Category: Tempat makan

  • Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di Sini


    Jakarta

    Mengusung konsep kopitiam bergaya Singapura, tempat ngopi yang satu ini tawarkan beragam makanan dan racikan kopi ala Singapura yang bikin nagih.

    Jika kopitiam biasanya terkenal dengan konsep tradisional yang sederhana, berbeda dengan Senho Kopitiam milik Stefani Horison yang dikenal sebagai pemenang kompetisi memasak MasterChef Indonesia musim kelima.

    Terletak di kawasan Ruko Pasar 8 Alam Sutera, Tangerang Selatan, kopitiam milik Stefani menarik perhatian karena didesain dengan konsep vintage tapi tetap kekinian.


    Sejak pertama kali dibukan pada bulan Juli lalu, Senho Kopitiam kini jadi pilihan kulineran enak di area Alam Sutera. Karena tak hanya menyajikan kopi saja, tapi di sini ada banyak makanan khas Singapura dengan harga terjangkau.

    Mulai dari Chili Crab Rice dengan potongan daging kepiting yang royal, lalu ada Kaya Toast yang jadi menu wajib saat ngopi, sampai Bakmi Singapore yang dipadukan dengan chili oil pedas.

    Berikut beberapa menu makanan dan kopi yang ada di Senho Kopitiam.

    Detail Informasi Senho Kopitiam
    Nama Tempat Makan Senho Kopitiam
    Alamat [Pasar 8 Alam Sutera, Jl. Alam Utama, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
    No Telp 0878-1711-3777
    Jam Operasional 08.00 – 21.00
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Kopitam Singapura.
    Fasilitas

    1. Kopitiam Bergaya Singapura

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniInterior vintage di Senho Kopitiam. Foto: detikFood

    Kepada detikFood (01/12), Stefani menceritakan perjalanannya dari awal sampai terbentuknya Senho Kopitiam ini.

    “Awalnya tertarik membuka kopitiam karena sudah bosan dengan konsep kafe, sementara kopitiam ini marketnya bisa masuk ke segala kalangan dan usia,” jelas Stefani.

    Lebih lanjut ia menceritakan bahwa inspirasi mendirikan Senho Kopitiam tak jauh dari habit atau kebiasaan orang-orang di Asia, mereka suka makan di pagi hari sekaligus ngopi di kawasan pasar.

    Untuk semua menu yang ada di Senho Kopitiam semuanya hasil kurasi Stefani yang sudah menyiapkannya sejak tahun 2019 lalu, dan akhirnya dirampungkan pada bulan Mei 2023 sebelum pembukaan Senho Kopitiam.

    2. Menu Sarapan ala Senho Kopitiam

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniMenu sarapan ala kopitiam Singapura di Senho Kopitiam. Foto: detikFood

    Buka dari jam delapan pagi, di kopitiam ini pengunjung bisa memesan menu set sarapan ala orang Singapura. Nama menunya ada Set Breakfast (Rp 53.000), terdiri dari secangkir kopi O, roti kaya toast dan dua butir telur setengah matang.

    Yang paling menarik perhatian tentunya Kopi O yang menggunakan kopi arabika. Kopi masih disajikan menggunakan cangkir keramik tebal khas Kopitiam untuk mempertahankan rasa panas dari kopi.

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniKopi disajikan dengan cangkir keramik tebal. Foto: detikFood

    Rasa kopinya begitu pekat dan cocok disantap dengan legitnya roti panggang selai kaya yang dibuat dari santan hingga gula. Agar lebih creamy, menu roti di sini menggunakan tambahan butter. Lengkap dengan kehadiran dua butir telur setengah matang yang jadi teman sarapan mengenyangkan.

    3. Bakmi Singapura dan Mie Goreng Mala

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniBakmi Singapura dengan topping meriah. Foto: detikFood

    “Nah untuk menu makanan utamanya sudah pasti kita berkiblat ke Singapura. Salah satunya di Bakmi Singapura (Rp 36.000), itu dibuat mirip seperti mee pok di Teow Chew Fishball Noodle yang terkenal di sana,” sambung Stefani.

    Walau sekilas tampilan Bakmi Singapura ini mirip dengan menu di Teow Chew Fishball Noodle, tapi Stefani tetap menggunakan resep racikannya sendiri yaitu tanpa memakan minyak atau lemak babi. Sehingga semua makanan yang ia sajikan di kopitiamnya halal dan bisa dinikmati semua kalangan.

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniTekstur bakmi Singapura dengan topping pokchoy. Foto: detikFood

    Rasa dari Bakmi Singapura di Senho Kopitiam tidak mengecewakan. Tekstur mie lebarnya matang dengan sempurna, dengan rasa gurih sedap dari bumbu minyak racikan Stefani. Seporsi Bakmi Singapura sudah lengkap dengan ayam kecap, pokchoy, bakso ikan dan kuah kaldu.

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniMie goreng Mala garing dengan otak-otak Singapura. Foto: detikFood

    Begitu juga dengan menu Mie Goreng Mala (Rp 38.000) yang tak kalah favorit di sini. Menggunakan mie keriting yang dioseng dengan bumbu mala, serta topping ayam kecap halus rasanya manis gurih dan ekstra pedas. Jangan lupa tambahkan chili oil homemade buatan Stefani yang membuat semua rasa makanan di sini semaki enak.

    4. Chili Crab Rice dan Ice Cham Coffee

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniChili Crab Rice ala Singapura. Foto: detikFood

    Terakhir ada menu Chili Crab Rice (Rp 45.000) yang jadi menu wajib untuk dicoba di sini.

    “Selain bakminya, Singapura terkenal dengan menu kepiting sausnya atau chili crab. Nah, di Senho juga kami sediakan menu chili crab tapi dengan porsi yang lebih kecil dan praktis. Karena kalau di Singapura porsi chili crab itu harus beli dua ekor kepiting. Tapi di sini orang-orang sudah bisa menikmati chili crab dengan seporsi nasi,” tutur Stefani.

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniTopping daging kepiting yang royal. Foto: detikFood

    Tampilan dari Chili Crab Rice yang menggugah selera, selaras dengan rasa makanannya yang enak. Bumbu chili crabnya tidak terlalu pedas tapi tetap gurih dan tidak amis sama sekali. Begitu juga potongan daging kepitingnya yang royal dan tidak pelit.

    Chili Crab Rice ini cocok dipadukan dengan minuman dingin segar di Senho Kopitiam yaitu Ice Cham Coffee (Rp 22.000). Minuman ini diracik menggunakan kopi arabika dan teh susu yang manis.

    5. Makanan dan Minuman Homemade

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniStefani Horison, pemilik dari Senho Kopitiam dan ST Horison Bakeshop. Foto: Instragam.

    Selain dijamin halal, semua makanan dan minuman di Senho Kopitiam terjamin kualitasnya karena semuanya masih diproduksi secara homemade. Stefani masih turun langsung untuk meracik bumbu, memproduksi roti, mie hingga makanan lainnya.

    “Kita pasti sudah ada rencana untuk buka cabang, tapi untuk lokasi selanjutnya di mana itu kita masih pikirkan,” pungkas Stefani.

    Senho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di SiniSenho Kopitiam: Ada Chili Crab Rice hingga Kopi O ala Singapura di Sini Foto: detikFood

    Selain disibukan dengan usaha kopitiamnya, Stefani juga mengembangkan bisnis kulinernya dengan membuka St Horison Bakeshop & Cofee tak jauh dari Senho Kopitiam. Di toko kue ini, Stefani menunjukkan keahliannya membuat dessert, minuman unik hingga aneka roti dan donat yang enak.

    Salah satu minuman dan kue yang bisa dicoba di sini ada Harry Potter Butter Beer, Lavender Rosetea, Banana Bread dengan kisaran harga di bawah Rp 50.000.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Legitnya Goguma Ppang dan Roti Jagung di Bakery Korea Hits


    Jakarta

    Bakery hits ala Korea hadir di Jakarta dan sekitarnya. Jenis roti yang ditawarkan beragam, mulai dari goguma ppang hingga roti dengan topping jagung panggang.

    Bakery di Jakarta beragam jenisnya. Beberapa di antaranya menawarkan roti-roti tradisional dengan resep jadul, pastry ala Prancis, hingga bakery ala Korea.

    Salah satu bakery Korea yang hits di Jakarta adalah Loaf Bun. Bakery satu ini baru buka pada Februari 2023 lalu dan gerai pertamanya berlokasi di Green Lake City Boulevard, Cipondoh, Tangerang.


    Penasaran dengan Loaf Bun dan ragam rotinya yang menarik, detikFood mengunjungi gerainya. Kami mencoba beberapa jenis roti, mulai dari yang manis hingga gurih.

    Bernuansa Korea

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Loaf Bun merupakan gerai bakery ala Korea yang berada di bawah naungan Boga Group. Hadirkan suasana Korea yang kental, tak hanya jenis rotinya saja.

    Gerainya memiliki dekorasi yang colorful dengan warna-warni terang dan menarik. Aneka rotinya dipajang menumpuk di rak terbuka di bagian tengah bakery.

    Beberapa jenis roti lainnya dipajang dalam etalase kaca. Konsep open kitchen juga dihadirkan oleh Loaf Bun, sehingga pelanggan bisa melihat langsung bagaimana roti-roti itu dibuat secara langsung.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Saat detikFood berkunjung, kami juga melihat langsung bagaimana chef membuat roti-roti di sana. Salah satunya ketika membuat goguma ppang. Tersedia juga area chef membuat kue tart.

    Loaf Bun ini juga memiliki area duduk, walau tak begitu besar. Pelanggan bisa menikmati aneka roti yang dibelinya secara langsung sambil menikmati minuman yang segar.

    Goguma Ppang dan Oksusu Ppang yang Unik

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Pelayan Loaf Bun menyarankan kami untuk mencoba goguma ppang, oksusu ppang, dan roti mochi. Ketiga menu ini menjadi andalan Loaf Bun.

    Goguma Ppang (Rp 15.800) merupakan roti ubi ala Korea yang tampilannya mirip sekali dengan ubi jalar. Bagian luar roti berwarna ungu layaknya kulit ubi jalar Korea. Kemudian, bagian dalam roti diberikan isian berupa ubi yang dihaluskan dan keju mozzarella.

    Untuk menikmati goguma ppang ini harus dihangatkan terlebih dahulu. Karena, roti ubi ini akan terasa nikmat ketika masih hangat dan kejunya meleleh.

    Rasanya tak begitu manis, ditambah cita rasa gurih dari keju. Kami menikmatinya seperti ubi kukus, hanya saja dikemas dalam tampilan roti.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Oksusu Ppang (Rp 17.800) juga patut dicoba. Berupa roti berbentuk panjang yang bagian tengahnya diberikan krim rasa keju susu dan topping jagung panggang. Oksusu itu dalam bahasa Korea berarti jagung.

    Rotinya cukup lembut, makin nikmat ditambahkan krim keju susu. Jagung serut panggang pada topping-nya memberikan sensasi rasanya lebih unik.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Roti mochi juga menjadi andalan Loaf Bun. Kami mencoba varian Choco Mochi Ppang (Rp 15.800). Rotinya berwarna merah dengan isian adonan mochi kenyal dan cokelat leleh di dalamnya, bagian luarnya ditambahkan remahan biskuit Oreo.

    Rasa cokelat begitu mendominasi roti ini, tapi ada tekstur kenyal yang membuatnya unik. Kalau penggemar cokelat, patut mencobanya.

    Pizza Crispy dan K-Roll

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Selain menu andalannya, Loaf Bun juga masih memiliki puluhan jenis roti lainnya. Di antaranya ada Seaweed Mentaiko Crispy Pizza dan K-Roll Strawberry.

    Buat kamu yang menyukai rasa gurih, Seaweed Mentaiko Crispy Pizza (Rp 22.800) ini bisa dicoba. Adonan pizza-nya super tipis, mirip seperti crackers. Sayangnya, kami tak begitu cocok karena terlalu asin dan aroma mentaiko (telur ikan) sangat kencang.

    K-Roll Strawberry (Rp 20.800) ini merupakan roti gulung yang sedang populer di Korea. Penyajiannya diambil sepotong dari loyang. Terdapat 8 varian rasa, tapi yang kami cicipi adalah stroberi.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Tampilan K-Roll ini sangat cantik dengan topping whipped cream dan buah stroberi utuh. Rotinya juga cukup lembut dan isian stroberinya terasa pas di lidah.

    Aneka roti ini bisa dinikmati bersama teman minum es yang menyegarkan. Kami merekomendasikan untuk memesan Iced Cloud Strawberry Yogurt (Rp 29.500) atau Iced Cinnamon Macchiato (Rp 29.500).

    Menu lain yang juga patut dicoba adalah Fried K-Bun. Varian rasanya beragam, mulai dari sosis, shrimp jjampong, tuna mayo, spicy bulgogi, hingga topokki. Harganya dibanderol Rp 15.800.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Loaf Bun ini juga menyediakan area Photobox yang bisa didapatkan secara gratis kalau transaksi minimal Rp 150.000. Bakery Korea hits ini juga cocok untuk nongkrong lho!

    Loaf Bun

    Green Lake City Boulevard,
    Cipondoh, Tangerang
    Jam operasional: 07.00 – 21.00 WIB
    No. Telp: 0812-1996-5644
    Instagram @loafbun.id

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Lezat Ravioli hingga Quiche di Kafe Rasa Paris


    Jakarta

    Kelezatan cita rasa khas Eropa kini bisa dinikm di Bintaro. Tak hanya makanannya, suasana kafenya juga kental dengan ornamen ala Perancis!

    Banyak kafe dan tempat makan yang kini hadir dalam konsep tematik. Mengangkat sentuhan dari budaya atau daerah tertentu dilirik banyak pelanggan yang ingin santap lezat di tempat yang estetik.

    Tak hanya kafe-kafe berkonsep Bali atau Jawa, ada juga tempat makan yang terinspirasi dari negara-negara di Eropa. Mulai dari menu hingga dekorasi dan bentuk bangunan dari luar sampai ke bagian dalam.


    Di Bintaro ada sebuah kafe dengan konsep ala Perancis yang unik. Menu seperti ravioli yang creamy, quiche yang lezat, hingga apple pie yang legit bisa dipesan untuk mengisi perut di sini!

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Cafe D’Aurellie
    Alamat Fresh Market Binatro, Parigi, Tangerang Selatan
    No Telp 0811-1358-791
    Jam Operasional Selasa-Minggu, 06.30 – 21.30 WIB
    Senin tutup
    Estimasi Harga Rp 40.000 – Rp 289.000
    Tipe Kuliner Western
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Area Parkir Luas
    • dll
    Cafe D'Aurelie: Gurih Lezat Ravioli hingga Quiche di Kafe Rasa ParisKafe yang berlokasi di seberang Fresh Market Bintaro ini berkonsep ala Perancis. Foto: detikcom

    Bertema Perancis dengan Bahan Organik

    Kafe yang bernama Cafe D’Aurelie ini secara khusus mengangkat kuliner khas Perancis dan menghadirkannya di Tangerang Selatan. Tetapi ada beberapa penyesuaian yang dilakukan oleh Cafe D’Aurelie melalui bahan yang digunakan.

    Kafe ini mengutamakan kualitas bahan terbaik dan organik. Konsep utama dari kafe ini adalah perpaduan hidangan Perancis dengan makanan sehat yang bisa dinikmati.

    Suasana Perancis yang kental sudah ditampilkan dengan miniatur menara Eiffel di halaman depannya. Masuk ke bagian dalam kamu adakna disambut area makan dengan gaya kontemporer Perancis yang didominasi warna hijau.

    Sudut kafenya juga instagramable dan cocok untuk berfoto. Oh ya, saat para tamu baru datang ada camilan kecil yang akan disajikan sambil menemani waktu memilah-milih menu yang akan dipesan.

    Ravioli yang Creamy

    Cafe D'Aurelie: Gurih Lezat Ravioli hingga Quiche di Kafe Rasa ParisSalah satu pasta andalannya ada ravioli yang gurih creamy. Foto: detikcom

    Mengusung konsep makanan Perancis, Cafe D’Aurelie punya banyak varian pasta yang menjadi andalannya. Mulai dari aglio olio, carbonara, hingga salah satu menu pastanya yang kami pesan yaitu ravioli.

    Raviolinya dimasak dengan tingkat al dente yang kenyal. Isiannya berupa bayam cincang dan keju ricotta yang menambah istimewa rasanya.

    Untuk sausnya ravioli ala Cafe D’Aurelie disajikan dengan kuah kaldu yang creamy dan lembut di mulut. Seporsi ravioli yang bisa dimakan untuk dua orang ini dibanderol Rp 110.000.

    Sebagai pelengkapnya ada juga irisan jamur champignon yang dimasak hingga kenyal lembut. Aroma jamur yang sudah hilang dan rasanya menyatu sempurna dengan saus ravioli. Membuat sepiring ravioli ini makin lezat.

    Ada quiche hingga tart apel ala Perancis di halaman selanjutnya.

    Quiche Mushroom yang Lezat

    Cafe D'Aurelie: Gurih Lezat Ravioli hingga Quiche di Kafe Rasa ParisQuiche dengan isian jamur dan bayam juga laris dipesan pelanggan. Foto: detikcom

    Menu khas Perancis lainnya adalah Quiche yang berupa pie dan diisi dengan beberapa bahan. Ada dua jenis quiche yang ditawarkan oleh Cafe D’Aurelie yaitu Mushroom Quiche dan Salmon Quiche yang masing-masing dibanderol Rp 95.000.

    Salah satu pekerja yang melayani kami menyebut menu Mushroom & Kale Quiche adalah yang paling banyak dipesan. Rasanya yang gurih lembut dengan tekstur yang kenyal membuat quiche tersebut lebih diminati daripada salmon quiche.

    Kami pun mencoba memesannya. Quiche yang disajikan dalam kondisi hangat itu aroma gurihnya langsung masuk ke dalam hidung dan menggoda untuk segera disantap.

    Perpaduan antara keju, kale cincang, dan jamurnya ternyata menghasilkan rasa yang gurih lembut dengan tekstur kenyal mendekati padat yang nikmat. Dibantu dengan adonan pie crust pada samping dan bagian bawah quiche, kami seolah tak ingin berhenti melahapnya hingga habis.

    French Apple Tart yang Legit

    Cafe D'Aurelie: Gurih Lezat Ravioli hingga Quiche di Kafe Rasa ParisUntuk menu penutupnya jangan lupa memesan apel tart yang legit. Foto: detikcom

    Sebagai hidangan penutup kami juga tak lupa memesan apple tart ala Perancis. Membawa citarasa apel tart yang autentik ada menu French Apple Tart yang bisa dipesan di Cafe D’Aurelie.

    French Apple Tart yang dibanderol Rp 69.000 ini bisa dinikmati hingga 4-5 orang. Ukurannya besar dan isiannya yang padat tampaknya akan membuat perut kekenyangan jika dilahap sendirian.

    Potongan apelnya diberi rempah kayumanis sehingga memiliki aroma semerbak saat disajikan di atas meja. Tekstur apelnya lembut di bagian luar tetapi tetap renyah di bagian dalamnya.

    Karakteristik apelnya sendiri bukan apel yang manis dan banyak airnya. Apel yang digunakan memiliki rasa mirip apel Malang yang dapat dikenali dengan sedikit sentuhan rasa asam, sepat, dan segar. Kami menduga memakai apel hijau Granny Smith.

    French Apple Tartnya juga disajikan dengan es krim vanilla. Untuk mendapatkan rasa yang maksimal, pertama-tama potong apel tart kemudian pindahkan ke atas piring kecil dan tambahkan es krim vanilla di atasnya.

    Perpaduan apel yang asam dan segar, dengan aroma kayumanis serta es krim vanilla yang manis lembut sangat pas di lidah. Membilas mulut sekaligus menutup waktu makan dengan sempurna.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Nikmat! Bakso Malang Tanboy Kun Pakai Gorengan


    Jakarta

    Di Depok ada restoran bakso Malang baru milik Tanboy Kun bernama Bakso Bara. Bakso urat jumbo dengan paduan aneka gorengan di sini jadi menu favorit.

    Bara Ilham alias Tanboy Kun adalah seorang food vlogger ternama di Indonesia. Terkenal dengan konten mukbang dan makan pedas, subscribers-nya di YouTube sekarang lebih dari 18,2 juta.

    Tanboy Kun juga mencoba peruntungan di dunia kuliner dengan membuka Ngebakmee pada 2021. Kini ia memperkenalkan bisnis kuliner terbarunya bernama Bakso Bara yang dibuka pada November 2023.


    Bakso yang ditawarkan merupakan bakso Malang, tapi dengan sentuhan kekinian. Selain tempat bersantapnya yang nyaman, sentuhan kekinian itu juga terlihat pada menu dan topping bakso.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Bakso Bara
    Alamat Jalan Akses UI, Jalan Komjen Pol M Jasin No 9. Tugu, Cimanggis Kota Depok, Jawa Barat
    Instagram baksobara
    Telepon 085655505558
    Estimasi Harga mulai dari Rp 3.000 per buah bakso/gorengan
    Tipe Kuliner Bakso Malang kekinian
    Fasilitas
    • Tempat makan indoor dua lantai yang nyaman

    Bakso Malang dengan 17 topping

    Bakso Bara: Sensasi Nikmat Makan Bakso Malang Tanboy Kun Pakai GorenganBakso Bara milik Tanboy Kun berada di kawasan Kelapa Dua, Depok. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Bakso Bara sejatinya menawarkan bakso Malang dengan konsep bakso dimakan bersama gorengan. Namun gorengannya tak hanya pangsit dan bakso goreng saja seperti bakso Malang tradisional, tapi juga aneka gorengan berbahan daging ayam, sapi, ikan, dan udang.

    Semuanya bisa terlihat di etalase kaca saat kami memasuki restorannya di Kelapa Dua, Depok ini. Kami dipersilakan memilih sendiri jenis gorengan dan bakso yang akan disantap.

    Gorengannya ada bakso udang, siomay ayam, tahu ayam walik, tahu ikan, pangsit ayam lipat, pangsit ayam mawar, ekado ayam goreng, gulungan ayam goreng, hingga gulungan ikan goreng.

    Usai pilih gorengan, kami bisa memilih jenis baksonya mau bakso urat besar atau bakso urat kecil. Lalu ada pilihan iga sapi dan siomay kukus yang mirip dimsum dengan rasa udang atau daging sapi.

    Racik bakso Malang sesuai selera

    Bakso Bara: Sensasi Nikmat Makan Bakso Malang Tanboy Kun Pakai GorenganPengunjung bisa meracik bakso Malang sesuai selera sebelum dituangkan kuah kaldu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Setelah selesai memilih isian bakso, kasir akan menghitung total harganya. Lalu kami bisa meracik bakso Malang sesuai selera.

    Tersedia condiment seperti irisan daun bawang, irisan seledri, bawang goreng, jeruk nipis, dan koya. Jika sudah selesai meracik, pegawai Bakso Bara akan menuangkan kuah bakso Malang.

    Kuah kaldunya terlihat lebih keruh dan kekuningan dibanding bakso Malang pada umumnya. Kaldu itu berasal dari rebusan aneka tulang iga hingga kaki sapi. Terlihat juga beberapa potongan tetelan di dalam panci.

    Kuah ‘ngaldu’ berpadu nikmatnya bakso urat

    Bakso Bara: Sensasi Nikmat Makan Bakso Malang Tanboy Kun Pakai GorenganPuas makan Bakso Bara dengan beragam isian dan gorengan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Kami mencoba Bakso urat besar (Rp 12 ribu), bakso urat kecil (Rp 3 ribu), topping iga (Rp 5 ribu), siomay udang kukus (Rp 4 ribu), dan siomay kukus sapi (Rp 3.500).

    Untuk gorengannya ada ekado ayam goreng (Rp 5 ribu), siomay ayam goreng (Rp 5 ribu), tahu ayam walik goreng (Rp 4 ribu), tahu ikan goreng (Rp 4.500), dan bakso udang goreng (Rp 4 ribu).

    Lalu bagaimana ya rasanya? Kami mencecap rasa gurih kaldu daging yang lebih kuat. Teksturnya juga lebih berminyak dan agak kental dibanding kuah bakso Malang pada umumnya.

    Mengenai taburan koya yang kami tambahkan, ternyata tak memberikan perbedaan rasa atau tekstur yang signifikan pada kuah.

    Lanjut mencoba baksonya, kami suka dengan bakso urat di sini. Tipe baksonya empuk kenyal, bukan garing. Rasa daging sapinya cukup kuat. Begitu bakso digigit, di antaranya terlihat banyak urat, tapi tidak membuatnya sulit dikunyah.

    Lalu untuk siomay kukus udang dan sapinya juga enak dimana rasa udang maupun daging sapinya memang terasa, bukan yang hanya tepung. Namun menurut kami, siomay kukus ini belum terkukus sempurna saat kami mencobanya karena teksturnya belum terlalu lembut.

    Baca halaman selanjutnya untuk tahu menu lain di Bakso Bara.

    Cita rasa gorengan yang gurih manis

    Bakso Bara: Sensasi Nikmat Makan Bakso Malang Tanboy Kun Pakai GorenganGorengan di Bakso Bara mulai dari Rp 3 ribu per buah. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Gorengan di Bakso Bara bisa dimakan langsung atau dicelupkan ke kuah bakso Malang. Namun kalau kami lebih suka melahapnya langsung karena teksturnya masih renyah dan rasanya memang beda-beda.

    Pada ekado ayam goreng yang berisi telur puyuh, adonannya terasa gurih kuat dengan tekstur garing di luar. Kami juga suka siomay ayam goreng di sini yang mirip dimsum digoreng dengan rasa gurih diiringi sedikit manis.

    Untuk bakso udang goreng juga tak kalah puaskan selera. Jenis bakso goreng yang empuk kenyal ini menghadirkan rasa udang yang kuat.

    Bagi pencinta tahu, jangan lewatkan tahu ayam walik goreng atau tahu ikan goreng. Dua jenis gorengan ini memadukan kenikmatan goreng dengan adonan ayam dan ikan yang gurih.

    Bakso bakar dan cwimie chili oil juga ada

    Bakso Bara: Sensasi Nikmat Makan Bakso Malang Tanboy Kun Pakai GorenganBakso bakar di Bakso Bara juga jadi andalan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Selain menu bakso Malang dengan aneka gorengan, Bakso Bara juga punya Bakso Bakar Bara (Rp 30 ribu) dan Cwimie Pedas Chili Oil (Rp 17 ribu). Dua menu ini keluar lebih lama karena perlu dibuat dulu.

    Penyajian Bakso Bakar Bara unik karena digantung di tusukan besi yang mungil. Isinya 9 buah bakso kecil. Pegawai akan membakar bakso ini dengan alat torch di hadapan pengunjung.

    Cita rasa dominan manis tercecap pada bakso bakar ini. Ada jejak rasa lada yang kuat. Bakso bakar disajikan dengan sambal bajak yang pedasnya tak terlalu kuat.

    Untuk cwimie-nya disajikan di ‘mangkuk’ pangsit yang tipis. Toppingnya taburan ayam cincang halus yang gurih plus bawang goreng dan daun bawang. Ada juga pelengkap khas cwimie Malang berupa selada dan acar mentimun.

    Bakso Bara: Sensasi Nikmat Makan Bakso Malang Tanboy Kun Pakai GorenganCwimie chili oil bisa jadi pilihan penggemar mie pedas. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Slurpp! Tekstur mie kecilnya terasa halus, mirip spaghetti. Balutan bumbu chili oil-nya terasa pedas, tapi tak begitu kuat dan tak berminyak. Disusul dengan rasa gurih yang khas.

    Kedua menu ini bisa dipesan kalau kamu tak mau hanya mencicipi bakso Malang di Bakso Bara. Cobain yuk!

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopi Tebing, Cocok untuk WFC Sambil Melihat Panorama Kota Waingapu


    Waingapu

    Tempat nongkrong asyik semakin bertambah ke pelosok daerah Pulau Sumba. Salah satunya Kopi Tebing hadir menambah ruang untuk nongkrong, bersantai dan bekerja sambil menikmati panorama kota.

    Kafe ini bisa didatangi dari pagi hingga malam, karena buka sejak pukul 10.00 – 23.00 WITA. Alamatnya di Jalan Jendral Soeharto, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT.

    Kafe ini memiliki nuansa yang homey dengan konsep industrial semi outdoor. Cocok jadi tempat Work From Cafe (WFC) dan nongkrong tipis-tipis bagi para pendatang.


    Untuk areanya sendiri cukup luas memiliki 2 lantai, yang terdiri dari area indoor dan outdoor. Di bagian indoor, pengunjung disuguhi konsep industrial dengan furniture material beton pada dinding dan lantai.

    Sementara di lantai 2 indoor tersedia 2 area private yang bisa digunakan pengunjung untuk meeting dengan minimum order Rp 1 juta. Tempat duduk di area indoor semuanya menggunakan sofa empuk dengan warna hijau.

    Selain itu, di bagian outdoor, pengunjung akan disuguhkan dengan panorama Kota Waingapu dari ketinggian. Tersedia juga mini panggung untuk live music setiap hari Rabu dan Sabtu.

    Selain banyak ruang dan fasilitas bekerja, alasan lain tempat ini begitu nyaman untuk WFC adalah tempatnya yang terbilang sepi dan tidak bising. Itu karena kafe ini terletak di area ketinggian.

    Perihal teman bekerja, yakni makanan dan minuman juga nggak perlu khawatir. Karena tersedia banyak varian minuman seperti kopi, non-kopi, hingga teh. Harganya berkisar Rp 18 ribu – Rp 30 ribu.

    Adapun untuk pengisi perut tersedia makanan seperti Nasi Ikan Cakswir, Nasi Sambal Daging, Nasi Goreng Teri, Mie Alapuh hingga makanan ringan Pisang Goreng, Chipung Goreng. Harga makanan berkisar Rp 18 ribu – Rp 40 ribu.

    Menurut pengunjung, suasana di Kopi Tebing layaknya kafe-kafe di Jakarta maupun Bogor. Itu karena panorama yang ditawarkan Kopi Tebing.

    “Menurut gua suasananya enak kayak di rumah banget gitu, tapi bisa lihat panorama kota yang bikin adem kalau malam. Jadi kesannya kaya kafe-kafe di Jakarta, Bogor tapi ini di Sumba,” ujar Nabil (25) pendatang asal Depok.

    Diketahui, Kopi Tebing juga menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Hal ini tidak hanya memberikan kemudahan kepada konsumen, tetapi juga menciptakan pengalaman belanja yang lebih modern dan efisien.

    Sebagai informasi, Kota Waingapu, tempat Kopi Tebing berada, merupakan Kota Interkoneksi Palapa Ring yang menjadi tulang punggung (backbone) internet di Sumba Timur. Hal ini didukung dengan keberadaan Network Operation Center (NOC) Palapa Ring Timur dan 90 BTS 4G yang tersebar di 22 kecamatan di Sumba Timur.

    Kehadiran NOC Palapa Ring dan BTS 4G tersebut membantu pemerataan internet di Sumba Timur dan Waingapu sehingga mendukung berbagai aktivitas ekonomi kreatif, salah satunya bisnis coffee shop tersebut. Kopi Tebing kini mudah menerapkan metode pembayaran QRIS karena sinyal internet di Kota Waingapu sudah merata.

    detikcom bersama Bakti Kominfo mengadakan program Tapal Batas mengulas perkembangan ekonomi, wisata, infrastruktur, wisata, dan teknologi di wilayah 3T setelah adanya jaringan internet di beberapa wilayah terdepan Indonesia. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus berita tentang Tapal Batas di tapalbatas.detik.com

    (akd/ega)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Hot Pot ‘Top 10 Signature’ dengan Kombinasi 4 Kuah Nikmat


    Jakarta

    Hot pot paling tepat dinikmati saat cuaca dingin. Restoran Haidilao Indonesia bisa dikunjungi untuk menikmati hot pot lezat dengan kombinasi 4 jenis kuah.

    Membicarakan asal-usulnya, hot pot pertama kali ada di China sejak ribuan tahun lalu. Jadi hidangan yang populer di kalangan raja saat itu hingga mendunia seperti sekarang ini.

    Jenis hot pot yang kini populer juga tak hanya dari China saja, tapi juga dari negara Asia lainnya. Sebut saja Jepang, Korea, Thailand, dan lainnya.


    Jika ingin menikmati cita rasa autentik hot pot China, Haidilao bisa menjadi pilihan yang tepat. Restoran ini sudah berdiri sejak 1994 di China dan kini cabangnya sudah menyebar di banyak negara.

    Haidilao Ada di 12 Negara

    Haidilao Indonesia cabang Gandaria CityHaidilao Indonesia cabang Gandaria City Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Berdiri sejak 1994 di China, Haidilao melebarkan sayapnya ke berbagai negara. Restoran ini fokus menyajikan hot pot gaya Sichuan yang bertujuan memberikan pengalaman makan yang nyaman dan menyenangkan kepada pelanggannya.

    Di China sendiri Haidilao telah membuka lebih dari 1.400 restoran hot pot. Kemudian, Haidilao menyebar di 12 negara, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Uni Emirat Arab. Total saat ini telah membuka 115 restoran.

    Haidilao Hot Pot hadir di Indonesia pada November 2019. Saat ini telah memiliki 7 cabang yang tersebar di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. Salah satu gerainya juga menawarkan menu No Pork No Lard yang berlokasi di Gandaria City.

    “Untuk Haidilao sendiri di Jakarta pertama kali di November 2019. Haidilao pertama itu cabang Gandaria City,” ujar Stefanny Fransisca Dharmawi selaku Manager Outlet Haidilao Gandaria City kepada detikFood (6/12).

    Ciri Khas Haidilao Hot Pot

    Haidilao Indonesia cabang Gandaria CityHaidilao Indonesia cabang Gandaria City Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Jenis hot pot yang ditawarkan oleh Haidilao ini bergaya Sichuan. Ciri khasnya memiliki rasa pedas dari kuah mala yang menyengat.

    Tak hanya kuah mala saja yang ditawarkan oleh Haidilao Hot Pot, tapi juga ada jenis kuah lainnya. Kuah andalannya adalah Szechuan mala, tom yum, 3 kombinasi, dan mala susu.

    Pengunjung bisa mencicipi lebih dari 1 jenis kuah. Bisa memadukan 2-4 jenis kuah dalam 1 hot pot. Jadi bisa mencoba cita rasa yang berbeda dalam sekali makan.

    Selain kuahnya, menu a la carte untuk pelengkap menikmati hot pot juga bisa dipesan sesuai selera. Haidilao di berbagai negara, termasuk Indonesia, memiliki menu ‘Haidilao Top 10 Signature’.

    Haidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria CityHaidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria City Foto: detikFood/20detik

    Di antaranya ada pasta udang Haidilao, Lao Mian, sapi bumbu Haidilao, platter bakso, bell roll, 8 detik kulit tahu minyak, ayam bumbu Haidilao, ikan basha fillet, babat lapis Haidilao, dan babi crispy Haidilao.

    Namun, untuk cabang Gandaria City, menu babi crispy Haidilao itu diganti dengan ayam crispy. Rasanya pun tak kalah enak.

    Inovasi Menu Haidilao Indonesia

    Stefanny menyebutkan kalau tak ada perbedaan yang begitu signifikan dari Haidilao Indonesia dan China. Beberapa inovasi terhadap menu dilakukan agar Haidilao dapat diterima dengan baik di Indonesia.

    “Sebenarnya kita berusaha untuk membuat standar yang sama di semua Haidilao di semua negara, tapi tetap saja ada beberapa yang perlu kita buat inovasi sendiri buat makanan-makanan di Indonesia. Agar orang-orang Indonesia juga bisa cepat menerima makanan-makanan Haidilao.” lanjut Stefanny.

    Haidilao Indonesia cabang Gandaria CityHaidilao Indonesia cabang Gandaria City Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Stefanny menyebutkan ada beberapa menu dengan cita rasa kearifan lokal. Menu itu di antaranya ada sup ayam herbal, ayam daun jeruk, dan ayam crispy goreng.

    Pengalaman Makan di Haidilao

    Haidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria CityHaidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria City Foto: detikFood/20detik

    DetikFood mencoba santap di Haidilao Gandaria City. Kami direkomendasikan untuk menikmati 4 jenis kuah, yaitu Szechuan mala, 3 kombinasi, tom yum, dan mala susu.

    Empat jenis kuah ini kami padukan juga dengan menu a la carte signature mereka. Kami sangat menikmati sapi bumbu yang teksturnya kenyal itu dicelupkan ke kuah 3 kombinasi yang gurih.

    Platter bakso yang terdiri dari olahan pasta daging ayam, sapi, udang, dan ikan tobiko ini juga cocok dinikmati ke semua jenis kuah. Kami paling menikmati bakso sapinya, karena terdapat isian keju yang lumer.

    Haidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria CityHaidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria City Foto: detikFood/20detik

    Pasta udang, bell roll, ikan basha, dan babat lapisnya juga menjadi pelengkap hot pot yang nikmat sekali. Jangan lupa juga nikmati bersama sayuran dan mie.

    Untuk mie, kami memesan Lao Mian yang menghadirkan atraksi tarian mie yang khas. Pelayan akan menari bersama adonan mie mengikuti alunan musik, kemudian pengunjung bisa memilih ingin jenis mie lebar atau tipis.

    Haidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria CityHaidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria City Foto: detikFood/20detik

    Dari keempat jenis kuah yang ditawarkan Haidilao Indonesia, kami jatuh cinta dengan kuah mala susu. Paduan rasa pedas dan creamy-nya membuat kami ketagihan menyeruput kuahnya.

    Cita rasa pedas menyengat Szechuan mala masih terasa, tapi sangat lembut karena tertutup creamy-nya susu. Kuah ini juga memiliki sensasi rasa gurih yang pas di lidah.

    Haidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria CityHaidilao Hot Pot Indonesia cabang Gandaria City Foto: detikFood/20detik

    Pelengkap hot pot yang telah direbus dalam kuah juga bisa dinikmati dengan cocolan saus. Saus ini bisa diracik sendiri atau minta tolong pelayan. Kami diberikan racikan saus dari paduan minyak wijen, mayones wijen, cabai, daun bawang, bawang putih goreng, kecap ikan, dan lainnya. Rasanya gurih creamy tapi ada sensasi asam dan pedas juga.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Puas Santap Shabu Shabu ala Tokyo di Resto AYCE


    Jakarta

    Shabu-shabu khas Jepang banyak ditemui di beberapa restoran Jakarta. Salah satunya ada shabu-shabu dengan puluhan menu ala Tokyo di restoran ini.

    Kuliner Jepang selalu menarik untuk dibahas. Saat musim hujan seperti belakangan ini, sajian shabu-shabu pas dinikmati. Kamu bisa mencobanya di restoran shabu-shabu yang berlokasi di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

    Restoran bernama Shabu Shabu Letasu ini bisa ditemui di West Mall Grand Indonesia lantai 3A. Hadir dengan gaya restoran ala Jepang modern.


    Gerai Pertama di Indonesia

    Shabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki TokyoShabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki Tokyo Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Shabu Shabu Letasu merupakan gerai pertama di Jakarta dari Let Us Shabu Shabu. Awalnya restoran ini berbasis di Tokyo, Jepang sejak 2015.

    Kemudian, Shaburi Group membawa Let Us Shabu Shabu ini ke Jakarta pada 2020 lalu. Konsep yang diusung oleh restoran ini adalah AYCE (All You Can Eat) dengan One Pot Style di mana pengunjung mendapat kuah sesuai selera masing-masing.

    “Kita masih mengusung konsep One Pot Style jadi setiap customer itu mendapatkan pot masing-masing untuk personal, masih sama dengan Shaburi. Namun, bedanya kita di sini lebih meningkatkan kualitas dari semua sisi,” ujar Idham Kholid, selaku General Manager Franchise Department kepada detikFood (6/12).

    Tawarkan Menu AYCE dari Rp 200 Ribuan Saja

    Shabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki ala TokyoShabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki ala Tokyo Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Idham juga menjelaskan kalau Shabu Shabu Letasu ini menawarkan menu AYCE yang harganya terjangkau dengan kualitas premium. Pilihan menunya ada 3, yaitu reguler (Rp 215 ribuan), deluxe (Rp 269 ribuan), dan kuroge wagyu (Rp 669 ribuan).

    Perbedaan dari 3 menu ini ada pada jenis daging yang disajikan. Untuk paket reguler hanya mendapatkan 2 jenis daging, yaitu toro dan momo, sedangkan deluxe ditambah daging kata.

    Shabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki ala TokyoShabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki ala Tokyo Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu Kuroge Wagyu yang paling mahal terdiri atas 5 jenis daging yang bisa dinikmati sepuasnya. Selain 3 jenis daging yang terdapat pada menu reguler dan deluxe, ada tambahan daging Black Angus Loin dan Japanese Black Wagyu A4/A5.

    Untuk pilihan kuahnya ada 4, yaitu konbu, tom yum, collagen plus, dan hot miso. Namun, Idham menyebutkan kalau Letasu menyajikan kuah seasonal, kali ini menghadirkan cita rasa ala China, yaitu Suan La Tang.

    Pengalaman Puas Bersantap AYCE di Shabu Shabu Letasu

    Shabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki ala TokyoShabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki ala Tokyo Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sebagai restoran AYCE atau buffet, pilihan menu yang ditawarkan Letasu sangat beragam. Pilihan kondimen untuk menikmati shabu-shabu di sini juga lengkap dengan sayuran organik, beragam jenis mie, jamur, hingga bakso ikan.

    Idham menjelaskan kalau semua sayuran yang ditawarkan Letasu ini organik. Mereka bekerja sama dengan salah satu pertanian organik di Jawa Barat yang juga dikelola oleh orang Jepang asli.

    “Kita kerjasama dengan salah satu farm di bawah pengawasan salah satu petani Jepang juga yang ada di Sukabumi,” jelas Idham.

    Salah satu jenis sayurannya adalah Mizuna yang dibudidayakan di Indonesia. Mizuna ini cocok sekali dipadukan dengan beragam kuah yang nikmat di sini.

    detikFood memilih 3 jenis kuah, yaitu collagen plus, hot miso, dan Suan La Tang yang terbaru. Dari ketiga jenis kuah tersebut, kami sangat menyukai hot miso dan Suan La Tang ini yang terdapat sensasi pedasnya.

    Untuk hot miso, rasa pedasnya lebih pekat dan sedikit creamy. Sedangkan, Suan La Tang rasa pedasnya sangat ringan, dipadukan creamy dari telur yang diorak-arik dan sensasi asam segar berasal dari cukanya.

    Shabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki TokyoShabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki Tokyo Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Karena memilih paket deluxe, kami mendapatkan 3 jenis daging. Dari ketiganya, kami sangat menyukai paduan daging momo yang empuk dan sedikit berlemak.

    Daging yang telah direbus dalam kuah shabu-shabu ini juga tambah nikmat bersama saus celupan yang bisa diracik sesuai selera. Kamu juga bisa meracik ‘saus kebahagiaan’ ala Letasu.

    Saus kebahagiaan ini merupakan racikan pelayan dari Letasu. Terdiri dari beberapa kondimen saus yang rasanya creamy, pedas, dan agak asam segar.

    Selain shabu-shabu, Letasu juga menyediakan beragam menu pelengkap yang juga bisa dinikmati sepuasnya. Pada bagian Hot Dish terdapat kentang goreng, ayam katsu, beef karaage, tomo bata, tori karaage, takoyaki, dan daigaku imo.

    Pengunjung juga bisa mencicipi beef blackpepper, baby potato butter, nasi goreng, japchae, dan aneka pasta. Semuanya dapat diambil sepuasnya.

    Puas menikmati hidangan yang mengenyangkan, tutup dengan es krim. Letasu juga terkenal karena es krimnya yang enak, karena mereka bekerjasama dengan Honest Spoon.

    Shabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki ala TokyoShabu Shabu Letasu sajikan sukiyaki ala Tokyo Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Honest Spoon terkenal menyajikan es krim berkualitas premium, harganya juga cukup mahal. Jadi, pengunjung sangat puas ketika mengetahui ada 5 varian es krim Honest Spoon yang bisa dinikmati sepuasnya dengan tambahan topping yang nikmat.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice


    Jakarta

    Berbeda dengan kebab lainnya, kebab yang disajikan di restoran kekinian ini menawarkan menu yang masih belum banyak diketahui orang. Salah satunya Iskender Kebab yang jadi andalan.

    Terletak di dalam ShopHaus Menteng yang ada di Jakarta Pusat, restoran Nefis Kebab House tampil dengan warna interior yang serba biru. Restorannya memang tidak terlalu luas, tapi cukup nyaman untuk makan di tempat.

    Menu yang ditawarkan juga berbeda dengan restoran Timur Tengah lainnya. Di sini spesialis menyajikan hidangan kebab khas Turki yang dikemas dalam bentuk kekinian. Hal itu tergambar dari interior restoran yang Instagrammable, sampai tampilan kebab yang menggugah selera.


    Berikut beberapa menu andalan di Nefis Kebab House Menteng:

    Detail Informasi Nefis Kebab House Menteng
    Nama Tempat Makan Nefis Kebab House Menteng
    Alamat ShopHaus Menteng Jl. Teuku Cik Ditiro No. 36, Menteng, Jakarta Pusat.
    No Telp 0812-1369-7035
    Jam Operasional 11.00 – 21.00
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Turki.
    Fasilitas
    • Cashless Payment.
    • Indoor Seating.

    1. Restoran Turki Kekinian

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Pertama kali masuk ke dalam restoran Nefis Kebab House, rasanya seperti masuk ke restoran cepat saji ala Amerika. Mulai dari sistem pelayanan self-service, hingga kursi, dan meja makan yang mengingatkan dengan konsep American Diner di tahun 1960-an.

    Selain itu pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan kebab dan makanan karena Nefis mengusung konsep open kitchen.

    Untuk menunya, tidak terlalu banyak. Semua menu di sini homemade dan pastinya sulit untuk ditemukan di restoran lain.

    2. Uniknya Kebab Iskender dengan Butter Rice

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Nefis Kebab House memiliki menu andalan Kebab Iskender Mix with Rice (Rp 69.900). Hidangan kebab Iskender ini merupakan hasil inovasi salah satu penjual makanan di Turki bernama Iskender. Pada tahun 1867, Iskender membuat kebab dari irisan daging domba dan disiram dengan saus tomat, serta dimakan dengan roti pita.

    Tampilannya berbeda dengan doner kebab yang berupa seperti gulungan. Namun Iskender kebab di Nefis disajikan di atas piring dengan tambahan nasi mentega atau butter rice. Begitu juga dengan pilihan dagingnya, Nefis menggunakan dua jenis daging panggang yaitu daging ayam dan daging sapi.

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Sekilas tampilannya mirip seperti daging panggang pada umumnya, tapi ketika dicicip terasa bumbu rempah yang kuat serta tekstur daging yang empuk. Apalagi jika disantap dengan nasi butternya yang sudah gurih, serta cocolan saus tomat homemade ala Turki di Nefis yang memberikan corak rasa asam segar. Oh ya, sepaket Iskender Mix With Rice ini sudah termasuk dengan cocolan saus yogurtnya yang tak kalah enak.

    3. Kebab Wrap Chicken pakai Saus Honey Mayo

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Puas menyantap Iskender Kebab, tak lengkap jika tidak memesan Kebab Wrap Chicken (Rp 36.000). Kalau menu yang satu ini tampilannya seperti kebab klasik pada umumnya karena menggunakan kulit kebab dari tortilla yang tak terlalu tebal.

    Potongan daging panggangnya menggunakan bagian dada ayam tapi tidak kering sama sekali. Sementara untuk pilihan sausnya yang paling banyak dipesan ada Spicy Honey Mayo, yang memadukan antara mayo pedas dengan manisnya madu.

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Porsi kebab wrap ini cukup besar dan bisa dipotong menjadi dua bagian agar lebih mudah untuk dimakannya. Dari gigitan pertama, saus Spicy Honey Mayonya langsung lumer di mulut. Lengkap dengan rasa gurih dari daging ayam yang dipanggang dengan sempurna. Menu yang satu ini cukup mengenyangkan dan bisa jadi alternatif camilan.

    4. Kebab Berbahan Daging Ayam dan Sapi

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Selain menu Kebab Wrap dan Iskender Kebab, Nefis House memiliki beberapa menu lainnya. Misalnya French Fries (Rp 23.000) yang cocok disantap bersama kebab wrap. Begitu juga dengan roti kalau tak suka butter rice untuk pilihan Iskender Kebab.

    Oh ya, selain daging ayam, Nefis memakai daging sapi untuk kebabnya. Semua daging di sini memakai Premium US Beef yang juicy. Mereka tidak menyajikan kebab dari daging kambing atau domba.

    Setiap harinya gerai Nefis Kebab House buka dari jam 11.00 – 21.00. Kamu bisa juga pesan semua menu di sini via aplikasi ojek online.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Nasi Honje Crispy Confit Duck dan Nasi Gandul di Resto Nyaman Ini


    Jakarta

    Aneka hidangan Indonesia sampai Western ada di restoran ini. Selain pilihan menu beragam, momen makan di sini juga dijamin memuaskan karena cita rasa lezat dan porsinya royal.

    Di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan, kamu bisa menemukan sebuah restoran sekaligus tempat nongkrong seru bernama Smara Kitchen & Coffee.

    Menurut salah satu pemiliknya, Tantra Tobing, kata ‘SMARA’ sendiri diambil dari bahasa Sanskerta artinya ‘memori’. Oleh karena itu, Tantra berharap setiap pengunjung yang datang ke Smara bisa pulang dengan memori indah.


    Restoran yang baru buka sekitar 2 bulan ini sebenarnya tidak hanya menawarkan tempat untuk menikmati makanan utama, tetapi juga spot nyaman untuk nongkrong. Tantra Tobing sengaja membuat restoran dengan konsep kasual seperti ini agar bisa menjadi tempat yang cocok untuk aktivitas apapun, mulai dari tempat makan, tempat ngumpul atau nongkrong, tempat meeting, hingga tempat kerja.

    Smara Kitchen and Coffee punya bangunan yang didominasi oleh warna putih dan hijau. Suasananya nyaman dan homey. Bangunannya memang hanya satu lantai, tetapi dalamnya cukup luas. Terdapat beberapa meja dan kursi yang bisa dipilih.

    Selain bangunan restoran yang luas, Smara Kitchen and Coffee juga punya lahan parkir yang besar, kurang lebih muat untuk 16 kendaraan. Hal ini yang juga menjadi poin plus dari restoran di Kebayoran Baru itu.

    Smara Kitchen and CoffeeBegini suasana Smara Kitchen and Coffee. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    DetikFood menyambangi Smara Kitchen and Coffee pada jam makan siang, sekitar pukul 12.00. Saat kami masuk, beberapa kursi dan meja sudah dipenuhi oleh pelanggan. Beberapa orang yang datang tampaknya tidak sekadar makan siang, tetapi banyak juga yang sedang meeting dan mengerjakan pekerjaan lain.

    DetikFood juga mencoba beberapa hidangan andalan di sana, mulai dari Nasi Honje Crispy Confit Duck hingga Nasi Gandul. Begini pengalaman kami di Smara!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Smara Kitchen and Coffee
    Alamat Jl. Kertanegara No. 40, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
    No Telp 087872560077 / @smara36.jak
    Jam Operasional Senin-Minggu (07.00 – 21.30 WIB)
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 130.000
    Tipe Kuliner Indonesia hingga Western
    Fasilitas
    • Tersedia meja dan kursi untuk makan di tempat
    • Menu bisa dibungkus untuk dibawa pulang
    • Toilet
    • Ruangan ber AC
    • Tempat parkir luas

    1. Memori jadi inspirasi

    Jika melihat buku menunya, kamu akan menemukan banyak pilihan menu. Pilihannya juga komplet, mulai dari camilan, makanan berat, minuman, hingga dessert dan cake. Variasi menunya juga beragam, seperti menu-menu makanan khas Indonesia sampai Barat bisa ditemui di sini.

    Rupanya setiap menu yang ditawarkan di sini punya cerita sendiri. Tantra Tobing mengatakan kepada DetikFood kalau menu-menu di sini terinspirasi memori masing-masing pemilik.

    Seperti namanya ‘Smara’ yang berarti memori, mereka juga ingin menyajikan makanan yang sesuai dengan memori para pemiliknya.

    “Menu-menunya juga sangat menarik, karena kita dari yang namanya tadi memori. Jadi dari beberapa pemilik kita mengolah menu-menu di sini dari beberapa memori. Bisa jadi memori masa kecil, memori traveling. Menu menu internasional juga terinspirasi dari kita yang traveling ke dunia, lalu kita masukin ke sini,” jelas Tantra Tobing.

    2. Nasi Nasi Konje Crispy Confit Duck yang populer

    Smara Kitchen and CoffeeHonje Crispy Confit Duck, salah stau menu favorit SMARA. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Smara Kitchen and Coffee juga menjadi tempat yang cocok untuk makan siang. Jika kamu datang bersama rombongan cukup banyak, bisa duduk di meja depan pintu masuk. Mejanya panjang dengan kursi yang cukup untuk 6 orang.

    Sebenarnya ada beragam pilihan menu makanan berat di sini, terutama hidangan nasi. Namun, salah satu yang jadi primadona di Smara Kitchen and Coffee adalah Nasi Honje Crispy Confit Duck(Rp 108.000).

    Hidangan ini berupa nasi goreng honje atau kecombrang dipadukan dengan bebek goreng renyah. Nasinya sendiri menggunakan beras basmati, long grain rice yang tidak begitu pulen tetapi cocok jadi nasi goreng.

    Rasa kecombrang memang tidak begitu kuat sehingga pas untuk kamu yang tidak begitu suka nasi dengan rasa rempah kuat. Hal yang membuat hidangan ini lebih spesial adalah bebek gorengnya.

    Smara Kitchen and Coffee menggunakan bebek lokal yang digoreng sampai kecokelatan, kemudian dilengkapi dengan taburan rempah dan bumbu lengkuas yang digoreng garing.

    Daging bebeknya lembut dan tidak ada aroma lemak yang menyengat. Bumbunya cukup meresap ke dalam daging. Sensasi makan bebek goreng ini pun cukup mirip seperti makan ayam goreng. Supaya lebih nikmat, kamu bisa menggabungkan rempah dengan nasi dan suwiran bebek.

    Porsinya juga sangat royal, sepadan dengan harganya.

    Cita rasa menu lain di restoran ini bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Nasi Bunga Telang Tante Lintje

    Smara Kitchen and CoffeeSmara Kitchen and Coffee juga punya hidangan nasi gurih bunga telang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau makan nasi dengan lauk komplet bisa pesan Nasi Bunga Telang Tante Lintje (Rp 72.000). Hidangan ini terinspirasi dari nasi Kerabu khas Malaysia.

    Seporsinya terdiri dari nasi gurih bunga telang, empal kelem, udang goreng katsu, kering kentang, kering tempe, sambal ampela kentang, sambal terasi, telur dadar iris, srundeng, perkedel, dan timun.

    Tekstur nasi bunga telangnya cukup pulen, rasa gurihnya juga pas, tidak berlebihan, Setiap komponen lauknya disediakan dengan porsi yang pas. Udang katsunya memang hanya satu potong tetapi ukurannya besar.

    Makan nasi gurih ini dijamin mengenyangkan karena nasi dan lauknya yang melimpah.

    4. Nasi Gandul Pati yang tak kalah enak

    Smara Kitchen and CoffeeSeperti ini tampilan nasi gandul yang ditawarkan Smara Kitchen and Coffee. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tantra Tobing mengungkap beberapa makanan Indonesia di Smara Kitchen and Coffee memang lebih banyak masakan Jawa. Di sini pun kamu bisa menemukan nasi gandul versi premium.

    Nasi Gandul (Rp 72.000) ini terdiri dari nasi putih, kuah gandul sapi, krecek, tempe goreng, telur pindang, dan kerupuk udang. Kuah gandulnya encer dengan rasa yang cukup pedas manis dengan bumbu rempah yang ringan harum.

    Potongan dagingnya juga melimpah. Memakai daging berlemak yang teksturnya sangat kenyal juicy ketika digigit. Seratnya dagingnya juga halus. Kreceknya tidak keras dan meneyerap bumbu.

    Agar lebih enak dan segar, bisa ditambah dengan sambal merahnya.

    5. Spaghetti Carbonara dan Es Serut Sirsak Lobi-Lobi

    Smara Kitchen and CoffeeSmara Kitchen and Coffee menawarkan spaghetti carbonara yang dilengapi onsen egg. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk makanan Barat, kamu bisa mencoba Truffled Spaghetti Creamy Carbonara (Rp 88.000). Carbonara di sini cukup unik karena dilengkapi dengan onsen egg. Jadi, sebelum dinikmati, onsen egg nya bisa dipecah terlebih dahulu dan dicampur ke spaghetti yang creamy.

    Saat hidangan ini datang, aroma truffle tercium kuat harumnya. Namun, ketika spaghetti creamy ini sudah dicampur dengan onsen egg, rasa truffle sangat tipis.

    Bagi yang suka telur setengah matang dan makanan yang creamy pasti akan suka dengan hidangan ini. Terdapat juga potongan smoked beef dan jamur di dalamnya.

    Namun, untuk yang kurang suka aroma telur, bisa memesan dengan permintaan khusus agar spaghetti carbonara ini disajikan tanpa onsen egg.

    Smara Kitchen and CoffeeEs Serut Sirsak Lobi-Lobinya pas dinikmati sehabis makan makanan gurih. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sehabis makan yang gurih, bisa menikmati dessert menyegarkan seperti Es Serut Sirsak Lobi-Lobi ini. Es serut yang terbuat dari buah sirsak ini dipadukan dengan nata de coco dan manisan lobi-lobi.

    Rasanya perpaduan antara manis dari sirup dan nata de coco, tetapi ada sentuhan asam dari lobi-lobi. Kemudian rasa sirsak dari es serutnya juga asam manis menyegarkan.

    Untuk minuman lain, kamu bisa memesan aneka menu kopi-kopian menarik. Mereka punya menu Enting-Enting Latte (Rp 50.000) dengan rasa kopi yang cukup pahit dan creamy, Spanish Latte (Rp 48.000) berupa latte dengan gula aren, dan Milk Punch (Rp 48.000).

    Smara Kitchen and CoffeeKamu juga bisa menikmati aneka kopi di Smara Kitchen and Coffe. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pilihan makanan yang beragam, porsi yang royal, cita rasa makanan yang lezat, dan suasana restoran yang nyaman membuat pengalaman makan memuaskan.

    Harga menu makanan dan minuman di restoran ini sekitar Rp 50.000 – Rp 130.000.

    Smara Kitchen and Coffee pun buka setiap hari dari pukul 07.00 – 21.30. WIB. Tantra Tobing mengungkap mereka memang sengaja membuka restoran dari pagi sehingga pegawai kantoran atau mereka yang habis olahraga bisa bersantai sebentar di restoran ini.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Yum Cha dengan Puluhan Dimsum dan Teh China Harum


    Semarang

    Kumpul keluarga di akhir pekan bisa dirayakan dengan yum cha atau menu Chinese Food enak. Ada puluhan menu spesial diracik khusus oleh chef.

    Yum cha merupakan tradisi menikmati dimsum sambil minum teh yang biasa dilakukan masyarakat China selatan. Puluhan dimsum dengan varian kukus, goreng, manis dan gurih disajikan hangat mengepul.

    Untuk mengiringi santap dimsum umumnya disajikan teh China berkualitas. Diseduh hangat dengan aroma semerbak harum. Membuat percakapan dan kumpul keluarga semakin asyik.


    Restoran Kim Tia yang ada di Kim Tia di Padma Hotel Semarang bisa jadi pilihan untuk menikmati yum cha komplet. Selain dimsum ada puluhan menu Chinese Food khas Hokkian yang disiapkan oelh sang chef.

    Seperti apa sajian yum cha spesial di restoran Kim Tia?

    1. Konsep restoran Kim Tia

    Kim Tia Chinese RestaurantKim Tia adalah restoran keluarga yang menawarkan hidangan khas Hokkian Foto: detikcom

    Kim Tia adalah restoran keluarga yang menawarkan hidangan khas Hokkian. Restoran ini berlokasi di Padma Hotel Semarang, tepatnya di lantai lobby.

    Restoran ini memiliki area yang luas dengan dekorasi bergaya oriental yang khas. Ditata dengan interior modern, simpel dan elegan dalam balutan warna biru yang cantik. Dari hiasan, detil peralatan hingga furnitur tampil dalam nuansa biru elegan.

    Semua menu makanan di sini diracik oleh Kent Tant, Executive Chinese Food Chef. Chef asal Malaysia ini sudah bergelut di dunia kuliner sejak tahun 2007.

    “Saya menjadi chef karena memang saya memiliki ketertarikan di dunia kuliner. Saya akan membawa rasa otentik Chinese food ke Indonesia,” tuturnya saat ditemui detikFood (08/12/23).

    2. Yum Cha dengan puluhan dimsum

    Kim Tia Chinese RestaurantKim Tia Chinese Restaurant menawarkan yum cha.Foto: detikcom

    Di restoran Kim Tia juga kamu juga bisa menikmati yum cha. Yum cha merupakan tradisi menikmati dimsum di China. Biasanya tradisi ini dinikmati di pagi hari hingga menjelang makan siang.

    Aneka dimsum di Kim Tia tersedia dengan berbagai varian, mulai dari yang manis hingga yang gurih. Tak usah bingung membayangkan tampilan dimsum karena di restoran ini tersedia ‘replika’ dimsum yang ditata dalam lemari kaca.

    Salah satu yang menarik adalah dimsum tom yam yang kulitnya berwarna merah muda. Kulitnya lembut dengan isian daging ayam rasa tom yam yang pedas. Tak kalah unik, ada pao black swan. Paonya berbentuk angsa hitam yang cantik.

    Kim Tia Chinese RestaurantKim Tia Chinese Restaurant menawarkan varian pao black swan. Foto: detikcom

    Tekstur adonan kulitnya empuk, rasanya sedikit manis, dan diisi dengan telur asin yang gurih dan lumer. Cicongfan yang dibuat dadakan juga mulur gurih dengan balutan saus yang pedas.

    Untuk menu dimsum manis ada onde-onde yang renyah garing kulitnya. Dibalut biji wijen hitam dan putih. Diisi dengan pasta kacang merah yang legit.

    Semua dimsum dibuat segar dan langsung saat dipesan. Disajikan hangat mengepul dalam klakat. Renyah segarnya puluhan dimsum sungguh memanjakan lidah.

    3. Live cooking udang mabuk

    Kim Tia Chinese RestaurantMenu udang mabuk yang populer di Kim Tia Chinese Restaurant Foto: detikcom

    Selain puluhan dimsum ada hidangan andalan yang bisa dipesan. Seperti menu udang mabuk ala Hong Kong yang populer. Hanya saja tak memakai udang hidup tetapi udang segar.

    Menu ini dimasak secara live cooking di depan pengunjung. Udang segar dimasukkan dalam mangkuk lalu disiram arak dan dimasak.

    “Kita pakai udang hidup, dimasak di porselen, dikasih arak dan dibakar dengan teknik flambe,” tutur chef Kent.

    Udangnya segar dan dagingnya renyah dengan aroma harum arak. Tak ada aroma anyir justru rasanya sedikit manis.

    4. Beggar Chicken berbalut garam

    Kim Tia Chinese RestaurantMenu Beggar Chicken dihidangkan langsung oleh Chef Kent Tant. Foto: detikcom

    Yang tak kalah unik adalah beggar chicken. Menu ini merupakan kuliner tradisional dari China, berupa ayam utuh yang dipanggang dengan teknik slow cooking.

    “Kalau dulu itu, beggar chicken dimasak dengan cara dibungkus pakai daun teratai. Kemudian dipanggang dengan balutan tanah liat. Di sini saya punya cara sendiri,” tuturnya.

    Beggar chicken dimasak dengan baluran garam yang tebal hingga mengeras. Untuk penyajian, lapisan garam akan dipukul dengan palu hingga retak dan ayam panggang diangkat, disajikan di atas piring.

    Meskipun dipanggang dengan balutan garam, rasa daging ayam tidak asin. Justru lembut gurih dan semakin enak disiram jus kaldu ayamnya yang gurih alami. Menu ini cocok dinikmati saat makan bersama keluarga.

    5. Jam buka dan harga

    Kim Tia Chinese RestaurantKim Tia Chinese Restaurant Foto: detikcom

    Restoran Kim Tia ini buka setiap hari mulai di jam makan siang, yakni 11.00-13.00 dan di jam makan malam, yakni di pukul 17.30-22.00.

    Bagi kamu yang ingin menikmati yum cha, ini hanya tersedia setiap hari Sabtu dan Minggu. Mulai pukul 10.00-13.00. Harga dimsum mulai Rp 45.000 dan harga makanan mulai Rp 300.000-an.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com