Author: Gambar Olahraga

  • Lomba Lari 5 Km Banten Rush 2025 Bergulir Pertengahan November


    Jakarta

    Setelah sukses besar tahun lalu, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Banten kembali menghadirkan ajang olahraga tahunan bertajuk “Fun Run PAPDI Banten Rush 2025”.

    Lomba lari sejauh 5 kilometer ini akan berlangsung pada Minggu,16 November 2025 pukul 06.00 WIB di kawasan Banjar Wijaya, Kota Tangerang, Banten.

    Mengusung tema “Run for Unity, Strength, and Health”, kegiatan ini mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus wadah mempererat kebersamaan lintas usia dan profesi.


    Start dan finish akan ditempatkan di Lapangan Utama Banjar Wijaya, yang menjadi pusat kegiatan acara dan lokasi registrasi peserta.

    Dari titik start, pelari akan diarahkan menyusuri jalan utama Banjar Wijaya melewati sejumlah klaster hunian dan area hijau, sebelum berputar di titik tengah dan kembali ke garis finish melalui rute berbeda untuk menghindari penumpukan peserta.

    “Fun Run PAPDI Banten RUSH bukan sekadar lomba lari, tapi perayaan semangat hidup sehat dan kebersamaan masyarakat,” ujar Ketua PAPDI Banten RUSH, dr Aditya R. Fandiarta, SpPD.

    Acara ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari pelari profesional, pemula, hingga keluarga yang ingin berpartisipasi dengan berjalan santai. Untuk menambah semangat peserta, panitia menyiapkan berbagai doorprize menarik seperti motor listrik, logam mulia, hingga hadiah hiburan lainnya.

    Melalui ajang ini, kami ingin menegaskan bahwa olahraga dan kesehatan adalah dua hal yang saling melengkapi. Dokter dan masyarakat bisa berkolaborasi untuk mewujudkan Banten yang lebih sehat dan bugar,” kata Ketua PAPDI Banten, dr Ahmad Mekah SpPD, Mkes, MSc, FINASIM.

    Menambah semarak suasana, dr. Tirta Mandira Hudhi-dokter muda yang juga dikenal sebagai aktivis kesehatan dan influencer-akan hadir sebagai Guest Star untuk menginspirasi peserta tentang pentingnya hidup sehat di tengah kesibukan modern.

    “Dengan kombinasi antara semangat olahraga, edukasi kesehatan, dan hiburan, FUN RUN PAPDI BANTEN RUSH 2025 diharapkan menjadi momentum positif dalam mendorong budaya olahraga dan gaya hidup sehat di masyarakat Banten,” kata dr Ahmad.

    (ran/mrp)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Pramono Anung Hadiri Turnamen Padel di Jaksel, Dukung Kegiatan Positif


    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri DYA Padel Tournament di Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/2025). Ia mendukung penuh kegiatan positif masyarakat.

    Turnamen di Mr. Padel, Cipete, Jaksel, diikuti 68 peserta dari berbagai komunitas padel di Jakarta dan sekitarnya. Ketua penyelenggara DYA Padel Tournament Lidya Praditta mengatakan bahwa turnamen ini merupakan inisiatif dari komunitas padel yang ia bentuk.

    “Ini first time turnamen saya. DYA itu nama saya. Separuh peserta dari komunitas saya. Separuh lagi dari teman-teman yang biasa ikut turnamen,” kata Lidya saat ditemui di lokasi acara.


    “Begitu poster (turnamen) keluar, dua hari langsung full. Waiting list-nya sampai ratusan orang,” ujarnya menambahkan.

    Turnamen kali ini hanya membuka satu kategori: Mix double. Lidya berencana menambah kategori pada turnamen berikutnya.

    Rencananya, Januari atau Februari ia ingin membuka turnamen lagi di beberapa kategori. Lidya menyebut olahraga padel kini makin diminati masyarakat. Ia pun tak risau dengan kabar bahwa di beberapa negara, seperti Swedia, sejumlah lapangan padel mulai tutup karena penurunan minat, Lidya mengaku tidak khawatir.

    “Di Indonesia hype-nya sempat turun. Tapi sekarang ramai lagi. Sebab, padel ini olahraga sosial. Sekarang anak-anak kecil sudah mulai private padel. Kalau diteruskan, bagus banget untuk regenerasi atlet,” ujarnya.

