Author: g3

  • 5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BB


    Jakarta

    Racikan rempah-rempah yang diseduh menjadi teh konon berkhasiat menurunkan berat badan dengan cepat. Seperti campuran jahe dan cengkeh yang ampuh bikin singset.

    Rempah yang ada di dapur tidak hanya dapat diolah menjadi bumbu masak yang menyedapkan. Tetapi ada banyak khasiat melalui kandungan alami yang tersimpan di dalamnya.

    Sejak masa lampau, para nenek moyang seringkali memadu padankan rempah-rempah untuk dimanfaatkan sebagai obat alami. Setiap racikannya memiliki khasiat dan tujuannya masing-masing untuk dikonsumsi dengan rutin.


    Termasuk dengan jahe dan cengkeh yang memberikan sensasi hangat dan aroma menenangkan jika diseduh menjadi teh. Menurut para ahli, teh ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

    Baca juga: Kacau! Penerbangan Ini Dibatalkan Gegara Ada Tikus dalam Makanan

    Berikut ini 5 khasiat teh jahe dan cengkeh untuk menurunkan berat badan mengutip Times of India (22/9):

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBJahe memiliki kandungan gingerol yang dapat memicu peningkatan metabolisme. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    1. Meningkatkan metabolisme

    Kedua rempah ini sama-sama memiliki khasiat untuk meningkatkan dan memperbaiki metabolisme. Sehingga ketika dipadukan keduanya akan bekerja lebih efektif.

    Jahe memiliki komponen yang bernama gingerol dan shogaol dengan fungsinya menstimulasi pencernaan sekaligus meningkatkan pembakaran kalori. Manfaatnya cocok untuk melunturkan endapan lemak di dalam tubuh.

    Begitu pula dengan cengkeh yang kaya akan eugenol untuk memperbaiki metabolisme. Konsumsi racikan teh ini secara rutin dapat membantu membakar lemak lebih banyak.

    2. Menekan nafsu makan

    Selain rasa hangatnya yang menenangkan, teh dibuktikan oleh ahli juga dapat menekan nafsu makan. Caranya adalah dengan memberikan sensasi kenyang dan mencegah perut lapar sampai mengirim sinyal ke otak.

    Dampaknya sepanjang hari kamu akan lebih mudah untuk mengendalikan keinginan untuk makan. Sehingga penerapan diet dengan mengendalikan porsi makan akan lebih mudah dan menyenangkan dilakukan.

    Racikan teh ini juga jauh lebih aman daripada obat atau suplemen pengganti makanan yang dijual dipasaran. Alasannya kandungan teh jahe dan cengkeh lebih alami sehingga minim efek samping.

    Racikan teh ini juga dapat kendalikan gula darah di halaman berikutnya.

    3. Melancarkan pencernaan

    Kunci utama untuk penurunan berat badan yang paling efektif adalah dengan memperbaiki pencernaan. Kesehatan saluran pencernaan menjadi dasar untuk mengendalikan berat badan.

    Beberapa gangguan seperti kembung, dapat diatasi dengan konsumsi jahe sesuai kebutuhan. Ditambah dengan cengkeh yang memiliki komponen untuk menstimulasi enzim pencernaan agar hasilnya lebih baik lagi.

    Ketika pencernaan lebih lancar dan salurannya bersih, tubuh akan lebih mudah untuk menyerap nutrisi. Efek jangka panjangnya akan meminimalisir peningkatan berat badan akibat pencernaan yang kotor.

    4. Mengendalikan gula darah

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBMenyampurkan jahe dengan cengkeh juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin untuk menyeimbangkan gula darah. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Mengonsumsi makanan memberikan banyak efek yang harus diperhatikan. Bagaimana tubuh mengolah makanan dengan meningkatkan indeks glikemik dan insulin juga harus diperhatikan jika ingin lebih sehat.

    Kadar gula darah yang tinggi dapat menjadi salah satu alasan berat badan sulit untuk diturunkan. Tetapi dengan bantuan jahe dan cengkeh, sensitivitas insulin akan terbantu untuk meningkat.

    Tidak hanya bagi pelaku diet saja tetapi racikan jahe dan cengkeh ini juga disarankan bagi orang dewasa yang bermasalah dengan gula darah. Perpaduan kedua rempahnya dapat mencegah peningkatan gula darah secara mendadak.

    5. Membantu detoksifikasi

    Setelah memperbaiki semua sistem di dalam tubuh, baik metabolisme hingga pencernaan, tugas selanjutnya adalah membuang kotoran. Kotoran yang dimaksud adalah racun-racun atau toksin yang terperangkap di dalam tubuh.

    Memadukan jahe dan cengkeh ampuh untuk mengeluarkan toksin lebih mudah dari dalam tubuh. Sehingga lingkungan di dalam pencernaan pun akan lebih bersih dan efektif untuk melakukan program penurunan berat badan.

    Konsumsi teh jahe dan cengkeh juga dapat membantu memperbaiki fungsi hati. Sehingga semua organ tubuh akan bekerja sama untuk mengeluarkan toksin melalui proses yang lebih alami.

    Baca juga: Orang Jepang Gemar Makan Ikan Mentah, Ini 5 Fakta Menariknya

    (dfl/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! Terlalu Banyak Makan Protein Hewani Bisa Bikin Umur Pendek


    Jakarta

    Dada ayam, daging sapi, hingga telur merupakan sumber protein hewani favorit banyak orang. Namun hindari mengonsumsinya terlalu banyak karena bisa berisiko memperpendek umur. Begini kata pakar.

    Mencukupi asupan protein harian adalah hal yang sangat dianjurkan. Sebab protein berperan penting untuk kesehatan, terutama dalam memelihara atau memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

    Sumber protein hewani, seperti dada ayam, daging sapi, seafood, hingga telur pun bisa diandalkan. Ketersediaannya banyak, pilihannya beragam, dan rasanya enak sehingga bisa dimasukkan dalam pola makan harian.


    Mengutip HuffPost (23/9/2024), Dr. Suzanne J. Ferree menambahkan asupan protein ternyata dibutuhkan seiring pertambahan usia.

    “Teori umum menyebut bahwa kita perlu mengurangi makanan tinggi protein seiring bertambahnya usia, tetapi penelitian sebenarnya hanya mendukung hal ini pada orang yang lebih muda, tidak pada kita yang berusia di atas 50 tahun,” kata Ferree.

    Ia mengatakan orang yang lebih tua membutuhkan lebih banyak protein daripada orang dewasa yang lebih muda karena tubuh secara alami kehilangan otot seiring bertambahnya usia.

    Jadi, protein memang sangat penting. Jumlah yang dibutuhkan seseorang setiap hari bervariasi, tergantung kondisi kesehatan dan kebutuhan masing-masing orang.

    Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan konsumsi protein 50 gram sehari sebagai bagian dari diet 2.000 kalori. Namun, faktanya banyak orang terlalu banyak konsumsi protein dan mendapatkannya dari sumber yang tidak sehat.

    Konsumsi protein hewani berlebih memperpendek umur

    Ilustrasi dada ayamFoto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Secara umum, sumber protein terbagi dua yaitu nabati dan hewani. Penelitian menemukan asupan protein nabati lebih sehat dibanding protein hewani.

    “Banyak orang menganggap konsumsi protein, khususnya protein hewani, penting untuk umur panjang dan pemeliharaan otot. Banyak orang pun berasumsi bahwa semakin banyak protein yang mereka konsumsi, makan semakin sehat mereka. Hal ini akhirnya mengarahkan pada konsumsi protein hewani berlebih seperti daging, susu, dan telur,” kata Dr. Monisha Bhanote, seorang dokter dan pakar umur panjang.

    Namun, faktanya konsumsi protein hewani berlebihan dapat mempercepat penuaan dan merusak kesehatan sel. Ini karena dua senyawa yaitu glikasi lanjutan (AGEs) dan trimetilamina N-oksida (TMAO).

    “AGE adalah senyawa berbahaya yang terbentuk saat protein atau lemak bercampur dengan gula dalam aliran darah,” kata Bhanote. Ia menjelaskan konsumsi makanan hewani, terutama jika dipanggang, digoreng, atau dikukus, mengandung AGE dalam jumlah tinggi.

    Penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini dapat terakumulasi dalam jaringan tubuh dan, seiring waktu, dapat menyebabkan stres oksidatif dan peradangan, yang merupakan pendorong utama penuaan sel.

    “AGE merusak protein, DNA, dan struktur sel vital lainnya, mempercepat proses penuaan, dan berkontribusi terhadap penyakit kronis seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan Alzheimer,” kata Bhanote.

    TMAO juga berbahaya

    Selain AGE, senyawa TMAO dalam protein hewani juga perlu diwaspadai. Bhanote menjelaskan bahwa kadar TMAO yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

    “TMAO meningkatkan akumulasi kolesterol di arteri dan mengganggu kemampuan tubuh untuk membuangnya. Kondisi ini menyebabkan peradangan dan kerusakan lebih lanjut pada sistem kardiovaskular. Hal ini tidak hanya membahayakan kesehatan jantung tetapi juga memengaruhi fungsi seluler dan umur panjang secara keseluruhan,” kata Bhanote.

    Baca halaman selanjutnya untuk tahu cara konsumsi protein yang sehat.

    Cara konsumsi protein yang sehat

    7 Makanan Nabati Tinggi Protein yang Murah dan Bisa Perkuat Imun TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/sorrapong

    Untuk membuat protein bermanfaat bagi umur panjang, Bhanote menyarankan makan lebih banyak protein nabati dan ikan yang kaya protein.

    Ikan memang tergolong hewani, tapi dianggap berbeda dari protein hewani pada umumnya karena kandungan nutrisi yang sama sekali tak sama dengan daging.

    Penelitian ilmiah telah berulang kali menunjukkan manfaat protein dari ikan jika dikonsumsi secara teratur. Makan ikan secara teratur telah dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dini hingga 12%.

    Untuk protein nabati, kamu bisa mengandalkan asupan kacang-kacangan dan biji-bijian. Keduanya tinggi antioksidan, serat, dan nutrisi yang menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan, serta menurunkan risiko penyakit kronis.

    Studi ilmiah menunjukkan bahwa menjalani diet yang mengutamakan protein nabati menurunkan risiko kematian yang terkait dengan penyakit kardiovaskular dan penyebab lainnya. Dengan kata lain, mengganti protein hewani dengan protein nabati dapat memperpanjang usia hidup.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Dikupas, Begini Cara Sehat Makan Kiwi Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Kiwi termasuk buah yang sangat kaya akan vitamin C tinggi. Seorang ahli gizi mengungkapkan cara yang tepat mengonsumsinya agar manfaatnya terasa maksimal.

    Kiwi memiliki bentuk buat lonjong mirip sawo. Hanya saja kulit kiwi berbulu sangat halus. Kiwi berwarna hijau atau kuning keemasan ini memiliki rasa yang asam segar.

    Biasanya kiwi dinikmati dengan cara menyantapnya langsung atau dijadikan campuran smoothies atau salad. Menurut Fatsecret, dalam 100 gram kiwi mengandung 61 kcal, 15 gram karbohidrat, 312 mg potassium, 3 mg sodium, 9 gram gula, 3 gram serat, 1,1 gram protein, zat besi, vitamin C 154 persen, dan lainnya.


    Dilansir dari Food NDTV (17/9), Dr Amy Shah, selaku dokter dan ahli gizi mengungkapkan cara mengonsumsi kiwi yang tepat. Cara mengonsumsi kiwi ini dapat memaksimalkan manfaat yang tersimpan di dalamnya.

    Berikut cara makan kiwi yang tepat:

    1. Makan Kiwi Bersama Kulitnya

    Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkankiwi Foto: Site News

    Dr Amy Shah menjelaskan bahwa cara makan kiwi yang tepat adalah mengonsumsi semuanya beserta kulitnya. Ia menjelaskan bahwa makan kiwi beserta kulitnya itu dapat meningkatkan serat hingga 50 persen.

    Kulit kiwi ini juga dapat meningkatkan kadar folat (vitamin B9) sebesar 34 persen dari jumlah harian. Begitu juga dengan meningkatkan vitamin E.

    Kamu bisa memilih kiwiyang berbulu sangat halus. Dengan begitu menyantapnya tak akan terasa aneh, apalagi jika ini pertama kali menyantap kiwi berikut kulitnya.

    Namun, untuk beberapa orang kerap merasakan gatal saat makan kiwi beserta kulitnya. Menurut Dr Amy kemungkinan hal itu karena reaksi silang serbuk sari.

    Mereka yang alergi terhadap serbuk sari mungkin juga alergi terhadap kulit kiwi. Jadi, jika kamu mengalami reaksi tersebut sebaiknya kupas kulit kiwi sebelum memakannya.

    2. Alasan Kiwi Baik untuk Diet

    Bagi pelaku diet, kiwi sangat baik dikonsumsi secara rutin. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisinya yang kaya.

    Menurut Harvard Health, 1 buah kiwi menyediakan hampir semua (80 persen) kebutuhan vitamin C harian orang dewasa. Dr Amy menjelaskan bahwa kiwi dapat meningkatkan suasana hati dan mengatasi sembelit.

    Buah ini sangat bermanfaat bagi wanita dalam rentang usia perimenopause (32-55 tahun). Kiwi juga diketahui sebagai sumber serat, antioksidan, dan vitamin K yang baik.

    3. Kombinasi Kiwi dengan buah dan sayuran

    Selain dikonsumsi secara utuh, kiwi dapat dijadikan sajian yang nikmat. Salah satunya dibuat menjadi salad.

    Racikan salad kiwi ini akan pas jika dikombinasikan dengan buah delima. Campurkan kedua buah dalam semangkuk salad yang lezat, berikan saus jeruk dan daun mint agar rasanya semakin kaya.

    Kiwi juga bisa diracik menjadi smoothies yang segar dan menyehatkan. Kamu bisa mencampurkan kiwi, bayam, apel, dan pir secara bersamaan. Tambahkan juga madu sesuai selera untuk pemanisnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Dianggap Sepele! Hindari Makanan yang Sudah Dihinggapi Lalat


    Jakarta

    Sering kali makanan yang dihinggapi lalat masih dikonsumsi. Banyak orang tak merasa hinggapnya lalat itu berpengaruh pada kualitas makanan, padahal faktanya tidak begitu. Ini kata pakar.

    Lalat adalah serangga yang keberadaannya tak diinginkan, terutama di tempat makan. Selain mengganggu suasana, kehadiran lalat juga berpotensi mengontaminasi makanan.

    Sayangnya masih banyak pemilik usaha tempat makan mengabaikan keberadaan lalat. Mereka tak berusaha mengusirnya, bahkan membiarkan lalat hinggap di makanan.


    Sebagian orang mungkin risih akan hal itu, tapi ternyata banyak juga yang menganggap enteng hinggapnya lalat di makanan. Mereka tak segan makan makanan meski sudah dihinggapi banyak lalat.

    Lantas bagaimana faktanya? Apakah makan makanan yang sudah dihinggapi lalat aman untuk kesehatan?

    Mengutip Reader’s Digest (17/8/2024), epidemiologis kesehatan masyarakat dan ahli entomologi alias ahli serangga menjelaskannya. Ia mengatakan ketika lalat hinggap di makanan, ia membawa kotoran dan cairan tubuhnya yang lain.

    Hal yang terjadi saat lalat hinggap di makanan

    Cara Mengusir Lalat Pada MakananFoto: iStock

    Kamu mungkin pernah mendengar rumor kalau lalat akan muntah saat hinggap di makanan. Rumor tersebut ternyata benar adanya.

    Brian Labus dari School of Public Health di University of Nevada, Las Vegas mengatakan, “Saat lalat makan, ia harus memuntahkan enzim pencernaan ke makanan tersebut.”

    “Enzim-enzim ini juga mengandung sisa-sisa makanan yang terakhir dimakannya, dan itu mungkin makanan yang penuh patogen. Lalat memakan beberapa hal yang sangat menjijikkan,” lanjut Labus.

    Sebelum lalat muntah, serangga ini akan menggunakan antenanya untuk mencicipi makanan dengan sensor rasa terletak di kaki. Ahli entomologi Julian Shepherd, PhD di Binghamton University mengungkap, jika lalat suka rasa makanan itu, maka ia akan menjulurkan lidahnya.

    Lalat pun bakal melapisi makanan yang dihinggapinya itu dengan air liur yang mengandung enzim pencernaan (sejenis muntahan). Tak hanya itu, menurut Shepherd, lalat juga suka buang air besar di makanan.

    Penyakit yang disebarkan lalat

    Saat lalat hinggap di makanan, mereka dapat menyebarkan salmonella E. coli, parasit, dan disentri. Sebuah studi tahun 2023 yang diterbitkan dalam jurnal Microorganisms menemukan bahwa lalat dapat menularkan bakteri, termasuk jenis bakteri yang resisten terhadap antibiotik.

    “Lalat rumah berfungsi sebagai vektor untuk memindahkan penyakit dari satu tempat ke tempat lain,” jelas Labus, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut. “Karena kita hidup bersama, mereka dapat menyebarkan banyak patogen berbeda antara manusia, hewan, dan lingkungan,” sambungnya.

    Di sisi positifnya, lalat hanya dapat menyebarkan sejumlah kecil kuman. Dan untungnya, dalam hal keracunan makanan, dosis menentukan racunnya.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    Kapan makanan perlu dibuang?

    lalat hinggap di makananFoto: iStock

    Menurut Labus, kuman atau bakteri yang dibawa oleh lalat mungkin tidak langsung membuat seseorang jatuh sakit. Namun sering kali menjadi awal dari serangkaian kejadian yang membuat seseorang sakit.

    Awalnya mungkin bakteri yang keluar dari lalat tidak membahayakan, tetapi jika makanan itu dibiarkan di suhu ruang dalam waktu lama, maka bakteri dapat berkembang biak hingga menjadi bahaya.

    Jangan lupakan kalau lalat sangat mungkin hinggap di tempat sampah sebelum hinggap di makanan. Sehingga jelas bakal mengontaminasi makanan.

    Kamu juga perlu menghindari makanan yang sudah dihinggapi lalat, apalagi jika sebelumnya lalat itu hinggap di daging mentah atau kotoran hewan. Namun mengetahui ‘perjalanan’ lalat tentu sangat sulit.

    Jadi cara terbaik untuk meminimalkan risiko adalah mengusir lalat sesegera mungkin setelah hinggap di makanan. Kalau bisa hindari makanan yang sudah dihinggapi lalat terlalu lama di suhu ruang.

    Untuk mengusir lalat pun ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Misalnya dengan menggunakan kasa jendela dan memasang perangkap lalat.

    Pastikan juga menyimpan makanan di suhu yang tepat. Jangan diamkan terlalu lama karena hal ini dapat mengubah masalah kecil menjadi masalah besar.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?


    Jakarta

    Konsumsi kopi dengan gula masih menuai kontroversi akibat efek samping dan manfaatnya. Kira-kira mana yang lebih berbahaya, kafein atau gula ya?

    Kopi yang segar memberikan rasa pahit yang tidak disukai oleh sebagian penikmat kopi. Namun berkat penambahan gula, pemanis, dan berbagai jenis sirup yang memperkaya rasanya sehingga kopi kini lebih bisa diterima berbagai kalangan.

    Sayangnya perpaduan antara kopi dan pemanis masih menuai kontroversi. Alasannya efek samping kesehatan dan manfaat yang bisa ditimbulkan dari konsumsi kopi dengan pemanis.


    Misalnya tren es kopi susu gula aren yang menjamur memiliki rasa yang menyegarkan, diakui meningkatkan penjualan kafe, tetapi apakah cukup sehat untuk dikonsumsi? Ternyata baik kafein maupun gula dalam segelas kopi tetap harus diwaspadai.

    Baca juga: Ngeunah! 5 Tempat Makan Enak di Bandung Ini Berlokasi di Perumahan

    Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?Kafein walaupun memiliki banyak manfaat tetapi juga ada efek sampingnya yang harus diperhatikan. Foto: Coffee Affection

    Melansir Coffee Affection (25/1) kafein merupakan stimulan alami yang terbentuk melalui proses pertumbuhan pohon kopi. Begitu pula asupan gula yang juga tetap dibutuhkan oleh tubuh tetapi dalam batasan dan kadar tertentu.

    Pada beberapa kondisi, kafein dapat menyebabkan beberapa dampak fisik yang cukup mengganggu. Misalnya jantung yang berdebar lebih cepat, kenaikan gula darah, sakit kepala, hingga diare dan mual yang akan dialami usai konsumsi kopi.

    Selain itu konsumsi kopi juga dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang dan suasana hati konsumennya. Walaupun dapat meningkatkan fokus otak tetapi juga dapat menyebabkan perasaan yang lebih sensitif hingga sesekali rasa kebingungan.

    WebMD juga melaporkan bahwa konsumsi kopi empat cangkir sehari dapat membantu menurunkan risiko kanker mulut. Sayangnya efek samping dari penambahan gula dalam kopi juga harus diperhatikan.

    Baca juga: 10 Tempat Makan Enak di Pasar Baru yang Legendaris hingga Kekinian

    Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?Gula sebagai bahan alami tetapi juga banyak risikonya jika dikonsumsi berlebihan. Foto: Coffee Affection

    Mengutip Sugar Association, gula atau sukrosa merupakan karbohidrat sederhana yang terbentuk secara alami melalui tumbuhan. Walaupun alami, konsumsi gula tetapi harus diatur secara ketat termasuk melalui konsultasi dokter agar mendapatkan porsi yang seharusnya.

    Konsumsi gula dan makanan manis secara tak langsung dapat meningkatkan risiko obesitas. Konsumsi gula yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung.

    Efek samping yang paling instan dialami oleh konsumen makanan manis yaitu tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang meningkat, hingga inflamasi pada pembuluh darah. Gejala-gejala ini yang akan meningkatkan risiko untuk berkembangnya penyakit jantung.

    Sama halnya dengan kafein, konsumsi gula juga dapat berdampak pada kesehatan mental. Suasana hati yang mudah berubah, hingga perasaan yang lebih sensitif daripada energi yang ditimbulkan dari usai mengonsumsi gula dan pemanis.

    Maka, dapat dikatakan bahwa konsumsi gula dalam kadar yang berlebihan akan jauh lebih berbahaya daripada kafein. Namun kedua komponen ini juga tetap harus diwaspadai konsumsinya berdasarkan anjuran batas harian yang ditetapkan ahli kesehatan.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ahli Gizi Ungkap 3 Efek Samping Minum Jus Jeruk Setiap Hari


    Jakarta

    Jus jeruk disebut memiliki berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Ahli turut mengungkapkan tentang aturan mengonsumsi jus jeruk setiap hari.

    Jus buah segar memang menyehatkan dikonsumsi setiap hari. Salah satunya adalah jus jeruk segar alami yang diperas dari jeruk asli dan tanpa tambahan pemanis.

    Konsumsi jus jeruk ini dapat mendukung beragam manfaat kesehatan untuk tubuh. Dikarenakan kandungan nutrisinya yang tinggi, seperti adanya vitamin C dan serat.


    Dilansir dari Food NDTV (27/8), mengonsumsi jus jeruk memang baik untuk kesehatan tubuh. Beragam manfaat yang dapat dirasakan mulai dari meningkatkan imunitas, kesehatan kulit, hingga yang berkaitan dengan penyakit jantung.

    Namun, apakah jus jeruk memang aman untuk dikonsumsi setiap hari? Rupali Datta, selaku ahli gizi mengungkapkan mengenai fakta minum jus setiap hari dan efeknya untuk kesehatan.

    Berikut 3 alasan mengapa jus jeruk sebaiknya tak dikonsumsi setiap hari:

    1. Ada Nutrisi yang Hilang

    konsumsi jus jeruk apakah aman jika setiap harikonsumsi jus jeruk apakah aman jika setiap hari Foto: Getty Images/iStockphoto

    Salah satu nutrisi yang terkandung dalam jeruk adalah serat. Saat jeruk dijadikan jus, kandungannya tak lagi mengandung serat.

    Menurut ahli, ketika kamu membuat jus jeruk, sebagian besar seratnya akan dibuang dan hanya mendapatkan segelas air manis yang mengandung nutrisi. Padahal, serat sangat penting berperan untuk kesehatan pencernaan.

    Serat dapat membantu dalam memperlambat penyerapan gula dan membuang racun, serta bahan limbah dari sistem pencernaan. Oleh karenanya, jeruk lebih baik dikonsumsi utuh.

    2. Kelebihan Gula

    Jus jeruk kemasan banyak ditawarkan di pasaran. Banyak juga orang yang lebih menyukai jus jeruk kemasan daripada membuatnya sendiri.

    Inilah mengapa jus jeruk tak boleh dikonsumsi setiap hari. Karena, jus jeruk kemasan mengandung banyak gula, pewarna, dan pengawet.

    Namun, jus jeruk asli juga berdampak sama, karena 3-4 jeruk yang dijadikan jus mengandung asupan gula meski alami.

    “Pada akhirnya jeruk atau buah lainnya adalah gula sederhana. Kamu sebaiknya mengonsumsi 3 jeruk utuh daripada membuat jus,” ungkap Datta.

    3. Sebabkan Sindrom Dumping

    Terlalu banyak mengonsumsi jus jeruk juga dapat menyebabkan sindrom dumping. Sindrom ini terjadi ketika makanan yang mengandung banyak gula berpindah dari lambung ke usus halus terlalu cepat.

    Hal ini menyebabkan sejumlah besar makanan yang tidak tercerna masuk ke usus halus. Ini akan menyebabkan kram perut, mual, bahkan fluktuasi gula darah.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! 4 Makanan Pemicu Serangan Jantung di Usia Muda


    Jakarta

    Serangan jantung di usia muda bisa dihindari dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Hindari terlalu banyak konsumsi makanan mengandung kolesterol tinggi.

    Kadar kolesterol tinggi yang tidak terkontrol amat membahayakan kesehatan jantung. Zat lemak yang menumpuk bisa menjadi sumbatan yang pada akhirnya bisa memicu serangan jantung.

    Kondisi ini bisa dihindari dengan tidak makan makanan yang memicu kolesterol tinggi. Menurut ahli jantung Elizabeth Klodas yang juga penulis buku “Slay the Giant: The Power of Prevention in Defeating Heart Disease”, inilah makanan yang sebaiknya dihindari agar tidak kena serangan jantung di usia muda:


    1. Gorengan

    GorenganGorengan perlu dihindari karena mengandung kolesterol tinggi. Foto: Getty Images/SimpleImages

    Berbagai makanan yang digoreng, apalagi digoreng hingga kering, mengandung kolesterol tinggi sehingga harus dihindari. Makanan yang digoreng mengandung banyak kalori dan lemak trans yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

    Selain itu, konsumsi goreng-gorengan terlalu sering juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

    Alternatif makanan bagi Anda yang suka goreng-gorengan: kentang, kale, atau brokoli yang dipanggang hingga garing. Atau, Anda dapat mengolahnya dengan air fryer, yang menggunakan lebih sedikit minyak.

    2. Daging merah

    alasan kurangi konsumsi daging merahDaging dalam bentuk apapun perlu dihindari jika kamu punya kolesterol tinggi. Foto: GettyImages

    Daging merah dalam bentuk apapun seperti iga, steak, daging giling sebaiknya dihindari. Anda bisa menggantinya dengan daging tanpa lemak dalam jumlah sedikit.

    Sebagai ganti untuk mendapatkan protein, Anda bisa beralih ke daging unggas tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan. Perlu diingat, unggas juga mengandung lemak jenuh, jadi menghindari daging merah tidak berarti Anda bisa makan ayam secara berlebihan.

    Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, alternatif protein tanpa lemak yang lezat lainnya adalah ikan berdaging putih seperti ikan tuna dan kakap.

    3. Daging olahan

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen, yakni zat yang dapat menyebabkan penyakit kanker.

    Daging olahan seperti sosis, nugget, bakso, hot dog, salami dan bacon juga mengandung sodium tinggi dan lemak jenuh. Biasanya daging olahan bersumber dari potongan daging sapi atau ayam yang berlemak.

    4. Camilan olahan

    Tak Bisa Telan Makanan Lain, Sejak 16 Tahun Lalu Pria Ini Hanya Makan BiskuitMakanan atau camilan olahan juga padat kalori dehingga lebih baik dihindari. Foto: says.com / Berita Harian.

    Biskuit, cake, dan kue kering yang diproduksi secara massal seringkali padat kalori, rendah nutrisi, dan mengandung banyak lemak (terutama lemak jenuh seperti mentega) dan gula. Semua ini adalah penyebab kolesterol tinggi.

    Gantilah dengan camilan yang dibuat sendiri di rumah, dan atur jumlah dan jenis lemak dan gula yang Anda gunakan.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Jauhi 4 Makanan Ini Kalau Tak Mau Serangan Jantung di Usia Muda

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Makan Bibimbap, Sajian Nasi Korea yang Kaya Protein dan Serat


    Jakarta

    Makanan Korea ternyata banyak yang menyimpan nutrisi sehat, termasuk bibimbap. Kamu bisa merasakan beberapa manfaat untuk tubuh saat mengonsumsi bibimbap.

    Makanan khas Korea sangat beragam jenisnya. Beberapa di antaranya mengandung sayuran yang memberikan nutrisi penting untuk tubuh.

    Salah satu makanan Korea yang dapat dikatakan sehat adalah bibimbap atau disebut juga dolsot bibimbap. Hidangan nasi ini disajikan dengan berbagai jenis sayuran dan protein.


    Dilansir dari Health Shots (2/5/2024), bibimbap memakai beberapa jenis sayuran. Karenanya kaya akan serat yang baik untuk pencernaan. Hidangan ini juga baik dikonsumsi saat diet.

    Berikut 5 manfaat sehat mengonsumsi bibimbap:

    1. Sumber Protein

    manfaat konsumsi bibimbapmanfaat konsumsi bibimbap Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bibimbap merupakan makanan dengan kandungan tinggi protein. Sumber protein yang ada di dalam bibimbap ini terdapat pada bahan-bahan yang digunakan untuk menyajikan seporsi bibimbap, seperti daging ayam, sapi, babi, maupun telur.

    Jika kamu seorang vegan, kandungan protein ini dapat ditambahkan menggunakan makanan nabati, seperti tahu, kacang-kacangan, dan taoge. Sumber protein tinggi ini diperlukan untuk perkembangan dan perbaikan jaringan tubuh.

    Menurut sudi tahun 2023 yang diterbitkan dalam Research Gate Journal, protein dapat mengenyangkan dan merasa lebih puas setelah makan. Inilah alasan protein harus ditambahkan pada makanan diet.

    2. Kaya Nutrisi

    Sajian bibimbap sangat cantik, karena terdiri atas beragam jenis bahan yang disusun. Warna hidangan inipun warna-warni dan tentunya bernutrisi tinggi.

    Kiran Dalal, selaku ahli gizi menjelaskan bahwa bahan yang ditambahkan pada sajian bibimbap sangat bergizi dan dapat menjaga pola makan.

    “Wortel yang kaya akan vitamin A merupakan bahan utama dalam resep ini untuk menjaga kesehatan tulang, mata, kulit, dan sistem pencernaan. Telur juga mengandung banyak protein yang merupakan sumber vitamin B2, B12, dan E,” ungkap Kiran Dalal.

    “Nori atau rumput laut kering yang merupakan bahan umum lainnya dalam bibimbap juga kaya akan serat gizi, asam amino, dan berbagai vitamin,” tambahnya.

    3. Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

    Bibimbap termasuk makanan yang bisa menjadi alternatif hidangan rendah lemak. Karena, dapat dinikmati saat diet untuk mendukung berat badan yang sehat.

    Meskipun mengandung karbohidrat, Research Gate Journal menunjukkan hasil penelitian bahwa orang memiliki reaksi glikemik lebih rendah dengan menyantap bibimbap dibandingkan masakan Barat. Makanan dengan indeks glikemik rendah juga dapat mengurangi lonjakan gula darah dan menyehatkan jantung.

    4. Kaya Antioksidan

    Makanan khas Korea yang banyak mengandung sayuran sehat ini tentu saja kaya akan zat antioksidan. Hal ini membuat bibimbap menjadi hidangan yang dapat disantap untuk melindungi tubuh dari zat beracun atau radikal bebas.

    Bahan-bahan kaya antioksidan yang terdapat dalam bibimbap ini meliputi saus gochujang dan sayuran. Hal ini telah dijelaskan dalam Journal of Ethnic Food.

    5. Sumber Serat yang Baik

    manfaat konsumsi bibimbapmanfaat konsumsi bibimbap Foto: Getty Images/iStockphoto

    Asupan serat penting dikonsumsi setiap hari untuk mencegah beragam penyakit. Serat juga penting dikonsumsi, karena dapat menyehatkan pencernaan tubuh.

    Selain itu, kandungan serat yang terdapat pada bibimbap juga dapat menurunkan kolesterol. Serat pada bibimbap juga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Kopi Campur Ghee Bisa Turunkan Berat Badan?


    Jakarta

    Minum kopi disebut bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Bagaimana jika racikannya ditambahkan ghee? Ahli mengungkapkan faktanya.

    Kopi termasuk salah satu minuman sehat yang banyak dikonsumsi, karena dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Salah satunya baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan.

    Racikan kopi yang baik untuk diet biasanya berupa kopi hitam polos. Kopi hitam ini mengandung zat antioksidan tinggi yang baik dalam metabolisme tubuh.


    Selain itu, kopi hitam juga dapat diracik dengan berbagai macam bahan. Dilansir dari Food NDTV (25/9), bahan yang dapat ditambahkan salah satunya adalah ghee.

    Ghee diketahui sebagai mentega murni dan banyak digunakan pada masakan India. Bahan satu ini terbuat dari lemak sehat yang memiliki manfaat untuk meningkatkan pencernaan, kesehatan usus, hingga penurunan berat badan.

    penjelasan mengenai kopi campur gheepenjelasan mengenai kopi campur ghee Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kopi ghee banyak dikonsumsi pada pagi hari. Biasanya orang menambahkan sejumlah kecil ghee pada racikan kopi hitam, bisa diseduh bersamaan atau diblender.

    Bicara soal manfaatnya, apakah mengonsumsi kopi ghee baik untuk jangka panjang? Luke Coutinho, selaku ahli gaya hidup integratif mengatakan bahwa, kopi ghee bukanlah minuman ‘jalan pintas’ untuk mereka yang ingin menghilangkan lemak atau menurunkan berat badan.

    Menurut Luke, cara yang lebih baik adalah mengonsumsi ghee dan kopi secara terpisah. “Sebaiknya orang-orang harus berpikir ulang tentang kopi ghee yang akan membantu mereka menurunkan berat badan,” ungkap Luke.

    “Tidak ada jalan pintas untuk menghilangkan lemak,” lanjutnya.

    Luke juga memberikan saran yang lebih baik untuk menurunkan berat badan. “Makanlah dengan cerdas, lebih banyak bergerak (olahraga), tidur dengan baik, serta tetap konsisten, sederhana,” sarannya.

    Jadi, menggabungkan keduanya bukanlah cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Racikan kopi terbaik untuk menurunkan berat badan tetaplah kopi hitam polos tanpa tambahan gula, krimer atau susu.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sering Disajikan di Meja, Ini 7 Efek Samping Pisang yang Harus Diwaspadai

    Jakarta

    Pisang menjadi buah yang sering disajikan di meja makan. Selain rasanya yang enak, buah ini mudah dikonsumsi dan juga mengandung banyak manfaat bagi orang yang memakannya.

    Meski demikian, pisang juga memiliki sisi negatif. Simak artikel ini untuk mengetahui efek samping pisang yang harus diwaspadai.

    Apa Saja Efek Samping Pisang?

    Dirangkum dari situs WebMD dan buku Tips Membuat Olahan dari Pisang yang Mudah dan Praktis (2024) oleh Majella Setyawan, berikut ini 7 efek samping pisang yang mungkin belum diketahui banyak orang.


    1. Mengakibatkan Kerusakan Gigi

    Makanan manis dapat merusak gigi. Hal ini juga berlaku pada buah-buahan, termasuk pisang. Penelitian menunjukkan pisang dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada gigi daripada cokelat dan permen karet manis. Setelah makan pisang jangan lupa gosok gigi, ya!

    2. Kadar Gula Darah Naik

    Rasa manis pada pisang juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko diabetes jika makan pisang terlalu banyak. Menurut University of Sydney, indeks glikemik (GI) pisang yang terlalu matang berada di angka 62, dan mendorongnya ke posisi Gl sedang.

    Bagi penderita diabetes, maka harus benar-benar diperhatikan jika makan pisang. Jangan makan berlebihan dan sebaiknya pilih pisang yang kurang matang karena mengandung tingkat GI rendah.

    3. Menambah Berat Badan

    Kandungan serat pisang sebetulnya baik untuk pelaku diet karena dapat menjaga perut tetap kenyang. Tetapi jika pisang dikonsumsi secara berlebihan, tetap saja hal ini bisa menambah berat badan. Sebab pisang selain mengandung vitamin juga mengandung karbohidrat dan kalori.

    4. Menyebabkan Migrain

    Migrain terjadi salah satunya dipicu oleh bahan kimia dan nutrisi tertentu. Ternyata pisang adalah buah yang membawa salah satu senyawa berbahaya ini, yaitu tiramin.

    Senyawa ini terbukti mempengaruhi perkembangan migrain. Jika kamu punya riwayat migrain, jangan ambil risiko makan pisang kebanyakan.

    5. Menyebabkan Hiperkalemia

    Pisang adalah sumber potasium yang baik, terutama bagi penderita hipokalemia. Tetapi jika kelebihan nutrisi ini, maka justru menyebabkan hiperkalemia, yaitu kondisi yang merusak fungsi sel saraf dan otot.

    6. Menyebabkan Sembelit

    Hati-hati jika makan pisang terlalu banyak, karena buah ini mengandung sejumlah asam tanat di dalam setiap porsinya. Meskipun kandungannya kecil, tetapi jika pisang dikonsumsi sekaligus maka bisa menyebabkan sembelit.

    Sembelit ada yang ringan dan ada yang berat. Sembelit kronis bisa menyebabkan kerusakan parah pada saluran pencernaan dan harus ditangani di rumah sakit.

    7. Perut Kembung

    Pisang sebetulnya aman dimakan, tetapi ketika kebanyakan bisa menyebabkan efek samping. Salah satu yang ringan adalah membuat perut kembung, mengandung gas, dan kram.

    Cara Terbaik Mengkonsumsi Pisang

    Untuk mencegah efek samping dari pisang, kita harus mengetahui cara terbaik mengkonsumsi pisang. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

    1. Makan Pisang Sebelum Makan Utama

    Salah satu waktu makan pisang yang terbaik adalah sebelum makan makanan utama. Hal ini bermanfaat untuk membantu perut cepat merasa kenyang, sehingga asupan makanan utama bisa dibatasi dan berat badan tetap terjaga.

    2. Makan Pisang di Siang Hari

    Pilihan lainnya adalah makan pisang di siang hari. Di siang hari, biasanya energi tubuh sudah banyak berkurang karena aktivitas. Pisang dapat membantu mengembalikan energi karena terdapat kandungan gula alami di dalamnya.

    Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi dua pisang dapat memberikan energi yang cukup untuk beraktivitas berat selama 90 menit.

    3. Makan Pisang Sebelum Jam Tidur

    Makan pisang sebelum jam tidur bermanfaat untuk beberapa hal, misalnya mengatasi gangguan tidur pada malam hari. Kandungan triptofan, magnesium, vitamin B6, karbohidrat, dan potasium mampu meningkatkan kualitas tidur.

    4. Kombinasikan dengan Buah Lain

    Meskipun suka pisang, detikers juga perlu mengkombinasikannya dengan buah lain agar tubuh juga mendapatkan asupan gizi yang bervariasi.

    5. Jumlah Porsi

    Efek samping pisang akan muncul jika makan terlalu banyak. Lantas berapakah jumlah pisang yang aman dikonsumsi? Umumnya makan pisang cukup 1-2 buah per hari. Disarankan untuk tidak makan pisang yang terlalu matang karena sudah tinggi kadar gulanya.

    Demikian tadi ulasan mengenai efek samping pisang yang harus diwaspadai. Meski cenderung aman dikonsumsi, tetap harus dibatasi jumlah konsumsinya.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com