Category: Beasiswa

  • Dukung Pendidikan Inklusif, ASG Salurkan 200 Beasiswa di Universitas Terbuka



    Jakarta

    Agung Sedayu Group (ASG) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan inklusif bagi masyarakat Indonesia. Melalui anak perusahaannya, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (PIK 2), ASG menyalurkan 200 beasiswa kuliah bagi calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT).

    Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) ini dilaksanakan di sela acara Seminar Wisuda Universitas Terbuka Tahun Akademik 2025/2026 Ganjil Wilayah 2, yang digelar di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe. MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., bersama Presiden Direktur PT Bangun Kosambi Sukses – Agung Sedayu Group (PIK 2), Letjen TNI (Purn) Dr. Nono Sampono, S.Pi., M.Si.

    Nono menyampaikan dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan salah satu fokus utama ASG melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menegaskan komitmen tersebut diwujudkan secara konsisten melalui berbagai inisiatif nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.


    “Agung Sedayu Group melalui program CSR kami memang spesifik hadir pada wilayah pendidikan, kesehatan, dan sosial. Maka itu, kali ini kami berkesempatan bermitra dengan Universitas Terbuka untuk membantu mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan,” ujar Nono, di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Senin (10/11/2025).

    Ia menambahkan, fokus utama ASG di bidang pendidikan selama ini telah memberikan dampak positif di berbagai daerah. Melalui berbagai inisiatif, ASG turut membantu sejumlah perguruan tinggi hingga lembaga pesantren di wilayah tersebut.

    Lebih jauh, Nono menjelaskan program beasiswa kali ini menjadi salah satu kontribusi ASG dalam mendukung perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

    “Terkait program beasiswa 200 calon mahasiswa yang akan kuliah di UT, kami berharap ini dapat membantu mereka mencapai tingkat kesarjanaan,” jelasnya.

    Nono menyatakan program ini diperuntukkan bagi 200 calon mahasiswa baru yang berdomisili di kawasan Tangerang Raya, khususnya di wilayah operasional utama Agung Sedayu Group.

    “Beasiswa ini memang khusus bagi calon mahasiswa baru, bukan yang sedang belajar. Setiap mahasiswa akan menerima bantuan senilai Rp1,8 juta per semester selama empat tahun masa studi, atau hingga lulus. Bisa dibilang total program ini mendekati Rp3 miliar,” jelasnya.

    Ia juga mengungkapkan alasan ASG memilih Universitas Terbuka sebagai mitra strategis dalam penyaluran beasiswa. Menurutnya, model pembelajaran terbuka dan fleksibel yang dimiliki UT memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang bisa mendapatkan akses pendidikan tinggi.

    “Alasan kami memilih UT karena universitas ini salah satu jalur paling strategis. Di mana pun masyarakat berada, mereka bisa belajar. Kami ingin semakin banyak masyarakat kita bisa meraih gelar strata satu,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia menyoroti masih rendahnya angka lulusan sarjana di Indonesia yang baru mencapai sekitar 8 persen, jauh tertinggal dibandingkan negara maju yang minimal berada di angka 40 persen.

    “Saya kira ASG juga memiliki semangat untuk turut mendorong peningkatan angka tersebut hingga menyentuh 40 persen melalui program seperti ini. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia,” tutupnya.

    Di sisi lain, Prof. Dr. Ali menilai kerja sama ini merupakan momentum penting bagi UT sebagai perguruan tinggi terbuka terbesar di Indonesia. Ia melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan pendidikan tinggi di tanah air.

    “Hari ini menjadi hari bersejarah bagi kami, karena UT resmi menjadi mitra strategis bagi Agung Sedayu Group,” ujarnya.

    Ali menjelaskan salah satu prinsip utama yang dipegang UT adalah resource sharing, yakni berbagi sumber daya dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

    “UT itu resource sharing, jadi penting bagi kami untuk terus berkolaborasi. Tujuannya tidak lain adalah mencerdaskan bangsa. Kami ingin bergotong royong bersama berbagai pihak untuk memajukan Indonesia,” tutur Ali.

    Ia menambahkan, 200 beasiswa ini merupakan tahap pertama dari kerja sama antara UT dan Agung Sedayu Group. Jika hasilnya berjalan baik, kedua pihak akan membuka peluang untuk melanjutkan dan memperluas program ini di tahun berikutnya.

    Terkait sistematika penerimaan beasiswa, Direktur UT Serang, Dr. Teguh Prakoso, S.Pd., M.Hum., menegaskan para penerima beasiswa akan dipilih melalui proses seleksi yang sistematis dan transparan.

    “Beasiswa ini ditujukan untuk calon mahasiswa baru dari area operasional ASG, yakni Tangerang Raya. Kami menyiapkan proses seleksi yang ketat, termasuk portofolio, surat pernyataan kesanggupan studi, dan komitmen mahasiswa,” ujar Teguh.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan program belajar akan dimulai pada Juli 2026, sehingga proses seleksi dan pembekalan akan berlangsung panjang dan menyeluruh.

    “Kami akan membentuk tim pendamping yang memfasilitasi penerima beasiswa, baik dalam tutor online maupun pembekalan akademik,” tambahnya.

    Teguh menegaskan UT berkomitmen untuk terus mendampingi mahasiswa penerima beasiswa agar dapat menyelesaikan studinya tepat waktu.

    “Karena ini adalah karunia yang tidak boleh disia-siakan. Maka kami akan hadir mendampingi mereka hingga tuntas,” ujarnya.

    Program beasiswa ini menegaskan peran ASG sebagai pelaku industri yang tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga berkomitmen memajukan pendidikan. Melalui kerja sama dengan Universitas Terbuka, ASG berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia.

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenpora Buka Beasiswa Riset untuk Mahasiswa S1-S3, Bantuan Rp 10 Juta!



    Jakarta

    Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka program Bina Insan Akademia 2025. Program ini memberikan fasilitas bantuan dana penelitian bagi mahasiswa S1, S2, dan S3.

    Adapun nilai bantuan hingga Rp 10 juta per orang. Penelitian yang akan dibiayai harus seputar isu-isu kepemudaan yang bisa memberikan dampak nyata kepada Indonesia.

    Dengan beasiswa ini, diharapkan para mahasiswa mendapatkan penguatan kapasitas intelektual dan kontribusi nyata pemuda dalam pengembangan ilmu pengetahan serta kebijakan kepemudaan di Indonesia.


    Bagaimana cara memperoleh beasiswa ini? Mengutip unggahan Instagram @kemenpora, berikut informasinya:

    Syarat Penerima Beasiswa Bina Insan Akademia 2025

    • Pemuda berusia 16-30 tahun per tanggal 31 Desember 2025
    • Mempunyai KTP, kartu keluarga atau identitas sejenis lainnya
    • Terdaftar sebagai mahasiswa S1, S2 atau S3 di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS)
    • Mengajukan proposal penelitian karya ilmiah tingkat akhir terkait dengan tema/kajian kepemudaan
    • Mengajukan proposal permohonan dana fasilitasi karya ilmiah kepemudaan diserta rincian anggaran biaya
    • Sudah menyelesaikan semua mata kuliah yang dinyatakan dalam bentuk transkrip
    • Memiliki IPK minimal 3.0
    • Memiliki rekening bank nasional yang masih aktif atas nama penerima
    • Mendapatkan rekomendasi dari dosen pembimbing dan ketua program studi
    • Melampirkan surat persetujuan seminar proposal karya ilmiah yang disetujui oleh pimpinan prodi atau keterangan lain yang sejenis
    • Melampirkan data diri dan prestasi
    • Menandatangani surat pernyataan tidak sedang dan tidak akan menerima dana fasilitasi penyelesaikan skripsi atau tesis atau disertasi yang serupa dari sumber lain dalam negeri maupun luar negeri
    • Akreditasi perguruan tinggi dan prodi, minimal B dari BAN PT.

    Cara Daftar Beasiswa Bina Insan Akademia 2025

    1. Buka laman pendaftaran di https://bit.ly/daftarBIA2025?r=qr
    2. Isi data diri mulai dari nama, domisili, dan nomor handphone
    3. Isi informasi pendidikan
    4. Unggah dokumen-dokumen yang diminta
    5. Submit data dan dokumen
    6. Tunggu sampai hasil pengumuman keluar

    Jadwal Seleksi Beasiswa Bina Insan Akademia 2025

    • Pendaftaran: 31 Oktober-15 November 2025
    • Seleksi administrasi dan substansi: 16-18 November 2025
    • Pengumuman daftar penerima: 20 November 2025
    • Batas laporan penggunaan dana: 5 Desember 2025

    Demikian informasi beasiswa Bina Insan Akademia dari Kemenpora. Selamat mencobanya detikers!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • KJP Plus Tahap II Tahun 2025 Bulan September Cair, 700 Ribu Murid Terima Bantuan!


    Jakarta

    Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (UPT P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta mengumumkan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2025. Pencairan ini ditujukan untuk dana bulan September 2025.

    “Pencairan dana KJP Plus Tahap II Tahun 2025 untuk peruntukan dana bulan September 2025 akan dilaksanakan secara bertahap mulai 5 November 2025,” tulis UPT P4OP. dikutip dari postingan Instagram resminya, Kamis (6/11/2025).


    Besaran Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2025 Bulan September

    Disebutkan, jumlah penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2025 adalah sebanyak 707.513 murid. Jumlah ini terdiri dari jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, SMK, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

    Adapaun rincian penerima dan besaran dana KJP yang didapatkan yakni:

    1. SD/SDLB/MI

    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu
    • Jumlah penerima: 338.771 murid

    2. SMP/SMPLB/MTs

    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu
    • Jumlah penerima: 192.020 murid

    3. SMA/SMALB/MA

    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu
    • Jumlah penerima: 61.139 murid

    4. SMK

    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu
    • Jumlah penerima: 112.891 murid

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Jumlah penerima: 2.692 murid

    Sebagai ketentuan, dana personal bisa digunakan murid maksimal secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisa dana personal nantinya bisa digunakan secara nontunai.

    Penggunaan dana ini diharuskan untuk memenuhi seluruh kebutuhan murid, seperti:

    • Buku tulis
    • Buku gambar
    • Buku pelajaran
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    • Alat dan atau bahan praktik
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah
    • Tas sekolah
    • Pakaian olahraga sekolah
    • Buku pelajaran penunjang
    • Kudapan bergizi
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    • Alat bantu pendengaran
    • Kalkulator scientific
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    • Komputer/laptop
    • Mengunjungi tempat wisata di Jakarta yang menerima KJP seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional (Monas), dan berbagai museum.

    Cara Ambil Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2025 Bulan September

    Pengambilan dana KJP Plus Tahap II tahun 2025 baru bisa dilakukan setelah murid menyelesaikan proses pembukaan rekening, cetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima.

    Penyaluran KJP Plus Tahap II tahun 2025 dilakukan melalui Bank Jakarta. Jika rangkan proses pembukaan rekening sudah dilakukan, langkah yang bisa ditempuh adalah:

    1. Lewat Teller

    • Datang ke Bank Jakarta lalu menuju teller bank.
    • Sebut keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus.
    • Jika dana sudah masuk, siswa bisa mengambil tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa uang digunakan secara nontunai.

    2. Lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

    • Datang ke ATM Bank Jakarta terdekat.
    • Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening.
    • Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai.
    • Peserta bisa langsung mengambil dana secara tunai, tetapi hanya Rp 100 ribu.

    Itulah informasi tentang pencairan dana KJP Plus Tahap II tahun 2025 bulan September. Yuk, segera cek rekening Bank Jakartamu.

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemendagri Buka Beasiswa S2 ke Korea Selatan bagi ASN, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Pemerintah Korea Selatan melalui Korea International Cooperation Agency (KOICA) membuka beasiswa KOICA Scholarship 2026 bagi masyarakat Indonesia, khususnya pegawai pemerintah atau Aparatur Negeri Sipil (ASN).

    Beasiswa ini akan menunjang biaya kuliah di beberapa kampus di Korea Selatan. Selain itu, penerima akan memperoleh berbagai tunjangan, mulai dari tunjangan bulanan hingga biaya pulang-pergi.

    Penasaran dengan beasiswa ini? Mengutip Instagram @fasker.kemendagri, berikut informasi KOICA Scholarship 2026 lebih lengkapnya:


    Benefit Beasiswa KOICA Scholarship 2026

    • Biaya kuliah
      Tunjangan bulanan
    • Tunjangan kedatangan
    • Tiket pulang-pergi kelas ekonomi
    • Asuransi kesehatan
    • Aktivitas extracurricular
    • Scholarship completion grants
    • Akomodasi

    Pilihan Universitas dan Program Studi

    1. Ewha Womans University: Gender Equality
    2. Hanyang University: Smart-City Management & Technology
    3. Korea National University of Education: Global Education Leadership
    4. Korea University: Tax and Fiscal Policy
    5. Seoul National University: Public Management & Administrative Reform

    Syarat Daftar Beasiswa KOICA Scholarship 2026

    • Pegawai pemerintah atau ASN
    • Mempunyai pengalaman kerja sesuai dengan bidang studi yang dipilih minimal 2 tahun
    • Diutamakan berumur di bawah 40 tahun
    • Mahir berbahasa Inggris secara lisan maupun tulisan
    • Pendidikan terakhir tingkat sarjana/setara untuk jenjang magister
    • Dokumen Syarat Beasiswa KOICA Scholarship 2026
    • Ijazah pendidikan terakhir
    • Salinan halaman paspor
    • KOICA application forms
    • Surat rekomendasi dari unit kerja (bisa diakses lewat https://tinyurl.com/RekomFasker)
    • Sertifikat bahasa Inggris terbaru berupa ETS TOEFL minimal skor 450, TOEFL PBT minimal skor 35, IELTS minimal skor 5.0, English Score
    • British Council minimal level B1

    Cara Daftar Beasiswa KOICA Scholarship 2026

    Pendaftaran akan ditutup pada 5 Desember 2025. Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan setelah peserta diusulkan oleh instansi pemerintah tempat bekerja. Setelah itu, calon pelamar bisa mengisi formulir pendaftaran pada https://bit.ly/SubmitKOICAIndonesia2026BatchI.

    Informasi lebih lanjut terkait beasiswa bisa dilihat pada laman https://www.koica.go.kr/ciat/7815/subview.do atau dengan mengirim email ke alamat fasker.kemendagri@gmail.com.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Studi Singkat ke Australia, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Kedutaan Besar Australia di Indonesia membuka pendaftaran beasiswa studi singkat ke Negeri Kanguru selama dua minggu. Pendaftaran dibuka hingga 28 November 2025 mendatang.

    Beasiswa studi singkat ini mengambil tema “Tantangan Misinfromasi dan Disinformasi: Meningkatkan Integritas Informasi dan Literasi Media dalam Era Digital”.

    Studi ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kemampuan jurnalis, pembuat kebijakan, aktivitas, pembuat konten, dan influencer atau pemengaruh media sosial di Indonesia dalam menghadapi misinformasi dan disinformasi. Ada berbagai metodologi pembelajaran yang akan dilalui peserta.


    Dari sesi kelas, studi kasus, kunjungan lapangan, dan diskusi, peserta kemudian diminta untuk membuat sebuat proyek baik individu maupun kelompok. Lalu, apa syarat yang harus dipenuhi?

    Dikutip dari laman resmi Kedubes Australia di Indonesia, berikut informasinya.

    Syarat Beasiswa Studi Singkat di Australia

    Studi ini memiliki kuota sebanyak 25 orang. Calon peserta harus memenuhi syarat seperti:

    1. Memiliki pengalaman minimal empat tahun dalam peran yang relevan.

    2. Target lembaga dan profesi yang bisa mendaftar, seperti:

    – Jurnalis dan editor.

    – Organisasi pemeriksa fakta.

    – Dewan Pers

    – Komisi Pemilihan Umum

    Influencer dan komunitas daring

    – Kementerian yang berikatan dan perencanaan pembangunan nasional, badan keamanan nasional, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan Kementerian Luar Negeri

    – Organisasi masyarakat sipil dan organisasi berbasis agama yang relevan.

    – Akademisi.

    3. Kualifikasi pendidikan minimal D3.

    4. Berasal dari organisasi yang sudah mengembangkan atau terlibat dalam media digital dengan program literasi atau mengatasi misinformasi dan disinformasi.

    5. Berkomitmen menjalankan program secara penuh.

    6. Berkomitmen menyebarluaskan pembelajaran dari program ini kepada rekan kerja lain.

    7. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris profesional.

    8. Pelamar yang telah menerima beasiswa dari Pemerintah Australia dilarang mendaftar.

    9. Perempuan dari latar belakang kurang mampu dan penyandang disabilitas didorong untuk melamar.

    10. Mengirimkan dokumen yakni CV dan tanggapan terhadap kriteria seleksi.

    11. Tidak memiliki status penduduk tetap Australia atau sedang mengajukan permohonan untuk menjadi penduduk tetap.

    12. Bukan anggota militer yang sedang bertugas.

    13. Tidak menikah atau bertunangan dengan orang yang memegang atau memenuhi syarat sebagai penduduk tetap Australia atau Selandia Baru.

    14. Bekerja di Indonesia di bidang yang relevan.

    15. Memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan visa.

    16. Beasiswa ini tidak memberikan dukungan visa dan pendanaan untuk anggota keluarga.

    Manfaat Beasiswa Studi Singkat Australia

    1. Perjalanan pulang pergi ke lokasi lokakarya pra-kursus.

    2. Penerbangan pulang pergi ke lokasi studi di Australia.

    3. Perjalanan pulang pergi ke lokasi lokakarya pasca-kursus.

    4. Uang saku biaya hidup AUD 82,20 atau sekitar Rp 894.602 per hari

    5. Asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri selama kursus berlangsung di Australia.

    6. Akomodasi penuh selama program berlangsung.

    7. Visa ke Australia.

    8. Akomodasi tempat tinggal selama program berlangsung

    Informasi pendaftaran lain bisa dilihat melalui laman resmi Kedutaan Besar Australia dengan KLIK DI SINI.

    Demikianlah informasi tentang beasiswa studi singkat ke Australia. Semoga bermanfaat, detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersiap, Penerima Beasiswa Patriot Bisa Double Degree di Luar Negeri



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi RI sedang menyiapkan skema agar penerima Beasiswa Patriot bisa double degree dengan universitas luar negeri. Adapun kuota beasiswa akan disiapkan untuk 1.000 mahasiswa.

    Hal itu dikatakan Menteri Transmigrasi, Muhammad IftitahSulaimanSuryanagara. Ia mengatakan, program beasiswa ini menjadi bagian dari transformasi besar untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.


    “Akan ada insyaallah tahun depan Beasiswa Patriot ya di mana SDM-SDM unggul lulusan-lulusan sarjana top universitas di seluruh Indonesia itu bisa melakukan pembangunan kawasan transmigrasi secara menyeluruh dan bermartabat,” kata Iftitah dalam detikJateng, Sabtu (1/11/2025).

    Skema Double Degree Beasiswa Patriot

    Skema double degree ini akan berlangsung melalui kerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip). Rektor Undip, Suharnomo mengatakan, kampusnya siap mendukung penuh program tersebut.

    Ia menyebut Undip telah menyiapkan 14 program studi yang akan terlibat, termasuk kerja sama double degree dengan Technical University of Munich (TUM), Jerman.

    “Untuk beasiswa, Undip sudah menyiapkan di 14 prodi. Salah satunya sudah ready dengan TUM. Pak profesornya juga datang ke sini dan sudah meninjau di beberapa wilayah transmigrasi dengan Pak Menteri dan dari tim dari Undip,” ujarnya.

    “Saya rasa itu bukti nyata bahwa kita memang serius ingin support pada transformasi yang ada di transmigrasi,” lanjutnya.

    Tentang Beasiswa Patriot

    Beasiswa Patriot adalah beasiswa besutan Kementerian Transmigrasi yang akan menempatkan penerima beasiswa di kawasan transmigrasi. Terdapat 154 kawasan transmigrasi dengan kawasan prioritas termasuk Barelang di Batam, Salore di Merauke, dan antara Sulawesi Tengah atau Sulawesi Barat.

    Selain menyiapkan beasiswa reguler, pemerintah juga berencana mengalokasikan 30-60 persen kuota bagi anggota Komponen Cadangan (Komcad) untuk memperkuat semangat bela negara.

    Menurut laman resminya, para penerima beasiswa akan mendapatkan:

    Beasiswa Pendidikan
    Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

    Komponen Cadangan
    Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

    Penempatan Strategis
    Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

    Penerima Beasiswa Patriot akan mengikuti ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi dan menjaga persatuan Indonesia.

    Adapun pendaftaran terbuka untuk sarjana terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Prioritas untuk jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Universitas dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak 2025


    Jakarta

    Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merupakan salah satu program bantuan pendidikan yang kerap menjadi incaran. Penerima beasiswa ini terdiri dari beberapa golongan, di antaranya masyarakat berprestasi dan penyandang disabilitas, serta pegawai Kemendikdasmen.

    Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi khususnya, memiliki alokasi untuk peserta didik jenjang D4 hingga S3.

    Pada program Beasiswa Unggulan 2025 ini ada beberapa universitas dengan penerima beasiswa terbanyak. Apakah di antaranya ada kampusmu?


    Perguruan Tinggi dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak

    Berdasarkan data Forum Awardee Beasiswa Unggulan (FABU) 2025, seperti dikutip melalui keterangan resmi Universitas Brawijaya (UB), ini kampus-kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak 2025:

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM): 143 penerima
    2. Universitas Indonesia (UI): 133 penerima
    3. Universitas Brawijaya (UB): 116 penerima
    4. Institut Teknologi Bandung (ITB): 89 penerima
    5. Universitas Airlangga (Unair): 84 penerima.

    Program Beasiswa Unggulan tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang kuliah di dalam maupun di luar negeri.

    Untuk program D4 atau S1 khususnya, pendaftar disyaratkan merupakan lulusan pendidikan menengah yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus dua tahun sebelumnya. Untuk yang baru diterima, wajib menyerahkan surat penerimaan /letter of acceptance (LoA) atau keterangan lulus.

    Bagi yang sedang berstatus kuliah (on going) pada program D4/S1, disyaratkan memiliki IPK minimal 2,75. Peserta juga disyaratkan menyerahkan surat keterangan aktif kuliah, minimal dari dekan fakultas.

    Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Ilhamuddin Nukman, SPsi, MA. mengatakan di kampusnya sendiri menargetkan peningkatan jumlah penerima pada tahun-tahun mendatang.

    “Kami menargetkan agar jumlah awardee dari UB terus meningkat setiap tahun. Semakin banyak mahasiswa yang bisa memperoleh fasilitas pendidikan ini, semakin besar pula kontribusi UB dalam mendukung pendidikan nasional,” ujar Ilhamuddin.

    Namun, pihaknya berencana tidak hanya mengandalkan kerja sama dengan kementerian Pendidikan, tetapi juga membuka peluang untuk perusahaan dan lembaga nonpemerintah. Sehingga, ada lebih banyak beasiswa yang bisa diakses mahasiswa berbagai jenjang.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP-Kemenag Buka Pembiayaan Riset Dosen, Batas Proposal sampai 7 November 2025!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama (Kemenag) tengah membuka pendanaan riset Ministry of Religious Affairs The Awakened Indonesia Research Funds (MoRA The Air Funds). Pengiriman proposal dibuka sampai 7 November 2025 mendatang.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori mengatakan, terdapat empat tema prioritas MoRA The AIR Funds. Keempatnya yakni sains dan teknologi, sosial humaniora, ekonomi dan lingkungan, serta kebijakan layanan pendidikan.

    Nilai anggaran riset masing-masing sebesar maksimal Rp 500 juta. Khusus bidang sains dan teknologi, nilai anggaran maksimal Rp 2 miliar.


    Isu riset 2025-2029 diharapkan berfokus pada dukungan terhadap sasaran pembangunan nasional. Termasuk di antaranya seperti penurunan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

    Penelitian yang dilaksanakan juga diharapkan mendukung peningkatan riset, percepatan hilirisasi riset, serta kolaborasi solutif antara perguruan tinggi-dunia usaha dan industri. Lebih lanjut, riset yang didanai akan mendorong kesejahteraan masyarakat dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

    Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, mengatakan program ini mendukung pengembangan SDM berkualitas dan menjawab masalah masyarakat.

    Program ini menurutnya juga merespons tantangan perluasan akses, peningkatan mutu, dan peningkatan daya saing di pendidikan tinggi keagamaan (PTK) dan ma’had aly.

    “Program ini menjadi terobosan penting bagi Kementerian Agama RI dalam kerangka menyelesaikan problem-problem kemasyarakatan, keagamaan, dan kebangsaan berbasis riset,” ucapnya, dikutip dari laman Kemenag, Rabu (29/10/2025).

    Bidang Prioritas MoRA The Air Funds

    Bidang Sosial Humaniora

    Bidang riset soshum terdiri dari 19 tema, yaitu:

    • Pendidikan transformatif, kontekstualisasi teks agama dan keagamaan
    • Demokrasi dan identitas bangsa
    • Budaya keberagamaan dan harmoni sosial
    • Hukum yang berkeadilan
    • Globalisasi dan perubahan sosial
    • Inovasi sosial, media dan masyarakat digital
    • Kependudukan, kesejahteraan dan keadilan sosial
    • Perempuan dan anak
    • Budaya dalam upaya mencegah dan menangani akibat dari kekerasan, radikalisme, kekerasan berbasis gender, anak, etnisitas, agama dan identitas lainnya
    • Pengembangan kesejahteraan dan keunggulan prestasi, demokrasi, politik dan pemilihan umum
    • Corporate social responsibility (CSR)
    • Mobilitas perempuan dan kelompok rentan sebagai resiliensi dalam sistem dan struktur masyarakat dalam era global
    • Reformasi agraria
    • Rekayasa sosial dan pengembangan pedesaan
    • Kearifan lokal sebagai modal sosial bagi ketahanan bangsa
    • Grand design kekayaan intelektual lokal, peninggalan sejarah dan pelestariannya
    • Karakter bangsa dan pariwisata berkesinambungan
    • Agama dan humanisme
    • Hukum dan demokrasi.

    Bidang Sains dan Teknologi

    Proposal bidang sains dan teknologi dapat meliputi salah satu dari 11 tema berikut:

    • Hilirisasi sains, pengembangan teknologi, kedokteran dan kesehatan
    • Pertanian dan ketahanan pangan
    • Kemaritiman
    • Transportasi
    • Keragaman hayati
    • Kebencanaan
    • Pertahanan dan keamanan
    • Jaringan, data dan keamanan informasi
    • Saintifikasi jamu dan herbal, teknologi produksi pigmen alami, etnomedisin (daun, akar, umbi, batang, buah), pengembangan teknologi biosimilar, biosintesis, dan biorefinery untuk produksi bahan obat
    • Penguatan agroindustri berbahan baku sumber daya lokal
    • Pemanfaatan kearifan lokal dalam proses pemuliaan bibit tanaman, ternak dan ikan
    • Pengembangan teknologi big data.

    Bidang Ekonomi dan Lingkungan

    Sebanyak 13 tema dapat dipilih untuk proposal riset bidang ekonomi dan lingkungan, yaitu:

    • Ekonomi syariah
    • Kemiskinan ekstrem
    • Green economy
    • Green metrics
    • Green campus dan perubahan iklim global
    • Eksplorasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir
    • Regulasi dan budaya sadar bencana kebakaran lahan dan hutan
    • Recovery kehidupan sosial, ekonomi, budaya masyarakat pasca bencana
    • Manajemen limbah berbahaya dan beracun
    • Mobilitas pada masyarakat lokal dan strategi memelihara lingkungan asal dan tujuan
    • Perempuan dalam wirausaha
    • Koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis pengetahuan khas perempuan
    • Digital ekonomi/smart economic/ekonomi kreatif.

    Kebijakan Layanan Pendidikan dan Keagamaan

    1. Evaluasi dan pencanangan kebijakan, terkait dengan layanan pada lingkup Kemenag, meliputi madrasah, pondok pesantren, pendidikan agama di sekolah, pendidikan tinggi keagamaan dan pendidikan keagamaan lainnya.

    2. Layanan pendidikan, di antaranya yakni meliputi teknologi pendidikan dan pembelajaran, kurikulum pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, serta pengembangan manajemen sekolah berbasis kearifan lokal.

    3. Kebijakan layanan di bidang keagamaan, meliputi:
    – KUA
    – Penyelenggaraan haji dan umroh
    – Jaminan produk halal
    – Moderasi beragama dan kebijakan keagamaan di tingkat daerah
    – Layanan keagamaan lainnya.

    Syarat Dosen MoRA The Air Fund 2025

    Program MoRA the AIR Funds harus dilaksanakan oleh periset perguruan tinggi keagamaan (PTK) bersama periset dari beberapa lembaga riset dan/atau perguruan tinggi umum (PTU) di dalam maupun luar negeri. Riset 1-3 tahun (multiyears) ini juga dapat melibatkan pihak dunia usaha dan dunia industri (DUDI) agar output bisa berjangka panjang dan bermanfaat untuk banyak pihak.

    Berikut syarat dosen periset utama MoRA The Air Fund:

    Syarat Dosen PTK

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Lulusan program doktor (S3), jabatan minimal Lektor
    • Berasal dari perguruan tinggi keagamaan (PTK) atau fakultas agama Islam di bawah binaan Kemenag
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Memiliki Sinta Score Overall minimal 100
    • Berkolaborasi dengan periset dari perguruan tinggi dalam atau luar negeri yang masuk 500 besar dunia versi QS World University Rankings
    • Hanya dapat mengusulkan satu proposal riset.

    Syarat Dosen Ma’had Aly

    • WNI
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Lulusan program magister (S2)
    • Memiliki karya akademik sesuai bidang keilmuan
    • Melampirkan surat keputusan pengangkatan
    • Melampirkan surat rekomendasi dari mudir ma’had aly.

    Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman https://kemenag.go.id dan https://risprolpdp.kemenkeu.go.id/.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025 Dibuka, Apa Saja Syaratnya?



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025. Beasiswa ini dikhususkan untuk mahasiswa aktif asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di delapan negara Timur Tengah, yaitu Libya, Maroko, Mesir, Suriah, Tunisia, Turki, Yaman, dan Yordania.

    Sekretaris UtamaBAZNAS RI, H.SubhanCholid, menyampaikan program ini merupakan salah satu bentuk komitmenBAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.


    “BAZNAS hadir untuk memastikan para mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Timur Tengah mendapatkan dukungan yang memadai, baik secara finansial maupun pembinaan karakter. Melalui Beasiswa Cendekia ini, kami ingin melahirkan generasi cendekia Muslim yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Subhan dalam laman BAZNAS dikutip Rabu (29/10/2025).

    Selain memberikan bantuan biaya hidup, Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah juga memberikan pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.

    “Selain bantuan biaya hidup, penerima juga akan mendapatkan seragam PDH, pendampingan dan mentoring bulanan, serta dukungan untuk mengikuti konferensi atau kompetisi internasional. Kami ingin mereka tumbuh menjadi mahasiswa yang aktif, produktif, dan membawa nama baik Indonesia di kancah global,” jelasnya.

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif jenjang S1 dan terbuka juga untuk S2. Adapun tersedia bantuan biaya hidup sebesar Rp1.000.000 per bulan selama maksimal dua tahun.

    “Kami berharap para penerima beasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi, dan setelah lulus nanti, dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan pembangunan bangsa,” ujar Subhan.

    Manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

    Para penerima beasiswa akan mendapat bantuan sebagai berikut:

    1. Uang saku Rp1.000.000,00/bulan/peserta sampai maksimal 2 tahun studi* (evaluasi dilakukan setiap semester)

    2. Pembuatan seragam

    3. Pembinaan bulanan dari BAZNAS dan Mitra BAZNAS

    4. Dukungan konferensi/kompetisi

    Syarat dan Ketentuan Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

    1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.

    2. Muslim/Muslimah.

    3. Laki-laki/Perempuan.

    4. Terbuka untuk seluruh mahasiswa aktif tingkat 1-4 atau semester 1-8 dibuktikan dengan surat keterangan aktif atau kartu tanda mahasiswa yang masih berlaku.

    5. Diutamakan jenjang S1 dan terbuka jenjang S2.

    6. Tidak sedang menerima beasiswa.

    7. Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapatkan beasiswa.

    8. Berprestasi baik secara akademik maupun non akademik.

    9. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

    10. Melampirkan ijazah SMA/pendidikan terakhir.

    11. Melampirkan transkrip nilai terakhir.

    12. Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat (format terlampir).

    13. Surat Pernyataan (format terlampir).

    14. Membuat esai “Kuliah di Timur Tengah dan Kontribusi Pasca Lulus” (cek ketentuan esai).

    15. Mengikuti rangkaian proses seleksi beasiswa.

    16. Melengkapi seluruh dokumen persyaratan sesuai ketentuan.

    Cara Mendaftar Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

    1. Pendaftar mengunduh dan melengkapi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di bazna.as/JuknisBCBTimteng2025

    2. Peserta mendaftarkan diri dan mengunggah berkas pendaftaran di bazn.as/DaftarBCBTimteng2025

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

    Pendaftaran online 28 Oktober – 7 November 2025

    Seleksi Berkas 8 – 15 November 2025

    Pengumuman Seleksi Berkas 26 November 2025

    Seleksi Wawancara 28 – 30 November 2025

    Pengumuman Kelulusan Final: 10 Desember 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025 dapat dicek melalui https://bazn.as/JuknisBCBTimteng2025. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa S2-S3 di Abu Dhabi, Kuliah Gratis-Dapat Tunjangan Rp 65 Juta



    Jakarta

    Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi mengumumkan informasi beasiswa pascasarjana di Mohamed bin Zayed University of Artifivial Intelligent (MBZUAI) untuk masyarakat Indonesia. Beasiswa berlaku untuk program MSc dan PhD.

    Beasiswa ini terbuka bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa akhir yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3. Adapun pelamar yang bisa mendaftar harus memiliki gelar sebelumnya di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM).

    Dengan beasiswa ini, mahasiswa bisa kuliah di MBZUAI secara gratis. Selain itu, mahasiswa berhak mendapatkan tunjangan hidup bulanan hingga Rp 65 juta.


    Ingin mencoba beasiswa ini? Mengutip unggahan Instagram KBRI Abu Dhabi @indonesiaabudhabi, berikut ketentuan pendaftaran beasiswa:

    Pilihan Prodi yang Didanai Beasiswa MBZUAI 2026

    Master’s Degrees (S2)

    • Master in Applied Artificial Intelligence (MAAI)
    • Master of Science in Computer Science (CS)
    • Master of Science in Computer Vision (CV)
    • Master of Science in Machine Learning (ML)
    • Master of Science in Natural Language Processing (NLP)
    • Master of Science in Robotics
    • Master of Science in Statistics and Data Science

    Doctoral Programs (S3)

    • Doctor of Philosophy in Computer Science (CS)
    • Doctor of Philosophy in Computer Vision (CV)
    • Doctor of Philosophy in Machine Learning (ML)
    • Doctor of Philosophy in Natural Language Processing (NLP)
    • Doctor of Philosophy in Robotics
    • Doctor of Philosophy in Statistics and Data Science

    Syarat Pelamar Beasiswa S2-S3 MBZUAI 2026

    • Lulusan S1 dan S2 di bidang STEM seperti ilmu komputer, teknik elektro, teknik komputer, matematika, fisika atau jurusan sains dan teknik relevan
    • Lulusan perguruan tinggi yang terakreditasi dan diakui oleh Kementerian Pendidikan UEA (MoE)
    • Memiliki IPK minimal untuk jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3,0 atau 3,5 sesuai dengan pilihan prodi
    • Mahasiswa tingkat akhir bisa daftar dengan melampirkan salinan transkrip nilai dan jika diterima wajib menyerahkan ijazah dan transkrip lengkap resmi
    • Legalisasi ijazah dari UEA atau sertifikat pengakuan (harus diserahkan pada semester pertama kuliah)
    • Mengikuti ujian seleksi.

    Berkas Daftar Beasiswa S2-S3 MBZUAI 2026

    • Curriculum vitae (CV)
    • Graduate record examination (GRE) sifatnya opsional
    • Statement of purpose
    • Research statement
    • Surat rekomendasi dari pemberi referensi.

    Jadwal Seleksi Beasiswa S2-S3 MBZUAI 2026

    • Pembukaan pendaftaran: 1 September 2025
    • Penutupan pendaftaran (prioritas): 15 November 2025
    • Penutupan pendaftaran (final): 15 Desember 2025
    • Pengumuman seleksi: 15 Maret 2026
    • Batas pernyataan pelamar menerima beasiswa: 15 April 2026

    Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan lewat https://mbzuai.ac.ae/study/graduate-admission-process/. Ayo unggah berkas-berkas sebelum 15 Desember 2025!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com