Category: Sport Style

  • Ribuan Orang Berlari Demi Misi Mulia Ini


    Jakarta

    Akhir pekan kemarin baru saja digelar ajang lari BAF Lions 2025. Bertemakan Run for Children, ajang lari amal ini diadakan demi membantu anak-anak penderita kanker.

    Ajang lari ini digelar secara offline maupun virtual race yang mencapai sekitar 9.000 peserta. Untuk acara offline bertempat di Kawasan Parkir Timur Selatan, Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (5/1/2025).

    Sejak pagi buta, ribuan peserta sudah memadati area start. Mereka terbagi dalam tiga kategori, yakni 2,5K Fun Run, 5K Race, dan 10K Race. Sementara itu, kategori 21K virtual race diikuti lebih dari 6.000 peserta dari seluruh Indonesia yang telah berlari sejak Juli hingga Agustus lalu.


    Tahun ini, ajang lari tahunan yang digagas oleh Yayasan Lions Indonesia (YLI) bersama PT Bussan Auto Finance (BAF) mengusung tema “Run for Children”. Kegiatan ini mengajak masyarakat berlari sambil berdonasi bagi pengembangan Rumah Singgah Lions di Jakarta, tempat anak-anak pejuang kanker menjalani masa pengobatan.

    Ketua Panitia BAF Lions Run 2025, Solida Abdy Ramly, menyampaikan rasa syukurnya atas antusias besar peserta.

    “Sampai hari ini kami menerima donasi lebih dari Rp 425 juta dari peserta dan masyarakat. Semua hasilnya akan diserahkan kepada YLI untuk pengembangan fasilitas Rumah Singgah Lions,” ujar Abdy dalam rilis kepada detikSport.

    Selain itu, BAF juga menyalurkan donasi Rp2 00 juta sebagai bentuk dukungan terhadap program Childhood Cancer yang dijalankan YLI bersama Lions Club Indonesia. Managing Director BAF, Alung Ng, menyebut kegiatan ini selaras dengan komitmen perusahaan melalui program BAF Caring for Children.

    “BAF Lions Run menjadi salah satu wujud nyata kepedulian kami terhadap anak-anak pejuang kanker agar mereka mendapat harapan baru,” katanya.

    Sementara itu, Ketua YLI, Peter C. Djajadi, menilai meningkatnya jumlah peserta tahun ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap olahraga dan kepedulian sosial semakin tinggi.

    “Kita berlari bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membantu anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker,” ujarnya

    Acara ini juga diwarnai dengan partisipasi lebih dari 100 anak disabilitas dan panti asuhan yang mengikuti kategori 2.5K Fun Run. Seusai lomba, mereka menikmati berbagai aktivitas di area anak yang disediakan panitia.

    (mrp/rin)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Victoria Run 2025 Pindah ke GBK, Diikuti 8.000 Orang


    Jakarta

    Victoria Run kembali digelar tahun ini. Tapi ada yang berbeda karena ajang lari itu digelar di Gelora Bung Karno dan diikuti ribuan orang.

    Dalam dua tahun terakhir, Victory Run digelar di Kawasan Q-Big BSD, Tangerang Selatan, sebelum dipindah ke Kawasan GBK, Jakarta Pusat, Minggu (12/10/2025). Ada sekitar 8.000 peserta tahun ini.

    Pemindahan venue dilakukan untuk memberikan pengalaman berlari baru, sekaligus mendekatkan Bank Victoria dengan komunitas lari yang lebih luas di pusat kota Jakarta. GBK dipilih karena representatif sebagai simbol semangat olahraga nasional serta untuk mendukung skala acara yang semakin besar.


    Mengusung tagline “Start Your Victory”, Victoria Run 2025 menghadirkan tiga kategori lomba lari yakni 5K, 10K dan Half Marathon. Selain perlombaan utama, peserta juga dimanjakan dengan berbagai aktivitas hiburan seperti konser musik oleh Maliq & D’essentials, DJ performance oleh DJ Una, dan DJ Berlari Berdendang

    Flag off 10K begitu meriah lantaran dilakukan oleh Suzanna Tanojo selaku Owner Bank Victoria dan Achmad Friscantono selaku Dirut Bank Victoria. Acara ini juga dihadiri langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

    Acara ditutup dengan pesan motivatif bagi seluruh peserta untuk “Finish Strong”, sebagai simbol bahwa setiap langkah kecil menuju garis akhir adalah bagian dari perjalanan besar menuju kemenangan sejati.

    “Melalui Victoria Run 2025, kami ingin membawa semangat kemenangan bukan hanya kecepatan mencapai di garis finish, tapi juga dari proses perjalanan perubahan dan inovasi yang senantiasa dilakukan dalam rangka memperkuat komitmen peningkatan kinerja dan layanan Bank Victoria hingga usia ke-31 serta seterusnya ke depan,” ujar kata Achmad dalam rilis kepada detikSport.

    “Perpindahan event Victoria Run 2025 ke GBK adalah langkah Bank untuk menghadirkan pengalaman yang lebih inklusif bagi seluruh peserta, sekaligus menunjukkan komitmen kami untuk terus berkembang bersama masyarakat,” sambungnya.

    Victoria Run, yang sudah digelar sejak 2022, punya misi mengidentikkan diri mereka sebagai ajang Half Marathon ke depannya. Tahun lalu, mereka sempat memperlombakan 30K sebagai perayaan hari jadi.

    “Tahun lalu ada kategori 30K karena memeriahkan HUT 30 Bank Victoria. Tapi tahun ini tidak ada 31K karena kami pelan-pelan ingin membuat image Half Marathon Victoria Run,” tutur SEVP of CMO Muhammad Rakhmadhani yang juga menjabat Event Director.

    (mrp/adp)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Kembalinya Event Lari Legendaris di Kota Hujan: Bogor 10K Siliwangi


    Cibinong

    Event lari legendaris di kota Bogor digelar lagi tahun ini dengan nama Bogor 10K Siliwangi. Begini keseruannya.

    Sejak pertama kali diadakan tahun 1981 oleh KOREM 061/ Surya Kencana, lomba lari yang dulunya bernama Bogor Siliwangi Marathon ini menjadi lomba lari 10 kilometer populer dan ditunggu.

    Event Bogor Marathon Siliwangi sempat berhenti tahun 1996, sebelum digelar lagi pada 2010. Sejak saat itu, event tersebut digelar rutin dengan format 10K, bertitel Bogor 10K Siliwangi.


    Bogor 10K Siliwangi digelar dalam rangka merayakan HUT TNI ke-80 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (12/10/2025). Ada sekitar 1.500 peserta yang hadir dan kompak memakai jersey warna hijau bertuliskan nama acara. Mereka memulai lomba pukul 05.30 WIB sambil lari seseruan bersama.

    Ini merupakan kolaborasi antara KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, Kodim 0621 /Surya Kencana, dan Chibi Runners.

    Bogor 10K SiliwangiBogor 10K Siliwangi digelar di Stadion Pakansari 12 Oktober. (Foto: dok.Bogor 10K Siliwangi)

    Para peserta lari bersama menempuh lintasan penuh energi dengan udara sejuk khas Kabupaten Bogor. Rute acara Bogor 10K Siliwangi dimulai dan berakhir di dalam Stadion Pakansari melewati Kodim 0621/ Kabupaten Bogor yang steril dari kendaraan bermotor sehingga keamanan peserta terjamin.

    Tak berlebihan kalau lomba lari ini dianggap menjadi salah satu contoh kegiatan yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta meningkatkan prestasi olahraga dan wisatawan ke Kabupaten Bogor.

    Piagam Bersejarah

    Berbeda dari acara lari lainnya, Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar menjelaskan bahwa Bogor 10K Siliwangi terbilang istimewa. Selain rutenya yang unik dengan pemandangan kota Bogor, lomba lari ini juga membangkitkan romansa kenangan warga, terutama para peserta yang dulu pernah mengikuti edisi awal ajang lari ini.

    Untuk membangkitkan memori para peserta lomba yang terdiri dari berbagai kategori mulai atlet, TNI/ POLRI, pelajar sampai masyarakat umum, mereka mendapatkan piagam yang desainnya seperti piagam yang diperoleh para peserta di tahun 1990.

    “Bogor 10K Siliwangi bukan sekadar ajang lari, tapi juga ada nilai sejarah, kebersamaan, dan bangganya ini jadi bagian dari Kabupaten Bogor,” ungkap Rike.

    (mrp/ran)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Ratusan Pelari Jelajahi Keindahan Alam Gunung Gajah


    Jakarta

    GTR Ultra 2025 kembali digelar untuk tahun ketiga dan sukses mencuri perhatian para pelari lintas alam dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

    Diselenggarakan di Lapangan Dusun Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada tanggal 7 Oktober 2025, event ini menjadi bagian dari kalender resmi ITRA National League 2025 dan UTMB Index Races 2025, menegaskan posisinya sebagai salah satu ajang trail run bergengsi di Indonesia.

    Tahun ini sebanyak 800 pelari dari 90 kota di Indonesia dan 20 pelari internasional dari Vietnam, China, Jepang, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat ikut menantang diri di lintasan yang menakjubkan di sisi utara Gunung Gajah.


    Dengan slogan GTR Ultra 2025 #WhyNot!, para peserta disuguhi lintasan dengan pemandangan spektakuler, mulai dari panorama Gunung Telomoyo, Gunung Gajah, hingga Rawa Pening. Kategori lomba tetap mempertahankan empat jarak diantaranya 7K, 12K, 30K, dan 52K, di mana kategori 30K dan 52K memberikan Point ITRA serta UTMB Index bagi para finisher.

    Kategori 52K menjadi tantangan utama dengan start pukul 00.00 WIB, melewati tiga puncak gunung yaitu Gunung Gajah, Telomoyo, dan Sokorini, serta Bukit Sepakung dan Gumuk Reco sebelum mencapai garis finis.

    Menariknya, tahun ini GTR Ultra menambahkan kategori Pelajar dan Mahasiswa untuk jarak 7K dan 12K. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga alam sekaligus gaya hidup sehat.

    Tak hanya memacu adrenalin, GTR Ultra 2025 juga membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Lebih dari 200 pelari menginap di homestay warga, sementara BUMDes Desa Gedong mencatat omzet lebih dari Rp50 juta selama event berlangsung.

    Dukungan kuat datang dari Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, melalui Kelompok Kerja Event Alam dan Petualangan. Bahkan, Fahmi Octaviano, Ketua Pokja Event Alam dan Petualangan, turut hadir dan melepas peserta di garis start.

    Kini, GTR Ultra tak hanya menjadi bagian dari Festival Telomoyo, tetapi juga resmi masuk dalam agenda tahunan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, membawa semangat baru untuk memajukan pariwisata dan ekonomi daerah.

    Melalui semangat “Why Not!”, GTR Ultra 2025 berhasil menunjukkan bahwa olahraga dan pariwisata bisa berjalan beriringan, menumbuhkan semangat petualangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Rekor Terbanyak Tahun Ini, MAG Run 2025 Diikuti 5.000 Peserta Lari


    Jakarta

    Mal Artha Gading (MAG) kembali menggelar ajang lari tahunan MAG Run 2025 di kawasan Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Memasuki tahun ke-9 penyelenggaraan, kegiatan ini mencatat rekor baru dengan diikuti 5.000 peserta, jumlah terbanyak sepanjang sejarah MAG Run.

    Direktur Mal Artha Gading, Johan Sunarto mengatakan antusiasme peserta tahun ini menjadi yang tertinggi sejak pertama kali diselenggarakan.

    “Ini apresiasi luar biasa hadir Pak Wali Kota, hadir Pak Kapolres Jakut bersama Pak Dandim Jakut bersama masyarakat Jakarta Utara turut memeriahkan bahkan ikut lari di Mal Artha Gading. Di tahun ke 9 ini luar biasa karena peserta terbanyak, diantara MAG Run sebelumnya. Karena tahun ini kita diikuti peserta sebanyak 5.000,” ujarnya kepada wartawan dalam acara MAG Run 2025 di Mal Artha Gading, Minggu (19/10/2025).


    Dari pantauan detikcom, ribuan peserta memadati Mal Artha Gading sejak pagi. Antusiasme terlihat dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas pelari hingga keluarga dan anak-anak. Para peserta berlari menempuh rute 5 kilometer untuk kategori dewasa dan 2 kilometer untuk kategori anak-anak.

    Masing-masing peserta menerima starter pack berisi tote bag, jersey, BIB number, medali finisher, dan voucher dari sponsor. Untuk peserta anak-anak, panitia menyiapkan mini playground sebagai waiting zone agar mereka tetap nyaman sebelum dan sesudah berlari.

    MAG Run 2025MAG Run 2025 Foto: dok. Hafiz Khoerus Syifa/detikcom

    Suasana semakin meriah dengan penampilan Marching Band Sekolah Kemala Bhayangkari I, Zumba Class, hingga sing along bersama Angel & The Boys. Total door prize senilai Rp 90 juta turut menambah antusias peserta di area finis.

    Johan menargetkan peserta akan bertambah di tahun depan yang bertepatan dengan satu dekade penyelenggaraan.

    “Yang pastinya tahun depan MAG Run yang ke-10 akan lebih meriah lagi. Harapannya, tahun depan kita bisa target 10 ribu peserta,” tuturnya.

    Mengusung tema ‘Fun Run Bersama Keluarga & Komunitas’, MAG Run 2025 menjadi ruang kebersamaan antara warga, komunitas, dan pemerintah. Tahun ini, MAG berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Pemkot Jakut) yang melibatkan sejumlah kecamatan dan kelurahan dalam mendukung penuh pelaksanaan acara.

    Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menyebut kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan juga ajang silaturahmi antar warga.

    “Kegiatan hari ini nggak cuma olahraga, ini ajang silaturahmi dari waga kami. Di sekitaran Artha Gading dan seluruh warga kota Jakarta Utara termasuk wilayah lain,” ujar Hendra.

    Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

    “Terima kasih stakeholder terkait sudah mendukung acara ini, khususnya terkait soal keamanan, mulai pihak kepolisian, Satpol PP hingga internal Mal Artha Gading sendiri. Kegiatan ini turut membantu pelaku UMKM,” lanjutnya.

    Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, MAG menghadirkan jersey eksklusif MAG Run 2025 hasil kolaborasi dengan Mills. Ajang ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor serta lembaga mitra yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan dan layanan kegiatan.

    Dukungan lintas instansi turut memperkuat penyelenggaraan tahun ini. Hadir di lokasi antara lain Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra, serta Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinand.

    General Manager Mal Artha Gading, Genta Ferdianto menegaskan MAG Run menjadi wujud komitmen pusat perbelanjaan dalam mengajak masyarakat hidup aktif dan sehat.

    “MAG Run bukan sekadar ajang olahraga, tapi juga momentum untuk menjalin kedekatan dengan pelanggan dan komunitas pelari di Jakarta,” jelasnya.

    Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, MAG Run 2025 menegaskan peran Mal Artha Gading bukan hanya sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendukung gaya hidup sehat dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

    (prf/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Ketika Lari Bisa Jadi Ajang Promosi Pariwisata


    Solo

    Ajang lari sudah jadi tren gaya hidup masyarakat urban Indonesia. Tidak cuma untuk menggalakkan hidup sehat, tapi juga ajang promosi wisata daerah.

    Salah satunya adalah Solo Run Fest 2025 yang digelar 27-28 September yang dihadiri lebih dari 6.000 pelari. Perhelatan tahunan ini tak sekadar menjadi pesta olahraga, tetapi juga wujud kolaborasi lintas sektor yang menggabungkan semangat hidup sehat, sportivitas, dan promosi pariwisata daerah.

    Acara lari itu dibuka dengan pelepasan peserta kategori 5K yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Solo Respati Ardi, serta jajaran pimpinan berbagai mitra penyelenggara. Luthfi menegaskan bahwa ajang seperti Solo Run Fest bukan hanya soal olahraga, melainkan juga sarana memperkenalkan potensi daerah.


    “Event ini menjadi wadah kolaborasi untuk mengenalkan budaya, wisata, dan kuliner Jawa Tengah, khususnya Kota Solo,” ujar Luthfi.

    Wali Kota Respati Ardi menambahkan, kegiatan ini memperkuat citra Solo sebagai kota budaya yang ramah dan terbuka bagi wisatawan.

    “Kami berharap Solo Run Fest mampu menarik lebih banyak pengunjung, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat,” ucap Ardi.

    Sebagai bagian dari kampanye gaya hidup aktif, ribuan botol air mineral disediakan di sepanjang rute untuk menjaga hidrasi para pelari hingga garis finis, menjadi simbol dukungan nyata terhadap gaya hidup sehat dan tangguh.

    Direktur PT SRC Indonesia Sembilan, Romulus Sutanto, selaku official partner mengatakan dukungan terhadap Solo Run Fest 2025 merupakan bentuk komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat.

    “Kami bangga dapat berpartisipasi dalam ajang Solo Run Fest 2025 sebagai official mineral water. Kami berharap partisipasi ini bisa menjadi momen untuk terus tumbuh bersama masyarakat di tengah nilai-nilai positif, seperti semangat dan kebersamaan,” tutur Romulus.

    Romulus menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing di level nasional.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” sambungnya.

    Melalui Solo Run Fest 2025, Solo kembali menunjukkan diri sebagai kota yang tidak hanya kaya budaya, tetapi juga berenergi, sehat, dan berdaya saing, di mana setiap langkah pelari merepresentasikan semangat kebersamaan dan kemajuan bersama.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Adu Hebat Komunitas Padel Indonesia dan Malaysia


    Jakarta

    Olahraga padel lagi booming di tanah air. Sampai-sampai ada adu hebat antara komunitas padel Indonesia dan Malaysia bernama Padelink.

    Turnamen tersebut digelar di Lapangan Mr Padel, Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). Sebanyak 20 komunitas padel dari Indonesia dan Malaysia berpartisipasi dalam program Citylink Sport Tourism yang menggandeng Traveloka.

    Padelink mempertandingkan empat kategori, yakni Men’s Bronze, Women’s Lower Bronze, Mix Lower Bronze, dan All Stars Fun Match. Kategori All Stars Fun match akan diikuti sejumlah artis dan musisi ternama Tanah Air. Diantaranya Atta Halilintar, Ade Govinda, Thoriq Halilintar, Mikha Hernan, hingga Ben Sihombing.


    Project Director Padelink Zeyhan Fitra Fadillah mengaku ini menjadi event pertama Padelink dan bakal menjadi agenda rutin untuk komunitas padel di Indonesia. Dia menyebut Padelink bukan sekadar “sport fun” tetapi juga memasukkan unsur kompetitifnya di setiap turnamen.

    Itulah mengapa event Padelink mengumpulkan komunitas-komunitas padel di seluruh Indonesia, bahkan negara tetangga.

    “Padelink sendiri sesuai namanya kita nge-link-in semua komunitas untuk bergabung disini. Jadi ada unsur comunity gatheringnya,” tutur Zehan dalam rilis kepada detikSport.

    Selain 19 komunitas padel dari wilayah Jabodetabek, Padelink juga diikuti komunitas padel dari Malaysia, Records Padel. Bahkan, komunitas padel yang diisi putra Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Audy Pratama Subagdja, juga berpartisipasi di event ini.

    Para komunitas mengirim jagoan-jagoan mereka untuk berpartisipasi di turnamen yang merebutkan hadiah uang tunai dan tiket gratis kemana saja dari Citylink dan Traveloka.

    “Kedepannya, Insya Allah kalau berjalan lancar dan mereka happy, kita akan rutin, agenda 4 bulan sekali, bisa tahunan, atau bisa kita jadikan liga (padel),” ujar Zeyhan yang juga CEO Terus Group ini.

    Audy Pratama yang tergabung dalam komunitas Padel ISS mengaku turnamen Padelink seru karena mengumpulkan komunitas padel di seluruh Indonesia. Menurutnya, event ini bukan sekadar olahraga, tapi juga berjejaring, membangun relasi dan bertemu banyak teman baru dari komunitas padel lain.

    “Sudah banyak sekali (komunitas padel), saya juga aktif di komunitas-komunitas, ada Disco, ada Tuespac (Tuesday Padel Club), yang selalu main di hari Selasa, ada GI-Jo, jadi disini, khususnya di Jakarta, komunitas ini benar-benar nge-gather mengumpulkan orang-orang padel, jadi Jakarta keren banget,” ujar Audy.

    Audy mengaku Padelink menjadi turnamen padel ke-12 yang diikutinya. Menurutnya, olahraga padel bukan sekadar sport fun, tetapi juga olahraga kompetitif. Terlebih, saat Indonesia sudah memiliki Tim Nasional Padel. Timnas Padel saat ini tengah bertanding dalam debutnya di World Asia Cup 2015 di Qatar.

    “Harapannya padel maju terus, harus konsisten, karena bagaimanapun olahraga itu salah satu pemersatu bangsa dengan negara lain,” tegas Audy.

    Sementara, Direktur Operasional Citylink Arry Kalzaman Sudarmadji mengakui Padelink menjadi turnamen olahraga yang sedang naik daun dan digemari masyarakat di Indonesia saat ini. Arry menyebut event ini menjadi penghubung antarkomunitas untuk berkumpul dan mempererat hubungan sesama pecinta dan pemain padel.

    “Saya harap dengan kegiatan ini kita bisa berinteraksi dengan lebih hangat mempererat hubungan dan menumbuhkan hubungan yang lebih positif. Semoga menjadi ajang yang menyenangkan, sehat dan merawat hubungan diantara kita semua,” ujar Arry.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Dari Indonesia ke Spanyol, Mulai dari Nol Kini Main Padel dengan Chingotto


    Jakarta

    Dunia padel di Indonesia baru berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, namun sudah ada sosok yang mencatat sejarah tersendiri, yakni Steven Samson. Pelatih padel asal Indonesia ini pernah berbagi lapangan dengan para legenda dunia, seperti Federico Chingotto, Jorge Martínez, dan Fernando Poggi.

    Bagi Steven, pengalaman tersebut bukan sekadar kesempatan langka, tapi juga momen berharga untuk menyerap ilmu dari pemain dan pelatih top dunia.

    “Bisa bermain langsung dengan Chingotto, Jorge Martínez, dan Poggi itu luar biasa. Mereka bukan hanya pemain hebat, tapi juga terbuka berbagi ilmu. Saya belajar banyak soal taktik dan filosofi padel di level tertinggi,” ujar Steven dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).


    Sebagai pendiri Samson Padel Academy, Steven berharap pengalamannya di Spanyol bisa membantu mempercepat perkembangan padel Tanah Air. Ia ingin menerapkan pelatihan yang lebih terstruktur dan berbasis standar internasional.

    “Padel di Indonesia punya potensi besar. Sekarang saatnya kita bangun fondasi yang kuat, mulai dari pelatih, pemain, sampai komunitas,” tambahnya.

    Steven Samson. Pelatih padel asal IndonesiaSteven Samson. Pelatih padel asal Indonesia Foto: Samson Padel Academ

    Menariknya, perjalanan Steven di dunia padel tidak dimulai dari olahraga raket sama sekali. Ia benar-benar memulai dari nol, tanpa pengalaman di tenis, badminton, atau squash. Lewat latihan konsisten dan dedikasi tinggi, Steven berkembang pesat hingga dikenal di dunia padel internasional.

    Kisah Steve menjadi bukti siapa pun bisa berprestasi di padel, bahkan tanpa latar belakang raket sport. Dengan semangat belajar dan kerja keras, Steven menunjukkan bahwa peluang untuk menjadi pemain atau pelatih hebat terbuka untuk semua orang.

    Dengan langkah yang ditempuh Steven, bukan tak mungkin Indonesia segera melahirkan generasi pemain padel yang mampu bersaing di level dunia.

    Sebagai informasi, padel merupakan olahraga raket yang memadukan unsur tenis dan squash, dan kini tengah menjadi tren global, terutama di Eropa dan Amerika Latin. Di Indonesia, olahraga ini mulai diminati di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali.

    (ega/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Alfamart Run 2025 Raih Rekor MURI, Goodie Bag 40 Kg Jadi Incaran Peserta


    Jakarta

    Gelaran Alfamart Run 2025 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Bahkan, dua peserta dari Yogyakarta, Sandrin dan Adi rela menempuh jarak 570 Km menuju Jakarta khusus untuk mengikuti Alfamart Run 2025 yang telah mereka impikan sejak tahun lalu.

    Alfamart Run memang selalu viral pada setiap pelaksanaannya. Hal inilah yang membuat Sandrin dan Adi penasaran dengan atmosfer event lari ini, termasuk hadiah goodie bag yang dibicarakan dan viral di media sosial.

    Pada ajang Alfamart Run 2025, Sandrin dan Adi turun di kategori 10K. Adapun Sandrin mendapatkan tiket lewat jalur ballot (undian acak), sementara Adi berebut dengan peserta lainnya lewat war tiket melalui aplikasi Alfagift.


    “Lihat di media sosial tahun lalu, kok goodie bag-nya besar sekali. Jadi penasaran dan ingin ikut, pokoknya Alfamart Run 2025 harus ikut nih. Dan benar saja, besar sekali goodie bag-nya. Kita jadi bingung bawa pulangnya ke Yogyakarta, terpaksa pulang naik bus,” ujar Sandrin dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).

    Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Alfamart Run 2025 di Parkir Timur Senayan GBK, Jakarta, Minggu (19/10/2025).

    Alfamart Run yang telah memasuki edisi keempat, memang menjadi magnet tersendiri bagi pecinta lari dan masyarakat luas dengan goodie bagnya. Tidak heran, Sandrin dan Adi rela menempuh jarak ratusan kilometer khusus untuk Alfamart Run.

    “Sudah jauh-jauh dari Yogyakarta ke Jakarta khusus Alfamart Run, tidak sia-sia, acaranya banyak hiburan dan makanan gratis dari UMKM. Waktu war tiket, saya stand by 30 menit, saya fokus untuk harus cepat. Beruntung sekali dapat tiketnya,” sambungnya.

    Hadirkan Goodie Bag 40 Kg & Jersey Daur Ulang

    Tahun ini, Alfamart Run 2025 membagikan goodie bag seberat 40 Kg dengan total Rp13 miliar untuk seluruh pesertanya. Alfamart Run 2025 juga kembali mencatat rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Lomba Lari yang Setiap Pesertanya Mendapatkan Goodie Bag dengan Isi Produk Terbanyak”, dengan total lebih dari Rp13 Miliar. Rekor ini sekaligus, memecahkan rekor yang sebelumnya diraih pada dua edisi sebelumnya.

    “Semakin meriah, semakin seru. Tahun ini sekaligus menjadi bagian dari Semarak Ulang Tahun Alfamart ke-26, dengan total hadiah Rp250 juta untuk 252 pemenang,” ujar Marketing Director Alfamart, Ryan Alfons Kaloh.

    Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 500 ribu per kategori, peserta sudah mendapatkan race pack, medal, asuransi perlindungan diri di hari H. Peserta juga mendapatkan goodie bag dengan value lebih dari Rp 4 juta rupiah.

    Menariknya lagi, jersey yang digunakan peserta juga menggunakan material daur ulang botol plastik PET. Adapun satu jersey setara dengan mendaur ulang 16 botol PET ukuran 1,5 liter.

    Selain itu, limbah botol plastik yang terkumpul nantinya juga akan dikumpulkan Alfamart untuk kemudian didaur ulang. Hal ini menjadi salah satu kontribusi dan komitmen Alfamart menjaga kelestarian bumi.

    Penampilan Musik-Doorprize Ramaikan Alfamart Run 2025

    Selain olahraga, Alfamart Run 2025 juga menghadirkan hiburan bagi peserta. Grup musik Juicy Luicy tampil menghibur para pelari di garis finis, ditemani pembawa acara Kiki CJR dan Sinyorita. Panggung hiburan juga dimeriahkan dengan berbagai doorprize, mulai dari sepeda motor listrik, sepeda, perangkat elektronik, hingga jutaan voucher belanja Alfamart.

    “Alfamart Run selalu kami hadirkan dengan konsep menyenangkan. Kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda di setiap penyelenggaraan,” ungkap Ryan.

    Tak hanya itu, Alfamart Run juga menjadi wadah dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal. Di area acara, sejumlah tenant UMKM turut berpartisipasi menyediakan makanan dan produk unggulan secara gratis bagi peserta.

    Bahkan, ribuan koper goodie bag yang dibagikan tahun ini merupakan hasil karya pengrajin lokal UMKM Intako Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Kolaborasi ini menjadi simbol sinergi antara Alfamart dan pelaku usaha kecil untuk Tumbuh Bersama.

    Keterlibatan UMKM ini pun mendapat apresiasi dari Menteri UMKM RI Maman Abdurahman, melalui Deputi Bidang UMKM, Riza Damanik yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

    Pemenang Alfamart Run 2025

    Antusiasme peserta semakin meningkat dengan kehadiran Brand Ambassador Alfamart, Raffi Ahmad dan Alfamart Run Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati. Ada pula Sandiaga Uno yang tidak pernah absen dalam gelaran Alfamart Run.

    Beberapa pelari pun mencatatkan namanya di podium kategori 5K dan 10K untuk pria dan wanita. Di kategori 5K pria, juara satu diraih oleh Febtri Putra Zega dengan waktu finis 15 menit 14 detik, sementara tempat kedua ditempati Juan Arya dan posisi ketiga diisi oleh Panji Adi Putra. Pada kategori 5K wanita, Agustina Mardika Manik berhasil menjadi yang tercepat dengan perolehan waktu 17 menit 21 detik, disusul podium dua Isania Tarigan dan tiga Bektiningsih Primadianfitri.

    Pada kategori 10K pria, Rikki Simbolon berhasil jadi yang tercepat dengan catatan waktu 31 menit 58 detik, disusul Agus Prayogo di tempat kedua dan Ahmad Daroini di tempat ketiga. Sementara di 10K wanita, Dwi Tiansi Anggraini berhasil meraih podium satu dengan waktu 38 menit 31 detik, disusul Marhaendrassiwi D Palupi di podium dua dan Wahyu Subyanttari di podium tiga.

    Menjelang siang, para peserta meninggalkan area acara dengan gembira. Koper berisi goodie bag menjadi bukti keseruan yang mereka bawa pulang. Tak sedikit peserta yang kemudian membagikan momen kebersamaan, isi goodie bag, dan kemeriahan acara di media sosial.

    Unggahan-unggahan itu viral di jagat maya, menjadikan Alfamart Run 2025 bukan sekadar lomba lari, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat, kebersamaan, dan dukungan untuk UMKM Indonesia.

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Jalan Para Pemain Amatir Menuju Kancah Profesional


    Jakarta

    Liga Padel, kompetisi amatir pertama terstruktur untuk olahraga padel yang dimulai bulan Oktober, diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet profesional untuk mengharumkan nama Indonesia di level internasional.

    Padel dikenal sebagai olahraga ganda dengan format best of three sets, memadukan keseruan, strategi, dan kompetisi yang membuatnya cepat menjamur. Berangkat dari hal tersebut, Liga Padel hadir untuk menjawab kebutuhan pemain amatir yang ingin mencicipi pengalaman bertanding layaknya profesional, sekaligus membangun komunitas padel yang kukuh di Indonesia.

    Musim perdana akan dimulai pada Oktober 2025, bertempat di berbagai klub Padel di Jakarta. Pertandingan dihelat pada akhir pekan untuk memudahkan peserta, dengan sistem kompetisi berjenjang, mulai dari fase grup, Play-Ins, hingga Playoff dan Final.


    Format ini memastikan setiap pasangan mendapat banyak kesempatan bertanding dan menjaga persaingan tetap tumbuh hingga akhir.

    Liga Padel juga menerapkan sistem pasangan tetap yang berlaku untuk satu musim penuh, sehingga setiap pemain bisa membangun chemistry dan sinergi jangka panjang dengan pasangannya.

    Pada musim berikutnya, pasangan diperbolehkan berganti sesuai pilihan pemain. Setiap performa pertandingan akan tercatat dalam sistem peringkat berbasis ELO yang bersifat personal, bukan tim.

    Liga Padel menawarkan total hadiah Rp 120 juta, dalam dua divisi yakni Bronze dan Silver untuk kategori putra serta putri. Namun hadiah bukan tujuan utama kompetisi ini, melainkan untuk membentuk ekosistem olahraga yang inklusif, sehat, dan menyenangkan.

    Penggunaan teknologi di Liga Padel ini dimulai dari proses pendaftaran, jadwal pertandingan, hingga pencatatan skor dilakukan melalui sistem digital yang membuat peserta fokus ke permainan, sementara penyelenggaraan berjalan rapi dan transparan.

    Hal ini juga ditunjang dengan kolaborasi bersama Bank BRI sebagai Official Bank Partner yang turut menghadirkan kemudahan dan keamanan transaksi keuangan peserta Liga melalui BRImo.

    Nantinya Liga Padel ini diharapkan bisa menelurkan atlet-atlet padel profesional yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

    “Liga Padel bukan hanya kompetisi, tapi juga wadah pembinaan. Dari sini kita bisa melihat siapa saja yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, baik melalui klub maupun jalur pembinaan resmi. Padel Indonesia butuh liga seperti ini untuk memastikan masa depan atlet profesional kita,” ujar Ketua Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Jakarta, Gino Korompis, dalam rilis kepada detikSport.

    Gino juga menambahkan bahwa padel memiliki daya tarik unik untuk anak muda, komunitas urban, hingga keluarga yang ingin berolahraga bersama. Inilah yang bikin pertumbuhannya bisa pesat di Indonesia.

    “Padel ini olahraga yang inklusif dan menyenangkan, bisa dimainkan siapa saja. Dengan adanya liga seperti ini, kami berharap semakin banyak orang yang tertarik, ikut serta, dan akhirnya membangun ekosistem yang kuat dari akar rumput hingga tingkat profesional,” sambungnya.

    Ketua Pelaksana Liga Padel Daniel Van Leeuwen menyampaikan bahwa liga ini juga lahir dari semangat komunitas untuk menghadirkan wadah kompetitif yang profesional sekaligus ramah bagi pemain dari berbagai level. Selain itu, Liga Padel ingin memberikan pengalaman baru bagi para pemain amatir untuk meningkatkan level mereka.

    “Kami ingin memastikan setiap pemain padel di Indonesia, baik yang baru mulai maupun yang sudah berpengalaman, bisa merasakan atmosfer kompetisi dengan standar internasional. Lebih dari sekadar pertandingan, LIGA PADEL adalah ruang untuk bertemu, berjejaring, dan bertumbuh bersama melalui olahraga ini,” ungkap Daniel.

    “Terima kasih Liga Padel karena sudah melibatkan kami. Saya lihat padel sangat berkembang di Indonesia. Jadi kami ingin mendukung perkembangan padel juga,” timpal Dhananjaya Kuckreja dari Metro Tennis sebagai salah satu peserta.

    Bagi pemain amatir yang ingin bergabung, pendaftaran untuk musim perdana bisa dilihat di akun media sosial Liga Padel.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh