Author: Gambar Pendidikan

  • Beasiswa Kominfo dan STEI ITB Dibuka, Ini Jurusan yang Ditawarkan



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB telah membuka Beasiswa Kominfo x STEI ITB. Beasiswa ini bertujuan mempercepat transformasi digital nasional.

    Adapun beasiswa ini dikhususkan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi di program Magister Teknik Elektro, khususnya pada opsi Rekayasa dan Manajemen Informasi (RMKI).

    “Program RMKI di STEI ITB dirancang untuk membekali para penerima beasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia digital, baik di bidang teknis maupun manajemen,” kata Dosen STEI ITB, Dr. Yoanes Bandung dikutip dari laman ITB, Kamis (11/7/2024).


    Saat ini, RMKI tengah berfokus pada dua bidang yakni Rekayasa dan Manajemen

    Di bidang Rekayasa, program ini mencakup:

    • Kriptografi dan Aplikasinya
    • Secure Software dan OS Security
    • Digital Forensic dan Computer Crime

    Sementara di bidang Manajemen, program ini menekankan pada:

    • Information Security Management
    • Information System Assurance
    • Security Architecture dan Design

    Sementara itu, Dr. Fetty Fitriyanti Lubis, selaku dosen ITB menyampaikan bahwa program Magister Teknik Elektro terdiri atas dua konsentrasi, yaitu:

    • Magister Layanan Teknologi Informasi (LTI) yang memfokuskan pada pengembangan kompetensi di bidang layanan teknologi informasi, seperti Smart Service Systems, Service Computing and Engineering, Digital Government and Digital Business, Digital Twin and Smart Cities, Internet of Things and Multimedia, Edge Computing and Cloud, Data Analytics, dan Machine Learning.

    • Magister Rekayasa dan Manajemen Keamanan Informasi (RMKI) yang membekali calon penerima dengan pengetahuan dan kemampuan di bidang keamanan informasi, yang menjadi kebutuhan vital di era digital.

    Jurusan ini dirancang dengan komposisi 40% untuk studi kasus terbimbing, 30% untuk materi teori, dan 30% untuk kerja mandiri, serta memiliki durasi 3 semester atau 18 bulan dengan beban 36 SKS dan 1 semester untuk penyelesaian tesis.

    “Program ini dirancang untuk membekali para penerima beasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia digital, baik di bidang teknis maupun manajemen,” katanya.

    Adapun Beasiswa Kominfo telah berjalan sejak tahun 2007 dan telah menghasilkan 3.178 penerima beasiswa. Para penerima beasiswa berasal dari masyarakat umum, PNS Pusat, TNI dan Polri.

    Syarat Beasiswa Kominfo dan STEI ITB

    Saat mendaftarkan diri, pendaftar wajib menyertakan dokumen dan memenuhi persyaratan berikut:

    1. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan
    2. Berusia maksimal 35 tahun untuk masyarakat umum dan 37 tahun untuk PNS/TNI/POLRI
    3. Lulusan S1 dengan IPK minimal 3.00.
    4. Skor TOEFL/IELTS
    5. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Kominfo dan STEI ITB dapat diakses melalui beasiswa.kominfo.go.id.

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Diperpanjang di 6 PTN, Catat Jadwalnya!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 skema dalam negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diperpanjang untuk 6 perguruan tinggi negeri (PTN) berikut ini. Seleksi masih bisa dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Kominfo di tautan https://beasiswa.kominfo.go.id/.

    Beasiswa Kominfo ini bisa diikuti oleh PNS, anggota TNI/Polri dan masyarakat umum non-PNS khusus bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Calon awardee bisa memilih salah satu dari 10 kampus top Indonesia yang menjadi mitra sebagai PTN tujuan.

    Dari seluruh jumlah kampus mitra ini, 6 di antaranya melakukan perpanjangan pendaftaran. Sedangkan sisanya sudah menutup proses seleksi.


    Awardee nantinya akan mendapat komponen dana pendidikan (UKT dan Tunjangan Buku) dan biaya pendukung (Biaya operasional bulanan, bantuan seminar, biaya pendaftaran) jika dinyatakan sebagai penerima beasiswa.

    Untuk itu, yuk simak jadwal terbaru pendaftaran beasiswa Kominfo dikutip dari postingan media sosial resminya, Rabu (10/7/2024).

