Author: 33

  • Tokocrypto x BIO Protocol Gelar AMA: Bahas Bioteknologi dan Web3

    Tokocrypto kembali menggelar sesi AMA (Ask Me Anything) di kanal Telegram resmi mereka pada Kamis, 15 Mei 2025. Kali ini, sesi diskusi interaktif tersebut menghadirkan Jay, APAC Ecosystem Developer dari BIO Protocol, sebuah proyek Web3 yang berfokus pada pendanaan dan pengembangan riset bioteknologi tahap awal.

    Dalam sesi pembuka, Jay menjelaskan bahwa BIO Protocol merupakan lapisan keuangan baru untuk mendukung inovasi bioteknologi sejak tahap awal. Proyek ini bertujuan merevolusi cara riset bioteknologi dikembangkan dengan memberdayakan komunitas global, termasuk pasien, peneliti, dan pengguna kripto untuk menciptakan jaringan riset terdesentralisasi yang dimiliki oleh pengguna sendiri.

    “BIO hadir untuk membantu ilmuwan mendapatkan pendanaan, menciptakan nilai dari riset mereka, dan mendistribusikan nilai itu secara adil melalui kesuksesan komersial,” ujar Jay. Ia menambahkan, dengan memecah hambatan tradisional dan mengadopsi pendekatan tanpa izin (permissionless), BIO mempercepat penemuan yang berpotensi menyelamatkan nyawa.

    BIO Protocol Eco

    Salah satu topik hangat yang dibahas adalah peluncuran akun baru bertajuk “BIO Protocol Eco” di akhir April lalu. Jay menyampaikan bahwa akun ini akan fokus memberikan pembaruan ekosistem secara real-time, mulai dari perkembangan pendiri proyek, putaran pendanaan, hingga kolaborasi antara BIO dan AI. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun X (Twitter) @BioProtocolEco.

    bio protocol adalah

    Dalam segmen tanya jawab, pertanyaan dari komunitas Tokonauts disambut antusias. Salah satu topik yang menarik adalah etika dan privasi data dalam penerapan AI di riset biologi. Jay menekankan bahwa BIO Protocol sangat memperhatikan aspek etika dan memastikan AI yang digunakan diawasi oleh manusia, memiliki enkripsi ketat, kontrol akses yang kuat, serta transparansi dalam protokol.

    Jay juga menjelaskan fitur BioAgent Plugin yang mampu meningkatkan efisiensi riset bioteknologi, dengan cara menyusun data dari jurnal ilmiah terbaru, menyusun hipotesis baru, hingga mempercepat pengembangan obat.

    Terkait validasi riset, Jay menyebut bahwa BIO menggunakan teknologi blockchain untuk menyimpan data dalam bentuk IP-NFT, serta melibatkan komunitas dalam pengambilan keputusan melalui token BIO. Hal ini memungkinkan pembagian kepemilikan riset secara adil antara ilmuwan, pasien, dan investor dalam ekosistem BioDAO.

    Kolaborasi BIO Protocol

    BIO Protocol juga telah bekerja sama dengan institusi pendidikan dan ilmuwan dari universitas ternama seperti MIT dan Harvard, serta meluncurkan program edukasi DeSci bersama Molecule. Ini merupakan langkah nyata dalam memperluas dampak dan pemahaman mengenai riset ilmiah terdesentralisasi.

    Dalam sesi live, Jay mengungkapkan bahwa sepanjang 2024 hingga awal 2025, BIO Protocol telah mencapai sejumlah tonggak penting, seperti peluncuran Launchpad V1, peningkatan utilitas token BIO, serta peluncuran agen AI yang kini menjadi bagian dari hackathon bersama Solana Foundation.

    Salah satu pertanyaan komunitas menyinggung dampak dari listing token BIO di Binance. Jay mengakui bahwa dukungan dari tokoh penting seperti CZ dan Vitalik telah mempercepat adopsi publik dan menjadikan narasi DeSci semakin dikenal luas.

    Sebagai penutup, Jay membagikan kanal edukasi resmi BIO Protocol yang dapat diakses di https://docs.bio.xyz/bio dan kanal YouTube mereka di https://www.youtube.com/@TheBioProtocol/videos, yang berisi berbagai video tutorial dan dokumentasi acara.

    Sesi AMA ini menjadi bukti komitmen Tokocrypto dalam menghadirkan edukasi berkualitas dan menjembatani proyek-proyek Web3 inovatif dengan komunitas di Indonesia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Civic (CVC) Naik 15%, Didukung Adopsi Teknologi Verifikasi Blockchain

    Harga token Civic (CVC) melonjak tajam dalam 24 jam terakhir, mencatat kenaikan sebesar 14,96% menjadi US$0,1406 atau sekitar Rp2.324,38 per token.

    Civic menyentuh level tertinggi hariannya di US$0,1456 dan sempat menyentuh titik terendah di US$0,1198. Volume perdagangan token CVC dalam 24 jam mencapai 114,32 juta CVC atau sekitar US$15,43 juta dalam pasangan CVC/USDT.

    Lonjakan harga CVC ini terjadi di tengah meningkatnya minat pasar terhadap solusi verifikasi identitas berbasis blockchain yang ditawarkan Civic. Protokol ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan blockchain untuk memberikan sistem identitas yang aman, cepat, dan tanpa menyimpan data pribadi pengguna.

    Manfaat Civic (CVC)

    Pergerakan harga Civic (CVC/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Civic (CVC/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Apa itu Fartcoin: Sejarah hingga Alasan di Balik Hype-nya

    Civic dirancang untuk menjawab berbagai tantangan dalam dunia digital, seperti perlindungan terhadap kebocoran data, kepatuhan terhadap regulasi Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML), serta ancaman bot yang merugikan pengembang aplikasi terdesentralisasi (Dapp). Melalui Civic Wallet, pengguna dapat memverifikasi identitas, usia, email, dan nomor telepon hanya dari perangkat seluler mereka dalam hitungan menit.

    Fitur keamanan lanjutan seperti biometrik, pencocokan wajah 3D, dan deteksi keaktifan menjadikan Civic salah satu solusi identitas digital yang unggul di pasar. Platform ini juga sepenuhnya mematuhi peraturan perlindungan data internasional seperti GDPR dan CCPA.

    Cara Kerja Civic

    Sebagai token utilitas di jaringan Civic, CVC diperlukan untuk mengakses layanan dan fitur platform. Token ini berjalan di jaringan Ethereum dengan standar ERC-20, memastikan interoperabilitas dengan dompet dan DEX yang mendukung standar tersebut.

    Civic pertama kali diluncurkan pada Juli 2017 oleh Vinny Lingham dan Jonathon Smith, yang memiliki latar belakang kuat di sektor eCommerce dan teknologi keuangan. Sejak saat itu, Civic terus berkembang dan memperluas penggunaannya di berbagai sektor, termasuk keuangan, hiburan, dan ritel.

    Dengan volume perdagangan yang meningkat dan sentimen pasar yang positif, CVC menjadi salah satu aset kripto yang menarik perhatian investor di pertengahan Mei ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga AMP Naik 12,93%, Berpotensi Lanjutkan Tren Bullish

    Harga token AMP (AMP/USDT) melonjak 12,93% dalam 24 jam terakhir ke level $0,005144 atau sekitar Rp85,04, didorong sentimen teknikal positif dan meningkatnya volume perdagangan. Data menunjukkan AMP sempat mencapai level tertinggi harian di $0,005800 dan terendah di $0,004423, dengan volume transaksi harian mencapai lebih dari 7,2 miliar AMP.

    Kenaikan ini menandai pemulihan signifikan setelah harga AMP menyentuh titik terendah $0,0032 pada April 2025. Sejak saat itu, harga telah naik sekitar 70%. Grafik harian menunjukkan pola teknikal bullish, termasuk formasi double-bottom dan pergerakan di atas rata-rata pergerakan 50 hari (MA50).

    Analisis Teknikal

    Pergerakan harga Amp (AMP/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Amp (AMP/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Membandingkan 5 Altcoin Market Cap Tertinggi Setiap Tahunnya Sejak 2018

    Indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) telah mencapai hampir 80, mengindikasikan tekanan beli yang kuat. Sementara itu, indikator MACD juga menunjukkan momentum positif.

    Dengan kondisi tersebut, analis memperkirakan harga AMP berpeluang melanjutkan tren naik menuju level Fibonacci Retracement 50% di $0,0087, atau sekitar 68% lebih tinggi dari harga saat ini. Namun, jika harga turun di bawah support $0,0031, tren naik ini bisa terancam.

    AMP merupakan token agunan digital yang digunakan untuk menjamin transaksi aset di jaringan seperti Flexa. Proyek ini dikembangkan sejak 2020 untuk menyediakan solusi pembayaran berbasis kripto yang cepat dan aman.

    Harga AMP saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $0,1208, dan telah terkoreksi lebih dari 96% sejak puncak tersebut. Namun, kenaikan terbaru memberi sinyal bahwa minat pasar terhadap AMP kembali menguat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Siap Kejutan, Bitcoin Melonjak, Shiba Inu di Ujung Tanduk

    Pasar kripto saat ini mengalami penurunan cepat yang berpotensi menimbulkan risiko jika tidak segera ditanggapi oleh para pelaku pasar. Bagaimana potensi Solana, Bitcoin, dan Shiba Inu?

    Namun, di balik gejolak ini, terdapat beberapa aset yang menunjukkan tanda-tanda pergerakan besar — baik ke atas maupun ke bawah.

    Solana (SOL): Siap Melejit?

    Dilaporkan U Today, Solana menjadi salah satu aset dengan potensi pertumbuhan paling menjanjikan dalam siklus pasar saat ini. Setelah periode panjang konsolidasi antara harga $120–$130, SOL berhasil menembus berbagai level teknikal penting dan kini diperdagangkan di kisaran $178.

    Momentum jangka pendek Solana bahkan telah melampaui tren menengah, seperti yang tercermin dari pergerakan rata-rata eksponensial (EMA). EMA 26 telah melintasi EMA 50 dan EMA 100 — sinyal klasik menuju potensi lonjakan harga. Jika pola ini terus berlanjut, harga SOL diprediksi dapat menembus angka psikologis $200 dalam waktu dekat.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Catat Rekor Baru: Volume DEX Mingguan Tembus $22,39 Miliar

    SOL juga berhasil menembus EMA 200, yang sebelumnya menjadi hambatan besar selama beberapa bulan terakhir. Kini, level ini berfungsi sebagai support yang kuat dan menjadi fondasi untuk tren naik jangka panjang. Dukungan volume yang solid pada setiap reli juga menunjukkan permintaan organik, bukan semata-mata spekulasi.

    Meski indikator RSI sudah mendekati area jenuh beli, belum ada tanda-tanda koreksi besar secara statistik. Jika momentum tetap terjaga, harga $200 tampak realistis dan bisa memicu gelombang minat baru dari investor ritel.

    Bitcoin (BTC): Target Berikutnya di Depan Mata

    Bitcoin tampaknya tengah mengumpulkan kekuatan untuk reli berikutnya. Harga BTC saat ini bertengger di sekitar $103.800 — tepat di bawah resistensi $104.000 dan sedikit di atas level kritis $103.500. Level ini bisa menjadi kunci perubahan arah pasar.

    Pergerakan teknikal juga mendukung narasi bullish. EMA 50 perlahan melintasi EMA 100, sebuah formasi yang biasanya menjadi sinyal lanjutan tren naik. EMA 26 pun bertindak sebagai support dinamis, mempertahankan kekuatan reli yang terjadi sebelumnya.

    Jika BTC mampu menembus dan bertahan di atas $103.500 dengan dukungan volume yang kuat, potensi untuk menguji level tertinggi sepanjang masa di $109.000 terbuka lebar. RSI masih berada di bawah zona jenuh beli, memberikan ruang untuk kenaikan lebih lanjut. Data volume juga menunjukkan bahwa pembeli masih aktif mendominasi pasar.

    Shiba Inu (SHIB): Di Ambang Sukses atau Koreksi?

    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Di sisi lain, Shiba Inu (SHIB) tengah berada di titik kritis. Saat ini, harga SHIB bergerak di bawah EMA 200 — level resistensi historis yang kerap menentukan arah tren jangka panjang. Setelah sempat naik dari $0,000012 ke $0,000017, kini SHIB kembali melemah ke kisaran $0,0000157.

    Penurunan volume dan RSI yang mulai turun dari wilayah jenuh beli menunjukkan mulai memudarnya sentimen bullish. Jika SHIB gagal menembus dan bertahan di atas EMA 200, risiko koreksi ke kisaran $0,0000145 hingga $0,0000139 cukup besar.

    Namun, jika pasar kembali mendukung dan SHIB mampu menembus level resistensi ini, harga berpotensi naik ke kisaran $0,0000185–$0,000019 untuk menguji ulang swing high terakhir.

    Saat ini, SHIB berada di persimpangan penting. Arah pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada respons pasar terhadap EMA 200 — apakah menjadi batu loncatan untuk reli lebih lanjut atau titik awal dari penurunan tajam.

    Baca juga:


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Transfer Bitcoin Senilai $103 Juta Guncang Bursa dalam Hitungan Menit

    Dua transaksi besar Bitcoin mengejutkan pasar kripto pada 14 Mei setelah platform pelacakan Whale Alert mendeteksi pengiriman BTC senilai total lebih dari $102 juta ke Coinbase, salah satu bursa terbesar di AS.

    Dilaporkan U Today, transaksi tersebut melibatkan dua transfer terpisah dengan jumlah hampir identik — masing-masing 498 BTC — namun berasal dari dua alamat berbeda. Transfer pertama bernilai $51,43 juta, sementara yang kedua sedikit lebih rendah, yakni $51,42 juta.

    Langkah besar ini memicu spekulasi bahwa para “paus” atau pemilik besar Bitcoin mulai menjual aset mereka di tengah tekanan pasar yang sedang koreksi.

    Tekanan Jual Bisa Gagalkan Tren Bullish

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Bitcoin Bidik $110.000 Usai CPI AS Turun ke Level Terendah Sejak 2021

    Meskipun awalnya Bitcoin menunjukkan tren naik bersama altcoin utama, harga mulai melemah pada penghujung hari. Berdasarkan data CoinMarketCap, BTC turun sekitar 1,43% dalam 24 jam terakhir, dan diperdagangkan di kisaran $103.441 saat artikel ini ditulis.

    Transfer dalam jumlah besar ke bursa seperti Coinbase kerap dianggap sebagai sinyal akan adanya aksi jual oleh investor besar atau institusional. Jika tekanan jual terus meningkat, tren positif yang sempat terbentuk bisa terganggu dan memicu efek domino — kepanikan di kalangan investor ritel yang berujung pada penjualan besar-besaran.

    Tidak Selalu Tanda Bahaya?

    Meski demikian, beberapa analis menilai transfer semacam ini belum tentu mengindikasikan aksi jual langsung. Bisa jadi, ini hanyalah langkah redistribusi aset antar dompet.

    Sentimen pasar terhadap Bitcoin juga masih tergolong positif. Optimisme dari investor ritel dan institusi seperti MicroStrategy, yang tetap melanjutkan strategi akumulasi, menjadi faktor yang menjaga harapan bullish dalam jangka panjang.

    Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 15 Mei 2025: Bitcoin Optimis ATH Minggu depan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga PI Network Anjlok Jadi $0,86, Komunitas Merasa Dikhianati

    Pi Network, proyek kripto yang telah lama dinanti-nantikan, kini menghadapi krisis kepercayaan setelah harga token PI anjlok lebih dari 33%, turun dari $1,40 menjadi sekitar $0,86.

    Penurunan harga Pi Network yang drastis ini terjadi setelah pengumuman dari tim inti Pi pada 14 Mei mengenai peluncuran Pi Network Ventures, sebuah program investasi senilai $100 juta untuk mendukung pengembangan aplikasi dan adopsi dunia nyata.

    Komunitas Merasa Ditinggalkan

    Alih-alih disambut dengan antusiasme, pengumuman tersebut justru memicu kemarahan di kalangan komunitas Pi.

    Banyak anggota komunitas merasa bahwa janji-janji sebelumnya belum terpenuhi, dan peluncuran program investasi ini dianggap sebagai pengalihan perhatian dari masalah utama yang belum diselesaikan.

    Mereka merasa bahwa kontribusi dan kesetiaan mereka selama enam tahun terakhir diabaikan.

    Baca Juga: Pengumuman Pi Network di Consensus 2025: Apa yang Bisa Diharapkan?

    Faktor-Faktor yang Memperburuk Situasi

    Beberapa faktor lain yang turut memperburuk situasi Pi Network antara lain:

    • Keterlambatan Listing di Binance: Meskipun 86% komunitas Binance mendukung listing PI, hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak Binance.
    • Manipulasi Harga oleh Whale: Ada dugaan bahwa whale melakukan manipulasi harga melalui skema pump-and-dump, memanfaatkan kurangnya utilitas nyata dari token PI.
    • Kurangnya Roadmap yang Jelas: Ketidakjelasan mengenai peluncuran Open Mainnet dan kurangnya transparansi dari tim inti membuat investor kehilangan kepercayaan.
    • Peringatan Hukum dari Vietnam: Pemerintah Vietnam mengeluarkan peringatan bahwa Pi Network tidak memiliki status hukum dan dapat digunakan untuk aktivitas ilegal, yang semakin menurunkan kepercayaan investor.

    Upaya Komunitas: PiDaoSwap

    Sebagai respons terhadap manipulasi harga, komunitas Pi mengembangkan PiDaoSwap, sebuah decentralized exchange (DEX) yang bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih adil dan transparan bagi token PI.

    Namun, proyek ini masih menunggu persetujuan dari tim inti Pi dan menghadapi tantangan regulasi.

    Masa Depan Pi Network

    Dengan harga PI yang terus menurun dan kepercayaan komunitas yang goyah, masa depan Pi Network kini berada di persimpangan jalan.

    Tanpa langkah konkret dari tim inti untuk meningkatkan transparansi, mempercepat pengembangan aplikasi nyata, dan membangun kembali kepercayaan komunitas, proyek ini berisiko kehilangan momentum dan relevansi di pasar kripto yang kompetitif.

    Investor dan anggota komunitas kini menantikan tindakan nyata dari tim inti Pi untuk menjawab kekhawatiran dan mengembalikan kepercayaan yang telah hilang.

    Baca Juga: Market Cap Pi Network Melonjak $7 Miliar Setelah Token Naik 110%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perluas Adopsi Stablecoin, Ripple Kenalkan RLUSD

    Ripple, perusahaan teknologi blockchain, semakin memperkuat perannya dalam dunia keuangan digital dengan memperluas adopsi stablecoin RLUSD (Ripple USD).

    Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets/RWA) dan meningkatkan efisiensi transaksi lintas batas bagi institusi keuangan.

    RLUSD: Stablecoin untuk Transaksi Institusional

    Diluncurkan pada akhir 2024, RLUSD adalah stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap dolar AS, didukung sepenuhnya oleh deposito dolar AS, obligasi pemerintah AS, dan aset setara kas.

    Berbeda dengan stablecoin lainnya, RLUSD dirancang khusus untuk kebutuhan institusional, menawarkan stabilitas dan efisiensi dalam pengelolaan likuiditas dan penyelesaian transaksi lintas batas.

    Integrasi RLUSD ke dalam platform Ripple Payments memungkinkan perusahaan seperti BKK Forex dan iSend untuk melakukan pembayaran lintas negara dengan lebih cepat dan biaya yang lebih rendah.

    Selain itu, RLUSD digunakan sebagai jaminan dalam transaksi keuangan yang melibatkan aset dunia nyata yang ditokenisasi, seperti komoditas dan surat berharga.

    Baca Juga: Menang Lawan SEC, Ripple Dapatkan Kembali Dana $75 Juta

    Pertumbuhan Pesat RLUSD dan Dukungan Infrastruktur

    Sejak peluncurannya, RLUSD mengalami pertumbuhan signifikan. Kapitalisasi pasarnya meningkat 118% dalam sebulan, mencapai $293,79 juta, dengan volume transfer bulanan melonjak dari $466 juta menjadi lebih dari $720 juta.

    Untuk memenuhi permintaan yang meningkat, Ripple mencetak tambahan 50 juta token RLUSD di XRP Ledger (XRPL).

    RLUSD kini tersedia di berbagai bursa kripto terkemuka, termasuk Kraken, Bitstamp, LMAX Digital, Zero Hash, dan Bullish, memperluas akses bagi trader dan institusi.

    Tokenisasi Aset Dunia Nyata: Pasar Bernilai Triliunan Dolar

    Tokenisasi aset dunia nyata menjadi fokus utama Ripple. Menurut laporan bersama Ripple dan Boston Consulting Group, nilai pasar tokenisasi aset dunia nyata diperkirakan mencapai $18,9 triliun pada 2033.

    Tokenisasi memungkinkan aset fisik seperti real estat dan obligasi diubah menjadi token digital yang dapat diperdagangkan secara efisien di blockchain.

    XRP Ledger (XRPL) memainkan peran penting dalam ekosistem ini, menyediakan infrastruktur yang efisien dan hemat biaya untuk penerbitan dan perdagangan aset yang ditokenisasi.

    Platform analitik RWA.xyz kini mengintegrasikan data XRPL, memungkinkan institusi memantau kinerja jaringan dan adopsi tokenisasi aset secara real-time.

    RLUSD vs. Stablecoin Lainnya

    Menurut laporan News Bitcoin pada Kamis (15/5), RLUSD bersaing dengan stablecoin besar seperti USDT dan USDC.

    Namun, RLUSD menawarkan keunggulan dalam hal transparansi dan kepatuhan regulasi, beroperasi di bawah pengawasan Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York (NYDFS) dengan cadangan yang diaudit secara berkala.

    Fokus RLUSD pada penggunaan institusional dan integrasi dengan Ripple Payments membedakannya dari stablecoin lain yang lebih berorientasi pada pasar ritel.

    Masa Depan RLUSD dan Ripple dalam Keuangan Digital

    Dengan pertumbuhan pesat dan adopsi yang meningkat, RLUSD memperkuat posisi Ripple sebagai pemimpin dalam tokenisasi aset dunia nyata dan pembayaran lintas batas.

    Integrasi RLUSD ke dalam ekosistem Ripple menunjukkan komitmen perusahaan untuk menyediakan solusi keuangan digital yang efisien, transparan, dan sesuai regulasi.

    Seiring dengan meningkatnya minat institusi terhadap tokenisasi aset dan kebutuhan akan stablecoin yang andal, RLUSD berpotensi menjadi komponen kunci dalam infrastruktur keuangan digital global.

    Baca Juga: Kantongi Lisensi DFSA, Ripple Siap Ekspansi ke Timur Tengah


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Data On-Chain Ungkap Level Resistensi

    Dogecoin (DOGE), mata uang kripto berbasis meme yang cukup populer, saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli harga yang signifikan.

    Analisis terbaru dari data on-chain mengungkapkan level-level resistensi penting yang dapat mempengaruhi pergerakan harga DOGE dalam waktu dekat.

    Distribusi Harga Realisasi UTXO (URPD) dan Level Resistensi

    Analis kripto Ali Martinez membagikan wawasan dari indikator Distribusi Harga Realisasi UTXO (URPD), yang menunjukkan sebaran harga di mana DOGE terakhir kali diperdagangkan.

    Data ini penting untuk memahami potensi level resistensi berdasarkan psikologi investor.

    Menurut URPD, sekitar 7,5% dari total pasokan DOGE terakhir kali dibeli pada harga sekitar $0,21, menjadikannya level resistensi awal yang signifikan.

    Selain itu, sekitar 3,8% dari pasokan dibeli pada harga $0,36, yang dapat menjadi hambatan kuat jika harga mendekati level tersebut.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Prediksi Harga Dogecoin: Apa Makna Lonjakan Open Interest $670 Juta?

    Aktivitas Futures Meningkat Meski Harga Menurun

    Meskipun harga DOGE mengalami penurunan dari puncaknya, minat investor dalam kontrak berjangka tetap tinggi.

    Data dari Glassnode menunjukkan bahwa open interest dalam kontrak futures DOGE melonjak dari hampir $990 juta menjadi $1,62 miliar dalam seminggu terakhir, meningkat sekitar 64%.

    Kenaikan ini menunjukkan bahwa spekulasi terhadap DOGE tetap kuat, meskipun momentum harga melemah.

    Analisis Teknikal: Potensi Kenaikan dan Penurunan

    Secara teknikal, DOGE menunjukkan potensi untuk melanjutkan tren naik jika berhasil menembus resistensi di sekitar $0,2440.

    Jika berhasil, harga dapat menuju level $0,2650 atau bahkan $0,2720. Namun, jika gagal menembus resistensi tersebut, DOGE berisiko mengalami penurunan ke level support di $0,2350, dengan support utama di $0,2150.

    Perspektif Analis: Sinyal Bullish dari MACD

    Analis dari Bitcoinsensus mencatat bahwa indikator MACD mingguan DOGE menunjukkan potensi crossover bullish, yang sebelumnya telah memicu reli harga signifikan.

    Jika pola ini terulang, DOGE berpotensi mengalami kenaikan harga yang substansial dalam jangka menengah.

    Dogecoin saat ini berada pada titik kritis, dengan level resistensi di $0,21 dan $0,36 yang dapat mempengaruhi arah pergerakan harga selanjutnya.

    Meskipun minat spekulatif tetap tinggi, investor harus memperhatikan level-level teknikal ini dan mempertimbangkan data on-chain dalam pengambilan keputusan investasi.

    Dengan kombinasi analisis teknikal dan data on-chain, investor dapat lebih memahami dinamika pasar DOGE dan mengantisipasi pergerakan harga di masa depan.

    Baca Juga: Harga BTC, ETH, dan DOGE Melonjak Seiring Inflasi Melemah


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Euforia Gala Dinner Lambungkan Harga TRUMP Hingga 21,5%

    TRUMP, mata uang kripto berbasis meme yang dikaitkan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengalami lonjakan harga sebesar 21,5% dalam sepekan terakhir menjelang acara Gala Dinner eksklusif yang dijadwalkan pada 22 Mei.

    Namun, indikator teknikal menunjukkan bahwa momentum kenaikan ini mulai melemah, memunculkan kekhawatiran di kalangan investor mengenai potensi koreksi harga dalam waktu dekat.

    Strategi NFT dan Insentif “Diamond Hand”

    Untuk mempertahankan minat investor, tim pengembang TRUMP memperkenalkan strategi insentif berupa distribusi NFT edisi terbatas bertajuk “Diamond Hand” kepada pemegang token yang tidak menjual hingga acara Gala Dinner.

    Selain itu, program poin hadiah baru diumumkan sebagai bagian dari inisiatif “Next Era of TRUMP,” yang bertujuan mendorong kepemilikan jangka panjang. Meskipun strategi ini berhasil meningkatkan harga hampir 50% dalam sebulan terakhir, beberapa analis menilai bahwa pendekatan ini lebih bersifat spekulatif daripada fundamental.

    Baca Juga: Kebijakan Trump Picu Investasi ETF XRP dan Solana Senilai $90 Miliar

    Tanda-Tanda Pelemahan Momentum

    Meskipun harga TRUMP menunjukkan kenaikan, indikator teknikal seperti Bollinger Band Trend (BBTrend) dan Ichimoku Cloud mengindikasikan pelemahan momentum.

    BBTrend turun tajam dari 24,3 menjadi 5,44 dalam dua hari terakhir, menunjukkan bahwa kekuatan tren naik mulai memudar.

    Pergerakan harga Trump (TRUMP/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Trump (TRUMP/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sementara itu, indikator Exponential Moving Average (EMA) masih positif, namun celah yang menyempit antara garis EMA menunjukkan potensi pembalikan tren.

    Level support kritis berada di angka $12; jika harga turun di bawah level ini, koreksi lebih lanjut mungkin terjadi.

    Kontroversi dan Kekhawatiran Etika

    Peluncuran TRUMP memecoin telah memicu perdebatan mengenai etika dan potensi konflik kepentingan.

    Beberapa pengamat menyoroti bahwa acara Gala Dinner, yang menawarkan akses eksklusif kepada pemegang token terbesar, dapat dianggap sebagai bentuk “pay-to-play” yang memungkinkan investor, termasuk dari luar negeri, memperoleh pengaruh politik.

    Selain itu, keterlibatan langsung Presiden Trump dalam proyek ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

    Prospek Ke Depan

    Dengan mendekatnya tanggal Gala Dinner, pasar akan mengamati apakah TRUMP dapat mempertahankan momentum positifnya atau mengalami koreksi.

    Keputusan investor untuk mempertahankan atau menjual kepemilikan mereka akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan selanjutnya, termasuk pengumuman resmi dari tim pengembang dan respons pasar terhadap insentif yang ditawarkan.

    Bagi investor dan pengamat pasar kripto, TRUMP memecoin menjadi studi kasus menarik mengenai bagaimana strategi pemasaran, insentif berbasis NFT, dan keterlibatan tokoh politik dapat memengaruhi dinamika pasar aset digital.

    Baca Juga: Kontroversi $TRUMP: Undangan Makan Malam Presiden Diinvestigasi


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Wallet Geser MetaMask Sebagai Dompet Web3 Terpopuler

    Dalam lanskap dompet kripto yang terus berkembang, Binance Wallet berhasil menggeser dominasi MetaMask sebagai dompet Web3 terpopuler.

    Menurut analisis dari investor ventura terkemuka yang dikutip oleh U.Today pada Kamis (15/5), terdapat tiga faktor utama yang mendorong pergeseran ini: integrasi KYC, pemanfaatan infrastruktur Trust Wallet, dan penawaran imbal hasil bawaan.

    1. Integrasi KYC: Menjembatani Web2 dan Web3

    Salah satu keunggulan Binance Wallet adalah adanya integrasi proses Know Your Customer (KYC).

    Meskipun KYC bertentangan dengan prinsip desentralisasi, banyak pengguna baru merasa lebih nyaman dengan adanya verifikasi identitas.

    Langkah ini memungkinkan Binance Wallet menjembatani dunia Web2 yang terpusat dengan Web3 yang desentralisasi, menarik lebih banyak pengguna dari kalangan non-teknis.

    Baca Juga: Binance Turunkan Biaya Gas BSC Hingga 90%, Dorong Efisiensi

    2. Pemanfaatan Infrastruktur Trust Wallet

    Binance Wallet memanfaatkan infrastruktur Trust Wallet, dompet kripto yang telah diakuisisi oleh Binance.

    Dengan memanfaatkan teknologi dan likuiditas dari Trust Wallet, Binance Wallet dapat menawarkan pengalaman pengguna yang lebih lancar dan efisien.

    Hal ini memberikan keunggulan kompetitif dibandingkan dompet lain yang harus membangun ekosistemnya dari awal.

    3. Penawaran Imbal Hasil Bawaan

    Binance Wallet menawarkan fitur imbal hasil bawaan, memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan langsung dari aset kripto mereka tanpa perlu mengakses platform pihak ketiga.

    Fitur ini menarik bagi pengguna yang mencari cara sederhana untuk mengoptimalkan aset mereka, memberikan nilai tambah yang signifikan dibandingkan dompet lain yang tidak menawarkan layanan serupa.

    Dampak dan Prospek Ke Depan

    Keberhasilan Binance Wallet dalam menggeser MetaMask menunjukkan perubahan preferensi pengguna menuju solusi yang lebih terintegrasi dan user-friendly.

    Dengan menggabungkan keamanan, kemudahan penggunaan, dan fitur tambahan seperti imbal hasil, Binance Wallet menetapkan standar baru dalam industri dompet kripto.

    Namun, pendekatan ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai keseimbangan antara desentralisasi dan kenyamanan.

    Integrasi KYC dan pemanfaatan infrastruktur terpusat dapat dianggap mengurangi prinsip desentralisasi yang menjadi dasar teknologi blockchain.

    Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk mempertimbangkan kebutuhan dan nilai-nilai pribadi mereka saat memilih dompet kripto.

    Dengan terus berkembangnya ekosistem kripto, persaingan antara dompet seperti Binance Wallet dan MetaMask akan mendorong inovasi lebih lanjut, memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna di seluruh dunia.

    Baca Juga: Harga Token ALPINE Naik 26% Usai Binance Umumkan Kontrak Futures


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com