Author: g1

  • Duh! Sering Makan Mie Instan Tingkatkan Risiko Kanker Lambung


    Jakarta

    Mie instan merupakan salah satu pilihan makanan praktis dan enak. Sayang, konsumsinya dapat menimbulkan efek buruk. Salah satunya meningkatkan risiko kanker hingga 55%.

    Mie instan sering menjadi andalan banyak orang. Rasanya lezat, praktis, harganya terjangkau, dan mudah ditemukan.

    Sayangnya, mie instan termasuk dalam makanan yang tak boleh sering dikonsumsi. Mie instan tinggi garam, MSG, hingga bahan pengawet yang bisa berdampak negatif pada kesehatan.


    Dokter onkologi, Dr. Tim Tiutan mengungkap risiko yang bisa timbul akibat konsumsi mie instan. Salah satunya meningkatkan risiko kanker perut yang mematikan.

    Dokter lain di Memorial Sloan Kettering Cancer Centre, New York mengungkap kalau mie instan mengandung banyak garam yang bisa meningkatkan risiko kanker. Membuat lambung lebih rentan terhadap bakteri penyebab kanker yaitu Helicobacter pylori (H. pylori).

    Dr. Tiutan juga memberitahu para pengikutnya (followers) di unggahan media sosial terkait efek mie instan. Menurutnya makanan tinggi garam seperti mie instan bisa meningkatkan risiko kanker dengan mengganggu lapisan lambung yang menjadi pemicu utama kanker lambung.

    Garam berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker lambung hingga 55%. Bahkan, menurutnya bisa menggandakan risiko tersebut bila ada infeksi H.Pylori, lapor dailymail.co.uk (26/05/2025).

    Duh! Sering Makan Mie Instan Tingkatkan Risiko Kanker LambungDokter ungkap makan mie instan bisa meningkatkan risiko kanker. Foto: dailymail.co.uk

    Tidak sebatas mie instan, dokter tersebut juga memperingati untuk mengurangi asupan garam setiap harinya. Jadi, disarankan untuk mengurangi asupan garam hingga satu sendok teh per hari. Usahakan hindari makanan, seperti mie instan, bacon, ham, sosis, dan daging olahan.

    NHS (National Health Service) menganjurkan orang dewasa untuk tidak mengonsumsi lebih dari 6 gram, sekitar satu sendok teh garam sehari.

    “Ini bukan tentang menakut-nakuti. Perubahan pola makan kecil dapat menurunkan risiko kanker. Garam atau sodium itu penting untuk kehidupan, tetapi terlalu banyak bisa berbahaya,” jelasnya.

    Dr. Tiutan mengungkap jika makanan tinggi garam bisa menyebabkan hipertensi dan kondisi medis kronis lainnya.

    Sebagai informasi tambahan. H.Pylori atau Helicobacter pylori adalah jenis bakteri yang ada di dalam perut. Biasanya memenuhi sekitar 40%. Dalam 80-90 persen kasus, penyakit ini tidak menimbulkan gejala, tetapi bisa memicu tukak lambung, gangguan pencernaan, kembung, atau mual.

    Duh! Sering Makan Mie Instan Tingkatkan Risiko Kanker LambungMie instan bisa memperburuk bakteri H.Pylori di dalam perut. Foto: dailymail.co.uk

    H.pylori dapat dideteksi dengan tes sampel darah, napas seseorang, atau tinja dan bisa diobati dengan antibiotik dan obat-obatan lain.

    Sejak lama, asupan garam berlebihan telah diketahui dapat memperburuk infeksi H.pylori. Salah satu faktor risiko paling kuat yaitu memicu kanker lambung. Selain asupan makanan tinggi garam H. pylori yang menyebabkan kanker juga bisa disebabkan akibat kebiasaan merokok.

    Penelitian lain dalam British Journal of Cancer juga menyimpulkan orang yang terus-menerus mengonsumsi makanan yang sangat asin memiliki risiko kanker perut dua kali lipat.

    Jika kanker ini terdeteksi di tahap paling awal, sebanyak 65 persen pasien kanker lambung akan bertahan hidup selama satu dekade setelah didiagnosis. Namun, untuk pasien stadium empat, kelangsungan hidup dari yang 10 tahun turun hanya menjadi satu dari lima.

    Gejala umum kanker perut meliputi gangguan pencernaan, kurangnya nafsu makan, perasaan kenyang, pendarahan, hingga darah dalam tinja.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Tetap Ngantuk Setelah Minum Kopi? Ternyata Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Kandungan kafein pada kopi konon paling ampuh membuat mata melek. Namun sebagian orang tetap mengantuk setelah mengonsumsinya. Begini penjelasan ilmiahnya.

    Kopi dinikmati banyak orang, selain rasanya yang segar, juga berkat kandungan kafein di dalamnya. Kandungan kafein dalam kopi identik dengan memberi dorongan energi yang singkat.

    Biasanya kopi juga menjadi alternatif ketika seseorang harus terjaga dan melawan rasa kantuknya. Namun sebagian orang mengaku tetap merasa mengantuk walaupun sudah minum banyak kopi.


    Ternyata fenomena tersebut bukanlah suatu hal yang aneh atau tanda adanya kelainan. Melansir Very Well Health, pengamatan kualitas tidur dalam jurnal Prevalence of Healthy Sleep Duration Among Adults menunjukkan 1 dari 3 orang dewasa mendapati waktu tidur yang tak maksimal.

    5 Kesalahan yang Bikin Es Kopi Kamu Kurang EnakPada beberapa orang konsumsi kopi tidak berpengaruh banyak untuk menangkal kantuk. Foto: Mashed/Shutterstock

    Salah satu alasannya ialah konsumsi kafein pada waktu yang tidak tepat dan justru menyebabkan insomnia. Efek samping ini yang membuat banyak ahli melarang konsumsi kopi pada sore hari, sebab pada keesokan harinya efek kafein untuk mencegah kantuk takkan maksimal.

    Jika melihat pengaruh kopi pada reseptor saraf, ahli juga menyebut ada kaitannya dengan gangguan reseptor adenosin. Kandungan kafein pada kopi mencegah rasa kantuk dengan cara memblokade reseptor adenosin pada otak.

    Namun tubuh manusia dengan ajaibnya memiliki masa penyesuaian. Ketika reseptor sudah terbiasa dengan asupan kafein yang tinggi, lambat laun reseptor otak akan mengalami penurunan sensitivitas sehingga reseptor adenosin akan gagal diblokir oleh kafein.

    Kondisi ini banyak dialami oleh penikmat kopi yang mengalami peningkatkan toleransi kafein. Artinya tubuh yang awalnya akan bereaksi terhadap kafein sebagaimana mestinya mulai menolak.

    Barista Tebak Karakter Pelanggan Lewat 5 Menu Kopi PesanannyaAda beberapa alasan yang memengaruhi efek kopi tak maksimal menangkal kantuk. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter

    Alih-alih mendapatkan efek menyegarkan, ketika toleransi kafein meningkat konsumennya tak lagi bisa menahan kantuk hanya dengan minum kopi. Sebuah penelitian di tahun 2020 juga menemukan kaitan resistensi insulin dari kebiasaan konsumsi kopi.

    Kondisi ini dapat dipicu melalui kebiasaan minum kopi pada pagi hari tanpa didahului asupan makanan. Tidur malam yang cukup dan waktu minum kopi di pagi hari yang kurang tepat akan memicu intoleran glukosa.

    Intoleran glukosa artinya kadar glukosa dalam darah akan melonjak jauh lebih tinggi daripada kadar normalnya. Hal menarik lainnya dalam penelitian ini ialah orang yang mengalami gangguan tidur malam tetapi tidak meminum kopi pada keesokan paginya, tak mengalami intoleran glukosa.

    Secara singkat kafein memang akan melonjakkan gula darah tetapi efeknya hanya sebentar dan membuat konsumennya kembali merasa lesu ketika gula darahnya turun dengan tajam. Sehingga cara terbaik untuk mendapatkan rasa segar setelah minum kopi ialah tetap menjaga tidur malam yang berkualitas dengan durasi setidaknya 6 jam.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Menu Sarapan Sehat yang Tak Bikin Perut Kembung


    Jakarta

    Sarapan merupakan salah satu waktu terpenting bagi tubuh untuk mendapat asupan makanan. Namun, makanan yang dikonsumsi perlu diperhatikan karena beberapa bisa sebabkan perut kembung.

    Sarapan menjadi penting karena menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas seharian.

    Sarapan juga bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi karena membantu otak mendapat nutrisi yang dibutuhkan.


    Meskipun begitu, pilihan makanan sarapan perlu diperhatikan. Sebab, beberapa makanan bisa menyebabkan perut justru jadi kembung dan berat.

    Lantas, makanan apa saja yang baik dikonsumsi saat sarapan agar tidak sebabkan perut kembung?

    Melansir Times of India (29/05/2025), berikut makanan yang disaranakan oleh Dr. Joseph Saihab, seorang ahli gastoenterologi.

    1. Alpukat

    Ilustrasi buah alpukat segarBuah alpuka segar bisa cegah kembung karena enzim pencernaan di dalamnya. Foto: Thinkstock

    Menurut Joseph, konsumsi alpukat merupakan pilihan tepat. Alpukat mengandung enzim pencernaan, berupa lipase dan amilase yang membantu membantu tubuh mencerna dan menyerap lemak sehat secara lebih efisien. Selain itu, enzim ini juga dapat memecah karbohidrat menjadi gula sederhana.

    Alpukat juga tidak membuat perut kembung karena tinggi akan serat dan rendah fruktosa. Serat membantu memperlambat pencernaan dan memberikan rasa kenyang. Sedangkan fruktosa rendah bisa mengurangi risiko penumpukan gas di perut.

    2. Roti sourdough

    Roti SourdoughProses fermentasi alami roti sourdough bisa membuat roti ini cegah kembung. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    Bagi yang mencari roti rendah gluten atau rendah fruktan, roti sourdough bisa menjadi pilihan tepat. Roti ini mengandung lebih sedikit gas dan kaya akan prebiotik.

    Roti sourdough cenderung tidak menyebabkan kembung karena proses fermentasi alami yang panjang. Proses tersebut membantu memecah gluten dan membuat roti lebih mudah dicerna. proses ini juga bisa meningkatkan penyerapan nutrisi.

    Dr. Salhab juga sangat menyarankan konsumsi roti sourdough karena baik juga untuk kesehatan usus.

    Rekomendasi makanan sarapan lain yang tidak bikin kembung bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Pepaya

    Healthy of sweet papaya slices on plate and wooden background. Healthy food and close up.Konsumsi pepaya juga bisa menxegah perut kembung. Foto: Getty Images/Chatiyanon

    Pepaya dianggap bisa mengatasi perut kembung karena kandungan enzim papain dan serat di dalamnya.

    Enzim papain bisa memecah protein menjadi asam amino yang lebih mudah diserap. Konsumsinya membuat pencernaan jadi lebih lancar.

    Kandungan serat pada pepaya juga bisa melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit yang sering jadi penyebab kembung.

    4. Teh jahe madu

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBKandungan gingerol di jahe dan nutrisi dalam madu bisa mengatasi kembung. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Jika mencari racikan teh yang tepat untuk sarapan, Dr. Salhab menyarankan untuk mencoba teh jahe dengan madu sebagai pemanis.

    Menurut ahli tersebut, madu mengandung enzim pencernaan, seperti amilasi yang mampu memecah pati menjadi gula sederhana dan membantu pencernaan karbohidrat.

    Selain itu, madu juga mengandung enzim disebut katalase. Enzim ini membantu menyeimbangkan stress oksidatif dalam usus.

    Kandungan gingerol di dalam jahe juga membantu meredakan mual dan mengatasi gangguan pencernaan, seperti dispepsia.

    5. Nanas

    Ilustrasi buah nanasNanas mengandung bromelain yang bisa mengurangi pembengkakan hingga baik untuk pencernaan. Foto: Getty Images/Teen00000

    Menurut ahli gastroenterologi, nanas mengandung bromelain yang membantu mencerna protein. Selanjutnya bisa meningkatkan kesehatan usus dan mencegah kembung.

    Bromelain di dalamnya berupa proteolitik yang membantu memecah protein menjadi peptida dan asam amino lebih kecil.

    Bromelain juga memiliki efek anti radang yang bisa digunakan untuk mengurangi pembengkakan atau nyeri. Nanas juga kaya akan air dan serat yang baik untuk pencernaan.

    6. Pisang

    Pisang juga menjadi pilihan tepat untuk sarapan. Buah ini cenderung tidak menyebabkan perut kembung karena beberapa alasan.

    Buah pisang mengandung serat larut air yang bisa meningkatkan produksi gas, tetapi juga ada kandungan kalium dan magnesium untuk mengatasi perut kembung.

    Pisang yang sudah matang juga mengandung pati yang lebih mudah dicerna karena akan diubah menjadi gula sederhana.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Manfaat Daun Kelor Buat Kesehatan, Superfood Khas Indonesia!

    Jakarta

    Daun kelor termasuk superfood lokal khas Indonesia. Disebut ‘superfood’ lantaran daun ini bernutrisi dan punya banyak manfaat sehat. Berikut daftarnya!

    Daun kelor kaya akan nutrisi dan senyawa aktif yang mampu mendukung fungsi tubuh serta mengatasi berbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Salah satu manfaat paling populer dari daun kelor adalah kemampuannya menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

    Dalam sebuah jurnal ilmiah berjudul Moringa Oleifera is a Prominent Source of Nutrients with Potential Health Benefits yang terbit pada 2021, disebutkan bahwa kandungan vitamin C dalam daun kelor tujuh kali lebih tinggi daripada jeruk. Selain itu, kandungan kalsiumnya bahkan mencapai 17 kali lipat dari susu.


    Daun kelor juga mengandung antioksidan, protein, magnesium, dan senyawa fitonutrien lain yang memiliki efek anti-inflamasi dan mampu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh. Tak heran jika konsumsi daun kelor dipercaya dapat membantu mengendalikan kolesterol.

    Manfaat daun kelor juga dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa, rebusan daun kelor yang dikonsumsi secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol pada lansia.

    Setelah mengonsumsi rebusan daun kelor selama tujuh hari berturut-turut, seluruh partisipan penelitian menunjukkan penurunan kadar kolesterol secara signifikan.

    Selain itu, mengutip Healthline, daun kelor juga memiliki efek penurun kolesterol yang sebanding dengan bahan makanan nabati sehat lainnya seperti gandum dan biji rami. Menjaga kadar kolesterol tetap stabil sangat penting untuk mencegah penyakit jantung, salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

    Berikut 7 manfaat daun kelor untuk kesehatan:

    1. Mengurangi peradangan

    Kandungan anti-inflamasi dalam daun kelor membantu meredakan peradangan yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, baik akibat infeksi maupun cedera.

    2. Cegah diabetes

    Konsumsi rutin bubuk daun kelor terbukti dapat menurunkan kadar gula darah hingga 13,5 persen. Sementara itu, daun kelor kering sebanyak 50 gram yang dicampur ke dalam makanan dapat mengurangi kadar gula darah hingga 21 persen.

    3. Jaga kesehatan prostat

    Senyawa glukosinolat yang terkandung dalam daun kelor mampu menghambat pertumbuhan sel kanker prostat. Daun ini juga dapat menurunkan kadar antigen spesifik prostat yang menjadi indikator gangguan pada kelenjar tersebut.

    Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun kelor membantu menghambat pembentukan lemak dan meningkatkan proses pemecahan lemak, sehingga mendukung upaya penurunan berat badan.

    Daun kelor mengandung flavonoid, tanin, dan alkaloid yang bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan anti-inflamasinya juga membantu mengatasi pegal, nyeri sendi, hingga rematik.

    Kandungan thiocarbamate, glikosida, dan nitril dalam daun kelor memiliki efek menurunkan tekanan darah. Bagi Anda yang menderita hipertensi, konsumsi daun kelor secara rutin bisa menjadi solusi alami.

    7. Atasi cacingan

    Kombinasi daun kelor dengan bahan alami seperti cabai dan meniran dapat digunakan sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi cacingan. Kandungan lektin dan senyawa anthelmintik pada daun kelor mampu melawan parasit penyebab infeksi seperti cacing kremi dan cacing pita.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Manfaat Daun Kelor, Solusi Alami untuk Kesehatan Tubuh

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Minuman yang Bikin Awet Muda, Bagus Dikonsumsi Tiap Pagi


    Jakarta

    Mengawali hari, kamu tak hanya bisa menyeruput kopi atau teh. Coba konsumsi minuman yang bikin awet muda ini. Ada jus tomat, air kelapa, sampai air lemon.

    Tampilan awet muda menjadi dambaan setiap orang, terutama wanita. Wajah akan terlihat kencang, cerah, dan tanpa keriput.

    Kondisi ini tak hanya bisa digapai dengan perawatan dari luar, tapi juga konsumsi makanan dan minuman bernutrisi tepat. Apa saja daftarnya?


    Berikut 10 minuman yang bagus dikonsumsi tiap pagi untuk tampilan awet muda:

    1. Teh hijau

    Mengutip Times of India, teh hijau kaya akan katekin atau jenis antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas sendiri bertanggung jawab atas kerusakan sel-sel kulit yang memicu penuaan dini, kerutan, dan kulit kusam.

    Senyawa antioksidan pada teh hijau melindungi kolagen dan meningkatkan elastisitas kulit. Senyawa ini juga dapat mengurangi peradangan dan mencegah stres oksidatif.

    2. Jus bit

    Jus bit kaya akan vitamin C, zat besi, dan nitrat. Nutrisi ini berkontribusi pada sirkulasi darah dan proses detoksifikasi yang lebih baik.

    Sirkulasi darah yang lebih baik menandakan lebih banyak oksigen yang didapat sel-sel kulit. Artinya, kulit bisa jadi semakin cerah dan sehat.

    Jus bit juga bisa meningkatkan produksi kolagen dan elastin yang bikin kulit tetap kenyal dan awet muda. Senyawa di dalamnya juga dapat mengeluarkan racun yang dapat membuat kulit Anda kusam.

    3. Jus delima

    Delima tak hanya cantik, tapi juga jadi salah satu ‘pejuang’ anti-aging yang paling ampuh. Kandungan punicalagin dan antosianin di dalamnya dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, mendukung produksi kolagen, dan mempercepat regenerasi kulit.

    Kandungan tersebut juga membantu menunda tanda-tanda penuaan seperti pigmentasi dan garis-garis halus. Radikal bebas pemicu penuaan juga bisa dihempas dengan segelas jus delima.

    4. Susu kunyit

    Susu kunyit merupakan minuman anti-inflamasi yang paling ampuh. Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit, membantu melawan peradangan kronis, yang merupakan salah satu pemicu terbesar penuaan.

    5. Jus tomat

    Ilustrasi jus tomatIlustrasi jus tomat Foto: Getty Images/iStockphoto/burakkarademir

    Kandungan antioksidan pada jus tomat seperti likopen, vitamin C, dan beta-karoten bisa mencegah penuaan kulit. Nutrisi ini membantu melawan radikal bebas, mengurangi stres oksidatif, dan melindungi sel-sel kulit dari penuaan dini.

    Likopen, khususnya, punya kemampuan untuk meningkatkan produksi kolagen dan bertindak sebagai tabir surya alami dari dalam. Likopen juga bisa mencegah kerutan, garis-garis halus, dan kulit kusam.

    Minum jus tomat secara teratur dapat membuat kulit tampak awet muda, mengencangkan pori-pori, dan memperbaiki tekstur kulit secara menyeluruh.

    6. Jus lidah buaya

    Mengutip Yahoo, kandungan antioksidan seperti vitamin C dan E, serta enzim dan polisakarida dalam lidah buaya dapat membantu meningkatkan produksi kolagen. Dengan begitu, elastisitas kulit bisa meningkat.

    Jus lidah buaya juga dapat membantu melembapkan dan menenangkan kulit, sekaligus mengurangi tanda-tanda penuaan.

    7. Jus wortel

    Antioksidan dalam jus wortel seperti vitamin C dan E dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas serta mengurangi kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya.

    Jus wortel juga mengandung beta-karoten yang tinggi. Kandungan ini dapat meningkatkan kesehatan kulit dan memberikan cahaya alami.

    8. Air kelapa

    Kaya akan kalium dan elektrolit, air kelapa membantu menjaga hidrasi optimal yang penting untuk kulit dengan mengurangi garis-garis halus.

    Minuman ini juga dapat melembapkan kulit dan menyediakan nutrisi penting seperti kalium serta magnesium.

    9. Smoothie beri

    Semua jenis buah beri kaya akan vitamin dan antioksidan. Buah ini ampuh dalam melawan radikal bebas dan meningkatkan produksi kolagen.

    Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada buah beri juga membantu proses detoksifikasi tubuh. Hal ini dapat menghasilkan kulit yang lebih bersih dan bercahaya.

    10. Air lemon

    Air lemon kaya akan vitamin C dan dapat membuat kulit lebih bercahaya. Vitamin ini juga membantu proses detoksifikasi yang membuang racun untuk membuat kulit lebih cerah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “10 Minuman Ini Bisa Bikin Wajah Kamu Tetap Awet Muda Meski Menua”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari 5 Minuman Terburuk untuk Dikonsumsi Saat Perut Kosong di Pagi Hari


    Jakarta

    Banyak orang memulai pagi dengan menikmati minuman, tapi ternyata tak semua minuman bagus dikonsumsi pagi hari. Hindari konsumsi 5 minuman terburuk saat perut kosong di pagi hari berikut ini.

    Untuk mengawali hari, memilih asupan makanan dan minuman yang tepat penting dilakukan. Jangan sampai salah karena bisa berakhir bikin perut terasa tidak nyaman seharian.

    Hindari mengonsumsi 5 minuman ini dalam kondisi perut kosong di pagi hari. Berikut daftarnya:

    konsumsi jus jeruk apakah aman jika setiap hariJus jeruk tidak disarankan untuk dikonsumsi saat perut kosong. Foto: Getty Images/iStockphoto

    1. Jus jeruk

    Minum jus jeruk pada pagi hari bukannya menyegarkan, melainkan bisa memicu gangguan lambung. Hal ini karena kandungan asam pada jeruk yang bersifat mengiritasi lambung.


    Risiko ini mungkin lebih besar terjadi pada seseorang yang telah mengalami masalah lambung sebelumnya. Ini juga berlaku pada minuman jeruk lainnya yang mengandung asam seperti tangerine, orange, atau grapefruit.

    2. Kopi atau teh

    Secangkir kopi atau teh biasa diminum di pagi hari setelah bangun tidur untuk mengawali hari. Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa harimu tergantung kopi yang kamu minum di pagi hari.

    Namun tahukah kamu bahwa kebiasaan tersebut sangat tidak sehat? Hal ini dikarenakan kandungan kafein dalam teh atau kopi bisa mengganggu sistem pencernaan.

    Jika diminum saat perut kosong, teh atau kopi dapat meningkatkan asam lambung, menyebabkan gejala tidak nyaman seperti naiknya asam lambung dan sensasi terbakar di dada.

    Kalaupun kamu ingin memulai harimu dengan kafein agar lebih semangat, sebaiknya mengisi perut dengan sarapan terlebih dahulu.

    3. Minuman manis

    Beberapa orang memilih minum minuman manis pada pagi hari. Teh manis atau jus kemasan misalnya. Walaupun terkesan sehat, kandungan gula yang tinggi untuk asupan di pagi hari saat perut kosong nyatanya berbahaya bagi tubuh.

    Konsumsi gula berlebihan dapat membebani hati dan pankreas. Minuman manis sebaiknya tidak diminum saat perut kosong karena dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Memang pada awalnya tubuh akan terasa berenergi, namun dengan cepat tubuh juga akan merasa lemas setelahnya.

    ilustrasi es batuMinuman dingin juga tak disarankan karena dapat memperlambat proses pencernaan. Foto: (Thinkstock)

    4. Minuman dingin

    Mengonsumsi minuman dingin saat perut kosong dapat mengakibatkan iritasi pada lambung dan usus. Ketika cairan dingin masuk ke sistem pencernaan, dapat memicu kontraksi otot di perut, yang menyebabkan perasaan kembung dan tidak nyaman.

    Selain itu, minuman dingin dapat memperlambat proses pencernaan, membuat perut terasa penuh dan begah lebih lama. Hal ini terutama mengganggu bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan atau sensitivitas lambung, karena iritasi tambahan dapat memperburuk gejala yang ada.

    Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari minuman dingin di pagi hari saat perut masih kosong.

    5. Soda

    Soda memiliki kandungan karbonasi yang sangat tinggi, ini dapat menyebabkan perut terasa dingin saat kosong.

    Selain itu, zat-zat dalam soda dapat merusak lapisan lendir pada perut, yang memperlambat proses pencernaan makanan.

    Artikel ini sudah tayang di detikfood dengan judul “5 Minuman Terburuk untuk Diminum Saat Perut Kosong di Pagi hari”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Makanan Tinggi Vitamin C untuk Imunitas Tubuh Cegah Covid-19


    Jakarta

    Kasus Covid-19 kembali meningkat. Untuk mencegahnya, kamu bisa meningkatkan imunitas tubuh dengan konsumsi makanan tinggi vitamin C berikut ini.

    Lonjakan kasus covid-19 terjadi di sejumlah negara. Meskipun sudah menjadi endemik, tetapi ditemukan penyebab gelombang infeksi yang kemungkinan besar dipicu oleh berkurangnya kekebalan tubuh dan tingkat vaksinasi ulang. Kasus Covid-19 di kawasan Asia ini juga membuat Kementrian Kesehatan RI mengeluarkan surat edaran kewaspadaan Covid-19.

    Karenanya, menjaga dan meningkatkan sistem imunitas tubuh menjadi penting. Caranya dengan konsumsi makanan tinggi kandungan vitamin C. Vitamin C tidak hanya membantu tubuh melawan penyakit, tetapi juga membantu produksi kolagen, meningkatkan kesehatan kulit, dan berperan sebagai antioksidan kuat.


    Lantas, apa saja makanan kaya kandungan vitamin C? Melansir Hindustantmes.com (20/07/2024), berikut daftarnya:

    1. Jambu Biji

    close-up guava fruit backgroundJambu biji kaya akan vitamin C untuk imunitas tubuh. Foto: iStock

    Guava atau jambu biji kaya akan vitamin C yang lebih bernutrisi dibandingkan jeruk.

    Dalam satu jambu biji pun menyediakan lebih dari dua kali lipat asupan vitamin C harian yang direkomendasikan. Setidaknya ada 250-300 miligram vitamin C.

    Vitamin C dapat membantu memperkuat imunitas tubuh. Buah ini juga kaya akan antioksidan yang mendukung kinerja sistem kekebalan tubuh.

    2. Pepaya

    Healthy of sweet papaya slices on plate and wooden background. Healthy food and close up.Kandungan vitamin C di dalam pepaya bisa meningkatkan imunitas sekaligus kesehatan kulit. Foto: Getty Images/Chatiyanon

    Buah tropis lainnya yang kaya akan vitamin C adalah pepaya.

    Vitamin C di dalamnya menawarkan berbagai manfaat sehat, mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan kulit, hingga mendukung kesehatan jantung.

    Pepaya juga kaya antioksidan yang bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan likopen di dalam buah ini juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

    3. Nanas

    Ilustrasi buah nanasNanas juga kaya akan vitamin C untuk imunitas. Foto: Getty Images/Teen00000

    Selain enak dan menyegarkan, nanas juga kaya akan vitamin C. Konsumsi buah tropis ini membantu meningkatkan imunitas tubuh.

    Kandungan vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Vitamin C turut membantu penyerapan zat besi dan mendukung kesehatan kulit. Konsumsi nanas juga bisa membuat tubuh tercegah dari serangan penyakit.

    Daftar makanan tinggi vitamin C lain bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Brokoli

    Sayuran kaya serat ini juga mengandung vitamin C dan antioksidan yang baik.

    Vitamin C di dalamnya berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar berfungsi optimal. Konsumsi brokoli juga bisa membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit.

    Brokoli juga mengandung vitamin C yang bisa membantu menyerap zat besi yang penting untuk mencegah anemia. Antioksidan di dalam brokoli juga dapat melawan radikal bebas serta mendukung produksi sel-sel imun.

    5. Jeruk

    Konsumsi buah jeruk tentu tidak boleh dilewatkan. Buah jeruk terkenal dengan kandungan vitamin C tinggi yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cara kerjanya dengan memperkuat sistem kekebalan, mendukung produksi sel darah putih, dan bertindak sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan.

    Vitamin C juga bisa meningkatkan kesehatan kulit serta membantu penyerapan at besi. Jeruk juga kaya antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan serta mendukung kesehatan jantung dan mata.

    6. Stroberi

    Stroberi KoreaMakan strawberry yang kaya akan vitamin C juga dapat membantu. Foto: Getty Images/iStockphoto/ruksutakarn

    Jika mencari buah menyegarkan, kamu bisa mencoba buah stroberi. Buah beri ini mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Vitamin C di dalam stroberi juga bermanfaat menjaga kesehatan otak, mengurangi kadar kolesterol, mengontrol gula darah, serta meningkatkan kesehatan tulang. Stroberi bisa dimakan begitu saja atau dicampur ke dalam smoothie menjadi minuman segar.

    7. Kembang kol

    manfaat dan nutrisi brokoli vs kembang kolBisa juga konsumsi kembang kol yang punya vitamin C untu kekebalan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sayuran cruciferous adalah kelompok sayuran yang termasuk ke dalam keluarga Brassica. Memiliki ciri khas berupa kelopak bunga menyerupai salib, mirip seperti kubis. Sayuran yang termasuk ke dalam kelompok ini yaitu kubis, brokoli, kembang kol, bok choy, dan lain sebagainya.

    Sayuran silang ini kaya akan vitamin C yang memberikan banyak manfaat sehat. Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi sel dari kerusakan radikal bebas, hingga membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati yang penting untuk mencegah anemia.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Minum Jus Mentimun yang Segar dan Rendah Kalori


    Jakarta

    Mentimun tinggi kandungan air sehingga konsumsinya bagus untuk menghidrasi tubuh. Buah ini juga dikenal rendah kalori. Berikut manfaat konsumsinya!

    Mentimun merupakan buah yang umum ditemui di Indonesia. Seringkali dinikmati sebagai lalapan bersama sambal yang pedas. Mentimun juga cocok dijadikan bahan campuran minuman segar, salah satunya jus.

    Melansir Food NDTV (30/5), manfaat konsumsi jus mentimun dapat optimal dirasakan jika mengonsumsinya rutin. Kandungan nutrisinya dinilai baik untuk sejumlah manfaat kesehatan.


    Jus mentimun menjadi pilihan terbaik untuk menghidrasi tubuh, apalagi ketika cuaca tengah terik. Hal ini karena mentimun mengandung 96 persen air, seperti mengutip Bupa UK.

    Selain itu, jus mentimun juga populer dijadikan minuman detoks untuk menurunkan berat badan. Jus mentimun juga dapat meningkatkan energi, mengurangi kembung, dan lainnya.

    Berikut 5 manfaat dari mengonsumsi jus mentimun:

    1. Menghidrasi Tubuh

    Ilustrasi jus mentimunIlustrasi jus mentimun Foto: Getty Images/iStockphoto/etorres69

    Menghidrasi tubuh penting dilakukan untuk mendukung beberapa fungsi, seperti mengatur suhu, melancarkan pencernaan, hingga menjaga fungsi otak. Selain itu, hidrasi tubuh juga berperan dalam proses penurunan berat badan.

    Penelitian dari Web of Science menunjukkan bahwa mentimun mengandung sekitar 96 persen air. Oleh karena itu, minum jus mentimun dapat menghilangkan dahaga dan mendukung detoksifikasi alami tubuh.

    Jangan biarkan tubuh dehidrasi, karena dapat menyebabkan masalah kesehatan. Minumlah jus mentimun agar tetap terhidrasi dan berat badan terkendali.

    2. Rendah Kalori

    Tak hanya mengandung air yang banyak, tapi mentimun juga rendah kalori. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), mentimun seberat 99 gram hanya mengandung kalori sebanyak 10 kcal.

    Kandungan kalori yang rendah membuat mentimun ideal dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Serat larut di dalamnya juga membantu proses tersebut.

    Manfaat lain dari jus mentimun ada di halaman selanjutnya…

    3. Mengurangi Kembung dan Retensi Air

    Jus mentimun ternyata juga bermanfaat mengurangi perut kembung yang disebabkan oleh penumpukan gas atau cairan dalam sistem pencernaan. Biasanya dikarenakan makan terlalu cepat atau kebanyakan hingga intoleransi terhadap laktosa atau gluten.

    Jus mentimun yang mengandung air tinggi ini dapat membantu proses pembuangan racun. Khasiat diuretiknya yang ringan dapat bermanfaat dalam membuang kelebihan air dan natrium, mengurangi bengkak di sekitar wajah dan perut kembung.

    4. Memperbaiki Metabolisme Tubuh

    Metabolisme tubuh juga dapat diperbaiki dengan mengonsumsi jus mentimun. Ini karena di dalam mentimun mengandung banyak zat antioksidan, vitamin K, dan senyawa cucurbitacin.

    Cucurbitacin terbukti dapat melawan peradangan dan diabetes, menurut penelitian dari National Institutes of Health. Jus mentimun juga dapat membantu memperbaiki metabolisme yang mendukung penurunan berat badan.

    5. Meningkatkan Energi

    Jus mentimun cocok dinikmati siang hari atau ketika cuaca panas, karena kandungan airnya yang mampu menyegarkan tubuh. Diketahui juga bahwa mentimun mengandung elektrolit alami, seperti kalium dan magnesium.

    Kandungan elektrolit tersebut menjadikan jus mentimun mampu menyeimbangkan cairan tubuh dan mencegah kelelahan. Tak hanya saat musim panas, tapi jus mentimun juga bisa dinikmati sebelum atau setelah olahraga, karena sensasinya yang ringan di perut.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Puasa Sunah Tarwiyah dan Arafah, Ini 5 Menu Buka Puasa yang Bikin Fit


    Jakarta

    Puasa sunah Tarwiyah dan Arafah dilakukan sebelum Idul Adha. Bagi muslim yang menjalaninya, coba konsumsi menu buka puasa sehat ini agar tubuh tetap fit dan ibadah bisa maksimal.

    Pemerintah melalui sidang isbat menetapkan 1 Dzulhijjah 1446 H/2025 M jatuh pada 28 Mei 2025 dan 10 Dzulhijjah 1446 H/2025 M (Idul Adha 2025) jatuh pada 6 Juni 2025, seperti dikutip dari detikNews. Sebelum merayakan Idul Adha, muslim bisa menjalani puasa sunah.

    Puasa sunah tersebut berupa puasa Tarwiyah yang jatuh pada Rabu, 4 Juni 2025 (8 Dzulhijjah 1446 H) dan puasa Arafah 2025 pada tanggal Kamis, 5 Juni 2025 (9 Dzulhijjah 1446 H).


    Keutamaan puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun, sedangkan hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun. Hal ini sebagaimana hadits riwayat Abu as-Syekh Al-Ishfahani dan Ibnu an-Najar.

    Muslim yang berpuasa Tarwiyah dan Arafah perlu memperhatikan asupan nutrisinya dengan tepat. Jangan sampai berakhir membuat tubuh kelelahan karena kurang energi.

    Untuk berbuka puasa, pilihlah menu yang bergizi. Menu sehat ini tak hanya mengembalikan energi yang hilang, tapi juga membantu tubuh tetap fit untuk melaksanakan rangkaian ibadah lainnya.

    Berikut menu buka puasa sehat yang bikin tetap fit:

    1. Kurma

    kurmaFoto: Getty Images/AnnaPustynnikova

    Buka puasa dengan makan kurma dalam jumlah ganjil bukan cuma sunnah, melainkan pilihan yang ideal untuk kesehatan. Konsumsi kurma dapat bantu meningkatkan kadar gula alami dan energi yang hilang setelah berpuasa.

    Kurma mengandung fruktosa, sejenis gula alami, sehingga kamu tak perlu mengonsumsi makanan manis lain dengan pemanis yang tak sehat. Kurma juga mengandung serat dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Konsumsi sekitar 3-7 butir kurma saja setiap hari.

    2. Sup ayam

    Sup ayam yang berkuah bening dan menyegarkan juga bisa jadi ide menu buka puasa sehat. Menu ini punya nutrisi lengkap yang berasal dari ayam dan sayuran. Ayam mengandung protein, sementara sayuran seperti wortel, buncis, kentang, sampai kembang kol, merupakan sumber antioksidan, vitamin, dan mineral.

    Selain itu, sup ayam merupakan makanan tinggi kandungan air. Konsumsinya dapat menghidrasi tubuh usai kehilangan banyak cairan saat berpuasa. Bagi yang sedang diet, konsumsi sup ayam saat buka puasa juga bisa jadi andalan karena relatif rendah kalori.

    3. Ayam kecap

    Resep Ayam Kecap Telur SpesialFoto: Getty Images

    Selain sup ayam, kamu juga bisa mengolah ayam kecap untuk buka puasa. Ayam merupakan sumber protein berkualitas yang mudah diolah dengan bumbu kecap. Protein berperan penting dalam memulihkan energi dan membantu menjaga kestabilan gula darah.

    Ayam kecap dibuat dengan bumbu seperti jahe, bawang putih, bawang merah, dan minyak wijen. Paling enak menikmatinya dengan nasi hangat dan pendamping sayuran.

    4. Jus

    Mau buka puasa sehat dengan menu praktis? Minum segelas jus dapat jadi pilihan. Jus yang merupakan campuran buah dan air ini mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin dan serat yang menguntungkan sistem pencernaan.

    Sebaiknya, jangan gunakan gula tambahan agar kamu bisa menikmati manis alami dari buah. Bisa juga dengan memadukan buah bersama bahan lain. Misalnya jus kurma dan pisang, jus semangka stroberi mint, jus apel wortel jahe, hingga jus alpukat dan bayam.

    5. Capcay

    resep capcayFoto: Getty Images/iStockphoto/maya13

    Capcay banyak digemari karena rasanya enak dan nutrisinya lengkap. Kombinasi sayuran seperti sawi, kol, brokoli, jamur, hingga wortel membuat capcay begitu menyehatkan.

    Selain itu, capcay bisa dicampur dengan berbagai bahan-bahan utama lainnya, seperti daging sapi, udang, cumi, hingga bakso. Capcay juga bisa diolah dengan cara diberi sedikit kuah, nyemek, atau kuah yang agak banyak.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Jus untuk Diet yang Ampuh Pangkas Berat Badan hingga Meluruhkan Lemak


    Jakarta

    Saat diet, asupan buah dan sayur bisa diandalkan untuk bantu menurunkan berat badan. Jus pun menjadi salah satu menu favorit. Ini ide racikannya yang nikmat dan bernutrisi.

    Dalam mengonsumsi jus, disarankan untuk memilih jus alami atau bikinan sendiri. Hindari membeli jus kemasan yang tinggi gula dan mengandung banyak pengawet.

    Melansir Healthline dan Forbes Health, berikut deretan buah dan sayuran yang dapat dijadikan jus untuk diet menurunkan berat badan:


    1. Jus buah bit

    Bit termasuk buah kaya antioksidan yang dapat dukung penurunan berat badan. Penelitian menunjukkan konsumsi antioksidan tinggi bisa menurunkan indeks massa tubuh (BMI) pada orang obesitas.

    Antioksidan bantu menurunkan berat badan dengan mendorong pemecahan sel-sel lemak dan seiring berjalannya waktu turut meningkatkan fungsi metabolisme.

    Bit utuh juga rendah kalori dan tinggi serat. Buah ini bantu memperlambat pengosongan perut dan bikin kenyang lebih lama sehingga asupan kalori berkurang.

    2. Jus seledri

    jus seledri favorit Miranda KerrFoto: site news / iStock

    Kandungan air dalam seledri atau batang seledri tinggi dan kalorinya rendah. Studi menunjukkan konsumsi makanan dan minuman berkalori rendah bermanfaat untuk memangkas berat badan dan meluruhkan lemak.

    Sayuran ini juga sumber antioksidan yang bantu mengurangi stres oksidatif dan melawan peradangan.

    3. Jus ceri

    Ceri bagus untuk diet turunkan berat badan dengan membuat seseorang tidur lebih lama dan berkualitas. Buah ini mengandung melatonin, hormon yang dikenal sebagai obat tidur.

    Penelitian menemukan orang yang memiliki kebiasaan tidur panjang dan berkualitas dapat bantu tingkat penurunan berat badan yang lebih besar.

    4. Jus delima

    Antioksidan dan polifenol dalam delima tergolong tinggi. Polifenol diketahui bisa menekan nafsu makan sehingga asupan kalori hanya sedikit.

    Delima juga bantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang dapat meningkatkan rasa lapar. Bukan hanya itu, kandungan kalorinya rendah sehingga dukung penurunan berat badan.

    5. Jus wortel

    Wortel termasuk sayuran padat nutrisi dan kaya serat. Asupan serat yang cukup mampu menahan nafsu makan dan membuat kenyang lebih lama.

    Sayuran berwarna oranye ini juga tinggi karotenoid. Studi menunjukkan pengidap obesitas yang rutin konsumsi minuman kaya karotenoid setiap hari mengalami penurunan lemak perut signifikan.

    6. Jus sayuran hijau

    Sayuran hijau mengandung nutrisi penting yang mudah diserap, mencakup tinggi serat, gula rendah, dan antioksidan. Kandungannya bantu meningkatkan kesehatan usus dan mengurangi peradangan. Melawan peradangan diketahui merupakan kunci penurunan berat badan yang efektif.

    Sayuran hijau yang dapat digunakan seperti bayam, kale, peterseli, dan brokoli. Mentimun, apel hijau, dan seledri juga dapat ditambahkan atau dicampur agar jus semakin nikmat.

    7. Jus semangka

    Ilustrasi jus semangkaFoto: Getty Images/iStockphoto/Manu_Bahuguna

    Semangka termasuk buah yang kaya akan kandungan air. Tingginya kandungan air dalam buah dapat menurunkan berat badan dengan membuat perut kenyang lebih lama. Selain itu, buah berdaging merah menyegarkan ini rendah kalori.

    Semangka juga mengandung asam amino dan arginine. Keduanya diketahui bantu meluruhkan lemak tubuh yang dukung penurunan berat badan.

    8. Jus jahe

    Jahe terbukti meningkatkan termogenesis dan mengurangi rasa lapar. Termogenesis mengacu pada proses pembakaran kalori oleh tubuh yang menghasilkan panas.

    Penelitian juga menunjukkan rimpang satu ini bantu meningkatkan metabolisme dan menyimpan profil antioksidan mengesankan yang memiliki efek anti diabetes.

    Untuk membuat jus ini, cukup gunakan bongkahan kecil jahe dan campurkan perasan lemon untuk menambah rasa dan antioksidan ekstra.

    Artikel ini sudah tayang di detikfood dengan judul “8 Jus untuk Diet, Ampuh Pangkas BB hingga Meluruhkan Lemak

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com