Blog

  • 5 Cara Simpel Cegah Kehamilan saat Bercinta


    Jakarta

    Berhubungan intim merupakan bagian dari kehidupan pernikahan suami-istri. Selain menjadi cara untuk menyalurkan gairah kepada pasangan, seks juga bermanfaat untuk mendapat keturunan melalui kehamilan.

    Sebagian pasutri mungkin hanya ingin berhubungan tanpa menyebabkan kehamilan setelahnya. Dikutip dari Parents, 5 kondisi ini memiliki peluang kehamilan lebih kecil setelah bercinta.

    1. Menggunakan alat kontrasepsi (kontrol kelahiran)

    Metode KB seperti patch (koyo KB), pil, cincin, implan, suntikan, atau IUD (spiral) secara signifikan mengurangi peluang wanita untuk hamil. Namun, kehamilan masih bisa terjadi meskipun kecil kemungkinannya.


    Menurut Anate Brauer, MD, ahli endokrin reproduksi di Greenwich Fertility and IVF Centers, metode ini bekerja dengan berbagai cara. Misalnya IUD menghalangi sperma mencapai sel telur, sedangkan patch, pil, dan cincin mencegah ovulasi

    Beberapa pil kontrasepsi berisi pil tidak aktif selama 4-7 hari dan tidak mengandung hormon apa pun. Ini mungkin cukup lama untuk memungkinkan perekrutan sel telur yang matang.

    “Ini sering disebut sebagai ‘pelarian ovulasi’ dan merupakan salah satu alasan kegagalan kontrasepsi hormonal oral,” kata Brauer.

    Kehilangan dosis kontrasepsi hormonal atau tidak meminumnya pada waktu yang sama setiap hari untuk pil harian dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan yang tidak disengaja.

    2. Menggunakan metode ‘pull-out’

    Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), 22% orang akan hamil dalam setahun dengan metode ini. Ketika digunakan sendiri sebagai alat kontrasepsi, tingkat kegagalannya sedang, tetapi dapat menurunkan peluang untuk hamil, terutama bila digabungkan dengan metode lain.

    Metode ini melibatkan penarikan penis keluar dari vagina sebelum ejakulasi. Satu masalah adalah pra-ejakulasi atau pre-cum, yaitu keluarnya cairan dari penis sebelum ejakulasi sebenarnya yang dapat mengandung sperma aktif.

    Mark Trolice, MD, spesialis endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Florida mengatakan kebanyakan orang tidak menyadari kapan mereka melepaskan precum ini.

    “Karena sulit untuk memprediksi kapan pra-ejakulasi terjadi, metode penarikan sering penuh dengan bahaya dan tentunya bukan metode yang paling dapat diandalkan di luar sana,” katanya.

    Beberapa penelitian menemukan metode ini dapat mencapai 96% efektif dengan penarikan yang sempurna. Tingkat kegagalannya dapat setinggi 24%. Oleh sebab itu, pilihlah metode kontrasepsi yang berbeda atau gabungkan dengan metode lain, seperti kondom.

    3. Menggunakan kondom

    Sangat penting menggunakan kondom untuk menghindari kehamilan atau infeksi menular seksual dengan benar. Penggunaan yang benar berarti kondom digulung ke penis atau dimasukkan ke dalam vagina untuk kondom wanita sebelum ada kontak antara alat kelamin dan kulit. Selain itu, penggunaan kondom lebih efektif jika memasangkannya dengan alat kontrasepsi lain, seperti IUD, pil, atau menarik penis sebelum ejakulasi.

    Menurut HHS Office of Women’s Health, kemungkinan hamil dengan kondom pria adalah sekitar 18 persen 21 persen dengan kondom wanita. Penggunaan kondom yang sempurna memperkecil peluang kehamilan menjadi 2 persen.

    4. Menyusui

    Beberapa ibu menyusui menggunakan metode amenore laktasi (MAL) atau ‘metode menyusui’ untuk mencegah kehamilan setelah melahirkan. Meskipun ini bisa menjadi metode yang efektif, orang sering salah memahami cara kerjanya. MAL sebagai salah satu bentuk KB mengandalkan jeda sementara pada ovulasi yang seringkali menyertai menyusui pada beberapa bulan pertama pascapersalinan.

    “Saat menyusui, hormon estrogen, yang bertanggung jawab untuk mendapatkan menstruasi setiap bulan, ditekan. Selain itu, hormon yang merangsang produksi ASI, prolaktin, juga mencegah terjadinya ovulasi karena menghambat hormon yang memicu indung telur tumbuh dan melepaskan sel telur,” jelas Sherry Ross, MD, OB-GYN, pakar kesehatan wanita di Santa Monica.

    Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada kriteria khusus dalam menggunakan metode ini:

    • Tidak mengalami menstruasi
    • ASI eksklusif
    • Bayi tidak lebih dari 4-6 jam di antara waktu menyusui
    • Kurang dari 6 bulan pasca persalinan

    Menyusui mengganggu hormon seseorang dan secara efektif dapat menekan ovulasi. Namun, tidak ada menstruasi setelah melahirkan bersifat sementara. Menstruasi dapat berlanjut bahkan saat seseorang masih menyusui.

    5. Berusia di atas 44 tahun

    Peluang seseorang untuk hamil semakin berkurang seiring waktu. Menurut The American College of Obstetricians and Gynecologists, wanita dilahirkan dengan 1-2 juta sel telur. Saat pubertas, angka itu turun antara 300-500 ribu dan di akhir usia 30-an, mendekati 25 ribu saja. Menjelang menopause, hanya tersisa sekitar 1.000 sel telur.

    Ini artinya peluang untuk hamil di usia pertengahan 40-an cukup tipis, meski bukan tidak mungkin. Antara usia 40 -45 tahun, kesuburan menurun sebanyak 95%.

    Menurut Ross, orang yang berusia di atas 44 tahun memiliki peluang kurang dari 5% untuk hamil setiap bulan. Namun, usia itu bukanlah ‘metode’ yang efektif untuk menghindari kehamilan. Gunakan metode KB lainnya sebelum resmi memasuki masa menopause.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Segini Rata-rata Durasi ‘Normal’ Pasutri Bercinta Menurut Riset


    Jakarta

    Khawatir tenang durasi saat bercinta? Tak perlu khawatir. Sebuah studi menunjukkan bahwa sebagian besar pasangan tidak melakukannya selama yang dikira.

    Dikutip dari Men’s Health, Lovely, mainan seks dan aplikasi pelacakan untuk pasangan, mengumpulkan data informasi dari 432 pasangan dan lebih dari 2.000 pertemuan seksual. Hasilnya, terungkap bahwa seks biasanya hanya berlangsung selama 12 menit untuk rata-rata pasangan.

    Beberapa pasangan biasanya melakukannya selama 19 menit dan merasa sangat puas di ranjang. Namun, beberapa dari mereka melaporkan bahwa meskipun mereka senang dengan kehidupan seksnya, durasi berhubungan ingin dikurangi hingga rata-rata tujuh menit saja.


    Meski begitu, data ini belum bisa dipastikan secara keseluruhan karena Lovely hanya melihat posisi seks favorit dan rata-rata berapa lama seks bertahan. Banyak faktor spesifik lainnya, seperti seks oral dan tingkat keintiman. Dua yang berkontribusi pada klimaks ini tidak disebutkan secara spesifik.

    Tetap saja, 12 menit rasanya terdengar cukup singkat. Jika melihat studi-studi lainnya, banyak disebutkan bahwa wanita membutuhkan waktu lebih dari 12 menit untuk mencapai klimaks. Penelitian terbaru dari Chapman University menyebut bahwa wanita cenderung lebih jarang orgasme ketika seks berlangsung kurang dari 30 menit, dimulai saat foreplay.

    Akan tetapi, data yang disajikan Lovely tidak mengklarifikasi apakah 12 menit hanya mencakup penetrasi atau apakah foreplay juga terlibat. Ini penting karena foreplay dapat membantu membangun gairah dan membuat pasangan lebih mudah orgasme.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tips Seks Kilat, Hidupkan Gairah Bercinta Tanpa Khawatir Ketahuan Mertua


    Jakarta

    Bagi sebagian pasangan, gairah bercinta mungkin kembali menggebu-gebu setelah berpuasa. Akan tetapi, mungkin hal ini terhalang ketika sedang berkunjung ke rumah mertua saat lebaran. Tak perlu khawatir, seks kilat bisa jadi solusi.

    Seks kilat alias quickie menjadi solusi untuk berhubungan badan tanpa takut ketahuan mertua. Ketika melakukan ini, faktor urgensi, intensitas, dan rasa takut ketahuan dapat meningkatkan adrenalin sehingga beberapa pasangan mungkin dapat lebih cepat mencapai klimaks.

    Untuk memperlancar quickie, simak beberapa tips berikut.


    1. Pakai busana yang mudah diakses

    Busana bisa menjadi hambatan dan membuat sesi bercinta lebih lama. Untuk itu, pilihlah pakaian yang mudah di akses. Tak perlu lingerie seksi atau melakukan adegan melepas kancing kemeja satu per satu. Cobalah gunakan daster atau rok yang bisa diakses lebih cepat.

    2. Cari lokasi tak biasa

    Daripada melakukannya di ranjang, cobalah untuk berhubungan badan di kamar mandi. Selain bisa bereksplorasi lebih banyak tanpa ketahuan mertua, seks di kamar mandi dapat memudahkan untuk selanjutnya mandi besar.

    3. Posisi yang pas

    Meskipun kilat, quickie tidak berarti melupakan kepuasan. Seks kilat bisa dilakukan dengan nikmat dengan melakuaknnya pada posisi yang tepat. Cobalah bersandar pada kursi, meja, atau menumpu pada dinding, lalu biarkan pasangan mempenetrasi dari belakang.

    4. Tak melulu harus orgasme

    Seks kilat tidak melulu harus mencapai orgasme. Ini adalah bonus yang jika tidak tercapai, bukan berarti mengurangi kesenangan.

    Seks kilat bertujuan untuk bersenang-senang, menambah keintiman, dan menghidupkan gairah bercinta. Sebaiknya, fokus pada sentuhan-sentuhan dan rangsangan yang dapat membangkitkan gairah.

    5. Goda pasangan

    Gairah dapat memuncak jika seseorang tahu titik sensitif mana yang harus disentuh. Jika sudah mengetahui hal ini maka mudah bagi pasangan untuk membuat si dia ‘on’ dan seks bisa dilakukan dengan cepat. Berikan stimulasi seperti sentuhan dengan ujung-ujung jari, belaian, atau ciuman.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Posisi Bercinta Anti Berisik yang ‘Aman’ saat di Rumah Mertua


    Jakarta

    Jika tinggal bersama atau sedang berkunjung ke rumah mertua saat lebaran, menjadi tamu di rumah saudara, atau ada anak-anak, sesi bercinta mungkin menjadi kekhawatiran. Ketika melakukannya, pasangan mungkin takut ketahuan atau terlalu berisik sehingga mengganggu orang rumah.

    Namun, itu tidak berarti melupakan seks sama sekali. Faktanya, berhubungan badan secara teratur dapat membantu menjalin ikatan dengan pasangan. Bahkan ketika seks harus dilakukan diam-diam, kegiatan ini bisa tetap menyenangkan.

    Keharusan untuk menahan diri supaya tak berisik membuat seks diam-diam semakin menarik. Jika ingin melakukannya, beberapa posisi anti-berisik ini bisa dicoba.


    1. Sixty-nine

    Tidak hanya akan membuat mulut sibuk, posisi ini juga tidak terlalu membuat ranjang bergoyang. Cobalah lakukan posisi ini dengan pasangan di atas atau berbaring berdampingan.

    2. Hugging

    Berbaring menyamping sambil berpelukan dan menatap wajah pasangan dapat membuat seks terasa intim. Dalam posisi ini, penetrasi tidak perlu dilakukan dengan cepat. Selain itu, saat melakukan posisi ini pasangan bisa mencium atau berbisik di telinga satu sama lain.

    3. Sitting

    Posisi duduk atau ‘sitting’ dapat dilakukan dengan dua cara seperti di lantai, pria duduk bersila. Kemudian wanita duduk di atasnya, keduanya saling berhadap. Pria duduk di kursi, wanita menghadap di atasnya dan bergerak.

    4. Scissoring

    Saat melakukan posisi ini, kedua pasangan akan berbaring dengan area kemaluan bertemu di sudut kanan dan kepala pasangan di ujung tempat tidur. Posisi ini tidak memerlukan banyak gerakan, artinya tidak akan menggoyangkan ranjang. Meski begitu, sensasi posisi ini sangat nikmat.

    5. Lying down doggy

    Posisi doggy style dengan sedikit modifikasi ini adalah posisi saat pasangan wanita berbaring tengkurap, sementara pasangan pria berada di atas tubuh untuk melakukan penetrasi. Namun, posisi ini membatasi pria untuk merangsang bagian tubuhmu yang lain.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sudah Kenal Posisi Lotus? Bercinta Anti Berisik, Andalan Pasutri di Rumah Mertua


    Jakarta

    Rumah ramai saat hari raya Lebaran atau sedang berkunjung ke rumah mertua, bukan penghalang bagi pasutri untuk menjalin keintiman. Tak perlu khawatir, ada sejumlah posisi bercinta yang diyakini anti berisik sehingga tak bakal mengganggu orang lain di rumah. Salah satunya, yakni posisi lotus.

    Selain menjadi pilihan posisi seks anti berisik, menurut pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, posisi lotus juga tergolong salah satu posisi seks yang paling bisa menciptakan kenikmatan. Pasalnya, selain karena adanya sentuhan pada titik-titik sensitif pria dan wanita, kenikmatan tersebut juga tercipta karena pria dan wanita menjalin kontak mata pada posisi ini.

    “Kalau posisi lotus yang seperti bunga, itu salah satu memang ada di kamasutra atau di buku ‘The Perfumed Garden’ disebutkan posisi tersebut juga karena dua-duanya gerakan seperti bunga lotus yang mekar, itu juga menyentuh beberapa titik sensitif daripada pria maupun wanita,” kata dr Boyke saat ditemui detikcom beberapa waktu lalu.


    “Si pria merasakan karena elastisitas (vagina) dari bunga lotus itu berdempet, otomatis gerakan-gerakannya juga merangsang dan menggairahkan,” imbuhnya.

    Pada posisi seks lotus, pria dan wanita saling berhadapan sehingga bahasa tubuh (body language) bisa terjalin.

    “Pada posisi lotus dua-duanya berhadapan. Orang yang melakukan berhadap-hadapan mata ketemu mata, jadi ada yang namanya ‘body language’. Jadi tentu lebih enak,” pungkas dr Boyke.

    Lebih lanjut dikutip dari Insider, posisi lotus juga bisa diterapkan dalam aktivitas ‘cuddling’ (berpelukan). Pada posisi ini, sang pria duduk bersila tegak sementara wanita duduk di pangkuan dengan wajah menghadap wajah pasangan.

    Wanita kemudian melingkarkan kaki di sekitar tubuh pasangannya dan saling berpelukan.

    “Ini memberikan semacam gerakan yang ditanggapi banyak wanita secara seksual, merupakan gerakan goyang secara lambat yang secara langsung merangsang klitoris,” ujar pakar seks Sadie Allison.

    “Plus, kamu dapat dengan bebas menyentuh tubuh satu sama lain dengan tangan atau bibirmu,” pungkasnya.

    (vyp/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Makanan yang Bikin Gairah Pasutri Meledak-ledak, Sesi Bercinta Makin Jos!


    Jakarta

    Tentu semua pasangan mendambakan seks yang baik dan berkualitas. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan asupan makanan yang bisa menjaga libido dan membantu pasutri lebih ‘lincah’ di atas ranjang.

    Dikutip dari Times of India, berikut daftar makanan yang bisa membuat seks menjadi berkualitas.

    1. Bayam

    Bayam memberikan suasana hati (mood) baik karena mengandung magnesium dan mineral yang dapat meningkatkan aliran darah di bagian bawah pinggang dan mengurai peradangan. Selain itu, wanita akan lebih mudah untuk orgasme ketika mengonsumsi sayur hijau ini sebelum berhubungan seks.


    “Wanita akan merasa lebih mudah untuk mengalami orgasme dan pria akan mengalami ereksi yang lebih alami,” kata Tammy Nelson, PhD, seorang psikoterapis dan pakar seks.

    2. Cokelat Hitam

    Sudah bukan rahasia lagi jika cokelat dapat memberikan banyak serotonin dan dopamin di otak. Kedua hormon ini membuat libido meningkat karena ada efek bahagia setelah mengonsumsinya.

    3. Teh Hijau

    Teh hijau kaya akan senyawa yang disebut katekin. Senyawa ini terbukti dapat menghilangkan lemak perut dan mempercepat kerja hati untuk mengubah lemak menjadi energi. Selain itu, katekin membantu memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh, terutama bawah.

    “Katekin juga menyebabkan sel-sel pembuluh darah melepaskan oksida nitrat, yang meningkatkan ukuran pembuluh darah, yang mengarah pada peningkatan aliran darah,” jelas pakar kesehatan bernama Cassie Bjork.

    4. Tiram

    Walaupun rasanya yang amis, tiram ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan organ vital. Tiram kaya akan zat seng dan mineral yang meningkatkan testosteron sekaligus hormon pertumbuhan.

    5. Jahe

    Rempah-rempah yang sering ditemukan pada bumbu dapur ini berkhasiat dalam proses seks pada pria. Rasanya yang panas dan pedas membuat aliran darah berjalan ke seluruh tubuh tanpa ada hambatan.

    Menurut sebuah penelitian di International Journal of Cardiology, mengonsumsi beberapa kali satu sendok teh bubuk jahe dalam seminggu bisa memenuhi kinerja seks dan kesehatan jantung.

    (suc/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tips Bercinta Anti Berisik Tapi Tetap Enak, Cocok Selagi di Rumah Mertua


    Jakarta

    Selama hari raya Lebaran, biasanya pasangan suami istri berkunjung bahkan menginap di rumah mertua. Namun, hal ini mungkin akan menjadi penghalang keduanya untuk bercinta.

    Tapi, tidak perlu khawatir ada banyak cara agar pasutri tetap bisa bercinta dan anti berisik. Caranya, bisa dengan mencoba posisi lotus.

    Untuk melakukan posisi ini, pasangan harus saling berhadapan. Kemudian, kedua kaki dan lengan pasangan saling merangkul, dengan tujuan agar mendapatkan seks yang lebih intim.


    “Posisi ini sering digunakan dalam seks tantra, yang merupakan cara yang lebih lambat dan lebih meditatif untuk berhubungan seks dan terhubung dengan pasangan Anda,” jawab Sari Cooper, terapis seks bersertifikat dan direktur Center for Love and Sex, dikutip dari Insider.

    Lalu, bagaimana cara untuk melakukan posisi anti berisik ini?

    Berikut tiga rekomendasi tips agar posisi lotus bisa ‘bikin enak’, tapi tetap bisa sunyi saat di rumah mertua:

    • Pasangan duduk di tempat tidur atau permukaan lain dengan kaki ditekuk dalam posisi bersila.
    • Kemudian, si wanita menempatkan diri dengan posisi mengangkangi pasangan dan saling berhadapan.
    • Lingkarkan kaki Anda di pinggang pasangan. Ini bertujuan agar pasangan bisa saling melingkarkan tangan.

    Posisi lotus ini memberikan seseorang kesempatan menjadi dekat dengan pasangan. Tak hanya saling berpandangan, seluruh tubuh bisa bersentuhan dan mudah memberikan sentuhan lainnya.

    “Posisi ini dapat mendorong pandangan lama pada pasangan Anda, yang dapat meningkatkan keintiman,” kata Cooper.

    “Studi menunjukkan bahwa kontak mata dapat meningkatkan gairah sistem saraf Anda, yang juga dapat meningkatkan gairah seksual Anda,” bebernya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Fakta Bercinta Saat Cuaca Terik, Coba Posisi Ini Jika Libido Mulai ‘Melempem’


    Jakarta

    Suhu di Indonesia akhir-akhir ini sangat panas dan terik. Hal ini tidak hanya bikin gerah, tapi juga menurunkan libido pada sebagian pasangan suami istri karena kontak fisik jadi terasa sangat tidak nyaman.

    Tak sedikit orang yang mencari cara untuk mengurangi rasa panas dengan kipas angin atau bahkan mandi berulang kali untuk meredakan rasa gerah dan lengket pada tubuhnya. Bagi sebagian orang, hubungan seks di tengah cuaca terik bahkan sebaiknya dihindari.

    Sebaliknya, ada juga pasangan yang justru merasa lebih terangsang atau bergairah saat tubuhnya merasa kepanasan akibat cuaca yang terik. Yang pasti, butuh penyesuaian agar keringat berlebih tidak bikin libido ‘melempem’.


    Saat Panas, Libido Meningkat Atau Menurun?

    Charlotte Johnson, pakar seks dan hubungan mengatakan bahwa cuaca panas terkadang justru membuat libido menjadi meningkat. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi peningkatan libido tersebut salah satunya pakaian.

    Terkadang, saat cuaca terik, seseorang mengurangi pakaian pada tubuhnya dan bahkan tidur dengan telanjang. Hal ini yang menyebabkan pasangan menjadi lebih terangsang secara seksual.

    Selain itu, beberapa pasangan justru melakukan liburan ke negara yang memiliki cuaca panas untuk menghilangkan stress dan kekhawatiran. Johnson juga mengatakan terdapat 62 persen orang yang berhubungan seks saat melakukan liburan ke negara yang sedang panas

    Bercinta Saat Panas, Memangnya Bisa?

    Sebenarnya, melakukan hubungan seks saat cuaca panas memiliki risiko dehidrasi. Tetapi, hal itu bukanlah penghalang untuk pasangan melakukan hubungan seks. Pasangan bisa menggunakan kipas angin atau AC untuk membuat ruangan lebih terasa dingin.

    “Disarankan untuk berhubungan seks pada saat cuaca dingin, terutama saat gelombang panas,” kata Johnson.

    “Misalnya, tengah hari hingga jam 3 sore biasanya merupakan titik terpanas, jadi kami sarankan untuk menunggu hingga sore hari,” jelasnya.

    NEXT: Bagaimana Cara Menikmati Seks di Tengah Cuaca Panas?

    Bagaimana Cara Menikmati Seks?

    “Cara terbaik untuk menikmati seks dalam cuaca yang lebih panas tentu saja tetap terhidrasi, minum banyak air sebelum dan sesudahnya,” kata Johnson

    Selain itu, Johnson juga memberi saran untuk mengonsumsi air setiap 15 sampai 20 menit serta menghindari konsumsi alkohol secara berlebihan.

    “Untuk sedikit membumbui, cara hebat lain untuk berhubungan seks dalam cuaca panas adalah dengan mempertimbangkan seks mandi atau seks yang melibatkan air untuk mendinginkan Anda. Tetap tenang saat berhubungan seks dapat membantu Anda menikmati pengalaman ini lebih lama,”

    Saat cuaca panas, kontak fisik terlalu intens bisa memicu keringat berlebih dan rasa tidak nyaman. Salah satu penyesuaian yang bisa dilakukan adalah dengan posisi doggy style atau reverse cowgirl.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Belum Tentu Kelelahan Mudik, Libido ‘Melempem’ Bisa Jadi karena Ini


    Jakarta

    Gairah seks yang menurun secara drastis disebabkan oleh berbagai faktor. Biasanya, libido yang menurun ditandakan dengan ketidakinginan pasangan untuk melakukan hubungan seks. Hal tersebut tidak dirasakan oleh pria saja, tetapi wanita pun bisa merasakan hal itu.

    Sebagian pasangan menolak untuk melakukan hubungan seks karena lelah akibat mudik lebaran. Padahal, terdapat beberapa faktor yang memungkinkan menurunnya gairah pasangan seperti faktor usia, berkurangnya hormon seks, dan masalah psikologis.

    Dikutip dari Health Central, pakar perilaku Sheryl Kingsberg, PhD mengatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang merasa lelah dan tidak semuanya terkait dengan kehidupan seks pasangan:


    1. Penyakit tertentu

    Mengidap suatu penyakit bisa menurunkan libido seseorang. Kondisi kesehatan seperti kanker atau penyakit ginjal dapat mempengaruhi tingkatan testosteron dan menurunkan produksi sperma. Ketika seseorang mengalami penyakit tertentu dan merasakan libido juga menurun, segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan.

    2. Gangguan libido

    Gangguan hasrat seksual hipoaktif atau Hypoactive sexual desire disorder (HSDD) merupakan kondisi yang menyebabkan hilang atau menurunnya hasrat seksual. Penyebab gangguan ini dapat terjadi karena stress berat hingga perubahan hormonal. Sebenarnya, mengonsumsi obat-obatan juga perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi libido seseorang. Jika seks benar-benar tidak menyenangkan atau justru menyebabkan rasa sakit, kemungkinan terdapat permasalahan medis yang perlu diperhatikan oleh dokter.

    3. Perubahan hormonal

    Terkadang, seseorang mengalami perubahan hormonal. Hal ini yang menyebabkan gairah seks cenderung menurun seiring bertambahnya usia karena kadar testosteron semakin rendah. Tak hanya itu, pada wanita yang mengalami masa menopause juga membuat kadar estrogen menurun yang menyebabkan hilangnya hasrat seksual. Beberapa wanita yang mengalami menopause memiliki banyak energi untuk melakukan hubungan seks, tetapi tidak sedikit pula yang merasa tidak menginginkan seks akibat perubahan suasana hati, keringat malam, dan hot flashes.

    4. Sibuk dan kelelahan

    Banyak pasangan yang mengalami stress akibat pekerjaan atau masalah pada hidupnya. Hal ini yang menyebabkan gangguan pada kadar hormon seseorang. Tak hanya itu, arteri dapat menyempit ketika seseorang sedang mengalami stress dan membatasi aliran darah, sehingga berpotensi menyebabkan disfungsi ereksi. Selain itu, pasangan yang mengalami depresi memiliki penurunan gairah pada aktivitas seks. Maka dari itu, seks menjadi hal terakhir yang dipikirkan oleh seseorang.

    5. Adanya masalah dengan pasangan

    Jika pasangan hanya lelah saat melakukan hubungan seks, berarti masalahnya bukan pada seks tapi pada hubungan bersama pasangan. Seseorang yang melakukan hubungan seks dengan rasa amarah dan tidak melakukan komunikasi dengan baik menyebabkan hasrat seksual yang menurun. Apalagi, jika pasangan merasa tertekan dengan seks mengakibatkan suasana seks menjadi tidak nyaman.

    Cobalah untuk memiliki pola pikir bahwa seks yang ideal tidak realistis. Hal ini karena libido setiap orang berbeda dan tidak ada jumlah yang normal untuk melakukan hubungan seks bersama pasangan. Sejumlah kondisi kesehatan dan faktor gaya hidup dapat mempengaruhi kehidupan hubungan seks seseorang.

    Setelah mengetahui beberapa faktor yang menyebabkan penurunan pada libido, terdapat pula cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan libido dengan perubahan gaya hidup seperti berolahraga secara teratur, membatasi adanya konsumsi alkohol dan kafein, serta mendapatkan tidur yang cukup dengan kualitas yang tinggi.

    Selain itu, cobalah untuk terbuka dan mengobrol bersama pasangan atau melakukan aktivitas bersama seperti menonton film untuk meningkatkan hubungan seksual di kamar tidur. Jika wanita yang mengalami menopause bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai efek samping dari penurunan libido tersebut.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tips Nyaman Bercinta di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Posisi Juga Menentukan!


    Jakarta

    Berhubungan seks memang bisa dilakukan kapan saja, termasuk saat cuaca panas ekstrem seperti yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia. Memang benar, terkadang cuaca panas membuat seseorang merasa tidak nyaman akibat tubuh yang berkeringat atau menginginkan aktivitas lain seperti mengonsumsi minuman segar.

    Jika cuaca panas sedang melanda, bukan berarti harus meninggalkan kehidupan seksual pasangan. Cuaca yang terik bukan menjadi halangan bagi pasangan yang ingin merasakan nikmat yang memuncak saat berhubungan seks.


    Dikutip dari Metro, Ness Cooper, pelatih seks dan hubungan memberikan beberapa tips mengenai hubungan seks saat cuaca panas agar tetap romantis dan bergairah.

    1. Jaga hidrasi

    Pasangan dapat mengonsumsi air putih untuk menghindari risiko terjadinya dehidrasi saat berhubungan seks selama cuaca panas yang ekstrem. Selanjutnya, siapkan beberapa gelas untuk dikonsumsi saat berlangsungnya seks atau saat selesai melakukan hubungan seksual.

    2. Gunakan es batu

    Permainan ini sebagai sensasi yang dapat dinikmati oleh pasangan dengan menggunakan benda panas atau dingin pada kulit pasangan. Pasangan dapat menaruh alat bantu seks di lemari es selama 10 menit sebelum melakukan hubungan seks. Selanjutnya, cobalah gosok es batu di bagian tubuh pasangan untuk meningkatkan kepekaan kulit dan menikmati permainan konsensual yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

    3. Lakukan di kamar mandi

    Melakukan seks saat cuaca panas dapat dilakukan di kamar mandi dengan air yang mengalir. Hal ini dapat dilakukan karena tubuh tidak akan berkeringat dan suhu tubuh tetap dingin. Selain itu, seks di kamar mandi menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi pasangan yang belum pernah melakukannya.

    4. Nyalakan AC atau kipas angin

    Kipas angin dapat membantu ruangan menjadi lebih sejuk dan mengurangi risiko keringat yang berlebihan. Sehingga, melakukan hubungan seks akan terasa lebih nyaman. Selain itu, gunakan alat pembersih udara untuk menjaga kelembapan di luar ruangan.

    5. Sesuaikan posisi seks

    Saat cuaca panas yang ekstrem, pasangan dapat melakukan beberapa posisi seks agar mencapai orgasme secara maksimal. Pada dasarnya, hindari posisi yang melibatkan kontak fisik terlalu intens. Pilih beberapa alternatif berikut:

    • Doggy Style
    • Standing
    • Spooning

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy