Category: Pendidikan

  • Pakar Ungkap 5 Kelompok Paling Rentan Saat Cuaca Panas Mendidih, Kamu Termasuk?


    Jakarta

    Indonesia sedang dilanda cuaca panas yang cukup ekstrem. Bahkan, terdapat wilayah dengan suhu udara mencapai 38 derajat Celcius.

    Cuaca panas ekstrem ini juga berdampak pada kegiatan manusia sehari-hari. Pakar kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Evi Rinata MKeb mengatakan jika cuaca panas ekstrem dapat memberikan dampak yang cukup serius terhadap kesehatan.


    Menurut Evi, tubuh akan bekerja lebih ekstra untuk menjaga suhu tetap stabil. Jika mekanisme ini tidak berjalan optimal, seseorang dapat mengalami dehidrasi, kelelahan akibat panas, hingga heat stroke yang bisa mengancam nyawa.

    Panas yang berlebihan dapat memperburuk penyakit-penyakit kronis seperti hipertensi, gangguan jantung, atau asma. Heat stroke juga termasuk dalam salah satu kondisi yang paling serius dan bisa menyebabkan kematian.

    Heat stroke bisa terjadi karena kegagalan proses pengendalian panas dan kegagalan sistem jantung serta pembuluh darah tubuh,” terangnya dalam laman Umsida, dikutip Senin (20/10/2025).

    Cara Tubuh Merespons Cuaca Panas Ekstrem

    Evi menyebut jika tubuh manusia sebenarnya memiliki sistem yang sangat canggih untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan suhu, atau disebut termoregulasi.

    “Ketika suhu lingkungan meningkat, tubuh akan meningkatkan pengeluaran keringat dan memperlebar pembuluh darah di kulit untuk membantu mengeluarkan panas,” paparnya.

    Sebaliknya, saat suhu menurun, tubuh akan berusaha mempertahankan panas dengan cara mempersempit pembuluh darah dan menimbulkan rasa menggigil. Namun bila perubahan suhu terjadi secara tiba-tiba dan ekstrem, mekanisme adaptasi ini bisa terganggu.

    Akibatnya, seseorang lebih mudah mengalami stres panas, pusing, atau bahkan gangguan keseimbangan cairan tubuh.

    5 Kelompok Rentan Saat Suhu Panas

    Menurut Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Umsida itu, ada beberapa kelompok masyarakat yang tergolong lebih rentan, yakni:

    1. Lansia

    Kemampuan tubuh lansia dalam menyesuaikan suhu sudah menurun.

    2. Anak-anak

    Sistem pengaturan suhu dalam tubuh anak-anak masih belum sempurna.

    3. Ibu Hamil

    Perubahan hormon dan metabolisme tubuh membuat ibu hamil lebih mudah mengalami dehidrasi.

    4. Pekerja Lapangan

    Pekerja lapangan seperti petani atau nelayan memiliki risiko tinggi karena mereka berada di luar ruangan dalam waktu yang lama.

    5. Individu dengan Penyakit Kronis

    Individu dengan penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan jantung rentan cuaca panas karena panas dapat memperberat kerja organ vital.

    Cara Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Panas

    Beberapa hal sederhana ini bisa dilakukan saat cuaca panas ekstrem, seperti:

    1. Perbanyak minum air putih

    2. Konsumsi makanan bergizi seimbang

    3. Menggunakan pakaian longgar

    4. Hindari aktivitas fisik berat di luar ruangan pada siang hari

    5. Ventilasi rumah yang baik

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 Bappenas 2026 Dibuka, Tujuan Kampus NUS-Monash



    Jakarta

    Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membuka program beasiswa studi S2 tahun 2026. Tujuan kampus untuk melanjutkan studi bisa di dalam maupun luar negeri.

    Untuk pilihan dalam negeri, calon pendaftar bisa memilih S2 Monash University Indonesia. Sementara itu, tujuan luar negeri adalah Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore (NUS).

    Durasi studi dengan beasiswa S2 di Monash University yakni 18 bulan. Studi program Master in Sustainability ini dilaksanakan maksimal selama 12 bulan di Monash University Indonesia, sedangkan maksimal 6 bulan lainnya di Monash University Australia.


    Adapun durasi beasiswa jika memilih NUS dengan jurusan Master in Public Policy maksimal selama 2 tahun. Sedangkan durasi studi jika memilih Master in Public Administration NUS maksimal 1 tahun.

    Pendaftaran beasiswa berlangsung hingga 24 Oktober 2025. Tertarik daftar? Agar lebih memahami beasiswa ini, berikut ketentuan selengkapnya sebagaimana dikutip dari laman Bappenas.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa S2 Bappenas 2025

    Pembiayaan S2 Bappenas dalam negeri akan cost sharing antara Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencanan (Pusbindiklatren) Bappenas dan Monash University. Berikut rinciannya:

    – Biaya pendidikan dan Monash English Placement Tes oleh Monash University, Indonesia
    – Tunjangan biaya hidup (oleh Bappenas)
    – Tunjangan tesis/penelitian (oleh Bappenas)
    – Tunjangan publikasi/seminar (oleh Bappenas)
    – Biaya wisuda (oleh Bappenas)
    – Biaya lainnya sesuai ketentuan Kementerian PPN/Bappenas

    Syarat Daftar Beasiswa S2 Bappenas 2025

    • Mendapat usulan dari instansi minimal Eselon II Bagian Kepegawaian
    • Berasal dari unit perencanaan Bappeda/Bappelitbangda/Biroren/Birorenortala di kementerian/lembaga/daerah
    • PNS 100 persen minimal golongan III/a yang telah bekerja minimal satu tahun
    • Lulusan D4 atau S1
    • Lulus pendidikan terakhir maksimal 2 tahun terakhir
    • Berusia maksimal 37 tahun; kecuali jika berasal dari daerah 3T, maksimal 42 tahun
    • IPK minimal 3.00
    • Memiliki skor tes potensi akademik untuk kategori pusat (565), kategori pusat luar Jawa (525), kategori Pemda Jawa (525), dan kategori Pemda luar Jawa (500)
    • Memiliki skor IELTS 6,5 dengan minimal band di 6.0 untuk masing-masing komponen jika mendaftar di Monash University
    • Memiliki skor TOEFL minimal 500 jika mendaftar di NUS Singapura.

    Berkas Pendaftaran Beasiswa S2 Bapennas 2025

    • Surat usulan Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD setempat dengan tembusan eselon 2 atasan langsung yang memberikan usulan
    • Salinan ijazah dan transkrip nilai yang sudah dilegalisasi dan cap basah
    • Salinan SK kepangkatan III/a dan SK terakhir yang telah dilegalisasi
    • Formulir penyataan pengembangan SDM yang ditandatangani oleh Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD
    • Dokumen rencana pengembangan SDM/Capital Development Plan (HCDP)
    • Khusus bagi pejabat fungsional perencana, harus melampirkan SK jabatan terakhir
    • Pernyataan rencana studi (dalam bentuk esai).

    Cara Daftar Beasiswa S2 Bappenas 2025

    1. Bagi yang belum pernah mengikuti diklat di Pusbindiklatren Bappenas, masuk ke laman https://pusbindiklatren.bappenas.go.id/daftar
    2. Masukan NIP lalu keli “Cek”
    3. Jika belum terdaftar maka isi username, nama lengkap, email, password, lalu klik “Daftar”
    4. Cek email untuk melihat notifikasi pengaktifan akun
    5. Klik link aktivasi
    6. Bagi yang sudah pernah mengikuti diklat, cukup masuk ke menu “Lupa Password”
    7. Masukkan email yang sudah diaktifkan
    8. Pilih menu “Diklat Gelar/Diklat Non Gelar”
    9. Lalu isikan formulir yang sudah tersedia
    10. Setelah formulir diisikan, klik “Daftar/Ubah”
    11. Dapatkan formulir yang sudah diisikan dengan klik “Unduh”

    Demikian informasi Beasiswa S2 Bappenas 2025. Untuk memahaminya lebih lanjut, informasinya bisa dilihat di https://bit.ly/info-beasiswabappenas2026

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • H-11 Tutup Pendaftaran KIP Kuliah Mandiri PTS, Cek Kampusmu Termasuk atau Tidak


    Jakarta

    Program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah segera menutup pendaftaran untuk jalur terakhirnya yakni seleksi mandiri di perguruan tinggi swasta (PTS). Pendaftaran akan ditutup pada 31 Oktober 2025 mendatang.

    Seperti yang diketahui, KIP Kuliah merupakan program bantuan biaya pendidikan tinggi untuk anak-anak keluarga miskin atau rentan miskin yang berprestasi di seluruh Indonesia. Beasiswa ini terbuka untuk seluruh jalur seleksi nasional baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun PTS.

    Ada dua bantuan yang akan didapatkan penerima manfaat KIP Kuliah, yakni jaminan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup (BBH) per bulan. Biaya pendidikan ditransfer langsung ke perguruan tinggi sedangkan BBH diberikan kepada mahasiswa berdasarkan 5 klaster.


    Sebelum mendaftar KIP Kuliah, detikers perlu memastikan bila kampus terdata dalam program ini, terutama bila kamu dari kampus PTS. Bagaimana caranya?

    Dirangkum dari laman resmi KIP kuliah dan arsip detikEdu, Senin (20/10/2025) yuk pahami lagi seluruh informasi tentang program ini.

    Cara Cek Kampus PTS Bisa Didaftarkan KIP Kuliah atau Tidak

    Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengecek kampusmu bisa didaftarkan KIP Kuliah atau tidak yakni:

    1. Buka laman resmi KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Gulir ke bawah hingga menemukan informasi “Cari Perguruan Tinggi/Program Studi Penerima KIP Kuliah”

    3. Ketik nama perguruan tinggi atau program studi di kolom “Cari” dan sesuaikan dengan milikmu

    4. Sistem akan menampilkan informasi tentang nama perguruan tinggi, prodi, jenjang, akreditasi, dan tombol aksi “Lihat Profil”

    5. Jika detikers menemukan perguruan tinggi dan prodi terpampang dalam pencarian, maka keduanya menerima pendaftaran KIP Kuliah.

    6. Klik “Lihat Profil” untuk mengetahui profil perguruan tinggi dan prodi secara lengkap.

    Syarat Penerima KIP Kuliah Seleksi Mandiri PTS 2025

    Syarat Umum

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023
    • Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi
    • Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Syarat Dokumen

    Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

    • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen/Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang lulus seleksi mandiri PTS
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
      • Program Keluarga Harapan (PKH)
      • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
      • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
    • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)
    • Berasal dari panti sosial/panti asuhan.

    Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya adalah:

    • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
    • Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

    Komponen Pembiayaan KIP Kuliah Seleksi Mandiri PTS 2025

    KIP Kuliah memuat dua komponen pembiayaan, yakni biaya pendidikan dan biaya hidup. Penjelasannya yakni:

    1. Biaya Pendidikan

    Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

    • Prodi akreditasi Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
    • Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

    BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

    • Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
    • Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
    • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
    • Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
    • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

    BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

    Cara Registrasi Akun KIP Kuliah Seleksi Mandiri PTS 2025

    1. Masuk ke laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dan buat akun
    2. Masukkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
    3. Masukkan email yang aktif
    4. Sistem KIP Kuliah akan memvalidasi NIK, NISN, dan NPSN
    5. Jika proses berhasil, sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke email
    6. Masuk kembali ke laman KIP dan masukkan nomor pendaftaran dan kode akses
    7. Isi data-data yang diperlukan
    8. Pilih jenis masuk PTN (SNBP/SNBT/seleksi mandiri)
    9. Submit data
    10. Mahasiswa tinggal menunggu verifikasi dari sistem dan perguruan tinggi
    11. Jika diterima sebagai penerima KIP Kuliah, akan diinformasikan lebih lanjut oleh perguruan tinggi

    Pendaftaran masih dibuka hingga 31 Oktober 2025. Yuk segera selesaikan pendaftaranmu detikers!

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Lomba Debat Mahasiswa Nasional 2025 Digelar, Ini Tema yang Diangkat


    Jakarta

    Lomba debat mahasiswa Indonesia 2025, yakni National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) digelar 20-25 Oktober 2025. Ajang debat nasional paling bergengsi ini berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Jawa Tengah.

    NUDC dan KDMI merupakan lomba debat yang digelar oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswa, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI. Ajang tahunan ini menjadi ruang kompetisi, pembelajaran, serta jejaring intelektual bagi mahasiswa Indonesia.

    Menjadi tuan rumah, Unsoed dibanjiri delegasi mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia. Dikutip dari Guidebook NUDC & KDMI 2025, Senin (20/10/2025) berikut serba-serbi Lomba Debat Indonesia 2025


    Tema NUDC – KDMI 2025

    Tema besar NUDC dan KDMI adalah:

    “Dari Panggung Hebat, Mewujudkan Kampus Berdampak, untuk Masyarakat Hebat”

    Adapun makna dari tema ini yakni:

    Dari Panggung Hebat

    Memaknai bahwa panggung melambangkan tempat di mana ide dan kreativitas dapat diekspresikan. Dalam konteks ini, debat merupakan ruang untuk menyampaikan argumen dan perspektif yang beragam.

    Untuk Masyarakat Hebat

    Kalimat ini memaknai bahwa tujuan akhir dari panggung debat dan aktivitas intelektual mahasiswa tidak berhenti pada capaian pribadi. Namun, setiap gagasan dan argumen yang lahir dari ruang debat menjadi bagian kontribusi nyata mahasiswa bagi masyarakat luas.

    Mewujudkan Kampus Berdampak

    Debat dan pertukaran opini mahasiswa diharapkan dapat menghasilkan pemikiran yang konstruktif dan menciptakan solusi nyata. Tidak hanya adu argumen, debat melatih mahasiswa untuk berpikir kritis terhadap permasalahan sosial, politik, ekonomi, dan budaya.

    NUDC-KDMI diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan kampus melalui ide-ide segar dan gagasan yang inovatif.

    Manfaat Lomba Debat Indonesia 2025

    Ada empat manfaat dari Lomba Debat Indonesia 2025, yakni:

    1. Menguji dan mengasah keterampilan kritis dan retorika.

    2. Ajang prestisius bagi mahasiswa tingkat nasional.

    3. Membangun jejaring intelektual lintas universitas.

    4. Kontribusi nyata bagi pengembangan budaya akademik Indonesia.

    Jadwal Kegiatan NUDC – KDMI 2025

    Hari Pertama, 20 Oktober 2025

    • Opening Ceremony: 14.00-17.00 WIB di Graha Widyatama Unsoed

    Hari Kedua, 21 Oktober 2025

    • Round 1 NUDC & KDMI: 08.00-11.00 WIB
    • Round 2 NUDC & KDMI: 12.15-15.15 WIB
    • Round 3 NUDC & KDMI: 15.30-18.30 WIB

    Hari Ketiga, 22 Oktober 2025

    • Round 4 NUDC & KDMI: 08.00-11.00 WIB
    • Round 5 NUDC & KDMI: 12.15-15.15 WIB
    • Round 6 (silent) NUDC & KDMI: 15.30-18.00
    • Pengumuman tim terbaik NUDC & KDMI: 18.30-19.30 WIB

    Hari Keempat, 23 Oktober 2025

    • Babak 23 Besar NUDC & KDMI: 08.00-11.00 WIB
    • Babak 16 Besar NUDC & KDMI: 12.15-15.00 WIB
    • Babak 8 Besar NUDC & KDMI: 15.00-18.00 WIB

    Hari Kelima, 24 Oktober 2025

    • Final Novice KDMI: 13.30-14.45 WIB
    • Final Pratama NUDC: 14.45-16.00 WIB
    • Final Utama KDMI: 16.00-17.16 WIB
    • Final Open NUDC: 17.15-18.30 WIB
    • Closing Ceremony: 19.30-22.00 WIB

    Demikianlah informasi tentang lomba debat Indonesia 2025 untuk mahasiswa. Selamat bertanding detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakar Sorot Dominasi Buzzer di Medsos, Sedangkan Akademisi Absen


    Jakarta

    Media sosial menjadi medan tempur narasi yang didominasi buzzer dan bot. Hal ini disampaikan oleh pakar analisis media sosial pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi.

    Di sisi lain, ia juga menyorot absennya peran akademisi dalam membentuk narasi di ruang publik digital di negeri ini. Melalui penjelasannya yang bertajuk “Siapa Pemilik Narasi? Data, Disinformasi, dan Hilangnya Suara Akademisi” dalam “The 2025 International Conference on Computer, Control, Informatics, and Its Application (IC3INA) pada Rabu (15/10/2025), ia mengutarakan suara akademisi yang berbasis data dan kebenaran malah hilang dan tertinggal di belakang jurnal-jurnal ilmiah.

    Perbandingan Aktivitas Kampus Terkemuka di AS dan Indonesia

    Ismail Fahmi dalam acara ini memaparkan hasil analisis jaringan sosial (Social Network Analysis). Analisis ini membandingkan aktivitas digital universitas-universitas terkemuka di Amerika Serikat (AS) seperti Stanford University, Harvard University, dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan tiga universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).


    Ia menemukan ada perbedaan aktivitas digital universitas-universitas di kedua negara. Di universitas-universitas di AS, jejaring akun institusi dan akademisi sangat aktif. Pembahasan yang dibangun bersifat global dan mencakup isu-isu kritis seperti COVID-19, politik internasional, serta penemuan sains. Para akademisi AS, seperti tampak pada saat pandemi, menjadi influencer pengetahuan yang aktif berdebat dan mengedukasi publik di media sosial.

    Sementara, ia menemukan Universitas Indonesia memiliki keterlibatan di media sosial yang sangat minim dan cenderung bersifat institusional atau lokal. Berdasarkan analisis Drone Emprit, jejaring diskusi seputar UI justru sangat dekat dengan isu politik.

    “Universitas kita tidak memiliki naratifnya sendiri di media sosial. Kita hanya ditarik oleh buzzer dan isu politik ke dalam naratif mereka,” jelasnya, dikutip dari BRIN pada Senin (20/10/2025).

    Namun, Ismail Fahmi juga mengakui ada kendala yang membuat akademisi di Indonesia enggan bersuara, termasuk ketakutan akan kekerasan politik; tekanan institusional; sampai risiko hukum dan reputasi.

    Saran Strategi Komunikasi untuk Akademisi

    Maka dari itu, ia menawarkan strategi komunikasi yang aman serta konstruktif yang dapat dilakukan para akademisi. Ia menegaskan agar para akademisi Tanah Air fokus pada data, bukan politik; mengadopsi jurnalisme konstruktif; serta memanfaatkan kecerdasan buatan.

    “Jika kita akademisi dan peneliti tetap menjadi penonton, maka siapa yang akan menjadi pemandu intelektual publik berbasis data? Data harus berada di ruang publik, bukan hanya di jurnal dan kelas”, ucapnya.

    Ia berharap forum akademik dapat menjadi kekuatan intelektual publik dengan memastikan hasil penelitian mempunyai tujuan gand,a yakni literasi sains dan informasi real-time untuk masyarakat.

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • DKI Bakal Larang Jual Daging Anjing dan Kucing, Pakar IPB Harap Berlaku Nasional


    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan akan segera menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang larangan perdagangan daging anjing dan kucing untuk konsumsi. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran rabies di Jakarta.

    “Mudah-mudahan Jakarta bisa jadi contoh bagi daerah lain,” kata Pramono, dikutip dari unggahan Instagram @dkijakarta, Selasa (14/10/2025).


    Merespons rencana Pemprov DKI Jakarta, Guru Besar bidang Genetika dan Pemuliaan Ternak IPB University Prof Ronny Rachman Noor menilai upaya ini merupakan langkah maju.

    “Rencana pelarangan perdagangan dan konsumsi daging anjing dan kucing oleh Pemprov DKI Jakarta walaupun terlambat dinilai merupakan langkah maju. Diharapkan langkah ini menjadi cikal bakal pelarangan total konsumsi dan perdagangannya di Indonesia,” tulis Ronny dalam laman IPB, dikutip Senin (20/10/2025).

    “Angin segar yang dimulai dari pelarangan peredaran dan konsumsi daging anjing dan kucing di wilayah DKI Jakarta, diharapkan akan diikuti oleh peraturan di tingkat nasional,” imbuhnya.

    Tradisi Konsumsi Daging Anjing-Kucing

    Ia mengatakan, tradisi mengonsumsi daging anjing dan kucing sudah dilakukan selama ribuan tahun. Di beberapa wilayah di Asia, ada anggapan bahwa konsumsi anjing merupakan bagian dari ritual musiman dan punya manfaat medis.

    Konsumsi daging anjing tak terbatas di negara-negara Asia. Warga di negara-negara Amerika dan Afrika tidak luput dari praktik ini.

    Sementara itu, kendati konsumsi kucing kurang umum ketimbang daging anjing, praktiknya masih dijumpai di beberapa daerah. Penentangan muncul seiring pergeseran etika, kesehatan, dan budaya, memicu sebagian anak muda memilih tidak makan daging anjing dan kucing.

    Di samping itu, berbagai organisasi mengkampanyekan bahaya makan daging kucing dan anjing. Praktik perdagangannya juga kian dikecam lantaran sebagian penjual menerima pasokan anjing dan kucing peliharaan yang dicuri.

    Berbagai negara di Asia pun telah melarang sepenuhnya konsumsi anjing dan kucing. Termasuk di antaranya yaitu Taiwan, Hongkong, Thailand, dan India.

    Tak Ada Bukti Khasiat Daging Anjing-Kucing

    Prof Ronny menjelaskan, dari sisi nilai nutrisi, tidak ada bukti daging anjing dan daging lebih berkhasiat dibandingkan daging sapi.

    “Daging sapi secara gizi bahkan lebih unggul daripada daging anjing dan kucing dalam hal kualitas protein, komposisi lemak, dan kepadatan mikronutrien. Sementara daging anjing dan kucing sebanding dalam makronutrien dasar, tetapi informasinya kurang banyak didokumentasikan karena kontroversial secara etika,” terangnya.

    Sementara itu, dari sisi kandungan lemak, daging sapi lebih sehat ketimbang daging anjing karena kandungan lemak yang lebih sedikit. Ia mengungkapkan, kandungan zat besi, vitamin B, dan omega 3 daging sapi juga lebih unggul daripada daging anjing dan kucing.

    “Daging sapi juga memiliki daya cerna yang lebih tinggi dibandingkan keduanya,” ujar Ronny.

    Risiko Tertular Penyakit

    Dari sisi kesehatan, Ronny menjelaskan, peredaran dan konsumsi daging anjing dan kucing sangat berisiko terhadap penyebaran zoonosis seperti rabies. Sederhananya, zoonosis merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

    Rabies atau sakit anjing gila merupakan penyakit dari virus yang menular lewat gigitan atau kontak dengan hewan terinfeksi.

    “Perdagangan anjing dan kucing hidup maupun dagingnya berperan besar dalam meningkatkan risiko penyebaran penyakit rabies ini,” kata Ronny.

    Ia juga menyorot rendahnya tingkat kebersihan serta sanitasi pasar hewan informal dan ilegal, yang notabene tidak punya pengawas veteriner. Akibatnya manusia rentan terinfeksi Salmonella, E. coli, dan parasit lainnya.

    “Pasar hewan hidup yang menjual anjing dan kucing bersama spesies lain turut menciptakan lingkungan yang kondusif bagi munculnya patogen zoonosis baru, serupa dengan wabah seperti COVID-19,” sambungnya.

    Ia menambahkan, jika penyakit zoonosis dari anjing dan kucing menjadi wabah, maka pekerjaan dan perekonomian masyarakat jadi terdampak.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Kementerian dengan Kinerja Terbaik Versi IndoStrategi, Kemendikdasmen Nomor Satu


    Jakarta

    Lembaga survei IndoStrategi merilis hasil kinerja kementerian di Kabinet Merah Putih dalam satu tahun. Kementerian di bidang pendidikan ternyata berhasil meraih penilaian terbaik dengan menempati peringkat pertama dan keempat.

    Survei IndoStrategi melakukan wawancara langsung terhadap 424 responden dari 34 provinsi. Responden dipilih dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang mempertimbangkan pendidikan minimal S1 dan memiliki pekerjaan tetap.

    Mengutip detikNews, responden diminta memberikan penilaian berdasarkan skor dengan kategori 0,00-2,00 (kinerja buruk), 2,01-4,00 (kinerja sedang), dan 4,01-5,00 (kinerja baik). Survei ini berlangsung pada awal September hingga 13 Oktober 2025.


    Selain wawancara, survei juga disertai analisis berita daring dan luring, dokumen resmi pemerintah, serta focus group discussion (FGD) yang melibatkan pengamat hingga akademisi.

    Lalu bagaimana hasilnya?

    Kemendikdasmen Nomor Satu, Kemendiktisaintek Keempat

    Berdasarkan hasil survei, Kementerian Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendapat skor terbaik dengan 3,35 (dari 5). Disusul Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) pada peringkat kedua dengan skor 3,32.

    Kementerian Agama (Kemenag) menyusul di posisi ketiga dengan skor 3,26. Sementara bidang pendidikan lainnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menempati posisi keempat terbaik dengan skor 3,22.

    Jika melihat skornya, nilai kinerja maksimal hanya pada angka 3,35 dari 5. Ini menunjukkan kinerja terbaik kementerian di Kabinet Merah Putih hanya masuk kategori ‘sedang’.

    “Berdasarkan grafik di atas, semua kementerian mendapatkan skor kinerja sedang. Namun demikian, terdapat variasi skor,” ucap Direktur Riset Ali Noer Zaman, dalam rilis hasil survei yang dikutip, Senin (20/10/2025).

    Merespons hasil survei, Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam, menilai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, berhasil meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah guna mendukung target Indonesia Emas 2045. Namun di sisi lain, Arman menyoroti bahwa sistem pendidikan nasional masih memerlukan perbaikan agar dapat mencapai standar global.

    Berikut daftar kementerian dengan kinerja terbaik selama setahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menurut survei IndoStrategi.

    Daftar 10 Kementerian dengan Kinerja Terbaik Versi IndoStrategi

    1. Kementerian Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

    Skor: 3,35

    2. Kementerian Luar Negeri

    Skor: 3,32

    3. Kementerian Agama

    Skor: 3,26

    4. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

    Skor: 3,22

    5. Kementerian Pertanian

    Skor: 3,21

    6. Kementerian Keuangan

    Skor: 3,15

    7. Kementerian Dalam Negeri

    Skor: 3,14

    8. Kementerian Pertahanan

    Skor: 3,13

    9. Kementerian Kehutanan

    Skor: 3,12

    10. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal

    Skor: 3,09

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Prabowo Minta Mendiktisaintek Perbanyak Prodi soal Air: Masih Sedikit yang Pelajari



    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto untuk memperbanyak program studi (prodi) soal air. Prabowo ingin agar air bisa memberi manfaat, bukan hanya menjadi bencana.

    “Tidak mungkin pangan kita aman kalau tidak ada air yang cukup, jadi ini saya kira catatan pekerjaan rumah kita ke depan kita harus jalani masalah air ini. Saya juga minta Menteri Dikti dan Sains coba dipelajari prodi-prodi di universitas universitas kita apakah cukup mempelajari masalah air ini,” ujar Prabowo dalam detikNews, dikutip Senin (20/10/2025).

    “Bagaimana mencari air, bagaimana mengelola distribusi air, bagaimana mencegah banjir, air harus jadi sumber produktivitas, jangan menjadi sumber bencana,” tambahnya.


    Dia juga menambahkan jika studi soal air di Indonesia masih jarang diminati.

    “Kalau tidak salah bidang air ini masih sedikit yang dipelajari di fakultas-fakultas kita, ini tergolong mungkin hidrologi kalau tidak salah ya, hidrologi,” ujarnya.

    Prodi Soal Air di Indonesia

    Berdasarkan penelusuran detikEdu, prodi soal air di Indonesia terbilang lebih sedikit dibanding prodi lainnya seperti Hukum, Kedokteran, atau Teknik. Bidang tentang air sendiri bisa dipelajari dalam jurusan-jurusan teknik seperti Teknik Sipil atau Teknik Lingkungan. Namun, prodi yang hanya mempelajari tentang air masih bisa dihitung jari. Berikut daftarnya:

    1. Jurusan Teknik Pengairan atau Teknik Sumber Daya Air

    Jurusan Teknik Pengairan adalah cabang ilmu teknik yang berfokus pada perencanaan, perancangan, dan manajemen pengelolaan air. Mengutip laman Universitas Brawijaya, mahasiswa Teknik Pengairan akan mempelajari berbagai aspek terkait, seperti sumber air, distribusi air, irigasi, drainase, pengelolaan banjir, dan pemantauan kualitas air.

    Universitas yang menyediakan Jurusan Teknik Pengairan atau Teknik Sumber Daya Air adalah Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Andalas (UNAND).

    2. Teknik Lingkungan

    Teknik Lingkungan adalah bidang keilmuan yang mempelajari tindakan kuratif dan preventif yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan hidup yang terdiri dari air, tanah, udara, dan kesehatan lingkungan. Melalui pendekatan rekayasa teknik, seorang lulusan Teknik Lingkungan dapat meminimalisir efek negatif limbah (baik dari industri maupun rumah tangga) terhadap lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

    Jurusan Teknik Lingkungan dapat dipelajari di Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Kalimantan, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Jadi Coppywriter? Belajar Etika dan Teknik Dasar Copywriting di detikcourse



    Jakarta

    Menulis di era digital nggak lagi cukup hanya dengan gaya bahasa yang menarik, tapi juga butuh pemahaman etika dan teknik dasar yang kuat. Apalagi sekarang, AI (Artificial Intelligence) sudah jadi bagian dari proses kreatif yang bisa membantu penulis bekerja lebih efisien tanpa kehilangan karakter khasnya.

    Buat kamu yang ingin memahami cara memanfaatkan AI dengan bijak dalam dunia kepenulisan, detikcourse menghadirkan kelas 2 Jam Maksimalkan Cuan dengan AI for Creative Writing, tempat kamu belajar menulis modern dengan pendekatan praktis dan etis.

    Pada sesi 1 yang akan digelar Selasa, 21 Oktober 2025 pukul 19.00-21.00 WIB secara online via Zoom, kamu bakal diajak untuk membangun pondasi penting dalam dunia menulis kreatif modern. Materinya dirancang agar kamu bisa memahami konsep Generative AI dan mengubah cara pandang dari yang sebelumnya menganggap AI sebagai ancaman, menjadi peluang besar untuk berkreasi.


    Kamu juga akan belajar memahami fungsi, batasan, dan etika penggunaan AI, termasuk cara menghindari plagiarisme, menjaga orisinalitas tulisan, dan melakukan fact-checking agar karya tetap berkualitas secara intelektual.

    Bukan hanya itu, sesi ini juga akan membimbing kamu dalam membangun teknik dasar menulis, mulai dari menciptakan struktur cerita dan karakter yang kuat, memahami teknik “Show, Don’t Tell” untuk membuat narasi lebih hidup, hingga menganalisis karya tulis kreatif dan melakukan praktik langsung.

    Materinya dikemas padat, aplikatif, dan bisa langsung kamu terapkan setelah kelas berakhir. Cocok buat kamu yang ingin memperkuat kemampuan menulis, baik untuk kebutuhan profesional maupun personal, sekaligus mengenal cara berkolaborasi efektif dengan teknologi.

    Dengan bekal pemahaman etika dan teknik dasar ini, kamu akan lebih siap mengikuti sesi-sesi selanjutnya dan mulai menulis karya yang bukan hanya menarik, tapi juga berpeluang menghasilkan cuan dari kreativitasmu sendiri.

    Yuk, mulai perjalanan menulis kreatifmu sekarang lewat kelas AI for Creative Writing dari detikcourse dan jadilah penulis modern yang mampu menyeimbangkan kreativitas dan teknologi. Daftar sekarang di detikevent sebelum kuota kelasnya penuh!

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 143 Fresh Graduates Siap Tembus Dunia Media Digital!



    Jakarta

    Antusiasme peserta MagangHub terlihat di Auditorium Menara Bank Mega pada Senin (20/10/2025). 143 Peserta mengikuti kegiatan onboarding program MagangHub x Detikcom, CNN Indonesia dan Trans TV, siap menembus dunia digital!

    143 Fresh graduates yang lolos seleksi Magang Hub di Transmedia itu rinciannya 50 orang di detikcom, 47 orang di CNN Indonesia dan 46 di Trans TV.


    Acara dibuka dengan menyaksikan secara bersama-sama siaran langsung kanal YouTube Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker), yang menandai dimulainya program MagangHub 2025 secara nasional. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sambutan dan pengenalan budaya kerja dari Transmedia.

    Director of Transmedia Latif Harnoko memperkenalkan sekilas mengenai CT Corp dan nilai-nilai kerja di lingkungan Transmedia. Ia menegaskan bahwa detikcom memiliki integritas kuat di dunia media digital karena gaya bahasanya yang seragam dan konsisten di setiap kanal. Dilanjutkan Department Head Human Capital Transmedia Yenita Achyar yang memperkenalkan jajaran HRD dari detikcom, Trans TV, dan CNN Indonesia.

    Setelah sesi pembukaan, Organization Development Transmedia Irsyad memberikan Company Introduction yang memperkenalkan struktur dan ekosistem kerja lintas divisi di Transmedia.

    Kemudian Section Head Human Capital detikcom Nanang Supriyatna yang memaparkan Program Overview MagangHub. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan prosedur dan administrasi selama masa magang.

    “Intinya banyak hal teknis yang mau nggak mau teman-teman harus jalani. Misalnya, kalau absen ya harus absen di aplikasi,” tutur Nanang.

    detikcom sendiri menyaring sebanyak 2.950 pendaftar, hanya 50 peserta terpilih yang berhasil bergabung melalui program MagangHub Kemnaker Batch 1 yang akan berlangsung selama 6 bulan ke depan hingga April 2026.. Para peserta ini akan menempuh masa magang di berbagai divisi digital, mulai dari redaksi hingga pengembangan konten kreatif.

    Kegiatan onboarding ini menjadi langkah awal bagi peserta untuk memahami budaya kerja profesional di industri media digital sekaligus menyiapkan diri berkontribusi dalam ekosistem Transmedia.

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com