Author: Gambar Sehat Diet

  • HyunA Pamer Berat Badan, Fans Salfok Bobotnya di Angka 46 Kg


    Jakarta

    Musisi Korea Selatan HyunA belum lama ini membagikan potret bobot berat badannya. Dalam sebuah unggahan, bintang K-Pop itu memperlihatkan beratnya di angka 46,6 kg.

    Tidak sedikit fans yang salah fokus dengan angka di timbangan itu sembari menyebut HyunA terlalu kurus. Tapi ada juga yang mengatakan berat badannya bertambah beberapa kilogram.

    HyunA, yang bernama asli Kim Hyun-ah, berterus terang dalam wawancara tentang perjuangannya dengan diet ekstrem dan penurunan berat badan yang tidak sehat. Saking ketatnya, HyunA bisa tidak makan berhari-hari hanya untuk terlihat kurus.


    Diberitakan Strait Times, Penyanyi dengan tinggi 1,64m ini mengungkapkan dia biasa membuat dirinya kelaparan untuk menjaga fisiknya tetap kurus. Dia hanya makan sepotong gimbap pada hari ketika dia mempromosikan lagu barunya. Hal ini menyebabkan tekanan darah rendah dan dia sering pingsan saat syuting atau pertunjukan, hingga 12 kali dalam sebulan.

    “Saya terobsesi. Saya ingin menjadi sempurna karena… Saya merasa ada begitu banyak orang yang bekerja untuk saya, berusaha membuat saya terlihat bagus,” kata HyunA dalam siaran YouTube ‘Point of Omniscient Interfere’.

    Dia menambahkan bahwa dia sekarang tidak terlalu terobsesi untuk menjadi kurus, dan membiarkan dirinya makan dan menikmati makanan.

    Dalam episode bulan Januari dari acara bincang-bincang online yang dibawakan oleh penyanyi Kim Jae-joong, Hyuna mengatakan bahwa berat badannya hanya 41kg saat mempromosikan musiknya.

    “Banyak orang mengkhawatirkan saya. Saya menyadari ini salah, jadi saya mengubah kebiasaan gaya hidup saya,” ujarnya.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 6 Menu ‘Diet’ Clean Eating, Dijalani Prilly Latuconsina Buat Turunkan BB


    Jakarta

    Clean eating merupakan jenis pola makan yang memilih makanan yang belum melalui banyak proses pengolahan. Makanan yang dipilih biasanya masih segar dan belum banyak nutrisi yang hilang. Makanan-makanan tersebut bisa seperti buah, sayuran, hingga biji-bijian.

    Pola makan ini juga dijalani oleh Prilly Latuconsina. Ia berhasil memangkas berat badan 12 kg, dari 49 kg menjadi 37 kg. Berkaca dari keberhasilan Prilly dengan diet clean eating, apa saja makanan yang bisa dikonsumsi jika ingin menjalani pola ‘makan bersih’ ini?

    1. Buah


    Buah hampir selalu menjadi pilihan terbaik untuk clean eating. Buah sendiri kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Ditambah lagi gula dalam buah adalah alami.

    Selain memakan secara langsung, buah-buahan segar juga bisa dijus. Buah-buah yang bisa dikonsumsi adalah apel, pisang, strawberry, blueberry, jeruk, anggur, alpukat, dan lainnya.

    2. Sayuran

    Sayuran harus menjadi salah satu bahan makanan yang wajib ada di meja makan ketika melakukan pola clean eating karena mengandung vitamin, mineral, dan serat. Sayuran beku dan kalengan juga menyehatkan, namun pilih yang tanpa saus dan garam.

    Sayuran-sayuran yang bisa dicoba adalah wortel, bayam, ubi jalar, bawang putih, bawang bombai, brokoli, kubis brussel, kembang kol, jagung, kacang hijau, selada, jamur, paprika, tomat, dan lainnya.

    3. Biji-bijian

    Biji-bijian merupakan karbohidrat yang baik karena menawarkan serat dan nutrisi. Sehingga, bahan makanan ini sangat cocok untuk dimasukkan ke dalam list ketika ingin melakukan clean eating.

    Biji-bijian utuh seperti beras merah, quinoa, barley, oats, farro atau millet bisa dicoba karena relatif belum diolah dan hanya mengandung satu bahan.

    Produk gandum utuh lainnya, carilah pasta versi gandum utuh, adonan pizza yang didinginkan, roti, dan muffin Inggris, pastikan saja tepung gandum utuh adalah bahan pertama dan tidak ada gula dalam daftar bahannya. Bahkan popcorn pun terbuat dari gandum utuh.

    4. Produk susu

    Pilihlah yoghurt biasa atau yoghurt tawar Yunani dibandingkan dengan yang memiliki rasa buah-buahan karena biasanya sudah mengandung gula tambahan. Produk olahan susu lain seperti keju dan susu murni juga bisa dipilih saat clean eating.

    Selain itu ada alternatif non-susu seperti susu kedelai, kelapa, dan almond. Carilah varietas tanpa pemanis untuk menghindari tambahan gula.

    5. Protein

    Pola makan bersih tentu membutuhkan makanan yang mengandung banyak protein. Nutrisi ini bisa didapat dari daging seperti dada ayam, kaki ayam, daging giling, dan lainnya. Namun harus menghindari makanan olahan seperti hot dog, bologna, dan pepperoni.

    Selain itu ada kerang, ikan, dan telur yang bisa menjadi sumber protein yang sangat menyehatkan. Seperti salmon dan ikan cod pasifik.

    Kacang-kacangan seperti almond, mete, hazelnut, dan walnut juga bisa dijadikan pilihan untuk menambah protein.

    6. Minuman tanpa gula

    Minuman bisa menjadi sumber tambahan gula yang besar, jadi sebaiknya batasi asupan soda, teh manis, dan minuman kopi rasa spesial. Teh dan kopi tanpa pemanis, air, dan seltzer adalah pilihan yang bersih.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Siasat Amel Carla Pangkas BB, Lebih Pilih Nasi Porang ketimbang Nasi Putih


    Jakarta

    Amel Carla mengatakan pola makan dan gaya hidup sehat merupakan kunci utamanya untuk bisa menurunkan berat badan hingga 13 kg. Ia menceritakan bahwa program diet yang ia jalani dengan bantuan ahli gizi dimulai pertama kali pada tahun 2019.

    Selama menjalani diet, penurunan berat badan yang dialami oleh Amel tidak terjadi secara drastis. Ia mengatakan puncak penurunan paling banyak terjadi pada tahun 2020 sebanyak 7 kg. Amel mengaku saat itu dirinya memang juga sedang rutin berolahraga sepeda.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).


    Selain melakukan pola makan yang sehat, Amel juga termasuk artis yang sering berolahraga. Selain bersepeda, ia rupanya juga senang menggeluti olahraga golf dan lari.

    Amel mengaku pada saat ini ia tengah gemar menjalani olahraga lari. Menurutnya berlari merupakan olahraga yang paling mudah dilakukan dan menyenangkan. Bahkan, belum lama ini ia juga berhasil finish ketika mengikuti event half marathon sejauh 21 km.

    Sebagai pelari rekreasional baru, Amel Carla mengaku bangga dengan pencapaian tersebut.

    “Latihannya bener-bener kayak go show aja, bangung setengah enam pagi terus, terus ayo lari ke GBK gitu. Lama-lama jadi rutinitas, karena aku sepedaan dan golf juga. Biar nggak bosen jadi nyoba ganti-ganti olahraga gitu,” sambungnya.

    Selama menjalani program penurunan berat badan, ia mengaku menu makan yang ia konsumsi tidak terlalu berubah. Tetapi, untuk saat ini ia memang sedang membatasi konsumsi nasi putih.

    Amel lebih memilih alternatif lain seperti nasi porang yang dikenal jauh lebih rendah kalorinya. Namun, ia mengatakan dalam beberapa kesempatan ia masih mengonsumsi sushi atau bahkan nasi goreng, sehingga tidak sepenuhnya pantang nasi putih.

    “Nggak susah sama sekali (metode dietnya), makanya salah satu hal yang paling penting itu mindset memang harus happy. Nggak boleh, ‘Gue mau diet’, eh malah stres,” ceritanya.

    “Yang ada badannya malah nolak gitu untuk diet. Jadi harus, ‘I do this for myself’. Untuk kesehatan untuk sendiri,” tandas Amel.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Amel Carla Bikin Pangling usai Turun BB 13 Kg, Begini Metode Dietnya


    Jakarta

    Mantan artis cilik Amel Carla buka-bukaan soal perjalanan dietnya hingga berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg. Semenjak saat itu, tubuh Amel nampak jauh lebih langsing dan pipinya terlihat tirus.

    Sebenarnya apa sih rahasia Amel berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg dan mempertahankannya hingga sekarang? Amel menceritakan dirinya mulai menjalani program penurunan berat badan sejak tahun 2019.

    Ahli diet tersebut yang membentuk program meliputi jenis makanan dan porsi yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan berat badan ideal.


    Amel mengatakan penurunan berat badannya bersama ahli diet tidak terjadi secara drastis. Namun, menurutnya hal itu akan menjadi lebih sehat dan membuat berat badan lebih mudah untuk dipertahankan.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).

    “Puncak turunnya itu akhirnya di tahun 2020, itu pas lagi rajin banget sepedaan karena kardio. Yang biasanya santai-santai aja, terus tiba-tiba kardio kan badan juga jadi kaget. Jadi turun ada 7 kg itu selama 2020,” sambungnya.

    Amel mengaku pada saat ini sedang membatasi asupan nasi putih, namun tidak secara penuh. Ia terkadang masih mengonsumsi makanan-makanan seperti sushi atau bahkan nasi goreng jika sedang ingin mencobanya.

    Untuk konsumsi nasi putih secara pribadi ia mengaku saat ini lebih sering menggantinya dengan nasi porang yang memang dikenal memiliki kandungan kalori yang jauh lebih rendah. Meskipun begitu, ia mengaku terkadang masih mengonsumsi jeroan.

    “Kalau model jeroan gitu aku masih makan kok, makanya kita olahraganya banyak biar makannya juga banyak,” katanya.

    “Aku nggak mengurangi yang biasanya aku makan tapi lebih ke menjaga aja dan lebih mikirin 4 sehat 5 sempurna gitu jadi. Jadi harus ada fibernya, ada sayurnya, ada karbohidratnya, dan harus protein juga banyak. Itu semua harus seimbang,” tandas Amel.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • ‘Skip’ Sarapan Bisa Bikin BB Cepat Turun? Nggak Juga, Ini Faktanya


    Jakarta

    Sarapan sering disebut waktu makan paling penting dalam sehari. Pasalnya, sarapan memberikan nutrisi dan energi yang dibutuhkan tubuh untuk mulai beraktivitas.

    Kendati demikian, sebagian orang beranggapan ‘skip’ sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Apakah benar demikian?

    Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients pada 2022, melewatkan sarapan dapat menyebabkan resistensi insulin dan kenaikan berat badan. Orang yang sering melewatkan sarapan juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya.


    Sebaliknya, orang yang sarapan secara teratur justru lebih memiliki peluang menurunkan berat badannya. Pakar nutrisi Melissa Mitri, MS, RD mengatakan orang yang rajin sarapan cenderung memiliki pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat.

    “Ketika klien saya memprioritaskan sarapan, itu membantu mereka dalam mengurangi asupan kalori di waktu berikutnya,” ujarnya dikutip dari Eating Well, Selasa (13/8/2024).

    Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Tidak Sarapan?

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, melewatkan sarapan bisa menimbulkan banyak efek buruk bagi tubuh, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Adapun sejumlah hal yang dapat terjadi pada tubuh jika sering ‘skip’ sarapan, di antaranya:

    • Tubuh kekurangan energi
    • Keseimbangan hormon terganggu
    • Moody atau perubahan suasana hati yang tak menentu
    • Mudah cemas
    • Nafsu makan meningkat saat makan siang atau makan malam, sehingga meningkatkan jumlah kalori yang masuk ke tubuh
    • Risiko penyakit jantung meningkat
    • Metabolisme tubuh menurun

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 4 Minuman yang Cocok Dikonsumsi saat Diet Intermittent Fasting, Tak Cuma Air Putih

    Jakarta

    Program diet intermittent fasting (IF) atau puasa intermiten akhir-akhir cukup viral di media sosial. Pasalnya, aktris kenamaan Indonesia, Marshanda sukses menurunkan berat badannya hingga 17 kg dengan program diet ini.

    Sebagai informasi, intermittent fasting merupakan program diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Jadwal waktu ‘berpuasa’ juga bervariasi, setiap orang mungkin akan memiliki jadwal yang berbeda, sesuai dengan kemampuan tubuh masing-masing.

    Saat menjalani program diet ini, ada beberapa rekomendasi minuman yang bisa dimasukkan ke dalam menu ketika intermittent fasting. Dikutip dari Women’s Health, berikut penjelasannya.


    1. Kopi Hitam

    Kopi hitam bebas kalori, sehingga minuman ini bisa menjadi pilihan ketika intermittent fasting. Menambahkan gula, krim, atau susu sebaiknya dihindari karena dapat menambah kalori pada kopi.

    Selain itu, hindari minum lebih dari satu cangkir atau beralihlah ke kopi tanpa kafein saat puasa intermiten. Kafein yang berlebihan, terutama saat perut kosong dapat meningkatkan perasaan gelisah yang seringkali meningkatkan nafsu makan dan keinginan untuk ngemil.

    2. Teh

    Teh bebas kalori dan mengandung zat antioksidan tinggi, sehingga bisa menjadi pilihan ketika melakukan intermittent fasting. Perlu diingat, teh yang dianjurkan adalah yang diseduh dari kantong teh, daun teh, atau serpihan teh.

    Hindari untuk meminum teh dalam kemasan. Hal ini karena teh dalam botol banyak mengandung bahan tambahan lain seperti gula.

    3. Air Putih

    Air secara alami bebas kalori, jadi seseorang tidak perlu ragu untuk meminumnya ketika puasa intermiten. Selain itu, meminum air yang cukup dapat memastikan tubuh tetap terhidrasi, serta untuk mengisi perut dan mencegah lapar.

    4. Air Lemon

    Lemon kaya antioksidan dan vitamin C yang mampu mendukung metabolisme tubuh menjadi lebih baik. Selain itu, air lemon juga terbilang menyegarkan dan beraroma, ini bisa menjadi tambahan di samping air putih.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Panduan Intermitten Fasting, Metode Diet yang Bikin Marshanda Turun 17 Kg

    Jakarta

    Aktris Marshanda sukses menurunkan berat badannya sebanyak 17 kg. Salah satu metode diet yang dia lakukan adalah puasa intermitten atau intermitten fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya Marshanda kepada awak media.

    Intermitten fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Ada banyak metode intermitten fasting yang bervariasi dalam jumlah hari puasa dan jatah kalori.


    Dikutip dari Medical News Today, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan ini dapat memberikan manfaat seperti menurunkan massa lemak, kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan umur panjang.

    Pola intermitten fasting didasarkan pada jadwal yang ditetapkan dan tidak mengikuti waktu acak. Meskipun demikian, pengalaman setiap orang tentang intermitten fasting bersifat individual, dan gaya yang berbeda akan cocok untuk orang yang berbeda.

    Ada berbagai metode puasa intermitten, tiap orang bisa memiliki aturan yang berbeda. Berikut panduan intermitten fasting.

    1. Puasa selama 12 jam sehari

    Aturan untuk diet ini sederhana. Seseorang perlu memutuskan dan mematuhi jendela puasa 12 jam setiap hari.

    Menurut beberapa peneliti, berpuasa selama 10-16 jam dapat membuat tubuh mengubah simpanan lemaknya menjadi energi. Ini akan mendorong penurunan berat badan.

    Jenis rencana puasa intermitten ini mungkin merupakan pilihan yang baik untuk pemula. Ini karena jendela puasa relatif kecil, sebagian besar puasa terjadi saat tidur, dan orang tersebut dapat mengonsumsi jumlah kalori yang sama setiap hari.

    Cara termudah untuk melakukan puasa 12 jam adalah dengan memasukkan periode tidur dalam jendela puasa.

    Misalnya, seseorang dapat memilih untuk berpuasa antara pukul 7 malam dan 7 pagi. Mereka harus menyelesaikan makan malam sebelum pukul 7 malam dan menunggu hingga pukul 7 pagi untuk sarapan tetapi akan tertidur selama sebagian besar waktu di antaranya.

    2. Puasa selama 16 jam

    Puasa selama 16 jam sehari, menyisakan jendela makan selama 8 jam, disebut metode 16:8 atau diet Leangains.

    Selama diet 16:8, pria berpuasa selama 16 jam setiap hari, dan wanita berpuasa selama 14 jam. Jenis puasa berselang ini mungkin bermanfaat bagi seseorang yang telah mencoba puasa 12 jam tetapi tidak melihat manfaat apa pun.

    Pada metode puasa ini, orang biasanya menyelesaikan makan malam mereka pada pukul 8 malam dan kemudian melewatkan sarapan keesokan harinya, tidak makan lagi hingga tengah hari.

    3. Puasa selama 2 hari dalam seminggu

    Orang yang mengikuti diet 5:2 mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah standar selama 5 hari dan mengurangi asupan kalori pada 2 hari lainnya.

    Selama 2 hari puasa, pria umumnya mengonsumsi 600 kalori dan wanita 500 kalori.

    Biasanya, orang memisahkan hari puasa mereka dalam seminggu. Misalnya, mereka mungkin berpuasa pada hari Senin dan Kamis dan makan secara teratur pada hari-hari lainnya.

    Harus ada setidaknya 1 hari tanpa puasa di antara hari-hari puasa.

    Ada penelitian terbatas tentang diet 5:2, yang juga dikenal sebagai diet Puasa. Sebuah studi yang melibatkan 107 wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas menemukan bahwa pembatasan kalori dua kali seminggu dan pembatasan kalori terus-menerus keduanya menyebabkan penurunan berat badan yang serupa.

    Studi tersebut juga menemukan bahwa diet ini mengurangi kadar insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin di antara para peserta.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Daftar Minuman yang Bantu Luruhkan Lemak, Cocok Diminum di Pagi Hari

    Jakarta

    Mengurangi lemak-lemak yang ada di perut tentunya membutuhkan kombinasi kebiasaan yang baik. Salah satunya adalah rutin mengonsumsi minuman sehat di pagi hari sebelum melakukan aktivitas harian.

    Beberapa minuman alami yang rutin dikonsumsi ketika pagi hari ternyata dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah bisa membakar lemak. Dikutip dari India Times, berikut adalah beberapa kumpulan minuman alami yang bisa membantu mengecilkan pinggang.

    1. Air Lemon

    Minuman ini terbilang sederhana, namun memiliki khasiat yang luar biasa. Antioksidan dan vitamin C dalam lemon selain dapat memperkuat tubuh dan mendukung kesehatan kulit, ternyata mampu memperlancar detoksifikasi hati. Hal ini dapat meningkatkan kapasitas tubuh dalam metabolisme lemak.


    2. Teh Hijau

    Tak jauh berbeda dengan lemon, teh hijau juga dikenal dengan khasiatnya yang mampu meningkatkan metabolisme. Teh hijau mengandung catechins, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang dapat meningkatkan laju pembakaran kalori dan lemak. Selain itu, teh hijau juga memiliki kafein yang mampu membantu meningkatkan energi dan konsentrasi seseorang.

    3. Cuka Apel

    Apple cider vinegar (ACV) dikenal mampu menurunkan gula darah, menekan rasa lapar, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menurunkan berat badan. Asam asetat pada cuka apel diketahui dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi penyimpanan lemak di perut.

    4. Teh Jahe

    Kandungan termogenik dalam jahe dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Selain itu, teh jahe mampu mengatur rasa lapar dan mempercepat metabolisme seseorang. Sehingga, teh jahe akan berperan dalam proses ‘melelehkan’ lemak yang ada di perut.

    Teh jahe juga mampu mengurangi peradangan dan memperlancar pencernaan jika dikonsumsi rutin pada pagi hari. Selain itu, minuman ini dapat mengatasi perut yang kembung.

    5. Air Timun dan Daun Mint

    Minuman ini kaya akan serat dan kalori, sehingga dapat membantu menghidrasi dan mendetoksifikasi tubuh. Serat dan kalori dalam timun juga membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Ditambah dengan mint, yang berperan dalam memperlancar pencernaan dan menenangkan perut, sehingga mengurangi kembung dan mengecilkan perut bagian tengah.

    (dpy/dpy)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Menyoal Intermittent Fasting, Dijalani Marshanda hingga Berhasil Turun 17 Kg

    Jakarta

    Penampilan terbaru aktris Marshanda bikin pangling. Pemeran Iragita dalam serial Induk Gajah itu kini lebih langsing setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 17 kilogram.

    Kepada awak media, Marshanda mengaku mulai menjalani gaya hidup sehat karena salah satu watak yang dia perankan. Adapun salah satu metode yang dia lakukan untuk menurunkan berat badan adalah puasa intermiten atau intermittent fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya dikutip dari detikhot, Senin (29/7/2024).


    Selain melakukan intermittent fasting, Marshanda mengatakan dirinya juga rutin berolahraga di gym dan badminton setiap minggu.

    “Ada coach-nya untuk badminton, olahraga yang lain, banyak nanya-nanya ke orang lain yang lebih ngerti soal kesehatan-kesehatan, nutrisinya gimana apakah normal atau berlebihan,” imbuhnya.

    Apa Itu Metode Diet Intermittent Fasting?

    Dikutip dari Healthline, puasa intermiten atau intermittent fasting adalah metode diet yang pola makannya diatur pada jam-jam tertentu.

    Salah satu alasan mengapa puasa intermiten efektif untuk menurunkan berat badan adalah karena metode ini membantu membatasi asupan kalori harian, sehingga bisa mencapai defisit kalori.

    Sebuah analisa studi pada 2020 menunjukkan orang yang melakukan puasa intermiten dapat mengalami penurunan berat badan 0,8 hingga 13 persen. Penelitian serupa yang dikutip dari laman Harvard Health juga menemukan puasa intermiten dapat menurunkan berat badan 3,5-7 kilogram dalam 10 minggu.

    Jenis Intermittent Fasting

    Secara prinsip, puasa intermiten tidak jauh berbeda dengan puasa yang biasa dilakukan muslim selama Ramadan. Namun, perbedaannya ada pada durasi puasa dan jam makan.

    Berikut beberapa jenis puasa intermiten yang paling umum:

    1. Metode 16:8

    Seseorang diperbolehkan makan dalam periode 8 jam, dan 16 jam selanjutnya harus berpuasa atau tidak makan sama sekali.

    2. Metode 5:2

    Pada metode ini, seseorang bisa makan normal selama lima hari, kemudian mengurangi asupan kalori hingga seperempat kebutuhan harian selama satu atau dua hari seminggu.

    3. Eat Stop Eat

    Pada metode ini, seseorang harus berpuasa 24 jam penuh selama satu atau dua hari (tidak harus berturut-turut) dalam seminggu, sementara di hari lainnya boleh makan dengan normal.

    4. Puasa selang-seling

    Seseorang berpuasa setiap dua hari sekali, dan diperbolehkan untuk makan secara normal di hari tidak puasa.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 7 Makanan Pembakar Lemak di Perut, Bantu Turunkan Berat Badan

    Jakarta

    Tumpukan lemak di perut atau area tubuh lain kerap membuat seseorang kurang percaya diri dan mengganggu penampilan. Bahkan, lemak yang berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lemak di tubuh. Selain dengan berolahraga, mengonsumsi makanan pembakar lemak juga dapat mendukung proses penurunan berat badan.

    Dikutip dari Healthline, makanan pembakar lemak biasanya kaya akan asam lemak omega-3, protein, dan antioksidan tertentu yang bisa mendukung proses pembakaran lemak.

    Selain itu, makanan-makanan ini juga cenderung dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh, yaitu proses ketika tubuh mengubah makanan dan minuman yang dikonsumsi menjadi energi. Dikutip dari berbagai sumber, berikut makanan pembakar lemak yang bisa mendukung penurunan berat badan.


    1. Telur

    Telur termasuk makanan pembakar lemak karena mengandung protein tinggi. Dikutip dari Healthline, protein adalah salah satu nutrisi penting yang harus terpenuhi saat ingin menurunkan berat badan.

    Protein dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Ini karena protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga bertahan lebih lama di dalam tubuh.

    Selain protein, telur juga mengandung kolin yang tinggi. Kekurangan asupan kolin dikaitkan dengan penumpukan lemak visceral, terutama di bagian hati.

    2. Daging dan Ikan Rendah Lemak

    Makanan pembakar lemak selanjutnya adalah daging dan ikan tanpa lemak. Kedua makanan ini mengandung protein hewani tinggi yang dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama.

    Penelitian menunjukkan mengonsumsi makanan tinggi protein dapat mengurangi produksi ghrelin, yaitu hormon penyebab lapar. Mengonsumsi makanan tinggi protein juga akan membuat tubuh membakar lebih banyak kalori untuk mencerna makanan tersebut.

    3. Coklat Hitam

    Siapa sangka, coklat hitam ternyata bisa menjadi makanan pembakar lemak yang ampuh. Ini karena coklat hitam mengandung antioksidan, seperti polifenol, yang dapat mengontrol kadar gula darah dan mengurangi nafsu makan.

    Pilihlah coklat hitam yang tidak ditambahkan gula atau zat pemanis lain. Penambahan gula, susu, atau pemanis tambahan dapat merusak khasiat coklat hitam dan memicu kenaikan berat badan.

    4. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan adalah makanan pembakar lemak yang baik untuk dikonsumsi saat sedang diet. Pasalnya, makanan ini mengandung berbagai macam nutrisi, seperti serat, protein, dan lemak baik yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

    Adapun jenis kacang-kacangan yang bisa membantu meningkatkan pembakaran lemak antara lain almond, walnut, pistachio, cashew, macadamia, dan pecan.

    5. Minyak Zaitun

    Minyak zaitun atau olive oil adalah pilihan yang lebih sehat jika ingin menurunkan berat badan. Minyak zaitun mengandung asam oleat, senyawa yang telah terbukti memberikan dampak positif terhadap penurunan berat badan.

    Selain digunakan untuk memasak, minyak zaitun juga bisa dikonsumsi sebagai dressing untuk salad.

    6. Teh Hijau

    Teh hijau sejak lama dikenal sebagai salah satu minuman yang dapat menunjang proses pembakaran lemak. Khasiat ini berasal dari katekin atau epigallocatechin gallate (EGCG) yang terkandung dalam teh hijau.

    EGCG adalah senyawa antioksidan yang terbukti dapat meningkatkan pembakaran lemak, terutama di area perut. Mengonsumsi teh hijau secara rutin juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

    7. Kopi

    Selain teh hijau, kopi juga merupakan salah satu minuman yang bisa meningkatkan pembakaran lemak.

    Studi menunjukkan kafein di dalam kopi dapat meningkatkan laju metabolisme 3-11 persen. Laju metabolisme yang tinggi dapat memudahkan penurunan berat badan dan memungkinkan seseorang untuk makan tanpa mengalami kenaikan berat badan yang signifikan.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing