Author: admin 3

  • 5 Langkah Mudah Bersihkan Kompor Gas buat Suasana Masak Lebih Enak


    Jakarta

    Ruang dapur biasanya menjadi area yang cepat kotor karena sering digunakan untuk menyiapkan dan memasak makanan. Tak jarang ada cipratan minyak dan tumpahan ketika memasak di dapur, sehingga kompor sering kali kotor.

    Kunci utama untuk menjaga kebersihan kompor dengan membersihkannya sesegera mungkin apabila menemukannya kotor setelah masak. Sebab, semakin lama kotoran dibiarkan, maka akan semakin sulit untuk dibersihkan.

    Adapun kebanyakan masyarakat Indonesia menggunakan kompor gas untuk memasak. Sebaiknya kompor tersebut dibersihkan setidaknya seminggu sekali untuk mencegah minyak dan residu memasak menumpuk.


    Dengan menjaga kebersihan kompor dengan baik, pastinya suasana dapur ketika memasak akan lebih enak dan nyaman bagi penghuni rumah. Melansir dari The Spruce pada Kamis (28/3/2024), berikut ini langkah membersihkan kompor gas dengan baik.

    Cuci Pan Support dan Knob

    Matikan kompor gas dan pastikan sudah tidak panas sebelum melepaskan pan support dan knob. Lalu, rendam pan support kompor tersebut ke dalam ember besar berisi air panas dan sabun cuci piring. Sedangkan knob cukup dicuci biasa dengan air dan sabun.

    Bersihkan Sisa Makanan

    Lap permukaan kompor dengan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun yang hangat untuk membersihkan minyak dan sisa makanan membandel. Kamu bisa menyemprotkan cuka suling dan menaburkan soda kue pada sisa makanan yang terbakar.

    Kemudian, tutupi dengan kain basah selama 15 menit sebelum digosok dengan spons kasar. Gunakan sisi kasar spons untuk menggosok pan support dan bilas dengan air bersih.

    Bilas dan Keringkan

    Setelah sisa makanan sudah dibersihkan, bilas semua dengan spons basah. Bilas dan bersihkan dengan seksama, terutama soda kue pada burnernya supaya tetap bisa berfungsi dengan baik. Lalu, keringkan semua bagian kompor gas dengan kain mikrofiber.

    Rangkai Kembali Kompor

    Setelah semua bagian kompor kering, kamu sudah bisa merangkai kembali kompor. Pasang pan support dan knob kembali pada tempat asalnya.

    Jaga Kebersihan Kompor

    Setelah membersihkan kompor gas secara berkala, jaga kebersihannya dengan membiasakan untuk lap tumpahan dan cipratan sesegera mungkin setelah memasak serta kompor sudah dingin.

    Demikian lima langkah mudah membersihkan kompor gas agar suasana memasak lebih nyaman dengan lingkungan bersih. Semoga membantu!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Rumah Kosong Lebih Baik Dijual atau Disewakan?


    Jakarta

    Banyak orang Indonesia yang masih mempunyai rumah kosong atau tidak ditempati. Alasan mereka tidak menempati rumah tersebut biasanya karena lokasi kerja yang kerap berpindah-pindah.

    Selain itu, banyak juga masyarakat yang mendapatkan warisan rumah dari orang tuanya. Sehingga terkadang mereka tidak menepatinya karena mereka sudah mempunyai rumah tetap untuk keluarga mereka, atau karena lokasinya jauh dari tempat kerja.

    Dalam menjawab masalah ini, detikProperti mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Erwin Karya selaku Director of Ray White Indonesia, dan Nina Kuntjoro, selaku Vice President Xavier Marks Home.


    Lebih Untung Dijual atau Disewakan?

    Menurut Erwin. Pengelolaan rumah kosong itu tergantung dengan kebutuhan pemiliknya. Bila kamu membutuhkan uang dalam waktu dekat, sebaiknya kamu menjualnya saja langsung. Sebaliknya, bila kamu sedang tidak ada keperluan uang yang mendesak, kamu bisa buat rumah itu menjadi rumah sewa.

    “Tergantung kebutuhan,” jawab Erwin. “Apabila tidak ada kebutuhan dana dalam jumlah besar, sebaiknya disewakan saja untuk mendapatkan yield / imbal hasil yang dapat menjadi passive income bagi pemilik rumahnya” jelasnya.

    Nina juga menambahkan, bahwa menjual rumah yang sudah lama memang lebih menguntungkan daripada menyewakannya.

    “Memang kalau yang menguntungkan itu kan kalau seandainya dia itu beli rumah sudah lama, misalkan rumah yang dia beli itu dari tahun 80, berarti nilai investasi dari rumah itu udah naik kan. Itu lebih menguntungkan. Tapi kalau misalkan dia beli baru mungkin 1~2 tahun lalu, mungkin kalau dijual nilainya belum terasa sekali,”jawab Nina.

    “Sekarang juga sudah banyak orang yang beli rumah utuh yang bagus dan tidak ada kekurangan, lalu rumah itu disewakan. Ya itu juga bisa jadi pilihan” lanjutnya.

    Keuntungan dan Kerugian Bila Rumah Kosong Dijual atau Disewakan

    Bila kamu membutuhkan uang dalam jangka pendek ini, tentunya menjual rumah tersebut bisa menjadi jawaban yang paling kuat. Dengan menjual rumah, kamu bisa lebih mudah untuk mendapatkan uangnya. Apalagi kalau dibeli lunas secara tunai.

    Tidak hanya itu, menjual rumah langsung juga menjadikan kamu terbebas dari biaya perawatan rumah tersebut.

    Sebaliknya, bila kamu ingin menyewakan rumah kosong tersebut, kamu akan perlu untuk melakukan perawatan rutin, karena hak milik properti masih berada di tangan kamu. Tetapi dengan menyewakan rumah kosong, kamu akan mempunyai pendapatan pasif dari hasil penyewaan tersebut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Praktis Bersihkan Lampu Gantung di Rumah


    Jakarta

    Lampu gantung memiliki ukuran yang sangat besar dan mempunyai desain yang rumit. Desainnya yang indah membuat lampu gantung seringkali dijadikan sebagai aksen dekoratif yang membuat rumah terlihat lebih mewah dan elegan.

    Namun, tampilan indahnya lama kelamaan bisa berubah menjadi kusam dan berdebu apabila tidak dibersihkan dengan benar.

    Seiring berjalannya waktu, kotoran yang menempel pada lampu gantung akan semakin banyak sehingga membutuhkan pembersihan yang lebih menyeluruh. Namun, masih banyak orang yang lupa atau menganggap membersihkan lampu gantung adalah pekerjaan yang sulit dan melelahkan.


    Padahal, membersihkan lampu gantung secara mendalam adalah tugas mudah yang tidak memerlukan pembersih atau alat khusus. Tapi pekerjaan ini memang cukup memakan waktu dan memerlukan kesabaran.

    Kamu juga harus ekstra hati-hati dan teliti saat membersihkan lampu gantung. Jika kamu belum pernah melakukannya, jangan khawatir. Yuk, simak panduan cara praktis bersihkan lampu gantung di bawah ini.

    Dilansir dari laman Better Homes and Garden berikut cara-caranya.

    Cara Membersihkan Lampu Gantung Tanpa Melepas Kacanya

    Membersihkan lampu gantung tanpa melepas kacanya adalah pilihan yang lebih cepat dan mudah. Hal yang paling penting dilakukan sebelum melakukan pembersihan adalah selalu matikan aliran listrik yang mengalir pada lampu. Setelah itu, lakukan langkah-langkah berikut:

    1. Siapkan Larutan Pembersih di Dalam Botol Semprot

    Kamu bisa membuat larutan pembersh menggunakan campuran cuka putih dan air dengan rasio 1:3. Selain itu kamu juga bisa menggunakan campuran isopropyl alcohol dan ir dengan perbandingan yang sama juga.

    Hindari penggunaan amonia dan pembersih berbahan dasar amonia, termasuk pembersih kaca komersial yang mengandung amonia.

    Hal ini dikarenakan zat ammonia bisa menghilangkan lapisan atas dari kristal kaca yang ada pada lampu gantung.

    2. Siapkan Lampu Gantungnya

    Seletah aliran listrik diputus, biarkan bola lampu menjadi dingin.

    Letakkan selimut atau handuk tebal di lantai bawah lampu gantung untuk memberikan bantalan jika ada pecahan kristal atau kaca yang lepas dan jatuh selama proses pembersihan.

    Gunakan tangga untuk menjangkau lampu gantungnya. Pakai sarung tangan agar sidik jari tidak tertinggal pada kaca saat membersihkannya.

    3. Semprotkan Larutan Pembersih Ke Kain

    Semprotkan larutan pembersih ke kain, tapi jangan sampai semuanya basah. Biarkan setengah bagian kainnya kering.

    Jangan menyemprotkan larutan pembersih langsung ke lampu gantungnya.

    4. Lap dan Keringkan

    Usap setiap bagian lampu gantung dengan kain yang sudah disiapkan tadi untuk membersihkan kotorannya. Pastikan untuk melakukannya dengan hati-hati dan teliti agar hasilnya maksimal.

    Cara Membersihkan Lampu Gantung dengan Melepas Kacanya

    Melepaskan kaca dari lampu gantung akan membuat pembersihan lebih dalam pada bagian-bagian kecil dan rangka lampu gantung.

    Sebelum melepas kaca, ambil foto lampu gantung agar kamu memiliki panduan untuk memasangnya kembali setelah dibersihkan. Jangn lupa juga untuk selalu memutus aliran listriknya dulu.

    1. Siapkan Lampu Gantungnya

    Setelah mematikan listri, tunggu sampai lampu dingin. Letakkan selimut atau handuk tebal di lantai sebagai bantalan jika ada pecahan kristal atau kaca yang jatuh selama proses pelepasan atau pemasangan kembali. Gunakan tangga untuk menjangkau lampu gantungnya.

    2. Bersihkan Potongan Kaca

    Lepaskan potongan kaca atau kristal dari lampu gantung dengan tang runcing. Setelah mengeluarkan bagian-bagiannya, gunakan kain mikrofiber untuk menyeka debu dan kotoran dari perlengkapan dan bohlam.

    3. Siapkan Larutan Pembersih

    Buat larutan pembersih dan kemudia masukkan ke dalam botol semprot.

    4. Bersihlan Setiap Potongan Kacanya

    Dengan menggunakan kain microfiber yang sudah dibasahi dengan cairan membersih, bersihkan setiap bagian dari potongan kaca dan lampu gantungnya.

    5. Keringkan Setiap Bagian

    Setelah mencuci setiap bagian, keringkan semuanya dengan menggunakan kain kering. Letakkan handuk tebal di permukaan lantai dan letakkan potongan-potongan tersebut di atas handuk setelah dibersihkan dan dikeringkan.

    6. Pasang Kembali Lampu Gantung

    Pakai sarung tangan putih yang bersih dan kering untuk mencegah noda sidik jari merusak kristal atau pecahan kaca yang baru dibersihkan. Gunakan foto yang sudah kamu ambil sebagai gampar panduan dan pasang kembali lampu gantungnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sewa/Jual Rumah Mending Titip ke Agen atau Pasarkan Sendiri?



    Jakarta

    Siapa nih yang punya kos atau kontrakan tapi masih belum tahu cara memasarkannya?

    Tenang, kamu nggak sendirian. Di Indonesia, masih banyak masyarakat yang mempunyai rumah kosong.

    Biasanya, mereka membuat rumah kosong tersebut menjadi rumah sewa (kos/kontrakan) atau mungkin bahkan hingga di jual langsung.


    Biasanya mereka mendapatkan rumah kosong dari warisan orang tua atau karena alasan lokasi kerja yang berpindah. Sehingga mereka memiliki beberapa rumah yang tidak ditinggali.

    Nah, masalahnya masih banyak orang yang kesulitan ketika memasarkan rumah tersebut.

    Menurut Vice President Xavier Marks Home, Nina Kuntjoro. Ketika melakukan pemasaran properti rumah untuk dijual atau disewakan sebaiknya melalui agen properti saja, khususnya yang terakreditasi baik.

    “Lebih baik dipasarkan melalui agen properti yang sudah terakreditasi baik dan memiliki kantor perusahaan yang jelas. Alasannya karena kita mau menyerahkan rumah tersebut ke tangan orang lain.” Jawabnya.

    Apa Manfaat Menjual/Menyewakan Properti Rumah Lewat Agen?

    Keunggulan dari menggunakan jasa agen dalam melakukan pemasaran properti rumah adalah karena properti tersebut akan diolah oleh pihak agen. Pihak agen ini nantinya akan menjembatani mempertanggung jawabkan masalah jual beli dan sewa antara pemilik properti dan calon pembeli/penyewa.

    “Kalau pakai agent nanti bisa memantau calon penyewa ini orangnya seperti apa, jadi nanti agent yang bertanggung jawab. Dalam pemasaran juga agent akan menghandelnya. Kalau jangka waktu sewa penghuni sudah habis, nanti ketika mengembalikan properti kan harus dalam keadaan baik, nah itu tugasnya agent untuk mengkomunikasikan semuanya antara penyewa dengan pemilik.” jelas Nina.

    Selain itu, agen properti juga sangat membantu pemilik properti yang sudah tua untuk memberikan pengarahan yang tepat ketika melakukan jual beli atau sewa sebuah properti.

    “Ada juga kejadian dimana calon penyewa dan pemiliknya bertemu secara langsung. Nah si pemilik ini sudah berumur (tua) dan mereka tidak ada perjanjian dan sebagainya. Hanya transfer dan kuitansi saja. Nah pas jangka sewa sudah berakhir, si penyewanya nggak mau keluar dari rumah atau nunggak” Ungkap Nina.

    Nina juga menjelaskan bahwa ketika mencoba untuk menitipkan properti rumah kepada agen, kamu harus memastikan bahwa agen yang bekerja sama dengan kamu itu cukup satu saja.

    Hal ini penting dilakukan untuk mencegah adanya salah paham atau membuat rumit proses jual beli atau sewa rumah tersebut.

    “Memasarkan rumah dijual atau disewa itu sebaiknya dengan 1 agent yang dipercaya saja. Karena pemilik menyerahkan rumah tersebut ke orang lain. Kalau banyak orang nanti pusing. itu bisa lebih minim tindak kejahatan. Kalau cuma 1 agent kan bisa ketahuan kalau sampai sertifikatnya tersebar dan dijadikan bahan penipuan” Tegas Nina.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakai Tiga Bahan Dapur Ini Bisa Bikin Jendela Kinclong


    Jakarta

    Membersihkan jendela adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh setiap pemilik rumah untuk menjaga kebersihan rumahnya.

    Kaca yang bersih dan berkilau akan membuat rumah lebih nyaman dan lebih enak dipandang. Kebanyakan orang biasanya membersihkan jendela menggunakan cairan pembersih kaca yang dibeli di supermarket.

    Padahal, kita bisa membuat cairan pembersih kaca sendiri menggunakan bahan- yang ada di dapur, yang pastinya lebih menghemat biaya.


    Selain menghemat biaya, membuat cairan pembersih kaca sendiri juga merupakan pilihan yang ramah lingkungan.

    Tenag saja, kamu bisa membuat sebotol larutan pembersih kaca sendiri di rumah tanpa perlu biaya tambahan karena bahan-bahan yang digunakan pasti ada di dapur kamu. Kira-kita apa saja sih bahannya? Yuk, simak pembahasannya di bawah ini.

    Dilansir dari laman Better Homes and Gardens, berikut adalah resep cairan pembersih kaca menggunakan bahan-bahan dapur.

    Resep Pembersih Kaca Menggunakan Cuka

    Bahan-bahan yang dibutuhkan:

    – 2 gelas air suling

    – ½ cangkir cuka putih suling

    – 10 tetes minyak esensial (opsional)

    Langkah-langkah nya adalah sebagai berikut:

    1. Siapkan semua bahan yang dibutuhkan

    Kumpulkan semua perlengkapan yang dibutuhkan, termasuk 2 gelas air, 1/2 gelas cuka, dan minyak esensial jika kamu ingin menambahkan pewangi.

    2. Campur semua bahan di dalam botol semprot

    Campurkan semua bahannya di dalam botol semprot dan kocok sampai semuanta merata.

    Resep Pembersih Kaca Menggunakan Alkohol Gosok

    Alkohol gosok adalah disinfektan. Jadi tidak seperti pembersih kaca yang pertama, alkohol gosok tidak hanya sebagai pembersih tapi juga sebagai disinfektan yang bisa membunuh kuman serta bakteri lainnya.

    Bahan-bahan yang dibutuhkan:

    – ¼ cangkir alcohol

    – 2-3 sendok makan cuka putih suling

    – 1 gelas air suling

    Langkah-langkahnya:

    1. Tambahkan 1/4 cangkir alkohol dan 2-3 sendok makan cuka putih sulingan ke dalam botol semprot.

    2. Kemudian tambahkan 1 gelas air suling. Kencangkan tutupnya dengan erat dan kocok hingga merata. Pastikan bahan-bahan tercampur sempurna sebelum digunakan.

    Resep Pembersih Kaca Menggunakan Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring adalah pilihan yang paling mudah dan efektif untuk membersihkan kaca. Hanya dengan sedikit saja, sabun cuci piring sudah bisa memberikan pembersihan ekstra pada kaca. Bahan ini cocok jika kamu ingin membersihkan kaca yang sangat kotor atau berminyak. Bahannya hanya menggunakan sabun cuci piring dan air saja.

    Langkah-langkahnya begini:

    1. Campurkan 16 ons air panas dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam ember besar.

    2. Setelah airnya tidak terlalu panas, aduk rata dan tuangkan ke dalam botol semprot.

    Itulah beberapa resep membuat pembersih kaca menggunakan bahan-bahan dapur. Mudah bukan? Setelah kamu membuatnya, kamu bisa menggunakannya layaknya pembersih kaca yang biasa ada di toko.

    Tapi kamu perlu menghindari penggunaan pembersih yang mengandung cuka pada marmer, granit, batu tulis, ubin, atau permukaan padat, karena bahan asam dapat menyebabkan kerusakan. Semoga membantu!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pandu Sjahrir Bicara Pilihan Anak Muda Lanjut S2 Atau Beli Rumah, Ini Katanya



    Jakarta

    Di usia muda dan sudah berpenghasilan terkadang kita dihadapkan pada beberapa pilihan. Misalnya ingin melanjutkan pendidikan atau menabung untuk miliki hunian sendiri agar lebih mandiri.

    Dua pilihan ini sama-sama menguntungkan di masa depan, tetapi tentu masih bisa dipertimbangkan dari skala prioritas masing-masing.

    Bagi kalian yang masih bingung, Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), Pandu Patria Sjahrir, memberikan sedikit pandangannya tentang dua pilihan tersebut.


    Ia mengaku pertama kali membeli rumah pada usia 40 tahun. Namun sebelum membelikan untuk dirinya sendiri, Pandu telah menghadiahkan sebuah rumah untuk ibunya di usia 34 tahun dengan sistem pembayaran KPR atau cicilan.

    Keponakan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ini menambahkan rumah pertama untuk ibunya yang dia beli sekitar tahun 2013 masih tergolong murah pada saat itu.

    “Jadi buat anak-anak muda masih ada waktu lah, yang penting Anda investasi. Kalau misalkan Anda baru lulus sekolah, bagaimana nabung untuk nanti bisa S2 karena saya sangat percaya pada education (pendidikan),” katanya, dikutip dari akun Instagramnya @pandusjahrir, Jumat (29/3/2024).

    Meskipun pandangannya ini tidak bisa dipukul rata, sebab setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda. Menurutnya yang terpenting adalah memiliki tujuan dalam hidup termasuk soal keuangan.

    Salah satu cara untuk mencapai keuangan yang stabil dalam 10 tahun ke depan adalah dengan mulai membeli saham-saham blue chip. Sebagai informasi, mengutip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saham blue chip adalah saham dari perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi yang kuat, jejak keuangan yang stabil, dan sejarah pertumbuhan yang konsisten.

    “Jangan naikin kualitas hidup untuk spending, untuk membeli barang atau apa. Kalau Anda bisa investasi di pasar modal, beli saham-saham blue chip, Anda beli aja koleksi, beli bond. Karena pendapatan pasti akan naik,” ujar Pandu.

    Setelah itu utamakan untuk melanjutkan pendidikan, bagi yang baru lulus SMA lanjut kuliah S1 atau setelah S1 lanjut S2. Menurutnya pendidikan dapat membuat diri seseorang lebih kaya dan memiliki nilai tambah.

    Baru di akhir mencoba membeli rumah untuk hunian dan investasi. Sebab, target pasar properti Indonesia ada perbedaan perlakuan. Bagi masyarakat kelas menengah ke atas tentu, pilihannya adalah membeli rumah komersial yang harganya cukup tinggi sehingga membutuhkan modal yang besar.

    Sementara untuk masyarakat menengah ke bawah banyak mendapatkan bantuan. Salah satunya adalah adanya bantuan rumah subsidi dari pemerintah dengan harga di bawah Rp 400 juta dengan jumlah unit terbatas.

    “Karena menurut saya, pasar Indonesia untuk kelas menengah atas tidak kondusif. Beda ya kalau menengah bawah, kalau menengah bawah sangat dibantu. Jadi kalau Anda ingin membeli rumah dan baru menengah bawah, fine (boleh). Jadi tergantung Anda tinggal di mana, hidup di mana, jadi lihat sisi income dari rumah tersebut opportunity cost-nya apa. Tapi buat yang muda, invest diri kalian dulu deh, sebelum pikir untuk beli rumah,” pungkas Pandu.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 3 Hal yang Memicu Kelabang Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Kelabang adalah salah satu hewan yang bisa muncul di rumah dan dikenal berbahaya karena memiliki racun. Biasanya mereka menggigit manusia hanya saat merasa terancam.

    Hewan ini memiliki kaki yang banyak, tetapi berbeda dengan hewan kaki seribu. Gerakannya pun lebih cepat dari kaki seribu. Untuk bertahan hidup, kelabang kerap memangsa serangga atau cacing.

    Tidak seperti kecoa, kelabang lebih suka bersembunyi. Selain itu, kelabang tidak memakan hal lain selain cacing atau serangga sehingga tidak akan merusak perabotan. Mereka juga tidak meninggalkan kotoran atau bau yang tidak sedap.


    Lalu kenapa kelabang bisa tiba-tiba berada di rumah? Selain mereka melihat ada sumber makanan, mengutip dari The Spruce, Jumat (20/3/2024) berikut alasan yang memicu kelabang masuk ke rumah.

    1. Ada Tempat yang Lembap di Rumah

    Seperti diketahui, kelabang lebih suka bersembunyi. Mereka menyukai tempat yang gelap dan lembap seperti di bawah westafel, bak mandi, gudang penyimpanan, dan sebagainya.

    Maka dari itu, kamu harus rajin-rajin untuk membersihkan setiap area rumah agar tidak mengundang kelabang masuk ke rumah. Pada area halaman, kamu bisa sering memotong rumput dan membuang daun yang jatuh.

    Dehumidifier juga efektif untuk mencegah kelabang kelabang masuk ke rumah karena alat ini dapat menghilangkan kelembapan udara di sekitar.

    2. Adanya Celah

    Jika kamu belum memiliki waktu untuk membersihkan rumah secara rutin, pastikan saat malam hari menutup lubang pembuangan di kamar mandi atau wastafel. Hal ini dapat mencegah kelabang masuk ke rumah.

    Perhatikan pula fondasi pada celah di akses masuk seperti engsel pintu dan jendela. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya. Sebagai informasi, sealant merupakan salah satu zat yang digunakan untuk mencegah masuknya cairan melalui permukaan atau sambungan pada material tertentu.

    Selain itu, kelabang juga bisa muncul dari retakan di rumah terutama yang dekat dengan genangan air atau area yang kotor.

    3. Tumpukan Sampah

    Sampah yang jarang dibuang, dapat mengundang lalat dan serangga lain datang. Melihat sumber makanan yang banyak, kelabang juga akan ikut muncul untuk berburu makanan. Selain sampah di dalam rumah, tumpukan dedaunan di halaman rumah juga bisa mengundang kelabang.

    Lalu sudut-sudut rumah yang berdebu, jarang dibersihkan, dan suhunya tidak terlalu dingin seperti tumpukan karpet di sudut rumah, belakang kursi, lemari, dan sebagainya rawan menjadi tempat tinggal kelabang.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Sudut Rumah yang Wajib Dipasang CCTV, Bisa Cegah Maling Masuk


    Jakarta

    Menjelang mudik Lebaran, banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum meninggalkan rumah. Kamu pasti ingin memastikan rumah tetap aman sampai kamu pulang dari kampung halaman.

    Mulai dari sekarang coba pasang kamera pengawas di rumah atau yang biasa disebut CCTV. Alat ini sangat membantu untuk mengawasi rumah dari jauh dan sebagai barang bukti jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

    Sebagai informasi, menurut Atmoko seperti yang dikutip dari Jurnal Politeknik Sriwijaya, CCTV atau closed-circuit television adalah penggunaan kamera video untuk mentransmisikan signal video ke tempat spesifik, dalam beberapa set monitor.


    Sistem CCTV biasanya terdiri dari komunikasi antara kamera dan monitor, di mana kamera bisa digerakkan, berputar 180 derajat atau mengikuti pergerakan manusia, dan melakukan pembesaran objek atau zoom.

    Sistem komunikasi ini dihubungkan dengan sebuah aplikasi yang bisa diakses melalui ponsel asal terhubung internet. Pengawasan CCTV selama 24 jam. Harga CCTV juga saat ini ada yang di bawah Rp 1 juta dan bisa dibeli secara online. Kamu bisa memasangnya sendiri seperti memasang WiFi di rumah.

    Melansir dari CNET, Jumat (29/3/2024) berikut 6 tempat terbaik memasang CCTV di rumah.

    1. Pintu Depan

    Rata-rata rumah di Indonesia terutama yang berada di perumahan hanya memiliki 1 akses masuk. Maka perlu ada 1 CCTV yang dipasang mengarah ke pintu masuk. Jika bisa untuk CCTV di depan, kamera yang digunakan bisa bergerak agar rekaman yang didapat jelas.

    Jadi ketika ada pergerakan dari depan pintu seperti ada tukang paket, petugas keamanan, atau orang lain yang datang ke rumah, kamera dapat merekam wajah mereka.

    Selain itu bisa juga tambahkan bel rumah yang juga memiliki kamera seperti yang biasa dipakai di apartemen. Letakkan di depan pagar rumah atau tepat di samping pintu rumah.

    2. Pintu Belakang, Samping, dan Lantai atas

    Selain di pintu depan, kamu juga perlu menambahkan di setiap akses masuk di rumah. Jika ada pintu belakang dan samping, bisa ditambahkan 1 sisi karena kita tidak tahu pencuri akan masuk melalui pintu yang mana.

    Pada pintu di lantai 2 biasanya menghadap ke balkon rumah. Di sini juga perlu dipasang kamera yang bisa bergerak, sehingga selain merekam kehadiran orang di balkon, juga bisa merekam di jalanan menuju rumah.

    3. Garasi

    Jika kamu memiliki garasi sendiri di dalam rumah, kamu bisa menambahkan satu kamera di dalamnya. Apalagi jika kamu meninggalkan kendaraan di dalamnya. Jangan lupa tutup kendaraan dan beri kunci ganda pada ban agar tidak dapat dibawa kabur. Tambahkan juga pencahayaan yang cukup karena biasa garasi tertutup dengan ventilasi minim.

    4. Halaman Rumah

    Jika kamu memiliki halaman yang cukup luas dan tidak cukup mengandalkan CCTV di depan pintu masuk, tambahkan satu CCTV yang kameranya dapat berputar. Tambahkan juga dinding atas yang menutupi halaman rumah dengan kawat besi agar pencuri tidak berani melompat.

    5. Ruang Tamu, Dapur, dan Kamar Tidur

    Akan menguntungkan jika ruang tamu dan ruang makan tidak ada sekat yang menutupi sehingga satu CCTV cukup. Biasanya ruang tamu dan ruang makan ada barang elektronik berharga seperti kipas angin, TV, kulkas, dan lainnya yang rawan dicuri.

    Barang berharga yang mungkin dicari mungkin di kamar tidur. Pastikan sebelum meninggalkan rumah, surat berharga, pehiasan, dan barang berharga lainnya sudah disimpan di brankas atau tempat paling aman di rumah.

    6. Tangga dan Lorong Masuk ke Dalam Rumah

    Jika rumahmu terdiri dari beberapa lantai pasang CCTV di ujung tangga di lantai 2 atau di setiap bukaan pintu lift. Pada area ini juga bisa menggunakan kamera yang dapat bergerak agar bisa merekam tujuan mereka.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bolehkah Menyimpan Boneka di Rumah dalam Ajaran Islam? Ini Dalilnya



    Jakarta

    Boneka erat kaitannya sebagai mainan anak perempuan. Bahkan ada orangtua yang sampai membeli puluhan boneka dengan bentuk berbeda agar sang anak tidak bosen bermain di rumah. Namun, apakah dalam Islam boleh simpan boneka di rumah?

    Seperti yang diketahui Islam melarang keras adanya karya seni yang menyerupai ciptaan Allah seperti manusia dan hewan. Dalam hal ini ulama sepakat melarang adanya patung dan lukisan terinspirasi dari makhluk hidup kecuali tumbuhan, pohon, dan gambar alam.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.


    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Lalu untuk boneka sendiri ada juga ada yang terinspirasi dari manusia dan hewan atau bahkan keduanya. Bahkan ada boneka yang menyerupai wanita dan pria lengkap dari dari rambut hingga jari kaki. Begitu pula dengan boneka berbentuk hewan seperti kuda, beruang, monyet, hingga paus, pada desainnya tedapat mata, mulut, badan, tangan, dan kaki atau sirip.

    Replika makhluk hidup berbentuk boneka ini ukurannya memang berbeda dari wujud asli manusia dan hewan, namun jika dilihat dari kelengkapan indra tubuh semuanya ada.

    Mengutip dari NU Online, boneka sudah ditemukan sejak dulu dan bagian dari peradaban manusia. Dahulu boneka justru terbuat dari liat, batu, kayu, tulang, gading, kulit, hingga lilin.

    Saat ini masih banyak ditemui boneka dibuat dari liat, kayu, atau lilin, tetapi demi keamanan saat dimainkan oleh anak-anak, bahan yang saat ini banyak dipakai terbuat dari kain atau plastik olahan seperti polivinil klorida (PVC), etilen vinil asetat (EVA), atau akrilonitril butadiena stirena (ABS).

    Terkait hukum memiliki boneka di dalam rumah, mayoritas ulama seperti Maliki, Syafi’i dan Hambali berpendapat dalam Islam masih diperbolehkan. Begitu juga dengan Imam Nawawi dalam Syarh Muslim, keduanya berpendapat hal yang sama.

    “Bahwa Islam melarang untuk membuat gambar dan patung, kecuali untuk boneka anak-anak. Karena ada dalil yang menunjukkan keringanan dalam hal ini,” tulis NU Online seperti yang dilansir pada Jumat (29/3/2024).

    Keputusan tersebut didasarkan pada riwayat dari Ummul Mukmin, Sayyidah Aisyah ra menceritakan bagaimana Rasulullah saw memperlakukannya ketika sedang bermain boneka.

    “Dahulu aku sering bermain dengan boneka anak perempuan di sisi Nabi saw. Dahulu aku juga memiliki teman-teman yang biasa bermain denganku. Ketika Rasulullah saw masuk ke rumah, teman-temanku pun berlari sembunyi. Beliau pun meminta mereka untuk keluar agar bermain lagi, maka mereka pun melanjutkan bermain bersamaku.” (HR. Bukhari no 6130 dan Muslim no 2440).

    Riwayat Hadits lainnya tentang bermain boneka yang bersumber dari Aisyah RA mengatakan sebagai berikut.

    “Suatu hari, Rasulullah pulang dari perang Tabuk atau perang Khaibar (perawi hadits ragu, pen.) sementara di kamar (‘Aisyah) ada kain penutup. Ketika angin bertiup, tersingkaplah boneka-boneka mainan ‘Aisyah, lalu Rasulullah saw bertanya, “Apa ini wahai ‘Aisyah?”. Dia (‘Aisyah) pun menjawab, “Boneka-boneka (mainan) milikku”.

    Beliau melihat di antara boneka mainan itu ada boneka kuda yang punya dua helai sayap. Lantas beliau pun bertanya kepada ‘Aisyah, “Yang aku lihat di tengah-tengah itu apanya?” ‘Aisyah menjawab, “Kuda.” Beliau bertanya lagi, “Apa itu yang ada pada bagian atasnya?”. ‘Aisyah menjawab, “Kedua sayapnya.” Beliau menimpali, “Kuda punya dua sayap?” ‘Aisyah menjawab, “Tidakkah Engkau pernah mendengar bahwa Nabi Sulaiman mempunyai kuda yang memiliki sayap?’ Beliau pun tertawa hingga aku melihat gigi beliau (HR. Abu Dawud no 4934).

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Amalan Agar Terlindung dari Gangguan Setan di Rumah


    Jakarta

    Manusia terus menjadi sasaran setan untuk disesatkan agar terjerumus dalam keburukan. Gangguan setan bisa berlangsung kapan saja, termasuk di dalam rumah.

    Umat Islam sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk membentengi diri dari godaan setan. Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan ketika hendak berkegiatan di rumah.

    Mengutip dari laman Rumaysho pada Jumat (29/3/2024), berikut ini amalan yang dapat dipraktikkan di rumah untuk melindungi diri dari gangguan setan.


    Membaca Doa Masuk Kamar Mandi

    Ada baiknya membiasakan diri untuk membaca doa ketika hendak memasuki kamar mandi. Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu yang mengatakan:

    كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ »

    “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika masuk kamar kecil, beliau mengucapkan, ‘Allohumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaaits (artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan dari-Mu dari setan laki-laki maupun setan perempuan).” (HR. Bukhari, no. 142, 6322; Muslim, no. 375; Abu Daud, no. 4; Tirmidzi, no. 5; An-Nasai, 1:20; Ibnu Majah, no. 296; Ahmad, 19:13).

    Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan hafizhahullah menerangkan dalam Minhah Al-‘Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram (1:363) bahwa bacaan tersebut berarti meminta perlindungan dari kejelekan dan pelaku kejelekan.

    Membaca Doa Masuk Rumah dan Makan

    Pastikan untuk membaca doa masuk rumah dan sebelum makan. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

    Artinya: “Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), ‘Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.’ Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), ‘Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.’ Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, ‘Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.’” (HR. Muslim, no. 2018).

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan dalam kitab Syarh Riyadh Ash-Shalihin, jika seseorang menyebut nama Allah ketika memasuki rumah, tetapi tidak menyebutnya saat makan, maka setan akan berserikat dengannya saat makan.

    Kemudian, apabila seseorang menyebut nama Allah ketika makan, tetapi tidak saat memasuki rumahnya, maka setan akan berserikat dengannya di tempat bermalamnya. Sedangkan jika saat masuk rumah dan saat makan malam, ia menyebut nama Allah, maka setan akan menjauhi tempat bermalam dan jatah makannya.

    Membaca 3 Qul dan Ayat Kursi Sebelum Tidur

    Rasulullah SAW mencontohkan untuk membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan ayat kursi ketika hendak tidur. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim sebagai berikut.

    أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ إذا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ، ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرأَ فِيْهِمَا : (( قُلْ هُوَ اللهُ أحَدٌ ، وَقَلْ أعُوذُ بِرَبِّ الفَلَقِ ، وَقُلْ أعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ )) ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ ، يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوجْهِهِ ، وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ ، يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

    Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila menghampiri tempat tidurnya, beliau menyatukan kedua telapak tangannya kemudian meniupnya, lalu membacakan pada kedua tangannya tadi, “Qul huwallahu ahad, qul a’udzu birobbil falaq, qul a’udzu birobbin naas.” Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangannya ke seluruh tubuhnya yang dapat ia jangkau. Beliau mulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuhnya. Beliau melakukan itu tiga kali.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari, no. 6320 dan Muslim, no. 2714)

    Dalam kitab Riyadh Ash-Shalihin (hadits, no. 1461), ahli bahasa mengatakan kata ‘an-naftsu’ adalah meniup dengan pelan tanpa disertai air liur atau ludah.

    Sementara keutamaan membacakan ayat kursi sebelum tidur disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang mengadukan kepada Rasulullah SAW tentang seseorang yang mengajarkan padanya ayat kursi.

    Demikian amalan yang bisa kamu lakukan untuk melindungi diri dari gangguan setan di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com