Blog

  • Berapa Lama Sperma Hidup dalam Miss V? Begini Kata Pakar


    Jakarta

    Sperma diketahui bisa bertahan selama beberapa waktu di dalam vagina setelah aktivitas penetrasi. Hal ini bisa menyebabkan kehamilan meski wanita langsung buang air kecil setelah bercinta.

    Dikutip dari Health Shots, spesialis konsultan IVF senior dan direktur klinis Ferticity Fertility Clinics, Delhi, dr Ila Gupta menuturkan, dibutuhkan jutaan sperma yang dibutuhkan untuk membuahi satu sel telur. Faktanya, satu sendok teh air mani mengandung 100-600 juta sperma.

    Namun di samping itu, kehamilan wanita bergantung pada volume, motilitas (kemampuan bergerak), dan morfologi (bentuk). Dari sekian juta sperma, hanya 10-20 sperma yang berhasil masuk ke dalam sel telur.


    Berapa lama sperma bertahan hidup di dalam vagina?

    Sperma dapat bertahan hidup di luar tubuh, hanya selama 20-30 menit saja. Di lingkungan yang panas, kelangsungan hidup sperma hanya beberapa detik hingga beberapa menit.

    Setelah ejakulasi, sperma bertahan sekitar tiga sampai lima hari di saluran kelamin wanita. Sekresi dari saluran genital memberi nutrisi pada sperma.

    Dari air mani yang di-ejakulasi di dalam vagina, sperma yang bergerak secara progresif berenang melalui sekresi serviks ke rahim. Kemudian, sperma berenang tuba falopi untuk membuahi sel telur.

    “Jika wanita ingin mengandung, sebaiknya sperma berada di saluran vagina selama waktu ovulasi. Hal ini dikarenakan umur sel telur sangat singkat dibandingkan dengan sperma,” ujar dr Gupta.

    Sperma dapat bertahan hidup bertahun-tahun dalam keadaan beku, jika suhunya stabil (-196 derajat Celcius).

    (hnu/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dokter Sebut Panjang Mr P Bisa Dilihat dari Ukuran Jari, Begini Kaitannya


    Jakarta

    Tak cuma dari hidung dan jempol, kini seorang ahli medis mengatakan panjang penis dapat dikira-kira dari panjang jari telunjuk. Bukan tanpa alasan, hal tersebut memang sudah dibuktikan lewat penelitian dari Asian Journal of Andrology pada 2011.

    Dalam penelitian tersebut tertulis, pria dengan jari telunjuk yang lebih pendek dari jari manis umumnya memiliki penis besar.

    “Hal ini dikenal sebagai rasio 2D-4D,” jelas dr Karan Raj, seorang ahli bedah di National Health Service di Inggris dan TikToker medis populer dengan lebih dari 4,4 juta pengikut.


    “Perhitungannya dengan membagi panjang jari telunjuk dengan jari manis. Semakin kecil jari telunjuk, rasio 2D-4D kian rendah,” katanya dalam sebuah video baru-baru ini.

    Lebih lanjut, dr Raj menambahkan rasio digit lebih kecil merupakan tanda kesuburan karena paparan testosteron yang lebih tinggi di dalam rahim. Selain itu, penelitian membuktikan kadar testosteron tidak hanya menentukan ukuran penis, tetapi juga bisa memprediksi panjang jari di masa depan.

    Tapi tunggu dulu. Perlu diketahui, metode ini bukan aturan baku untuk mengetahui panjang penis secara pasti. Bahkan, terdapat sejumlah analisis unik yang melibatkan aspek-aspek lain, misalnya hubungan gaji dan kejantanan. Jadi, kebanyakan pria dengan gaji tinggi justru punya penis lebih kecil.

    “Ini adalah studi yang menarik, tetapi sama sekali bukan buku peraturan,” lanjut dr Raj dikutip dari Nypost, Minggu (25/2/2023).

    Para ilmuwan masih memperdebatkan pentingnya ukuran penis dengan tingkat kepuasan wanita. Sebab, beberapa dari mereka yakin bahwa penis yang kekar belum tentu memberikan kenikmatan seks.

    Sementara itu, penelitian lain menunjukkan ukuran penis memang berperan dalam kesuburan karena pria yang memiliki anggota tubuh yang lebih kecil cenderung sulit menjadi ayah.

    (Fadilla Namira/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sering Bikin Bingung, Bulu Kemaluan Lebih Baik Dicukur atau Dibiarkan Saja Sih?


    Jakarta

    Beberapa orang memilih untuk membiarkan rambut kemaluan tumbuh alami tanpa perlu dicukur secara rutin. Namun rupanya, ada juga yang beranggapan bahwa kebiasaan itu bisa memicu pertumbuhan bakteri dan kuman yang bisa menyebabkan masalah pada area genital.

    Meski banyak perdebatan, mencukur atau tidak mencukur bulu kemaluan sebenarnya sah-sah saja. Hal tersebut tergantung pada pilihan masing-masing orang asalkan tetap menjaga kebersihan kulit.

    Rambut kemaluan dianggap sebagai pelumas alami karena membantu mengurangi gesekan kontak antar kulit selama aktivitas seksual. Adapun fungsinya termasuk melindungi area sensitif dari mikroba dan mengikat keringat serta feromon yang dikeluarkan dari tubuh.


    Sejumlah faktor internal dan eksternal bisa menyebabkan tubuh memproduksi rambut tubuh berlebih, seperti genetik, penyakit autoimun, dan efek samping obat resep yang menyebabkan rambut tumbuh lebih cepat.

    Manfaat Mencukur Bulu Kemaluan

    Jika sudah tumbuh lebat, orang-orang bisa melakukan perawatan di rumah atau pergi ke salon khusus untuk mencukur bulu kemaluan. Tak jarang, wanita melakukan tindakan mandiri dengan mencabut atau mengoleskan krim perontok bulu. Alasan utamanya karena tidak higienis.

    Dalam survei 2013 yang melibatkan 7.580 orang, 59 persen wanita dan 61 persen pria memilih menghilangkan rambut kemaluan dengan tujuan kebersihan. Selain itu, 31,5 persen wanita melaporkan vagina yang ‘polos’ membuat penampilannya lebih menarik.

    Di samping itu, keuntungan lainnya adalah meningkatkan sensasi saat berhubungan seks. Sebab, pelaku oral seks mengaku merasa tidak nyaman jika rambut kemaluan pasangannya tumbuh terlalu lebat. Pasalnya, rambut dapat menjadi tempat berkumpulnya keringat dan bakteri sehingga menimbulkan bau.

    Namun, hal ini masih diperdebatkan dan perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan antara bulu kemaluan dan sensasi seksual.

    Apakah Membiarkannya Saja Bisa Timbul Masalah Lebih Besar?

    Nah, ada pula yang beranggapan pencabutan bulu kemaluan tidak dituntut secara medis sehingga untuk tak perlu alasan khusus untuk menghilangkannya.

    Selain itu, pencabutan bulu terkadang dapat menyebabkan masalah kulit, seperti folikulitis, selulitis, rambut tumbuh ke dalam, dan iritasi. Bagi orang-orang yang peka terhadap kondisi ini, mencukur bulu kemaluan mungkin tidak sebanding dengan dampaknya. Dikutip dari Healthline, berikut risiko yang terjadi jika rambut kemaluan dicukur habis:

    • Infeksi Saluran Kemih (ISK)
    • vaginitis atau infeksi jamur
    • Infeksi karena luka cukuran
    • Bisul yang dimulai benjolan merah di bawah permukaan kulit yang dapat menyebabkan nyeri, bengkak, dan kemerahan
    • Penyakit Menular Seksual, seperti klamidia, herpes, dan HIV

    Bagi sebagian orang, menghilangkan rambut kemaluan hanyalah masalah preferensi pribadi. Orang-orang yang lebih suka menghilangkan rambut kemaluan umumnya memiliki pertimbangan faktor kenyamanan, rutinitas, dan kepercayaan diri. Sedangkan lainnya membiarkan begitu saja tanpa alasan khusus.

    Hal terpenting untuk diingat, jagalah kebersihan area kelamin dengan mencuci dan menjaganya agar tetap kering serta gunakan pakaian dalam yang menyerap keringat.

    (Fadilla Namira/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bukan Cuma Bikin Happy Seharian, Ini 6 Manfaat Bercinta Pagi-pagi


    Jakarta

    Setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk memulai hari mereka. Sejumlah rutinitas seperti meminum kopi atau teh, berolahraga, atau kegiatan lainnya.

    Namun ada juga pasangan yang terbiasa mengawali harinya dengan bercinta. Yap! Morning sex atau bercinta di pagi hari memang bisa memberikan sejumlah manfaat bagi pasutri. Tidak ada salahnya untuk menambahkan kegiatan ini dalam rutinitas harian karena morning sex ampuh menambah energi dan meredakan stres.

    Dikutip dari Healthline, berikut adalah manfaat morning sex:


    1. Lebih Bergairah

    Pagi hari merupakan waktu terbaik untuk bercinta, karena kondisi tubuh yang lebih ‘segar’. Hal ini dikarenakan produksi hormon estrogen dan testosteron sedang meningkat pada jam tersebut.

    Berdasarkan studi pada 2013, libido atau gairah seks dipengaruhi oleh tingkat hormon pasutri. Semakin tinggi libido, semakin nikmat juga seks yang dirasakan.

    2. Meredakan Stres

    Sebuah penelitian menunjukkan, aktivitas menyenangkan seperti seks dapat meredakan stres. Artinya, mencapai klimaks sebelum pergi bekerja dapat memperbaiki ‘mood’ seharian.

    3. Memproduksi Hormon Endorfin

    Hormon endorfin merupakan hormon ‘bahagia’ atau hormon ‘penghilang rasa sakit’. Mencapai klimaks di pagi hari tidak hanya meredakan stres, namun juga membuat pasutri bahagia.

    4. Setara Olahraga Pagi

    Dikutip dari Insider, penelitian telah menemukan bahwa pria membakar rata-rata 101 kalori saat berhubungan seks, atau sekitar 4,2 kalori yang terbakar per menitnya. Sedangkan wanita membakar rata-rata 69 kalori saat berhubungan seks, atau sekitar 3,2 per menit.

    5. Obat Awet Muda

    Seks melepaskan hormon oksitosin, beta endorfin, dan molekul antiinflamasi. Dilaporkan BBC News, mereka yang bercinta setidaknya tiga kali seminggu terlihat beberapa tahun lebih muda dibandingkan mereka yang jarang bercinta.

    6. Semakin Lengket dengan Pasangan

    Seks menghasilkan oksitosin, juga dikenal sebagai ‘hormon cinta’. Oksitosin adalah zat kimia di otak yang mengontrol cinta dan ikatan.

    Saat hormon ini dilepaskan ketika bercinta, pasutri akan merasa lebih ‘bonding’. Maka dari itu, morning sex ampuh membuat rumah tangga semakin harmonis.

    (hnu/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Rata-rata ‘Normal’ Kedalaman Miss V, Bisa Memanjang Berapa Cm saat Terangsang?


    Jakarta

    Hubungan seksual adalah sebuah hal yang sangat penting untuk setiap pasangan. Rutin melakukan hubungan intim dapat berdampak baik pada kesehatan tubuh dan keharmonisan rumah tangga.

    Kenikmatan seksual dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Konon, salah satu hal yang dapat mempengaruhi kenikmatan seksual pasangan adalah kedalaman vagina. Apakah itu benar?

    Vagina rata-rata berukuran 7 sampai 10 sentimeter. Namun, saluran vagina sangat fleksibel dan dapat berubah dalam kondisi tertentu. Misalnya pada saat bergairah, sedang hamil, ataupun menopause.


    Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2005, kedalaman rata-rata vagina adalah 9,6 sentimeter. Namun vagina memiliki kemampuan untuk meregang saat terangsang secara seksual untuk menampung penis.

    Selain itu, vagina juga bisa meregang hingga 15 sentimeter lebar ketika melahirkan anak.

    Apakah Kedalaman Vagina dapat Mempengaruhi Kenikmatan Seksual?

    Sebagian orang berpikir bahwa memiliki vagina yang lebih dalam dapat meningkatkan kenikmatan saat melakukan hubungan. Namun, nyatanya hal tersebut tak sepenuhnya benar.

    Kepala Uroginekologi dan Bedah Panggul Kedokteran Yale Oz Harmanli mengungkapkan ada hal lain yang dapat mempengaruhi kepuasan dalam melakukan hubungan seksual.

    “Bukti saat ini menunjukkan bahwa panjang vagina tidak berhubungan dengan kepuasan seksual. Kebanyakan wanita terangsang dari klitoris,” ucap Harmanli dikutip dari Insider, Minggu (26/2/2023).

    Tak hanya itu, studi lain yang dilakukan pada tahun 2010 melibatkan 500 wanita menemukan bahwa panjang vagina memang tak mempengaruhi seberapa aktif wanita dalam melakukan hubungan seksual.

    Vagina Terasa Longgar saat Berhubungan Seksual

    Mitos soal vagina yang longgar dapat mengurangi kenikmatan seksual adalah tidak benar. Vagina yang dianggap longgar sebenarnya lebih mencerminkan kurangnya gairah hubungan seksual atau kurangnya ereksi penis pada pria.

    Jika kualitas hubungan seksual menurun, ada baiknya pasangan saling berkomunikasi dan terbuka soal keinginan dan kebutuhan yang diperlukan. Mencoba hal-hal baru juga sangat disarankan untuk meningkatkan gairah seksual.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Cara Merapatkan Miss V dengan Cepat dan Alami, Bisa Dicoba di Rumah


    Jakarta

    Meskipun bersifat elastis, Miss V atau vagina bisa kendur seiring berjalannya waktu. Hal ini disebabkan karena melahirkan yang cukup sering atau wanita mulai memasuki masa menopause. Bagaimana cara merapatkan Miss V dengan cepat dan alami?

    Dikutip dari Healthshots, pakar kesuburan Dr Gunjan Sabherwal mengatakan kemampuan jaringan vagina untuk meregang dan kembali ke ukuran aslinya sedikit berbeda karena terpengaruh usia dan pascamelahirkan, tetapi variasi tersebut dikaitkan dengan perubahan pada otot dasar panggul.

    “Mendapatkan kembali kekuatan otot dasar panggul dapat membantu mengencangkan otot vagina Anda secara alami,” kata Dr Gunjan.


    Cara Merapatkan Miss V dengan Cepat dan Alami

    Terdapat beberapa latihan untuk mengembalikan kekuatan otot panggul yang memengaruhi kekencangan vagina:

    1. Kegel

    Kegel adalah salah satu metode merapatkan vagina yang paling disukai dan banyak dilakukan. Latihan kegel melibatkan otot-otot dasar panggul, menahan selama 5-10 detik, lalu dilepaskan. Ulangi selama 5-10 kali dalam sehari.

    2. Squats

    Squat bermanfaat mengencangkan area panggul dan otot vagina. Squat dilakukan dengan berdiri dengan kaki dan pinggul seperti kuda-kuda. Kemudian, turunkan tubuh seolah-olah akan duduk. Berdiri beberapa saat kemudian, lalu duduk kembali.

    3. Latihan meregangkan panggul

    Cara termudah untuk melakukan latihan ini adalah duduk di tepi kursi, rentangkan kaki dan tangan, dan bungkukkan tubuh ke arah pergelangan kaki. Area panggul harus diregangkan ke dalam.

    4. Legs up

    Mengangkat kaki ke atas dinding adalah latihan yang sangat baik untuk mengencangkan vagina dan mengembangkan kekuatan otot panggul. Kencangkan otot perut dan angkat kaki perlahan ke arah langit-langit sambil berbaring dengan punggung di lantai.

    5. Medicine ball sit up

    Latihan ini dapat mengencangkan vagina sekaligus mengatasi perut buncit. Duduk dengan lutut ditekuk dan kaki di lantai. Tubuh berbaring dengan punggung menghadap ke dinding.

    6. Latihan memiringkan panggul

    Berdiri dengan bahu dan punggung menempel ke dinding. Tarik pusar ke arah tulang belakang sementara punggung rata ke dinding. Kencangkan selama 4 detik lalu lepaskan.

    7. Gunakan bahan alami

    Dr Gunjan mengatakan berendam di bak mandi yang dilarutkan dalam air cuka adalah pengobatan rumahan yang populer dan sederhana untuk vagina yang kencang. Selain itu, ekstrak lidah buaya yang digunakan sebagai pencuci vagina membantu mengencangkan jaringan otot.

    Mengencangkan vagina tidak hanya membantu wanita mendapat kesenangan, tetapi juga meningkatkan kemungkinan kehamilan kedua. Beberapa manfaat pengencangan vagina adalah:

    • Memperbaiki gejala atrofi vagina

    • Mengurangi kekeringan vagina

    • Menyembuhkan pengobatan inkontinensia urin

    • Meningkatkan pelumasan

    • Penurunan infeksi bakteri

    • Meningkatkan kenikmatan seksual

    Cara merapatkan Miss V dengan cepat dan alami ternyata sangat sederhana. Namun, latihan ini perlu dilakukan secara konsisten. Anda dapat melakukannya di rumah secara mandiri atau meminta bantuan pasangan. Di samping merapatkan vagina, latihan yang dibantu pasangan bisa meningkatkan gairah dan keintiman.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Berkenalan dengan HSDD, Ketika Hubungan Intim Sudah Tak Nikmat Lagi


    Jakarta

    Berhubungan intim adalah hal yang sangat penting untuk rutin dilakukan pasangan suami istri. Selain baik untuk kesehatan, seks rutin juga bisa meningkatkan keharmonisan pasutri.

    Ada beragam faktor yang dapat memperburuk kualitas seks antara pasangan suami istri, salah satunya adalah hypoactive sexual desire disorder (HSDD).

    HSDD merupakan sebuah kondisi ketika seseorang kehilangan hasrat seksualnya dalam waktu yang lama. Kondisi kesehatan ini dapat disebabkan oleh masalah psikis dan non-psikis. Begitu juga dengan permasalahan hormon dan kelainan fungsi organ juga bisa menjadi penyebab HSDD.


    Melalui keterangan yang diterima detikcom, dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), dr Putri Deva Karimah SpOG, mengungkapkan bahwa kondisi HSDD umumnya terjadi pada wanita, yakni 8,9 persen berusia 18 sampai 44 tahun dan 12,3 persen wanita di usia 45 sampai 64 tahun.

    Sementara menurut sebuah penelitian, 1 dari 10 wanita mengalami HSDD, dan sebanyak 32 persen wanita dan 15 persen pria berkemungkinan mengalami kehilangan dorongan seksual selama beberapa bulan.

    Apa saja faktor yang menyebabkan seseorang mengalami HSDD?

    HSDD dapat terjadi karena permasalahan psikologis, faktor sosial, hingga medis. Adapun contohnya, seperti trauma, depresi, aktivitas terlalu sibuk, hingga perubahan hormon wanita menjelang menopause. Selain itu, gangguan sistem kerja otak, riwayat operasi organ reproduksi, hingga konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menjadi pemicunya.

    Berikut ini adalah beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan HSDD:

    • Masalah kesulitan tidur hingga mudah lelah
    • Senyawa organik neurotransmitter di otak yang tidak aktif dan mengganggu hasrat dan fungsi seksual
    • Efek dari obat kemoterapi, antidepressant, dan lainnya
    • Kehamilan, persalinan, atau sedang menyusui
    • Memiliki penyakit diabetes, jantung, kanker, dan lainnya

    Penanganan HSDD

    Jika pasien merasa mengalami kondisi HSDD, disarankan untuk segera melakukan konsultasi pada dokter terpercaya. Jangan malu untuk mendiskusikan kekhawatiran soal kehidupan seksual dan pilihan perawatannya.

    Perawatan yang dilakukan tergantung dari penyebab masalah yang dialami pasien. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendapat dorongan seksual dikutip dari Planned Parenthood:

    • Melakukan senam kegel untuk meningkatkan aliran darah ke alat vital
    • Terbuka pada pasangan soal keinginan secara seksual
    • Mengurangi stres dengan tidur lebih banyak, meditasi, dan latihan pernapasan
    • Membatasi konsumsi alkohol dan rokok
    • Konsultasi dengan profesional

    (avk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Seks Tak Lagi Terasa Nikmat? 6 Variasi Bercinta Ini Boleh Dicoba


    Jakarta

    Menopause adalah berakhirnya siklus menstruasi perempuan yang terjadi pada usia 45 sampai 50 tahun ke atas, dikutip dari NHS. Wanita akan mengalami menopause karena ovarium tidak lagi melepaskan sel telurr sehingga menstruasi terhenti. Selain karena faktor usia, kondisi tersebut juga bisa terjadi karena wanita menjalani operasi pengangkatan ovarium atau karena faktor genetik.

    Wanita yang telah memasuki masa menopause masih bisa merasakan kenikmatan dalam hubungan seks. Namun memang pada beberapa kasus, beberapa wanita justru merasa hal sakit jika melakukan penetrasi karena kadar estrogennya menurun.

    Rasa sakit yang dirasakan setelah menopause dapat disebabkan elastisitas pada vagina berkurang. Pada beberapa kasus, wanita juga merasa kurang nyaman pada area vaginanya karena infeksi pada saluran kemih akibat kurangnya estrogen.


    Beberapa meyakini, perubahan pasca menopause tersebut akan terasa lebih ringan jika aktivitas seks dilakukan secara rutin. Untuk mengatasi penurunan libido pasca menopause, pasangan bisa mencoba sejumlah variasi posisi bercinta:

    1. Doggy style

    Posisi ini akan membuat klitoris di area vagina lebih terangsang. Posisi ini dilakukan dengan cara menopang diri dengan kedua tangan ataupun siku, sembari membelakangi pria dengan posisi sedikit membukuk.

    2. Standing from behind

    Cara ini hampir sama dengan doggy style, yakn dengan berdiri dan mencondongkan tubuh ke arah depan. Selain itu, posisi ini dapat dilakukan sambil duduk di atas meja, kursi, ataupun ke arah dinding. Posisi ini dapat membantu pasangan mengontrol kedalaman penis masuk ke vagina.

    3. Oral sex

    Posisi ini sering juga disebut sebagai ’69’. Pada posisi ini, pasangan saling memberikan kenikmatan dengan mengulum penis ataupun vagina. Selain itu, oral sex dapat dilakukan dengan tangan seperti simbol “ok” secara perlahan atau menggesek pada area yang membuat wanita nikmat.

    4. Girl on top

    Pada posisi ini, wanita dapat duduk di atas pria untuk menemukan posisi paling nyaman, bisa dengan memberikan gesekan panggul. Sedangkan pria bisa telentang atau duduk berhadapan dengan wanita. Tak hanya karena sentuhan, kontak mata yang terbangun pada posisi ini juga bisa membuat wanita dan pria sama-sama merasa nyaman.

    5. Lie on your side

    Pada posisi ini, wanita dapat membelakangi atau berhadapan dengan pasangan untuk mengurangi rasa sakit pada vagina. Jika wanita posisinya membelakangi pasangan, maka kaki bisa sambil ditekuk kaki. Pada posisi ini, wanita dan pria akan menemukan posisi yang nyaman lantaran tidak saling menopang tubuh, jadi tidak akan terasa berat.

    6. Missionary with an assist

    Ketika melakukan hubungan seks dengan posisi telentang, biasanya pasangan menggunakan bantal untuk menopang tubuh. Selain itu untuk menambah kenyamanan, cobalah berikan pelumas pada penis agar bisa membantu mengatasi kekeringan pada vagina sekaligus mengurangi rasa sakit.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ingin Punya Anak Laki-laki? 5 Variasi Posisi Bercinta Ini Boleh Dicoba


    Jakarta

    Beberapa pasangan mendambakan anak laki-laki. Rupanya, ada lho sejumlah posisi bercinta yang diyakini bisa membantu pasutri mempunyai anak laki-laki. Posisi apa saja tuh?

    Dikutip dari Flo Health, rasio kelahiran berdasarkan jenis kelamin cenderung didominasi oleh bayi laki-laki. Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 49 persen kelahiran adalah bayi perempuan sementara 51 persennya adalah bayi laki-laki.

    Sperma menentukan jenis kelamin calon buah hati. Sel telur membawa kromosom X (wanita) sedangkan sperma membawa kromosom X atau Y (pria). Jika sel telur dibuahi oleh sperma kromosom X, wanita akan mengandung anak perempuan. Sementara itu, pada wanita yang mengandung bayi laki-laki, sel telur dibuahi oleh sperma kromosom Y.


    Mengenal Metode Shettles untuk Mendapat Bayi Laki-laki

    Pada 1960-an, seorang ilmuwan bernama Shettles mengembangkan metode untuk memperbesar peluang mendapat bayi laki-laki. Metode ini percaya bahwa sperma pria lebih kecil, lebih cepat bergerak, dan lebih cepat mati daripada sel telur. Pasangan dapat memengaruhi jenis kelamin bayi dengan mengatur waktu berhubungan intim, memilih posisi seksual tertentu, dan menerapkan perubahan pola makan.

    Shettles mengklaim bahwa sekresi basa dari orgasme wanita menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi sperma kromosom Y untuk membuahi sel telur. Namun, penelitian lain menemukan bahwa orgasme wanita memiliki sedikit efek pada pH vagina.

    Shettles menyarankan pasangan melakukan hubungan seks dengan penetrasi mendalam jika ingin mengandung bayi laki-laki. Sperma kromosom Y yang bergerak cepat akan sedekat mungkin dengan leher rahim yang kaya basa sehingga mencapai sel telur lebih dahulu.

    Posisi Bercinta dengan Penetrasi Mendalam:

    1. Man on top (missionary)
    2. Doggy style
    3. Spooning
    4. The wheelbarrow
    5. Coital Alignment Technique

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Menopause Bikin Miss V Jadi Kering, Ini 6 Cara Mudah Mengatasinya di Rumah


    Jakarta

    Vagina kering merupakan kondisi yang umum pada wanita dalam masa menopause. Namun, tak menutup kemungkinan kondisi ini juga dialami oleh segala kalangan usia.

    Vagina kering atau yang sering dikenal dengan atrofi vagina terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh. Penurunan kadar hormon estrogen menyebabkan berkurangnya juga kelembapan pada dinding vagina.

    Selain saat menopause, perubahan hormonal pada masa kehamilan dan menyusui juga dapat menyebabkan perubahan pada kelembapan vagina.


    Tak hanya itu, sejumlah pengobatan juga dapat menyebabkan penurunan kadar estrogen, seperti kemoterapi, terapi radiasi, gangguan imun, dan sebagainya. Di luar itu, penggunaan sabun, tampon, dan merokok juga dapat menjadi faktor pendukung.

    Dikutip dari Very Well Health, vagina yang kering dapat menimbulkan sejumlah gejala dan ketidaknyamanan, seperti rasa gatal atau rasa membakar. Kondisi ini juga dapat memicu seseorang menjadi lebih sering buang air kecil. Vagina yang kering juga dapat menimbulkan rasa sakit ketika berhubungan seksual.

    Berikut adalah sejumlah cara alami mengatasi vagina yang kering, dikutip dari beberapa sumber.

    1. Menghindari produk berparfum

    Penggunaan produk berparfum pada area vagina dapat menyebabkan iritasi dan memicu vagina menjadi kering. Produk yang dimaksud meliputi sabun, bedak, pelumas, dan sebagainya.

    2. Olahraga

    Olahraga secara rutin menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, termasuk kesehatan organ intim. Aktivitas fisik seperti olahraga dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh yang juga berdampak pada kesehatan vagina.

    3. Minum air yang cukup

    Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dapat menjaga kelembapan dalam tubuh, termasuk kelembapan pada vagina.

    4. Menghindari rokok

    Merokok dapat menurunkan kadar estrogen dalam tubuh. Menurunnya kadar estrogen dalam tubuh akan meningkatkan risiko terkena atrofi vagina.

    5. Pelumas alami

    Terdapat sejumlah produk bahan alami yang dapat digunakan untuk membantu melumasi organ intim, seperti:

    Probiotik adalah bakteri yang memiliki dampak positif bagi tubuh manusia. Sebuah riset terhadap 87 wanita menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu meringankan gejala atrofi vagina.

    Pada sejumlah kasus, kondisi atrofi vagina atau vagina kering dapat menimbulkan gangguan saat buang air kecil. Dalam hal ini, probiotik dapat turut membantu meringankan gejala vagina yang kering.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy