Author: admin 5

  • Dahan Pohon Tetangga Masuk ke Pekarangan Rumah, Boleh Tebang Nggak Ya?



    Jakarta

    Saat hidup bertetangga, terutama lokasi rumahnya berdempetan, mungkin saja ada kejadian yang menyinggung satu sama lain. Salah satunya perihal dahan pohon tetangga masuk ke pekarangan rumah. Alhasil daun kering berjatuhan ke area rumahmu dan membuat kotor.

    Memang kejadian seperti ini bukan atas kehendak manusia. Namun, apabila sudah mengotori area rumah lain, pasti kamu akan terganggu.

    Daun kering ini biasanya suka berserakan di halaman rumah, selokan, hingga talang air. Selain mengganggu estetika rumah, apabila daun kering itu masuk ke talang air, bisa mengakibatkan kerugian yang besar. Talang air tersebut bisa mampet dan air justru meluap ke arah lain. Imbasnya apabila terjadi terus menerus, akan timbul rembesan air atau bocor karena air masuk ke celah yang salah.


    Salah satu caranya adalah memotong dahan pohon tetangga itu agar daunnya tidak mengotori rumah kamu lagi. Namun, apakah itu diperbolehkan?

    Mengutip dari Kejaksaan Negeri Sukoharjo, menurut pasal Pasal 666 KUHPerdata yang berbunyi:

    “Tetangga mempunyai hak untuk menuntut agar pohon dan pagar hidup yang ditanam dalam jarak yang lebih dekat daripada jarak tersebut di atas dimusnahkan. Orang yang di atas pekarangannya menjulur dalam pohon tetangganya,maka ia menuntut agar tetangganya menolaknya setelah ada teguran pertama dan asalkan ia sendiri tidak menginjak pekarangan si tetangga.”

    Menyebutkan bahwa kamu yang merasa pekarangannya kotor dan terganggu atas dahan pohon dan daun kering yang jatuh boleh menuntut tetangga apabila sudah menegurnya. Dalam kata lain, kamu harus membicarakan dahulu secara baik-baik menyampaikan keluhanmu.

    Saat menyampaikan keluhan tersebut tidak boleh dengan perbuatan yang juga merugikan tetanggamu. Sebagai contoh menyebar sampah dengan alasan dendam atau merusak properti mereka.

    Apabila tetangga kamu menolak untuk bertanggung jawab dan tidak mau menebang pohonnya, kamu baru boleh membawa kasus ini ke jalur hukum. Namun, kamu juga perlu bukti yang kuat jika tetangga kamu tidak bertanggung jawab dan tidak merawat pohonnya yang menyebabkan pekaranganmu kotor.

    Menurut advokat Naufal Fikri Mujaddid SH jatuhnya dedaunan di pekarangan rumah orang lain dan pemilik pohon tersebut tidak bertanggung jawab, itu juga dipermasalahkan ke jalur hukum.

    Dilansir detikNews, pasal yang dapat mendukung aduan tetangga kamu ini adalah Pasal 201 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang mengatakan;

    “barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan gedung atau bangunan dihancurkan atau dirusak, diancam:

    dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika perbuatan itu menimbulkan bahaya umum bagi barang;

    dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika perbuatan itu menimbulkan bahaya bagi nyawa orang;

    dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati.”

    Pertama bahwa jatuhnya dedaunan atau perusakan yang disebabkan oleh ranting pohon tersebut karena kelalaian (dalam doktrin hukum pidana disebut kealpaan) tetangga. Kedua karena si tetangga lalai dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan.

    Maka, harus ada hubungan hubungan kausalitas (baca ; sebab akibat) yang bahwa kelalaian tetangga dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan menyebabkan kehancuran dan atau kerusakan yang timbul pada pekarangan dan atau kebendaaan milik. Atau secara sederhana, kamu harus bisa membuktikan bahwa kerusakan yang diderita karena si tetangga dalam merawat pohon hingga daunnya.

    Hal ini berkaitan bahwa dalam konteks pidana yang dicari adalah kebenaran materiel. Hal ini berkaitan bahwa dalam konteks pidana yang dicari adalah kebenaran materiel.

    Kedua, kamu dapat meminta pertanggungjawaban tetangganya dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan menyebabkan kehancuran dan atau kerusakan yang timbul pada pekarangan dan atau kebendaaan milik orang lain.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Ampuh Mengatasi Dinding Rembes saat Musim Hujan


    Jakarta

    Hujan menawarkan suasana yang sejuk dan romantis. Sayangnya, menjadi tidak romantis lagi bila dinding rumah Anda bocor karena rembesan air.

    Bila tidak segera diatasi, rumah Anda bisa tergenang air. Tentunya hal ini akan sangat mengganggu kenyamanan. Berikut ini beberapa cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan yang bisa Anda coba.

    Tips Mengatasi Dinding Rembes saat Musim Hujan

    Dinding rembes saat hujan bisa terjadi karena bata yang digunakan memiliki pori yang dapat menyerap air. Simak beberapa cara mengatasinya berikut ini, dilansir dari All Weather Coating dan waterproofing.com.


    1. Cari Tahu Penyebab Utamanya

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi dinding yang rembes saat hujan adalah mencari tahu akar penyebabnya. Mungkin Anda perlu bantuan ahli bangunan untuk memeriksa rumah Anda dan mencarikan solusi yang tepat.

    Bila penyebab utamanya tidak diatasi, masalah dinding rembes akan terus berulang setiap musim hujan.

    Bila dinding rembes terjadi karena kesalahan dalam konstruksi bangunan, mungkin memerlukan perbaikan yang cukup rumit, seperti membongkar dinding tersebut lalu membangunnya kembali.

    2. Memperbaiki Sambungan Bangunan yang Rusak

    Saat melakukan renovasi rumah, misalnya menambah bangunan, biasanya akan ada bagian rumah yang disambung dengan bangunan baru.

    Kemungkinan terdapat celah pada sambungan bangunan tersebut yang dapat dilalui air. Celah ini dapat melebar atau rusak seiring waktu.

    Dengan memperbaiki sambungan tersebut, air hujan yang merembes ke dinding dapat teratasi.

    3. Melapisi Retak Rambut

    Retak rambut di dinding dapat terjadi karena perubahan suhu dan kelembaban udara. Kondisi ini dapat membuat air hujan merembes ke dinding.

    Untuk mengatasinya, cobalah melapisi retak rambut dengan menggunakan semen putih dan cat anti air. Tujuannya agar pori-pori di dinding tertutupi sehingga air tidak merembes.

    4. Mengecat Eksterior Rumah

    Bukan hanya untuk keperluan estetika, mengecat bagian eksterior rumah juga dibutuhkan untuk menjaga bangunan dari perubahan cuaca.

    Gunakan cat eksterior berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus agar tahan cuaca (weatherproof). Cat weatherproof dapat menjaga tembok rumah dari air hujan dan kelembaban. Dengan begitu, masalah air rembes di dinding saat musim hujan dapat teratasi.

    5. Membersihkan Saluran Pembuangan Air

    Sistem drainase atau pembuangan air merupakan bagian penting dari sebuah rumah. Masalah yang terjadi pada drainase dapat menyebabkan kebocoran.

    Bila dinding rumah Anda terkena rembesan air hujan, cobalah periksa talang air hujan di rumah Anda. Bisa jadi ada kotoran yang menghambat aliran pembuangan air.

    6. Memperbaiki Pipa yang Rusak

    Selain karena penyumbatan, pipa pembuangan air hujan yang rusak juga dapat menyebabkan kebocoran. Misalnya pipa retak, bocor, atau sambungan antarpipa longgar.

    Memperbaiki pipa yang rusak cenderung rumit, apalagi bila ditanam di dalam tembok rumah. Oleh karena itu, Anda mungkin memerlukan jasa ahli bangunan untuk memperbaikinya.

    7. Mengaplikasikan Sealant pada Dinding

    Cara mengatasi dinding rumah yang rembes saat musim hujan juga bisa dengan cara melapisi dinding dengan sealant.

    Sealant dapat diaplikasikan pada mortar (semen sambungan antarbata). Tujuannya untuk menyerap air ke dalam bata sehingga membantu menahan air agar tidak merembes keluar.

    Namun sebagai catatan, solusi ini hanya dapat mengatasi rembesan air yang muncul sesekali, bukan terus menerus.

    8. Melapisi Dinding dengan Cat waterproof

    Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi rembesan air hujan pada dinding yaitu melapisi permukaan dinding dengan cat anti air (cat waterproof).

    Cara ini bisa menjadi solusi praktis yang dapat mengatasi rembesan air dengan cepat. Namun, bila air masih saja merembes, cobalah mencari tahu penyebab utamanya.

    Mungkin saja ada masalah lain, seperti kebocoran pipa, talang air yang tersumbat, dan sebagainya.

    Itulah beberapa cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan yang bisa Anda coba di rumah. Pastikan Anda mencari tahu dulu penyebab munculnya rembesan air, agar perbaikan yang Anda lakukan lebih efektif.

    (inf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ganti Sertifikat Tanah Fisik ke Elektronik, Siapkan Dokumen Ini



    Jakarta

    Sertipikat atau sertifikat elektronik adalah keterangan yang diterbitkan melalui sistem elektronik dalam bentuk dokumen elektronik yang disimpan dalam brankas elektronik pemegang hak. Program penerbitan sertifikat elektronik ini diatur dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 3 Tahun 2023.

    Saat ini, penerapan sertifikat elektronik hanya dilakukan pada Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota yang sudah implementasi penerbitan sertipikat-el pada layanan pertahanan. Berikut cara mengganti sertifikat tanah fisik ke elektronik.


    Cara Mengganti Sertifikat Tanah Fisik ke Elektronik

    Sertifikat elektronik atau sertipikat-el akan disimpan di brankas elektronik yang bisa diakses melalui aplikasi Sentuh Tanahku yang disediakan Kementerian ATR/BPN. Untuk mengaksesnya, pemegang hak harus mempunyai akun pada aplikasi tersebut.

    Jika belum memiliki akun, pihak Kantor Pertahanan akan membantu mendaftarkan akun pemegang hak. Mengutip laman Kementerian ATR BPR, berikut cara permohonan ganti blanko sertifikat analog/ fisik ke sertifikat elektronik:

    1. Datang ke Kantor Pertahanan lokasi bidang tanah
    2. Siapkan sejumlah dokumen seperti

    -Sertifikat asli/analog lama
    -Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
    -Surat kuasa apabila dikuasakan
    -Fotokopi identitas pemohon (KTP dan KK), serta kuasa apabila dikuasakan yang telah dicocokan dengan aslinya oleh petugas loket
    -Fotokopi akta pendirian dan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum

    3. Membayar biaya layanan (PNPB Ganti Blanko)

    Untuk memastikan keaslian sertipikat-el, pemegang hak bisa mengeceknya lewat QR Code yang tertera pada sertifikat el yang dimaksud. Pengecekan dilakukan melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Sertifikat lama akan diserahkan ke Kantor Pertanahan untuk disimpan sebagai warkah pendaftaran tanah.

    Manfaat Menggunakan Sertifikat Tanah Elektronik

    Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan masyarakat jika menggunakan sertipikat elektronik. Berikut di antaranya.

    1. Menghindari Kerusakan

    Bentuk sertifikat analog atau fisik terdiri dari beberapa lembar halaman yang memuat data fisik dan yuridis. Data tersebut rawan rusak atau hilang jika ada pemeliharaan data.

    Sedangkan dalam sertipikat-el, data fisik dan yuridis tersimpan dalam blok data (dokumen elektronik). Pemegang hak mendapatkan salinan resmi sertipikat-el yang dicetak dalam bentuk 1 lembar.

    2. Pengesahan Sertipikat-el Tersertifikasi oleh BSrE

    Pada sertifikat lama, pengesahan dilakukan dengan tanda tangan manual. Sementara pada sertipikat-el, pengesahan tertera dengan tanda tangan elektronik yang tersertifikasi oleh BSrE (Balai Sertifikasi Elektronik.)

    3. Tidak Ada Sertifikat Ganda

    Sertipikat-el berpedoman pada perubahan data yang akan diterbitkan sertipikat-el edisi berikutnya. Sehingga tidak akan terbit sertfikat ganda.

    4. Keamanan Dokumen

    Sertipikat-el terjamin keamanannya, karena hanya pemegang hak yang mempunyai akses membuka dokumen elektronik. Selain itu, sertipikat-el dilengkapi dengan QR Code untuk memastikan keasliannya. Terdapat pula status terakhir dari sertipikat-el untuk menghindari terjadinya pemalsuan dokumen.

    Itulah cara mengganti sertipikat atau sertifikat tanah fisik ke elektronik. Per 14 September 2024, ada sebanyak 455 kantor pertanahan Kabupaten/Kota yang sudah mengimplementasikan penerbitan sertifikat-el dan terus bertambah.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Salah Pilih Kabel Listrik Bisa Bawa Petaka di Rumah


    Jakarta

    Memilih kabel listrik yang tepat untuk rumah adalah hal krusial yang sering diabaikan.

    Padahal, kesalahan dalam memilih kabel bisa menimbulkan berbagai risiko yang berbahaya, mulai dari kerusakan perangkat hingga kebakaran rumah.

    Overheating yang Berpotensi Kebakaran

    Salah satu risiko terbesar dari pemilihan kabel yang tidak sesuai adalah overheating. Kabel yang tidak mampu menahan arus listrik berlebih dapat memanas dengan cepat, melansir familyhandyman.com, tukang listrik biasanya menggunakan alat penguji tegangan non kontak, dan kamu juga sebaiknya memiliki alat tersebut.


    Jika dibiarkan, suhu tinggi ini dapat menyebabkan isolasi kabel terbakar, yang akhirnya berujung pada kebakaran rumah. Pastikan memilih kabel dengan kapasitas yang sesuai dengan beban listrik di rumah, konsultasikan dengan teknisi listrik jika kamu tidak yakin dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

    Korsleting Listrik

    Korsleting listrik terjadi ketika aliran listrik yang tidak sesuai atau arus pendek mengalir di dalam rangkaian. Ini biasanya disebabkan oleh penggunaan kabel yang tidak mampu menahan beban arus listrik yang besar. Korsleting tidak hanya dapat merusak perangkat elektronik, tetapi juga berpotensi memicu kebakaran.

    Gunakan kabel dengan standar yang sudah teruji kualitasnya dan mampu menahan arus listrik yang diperlukan. Periksa juga instalasi listrik secara berkala untuk memastikan semua kabel dalam kondisi baik.

    Kerusakan Perangkat Elektronik

    Memilih kabel dengan spesifikasi yang salah, terutama yang tidak sesuai dengan kebutuhan arus listrik, bisa menyebabkan kerusakan perangkat elektronik. Ini disebabkan oleh arus listrik yang tidak stabil, yang membuat perangkat cepat rusak atau bahkan terbakar.

    Kamu bisa menggunakan kabel dengan ukuran yang tepat sesuai daya yang dibutuhkan oleh perangkat. Misalnya, untuk perangkat besar seperti AC dan kulkas, gunakan kabel dengan diameter yang lebih besar.

    Kejutan Listrik (Sengatan Listrik)

    Bahaya lain yang tak kalah serius adalah kejutan listrik. Ini bisa terjadi jika kabel yang dipilih tidak memiliki isolasi yang baik atau rusak. Risiko ini bisa sangat berbahaya, terutama jika penghuni rumah secara tidak sengaja menyentuh kabel yang terkelupas.

    Pilihlah kabel dengan isolasi yang tebal dan berkualitas baik. Hindari penggunaan kabel yang murah dan tidak jelas mereknya, karena biasanya memiliki kualitas isolasi yang buruk.

    Biaya Perbaikan yang Tinggi

    Memilih kabel yang salah bukan hanya menimbulkan risiko keselamatan, tetapi juga berdampak pada biaya perbaikan yang tinggi. Perangkat yang rusak akibat arus listrik yang tidak stabil atau korsleting membutuhkan biaya perbaikan atau penggantian yang mahal.

    Jangan berhemat pada kualitas kabel. Meskipun kabel berkualitas mungkin lebih mahal, ini adalah investasi jangka panjang yang akan melindungi rumah dan perangkat kamu dari kerusakan lebih lanjut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Berbagai Jenis Kabel yang Ada di Rumah



    Jakarta

    Kabel merupakan komponen penting dalam instalasi listrik dan elektronik.

    Setiap jenis kabel memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, tergantung pada kapasitas daya serta penggunaannya.

    Kabel Listrik

    Ilustrasi Colokan ListrikIlustrasi Colokan Listrik Foto: Foto: Getty Images/iStockphoto/smolaw11

    Kabel listrik adalah kabel yang digunakan untuk menyalurkan daya listrik dari sumber listrik ke peralatan elektronik, melansir wilsoncables.com, tanpa adanya kabel listrik, kita mungkin tidak bisa memanfaatkan fungsi peralatan dengan optimal.


    Kabel ini dirancang untuk menahan tegangan tinggi dan kuat dalam instalasi rumah, kantor, hingga industri.

    Contoh kabel listrik :

    Kabel NYM : Kabel ini memiliki isolasi ganda dan tahan terhadap air dan suhu, ideal untuk instalasi listrik permanen di rumah.

    Kabel NYY : Cocok untuk instalasi bawah tanah atau di luar ruangan, kabel ini memiliki pelindung ekstra agar tahan terhadap kerusakan fisik dan cuaca.

    Daya : Mulai dari 300V hingga 1000V.

    Fungsi: Menyalurkan daya listrik dari panel distribusi ke berbagai perangkat listrik seperti lampu, AC, dan mesin-mesin industri.

    Kabel Data

    cable to charge electronic gadgets and transfer data connectioncable to charge electronic gadgets and transfer data connection Foto: Thinkstock

    Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair): Kabel ini umum digunakan dalam instalasi jaringan komputer dan telekomunikasi.

    Kabel Coaxial: Digunakan untuk transmisi sinyal televisi dan internet.

    Daya: Tidak dirancang untuk menyalurkan daya tinggi, melainkan untuk sinyal atau data.

    Fungsi: Menghubungkan perangkat komunikasi atau jaringan, seperti komputer dan modem, untuk transfer data berkecepatan tinggi.

    Kabel Serat Optik (Fiber Optic Cable)

    Mendaur Ulang Sampah Kabel Serat OptikMendaur Ulang Sampah Kabel Serat Optik Foto: Ari Saputra

    Kabel serat optik adalah kabel modern yang digunakan untuk transmisi data dalam jumlah besar dan jarak jauh dengan sangat cepat. Kabel ini menggunakan cahaya untuk mengirimkan data, sehingga memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan kabel tembaga.

    Daya: Kabel ini tidak menyalurkan daya listrik, melainkan sinyal cahaya.

    Fungsi: Digunakan dalam jaringan internet berkecepatan tinggi, jaringan telekomunikasi, serta dalam instalasi jaringan backbone antar server.

    Kabel HDMI

    High-Definition Multimedia Interface (HDMI) adalah kabel yang digunakan untuk mentransmisikan audio dan video digital antara perangkat seperti TV, komputer, konsol game, dan proyektor. Kabel ini mendukung transmisi data dengan kualitas tinggi.

    Daya: HDMI biasanya tidak dirancang untuk menyalurkan daya, namun beberapa versi terbaru dapat mengirimkan daya hingga 5V untuk mengoperasikan perangkat kecil seperti dongle streaming.

    Fungsi: Menyalurkan sinyal audio dan video berkualitas tinggi dari perangkat pemutar ke layar tampilan atau speaker.

    Kabel USB (Universal Serial Bus)

    USB TYPE-CUSB TYPE-C Foto: 20Detik

    Kabel USB adalah salah satu jenis kabel paling umum yang digunakan untuk menghubungkan perangkat elektronik seperti ponsel, komputer, dan perangkat periferal lainnya.

    Daya: Biasanya sekitar 5V hingga 20V tergantung pada versi USB.

    Fungsi: Menyalurkan daya dan data antara perangkat elektronik, seperti pengisian baterai ponsel atau transfer data antara komputer dan perangkat penyimpanan eksternal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Bedanya Cat Interior dan Eksterior? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Seperti yang kamu ketahui, bagian rumah terbagi menjadi dua, yakni bagian dalam dan luar. Saat kamu mau mengecat dinding, cat yang akan dipakai tentu berbeda, sehingga harus disesuaikan dengan lokasinya di luar atau dalam.

    Maka dari itu, ada dua jenis cat yang tersedia di pasaran, yaitu cat interior dan cat eksterior. Apa saja perbedaannya?

    Pengertian Cat Interior dan Cat Eksterior

    Cat Interior merupakan jenis cat yang digunakan pada bagian dalam bangunan, seperti area ruangan kamar, lorong, kamar mandi, dapur, dan lain-lain. Cat ini juga bisa tahan terhadap untuk perubahan suhu dan kelembaban yang tidak begitu ekstrem di dalam ruangan.


    Sementara itu, cat interior dan cat eksterior merupakan jenis cat yang digunakan pada bagian luar bangunan. Ketahanan cat eksterior lebih baik dari cat interior. Cat ini dirancang dapat beradaptasi dengan kondisi alam seperti cuaca dan angin yang cepat berubah

    5 Perbedaan Cat Interior dan Eksterior

    Untuk dapat memahami perbedaan dan fungsi cat interior dan eksterior, berikut 5 perbedaan kedunya jenis cat mengutip dari Real Milk Paint, Rabu (2/10/2024).

    1. Bahan Dasar

    Untuk kegunaan yang berbeda, tentu bahan dasar yang digunakan tidak sama. Cat interior bersifat lebih anti noda dan mudah dibersihkan. Hal ini berkaitan dengan bagian dalam bangunan yang ditinggali oleh orang dan juga hewan peliharaan.

    Cat interior mengandung senyawa organik yang mudah menguap dalam jumlah rendah sehingga mengurangi risiko kesehatan. Selain itu, resin pada cat interior juga harus lebih kaku sehingga mengurangi noda dan lecet.

    Sementara cat eksterior menggunakan bahan yang lebih kuat untuk menahan segala kondisi cuaca, seperti hujan, sinar matahari, angin, dan lainnya. Umumnya, cat eksterior memiliki bahan resin pengikat yang sangat lembut. Hal ini bertujuan untuk membuat bagian luar bangunan tidak mudah terkelupas dan pudar.

    2. Pilihan Warna dan Tekstur

    Jika kamu memperhatikan dari pilihan warna dan teksturnya, cat interior biasanya memiliki tampilan mat atau datar hingga efek bertekstur atau berkilau. Lalu, dari pilihan warna, cat interior jauh lebih banyak dan menarik karena semua warna bisa dapat terlindungi di dalam rumah.

    Kebalikannya, pilihan warna dan tekstur cat eksterior umumnya lebih terbatas. Sebab, ada beberapa warna yang dapat bereaksi dengan cepat apabila menerima panas berlebih atau terlalu lembap.

    Biasanya warna cat eksterior berkisar pada warna putih, abu-abu, atau warna netral lainnya. Selain itu, teksturnya juga cenderung lebih pada tampilan datar atau satin yang lebih mudah dibersihkan.

    3. Teknik Pengaplikasian

    Kamu mungkin berpikir saat mengecat bagian interior dan eksterior akan sama saja. Nyatanya, cara mengecatnya pun keduanya berbeda.

    Pengecatan bagian interior lebih sederhana dan bisa dilakukan sendiri. Alat yang dibutuhkan hanya kuas atau roller untuk mengecat tembok bagian interior.

    Sedangkan untuk cat eksterior jauh lebih kompleks. Beberapa tahapan yang harus dilakukan adalah pengelupasan cat lama, perbaikan retakan, dan penggunaan primer yang tahan cuaca. Alat yang digunakan juga cukup beragam, mulai dari semprotan, rol khusus, bahkan dengan bantuan kompresor udara untuk memastikan penutupan yang merata.

    4. Proses Pengeringan

    Pengecatan di lokasi yang berbeda, tentu pengeringannya tidak akan sama. Pada umumnya, cat interior lebih cepat mengering karena tidak ada gangguan seperti hujan atau cuaca dingin. Waktu pengeringan cat interior biasanya sekitar 2 hingga 4 jam saja.

    Sedangkan untuk cat eksterior, waktu pengeringan jauh lebih lama karena harus tahan terutama saat cuaca yang tidak menentu dan lembap. Proses pengeringan pada cat eksterior biasanya memakan waktu sekitar 24 sampai 48 jam atau bahkan lebih lama tergantung pada faktor kelembaban udara, subuh, dan jenis cat yang digunakan.

    5. Harga

    Untuk harga, cat interior dan cat eksterior tidak begitu jauh. Namun, akan terasa jika kamu sedang melakukan renovasi rumah karena mengandung lebih banyak bahan tambahan dan daya tahannya yang lebih baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Pipa Air dan Fungsinya yang Harus Kamu Tahu


    Jakarta

    Pipa air menjadi komponen penting dalam infrastruktur air bersih dan sistem penyediaan air. Memahami berbagai jenis pipa air yang tersedia dan fungsinya sangat penting untuk memastikan sistem perpipaan berjalan dengan efektif.

    Tanpa pipa air, sistem penyediaan air yang efisien akan sulit terwujud. Namun penting untuk diingat bahwa tidak semua pipa air diciptakan sama, setiap jenis pipa memiliki karakteristik dan fungsinya sendiri.

    Melansir The Spruce, Selasa (1/10/2024), berikut ini beberapa jenis pipa air dan fungsinya yang perlu kamu tahu.


    Pipa PEX

    Pipa PEX (Cross-linked Polyethylene) adalah pipa plastik tahan lama yang digunakan untuk memasok air. Pipa ini cukup kaku untuk menahan tekanan pasokan air tetapi cukup fleksibel untuk dipasang di seluruh dinding, langit-langit, dan ruang bawah tanah.

    Pipa PEX umumnya tersedia dalam diameter 1/2 inci dan 3/4 inci, tetapi dapat ditemukan juga dalam diameter hingga 3 inci. Pipa PEX mudah dipotong dan disambung, biasanya pipa ini diberi kode warna merah

    Biasanya pipa ini digunakan sebagai saluran distribusi air panas dan dingin di dalam rumah. Gunakan juga PEX untuk perpipaan dan distribusi hidrolik, seperti untuk radiator.

    Pipa PVC

    Pipa PVC (Polyvinyl Chloride) adalah bahan pipa plastik putih yang umum digunakan untuk saluran pembuangan. Pipa ini populer karena lebih ringan dan lebih mudah digunakan daripada pipa baja galvanis.

    Pipa PVC cukup mudah dipasang dan hanya memerlukan gergaji besi dan kotak potong. Pipa jenis ini tidak cocok untuk aplikasi bertekanan tinggi.

    Pipa Tembaga

    Pipa tembaga pada dasarnya terbuat dari tembaga murni, terbukti dari tampilannya yang berwarna merah kecoklatan mengkilap. Pipa tembaga sering digunakan untuk seluruh pasokan air di dalam rumah.

    Ppia tembaga bernilai karena tidak menimbulkan risiko kesehatan, tidak seperti bahan pipa lainnya. Pipa tembaga biasanya digunakan untuk wastafel, pancuran, bak mandi, dan perlengkapan lainnya.

    Pipa ABS

    Pipa ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene) terbuat dari resin termoplastik dan sangat mirip dengan pipa PVC, kecuali warnanya hitam dan sedikit lebih lunak. Pipa ini biasa digunakan sebagai saluran ventilasi dan pembuangan.

    Pipa ini cukup tahan lama, meskipun paparan sinar matahari dapat merusaknya dan merupakan pilihan yang hemat biaya.

    Pipa Baja Galvanis

    Pipa baja galvanis adalah pipa baja yang kaku dan tahan korosi yang telah digunakan selama puluhan tahun untuk drainase, pasokan air, pasokan gas, dan beberapa keperluan lainnya.

    Pipa ini jarang digunakan dan tidak digunakan untuk pasokan air dalam proyek konstruksi atau renovasi baru. Meskipun memiliki daya tahan yang baik, pemasangannya juga mahal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com