Author: 27

  • Deretan Token Top Gainers Tokocrypto Hari Ini: Layak Jadi Sorotan

    Pasar aset kripto di Indonesia kembali menunjukkan dinamika menarik berkat beberapa token yang menghasilkan persentase keuntungan yang besar di platform Tokocrypto.

    Dalam 24 jam terakhir, sejumlah altcoin berhasil mencatatkan penguatan signifikan di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

    Tren ini memperlihatkan bahwa para investor tidak hanya berfokus pada aset besar seperti Bitcoin atau Ethereum, namun juga mulai melirik altcoin dengan potensi fundamental kuat.

    Baca Juga: 5 Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata Berdasarkan Pendapatan Jaringan

    Berikut ini beberapa token yang menjadi top gainers Tokocrypto Hari ini, Selasa (26/8).

    Open Campus (EDU)

    Token Open Campus (EDU) menjadi primadona dengan lonjakan harga +24,11% ke level Rp 2.839,19. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 1,17 triliun dengan volume perdagangan harian Rp 1,88 triliun.

    EDU merupakan proyek yang berfokus pada edukasi berbasis blockchain, menawarkan ekosistem tempat pengguna dapat belajar sekaligus mendapatkan insentif.

    Lonjakan ini menunjukkan minat besar terhadap sektor EdTech di blockchain, terlebih di era ketika akses pendidikan digital semakin diminati.

    DIA

    Di posisi kedua, DIA naik 6,21% menjadi Rp 12.000,44. Dengan kapitalisasi Rp 1,43 triliun dan volume Rp 884,95 miliar, DIA menawarkan solusi oracle yang fokus pada penyediaan data keuangan yang transparan dan dapat diverifikasi.

    Lonjakan DIA menegaskan tren meningkatnya kebutuhan data on-chain yang akurat untuk mendukung ekosistem DeFi maupun Web3 secara luas.

    Prometeus (PROM)

    Prometeus (PROM) juga mencatat kenaikan 3,34% dengan harga Rp 150.908,51. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 2,75 triliun.

    PROM dikenal sebagai jaringan yang fokus pada privasi data, memfasilitasi penyimpanan dan pertukaran informasi secara aman.

    Kenaikan ini merefleksikan kesadaran investor terhadap pentingnya keamanan data di dunia digital yang semakin terbuka.

    DeXe (DEXE)

    DeXe (DEXE) menguat 3,14% ke level Rp 117.147,31 dengan kapitalisasi Rp 9,80 triliun.

    Proyek ini dikenal sebagai ekosistem manajemen investasi terdesentralisasi yang memungkinkan siapa pun mengelola atau mengikuti strategi portofolio trader profesional.

    Lonjakan DEXE menandakan makin besarnya perhatian pada sektor social trading dan decentralized asset management.

    Alchemist AI (ALCH)

    Alchemist AI (ALCH) mencatat kenaikan 2,92% ke Rp 1.685,48 dengan kapitalisasi Rp 1,43 triliun. Kombinasi antara tren kecerdasan buatan (AI) dan blockchain menjadi daya tarik tersendiri.

    Tidak mengherankan jika investor mulai mengoleksi ALCH, mengingat AI merupakan salah satu sektor paling menjanjikan di dunia teknologi saat ini.

    Tutorial (TUT)

    Token Tutorial (TUT) ikut naik 3,11% ke Rp 1.009,41 dengan kapitalisasi Rp 840,03 miliar.

    Meski relatif kecil dibandingkan proyek lain, TUT menegaskan bahwa sektor edukasi digital melalui blockchain sedang mendapat sorotan luas.

    Dengan ekosistem yang masih berkembang, TUT berpotensi menjadi pilihan investor yang mengincar pertumbuhan jangka panjang.

    OG Fan Token

    Sementara itu, OG Fan Token (OG) naik 1,69% ke Rp 217.584,86.

    Fan token berbasis olahraga masih konsisten menarik perhatian komunitas, terutama bagi penggemar sepak bola Eropa.

    Lonjakan OG menandakan bahwa integrasi antara kripto dan industri hiburan masih punya masa depan cerah.

    Pola Umum Lonjakan Top Gainers

    Melihat deretan aset yang masuk top gainers, ada pola menarik yang bisa ditarik:

    • Edukasi dan AI: EDU, TUT, dan ALCH menunjukkan sektor ini sangat diminati investor.
    • Data & Privasi: DIA dan PROM menandai kebutuhan fundamental blockchain di era digital.
    • Desentralisasi Investasi: DEXE memperlihatkan potensi besar dari asset management berbasis blockchain.
    • Komunitas Hiburan & Olahraga: OG Fan Token menegaskan daya tarik unik fan engagement melalui tokenisasi.

    Baca Juga: Pasar Fan Token: AS Roma, OG, dan Juventus Catat Lonjakan Mingguan

    Kenaikan sejumlah aset di Tokocrypto memperlihatkan bahwa investor semakin cerdas dalam memilih proyek dengan fundamental kuat.

    Lonjakan EDU, DIA, dan DEXE misalnya, tidak hanya didorong spekulasi jangka pendek, tetapi juga oleh narasi besar di balik masing-masing proyek: edukasi, transparansi data, serta desentralisasi investasi.

    Tren ini menjadi pengingat bahwa diversifikasi portofolio di sektor kripto semakin luas, dan altcoin dengan utilitas nyata memiliki peluang untuk terus mencatatkan penguatan.

    Bagi investor ritel di Indonesia, fenomena ini bisa menjadi sinyal untuk lebih selektif memilih proyek yang memiliki keberlanjutan jangka panjang di tengah volatilitas tinggi pasar kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Setor 269.000 ETH, Whale Misterius Jadi Validator Ethereum Terbesar

    Pada tanggal 25 Agustus lalu, sebuah dompet kripto anonim yang misterius mencengangkan ekosistem Ethereum.

    Berdasarkan data on-chain dari Arkham, dompet tidak dikenal ini mengakuisisi sekitar 269.000 ETH senilai hingga $2,5 miliar USD, dan langsung memasukkannya ke dalam satu kontrak staking Beacon Chain, sehingga langsung melampaui jumlah yang dipegang Ethereum Foundation (sekitar 231.000 ETH).

    ETH tersebut ditransfer dari alamat bernama Hyperunit, lalu di-stake dalam hitungan jam. Aksi ini bukan hanya menunjukkan minat jangka panjang pada Proof-of-Stake Ethereum, tapi juga mengindikasikan perubahan strategis terhadap aset digital yang sebelumnya dominan BTC.

    Baca Juga: Ethereum Jadikan Open Source Sebagai Jantung Ekonomi

    Signifikansi yang Mendalam

    • Pergeseran Investasi Institusional: Aksi whale ini memperkuat narasi bahwa Ethereum kini menjadi tujuan utama alokasi modal institusional.
    • Keamanan Jaringan Diperkuat: Penambahan validator sebesar ini semakin memperkuat keamanan dan stabilitas jaringan – meski menimbulkan kekhawatiran soal konsentrasi kekuasaan.
    • Pasokan Likuid ETH Menyusut: ETH yang di-lock semakin mempertebal proporsi yang tidak beredar di pasar, berpotensi mendongkrak harga secara tidak langsung.

    Tren Besar dalam Staking Ethereum

    Secara keseluruhan, lebih dari 35 juta ETH telah dikunci pada jaringan Ethereum yang mencapai sekitar 28% dari total pasokan yang beredar.

    Dengan aksi whale besar seperti ini, tekanan pasokan semakin nyata dan menegaskan ekspektasi bullish terhadap ETH.

    Tantangan dan Kekhawatiran

    • Konsentrasi Validator: Ketika entitas tunggal menyalurkan 269.000 ETH, potensi risiko sentralisasi meningkat — terutama dalam mekanisme voting dan consensus.
    • Identitas yang Misterius: Tanpa transparansi, sulit menilai motif dan jangka panjang strategi whale ini — apakah spekulasi jangka panjang, treasury manajemen, atau portfolio hedge?
    • Respons Jaringan: Komunitas Ethereum kemungkinan akan terbagi antara optimisme atas keamanan lebih tinggi dan kekhawatiran terhadap dominasi staking satu entitas.

    Prospek ETH di Pasar

    • Imbal Hasil Staking yang Menarik: Saat ini estimasi APY staking berada di kisaran 4–5%, membuat aksi akumulasi ini tidak hanya spekulatif, tetapi juga yield-driven.
    • Kurangi Tekanan Pasokan Aktif: Aksi ini dapat mempersempit pasokan ETH yang tersedia di bursa—potensi arah baru untuk harga ETH.
    • Pendorong Kepercayaan Institusional: Ketika whale besar bertaruh besar dalam Ethereum, ini bisa menarik minat investor institusional lain dan mempercepat adopsi DeFi/PoS.

    Baca Juga: Ethereum Satukan Keuangan dan Open Source dalam Ekosistem Produktif

    Aksi paling menghebohkan dalam beberapa hari terakhir di ekosistem Ethereum datang dari seorang whale misterius yang memecahkan rekor staking $2,5 miliar ETH.

    Langkah ini bukan hanya tentang jumlah—melainkan simbol beralihnya dominasi ke Ethereum, menunjukkan kepercayaan terhadap ekosistem PoS yang terus berkembang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kejutan! Grayscale Bawa Avalanche ke Wall Street

    Grayscale, salah satu pengelola aset kripto terbesar di dunia, membawa Avalanche (AVAX) ke depan panggung institusional.

    Sebagai langkah awal, mereka melayangkan pendaftaran S-1 kepada SEC untuk mengonversi Avalanche Trust menjadi spot ETF yang akan diperdagangkan di Nasdaq.

    Ini merupakan terobosan bernilai strategis, memperluas jangkauan altcoin ke ranah tradisional keuangan.

    Langkah Strategis Menuju ETF AVAX

    Grayscale mengajukan formulir pendaftaran ke SEC agar Avalanche Trust yang selama ini hanya tersedia bagi investor terakreditasi bisa di-“uplist” menjadi ETF yang bisa diperdagangkan publik.

    Jika disetujui, ETF ini memungkinkan paparan langsung pada harga spot AVAX melalui akun broker konvensional, dengan keamanan penyimpanan aset dijamin oleh Coinbase dan administrasi oleh BNY Mellon.

    Sementara itu, NOAA turut melakukan pengajuan peraturan Nasdaq 19b-4 yang telah diajukan pada Maret lalu.

    Pergerakan harga Avalanche (AVAX/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Avalanche (AVAX/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Avalanche Cetak Rekor Berkat MapleStory dan Kemitraan Strategis

    Ekosistem ETF: Wajah Baru Institutional Crypto

    Langkah ini bukan satu-satunya. Sebelumnya, Grayscale juga mengajukan ETF untuk token seperti XRP dan Dogecoin, dan kini mulai memasuki ranah altcoin layer-1 seperti Avalanche.

    Ditambah, VanEck juga mengajukan produk serupa, meski statusnya tertunda. SEC mulai terbuka dengan pendekatan “merit-neutral” sejak Juli, yang mendorong ekspektasi persetujuan dalam beberapa bulan ke depan.

    Alasan Dibalik Momentum Avalanche

    Menurut laporan Decrypt pada Selasa (26/8), Aalanche memiliki posisi kuat sebagai platform scalable untuk DeFi dan tokenisasi aset nyata.

    Arsitektur tiga-lapisan (X-, C-, dan P-Chain) mendukung interoperabilitas, biaya rendah, dan keamanan: tiga fitur penting untuk adopsi institusional.

    Dukungan besar juga datang dari investor institusi seperti BlackRock, dan proyek seperti stablecoin JPYC yang berjalan di Avalanche, memperkokoh fondasi legitimasi ekosistem ini.

    Nilai pasar AVAX kini sekitar $10 miliar, dengan harga spot yang turun jauh dari puncak sebelumnya. Dengan DeFi TVL hampir $2 miliar, ekosistem Avalanche aktif dan menjanjikan.

    ETF bisa mendorong likuiditas, validasi regulasi, dan mekanisme penemuan harga yang lebih efisien.

    Risiko dan Harapan di Balik Pengajuan

    Analis ETF seperti James Seyffart memproyeksikan peluang persetujuan mencapai 90% untuk ETF Avalanche, serta produk altcoin lainnya seperti Dogecoin dan Cardano.

    Namun, tetap perlu memperhitungkan kemungkinan keterlambatan regulasi atau perubahan kebijakan dari SEC.

    Jika disetujui, ETF ini bisa merevolusi aliran modal ke AVAX. Potensi peningkatan likuiditas, legitimasi regulasi kuat, dan aliran investasi institusional tidak bisa dianggap enteng.

    Bagi investor pro-Avalanche, ini adalah peluang signifikan untuk diversifikasi jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SBI dan Chainlink Bersinergi: Misi Tokenisasi Aset Riil

    Jepang kembali menjadi pusat inovasi finansial global melalui kemitraan strategis antara SBI Group dan platform oracle terkemuka Chainlink.

    Dalam upaya mendigitalisasi layanan keuangan dan mempercepat adopsi blockchain di Asia-Pasifik, kolaborasi ini menjanjikan sejumlah solusi institusional yang dapat merombak lanskap industri.

    Alih-alih membatasi diri pada proyek kripto murni, SBI hendak merangkul institusi keuangan tradisional seperti bank, manajer dana, hingga penerbit obligasi dan developer real estate.

    Tujuan utamanya adalah tokenisasi aset riil seperti properti, obligasi, stablecoin, dan produk investasi lainnya, serta memungkinkan perdagangan on-chain yang efisien.

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Harga Chainlink Meroket Berkat Sistem Cadangan Baru dan Adopsi RWA

    Teknologi Inti dari Chainlink

    Lebih dari sekadar kolaborasi branding, SBI akan memanfaatkan solusi teknologi Chainlink secara komprehensif, termasuk:

    • Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP): Menghubungkan berbagai blockchain untuk transaksi lintas sistem secara aman dan tervalidasi.
    • SmartData NAV: Mentransfer nilai aktiva bersih (Net Asset Value) dana tokenisasi secara real-time ke rantai blok, meningkatkan transparansi dan likuiditas.
    • Proof of Reserve: Memverifikasi cadangan stablecoin secara on-chain—fitur penting di tengah meningkatnya kebutuhan trust dan kepatuhan regulasi.

    Tantangan Teratasi, Pembiayaan Dipermudah

    Riset internal SBI Digital Asset Holdings menunjukkan bahwa lebih dari 76% institusi keuangan di Asia berencana menginvestasikan dana ke produk keuangan tokenisasi, namun terhambat oleh minimnya infrastruktur yang aman dan tersertifikasi.

    Kolaborasi ini dirancang sebagai solusi atas dulunya kendala tersebut.

    Pembayaran Lintas-Batas Ditingkatkan

    Tak hanya tokenisasi, kemitraan ini juga membidik efisiensi pembayaran internasional.

    Dengan teknologi Payment-versus-Payment (PvP) yang didukung Chainlink, SBI berharap mempermudah settlement transaksi valuta asing dan lintas-negara dengan model cepat, akurat, dan compliant.

    Langkah ini menjadi bagian dari strategi lebih luas SBI untuk menjadi pionir transformasi keuangan digital di Asia. Beberapa kemitraan besar sebelumnya antara lain dengan Circle (USDC), Ripple (RLUSD), dan Startale untuk platform tokenisasi investasi.

    Chainlink
    Chainlink (LINK)

    Sinyal Pasar dan Reaksi Token LINK

    Pengumuman ini memicu sentimen positif terhadap token LINK, terkait dengan ekspektasi adopsi luas teknologi oracle Chainlink dalam sistem keuangan resmi.

    Meski demikian, pergerakan harga LINK tetap rentan volatilitas pasar kripto secara umum.

    Di sisi lain, langkah ini menjadi penting karena Asia secara global mengalami lonjakan pertumbuhan infrastruktur blockchain, dengan angka CAGR mendekati 89,4% menuju target hampir $296,6 miliar pada 2030.

    Implementasi tokenisasi aset dan sistem settlement lintas-batas menjadikan wilayah ini peluang emas bagi inovasi institusional yang tunduk regulasi ketat, seperti Jepang, kini tengah siap hadirkan solusi compliant dan skalabel.

    Baca Juga: Chainlink Luncurkan Layanan Data Saham AS Real-Time di 37 Jaringan
    Kolaborasi antara SBI dan Chainlink adalah sinyal eksplisit bahwa blockchain kini beranjak dari hype inovasi menjadi infrastruktur fundamental untuk institusi.

    SBI, dengan jaringan keuangan yang matan serta kuat di Asia, kini memperkuat langkahnya ke ekosistem tokenisasi asset, sementara Chainlink menyiapkan tank interoperabilitas dan data integrasi.

    Kombinasi ini penting untuk mainstreaming kripto di ranah keuangan serius, mendukung efisiensi, transparansi, dan kepatuhan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ontology (ONT) Menarik Perhatian Meski Alami Tekanan Harga Harian

    Pasar aset kripto kembali menyoroti pergerakan Ontology (ONT) setelah mencatat fluktuasi signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga ONT berada di kisaran $0.1775 per ONT, dengan kapitalisasi pasar sebesar $162,37 juta dan volume perdagangan harian yang mencapai $515,80 juta.

    Meskipun dalam 24 jam terakhir ONT mengalami penurunan cukup tajam sebesar -12,58%, tren jangka menengah hingga panjang masih menunjukkan potensi positif.

    Tekanan Harian dan Sentimen Pasar

    Dalam perdagangan terakhir, ONT sempat menyentuh level terendah harian di $0.1733 dan tertinggi di $0.2277.

    Penurunan sekitar -10,45% dalam 24 jam dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) dari investor jangka pendek setelah reli yang cukup kuat dalam sepekan terakhir.

    ONT masih menempati peringkat #261 dalam daftar aset kripto populer, menunjukkan bahwa meski kapitalisasi pasarnya belum sebesar aset utama, aktivitas perdagangan tergolong tinggi.

    Pergerakan harga Ontology (ONT/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ontology (ONT/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Ontology Melonjak 42%, Altcoin Lawas Kembali Jadi Perhatian Pasar

    Menariknya, penurunan harga harian ini tidak sepenuhnya mencerminkan kelemahan fundamental ONT.

    Sebaliknya, volatilitas tersebut lebih menggambarkan kondisi pasar kripto secara keseluruhan, yang cenderung cepat bereaksi terhadap sentimen makroekonomi global, berita regulasi, dan pergerakan Bitcoin sebagai aset utama.

    Tren Jangka Pendek hingga Panjang

    Jika dilihat dari performa beberapa periode terakhir, ONT justru memperlihatkan tren positif:

    • 7 hari terakhir: +35,97%
    • 30 hari terakhir: +17,61%
    • 60 hari terakhir: +50,46%
    • 90 hari terakhir: +22,77%

    Kenaikan signifikan dalam 60 hari terakhir mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap Ontology, terutama karena utilitas proyek yang terus dikembangkan.

    Peningkatan volume perdagangan hingga ratusan juta dolar juga menandakan bahwa ONT masih aktif diperjualbelikan oleh investor global.

    Faktor Pendorong Kenaikan ONT

    Beberapa faktor utama yang mendasari kenaikan ONT dalam jangka menengah antara lain:

    1. Ekspansi Ekosistem Ontology
      Ontology merupakan proyek blockchain yang fokus pada identitas digital terdesentralisasi, manajemen data, dan interoperabilitas. Seiring meningkatnya kebutuhan akan solusi identitas digital yang aman, ONT mendapatkan perhatian lebih dari sektor institusi dan developer.
    2. Adopsi Teknologi Web3
      Minat global terhadap Web3, DeFi, dan NFT telah mendorong proyek-proyek dengan fokus pada infrastruktur data seperti Ontology. ONT menawarkan protokol identitas yang dapat terintegrasi dengan berbagai aplikasi Web3, menjadikannya relevan di tengah tren digitalisasi.
    3. Likuiditas Pasar yang Tinggi
      Dengan volume perdagangan lebih dari $500 juta per 24 jam, ONT tetap menjadi pilihan menarik bagi trader harian. Likuiditas tinggi memungkinkan investor untuk keluar dan masuk pasar dengan cepat, sehingga mendorong pergerakan harga yang fluktuatif namun atraktif.
    4. Dukungan Komunitas dan Kolaborasi
      Ontology aktif menjalin kemitraan dengan berbagai proyek blockchain lain serta menjaga komunikasi dengan komunitasnya. Faktor ini meningkatkan kepercayaan pasar dan memperluas ekosistem penggunaan ONT.

    Tantangan yang Harus Dihadapi

    Meski fundamentalnya kuat, ONT masih menghadapi beberapa tantangan besar:

    • Volatilitas Tinggi: Penurunan harian hingga dua digit menunjukkan risiko signifikan bagi trader jangka pendek.
    • Persaingan Ketat: Banyak proyek blockchain lain yang menawarkan solusi identitas digital, seperti Civic dan SelfKey, yang bisa menjadi kompetitor langsung.
    • Sentimen Makro: Faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga AS, regulasi kripto, hingga pergerakan harga Bitcoin akan tetap memengaruhi arah harga ONT.

    Prospek ke Depan

    Dengan jumlah pasokan yang beredar mencapai 914,70 juta ONT atau sekitar 91,47% dari total maksimum 1 miliar ONT, token ini memiliki struktur ekonomi yang relatif jelas.

    Kapitalisasi pasar yang terdilusi penuh berada di kisaran $178,18 juta, menunjukkan potensi kenaikan seiring meningkatnya adopsi.

    Jika tren adopsi identitas digital dalam dunia blockchain terus berkembang, ONT berpeluang mempertahankan momentum positif dalam jangka panjang.

    Meskipun saat ini harga masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa ($11,18), investor optimis bahwa peningkatan utilitas proyek dapat mendorong pergerakan harga lebih tinggi di masa depan.

    Baca Juga: Mengenal Aset Kripto Ontology Gas (ONG) dan VIDT Datalink (VIDT)

    Ontology (ONT) tengah berada di fase konsolidasi setelah reli signifikan dalam dua bulan terakhir. Penurunan harian sebesar -12,58% lebih mencerminkan aksi ambil untung ketimbang pelemahan fundamental.

    Dengan ekosistem yang terus berkembang, volume perdagangan yang solid, serta tren jangka menengah yang positif, ONT masih menjadi salah satu altcoin yang patut diperhatikan oleh investor yang mencari peluang di sektor identitas digital dan Web3.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Turun Beruntun, Ada Apa dengan Bitcoin?

    Bitcoin (BTC), aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, kembali menghadapi tekanan setelah harganya turun ke level $109,899.29 per BTC.

    Dalam 24 jam terakhir, harga BTC tercatat turun -3,1%, dengan kapitalisasi pasar menyusut ke $2,188.27 miliar dan volume perdagangan harian mencapai $89,75 miliar.

    Koreksi ini menjadi perhatian investor karena terjadi setelah Bitcoin sempat mencapai rekor tertinggi di $124,457.12, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah pasar kripto sedang berada pada fase konsolidasi alami atau menuju tren bearish jangka menengah.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Turun Lagi, Profit-Taking Hempaskan Bitcoin ke Level $113.000

    Tren Harga Bitcoin

    Dalam beberapa periode terakhir, BTC menunjukkan fluktuasi harga yang cukup signifikan:

    • Harian: turun $3,393.23 (-2,99%)
    • 30 hari: turun $8,356.86 (-7,07%)
    • 60 hari: naik $2,476.92 (+2,31%)
    • 90 hari: naik $1,142.34 (+1,05%)

    Sementara dalam tujuh hari terakhir, BTC mencatat penurunan -4,71%, mengindikasikan adanya tekanan jual yang cukup kuat pasca reli menuju all-time high.

    Analisis Penyebab Penurunan

    1. Aksi Ambil Untung (Profit-Taking)
      Lonjakan harga Bitcoin hingga menembus level tertinggi sepanjang masa memicu aksi ambil untung dari investor besar maupun ritel. Banyak pelaku pasar memilih mengunci keuntungan, yang pada akhirnya meningkatkan tekanan jual dan mempercepat koreksi harga.
    2. Ketidakpastian Kebijakan Moneter The Fed
      Sentimen global terhadap aset berisiko, termasuk kripto, masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter Amerika Serikat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan segera menurunkan suku bunga membuat investor cenderung berhati-hati. Penguatan dolar AS yang berkelanjutan juga menjadi faktor eksternal yang menekan harga BTC.
    3. Kondisi Likuiditas Pasar
      Dengan volume perdagangan harian mencapai hampir $90 miliar, pasar tampak aktif, namun ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran memperlihatkan lemahnya minat beli di level atas. Likuiditas yang tidak stabil membuat Bitcoin lebih rentan terhadap koreksi mendadak.
    4. Koreksi Pasar Kripto Secara Keseluruhan
      Penurunan Bitcoin juga sejalan dengan tren melemahnya altcoin. Ketika BTC mengalami tekanan, banyak altcoin mencatat penurunan lebih tajam. Hal ini memperkuat pandangan bahwa pasar kripto secara umum sedang mengalami fase penyesuaian harga.

    Level Teknis Penting

    Secara teknikal, Bitcoin saat ini berada di zona konsolidasi antara $108,000 – $113,000. Jika support kuat di level $108,000 berhasil bertahan, peluang rebound tetap terbuka.

    Namun, jika level ini ditembus, BTC bisa melanjutkan pelemahannya menuju $105,000 sebagai support psikologis berikutnya.

    Di sisi lain, untuk kembali ke tren bullish, BTC harus menembus resistance di sekitar $113,500 – $115,000 dengan volume perdagangan yang lebih kuat.

    Fundamental Jangka Panjang

    Meskipun volatilitas jangka pendek menimbulkan kekhawatiran, fundamental Bitcoin tetap kokoh. Dari total maksimum 21 juta BTC, saat ini sudah beredar 19,91 juta BTC atau sekitar 94,82% dari pasokan.

    Faktor kelangkaan ini terus memperkuat argumen bahwa Bitcoin memiliki nilai jangka panjang sebagai aset lindung nilai digital.

    Selain itu, adopsi institusional yang semakin meluas, perkembangan regulasi, serta meningkatnya minat terhadap Bitcoin sebagai aset alternatif menghadapi inflasi menjadi katalis positif yang berpotensi mendukung harga di masa depan.

    Secara keseluruhan, penurunan harga Bitcoin saat ini lebih disebabkan oleh kombinasi faktor teknikal dan makroekonomi: mulai dari aksi ambil untung, ketidakpastian arah kebijakan Federal Reserve, hingga penguatan dolar AS.

    Walau tekanan jangka pendek masih terasa, prospek jangka panjang Bitcoin tetap kuat berkat sifatnya yang langka dan semakin diterima secara global.

    Baca Juga: Laju Bitcoin Tertahan di Level $114K, Dampak Kebijakan Baru The Fed?

    Investor disarankan untuk mencermati level support penting, menjaga manajemen risiko, serta memperhatikan perkembangan kebijakan moneter AS yang masih menjadi faktor penentu utama pergerakan pasar kripto dalam beberapa bulan ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sama-Sama Digital, Apakah Robux Termasuk Kripto?

    Popularitas Roblox sebagai platform game online telah melahirkan fenomena tersendiri melalui mata uangnya, yaitu Robux. Karena sama-sama berbentuk digital, apakah Robux bisa disebut sebagai aset kripto?

    Artikel ini akan membahas perbedaan fundamental antara keduanya agar jelas bagi para gamer maupun investor.

    Apa Itu Robux?

    Robux adalah mata uang yang digunakan di dalam ekosistem game online Roblox. Robux digunakan untuk membeli berbagai item, aksesori, animasi, dan fitur premium di dalam game, termasuk konten buatan pengguna seperti game passes dan microtransactions.

    Pengguna bisa memperoleh Robux dengan beberapa cara:

    • Membeli langsung di situs atau aplikasi Roblox
    • Berlangganan Roblox Premium untuk mendapatkan Robux bulanan
    • Menjual item digital atau game buatan di Roblox (khusus developer dan kreator

    1 Robux Berapa Rupiah?

    Harga Robux dalam Rupiah (IDR).

    Berdasarkan harga resmi pembelian Robux di Indonesia, 1 Robux setara Rp149–Rp225 tergantung promo dan bundling paket yang dibeli. 

    Misalnya, jika dihitung dari harga normal di ponsel dan konsol (App Store/Google Play) paket kecil 400 Robux seharga Rp90.000 setara sekitar Rp225 per Robux, sementara paket besar 22.500 Robux seharga Rp3.599.000 hanya sekitar Rp160 per Robux.

    Namun, jika membeli melalui komputer, web resmi Roblox, atau gift card, pengguna akan mendapatkan bonus tambahan hingga 25% Robux. Dengan bonus ini, paket kecil 400 (+bonus 100) Robux seharga Rp90.000 jadi setara sekitar Rp180 per Robux, sedangkan paket besar 24.000 (+1.500) Robux seharga Rp3.599.000 jadi hanya sekitar Rp149 per Robux.

    Tapi untuk para kreator, menurut laman resminya, Roblox memiliki kurs lain, yakni sekitar Rp40 per Robux bagi kreator yang ingin menukar hasil pendapatan dalam game ke Rupiah.

    Jadi, jawaban untuk pertanyaan “1 Robux berapa rupiah?” adalah:

    • Harga normal App Store: Rp160–Rp225 per Robux.
    • Harga web/gift card dengan bonus: Rp149–Rp180 per Robux.
    • Untuk konversi kreator: Rp40 per Robux .

    Baca juga: Roblox Semakin Populer, Bisakah Kripto Metaverse Comeback?

    Fungsi Robux

    Alat Transaksi dalam Ekosistem Roblox

    Robux digunakan sebagai alat pembayaran utama di Roblox. Dengan Robux pemain bisa membeli pakaian, avatar, aksesori, hingga akses ke game premium.

    Sarana Monetisasi Kreator dan Developer

    Bagi kreator, Robux bukan hanya sekadar mata uang, melainkan sumber penghasilan. Mereka bisa menjual item atau pengalaman interaktif, lalu menukarkan Robux yang diperoleh dengan uang nyata melalui program Developer Exchange (DevEx) dengan saldo minimum 30.000 Robux.

    Sebagai Cara Pengguna untuk Mendukung Kreator

    Robux digunakan untuk membeli item atau layanan yang dibuat dan dijual oleh pengguna lain di dalam platform.

    Apakah Robux Termasuk Aset Kripto?

    Taksonomi Uang, berdasarkan “Central Bank Cryptocurrencies” oleh Morten Linnemann Bech & Rodney Garratt.

    Meskipun sama-sama digital, Robux bukanlah aset kripto

    Dalam klasifikasi keuangan digital, Robux termasuk kategori virtual currency, yaitu mata uang virtual yang hanya berlaku di dalam satu ekosistem tertentu dan sepenuhnya dikendalikan oleh perusahaan penyedia. 

    Dalam hal ini, Robux hanya bisa digunakan di Roblox untuk membeli item, skin, atau akses game, tetapi tidak memiliki nilai di luar platform. Kurs Robux pun stabil karena mengikuti harga resmi yang ditetapkan Roblox Corporation.

    Kripto di sisi lain, digolongkan sebagai cryptocurrency, yang dapat diperdagangkan, dikirim, dan berbasis teknologi blockchain. Nilainya bisa ditentukan oleh mekanisme supply dan demand seperti Bitcoin dan Ethereum, atau stabil seperti stablecoin yang dipatok ke aset tertentu (misalnya dolar AS).

    Nah, jika kamu tertarik investasi di aset kripto, kamu bisa beli mudah dengan minimal deposit Rp50.000 di Tokocrypto tanpa biaya trading lho! Klik gambar di bawah ini untuk mulai investasi!

    Kesimpulan

    Robux memang mirip uang digital, tapi bukan kripto.

    Kripto bisa diperdagangkan dan dikirim dengan teknologi blockchain yang aman dan transparan. Sedangkan Robux hanya bisa dipakai di dalam game Roblox dan semuanya diatur oleh satu perusahaan, tidak menggunakan teknologi seperti blockchain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 25 Agustus 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 25 Agustus 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Peristiwa Penting Kripto dalam 24 Jam Terakhir : 

    1. LayerZero Resmi Akuisisi Stargate dengan Dukungan 95% DAO
      • Sentimen: Positif untuk ekosistem interoperabilitas
      • Stargate telah menyetujui akuisisi oleh LayerZero dengan dukungan hampir 95% dari anggota DAO. Pemegang token STG akan bisa melakukan konversi ke ZRO mulai Senin, membuka babak baru untuk integrasi lintas-rantai.
    2. ETH Futures Open Interest Cetak ATH $71 Miliar
      • Sentimen: Bullish untuk ETH
      • Open Interest di pasar futures Ethereum mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $71 miliar. Hal ini menandakan meningkatnya partisipasi investor institusional terhadap ETH.
    3. Sejarah Buruk BTC di Bulan September
      • Sentimen: Waspada untuk BTC
      • Data historis menunjukkan September menjadi bulan dengan performa terburuk untuk Bitcoin. Bahkan dalam kondisi “hijau”, kinerjanya tidak pernah melampaui +8%. Hal ini menjadi faktor psikologis pasar menjelang akhir Q3.
    4. BlackRock Pimpin Pasar Tokenized Funds dengan $2,4 Miliar BUIDL Fund
      • Sentimen: Positif untuk adopsi aset kripto
      • Menurut Token Terminal, BlackRock kini memimpin sektor tokenisasi aset dengan BUIDL Fund senilai $2,4 miliar. Dominasi ini memperkuat tren tokenisasi di sektor keuangan global.
    5. Probabilitas Pemotongan Suku Bunga The Fed Capai 75% di September
      • Sentimen: Positif untuk pasar kripto jangka pendek
      • Update terbaru menunjukkan ada 75% peluang The Fed akan memotong suku bunga pada pertemuan September. Hal ini berpotensi mendorong likuiditas masuk ke aset berisiko termasuk kripto.
    6. Saylor: Bitcoin Standard Kalahkan Semua Aset Selama 5 Tahun
      • Sentimen: Bullish jangka panjang untuk BTC
      • Michael Saylor menegaskan sejak MicroStrategy mengadopsi “Bitcoin Standard” lima tahun lalu, performa BTC telah mengalahkan semua aset besar termasuk Magnificent 7 stocks (NVDA, TSLA, META, dll).

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    HOOK/USDT (🔼 +11.82%)

    • Entry: $0.1187
    • Stop Loss: $0.1131
    • Take Profit: $0.1327

    HOOK/USDT pada interval 1 jam menunjukkan pola retest setelah breakout dari zona konsolidasi, dengan harga saat ini sedang menguji kembali level support minor $0.1187 sebagai titik entry potensial. Target kenaikan berada di $0.1327 yang mencerminkan potensi upside +11.82%.

    Indikator MACD masih menunjukkan momentum bullish meski mulai melandai, sedangkan RSI berada di level moderat (57.54), memberi ruang bagi kelanjutan kenaikan. Selama harga tidak turun menembus $0.1131 (stop loss), peluang untuk rebound teknikal tetap terbuka dan posisi buy on weakness masih relevan di area ini.


    ZK/USDT (🔼 +12.23%)

    • Entry: $0.06579
    • Stop Loss: $0.06254
    • Take Profit: $0.07385

    ZK/USDT TF 4 jam, harga saat ini berada di area konsolidasi setelah breakout dari level support sebelumnya di $0.06579. Struktur harga menunjukkan potensi pola continuation bullish dengan target take profit di sekitar $0.07385 (naik sekitar 12.23%).

    Indikator MACD menunjukkan sinyal positif karena garis MACD telah memotong signal line dari bawah, sedangkan RSI masih di area netral atas (57), mendukung potensi kenaikan lanjutan. Volume juga meningkat saat harga kembali naik, yang mengindikasikan minat beli yang sehat. Entry dapat dipertimbangkan di area $0.06579 dengan stop loss ketat di $0.06254, menjadikan setup ini menarik untuk strategi swing trading jangka pendek.


    HAEDAL/USDT (🔼 +7.77%)

    • Entry: $0.1369
    • Stop Loss: $0.1318
    • Take Profit: $0.1475

    HAEDAL menunjukkan potensi bounce dari area support di level $0.1369 yang juga menjadi zona Entry ideal. Jika harga berhasil mempertahankan struktur higher low di atas area tersebut, maka potensi penguatan menuju area Take Profit $0.1475 (kenaikan sekitar 7,77%) tetap terbuka.

    Level Stop Loss ditetapkan di bawah support, yaitu di $0.1318. Indikator RSI mengarah naik di atas level 57, dan histogram MACD mulai menipis, menandakan momentum bullish yang masih moderat namun belum terlalu kuat. Strategi ini cocok untuk pendekatan range trading dengan risiko terukur.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 26 Agustus 2025: Bitcoin Kembali Koreksi, Ada Apa?

    Pasar kripto hari ini, Selasa (26/8) diramaikan oleh kabar Bitcoin menghadapi koreksi di tengah arus keluar ETF lebih dari $1 miliar, dengan tekanan dari aksi ambil untung, inflasi, dan kebijakan The Fed, meski pembelian saat harga turun serta adopsi di Hong Kong memberi sedikit dukungan.

    Sementara itu, tiga altcoin menarik untuk akhir Agustus adalah Chainlink di $24,4 berkat kemitraan baru, Cardano di $0,85 dengan potensi kenaikan jika ada katalis positif, serta Curve DAO di $0,828 yang terpengaruh jadwal halving. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

    Koreksi BTC di Tengah Arus Keluar ETF Lebih dari $1 Miliar

    • Likuidasi besar membuka peluang Bitcoin koreksi lanjutan.
    • Investor mengambil untung, sementara akumulasi institusi melemah.
    • The Fed dan inflasi menekan harga, tapi pembelian saat turun dan adopsi kripto Hong Kong membantu.

    Tiga Altcoin Menarik untuk Akhir Agustus 2025

    • Chainlink (LINK) berada di $24,4. Kemitraan baru bisa mendorongnya naik, tetapi risiko penurunan tetap ada.
    • Cardano (ADA) stabil di $0,85, dengan potensi naik jika ada laporan positif.
    • Curve DAO (CRV) di $0,828. Halving dapat menaikkan harga, namun ada risiko penurunan.

    Promo Gajian!! Deposit di Tokocrypto Dapat Cashback

    Sinyal Ekonomi AS Penting untuk Kripto Minggu Ini

    • Penurunan keyakinan konsumen AS bisa menekan harga Bitcoin dan Ethereum.
    • Klaim pengangguran awal memengaruhi kebijakan The Fed dan likuiditas pasar kripto.
    • Data inflasi PCE dapat membentuk daya tarik BTC sebagai lindung nilai jangka panjang.

    Investor Institusional Dorong Arus Keluar ETF Kripto, ETH Jadi Fokus

    • ETF kripto mengalami penarikan dana sebesar $1,43 miliar akibat pesimisme suku bunga.
    • Ethereum menarik lebih banyak investasi ETF daripada Bitcoin, terutama dari institusi.
    • Pasar masih bergejolak, sulit diprediksi meski ada tanda-tanda perbaikan.

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Top Token Ekosistem BNB di Akhir Agustus 2025: BNB, INJ, FORM

    Ekosistem BNB Chain, yang dikenal dengan filosofi Build and Build, terus menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu jaringan blockchain terbesar di dunia. Dengan kapitalisasi pasar total mencapai $100,24 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $3,44 miliar (+37,58%), ekosistem ini tetap menjadi pusat aktivitas dalam dunia kripto meskipun mengalami penurunan kapitalisasi sebesar 1,22%.

    Berikut adalah lima token teratas dalam ekosistem BNB berdasarkan kapitalisasi pasar pada akhir Agustus 2025:

    1. BNB

    • Harga: $862,32
    • Perubahan 24 jam: -0,72%
    • Volume perdagangan: $3,01 miliar
    • Kapitalisasi pasar: $119,55 miliar

    Sebagai token utama dari ekosistem, BNB masih menjadi aset dominan. Meski turun tipis dalam 24 jam terakhir, kapitalisasi pasarnya yang sangat besar menunjukkan perannya sebagai jangkar stabilitas dan pusat likuiditas dalam jaringan BNB Chain.

    2. Injective (INJ)

    Ilustrasi Injective.
    Ilustrasi Injective.
    • Harga: $13,59
    • Perubahan 24 jam: -5,03%
    • Volume perdagangan: $369,69 juta
    • Kapitalisasi pasar: $1,35 miliar

    Injective tetap berada di posisi kedua dalam ekosistem BNB. Token ini mendukung protokol decentralized finance (DeFi) dengan fokus pada perdagangan lintas rantai. Meski harga turun, volumenya yang tinggi menandakan aktivitas perdagangan yang signifikan.

    Baca juga: Token Ekosistem BNB Chain Catat Kapitalisasi Pasar Rp3.766 Triliun

    3. Four (FORM)

    • Harga: $3,37
    • Perubahan 24 jam: -4,25%
    • Volume perdagangan: $9,92 juta
    • Kapitalisasi pasar: $1,28 miliar

    FORM mencuri perhatian sebagai salah satu pendatang baru yang berhasil masuk jajaran top token. Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $1,2 miliar, token ini semakin diakui perannya dalam ekosistem meskipun volatilitas harga masih cukup tinggi.

    4. PancakeSwap (CAKE)

    pancakeswap (CAKE)
    pancakeswap (CAKE)
    • Harga: $2,65
    • Perubahan 24 jam: -2,03%
    • Volume perdagangan: $83,94 juta
    • Kapitalisasi pasar: $1,00 miliar

    Sebagai decentralized exchange (DEX) andalan BNB Chain, PancakeSwap terus mempertahankan posisinya di jajaran atas. Dengan kapitalisasi pasar $1 miliar, CAKE membuktikan daya tahannya meski persaingan antar-DEX semakin ketat.

    5. FLOKI (FLOKI)

    Ilustrasi aset kripto Floki (FLOKI). Sumber: Floki.
    Ilustrasi aset kripto Floki (FLOKI). Sumber: Floki.
    • Harga: $0,00009935
    • Perubahan 24 jam: -3,93%
    • Volume perdagangan: $133,86 juta
    • Kapitalisasi pasar: $941,26 juta

    FLOKI, token berbasis komunitas yang lahir dari tren meme coin, masih menunjukkan kekuatan komunitasnya. Meski diperdagangkan pada harga mikro, volumenya yang besar dan kapitalisasi mendekati $1 miliar menjadikannya salah satu aset populer dalam ekosistem BNB.

    Meskipun mayoritas token BNB ekosistem mengalami koreksi harga di akhir Agustus 2025, kapitalisasi pasar mereka tetap menunjukkan kekuatan dan kepercayaan komunitas. BNB masih menjadi penggerak utama, sementara token-token seperti INJ, FORM, CAKE, dan FLOKI memperlihatkan diversifikasi fungsi ekosistem — dari DeFi, DEX, hingga komunitas.

    Ekosistem BNB terbukti tetap menjadi salah satu pusat inovasi dan aktivitas perdagangan di industri kripto global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com