Author: g3

  • Meski Tampak Menjijikkan, 5 Serangga Ini Bernutrisi Tinggi


    Jakarta

    Banyak orang enggan makan serangga karena selama ini memang kurang lazim dikonsumsi. Padahal, sejumlah serangga bernutrisi tinggi dan menawarkan manfaat untuk kesehatan.

    Serangga menjadi salah satu hewan yang banyak dihindari dan ditakuti. Pasalnya, hewan ini punya bentuk unik, asal-usul mengerikan, sampai menyebabkan reaksi cemas dan jijik ketika seseorang melihatnya. Sebagian serangga juga dianggap dapat membawa penyakit berbahaya.

    Namun, sebenarnya ada serangga yang bernutrisi jika dikonsumsi. Praktik makan serangga juga bukanlah hal baru. Sejak lama, berbagai budaya di seluruh dunia telah mengonsumsi serangga.


    Lebih dari 2.000 spesies serangga dapat dimakan dan menawarkan manfaat sebagai sumber protein berkualitas tinggi. Tidak hanya protein, beberapa serangga juga tinggi kandungan asam amino, lemak tidak jenuh, dan mineral.

    Lantas, jenis serangga apa saja yang bernutrisi dan aman dikonsumsi? Merangkum Mashed.com (08/11/2024), berikut daftarnya.

    1. Jangkrik

    makanan seranggaJangkring bernutrisi karena mengandung berbagai macam vitamin dan mineral. Foto: iStock/ShutterStock/GettyImages

    Jangkrik kerap dianggap makanan lezat dan bernutrisi, terutama di Afrika, Asia, Amerika latin, dan Oseania. Jangkrik mengandung vitamin dan mineral penting untuk diet sehat. Mulai dari vitamin A, B12, C, D, E dan K yang sangat baik untuk kesehatan.

    Komposisi mineralnya, seperti kalsium, kalium, magnesium, fosfor, natrium, zat besi, seng, mangan, dan tembaga. Semuanya dapat ditemukan pada hewan ini.

    Kandungan mineralnyya bisa mendukung kesehatan tulang. Kandungan asam lemak tak jenuh ganda di dalamnya juga dikaitkan dengan manfaat kesehatan, termasuk mengurangi risiko penyakit jantung.

    Jangkrik bisa dikonsumsi dengan cara diolah jadi kari, kue, produk roti, sup, minuman, dan lain sebagainya.

    Namun, kamu perlu memerhatikan sejumlah hal sebelum mengonsumsinya. Terutama mereka yang punya riwayat alergi terjadap jenis kerang-kerangan dan tungau debu perlu waspada jika ingin konsumsi jangkrik.

    2. Belalang

    Belalang juga dikonsumsi di budaya Amerika. Menjadi kuliner ringan yang populer di stadion T-Mobile, rumah bagi tim bisbol profesional Settle Mariners. Belalang jenis chapulines biasanya diolah dengan cara dipanggang, diberi bumbu cabai dan jeruk nipis, lalu dinikmati oleh penggemar Mariners saat menonton tim favorit mereka.

    Soal nutrisi, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Dschang di Cameroon menemukan berbagai vitamin, protein, dan asam amino, serta mineral penting di dalam belalang,

    Penelitian tersebut membandingkan dampak sumber protein terhadap kesehatan tikus. Belalang pun memberikan hasil paling ideal dimana tikus yang diberi makan belalang menunjukkan peningkatan kualitas tidur dan fungsi seksual dibandingkan yang tidak.

    Jenis serangga lain yang tidak kalah bernutrisi dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Ulat

    makanan seranggaMeski terlihat menjgelikan, ulat ternyata mengandung banyak nutrisi dan manfaat. Foto: iStock/ShutterStock/GettyImages

    Ulat telah menjadi bagian dari budaya di Afrika Selatan. Ulat jenis mopane banyak dikonsumsi masyarakat di sana karena bergizi dan menjadi sumber protein yang baik.

    Ulat ini pun bisa menjadi pengganti protein dalam daging karena digambarkan memiliki rasa seperti daging dengan tekstur yang juicy.

    Di dalamnya terkandung nutrisi seperti seng, yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan flu, infeksi, dan menyembuhkan luka. Ulat juga mengandung magnesium yang dikenal dapat menenangkan tubuh dan memperkuat sistem saraf untuk neurotransmitter bergerak melalui tubuh dan melemaskan otot.

    4. Rayap

    makanan seranggaRayap juga mengandung nutrisi yang baik seperti asam lemak omega-3 dan omega-6. Foto: iStock/ShutterStock/GettyImages

    Rayap mungkin dianggap sebagai hama yang merusak sebagian barang di rumah. Namun, jika dikonsumsi, serangga ini dapat menunjang kesehatan tubuh.

    Rayap seringkali dikeringkan atau dipanggang, lalu dinikmati sebagai camilan renyah atau sebagai topping tambahan dalam hidangan.

    Di dalamnya terkandung asam amino lemak, vitamin, mineral, dan antioksidan. Kandungan omega-3 dan omega-6 di dalamnya juga bagus untuk kesehatan.

    Asam lemak omega-3 adalah asam lemak tak jenuh ganda yang dapat menjaga jantung, melawan depresi, mengatur berat badan, dan mengurangi peradangan.

    Asam lemak omega-6 juga memiliki manfaat yang mirip, tetapi mengandung lebih banyak atom karbon. Menurut penelitian yang disebut Mashed, omega-6 khususnya dapat digunakan untuk mengobati penyakit kronis.

    5. Capung

    makanan seranggaCapung juga memiliki manfaat untuk mendorong energi. Foto: iStock/ShutterStock/GettyImages

    Serangga ini punya bentuk dan warna indah. Biasanya hanya beterbangan di halaman rumah. Namun ternyata capung juga dapat dikonsumsi.

    Rupanya orang Jepang mengonsumsi capung karena khasiatnya yang baik sebagai obat. Capung dan capung jarum digambarkan memiliki rasa seperti sashimi ayam yang populer di Jepang. Di Indonesia, capung juga kerap digoreng dengan minyak, lalu disajikan di atas gundukan nasi.

    Capung terbang tinggi akan protein, rendah lemak, dan memiliki manfaat mendorong energi. Kandungan lipid di dalamnya juga spesial karena dapat menyimpan energi, mencerna lemak, dan melindungi sel-sel dari molekul yang mengganggu.

    Kandungan vitamin esensial yang tinggi membuat capung dapat menjadi bagian pola makan seimbang.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kentang Panggang Lebih Sehat dari Kentang Rebus, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Selama ini banyak orang menganggap kentang rebus lebih sehat dibanding kentang panggang. Namun faktanya, kentang panggang justru punya nutrisi yang lebih unggul. Ini sebabnya.

    Kentang merupakan alternatif sumber karbohidrat favorit orang Indonesia, selain nasi. Di balik teksturnya yang empuk, kentang mengandung banyak nutrisi yang menyehatkan tubuh.

    Kentang mengandung kalium, vitamin C, folat, hingga vitamin B6. Konsumsi kentang dapat mengontrol kadar gula darah, menyehatkan pencernaan, hingga menurunkan risiko peradangan.


    Namun, cara mengolah kentang juga perlu diperhatikan. Pilih cara yang sehat agar manfaat sehatnya juga dapat terserap maksimal. Di antara rebus dan panggang, ternyata menurut chef Edwin Lau, kentang yang dipanggang lebih menyehatkan.

    Hal ini seolah berseberangan dengan anggapan banyak orang kalau kentang rebus-lah yang paling sehat. Melalui unggahan Instagram (29/10/2024), chef Edwin Lau mengungkap alasannya.

    Kartoffeln werden in einem Kochtopf gekocht. Potatoes are cooked in a cooking pot.Merebus kentang berpotensi menghilangkan sejumlah nutrisi pentingnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/UllrichG

    “Alasannya karena banyak nutrisi yang kemudian larut pada air yang digunakan untuk memasak umbi tersebut,” tutur chef yang terkenal akan pola hidup sehatnya itu. Ia mengatakan ketika kentang atau umbi lain direbus, maka akan terpapar langsung dengan air sehingga banyak nutrisi pentingnya ikut larut.

    Sementara kentang panggang, dinilai dapat mempertahankan kandungan nutrisinya dengan lebih baik. Kentang panggang vs kentang yang direbus dengan kulitnya punya keunggulan berikut:

    1. Kalsium 2 kali lipat lebih tinggi
    2. Zat besi 3 kali lipat lebih tinggi
    3. Fosfor 2 kali lipat lebih tinggi
    4. Kalium 2 kali lipat lebih tinggi
    5. Vitamin B2 3 kali lipat lebih tinggi
    6. Vitamin B6 0,5 kali lipat lebih tinggi
    7. Vitamin A 2 kali lipat lebih tinggi
    8. Zinc 0,5 kali lipat lebih tinggi

    Namun demikian, untuk nutrisi makro, kentang panggang mengandung kalori sedikit lebih tinggi dibanding kentang rebus. Jumlahnya 93 kcal per 100 gram. Berbeda dengan kentang rebus yang mengandung 86 kcal per 100 gram.

    Hal ini tak mengherankan karena kentang panggang lebih padat dan lebih rendah kadar airnya.

    Karbohidrat pada kentang panggang juga sedikit lebih tinggi, 21,2 gram per 100 gram. Sedangkan pada kentang rebus 20 gram.

    Kadar gulanya juga lebih tinggi pada kentang panggang yaitu 1,8 gram per 100 gram. Berbeda dengan kentang rebus yaitu 0,89 gram.

    Cara Bikin Kentang Panggang RenyahKentang panggang dinilai lebih sehat secara umum. Foto: iStock , mirror

    Kabar baiknya, protein pada kentang panggang lebih tinggi yaitu 2,5 gram per 100 gram. Jumlah ini melampau kentang rebus yang proteinnya hanya 1,71 gram per 100 gram.

    “Seratnya pun lebih tinggi 0,4 gram per 100 gram, dan sodium pada kentang panggang juga lebih tinggi 100% dari pada kentang rebus,” tulis chef Edwin Lau.

    Terakhir, ia menyarankan konsumsi kentang dengan kulitnya karena kulitnya lebih tinggi nutrisi dibanding daging umbinya sendiri. “Pastikan sikat bersih sewaktu mentah, lalu cuci dengan air garam atau sabun khusus sayuran sebelum dimasak,” lanjut chef Edwin Lau.

    Dalam mengolahnya, tusuk-tusuk kentang mentah dengan tusuk sate supaya tidak pecah saat dipanggang. Lalu panggang di oven bersuhu 150 derajat Celcius selama 90 menit atau 200 derajat Celcius selama 60 menit.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Konsumsi Air Tajin untuk Menurunkan Berat Badan


    Jakarta

    Sejak dahulu, orang Indonesia telah menerapkan konsumsi air tajin untuk mendapat khasiat kesehatannya. Ternyata konsumsi air rebusan beras ini juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan dengan efektif.

    Air cucian beras selama ini populer digunakan untuk mendapatkan khasiat kesehatannya baik bagi tubuh secara menyeluruh maupun kecantikan. Ternyata bukan hanya air cucian beras saja yang bermanfaat, adapun air rebusan beras juga tak kalah memiliki khasiat yang kompleks.

    Air rebusan sendiri berbeda dengan air cucian beras, orang Indonesia lebih akrab mengenalkan dengan nama air tajin. Untuk mendapatkan air tajin, beras terlebih dahulu dicuci kemudian direbus hingga setengah matang dan dipisahkan airnya.


    Ketika beras lanjut ditanak hingga matang, air rebusannya dapat disisihkan hingga dingin dan dikonsumsi. Menurut beberapa ahli gizi ternyata air tajin sendiri berkhasiat untuk mendukung penurunan berat badan dan membantu program diet.

    Baca juga: Tinggalkan Karir Akademisinya, Profesor Ini Nekat Jadi Petani Jamur

    Berikut ini 5 khasiat air tajin untuk menurunkan berat badan dilansir melalui Health Shots:

    5 Manfaat Konsumsi Air Tajin untuk Menurunkan Berat BadanSebanyak 100 mililiter air tajin hanya memiliki kalori 40-50 kalori saja. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    1. Rendah kalori

    Tantangan bagi pelaku diet adalah menemukan minuman sehat yang rendah kalori untuk menjaga batas harian asupan kalori yang telah ditentukan. Sekilas pilihan minuman sehat, rendah kalori, tetapi enak rasanya tampak terlalu sedikit.

    Faktanya air tajin dapat menjadi salah satu asupan alternatif sebagai minuman yang enak saat diet. Walaupun tampak tak menarik tetapi air tajin memiliki sensasi rasa asin, gurih, dengan tekstur kental yang tak kalah enak untuk dinikmati.

    Kandungan kalori pada air tajin hanya bersumber dari jenis beras yang digunakan. Rata-rata pada secangkir air tajin dengan takaran 100 mililiter hanya mengandung kalori sebanyak 40-50 kalori dengan catatan tanpa penambahan gula.

    2. Menyehatkan pencernaan

    Pernyataan bahwa air tajin baik untuk pencernaan tak hanya klaim tanpa alasan. Sebuah penelitian yang dipublikasi oleh Frontiers in Microbiology telah membuktikan khasiat air tajin untuk menyehatkan pencernaan manusia.

    Manfaat tersebut dikatakan datang dari kandungan pati yang dapat membantu memperbaiki masalah pencernaan. Pati yang keluar dari rebusan beras juga dapat menurunkan akumulasi lemak dan meningkatkan metabolismenya.

    Memperhatikan kondisi kesehatan pencernaan disarankan ahli agar penyerapan nutrisi di dalam tubuh juga lebih maksimal. Hasilnya tubuh akan lebih mudah mengalami penurunan berat badan dan lebih stabil untuk dijaga pada kadar idealnya.

    Manfaat air tajin untuk diet lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Meningkatkan kesehatan usus

    Penurunan berat badan tidak hanya dapat dilakukan selama melakukan diet saja. Faktanya penurunan berat badan jangka panjang juga dapat terjadi di dalam tubuh dengan cara meningkatkan kesehatan usus.

    Natural Product Research melalui penelitian membuktikan bahwa probiotik yang hadir pada air tajin memiliki efek yang baik untuk saluran pencernaan. Usus yang disebut sebagai otak kedua manusia butuh asupan khusus untuk menjaga kesehatan flora dan enzim baik di dalamnya.

    Ketika enzim dan bakteri baik terjaga di dalam usus, maka lingkungan dan kondisi usus akan meningkat kesehatannya dengan signifikan. Hasilnya tak hanya kesehatan yang terjaga tetapi juga peningkatan imunitas dan beberapa penyakit kronis yang lebih mudah dicegah.

    4. Memberikan rasa kenyang lebih lama

    5 Manfaat Konsumsi Air Tajin untuk Menurunkan Berat BadanKonsistensinya yang kental mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    Salah satu asupan yang banyak dicari pelaku diet adalah efeknya untuk memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Alasannya tak lain tak bukan untuk mencegah asupan kalori berlebihan yang diinginkan oleh tubuh ketika merasa kelaparan.

    Air tajin atau rebusan beras memiliki tekstur yang kental sehingga akan cukup mengenyangkan. Walaupun dianggap sebagai asupan cairan tetapi kekentalannya cukup untuk mengganjal perut sehingga tubuh takkan mengirimkan sinyal lapar ke otak.

    Beberapa pelaku diet bahkan mengonsumsi air tajin sebagai salah satu menu camilan sehat mereka. Kandungan karbohidrat yang datang dari beras juga dapat memberikan dorongan energi selama menjalankan diet.

    5. Menjaga hidrasi tubuh

    Selain memiliki kandungan pati yang tinggi, air tajin juga mempunyai kandungan elektrolit yang tersimpan cukup banyak di dalamnya. Kandungan elektrolit seperti potasium dan magnesium dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu menghidrasi.

    Ketika tubuh banyak kegiatan atau terpapar suhu panas sehingga lebih banyak keringat, air mineral saja tak akan cukup untuk menghidrasinya. Ketika hidrasi terpenuhi dengan baik, beberapa ahli berpendapatan nafsu makan akan lebih mudah dikendalikan.

    Frontiers in Nutrition lebih lanjut membenarkan pernyataan tersebut dan melengkapi bahwa tubuh yang terhidrasi dengan baik akan memiliki metabolisme yang lebih tinggi. Sehingga pembakaran lemak tak hanya dapat berlangsung ketika berolahraga tetapi juga sepanjang hari selama metabolisme tubuh bekerja.

    Baca juga: Bikin Haru! Wanita Rela Jadi Pengantar Makanan Demi Hidupi Anaknya

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tak Sengaja Makan Roti Berjamur? Ini Reaksi yang Terjadi pada Tubuh


    Jakarta

    Karena jamur pada roti sering ak terlihat jelas, orang sering tak mengenalinya. Akibatnya, beberapa orang tak sengaja memakan roti yang sudah berjamur.

    Sebagaimana makanan lainnya, roti punya masa kedaluwarsa. Jika sudah melewati masa kedaluwarsa, roti biasanya akan mulai berjamur.

    Jamur biasanya ditandai dengan bintik-bintik hijau, abu, atau hitam pada permukaan roti. Selain itu, roti yang berjamur juga biasanya akan mengeluarkan bau tak sedap.


    Spora dari jamur dapat menyebar melalui udara. Hal ini membuat jamur bisa tumbuh pada bagian-bagian roti lainnya, termasuk bagian roti yang lebih dalam. Seringkali tak terlihat jelas oleh mata telanjang.

    Beberapa jamur sendiri pada dasarnya aman untuk dimakan. Namun, bagaimana dengan jamur yang ditemukan pada roti? Bagaimana reaksi tubuh saat makan roti berjamur?

    Pada dasarnya, makan roti berjamur dalam kebanyakan kasus tak jadi masalah besar. Selama tubuh relatif sehat tanpa alergi jamur, masalah lambung, dan sistem daya tahan tubuh yang kuat, jamur pada roti tak akan menimbulkan masalah berarti.

    Namun, bukan berarti ini menjadi ‘lampu hijau’ untuk tetap mengonsumsi roti yang berjamur. Tetap harus diwaspadai akibatnya karena kondisi tubuh tiap orang berbeda.

    Reaksi tubuh saat makan roti berjamur

    Badan Pangan AS (USDA) tidak menyarankan untuk mencoba-coba mengonsumsi roti berjamur. Hal ini tetap berlaku meski hanya ada beberapa titik jamur yang terlihat pada roti.

    Mengutip Eating Well, pertumbuhan jamur pada roti bisa menyebar sampai ke bagian dalam roti. Dengan begitu, saat kamu menemukan titik-titik keabuan pada roti, maka kemungkinan besar jamur telah menyebar ke sebagian besar roti tanpa terlihat dengan jelas.

    Berikut beberapa efek makan roti berjamur, mengutip Medicine Net.

    1. Keracunan

    Konsumsi roti berjamur dapat mengakibatkan keracunan makanan. Reaksi tubuh setelah mengonsumsinya bisa berupa tubuh akan merasa mual, muntah, diare, hingga sakit kepala.

    Tingkat keparahan reaksi keracunan ini tentu saja bergantung pada kondisi tubuh masing-masing. Bisa ringan dan bisa juga parah.

    2. Reaksi alergi

    Konsumsi jamur atau menghirup spora jamur bisa memicu reaksi alergi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan masalah pernapasan seperti serangan asma, batuk, dan bersin.

    Kamu perlu berhati-hati jika sampai mengalami mengi atau kesulitan bernapas yang parah. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih berisiko mengalami komplikasi yang mengancam jiwa.

    Demikian penjelasan mengenai reaksi tubuh saat makan roti berjamur. Hindari roti berjamur untuk mencegah reaksi-reaksi di atas.

    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Buah Paling Sehat Buat Tubuh yang Bagus Dikonsumsi Rutin


    Jakarta

    Beragam jenis buah dapat dikonsumsi untuk menunjang kesehatan. Pakar pun mengungkap 12 jenis buah paling sehat untuk tubuh yang bagus dikonsumsi rutin.

    Buah merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik. Buah juga menjadi sumber antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan.
    Mengonsumsi buah yang kaya akan serat dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung, kanker, peradangan, dan diabetes.

    Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, berikut beberapa pilihan buah terbaik yang paling bergizi seperti dilansir Medical News Today:


    1. Lemon

    Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonLemon adalah buah sitrus yang sering digunakan orang dalam pengobatan tradisional Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

    Lemon adalah buah sitrus yang sering digunakan orang dalam pengobatan tradisional karena manfaatnya bagi kesehatan. Seperti buah sitrus lainnya, lemon mengandung vitamin C dan antioksidan lainnya.

    Antioksidan sangat penting bagi kesehatan manusia. Senyawa ini membersihkan radikal bebas dalam tubuh yang dapat merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan penyakit, seperti kanker.

    Para peneliti percaya bahwa flavonoid dalam lemon dan buah jeruk lainnya memiliki sifat antibakteri, antikanker, dan antidiabetes.

    Buah jeruk, termasuk lemon, mengandung komponen aktif yang disebut fitokimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Ini termasuk vitamin C, asam folat, kalium dan pektin.

    Lemon juga mengandung tiamin, riboflavin, niasin, vitamin B-6, folat, dan vitamin A.

    2. Stroberi

    Stroberi adalah buah merah berair dengan kandungan air yang tinggi. Bijinya menyediakan banyak serat makanan per sajian. Stroberi mengandung banyak vitamin dan mineral yang menyehatkan.

    Meski demikian, stroberi mengandung antosianin, yang merupakan flavonoid yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Serat dan kalium dalam stroberi juga dapat mendukung kesehatan jantung.

    Dalam sebuah penelitian, orang yang yang mengonsumsi 3 porsi atau lebih stroberi dan blueberry per minggu lebih rendah terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang asupannya lebih rendah.

    Stroberi juga mengandung flavonoid yang disebut quercetin. Ini adalah senyawa anti-inflamasi alami.

    Stroberi juga mengandung tiamin, riboflavin, niasin, folat, dan vitamin B-6, A, dan K.

    3. Jeruk

    Jeruk termasuk sumber vitamin C terkaya, dengan satu buah berukuran sedang menyediakan 78% dari nilai harian vitamin C seseorang.

    Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat dalam tubuh. Vitamin ini juga penting untuk fungsi sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dengan membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan nabati.

    Tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, jadi orang perlu mendapatkan vitamin ini dari makanan mereka. Jeruk juga mengandung kadar pektin yang tinggi, yaitu serat yang dapat menjaga kesehatan usus besar dengan mengikat bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker dan membuangnya dari usus besar.

    Jeruk juga menyediakan vitamin-vitamin sehat seperti vitamin A, senyawa yang penting untuk kesehatan kulit dan penglihatan

    Vitamin B, termasuk tiamin dan folat, yang membantu menjaga kesehatan sistem saraf dan reproduksi serta membantu pembentukan sel darah merah.

    4. Jeruk nipis

    jeruk nipiseruk nipis memberikan dosis vitamin C Foto: Getty Images/500px/Vitalina Rybakova

    Seperti buah jeruk lainnya, jeruk nipis memberikan dosis vitamin C yang menyehatkan. Jeruk nipis juga memiliki manfaat kesehatan yang serupa, termasuk sifat antibakteri dan antioksidan.

    5. Grapefruit

    Grapefruit adalah buah asam yang penuh dengan vitamin dan mineral yang menyehatkan. Grapefruit bisa berwarna merah muda, merah, atau putih.

    Flavonoid dalam grapefruit dapat membantu melindungi dari beberapa jenis kanker, peradangan, dan obesitas.

    Sebuah studi tinjauan menunjukkan bahwa senyawa yang disebut furanocoumarin yang ditemukan dalam grapefruit dapat membantu melindungi dari stres oksidatif dan tumor, dan dapat mendukung kesehatan tulang.

    Beberapa penelitian dari tinjauan ini menunjukkan bahwa furanocoumarin grapefruit mungkin memiliki sifat antikanker, yang mungkin sangat efektif melawan kanker payudara, kanker kulit, dan leukemia. Namun, para peneliti masih perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk memastikan sifat-sifat ini.

    Orang mungkin ingin menghubungi dokter sebelum menambahkan jeruk bali ke dalam makanan mereka, karena dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu.

    Buah yang bagus dikonsumsi rutin ada di halaman selanjutnya.

    6. Blackberry

    Seperti buah beri lainnya, blackberry mengandung antosianin yang meningkatkan kesehatan.

    Blackberry mengandung banyak biji, sehingga memiliki kandungan serat yang tinggi. Ini berarti blackberry dapat membantu meningkatkan kesehatan usus dan jantung.

    7. Apel

    Ilustrasi buah apelIlustrasi buah apel Foto: Getty Images/Hakase_

    Apel merupakan buah yang kaya akan serat, yang berarti bahwa memakannya dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mendorong penurunan berat badan. Pektin dalam apel membantu menjaga kesehatan usus yang baik.

    Penelitian telah menunjukkan bahwa ada hubungan antara makan apel secara teratur dan risiko yang lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular, kanker tertentu, dan diabetes.

    Apel juga memiliki kadar quercetin yang tinggi, flavonoid yang mungkin memiliki sifat antikanker.

    Satu penelitian menemukan bahwa orang yang makan apel utuh 30% cenderung tidak mengalami obesitas dibandingkan mereka yang tidak. Hal ini dapat membantu menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung.

    8. Delima

    Beberapa orang menganggap buah delima sebagai ‘makanan super’. Buah ini kaya akan antioksidan dan polifenol, yang membantu melawan stres oksidatif yang dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh.

    Sebuah studi tinjauan tentang manfaat kesehatan buah delima menunjukkan bahwa buah ini memiliki efek antiperadangan dan dapat membantu melindungi terhadap penyakit yang berhubungan dengan otak, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson. Ini mungkin karena buah delima mengandung kadar polifenol yang sangat tinggi.

    Penelitian yang dibahas dalam tinjauan ini juga menunjukkan bahwa buah delima dapat membatasi pertumbuhan sel kanker prostat manusia.

    Satu buah delima juga mengandung 46,2 mikrogram (mcg) vitamin K. Vitamin ini penting untuk tulang yang kuat dan sel darah yang sehat.

    9. Nanas

    makan nanas bikin lidah gatalNanas adalah buah eksotis yang dapat membantu mengurangi peradangan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Nanas adalah buah eksotis yang dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan pergerakan usus yang sehat.

    Nanas mengandung senyawa aktif yang disebut bromelain, yang dikonsumsi banyak orang sebagai suplemen makanan karena manfaatnya yang potensial bagi kesehatan.

    Ahli menemukan bahwa bromelain dapat membantu mengurangi peradangan hidung atau sinusitis, meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut.

    10. Pisang

    Pisang terkenal karena kandungan kaliumnya yang tinggi. Satu pisang (126 g) mengandung sekitar 451 mg kalium. Kalium membantu tubuh mengendalikan tekanan darah.

    Pisang juga merupakan sumber energi yang baik, dengan satu pisang mengandung 112 kalori dan 28,8 g karbohidrat. 3,28 g serat dalam pisang juga dapat membantu pergerakan usus yang teratur.

    11. Alpukat

    Alpukat kaya akan asam oleat, lemak tak jenuh tunggal. Lemak tak jenuh tunggal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

    The American Heart Association mencatat bahwa menjaga kadar kolesterol sehat dengan lemak sehat dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

    Seperti pisang, alpukat kaya akan kalium. Alpukat juga mengandung lutein, antioksidan yang penting untuk kesehatan mata dan kulit.

    Alpukat juga mengandung folat, vitamin A, dan beta-karoten.

    12. Blueberry

    BlueberryBlueberry mengandung antosianin, Foto: iStock

    Seperti stroberi, blueberry mengandung antosianin, yang merupakan antioksidan yang kuat. Karena itu, blueberry dapat melindungi terhadap penyakit jantung, stroke, kanker, dan kondisi lainnya.

    Blueberry juga mengandung pterostilbene, senyawa yang dapat membantu mencegah plak terkumpul di arteri.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Wajib Konsumsi, Ini 12 Buah Paling Bergizi dan Terbaik untuk Tubuh

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Cara Minum Cuka Apel dan Dosisnya, Bagus untuk Diet dan Diebetes

    Jakarta

    Cuka apel populer digunakan sebagai suplemen dan bahan pengobatan alami. Sejak lama, cuka apel diyakini bisa membantu menurunkan berat badan, mencegah, dan mengendalikan berbagai penyakit.

    Riset menunjukkan cuka apel dapat mengontrol kadar gula darah hingga bagus untuk diet. Tentunya, manfaat cuka apel bisa diperoleh maksimal jika dikonsumsi dengan dosis dan cara yang tepat.

    Cara Minum Cuka Apel

    Cara terbaik minum cuka apel adalah dicampur dengan air putih. Adanya air putih bisa mengurangi sensasi terbakar di mulut dan kerongkongan, akibat kandungan asam asetat dalam cuka apel.


    Sejumlah ahli gizi menyarankan sebaiknya memilih cuka apel organik tanpa proses penyaringan yang masih mengandung ‘mother’ atau induknya. Pemilihan jenis cuka apel ini bertujuan memaksimalkan nutrisi dan manfaat yang akan diperoleh tubuh.

    Dosis Cuka Apel

    Dosis standar cuka apel yang bisa diminum per hari adalah 1-2 sdt (5-10 ml) hingga 1-2 sdm (15-30 ml). Dosis ini dapat dibagi menjadi 2-3 kali minum dalam sehari.

    Sebaiknya konsumsi air cuka apel mulai dengan dosis kecil dan hindari langsung meminumnya dalam jumlah besar. Terlalu banyak mengkonsumsinya punya efek samping seperti erosi email gigi dan potensi interaksi dengan obat lain yang diminum.

    Manfaat Cuka Apel

    Dilansir Healthline dan WebMD, berikut manfaat minum cuka apel bagi kesehatan secara menyeluruh:

    1. Bantu Turunkan Berat Badan

    Minum air cuka apel dapat membuat kenyang lebih lama. Hal ini dapat mengurangi konsumsi kalori sehingga berat badan menurun.

    Penelitian 2024 menunjukkan penurunan berat badan, rasio lemak tubuh, lingkar pinggang, hingga indeks massa tubuh (BMI) yang signifikan pada peserta yang mengkonsumsi cuka apel setiap hari selama 12 minggu.

    2. Mengontrol Kadar Gula Darah

    Cuka apel bantu mengobati diabetes tipe 2. Diabetes jenis ini ditandai dengan kadar gula darah tinggi yang disebabkan oleh ketidakmampuan memproduksi insulin atau resistensi insulin.

    Uji klinis 2019 menemukan minum cuka apel berefek baik pada indeks glikemik dan stres oksidatif pada pengidap diabetes dan dislipidemia. Tinjauan 2021 juga mencatat bahwa konsumsinya dapat bermanfaat bagi kadar glikemik orang dewasa.

    Indeks glikemik sendiri adalah indikator yang menunjukkan seberapa cepat makanan berkarbohidrat mampu mempengaruhi peningkatan gula darah dalam tubuh.

    3. Meredakan Eksim

    Beberapa pengidap eksim menggunakan cuka apel untuk meredakan gejala kulit mereka.

    Kulit secara alami sedikit asam dan kadar asamnya mungkin berkurang pada pengidap eksim. Menggunakan cuka apel yang diencerkan secara topikal bantu menyeimbangkan kembali pH alami kulit sehingga meningkatkan lapisan pelindung kulit.

    Namun, penelitian melaporkan penggunaan cuka apel hanya memiliki sedikit efek dan mampu mengiritasi kulit beberapa orang.

    Menurut studi, cuka apel bisa menstabilkan kadar HDL dan LDL, trigliserida, dan kolesterol total. Itu artinya, cuka apel bermanfaat bagi kesehatan jantung dan mencegahnya terjangkit sejumlah penyakit.

    (azn/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dikonsumsi Bersama Teh Lemon


    Jakarta

    Lemon tea atau teh lemon banyak dipilih sebagai minuman pendamping makanan. Namun ternyata tak semua makanan cocok disandingkan dengan teh lemon karena bisa memicu efek samping. Ini daftarnya.

    Selain teh manis panas atau es teh manis, teh lemon hangat atau es teh lemon juga kerap dipilih orang Indonesia sebagai pendamping makanan. Cita rasa es teh semakin menyegarkan dengan tambahan irisan lemon yang juga memberi asupan vitamin C.

    Namun rupanya tak semua makanan cocok disandingkan dengan segelas teh lemon. Alasannya karena rasa makanan yang dihasilkan bakal tak cocok hingga bisa berefek buruk untuk kesehatan.


    Mengutip Times of India (17/11/2024), inilah 5 makanan yang sebaiknya tak dikonsumsi bersama teh lemon:

    1. Produk olahan susu

    Susu tidak cocok dinikmati bersama teh lemon. Sebab keasaman lemon bisa membuat protein susu mengental dan menggumpal saat dikombinasikan bersama teh. Alhasil, teksturnya jadi tidak memuaskan.

    Selain itu, produk olahan susu atau dairy products, seperti keju, mentega, dan yogurt juga tidak disarankan dengan teh lemon. Efeknya sama, bakal mengental.

    2. Makanan tinggi gula

    Woman staring at chocolate cakeFoto: iStock

    Teh lemon sendiri sudah menyegarkan, tapi ketika disandingkan dengan makanan tinggi gula, rasanya bakal ‘menabrak’. Makanan seperti cake, pastry, dan es krim sering kali dibuat dengan gula tambahan yang mana akan berlawanan dengan rasa asam alami dari teh lemon.

    Alhasil rasa di mulut akan tidak seimbang. Selain itu, keasaman teh lemon bakal menonjolkan rasa manis makanan tinggi gula dalam cara yang tidak menyenangkan.

    3. Gorengan

    Makanan yang digoreng, seperti gorengan atau ayam goreng, tinggi minyak dan lemak. Ketika dikonsumsi bersama teh lemon, dapat memicu rasa tak nyaman di perut.

    Keasaman teh lemon dapat mengiritasi lapisan perut yang membuat pencernaan jadi tidak enak. Tak hanya itu, makanan yang digoreng memiliki rasa yang ‘berat’. Jadi tak cocok disandingkan dengan teh lemon yang rasanya ringan dan menyegarkan. Bukan tidak mungkin bakal menghasilkan tabrakan dari segi rasa dan tekstur.

    4. Beefsteak

    10 Potongan Daging Terbaik Untuk Beefsteak yang Lezat dan JuicyFoto: Taste Atlas

    Daging merah, seperti beefsteak, juga sebaiknya tak dikonsumsi bersama teh lemon. Kandungan protein dan lemak yang tinggi pada daging merah tak cocok disandingkan dengan keasaman teh lemon. Paduan ini dapat menghasilkan rasa tidak nyaman di perut.

    Rasa asam yang tajam dari lemon juga dinilai tidak kawin dengan rasa daging merah yang gurih dan umami. Jadi minum teh lemon bukan pilihan terbaik kalau mau mencecap rasa beefsteak dengan maksimal.

    5. Makanan manis dan pedas

    Banyak makanan lebih enak diberi saus pedas atau saus bercita rasa manis. Namun makanan ini juga tidak cocok dinikmati bersama teh lemon. Lagi-lagi karena keasaman lemon yang tidak cocok dikombinasikan dengan bumbu atau rempah makanan.

    Rasa manis dan pedas makanan yang terlalu kuat dapat memunculkan ‘konflik’ rasa di mulut ketika bertemu asamnya teh lemon. Pengalaman makan pun bakal jadi kurang maksimal.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Manfaat Biji Nangka untuk Tubuh, Mampu Melawan Bakteri Jahat

    Jakarta

    Nangka merupakan salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia. Tak hanya mengkonsumsi daging buahnya saja, tetapi biji nangka juga bisa diolah menjadi makanan yang enak dan bergizi.

    Pada umumnya, biji nangka diolah dengan cara direbus atau ditumis. Selain itu, biji nangka juga bisa dicampur ke dalam sayur asem atau sayur lodeh agar menghasilkan cita rasa yang lebih lezat.

    Namun, cukup jarang masyarakat yang mengolah biji nangka menjadi masakan. Padahal, biji nangka memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh.


    Lantas, apa saja manfaat biji nangka untuk kesehatan? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan

    Ada sejumlah manfaat dari biji nangka yang jarang diketahui banyak orang. Dikutip dari Healthline dan Livestrong, berikut manfaat biji nangka bagi tubuh:

    1. Melawan Bakteri

    Manfaat biji nangka yang pertama adalah dapat melawan bakteri. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa biji nangka memiliki sifat antibakteri.

    Menurut studi tersebut, pada permukaan biji nangka ditutupi dengan partikel-partikel kecil yang menjadi antibakteri. Lalu, biji nangka diyakini bisa mencegah penyakit yang disebabkan bakteri dari makanan.

    2. Mengatasi Keriput

    Mengkonsumsi biji nangka dipercaya mampu mengatasi keriput di wajah, lho. Sebab, biji nangka mengandung senyawa antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.

    Sedikit informasi, radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh bisa memicu sejumlah penyakit berbahaya, seperti inflamasi, hipertensi, hingga memicu kanker. Radikal bebas juga dapat menyebabkan penuaan dini serta kulit keriput.

    3. Menjaga Sistem Pencernaan

    Manfaat lain dari biji nangka adalah dapat menjaga sistem pencernaan. Hal ini berkat kandungan serat pada biji nangka yang membantu melancarkan fungsi usus dalam memproduksi kotoran sekaligus membuatnya lebih lembut, sehingga dapat memperlancar pencernaan.

    Selain itu, serat juga dianggap sebagai prebiotik yang berfungsi memberi makan bakteri baik di dalam usus. Nah, bakteri usus diyakini bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan.

    4. Mencegah Kanker

    Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa biji nangka memiliki sifat antikanker. Soalnya, biji nangka mengandung senyawa antioksidan tinggi, seperti flavonoid, saponin, dan fenolik.

    Selain itu, beberapa studi menunjukkan bahwa antioksidan pada biji nangka bisa membantu mengurangi peradangan serta memperbaiki kerusakan DNA. Namun, para peneliti masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat tersebut.

    5. Menjaga Kesehatan Tulang

    Kandungan potasium dan magnesium pada biji nangka ternyata dapat menjaga kesehatan tulang sekaligus membantu penyerapan kalsium. Selain itu, biji nangka juga dapat membantu pembentukan otot karena mengandung protein yang cukup tinggi.

    6. Menjaga Kadar Gula Darah

    Manfaat biji nangka yang terakhir adalah dapat menjaga kadar gula darah tetap normal. Sebagai informasi, biji nangka mengandung zat pati resisten yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus tidak mempengaruhi kadar gula darah secara signifikan, sehingga cocok dikonsumsi bagi pengidap diabetes.

    Mengkonsumsi biji nangka juga dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Meski begitu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

    Itu dia enam manfaat biji nangka bagi kesehatan. Jika kurang suka mengkonsumsi biji nangka, masih bisa diolah menjadi biji nangka balado yang pedas dan gurih atau dibuat keripik.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Makanan Pedas Sehatkan Jantung, Ini Kata Dokter Ahli Kardiologi


    Jakarta

    Banyak orang menyukai makanan pedas, karena dapat menarik selera makan. Selain itu, makanan pedas juga mengandung berbagai manfaat menyehatkan untuk jantung.

    Makanan pedas menjadi favorit banyak orang. Berbagai jenis makanan pedas juga dianggap dapat menambah nafsu makan. Terutama yang diolah dari cabe dan rempah-rempah.

    Makanan pedas selain enak juga memberi manfaat sehat. Dilansir dari The Indian Express (17/11), mengonsumsi makanan pedas memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan jantung seperti diungkapkan dalam sebuah penelitian.


    1. Menyehatkan jantung

    Salah satu manfaat mengonsumsi makanan pedas adalah menyehatkan jantung, meski tidak berkaitan secara langsung. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Vinoth, ahli kardiologi di CARE Hospital Hitech City, Hyderabad, India.

    Dr. Vinoth menjelaskan kalau faktanya mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah sedang, terutama yang mengandung capsaicin dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan. Lantaran capsaicin mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan.

    Makanan pedas yang bumbunya terbuat dari cabai mengandung senyawa capsaicin. Senyawa ini berkhasiat untuk menjaga imunitas tubuh. Khasiat ini dapat membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif, yang keduanya terkait dengan penyakit jantung.

    2. Meningkatkan metabolisme

    4 Fakta Cabe Rawit Domba yang Ternyata dari Kota Tertua di Amerika4 Fakta Cabe Rawit Domba yang Ternyata dari Kota Tertua di Amerika Foto: Shutterstock/

    Capsaicin pada cabai ini juga diketahui dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang mendukung detoksifikasi. Jadi, makanan pedas dapat dikonsumsi untuk membantu mengelola berat badan, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    3. Menurunkan tekanan darah

    Kandungan capsaicin pada makanan pedas (cabai) juga memberikan manfaat pada tekanan darah. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa capsaicin dapat menurunkan tekanan darah yang juga mengurangi tekanan pada jantung.

    Meski sejumlah manfaatnya baik untuk tubuh, penting juga memperhatikan jumlah konsumsinya. Sebaiknya, tetap mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah sedang.

    Jika terlalu banyak dikonsumsi dapat menyebabkan masalah pencernaan dan ketidaknyamanan. Hal ini secara tidak langsung dapat memengaruhi kesehatan jantung.

    4. Cara mengonsumsi makanan pedas yang baik

    Dr. Vinoth juga menjelaskan cara terbaik mengonsumsi makanan pedas untuk sehari-hari. Pertama, tambahkan sedikit makanan pedas ke dalam menu harian agar tubuh dapat menyesuaikan.

    Pilih juga jenis bahan ‘pedas’ yang tak berlebihan. Seperti paprika, lada, atau cabe merah yang pedasnya tak menyengat. Kamu juga bisa memadukannya dengan tambahan rempah anti-inflamasi, seperti kunyit, jahe, dan bawang putih.

    Padukan makanan pedas itu dengan makanan yang bersifat dingin, seperti yogurt, alpukat, atau mentimun. Tubuh juga harus tetap terhidrasi agar sistem pencernaan tak terganggu.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Manfaat Makan Biji Pepaya, Bagus Buat Pencernaan dan Antikanker


    Jakarta

    Biji pepaya sering kali dibuang begitu saja, padahal punya banyak manfaat sehat. Konsumsinya bantu melancarkan pencernaan, turunkan berat badan, hingga potensi antikanker.

    Saat mengonsumsi pepaya, kebanyakan orang hanya fokus pada daging buahnya saja. Sementara bijinya langsung dibuang karena tidak terpikir bisa dimakan.

    Faktanya, biji pepaya bisa dikonsumsi. Biji buah ini bisa dimakan langsung kalau suka rasanya yang agak pedas. Kalau mau lebih enak, bisa ditambahkan sedikit madu atau perasan lemon.


    Cara lainnya, biji pepaya dicampur salad atau smoothies, dijadikan bubuk, atau diseduh sebagai teh dengan tambahan madu atau lemon agar makin enak.

    Biji pepaya mengandung serat, asam lemak sehat, dan senyawa bermanfaat lainnya, termasuk polifenol dan flavonoid.

    Biji pepaya sangat bergizi dan telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan. Berikut beberapa manfaat makan biji pepaya:

    1. Melancarkan sistem pencernaan

    Biji pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu sistem pencernaan.

    Nikmati satu sendok teh biji pepaya segar setelah makan untuk mendukung pencernaan yang sehat dan mencegah masalah pencernaan seperti kembung, sembelit, dan gangguan lainnya.

    2. Meningkatkan kesehatan organ hati

    Viral di TikTok Makan Biji Pepaya Bisa Keluarkan Parasit Tubuh, Ini Kata PenelitiFoto: iStock

    Biji pepaya kaya akan antioksidan yang dipercaya dapat menangkal berbagai penyakit, termasuk penyakit hati. Senyawa yang ada di dalam biji pepaya dapat membantu mendetoksifikasi hati.

    Haluskan satu sendok makan biji pepaya dan campurkan dengan segelas jus atau air. Konsumsi campuran ini sekali sehari selama beberapa minggu untuk mendukung kesehatan hati.

    3. Meredakan peradangan

    Biji pepaya kaya akan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi yang bisa meredakan peradangan.

    4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

    Biji pepaya sarat dengan vitamin C, yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu produksi kolagen, meningkatkan kesehatan kulit, rambut, serta kuku.

    5. Bantu turunkan berat badan

    Biji pepaya dapat membantu manajemen berat badan karena kandungan serat yang tinggi. Kandungan serat membantu rasa kenyang lebih lama dan mengatur kadar gula darah.

    Memadukan biji pepaya dengan menu makanan Anda dapat membantu manajemen berat badan.

    6. Sifat antiparasit

    Viral di TikTok Makan Biji Pepaya Bisa Keluarkan Parasit Tubuh, Ini Kata PenelitiFoto: iStock

    Biji pepaya memiliki sifat anti-parasit yang dapat membantu membasmi cacing usus dan parasit lainnya. Hancurkan segenggam biji dan campurkan dengan satu sendok makan madu atau yogurt.

    Konsumsi campuran ini dengan perut kosong selama sekitar satu minggu, diikuti dengan obat pencahar sehingga bisa mengeluarkan parasit dari tubuh.

    7. Potensi antikanker

    Penelitian menunjukkan bahwa biji pepaya mungkin memiliki sifat anti-kanker karena kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jangan Dibuang, Ini 7 Manfaat Tak Terduga Makan Biji Pepaya

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com