Author: Gambar Pendidikan

  • Beasiswa BSI Scholarship Pelajar 2025, Ada Uang Saku Plus Bimbingan SNBT


    Jakarta

    Bank Syariah Indonesia (BSI) menawarkan beasiswa bagi pelajar SMA kelas 12. Pendaftaran bisa dilakukan mulai 1 Juli hingga 20 Juli 2025.

    Lewat beasiswa ini, pelajar akan mendapatkan uang saku bulanan dan bimbingan persiapan masuk perguruan tinggi negeri. Awardee akan mendapatkan bimbingan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di tahun 2026.

    Apa saja syarat agar bisa mendapatkan BSI Scholarship Pelajar 2025? Mengutip laman resminya, berikut ketentuan yang harus dipenuhi:


    Keuntungan Mendapat BSI Scholarship Pelajar 202

    • Memperoleh uang saku bulanan Rp 300 ribu
    • Mendapatkan mentorship pengembangan diri
    • Mendapatkan bimbingan intensif persiapan SNBT
    • Bisa memperoleh networking dengan peserta dari seluruh Indonesia

    Syarat Daftar BSI Scholarship Pelajar 2025

    • Pelajar aktif kelas 12 SMA/SMK/sederajat tahun angkatan 2025-2026
    • Mempunyai rata-rata nilai rapor minimal 80

    Dokumen Syarat Daftar BSI Scholarship Pelajar 202

    • Kartu Tanda Kependudukan (KTP)/identitas diri
    • Kartu Keluarga (KK)
    • Rapor SMA/sederajat
    • Sertifikat prestasi (jika ada)
    • Foto formal
    • Surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan/DTKS

    Jadwal dan Alur Seleksi BSI Scholarship Pelajar 2025

    Pendaftaran bisa dilakukan lewat link https://www.bsischolarship.id/pelajar/daftar/prestasi. Peserta cukup mengisikan data diri dan unggah dokumen yang telah disebutkan di atas secara online.

    Adapun alur seleksi BSI Scholarship Pelajar 2025 adalah sebagai berikut:

    1. Pendaftaran: 1-20 Juli 2025
    2. Pengumuman seleksi administrasi: 4 Agustus 2025
    3. Tes tulis: 10 Agustus 2025
    4. Pengumuman akhir: 25 Agustus 2025

    Daftar PTN yang Menerima Awardee BSI Scholarship Pelajar

    Berikut adalah daftar PTN yang menerima awardee BSI Scholarship Pelajar pada tahun 2025:

    1. Institut Teknologi Bandung (ITB): 16 orang
    2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 11 orang
    3. IPB University: 26 orang
    4. Universitas Airlangga (Unair): 22 orang
    5. Universitas Brawijaya (UB): 48 orang
    6. Universitas Diponegoro (Undip): 37 orang
    7. Universitas Gadjah Mada (UGM): 29 orang
    8. Universitas Hasanuddin (Unhas): 15 orang
    9. Universitas Indonesia (UI): 14 orang
    10. Universitas Padjadjaran (Unpad: 15 orang
    11. Universitas Sebelas Maret (UNS): 27 orang

    Itulah informasi pendaftaran BSI Scholarsip Pelajar 2025. Semoga beruntung ya, detikers!

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Link Buku Panduan Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Semua Program, Cek Sekarang!


    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap 2 Tahun 2025 masih membuka pendaftaran hingga 31 Juli mendatang. Sebelum mendaftar pastikan calon awardee mengetahui seluruh syarat yang perlu dipenuhi.

    Seperti yang diketahui, terdapat 12 jenis beasiswa dibuka pada pendaftaran LPDP Tahap 2 Tahun 2025. Ke-12 beasiswa ini terbagi dalam 3 program utama yakni umum, afirmasi, dan targeted

    Setiap jenis beasiswa memiliki syarat khusus yang harus dipenuhi pendaftar. Calon awardee bisa melihat syarat tersebut di buku panduan beasiswa LPDP Tahun 2025.


    Dikutip dari laman resmi LPDP, Jumat (4/7/2025) berikut link download buku panduan beasiswa LPDP Tahun 2025. Cek di sini ya!

    Program Umum

    Program Afirmasi

    Program Targeted

    Komponen Dana LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    1. Dana Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Uang kuliah
    • Tunjangan buku
    • Penelitian tesis/disertasi
    • Seminar internasional
    • Publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Transportasi
    • Aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Kedatangan
    • Biaya hidup bulanan
    • Lomba internasional
    • Tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Keadaan darurat (jika diperlukan)

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Seluruh syarat lengkap pendaftaran bisa dilihat melalui buku panduan masing-masing program. Selamat mendaftar detikers!

    (det/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • 5 Kesalahan Saat Mengisi Formulir Beasiswa Online


    Jakarta

    Informasi dan pendaftaran beasiswa masa kini bisa dilakukan dengan cepat secara online atau daring. Dengan ini, calon awardee tidak perlu lagi mengirimkan berkas melalui kantor pos yang memakan waktu lama.

    Namun meski cepat dan mudah, pengisian formulir beasiswa secara daring terkadang membuat pendaftar kurang teliti. Akibatnya mereka melakukan kesalahan yang berujung dengan gagalnya proses pendaftaran.

    Lalu apa saja kesalahan yang biasa terjadi saat mengisi formulir beasiswa secara online? Dikutip dari ST John’S University dan US News, berikut informasinya.


    5 Kesalahan Mengisi Formulir Beasiswa Online

    1. Mengabaikan Pedoman Beasiswa

    Tidak mengikuti pedoman beasiswa merupakan salah satu kesalahan yang paling umum terjadi sekaligus paling merugikan. Associate Director St John University, Christine Perrault menegaskan bila pedoman beasiswa haru diperhatikan.

    Pedoman ini memastikan proses evaluasi yang adil dan terorganisasi. Jika mahasiswa mengabaikan detail penting atau memenuhi kriteria tertentu, ini bisa jadi penilaian gagalnya beasiswa.

    “Hal itu dapat menandakan kurangnya perhatian terhadap detail atau rasa hormat terhadap persyaratan program, yang berujung pada diskualifikasi atau skor yang lebih rendah,” katanya.

    Cara menghindari kesalahan ini adalah dengan membuat daftar untuk memastikan detikers memenuhi semua syarat beasiswa. Daftar ini memuat berbagai hal penting, termasuk syarat, dokumen, dan petunjuk esai.

    Jangan lupa juga untuk memeriksa kembali batas waktu pendaftaran dan format penyerahan dokumen. Bila berbagai hal penting ini terlewat, peluangmu menerima beasiswa mungkin juga ikut terlewat.

    2. Jangan Isi Data Sembarangan!

    Lamaran yang asal-asalan atau tidak profesional dapat merusak peluang detikers dalam menerima beasiswa. Pada dasarnya, panitia meninjau banyak lamaran.

    Salah satu cara agar mendapat perhatian adalah dengan pengajuan aplikasi beasiswa yang rapi dan profesional. Asisten Direktur di Kantor Penerimaan Mahasiswa Sarjana St John University, Jillian Perota menyebut lamaran yang matang menunjukkan keseriusan penerima beasiswa.

    “Pastikan resume Anda terstruktur dengan baik, esai Anda bijaksana, dan semua dokumen jelas dan ringkas,” jelas Perota.

    3. Hindari Tata Bahasa yang Kurang Tepat

    Kebanyakan aplikasi beasiswa meminta tanggapan pendaftar berupa jawaban singkat atau pertanyaan esai. Kesalahan tata bahasa dapat berdampak buruk pada calon awardee.

    Untuk itu, penting mengoreksi sebelum mengirimkan aplikasi beasiswa. Asisten Direktur Bantuan Keuangan di Goldey-Beacom College, Delaware, Amerika Serikat, Eric Johnson menyebut penting mendapat pandangan dari pihak lain.

    “Tidak peduli seberapa bagus kedengarannya di pikiran Anda, selalu mintalah bantuan rekan entah itu teman atau konselor untuk memeriksanya kembali,” ucap Johnson.

    “Terkadang Anda (bisa) melewatkan kata sifat, spasi, kata, atau apapun masalah (ketatabahasaan) lainnya,” sambungnya lagi.

    4. Jangan Biarkan Ada Kolom Kosong

    Beberapa aplikasi beasiswa memang memberikan pertanyaan singkat, tetapi ada juga yang memerlukan banyak waktu dan perhatian untuk mengisinya. Tidak peduli seberapa panjang aplikasi tersebut, calon awardee harus memastikan tidak ada satu bagian pun yang kosong.

    Lamaran beasiswa yang tidak lengkap, pasti tidak akan dipertimbangkan untuk mendapatkan bantuan. Kesalahan lain di tahap wawancara, adalah tidak memberi tanggapan.

    “Kadang-kadang siswa tidak memberikan tanggapan, dan sayangnya hal itu dianggap sebagai penarikan aplikasi Anda,” papar Johnson.

    Sikap menunda-nunda dapat menjadi risiko yang signifikan dalam pendaftaran beasiswa. Menunggu hingga menit terakhir dapat mengakibatkan kesalahan, pengiriman yang terburu-buru, atau tenggat waktu yang terlewat.

    Perota mengingatkan mendaftar sesegera mungkin membuat calon awardee memiliki waktu untuk merevisi dan meminta masukan. Sehingga pengajuan beasiswa bisa dipikirkan dengan baik dan matang.

    Memang, beasiswa tidak menilai berdasarkan waktu siapa yang mendaftar lebih awal. Tetapi tidak menetapkan tenggat waktu internal untuk menyelesaikan setiap bagian aplikasi bisa menjadi awal kegagalanmu.

    Cobalah untuk membagi proses pendaftaran beasiswa ke beberapa tugas kecil. Hal ini akan mudah dikelola untuk menghindari kewalahan pendaftaran.

    Itulah 5 kesalahan saat mengisi formulir beasiswa online. Jangan sampai salah lagi ya detikers!

    (det/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • 45 Awardee Beasiswa Garuda di AS Bisa Pindah ke UK



    Jakarta

    Sebanyak 45 awardee Beasiswa Garuda akan segera berangkat ke Amerika Serikat (AS) untuk menempuh studi mereka. Namun, ada kemungkinan mereka dipindahkan ke Inggris Raya atau United Kingdom (UK) karena kebijakan Presiden Trump.

    Seperti diketahui, pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump telah melarang penerbitan visa, baik untuk pelajar asing maupun peserta pertukaran pelajar.

    “Untuk seluruh dunia itu pada saat ini visa untuk ke Amerika Serikat, appointment atau new appointment untuk visa ke Amerika Serikat, visa pelajar dan exchange program itu semuanya dihentikan,” jelas Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, kepada wartawan di Gedung D Komplek Kemendiktisaintek, Jakarta, Senin (16/6/2025).


    Stella menuturkan, dari 256 siswa penerima Beasiswa Garuda, sebanyak 45 orang diterima di kampus AS. Usai kebijakan baru Trump keluar, Kemendiktisaintek langsung menindaklanjuti pemberangkatan ini.

    “Dan pada hari setelahnya, kebetulan Bapak Presiden memang waktu itu mengundang (pihak) UK, dari Russell Group University, untuk berbicara dengan beliau untuk membangun secara keseluruhan ekosistem sains dan teknologi bangsa di negara ini,” tutur Stella.

    “Dan pada malam harinya, saya berbicara dengan mereka juga untuk melihat bagaimana, apakah bisa diakomodir mereka yang tadinya ke US untuk mungkin dipindahkan ke UK,” imbuhnya.

    Stella menambahkan, proses pemindahan mahasiswa ini sudah berjalan dan para siswa bisa dipindahkan. Asalkan, siswa yang bersangkutan mau pindah universitas.

    “Dan itu sudah berjalan, dan alhamdulillah syukurlah kita sudah bisa mendapatkan itu, dan sedang berjalan dan akan bisa dipindahkan jika siswanya mau pindah,” ujarnya.

    Tentang Beasiswa Garuda

    Beasiswa Garuda merupakan pengganti Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang diperuntukkan bagi siswa yang sedang berada di kelas 12 jenjang SMA/sederajat. Para siswa akan berkesempatan untuk dibiayai kuliah di universitas top dunia.

    Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para siswa-siswi berprestasi, tetapi diprioritaskan untuk yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    Pendaftaran Beasiswa Garuda 2025 dibuka dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah ditutup dan diumumkan pada April kemarin. Sementara itu, hasil akhir gelombang kedua diumumkan pada Jumat, 6 Juni 2025.

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Doktor untuk Dosen Indonesia 2025 Diperpanjang, Cek Jadwal Terkini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) belum lama ini membuka Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025. Kini Kemdiktisaintek memperpanjang pendaftarannya hingga 26 Juni 2025, yang semula hanya sampai 14 Juni.

    Beasiswa ini berbentuk joint degree dan dual degree. Program disediakan dengan skema program doktor by research dan doktor by coursework.

    Simak jadwal seleksi program ini setelah mendapatkan perpanjangan!


    Jadwal Beasiswa PDDI 2025

    • Penutupan pendaftaran: 26 Juni 2025 pukul 23.59 WIB
    • Seleksi administrasi: Juni 2025
    • Seleksi substansi: Juli 2025
    • Penetapan dan pengumuman hasil: Agustus 2025.

    Tahapan Seleksi Beasiswa PDDI 2025

    Dikutip dari unggahan resmi Kemdiktisaintek, berikut ini tahapan seleksi Beasiswa PDDI 2025:

    • Pendaftaran: Peserta melengkapi seluruh berkas dan syarat mendaftar.
    • Seleksi administrasi: Panitia melakukan validasi kesesuaian dan kebenaran dokumen.
    • Seleksi substansi: Wawancara dengan pendaftar untuk menilai aspek kemampuan akademik/keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaannya.
    • Pleno dan penetapan: Penetapan penerima Beasiswa PDDI.

    Tujuan Beasiswa PDDI 2025

    Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyebut beasiswa ini adalah salah satu upaya peningkatan kapasitas dosen dengan menempuh program doktor. Ia menyampaikan sekitar 74,95% persen dosen di Indonesia belum memiliki kualifikasi pendidikan doktor.

    Brian menuturkan peningkatan kualifikasi dosen juga mendukung dosen untuk naik pangkat dan meningkatkan kesejahteraannya. Maka dari itu saat ini pihaknya juga sedang mengusahakan beasiswa doktor untuk dosen dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan beasiswa dari riset, khususnya topik prioritas pemerintah.

    “Barangkali tahun depan dana penelitian langsung kita blok untuk S3,” ujarnya dalam peluncuran Beasiswa PDDI 2025 di Grha Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta (2/6/2025), dikutip dari arsip detikEdu.

    Perlu dicatat, beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen di lingkungan koordinasi Kemdiktisaintek. Daftar perguruan tinggi yang jadi tujuan beasiswa ini bisa diakses melalui https://beasiswa.kemdiktisaintek.go.id/informasi.

    Sementara, format lampiran dokumen pendaftaran bisa dilihat dalam Buku Panduan Pendaftaran Beasiswa PDDI Tahun 2025 yang bisa diunduh melalui https://beasiswa.kemdiktisaintek.go.id/unduh/.

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Kesalahan Fatal yang Bikin Gagal Dapat Beasiswa PIP



    Jakarta

    Pemerintah mengucurkan bantuan sosial melalui Program Indonesia Pintar atau PIP yang ditujukan bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.

    Bansos tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pribadi para siswa demi mendukung kelancaran pendidikan mereka. Seperti misalnya pembelian seragam, sepatu, tas, perlengkapan sekolah, biaya transportasi, serta kebutuhan lain yang menunjang proses belajar.

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyatakan dana ini bukan untuk membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di sekolah.


    “PIP ini untuk biaya personal peserta didik, bukan biaya operasional sekolah, kalau SPP itu masuk ke dalam kategori biaya operasional yang sudah ditanggung oleh negara melalui dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS, jadi dana PIP tidak boleh dipotong untuk biaya operasional sekolah,” ujar Koordinator Pokja PIP Kemdikdasmen, Sofiana Nurjanah, pada Webinar bertajuk “Bagaimana Kita Dapat Membantu Mencegah Pemotongan Dana PIP” di kanal Youtube Puslapdik Kemendikdasmen, Maret 2025 lalu.

    Seperti diketahui bansos PIP menyasar siswa dari berbagai jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan Kemdikdasmen, mulai dari tingkat dasar hingga jenjang menengah atas seperti SMP, SMA, dan SMK.

    Sementara itu, siswa yang menempuh pendidikan di madrasah seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA)masuk dalam skema PIP yang dikelola oleh Kementerian Agama.

    Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pemanfaatan dana PIP. Dana bantuan ini bersumber dari anggaran negara yang berasal dari kontribusi masyarakat, sehingga penggunaannya harus dijalankan secara transparan dan bebas dari penyalahgunaan.

    Untuk memastikan dana tersalurkan secara tepat, menurut Suharti, kementerian telah membentuk tim pemantau yang akan melakukan verifikasi langsung ke lapangan. Tim ini bekerja sama dengan inspektorat daerah dan dinas pendidikan guna mengumpulkan informasi lapangan serta menindaklanjuti berbagai laporan atau temuan terkait pelaksanaan PIP.

    “Kami punya tim yang nanti akan melakukan pengecekan ke lapangan, berkoordinasi dengan inspektorat daerah dan juga dinas pendidikan untuk turun ke lapangan dan menggali data dan informasi apa yang terjadi sebenarnya” ujar Suharti melalui kanal Youtube Kemdikdasmen pada Februari 2025 lalu.

    Apabila terbukti ada praktik penyelewengan oleh kepala sekolah, maka yang bersangkutan diwajibkan mengembalikan dana kepada para siswa penerima yang berhak. Selain itu, pemerintah daerah diminta untuk menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan dana bantuan tersebut.

    Penyaluran Bantuan PIP

    Penyaluran bantuan PIP dilakukan berdasarkan data yang tercantum dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sekolah memiliki peran aktif dalam mengajukan nama-nama siswa yang dinilai layak menerima bantuan melalui sistem tersebut.

    Koordinator Pokja PIP, Sofiana Nurjanah menjelaskan pendaftaran PIP tidak dilakukan siswa, tapi sekolah yang harus mengidentifikasi setiap siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin.

    “Kalau ada sekolah yang tidak mengidentifikasi siswa yang layak dan tidak menerima PIP, maka siswa bisa bertanya ke operator atau pengelola PIP di sekolahnya tentang syarat-syarat untuk menerima PIP sehingga sekolah ini bisa meng-inputnya di Dapodik,” ujar Sofiana dalam siaran langsung Instagram pada Selasa, 27 Mei 2025 lalu dengan tajuk “Publik Bertanya, Puslapdik Menjawab”.

    Data dari Dapodik tersebut kemudian dicocokkan dengan sejumlah basis data lain, seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial serta data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dikelola oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    Pemeriksaan kelayakan juga mencakup verifikasi melalui data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di bawah Kementerian Dalam Negeri.

    Apabila ditemukan siswa dari keluarga kurang mampu yang belum terakomodasi sebagai penerima PIP, pihak sekolah maupun pemangku kepentingan di tingkat daerah dapat menyampaikan usulan penambahan melalui dinas pendidikan setempat.

    Kesalahan yang Bikin Gagal Dapat Beasiswa PIP

    Tidak Terdaftar di Dapodik

    Data yang valid, lengkap, dan logis akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menetapkan siswa sebagai penerima PIP.

    Salah satu kesalahan fatal yang menyebabkan siswa tidak bisa menerima beasiswa PIP adalah datanya tidak tercantum dalam sistem Dapodik. Dapodik merupakan basis data nasional yang menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan penerima bantuan pendidikan tersebut.

    Ketidakterdataan siswa di Dapodik, meskipun memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan, menyebabkan mereka otomatis terlewat dari daftar penerima PIP. Hal ini menekankan pentingnya akurasi dan kelengkapan data yang diinput oleh pihak sekolah.

    Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Eko Susanto, mengimbau kepada pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan orang tua untuk memastikan peserta didik yang layak memperoleh PIP terdaftar sebagai calon penerima.

    Sekolah wajib memastikan seluruh informasi siswa, seperti nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat, tercatat dengan benar dan lengkap di dalam sistem. Petugas administrasi sekolah pun didorong untuk rutin melakukan verifikasi dan pembaruan data guna menjamin tidak ada siswa yang terabaikan dalam proses pendataan.

    Data Tidak Sesuai

    Selain persoalan data yang belum terdaftar, ketidaksesuaian informasi dalam sistem Dapodik juga menjadi penyebab utama kegagalan siswa dalam menerima bantuan beasiswa PIP. Setiap data yang tercantum dalam Dapodik wajib sinkron dengan informasi yang terdapat pada dokumen resmi seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

    Ketidaksesuaian, seperti kesalahan penulisan nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak valid, atau perbedaan alamat, dapat menghambat proses verifikasi yang dilakukan oleh pihak berwenang. Guna mencegah hal ini, penting bagi orang tua dan pihak sekolah untuk memastikan seluruh data siswa yang diinput ke dalam sistem sudah sesuai dengan dokumen administratif yang sah.

    Jika terjadi perubahan, seperti perpindahan alamat atau koreksi nama, pembaruan data harus segera dilakukan agar tetap valid dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Tidak Melakukan Aktivasi Rekening

    Setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa PIP, siswa diwajibkan mengaktifkan rekening bank yang telah ditentukan sebagai sarana pencairan dana bantuan. Namun, dalam praktiknya, proses aktivasi ini kerap terabaikan atau belum sepenuhnya dipahami oleh siswa dan orang tua.

    Tanpa aktivasi rekening, dana bantuan tidak dapat dicairkan, meskipun siswa telah terdaftar sebagai penerima. Kondisi ini menjadi salah satu kendala dalam penyaluran PIP secara optimal.

    Oleh karena itu, penting bagi sekolah dan pihak terkait untuk memberikan edukasi kepada siswa dan orang tua mengenai prosedur dan urgensi aktivasi rekening.

    Penyelesaian administrasi perbankan harus segera dilakukan setelah siswa dinyatakan berhak menerima bantuan, agar pencairan dana berlangsung tepat waktu dan bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

    Dilaporkan Sebagai Keluarga Mampu

    Hak seorang siswa sebagai penerima bantuan beasiswa PIP dapat dicabut apabila terdapat laporan yang menyatakan bahwa siswa tersebut berasal dari keluarga mampu dan tidak lagi memenuhi kriteria penerima.

    Laporan ini dapat menjadi dasar evaluasi bagi pihak berwenang untuk meninjau kembali kelayakan penerima bantuan. Jika setelah diverifikasi laporan tersebut terbukti benar, maka status penerima bantuan PIP akan dibatalkan, dan siswa yang bersangkutan tidak lagi berhak menerima dana bantuan.

    Untuk itu, sangat penting memastikan bahwa data siswa yang tercantum sebagai penerima bantuan benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi sosial ekonomi sebenarnya.

    Kesalahan pelaporan atau informasi yang tidak valid berpotensi merugikan siswa yang memang layak menerima bantuan maupun menciptakan ketidakadilan dalam distribusi program.

    (pal/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Kapan Dana PIP 2025 Cair? Begini Jadwal Lengkapnya



    Jakarta

    Dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 merupakan bantuan pendidikan yang dicairkan secara bertahap. Lantas, kapan dana PIP 2025 cair?

    Seperti diketahui, PIP adalah bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu sesuai ketentuan. Pencairan PIP sendiri baru dimulai 1,5 bulan setelah siswa mengaktifkan kartu PIP.

    Pencairan dana PIP dilakukan dalam tiga termin. Kapan jadwalnya?


    Pencairan Dana PIP Dilakukan dalam 3 Termin

    Jadwal pencairan dana PIP diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Berdasarkan peraturan tersebut, penyaluran dana PIP akan dibagi ke dalam tiga termin. Berikut rincian jadwal penyalurannya:

    Termin 1: Februari-April
    Penerima dana PIP di termin 1 dikhususkan untuk siswa yang juga penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

    Termin 2: Mei-September
    Penerima dana PIP di termin 2 diambil berdasarkan usulan Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan. Penerima termin ini juga merupakan anak yang sudah mengaktivasi SK Nominasi.

    Adapun anak yang termasuk di alam SK Nominasi merupakan anak yang dianggap berhak menerima PIP.

    Termin 3: Oktober-Desember
    Penerima termin 3 merupakan anak-anak yang masuk kategori termin 1 dan 2.

    Pencairan dana PIP Kemdikbud dilakukan secara bertahap. Artinya, setiap sekolah bisa menerima dana di waktu yang berbeda-beda namun tetap pada periode yang ditetapkan.

    Cara Cek Dana PIP Kemdikbud Sudah Cair atau Belum

    1. Lewat Situs Resmi PIP

    Cara cek dana PIP Kemdikbud yang pertama bisa lewat situs resminya di https://pip.kemdikbud.go.id/. Berikut langkahnya:

    Buka situs https://pip.kemdikbud.go.id/.
    Lalu pilih kolom “Cari Penerima PIP”.
    Setelah kolom muncul, ketikkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
    Masukkan juga Nomor Induk Kependudukan (NIK).
    Masukkan kode captcha sesuai yang tertera di layar.
    Klik “Cek Penerima PIP”.
    Jika siswa tercatat sebagai penerima PIP, maka namanya akan keluar. Jika tidak muncul, artinya siswa belum berstatus sebagai penerima bantuan PIP.

    2. Lewat Aplikasi PIP

    Selain lewat website, siswa juga bisa mengecek status penerima di aplikasi PIP. Aplikasi bisa diunduh pada Google Play Store. Begini langkah ceknya:

    Unduh aplikasi PIP Kemdikbud lewat Google Play Store.
    Setelah aplikasi terpasang, klik “Masuk”.
    Masuk menggunakan NISN dan data diri yang diminta.
    Jika siswa adalah penerima, maka akan tampilakun beserta informasi saldo. Jika tidak, maka siswa bukan penerima PIPKemdikbud.

    Besaran Saldo Dana PIP Kemdikbud 2025

    Saldo PIP Kemdikbud 2025 akan berbeda untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Hal ini dikarenakan tiap jenjang mempunyai kebutuhan yang berbeda terutama antara siswa kelas baru dan siswa kelas akhir. Berikut masing-masing besarannya:

    SD/SDLB/Paket A
    Kelas 1-5: Rp 450.000
    Kelas 6: Rp 225.000
    SMP/SMPLB/Paket B
    Kelas 7 dan 8: Rp 750.000
    Kelas 9: Rp 375.000
    SMA/SMK/SMALB/Paket C
    Kelas 10 dan 11: Rp 1.800.000
    Kelas 12: Rp 900.000

    Dana PIP Kemdikbud Bisa Dibelikan Apa Saja?

    Dana PIP bisa dibelikan untuk keperluan sekolah sesuai ketentuan pemanfaatan dana PIP, berikut selengkapnya:

    1. Dana PIP digunakan untuk membeli alat kebutuhan sekolah seperti:
    – Buku dan alat tulis
    – Pakaian seragam sekolah/praktik
    – Perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya)

    2. Dana PIP bisa untuk membiayai transportasi siswa ke sekolah

    3. Dana PIP bisa untuk uang saku siswa

    4. Dana PIP bisa digunakan untuk biaya kursus/les tambahan bagi siswa

    5. Dana PIP bisa untuk biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja

    Demikian jadwal pencairan dana PIP 2025. Semoga membantu, ya!

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025 Khusus Camaba S1, Kuliah Gratis



    Jakarta

    Yayasan Plan Indonesia dan IPMI Institute kembali membuka beasiswa Girls Fund: Scholarship 2025. Beasiswa ini dibuka khusus calon mahasiswa baru jenjang S1 untuk berkuliah di bidang bisnis dan manajemen.

    Beasiswa akan mencakup biaya pendaftaran, pengembangan, serta biaya kuliah selama 8 semester diIPMI Institute. Adapun jurusan yang bisa dipilih adalah S1 Administrasi Bisnis (Program Internasional), S1 Bisnis Digital, dan S1 Kewirausahaan.

    Pendaftaran sudah dibuka melalui https://bit.ly/BeasiswaGirlsFundIPMI2025 hingga 25 Juli 2025. Apa saja syarat pendaftaran yang diperlukan? Simak informasinya di bawah ini.


    Syarat Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025

    Dilansir dari Instagram @planindonesia, syarat mengikuti Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025 adalah:

    1. Perempuan atau laki-laki lulusan SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat.

    2. Maksimal lulus pada 2023 dengan nilai rata-rata minimal 8 pada rapor kelas 10-12.

    3. Terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau bersedia mendaftarkan diri secara mandiri melalui situs KIP atau KIP Mobile Apps dengan membuktikan hasil pendaftarannya.

    4. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atua berasal dari keluarga dengan penghasilan di bawah Rp 4 juta/bulan yang dibuktikan melalui dokumen-dokumen terkait.

    5. Memiliki ketertarikan di bidang manajemen dan bisnis.

    6. Khusus pendaftar jurusan S1 Administrasi Bisnis harus memiliki kemampuan bahasa Inggris (verbal dan tulisan) karena perkuliahan akan menggunakan bahasa Inggris.

    7. Memiliki kemampuan kepemimpinan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan gender.

    Syarat Dokumen Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025

    1. Bukti pendaftaran KIP

    2. Ijazah SMA

    3. Kartu keluarga (KK)

    4. Form pendaftaran BBA IPMI

    5. KTP

    6. Essay Girls Fund 2025. Template essay bisa dicek DI SINI

    Jadwal Seleksi Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025

    Proses seleksi administrasi: 28 Juli-1 Agustus 2025
    Pengumuman seleksi administrasi dan undangan wawancara: 4-5 Agustus 2025
    Proses wawancara: 6-11 Agustus 2025
    Proses seleksi akhir dan verifikasi data: 12-14 Agustus 2025
    Pengumuman penerima beasiswa: 14-15 Agustus 2025
    Konfirmasi penerimaan beasiswa: 18-22 Agustus 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025 dapat menghubungi Retno pada 085210745110 (WhatsApp). Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa LPDP-China di CSU Buka Pendaftaran, S2 Ekonomi hingga Teknik


    Jakarta

    Beasiswa LPDP di China dibuka di kampus Central South University (CSU). Periode pendaftaran berlangsung hingga 10 Juli 2025.

    Beasiswa LPDP di CSU 2025 merupakan program beasiswa master 3 tahun (termasuk 1 tahun internship) dengan pendanaan bersama dari LPDP, Central South University, dan GEM Co. Ltd. Dikutip dari laman LPDP Kementerian Keuangan (Kemenkeu), beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan SDM, teknologi, dan manajemen untuk mendukung hilirisasi mineral RI.

    Penerima beasiswa wajib kembali dan mengabdi di Indonesia setelah selesai studi sesuai dengan ketentuan LPDP. Di samping itu, awardee juga akan mendapatkan fasilitasi peluang untuk bekerja di bidang metalurgi, transportasi, dan perdagangan internasional.


    Beasiswa LPDP CSU China 2025

    Beasiswa ini meliputi komponen berikut:

    • Tunjangan buku
    • Dana bantuan penelitian tesis
    • Dana bantuan seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana hidup bulanan
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana transportasi
    • Dana keadaan darurat (jika diperlukan)
    • Dana kedatangan
    • Dana aplikasi visa atau permohonan izin tinggal

    Prodi Beasiswa LPDP CSU

    Berikut pilihan prodi yang dibuka bagi pelamar beasiswa LPDP CSU 2025:

    • Materials and Chemicals, School of Metallurgy and Environment
    • Applied Economics – International Economics and Trade
    • Transportation, School of Traffic and Transportation Engineering

    Syarat Beasiswa LPDP CSU 2025

    • Warga Negara Indonesia, termasuk CPNS atau PNS
    • Bukan anggota TNI dan Polri
    • Sudah lulus program sarjana atau D4
    • Pendaftar bidang metalurgi dan sains material diutamakan lulusan prodi kimia, teknik kimia, fisika, material sains, teknik material, metalurgi, teknik pertambangan, teknik mesin, teknik industri, teknik produksi, teknik manufaktur, dan teknik geologi dan program studi yang relevan lainnya.
    • Pendaftar bidang ekonomi dan perdagangan internasional diutamakan lulusan dari program studi sains, teknik, ekonomi dan manajemen atau program yang studi yang relevan dengan bidang matematika dan statistik.
    • Pendaftar bidang transportasi diutamakan lulusan dari program studi transportasi, mesin, fisika, matematika, ilmu komputer, komunikasi elektronik, material, mekanika dan program studi yang relevan.
    • Belum pernah menyelesaikan pendidikan magister (S2)
    • Batas usia per 31 Desember 2025 yaitu 35 tahun untuk WNI umum, 37 tahun bagi PNS/CPNS, dan 42 tahun bagi PNS jabatan fungsional peneliti, perekayasa, medis, paramedis, atau pendidik
    • IPK minimal 3.00 dari 4.00 atau yang setara
    • Skor bahasa Inggris TOEFL iBT minimal 61, IELTS 6.0, atau Duolingo English Test 80

    Jadwal Beasiswa LPDP CSU 2025

    • Pendaftaran: 12 Juni-10 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 11-17 Juli 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 18 Juli 2025
    • Masa sanggah: 19-21 Juli 2025
    • Pemrosesan sanggah: 22-25 Juli 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 31 Juli 2025
    • Seleksi substansi: 2-8 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 14 Agustus 2025
    • Penyampaian LoA Unconditional CSU kepada LPDP: Pekan 3-4 Agustus 2025
    • Mulai kuliah: September 2025

    Informasi terkait beasiswa LPDP di China 2025-2028 ini bisa dicek lebih lanjut pada menu Beasiswa di laman LPDP Kemenkeu. Semoga berhasil!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Indonesia Bangkit Masih Buka hingga 31 Mei, Cek Lagi Golongan Penerimanya


    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 masih membuka pendaftaran hingga 31 Mei 2025 mendatang. Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi Beasiswa Kementerian Agama (Kemenag) pada tautan https://beasiswa.kemenag.go.id/.

    Sebagai informasi, BIB merupakan program beasiswa hasil kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama. Beasiswa yang diberikan bertujuan untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke jenjang S1, S2, dan S3.

    Pada dasarnya beasiswa ini ditujukan untuk siswa, alumni, tenaga pendidik, hingga pegawai lembaga yang berada di bawah Kementerian Agama. Namun, setiap jenis beasiswa memiliki syaratnya sendiri-sendiri.


    Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Jumat (23/5/2025) berikut informasi tentang golongan penerima BIB 2025 selengkapnya.

    Golongan Penerima BIB Kemenag 2025

    1. Beasiswa Umum S1 Dalam Negeri

    • Lulusan satuan pendidikan menengah di bawah binaan Kemenag
    • Lulusan SMA/SMK yang dikelola oleh Pondok Pesantren

    2. Beasiswa Prestasi S1 Dalam Negeri

    • Lulusan satuan pendidikan menengah di bawah binaan Kemenag atau SMA/SMK yang dikelola oleh Pondok Pesantren
    • Juara 1, 2, 3 Olimpiade Sains Internasional, MTQ atau sejenis
    • Juara 1, 2, 3 Olimpiade Sains Nasional (OSN), Kompetisi Sains Madrasah (KSM), MTQ, dan ajang kompetisi sejenis tingkat nasional
    • Finalis Nasional OSN dan KSM
    • Juara 1, 2, 3 Utsawa Dharma Gita dan Jambore Pasraman
    • Juara 1, 2, 3 Sippa Dhamma Samajja tingkat nasional
    • Penghafal Al-Qur’an (Tahfidz) minimal 10 Juz

    3. Beasiswa S1 PJJ Keagamaan

    • Guru madrasah di lingkungan Kemenag.
    • Guru madrasah Diniyyah Takmiliyah Awaliyah.
    • Guru pada Pondok Pesantren.

    4. Beasiswa S1 Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)

    • Santri asal dari pesantren dari satuan pendidikan PDF/SPM/PKPPS/Ma’had Aly dan/atau MAS/MAN/SMA/SMK yang diselenggarakan dan/atau terintegrasi dan/atau berada di lingkungan pesantren.
    • Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut.

    5. Beasiswa Umum S2 Dalam Negeri

    • Lulusan S1 perguruan tinggi keagamaan
    • Lulusan S1 Ma’had Aly
    • Lulusan S1 PBSB
    • Tenaga kependidikan perguruan tinggi keagamaan
    • Guru/pendidik di Kemenag
    • PNS Kemenag

    6. Beasiswa Umum S2 Luar Negeri

    • Lulusan S1 perguruan tinggi keagamaan
    • Lulusan S1 Ma’had Aly
    • Lulusan S1 PBSB
    • Tenaga kependidikan perguruan tinggi keagamaan
    • Guru/pendidik di Kemenag
    • PNS Kemenag

    7. Beasiswa Umum S3 Dalam Negeri

    • Dosen perguruan tinggi keagamaan (PTK)
    • Dosen fakultas agama islam (FAI) pada perguruan tinggi umum (PTU)
    • Dosen Ma’had Aly
    • PNS Kemenag

    8. Beasiswa Umum S3 Luar Negeri

    • PNS Kemenag
    • Dosen ASN/dosen non-ASN
    • Alumni perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI)
    • Tenaga kependidikan di bawah binaan Kemenag

    9. Beasiswa Double Degree

    • Lulusan S1 PTK
    • Lulusan S1 FA pada PTU
    • Lulusan S1 PBSB.

    Jadwal BIB Kemenag 2025

    1. Pendaftaran: Hingga 31 Mei 2025
    2. Seleksi administrasi: 1-7 Juni 2025
    3. Seleksi skolastik: 11-25 Juni 2025
    4. Seleksi wawancara: 28 Juni-15 Juli 2025
    5. Pengumuman hasil seleksi: 31 Juli 2025

    Informasi lain bisa detikers ketahui melalui laman resmi BIB Kemenag pada tautan https://beasiswa.kemenag.go.id/. Jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey