Category: Beasiswa

  • Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2025 Dibuka, Cek Pilihan Kampusnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri tahun 2025. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa D4/S1.

    Tahun ini ada sebanyak 133 kampus mitra beasiswa. Mulai dari perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, vokasi hingga perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN)

    Beasiswa Cendekia Baznas ini memberikan pembiayaan berupa bantuan uang kuliah tunggal (UKT) per semester, bantuan biaya riset, bantuan biaya prestasi, dan bimbingan diri bersama mentor atau tokoh nasional.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ini? Mengutip buku panduannya, berikut ketentuan dan pilihan kampus mitranya.

    Syarat Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 yang terdaftar di 125 kampus mitra.
    • Mahasiswa dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM) diutamakan.
    • IPK minimal 3,00
    • Pendaftar kategori prestasi harus memiliki prestasi yang terdaftar dalam database MTN Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
    • Pendaftar kategori aktivis harus pernah menjadi pengurus aktif organisasi di organisasi minimal tingkat jurusan selama dua tahun terakhir.
    • Pendaftar kategori disabilitas harus memiliki bukti dari dokter (surat keterangan).

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Formulir pendaftaran
    • Pasfoto
    • KTP dan kartu keluarga
    • Transkrip nilai IPK terakhir (KHS/KRS)
    • Surat/piagam/sertifikat kategori khusus prestasi, aktivis dan disabilitas
    • Surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota
    • Surat pernyataan
    • Akad peserta Beasiswa Cendekia Baznas
    • Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”.

    Cara Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Mengunduh formulir pendaftaran pada laman https://bazn.as/panduanbcbd
    2. Melakukan pendaftaran diri langsung di kampus masing-masing
    3. Pendaftar menyerahkan berkas persyaratan dengan lengkap.
    4. Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025
    5. Pendaftaran: 4-17 Agustus 2025
    6. Seleksi administrasi: 18-22 Agustus 2025
    7. Pengumuman lulus administrasi: 25 Agustus 2025
    8. Wawancara oleh tim kampus: 25-29 Agustus 2025
    9. Masa sanggah: 1-14 September 2025
    10. Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Institut Pertanian Bogor
    2. Institut Teknologi Bandung
    3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    4. Universitas Airlangga
    5. Universitas Andalas
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Hasanuddin
    8. Universitas Indonesia
    9. IAI Al-Qodiri Jember
    10. IAIN Metro Lampung
    11. IAIN Palopo
    12. IAIN Ponorogo
    13. IAIN Pontianak
    14. IAIN Sultan Amai Gorontalo
    15. Institut Agama islam Tazkia
    16. Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali
    17. Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al
    18. Hikam Depok
    19. STAI Al Hikmah Jakarta
    20. STEI SEBI
    21. UIN Alauddin Makassar
    22. UIN Antasari Banjarmasin
    23. UIN Ar-Raniry
    24. UIN Datokarama Palu
    25. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
    26. UIN Imam Bonjol Padang
    27. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
    28. UIN Mataram
    29. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    30. UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
    31. UIN Raden Fatah Palembang

    Daftar pilihan kampus lainnya bisa dilihat di SINI ya. https://drive.google.com/drive/folders/1JxgF_2-t_jUt3EtGbaeD5AwSGTsZ8Wsc

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2025 Dibuka, Cek Pilihan Kampusnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri tahun 2025. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa D4/S1.

    Tahun ini ada sebanyak 133 kampus mitra beasiswa. Mulai dari perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, vokasi hingga perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN)

    Beasiswa Cendekia Baznas ini memberikan pembiayaan berupa bantuan uang kuliah tunggal (UKT) per semester, bantuan biaya riset, bantuan biaya prestasi, dan bimbingan diri bersama mentor atau tokoh nasional.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ini? Mengutip buku panduannya, berikut ketentuan dan pilihan kampus mitranya.

    Syarat Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 yang terdaftar di 125 kampus mitra.
    • Mahasiswa dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM) diutamakan.
    • IPK minimal 3,00
    • Pendaftar kategori prestasi harus memiliki prestasi yang terdaftar dalam database MTN Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
    • Pendaftar kategori aktivis harus pernah menjadi pengurus aktif organisasi di organisasi minimal tingkat jurusan selama dua tahun terakhir.
    • Pendaftar kategori disabilitas harus memiliki bukti dari dokter (surat keterangan).

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Formulir pendaftaran
    • Pasfoto
    • KTP dan kartu keluarga
    • Transkrip nilai IPK terakhir (KHS/KRS)
    • Surat/piagam/sertifikat kategori khusus prestasi, aktivis dan disabilitas
    • Surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota
    • Surat pernyataan
    • Akad peserta Beasiswa Cendekia Baznas
    • Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”.

    Cara Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Mengunduh formulir pendaftaran pada laman https://bazn.as/panduanbcbd
    2. Melakukan pendaftaran diri langsung di kampus masing-masing
    3. Pendaftar menyerahkan berkas persyaratan dengan lengkap.
    4. Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025
    5. Pendaftaran: 4-17 Agustus 2025
    6. Seleksi administrasi: 18-22 Agustus 2025
    7. Pengumuman lulus administrasi: 25 Agustus 2025
    8. Wawancara oleh tim kampus: 25-29 Agustus 2025
    9. Masa sanggah: 1-14 September 2025
    10. Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Institut Pertanian Bogor
    2. Institut Teknologi Bandung
    3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    4. Universitas Airlangga
    5. Universitas Andalas
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Hasanuddin
    8. Universitas Indonesia
    9. IAI Al-Qodiri Jember
    10. IAIN Metro Lampung
    11. IAIN Palopo
    12. IAIN Ponorogo
    13. IAIN Pontianak
    14. IAIN Sultan Amai Gorontalo
    15. Institut Agama islam Tazkia
    16. Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali
    17. Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al
    18. Hikam Depok
    19. STAI Al Hikmah Jakarta
    20. STEI SEBI
    21. UIN Alauddin Makassar
    22. UIN Antasari Banjarmasin
    23. UIN Ar-Raniry
    24. UIN Datokarama Palu
    25. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
    26. UIN Imam Bonjol Padang
    27. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
    28. UIN Mataram
    29. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    30. UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
    31. UIN Raden Fatah Palembang

    Daftar pilihan kampus lainnya bisa dilihat di SINI ya. https://drive.google.com/drive/folders/1JxgF_2-t_jUt3EtGbaeD5AwSGTsZ8Wsc

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap 2 Ditutup Besok, Cek Cara Daftarnya di Sini



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus 2025 tahap 2 akan segera ditutup besok 7 Agustus 2025. Bagaimana cara pendaftarannya?

    Seperti diketahui,KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan yang diberikan Pemerintah ProvinsiDKI Jakarta kepada siswa yang tinggal di Jakarta dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Tujuan bantuan ini adalah untuk menekan angka putus sekolah.

    KJP Plus berlaku bagi siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Dana yang diterima siswa bisa dibelanjakan untuk keperluan sekolah seperti tas, sepatu, buku, alat tulis, dan sebagainya.

    Bagaimana cara menjadi penerima KJP Plus? Mengutip unggahan Instagram @upt.p4op pada Selasa (30/7/2025) berikut penjelasan lengkapnya.

    Syarat Daftar Penerima KJP Plus 2025 Tahap 2

    Syarat Umum

    Siswa yang berusia 6-21 tahun.
    Memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai penduduk DKI Jakarta
    Berdomisili di DKI Jakarta
    Terdaftar sebagai murid pada satuan pendidikan negeri atau swasta di DKI Jakarta
    Mempunyai kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial.

    Syarat Khusus

    Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    Anak panti asuhan sosial berdasarkan SK kepada dinas sosial
    Anak penyandang disabilitas dan anak dari penyandang disabilitas yang terdaftar dalam DTKS.

    Cara Daftar KJP Plus 2025 Tahap 2

    Pendaftaran KJP Plus dilakukan oleh pihak sekolah baik itu guru atau kepala sekolah dengan cara:

    Download aplikasi JakEdu
    Buka aplikasi dan buat akun sekolah
    Masuk menggunakan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    Masukkan kata sandi yang sebelumnya sudah dibuat
    Pilih menu “Bantuan Sosial KJP Plus”
    Klik “Pendaftaran”
    Isikan data siswa yang diajukan sebagai penerima KJP Plus
    Tunggu pihak PemprovDKI memverifikasi data.

    Besaran Bantuan KJP Plus 2025 Tahap II

    1. SMA/MA

    Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

    2. SMK

    Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

    3. SMP/MTs

    Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

    4. SD/MI

    Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Jadwal Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap 2

    Persiapan berkas persyaratan oleh orang tua/wali siswa: 26-28 Juli 2025
    Pendaftaran: 30 Juli-7 Agustus 2025
    Verifikasi dan unggah SPTJM: 30 Juli-8 Agustus 2025
    Verifikasi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta: 11-16 Agustus 2025
    Penetapan penerima melalui Keputusan Gubernur: 18 Agustus-30 September 2025

    Itulah informasi pendaftaran KJP Plus 2025 tahap 2. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan KJP Agustus 2025 Cair? Ini Info dan Cara Ceknya



    Jakarta

    Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) bulan Agustus akan cair secara bertahap. Lantas, kapan KJP Agustus 2025 cair?

    Melansir dariInstagram Dinas Pendidikan Jakarta,KJP yang cair pada Agustus adalahKJP bulan Juni yang mulai dicairkan mulai 5 Agustus 2025. Sebanyak 707.622 peserta didik akan menerima danaKJP ini.

    Dana KJP akan terdiri dari dana personal per bulan dan tambahan SPP untuk peserta didik di sekolah swasta per bulan. Dana personal dapat digunakan secara tunai maksimal Rp 100.000 per bulan. Sisanya dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik secara nontunai.

    Besaran KJP Plus Tahap 1 2025

    Berdasarkan pengumuman UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, berikut besaran dana KJP Plus dan jumlah penerimanya:

    Besaran KJP Plus SD, MI, SDLB

    Dana personal: Rp 250.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 130.000 per bulan

    Penerima: 341.879 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMP, MTs, SMPLB

    Dana personal: Rp 300.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 170.000 per bulan

    Penerima: 189.437 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMA, MA, SMALB

    Dana personal: Rp 420.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 290.000 per bulan

    Penerima: 62.295 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMK

    Dana personal: Rp 450.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 240.000 per bulan

    Penerima: 111.315 peserta didik

    Besaran KJP Plus PKBM

    Dana personal: Rp 300.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: –

    Penerima: 2.696 peserta didik

    Cara Cek Pencairan KJP Plus di ATM

    Untuk mengecek pencairan dana KJP berikut langkah-langkahnya:

    Masukkan kartu ATM rekening KJP Plus ke ATM

    Masukkan PIN

    Pilih cek saldo

    Jika dana sudah cair, siswa bisa lanjut menarik dana maksimal Rp 100.000 atau tekan keluar/exit untuk menarik kartu dari ATM.

    Gunakan dana KJP secara tunai atau nontunai di toko mitra KJP Plus.

    Cara Cek Penerima KJP Pakai NIK

    Buka https://kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerima.php

    Isikan nomor induk kependudukan (NIK)

    Pilih tahun

    Pilih tahap penerimaan

    Klik Cek

    Muncul status penerimaan.

    Cara Pencairan KJP Plus Khusus Penerima Baru

    Khusus bagi penerima baru, berikut cara mencairkan dana KJP Plus:

    Datangi Bank DKI terdekat

    Sampaikan keperluan membuka rekening untuk pencairan dana KJP Plus, cetak buku tabungan, dan cetak kartu ATM, lalu menuju antrian teller bank.

    Bank DKI akan membukakan rekening dan cetak buku tabungan beserta kartu ATM.

    Pihak bank akan memberitahu penerima untuk mengambil buku tabungan dan kartu ATM jika sudah selesai diproses

    Dana KJP Plus ditransfer ke rekening penerima baru.

    Informasi mengenai pencairan dana KJP bulan Agustus bisa dipantau di akun Instagram @upt.p4op, @disdikdki, dan @jakonemobile. Bagaimana detikers, sudah menerima dana KJP?

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Chevening 2026 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di Kampus Top Inggris



    Jakarta

    Pemerintah Inggris telah membuka pendaftaran Beasiswa Chevening untuk putra-putri Indonesia yang ingin kuliah di negaranya. Pendaftaran dibuka pada 5 Agustus hingga 7 Oktober 2025.

    Kali ini, beasiswa berlaku untuk tahun ajaran 2026/2027. Untuk jenjang yang didanai Beasiswa Chevening adalah master atau S2 secara fully funded.

    Beasiswa Chevening didanai oleh Kantor Luar Negeri Inggris, Persemakmuran, dan Pembangunan, dan organisasi mitra.


    Syarat Daftar Beasiswa Chevening 2026

    • Warga negara atau wilayah yang memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa dalam hal ini Indonesia.
    • Memiliki potensi dalam kepemimpinan.
    • Unggul dalam intelektual, dan interpersonal.
    • Siap kembali ke negara kewarganegaraan.
    • Memiliki kualifikasi tingkat pascasarjana (atau pelatihan profesional atau pengalaman yang setara di bidang yang relevan) pada saat melamar.
    • Memenuhi semua persyaratan kelayakan beasiswa khusus program.
    • Tidak berkewarganegaraan Inggris atau kewarganegaraan ganda Inggris.
    • Belum menerima dana beasiswa Chevening dalam lima tahun terakhir.
    • Bukan merupakan karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari seorang karyawan Pemerintah Inggris atau Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan, semua Kedutaan Besar/Komisi Tinggi Inggris, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Departemen Bisnis, Energi, dan Strategi Industri, Departemen Perdagangan Internasional, dan UKVI), British Council, atau universitas sponsor di Inggris.

    Syarat lengkap bisa dilihat pada laman https://www.chevening.org/faqs/?chevening_audience=applicants.

    Cara Mendaftar Beasiswa Chevening 2026

    1. Mengisi kelengkapan formulir online di https://www.chevening.org/
    2. Saat dinyatakan lulus seleksi kelayakan catat kode akses yang diberikan’
    3. Lengkapi kembali formulir aplikasi
    4. Kirim formulir lamaran
    5. Tunggu pihak penyeleksi mengumumkan kelolosan

    Jadwal Seleksi Beasiswa Chevening 2026

    • Pembukaan pendaftaran: 5 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran: 7 Oktober 2025
    • Seleksi pelamar: Mulai Oktober 2025
    • Penilaian komite: Oktober 2025-Januari 2026
    • Pengumuman pelamar terpilih untuk diwawancara: Pertengahan Februari 2026
    • Wawancara: Maret-April 2026
    • Pengumuman hasil: Pertengahan Juni 2026
    • Mulai kuliah di Inggris: September/Oktober 2026

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Chevening 2026. Sudah siap kuliah di Inggris?

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Chevening 2026 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di Kampus Top Inggris



    Jakarta

    Pemerintah Inggris telah membuka pendaftaran Beasiswa Chevening untuk putra-putri Indonesia yang ingin kuliah di negaranya. Pendaftaran dibuka pada 5 Agustus hingga 7 Oktober 2025.

    Kali ini, beasiswa berlaku untuk tahun ajaran 2026/2027. Untuk jenjang yang didanai Beasiswa Chevening adalah master atau S2 secara fully funded.

    Beasiswa Chevening didanai oleh Kantor Luar Negeri Inggris, Persemakmuran, dan Pembangunan, dan organisasi mitra.


    Syarat Daftar Beasiswa Chevening 2026

    • Warga negara atau wilayah yang memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa dalam hal ini Indonesia.
    • Memiliki potensi dalam kepemimpinan.
    • Unggul dalam intelektual, dan interpersonal.
    • Siap kembali ke negara kewarganegaraan.
    • Memiliki kualifikasi tingkat pascasarjana (atau pelatihan profesional atau pengalaman yang setara di bidang yang relevan) pada saat melamar.
    • Memenuhi semua persyaratan kelayakan beasiswa khusus program.
    • Tidak berkewarganegaraan Inggris atau kewarganegaraan ganda Inggris.
    • Belum menerima dana beasiswa Chevening dalam lima tahun terakhir.
    • Bukan merupakan karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari seorang karyawan Pemerintah Inggris atau Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan, semua Kedutaan Besar/Komisi Tinggi Inggris, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Departemen Bisnis, Energi, dan Strategi Industri, Departemen Perdagangan Internasional, dan UKVI), British Council, atau universitas sponsor di Inggris.

    Syarat lengkap bisa dilihat pada laman https://www.chevening.org/faqs/?chevening_audience=applicants.

    Cara Mendaftar Beasiswa Chevening 2026

    1. Mengisi kelengkapan formulir online di https://www.chevening.org/
    2. Saat dinyatakan lulus seleksi kelayakan catat kode akses yang diberikan’
    3. Lengkapi kembali formulir aplikasi
    4. Kirim formulir lamaran
    5. Tunggu pihak penyeleksi mengumumkan kelolosan

    Jadwal Seleksi Beasiswa Chevening 2026

    • Pembukaan pendaftaran: 5 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran: 7 Oktober 2025
    • Seleksi pelamar: Mulai Oktober 2025
    • Penilaian komite: Oktober 2025-Januari 2026
    • Pengumuman pelamar terpilih untuk diwawancara: Pertengahan Februari 2026
    • Wawancara: Maret-April 2026
    • Pengumuman hasil: Pertengahan Juni 2026
    • Mulai kuliah di Inggris: September/Oktober 2026

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Chevening 2026. Sudah siap kuliah di Inggris?

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP Pastikan Dana Riset & Beasiswa Tak Berhenti Meski Ganti Tahun Anggaran



    Jakarta

    Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Mohammad Lukmanul Hakim menegaskan dana riset dan beasiswa yang bersumber dari LPDP akan terus digelontorkan setiap tahunnya. Termasuk saat pergantian tahun anggaran.

    “Salah satu yang sebenarnya sudah disimpul oleh Bu Menteri (Menteri Keuangan Sri Mulyani) bahwa LPDP dengan format badan layanan umum itu bisa mendanai multi years dengan fleksibel sekali. Sehingga saat ini ketika para riset itu mendapatkan dana LPDP, dia tidak harus akhirnya terhenti di akhir tahun anggaran,” katanya dalam konferensi pers Konvensi Sains dan Teknologi Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB pada Sabtu (9/8/2025).


    Lukmanul mengatakan riset yang didanai LPDP punya cakupan berbagai sektor. Terutama pada bidang saintek, penelitian dapat bergantung pada musim hingga cuaca.

    “Padahal karakter penelitian, apalagi misalnya penelitiannya penelitian pangan yang bergantung pada musim tanam gitu, tentu tidak bisa akhirnya terpotong pada tahun anggaran. Dia harus melintasi tahun anggaran dan juga waktunya bisa difleksibelkan,” tuturnya.

    Sumber Beasiswa dan Riset dari Dana Abadi

    Kemudian Lukmanul mengatakan alasan tidak ada cut off dana riset dan beasiswa karena bersumber dari dana abadi. Adapun dana abadi yang dikelola LPDP saat ini mencapai Rp 154,11 triliun.

    “Ya, demikian juga beasiswa. Dan salah satu juga yang kita harapkan dengan memilih dana abadi adalah adanya kesinambungan pendanaan. Jadi kemarin sudah dipaparkan Bu Menteri bahwa total sekarang LPDP mengelola Rp 154 triliun,” katanya.

    LPDP Punya 4 Jenis Dana Abadi

    Dana abadi tersebut digunakan untuk membiayai dana abadi pendidikan (DAP) Rp 126,12 triliun, dana abadi penelitian (DAPL) Rp 12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi (DAPT) Rp 10 triliun, dan dana abadi kebudayaan (DAKb) Rp 5 triliun.

    “Nah, sekarang LPDP itu sudah punya pengelolaan 4 dana abadi. Dana abadi pendidikan, dana abadi penelitian, dana abadi kebudayaan, dan dana abadi perguruan tinggi. Dana abadi pendidikan ini dikhususkan untuk mendanai utamanya beasiswa,” jelas Lukmanul.

    “Rp 154 triliun yang itu dikelola dengan skema dana abadi. Diharapkan dengan skema dana abadi, kebijakan berkaitan dengan riset maupun biasiswa itu tidak terganggu dengan hal-hal lain di luar itu,” sambungnya.

    Kemudian dana abadi penelitian sesuai dengan namanya ini juga dikhususkan untuk mendanai penelitian program riset. Kemudian dana abadi kebudayaan merupakan aspirasi dari pelaku budaya yang menginginkan dana abadi secara khusus.

    “Ini yang akhirnya hasil pengembangan investasinya digunakan untuk mendanai program-program kebudayaan. Kemudian dana abadi perguruan tinggi, dana abadi perguruan tinggi ini dikelola untuk menaikkan level atau ranking perguruan tinggi yang ada di Indonesia,” ucapnya.

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa 2026 Fokus di Bidang STEM & Prodi Tertentu



    Jakarta

    Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Mohammad Lukmanul membocorkan tentang skema pendanaan beasiswa 2026. Ia mengatakan beasiswa LPDP akan difokuskan untuk bidang tertentu.

    Hal ini juga termasuk penyediaan kuota dan penentuan perguruan tinggi. Daya tampung akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi.

    Lukmanul mengatakan pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.


    “Jika Kemdiktisaintek melihat program beasiswa LPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kata Lukmanul saat ditemui di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

    Menurutnya, skema tersebut belum bisa direalisasikan tahun ini. Pasalnya, seleksi LPDP 2025 sudah berlangsung.

    “Tentu ini baru informasi yang kami dapat, mudah-mudahan ini akan bisa berjalan di tahun depan. Tidak di tahun ini, karena di tahun ini memang sudah berjalan seleksinya,” katanya.

    Pendaftar Bidang STEM Diprioritaskan

    Selain itu, ia juga mengatakan bidang yang difokuskan negara yakni science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Meski demikian, pendaftar masih bisa bebas mendaftar tujuan perguruan tingginya.

    “Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi ada formula, orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” kata Lukmanul.

    “Pendaftar akan diarahkan untuk memilih bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan negara,” tambahnya.

    Adapun bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

    Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK

    “Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

    Lukmanul menjamin pengguliran dana LPDP untuk beasiswa akan terus berjalan. Sekalipun ada efisiensi, LPDP tetap membuka beasiswa karena adanya dana abadi.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa Unggulan 2025 Ditunda, Jadi Kapan?



    Jakarta

    Hari Minggu, 10 Agustus 2025 dijadwalkan sebagai tanggal pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan 2025. Namun, panitia menginformasikan bahwa pengumuman ditunda.

    “Pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan Tahun 2025 ditunda karena banyaknya pendaftar. Mohon maaf atas penundaan ini,” tulis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada website Beasiswa Unggulan, dikutip Senin (11/8/2025).

    Pendaftaran beasiswa telah dibuka sejak 14 Juli 2025 lalu. Saat ini, rangkaian seleksi sudah memasuki pengumuman hasil seleksi administrasi untuk kemudian dilanjutkan ke seleksi wawancara.


    Dengan adanya penundaan pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan, maka jadwal tahapan selanjutnya pun mengalami perubahan yang akan diinformasikan segera.

    Adapun tanggal pasti pengumuman tidak disebutkan. Namun, peserta bisa memantau secara berkala website https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/ untuk memastikannya.

    Tahapan Seleksi Beasiswa Unggulan 2025

    Setelah seleksi administrasi, peserta yang lolos akan mengikuti tahapan berikut ini:

    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan segera
    • Seleksi wawancara: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan segera
    • Pengumuman hasil seleksi wawancara: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan segera
    • Pembekalan dan penjelasan teknik penanda: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan segera

    Penetapan Penerima Beasiswa Unggulan 2025

    Dalam laman FAQ Beasiswa Unggulan, penetapan penerima Beasiswa Unggulan 2025 akan dilakukan oleh Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen. Sedangkan seleksi dilakukan Tim Seleksi Beasiswa Unggulan Puslapdik.

    Nantinya, penerima akan dimonitor oleh Puslapdik selama menerima manfaat beasiswa. Jika awardee terbukti melakukan pelanggaran, maka hak beasiswa bisa dicabut.

    Beasiswa juga menjadi tidak berlaku jika awardee meninggal, mengundurkan diri, menerima beasiswa lain dengan komponen sama, dokumen tidak benar, berhenti kuliah, tidak melaporkan hasil studi, terkena pidana, atau pindah prodi dan kampus atas kemauan sendiri.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Unggulan 2025

    1. Beasiswa Unggulan Berprestasi

    Luar negeri: Biaya pendidikan, biaya hidup.
    Dalam negeri: Biaya pendidikan, biaya hidup, buku.

    2. Beasiswa Unggulan Penyandang disabilitas: Biaya pendidikan, biaya hidup, buku, penelitian, biaya hidup pendamping.

    3. Beasiswa Unggulan Pegawai: Biaya pendidikan, buku, penelitian, biaya hidup, tiket pesawat, dokumen perjalanan, asuransi kesehatan, dan komponen lainnya.

    Demikian pemberitahuan tentang penundaan pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan 2025. Cek berkala website https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/ untuk mengetahui pengumumannya ya, detikers

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP 2026 Lebih Fokus pada Prodi STEM, Kerja Sama dengan BRIN?



    Jakarta

    Pemilihan bidang studi beasiswa LPDP 2026 akan berfokus pada science, technology, engineering and mathematics (STEM). Hal itu disampaikan Plt. Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto usai menghadiri Apresiasi Talenta Unggul Indonesia Innovator Award dan Indonesia Innovator Lecture 2025 di Gedung BRIN, Jakarta, Senin (11/8).

    “Jadi intinya bahwa kita nanti akan fokus kepada STEM dan non-STEM. Karena pada saat ini memang fokus pembangunan kita kan lebih ke arah sana,” ujarSudarto.

    Mengenai teknis dan skema ke depan, Sudarto mengatakan pihaknya masih akan membahas lebih lanjut. Namun, tidak menutup kemungkinan ada kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    “Tapi nanti detail dan sebagainya, setelah kami kerjakan bersama dengan Pak Handoko (Kepala BRIN) dan juga dengan tim desain teknis dan kementerian/lembaga terkait,” tuturnya.

    Sebelumnya, kabar skema beasiswa LPDP 2026 yang berfokus pada STEM muncul dari Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul. Ia mengatakan beasiswa LPDP akan difokuskan untuk bidang tertentu.

    Daya tampung penerima beasiswa juga akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi. Pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.

    “JikaKemdiktisaintek melihat program beasiswaLPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kataLukmanul saat ditemui di GedungSasana BudayaGanesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

    Selain itu, ia juga mengatakan bidang yang difokuskan negara yakni science, technology, engineering and mathematics (STEM). Meski demikian, pendaftar masih bisa bebas mendaftar perguruan tinggi tujuannya.

    “Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi, ada formula orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” kata Lukmanul.

    “Pendaftar akan diarahkan untuk memilih bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan negara,” tambahnya.

    Bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

    Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK.

    “Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com