Author: 29

  • Lebih Tepat! Apa Itu Proof of Reserves dengan Merkle Tree & zk-SNARKs?

    Proof of Reserves (PoR) sangat penting bagi bursa kripto karena membantu meningkatkan kepercayaan pengguna, mengurangi risiko kecurangan, dan memastikan transparansi serta keamanan dalam penyimpanan aset kripto. Sebagai investor atau trader, tentu ingin dana investasi kripto tersimpan aman, transparan, dan mendapatkan pengelolaan yang baik.

    Kasus runtuhnya salah satu bursa kripto, FTX mendorong pentingnya Proof of Reserves atau bisa disebut dana cadangan dalam industri aset digital. PoR dapat menciptakan transparansi dan meningkatkan keamanan dana nasabah dalam platform bursa kripto. Ibaratnya, bank memiliki laporan keuangan, sementara crypto exchange memiliki PoR untuk memastikan cadangan aset mereka.

    Bagi pemula di dunia kripto, mungkin sulit memahami istilah PoR, di samping karena merupakan hal baru dan ini bersifat teknis. Artikel ini akan membahas tentang cara bagaimana memastikan Proof of Reserves di bursa kripto dan metode yang digunakan untuk meningkatkan akurasi, seperti penggunaan Merkle Tree dan zk-SNARKs.

    Apa Itu Proof of Reserves?

    Ilustrasi Proof of Reserve (PoR). Sumber: LeewayHertz.
    Ilustrasi Proof of Reserves (PoR). Sumber: LeewayHertz.

    Baca juga: Token Bitcoin BRC-20 Mendekati Kapitalisasi Pasar US$ 1 Miliar

    Proof of Reserves adalah mekanisme verifikasi yang memungkinkan audit atas cadangan aset kripto yang dimiliki oleh bursa atau penyedia layanan keuangan lainnya. Tujuan dari PoR adalah untuk memastikan transparansi, keamanan, dan kepercayaan dalam penyimpanan aset kripto.

    Dalam konteks bursa kripto, Proof of Reserves digunakan untuk menunjukkan bahwa bursa tersebut benar-benar memiliki cadangan aset kripto yang cukup untuk memenuhi klaim mereka dan memastikan bahwa dana pengguna aman. Mekanisme ini membantu mengurangi risiko kecurangan, manipulasi, atau insolvensi bursa yang dapat menyebabkan kerugian bagi pengguna.

    Untuk melaksanakan PoR, bursa atau penyedia layanan keuangan akan melakukan audit secara berkala atas cadangan aset kripto yang mereka miliki. Audit ini biasanya melibatkan pihak ketiga yang independen untuk memastikan integritas dan keakuratan hasil audit. Salah satu metode yang sering digunakan dalam Proof of Reserves adalah melalui penggunaan Merkle Tree, yang memungkinkan verifikasi cadangan aset secara efisien dan aman.

    Proof of Reserves penting bagi industri kripto, karena meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap bursa atau penyedia layanan keuangan, memastikan keamanan dana pengguna, dan membantu mematuhi peraturan yang lebih ketat seiring berkembangnya industri ini.

    Apa Itu Merkle Tree?

    Ilustrasi Merkle Tree. Sumber: Binance.

    Salah satu cara untuk mengimplementasikan Proof of Reserves adalah dengan menggunakan Merkle Tree. Dalam hal ini, Merkle Tree digunakan untuk membuktikan bahwa aset yang diklaim oleh bursa atau penyedia layanan memang ada dalam jumlah yang sesuai. Setiap simpul dalam Merkle Tree akan mencerminkan saldo akun pengguna dan hash dari saldo tersebut. Seluruh saldo kemudian digabungkan dalam Merkle Root yang dapat diverifikasi oleh auditor atau pengguna.

    Merkle Tree adalah struktur data yang dikenal sebagai pohon hash dalam dunia kriptografi. Pohon ini diciptakan oleh Ralph Merkle pada tahun 1979 dan digunakan untuk memverifikasi dan mengamankan data secara efisien. Merkle Tree terdiri dari simpul (nodes), yang masing-masing berisi hash dari data. Hash ini kemudian digabungkan dengan hash dari simpul lainnya untuk membentuk hash baru, yang kemudian digabungkan lagi hingga mencapai simpul paling atas yang disebut Merkle Root.

    Merkle Tree diaplikasikan dalam berbagai teknologi, termasuk blockchain. Dalam konteks blockchain, Merkle Tree digunakan untuk mengamankan transaksi yang ada dalam blok dengan mengurangi ukuran data yang perlu disimpan. Hal ini memungkinkan penambang untuk mengurangi waktu yang diperlukan untuk memverifikasi transaksi dan mengurangi ukuran blockchain itu sendiri.

    Apa Itu zk-SNARKs?

    Ilustrasi zk-SNARKs. Sumber: DCVX Blockchain Development.
    Ilustrasi zk-SNARKs. Sumber: DCVX Blockchain Development.

    Baca juga: Investor Kripto Indonesia Capai 17,14 Juta hingga Q1 2023, Transaksi?

    zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) adalah metode kriptografi yang memungkinkan satu pihak (pembuktian/prover) untuk membuktikan kepada pihak lain (verifikasi/verifier) bahwa mereka memiliki pengetahuan tentang suatu informasi atau pernyataan tertentu, tanpa perlu mengungkapkan informasi tersebut secara langsung. Ini merupakan bentuk bukti nol pengetahuan (zero-knowledge proof) yang ringkas dan tidak interaktif.

    Konsep zero-knowledge proof ini sangat berguna dalam berbagai aplikasi privasi dan keamanan, termasuk dalam teknologi blockchain. Beberapa keunggulan zk-SNARKs adalah:

    • Privasi: Dengan menggunakan zk-SNARKs, transaksi dapat diverifikasi tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif, seperti identitas pengirim, penerima, atau jumlah yang ditransfer. Hal ini memungkinkan penciptaan sistem keuangan yang lebih privat dan aman.
    • Efisiensi: Bukti yang dihasilkan oleh zk-SNARKs sangat ringkas dan mudah untuk diverifikasi. Hal ini mengurangi beban komputasi pada sistem dan meningkatkan efisiensi dalam validasi transaksi.
    • Skalabilitas: Karena zk-SNARKs memungkinkan verifikasi transaksi yang lebih cepat dan ringkas, mereka dapat membantu meningkatkan skalabilitas sistem blockchain dan mengatasi masalah kemacetan transaksi yang sering terjadi pada jaringan seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Dengan menggabungkan Proof of Reserves dan zk-SNARKs, bursa atau penyedia layanan keuangan dapat melakukan audit cadangan aset mereka dengan cara yang aman dan efisien, tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif kepada pihak ketiga atau publik. Selain meningkatkan transparansi dan kepercayaan pengguna, penggunaan zk-SNARKs dalam PoR juga membantu menjaga privasi pengguna dan memastikan bahwa data mereka tetap aman selama proses audit.

    Meskipun penggunaan PoR dengan zk-SNARKs belum umum diadopsi, kombinasi kedua teknologi ini menawarkan solusi yang menarik untuk meningkatkan keamanan, transparansi, dan privasi dalam industri kripto.

    Kesimpulan

    Penggunaan Proof of Reserves dengan Merkle Tree dan zk-SNARKs adalah hal yang positif, karena kedua teknologi ini menawarkan solusi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan privasi dalam industri kripto.

    PoR dengan Merkle Tree membantu memastikan bahwa bursa atau penyedia layanan keuangan memiliki cadangan aset yang sesuai dengan klaim mereka. Dengan menggunakan Merkle Tree, proses audit dan verifikasi cadangan aset menjadi lebih cepat dan hemat sumber daya, serta meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap bursa atau penyedia layanan.

    Sementara itu, zk-SNARKs menawarkan solusi privasi yang kuat untuk transaksi kripto. Dengan menggabungkan zero-knowledge proof yang ringkas dan tidak interaktif, zk-SNARKs memungkinkan pembuktian pengetahuan tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif. Ini sangat berguna dalam konteks transaksi kripto, di mana anonimitas dan privasi sangat penting.

    Menggabungkan Proof of Reserves dengan Merkle Tree dan zk-SNARKs dapat menciptakan ekosistem yang lebih transparan, aman, dan privat dalam industri kripto. Dengan gabungan ini, bursa kripto yang menerapkannya ingin membuktikan dukungan 1:1 dari saldo pelanggan tanpa pengidentifikasian, namun tetap transparan. Selain itu, teknologi zk-SNARKs membuat pemalsuan data menjadi lebih tidak mungkin.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Perbedaan Blockchain dan Bitcoin?

    Bagi pemula di dunia aset kripto, istilah-istilah yang digunakan mungkin sedikit membingungkan dan bisa menyesatkan. Ada yang merujuk Bitcoin saat berbicara tentang teknologi blockchain, dan sebaliknya.

    Padahal, kedua istilah ini memiliki konsep yang berbeda namun saling terkait. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami perbedaan di antara keduanya. Berikut penjelasan dasar tentang teknologi blockchain, aset kripto, dan Bitcoin.

    Analogi Sederhana Perbedaan Blockchain dan Bitcoin

    Lihatlah contoh ini:

    Sebuah situs adalah teknologi tertentu yang digunakan untuk berbagi informasi.

    Mesin pencarian adalah salah satu aplikasi paling populer dan dikenal dalam teknologi situs.

    Dan Google adalah contoh mesin pencarian yang paling populer dan dikenal.

    Begitu juga:

    Blockchain adalah teknologi khusus yang digunakan untuk menyimpan informasi (data blok).

    Aset kripto adalah aplikasi paling populer dan dikenal dari blockchain.

    Dan, Bitcoin adalah contoh pertama dan paling populer dari aset kripto.

    Jadi Blockchain adalah teknologi khusus untuk menyimpan informasi, sedangkan Bitcoin adalah contoh aset kripto paling populer dari blockchain.

    Konsep Blockchain

    Umumnya, blockchain dirancang sebagai buku besar terdistribusi dan terdesentralisasi. Dengan kata lain, blockchain adalah buku besar digital yang pada dasarnya adalah versi elektronik dari buku besar kertas, dan bertugas mencatat daftar transaksi.

    Secara lebih spesifik, blockchain adalah rangkaian linier dari beberapa blok yang saling terhubung dan diamankan oleh bukti kriptografi.

    Teknologi blockchain juga dapat digunakan dalam berbagai aktivitas yang bukan operasi finansial. Namun, dalam konteks aset kripto, blok bertugas menjaga riwayat permanen untuk semua transaksi yang terkonfirmasi.

    Kata “terdistribusi” dan “terdesentralisasi” merujuk pada cara buku besar disusun dan dipelihara. Untuk memahami perbedaannya, pikirkan bentuk umum dari buku besar tersentralisasi seperti riwayat penjualan rumah, riwayat penarikan ATM bank, atau daftar penjualan barang di eBay.

    Dalam setiap kasus, hanya satu organisasi yang mengendalikan buku besar: sebuah instansi pemerintah, bank, atau eBay. Selain itu, hanya ada satu salinan utama dari buku besar dan salinan lainnya hanyalah salinan arsip yang bukan riwayat resmi.

    Oleh karena itu, buku besar tradisional adalah tersentralisasi karena dikelola oleh satu entitas dan biasanya bergantung pada satu database.

    Sebaliknya, blockchain biasanya dibuat sebagai sistem terdistribusi yang berfungsi sebagai buku besar terdesentralisasi. Ini berarti tidak hanya ada satu salinan buku besar (terdistribusi) dan tidak ada satu otoritas sentral yang mengendalikan (terdesentralisasi).

    Dengan kata lain, setiap pengguna yang memilih untuk bergabung dan berpartisipasi dalam memelihara jaringan blockchain menyimpan salinan elektronik data blockchain, yang diperbarui dengan transaksi terbaru, dan disinkronkan dengan salinan pengguna lainnya.

    Singkatnya, sistem tersingkatnya, sistem terdistribusi dipertahankan oleh usaha gabungan dari banyak pengguna yang tersebar di seluruh dunia.

    Pengguna ini juga dikenal sebagai node jaringan, dan semua node tersebut berpartisipasi dalam proses verifikasi dan validasi transaksi, sesuai dengan aturan sistem.

    Oleh karena itu, kekuatan dari blockchain adalah sifat terdesentralisasinya (tidak ada otoritas sentral).

    Fungsi Blockchain

    Blockchain mendapatkan namanya dari cara susunan riwayatnya: sejumlah blok tersusun menjadi sebuah rantai. Pada dasarnya, blok adalah data yang berisi, antara lain, daftar transaksi terkini.

    Blok dan transaksi adalah publik dan dapat dilihat, tetapi mereka tidak dapat diubah. Ketika blok baru ditambahkan ke dalam blockchain, riwayat blok terhubung dibuat. Ini hanyalah analogi yang sangat sederhana, karena prosesnya jauh lebih kompleks.

    Salah satu alasan blockchain sangat tahan terhadap perubahan adalah karena blok saling terhubung dan diamankan oleh bukti kriptografi.

    Untuk membuat blok baru, peserta jaringan harus berpartisipasi dalam aktivitas komputasi intensif dan mahal, yang dikenal sebagai penambangan.

    Penambang bertanggung jawab untuk memverifikasi transaksi dan menggabungkannya ke dalam blok baru yang dibuat dan ditambahkan ke dalam blockchain. Mereka juga bertanggung jawab untuk memperkenalkan koin baru ke dalam sistem, sebagai imbalan atas usaha mereka.

    Setiap blok yang terkonfirmasi akan terhubung dengan blok sebelumnya. Keunggulan dari hal ini adalah data dalam blok tidak bisa diubah setelah ditambahkan ke dalam blockchain, karena data tersebut diamankan oleh bukti kriptografi, yang sangat mahal untuk diproduksi dan sangat sulit untuk diubah.

    Secara ringkas, blockchain adalah rangkaian blok data yang saling terhubung, disusun secara kronologis dan diamankan dengan bukti kriptografi.

    Aset Kripto

    Dengan istilah yang sangat sederhana, aset kripto adalah aset dalam bentuk digital yang dapat digunakan sebagai media pertukaran dalam jaringan pengguna terdistribusi.

    Berbeda dengan sistem perbankan tradisional, transaksi ini dapat dilacak melalui buku besar digital publik (blockchain) dan dapat terjadi langsung antara peserta (peer-to-peer) tanpa memerlukan perantara.

    “Kripto” merujuk ke teknik kriptografi yang digunakan untuk mengamankan sistem ekonomi dan untuk memastikan pembuatan aset baru dan validasi transaksi berjalan dengan lancar.

    Meski tidak semua jenis aset kripto bisa ditambang, banyak di antaranya, seperti Bitcoin, yang bergantung pada proses penambangan dan memiliki laju pertumbuhan yang lambat dan persediaan yang terkontrol.

    Oleh karena itu, penambangan adalah satu-satunya cara untuk menciptakan unit baru dari koin tersebut, yang dapat membantu mencegah risiko inflasi yang dapat mengancam mata uang fiat tradisional, di mana pemerintah dapat mengendalikan persediaan uang.

    Bitcoin

    Bitcoin adalah aset kripto pertama dan yang paling dikenal. Bitcoin diperkenalkan pada tahun 2009 oleh seorang pengembang atau tim pengembang yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto.

    Gagasannya adalah untuk menciptakan sistem pembayaran elektronik mandiri dan desentralisasi berdasarkan bukti matematika dan kriptografi.

    Meskipun Bitcoin adalah yang paling dikenal, bukan satu-satunya. Ada banyak aset kripto lainnya, masing-masing dengan fitur dan mekanisme uniknya sendiri. Bahkan, tidak semua aset kripto memiliki blockchain mereka sendiri.

    Beberapa dari aset tersebut dibuat di atas blockchain yang sudah ada, sementara yang lain dibuat dari awal.

    Seperti banyak aset kripto lainnya, Bitcoin memiliki persediaan maksimal, yang berarti tidak akan ada lebih banyak Bitcoin yang dibuat oleh sistem setelah persediaan maksimal tercapai.

    Meski ini berbeda-beda dari proyek ke proyek; untuk Bitcoin, persediaan maksimal adalah 21 juta unit. Biasanya, persediaan total adalah informasi publik yang ditentukan pada saat aset kripto tersebut diciptakan.

    Protokol Bitcoin adalah open source dan siapa saja dapat membaca dan menyalin kodenya. Banyak pengembang di seluruh dunia berkontribusi ke dalam pengembangan proyek tersebut.

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenal Floki (FLOKI), Aset Kripto yang Telah Listing di Tokocrypto

    Floki Inu adalah aset kripto yang mengambil inspirasi dari Dogecoin dan Shiba Inu. Keduanya juga merupakan kripto yang sangat populer karena hubungannya dengan budaya meme. Floki Inu dinamai untuk menghormati anjing Shiba Inu milik Elon Musk, Floki.

    Mirip dengan aset digital lainnya, Floki Inu dibangun di atas blockchain Ethereum dan menawarkan berbagai aplikasi di dunia ecentralized finance (DeFi), non-fungible tokens (NFT), dan metaverse. Penting untuk diingat bahwa seperti investasi apa pun, berinvestasi dalam kripto seperti Floki Inu memiliki risiko dan potensi keuntungannya sendiri.

    Untuk informasi yang lebih baru atau spesifik, Anda dapat membaca lebih spesifik di artikel ini.

    Apa Itu Floki (FLOKI)?

    Floki adalah aset kripto yang awalnya dimulai sebagai meme coin berdasarkan anjing Elon Musk tetapi telah berkembang menjadi proyek web3 yang lengkap, mencakup DeFi, NFT , dan Metaverse. Sekarang disebut sebagai “The People’s Crypto,” tim di belakang proyek Floki telah mengubah meme coin yang dulunya tidak berguna menjadi sesuatu yang lebih.

    Token yang terkait dengan proyek, FLOKI, adalah token multi-rantai yang beroperasi pada blockchain Ethereum dan Binance Smart Chain (BSC), karena kompatibel dengan ERC-20 dan BEP-20. Token FLOKI dapat dijembatani antara dua rantai dengan mudah, memungkinkan pemegang FLOKI menggunakan salah satu blockchain untuk menyimpan dan bertransaksi dengan token mereka.

    Perlu dicatat bahwa FLOKI memiliki pajak 3% yang dikenakan pada pembelian dan penjualan token, tetapi tidak pada transfer antara dua rantai. Pajak ini diarahkan ke perbendaharaan Floki Inu, yang menurut proyek akan digunakan untuk mengembangkan ekosistem lebih lanjut dan meningkatkan adopsi Floki. Menurut whitepaper, tim akan mengurangi pajak setelah bendahara mengumpulkan dana yang cukup. Namun, tidak ada target atau indikasi khusus kapan ini akan terjadi, atau berapa banyak yang akan diturunkan.

    Ilustrasi aset kripto Floki (FLOKI). Sumber: Floki.
    Ilustrasi aset kripto Floki (FLOKI). Sumber: Floki.

    Baca juga: Kenal Open Campus (EDU), Token Blockchain Pendidikan Basis Web3

    Sejarah Floki

    Kelahiran koin Floki Inu dapat ditelusuri kembali ke Juni 2021, ketika Elon Musk men-tweet bahwa dia akan menamai hewan peliharaannya Shiba Inu “Floki.” Awalnya, proyek ini dimulai sebagai koin meme bertema anjing, seperti Dogecoin , dan dikenal sebagai Floki Inu. Namun, karena proyek tersebut berkembang dari meme-coin menjadi sesuatu yang lebih substansial, tim tersebut berganti nama menjadi “Floki.”

    Versi terbaru proyek ini bertujuan untuk menyediakan utilitas dengan menciptakan ekosistem blockchainnya sendiri dan memberikan kembali ekosistemnya melalui inisiatif amal. Floki juga bekerja sama dengan Million Gardens Movement , sebuah kampanye berkebun yang didirikan oleh saudara laki-laki Elon Musk, Kimbal Musk. Pembuatnya mengklaim melihatnya sebagai sebuah gerakan, bukan hanya koin meme, dan memiliki visi untuk membangun sekolah di negara terbelakang.

    Tiga Pilar Proyek Floki

    Filosofi yang lebih luas dari koin berbasis anjing ini tercermin dalam tiga pilarnya: status meme, utilitas, dan amal. Floki mendefinisikan dirinya sebagai gerakan yang memberdayakan individu terlepas dari status sosial ekonomi atau usia mereka, berkat status meme-nya. Tim mengklaim tujuannya adalah untuk memantapkan dirinya sebagai aset kripto paling terkenal dan banyak digunakan secara global.

    Pilar utilitas bertujuan untuk mengembangkan berbagai proyek, seperti Valhalla dan Flokiplaces, di mana pengguna dapat memanfaatkan FLOKI sebagai pembayaran untuk memperdagangkan NFT dan membeli barang fisik. Bagi mereka yang ingin menjelajahi pasar kripto lebih dalam, Floki Inu menawarkan Floki University, di mana pengguna dapat mempelajari lebih lanjut tentang blockchain dan kripto.

    Pilar charitability atau amal didedikasikan untuk memberikan dampak positif bagi dunia dengan meningkatkan kehidupan masyarakat. Floki mengklaim mereka bertujuan untuk mendirikan sekolah di setiap benua, dimulai dari negara terbelakang.

    Untuk Apa Floki Inu Dapat Digunakan?

    Ilustrasi aset kripto Floki (FLOKI). Sumber: Floki.
    Ilustrasi aset kripto Floki (FLOKI). Sumber: Floki.

    Tim di belakang Floki sedang membangun utilitas untuk token FLOKI dalam ekosistemnya yang unik. Ekosistem Floki terdiri dari beberapa proyek berbeda yang masih dalam pengembangan, mencakup DeFi, NFT, dan metaverse. Sementara Floki mencoba untuk menggunakan token dalam ekosistemnya, ada sangat sedikit adopsi aset kripto di platform DeFi atau pasar NFT lainnya.

    Valhalla

    Floki Inu telah memasuki metaverse game NFT dengan game NFT miliknya sendiri bernama Valhalla. Pemain dapat memperoleh hadiah berdasarkan partisipasi dan memiliki kepemilikan penuh atas token FLOKI yang diperoleh dalam permainan. Token FLOKI berfungsi sebagai mata uang dalam game dan dapat digunakan untuk membeli aset.

    FlokiFi

    FlokiFi adalah nama payung ekosistem untuk rangkaian produk DeFi mendatang yang akan didukung oleh FLOKI. Produk pertama adalah “FlokiFi Locker,” yang diklaim sebagai protokol industri paling inovatif untuk mengamankan aset digital. Ada juga yang menyebutkan tentang produk baru yang terkait dengan staking; Namun, detailnya belum diselesaikan.

    FlokiPlaces NFT dan Merchandise Marketplace

    Membangun tren NFT, Floki Inu bermaksud memperluas pasar untuk NFT dan merchandise. Pasar FlokiPlaces bertujuan untuk memfasilitasi pembelian dan penjualan NFT dan produk digital lainnya serta memposisikan Floki Inu sebagai alternatif pembayaran untuk Bitcoin, Dogecoin, dan bahkan dolar AS.

    Floki University

    Floki Inu bertujuan untuk mengedukasi khalayak yang terus berkembang tentang kripto melalui universitas metaverse sambil meningkatkan kesadaran akan ekosistem Floki Inu. Sebagian besar kurikulum akan gratis, sementara beberapa kursus khusus mungkin memerlukan token FLOKI.

    Apa Perbedaan FLOKI dari DOGE dan SHIB?

    Meskipun merupakan proyek kripto yang relatif baru, Floki Inu mengklaim bahwa itu adalah pembunuh DOGE dan SHIB, yang bertujuan untuk menjadi salah satu dari 10 proyek kripto teratas di pasar dan memulai revolusi berikutnya.

    Itu bermaksud untuk beralih dari narasi meme coin dan menjadi sesuatu yang lebih, termasuk menyediakan pasar asalnya yang dijuluki “FlokiPlace.” Dengan lebih dari 230.000 pemegang (pada saat penulisan ini), FLOKI bertujuan untuk menghubungkan basis pengguna yang berkembang pesat dan utilitas proyek.

    FLOKI mengklaim fokus pada membangun utilitasnya dan menciptakan platform yang berguna sambil mengatur komunitas pemegang yang erat yang diberi imbalan karena mempertaruhkan token mereka.

    Proyek ini saat ini sedang mengerjakan tiga utilitas andalan: metaverse game NFT, pasar NFT dan merchandise, dan platform pendidikan, yang diyakini akan sangat menarik minat investor.

    Peringkat FLOKI di situs CoinMarketCap pada Senin (22/5) jam 08.00 WIB adalah #104, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 314.016,.058. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 9.711.318.411.813 koin FLOKI dan maksimal pasokan 20.000.000.000.000 koin FLOKI.

    Pro dan kontra

    Ilustrasi aset kripto Floki (FLOKI). Sumber: Floki.
    Ilustrasi aset kripto Floki (FLOKI). Sumber: Floki.

    Baca juga: 19 Calon Anggota DK OJK Awasi LKM dan Kripto Lolos Seleksi Tahap II

    Tentu saja, ada dua sisi dari cerita setiap koin, dan, seperti semua proyek kripto, Floki hadir dengan daftar pro dan kontranya.

    Pro:

    • Floki adalah token multi-rantai, memungkinkannya untuk digunakan pada platform Ethereum dan Binance Smart Chain (BSC).
    • Ekosistem Floki memiliki rangkaian produk yang sudah ada dan yang akan datang yang berpotensi menambah nilai token.
    • Proyek ini telah bermitra dengan proyek terkemuka lainnya di industri ini.
    • Proyek tersebut mengklaim mendukung inisiatif amal.

    Kontra:

    • Floki diciptakan sebagai koin meme dan masih bisa berfluktuasi sejalan dengan pendapat orang-orang berpengaruh, seperti Elon Musk.
    • Pasokan token Floki yang beredar sangat tinggi, menjaga harga per token sangat rendah.
    • Membeli dan menjual FLOKI memiliki pajak wajib sebesar 3%.
    • Di luar ekosistem Floki, token ini hanya memiliki sedikit kegunaan dan belum diadopsi oleh banyak platform DeFi.
    • Tim Floki bersifat anonim, yang menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang bertanggung jawab jika terjadi kesalahan dengan proyek tersebut.

    Kesimpulan

    Jalan FLOKI masih panjang sebelum berpotensi menyaingi beberapa memecoin terkemuka, seperti Dogecoin dan Shiba Inu. Perlu dicatat juga bahwa seluruh tren memecoin mungkin juga akan terhenti, yang pasti akan berdampak pada FLOKI.

    Berinvestasi dalam kripto semacam ini sangat berisiko, dan banyak dari mereka gagal memenuhi harapan. FLOKI sejauh ini telah membuktikan bahwa ia memiliki tim pemasaran yang patut dipuji, terutama mengingat iklannya terlihat di seluruh angkutan umum London.

    Namun, penting untuk tetap berhati-hati dan tidak pernah mengambil risiko lebih dari yang Anda mampu untuk kehilangan investasi semacam ini.

    Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas dan menarik, seperti Floki (FLOKI).

    Trading FLOKI/USDT & FLOKI/TUSD dapat dilakukan mulai hari ini, tanggal 19 Mei 2023 pukul 15.00 WIB. Kini pengguna dapat melakukan deposit/setoran FLOKI di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Naik Kecil Saat Hong Kong Umumkan Pelonggaran Peraturan

    Bitcoin sempat mengalami lonjakan kecil setelah pengumuman bahwa Hong Kong akan melonggarkan peraturan. Harga Bitcoin (BTC) naik lebih dari 2%, dari sekitar US$ 26.800 menjadi US$ 27.384, mengikuti berita tersebut.

    Terlepas dari perkembangan positif, Bitcoin menghadapi bulan yang lesu secara keseluruhan, berjuang untuk menembus angka US$ 27.000. Aset kripto tertua di dunia ini telah mengikuti tren negatif untuk sebagian besar selama bulan Mei ini.

    Bitcoin juga tidak melihat lonjakan “Pizza Day” yang banyak diantisipasi . Bitcoin Pizza Day merayakan hari jadi tahunan transaksi dunia nyata pertama menggunakan BTC, di mana 10.000 unit ditukar dengan dua pizza pada 22 Mei 2010.

    Namun, BTC masih melihat periode dominasi yang berkepanjangan dibandingkan dengan aset kripto lainnya, berada di atas 45% sejak awal Maret.

    Hong Kong Izinkan Perdagangan Kripto

    Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Bitcoin Bangkit: Investasi di 4 Altcoin Ini Jadi Pilihan Menarik

    Hong Kong akan membuka aktivitas perdagangan kripto untuk investor ritel mulai 1 Juni 2023. Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) telah merilis hasil makalah konsultasi tentang pengaturan aset kripto di negara tersebut.

    Dalam sebuah pengumuman pada 23 Mei 2023, pengawas keuangan mengatakan telah menerima 152 pengajuan dari pemain kunci dalam industri, asosiasi profesional, dan perusahaan konsultan, menyetujui proposalnya untuk mengizinkan pertukaran kripto berlisensi untuk melayani investor ritel di Hong Kong.

    Meskipun pedoman baru akan berlaku mulai 1 Juni 2023, kerangka peraturan yang akan datang akan mencakup aspek-aspek penting, termasuk persyaratan keselamatan penyimpanan aset, menghindari konflik kepentingan, pemisahan aset pelanggan, dan standar keamanan dunia maya.

    Keputusan SFC untuk mengizinkan pertukaran resmi beroperasi di negara tersebut menandai langkah signifikan untuk meningkatkan integritas pasar dan membangun kepercayaan di dalam ruang tersebut. Melalui langkah ini, Hong Kong telah melangkah lebih jauh mencapai tujuannya untuk mengembangkan pusat aset virtual dan menjadi pusat inovasi teknologi.

    Bitcoin Disetujui untuk Investasi Ritel Hong Kong

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Sejarah dan Fakta Bitcoin Pizza Day

    Menurut sebuah laporan, peraturan perdagangan kripto di Hong Kong mirip dengan yang sebelumnya dalam banyak aspek. Pemerintah Hong Kong menyebutkan bahwa aset kripto yang dibeli oleh investor ritel harus dimasukkan dalam dua indeks utama. Ini ditetapkan sebagai persyaratan minimum.

    Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Litecoin (LTC), Bitcoin Cash (BCH), Polkadot (DOT), dan Solana (SOL) termasuk dalam setidaknya 3 indeks utama. Namun, koin lain yang ditambahkan hanya pada indeks yang dibuat ke dalam daftar adalah Cardano (ADA), Avalanche (AVAX), Polygon (MATIC), dan Chainlink (LINK). Koin-koin ini diharapkan dapat didaftarkan dalam batch pertama pertukaran yang dipatuhi Hong Kong.

    Sesuai SFC Hong Kong, token non-security harus memiliki latar belakang yang tidak buruk selama 12 bulan. Sementara itu, stablecoin saat ini bukan bagian darinya. Otoritas belum mengizinkan stablecoin dibeli oleh investor ritel.

    Otoritas menambahkan bahwa earn dan layanan pinjaman tidak akan didukung. Sementara aktivitas periklanan yang terkait dengan beberapa aset digital tidak akan menjadi bagian darinya. Namun, perdagangan berpemilik dilarang dan platform tidak diizinkan untuk menyimpan aset kripto apa pun.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pepe (PEPE) Hanya Butuh 19 Hari Capai Kapitalisasi Pasar US$ 1 Miliar

    Pepe (PEPE), aset kripto yang terinspirasi dari meme populer telah mencapai kapitalisasi pasar US$ 1 miliar hanya dalam 19 hari setelah diluncurkan. Prestasi menakjubkan ini adalah satu-satunya di bidang aset kripto karena mengungguli semua token terkemuka di dunia.

    PEPE adalah aset kripto pertama yang menyentuh kapitalisasi pasar US$ 1 miliar dalam waktu singkat. Lebih cepat daripada Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), dan Shiba Inu (SHIB) dan kripto lainnya yang masuk dalam daftar 100 teratas dengan kapitalisasi market terbesar.

    Sebagai gambaran Bitcoin butuh 1.579 hari pasca peluncuran untuk mencapai kapitalisasi pasar US$ 1 miliar pada 2019. Ethereum membutuhkan 287 hari untuk naik di atas kapitalisasi pasar US$ 1 miliar. Selain itu, Dogecoin pesaing Pepe membutuhkan 2.585 hari untuk menyentuh angka kapitalisasi pasar US$ 1 miliar. Di sisi lain, Shiba Inu membutuhkan waktu 279 hari untuk mencapai target yang sama.

    PEPE yang Unik

    Baca juga: Memecoin Pepe (PEPE) Tembus 100 Besar Aset Kripto Paling Berharga

    PEPE dianggap sebagai aset kripto yang unik. Oleh karena itu, meme coin bertema katak yang baru melampaui semua aset kripto lainnya untuk mencapai sasaran dalam waktu kurang dari tiga minggu banayk diminati investor dan trader.

    Sekarang kapitalisasi pasar PEPE mencapai US$ 684 juta, tidak ada jaminan bahwa itu bisa naik di atas US$ 1 miliar lagi. Meskipun demikian, kebangkitannya yang spektakuler akan dikenang di dunia kripto untuk waktu yang lama.

    Setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di US$ 0,00000431 pada 5 Mei, harga Pepe coin anjlok dan jatuh ke level US$ 0,00000150. Itu turun hampir 63% dari ATH-nya dan bisa menuju ke selatan lebih jauh dalam beberapa hari mendatang.

    Pada saat penulisan, Pepe coin diperdagangkan pada US$ 0,00000161 dan naik 4,9% dalam perdagangan 24 jam sehari. Ini turun 62,19% dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 0,00000431, yang dicapai pada Mei 2023.

    Analisis Harga PEPE

    Grafik harian PEPE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
    Grafik harian PEPE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Ridwan Kamil Bicara Potensi Bitcoin untuk Merevolusi Ekonomi Indonesia

    Koin meme baru telah memberikan hasil yang signifikan kepada investor awalnya hanya dalam beberapa hari sejak diluncurkan.

    Bursa kripto terkemuka, termasuk Binance, juga melanjutkan daftar koin meme baru. Hal ini juga yang mendorong masyarakat untuk membeli PEPE. Harga Pepe Coin mengalami lonjakan yang luar biasa, dimulai dari titik terendah US$ 0,00000002764 pada 17 April 2023, dan mencapai titik tertinggi sepanjang masa di US$ 0,000004354.

    Penurunan harga Pepe coin dan perdagangannya baru-baru ini telah menimbulkan pertanyaan apakah kegilaan koin meme sudah berakhir. Namun, saat ini tidak jelas karena PEPE berdiri bearish saat ini. Selain itu, seluruh ranah koin meme, termasuk Dogecoin dan Shiba Inu, juga diperdagangkan di zona merah. Agar harga melonjak lebih tinggi, pasar harus berakhir dengan baik.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Ini Ungkap Bitcoin Masih Berada di Tren Bullish, Harga Naik?

    Platform analitik blockchain, Santiment, menyatakan bahwa metrik kunci menunjukkan tren bullish untuk Bitcoin (BTC) seperti yang terjadi pada November 2022.

    Menurut Santiment, tingkat ketakutan di ruang aset digital, berdasarkan istilah kripto yang sedang tren, mirip dengan waktu setelah keruntuhan FTX tahun lalu, yang terbukti menjadi pasar terendah pada saat itu.

    “Salah satu tanda utama ketakutan adalah ketika kata kunci kripto yang sedang tren sebagian besar terkait dengan dompet perangkat keras dan keamanan. Kami melihat masalah keamanan yang serupa di antara para pedagang pada bulan November (2022) setelah keruntuhan FTX. Itu menandai titik terendah pasar.”

    Percakapan Media Sosial

    Santiment juga mencatat bahwa karena harga Bitcoin baru-baru ini turun menjadi US$ 26.000, jumlah percakapan di media sosial tentang raja kripto telah meningkat, yang merupakan sinyal lain yang menunjukkan bahwa BTC mungkin akan naik dalam waktu dekat.

    Bitcoin Social Dominance Health Line. Sumber: Santiment/Twitter
    Bitcoin Social Dominance Health Line. Sumber: Santiment/Twitter.

    Baca juga: Mengapa Pasar Kripto dan Bitcoin Turun Hari Ini (22/5)?

    “Dengan Bitcoin mengulang level US$ 26.000, para trader menunjukkan kekhawatiran yang meningkat tentang harga jatuh kembali ke kisaran US$ 20.000 hingga US$ 25.000. Dominasi media sosial BTC meningkat lagi, yang biasanya merupakan tanda ketakutan. Sinyal ketakutan meningkatkan kemungkinan pemulihan.”

    Terakhir, Santiment mengatakan bahwa transaksi Bitcoin telah menurun ke level terendah yang terakhir terlihat 22 bulan yang lalu pada Juli 2021, ketika Bitcoin mencapai titik terendah sekitar US$ 29.000 sebelum naik ke level tertinggi sepanjang masa di sekitar US$ 69.000.

    “Penggunaan Bitcoin telah menunjukkan penurunan serius di sini pada bulan Mei, karena harga telah mengalami koreksi di seluruh pasar. Untuk pertama kalinya sejak Juli 2021, kami melihat kurang dari 800.000 wallet BTC unik yang bertransaksi di jaringan setiap hari.”

    Bitcoin diperdagangkan seharga US$ 26.891 pada saat penulisan, mengalami kenaikan sebesar 0,2% selama 24 jam terakhir. Namun, banyak analis percaya Bitcoin masih dalam tren bullish.

    Analisis Harga Bitcoin

    Harapan kesepakatan plafon utang AS memberikan dukungan terhadap Bitcoin. Ketua DPR AS, Kevin McCarthy memberikan optimisme, mengatakan pembicaraan bergerak ke arah yang benar.

    Komentar The Fed juga menarik minat, dengan Neel Kashkari dilaporkan ragu apakah akan memilih untuk mendukung kenaikan suku bunga atau menekan tombol jeda bulan depan. Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan kenaikan suku bunga 25 basis poin meningkat dari 17,4% pada 19 Mei menjadi 25,7% pada hari Senin (22/5).

    Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Tokocrypto.
    Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Sejarah dan Fakta Bitcoin Pizza Day

    Angka Purchasing Managers Index (PMI) jasa dan manufaktur AS akan mempengaruhi harga Bitcoin. Sementara PMI manufaktur akan menarik minat, PMI jasa seharusnya memiliki dampak yang lebih besar. Namun, investor harus mempertimbangkan sub-komponen, termasuk tenaga kerja, harga, dan pesanan baru.

    Dengan fokus pada aktivitas sektor swasta, investor juga harus memantau obrolan anggota FOMC dengan media. PMI jasa yang lebih panas dari perkiraan dan komentar Fed yang hawkish akan memicu taruhan pada kenaikan suku bunga bulan Juni. Namun, berita terkait plafon utang AS akan tetap menjadi titik fokus.

    BTC perlu menghindari pivot US$ 26.849 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 27.150. Pergerakan melalui tertinggi Selasa (23/5) di US$ 27.130 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang.

    Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 27.432 dan resistensi di US$ 27.500. Level Perlawanan Utama Ketiga (R3) berada di US$ 28.015.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ridwan Kamil Bicara Potensi Bitcoin untuk Merevolusi Ekonomi Indonesia

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkap potensi Bitcoin dalam merevolusi ekonomi Indonesia dalam acara Bitcoin Conference 2023 di Miami, Jumat, 19 Mei 2023. Ia juga menyadari pentingnya Bitcoin dalam menghadirkan teknologi finansial bagi masyarakat Indonesia yang kesulitan mengakses layanan keuangan atau perbankan.

    Dalam sesi diskusi bersama CEO JAN3, Samson Mow bertemakan “The Indonesia Bitcoin Mining Campaign, Ridwan membagi antusiasmenya terhadap adopsi Bitcoin di Indonesia. Ia mengungkapkan pandangan bullish kripto dengan kapitalisasi terbesar itu sambil menekankan upaya Indonesia untuk merangkul aset digital ini dan mengembangkan berbagai cara agar adopsi Bitcoin bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

    Indonesia Adopsi Bitcoin

    Ridwan mengungkapkan bahwa Indonesia telah membuat langkah signifikan menuju adopsi kripto, dengan lebih dari 12 juta investor kripto di negara ini. Hebatnya, 70% dari investor ini telah memilih Bitcoin sebagai aset digital pilihan mereka, dan jumlah ini terus bertambah setengah juta setiap tahunnya.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, akan berpartisipasi sebagai pembicara utama dalam Bitcoin Conference 2023. Sumber: Bitcoin Conference 2023.
    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadi pembicara utama dalam Bitcoin Conference 2023. Sumber: Bitcoin Conference 2023.

    Baca juga: Dompet Bitcoin yang Simpan 1 BTC Capai Satu Juta, Sinyal Apa?

    Lingkungan khusus, mulai dari regulasi dan sumber daya alam serta manusia yang baik membuat Indonesia menjadi pemain utama potensial dalam ruang penambangan Bitcoin. pengenalan RUU Omnibus baru-baru ini yang memungkinkan 100% investasi asing ke dalam proyek energi terbarukan di atas 1 MW. RUU ini dapat menyebabkan peningkatan investasi dan perhatian di wilayah tersebut.

    “(Indonesia memiliki) potensi panas bumi terbesar kedua di dunia — lebih dari 800 sungai dengan tenaga air. Karena Bitcoin memungkinkan transformasi energi menjadi uang, Bitcoin dapat menjadi transformatif bagi Indonesia,” kata Ridwan dikutip Coingape.

    “Datanglah ke Indonesia, mari miliki cadangan energi terbarukan yang besar ini untuk bisnis penambangan Bitcoin.”

    Layanan Keuangan Inklusif

    Menyadari potensi Bitcoin, Gubernur Jawa Barat itu menyoroti kemampuannya untuk membawa teknologi keuangan ke populasi unbanked di Indonesia, yang saat ini mewakili 40% dari masyarakat. Dengan memanfaatkan Bitcoin, dia percaya bahwa teknologi blockchain dapat menjembatani kesenjangan dan memberikan inklusi keuangan untuk komunitas yang sebelumnya tidak terjangkau.

    hasil konservi bitcon dalam bentuk rupiah
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: 19 Calon Anggota DK OJK Awasi LKM dan Kripto Lolos Seleksi Tahap II

    Obrolan dalam sesi fireside Bitcoin Conference 2023 itu menyampaikan optimisme penting Ridwan tentang potensi Bitcoin untuk merevolusi ekonomi Indonesia dan meningkatkan mata pencaharian warganya.

    Mengingat akses Indonesia ke sumber daya energi terbarukan yang substansial dan sebagian besar penduduk masih belum memiliki rekening bank, negara ini tampaknya siap untuk adopsi Bitcoin secara luas. Visi dia mencerminkan keyakinan bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai pengubah permainan dalam membuka peluang ekonomi dan memberdayakan generasi muda dan kurang mampu di Indonesia.

    Secara keseluruhan, pembicaraan tersebut menunjukkan bahwa Ridwan sangat optimis, dan bahwa dia melihat bitcoin sebagai pengubah permainan yang potensial bagi perekonomian negaranya dan mata pencaharian rakyatnya. Sebagai negara dengan akses ke energi terbarukan dalam jumlah besar dan sebagian besar penduduknya tidak memiliki rekening bank, tampaknya sudah matang untuk adopsi Bitcoin.

    “Generasi baru membeli Bitcoin sebagai cadangan,” ungkap politisi berusia 51 tahun itu menyimpulkan. “Semoga Indonesia menjadi surga Bitcoin di masa depan.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengapa Pasar Kripto dan Bitcoin Turun Hari Ini (22/5)?

    Pasar kripto tetap terjebak dalam kisaran sempit di perdagangan sepekan terakhir. Bahkan Bitcoin (BTC) selalu gagal untuk mempertahankan level perdagangan di posisi US$ 27.000. Salah satu penyebab terbesar pasar kripto dan Bitcoin lesu adalah pandangan negatif terkait perekonomian Amerika Serikat.

    Akhir pekan lalu, Ketua The Fed, Jerome Powell, memberikan komentar baru tentang kebijakan dan prospek inflasi. Bahasa Powell tidak memberikan sinyal yang jelas tentang aset berisiko, lantas investor diperingatkan akan “banyak ketidakpastian” akan terjadi. Hal ini membuat investor kripto tak bergairah kembali meramaikan pasar.

    Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan di samping itu, pembicaraan plafon utang AS dan retorika anti-kripto dari pemerintah AS akan menguji selera investor pasar kripto dan Bitcoin. Harapan pupus dari Presiden AS, Joe Biden dan Ketua DPR, Kevin McCarthy yang tidak mencapai kesepakatan pada hari Minggu (21/5) dan akan kembali bertemu pada Senin (22/5) ini. Namun, Presiden AS membahas masalah plafon utang di G7 yang merugikan BTC dan pasar kripto yang lebih luas.

    “Retorika anti-kripto, dan ancaman krisis AS yang terus berlanjut, membuat pasar kripto menjadi merah. Perkirakan berita terkait plafon utang AS akan berdampak lebih besar pada sentimen risiko pasar kripto dan Bitcoin,” jelas Fyqieh.

    Fear & Greed Bitcoin Index by Alternative.me.

    Baca juga: Sejarah dan Fakta Bitcoin Pizza Day

    Pasar saham AS juga tertekan, Senin (22/5) pagi ini NASDAQ mencerminkan sentimen terhadap krisis plafon utang, turun 12,75 poin. Sisi bawah datang meskipun reaksi pasar lebih lanjut terhadap obrolan Ketua Fed, Powell yang kurang hawkish dari hari Jumat. Di samping itu, indeks Dolar AS (DXY) juga terpantau melemah. 

    Indeks Fear and Greed Bitcoin menunjukkan angka 49, yang menandakan bahwa sentimen terhadap Bitcoin saat ini berada dalam kondisi netral hingga bearish. Berdasarkan kesimpulan dari Fear and Greed Index, ada kemungkinan Bitcoin akan mengalami koreksi harga karena berada pada posisi yang netral cenderung bearish. Pada minggu sebelumnya, indeks juga menunjukkan angka 50 yang memiliki arti serupa, yaitu Bitcoin berada dalam kondisi netral hingga bearish, dan diperkirakan akan mengalami penurunan.

    Coinglass.com.

    Menurut Coinglass.com, selama 24 jam terakhir terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah Bitcoin yang masuk ke bursa kripto terpusat. Sebanyak 2.784 Bitcoin telah masuk secara bersih ke 18 bursa kripto terbesar berdasarkan volume transaksi. 

    Kabar ini mengindikasikan situasi yang kurang menguntungkan, terutama karena selama satu minggu terakhir total Bitcoin yang masuk mencapai 7.122 Bitcoin, dengan jumlah yang dominan terjadi pada hari ini, hampir mencapai 3.000 Bitcoin. Hal ini memperkirakan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk mengalami penurunan, mungkin akan terjadi selama akhir pekan ini atau minggu depan.

    Analisis Pergerakan Harga BTC, SUI, LIDO, FXS

    Bitcoin (BTC) Terkonfirmasi Koreksi

    BTC/USDT Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Bitcoin sedang menghadapi situasi yang krusial untuk menentukan apakah akan melanjutkan penurunan atau mengarah ke level resistensi di harga US$ 28.000. Pada dini hari tanggal 19 Mei 2023, terjadi penolakan pada harga US$ 27.600 dan terbentuk pola double top, yang mengindikasikan kemungkinan penurunan menuju garis leher (neck line) di harga US$ 26.700. Namun, ada potensi bearish dalam beberapa hari ke depan akibat arus masuk Bitcoin dari dompet pribadi ke bursa Coinbase yang terjadi beberapa waktu lalu.

    Jika terjadi penjualan bersamaan sebanyak 10.010 Bitcoin, dan situasinya menjadi panik seperti pada tanggal 12 Mei ketika pemerintah AS menjual 10.000 Bitcoin Silkroad, maka diperkirakan Bitcoin akan mengalami penurunan lebih dari 4% dan berpotensi mencapai harga US$ 25.000. Tetap pantau pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari mendatang.

    Raydium (RAY) Terkonfirmasi Bullish

    RAY/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Kenal Floki (FLOKI), Aset Kripto yang Telah Listing di Tokocrypto

    Raydium adalah sebuah protokol DeFi (Decentralized Finance) yang berjalan di jaringan Solana. Protokol ini bertujuan untuk menyediakan likuiditas dan pengelolaan aset yang terdesentralisasi di ekosistem Solana. Raydium menggunakan model Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi pertukaran aset digital tanpa perlu adanya pihak ketiga. Dalam ekosistem Raydium, pengguna dapat melakukan pertukaran, penyediaan likuiditas, staking, dan berbagai kegiatan keuangan lainnya.

    Pergerakan harga Raydium memiliki potensi bullish karena telah menguji kembali level support tren dengan kuat. Pantulan tersebut terjadi dalam waktu 4 jam dengan kenaikan harga lebih dari 8%. Namun, kemungkinan akan terjadi koreksi harga ke level $0.21 sebelum melanjutkan tren bullish menuju level US$ 2,59 dengan potensi keuntungan sebesar 23.31%. Meskipun demikian, tidak dapat diabaikan kemungkinan harga melanjutkan penurunan ke area support di level US$ 0,18. Pergerakan harga selanjutnya tergantung pada faktor-faktor pasar yang dapat mempengaruhi sentimen dan permintaan terhadap Raydium. Penting untuk melakukan analisis lebih lanjut dan mengamati perubahan pasar yang terjadi sebelum membuat keputusan investasi.

    Verge (XVG) Potensi Bullish

    XVG/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Token XVG (Verge) adalah sebuah aset kripto yang dirancang untuk menyediakan privasi dan anonimitas dalam transaksi digital. Verge menggunakan berbagai teknologi seperti Tor (The Onion Router) dan I2P (Invisible Internet Project) untuk melindungi identitas pengguna serta menyembunyikan detail transaksi yang dilakukan. Verge menggunakan algoritma Proof of Work (PoW) untuk memvalidasi transaksi dan menjaga keamanan jaringannya. Token ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi secara cepat dan efisien tanpa mengorbankan keamanan dan privasi.

    Pergerakan harga XVG (Verge) dapat memiliki potensi bullish karena adanya permasalahan hack pada token Tornado Cash yang kemungkinan membuat pengguna TORN beralih ke XVG. Dalam konteks Fibonacci Retracement, XVG berada di area support rasio 0.218 dengan harga US$ 0,002145. Potensi bullish ini dapat dimanfaatkan dengan target area resisten sebelumnya di harga US$ 0,002515, yang memberikan potensi keuntungan sebesar 17,31%. Namun, tidak menutup kemungkinan XVG mengalami penurunan ke harga support di US$ 0,002, dengan potensi penurunan sebesar 8% dari harga saat ini. 

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Itu Bitcoin Berjangka? – Tokocrypto News

    Bitcoin berjangka sudah lama hadir untuk para investor kripto sebagai opsi lain dalam meraup keuntungan di pasar kripto, selain dari perdagangan spot. Tetapi, apa sih sebenarnya Bitcoin berjangka itu?

    Mengenal Bitcoin Berjangka 

    Seperti namanya, Bitcoin berjangka termasuk dalam kategori berdagangan futures (berjangka). Itu artinya, ini akan memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur ke Bitcoin tanpa harus memilikinya.

    Secara umum, ini cocok untuk berdagangan yang bersifat murni spekulasi.

    Bitcoin berjangka yang paling popular adalah yang disediakan oleh Chicago Mercantile Exchange (CME) yang menawarkan kontrak dalam jangka waktu bulanan.

    Dari CME, perdagangan ini murni melibatkan uang tunai, sehingga saat melakukan pembelian, investor sama sekali tidak akan menerima Bitcoin setelah membeli dan kontrak selesai.

    Di Indonesia sendiri, melalui peraturan Menteri Perdagangan, aset kripto disebut sebagai intangible commodity, masuk kategori aset digital, dengan sub-kategori aset kripto.

    Secara singkatnya, negara kita melihat aset kripto sebagai komoditas yang tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran. Tetapi, ini layak dijadikan sebagai subjek perdagangan di bursa berjangka (seperti minyak, emas dan kapas).

    Baca JugaTeknologi Blockchain untuk Data Pemilih Pemilu 2024

    Memahami Cara Kerjanya

    Bitcoin berjangka ditujukan untuk pelaku pasar yang berbeda dalam ekosistem Bitcoin.

    Untuk penambang Bitcoin, futures adalah sarana untuk mengunci harga guna memastikan pengembalian investasi penambangan mereka, terlepas dari volatilitas dan pergerakan harga di masa depan.

    Sedangkan bagi investor, Bitcoin berjangka digunakan untuk melakukan lindung nilai (hedging) terhadap posisi mereka di pasar spot.

    Misalnya, jika seorang investor bertaruh pada kenaikan harga aset di pasar spot, maka mereka mungkin akan mengambil langkah jual (shorting) di pasar futures sebagai lindung nilai.

    Dengan demikian, investor akan menghasilkan uang bahkan jika harga Bitcoin bergerak ke arah yang berlawanan dengan posisinya di pasar spot.

    Spekulan dan  trader, yang sering masuk dan keluar dari perdagangan berjangka, mungkin menggunakan Bitcoin berjangka untuk meraup keuntungan dua masa, yakni jangka pendek dan panjang.

    Baca JugaTertarik Koleksi NFT? Inilah Tips Mengoleksi NFT

    Manfaat Bertransaksi di Produk Berjangka 

    Diketahui, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan kontrak berjangka, dibandingkan langsung memiliki asetnya.

    Pertama, kontrak Bitcoin berjangka diperdagangkan di bursa yang diatur oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC). Ini tentu akan lebih menjamin keamanan dana bagi para investor besar atau institusi.

    Tentu saja, masalah regulasi yang belum begitu jelas akan membuat ragu-ragu para investor institusi untuk memiliki aset kripto secara langsung.

    Kedua, karena futures diselesaikan secara tunai, dompet Bitcoin tidak diperlukan.

    Dengan demikian, perdagangan jenis ini akan menghilangkan risiko memegang kelas aset yang harganya sangat volatil.

    Dan kelebihan lainnya adalah, Anda dapat melakukan copy trade dalam perdagangan berjangka.

    Sekadar informasi, copy trade adalah menyalin strategi trading dari seorang trader profesional. Anda cukup menyediakan dananya dan ditautkan ke akun trader itu.

    Nantinya, setiap langkah dan strategi trading akan berjalan secara otomatis, sesuai dengan yang dilakukan oleh trader itu.

    Yang perlu Anda lakukan berikutnya cukup menunggu profit/loss yang dihasilkan oleh trader yang Anda ikuti. Dana pun langsung masuk ke akun Anda dalam kurun waktu tertentu, tergantung pada strategi trader itu sendiri.

    Tetap saja, risiko akan ditanggung sendiri oleh Anda sebagai pihak yang menyalin. Sehingga, kecermatan dalam memilih trader yang ingin diikuti sangat diperlukan. Lebih baik lagi, pelajari sendiri cara bertransaksi agar lebih puas dan nyaman.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Itu NFT dan Kenapa Kian Populer

    NFT yang merupakan singkatan dari non-fungible token menjadi salah satu instrumen investasi yang kian diminati. Popularitas kripto di beragam belahan dunia turut mendorong hadirnya NFT menjadi sebuah aset unik yang memiliki nilai yang tinggi.

    Sebelum melangkah jauh, kita harus memahami apa itu NFT dan bagaimana jenis aset ini berpotensi mendatangkan cuan bagi kita.

    Sudah disebutkan di atas bahwa NFT adalah singkatan dari non-fungible token. Kunci dari NFT terdapat pada kata non-fungible. Fungible memiliki arti nilai suatu aset bisa tergantikan dengan benda lain yang memiliki satuan yang sama.

    Berbeda dengan aset seperti mata uang atau aset kripto lainnya seperti Bitcoin dan Etherum yang semuanya bersifat fungible, alias bisa digantikan dengan aset lain dengan nilai satuan yang sama.

    Baca Juga: Jangan Kaget! Ini 5 NFT Termahal Yang Pernah Ada

    Yuk kita ambil contoh, satu unit iPhone 12 Pro Max semisal dijual di e-commerce dengan harga Rp 30 juta. Untuk membelinya kita bisa membayarkannya dengan mata uang rupiah, bisa juga dengan aset kripto. Katakan pada artikel ini ditulis Rp 30 juta setara dengan 0,047 bitcoin.

    Sementara nilai 1 aset NFT yang dibeli dengan harga Rp 30 juta tidak bisa disamakan dengan sebuah iPhone 12 Pro Max dengan harga yang sama. Kenapa? karena sifat NFT yang merupakan non-fungible, alias tidak bisa tergantikan.

    Baca Juga: Tokocrypto Agresif Dukung Pengembangan Industri Digital Kreatif di Indonesia melalui NFT Marketplace, TokoMall

    Unik dan Ekslusif

    Setiap NFT memiliki keunikan dan mengandung detail informasi kepemilikan. Oleh sebabnya saat ini banyak NFT baru bisa digunakan dalam benda-benda yang biasa dimiliki oleh manusia. Seperti lukisan, kartu, benda langka atau benda-benda digital.

    Tentunya kita masih ingat bahwa tweet pertama dari pendiri Twitter Jack Dorsey dibuat dalam bentuk NFT dan laku dijual dengan nilai US$ 2,5 juta.

    Salah satu keunikan dari NFT adalah untuk satu aset hanya akan ada satu di dunia. Sisi eksklusif ini tentunya memiliki daya tarik khusus bagi para kolektor. Persis seperti barang-barang unik yang biasa dicari dan direbutkan oleh para kolektor.

    Saat ini mekanisme pembelian aset NFT umumnya dilakukan dengan cara melelangnya di sebuah website. Cara ini disebut sebagai suatu cara yang paling efektif untuk memiliki aset digital tersebut.

    Kebanyakan NFT dibangun di atas Ethereum blockchain, sehingga menjamin bukti kepemilikan, riwayat perpindahan NFT akan selamanya tercatat di Blockchain.

    Pelajari juga tentang sejarah NFT, smart contract dan teknologi NFT dalam video ini:

    https://www.youtube.com/watch?v=175ukKELF08



    Sumber : news.tokocrypto.com