Category: Beasiswa

  • Beasiswa ICETEX 2025 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di Kolombia dan Dapat Uang Saku



    Jakarta

    Kedutaan Besar Republik Indonesia Bogota mengumumkan pembukaan beasiswa Instituto Colombiano de Crédito Educativo y Estudios Técnicos en el Exterior (ICETEX) 2025 bagi warga Indonesia.

    Beasiswa ICETEX disediakan oleh pemerintah Kolombia. Bantuan pendidikan ini berlaku untuk jenjang studi magister atau S2 di kampus-kampus Kolombia.

    Penerima beasiswa bisa menerima berbagai fasilitas kuliah gratis selama maksimal 24 bulan. Selain itu, penerima beasiswa diharapkan dapat menjalin relasi mendalam antara warga negara asing, lembaga pendidikan tinggi hingga mitra kerja sama di negara tersebut.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ICETEX ini? Mengutip laman resmi beasiswa, berikut informasinya.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa ICETEX 2025

    • Uang kuliah
    • Asuransi kesehatan
    • Uang saku bulanan
    • Visa
    • Immigration card

    Durasi Pembiayaan Beasiswa ICETEX 2025

    – Program magister maksimal hingga 24 bulan (4 semester akademik)
    – Pelamar dengan pendidikan magister lebih dari 24 bulan tidak akan diterima.
    – Untuk pelamar dengan gelar magister kurikulum 3 semester dan berlaku hingga 18 bulan, komponen pembiayaan akan diberikan sesuai ketentuan dalam katalog penawaran beasiswa.

    Syarat Daftar Beasiswa ICETEX 2025

    • Bukan warga Kolombia.
    • Tidak berdomisili atau pernah berdomisili di wilayah Kolombia selama 6 bulan terakhir sebelum mendaftar beasiswa atau telah memulai studi di Kolombia pada saat itu.
    • Tidak boleh memiliki hubungan perkawinan atau hubungan de facto di Kolombia.
    • Tidak pernah mendapatkan manfaat dari ICETEX melalui program Beca Colombia.
    • Berusia tidak lebih dari 50 tahun.
    • Memiliki rata-rata nilai kumulatif 4,0 dari 5,0 dalam studi sarjana. Menurut skala penilaian setiap negara, nilai ini harus setara dengan minimal 4,0 untuk skala Kolombia.
    • Memiliki gelar profesional, sarjana atau pascasarjana di bidang pengetahuan apa pun.
    • Memiliki penerimaan di setidaknya satu hingga tiga program pascasarjana yang tercantum dalam Katalog Penawaran Akademik 2025-2.
    • Memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik, dibuktikan surat dari dokter.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa ICETEX

    • Surat Letter of Acceptance dari kampus di Kolombia (Minimal 1, maksimal 4)
    • Ijazah sarjana
    • Transkrip nilai sarjana
    • Surat motivasi dan prioritas
    • Fotokopi paspor
    • Surat keterangan sehat jasmani dan mental dari dokter maksimal terbit 30 hari lalu
    • Sertifikat keahlian

    Jadwal Seleksi Beasiswa ICETEX 2025

    • Pembukaan beasiswa: 7 April 2025
    • Pendaftaran: 7 April-13 Juni 2025
    • Seleksi pelamar: 13-20 Juni 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: 24 Juni 2025
    • Pengumuman lebih lanjut: 25 Juni 2025
    • Pengiriman acceptance letter ke ICETEX: 26-27 Juni 2025
    • Mulai perkuliahan: sesuai dengan kampus dan prodi yang dipilih

    Detikers tertarik dengan beasiswa ini? Segara daftar di https://portal.icetex.gov.co/Portal/Home/HomeEstudiante/becas/programa-de-reciprocidad- para-extranjeros-en-colombia/becas-colombia-extranjeros ya.

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa SM ITB 2025 Masih Dibuka, Cek Syaratnya di Sini



    Jakarta

    Institut Teknologi Bandung (ITB) masih membuka pendaftaran beasiswa Seleksi Mandiri (SM) 2025 hingga 8 Juni mendatang. Ada tiga beasiswa yang bisa kamu ikuti.

    Umumnya, ITB akan mengenakan biaya Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa baru dari jalur SM ITB. Namun,detikers tak perlu khawatir karena ada tiga jenis beasiswa yang dibuka.

    Mengutip unggahan Instagram @admission.itb, berikut tiga jenis beasiswa SM ITB 2025.


    3 Jenis Beasiswa SM ITB 2025 beserta Syaratnya

    1. Beasiswa Dukungan Khusus 3T

    Beasiswa Dukungan 3T ditujukkan bagi mahasiswa yang berasal dari wilayah 3T. Bantuan ini berupa pembebasan biaya pendaftaran dan biaya pendidikan, baik UKT per semester maupun IPI.

    Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung pemerataan pembangunan sumber daya manusia di seluruh wilayah Indonesia. Ada 25 prodi yang dapat dipilih dalam beasiswa ini.

    2. Beasiswa Prodi Stategis Nasional

    Ada beberapa prodi di ITB yang turut mendorong pembangunan nasional atau disebut prodi strategis nasional. Mahasiswa jalur SM ITB yang memilih prodi strategis nasional berkesempatan mendapatkan beasiswa. Penerima beasiswa ini akan dibebaskan dari biaya IPI.

    Berikut daftar prodinya:

    Prodi Pendukung Industri Dasar Indonesia

    – Fisika (FMIPA-IPA)
    – Kimia (FIPA-IPA)

    Prodi Pendukung Ketahanan Pangan dan Energi

    – Rekayasa Pertanian (SITH-R)
    – Rekayasa Kehutanan (SITH-R)
    – Teknologi Pascapanen (SITH-R)
    – Teknik Bioenergi dan Kemurgi (FTI-SP)

    Prodi Pendukung Mitigasi Bencana dan Perubahan Iklim

    – Astronomi (FMIPA-IPA)
    – Metereologi (FITB)
    – Oseanografi (FITB)

    3. Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah

    Terakhir adalah Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Dengan KIP Kuliah, mahasiswa akan dibebaskan dari UKT dan IPI serta mendapat bantuan biaya hidup.

    Untuk menjadi penerima KIP Kuliah, mahasiswa harus mendaftar KIP Kuliah dan mendapatkan rekomendasi dari sekolah asal yang menyatakan pelamar tidak mampu secara ekonomi dan serius menempuh pendidikan di ITB.

    Syarat Daftar SM ITB 2025

    1. Lulusan SMA/sederajat tahun 2023, 2024, dan 2025.
    2. Calon mahasiswa harus memiliki nilai UTBK SNBT 2025.
    3. Calon mahasiswa bukan merupakan peserta yang lolos di SNBP atau SNBT 2025.
    4. Membayar biaya pendaftaran Rp 700.000 kecuali peserta dari wilayah 3T atau pemegang KIP Kuliah
    5. Masing-masing pendaftar memilih maksimal 4 pilihan prodi.
    6. Mengikuti ujian Seleksi SM ITB secara daring.

    Jadwal Seleksi SM ITB 2025

    Pendaftaran: 5 Mei-8 Juni 2025
    Batas akhir pembuatan akun: 6 Juni 2025
    Batas akhir finalisasi: 7 Juni 2025
    Batas akhir pembayaran: 8 Juni 2025
    Ujian kemampuan menggambar: 11 Juni 2025
    Ujian kemampuan akademik: 12 Juni 2025
    Pengumuman hasil seleksi: 20 Juni 2025

    Demikian informasi mengenai Beasiswa SM ITB 2025. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 74,95% Dosen RI Belum S3, Kemdikti Luncurkan Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025


    Jakarta

    Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Periode pendaftaran berlangsung mulai Senin, 2 Juni 2025 sampai 14 Juni mendatang.

    Beasiswa PDDI adalah beasiswa doktor bagi dosen pada perguruan tinggi dalam koordinasi Kemdiktisaintek. Pendanaan beasiswa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan pada DIPA Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek.

    Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan beasiswa ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas dosen dengan menempuh program doktor. Ia menjelaskan sekitar 74,95 persen dosen di Indonesia belum berkualifikasi pendidikan doktor.


    Brian mengatakan peningkatan kualifikasi dosen turut mendukung naik pangkat dan mendukung kesejahteraan dosen. Untuk itu, ia menyatakan, pihaknya kini juga tengah mengupayakan beasiswa doktor bagi dosen dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan beasiswa dari riset, khususnya pada topik prioritas pemerintah.

    “Barangkali tahun depan dana penelitian langsung kita blok untuk S3,” ucapnya di peluncuran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia 2025 di Grha Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2025).

    Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

    Beasiswa doktor untuk dosen Kemdiktisaintek 2025 ini dibuka bagi dosen yang telah diterima pada perguruan tinggi di dalam negeri sesuai skema beasiswa pada prodi yang telah ditetapkan PPPAPT. Usia maksimalnya yakni 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 2 tahun bagi program doktor 4 tahun.

    Bagi pendaftar program joint degree atau dual degree, maka dosen bersangkutan disyaratkan menyertakan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) program tersebut. Opsi pola pada program doktor 4 tahun yaitu 2 tahun di dalam negeri dan 2 tahun terakhir di luar negeri (2+2) atau 3 tahun di dalam negeri dan 1 tahun terakhir di perguruan tinggi luar negeri (3+1).

    Pendaftaran beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek ini dibuka secara daring di laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Program Beasiswa S3 Dosen Bisa Disambi Mengajar


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Beasiswa doktor di dalam negeri program joint degree dan dual degree ini disediakan dalam skema penyelenggaraan program doktor by research dan program doktor by coursework.

    Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan program doktor by research memungkinkan dosen untuk tetap mengajar dengan porsi lebih sedikit sambil menjalani riset dan bimbingan.

    “(Contohnya) ketika semester break, break mengajar, mereka (yang) misalnya dari Sumatera (lalu) bersekolah di ITB. Misalnya dia tinggal 1-2 bulan di ITB. Kemudian ketika masa mengajar, dia kembali lagi ke sana (kampus tempat mengajar),” ucapnya di peluncuran beasiswa di Grha Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (2/6/2025).


    Brian menambahkan, kendati porsi mengajar dikurangi dan perlu usaha lebih dalam meneliti, bimbingan, sambil mengajar, skema ini memungkinkan dosen dapat tetap menerima pendapatan. Diharapkan, skema ini memotivasi dosen untuk tidak khawatir dengan pemasukan semasa studi dan mau meningkatkan kualifikasi pendidikan.

    “Intinya adalah pendapatan yang diterima oleh dosen asal itu tetap dia bisa terima. Betul-betul itu tetap bisa diterima sehingga tadi yang kondisi awalnya bahwa dosen-dosen itu tidak mau sekolah karena dia (terkendala) motivasi itu kita atasi dengan cara seperti itu. Harapannya teman-teman dosen tidak perlu khawatir,” ucapnya.

    Syarat Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

    • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) atau paspor
    • Memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) atau nomor induk dosen khusus (NIDK) bagi dosen tetap di bawah koordinasi Kemdiktisaintek
    • Usia maksimal 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 48 tahun bagi program doktor 4 tahun
    • Sudah diterima pada perguruan tinggi dalam negeri sesuai dengan skema beasiswa pada program studi yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT)
    • Merupakan mahasiswa baru pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026
    • IPK program magister paling rendah 3,25 dari 4,00
    • Memiliki ijazah atau bukti setara ijazah dan transkrip akademik program pendidikan tinggi sebelumnya
    • Mendapat paling sedikit 1 rekomendasi dari dosen
      Memiliki surat izin mengikuti pendaftaran dan seleksi dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang bagi ASN atau pimpinan instansi yang berwenang bagi non-ASN
    • Melampirkan surat izin dari pemimpin PTN asal atau dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) jika berasal dari PTS
    • Melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang paling lama 6 bulan terhitung dari tanggal pendaftaran dengan ketentuan:
      • – Surat keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik
      • – Surat keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik/lembaga yang berwenang untuk pengujian zat narkoba
    • Menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa PDDI sesuai dengan format yang disediakan oleh PPAPT
    • Tidak sedang menjalani pendidikan pada satuan pendidikan lain
    • Tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang program pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan/tamat
    • Tidak berstatus sebagai calon penerima atau penerima beasiswa dari sumber lain yang akan mengakibatkan atau mengakibatkan pendanaan ganda (double funding) pada komponen pendanaan yang sama terhadap beasiswa doktor untuk dosen ini
    • Tidak mendaftar dan/atau menerima beasiswa nongelar atau non-degree dengan sumber pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sampai dengan ditetapkan sebagai penerima beasiswa
    • Tidak sedang mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) sampai ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
    • Khusus pendaftar penyandang disabilitas:
      • – Melampirkan surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit atau dokter sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
      • – Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali/suami/istri dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp l0.000
      • – Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai dengan kebutuhan aktivitas disabilitas.
    • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk pendaftar yang melaksanakan pendidikan jalur masuk reguler pada perguruan tinggi yang ditetapkan PPAPT dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
      • – Kelas eksekutif
      • – Kelas khusus
      • – Kelas karyawan
      • – Kelas jarak jauh
      • – Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
      • – Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara, kecuali untuk program joint degree/dual degree
      • – Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
      • – Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan standar pelaksanaan kelas reguler.
    • Esai atau karangan berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi deskripsi diri, deskripsi peran yang akan dilakukan, deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dan penilaian diri (kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, dan hal-hal yang pernah dilakukan dan disesali) dengan jumlah kata 1500-2000.
    • Proposal penelitian, dengan ketentuan:
      • – Minimal memuat: judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan/tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka
      • – Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk dalam negeri dan Bahasa Inggris untuk tujuan luar negeri
      • – Panjang 1500 – 2000 kata.

    Syarat Khusus

    • Penerima Beasiswa PDDI bagi pendaftar program joint degree/dual degree menyertakan perjanjian kerja sama/MoU program joint degree/dual degree.
    • Bagi yang menjalani program doktor joint degree/dual degree berdurasi 4 tahun , maka opsi polanya yakni:
      • – Pola 2+2: Tahun ke-1 dan ke-2 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-3 dan ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
      • – Pola 3+1: Tahun ke-1 hingga ke-3 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
    • Pola program doktor joint degree/dual degree berdurasi kurang dari 4 tahun dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara 2 perguruan tinggi penyelenggara.

    Tahap Seleksi

    • Seleksi administrasi: Validasi kesesuaian dan kebenaran dokumen
    • Seleksi substansi: Wawancara yang menilai aspek kemampuan akademik atau keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaan.

    Informasi beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek lebih lanjut dapat diakses di https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kuliah Aperti BUMN 2025, Peluang Studi Gratis sampai Lulus


    Jakarta

    Aliansi Perguruan Tinggi Badan Usaha Milik Negara (Aperti BUMN) membuka pendaftaran beasiswa kuliah hingga lulus sesuai ketentuan. Tahun ini, beasiswa Aperti BUMN dibuka di enam perguruan tinggi yang berafiliasi dengan BUMN mulai 2-16 Juni 2025.

    Ketua Umum Aperti BUMN dan Rektor Institut Teknologi (IT) PLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK MT IPU ASEAN Eng APEC Eng mengatakan beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau yang sederajat pada 2025 atau 2024 yang ingin menempuh pendidikan program sarjana atau vokasi Peluang beasiswa program magister (S2) juga dapat dibuka kampus anggota.

    Ia merinci, beasiswa Aperti BUMN 2025 terdiri dari beasiswa penuh dan beasiswa parsial. Kuota total yakni sebanyak 301 mahasiswa.


    “Peserta yang lolos seleksi ada yang mendapatkan beasiswa penuh, tidak membayar biaya sekolah (pendidikan) sama sekali; ada yang kita sebut parsial, ini tergantung perguruan tinggi masing-masing,” ucapnya di Universitas Pertamina, Jakarta, Senin (2/6/2025), dikutip dari kanal YouTube Universitas Pertamina, Selasa (3/6/2025).

    Di samping dukungan biaya kuliah dan fasilitas akademik, penerima beasiswa berkesempatan untuk menjadi peserta prioritas pada program magang BUMN afiliasi kampus. Penerima beasiswa juga berkesempatan menjalani pelatihan soft skills dan hard skills yang relevan dengan dunia kerja serta berjejaring dengan alumni serta profesional di bidangnya.

    Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa Aperti BUMN

    Pendaftar dikenakan biaya Rp 100.000 dengan ketentuan mendaftar ke maksimal 1 perguruan tinggi Aperti BUMN saja. Berikut anggota Aperti BUMN saat ini yang dapat dilamar dengan beasiswa Aperti BUMN beserta kuota beasiswanya:

    Telkom University

    • Afiliasi: PT Telkom Indonesia Tbk
    • Kuota beasiswa penuh: 25
    • Kuota beasiswa parsial: 30

    Institut Teknologi (IT) PLN

    • Afiliasi: PT PLN (Persero)
    • Kuota beasiswa penuh: 5
    • Kuota beasiswa parsial: 100

    Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)

    • Afiliasi: Semen Indonesia Group (SIG)
    • Kuota beasiswa penuh: 10
    • Kuota beasiswa parsial: 20

    Universitas Pertamina

    • Afiliasi: PT Pertamina (Persero)
    • Kuota beasiswa penuh: 5
    • Kuota beasiswa parsial: 10

    Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)

    • Afiliasi: PT Pos Indonesia (Persero)
    • Kuota beasiswa penuh: 5
    • Kuota beasiswa parsial: 50

    Politeknik Semen Indonesia

    • Afiliasi: Semen Indonesia Group (SIG)
    • Kuota beasiswa penuh: 5
    • Kuota beasiswa parsial: 36

    Iwa mengatakan, Aperti BUMN juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi afiliasi BUMN Malaysia. Lewat kerja sama ini, mahasiswa berkesempatan untuk menjalani student exchange dan kolaborasi riset.

    Syarat Beasiswa Aperti BUMN 2025

    • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat lulusan 2024 atau 2025
    • Memilih satu perguruan tinggi Aperti BUMN
    • Melampirkan:
      • Nilai rapor semester 1-5
      • Sertifikat prestasi akademik dan/atau nonakademik yang diraih selama SMA/sederajat (diutamakan)
      • Surat rekomendasi sekolah (diutamakan).

    Jadwal Beasiswa Aperti BUMN 2025

    • Pendaftaran: 2-16 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 17-20 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 21 Juni 2025
    • Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kecerdasan Majemuk (TKM): 23 Juni 2025
    • Pengumuman lolos ujian masuk: 24 Juni 2025
    • Seleksi wawancara: 25-26 Juni 2028
    • Pengumuman penerima beasiswa Aperti BUMN: 1 Juli 2025

    Unggah berkas pendaftaran di website Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) kampus tujuan masing-masing. Semoga berhasil, detikers!

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Penuh dan Parsial Aperti BUMN 2025, Begini Bedanya


    Jakarta

    Enam perguruan tinggi afiliasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka penerimaan mahasiswa baru jalur Beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi (Aperti) BUMN 2025. Periode pendaftaran berlangsung sampai 16 Juni mendatang.

    Ketua Umum Aperti BUMN dan Rektor Institut Teknologi (IT) PLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK MT IPU ASEAN Eng APEC Eng mengatakan, beasiswa Aperti BUMN 2025 terdiri dari dua skema yakni beasiswa penuh dan parsial.

    “Peserta yang lolos seleksi ada yang mendapatkan beasiswa penuh, tidak membayar biaya sekolah (pendidikan) sama sekali; ada yang kita sebut parsial, ini tergantung perguruan tinggi masing-masing,” ucapnya di Universitas Pertamina, Jakarta, Senin (2/6/2025), dikutip dari kanal YouTube Universitas Pertamina, Selasa (3/6/2025).


    Beasiswa Aperti BUMN 2025: Penuh dan Parsial

    Sebagai contoh, Institut Teknologi PLN membuka beasiswa penuh hingga lulus di Prodi D3 Teknologi Listrik dan Prodi D3 Teknik Mesin. Periode beasiswa yakni maksimal 6 semester, seperti dikutip dari laman Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IT PLN.

    Sementara itu, beasiswa parsial berupa potongan Biaya Pengembangan dan Pembangunan Pendidikan (BP3). Skema ini dibuka bagi pelamar prodi Sarjana (S1) apapun di IT PLN.

    Adapun biaya kuliah IT PLN kelas reguler tahun akademik 2025/2026 terdiri dari uang pangkal dan BP3 yang dibayarkan 1 kali di awal kuliah, serta biaya uang kuliah yang dibayarkan setiap semester.

    Uang pangkal berbeda-beda setiap prodi, mulai dari Rp 3,6 juta sampai Rp 6 juta. Sementara itu, BP3 sebesar Rp 8 juta atau Rp 10 juta, tergantung prodinya. Adapun uang kuliah prodinya berkisar dari Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per semester.

    Beda halnya dengan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI). Kampus yang berafiliasi dengan PT Pos Indonesia (Persero) menerapkan beasiswa parsial berupa pembebasan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) dan pembebasan biaya Sumbangan Pengembangan Pendidikan SPP pada 1 semester terakhir.

    Adapun beasiswa penuh ULBI jalur Aperti BUMN merupakan pembebasan biaya pendidikan sampai lulus, baik DPP maupun SPP. Beasiswa penuh dan parsial ULBI ini berlaku pada semua prodi.

    DPP ULBI dibayarkan 1 kali, berkisar Rp 5 juta – Rp 10 juta. Sedangkan SPP ULBI tahun akademik 2025/2026 mulai dari Rp 5,5 juta-Rp 9,8 juta.

    Kuota Beasiswa Aperti BUMN 2025 Penuh dan Parsial

    Total sebanyak 301 kursi kuliah dengan beasiswa dibuka melalui Beasiswa Aperti BUMN 2025. Setiap kampus juga menerapkan kuota yang berbeda pada skema beasiswa penuh dan beasiswa parsial.

    Kuota Beasiswa Aperti BUMN Telkom University

    • Kuota beasiswa penuh: 25
    • Kuota beasiswa parsial: 30

    Kuota Beasiswa Aperti BUMN Institut Teknologi (IT) PLN

    • Kuota beasiswa penuh: 5
    • Kuota beasiswa parsial: 100

    Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)

    • Kuota beasiswa penuh: 10
    • Kuota beasiswa parsial: 20

    Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Pertamina

    • Kuota beasiswa penuh: 5
    • Kuota beasiswa parsial: 10

    Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)

    • Kuota beasiswa penuh: 5
    • Kuota beasiswa parsial: 50

    Kuota Beasiswa Aperti BUMN Politeknik Semen Indonesia

    • Kuota beasiswa penuh: 5
    • Kuota beasiswa parsial: 36

    Pantau ketentuan beasiswa penuh dan parsial masing-masing perguruan tinggi untuk Beasiswa Aperti BUMN 2025 di laman resminya. Semoga berhasil pada seleksi tahun ini!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada 100+ PTN dan PTS yang Menerima KIP Kuliah, Cek Daftarnya di Sini



    Jakarta

    Program beasiswa pendidikan KIP Kuliah telah menjangkau lebih dari 100 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Untuk mengecek daftar perguruan tinggi tersebut, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

    Seperti diketahui, KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan tinggi dari pemerintah untuk mahasiswa kurang mampu. Beasiswa ini akan mencakup biaya pendidikan serta memberikan biaya tunjangan hidup.

    Namun perlu diingat jika tidak semua PTN dan PTS menyediakan beasiswa ini. Maka dari itu, perlu untuk melakukan riset sebelum mendaftar di perguruan tinggi impian.


    Nah ada cara mudah untuk mengetahui daftar PTN dan PTS yang menjadi penerima mahasiswa KIP Kuliah. Berikut caranya.

    Cara Cek PTN dan PTS yang Menerima KIP Kuliah

    1. Kunjungi laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/
    2. Klik Menu Profil Perguruan Tinggi pada halaman atas
    3. Gulir ke bawah sampai layar menunjukkan Cari Perguruan Tinggi/Program Studi Penerima KIP Kuliah
    4. Layar akan menunjukkan daftar perguruan tinggi yang menerima KIP Kuliah
    5. Kamu juga bisa mencari apakah perguruan tinggimu termasuk penerima KIP Kuliah dengan menuliskan nama perguruan tinggi pada kolom Cari

    20 PTN Penerima Peserta KIP Kuliah Terbanyak pada SNBT 2025

    Sebagai referensi, ada 20 PTN penerima peserta KIP Kuliah terbanyak pada SNBT 2025. Menurut Konferensi Pers: Pengumuman SNBT 2025 yang disiarkan pada Youtube SNPMB ID pada Selasa (27/5), perguruan tinggi ini bisa menerima hingga ribuan peserta KIP Kuliah.

    Perguruan tinggi mana saja? Simak di sini:

    1. Universitas Negeri Surabaya

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 3.252 orang

    2. Universitas Negeri Padang

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 2.815 orang

    3. Universitas Negeri Medan

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 2.744 orang

    4. Universitas Negeri Makassar

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 2.508 orang

    5. Universitas Lampung

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.998 orang

    6. Universitas Nusa Cendana

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.898 orang

    7. Universitas Tadulako

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.874 orang

    8. Universitas Pendidikan Indonesia

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.697 orang

    9. Universitas Negeri Gorontalo

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.696 orang

    10. Universitas Negeri Malang

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.645 orang

    11. Universitas Haluoleo

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.640 orang

    12. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.598 orang

    13. Universitas Hasanuddin

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.571 orang

    14. Universitas Jember

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.554 orang

    15. Universitas Siliwangi

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.484 orang

    16. Universitas Malikussaleh

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.424 orang

    17. Universitas Jambi

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.411 orang

    18. Universitas Jenderal Soedirman

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.347 orang

    19. Universitas Syiah Kuala

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.275 orang

    20. Universitas Mataram

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.267 orang

    Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    1. Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023
    2. Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi
    3. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

    1. Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
    2. Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
    3. Program Keluarga Harapan (PKH)
    4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
    5. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
    6. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
    7. Berasal dari panti sosial/panti asuhan

    Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya termasuk:

    Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
    Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
    Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP Georgetown 2025, S2 di Jakarta, AS, dan Qatar


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia Pacific (GSAP) Program Master 2025 dibuka mulai 4-26 Juni 2025. Kuota beasiswa yang ditawarkan yakni sebanyak 35 orang. Warga umum, CPNS atau PNS, serta anggota TNI/Polri boleh mendaftar.

    Beasiswa LPDP ini merupakan kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan Georgetown University. Prodi yang ditawarkan yakni Executive Master in Diplomacy and International Affairs (EMDIA).

    Penerima beasiswa akan kuliah 1 tahun atau maksimal 12 bulan, dengan semester musim gugur di Jakarta, semester musim semi di Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat, dan 1 pekan modul di Georgetown University kampus Qatar.


    Beasiswa LPDP Georgetown 2025

    Dikutip dari panduan resminya, beasiswa ini meliputi:

    • Biaya kuliah (tuition fee)
    • Dana pendaftaran
    • Tunjangan buku
    • Dana bantuan penelitian tesis
    • Dana bantuan seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana transportasi PP Jakarta-Washington DC
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan di Washington DC
    • Dana hidup bulanan
    • Dana lomba internasional
    • Dana keadaan darurat jika diperlukan

    Syarat Beasiswa LPDP Georgetown 2025

    • WNI, termasuk CPNS/PNS dan anggota TNI/Polri
    • Usia maksimal 42 tahun per 31 Desember 2025
    • Sudah menyelesaikan studi S1/D4
    • Belum pernah lulus S2
    • Pendaftar yang sedang kuliah S2 dapat mendaftar jika lolos seleksi substansi dengan menyerahkan dokumen persyaratan sesuai ketentuan
    • Skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 7.0, dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku pada 18 Juli 2025

    Tahapan Pendaftaran

    Jadwal Beasiswa LPDP Georgetown 2025

    • Pendaftaran: 2-26 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 30 Juni-7 Juli 2025
    • Pengumuman hasil administrasi sementara: 8 Juli 2025
    • Masa sanggah: 9-10 Juli 2025
    • Proses sanggah: 11-17 Juli 2025
    • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 18 Juli 2025
    • Seleksi substansi: 22-25 Juli 2025
    • Penyampaian LoA Unconditional dari GSAP: 24-26 Juli 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 31 Juli 2025
    • Mulai kuliah: Agustus 2025

    Informasi beasiswa LPDP Georgetown 2025 lebih lanjut dapat diakses dengan klik DI SINI.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS Dibuka, Catat Jadwalnya


    Jakarta

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah juga tersedia bagi calon mahasiswa yang lolos lewat jalur mandiri. Peluang ini dibuka di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

    Jalur mandiri adalah jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi masing-masing. Jalur mandiri dapat digelar oleh PTS maupun PTN.

    Peserta jalur mandiri yang lolos seleksi dengan KIP Kuliah akan mendapat bantuan biaya kuliah dan bantuan biaya hidup hingga lulus sesuai ketentuan.


    Jadwal KIP Kuliah Jalur Mandiri 2025

    • Buka pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTN dan PTS: 4 Juni 2025
    • Tutup pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTN: 30 September 2025
    • Tutup pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTS: 31 Oktober 2025

    Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri 2025

    Berdasarkan siaran Pendaftaran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Selasa (4/2/2025), peserta calon pemegang KIP Kuliah yang lolos seleksi PTN atau PTS dari jalur mandiri akan diverifikasi lebih lanjut oleh pihak kampus. Setelah lolos verifikasi, nama peserta bersangkutan akan diusulkan oleh kampusnya untuk menjadi calon penerima KIP Kuliah di PTN/PTS tersebut.

    Calon mahasiswa bersangkutan lalu melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di PTN atau PTS tujuannya. Setelah itu, penerima KIP Kuliah akan ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan kampusnya tersebut.

    Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

    Prioritas mahasiswa penerima KIP Kuliah didasarkan pada persyaratan ekonomi. Data mahasiswa bersangkutan di antaranya diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

    Adapun syarat ekonomi penerima KIP Kuliah 2025 yaitu:

    • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk DTKS
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data P3KE maksimal pada desil 3
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
    • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu.

    Lebih lanjut, berikut prioritas penerima KIP Kuliah 2025:

    1. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN
    3. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS
    4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS
    5. Termasuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lulus seleksi mandiri di PTS
    6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS
    7. Pelamar yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi diPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
      • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
      • – Surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Berdasarkan ketentuan KIP Kuliah 2025, maka pendaftar KIP Kuliah jalur mandiri PTN dan PTS yang lolos seleksi termasuk prioritas penerima jika merupakan pemegang KIP SMA, atau memenuhi syarat di atas lainnya.

    Informasi lebih lanjut tentang KIP Kuliah 2025 jalur mandiri bisa diakses di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/, kanal media sosial Kemdiktisaintek, dan laman resmi PTS serta PTS tujuan. Semoga berhasil, detikers.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • RI Sediakan 100 Kuota Beasiswa Doktor ke Rusia, Juga Akan Padankan Gelar Akademik



    Jakarta

    Pendidikan tinggi menjadi salah satu dari empat dokumen kerja sama yang dipertukarkan Indonesia-Rusia dalam lawatan Presiden Prabowo pada Kamis (19/6/2025) lalu. Indonesia menyediakan kuota beasiswa doktor ke Rusia hingga akan memadankan gelar akademik.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan pemerintah Indonesia akan menyediakan 100 kuota beasiswa untuk mengambil gelar Doktor ke Rusia.

    “Seleksi peserta beasiswa pemerintah Rusia dapat melibatkan Kemdiktisaintek, dan menjadikan program beasiswa tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah Indonesia,” jelas Menteri Brian dilansir dari situs Kemendiktisaintek, Jumat (20/6/2025), dikutip dan ditulis Rabu (25/6/2025).


    Brian juga menegaskan gelar sarjana bagi mahasiswa yang melanjutkan studinya ke jenjang Magister, nantinya bisa diakui dan diberikan dalam bentuk ijazah Sarjana. Pengaturan, pengakuan bersama, serta kualifikasi, dan gelar akademik Indonesia-Rusia saat ini tengah dalam proses finalisasi.

    Indonesia dan Rusia, lanjut Brian, harus dapat melakukan program pendanaan riset bersama untuk para profesor.

    Rencana ini sebagai bentuk komitmen untuk implementasi kerja sama yang hendak dilakukan oleh kedua belah pihak dengan adanya payung kerja sama yang telah sah ditandatangani. Brian yang ikut dalam lawatan Prabowo ke Rusia menyampaikan hal ini setelah bertemu Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia Valery Falkov di St Petersburg.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Nikolaevich Falkov disela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025).Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Nikolaevich Falkov disela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025). Foto: Dok. Kemdiktisaintek

    “Tingkat partisipasi peserta Indonesia, atas beasiswa Pemerintah Rusia bertumbuh sangat pesat dan Saya harapkan jumlah ini akan terus bertambah,” ujar Falkov.

    Falkov juga menyampaikan agar pemerintah Indonesia dapat membuka peluang lebih besar bagi peserta beasiswa Indonesia untuk belajar di Rusia.

    Brian juga mengungkapkan Falkov akan berkunjung ke Indonesia yang direncanakan Oktober 2025. Kunjungan ini untuk penandatanganan dokumen perjanjian pengakuan bersama serta kualifikasi dan gelar akademik Indonesia-Rusia.

    “Indonesia dan Rusia sepakat menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi. Kesepakatan ini saya tandatangani bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov, di Saint Petersburg, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral berbasis pengetahuan dan riset,” tutur Brian.

    Sebelumnya ada 4 dokumen kenegaraan kerja sama yang dipertukarkan antara Indonesia-Rusia dalam lawatan Presiden Prabowo yakni:

    1. Persetujuan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Bidang Pendidikan Tinggi.

    2. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Sektor Transportasi.

    3. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Federasi Rusia tentang kerja sama di bidang pengembangan digital dan media massa.

    4. Nota Kesepahaman antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (DANANTARA) dan Joint Stock Company “Management Company of Russian Direct Investment Fund”.

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com