Category: Liga Spanyol

  • Endrick atau Gonzalo, Real Madrid Mau Pertahankan yang Mana?


    Jakarta

    Real Madrid dikabarkan hanya akan mempertahankan satu pemain untuk menjadi pelapis Kylian Mbappe. Gonzalo Garcia atau Endrick yang dipertahankan El Real?

    Mbappe merupakan penyerang tengah utama Madrid. Pada musim lalu, dia mencatatkan 44 gol dalam 59 pertandingan bersama Los Blancos.

    Di Piala Dunia Antarklub 2025, Gonzalo bersinar. Saat Mbappe absen, pemain berusia 21 tahun itu bersinar dengan catatan empat gol dari enam pertandingan.


    Di lini depan, Madrid juga masih mempunyai satu pemain lain, Endrick. Di musim lalu, dia tampil 37 kali di semua ajang dengan sumbangan tujuh gol.

    Media Spanyol, As, yang mengabarkan bahwa Madrid hanya akan mempertahankan satu pemain untuk menjadi pelapis Mbappe.

    Ada dilema yang dimiliki Madrid saat ini. Endrick sudah bilang ke manajemen Madrid tak akan mau dipinjamkan. Tapi, gangguan cedera membuat Endrick tak bisa banyak beraksi untuk Los Merengues.

    Sementara itu, Gonzalo sudah menunjukkan kemampuan kalau dirinya bisa menembus tim utama Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso. Gonzalo bahkan mempunyai reputasi bagus karena disebut-sebut sebagai penerus Raul Gonzales. Oleh karena itu, Madrid harus memikirkan masak-masak mau mempertahankan Endrick atau Gonzalo?

    (cas/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Jika Lamine Yamal Gagal Menang Ballon d’Or 2025…


    Seoul

    Gelandang Barcelona, Gavi, mendukung rekan setimnya Lamine Yamal merebut Ballon d’Or 2025. Seandainya, Yamal gagal pun masih akan ada banyak kesempatan lainnya.

    Lamine Yamal jadi salah satu favorit di Ballon d’Or 2025. Winger berusia 18 tahun itu tampil sensasional untuk mengantar Barcelona memenangi gelar juara Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.


    Sebanyak 18 gol dan 25 assist dibukukan Yamal di sepanjang 2024/2025. Dengan goal involvement itu, Yamal mengungguli top skor Barcelona Robert Lewandowski (42 gol, 3 assist), dan hanya kalah dari Raphinha (34 gol, 25 assist).

    Lamine Yamal kemungkinan akan mendapat persaingan ketat dari Raphinha, dan favorit lainnya Ousame Dembele (PSG) di Ballon d’Or 2025. Gavi percaya, Yamal tak perlu risau seandainya gagal berjaya di ajang tersebut.

    “Kuharap dia akan menang sih,” sahut pemain internasional Spanyol ini kepada AS. “Jika dia tidak menang di tahun ini, dia kan masih berusia 18 tahun, dan masih sangat muda.”

    “Berada di antara favorit itu sesuatu yang unik. Aku senang dengan apa yang sedang dia lakukan dengan kami,” sambung jebolan akademi La Masia itu.

    “Dia itu pemain yang luar biasa. Dia semakin bagus setiap harinya. Dia menakjubkan di dalam latihan. Dia harus terus seperti ini, dengan mentalitas seperti itu, dan aku yakin jika dia tidak menang Ballon d’Or tahun ini, dia akan memenangi banyak di masa depan,” ceplos Gavi tentang Lamine Yamal.

    (rin/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rivaldo Jagokan Rashford Unjuk Gigi di Barcelona


    Jakarta

    Terbuang dari Manchester United, Marcus Rashford akan berupaya memulihkan reputasi di Barcelona. Gelandang legendaris Brasil Rivaldo yakin ia punya modalnya.

    Rashford tersisihkan di MU sejak kedatangan Ruben Amorim sebagai manajer pada pertengahan musim lalu. Ia sempat dipinjamkan di paruh kedua musim ke Aston Villa dan bersinar di sana.


    Peminjaman itu berakhir dan tak bisa dilanjutkan. Sementara Barcelona yang mulanya mengincar sejumlah nama pada musim panas ini gagal mendapatkan targetnya dan beralih ke Rashford.

    Transfer itu berlangsung cepat, dengan Barca meminjam Rashford sampai akhir musim. Rivaldo menilai Rashford punya peluang bagus bersinar di LaLiga karena secara permainan lebih terbuka dan longgar.

    “Dia punya semua modal untuk menonjol, terutama dengan adanya pelatih bagus di sisinya. Itu akan banyak membantunya berkembang,” kata Rivaldo dikutip Mundo Deportivo.

    “Ini liga yang berbeda dari di Inggris. Saya rasa dia akan punya kesempatan lebih banyak, peluang lebih besar untuk menunjukkan kualitasnya dan meraih sesuatu yang besar,” imbuhnya.

    (raw/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lamine Yamal Bukan Arogan, Hanya…


    Jakarta

    Melejitnya Lamine Yamal diiringi dengan anggapan dan tudingan bahwa ia arogan di dalam dan luar lapangan. Gelandang Barcelona Gavi pilih memuji mentalitasnya.

    Yamal melejit sejak debutnya pada April 2023. Ia kini sudah melakoni 106 pertandingan di seluruh ajang, mencetak 25 gol dan 34 asis.

    Berkat penampilannya itu pula, Barca bisa dua kali memenangi Liga Spanyol pada 2022/2023 dan 2024/2025. Blaugrana juga menjuarai Copa del Rey 2024/2025 dan Piala Super Spanyol.


    Prestasinya tak terbatas di klub. Bersama Timnas Spanyol, Yamal sudah menjadi juara Eropa pada gelaran Euro 2024 lalu.

    Tapi bersinarnya Yamal turut diiringi kontroversi. Mulai dari gaya rambut dan caranya berdandan jadi sorotan, juga selebrasi celana melorot dan dianggap tak menghormati Cristiano Ronaldo saat bersalaman.

    Belum lama ini, pesta ulang tahunnya menuai kritik pedas karena melibatkan hiburan dari orang-orang mini. Belum lagi soal hubungannya dengan perempuan yang jauh lebih tua.

    Rekan setim Yamal, Gavi, enggan terlalu fokus ke urusan-urusan itu. Yang membuatnya tertarik justru mentalitas dan kepercayaan diri pemain 18 tahun itu.

    “Pada akhirnya, semua orang tahu Lamine itu pemain kelas dunia. Musim yang telah ia jalani itu unik untuk pemain seusianya,” ungkap Gavi dikutip Mundo Deportivo.

    “Saya harap dia terus seperti ini, dengan mentalitas yang ia punya, karena dia sangat bagus dan mesti terus seperti ini sehingga kami bisa memenangi titel sebanyak mungkin.”

    “Pada akhirnya, semua orang memikirkan apa yang mereka mau,” cetusnya.

    (raw/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pelan-pelan Saja, Rashford


    Jakarta

    Pindah ke negara baru dengan kultur sepakbola yang berbeda niscaya tak pernah mudah. Marcus Rashford akan butuh waktu untuk menyerap dan menyesuaikan.

    Rashford mewujudkan impiannya bermain di Barcelona setelah dilepas Manchester United musim panas ini. MU tak keberatan melepasnya sebagai pemain pinjaman sampai akhir musim, mengingat ia berstatus surplus di tim.

    Penyerang 27 tahun tersebut didatangkan sebagai opsi untuk Raphinha di sisi kiri. Oleh karena itu, Rashford mesti terima kesempatannya tak akan seluas Raphinha.


    Mantan gelandang Barcelona dan Brasil Rivaldo berharap Rashford bisa memanfaatkan waktu dan kesempatannya dengan baik. Pertama-tama penyerang didikan akademi MU itu harus beradaptasi dengan klub dan kultur di Spanyol.

    “Barcelona menjalani musim yang bagus kemarin, jadi ya normal saja kalau dia mulai dari bangku cadangan,” kata Rivaldo dikutip Mundo Deportivo.

    “Tapi sedikit demi sedikit, dia akan mulai klik, memahami apa keingainan pelati, mempelajari dinamika di latihan dan beradaptasi. Pada waktunya nanti, dia akan mendapatkan posisinya.”

    Rashford mencetak empat gol dan enam asis dalam 17 penampilannya bersama Aston Villa sebagai pinjaman di paruh kedua musim lalu. Selama memperkuat MU, pemain asli Manchester ini sudah tampil 426 kali dengan torehan 138 gol plus 77 asis.

    (raw/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Gavi Tak Minder Bersaing dengan Pedri & De Jong di Barcelona


    Barcelona

    Gavi tak minder bersaing dengan Pedri dan Frenkie de Jong di lini tengah Barcelona. Meski, ia mengakui keduanya merupakan gelandang terbaik di dunia.

    Gavi mendapatkan menit bermain yang cukup bersama Barcelona di musim lalu. Meski tak selalu jadi pilihan utama pelatih El Barca, Hansi Flick.

    Gavi total tampil dalam 42 laga bersama Blaugrana dengan sumbangan tiga gol dan tiga assist. Ia turut membawa Barcelona meraih treble domestik dengan juara LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.


    Flick sering merotasi Gavi dengan Pedri dan Frenkie de Jong untuk mengisi lini tengah Barcelona. Pedri dan De Jong lebih sering menjadi pilihan utama Flick ketimbang Gavi.

    Gavi pun mengakui bahwa Pedri dan De Jong punya pengalaman dan kualitas yang baik. Hal tersebut membuat persaingan dengan keduanya tak mudah untuk Gavi.

    Meski begitu, gelandang 20 tahun ini sama sekali tak minder bersaing dengan Pedri dan De Jong. Ia merasa punya kapasitas untuk berebut posisi dengan Pedri dan De Jong.

    “Frenkie atau Pedri sangat bagus di posisi itu, dan mereka yang terbaik di dunia. Dan memang begitulah adanya. Dan sangat sulit untuk memenangkan posisi itu,” ujar Gavi dikutip dari Mundo Deportivo.

    “Tapi saya yakin dengan mentalitas yang saya miliki, saya bisa bersaing dengan pemain mana pun. Manajer selalu percaya pada saya. Saya sangat senang dengannya. Saya harap dia bertahan di sini selama bertahun-tahun lagi,” jelasnya.

    (pur/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Real Madrid Belum Mau Kasih Endrick Nomor 9


    Jakarta

    Endrick kabarnya meminta Real Madrid untuk ganti nomor, yakni nomor 9. Pihak klub masih belum kasih, striker muda itu harus buktikan diri dulu!

    Endrick musim lalu memakai nomor punggung 16. Kebetulan, nomor 9 di Real Madrid kini kosong setelah Kylian Mbappe dikasih nomor 10.


    Dilaporkan Tribuna, Endrick meminta Real Madrid untuk pakai nomor 9. Sebelum Mbappe, nomor itu sudah dipakai legenda Madrid, Karim Benzema.

    Madrid tidak mengabulkan permintaan Endrick. Madrid masih minta pemain berusia 19 tahun itu untuk membuktikan diri!

    Endrick diganggu cedera otot dan hamstring di akhir musim lalu. Endrick kini masih jalani pemulihan dan terancam harus absen di awal-awal kompetisi musim 2025/2026 nanti.

    Di musim lalu, Endrick kerap jadi pemain pengganti. Di Copa Del Rey tampil oke dengan lima gol dari enam laga, tapi cuma bukukan satu gol dari 22 laga di LaLiga.

    Real Madrid rencananya mau meminjamkan Endrick dulu agar si pemain dapat jam terbang lebih. Akan tetapi, Endrick memilih bertahan dan siap buktikan diri.

    Endrick sepertinya akan lebih ketat persaingannya di musim depan. Selain saingan sama Mbappe, ada Gonzalo Garcia yang bersinar di Piala Dunia Antarklub kemarin.

    (aff/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Vinicius Minta Gaji ‘Tak Masuk Akal’ di Real Madrid?


    Madrid

    Vinicius Junior terus bernegosiasi soal kontrak baru di Real Madrid. Ada laporan pemain Brasil itu meminta gaji yang ‘tak masuk akal’ ke Los Blancos.

    Vinicius sedianya masih terikat kontrak sampai 2027. Meski begitu, Madrid berusaha menyodorinya kesepakatan baru guna mengamankannya, di tengah rayuan dari klub-klub Arab Saudi.

    Pemain yang hampir memenangkan Ballon d’Or 2024 itu kabarnya terus bernegosias dengan Madrid. Menurut laporan Cadena SER, situasinya kini rumit.


    Vinicius disebut meminta gajinya naik jadi 25 juta Euro per tahun, atau sekitar 477,6 miliar. Angka itu bersih dari biaya tambahan lain-lain.

    Sementara Real Madrid menganggapnya ketinggian. Raksasa LaLiga itu diklaim cuma berani menggaji Vinicius Junior 20 juta Euro per tahun, atau sekitar 335 ribu Euro per pekan sebelum pajak.

    Laporan El Larguero menyebut permintaan Vinicius dianggap tak masuk akal oleh sumber terdekatnya. “Dia ingin mendapatkan 25 juta Euro bersih, terlepas dari diperoleh pemain lain,” kata sumber itu.

    Vinicius sebelumnya selalu bertekad bertahan di Madrid. Meski begitu, pemain berusia 25 tahun tersebut ada tawaran kontrak baru di Santiago Bernabeu.

    Vinicius didatangkan Madrid pada 2017 dari Flamengo, namun baru bisa bermain pada 2018. Ia kemudian langsung jadi pemain andalan di era Carlo Ancelotti.

    Ia membuat 106 gol dan 83 assist dari 322 laga bersama Real Madrid. Vinicius Junior juga memenangkan 14 gelar, di antaranya 3 gelar LaLiga, satu Copa del Rey, 3 Piala Super Spanyol, 2 gelar Liga Champions, dan 2 Piala Dunia Antarklub.

    (yna/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kini Isak Ditawar Mahal Liverpool, Barcelona Cuma Bisa ‘Nyengir’


    Barcelona

    Alexander Isak kini jadi incaran dan ditawar mahal Liverpool usai tampil oke di Newcastle United. Barcelona pernah mengejarnya dan begini reaksinya.

    Isak ditawar mahal Liverpool saat ini. Pemain Swedia itu coba diboyong seharga 110 juta paun atau Rp 2,38 triliun, yang ditolak Newcastle.

    Isak, yang mencetak 27 gol untuk Newcastle musim lalu, sebelumnya pernah bermain di LaLiga. Ia sempat bermain di Real Sociedad pada kurun 2019-2022.


    Pada saat itu, Isak rupanya pernah jadi incaran Barcelona. Eks direktur olahraga Barcelona, Ramon Planes, mengungkap pemain 25 tahun itu sempat dilirik.

    “Kami telah berusaha mencari pengganti dalam posisi yang sulit dalam waktu yang lama. Sekarang saya lucu melihat mereka bicara soal Isak, yang dalam proses negosiasi dan mendapat tawaran penting dari Liverpool,” katanya kepada SPORT.

    “Dia pemain yang kami coba bicarakan dengan agennya. Dia ada di La Real saat itu, dan ide kami adalah mencari pengganti Luis Suarez. Saat itu dia ingin kami ajak gabung sebelum bisa jadi pemain reguler.”

    “Ini proses yang natural. Tapi ya akhirnya tak jadi, tapi saya berpikir kuncinya di klub, untuk tahu apakah pemain bisa pergi di saat yang tepat dan memberi jalan bagi generasi berikutnya,” jelasnya.

    (yna/nds)



    Sumber : sport.detik.com