Author: admin

  • Bos BCA Sebut Pinjol dan Judi Online Bikin Daya Beli Lesu!


    Jakarta

    Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengungkap bahwa maraknya pinjaman online (pinjol) dan judi online telah menggerus daya beli masyarakat. Hadirnya pinjol semakin diminati setelah pandemi COVID-19.

    Jahja mengatakan tren pinjol ini bahkan membuat banyak orang melakukan pinjaman lebih dari satu platform, sehingga utang bisa menggunung. Dia mengungkap bahwa satu orang bisa menggunakan 20 platform pinjol.

    “Karena mudah sekali, KTP apa dikasih langsung dia pinjam. Apakah legal atau illegal? Nasabah atau masyarakat mana mau tahu. Yang penting saya dapat pinjaman. Nah, bayarnya kumaha engke. Mulainya mungkin dari kecil dari Rp 500 ribu, Rp 1 juta, Rp 2 juta. Tapi karena muter. Ini gali lubang tutup lubang,” kata dia saat dalam peluncuran BCA UMKM Fest di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2024).


    Namun gaya hidup seperti itu yang membuat masyarakat pun kehilangan harapan karena kesulitan membayar utangnya. Di sisi lain mereka juga harus memenuhi kebutuhan pokok mereka.

    “Dulu orang gampang pinjam, tetapi nggak bayar. Artinya dia pinjam tidak sesuai dengan income yang dia peroleh sebenarnya. Untuk kebutuhan apa? Kita nggak tahu lah, untuk macam-macam. Sekarang orang hidupnya hopeless,” jelas dia.

    Meski begitu, kini keberadaan pinjol juga telah diperketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terutama yang ilegal. Jadi saat ini keberadaan pinjol telah berkurang.

    “Sekarang kalau kita lihat sudah jauh berkurang dan secara ketat OJK pun melarang pinjol-pinjol yang tidak resmi. Ya jadi saya pikir ini suatu hal juga perkembangan yang kadang-kadang kita tidak sadari,” terangnya.

    Setelah hadirnya pinjol, sekarang juga sedang marak judi online yang membuat sebagian masyarakat kecanduan. Masalah ini juga menyeret perbankan karena diindikasi banyak orang yang menggunakan transaksi melalui bank untuk judi online.

    “Nah hadirlah namanya si judi online. Ini yang lagi ngetop. Top markotop topik. Bahkan bank di bawa-bawa. Padahal banyak sekali cara orang judi online bukan hanya bank. Ada e-commerce, ada e-wallet-e-wallet, ada juga tunai gitu ya. Banyak sekali yang tidak terdeteksi juga,” ungkap dia.

    Menurut Jahja, sejumlah aspek itulah yang kini menggerus daya beli masyarakat karena terlilit tanggungan akibat gaya hidup tidak sehat dari pinjol dan judi online. Penurunan daya beli masyarakat ini juga disebut telah dirasakan oleh pelaku usaha besar.

    “Nah ini semua menggerogoti daya beli masyarakat. Ini menyebabkan memang terasa sekali. Bahkan bukan hanya, yang menengah saja, beberapa hari yang lalu saya ada lunch bersama beberapa yang lumayan besar. Mereka bilang, teman-teman kita udah hilang, kita dagang, kita rugi,” ujarnya.

    (ada/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Transfer dan Maksimal Top Up DANA di BRILink, ATM, hingga BRImo

    Jakarta

    DANA adalah salah satu layanan dompet digital (e-wallet) yang kini banyak digunakan. Ketika saldo habis, kita perlu top up saldo agar agar bisa melakukan berbagai transaksi keuangan.

    Cara top up DANA bisa dilakukan melalui online melalui aplikasi, ATM, hingga agen gerai retail. Untuk itu, simak informasi seputar langkah-langkah top up DANA di bawah ini.

    • Kunjungi agen BRILInk terdekat di sekitarmu.
    • Informasikan ke agen kalau kami ingin melakukan isi saldo atau top up DANA.
    • Beritahu nomor HP atau DANA ID yang kamu gunakan.
    • Beritahu nominal top up yang kamu inginkan ke agen. Minimal top up DANA ke BRILink adalah Rp 20.000.
    • Ikuti instruksi dari agen untuk menyelesaikan proses transaksi.

    Biaya admin top up dana di BRILink itu bervariasi. Hal ini bergantung dengan ketentuan masing-masing agen.


    Dilihat detikFinance dari aplikasi DANA, maksimal top up DANA di BRILink adalah Rp 20.000.000.

    BRILink merupakan layanan perluasan BRI sebagai bisnis agen, yang bisa melayani transaksi perbankan secara real time online berkonsep sharing fee.

    Mengetahui cara dan batas maksimal top up berguna agar kita bisa mengelola transaksi, serta menghindari kendala saat melakukan pengisian saldo.

    Cara Top Up DANA dari ATM BRI

    • Masukkan kartu dan PIN ke mesin ATM.
    • Klik menu “Transaksi Lain”.
    • Klik “Pembayaran”.
    • Pilih “Lainnya”, kemudian pilih BRIVA.
    • Ketik kode BRIVA 88810 dan diikuti dengan nomor HP DANA. Contoh: 88810083846398.
    • Masukkan jumlah top up yang diinginkan. (Minimal top up adalah Rp 20.000).
    • Pilih “Benar” dan klik “Ya” untuk verifikasi.
    • Tunggu sampai muncul notifikasi di HP dari aplikasi DANA, bahwa top up saldo sudah masuk.

    Cara Top Up DANA lewat BRI Mobile

    • Buka aplikasi BRI Mobile.
    • Login ke Internet Banking BRI.
    • Pilih menu Pembayaran > BRIVA.
    • Tekan kolom “Kode Bayar”, lalu masukkan 88810 dan nomor HP kamu sebagai nomor BRIVA. Contoh: 88810083846398.
    • Klik “OK”
    • Masukkan jumlah top up (Minimal top up adalah Rp 20.000). Lalu, klik “Kirim”.
    • Konfirmasi transaksi dengan password internet banking BRI kamu.
    • Klik “Kirim”
    • Proses transaksi top up DANA selesai.

    Cara Top Up DANA Melalui BRImo

    • Buka aplikasi BRImo
    • Login dengan username/password.
    • Pada halaman home, pilih menu “Lainnya”.
    • Pilih menu “Dompet Digital”, lalu klik bagian “Top Up”.
    • Pilih “Top Up Baru”.
    • Pilih “Dompet Digital”, klik DANA.
    • Masukan nomor handphone yang terhubung dengan akun DANA.
    • Pilih tombol “Lanjutkan”.
    • Masukan nominal top up.
    • Pilih tombol “Top Up”.
    • Pastikan informasi nomor HP DANA dan juga nominal top up sudah sesuai.
    • Pilih tombol “Top Up”, lalu masukan nomor PIN BRImo kamu.
    • Top up DANA via BRImo selesai. Top up DANA di BRImo tidak dikenakan biaya admin.

    (khq/fds)



    Sumber : finance.detik.com

  • 98 Pinjol Berizin OJK Terbaru 2024, Ini Daftarnya

    Jakarta

    Sampai 12 Juli 2024, ada sebanyak 98 perusahaan fintech lending atau pinjaman online yang terdaftar di OJK. Sebelumnya, menurut data per 31 Mei 2024, terdapat 100 perusahaan pinjol berizin.

    Sehingga, ada dua perusahaan yang tidak lagi ada dalam daftar perusahaan pinjol OJK per Juli 2024, yaitu Danapala-PT Semangat Gotong Royong dan Jembatan Emas-PT Akur Dana Abadi. Lantas, perusahaan pinjaman online apa saja yang terdaftar di OJK?

    Daftar Perusahaan Pinjol OJK Juli 2024

    OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang berizin. Berikut daftarnya mengutip laman OJK:


    1. Danamas-PT Pasar Dana Pinjaman
    2. investree-PT Investree Radhika Jaya
    3. amartha-PT Amartha Mikro Fintek
    4. DOMPET Kilat-PT Indo Fin Tek
    5. Boost-PT Creative Mobile Adventure
    6. TOKO MODAL-PT Toko Modal Mitra Usaha
    7. modalku-PT Mitrausaha Indonesia Grup
    8. KTA KILAT-PT Pendanaan Teknologi Nusa
    9. Kredit Pintar-PT Kredit Pintar Indonesia
    10. Maucash-PT Astra Welab Digital Arta
    11. Finmas -PT Oriente Mas Sejahtera
    12. KlikA2C-PT Aman Cermat Cepat
    13. Akseleran -PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia
    14. Ammana.id -PT Ammana Fintek Syariah
    15. PinjamanGO-PT Dana Pinjaman Inklusif
    16. KoinP2P-PT Lunaria Annua Teknologi
    17. pohondana-PT Pohon Dana Indonesia
    18. MEKAR-PT Mekar Investama Teknologi
    19. AdaKami-PT Pembiayaan Digital Indonesia
    20. ESTA KAPITAL FINTEK-PT Esta Kapital Fintek
    21. KREDITPRO-PT Tri Digi Fin
    22. FINTAG-PT Fintegra Homido Indonesia
    23. RUPIAH CEPAT-PT Kredit Utama Fintech Indonesia
    24. CROWDO-PT Mediator Komunitas Indonesia
    25. Indodana-PT Artha Dana Teknologi
    26. JULO-PT Julo Teknologi Finansial
    27. Pinjamwinwin-PT Progo Puncak Group
    28. DanaRupiah-PT Layanan Keuangan Berbagi
    29. OVO Finansial-PT Indonusa Bara Sejahtera
    30. Pinjam Modal-PT Finansial Integrasi Teknologi
    31. ALAMI-PT Alami Fintek Sharia
    32. AwanTunai-PT Simplefi Teknologi Indonesia
    33. Danakini-PT Dana Kini Indonesia
    34. Singa-PT Abadi Sejahtera Finansindo
    35. DANAMERDEKA-PT Intekno Raya
    36. EASYCASH -PT Indonesia Fintopia Technology
    37. PINJAM YUK-PT Kuaikuai Tech Indonesia
    38. FinPlus-PT Rezeki Bersama Teknologi
    39. UangMe-PT Uangme Fintek Indonesia
    40. PinjamDuit -PT Stanford Teknologi Indonesia
    41. DANA SYARIAH-PT Dana Syariah Indonesia
    42. BATUMBU-PT Berdayakan Usaha Indonesia
    43. Cashcepat-PT Artha Permata Makmur
    44. klikUMKM-PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat
    45. Pinjam Gampang-PT Kredit Plus Teknologi
    46. cicil-PT Cicil Solusi Mitra Teknologi
    47. lumbungdana-PT Lumbung Dana Indonesia
    48. 360 KREDI -PT Inovasi Terdepan Nusantara
    49. Kredinesia-PT Kreditku Teknologi Indonesia
    50. Pintek-PT Pinduit Teknologi Indonesia
    51. ModalRakyat-PT Modal Rakyat Indonesia
    52. SOLUSIKU-PT Anugerah Digital Indonesia
    53. Cairin-PT Idana Solusi Sejahtera
    54. TrustIQ-PT Trust Teknologi Finansial
    55. KLIK KAMI-PT Harapan Fintech Indonesia
    56. Duha SYARIAH-PT Duha Madani Syariah
    57. Invoila-PT Sol Mitra Fintec
    58. Sanders One Stop Solution-PT Satustop Finansial Solusi
    59. DanaBagus-PT Dana Bagus Indonesia
    60. UKU-PT Teknologi Merlin Sejahtera
    61. KREDITO-PT Fintek Digital Indonesia
    62. AdaPundi-PT Info Tekno Siaga
    63. Lentera Dana Nusantara-PT Lentera Dana Nusantara
    64. Modal Nasional-PT Solusi Teknologi Finansial
    65. Komunal-PT Komunal Finansial Indonesia
    66. Restock.ID-PT Cerita Teknologi Indonesia
    67. Ringan-PT Ringan Teknologi Indonesia
    68. Avantee-PT Grha Dana Bersama
    69. Gradana-PT Gradana Teknoruci Indonesia
    70. Danacita-PT Inclusive Finance Group
    71. IKI Modal-PT IKI Karunia Indonesia
    72. Ivoji-PT Finansia Aira Teknologi
    73. Indofund.id-PT Bursa Akselerasi Indonesia
    74. iGrow-PT LinkAja Modalin Nusantara
    75. Danai.id-PT Adiwisista Finansial Teknologi
    76. DUMI-PT Fidac Inovasi Teknologi
    77. LAHAN SIKAM-PT Lampung Berkah Finansial Teknologi
    78. qazwa.id-PT Qazwa Mitra Hasanah
    79. KrediFazz-PT KrediFazz Digital Indonesia
    80. Doeku -PT Doeku Peduli Indonesia
    81. Aktivaku-PT Aktivaku Investama Teknologi
    82. Danain-PT Mulia Inovasi Digital
    83. Indosaku-PT Sens Teknologi Indonesia
    84. EDUFUND-PT Fintech Bina Bangsa
    85. GandengTangan-PT Kreasi Anak Indonesia
    86. PAPITUPI SYARIAH-PT Piranti Alphabet Perkasa
    87. BantuSaku-PT Smartec Teknologi Indonesia
    88. danabijak-PT Digital Micro Indonesia
    89. AdaModal-PT Solid Fintek Indonesia
    90. SamaKita-PT Sejahtera Sama Kita
    91. KawanCicil-PT Kawan Cicil Teknologi Utama
    92. CROWDE-PT Crowde Membangun Bangsa
    93. KlikCair-PT Klikcair Magga Jaya
    94. ETHIS-PT Ethis Fintek Indonesia
    95. SAMIR-PT Sahabat Mikro Fintek
    96. UATAS-PT Plus Ultra Abadi
    97. Asetku-PT Pintar Inovasi Digital
    98. Findaya-PT Mapan Global Reksa

    Sebelum melakukan pinjaman, calon peminjam harus mengetahui ciri-ciri perusahaan pinjaman online yang legal. Hal ini agar peminjam tidak salah memilih perusahaan pinjaman.

    1. Terdaftar atau berizin dari OJK
    2. Tidak pernah menawarkan berkomunikasi lewat saluran pribadi
    3. Pemberian pinjaman akan diseleksi terlebih dahulu
    4. Bunga atau biaya pinjaman diberitahu secara transparan
    5. Peminjam yang tidak dapat membayar setelah melewati batas waktu 90 hari akan masuk daftar hitam (blacklist). Dalam kondisi ini, peminjam tidak bisa meminjam dana ke platform fintech lain.
    6. Memiliki layanan pengaduan
    7. Mempunyai identitas pengurus serta alamat kantor yang jelas
    8. Hanya mengizinkan akses mikrofon, kamera, dan lokasi pada gawai peminjam
    9. Pihak penagih memiliki sertifikasi penagihan yang diterbitkan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

    Ciri-ciri Perusahan Pinjaman Online Ilegal

    Peminjam juga perlu mengetahui ciri-ciri perusahaan pinjaman yang ilegal. Berikut di antaranya:

    1. Tidak berizin/ tidak terdaftar dari OJK
    2. Menggunakan Whatsapp/ Whatsapp dalam memberikan penawaran
    3. Pemberian pinjaman sangatlah mudah
    4. Informasi mengenai, biaya pinjaman, bunga, serta denda tidak jelas
    5. Ada ancaman teror, intimidasi, serta pelecehan bagi peminjam yang tak bisa membayar
    6. Tidak mempunyai layanan pengaduan
    7. Tidak memiliki identitas pengurus serta alamat kantor yang jelas
    8. Meminta seluruh akses data pribadi yang ada di gawai peminjam
    9. Pihak penagih tidak mengantongi sertifikasi penagihan yang dikeluarkan oleh AFPI.

    Tips Menghindari Pinjaman Online Ilegal

    Setelah mengetahui ciri-ciri pinjaman online yang legal dan ilegal, berikut tips menghindari pinjaman online ilegal.

    1. Tidak mengklik tautan atau menghubungi kontak yang ada pada SMS/WA penawaran pinjol ilegal
    2. Jangan tergoda dengan penawaran pinjol ilegal melalui SMS/WA yang menawarkan pinjaman cepat tanpa agunan
    3. Jika menerima SMS/WA penawaran pinjol ilegal, segera harus dan blokir nomor pengirim
    4. Cek legalitas perusahaan pemberi pinjaman sebelum mengajukan pinjaman
    5. Pinjamlah sesuai dengan kebutuhan untuk melunasi pinjaman.

    Pinjol, seperti layanan peminjaman dana lain, tersedia untuk membantu masyarakat lebih produktif. Karena itu, calon nasabah wajib melakukan perhitungan dengan cermat sebelum meminjam untuk mengetahui kemampuan pengembalian. Perhitungan dan pertimbangan yang cermat memungkinkan calon nasabah hanya meminjam dari pinjol legal yang telah diakui pemerintah.

    (elk/row)



    Sumber : finance.detik.com

  • 129 Juta Orang RI Punya Pinjaman Online, Total Rp 874 Triliun


    Jakarta

    Hingga Mei 2024, 129 juta orang di Indonesia meminjam uang ke fintech lending, dengan total penyaluran dana pinjaman mencapai Rp 874,5 triliun. Angka tersebut berdasarkan keterangan Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI).

    Porsi penyaluran itu paling banyak dilakukan pada sektor produktif sebesar 30,61%. Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar mengatakan dengan besarnya jumlah pinjaman itu, pihaknya berkomitmen untuk memberantas praktik pinjaman online ilegal dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Hal ini banyak disuarakan dalam acara AFPI CEO Forum 2024.

    “Kami berkomitmen untuk terus memerangi pinjol dan mendorong akses pendanaan yang lebih luas di Indonesia,” ujar Endang dalam keterangan tertulis, Rabu (7/8/2024).


    Menurut riset EY MSME Market Study & Policy Advocacy, diproyeksikan total kebutuhan pembiayaan sektor usaha kecil menengah pada 2026 akan mencapai Rp 4.300 triliun dengan kemampuan pendanaan yang ada di Indonesia hanya Rp1.900 triliun. Selisih atau gap sebesar Rp 2.400 triliun dari total kebutuhan pembiayaan itu lah yang menjadi target untuk dipenuhi oleh para perusahaan pinjol.

    Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman juga menyebutkan potensi penggunaan pinjaman online juga terus meningkat. Pertumbuhan pembiayaan dari perusahaan fintech lending mencapai 26% secara tahunan dan menjadi pertumbuhan tertinggi dari industri keuangan manapun.

    Di sisi lain, kualitas kredit macet alias non performing loan dari kredit fintech lending juga rendah di angka 2,7%. Artinya, industri pinjol masih cukup diperhitungkan ke depan.

    “Fintech lending pertumbuhannya mencapai 26% (YoY), berarti ini adalah institusi keuangan yang paling tinggi pertumbuhannya di negeri ini. Dengan kualitas NPL terjaga 2,7%, kami yakin ini adalah kerja keras dari pelaku ekosistem industri untuk membuat industri ini survive jangka panjang,” kata Agusman.

    Yusril Ihza Mahendra, ahli tata hukum yang hadir dalam acara yang sama juga memberikan perspektif mengenai kerangka hukum yang mendukung pertumbuhan industri fintech di Indonesia. Menurutnya ke depan pemerintah harus bisa menyeimbangi perkembangan teknologi yang berjalan dengan cepat.

    “Kemajuan perkembangan di bidang teknologi begitu cepat mempengaruhi aktivitas-aktivitas ekonomi. Tapi kecepatan kita untuk mengatur hal itu dan mengantisipasinya dengan norma-norma hukum, kadang-kadang sangat jauh tertinggal dan terlambat. Apalagi kalau kita membentuk Undang-undang, prosesnya panjang dan lama sekali,” papar Yusril.

    (hal/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • OJK Luncurkan Peta Jalan Pengembangan Inovasi Teknologi Keuangan-Kripto


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) 2024-2028. Peta jalan ini dibuat untuk menciptakan industri IAKD yang terpercaya dan kredibel untuk mendukung pertumbuhan sektor jasa keuangan dan perekonomian nasional, dengan tetap mendorong inovasi, menjaga stabilitas keuangan dan menegakkan perlindungan konsumen.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, peta jalan ini dibuat untuk mewadahi potensi yang besar dari IAKD tanpa mengesampingkan risikonya.

    “Saya rasa kehadiran dari bidang baru di dalam OJK yang siap mewadahi semua potensi yang besar tadi itu, untuk ditransformasikan menjadi platform teknologi yang memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia. Kita tidak menafikan tantangan dan downside risk,” katanya dalam peluncuran peta jalan tersebut, Jakarta, Jumat (9/8/2024).


    Dia menerangkan, outstanding dari peer to peer lending (P2P lending) atau pinjaman online mencapai Rp 70 triliun. Sementara, jika diakumulasikan selama 6 tahun sudah di atas Rp 700 triliun.

    Menurutnya, jika disandingkan dengan masyarakat atau pelaku usaha maka besaran itu sangat signifikan. Namun, ia kembali tak menepis adanya risiko.

    “Bahwa ada sisi risiko negatifnya yang harus kita atasi dan kita minimalisasi adalah benar tapi kita juga tidak bisa menafikan peran kontribusinya yang penting,” ungkapnya.

    Dikutip dari laman OJK, pelaksanaan peta jalan ini terbagi menjadi tiga fase utama yakni sebagai berikut:

    1. Fase 1: Penguatan Fondasi Pengaturan dan Pengawasan yang akan berjalan di tahun 2024 hingga 2025
    2. Fase 2: Akselerasi Pengembangan dan Penguatan yang akan berjalan di tahun 2026 hingga 2027, dan
    3. Fase 3: Pendalaman dan Pertumbuhan Berkelanjutan yang akan berjalan dari tahun 2027 hingga 2028, dalam mendukung pertumbuhan sektor keuangan.

    OJK juga telah menyusun empat pilar utama yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan strategi dan rencana kerja selama periode 2024- 2028 yaitu:

    1. Pengaturan dan Pengembangan
    2. Pengawasan dan Penegakan Hukum
    3. Perizinan dan Informasi, dan
    4. Inovasi.

    (acd/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Menarik! Top Up RDN di Ajaib Bisa Dapat Top Up Bonus Instan 1%


    Jakarta

    Ajaib memperkenalkan program top up bonus instan 1% ke Rekening Dana Nasabah (RDN). Program ini disebut untuk mendorong para investor mengoptimalkan strategi mereka di tengah peluang pertumbuhan pasar yang menjanjikan.

    “Kami menyadari antusiasme investor yang semakin tinggi terhadap pasar saham. Melalui program top up bonus instan 1% ini, kami ingin memberikan nilai tambah bagi para investor, terutama yang memiliki strategi jangka panjang dan aktif dalam mengelola portofolionya,” ujar Direktur Utama Ajaib Sekuritas, Juliana dalam keterangan tertulis, Jumat (9/8/2024).

    “Program ini juga sejalan dengan komitmen Ajaib untuk terus berinovasi dalam menyediakan solusi investasi terbaik dan mendukung peningkatan literasi keuangan di Indonesia,” imbuh Juliana.


    Program yang dimulai sejak 6 Agustus ini menawarkan bonus menarik bagi para investor, yaitu bonus sebesar 1% dari nilai top-up RDN dengan minimum top-up di atas Rp 100 juta.

    Program ini tidak memiliki kuota atau jumlah maksimal bonus yang dapat diterima investor sehingga semakin banyak top up, semakin besar pula bonus yang dapat diperoleh.

    Dengan bonus yang langsung dapat digunakan untuk bertransaksi di platform Ajaib, investor dapat lebih leluasa dalam mengambil keputusan investasi di tengah dinamika pasar yang positif.

    “Program ini merupakan tambahan dari berbagai fitur lain yang telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan trader, seperti fitur Advance Charting, stop loss & take profit orders dan juga fitur Day Trading,” jelas Juliana.

    Ia menambahkan, keamanan dana investor adalah prioritas utama Ajaib sebagai platform yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    “Investor dapat mengunjungi situs web resmi Ajaib atau mengunduh aplikasi Ajaib untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini serta syarat dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

    (ncm/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Top Up DANA Beserta Maksimal dan Minimum Nominalnya

    Jakarta

    Saat ini, top up saldo DANA bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari transfer bank hingga ke gerai retail yang prosesnya bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

    Secara umum, kode top up DANA adalah 3901, diikuti dengan nomor HP kamu yang terdaftar.

    Dirangkum dari laman resmi bank dan gerai retail terkait, berikut penjelasan dan langkah-langkah bagaimana cara top up DANA 2024 di bawah ini.


    Cara Top Up DANA dari myBCA

    • Buka aplikasi myBCA dan login.
    • Pilih “Transfer”
    • Pilih” Virtual Account”
    • Pilih “Transfer ke tujuan baru”
    • Masukkan nomor BCA Virtual Account berupa kode DANA 3901 diikuti dengan nomor HP yang terdaftar di e-wallet yang mau diisi.
    • Klik “Lanjut”.
    • Pilih rekening sumber dana (jika punya lebih dari satu), lalu masukkan nominal.
    • Cek detail transaksi, klik “Lanjut”
    • Masukkan PIN
    • Transaksi berhasil.

    Cara Top Up DANA dari ATM BCA

    • Kunjungi ATM BCA terdekat.
    • Masukkan kartu ATM BCA dan PIN.
    • Pilih “Transaksi Lainnya”.
    • Klik “Transfer”.
    • Pilih menu “BCA Virtual Account”;
    • Input nomor virtual account DANA. Nomor virtual account DANA adalah 3901 dengan diikuti nomor HP yang terdaftar. Contoh: 390108233xxxxx
    • Masukkan nominal top up.
    • Klik “Benar”.
    • Cek detail transaksi dan pilih “Ya”.
    • Transaksi berhasil.

    Cara Top Up DANA dari BCA Mobile

    • Login ke BCA mobile.
    • Pilih m-Transfer
    • Pilih BCA Virtual Account
    • Masukkan nomor BCA Virtual Account berupa company code DANA 3901 diikuti dengan nomor HP yang terdaftar di e-wallet yang mau diisi.
    • Jika sudah, klik “Send”.
    • Masukkan nominal top up.
    • Cek detail transaksi, klik “OK”
    • Masukkan PIN
    • Transaksi top up DANA berhasil.

    Cara Top Up DANA dari Livin by Mandiri

    • Buka aplikasi Livin by Mandiri.
    • Pada Beranda, pilih bagian Dompet elektronik dan klik “e-Wallet DANA”.
    • Masukan nomor tujuan dengan diawali nomor prefix 89508, lalu pilih “Lanjut”.
    • Pilih nominal top up, lalu klik “Lanjut”.
    • Klik Total Bayar untuk konfirmasi jumlah top up.
    • Top up DANA selesai.

    Cara Top Up DANA dari BRImo

    • Buka aplikasi BRImo
    • Login menggunakan username dan password.
    • Pada halaman home, pilih menu “Lainnya”.
    • Pilih “Dompet Digital” pada bagian “Top Up”.
    • Klik “Top Up Baru”. Di halaman ini akan terlihat riwayat top up yang pernah kamu lakukan sebelumnya.
    • Pada bagian “Dompet Digital” pilih DANA.
    • Masukan nomor HP yang terhubung dengan akun DANA.
    • Pilih tombol “Lanjutkan”.
    • Masukan nominal top up.
    • Pilih tombol “Top Up”.
    • Pastikan bahwa informasi nomor HPDANA dan juga nominal top up sudah sesuai.
    • Pilih tombol “Top Up” dan masukan nomor PIN BRImo.
    • Proses top up DANA via BRImo selesai.

    Cara Top Up DANA di Alfamart

    • Kunjungi gerai Alfamart terdekat.
    • Pergilah ke kasir dan antre, lalu sampaikan kalau kamu ingin top up DANA.
    • Beritahu nominal top up dan nomor HP yang terdaftar di akun DANA ke kasir.
    • Nantinya, kasir akan meminta uang tunai sesuai dengan nominal top up ditambah biaya admin.
    • Kasir akan memproses top up saldo ke akun DANA.
    • Jika top up sudah masuk, maka akan ada notifikasi dari DANA dan saldo bertambah.

    Secara umum, minimal top up DANA di Alfamart adalah Rp 50.000 dan maksimal Rp 1-2 juta.

    Namun, antara gerai satu dengan yang lain bisa berbeda. Hal ini tergantung kebijakan masing-masing gerai Alfamart.

    Di Alfamart, kita bisa top up saldo DANA dengan nominal kelipatan Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 150.000, dan seterusnya.

    Cara Top Up DANA di Indomaret

    • Tap “Isi Saldo” di Beranda aplikasi DANA.
    • Pilih “Indomaret”.
    • Masukkan jumlah saldo top up.
    • Tunjukkan kode bayar di Kasir Indomaret
    • Lakukan pembayaran.
    • Isi saldo DANA berhasil.

    DIlansir laman Pusat Bantuan DANA, biaya admin top up DANA di Indomaret adalah Rp 1.500 per transaksi.

    Minimal dan Maksimal Top Up DANA

    Minimal top up DANA nominalnya bisa bervariasi. Setiap kode yang dibutuhkan pun akan bervariatif, hal ini tergantung dari bank apa yang kamu gunakan.

    Selain itu, melakukan top up DANA di bank dan gerai juga akan dikenai biaya administrasi.

    • Minimal Transfer Top Up DANA Rp10.000
      Minimal top up DANA Rp 10.000 berlaku untuk penggunaan lewat transfer dari bank Mandiri melalui Livin by Mandiri, Permata, Maybank, BCA OneKlik, Danamon, Sinarmas, BTN, Digibank, dan Kartu Debit (Visa, Mastercard, GPN, JCB, American Express).
    • Minimal Top Up Rp 20.000
      Minimal top up DANA Rp 20.000 berlaku untuk pembayaran transfer dari bank BCA, BRI, BNI, CIMB Niaga, Panin, dan Mandiri (selain Livin by Mandiri).
    • Minimal Transfer Rp 100.000
      Minimal top up DANA Rp 100.000 berlaku jika pembayaran melalui transfer dari BTPN.
    • Top up saldo DANA melalui garai atau minimarket seperti Alfamart, Alfamidi, Dan+Dan, dan Lawson memiliki minimal transfer Rp Rp 50.000.

    (khq/fds)



    Sumber : finance.detik.com

  • #AwasJebakanBadman, DANA Imbau Pengguna Tak Terjebak Link Palsu DANA Kaget


    Jakarta

    Di era digital seperti saat ini, modus penipuan online semakin beragam bentuknya. Tak hanya perbankan, pelaku penipuan juga banyak menyalahgunakan nama aplikasi dompet digital, seperti DANA.

    Belakangan muncul modus penipuan link palsu DANA Kaget yang disebar melalui pesan singkat atau media sosial. Pelaku mencoba menjaring korban. Korban diiming-imingi bisa mendapatkan hadiah berupa uang dan lainnya dengan meng-klik tautan tersebut. Padahal jika dilakukan, justru Saldo DANA Anda bisa lenyap dalam sekejap.

    DANA sendiri sudah mengimbau penggunanya agar waspada dengan link palsu DANA Kaget. DANA pun melalui campaignnya, #AwasJebakanBadman, mengajak para pengguna untuk tidak terkena jebakan badman dengan melakukan 3 langkah berikut:


    1. Monitor

    Pengguna disarankan untuk berhati-hati, terlebih jika ada nomor tak dikenal yang menghubungi dan menyebarkan link tertentu. Kamu patut curiga, jangan sampai asal klik ya!

    Patut diperhatikan, format link DANA Kaget yang asli dalam bentuk ‘https://link.dana.id/…..‘ Selain itu link juga hanya bisa diakses di aplikasi DANA, bukan browser. Selanjutnya DANA Kaget asli bisa langsung diklaim di aplikasi DANA jika akun dalam status Log In.

    2. Konfirmasi

    Jika kamu masih ragu, lakukan konfirmasi untuk memastikan apakah link DANA Kaget tersebut benar dari sumber terpercaya. Kamu bisa mengecek keaslian link atau nomor, atau media sosial DANA lewat fitur DANA Protection di aplikasi DANA.

    3. Lapor

    Apabila link tersebut terbukti bukan dari DANA yang asli, segera melapor melalui DANA Protection agar tidak memakan korban lagi. Fitur DANA Protection telah terhubung ke layanan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

    DANADompetDIgital Foto: DANA

    Di samping itu, DANA juga mengimbau agar men-download DANA hanya di penyedia aplikasi resmi. Hindari install dari link yang dibagikan di grup pesan instan, seperti WhatsApp, Telegram dan lainnya. Pengguna juga diminta untuk selalu menjaga kerahasiaan PIN dan kode OTP. Jangan pernah dibagikan ke siapa pun termasuk DANA.

    Biar bertransaksi makin aman tanpa cemas, pastikan mengakses informasi hanya melalui platform resmi DANA Indonesia. Adapun website resmi DANA bisa melalui link di https://dana.id, serta media sosial resmi DANA di Facebook, Twitter, dan Instagram @dana.id. Selain itu kamu juga dapat manfaatkan layanan DIANA di aplikasi DANA atau e-mail help@dana.id untuk terhindar dari aksi oknum penipu yang tak bertanggung jawab.

    Yuk, selalu hati-hati terhadap link DANA Kaget palsu biar aman bertransaksi pakai DANA ya!

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Dompet Kripto Ini Tembus 30 Juta Pengguna, Naik 50% dalam 4 Bulan


    Jakarta

    Bitget Wallet, yang merupakan dompet Web3 memiliki 30 juta pengguna, rekor baru untuk pengunduhan aplikasi global di bulan Juli 2024, melampaui pertumbuhan MetaMask di bulan tersebut.

    Dikutip dari Cointelegraph, Rabu (14/8/2024), sejak melampaui 20 juta pengguna pada Maret 2024, Bitget Wallet telah melonjak dengan pertumbuhan 50% hanya dalam waktu 4 bulan. Hal ini secara substansial telah meningkatkan posisi wallet ini di pasar kripto DeFi global. Dengan total unduhan di App Store Apple dan Google Play Store Android, angkanya mencapai 1,7 juta pada Juli 2024, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan 140% bulan sebelumnya.

    Dibandingkan dengan tahun 2023, pengguna Bitget Wallet naik hingga 150% dalam satu tahun terakhir, karena melampaui dompet WEB3 lainnya dan paling banyak diunduh pada bulan Juli.


    Saat ini, Bitget Wallet memiliki pengguna di lebih dari 168 negara dan wilayah. Bitget Wallet telah membuat terobosan signifikan di Eropa, Amerika Utara, dan Oseania, dengan pertumbuhan pengguna di Rusia, Italia, Swedia, dan Australia melebihi lebih dari 40 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, negara-negara seperti Prancis, Portugal, Inggris, Turki, dan Kanada telah menyaksikan tingkat pertumbuhan yang melebihi 1000%.

    “Keberhasilan ekspansi internasional kami menyoroti peran penting dari inovasi dan pengembangan ekosistem di bidang Web3. Kami tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar, tetapi juga untuk mendorong seluruh industri ke depan, menciptakan nilai yang tak tertandingi bagi pengguna Web3 di seluruh dunia. Masa depan Web3 sangat cerah, dan Bitget Wallet sangat antusias untuk memimpin,” kata Alvin Kan, COO Bitget Wallet.

    Di Asia, Bitget Wallet telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Pengunduhan di Jepang, Filipina, dan Thailand telah melonjak sekitar 20 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, tingkat pertumbuhan pengguna di India, Vietnam, dan Singapura telah melebihi 300%. Pasar Afrika, khususnya Nigeria, telah muncul sebagai mesin baru untuk pertumbuhan Bitget Wallet karena baru-baru ini menduduki peringkat teratas di App Store Nigeria, melampaui aplikasi lokal populer seperti TikTok, dan WhatsApp.

    Bitget Wallet adalah dompet pertama yang mencapai agregasi multi-chain, menawarkan grafik token on-chain, mendukung transaksi lintas rantai, dan mengintegrasikan pasar NFT dan launchpad di berbagai rantai. Inovasi-inovasi ini telah menetapkan standar untuk dompet Web3. Berfokus pada perdagangan aset on-chain, Bitget Wallet telah mengintegrasikan fitur-fitur inovatif yang memungkinkan pengguna untuk menemukan aset dan peluang baru sesegera mungkin. Sejak diluncurkan, Bitget Wallet telah terintegrasi dengan lebih dari 100 jaringan blockchain publik dan kompatibel dengan EVM.

    Pada tahun 2024, Bitget Wallet telah menjadi dompet teratas dalam ekosistem memecoin, mendukung pelacakan smart money pada rantai Solana dan Base. Ini telah memperkenalkan fitur perdagangan canggih untuk perdagangan token meme, seperti selip otomatis, biaya gas nol, dan mode perdagangan instan. Ekosistem TON menjadi jaringan yang paling banyak ditransaksikan di Bitget Wallet, melampaui rantai publik yang sudah mapan seperti Polygon, Arbitrum, dan BNB Chain. Untuk rencana masa depan, Bitget Wallet bertujuan untuk memperkenalkan fitur dan inovasi baru dengan fokus pada pengalaman pengguna dan ekspansi global.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Modal Ventura Ini Suntik Rp 1,1 T ke Startup Asia Tenggara, RI Termasuk?


    Jakarta

    Salah satu perusahaan modal ventura, Antler telah mengumumkan penutupan penggalangan Fund II sebesar US$72 juta (Rp1,1 triliun) untuk Asia Tenggara, atau yang disebut Antler SEA Fund II. Total Fund II akan kembali diinvestasikan pada perusahaan teknologi early-stage di Asia Tenggara, dengan modal pre-launch, pre-seed, dan seed. Dalam waktu enam hingga sembilan bulan ke depan, Antler berencana menginvestasikan US$27 juta di 45 startup tahap awal.

    Sebagian dari dana tersebut akan digunakan untuk mendukung startup yang dibentuk selama Program Residensi Antler yang diadakan di seluruh Asia Tenggara, di mana sebesar US$9 juta (sekitar Rp146 miliar) telah dialokasikan untuk Indonesia. Sebelumnya, Antler telah menginvestasikan dananya ke beberapa startup potensial di Indonesia, seperti Gapai, platform pekerjaan global untuk pekerja migran Indonesia; Kora, platform agritech dengan teknologi pascapanen; serta Brick, platform keuangan terbuka dan penyedia API terpadu.

    Jussi Salovaara, Co-founder dan Managing Partner Antler mengatakan dengan adanya SEA Fund II menandai babak selanjutnya dalam mewujudkan misi Antler guna mendukung para founders dari tahap paling awal hingga pertumbuhan mereka.


    “Sebagai investor multi-stage global, kami percaya bahwa sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk mulai membangun. Kemajuan teknologi dalam AI, akses ke modal, dan perkembangan pasar yang tumbuh subur di Asia Tenggara telah menciptakan ekosistem yang luar biasa untuk inovasi dan berperan dalam lahirnya pemimpin global,” kata dia dalam siaran pers, ditulis (Rabu (14/8/2024).

    Antler SEA Fund II didukung oleh limited partners (LP) global dan regional, dengan komponen dana lebih dari 50% berasal dari investor institusi, termasuk diantaranya pengelolaan dana kekayaan negara (sovereign wealth funds), pengelola dana pensiun (pension funds), dan dana abadi universitas (university endowment).

    Penutupan pengumpulan dana ini berlangsung bersamaan dengan peningkatan minat investor terhadap investasi tahap awal. Hal ini didorong oleh percepatan digitalisasi, pertumbuhan kelas menengah, dan prospek ekonomi yang kuat di wilayah tersebut.

    Data dari Preqin menunjukkan peningkatan signifikan dalam investasi tahap awal global, dengan ukuran kesepakatan pendanaan tahap seed (benih) meningkat sebesar 112%, sementara peningkatan kesepakatan pendanaan tahap Seri A naik dengan rata-rata 31%.

    Dalam upaya mendukung para founder dari tahap paling awal hingga pertumbuhan, Antler telah memperkenalkan ARC (Agreement for Rolling Capital), sebuah inisiasi penggalangan dana baru untuk founder startup early-stage untuk mendapatkan modal hingga US$600.000 (Rp9,7 miliar), termasuk investasi awal, pro-rata follow-on, dan ARC, dalam kurun sembilan bulan pertama siklus hidup perusahaan.

    “Antler juga akan terus menginvestasikan hingga US$10 juta modal pengembangan dalam startup tahap growth-stage dari Seri A ke atas melalui dana pertumbuhan barunya, yaitu Antler Elevate,” ujarnya. Dana sebesar US$285 juta (sekitar Rp4 triliun) ini berinvestasi secara global di perusahaan-perusahaan unggulan, termasuk yang berada dalam pendanaan tahap awal Antler.

    Sebelumnya, Antler’s SEA Fund I telah berinvestasi di 91 perusahaan, termasuk Airalo, marketplace e-SIM; Reebelo, platform perangkat elektronik daur ulang; Qashier, sistem point-of-sale (POS) pintar; Bluesheets, platform otomatisasi data keuangan berbasis AI; dan Volopay, platform manajemen pengeluaran modern. Secara global, Antler telah berinvestasi di lebih dari 1.000 startup di berbagai industri dan teknologi.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com