah level ini menjadi sinyal teknikal lanjutan bahwa momentum bearish tengah menguat. Jika tidak ada pemulihan cepat, zona support berikutnya yang berada di kisaran $2,55–$2,62 kemungkinan besar akan diuji dalam waktu dekat.

    Dominasi Bitcoin dan Sentimen Makro Menekan Altcoin

    Kondisi pasar yang lebih luas juga memberikan tekanan tambahan. Dominasi pasar Bitcoin mulai bangkit setelah penurunan baru-baru ini, dan secara historis, ketika dominasi BTC meningkat, altcoin seperti XRP cenderung mengalami tekanan harga. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan XRP tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknikal internal, tetapi juga oleh dinamika antar aset kripto.

    Ditambah lagi, faktor eksternal seperti ketidakpastian ekonomi global, spekulasi penurunan suku bunga oleh bank sentral, dan perkembangan regulasi kripto di berbagai wilayah menambah tantangan bagi investor. Kombinasi antara struktur grafik yang bearish dan kondisi makro yang tidak menentu membuat outlook jangka pendek XRP terlihat suram.

    Dengan tekanan teknikal dan makro yang semakin besar, XRP saat ini berada dalam zona risiko tinggi. Penembusan di bawah $2,90 menjadi titik balik penting, dan selama harga belum berhasil kembali menembus $3 secara meyakinkan, potensi penurunan menuju $2,50 atau bahkan $2 tetap terbuka lebar. Investor disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan level-level kunci dalam beberapa hari ke depan.

    Baca juga: Arus Keluar Whale XRP Bangkitkan Kekhawatiran: Harga Mulai Melemah?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token Kommunitas (KOM) Bangkit 6% di Tengah Tekanan Pasar

    Di tengah dinamika pasar kripto yang penuh gejolak, altcoin Kommunitas (KOM) justru menunjukkan pergerakan positif dalam 24 jam terakhir.

    Harga Kommunitas saat ini tercatat di level $0.000648, naik sekitar 6.03%, menjadikannya salah satu altcoin mikro yang menarik perhatian trader harian.

    Namun, apakah kenaikan ini cukup untuk membalikkan tren bearish jangka menengah?

    Baca Juga: AMA Tokocrypto Bersama Kommunitas: Ungkap Rencana Masa Depan

    Kinerja Harga: Kenaikan Harian di Tengah Koreksi Mingguan

    KOM sempat menyentuh harga tertinggi harian di $0.000673, sementara posisi terendah berada di $0.000609. Meskipun mengalami penguatan harian, grafik jangka panjang masih menunjukkan tekanan:

    • 30 hari: -5.87%
    • 60 hari: -6.32%
    • 90 hari: -16.59%
    • 7 hari terakhir: -38.02%

    Kenaikan terbaru tampaknya lebih merupakan reaksi teknikal jangka pendek setelah koreksi tajam, bukan tren pembalikan struktural.

    Kapitalisasi Pasar: Tanpa Angka, Tapi Potensi Terlihat

    Salah satu hal menarik dari KOM adalah tidak tercatatnya kapitalisasi pasar aktif, mengingat jumlah sirkulasi token saat ini 0 menurut data real-time.

    Meski demikian, potensi kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya berada di angka $1.30 juta, dengan total pasokan maksimum sebanyak 2 miliar token.

    Dengan kata lain, KOM berada pada tahap proyek awal yang belum memasuki fase distribusi besar-besaran. Ini bisa berarti peluang besar, atau justru sinyal risiko tinggi bagi investor baru.

    Aktivitas Pasar dan Peringkat

    Volume perdagangan harian KOM berada di kisaran $73 ribu, jumlah yang relatif kecil dibanding proyek besar lain di pasar kripto. KOM menempati peringkat #4419 secara global dalam daftar aset kripto paling populer.

    Angka ini menegaskan bahwa meskipun kurang likuid, KOM memiliki aktivitas komunitas yang masih bergerak, dan kemungkinan digerakkan oleh investor ritel niche.

    Harga Tertinggi Sepanjang Masa: Jauh dari Prestasi Lama

    Rekor harga tertinggi KOM sebelumnya berada di $0.01374, yang berarti harga saat ini telah terkoreksi lebih dari 95% dari puncaknya.

    Untuk bisa kembali ke level tersebut, KOM perlu mencatatkan reli luar biasa dengan tantangan yang besar. Namun, ini bukan hal mustahil dalam dunia altcoin.

    Apakah KOM Masih Layak Dipantau?

    Bagi sebagian investor, KOM merupakan bagian dari sektor altcoin mikro-cap yang digemari karena volatilitas ekstremnya.

    Keuntungan bisa luar biasa dalam waktu singkat begitu pula risikonya. Namun dengan catatan kinerja jangka pendek yang positif hari ini, KOM menunjukkan bahwa proyek ini belum “mati”.

    Namun, investor perlu memperhatikan beberapa hal:

    • Tidak adanya data suplai yang beredar menambah ketidakpastian.
    • Likuiditas rendah bisa menyulitkan keluar masuk posisi.
    • Tanpa fundamental proyek yang jelas, reli harga bisa bersifat spekulatif semata.

    Baca Juga: Tokocrypto Listing Kommunitas (KOM): Rebut Hadiah Total Rp400 Juta

    Kenaikan harga KOM sebesar 6% dalam 24 jam terakhir memang menghidupkan kembali harapan trader jangka pendek.

    Namun tren mingguan dan bulanan yang masih menurun, serta minimnya data pasar, menandakan bahwa aset ini masih sangat spekulatif.

    KOM mungkin bukan pilihan bagi investor konservatif, tapi tetap menarik bagi para pemburu volatilitas tinggi dan potensi “moon shot”.

    Sebagaimana semua investasi kripto, penting untuk DYOR (Do Your Own Research) dan hanya berinvestasi dengan dana yang siap untuk kehilangan.




    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ethereum Menuju Pertarungan $4.000: Apakah Kali Ini Berbeda?

    Harga Ethereum (ETH) kembali mendekati level psikologis penting di $4.000, sebuah titik resistensi yang telah menggagalkan reli sebelumnya sebanyak tiga kali sejak Februari 2024.

    Namun, kali ini, kombinasi kuat antara arus masuk institusional, lonjakan aktivitas jaringan, dan sinyal teknikal yang bullish membuat banyak pihak optimis bahwa penembusan nyata bisa segera terjadi.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Arus Masuk ETF dan Dukungan Institusional Meningkat

    Dilaporkan Cointelegraph, faktor utama yang mendukung potensi reli ETH kali ini adalah tingginya minat dari institusi keuangan, terutama melalui produk Exchange-Traded Fund (ETF) spot Ethereum yang baru diluncurkan di Amerika Serikat pada Juli 2024. Arus masuk ke ETF ini telah mencapai rekor $727 juta dalam satu hari pada 16 Juli, dengan total kumulatif kini melampaui $9,33 miliar.

    ETF ETHA milik BlackRock menjadi sorotan dengan total aset kelolaan sebesar $10,69 miliar, bahkan berhasil mengalahkan arus masuk ke ETF Bitcoin selama tujuh hari berturut-turut. Ini menandakan adanya pergeseran preferensi investor institusional dari BTC ke ETH.

    Selain itu, perusahaan-perusahaan besar juga mulai menambahkan ETH ke neraca kas mereka. BitMine Immersion Technologies, misalnya, membeli ETH senilai $2 miliar dalam dua minggu terakhir, menjadikannya pemegang ETH korporat terbesar. Kini, total ETH yang disimpan oleh perusahaan perbendaharaan mencapai 2,33 juta ETH, atau 1,93% dari total pasokan yang beredar.

    Tabel arus ETF Ethereum spot. Sumber: SoSoValue.
    Tabel arus ETF Ethereum spot. Sumber: SoSoValue.

    Aktivitas Jaringan dan Data On-Chain Menguat

    Di sisi fundamental, jaringan Ethereum menunjukkan performa yang sangat kuat. Rata-rata transaksi harian meningkat 73% dalam tiga bulan terakhir, dari 932.000 menjadi 1,62 juta transaksi. Jumlah alamat aktif harian juga mencapai titik tertinggi dalam 12 bulan terakhir, yaitu 670.000.

    Lebih lanjut, nilai total terkunci (TVL) dalam protokol DeFi Ethereum kembali ke level tertinggi sejak tahun 2022, mencapai $86 miliar dan menguasai 61% pangsa pasar DeFi. Volume perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX) juga melonjak ke level tertinggi dalam 21 minggu, sebesar $22,54 miliar.

    Yang menarik, saldo ETH di bursa kripto menurun drastis menjadi hanya 15,6 juta ETH — level yang terakhir terlihat sebelum reli besar pada 2017. Penurunan pasokan di bursa ini menciptakan tekanan pasokan yang dapat mempercepat kenaikan harga.

    Kepemilikan cadangan ETH strategis. Sumber: Cadangan Ether Strategis.
    Kepemilikan cadangan ETH strategis. Sumber: Cadangan Ether Strategis.

    Sinyal Teknikal Menunjukkan Target $5.000

    Secara teknikal, ETH/USD telah menembus pola bull flag pada grafik 4 jam, dengan breakout yang terjadi di atas $3.740 — posisi dari Simple Moving Average (SMA) 50 periode. Pola ini secara historis menandakan kelanjutan tren naik, dengan target harga yang diproyeksikan berada di kisaran $5.000, atau kenaikan sekitar 30% dari level saat ini.

    Indeks Kekuatan Relatif (RSI) juga mendukung prospek bullish ini, saat ini berada di angka 61 — masih berada dalam zona aman sebelum jenuh beli.

    Apakah Kali Ini ETH Akan Tembus $4.000?

    Mengingat kombinasi dari:

    • arus masuk institusional yang memecahkan rekor,
    • adopsi ETH oleh perusahaan-perusahaan besar,
    • fundamental jaringan yang menguat,
    • dan sinyal teknikal bullish,

    banyak analis percaya bahwa Ethereum memiliki peluang besar untuk menembus level $4.000 — dan bahkan mungkin meroket ke $5.000 dalam waktu dekat.

    CEO Galaxy Digital, Michael Novogratz, bahkan memprediksi bahwa ETH akan mengungguli Bitcoin dalam enam bulan ke depan dan akan mencapai level $4.000 sebagai titik awal dari fase bullish berikutnya.

    Pertanyaannya kini bukan lagi apakah ETH bisa menembus $4.000, tapi kapan momentum itu akan benar-benar meledak.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Terkoreksi Tipis, Harga Bitcoin Tetap Perkasa di Atas $113 Ribu

    Bitcoin (BTC) kembali mencuri perhatian pasar setelah mencatatkan harga $113,460.24 per BTC pada perdagangan hari ini.

    Meski mengalami sedikit koreksi sebesar -0.39% dalam 24 jam terakhir, kripto nomor satu dunia ini tetap berada di jalur bullish dengan pertumbuhan signifikan dalam jangka menengah hingga panjang.

    Kapitalisasi pasarnya kini mencapai $2.25 triliun, mempertegas dominasinya di industri aset digital global.

    Baca Juga: Efek Data Pekerjaan AS: Harga Bitcoin Terjun ke $113.000

    Pergerakan Harga: Fluktuasi Ringan, Tapi Tetap Kuat

    Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin bergerak di kisaran $111,943.80 hingga $114,006.44.

    Penurunan $447.82 atau sekitar -0.39% secara harian menunjukkan adanya tekanan jual, namun dalam konteks pasar kripto yang sangat volatil, angka ini masih tergolong stabil.

    Secara mingguan, BTC mengalami penurunan sebesar -4.04%, namun jika melihat data 30, 60, hingga 90 hari terakhir, tren jangka menengah justru menunjukkan penguatan:

    • 30 hari: +3.95% (+$4,313.40)
    • 60 hari: +7.55% (+$7,970.63)
    • 90 hari: +20.31% (+$19,157.76)

    Kenaikan dalam tiga bulan terakhir mengindikasikan adanya kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang BTC, meski koreksi mingguan menjadi alarm untuk potensi konsolidasi harga.

    Kapitalisasi dan Volume: Likuiditas Tinggi Tetap Terjaga

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $2.25 triliun, Bitcoin masih mendominasi pasar kripto secara keseluruhan. Volume perdagangan harian mencapai $58.45 miliar, menandakan tingginya aktivitas jual beli yang terjadi dalam ekosistem BTC.

    Menariknya, sirkulasi suplai saat ini sudah mencapai 19.90 juta BTC atau 94.77% dari total suplai maksimum sebesar 21 juta BTC.

    Ini berarti ruang pertumbuhan pasokan baru sangat terbatas, yang secara teori bisa meningkatkan tekanan harga ke atas dalam jangka panjang karena kelangkaan.

    Rekor Tertinggi dan Potensi Selanjutnya

    Rekor harga tertinggi Bitcoin tercatat di level $123,091.61. Saat ini, harga BTC masih terpaut sekitar 8% dari level tersebut.

    Dengan tekanan inflasi global yang masih menghantui dan kebijakan moneter yang cenderung longgar dari beberapa bank sentral, BTC bisa menjadi alternatif lindung nilai (hedging) bagi investor, mirip dengan emas digital.

    Sentimen Pasar: Konsolidasi Sehat atau Awal Koreksi?

    Koreksi harga dalam jangka pendek bisa dianggap sebagai fase konsolidasi yang sehat sebelum kemungkinan reli lanjutan. Namun, pelaku pasar perlu memperhatikan sentimen global seperti:

    • Kebijakan suku bunga The Fed
    • Data inflasi AS
    • Adopsi institusional dan perkembangan regulasi
    • Kepercayaan investor retail

    Jika faktor-faktor ini mendukung, maka bukan tidak mungkin BTC akan kembali mencoba menembus ATH (All Time High) dalam waktu dekat.

    Baca Juga: Bitcoin Anjlok ke $115 Ribu: Koreksi atau Awal Badai?

    Secara keseluruhan, Bitcoin saat ini menunjukkan kekuatan fundamental yang kuat meski mengalami penurunan minor.

    Dengan harga berada di atas $113 ribu dan tren jangka menengah yang masih naik, investor jangka panjang tetap memiliki alasan untuk optimis. Namun, waspadai fluktuasi harian dan faktor eksternal yang dapat memengaruhi volatilitas pasar.

    Bitcoin mungkin sedang “beristirahat”, tapi dalam dunia kripto, istirahat sering kali hanya pendahulu dari lompatan besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Cina Mulai Bersinar, Conflux Network (CFX) Naik 12%

    Di tengah pasar kripto yang masih fluktuatif, Conflux Network (CFX) mencuri perhatian dengan lonjakan harga signifikan.

    Dalam 24 jam terakhir, harga CFX naik +12.17%, mencapai level $0.217599 dengan volume perdagangan harian yang cukup tinggi yakni $271 juta.

    Altcoin ini kini menempati peringkat ke-72 dalam daftar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar global, yang berada di angka $1.11 miliar.

    Namun, yang lebih mencengangkan bukan hanya performa hariannya—melainkan tren jangka menengah yang menunjukkan penguatan besar-besaran.

    Baca Juga: Harga CFX Melonjak Hampir 80% Usai Konferensi Conflux di Shanghai

    Lonjakan Harga CFX: Tren Positif yang Konsisten

    Jika dilihat dari kinerja jangka waktu tertentu, CFX bukan hanya mengalami lonjakan sesaat. Berikut data kenaikan harga CFX dalam beberapa waktu terakhir:

    • 7 hari terakhir: +18.61%
    • 30 hari terakhir: +185.36%
    • 60 hari terakhir: +174.00%
    • 90 hari terakhir: +195.96%

    Kenaikan hampir 200% dalam 3 bulan merupakan sinyal bahwa tren bullish CFX bukan kebetulan, melainkan bagian dari fase akumulasi dan peningkatan permintaan yang cukup solid dari pasar.

    Apa Itu Conflux Network?

    Conflux Network dikenal sebagai satu-satunya blockchain publik yang sesuai regulasi di Tiongkok.

    Ini memberi keunggulan strategis dibanding proyek lain yang tidak bisa beroperasi secara terbuka di wilayah tersebut.

    Proyek ini menonjol karena menggabungkan model Tree-Graph consensus untuk mencapai throughput tinggi tanpa mengorbankan desentralisasi, serta fokus pada adopsi Web3 di kawasan Asia.

    Faktor Pendorong Reli Harga

    Beberapa alasan yang diyakini turut mendorong lonjakan harga CFX:

    1. Dukungan Pemerintah Tiongkok: Karena posisinya sebagai blockchain yang “disetujui,” CFX mendapatkan sorotan dari berbagai institusi dan perusahaan di kawasan Asia Timur.
    2. Kolaborasi Strategis: Conflux telah bekerja sama dengan perusahaan besar seperti China Telecom untuk mengembangkan SIM Card blockchain. Ini memperkuat narasi adopsi teknologi mereka di dunia nyata.
    3. Volume Perdagangan Meningkat: Volume transaksi harian yang mendekati $273 juta memperkuat likuiditas dan minat pasar terhadap aset ini, terutama di bursa-bursa Asia.
    4. Narasi Layer-1 Asia: Dalam pusaran persaingan antara blockchain Layer-1 seperti Solana, Avalanche, dan Sui, CFX tampil sebagai perwakilan kuat dari Asia, memperluas ceruk pasar yang potensial.

    Risiko yang Perlu Diwaspadai

    Walau pertumbuhan harga terbilang mengesankan, investor tetap perlu berhati-hati. Hingga saat ini, data mengenai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) serta terendah dan tertinggi harian tidak ditampilkan. Ini menyulitkan analisis teknikal lebih lanjut.

    Selain itu, total pasokan maksimum token CFX belum ditentukan, yang berarti potensi inflasi masih mungkin terjadi jika emisi token meningkat di masa depan.

    Baca Juga: Riset Kripto 21-25 Juli 2025: Altcoin Menguat, Akankah Tren Berlanjut?

    Conflux Network (CFX) tampaknya sedang menikmati masa kejayaannya di tengah rebound pasar altcoin.

    Dengan lonjakan hampir 200% dalam 3 bulan dan performa harian yang mencolok, CFX berhasil menempatkan dirinya sebagai pemain penting di pasar blockchain Asia. Namun, seperti biasa dalam dunia kripto, investor tetap harus menimbang risiko teknikal dan fundamental, serta tidak terjebak euforia semata.

    CFX adalah salah satu proyek yang patut dipantau, terutama jika tren adopsi Web3 di Asia terus menguat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pencurian Bitcoin $14,5 Miliar Terungkap Setelah 5 Tahun

    Dalam penemuan mengejutkan, firma analitik blockchain Arkham Intelligence mengungkap pencurian Bitcoin senilai sekitar 127.426 BTC dari mining pool asal Tiongkok bernama LuBian pada akhir Desember 2020.

    Nilai awal sekitar $ 3,5 miliar saat itu kini telah meningkat menjadi $ 14,5 miliar, menjadikannya sebagai salah satu kejahatan kripto terbesar dalam sejarah.

    Baca Juga: Transfer Bitcoin $8,6 Miliar Gegerkan Kripto, Bukan Pertanda Jual?

    Kronologi Singkat: Kronologi Tahap Musk

    • 28 Desember 2020: Lebih dari 90% cadangan BTC LuBian tiba-tiba menghilang. Arkham menyebut pencurian ini sangat tak terdeteksi dalam laporan publik.
    • Dua hari kemudian, sekitar $ 6 juta dalam bentuk BTC dan USDT di wallet Omni juga hilang, sehingga semakin menegaskan luasnya serangan ini.
    • 31 Desember 2020: Sisa aset sekitar 11.886 BTC bernilai $ 1,35 miliar saat ini Telah dipindahkan ke wallet pemulihan.

    Jejak OP_RETURN: Harapan dalam Blockchain

    Salah satu temuan unik Arkham adalah upaya LuBian menghubungi hacker melalui transaksi OP_RETURN, fitur Bitcoin yang memungkinkan menyisipkan metadata ke blockchain by.

    Mereka mengirim 1.516 pesan dalam dua hari, menelan biaya 1,4 BTC, yang berisi permohonan pengembalian aset sekaligus tawaran imbalan.

    Ini menunjukkan bahwa pihak LuBian memang pemilik sah dari aset yang dicuri.

    Penyebab & Dampak Sistemik

    Menurut Arkham, pencurian ini kemungkinan terjadi karena kelemahan signifikan dalam algoritme pembuatan kunci privat LuBian yang membuatnya rentan terhadap serangan brute-force.

    Ini mengungkap kurangnya protokol keamanan yang kuat pada infrastruktur penambangan era awal.

    Arkham menilai pencurian terakhir terjadi pada Juli 2024, saat 127.426 BTC tersebut dipindahkan ke satu wallet konsolidasi guna menandai langkah strategis pelaku dalam kontrol jangka panjang aset.

    Skala dan Relevansi Sejarah

    Pencurian ini mengalahkan skala kasus besar sebelumnya seperti Mt. Gox dan Bitfinex. Dalam hal volume BTC dan nilai nominal saat terjadi, hingga kini menjadi yang paling besar dalam sejarah kripto.

    Pelaku kini tercatat sebagai pemegang 13 terbesar Bitcoin di dunia, melampaui pemegang alamat yang terlibat dalam kasus Mt. Gox.

    Pelajaran dan Strategi Pencegahan

    Kasus ini menjadi alarm keras untuk industri kripto:

    • Kelemahan kunci privat dapat membuka celah besar pengguna dan operator platform perlu menerapkan standar keamanan tinggi dan rutin audit kriptografi.
    • Ketiadaan transparansi sejak awal pembobolan memperpanjang waktu deteksi dan memungkinkan pelaku tetap anonim.
    • Pentingnya monitoring real-time: Lembaga seperti Arkham jadi vital dalam mengungkap kejadian masa lalu yang luput dari pantauan publik.
    • Penggunaan dompet multi-sig dan perangkat hardware wallet disarankan sebagai praktik penyimpanan aman.

    Dampak Terhadap Kepercayaan dan Regulasi

    Kasus tersembunyi selama hampir lima tahun ini menimbulkan kekhawatiran soal keamanan infrastruktur kripto dan tingkat transparansi operator kripto besar.

    Bisa jadi memicu pengetatan aturan tata kelola (governance) dan audit keamanan dalam proyek blockchain.

    Nilai aset yang begitu besar belum pernah disentuh selama bertahun-tahun, memberikan gambaran overhaul kebutuhan regulasi dan pemantauan yang ketat oleh otoritas dan audit independen..

    Aspek Detail
    Jumlah BTC dicuri 127.426 BTC senilai awal US$ 3,5 miliar, kini US$ 14,5 miliar
    Pelaku Masih anonim, belum ada pengakuan dari pihak mana pun
    OP_RETURN message 1.516 pesan, biaya total 1,4 BTC, ajakan minta dana dikembalikan
    Penyebab keamanan Algoritme pembuatan kunci privat yang lemah & rentan brute-force
    Deteksi publik Baru terungkap tahun 2025 oleh Arkham Intelligence

    Kasus pencurian Bitcoin LuBian mengingatkan kita bahwa meski blockchain bersifat transparan, kerentanan sistemik dan keterlambatan pelaporan bisa membuat kejahatan menghilang dari radar publik bertahun‑tahun.

    Arkham Intelligence telah memperlihatkan kekuatan analitik onchain sebagai alat untuk menguak catatan sejarah gelap industri kripto.

    Selalu ingat: keamanan kunc lololi privat dan budaya transparansi adalah pondasi untuk menjaga kepercayaan publik dan integritas sistem aset digital.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Berguncang, ETF Ethereum Pantang Goyang

    Dalam gelombang volatilitas pasar kripto yang belum mereda, satu fenomena menarik justru mencuri perhatian: ETF Ethereum milik raksasa manajemen aset BlackRock justru tetap kokoh tanpa satu pun arus keluar dana (outflows).

    Di saat sebagian besar investor memilih untuk menarik investasi mereka dari aset digital, ETF ini menunjukkan daya tahan yang mencerminkan kepercayaan institusional yang kuat terhadap masa depan Ethereum.

    Ketangguhan di Tengah Guncangan Pasar

    Selama beberapa pekan terakhir, pasar kripto secara keseluruhan mengalami tekanan signifikan.

    Bitcoin, Ethereum, dan berbagai altcoin lainnya menurun nilainya akibat kombinasi sentimen makroekonomi global, kebijakan suku bunga, dan tekanan regulasi yang terus membayangi.

    Namun, menariknya, ETF Ethereum yang diterbitkan BlackRock justru tidak mengalami penarikan dana. Ini bukan sekadar statistik biasa, tetapi sinyal penting bahwa investor besar tetap memandang Ethereum sebagai aset strategis jangka panjang.

    Baca Juga: 5 Cara Analisa Harga Ethereum Tanpa Harus Melihat Chart

    Apa Itu ETF Ethereum dan Mengapa Penting?

    ETF (Exchange Traded Fund) Ethereum adalah produk investasi yang memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur terhadap harga Ethereum tanpa perlu langsung membeli dan menyimpan koinnya.

    Dengan ETF, para investor institusi seperti perusahaan asuransi, dana pensiun, atau hedge fund bisa masuk ke dalam pasar aset digital dengan cara yang lebih teratur dan sesuai regulasi.

    Ketika ETF Bitcoin spot mulai mencuri perhatian sejak awal 2024, muncul pula ekspektasi terhadap peluncuran produk serupa untuk Ethereum.

    BlackRock, sebagai manajer aset terbesar di dunia, mengambil inisiatif dan meluncurkan ETF Ethereum yang kini terbukti menjadi instrumen tangguh di tengah krisis likuiditas kripto.

    Mengapa BlackRock Bisa Bertahan?

    Ada beberapa faktor yang menjelaskan mengapa ETF Ethereum BlackRock tidak mengalami arus keluar dana:

    1. Kepercayaan terhadap Ethereum 2.0: Dengan transisi sukses Ethereum ke model konsensus Proof-of-Stake, jaringan Ethereum menjadi lebih hemat energi dan lebih siap untuk skala besar. Ini menjadi nilai jual yang kuat bagi investor institusional.
    2. Diversifikasi portofolio institusional: Banyak manajer investasi kini melihat Ethereum bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai bagian dari diversifikasi aset digital yang matang.
    3. Kepercayaan terhadap manajemen BlackRock: Reputasi BlackRock sebagai pengelola dana yang prudent memberikan kepercayaan lebih pada produknya, termasuk dalam sektor yang penuh risiko seperti kripto.
    4. Stabilitas relatif dibandingkan altcoin lain: Meski mengalami koreksi harga, Ethereum tetap dianggap sebagai salah satu aset digital paling mapan dan bernilai guna tinggi berkat ekosistem DeFi dan NFT yang terus berkembang.

    Implikasi Jangka Panjang bagi Pasar Kripto

    Keberhasilan ETF Ethereum BlackRock bertahan tanpa arus keluar dana di tengah gejolak pasar dapat menjadi preseden penting.

    Ini menunjukkan bahwa investor besar tidak begitu saja panik oleh volatilitas jangka pendek. Sebaliknya, mereka melihat peluang jangka panjang—baik dari sisi teknologi blockchain maupun potensi pertumbuhan ekonomi digital.

    Lebih jauh lagi, ini bisa memperkuat argumen bagi SEC dan regulator global untuk mempercepat persetujuan ETF kripto lainnya.

    Jika produk seperti ini bisa menunjukkan stabilitas dan likuiditas, maka pasar aset digital bisa menjadi lebih terintegrasi ke dalam sistem keuangan tradisional.

    Baca Juga: ETF Ethereum Tarik Rp 4,8 Triliun, Bitcoin Justru Alami Arus Keluar

    ETF Ethereum milik BlackRock mungkin bukan headline harian seperti lonjakan harga Bitcoin atau meme coin viral.

    Namun, daya tahannya dalam menghadapi tekanan pasar memberikan pelajaran penting tentang arah masa depan investasi kripto.

    Di tengah ketidakpastian, kepercayaan institusional terhadap Ethereum justru semakin menguat, dan itu menjadi sinyal bullish yang patut diperhatikan, terutama bagi mereka yang percaya bahwa dunia kripto baru saja memulai babak transformasi berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com