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa S2 Dalam Negeri Kominfo 2024

    Seperti beasiswa S2 lainnya, pendaftaran bantuan biaya pendidikan ini dilakukan secara paralel. Baik pada perguruan tinggi dan Beasiswa Kominfo. Adapun kampus yang memperpanjang masa pendaftaran beserta program studi (prodi) yang tersedia yakni:

    1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
    • Prodi: Magister Teknik Elektro Konsentrasi Telematika (Pengelola TIK)

    2. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    3. Universitas Syiah Kuala (USK)

    • Pendaftaran: hingga 15 Juli 2024
    • Prodi: Magister Kecerdasan Buatan

    4. Universitas Sumatera Utara (USU)

    • Pendaftaran: hingga 16 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    5. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Pendaftaran: hingga 18 Juli 2024
    • Prodi: Magister Layanan Teknologi Informasi, Magister Teknik Elektro Rekayasa, dan Manajemen Keamanan Informasi

    6. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    Sedangkan empat kampus mitra lain yang sudah menutup pendaftaran yakni:

    • Universitas Andalas
    • Universitas Airlangga
    • Universitas Gadjah Mada
    • Universitas Indonesia

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Dalam Negeri 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun pada saat melamar

    3. Tidak ditujukan bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen

    4. Usia maksimal pada saat mendaftar:

    • Maksimal 35 tahun bagi masyarakat umum
    • Maksimal 37 tahun bagi PNS/TNI/Polri

    5. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2

    6. Lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 3.00 dari skala 4.00

    7. Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    8. Menyusun Essay yang berisi Personal statement dan Rencana kontribusi pasca studi khususnya bagi pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    9. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas dan diterbitkan paling lama 1 tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran.

    10. Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan.

    11. Diutamakan bagi yang sudah memiliki LoA dari Perguruan Tinggi mitra Kominfo.

    12. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi diharapkan melampirkan dokumen yang telah ditentukan.

    13. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh mitra perguruan tinggi yang dipilih.

    Itulah informasi terkait perpanjangan masa pendaftaran beasiswa Kominfo. Yuk buruan selesaikan pendaftaran milikmu detikers!

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Kuota Beasiswa Al Azhar Kairo Ditambah untuk Pelajar RI



    Jakarta

    Jumlah mahasiswa asal Indonesia yang menjadi penerima beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo pada 2023 mencapai 200. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan kuota beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir bagi pelajar RI untuk tahun 2024 akan ditambah.

    Retno menjelaskan, kabar tersebut disampaikan dalam dialog antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Grand Syekh Universitas Al-Azhar as-Syarif Mesir, Ahmad Muhammad Ahmed Al Tayeb di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/7/2024).

    “Beliau mengatakan, untuk 2024, berarti tahun ini, Al Azhar akan menambah jumlah beasiswa yang akan diberikan kepada pelajar Indonesia,” kata Retno Marsudi, dikutip dari Antara News.


    Mahasiswa RI di Mesir Mencapai 13 Ribu

    Berdasarkan pernyataan Al Tayeb, ia menambahkan mahasiswa RI di perguruan tinggi Mesir tersebut hingga saat ini telah mencapai 13.000 mahasiswa.

    Jumlah tersebut dipandang besar, dibandingkan dengan jumlah mahasiswa asal negara lainnya. Para mahasiswa juga merupakan kelompok mayoritas Warga Negara Indonesia (95%) di Mesir.

    “Grand Syekh pada saat menyebut angka 13 ribu mahasiswa Indonesia itu, adalah persentase yang sangat besar dibanding secara total mahasiswa-mahasiswa yang belajar di Al Azhar,” ucapnya.

    “Grand Syekh mendapat pelajar Indonesia lebih dari 13 ribu orang dan beliau tidak pernah menerima keluhan dari mahasiswa Indonesia. Berarti, beliau mengatakan karakter mahasiswa Indonesia adalah baik,” sambungnya.

    Komitmen Indonesia-Mesir

    Retno mengatakan, Jokowi berkomitmen mendorong pembentukan Markaz Thathwair atau pusat pengembangan untuk cabang Al Azhar di Indonesia sebagai timbal-balik hubungan RI-Mesir.

    Sebelumnya pada Mei 204, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar uji kompetensi bagi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir asal MA dan pondok pesantren untuk kuliah tahun akademik 2024/2025.

    Placement test dan matrikulasi bahasa yang digelar pada 14-24 Mei 2024 tersebut merupakan syarat ikut kuliah dan ujian di kampus tersebut, dikutip dari laman Kemenag.

    Universitas Al-Azhar Mesir melalui Kedutaan Besar Mesir di Jakarta sebelumnya menyatakan setiap tahun menyediakan 20 kuota beasiswa untuk Indonesia.

    Sebanyak 20 penerima beasiswa penuh diajukan dari peraih hasil uji kompetensi terbaik. Kementerian Agama RI berwenang menyelenggarakan seleksi, baik untuk penerima beasiswa maupun nonbeasiswa.

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Kapan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2024 Dibuka? Ini Infonya



    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) 2024 menjadi salah satu beasiswa incaran mahasiswa Indonesia. Namun, kapan pendaftarannya akan dibuka?

    BIB Kemenag 2024 adalah bantuan dana pendidikan melalui program gelar ataupun non-gelar hasil kerjasama antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Program gelar yang tersedia terbuka untuk pendaftaran jenjang S1, S2, dan S3 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

    Bila melihat seleksi tahun sebelumnya, pendaftaran BIB 2024 seharusnya sudah dibuka sejak bulan Juni-Juli. Namun melalui media sosial Instagram resminya, Tim BIB menjelaskan di tahun 2024 seleksi belum digelar hingga saat ini.


    “Saat ini Beasiswa Indonesia Bangkit belum membuka pendaftaran untuk tahun 2024. Informasi terkait pendaftaran akan disampaikan melalui website dan Instagram official,” kata tim BIB dalam keterangan tertulis.

    Meskipun belum membuka pendaftaran, calon awardee tetap bisa mempersiapkan diri lo. Berikut ini informasi yang bisa kamu ketahui tentang BIB Kemenag RI dikutip dari Pedoman Pendaftaran BIB Program Beasiswa Gelar Tahun 2023, Senin (8/7/2024).

    Jenis Beasiswa Gelar BIB Kemenag RI

    BIB terbagi dalam tiga jenis beasiswa gelar, yakni:

    1. Beasiswa Umum

    • S1: Beasiswa Umum S1 dalam negeri
    • S2: Beasiswa Umum S2 dalam negeri dan luar negeri
    • S3: Beasiswa umum S3 dalam negeri dan luar negeri

    2. Beasiswa Prestasi

    • S1: Beasiswa Prestasi S1 dalam negeri dan luar negeri
    • S2: Beasiswa double degree S2 luar negeri

    3. Beasiswa Target

    • S1: Beasiswa tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa S1 PJJ-PAI

    Syarat Pendaftaran BIB Kemenag RI

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi ketentuan persyaratan pada masing-masing program terutama:

    • Alumni pesantren
    • Lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI)/Ma’had Aly/program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)
    • Alumni perguruan tinggi umum (PTU)
    • Guru dan tenaga kependidikan pada pendidikan agama Islam
    • Pendidik dan tenaga kependidikan madrasah
    • Dosen pada perguruan tinggi keagamaan dan ma’had aly
    • Dosen pendidikan agama Islam
    • Pegawai kementerian agama

    2. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S1 antara lain:

    • Siswa madrasah aliyah (MA)
    • Siswa madrasah aliyah kejuruan (MAK)
    • Siswa pendidikan diniyah formal/pendidikan mu’adalah/pendidikan kesetaraan pada pesantren salafiyah/SMA/SMK pada pondok pesantren dan sederajat.
    • Jenjang S1 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S1 dalam negeri, Beasiswa Prestasi S1 dalam dan luar negeri, Beasiswa Target Tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa Target S1 PJJ-PAI.

    3. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S2 antara lain:

    • Lulusan PTKI
    • Lulusan Ma’had Aly
    • Lulusan PBSB
    • Lulusan PTU
    • Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah/Pendidikan Pesantren
    • Guru PAI dan Pengawas PAI pada sekolah
    • Pegawai di Kementerian Agama
    • Jenjang S2 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S2 dalam dan luar negeri dan Beasiswa Prestasi Double Degree S2 dalam dan luar negeri.

    4. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S3 antara lain:

    • Dosen perguruan tinggi keagamaan
    • Dosen PAI pada perguruan tinggi umum
    • Lulusan PTKI
    • Lulusan PTU
    • Jenjang S3 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S3 dalam dan luar negeri.

    Jalur Pendaftaran BIB Kemenag RI

    Seleksi Beasiswa Gelar BIB terdiri dari tiga jalur yakni:

    1. Jalur LoA (Letter of Acceptance/Admission unconditional)

    Ditujukan bagi pendaftar yang telah memiliki LoA unconditional atau surat penerimaan tanpa syarat dari perguruan tinggi tujuan.

    2. Jalur Kemitraan (Partnership/Collaborative Program)

    Pendaftar dapat memiliki program studi pada perguruan tinggi kemitraan yang ditetapkan oleh Kemenag. Jika dinyatakan lulus seleksi sebagai calon penerima beasiswa, peserta akan mendapatkan LoA/diterima di perguruan tinggi yang sudah ditetapkan.

    3. Jalur Reguler

    Ditujukan bagi pendaftar yang belum memiliki LoA. Pendaftar bisa memiliki maksimal 3 program studi pada perguruan tinggi tujuan. Ketika lolos seleksi beasiswa, pendaftar diberikan batas waktu untuk mendapatkan LoA.

    Komponen BIB Kemenag RI

    1. Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (Tuition Fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    2. Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (Living Cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (LN)
    • Dana darurat

    3. Biaya Tambahan (Disabilitas)

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    4. Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi

    Itulah informasi tentang BIB Kemenag RI 2024. Semoga pendaftarannya segera dibuka ya detikers!

    (det/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa S2 Langsung S3, Pendaftaran PMDSU Dibuka



    Jakarta

    Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) membuka pendaftaran Batch VIII Tahun 2024 sampai 19 Juli 2024. Lulusan S1 yang memenuhi syarat dapat mendaftar.

    Beasiswa PMDSU adalah beasiswa bagi sarjana unggul untuk dapat menjalani percepatan pendidikan menjadi lulusan doktor pada usia muda. Masa studi magister dan doktor bagi penerima (awardee) PMDSU yakni empat tahun.

    Awardee PMDSU diharapkan dapat berkontribusi dalam menghasilkan publikasi dan paten bereputasi nasional, serta inovasi yang bermuara pada teknologi tepat guna untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri.


    Lulusan doktor berperan dalam perkembangan ekonomi negara, inovasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Termasuk di antaranya yaitu dalam pengembangan pengetahuan dan inovasi, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, daya saing ekonomi, penguatan sistem penelitian dan pengembangan nasional, pengembangan kebijakan publik dan peningkatan kesejahteraan, serta transformasi sosial dan budaya.

    Syarat Beasiswa PMDSU

    Berikut syarat beasiswa PMDSU seperti dikutip dari laman resminya:

    1. WNI.
    2. Sarjana unggul fresh graduate.
    3. Syarat IPK seusai akreditasi kampus asal & Prodi:
      – Akreditasi kampus asal A/unggul, prodi A/unggul: IPK minimal 3,25
      – Akreditasi kampus asal B/baik sekali, prodi A/unggul: IPK minimal 3,5
      – Akreditasi kampus asal A/unggul, prodi B/baik sekali: IPK minimal 3,5
      – Akreditasi kampus asal B/baik sekali, prodi B/baik sekali: IPK minimal 3,75
      – Akreditasi kampus asal dan prodi selain yang di atas: IPK minimal 3,8.
    4. Usia maksimal 24 tahun untuk lulusan nonprofesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi.
    5. Rekomendasi dari dosen pembimbing.
    6. Tidak sedang menerima beasiswa lain.
    7. Sehat jasmani, rohani, bebas narkotika, psikotropika, atau obat terlarang.
    8. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama 4 tahun dengan menandatangani surat pernyataan bermeterai.

    Komponen Beasiswa

    Berikut komponen pembiayaan beasiswa PMDSU seperti dikutip dari pedomannya:

    1. Biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian sesuai standar beasiswa dalam negeri.
    2. Biaya pendidikan sesuai ketetapan perguruan tinggi.
    3. Riset di kelompok peneliti/promotor (maksimal Rp 60 juta per mahasiswa per tahun selama 3 tahun mulai tahun kedua, masuk jenjang S3).
    4. Program penguatan kerja sama promotor (PKP) PMDSU (kompetitif).
    5. Outsourcing fasilitas riset di luar negeri (kompetitif).

    Informasi pendaftaran Beasiswa PMDSU 202024 dapat diakses di https://pmdsu.id atau akun Instagram @pmdsu. Pendaftaran dibuka secara daring di laman https://pmdsu.kemdikbud.go.id/v2.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBT 2024 Dibuka, Berikut Link dan Cara Daftarnya



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dibuka hari ini. Calon mahasiswa bisa segera mendaftarkan diri sekarang juga.

    Sebelum mendaftar, detikers perlu mengetahui sekilas tentang KIP Kuliah 2024. Melansir laman Puslapdik Kemdikbud, KIP Kuliah adalah beasiswa yang diberikan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetapi mempunyai potensi akademik yang baik.

    Tahun ini, pemerintah akan memberikan beasiswa ini kepada 200.000 mahasiswa baru baik dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Bentuk bantuan yang diterima berupa biaya pendidikan dan biaya hidup.


    Perlu diketahui juga, jadwal buka tutup pemilihan jalur di laman KIP Kuliah adalah H-1 jadwal seleksi yang dipilih. Adapun jalur pendaftaran jalur SNBT dibuka selama 21 Maret – 4 April 2024.

    Oleh karena itu, pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur SNBT 2024 akan ditutup pada 4 April 2024. Lantas bagaimana cara melakukan pendaftaran KIP Kuliah 2024 ini? Simak langkahnya berikut ini!

    Persyaratan Daftar KIP Kuliah 2024

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat pada tahun berjalan atau maksimal 2 tahun sebelumnya.
    • Diterima sebagai mahasiswa baru di PTN/PTS dan prodi terakreditasi.
    • Berpotensi secara akademik tetapi berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas
    • Mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP) pendidikan menengah.
    • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang sosial seperti:
      – Peserta Program Keluarga Harapan (PKH).
      – Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
      – Termasuk kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil tiga Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
      – Berasal dari panti sosial/panti asuhan.

    Tata Cara Daftar KIP Kuliah 2024

    1. Buka laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
    2. Membuat akun KIP Kuliah, kemudian login kembali untuk mendaftar
    3. Mengisi formulir pendaftaran sesuai dengan status kelayakan
    4. Jika status yang ditampilkan >4, maka siswa harus mengisi biodata, keluarga, ekonomi, rumat, aset, prestasi dan rencana tinggal serta mengunggah dokumen yang diperlukan
    5. Pilih jalur yang akan ditempuh yakni SNBT 2024
    6. Centang bagian pakta integritas
    7. Lalu, mendaftar SNBT di laman https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
    8. Isi formulir pendaftaran SNBT
    9. Unggah beberapa berkas yang diperlukan
    10. Lakukan finalisasi pendaftaran SNBT
    11. Jika kedua pendaftaran tersebut telah dilakukan, maka secara otomatis data KIP Kuliah dan SNBT 2024 akan tersinkronisasi
    12. Melakukan verifikasi kepada pihak kampus jika peserta diterima pada jalur SNBT

    Jadwal Seleksi SNBT 2024

    • Pembuatan akun SNPMB: 8 Januari-15 Februari 2024
    • Pendaftaran UTBK SNBT: 21 Maret-5 April 2024
    • Pelaksanaan UTBK Gelombang 1: 30 April dan 2-7 Mei 2024
    • Pelaksanaan UTBK Gelombang 2: 14-20 Mei 2024
    • Pengumuman hasil SNBT: 13 Juni 2024
    • Masa unduh sertifikat UTBK: 17 Juni-31 Juli 2024

    Demikian informasi seputar pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur SNBT 2024. Ayo segera persiapkan berkas pendaftarannya, detikers!

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Cara Ikut Tes UKBI buat Daftar Beasiswa Unggulan 2024, Ini Biaya Pendaftarannya



    Jakarta

    UKBI merupakan salah satu syarat pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024. Lalu, bagaimana cara ikut tes UKBI?

    Sebagai informasi, Beasiswa Unggulan merupakan beasiswa pemerintah untuk meneruskan pendidikan ke jenjang S1, S2, dan S3. Beasiswa yang kerap menjadi incaran ini menyediakan 1.000 sampai 2.000 kuota dalam pendaftaran 2024.

    Sebelum menjadi penerima beasiswa, pendaftar wajib memenuhi persyaratan dan tahapan seleksi. Adapun salah satu syarat pendaftaran Beasiswa Unggulan adalah UKBI. Apa itu?


    UKBI atau Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia adalah tes untuk menguji kemahiran dalam bahasa Indonesia. Setelah mengikuti ujian, peserta akan mendapat Sertifikat Kemampuan Bahasa Indonesia yang akan berlaku selama 2 tahun.

    Materi Tes UKBI

    Materi tes UKBI mencakup lima seksi, yaitu:

    Seksi I (Mendengarkan)
    Mendengarkan wacana lisan dalam bentuk 4 dialog dan 4 monolog. Waktu pengerjaan maksimal 30 menit dengan soal 40.

    Seksi II (Merespons Kaidah)
    Merespons kaidah berisi soal tertulis tentang kalimat yang direspons peserta dengan memilih opsi pengganti untuk bagian yang salah. Waktu maksimal 25 menit dengan jumlah soal 32.

    Seksi III (Membaca)
    Seksi Membaca mencakup 8 wacana di mana setiap wacana terdiri atas 5 butir soal. Waktu pengerjaan maksimal 45 Menit dan jumlah soal 40.

    Seksi IV (Menulis)
    Soal Menulis berupa tugas untuk mempresentasikan topik pada kalimat pemantik yang disertai gambar/infografik. Waktu untuk mengerjakan soal pertama selama 15 menit sebanyak 100 kata. Waktu untuk mengerjakan soal kedua selama 20 menit sebanyak 150 kata.

    Seksi V (Berbicara)
    Soal Berbicara berupa tugas untuk mempresentasikan topik pada kalimat pemantik yang disertai gambar/infografik. Waktu untuk mengerjakan soal pertama selama 10 menit: 7 menit persiapan, 3 menit perekaman. Kemudian waktu untuk mengerjakan soal kedua selama 15 menit: 8 menit persiapan, 7 menit perekaman.

    Biaya Tes UKBI

    A. Warga Negara Indonesia

    1. Masyarakat Umum: Rp300.000,00
    2. Mahasiswa: Rp100.000,00
    3. Pelajar: Rp 0

    B. Warga Negara Asing

    1. Masyarakat Umum: Rp1.000.000,00
    2. Mahasiswa: Rp500.000,00
    3. Pelajar: Rp 250.000,00

    Jadwal Pelaksanaan UKBI

    Pelaksanaan UKBI dibuka mulai Senin sampai Kamis oleh Kemendikbud. Setiap harinya, akan ada lima zona uji dengan kuota maksimal masing-masing zona sebesar 1.500 orang.

    Pendaftaran UKBI bisa dilakukan secara online melalui https://ukbi.kemdikbud.go.id/. Siap mengikuti Tes UKBI, detikers?

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Pemerintah Buka Beasiswa Buat Anak Transmigran, Cek Syarat Lengkapnya di Sini



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) membuka beasiswa bagi anak-anak transmigran berprestasi. Beasiswa bertajuk Program Penjaringan Siswa Berprestasi di Kawasan Transmigrasi (PPSBKT) itu akan dibuka hingga 26 April.

    Beasiswa PPSBKT ini ditujukan bagi putra dan putri transmigran atau mereka yang bertempat tinggal di kawasan transmigrasi. Beasiswa diberikan bagi mereka yang mendaftar di PTN mitra Direktorat Jenderal PPKTrans, berprestasi di bidang akademik atau non-akademik, dan/atau berkontribusi kepada daya saing bangsa di segala bidang.

    Melansir dari laman Antara, berikut syarat-syarat Beasiswa Anak Transmigran PPSBKT 2024.


    Syarat Beasiswa Anak Transmigran PPSBKT 2024

    Syarat Umum

    1. Berusia maksimal 25 tahun
    2. Surat keterangan sebagai transmigran disertai tahun penempatan atau keterangan sebagai penduduk setempat
    3. KTP bagi pendaftar yang telah berumur 17 tahun atau lebih
    4. Akta kelahiran
    5. KK
    6. Surat keterangan tidak mampu dari kepala desa
    7. Surat rekomendasi dari kepala dinas pendidikan provinsi atau kabupaten/kota yang bersangkutan
    8. Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dari kepolisian daerah setempat dan pas foto berwarna dengan latar belakang merah dengan ukuran 3X4 sebanyak 3 lembar.
    9. Surat pernyataan setuju dengan dibubuhi tanda tangan pribadi di atas meterai dan tanda tangan orang tua
    10. Esai dengan tema “Pengabdian di Kawasan Transmigrasi” dengan ilmu sesuai program studi pilihan pendaftar beasiswa

    Syarat Khusus

    1. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
    2. Salinan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN)
    3.Salinan ijazah sekolah menengah atas atau sederajat yang dilegalisasi kepala sekolah
    4. Salinan rapor dari semester 1 kelas X hingga semester 2 kelas XII yang dilegalisir kepala sekolah.
    5. Surat keterangan/bukti tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan/atau surat keterangan/bukti prestasi lainnya dan kartu peserta seleksi perguruan tinggi
    6. Untuk beasiswa kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS), pendaftar harus mendaftar di PTS mitra kerja sama Direktorat Jenderal PPKTrans, berprestasi di bidang akademik/non-akademik, dan/atau berkontribusi kepada daya saing bangsa di segala bidang.

    Pendaftaran Beasiswa Anak Transmigran PPSBKT 2024

    Pendaftaran Beasiswa Anak Transmigran PPSBKT 2024 dilakukan secara daring melalui http://siditrans.kemendesa.go.id. Pendaftaran juga bisa dikirim secara luring melalui pos yang ditujukan ke alamat Tim Seleksi PPSBKT Kemendes PDTT di Jalan TMP Kalibata Nomor 17, Jakarta Selatan.

    Kemudian untuk pendaftaran beasiswa PTS dilakukan oleh pihak PTS sesuai dengan ketentuan masing-masing perguruan tinggi. Waktu pembukaan dan penutupan permohonan dan pendaftaran diumumkan melalui laman http://siditrans.kemendesa.go.id/

    Pengumuman kelulusan dan informasi lebih lanjut mengenai PPSBKT dapat pula diakses melalui laman bit.ly/downloadPPSBKT2024. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Mau Sekolah Gratis di Singapura? Ada Beasiswa MoE ASEAN buat Siswa SMP-SMA Nih



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Singapura menawarkan beasiswa bagi siswa internasional untuk menempuh pendidikan sekolah setara SMP dan SMA di negaranya. Pendaftaran beasiswa dibuka selama 15 Februari-25 April 2024.

    Secara khusus, beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa berprestasi dari wilayah Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Vietnam dan termasuk Indonesia. Awardee beasiswa akan menempuh sekolah sesuai sistem dan kurikulum di Singapura.

    Selain belajar di kelas, siswa akan diberi kesempatan untuk memperluas wawasan mereka dan mengembangkan keterampilan penting seperti kepemimpinan, komunikasi dan keterampilan hidup lainnya.


    Mau coba daftar beasiswa ini? Melansir laman www.moe.gov.sg berikut informasi selengkapnya seputar beasiswa:

    Manfaat Beasiswa MoE ASEAN 2024

    1. Tunjangan tahunan
    2. Tunjangan menetap
    3. Tiket pesawat ekonomi pulang pergi
    4. Biaya sekolah
    5. Biaya ujian untuk GCE O-Level dan A-Level (hanya satu kali, jika berlaku)
    6. Tunjangan kesehatan bersubsidi dan perlindungan asuransi kecelakaan
    7. Akomodasi asrama

    Syarat Penerima Beasiswa MoE ASEAN 2024

    • Mahir berbahasa Inggris
    • Telah mengikuti ujian sekolah
    • Memiliki catatan partisipasi yang baik dalam kegiatan ekstrakurikuler
    • Siswa kelas 6 SD atau 1 SMP untuk kategori Secondary 1 (kelahiran 2 Januari 2010-1 Januari 2013)
    • Siswa kelas 2 atau 3 SMP untuk kategori Secondary 3 (kelahiran 2 Januari 2008 – 1 Januari 2011)

    Berkas Persyaratan Daftar Beasiswa MoE ASEAN 2024

    • Nilai rapor
    • Data diri dan data orang tua
    • Sertifikat organisasi
    • Sertifikat juara lomba (jika ada)
    • Dokumen yang menunjukkan hasil nilai ujian sekolah
    • Catatan keaktifan siswa di ekstrakulikuler

    Jadwal Seleksi Beasiswa MoE ASEAN 2024

    • Pendaftaran: 15 Februari-25 April 2024
    • Tes: Juni 2024
    • Wawancara: Juli 2024
    • Pengumuman awardee: September 2024
    • Mulai perkuliahan: November 2024

    Semakin tertarik untuk mencoba beasiswa ini? Jika detikers masih penasaran, bisa pantau informasinya di www.moe.gov.sg/financial-matters/awards-scholarships/asean-scholarship/indonesia ya.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • 4 Tips Sukses Hadapi Seleksi Bakat Skolastik LPDP, Sudah Coba Belum?



    Jakarta

    Seleksi Bakat Skolastik LPDP Tahap 1 sedang berlangsung dari 18-22 Maret 2024. Bagi peserta yang akan menghadapi tes ini, penting untuk memahami beberapa hal agar bisa lolos.

    Perlu diketahui, seleksi bakat skolastik merupakan cara dalam mengukur kemampuan kognitif seseorang yang dilandasi pemahaman intelegensi. Tes ini penting untuk mengetahui kemampuan nalar peserta secara numerik maupun verbal.

    Pada tahun ini, seleksi bakat skolastik dibedakan menjadi dua jenis tes yakni Tes Bakat Skolastik (TBS) dan Tes Kepribadian (SJT). Kedua tes ini akan dikerjakan peserta dalam waktu 135 menit.


    Mengutip unggahan Instagram @lpdp_ri, berikut rincian jenis seleksi bakat skolastik dan tips sukses menghadapinya:

    Jenis Seleksi Bakat Skolastik LPDP 2024

    1. Tes Bakat Skolastik (TBS)

    • Penalaran verbal: 23 soal, 30 menit
    • Penalaran kuantitatif: 25 soal, 40 menit
    • Pemecahan masalah: 12 soal, 20 menit

    2. Tes Kepribadian (SJT) : 40 soal, 45 menit

    Tips Sukses Hadapi Seleksi Bakat Skolastik LPDP

    1. Melakukan Persiapan Sebelum Hari Tes

    Banyak hal yang bisa dipersiapkan sebelum peserta mengikuti tes. Misalnya belajar dengan sungguh materi-materi yang akan muncul selama tes.

    Selain itu, peserta harus sudah memastikan ketersediaan laptop hingga jaringan internet. Untuk menghindari kendala teknis selama tes, peserta bisa menyiapkan laptop cadangan dan mencari posisi mana saja yang dekat dengan sumber listrik.

    2. Mengelola Waktu dengan Baik

    Dalam waktu 135 menit, peserta harus bisa mengerjakan sebanyak 100 soal. Artinya satu soal harus dijawab kurang lebih dalam waktu 1 menit. Hal ini bisa disiasati dengan berlatih mengelola waktu dengan baik.

    Tips yang bisa dicoba jika bertemu soal yang sulit adalah tidak berkutat dengan soal tersebut. Peserta bisa beranjak ke soal berikutnya atau soal yang lebih mudah terlebih dahulu.

    Dalam menjawab soal kuantitatif, peserta bisa sekali baca langsung jawab agar tidak membuang banyak waktu.

    3. Mengerjakan Soal Termudah

    Hal ini berkaitan juga dengan pengelolaan waktu. Peserta dapat menjawab soal-soal yang dianggap mudah dan mengakhirkan soal yang terlihat sulit.

    Teknik yang bisa diterapkan untuk mempercepat menjawab soal adalah skimming atau membaca cepat. Peserta bisa membaca pertanyaan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan membaca kalimat penjelas.

    4. Baca Buku Paduan

    Buku panduan beasiswa LPDP 2024 menjadi bahan bacaan wajib bagi pejuang LPDP. Dalam buku ini dijelaskan secara lengkap tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan penjelasan lainnya terkait beasiswa LPDP.

    Peserta dapat melihatnya di https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/beasiswa/kebijakan-umum/file/public_policy_file_1704894171.pdf atau https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/beasiswa/kebijakan-umum/file/public_policy_file_1705637242.pdf

    Itulah beberapa tips sukses menghadapi seleksi bakat skolastik LPDP 2024 tahap 1. Bagaimana, detikers sudah siap mengikuti tes?

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey