Category: Beasiswa

  • Dana KJP Plus 2025 Tahap 2 Cair Bertahap Per 10 September, Cek Besarannya di Sini



    Jakarta

    Bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 2 akan cair secara bertahap mulai 10 September 2025. Total, ada 707.513 penerima dengan anggaran Rp1,61 triliun.

    Hal tersebut diungkapkan oleh GubernurDKI JakartaPramonoAnung saat menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 805 Tahun 2025 tentang besaran dan penerima bantuan sosial biaya pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap kedua tahun anggaran 2025. Jumlah penerimaKJP Plus 2025 tahap 2 terdiri dari 622.157 peserta lanjutan dari tahap pertama, serta 85.356 penerima baru.


    “Program ini merupakan kelanjutan dari penyaluran kartu Jakarta Pintar atau KJP plus untuk KJP plus tahap ke-2 ini disalurkan kepada 707.513 peserta didik, jumlah tersebut terdiri dari 622.157 kelanjutan dari penerima tahap pertama, kemudian ada 85.356 penerima baru, total anggarannya adalah Rp1,61 triliun rupiah,” kata Pramono dikutip dari detikNews, Jumat (12/9/2025).

    Pramono menjelaskan ada perbedaan jumlah penerima dibandingkan tahap pertama. Pada tahap 1, jumlah penerima mencapai 707.622 siswa. Namun jumlah tersebut turun pada tahap 2 menjadi 707.513 siswa.

    “Karena 85.465 penerima existing sudah lulus SLTA, sementara penerima baru yang masuk tercatat 85.356 siswa. Sehingga ada perbedaan 109 peserta, namun secara total tidak ada perubahan signifikan,” jelasnya.

    Besaran KJP Plus 2025 Tahap 2

    Mengutip dari akun Instagram Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta), rincian pencairan KJP Plus Tahap 2 sebagai berikut:

    Jenjang: SD/SDLB/MI
    – Dana personal per bulan: Rp 250.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130.000
    – Jumlah penerima: 338.771

    Jenjang: SMP/SMPLB/MTs
    – Dana personal per bulan: Rp 300.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170.000
    – Jumlah penerima: 192.020

    Jenjang: SMA/SMALB/MA
    – Dana personal per bulan: Rp 420.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290.000
    – Jumlah penerima: 61.139

    Jenjang: SMK
    – Dana personal per bulan: Rp 450.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240.000
    – Jumlah penerima: 112.891

    Jenjang: PKBM
    – Dana personal per bulan: Rp 300.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: –
    – Jumlah penerima: 2.692

    Cara Pencairan Dana Bagi Penerima BaruKJP Plus 2025 Tahap 2

    Bagi penerima baru KJP Plus tahap, wajib mengikuti langkah berikut:

    Bank Jakarta akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM.

    Bank Jakarta mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM.

    Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan transfer dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Itulah besaran KJP Plus 2025 tahap 2. Selamat bagi para penerima!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Seleksi Bakat Skolatik LPDP 2025 Tahap 2



    Jakarta

    Seleksi bakat skolastik (SBS) LPDP 2025 tahap 2 sebentar lagi digelar. Ujian ini merupakan tahap krusial bagi ribuan pendaftar yang bermimpi meraih beasiswa LPDP.

    Seleksi bakat skolastik tak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga kecermatan, logika, hingga manajemen waktu peserta. Jenis soal SBS terdiri dari pertanyaan numerik, verbal, hingga penalaran.

    Oleh karena itu, penting bagi calon penerima beasiswa LPDP untuk mengetahui apa saja yang harus disiapkan sebelum hari-H. Selain strategi mengerjakan soal, peserta juga harus tahu hal-hal teknis untuk menghindari kendala selama ujian.


    Mengutip unggahan Instagram @lpdp_ri, Jumat(12/9/2025), berikut hal-hal yang harus diketahui sebelum SBS berlangsung:

    1. Durasi Tes

    Total durasi yang akan diikuti peserta seleksi bakat skolastik adalah sekitar 90 menit. Waktu tersebut terbag untuk tiga jenis soal yakni:

    – Penalaran verbal: 23 soal selama 30 menit
    – Penalaran kuantitatif: 25 soal selama 40 menit
    – Pemecahan masalah: 12 soal selama 20 menit

    2. Ikuti Simulasi

    LPDP telah menyediakan simulasi atau try out seleksi bakat skolastik. Simulasi ini tersedia pada 10-12 September 2025.

    Dengan simulasi tes, peserta bisa mengecek persiapan perangkat, menguji kesiapan aplikasi, menguji koneksi internet masing-masing, meningkatkan pemahaman atas prosedur tes, dan membiasakan diri terhadap aplikasi ujian.

    3. Pakai 2 Perangkat

    Selam seleksi bakat skolastik, peserta harus menyediakan dua perangkat. Satu buah desktop PC atau laptop dan satu buah unit handphone yang memiliki fitur kamera depan atau belakang.

    4. Helpdesk

    Pada seleksi LPDP tahun ini, peserta tidak dapat menyampaikan kendala lewat helpdesk Telegram. Namun, peserta bisa menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada pegawas ujian saat try out atau pelaksanaan ujian berlangsung.

    Layanan bantuan via Telegram sudah tidak tersedia. Sehingga, peserta bisa memantau secara berkala informasi dari media sosial LPDP untuk mengetahui kanal layanan terbaru.

    5. Verifikasi Sebelum Ujian

    Sebelum ujian berlangsung, peserta wajib melakukan verifikasi dahulu bersama pengawas ujian lewat zoom meeting. Pengawas nantinya akan mengarahkan peserta.

    Peserta masuk ke halaman ujian pada aplikasi setelah lolos verifikasi. Lalu, akses akan diberikan pengawas agar peserta bisa melaksanakan ujian.

    6. Aplikasi Tes

    Aplikasi tes yang akan digunakan untuk seleksi bakat skolastik adalah aplikasi tes/exambrowser terbaru yang disediakan LPDP. Agar aplikasi ini bisa dilankan, pastikan laptop dapat berjalan lancar ketika mengaksesnya.

    Jadwal Seleksi Bakat Skolastik LPDP 2025 Tahap 2

    Jadwal seleksi bakat skolastik LPDP tahap 2 ini berlangsung selama 15-19 September 2025 dengan pembagian sesi:

    – Sesi pagi: 07.45-11.30 WIB
    – Sesi siang: 12.45-16.30 WIB
    – Sesi siang khusus Jumat: 13.15-17.00 WIB

    Demikian informasi mengenai seleksi bakat skolastik LPDP 2025 tahap 2. Selamat menjalankan ujian.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat, Jadwal Pendaftaran, dan Cara Lolos


    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu bantuan pendidikan tinggi bergengsi dari pemerintah Indonesia. Bantuan ini meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dan transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan lainnya untuk kampus dalam dan luar negeri.

    Setiap tahunnya, LPDP membuka 2 tahap pendaftaran. Untuk LPDP 2025 sendiri, kedua tahap pendaftaran sudah rampung dilaksanakan.

    LPDP tahap 1 membuka pendaftaran pada Januari lalu, sedangkan tahap 2 dimulai Juni-Juli lalu. Saat ini, seleksi LPDP tahap 2 tahun 2025 masih berlangsung dan segera memasuki tes Seleksi Bakat Skolastik.


    Meskipun pendaftaran LPDP 2025 pada dua tahap tersebut telah selesai, detikers tetap bisa mempersiapkan diri untuk seleksi tahun mendatang, mengingat beasiswa ini dibuka setiap tahun. Dirangkum dari laman resmi LPDP dan arsip detikEdu, Jumat (12/9/2025), berikut penjelasannya.

    Syarat Pendaftaran LPDP 2025

    Pada dasarnya, LPDP memiliki berbagai program beasiswa di mana setiap program memiliki syarat pendaftaran yang berbeda-beda. Namun, ada syarat umum yang harus dipenuhi seluruh pendaftar LPDP, yaitu:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Telah menyelesaikan studi D4/S1 untuk program magister dan S2 untuk jenjang doktor

    3. Pendaftar yang menyelesaikan studi D4/S1 langsung doktor diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    4. Pendaftar yang telah menyelesaikan S2/S3 tidak diizinkan mendaftar di jenjang yang sama.

    5. Pendaftar jenjang S3 diutamakan bagi yang melampirkan surat ketentuan tambahan.

    6. Pendaftar jenjang S3 yang merupakan lulusan dokter spesialis atau subspesialis dapat menggunakan transkrip nilainya untuk memenuhi syarat IPK.

    7. Bagi pendaftar lulusan kampus luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kemdiktisaintek.

    8. Mahasiswa on going bisa mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    9. Mahasiswa dokter spesialis/subspesialis yang tengah berkuliah bisa mendaftar program S2/S3 dengan ketentuan tambahan.

    10. Pendaftar yang pernah menempuh studi S2/S3, tapi tidak selesai diperbolehkan mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya.

    11. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.

    12. Pendaftar PNS wajib melampirkan surat usulan atau rekomendasi dari pejabat sekurang-kurangnya setingkat eselon II.

    13. Lulusan sekolah kedinasan bisa mendaftar, asal belum diangkat menjadi CPNS dan mendapatkan izin.

    14. Pendaftar prajurit TNI wajib melampirkan usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.

    15. Pendaftar berstatus POLRI wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES POLRI.

    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP

    17. Beasiswa LPDP hanya diperuntukkan bagi kelas reguler/kelas yang ditetapkan oleh LPDP.

    18. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan

    19. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran

    20. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia

    21. Menulis Proposal Penelitian untuk pendaftar S3

    22. Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi maka harus dilengkapi pada aplikasi pendaftaran.

    Jadwal Pendaftaran LPDP 2025

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, LPDP 2025 dibuka dalam dua tahap. Jadwal dari kedua tahap tersebut yakni:

    Tahap 1

    • Pendaftaran: 17 Januari 2025
    • Seleksi administrasi: 18 Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    • Pengajuan sanggah: 8 Maret 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 14 April 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 6 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025

    Tahap 2

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Cara Lolos Beasiswa Bergengsi LPDP 2025

    Tips untuk lolos beasiswa LPDP biasanya diberikan para awardee. Salah satunya disampaikan oleh Muhammad Arif Raihannur, awardee LPDP yang berhasil menerima tiga letter of acceptance (LoA) dari kampus tersohor dunia.

    Ketiganya yaitu, University of Manchester, University of New South Wales (UNSW) Sydney, dan The University of Auckland. Tips yang diberikan Raihan yakni:

    1. Harus mengerti esai yang dibuat dan belajar wawancara secara mendalam

    2. Percaya diri dan jangan takut untuk mengakui kegagalan yang pernah terjadi di masa lalu

    3. Mengetahui isu terkini di Indonesia akan sangat membantu saat proses wawancara dan penulisan esai

    4. Mematangkan tujuan setelah lulus bahkan dari sebelum mendaftar

    Selain Raihan, ada tips lain yang diberikan oleh awardee LPDP sekaligus alumnus Universitas Airlangga, Umar Syaroni. Menurutnya ada tiga tips utama untuk lolos program LPDP terutama studi S3 di luar negeri, yaitu:

    1. Perencanaan Matang

    Berdasarkan pengalaman Umar, ia memerlukan waktu minimal enam bulan untuk mempersiapkan berbagai berkas pendaftaran beasiswa LPDP.

    Berbagai berkas yang dibutuhkan itu seperti tes bahasa Inggris, transkrip ijazah, surat rekomendasi, commitment essay, proposal penelitian studi S2 dan surat lainnya. Berkas-berkas tersebut wajib diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah.

    2. Surat Rekomendasi

    Surat rekomendasi merupakan salah satu berkas yang disyaratkan dalam pendaftaran beasiswa LPDP. Menurut Umar, mintalah surat rekomendasi dari seseorang yang mengenal kita dari segi pribadi maupun profesional.

    Dari pengalamannya, ia meminta surat rekomendasi dari tiga sosok akademisi yang dekat dengannya. Dari dosen, dosen pembimbing hingga dosen pembimbing akademik.

    3. Promotor

    Promotor adalah dosen di perguruan tinggi yang memiliki kepakaran dengan topik penelitian yang akan diajukan. Kesesuaian pakar dengan topik penelitian ini akan mendukung detikers untuk bisa lolos LPDP dengan mudah.

    Promotor juga akan mendampingi proses riset selama menjalani pendidikan di kampus tujuan. Untuk itu, hal ini juga harus diperhatikan.

    Umar menyebutkan, cara paling mudah untuk mencari promotor adalah melalui Google Scholar. Pertama, cari penelitian yang mirip dengan tema yang akan dilakukan.

    Selanjutnya, lihat dosen serta kepakaran beliau. Lalu kirimkan CV, proposal penelitian dan motivation letter via email dan tunggu balasannya.

    Itulah berbagai serba-serbi pendaftaran LPDP 2025. Semoga bermanfaat untuk menyiapkan pendaftaran di 2026 ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat, Cara Daftar, dan Besaran Bantuan yang Diterima



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelontorkan bantuan pendidikan bagi mahasiswa bernama Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Apa bantuan KIP Kuliah ini?

    Bantuan KIP Kuliah diberikan kepada mahasiswa baru yang mempunyai kondisi ekonomi kurang mampu. Dengan bantuan ini, mahasiswa bisa kuliah gratis hingga lulus.

    Selain itu, KIP Kuliah memberikan mahasiswa biaya hidup sehari-hari. Untuk daftar beasiswa ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.


    Berdasarkan Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2025, berikut informasi lengkap tentang syarat hingga besar bantuan KIP Kuliah 2025.

    Besaran Bantuan KIP Kuliah

    Biaya Pendidikan

    – Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau internasional maksimal Rp 8.000.000 dan khusus kedokteran Rp 12.000.000
    – Prodi akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4.000.000
    – Prodi akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2.400.000

    Biaya Hidup

    Biaya hidup dibedakan menjadi lima klaster sesuai wilayah perguruan tinggi, yakni:

    – Klaster 1: Rp 800.000
    – Klaster 2: Rp 950.000
    – Klaster 3: Rp 1.100.000
    – Klaster 4: Rp 1.250.000
    – Klaster 5: Rp 1.400.000

    Syarat Penerima KIP Kuliah 2025

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat pada tahun berjalan atau maksimal 2 tahun sebelumnya
    • Lulus di seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat semua jalur pada PTN vokasi atau PTN akademik yang terakreditasi secara resmi
    • Mempunyai potensi akademik tapi terbatas oleh kondisi ekonomi karena dari keluarga rentan miskin atau miskin
    • Memenuhi salah satu syarat ekonomi berikut:
      – Pemegang KIP yang lulus seleksi nasional PTN
      – Berasal dari keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menerima bantuan sosial dari Kemensos yang lulus seleksi di PTN
      – Pemegang KIP yang lulus seleksi mandiri PTS
      – Tercatat dalam DTKS dan menerima bantuan sosial dari Kemensos yang lulus seleksi di PTS
      – Mahasiswa miskin/rentan miskin maksimal pada tiga desil Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE)
      – Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
      – Mahasiswa yang pendapatan gabungan orang tuanya maksimal Rp 4 juta tiap bulan dan jika dibagi untuk semua anggota keluarga maksimal Rp 750.000
      – Memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan pemerintah disertai bukti foto rumah dan rekening listrik

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Masuk ke laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
    2. Buat akun terlebih dahulu
    3. Masukkan data nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), dan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    4. Masukkan email yang aktif
    5. Sistem KIP Kuliah akan memvalidasi NIK, NISN, dan NPSN
    6. Jika proses berhasil, sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke email
    7. Masuk kembali ke laman KIP dan masukkan nomor pendaftaran dan kode akses
    8. Isi data-data yang diperlukan
    9. Pilih jenis masuk PTN (SNBP/SNBT/seleksi mandiri)
    10. Submit data
    11. Mahasiswa tinggal menunggu verifikasi dari sistem dan perguruan tinggi
    12. Jika diterima sebagai penerima KIP Kuliah, akan diinformasikan lebih lanjut oleh perguruan tinggi

    Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2025

    • Pendaftaran: 3 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima baru: 31 Oktober 2025

    Itulah informasi mengenai program KIP Kuliah 2025. Yuk daftar selagi masih ada waktu!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Komisi XI DPR Usul Beasiswa LPDP Prioritaskan Siswa Tak Mampu



    Jakarta

    Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio memberikan sejumlah masukan pada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Menurutnya, beasiswa yang dikelola institusi di bawah Kementerian Keuangan ini perlu diprioritaskan bagi pelajar tidak mampu, baru kemudian yang berprestasi.

    Ia menilai yang berprestasi belum tentu tidak mampu. Sebagian pelajar berprestasi di Indonesia menurutnya, memiliki orang tua dengan kemampuan finansial di atas rata-rata.

    “Kan itu beasiswa, satu harus berprestasi, kedua tidak mampu. Tapi kalau saya boleh tekankan yang tidak mampu dulu, Pak,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR RI dengan eselon I Kementerian Keuangan pada Kamis (11/9/2025).


    Selain itu, Primus juga menyarankan agar LPDP lebih transparan dalam pelaporan penerima beasiswa. Ia turut menekankan agar persyaratan beasiswa tidak perlu diperberat, sebab nantinya akan terseleksi dengan sendirinya.

    “Ini kan yang setiap tahun dilaporkan ke publik itu cuma agregat saja, yang diterimanya saja. tapinya ke mana, dari mananya. Nah, ini perlu ke depan Pak, dibuka. Orang ini bagaimana diterima,” jelasnya.

    Ia menceritakan ada salah satu keponakannya yang memperoleh beasiswa hukum di Universitas Leiden, Belanda. Keponakannya itu yatim dan hendak dibantunya, tetapi bantuan tersebut juga masih kurang. Primus menyadari beasiswa pun memerlukan kebutuhan yang besar.

    Ia membandingkan dirinya yang memiliki privilese pun tidak serta merta mampu, apalagi masyarakat Indonesia yang lain.

    “Mau dia S2, nggak mungkin bisa dapat, kecuali punya akses. Nah, akses ini Pak, yang harus transparan,” ujarnya.

    Dalam kesempatan ini, mantan aktor tersebut pun menegaskan LPDP butuh inovasi baru dalam mekanisme beasiswa. Pasalnya, masyarakat memiliki hak yang sama, tetapi tidak semua bisa mengakses, khususnya pelajar-pelajar yang berada di Indonesia bagian timur.

    “Mereka punya hak yang sama, tetapi tidak bisa mengakses,” sebutnya.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa TAMBA SAMBA 2026, Kuliah Gratis di LA-Dapat Rp 41,2 Juta per Bulan


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa TAMBA SAMBA Scholarship 2026-2027 sedang dibuka hingga 30 September 2025. Penerima beasiswa akan berkuliah University of Southern California (USC) Marshall School of Business, Los Angeles, California, Amerika Serikat.

    TAMBA SAMBA merupakan akronim dari Thohir AUSCI MBA dan Soeryadjaya AUSCI MBA. Dikutip dari laman Alumni USC Indonesia (AUSCI), beasiswa penuh untuk kuliah program International Business Education and Research (IBEAR) MBA ini disponsori oleh Yayasan Mochamad Thohir and William & Lily Foundation.


    Penerima beasiswa diharapkan berkomitmen untuk memberikan dampak positif pada lanskap bisnis Indonesia. Selama masa studi, awardee akan dibekali perspektif global dan keterampilan untuk menavigasi dunia bisnis internasional.

    Beasiswa TAMBA SAMBA Scholarship 2026-2027

    Berikut komponen beasiswa yang akan diperoleh awardee:

    • Biaya kuliah penuh, termasuk asuransi kesehatan
    • Tunjangan hidup USD 2.500 (Rp 41,2 juta) per bulan
    • Tiket pesawat pulang-pergi

    Syarat Beasiswa TAMBA SAMBA 2026-2027

    Pendaftar TAMBA SAMBA Scholarship disyaratkan memiliki setidaknya 6 tahun pengalaman kerja. Berikut syarat selengkapnya:

    • Berkewarganegaraan Indonesia
    • Pengalaman kerja profesional minimal 6 tahun
    • Usia maksimal 40 tahun per 30 September 2025
    • Pendidikan minimal S1 atau yang setara
    • Tidak pernah memiliki gelar S2 atau S3 dari universitas manapun
    • Rekam kinerja akademis luar biasa dari universitas terkemuka
    • Menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang kuat
    • Aktif dalam pelayanan masyarakat dan/atau inisiatif kewirausahaan
    • Berkomitmen untuk bekerja di Indonesia dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi negara setelah lulus, minimal 5 tahun komitmen
    • Seleksi beasiswa menghargai prestasi, tetapi pelamar dengan kebutuhan keuangan riil juga didorong untuk melamar.

    Syarat Dokumen Pendaftaran

    • Kartu identitas berupa KTP atau paspor
    • Resume sepanjang 1-2 halaman
    • Ijazah
    • Transkrip akademik
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal 95 untuk TOEFL atau 7 untuk IELTS
    • Pernyataan pribadi (personal statement) tentang “Apa yang mendefinisikan siapa Anda dan diri Anda di masa depan?” sepanjang 750 kata
    • Pernyataan dukungan (supporting essay) sesuai format di https://bit.ly/TAMBASAMBASupportingEssay2025
    • Dua surat rekomendasi
    • Hasil tes terstandar GMAT atau GRE, tidak wajib tetapi sangat dianjurkan.

    Jadwal Beasiswa TAMBA SAMBA 2026-2027

    • Pendaftaran: 1 Juni-30 September 2025
    • Pengumuman calon penerima beasiswa: 15 Oktober 2025
    • Batas pengiriman video sesuai topik: 31 Oktober 2025 pukul 17.00 WIB
    • Wawancara: 8 November 2025
    • Wawancara akhir dengan pihak Kantor Penerimaan USC Marshall: 15 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: 15 Desember 2025

    Informasi beasiswa TAMBA SAMBA Scholarship lebih lanjut dapat diakses melalui https://ausci.org/scholarship/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kuliah Gratis di Thailand, Dapat Uang Saku 10 Ribu Baht per Bulan!


    Jakarta

    Kabar gembira buat detikers yang bercita-cita kuliah ke luar negeri! Sirindhorn International Institute of Technology, (SIIT), Thammasat University, Thailand, membuka program beasiswa kuliah penuh untuk pelajar internasional termasuk Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 September 2025 mendatang.

    Beasiswa yang dibuka SIIT yaitu program pascasarjana untuk S2 (2 tahun) dan S3 (3 tahun). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa asing berprestasi atau Excellent Foreign Students/EFS (Tipe B).

    Dikutip dari laman resmi SIIT, jumlah kuotanya mencapai 10 orang (beasiswa berkelanjutan) untuk periode perkuliahan semester 2/2025 (mulai Januari 2026).


    Apa Saja Jurusannya?

    Bidang studi yang ditawarkan cukup luas, mulai dari teknik hingga manajemen. Berikut daftarnya.

    Teknik Biokimia / Biokimia
    Teknik Kimia / Kimia
    Teknik Sipil
    Teknik Komputer / Sains
    Teknik Elektro
    Teknik Mesin
    Teknik Material / Sains / Teknologi
    Teknik Industri dan Sistem Logistik
    Teknik Lingkungan / Sains / Teknologi / Manajemen
    Teknik Digital
    Teknik Logistik dan Sistem Rantai Pasok
    Manajemen Teknik
    Teknologi Energi / Manajemen
    Teknologi Manajemen
    Fasilitas Beasiswa

    Cakupan Beasiswa SIIT S2-S3

    Penerima beasiswa akan mendapat berbagai dukungan penuh, di antaranya:

    – Bebas biaya kuliah & dukungan tesis penuh.
    – Uang saku bulanan 10.000 Baht atau setara lima juta rupiah.
    – Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi (maksimal 20.000 Baht).
    – Biaya tambahan seperti visa & tes bahasa Inggris (maksimal 10.000 Baht).
    – Asuransi kesehatan & kecelakaan.
    – Wajib tinggal di asrama SIIT minimal 12 bulan.

    Syarat untuk Mendaftar Beasiswa

    Nah, biar bisa lolos seleksi, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi:

    1. Bukan warga negara Thailand.
    2. Punya prestasi akademik sangat baik (lebih diutamakan jika masuk 20% teratas di kelas).
    3. Menyertakan 2 surat rekomendasi dari dosen/penasehat akademik (pakai email resmi institusi, bukan email pribadi).
    4. Sehat jasmani dan berperilaku baik.
    5. Tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Untuk proses pendaftaran secara online, harap menyiapkan dan melampirkan dokumen persyaratan dalam bentuk berkas elektronik (format Jpeg., Jpg., PDF.) sebagai berikut:

    1. Pernyataan tujuan (Setidaknya satu halaman pernyataan tujuan)
    2. Curriculum Vitae (CV) atau resume
    3. Transkrip resmi atau transkrip terkini:
    a. Untuk aplikasi gelar Master
    – Transkrip gelar sarjana dengan IPK minimal 2,75

    b. Untuk aplikasi gelar Doktor
    – Transkrip gelar Sarjana, dan transkrip gelar Magister dengan IPK. 3,50
    4. Sertifikat tes kemampuan bahasa Inggris sebagai berikut (jika ada):
    SIIT-EPT 65+ atau
    TOEFL (IBT 32+) atau IBT (Home Edition 32+) atau (ITP 433+) atau
    TOEFL Institusional 433+ atau
    IELTS 4.5+ atau
    TU-GET (PBT 400+, atau CBT 32+) atau
    TOEIC 600+

    5. Kartu Tanda Penduduk atau Paspor
    6. Karya tulis penelitian, publikasi atau sertifikat (jika ada)
    7. Foto terbaru (ukuran 1 x 1,5 inci sebagai jpeg saja)

    Penerima beasiswa juga harus mempertahankan IPK minimal 3,25, menunjukkan kemajuan riset setiap semester, dan ikut membantu kegiatan kampus selama 30 jam per semester.

    Kabar baiknya, kamu bisa daftar program ini tanpa perlu langsung melampirkan nilai tes kemampuan bahasa Inggris. Tapi, kalau sudah resmi diterima di SIIT, Universitas Thammasat, kamu wajib menyerahkan hasil tes bahasa Inggris di semester pertama. Apabila syarat ini nggak dipenuhi tepat waktu, status mahasiswa kamu bisa langsung dibatalkan.

    Jadwal Seleksi Beasiswa SIIT

    Pendaftaran: 1 – 30 September 2025
    Pengumuman hasil seleksi: 31 Oktober 2025

    Cara Pendaftaran Online

    1. Daftar di laman resmi SIIT
    2. Klik untuk aplikasi online program minat anda
    3. Login untuk memeriksa aplikasi online
    4. Kamu akan mendapatkan kata sandi untuk login pertama lewat email saat proses masuk.
    5. Pastikan cek emailmu dan pastikan alamatnya sama dengan yang dipakai saat registrasi.

    Untuk panduan cara daftar secara lebih lengkap bisa cek DI SINI.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa SIIT bisa cek di laman https://graduateadmission.siit.tu.ac.th/. Semoga bermanfaat detikers!

    *Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP, Jangan Lupa Simulasi Ini


    Jakarta

    Rangkaian seleksi beasiswa LPDP telah melalui pengumuman hasil sanggah pada 8 September 2025. Selanjutnya, pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan sanggahnya akan melalui Seleksi Bakat Skolastik (SBS).

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan mengingatkan, ada simulasi Seleksi Bakat Skolastik yang harus diikuti peserta.


    “Peserta SBS wajib mengikuti Simulasi SBS sesuai jadwal yang ditentukan LPDP yaitu di tanggal 10 sampai 12 September 2025,” tulis LPDP pada laman resminya, dikutip Rabu (10/9/2025).

    Adapun peserta beasiswa LPDP tahap 2 program Beasiswa Reguler yang harus mengikuti Seleksi Bakat Skolastik yakni mereka yang belum memperoleh dokumen persyaratan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari kampus tujuannya.

    Seleksi Bakat Skolastik dijadwalkan berlangsung pada 10-25 September 2025. Pengumuman hasil SBS akan disampaikan pada 2 Oktober 2025

    Sementara itu, peserta Beasiswa Reguler yang mendaftar dengan LoA Unconditional sesuai dengan ketentuan LPDP bisa melanjutkan ke tahap Seleksi Substansi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Seleksi Substansi akan berlangsung pada 7 Oktober-19 November, dengan pengumuman hasil pada 27 November 2025 .

    Seleksi Bakat Skolastik & Simulasi

    Seleksi Bakat Skolastik menguji aspek-aspek kemampuan berpikir kritis dan logis pelamar beasiswa. Seleksi ini terdiri dari penalaran verbal, penalaran kuantitatif, dan pemecahan masalah.

    Simulasi Seleksi Bakat Skolastik bertujuan untuk mengecek kesiapan perangkat, memahami prosedur tes, dan mengenali tampilan aplikasi ujian, dikutip dari unggahan akun Instagram @lpdp_ri.

    Siapkan perangkat komputer atau laptop serta smartphone untuk ujian. Pasang juga aplikasi exam browser versi terbaru sesuai panduan LPDP.

    Informasi Seleksi Bakat Skolastik beasiswa LPDP lebih lanjut bisa dicek di buku panduan resminya pada akun masing-masing di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pelatihan Guru PAUD-Pendidikan Nonformal, Belajar dari Kampus Luar Negeri


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) buka pendaftaran beasiswa pelatihan untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non-Formal. Pendaftaran dibuka hingga 26 September 2025 melaui tautan https://gtk.dikdasmen.go.id/pelatihanteknis/.

    Pembelajaran program ini diselenggarakan oleh berbagai kampus ternama luar negeri. Sebut saja, Tianjin University China, Monash University Australia dan Flinders University Australia.

    Sebagai catatan, beasiswa ini bersifat pelatihan teknis non-gelar. Guru yang mengikutinya tidak akan mendapatkan gelar akademik ketika pelatihan berakhir.


    Siap mendaftar? Dikutip dari postingan Instagram resmi Direktorat Guru PAUD dan PNF Kemendikdasmen, Selasa (9/9/2025) cek informasinya di sini.

    Jenis Beasiswa Pelatihan Guru PAUD-Pendidikan Nonformal

    1. Pelatihan Integrasi Soft-Skills dalam Pembelajaran

    Program pertama dinamakan sebagai pelatihan teknis integrasi soft-skills dalam pembelajaran pendidikan nonformal. Sasaran program ini adalah tutor dan pamong belajar di PNF.

    Para pendidik nantinya akan dikembangkan kapasitasnya dalam mengintegrasikan soft skills dalam mata pembelajaran tertentu. Mereka juga diajarkan cara menciptakan komunitas pembelajaran soft skills yang inovatif, serta mengembangkan kerangka kerja yang terukur untuk penilaian soft skills.

    Beasiswa ini bekerja sama dengan Tianjin University, China.

    2. Pelatihan Pendekatan Pembelajaran STEAM di PAUD

    Pelatihan bertema Science, Technology, Engineering, the Arts and Mathematics (STEAM) khusus pembelajaran di PAUD ini diharapkan membuat guru memahami dan memiliki keterampilan untuk membimbing murid. Para murid diharapkan mempunyai keterampilan, seperti:

    • Mampu berpikir kritis
    • Mampu memecahkan masalah
    • Berkomunikasi dan melakukan refleksi dengan cara-cara ilmiah.

    Program ini bekerja sama dengan Monash University, Australia.

    3. Deep Learning di PAUD

    Deep learning atau pembelajaran mendalam merupakan salah satu metode belajar yang diunggulkan Kemendikdasmen. Metode ini bisa diterapkan di seluruh jenjang, termasuk PAUD.

    Dengan pelatihan deep learning, guru PAUD diharapkan bisa ditingkatkan kompetensinya dalam memahami dan menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam di sekolah. Beasiswa ini bekerja sama dengan Flinders University, Australia.

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Guru PAUD-Pendidikan Nonformal

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Usia maksimal 55 tahun pada 31 Desember 2025
    3. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun berturut-turut sebagai pamong belajar atau tutor di satuan pendidikan nonformal atau sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun di satuan pendidikan PAUD
    4. Mengunggah hasil pindai (scan) KTP
    5. Mengunggah hasil scan surat keputusan pengangkatan ASN Pamong Belajar atau surat keputusan pengangkatan guru tetap yayasan
    6. Unggah bukti bahwa secara administrasi telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
    7. Mengunggah hasil scan ijazah dan transkrip nilai S1/D4 asli atau yang sudah dilegalisasi, berisi IPK minimal 3,00 dari 4,00
    8. Unggah hasil scan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal:
      • TOEFL ITP: 450
      • TOEFL iBT: 45
      • IELTS: 5.0
      • Duolingo English Test: 75
      • Duolingo English Score: 290
    9. Syarat bahasa Inggris dikecualikan bagi pendaftar yang pendidikan sebelum nya berbahasa pengantar utama bahasa Inggris, dibuktikan dengan hasil pindai ijazah asal perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun, terhitung dari tanggal pendaftaran
    10. Unggah hasil scan surat pernyataan kesanggupan calon peserta penerima Program Pelatihan Teknis sesuai format
    11. Unggah hasil scan surat rekomendasi dari atasan sesuai format
    12. Unggah esai atau personal statement dalam bentuk PDF sesuai format
    13. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas
    14. Surat keterangan berkebutuhan khusus bagi yang memiliki kebutuhan khusus.

    Alur Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Guru PAUD-Pendidikan Nonformal

    1. Pahami syarat dan siapkan berkas persyaratan pelatihan teknis

    2. Buka laman https://gtk.dikdasmen.go.id/pelatihanteknis/

    3. Gulir ke bawah hingga bagian “Guru PAUD dan PNF” lalu klik “Mendaftar”

    4. Kembali gulir ke bawah untuk pilih kategori pelatihan teknis yang akan diikuti lalu klik “Selengkapnya”

    5. Klik tombol “Laman Pendaftaran”

    6. Lengkapi profil data diri

    7. Unggah dokumen sesuai syarat pelatihan teknis yang dituju

    8. Tunggu pengumuman hasil seleksi administrasi

    9. Seleksi substansi melalui wawancara

    10. Pengumuman dan penetapan penerimaan beasiswa program pelatihan teknis

    Informasi lain terkait pelatihan ini bisa diakses melalui tautan https://gtk.dikdasmen.go.id/pelatihanteknis/. Jangan lupa daftar ya detikers!

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Hasil Sanggah Administrasi Beasiswa LPDP Tahap 2 Diumumkan, Tahap Selanjutnya?


    Jakarta

    Hasil sanggah seleksi administrasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 diumumkan sejak Senin (8/9/2025). Pengumuman hasil seleksi bisa diakses melalui tautan https://pengumumanlpdp.kemenkeu.go.id/.

    Seperti yang diketahui, sanggah adalah tahapan untuk mengakomodir putusan ketidaklulusan pada seleksi administrasi. Tahap ini ditujukan untuk peserta yang tidak lulus seleksi administrasi tapi merasa sudah memenuhi semua ketentuan dan persyaratan yang sedang berlaku.

    Peserta yang hasil sanggahnya diterima oleh tim LPDP akan dinyatakan lolos seleksi administrasi dan melanjutkan ke tahap Seleksi Bakat Skolastik dan Seleksi Substansi. Lalu bagaimana cara cek hasil sanggah administrasi beasiswa LPDP ini?


    Dikutip dari media sosial Instagram LPDP dan arsip detikEdu, Selasa (9/9/2025) cek informasinya di sini ya!

    Cara Cek Hasil Sanggah Administrasi Beasiswa LPDP

    Adapun untuk melihat hasil sanggah administrasi beasiswa LPDP sama seperti cara cek hasil seleksi administrasi sebelumnya, tahapannya yaitu:

    1. Buka laman pengumuman resmi LPDP di https://pengumumanlpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Isikan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    3. Isikan alamat email
    4. Isikan tempat lahir
    5. Isikan bulan, tanggal, dan tahun lahir
    6. Pilih menu “Daftar Beasiswa”
    7. Klik “Status”
    8. Website akan menampilkan status kelulusan
    9. Peserta yang akan mendapatkan keterangan apakah sanggah diterima atau tidak.

    Untuk peserta yang diterima, tim LPDP mengucapkan selamat dan menunggu informasi tentang tes tahap selanjutnya. Sedangkan yang belum berhasil, diharapkan untuk tidak berkecil hati.

    “Buat yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ini saatnya belajar dari pengalaman, persiapkan diri lebih matang untuk kesempatan berikutnya,” kata LPDP dalam postingan Instagram resminya.

    Tahap Lanjutan Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    Peserta yang lolos seleksi administrasi akan melanjutkan ke tahapan Seleksi Bakat Skolastik. Berdasarkan jadwal resminya, Seleksi Bakat Skolastik akan berlangsung pada 15 September 2025 mendatang.

    Tes Bakat Skolastik LPDP adalah ujian berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) yang bertujuan menilai potensi akademik peserta. Seleksi ini akan fokus mengujikan kemampuan berpikir kritis, numerik, dan verbal yang menjadi pondasi keberhasilan dalam studi lanjutan.

    Mengutip arsip detikEdu, Seleksi Bakat Skolastik terdiri dari tiga subtes, yaitu:

    • Penalaran Verbal (23 soal dalam 30 menit): Mengukur kemampuan memahami informasi dan menarik kesimpulan dari teks tertulis.
    • Penalaran Kuantitatif (25 soal dalam 40 menit): Menilai kemampuan matematika dasar, logika numerik, dan analisis data.
    • Pemecahan Masalah (12 soal dalam 20 menit): Menguji kemampuan menyelesaikan persoalan kompleks melalui logika dan pemikiran strategis.
    • Total waktu tes bakat skolastik adalah 90 menit.

    Informasi lebih lanjut terkait tahap simulasi dan sesi ujian akan diumumkan lebih lanjut oleh tim LPDP.

    Jadwal Seleksi LPDP 2025 Tahap 2

    • Pendaftaran: Ditutup 30 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 1-21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 23 Agustus 2025
    • Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 26 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025

    Itulah informasi terkait pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi LPDP tahap 2 tahun 2025. Semoga hasil milikmu sesuai ya detikers!

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com