    Sementara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi antusiasme komunitas padel di Jakarta.

    “Saya tahu sekarang ini padel benar-benar hype-nya luar biasa. Seluruh komunitas kalau belum menyentuh raket padel itu belum menjadi anak Jakarta. Terutama anak Jakarta Selatan,” ucap Pramono.

    “Saya surprise melihat lokasinya seperti ini. Saya yakin turnamen ini akan memperkuat komunitas padel di Jakarta. Dan, semoga ini bukan sekadar tempat kumpul main padel. Yang paling penting, komunitas seperti ini harus membantu menghidupkan UMKM di sekitar. Itu akan memberikan dampak positif,” kata dia.

    Pramono Anung, padelFoto: Muhammad Robbani/detikSport

    Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari turut menghadiri turnamen ini. Ia bersama Pramono Anung sempat mencicipi bermain padel sebentar.

    “Turnamen ini kan bagian dari aktivitas olahraga masyarakat. Saya sampaikan karena hari ini padel belum menjadi olahraga yang direkognesi oleh Olimpiade, (3:59) tapi saya yakin dalam waktu dekat karena padel ini merupakan salah satu olahraga yang paling cepat di dunia, sama seperti e-sport,” ucap Raja Sapta.

    (mro/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Bisa 5K dalam 4 Minggu! Ini Training Plan Lari Pemula yang Paling Efektif

    Jakarta

    Lari 5k atau lari 5 kilometer merupakan nomor lari yang cukup populer dan banyak diminati para penggiat lari hingga pemula.

    Pada umumnya, latihan lari 5k dapat dijadwalkan selama 4-8 minggu. Bagi pemula, latihan ini dapat memberikan hasil yang baik apabila dilakukan dengan konsisten dan tentunya mengikuti panduan training plan yang efektif.

    Untuk mengetahui jenis latihan dan waktu yang dibutuhkan selama program latihan lari 5k, detikers dapat menyimak panduan training plan berikut ini.


    Jadwal Latihan Lari 5k dalam 4 Minggu untuk Pemula

    Sebelum mulai menyusun jadwal, detikers perlu mengetahui jarak dan waktu yang diperlukan dalam lari 5k.

    Jarak pada lari 5k yaitu tepat 5.000 meter atau 5 kilometer. Bagi pemula, jarak ini bisa dicapai dengan waktu 30-45 menit. Lari 5k fokus untuk menjaga daya tahan tubuh, hingga menemukan ritme lari yang nyaman.

    Berikut jadwal latihan yang dapat detikers selama latihan lari 5k dalam 4 minggu.

    Minggu 1

    • Senin: Hari Istirahat
    • Selasa: Jalan 1 menit/Lari 1 menit sebanyak 10 kali
    • Rabu: Cross training
    • Kamis: Lari 2 menit/jalan 1 menit sebanyak 8 kali
    • Jumat: Hari Istirahat
    • Sabtu: 3 menit lari/jalan 1 menit sebanyak 6 kali
    • Minggu: 5 menit lari/2 menit jalan sebanyak 4 kali

    Minggu 2

    • Senin: Hari Istirahat
    • Selasa: Lari 7 menit/jalan 2 menit sebanyak 3 kali
    • Rabu: Cross training
    • Kamis: Lari 8 menit/jalan 2 menit sebanyak 3 kali
    • Jumat: Hari Istirahat
    • Sabtu: 1 menit lari/jalan 1 menit sebanyak 10 kali, usahakan lebih cepat
    • Minggu: 10 menit lari/2 menit jalan sebanyak 2 kali dengan 5 menit berlari hingga ke garis finish

    Minggu 3

    • Senin: Hari Istirahat
    • Selasa: Lari 9 menit/jalan 1 menit sebanyak 3 kali
    • Rabu: Cross training
    • Kamis: Lari 15 menit/jalan 1 menit sebanyak 3 kali
    • Jumat: Hari Istirahat
    • Sabtu: 12 menit lari/jalan 2 menit sebanyak 2 kali, dengan waktu 5 menit hingga ke garis finish
    • Minggu: Lari 20 menit

    Minggu 4

    • Senin: Hari Istirahat
    • Selasa: Lari 25 menit/jalan 2 menit dan lari 5 menit
    • Rabu: Cross training
    • Kamis: Lari 9 menit/jalan 1 menit sebanyak 3 kali
    • Jumat: Hari Istirahat
    • Sabtu: Hari Istirahat
    • Minggu: Lari 5k

    Demikianlah panduan program latihan 5k dalam 4 minggu yang bisa detikers coba sebelum memulai pertandingan lari 5k. Jangan lupa untuk tetap mencukupi kebutuhan nutrisi dan terhidrasi hingga hari lomba ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Cara Servis Padel yang Benar: Panduan untuk Pemula

    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang cukup diminati di Indonesia. Olahraga ini banyak digandrungi karena teknik bermainnya yang tidak terlalu rumit dan dapat dipelajari dengan mudah.

    Meskipun terlihat mudah, padel tetap memiliki teknik dan aturan dasar tersendiri, terutama pada saat servis. Servis padel yang benar menjadi salah satu langkah untuk menyusun strategi dalam mengalahkan lawan.

    Bagi pemula, perlu mengetahui cara servis padel yang benar agar tidak terjadi kekeliruan dan pertandingan tetap dapat berjalan dengan efektif.


    Lebih lanjut, berikut detikSport telah merangkum ulasan terkait panduan dan cara servis padel yang benar bagi pemula.

    Servis Padel Dilakukan secara Underhand

    Tidak sama dengan tenis, servis dalam padel dilakukan secara underhand, yaitu dengan memukul bola dari bawah pinggang. Sebelumnya, bola harus dipantulkan terlebih dahulu ke lantai sebelum dipukul. Setelah itu, diarahkan secara diagonal ke area lawan.

    Dalam melakukan servis ini, pastikan detikers tetap menggunakan power yang ringan tapi tetap mengedepankan akurasi. Selain itu, jangan terlalu tinggi ketika bola dipantulkan. Apabila bola menyentuh net tapi masuk ke area yang pas, servis dianggap sah.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Servis Padel

    Selain teknik melakukan servis, ada beberapa hal yang perlu detikers perhatikan, mulai dari posisi hingga sistem penskoran. Berikut beberapa poinnya:

    Posisi pemain

    Padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing dua pemain yang harus bisa menjaga komunikasi. Saat servis, salah satu pemain berada di area servis dan pemain lain berada di sisi lainnya. Setelah itu, pemain dapat bergerak dengan bebas namun tetap menjaga komunikasi agar tidak bertabrakan.

    Sistem Skor

    Sistem penskoran dalam padel sama seperti tenis, yaitu menggunakan sistem 15, 30, 40 dan game. Tim harus memperoleh minimal 6 game untuk memenangkan satu set. Jika imbang, maka akan dilakukan tie-break.

    Aturan Bola dalam Permainan

    Memukul bola dalam padel dianggap sah jika memantul sekali di lantai atau ke dinding dan dapat dipukul kembali. Jika bola memantul lebih dari sekali, maka poin jadi milik lawan.

    Aturan Net

    Bola yang dipukul tidak boleh mengenai pemain atau pasangan sebelum melewati net menuju area lawan. Pemain juga tidak boleh bersentuhan dengan net, baik itu tubuh, pakaian, ataupun raket.

    Servis Ulang (Let)

    Apabila bola servis mengenai net tapi tetap masuk ke kotak servis, maka servis dianggap let atau harus diulang. Namun, jika bola keluar area atau mengenai dinding sebelum jatuh di kotak servis, maka servis sah.

    Kesalahan (Fault) dalam Padel

    Fault terjadi jika pemain melakukan servis ke luar area, gagal memukul bola, atau bola mengenai dinding tanpa memantul ke area lawan terlebih dahulu. Jika terjadi secara berturut-turut, maka poin diberikan kepada lawan.

    Demikianlah ulasan mengenai cara servis padel yang benar. Hal ini perlu diperhatikan agar permainan padel dapat berlangsung dengan efektif dan sportif. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Olahraga Makin Seru Bareng Karakter Favorit si Kecil di Baby Shark Run 2025


    Jakarta

    Kalau kamu sedang mencari ide aktivitas akhir pekan yang seru untuk keluarga, Baby Shark Run 2025 jawabannya! Bukan cuma lari biasa, event ini dimeriahkan dengan berbagai hiburan, musik, dan kejutan yang akan bikin kamu dan si kecil menikmati quality time dengan cara paling menyenangkan.

    Dengan jarak lari 2,5 KM, kamu dan buah hati akan diajak berlari di lintasan yang dipenuhi permainan seru, iringan musik, dan kejutan menyenangkan di setiap sudut. Tak hanya itu, karakter favorit anak-anak, Baby Shark dan keluarganya, juga akan hadir langsung untuk menambah semangat di sepanjang acara!

    Selain pengalaman berlari yang penuh keseruan, peserta juga berhak mendapatkan berbagai perlengkapan eksklusif seperti Official Jersey Baby Shark, Drawstring Bag, dan Medali Eksklusif Baby Shark untuk anak dan orang tua.


    Dalam satu tiket, kamu sudah mendapat akses untuk dua peserta, anak dan pendamping dewasa. Kegiatan ini benar-benar dirancang untuk menciptakan momen quality time yang tak terlupakan.

    Keseruan Baby Shark Run 2025 nggak berhenti di garis finish! Akan ada banyak aktivitas menarik yang bisa dinikmati bersama keluarga, mulai dari Meet & Greet dengan Baby Shark Family, Free Photobooth, Family Photo Session, hingga Doorprize seru yang siap dibagikan.

    Berbagai kegiatan seru juga bisa diikuti oleh si kecil seperti Face Painting, Balloon Twist, pertunjukan Magician Show, dan tentunya Kids Rave Party yang bakal dibawakan langsung oleh DJ Dipha Barus, siap bikin suasana makin meriah dan penuh energi!

    Acara ini akan digelar di Epiwalk Lifestyle, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 22 November 2025. Event ini terbuka untuk anak usia 3-10 tahun, jadi pastikan kamu dan si kecil sudah siap berlari, bernyanyi, dan bersenang-senang bersama Baby Shark!

    Jangan lewatkan kesempatan untuk menciptakan kenangan manis bersama keluarga di Baby Shark Run 2025. Yuk, isi akhir pekanmu dengan kegiatan seru penuh warna dan tawa, beli tiketnya sekarang hanya di detikevent!

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Rahasia Pukulan Keras dan Akurat!

    Jakarta

    Teknik smash menjadi salah satu aspek penting dalam olahraga badminton. Keakuratan dan Ketajaman pukulan dapat memberikan keuntungan selama permainan.

    Mengutip dari Jurnal Penjakora Volume 9 Nomor 1, smash adalah pukulan serangan yang bertujuan untuk memperoleh nilai/poin karena sifat jatuhnya bola yang kencang dan tajam. Saat melakukan smash, dibutuhkan kekuatan otot tungkai, lengan, bahu, dan fleksibilitas pergelangan tangan serta koordinasi gerak tubuh yang harmonis untuk mendapatkan pukulan yang maksimal.

    Bagi pemula, teknik ini perlu dipelajari untuk mendapatkan rahasia pukulan smash yang keras dan akurat. Berikut detikSport telah merangkum cara dan tekniknya.


    1. Posisi Tubuh yang Benar

    Posisi tubuh menjadi aspek utama untuk memberikan smash yang keras. Sebelum memulai, pastikan detikers menempatkan posisi kaki dengan stabil dengan kaki kiri sedikit ke depan dan kaki kanan di belakang.

    Kemudian, pastikan berat badan di kaki belakang siap untuk melompat ke depan saat melakukan smash. Jaga posisi badan agar tetap tegak dan pinggul terbuka. Posisi tubuh ini akan membantu detikers dalam menciptakan pukulan smash yang optimal.

    2. Melatih Otot Tangan dan Kaki

    Dengan meningkatkan kekuatan otot tangan, lengan, dan bahu dapat membantu pemula menghasilkan smash yang keras dan akurat. Detikers dapat mencoba latihan kekuatan dengan mengangkat beban atau menggunakan alat gym.

    Selain itu, latihan seperti jumping, squat, dan medicine ball throw juga dapat meningkatkan kekuatan kaki agar dapat melompat lebih tinggi dan menghasilkan pukulan yang maksimal.

    3. Teknik Smash yang Benar

    Setelah melatih otot tangan dan kaki, detikers perlu menguasai pukulan yang benar untuk mendapatkan smash yang keras dan akurat. Pastikan detikers menggunakan grip yang tepat pada raket dan gunakan gerakan bawah-atas yang benar untuk menciptakan efek pukulan yang keras.

    Jika ingin panduan lebih rinci, detikers dapat melakukan latihan dengan pelatih atau pemain yang sudah profesional.

    4. Perhatikan Posisi Lawan

    Memahami posisi lawan saat bermain dapat menjadi taktik dan kesempatan emas bagi detikers untuk mendapatkan poin. Ketika lawan berada di belakang lapangan atau dalam posisi pertahanan yang buruk, maka di saat itulah detikers dapat melakukan smash keras.

    Memperhatikan posisi ini akan membuat pukulan smash lebih efektif.

    5. Rutin Latihan

    Selain beberapa trik di atas, latihan yang konsisten juga menjadi kunci utama bagi detikers dalam menciptakan smash yang optimal. Latihan teratur dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot sebelum bermain.

    Itulah beberapa cara untuk mendapatkan smash yang kencang dan akurat. Jangan lupa untuk dipelajari dan tetap latihan rutin ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Tentang Shake Out Run dan Manfaatnya sebelum Race


    Jakarta

    Istilah Shake Out Run acap kali terdengar setiap race mau dihelat. Lalu, apa itu Shakeout Run dan seperti apa manfaatnya?

    Bagi para pelaku olahraga lari atau atlet tentu tidak asing mendengar kata Shake Out run. Biasanya shake out run digelar sehari sebelum race utama digelar.

    Orang-orang menyebut shake out run sebagai “pemanasan”, karena digelar dengan durasi singkat dan kecepatan rendah. Jarak lari yang ditempuh biasanya hanya 5 kilometer untuk menghindari cedera sebelum race berlangsung.


    Shake out run merupakan bagian penting agar fisik dan mental lebih siap menghadapi race. shake out run biasanya diadakan oleh komunitas-komunitas lari sekitar lokasi race atau juga dari penyelenggara race.

    Tapi, tidak jarang juga ada individu yang melakukan itu. Menilik dari berbagai sumber, shake out berfungsi melancarkan peredaran darah, melemaskan otot, serta menenangkan saraf dan mengurangi rasa gugup.

    Selain melemaskan otot dan membuat peredaran darah lebih lancar, fungsi lain shake out run adalah menjaga fungsi pernapasan. Terkadang shake out juga digunakan untuk memantau kondisi cuaca dan permukaan lintasan lari agar tidak kaget.

    Salah shake out run diadakan jelang Jakarta Running Festival 2025 oleh aplikasi pendukung gaya hidup aktif, Strava, pada 24 Oktober. Bertempat di Inner Circle x Stuja, SCBD Park, Strava mengajak para kreator, komunitas lari, dan rekan media untuk melakukan shake out run.

    Shake out run dilakukan sepanjang 3,5 km di sekitar SCBD Park. Di akhir acara, ada juga sesi tanya jawab dengan Rosana Fortes selaku Strava Country Lead Brasil dan Indonesia.

    Kebetulan Strava juga bekerjasama dengan JRF dalam hal Official Course Map Partner, yang menghadirkan berbagai kesempatan bagi pelari dan suporter untuk meramaikan acara tersebut melalui berbagai inisiatif unik, seperti Strava Cheering Zone, sebuah zona dukungan yang enerjik di mana para pelari bisa mendapatkan dorongan motivasi melalui sorak-sorai yang kencang, musik, dan semangat komunitas.

    Lalu, ada juga Strava Segments Challenge – untuk Half Marathon dan Full Marathon – di mana pemenang dari challenge ini akan mendapatkan tiket untuk Jakarta Running Festival di tahun berikutnya.

    “Saya pikir olah raga lari itu sangat demokratis, dan kita melihat ada momentum besar di JRF 2025. Sekitar 30.000 lebih pelari akan bertanding, membuat kerja sama ini menjadi kesempatan awal yang baik untuk Strava di Indonesia,” ujar Rosana.

    Selain itu, Strava juga meresmikan Strava Indonesia Club. Klub ini menjadi ruang khusus bagi para anggota untuk saling terhubung dan berbagi perjalanan latihan mereka. Klub ini akan menumbuhkan semangat komunitas dengan mendorong progress, merayakan pencapaian, serta memberikan kudos kepada sesama pegiat olahraga yang memiliki minat serupa.

    “Buat saya, Strava itu bukan cuma aplikasi buat nge-track olahraga, tapi juga yang bikin saya lebih konsisten latihan, bantu saya ngerti pola latihan, dan lihat sejauh apa progress saya. Yang paling saya suka, Strava bikin saya bisa connect sama teman-teman yang punya energi aktif dan sporty. Jadi tiap sesi terasa lebih fun dan nggak pernah berasa sendirian. Sebagai pelari baru, saya ngerasa Strava itu tempat yang terbuka buat semua level pengalaman,” ujar Sabian Tama selaku Strava Creator.

    (mrp/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Latihan Pernapasan untuk Atlet: Kunci Daya Tahan Maksimal

    Jakarta

    Saat berolahraga, atlet membutuhkan kekuatan dan daya tahan yang maksimal. Salah satu kunci untuk mendapatkannya yaitu dengan latihan pernapasan.

    Tak hanya menjaga kekuatan dan kebugaran tubuh, latihan pernapasan juga dapat membantu atlet lebih tenang, lebih fokus pada tujuan utama, hingga meningkatkan performa.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah mengulas beberapa teknik latihan pernapasan yang benar, sehingga dapat membantu atlet berolahraga lebih lama dan fokus. Yuk, simak ulasannya di bawah ini.


    Box Breathing

    Salah satu teknik yang terbukti efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh atlet adalah box breathing. Mengutip dari Jurnal Asosiasi Dosen PkM Indonesia, box breathing merupakan metode pernapasan yang melibatkan pola bernapas berirama untuk menurunkan respons stres tubuh. Teknik ini dinilai mampu meningkatkan fokus dan menurunkan kadar hormon kortisol.

    Untuk melakukan box breathing, detikers dapat menarik napas perlahan selama 4 detik, lalu tahan napas selama 4 detik, kemudian hembuskan napas perlahan selama 4 detik, dan tahan lagi selama 4 detik. Teknik tersebut dilakukan secara berulang-ulang.

    5-Finger Breathing

    5-finger breathing atau pernapasan 5 jari merupakan metode pernapasan yang menggabungkan pernapasan dan gerakan melacak jari. Mengutip dari Cleveland Clinic, pernapasan 5 jari membantu otak melepaskan endorfin sehingga mendapatkan relaksasi secara mendalam.

    5-finger breathing dapat dilakukan dengan teknik berikut:

    • Ulurkan tangan kanan dengan jari-jari yang terentang.
    • Letakkan jari telunjuk kiri di pangkal ibu jari kanan.
    • Tarik napas sambil menelusuri ibu jari dengan jari telunjuk.
    • Buang napas sambil menelusuri sisi ibu jari yang berlawanan,
    • Ulangi gerakan pada setiap jari hingga selesai menelusuri semuanya.

    Mengubah Rasio Inhale dan Exhale

    Teknik mengubah rasio inhale dan exhale dapat membantu detikers menenangkan diri, terutama saat stres.

    Teknik ini dapat dilakukan dengan mengubah rasio tarik-keluar napas agar lebih panjang. Detikers dapat menarik napas selama 4 hitungan, lalu menghembuskan napas selama 8 hitungan, dan diulangi terus-menerus hingga merasa rileks.

    Breath Focus

    Breath focus atau fokus napas merupakan salah satu teknik relaksasi yang cukup mudah dilakukan.

    Mengutip dari Harvard Health Publishing, berikut tata cara melakukan breath breathing yang benar:

    • Carilah tempat yang nyaman dan tenang untuk duduk atau berbaring
    • Fokus pada perbedaan bernapas normal bernapas dalam.
    • Tarik napas normal, kemudian coba bernapas dalam dan perlahan.
    • Hembuskan napas melalui mulut atau hidung.
    • Tarik napas normal dan dalam secara bergantian beberapa kali.
    • Fokus bagaimana perasaan detikers saat menarik dan menghembuskan napas normal dan bernapas dalam.

    Pernapasan Perut

    Teknik relaksasi berikutnya yang efektif untuk meningkatkan ketahanan saat olahraga yaitu pernapasan perut.

    Pernapasan perut dilakukan sebagai berikut:

    • Letakkan satu tangan di dada dan satu tangan di perut, tepatnya di atas pusar.
    • Tarik napas melalui hidung, lalu rasakan perut mengembang dan dada relatif diam.
    • Buang napas melalui mulut, lalu gunakan otot perut untuk mendorong udara keluar di akhir napas.
    • Ulangi teknik ini hingga merasa rileks.

    Modifikasi Lion’s Breath

    Lion’s breath atau napas singa yang dimodifikasi dapat membuat tubuh lebih rileks. detikers dapat menarik napas dalam-dalam melalui hidung, lalu isi perut dengan udara. Saat tidak bisa lagi menarik napas, buka mulut selebar mungkin dan hembuskan napas sambil mengeluarkan suara “HA”.

    Itulah beberapa teknik napas yang dapat membantu atlet lebih tahan lama dan fokus saat berolahraga. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Cara Memilih Sepatu Olahraga Sesuai Jenis Aktivitas


    Jakarta

    Sepatu menjadi komponen penting saat berolahraga. Jika salah memilih sepatu olahraga, dapat berakibat pada ketidaknyamanan dan dapat memicu cedera.

    Pemilihan sepatu olahraga dapat disesuaikan dengan jenis aktivitas olahraga yang dilakukan, baik itu lari, basket, sepak bola, padel, tenis, hingga badminton.

    Sayangnya, beberapa orang masih bingung dalam menentukan jenis sepatu yang cocok sesuai dengan jenis aktivitas olahraganya. Bagi detikers yang giat berolahraga, pastikan memilih sepatu dengan mengutamakan kenyaman terlebih dahulu dibanding tampilan.


    Lebih lanjut, berikut detikSport telah merangkum cara memilih sepatu olahraga sesuai jenis aktivitas. Yuk, disimak ulasannya di bawah ini.

    1. Utamakan kenyamanan dengan memilih bantalan sesuai kebutuhan

    Bantalan sepatu atau sol menjadi aspek utama yang menunjang kenyamanan saat berolahraga. Untuk olahraga seperti lari, dibutuhkan bantalan yang empuk serta responsif terhadap gerakan. Sementara untuk olahraga angkat beban, dibutuhkan sol yang tidak terlalu tebal agar membuat kaki tetap stabil dan tidak mengganggu postur tubuh.

    2. Mengetahui aktivitas fisik yang dilakukan

    Sebelum mulai membeli sepatu olahraga, detikers perlu mengetahui aktivitas fisik yang akan dilakukan. Jika detikers rutin berolahraga lari, maka jenis sepatu yang dibutuhkan adalah yang memiliki bantalan empuk dan ringan. Namun, jika rutin berolahraga angkat beban, maka dibutuhkan sepatu training yang fleksibel.

    Selain itu, untuk olahraga seperti basket atau sepak bola, dibutuhkan sepatu yang memiliki grip kuat agar kaki tetap aman saat melakukan aktivitas seperti lompatan, berlari, atau gerakan tiba-tiba.

    3. Mengetahui bentuk dan ukuran kaki

    Selain aktivitas olahraga, hal dasar yang perlu diperhatikan yaitu ukuran dan bentuk kaki. Setiap orang memiliki bentuk dan ukuran kaki yang berbeda-beda. Jika detikers memiliki bentuk kaki datar, maka pilihlah sepatu dengan dukungan tambahan untuk mengurangi tekanan dan gerakan berlebih di tengah kaki.

    Jika detikers memiliki bentuk kaki high arch, maka dibutuhkan sepatu dengan bantalan ekstra di bagian tumit dan depan kaki.

    Sebelum mulai membeli, pastikan detikers mencoba sepatu terlebih dahulu dan menyesuaikan dengan ukuran kaki. Setiap merk sepatu memiliki ukuran yang berbeda-beda meskipun pada size ditulis angka yang sama.

    4. Perhatikan bobot dan pilih sepatu yang breathable

    Bobot dan ventilasi sepatu menjadi aspek lain yang perlu diperhatikan. Bobot sepatu yang terlalu berat dapat membuat detikers cepat lelah saat beraktivitas. Untuk itu, pilihlah sepatu dengan bobot yang ringan namun tetap kuat dan stabil.

    Selain bobot, ventilasi juga harus menjadi pertimbangan. Sepatu dengan material yang breathable dapat menjaga sirkulasi udara dan mencegah panas. Hal ini penting bagi detikers yang melakukan aktivitas olahraga dalam jangka waktu yang cukup lama dan rutin.

    5. Utamakan fungsi daripada tampilan

    Tampilan sepatu memang menjadi salah satu aspek penting sebelum memutuskan untuk membelinya. Sepatu dengan tampilan menarik dan keren menjadi nilai plus, terutama bagi detikers yang ingin berolahraga namun tetap ingin terlihat fashionable.

    Namun di samping itu, fungsi dan kenyamanan perlu diperhatikan terlebih dahulu. Jangan sampai sepatu yang detikers pakai terlihat keren namun tidak nyaman saat dipakai.

    Demikianlah beberapa tips dan cara yang dapat detikers terapkan sebelum membeli sepatu olahraga. Dengan sepatu yang sesuai, aktivitas olahraga dapat dilakukan dengan optimal dan menghindari risiko cedera.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Lari Malam Aman Nggak? Ini Tips Penting biar Tetap Sehat & Nggak Bahaya

    Jakarta

    Lari menjadi salah satu olahraga yang diminati banyak orang dari berbagai kalangan. Selain karena tekniknya yang sederhana dan tidak memerlukan perlengkapan tertentu, lari juga dapat dilakukan dengan waktu yang fleksibel.

    Bagi beberapa orang, pagi hari menjadi waktu yang paling tepat untuk lari. Namun, tak sedikit juga yang memilih untuk berlari pada malam hari.

    Bagi detikers yang menyukai kegiatan lari pada malam hari, perlu menyimak beberapa tips di bawah ini agar olahraga kamu terasa lebih efektif dan menyenangkan.


    1. Menyiapkan peralatan lari yang tepat

    Peralatan yang tepat sebelum lari menjadi aspek penting agar terhindar dari berbagai hal yang tidak diinginkan. Salah satu peralatan yang harus detikers siapkan yaitu perlengkapan cahaya, seperti rompi berlampu yang dapat menerangi jalan selama berlari.

    Penerangan sangat penting dikarenakan kondisi malam hari yang tidak mempunyai sinar matahari langsung seperti pagi hari.

    Berlari di malam hari memerlukan energi yang lebih banyak dibandingkan pagi hari. Hal ini dikarenakan tubuh sudah beraktivitas seharian, sehingga membutuhkan energi lagi untuk bergerak dan beraktivitas selama lari.

    Sebelum mulai berlari, pastikan detikers mengonsumsi makanan yang mudah dicerna namun tetap kaya akan nutrisi. Beberapa di antaranya seperti kacang, roti panggang, telur dadar, salad tuna, dan protein hewani lainnya termasuk dada ayam atau kalkun.

    3. Tentukan lokasi yang aman

    Penerangan yang minim pada malam hari membuat kita lebih sulit untuk memperhatikan lingkungan sekitar. Untuk itu, sebelum mulai berlari, ada baiknya detikers menelusuri tempat yang akan digunakan sebagai lintasan lari. Selain itu, berlari dengan teman atau secara berkelompok juga lebih disarankan.

    4. Menyesuaikan kecepatan lari

    Saat berlari pada malam hari, detikers sebaiknya memperhatikan kecepatan lari. Ada baiknya langkah yang digunakan saat berlari pada malam hari lebih pendek namun lambat. Penyesuaian ini bertujuan untuk menjaga detikers dari rintangan yang tidak terlihat karena cahaya minim. Contohnya seperti batu, akar pohon, hingga jalan yang menanjak.

    5. Meningkatkan fokus terhadap keadaan sekitar

    Selain membutuhkan cahaya tambahan, berlari pada malam hari juga harus diiringi dengan fokus dan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Sebaiknya detikers perlu menghindari distraksi seperti handphone atau mendengarkan musik saat berlari.

    Hal yang patut diwaspadai yaitu adanya keberadaan satwa liar, sebab hewan ini lebih banyak aktif pada malam hari. Sebagai antisipasi, detikers dapat membawa peluit atau alarm pribadi untuk mengusir hewan.

    Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan bagi detikers yang ingin berolahraga lari pada malam hari. Jangan lupa untuk selalu menyiapkan diri dengan baik. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh