Author: admin 3

  • Kenapa Kipas Angin Tetap Berdebu Meski Bergerak dan Menghasilkan Angin?


    Jakarta

    Bagi kamu menggunakan kipas angin di rumah, pernah tidak terpikir kenapa kipas yang bergerak dan menghasilkan udara bisa berdebu di sela-sela kerangkanya? Bukankah angin bisa membawa debu yang ringan terbang?

    Menurut Science ABC, Senin (25/3/2024), partikel debu yang beterbangan di rumah ternyata memiliki semacam muatan listrik, yang dapat menyebabkan molekul debu saling tarik-menarik.

    Selain itu, bilah kipas yang bergerak cepat, bergesekan dengan molekul udara. Gerakan kipas ini membuat debu terdorong ke tepi bilah kipas atau kerangka luar dan menumpuk di sana. Penumpukan muatan pada tepi bilah kipas ini yang dikenal sebagai listrik statis.


    Listrik statis adalah ketidakseimbangan muatan listrik di dalam atau pada permukaan suatu bahan. Muatan listrik statis dapat tercipta setiap kali dua permukaan bersentuhan atau bergesekan dan salah satu permukaan memiliki ketahanan yang tinggi terhadap arus listrik atau isolator listrik.

    Maka dari itu, setiap bilah kipas bergerak ada kemungkinan alat tersebut menangkap banyak debu karena muatan listrik statis paling besar berada di sana akibat bergesekan dengan udara.

    Untuk menjaga kipas angin tetap bersih, menurut Today.com, kamu perlu membersihkan minimal seminggu sekali atau kamu bisa menyesuaikan dengan seberapa kotor alat tersebut.

    Sementara itu untuk cara membersihkan kipas angin yang mudah mengutip dari The New York Times, kamu bisa mengikuti tutorial berikut.

    Lepaskan Penutup Kipas

    Pastikan kipas angin dalam keadaan mati dan tidak terhubung listrik. Lepaskan skrup kipas angin yang terletak di pinggiran penutup. Usahakan untuk memegang bagian tengah atau pinggirannya saja. Jika memegang bagian rongganya bisa membuat debu berjatuhan.

    Bersihkan Debu pada Sela-Sela Kipas

    Siapkan sikat kecil atau sikat gigi, kain bersih atau spons, cuka, sabun, dan air. Pertama, campurkan cuka dan sabun ke dalam air. Lalu, bersihkan debu tebal pada bilah kipas angin dan bagian penutupnya.

    Usap kipas angin dengan spons atau kain basah agar debu kecil terangkat. Terakhir sikat kembali dengan campuran cuka dan sabun agar lebih bersih.

    Pasang Kembali Kerangka Kipas

    Setelah semua bagian kipas angin yang berdebu kering, pasang kembali bagian tersebut dengan benar. Pastikan bagian yang dibersihkan sudah sepenuhnya kering agar tidak menyebabkan korsleting listrik.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Tetangga Bangun Rumah Ganggu Kenyamanan, Bisa Ngadu ke Mana?


    Jakarta

    Hidup bertetangga di kawasan pemukiman bisa sewaktu-waktu mendapati tetangga merenovasi atau membangun rumah. Membangun rumah biasanya mengganggu lingkungan sekitarnya, sehingga tetangga tak luput dari suara dan debu akibat pembangunan.

    Sayangnya, kondisi ini bisa mengganggu kenyamanan tetangga sekitar seperti kasus yang tengah menerpa Presenter Ayu Dewi ketika membangun rumah.

    Berdasarkan informasi dalam program Selebrita – Trans 7, seorang tetangga bernama Dewi mengaku marah karena peletakan steger oleh pihak Ayu Dewi dianggapnya tidak sesuai.


    Dewi menyatakan sudah bertanya dan menegur melalui tukang di rumah Ayu Dewi. Namun, pesan tersebut ternyata tidak sampai kepada Ayu Dewi.

    “Biasanya kalau ada komplain tuh nyampe ke kuping saya, tapi nggak nyampe. Lah kok lucu, tapi nggak sampai ke tempat saya,” ucap Ayu Dewi ditemui di studio PO, Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.

    Dari kejadian itu kita bisa belajar, ada baiknya mengkomunikasikan keluhan dengan cara yang tepat supaya mendapatkan solusi terbaik. Berikut ini beberapa cara mengeluhkan ketidaknyamanan ketika ada pembangunan rumah

    Komplain secara Kekeluargaan

    Menurut Andi Saputra seorang advokat hukum yang dihubungi oleh detikcom beberapa waktu lalu, menyelesaikan masalah tersebut bisa dengan musyawarah mufakat. Kamu bisa mengajukan komplain secara langsung kepada pihak terkait mengenai gangguan yang dialami.

    Tak hanya menyampaikan keluhan, kamu bisa meminta solusi dan menentukan bersama bagaimana mencegah masalah tersebut terulang kembali. Misalkan ada perkara suara bising proyek, bisa dengan menentukan jam pengerjaan yang tidak mengganggu waktu istirahat.

    Jalur Hukum

    Apabila semua cara kekeluargaan telah ditempuh, namun tidak ada respons baik dari pemilik rumah maka kamu bisa bawa kasus ini ke jalur hukum. Andi menyebut kalau sudah mengalami jalan buntu, maka bisa menggugat mereka secara perdata dengan mengajukan somasi terlebih dahulu.

    Kamu dapat melaporkan gugatan ke Pengadilan Negeri sebagaimana disebutkan dalam Pasal 1365 KUHPerdata yang berbunyi:

    “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.”

    Kamu bisa menggugat mereka sebab salah satu unsur di dalam ketentuan Pasal 1365 KUHPerdata tentang kerugian bagi orang lain. Adapun kerugian tersebut bersifat immateril, yakni ketidaknyamanan dari pembangunan rumah yang mengganggu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Rasulullah Anjurkan Menerima Tamu di Rumah, Bagaimana Kalau Tidak Bisa?



    Jakarta

    Selain sebagai tempat beristirahat, rumah juga merupakan tempat yang cocok untuk berkumpul bersama keluarga, teman, atau tetangga. Maka setiap rumah pasti pernah kedatangan seorang tamu selama penghuni tersebut tinggal di sana.

    Dalam Islam, datangnya tamu sama saja seperti penghuni rumah tersebut sedang kedatangan rezeki. Hal ini diceritakan oleh Allah melalui kisah Nabi Ibrahin AS yang menerima kedatangan Malaikat di rumahnya sebagai ‘tamu’.

    “Maka, demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya (apa yang dijanjikan kepadamu itu) pasti akan nyata seperti (halnya) kamu berucap. Sudahkah sampai kepadamu (Nabi Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan? (Cerita itu bermula) ketika mereka masuk (bertamu) kepadanya, lalu mengucapkan, “Salam.” Ibrahim menjawab, “Salam.” (Mereka) adalah orang-orang yang belum dikenal.” (QS Az Zariyat: 23-25).


    Mengutip dari detikHikmah pada Senin (25/3/2024), Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Muslim untuk berpergian dan tidak lupa untuk mampir di rumah kerabat. Dalam riwayat Hadits Al Bukhari dan Ismail batas bertamu di rumah orang lain adalah 3 hari.

    “Menjamu tamu adalah tiga hari, adapun memuliakannya sehari semalam dan tidak halal bagi seorang muslim tinggal pada tempat saudaranya sehingga ia menyakitinya.” Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, bagaimana menyakitinya?” Rasulullah SAW bersabda: “Sang tamu tinggal bersamanya sedangkan ia tidak mempunyai apa-apa untuk menjamu tamunya.” (Al Bukhari dan Ismail, 2011).

    Menurut NU Online, terdapat beberapa adab yang harus diperhatikan saat bertamu ke rumah orang lain menurut Muhammad bin Ahmad bin Salim as-Safarini, dalam Ghida’ al-Albab Syarh Mandzumah al-Adab, juz 2, halaman 117) diantaranya sebagai berikut.

    1. Tidak menolak ketika dipersilakan duduk di suatu tempat dan (tidak menolak) ketika diberi penghormatan.
    2. Menyantap makanan (yang dihidangkan), tak perlu beralasan sudah kenyang.
    3. Membasuh kedua tangan (ketika hendak makan dengan tangan).
    4. Ketika melihat tuan rumah bergerak untuk melakukan sesuatu, jangan mencegahnya.
    5. Tidak bertanya pada tuan rumah tentang sesuatu di rumahnya kecuali arah kiblat dan toilet.
    6. Tidak mengintip ke arah tempat Wanita
    7. Tidak menolak ketika dipersilakan duduk di suatu tempat dan (tidak menolak) ketika diberi penghormatan.

    Meskipun menyambut tamu dan bertamu di rumah orang lain dianjurkan, tetapi dalam keadaan tertentu, tuan rumah boleh menolak tamu untuk datang ke rumah. Dari Abu Musa Al-Asy’ary radhiallahu’anhu diriwayatkan dalam sebuah Hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda sebagai berikut.

    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Minta izin masuk rumah itu tiga kali, jika diizinkan untuk kamu (masuklah) dan jika tidak maka pulanglah!’” (Hadits shahih. HR. Bukhari, no. 5891 dan Muslim, no. 2153).

    Dalam Surat Al-Ahzab ayat 5 Allah SWT menceritakan ada seorang tamu yang membuat Rasulullah SAW malu untuk memintanya pulang karena sudah terlalu lama bertamu.

    “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali jika kamu diizinkan untuk makan tanpa menunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu dipanggil maka masuklah dan apabila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mengganggu Nabi sehingga dia (Nabi) malu kepadamu (untuk menyuruhmu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. (Cara) yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak boleh (pula) menikahi istri-istrinya selama-lamanya setelah (Nabi wafat). Sungguh, yang demikian itu sangat besar (dosanya) di sisi Allah.”

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain Bikin Sejuk, Ternyata Menanam Pohon di Rumah Bisa Datangkan Pahala


    Jakarta

    Siapa nih yang hobinya mendekorasi rumah? Apalagi di bulan Ramadhan ini, pasti kamu gemes dong buat coba mempercantik rumah kalian.

    Mendekorasi rumah tidak melulu bagian dalam rumah saja ya teman-teman. Tujuan mendekorasi adalah untuk mempercantik tampilan rumah kalian, maka dari itu kamu juga bisa mencoba untuk mendekorasi bagian halaman rumah kamu.

    Kebetulan, tim detik juga punya saran nih untuk dekorasi halaman rumah kamu di bulan Ramadhan ini. Yaitu dengan menanam pohon di halaman rumahmu. Selain bisa membuat sejuk halaman rumah, kamu juga bisa mendapatkan buah yang bisa dipanen pada musimnya bila kamu menanam tipe pohon buah-buahan.


    Menanam pohon adalah kegiatan yang mulia. Karena tidak hanya sekedar untuk diri sendiri saja, namun manfaatnya juga bisa dirasakan oleh banyak makhluk hidup disekitarnya. Seperti memberikan sumber makanan dan tempat berlindung untuk hewan kecil, dan ikut andil dalam melawan perubahan iklim.

    Anas ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Seorang muslim tidaklah menanam sebatang pohon atau menabur benih ke tanah, lalu datang burung atau manusia atau binatang memakan sebagian daripadanya, melainkan sesuatu yang dimakan itu merupakan sedekahnya.” (HR Bukhari).

    Selain itu, dalam ajaran Islam juga kita diajarkan untuk melestarikan alam di bumi. Mengutip buku Hadits-Hadits Tarbawi oleh M. Ainur Rasyid, dalam Al-Qur’an telah dijelaskan melalui banyak ayat tentang pentingnya memperhatikan lingkungan. Salah satunya termaktub dalam surat Al A’raf ayat 56

    وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

    Arab-Latin: Wa lā tufsidụ fil-arḍi ba’da iṣlāḥihā wad’ụhu khaufaw wa ṭama’ā, inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn

    Artinya: Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

    Hadits Menanam Pohon Setara Dengan Sedekah Jariyah

    Menurut hadits, menanam pohon juga bisa memberikan pahala setara dengan sedekah jariyah.

    عن مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ مَنْ بَنَى بُنْيَانًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ أَوْ غَرَسَ غَرْسًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ كَانَ لَهُ أَجْرٌ جَارِيًا مَا انْتَفَعَ بِهِ مِنْ خَلْقِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ رواه أحمد

    Artinya, “Dari sahabat Muadz bin Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang mendirikan bangunan atau menanam pohon tanpa kezaliman dan melewati batas, niscaya itu akan bernilai pahala yang mengalir selama bermanfaat bagi makhluk Allah yang bersifat rahman,’” (HR Ahmad).

    Nah, bagaimana teman-teman, apakah kamu tertarik untuk menanam pohon di rumahmu?

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Menghilangkan Kerutan pada Pakaian dengan Cepat



    Jakarta

    Menyetrika pakaian adalah salah satu pekerjaan rumah yang dilakukan setelah pakaian kering usai dicuci. Pakaian yang kusut setelah dicuci akan terlihat rapi saat dikenakan apabila disetrika terlebih dahulu.

    Ternyata menyetrika tidak cukup dengan menunggu permukaannya panas lalu digosokkan ke baju yang kusut. Beberapa jenis pakaian ada yang sulit untuk dirapikan karena banyak kerutan. Mengutip dari Goodhouse Keeping, Selasa (26/3/2024), berikut beberapa tips menyetrika pakaian agar kerutan cepat hilang.

    1. Bahan Halus Disetrika di Akhir

    Tidak semua jenis bahan pakaian tahan terhadap panas. Bahan pakaian yang tipis dan licin biasanya menggunakan uap sudah cukup menghilangkan kerutan. Jadi saat setrika panas dahulukan bahan seperti katun dan linen. Setelah semua selesai, kamu bisa mengecilkan panas pada setrika dan melanjutkan menyetrika baju berbahan polyester atau bahan baju yang rentan panas lainnya.


    2. Tarik Ujung Kain yang Kusut

    Panas yang dihasilkan setrika memang bisa menghilangkan kerutan pada baju. Jika kerutannya sulit dihilangkan, tarik ujung pakaian terdekat dari kerutan. Ini membantu permukaannya lebih rata. Lalu tekan lebih lama permukaan setrika baru gosokkan atas-bawah atau kanan-kiri.

    3. Pakai Cairan Penghalus Pakaian

    Sekarang banyak dijual penghalus pakaian beserta pewangi yang penggunaannya dengan disemprot sebelum disetrika. Cairan ini dapat membantu pakaian lebih mudah sebelum disetrika.

    4. Rutin Bersihkan Setrika

    Saat menyetrika pakaian, serat pakaian bisa saja meleleh saat terkena panas. Terutama yang menggunakan bahan poliester yang seratnya buatan bukan alami sehingga rentan saat terkena panas.

    Serat yang meleleh tersebut bisa menempel pada permukaan setrika dan terasa lengket saat digunakan. Selain itu, setelah digunakan biasanya menjadi noda hitam dan kasar saat dipegang.

    Jika sudah seperti itu, kamu bisa menghilangkannya menggunakan soda kue yang dicampur dengan air hingga mengental seperti pasta. Lalu oleskan ke permukaan setrika. Tunggu beberapa saat lalu bilas.

    5. Setrika Bagian Dalam Pakaian

    Agar baju tidak tercetak bekas setrika terutama pada pakaian yang gelap kamu bisa menyetrika dari area dalam. Setelah semua rapih balik pakaian dan lipat tanpa menggunakan setrika.

    6. Tutupi Bahan Halus dengan Kain

    Bahan halus yang tidak bisa terkena panas, kamu perlu menambahkan kain di atasnya agar panas tidak langsung menyentuh permukaan pakaian. Kain tersebut tidak perlu terlalu tebal dan lebar, pastikan setrika sudah diatur tidak terlalu panas.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Furniture Ini Wajib Ada di Kamar Anak



    Jakarta

    Kamar anak merupakan ruang pribadi yang semestinya disesuaikan dengan kebutuhan anak. Tak hanya estetika kamar saja yang perlu diperhatikan, tetapi perlu juga memastikan ruangan fungsional dengan diisi furnitur yang tepat.

    Sebagai orang tua mungkin masih bingung akan menaruh perabotan apa di dalam kamar anak. Kamu bisa memulai dengan beberapa furnitur dasar yang memenuhi kebutuhan anak sehari-hari seperti istirahat, belajar, dan bermain.

    Melansir dari laman livspace pada Selasa (26/3/2024), berikut ini beberapa furnitur yang wajib ada di kamar anak.


    Tempat Tidur

    Perabotan yang paling mendasar di kamar anak tentunya tempat tidur yang nyaman. Pastikan untuk memilih tempat tidur yang didesain aman untuk anak-anak serta nyaman digunakan bersitirahat. Jika kamar tersebut ditempati oleh lebih dari satu anak, kamu bisa mempertimbangkan tempat tidur tingkat atau sorong.

    Meja Belajar

    Meja belajar menjadi perabot yang esensial di kamar anak, terutama bagi yang sudah sekolah atau akan segera masuk sekolah. Meja ini dikhususkan untuk kegiatan seperti mengerjakan PR dan belajar untuk ujian. Pastikan meja cukup lega, mempunyai ketinggian yang sesuai buat anak, dan memiliki tempat penyimpanan.

    Lemari Pakaian

    Supaya kamar lebih rapi dan terorganisir, sediakan lemari pakaian dengan beberapa ruang penyimpanan seperti laci, tempat gantungan, dan rak. Dengan begini, anak bisa menyimpan pakaian dengan lebih teratur. Selain itu, pilih lemari pakaian dengan desain yang aman buat penggunaan anak.

    Cermin

    Meski anak-anak belum terlalu memperhatikan penampilan, ada baiknya menyediakan cermin atau tempat berhias. Sebab, akan ada masanya anak mulai memperhatikan penampilannya. Selain untuk bercermin, furnitur ini juga membantu membuat ruangan terlihat lebih luas sekaligus dapat memantulkan cahaya.

    Meja Bermain

    Masa kanak-kanak sudah semestinya diisi dengan kegiatan bermain. Anak tentu membutuhkan ruang yang lega di lantai buat bermain, tetapi akan lebih baik menambahkan meja bermain juga di kamar anak. Meja bermain yang ideal memiliki sudut yang melengkung dan terbuat dari bahan yang aman apabila terkena coretan, tumpahan, dan goresan.

    Itulah beberapa furniture yang wajib ada di kamar anak untuk mendukung kehidupan hariannya. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengin Kamar Dingin tapi Hemat? Ini Cara Hitung PK AC Sesuai Luas Ruangan


    Jakarta

    Penyejuk udara atau biasa disebut AC (Air Conditioner) merupakan barang elektronik yang berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu udara dan kelembaban ruangan. AC mampu mendinginkan sebuah kamar, apalagi kalau memiliki spesifikasi yang sesuai dengan kondisi ruangan.

    Melansir dari laman selka.id pada Selasa (26/3/2024), miskonsepsi terkait AC umumnya adalah semakin besar ukuran PK AC maka ruangan akan lebih dingin. Padahal, salah memilih PK AC bisa merugikan dari sisi fungsi maupun biaya.

    Oleh karena itu, memilih AC tidak boleh sembarangan, salah satunya bisa dengan mempertimbangkan PK AC sesuai dengan luas ruangan. AC yang tepat akan bekerja lebih efektif dan efisien, sehingga bisa mendinginkan ruangan tanpa membuat tagihan listrik melambung.


    Adapun PK sebenarnya singkatan dari bahasa Belanda ‘Paarkdekracht’ yang berarti tenaga kuda atau dalam Bahasa Inggris HP (Horse Power). Selain itu, PK bukanlah daya pendingin AC, melainkan satuan daya pada kompresor AC.

    Untuk menentukan PK AC yang sesuai dengan luas ruangan, bisa melakukan perhitungan menggunakan rumus tertentu. Namun, sebelum itu perlu dipahami salah satu faktor penting pada sebuah AC, yakni BTU/h (British Thermal Unit per hour).

    BTU bisa dikatakan sebagai daya pendingin ac karena menyatakan kemampuan mengurangi panas atau mendinginkan ruangan berdasarkan luas dan kondisi ruangan selama satu jam.

    Rumus untuk Menghitung PK AC

    Panjang (P) x Lebar (L) x 537 BTU/h

    Kalkulasi ini berdasarkan asumsi tinggi ruangan disesuaikan dengan standar tinggi yang umumnya ada di Indonesia, yakni 2,5-3 meter. Namun, perhitungan tersebut tidak memperhitungkan faktor eksternal seperti, jumlah orang dalam ruangan dan seberapa sering pintu ruangan terbuka.

    Selanjutnya, angka dari hasil perhitungan dapat dicocokkan dengan kemampuan AC untuk mendinginkan ruangan dalam satuan BTU/h.

    Daya Pendingin AC Berdasarkan PK

    AC ½ PK = ± 5.000 BTU/h → ukuran ruangan 10 m²

    AC ¾ PK = ± 7.000 BTU/h → ukuran ruangan 14 m²

    AC 1 PK = ± 9.000 BTU/h → ukuran ruangan 18 m²

    AC 1½ PK = ± 12.000 BTU/h → ukuran ruangan 24 m²

    AC 2 PK = ± 18.000 BTU/h → ukuran ruangan 36m²

    Sebagai contoh, apabila ruangan memiliki panjang 3 meter dan lebar 3 meter, maka hasil perhitungan sebagai berikut.

    3 m x 3 m x 537 BTU/h = 4.833 BTU/h.

    Dengan begitu, ruangan sebesar 9 m² setidaknya memerlukan AC 1/2 PK karena mempunyai BTU/h sebesar 5000.

    Pada kasus lain, apabila ruangan dengan panjang 3 meter dan lebar 4 meter, maka hasil perhitungan sebagai berikut.

    3 m x 4 m x 537 BTU/h = 6.444 BTU/h

    Berdasarkan hasil itu, mungkin akan bingung untuk memilih antara AC 1/2 PK dengan 5.000 BTU/h atau AC 3/4 PK dengan 7.000 BTU/h. Sebab, angka yang didapat berada di antara keduanya. Sebagai saran, kamu bisa memilih AC 3/4 PK karena kompresor tidak perlu bekerja terlalu keras serta penggunaan listrik pun lebih hemat.

    Demikian cara menghitung PK AC sesuai luas ruangan agar bisa memilih penyejuk ruangan yang tepat. Semoga membantu!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kerak di Teko Listrik yang Bikin Rasa Air Tidak Enak, Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya


    Jakarta

    Teko Listrik atau Teko Elektrik adalah salah satu barang kebanggaan ibu rumah tangga. Tidak hanya karena cara penggunaannya yang simple saja, teko listrik juga mempunya efisiensi kerja yang sangat baik, hanya dengan membutuhkan waktu sekitar 3-4 menit, air di dalam teko sudah bisa mendidih.

    Tetapi seiring berjalannya waktu, teko listrik yang sering digunakan untuk mendidihkan air akan membentuk noda kerak air yang disebabkan oleh endapan mineral pada bagian bawah di dalam teko tersebut.

    Dikutip dari bhg.com, noda ini akan mempengaruhi rasa air yang dihasilkan serta kinerja teko tersebut. Maka dari itu kamu harus membersihkan noda kerak airnya.


    Selain menghilangkan noda kerak air, membersihkan ketel listrik juga akan membantu menghilangkan jamur atau bakteri yang tertinggal.

    Alat dan Bahan yang Diperlukan

    1. Spons lembut

    2. Air cuka suling (distilasi / hasil penyulingan) dan Air suling

    3. Baking soda

    4. Sabun cuci piring cair

    Langkah-Langkah Membersihkan Noda Kerak Pada Teko Listrik

    1. Isi Teko dengan Campuran Pembersih

    Cara pertama yaitu dengan mengisi teko dengan campuran dari air suling dan cuka suling dengan perbandingan 1:1 (sama banyak). Alasan kenapa menggunakan air suling adalah untuk mencegah terjadinya endapan mineral baru pada teko.

    2. Rebus Campuran Pembersih

    Hidupkan teko listrikmu dan tunggu hingga mendidih atau hingga teko mati dengan sendirinya. Setelah itu biarkan selama 10 menit dengan keadaan tertutup.

    3. Gosok Bagian Dalam Teko

    Setelah air dingin, cabut kabel teko listrik tersebut lalu bawa ke wastafel, lalu gosok bagian dalam teko tersebut dengan spons lembut. Bila noda kerak airnya masih tersisa, gunakan baking soda dan gosok secara perlahan.

    Bila teko listrikmu ada penyaringnya, kamu bisa membersihkannya dengan menaruhnya di air mengalir dari keran dan mengelapnya dengan kain basah. Atau kamu juga bisa merendamnya terlebih dahulu pada campuran air dan cuka.

    4. Bilas Dengan Mendidihkan Air

    Setelah selesai menggosok bagian dalam teko, kamu bisa bilas bagian dalam teko tersebut dengan merebus air di dalamnya sebanyak 1~3 kali. Pastikan kamu mengeringkan teko tersebut sebelum menggunakanya, supaya tidak terjadi korsleting.

    5. Bersihkan Bagian Luar Teko

    Setelah bagian dalam sudah benar benar bersih, sekarang kamu bisa membersihkan bagian luar teko tersebut dengan sabun cuci piring cair. Setelah selesai kamu bisa membiarkan teko tersebut mengering sebelum memakainya nanti.

    Alternatif Bahan Lain Untuk Membersihkan Kerak Air

    Bila kamu kesulitan untuk mendapatkan air cuka suling, kamu bisa menggunakan beberapa bahan lain, diantaranya yaitu:

    • Isi ½ teko dengan air, lalu campurkan 2~3 sendok makan air lemon
    • Isi ½ teko dengan air, lalu campurkan 2 sendok makan citric acid

    Itulah cara membersihkan noda kerak air pada teko listrik yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Semoga rasa air tekomu kembali bersih lagi ya teman-teman!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Tiba-Tiba Banyak Lalat di Rumah dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Lalat adalah serangga yang sangat aktif mencari sumber makanan yang membusuk. Mereka biasanya hidup di luar ruangan, tetapi terkadang kamu juga bisa menjumpainya di dalam rumahmu. Mengapa demikian?

    Alasan Lalat Tiba-TIba Masuk ke Rumah

    Dikutip dari bhg.com, spesies lalat pada umumnya akan tertarik oleh beberapa hal, diantaranya yaitu.

    1. Hal yang Membusuk

    Kebanyakan lalat mengkonsumsi makanan organik. Biasanya mereka berburu makan pada tempat sampah, tempat kompos, dan genangan air.


    Makanan yang biasa mereka incar adalah buah yang membusuk atau terlalu matang, bakteri atau makanan kecil pada air menggenang, dan hal organik lainnya yang sedang dalam proses pembusukan.

    2. Suhu Hangat

    Lalat sangat tertarik pada suhu yang hangat. Biasanya lalat akan berkembang biak pada tempat bersuhu di atas 75°F atau setara dengan 24°C.

    3. Cepatnya Reproduksi

    Kebanyakan dari spesies lalat bisa bereproduksi sangat cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Selain itu, rata-rata proses pendewasaan telur tersebut hingga menjadi lalat adalah 7-10 hari. Jadi kalau di rumahmu ada 5 ekor lalat betina, lalat tersebut bisa berkembang hingga 2000 ekor dalam waktu kurang dari satu bulan.

    Cara Mencegah Lalat Berkebang Biak di Rumahmu

    1. Jaga Rumah Agar Tetap Bersih

    Bila rumahmu bebas dari sumber makanan lalat, tinggi kemungkinannya lalat akan masuk ke dalam rumahmu.

    Caranya cukup dengan bersihkan sisa makanan yang berpotensi membusuk, dan membersihkan genangan air.

    2. Jaga Suhu Ruangan

    Larva dari lalat bisa berkembang dewasa dalam sekitar 4-13 hari di tempat dengan suhu di atas 75°F atau setara dengan 24°C. Maka dari itu, menjaga suhu dalam ruangan tetap sejuk dapat mengusir lalat dan bisa mencegah penetasan larva.

    3. Basmi Tempat yang Berpotensi Dijadikan Tempat Bersarang

    Tumpukan kompos, saluran pembuangan yang tersumbat, tempat sampah yang tidak tertutup, sisa makanan, dan sampah bisa menjadi tempat berkembangbiaknya lalat.

    Maka dari itu, pastikan semua tempat sampah tertutup, kosongkan secara teratur dan bersihkan secara menyeluruh.

    Selain itu bila kamu mempunyai hewan peliharaan, biasakanlah untuk segera membersihkan dan membuang kotoran hewan peliharaan kamu. Selain itu, kamu juga harus menjaga agar mangkuk makan hewan peliharaan kamu tetap bersih dan kering.

    4. Tutup Akses Masuk Lalat

    Lalat biasanya hidup di luar ruangan. Oleh karena itu, kamu harus biasakan untuk menutup rapat rumah, atau kamu bisa memasang jaring anti serangga pada jendela atau pintu rumahmu.

    5. Simpan Makanan Dengan Baik

    Bila kamu mempunyai banyak sumber makanan seperti buah dan makanan kering, kamu harus pastikan untuk menyimpannya pada tempat yang tertutup. Kamu juga bisa menyimpan makanan tersebut di kulkas.

    Nah itu dia alasan kenapa lalat sering tiba-tiba masuk ke rumah, dan cara mencegahnya. Semoga setelah mempraktekkan cara ini, rumahmu jadi bebas dari lalat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-jenis Rayap dan Cara Mencegahnya Masuk Rumah


    Jakarta

    Rayap adalah serangga pemakan kayu yang sangat merugikan pemilik rumah dengan bahan struktur kayu. Tidak hanya itu, rayap juga sering merusak mebel kayu yang tidak diproses dengan baik.

    Jenis-jenis Rayap

    Mengutip dari bhg.com, ada beberapa tipe rayap. Berikut ini adalah jenis yang paling umum ada di properti perumahan adalah rayap bawah tanah, kayu kering, dan kayu lembab.

    1. Rayap Tanah

    Rayap tanah adalah tipe rayap yang sangat invasif. Tipe ini tersebar luas di bawah tanah, dan memiliki daya kerusakan pada kayu paling tinggi dibandingkan rayap kayu kering dan rayap kayu lembab. Hal ini dikarenakan rayap bawah tanah memiliki rahang bergigi gergaji.


    Rayap ini biasanya berwarna kuning muda atau cokelat dengan sayap transparan. Rayap jenis ini biasa hidup di tanah, tumpukan kompos, dan kayu pondasi rumah. Biasanya mereka membuat jalur dari tanah liat sebagai akses jalan mereka dari tanah ke kayu tujuan mereka.

    2. Rayap kayu Kering

    Rayap ini selalu bergantung pada jalur tanah liat yang mereka buat untuk bergerak. tidak seperti rayap tanah yang bisa membuat jalur di bawah tanah.

    Rayap ini memiliki sayap yang besar dan biasanya mereka berwarna kuning tua hingga cokelat muda. Rayap kayu biasa bersarang di bangunan kayu dan umumnya ditemukan di daerah yang hangat, seperti di pesisir.

    3. Rayap Kayu Lembap

    Tipe Rayap ini lebih sering menyebabkan kerusakan pada struktur kayu di luar ruangan dibandingkan dengan di dalam ruangan, karena mereka lebih menyukai kayu lembap

    Rayap ini biasanya berwarna coklat muda sampai coklat tua atau bahkan coklat kemerahan. Rayap ini biasa bersarang pada kayu lembab, seperti di tumpukan kayu bakar, tiang pagar, tiang listrik, dan kayu yang rusak karena air.

    Nah, setelah kamu tahu tipe-tipenya, kamu bisa ikuti cara berikut ini untuk mencegahnya masuk ke dalam rumahmu.

    Cara Cegah Rayap Masuk ke Rumah

    1. Jangan Biarkan Area Lembap di Rumah

    Area lembap di rumah bisa membuat rayap tertarik untuk bersarang disitu. Selain itu, tempat yang lembap bisa membuat kayu mudah untuk disukai oleh rayap.

    Cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan area lembab di sekitar rumah adalah dengan memperbaiki kebocoran pipa, meratakan halaman sehingga tidak ada genangan air, dan memberikan saluran pada air AC yang menetes.

    2. Ganti Tanah Dengan Pasir

    Cara ini dilakukan untuk mencegah sebanyak mungkin kontak kayu dengan tanah. Rayap tidak dapat membuat jalur lumpur melalui pasir.

    3. Bersihkan Drainase/Selokan

    Membersihkan selokan penting dilakukan untuk memastikan sistem drainase yang baik. Jika selokan tersumbat,air yang berlebih dapat mengalir ke tepian dan menumpuk di dasar rumah, membuat tanah menjadi basah dan kayu menjadi lunak, sehingga menarik rayap untuk memangsanya.

    4. Gunakan Kayu Anti Rayap

    Ketika kamu membangun rumah, sebaiknya kamu pastikan bahwa kayu yang kamu gunakan itu tahan terhadap serangan rayap.

    5. Tutup Jalur Drainase dengan Jaring Besi

    Jalur drainase yang terbuka bisa menjadi tempat rayap masuk ke dalam rumah

    6. Simpan Kayu Jauh dari Rumah

    Bila kamu suka menyimpan kayu bakar, alangkah baiknya bila kamu menyimpannya jauh dari rumahmu

    7. Lakukan Pengecekan Rutin

    Yang terakhir tentunya kamu harus melakukan pengecekan secara rutin. Bila kamu menemukan tanda-tanda kehidupan rayap di rumahmu, sebaiknya kamu harus segera membasminya.

    Itulah beberapa pengenalan dari tipe-tipe rayap dan cara mencegahnya masuk ke rumah. Semoga rumah kamu bebas dari rayap!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com