Author: admin 4

  • Tips Jitu Bikin Rumah Nggak Gerah Tanpa AC


    Jakarta

    Rumah di negara beriklim tropis biasanya memiliki udara yang panas dan gerah, bahkan terasa pengap di dalam rumah. Hal ini disebabkan akibat kurangnya ventilasi yang memungkinkan sirkulasi udara.

    Udara panas yang terperangkap di dalam rumah tentu bikin penghuni rumah kegerahan. Peran jendela sebagai ventilasi untuk sirkulasi udara pun menjadi penting. Pemasangan jendela di depan rumah bisa membawa udara segar masuk ke dalam rumah, tetapi tidak mengeluarkan udara panas.

    Alhasil, rumah masih terasa panas walau jendela sudah dibuka. Kalau seperti ini, kamu membutuhkan ventilasi lain sebagai jalur panas untuk keluar dari rumah.


    Ventilasi itu juga berupa jendela yang berada di sisi lain tetapi masih berhadapan dengan jendela utama di depan yang mengirim udara segar masuk ke dalam rumah. Akses masuk dan keluar udara di dalam rumah tersebut disebut dengan ventilasi silang atau cross ventilation.

    Ventilasi Silang

    Melansir dari architropics pada Selasa (9/7/2024), ventilasi silang adalah suatu bentuk ventilasi alami yang memungkinkan angin masuk ke satu sisi ruangan dan keluar dari sisi lainnya.

    Ventilasi silang menggunakan tenaga yang digerakkan oleh angin untuk membawa udara dingin dari luar dan menggantikan udara dalam ruangan yang pengap dan hangat. Memakai sistem ventilasi silang ini dinilai efektif membuat rumah lebih sejuk.

    Jalur pertukaran udara ini tidak boleh terhalang oleh perabotan apa pun. Biarkan jendela depan dan belakang berhadapan tanpa ada meja, dinding, atau rak yang menghalangi sirkulasi udara. Penghalang juga membuat arah angin segar yang masuk ke rumah tidak bisa mendorong udara panas keluar.

    Hal lain yang perlu diperhatikan saat menerapkan ventilasi silang di rumah adalah membuat bingkai jendela yang lebar. Selain itu, kecepatan angin di luar juga faktor penting rumah dapat menjadi sejuk.

    Kekurangan Ventilasi Silang

    Meski dinilai sangat efektif membuat rumah jauh lebih sejuk, tentu sistem ini hanya berlaku bagi rumah yang memiliki 2 sisi rumah yang terbuka dan tidak berdempetan dengan tembok. Misalnya yang hanya memiliki taman belakang atau yang rumahnya berhalaman luas.

    Namun, untuk yang tinggal di komplek perumahan yang rumahnya berdempetan, rusun, atau apartemen yang hanya memiliki 1 sisi yang memiliki jendela, ventilasi silang bisa diterapkan antara jendela dan pintu yang terbuka. Maka dari itu, setidaknya rumah memiliki jendela agar rumah memiliki perputaran udara yang baik.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tiang Listrik Dekat Rumah Bermasalah? Begini Cara Lapor Lewat PLN Mobile


    Jakarta

    Cara melaporkan tiang listrik bermasalah di dekat rumah ternyata sekarang bisa melalui online. Kamu tidak perlu mendatangi kantor PLN untuk minta bantuan.

    Manager PLN UP3 Depok, Martha Adi Nugraga mengatakan permasalahan terkait tiang listrik merupakan tanggung jawab PLN. Masyarakat cukup melaporkan kendala pada tiang listrik tersebut melalui aplikasi PLN Mobile.

    “Jika masyarakat menemukan tiang listrik miring dapat melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile. Selanjutnya petugas PLN akan melakukan pengecekan dan segera memperbaiki,” kata Martha kepada detikProperti pada Rabu (10/7/2024).


    Cara Melaporkan Masalah Tiang Listrik

    Menurut Martha, masalah apa pun terkait tiang listrik dan listrik di rumah dapat dilaporkan melalui aplikasi PLN Mobile. Mulai dari tiang listrik miring, ambruk, mengeluarkan asap, kabel putus, dan lainnya.

    Sebenarnya selain melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat juga bisa melaporkan melalui nomor 123, tetapi akan lebih praktis jika melalui aplikasi. Kamu cukup mengunduh aplikasinya dan menyiapkan ID pelanggan rumah terdekat dari tiang listrik tersebut.

    Ada pun cara melaporkan masalah tiang listrik melalui PLN Mobile, sebagai berikut.

    1. Pilih menu “Pengaduan”.

    2. Pilih sub menu “Layanan Informasi (Kondisi Jaringan Listrik, Tagihan Listrik dan Token, Integritas)”.

    3. Selanjutnya pilih ID Pelanggan yang terdaftar jika tiang listrik yang miring berada di dekat rumah, atau klik “Gunakan Titik Lokasi” untuk menunjukkan lokasi tiang listrik yang miring jika tidak berada di dekat rumah.

    4. Tulis rincian laporan terkait tiang listrik dan lampirkan foto tiang listrik yang miring.

    5. Kemudian klik “Kirim Pengaduan”.

    6. Kamu akan menerima nomor laporan. Klik “OK” agar laporan diteruskan ke pihak terkait.

    7. Untuk mengetahui progres laporan, kamu bisa mengecek status penanganan gangguan secara real time dengan klik menu “Pengaduan” lalu klik sub menu “Lacak Pengaduan Anda”.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Maksimalkan Sirkulasi Udara Supaya Rumah Terasa Sejuk


    Jakarta

    Rumah yang sehat harus mempunyai sirkulasi udara yang memadai. Dengan memiliki sirkulasi, udara di rumah akan penuh dengan oksigen agar terasa lebih segar dan sejuk.

    Sebaliknya, rumah dengan sirkulasi yang buruk akan terasa pengap, sehingga bisa mengganggu aktivitas di rumah. Mulai dari kualitas tidur yang menurun hingga munculnya gangguan kesehatan mungkin saja terjadi karena udara pengap.

    Lalu, bagaimana cara memaksimalkan sirkulasi udara di rumah? Simak caranya di sini, dikutip dari Real Simple, Selasa (9/7/2024).


    Tips Maksimalkan Sirkulasi Udara

    1. Buka Jendela Rumah

    Tentunya cara paling mudah meningkatkan sirkulasi udara adalah membuka jendela agar udara segar masuk ke dalam rumah. Namun, perlu diperhatikan bahwa udara luar mungkin mengandung polusi. Sebelum membuka jendela, cek kualitas udara di daerahmu masing-masing, ya!

    2. Manfaatkan AC

    Menyalakan AC adalah cara andal untuk meningkatkan aliran udara di seluruh rumah. Pastikan untuk rutin mengganti filter AC setiap bulan guna mencegah masuknya debu dan polutan ke dalam rumah.

    3. Nyalakan Kipas Angin

    Menurut Glory Dolphin, seorang ahli kualitas udara, menyalakan kipas langit-langit atau kipas kotak bisa membantu memperlancar sirkulasi udara di ruangan. Hal ini tidak hanya memberikan efek pendinginan, tetapi juga membantu mengatasi pengap pada ruangan.

    4. Gunakan Kipas Kamar Mandi dan Dapur

    Selain menghilangkan kelembapan, kipas penghisap udara di kamar mandi dan dapur bisa menciptakan tekanan negatif. Ini membantu udara segar masuk dari luar. Jangan lupa tetap menggunakan air purifier atau pemurni udara jika kamu khawatir akan polusi lingkungan.

    5. Teknik Tekanan Negatif dengan Pemanasan Ruangan

    Glory Dolphin merekomendasikan teknik tekanan negatif dengan memanaskan satu ruangan pada suatu hari dengan pintu tertutup, lalu membuka jendela di hari berikutnya. Ini membantu mengeluarkan udara yang sudah ‘basi’ dan membawa udara segar ke dalam rumah.

    6. Gunakan Air Purifier dengan Filter HEPA

    Penggunaan air purifier, terutama yang dilengkapi dengan filter high-efficiency particulate air (HEPA), bisa membantu menyaring polutan dan alergen dari udara. Pastikan untuk memilih pemurni udara yang sesuai dengan kebutuhan rumahmu.

    Itulah cara memaksimalkan sirkulasi udara supaya rumah terasa sejuk. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bata Ringan Vs Bata Merah: Perbedaan dan Untung Ruginya


    Jakarta

    Ketika kita sedang membangun rumah, memilih bahan bangunan yang baik sangat penting untuk memastikan keberlangsungan bangunan. Sebab, material bahan bangunan dapat mempengaruhi kekuatan dan kualitas bangunan yang kita miliki.

    Pemilihan material tentunya disesuaikan dengan konsep rumah ataupun budget yang dimiliki oleh pemilik rumah. Saat ini material untuk bangunan semakin beragam. Contohnya, pada pembuatan dinding terdapat dua pilihan material yang digunakan, yaitu bata ringan atau bata ringan dan bata merah.

    Bata merah dan bata ringan menjadi dua jenis bata yang cukup sering digunakan untuk pembangunan rumah. Meski demikian, keduanya tentu memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.


    Apa saja kekurangan dan kelebihannya? Berikut ini informasinya.

    Bata Merah

    Bata merah merupakan jenis bata yang banyak digunakan untuk membangun rumah maupun gedung. Bata merah adalah jenis bahan bangunan yang terbuat dari tanah liat yang dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama, kemudian dibakar pada suhu tinggi.

    Bata merah cenderung bersifat poros dan dapat menyerap air dengan mudah. Namun, jika tidak ditangani dengan benar maka kelembaban dapat muncul dan mempengaruhi kekuatan bangunan.

    Kelebihan Bata Merah

    – Banyak tersedia di toko bangunan
    – Mudah diangkut karena ukuran lebih kecil
    – Harganya cenderung murah

    Kekurangan Bata Merah

    – Mudah menyerap air sehingga dinding cepat lembab yang dapat memengaruhi kekuatan bangunan
    – cukup berat

    Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu sentra pembuatan bata merah. Yuk kita lihat proses pembuatan bata merah.Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu sentra pembuatan bata merah. Yuk kita lihat proses pembuatan bata merah. Foto: Rico Bagus

    Bata Ringan

    Bata ringan adalah jenis bahan bangunan ringan yang terbuat dari campuran beton, pasir dan gypsum. Berat bata ringan jauh lebih ringan dibandingkan dengan bata merah dan beton, jadi instalasinya lebih mudah.

    Selain itu, ringan juga memiliki kemampuan isolasi termal yang baik dan dapat membantu mengurangi pendinginan dan pemanasan ruangan. ringan juga sangat tahan terhadap api dan dapat membantu memperlambat penyebaran api jika kebakaran.

    Bata ringan menggunakan pengikat seperti semen dalam proses produksinya agar lebih kuat, sehingga kekuatannya jauh lebih baik daripada bata merah yang hanya menggunakan tanah liat. Selain itu, pembuatan bata ringan juga sama dengan beton jadi bahan ini memenuhi standar untuk membuat bangunan tahan gempa.

    Kelebihan Bata ringan

    – Lebih ringan
    – Tahan api
    – Memiliki isolasi termal yang baik
    – Ketahanannya cukup baik

    Kekurangan Bata ringan

    – Harganya cenderung lebih mahal
    – Ukurannya lebih besar

    Bata ringanBata ringan Foto: dok. Blesscon

    Demikian informasi terkait kelebihan dan kekurangan bata merah dan bata ringan.

    Panggah Nuzhul Rizki
    Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini Daftar Biaya yang Harus Kamu Bayar Kalau Tinggal di Apartemen


    Jakarta

    Apartemen merupakan pilihan hunian yang cukup diminati masyarakat karena menawarkan kepraktisan. Kalau kamu tertarik dengan properti satu ini, ada beberapa biaya tinggal di apartemen yang perlu kamu bayar tahu.

    Berbeda dari rumah tapak, ada biaya-biaya lain yang menyertai fasilitas-fasilitas yang kamu dapat di bangunan tersebut. Mulai dari biaya perawatan gedung hingga parkiran perlu kamu bayar.

    Lantas, apa saja biaya-biaya tinggal di apartemen? Simak penjelasan berikut ini.


    Biaya Tinggal di Apartemen

    1. Biaya perawatan atau maintenance atau service charge

    Biaya maintenance ini biasanya dipakai untuk perawatan berbagai layanan, seperti kebersihan, keamanan, termasuk area umum. Untuk perhitungannya, biasanya dihitung dari luas unit apartemen.

    Biaya service charge ini tergantung dari pengelola apartemen. Kisarannya sekitar Rp 20-25 ribu per meter persegi dan dibayarkan setiap bulan.

    Misalnya, A punya unit apartemen seluas 30 m2, dan biaya perawatan apartemen yang digunakan adalah Rp 20 ribu. Maka A harus membayar Rp 600 ribu per bulan untuk biaya perawatan.

    “Service charge ini buat biaya kebersihan, keamanan, biaya sampah,” kata Pengamat Properti Anton Sitorus kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Biaya sinking fund

    Sinking fund adalah iuran harus dikeluarkan untuk perbaikan benda-benda yang bersifat vital dan mendesak. Hal ini untuk menjaga nilai properti. Misalnya, mengecat gedung, memperbaiki lift, dan lainnya.

    Sinking fund bisa dibayarkan tiap setahun sekali atau dua kali setahun, tergantung pengelola. Untuk besarannya sendiri juga tergantung dari pengelola.

    3. Biaya parkir

    Untuk biaya parkir, tiap-tiap apartemen memiliki aturannya sendiri. Ada yang tidak bayar parkir, ada yang membayar parkir secara langganan.

    “Umpamanya mobil kita 3, jatah (parkir) cuma 1 (mobil), ya yang dua itu bayar. (Biayanya) tergantung, per gedung itu per tahun bisa Rp 500-600 ribu biaya parkir langganan, tapi itu nonreserved, artinya rebutan first come first get,” tutur Pengamat Properti dan Direktur PT. Global Asset Management Steve Sudijanto ketika dihubungi detikcom secara terpisah beberapa waktu lalu.

    Akan tetapi, untuk apartemen premium biasanya sudah mendapat jatah parkir hingga 2 mobil. Jatah parkir tersebut tidak bisa diganggu gugat.

    4. Biaya air

    Untuk bayar air biasanya dihitung per meter kubik. Untuk pemakaian normal, tagihan air yang ditagih sekitar Rp 100-200 ribu.

    5. Biaya listrik

    Biaya listrik yang digunakan di apartemen dengan rumah tapak sedikit berbeda. Harganya pun juga lebih mahal di apartemen. Hal itu karena perhitungan listrik di apartemen skemanya sama dengan gedung kantor atau mal.

    “Dari PLN itu masuk ke gedung itu kan sekaligus, trafo listriknya dan meteran besarnya sekaligus ke satu gedung. Baru dari satu gedung itu didistribusikan ke unit-unit. PLN nggak mau nagih satu per satu, dia tahunya gedung A gedung B dikelola siapa, ya tagihannya ke satu gedung itu. Baru nanti pengelola mendistribusikan per meteran listrik per masing-masing unit,” jelas Steve.

    Untuk tagihan yang harus dibayar yaitu membayar tagihan listrik sesuai kebutuhan ditambah biaya admin. Misalnya, biaya listrik dari PLN itu Rp 500 ribu, biaya adminnya bisa Rp 100-150 ribu. Maka total yang dibayar sekitar Rp 600 ribu.

    Terpisah, Pengamat Properti Anton Sitorus menambahkan, untuk biaya listrik ini juga sudah bisa menggunakan listrik prabayar. Namun, token listrik yang dibeli hanya bisa dari yang disediakan oleh pengelola apartemen.

    “Kita kalau di rumah-rumah biasa kan tokennya tinggal beli dari PLN, kalau di komplek apartemen biasanya belinya langsung ke pengelolanya. Jadi nggak bisa beli bebas karena nanti kode dan segala macamnya itu dari pengelola. Dan harganya memang agak sedikit beda dari harga pasaran,” tuturnya.

    Itulah beberapa biaya tinggal di apartemen. Semoga bermanfaat ya!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga yang Baik Biar Sehat


    Jakarta

    Setiap rumah tentu menghasilkan sampah hingga menggunung dan dibuang untuk diangkut oleh petugas kebersihan. Sebenarnya sampah rumah tangga ini sebaiknya tidak langsung dibuang begitu saja, tetapi dikelola terlebih dahulu.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Gulang Winarno mengatakan sebagian besar masyarakat belum mengelola sampah rumah tangga dengan optimal. Hal ini karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengelola sampah.

    “Sampah itu kalau tidak dikelola dengan baik, akhirnya akan mengganggu terkait kesehatan, (lalu lintas) transportasi, (dan) ekosistem. Kalau dikelola dengan baik, (sampah) tidak akan mengganggu (aktivitas) dan juga akan menambah nilai produktif,” ujar Gulang kepada detikProperti, Rabu (10/7/2024).


    Justru dengan mengelola sampah rumah tangga, masyarakat bisa merasakan manfaat seperti hasil penjualan sampah bernilai, lho! Lalu, pekarangan di rumah akan lebih subur karena bisa menghasilkan kompos dari hasil pengelolaan sampah.

    Lalu, bagaimana cara mengelola sampah rumah tangga? Yuk, simak ulasan berikut ini.

    Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga

    1. Memilah Sampah Sesuai Kategori

    Cara paling utama untuk mengelola sampah rumah tangga adalah memilah sampah sesuai kategori. Untuk kebutuhan rumah pada umumnya, Gulang menyarankan untuk memisahkan antara sampah organik, non organik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

    Ia menjelaskan sampah organik seperti dari sisa makanan dan dedaunan. Sedangkan sampah non organik merupakan benda-benda yang terbuat dari plastik, kaleng, kertas, atau karton.

    2. Mengompos Sampah Organik

    Untuk mengurangi pembuangan sampah organik, kamu bisa memisahkan sampah tersebut untuk dijadikan pupuk. Ia menyebutkan penggunaan komposter atau wadah untuk menyimpan sampah organik secara tertutup. Setelah beberapa hari dibiarkan, sampah akan menjadi pupuk.

    “Yang (sampah) organik bisa buat pupuk setidaknya buat tanaman kita sendiri di pekarangan rumah,” katanya.

    3. Menjual Sampah Bernilai

    Selain membiarkan pengepul atau petugas kebersihan mengangkut sampah untuk dikelola, kamu juga bisa menghasilkan ketika mengelola sampah. Sampah non organik yang memiliki nilai, seperti botol plastik, kertas, dan kaleng bisa dijual kalau diserahkan ke bank sampah.

    “Sampah itu sebenarnya bisa menghasilkan untuk tambahan kebutuhan rumah tangga. Walaupun hal itu cuman sedikit, kalau dijual satu bulan juga menambah nilai atau membantu keuangan rumah tangga,” jelasnya.

    4. Mengurangi Produksi Sampah

    Supaya sampah tidak cepat menumpuk di rumah, kamu bisa beralih memakai barang-barang yang tidak bersifat sekali pakai. Dengan begitu kamu dapat mengurangi beban sampah yang perlu dikelola.

    “Untuk mengurangi sampah juga, menggunakan alat-alat yang sekiranya dapat digunakan kembali. Jadi bukan plastik tapi yang nanti bisa digunakan untuk beberapa kali. Tidak sekali pakai terus dibuang,” imbuhnya.

    5. Buang Sampah Pada Tempatnya

    Terakhir, pastikan kamu membuang sampah pada tempatnya. Jangan asal buang di taman, pinggir jalan, atau sungai. Akan lebih baik lagi jika menyiapkan beberapa tempat sampah sesuai kategorinya.

    “Di setiap rumah tangga itu ada tempatnya sendiri-sendiri, organik, non organik, dan B3 itu kita tempatkan (dan) tandain. Kalau kita memiliki kesadaran membeli tempat sampah yang terpilah tersebut,” pungkas Gulang.

    Itulah beberapa tips mengelola sampah rumah tangga dengan baik. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com