Tag: 20detik

  • Naikkan Gaji Alumni LPDP atau Alihkan Dana Beasiswa buat Gaji Peneliti


    Jakarta

    Pengamat pendidikan Ina Liem menilai adanya penerima beasiswa LPDP yang enggan pulang ke Tanah Air merupakan tamparan bagi Indonesia. Ia menilai alasannya antara lain karena masalah finansial usai sepulangnya dari studi di luar negeri.

    “Saya rasa juga ini tamparan buat kita karena kalau mereka kembali itu juga kita kadang kurang menghargai juga dalam hal finansial. Kita tahu lah ya, kalau scientist, peneliti di luar negeri itu mapan. Tapi, kalau di Indonesia (tidak) karena ekonomi kita belum berbasis inovasi,” ucap Ina, dikutip dari 20detik, Kamis (7/11/2024).

    Ia mencontohkan, inovasi pengobatan dari ilmuwan di luar negeri yang kemudian diproduksi massal dapat mendatangkan pemasukan besar ke negaranya. Atas capaiannya tersebut, negara kemudian dapat memberikan penghargaan finansial yang layak bagi talenta dalam negerinya.


    “Misalnya negara maju menemukan obat, dijual ke seluruh dunia. Uang masuk ke negaranya sehingga negaranya mampu bayarin si penelitinya lebih gede karena berkat satu orang ini negara mendapatkan pemasukan,” terangnya.

    “Karena kita belum, jadi dampaknya juga ke gaji peneliti juga di Indonesia. Nggak bisa dibandingin sama yang di luar negeri. Akhirnya itu, nggak menarik buat lulusan luar untuk kembali ke Indonesia nah ini kan jadi kayak bola salju nih,” ucapnya.

    Opsi Gaji Setara Luar Negeri

    Ia menilai negara perlu berani menghargai lulusan luar negeri dengan layak sehingga mau kembali ke Tanah Air.

    “Kalau memang ada pendanaan, ya kita harus berani juga menggaji para lulusan luar negeri, (besarnya) harus juga cukup setara dibandingkan dengan mereka tinggal di sana (luar negeri),” ucapnya.

    Opsi Alih Dana Beasiswa ke Gaji Peneliti Dalam Negeri

    Di sisi lain, Ina sepakat atas adanya evaluasi beasiswa LPDP untuk memastikan kinerja program berlangsung efektif sesuai tujuan awal pembentukannya.

    Menyikapi sejumlah keluhan terkait beasiswa LPDP, termasuk keengganan penerima beasiswa untuk berkontribusi bagi negara, ia menilai anggaran beasiswa LPDP juga dapat dialihkan untuk meningkatkan gaji peneliti dalam negeri.

    “Bisa saja tadi kalau dirasa manfaatnya enggak ada, jadi dananya bisa dialihkan untuk mungkin gaji peneliti, supaya kita bisa berinovasi yang dampaknya itu tadi, menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas dibanding dengan risiko-risiko tadi kalau mereka nggak kembali (ke Tanah Air),” ucapnya.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu di sini!

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Susunan Upacara Hari Santri 2025 Lengkap dengan Tata Tertib


    Jakarta

    Upacara Hari Santri 2025 akan digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025. Berikut susunan upacara lengkap dengan tata tertibnya.

    Peringatan Hari Santri 2025 mengangkat tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof Amien Suyitno mengatakan tema ini tak lepas dari perjuangan para santri dalam mengawal kemerdekaan.

    “Dulu sebelum Indonesia merdeka, kita semua tahu, betapa besarnya peran para santri mengawal kemerdekaan dan puncaknya adalah pada saat lahirnya Resolusi Jihad yang waktu itu ‘dipandikan’ oleh seorang tokoh besar Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari yang menyerukan jihad ketika melawan kembalinya sekutu di Surabaya,” kata Prof Suyitno dalam wawancara eksklusif Hari Santri 2025 bersama detikcom yang tayang di 20Detik.


    “Itu yang kemudian mengapa tema Hari Santri tidak boleh lepas dari mengawal Indonesia merdeka karena memang ada asbabul wurud yang menjadi legitimasi nilai historis itu,” jelasnya.

    Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 04 Tahun 2025 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2025, peringatan Hari Santri 2025 bisa dilakukan melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan tema. Upacara atau apel dilakukan pada Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 07.00 waktu setempat.

    Susunan Upacara Hari Santri 2025

    Berikut contoh susunan upacara Hari Santri 2025 mengacu pada susunan upacara apel Hari Santri tahun sebelumnya:

    1. Pemimpin pleton menyiapkan pasukannya masing-masing
    2. Pemimpin (komandan)upacara memasuki tempat upacara, pasukan disiapkan
    3. Pembina upacara menuju mimbar upacara
    4. Penghormatan pasukan
    5. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
    6. Pengibaran sang saka Merah putih diiringi lagu Indonesia Raya
    7. Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara
    8. Pembacaan naskah Resolusi Jihad
    9. Pembacaan Ikrar Santri
    10. Amanat pembina Upacara
    11. Menyanyikan lagu Mars Syubbanul Wathan
    12. Pembacaan doa
    13. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
    14. Penghormatan pasukan
    15. Persembahan dari paduan suara
    16. Foto bersama
    17. Pasukan dibubarkan, upacara selesai

    Tata Tertib Hari Santri 2025

    Mengacu pada SE Menteri Agama Nomor 04 Tahun 2025, berikut Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2025 atau tata tertib yang perlu diperhatikan:

    1. Tema Peringatan Hari Santri 2025: Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.
    2. Logo Peringatan Hari Santri 2025 bisa diunduh di situs https://kemenag.go.id
    3. Apel Peringatan Hari Santri 2025 dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 07.00 waktu setempat dan disiarkan langsung melalui kanal media sosial Kementerian Agama.
    4. Peringatan Hari Santri 2025 dapat dilakukan melalui kegiatan zikir, sholawat, munajat, doa, cek kesehatan gratis (CKG), penanaman pohon, dan kegiatan lainnya yang relevan dengan tema.
    5. Sosialisasi tema, logo, dan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri 2025 dilaksanakan melalui website, media sosial, dan spanduk, baliho, atau standing banner.
    6. Seluruh pelaksanaan kegiatan Peringatan Hari Santri 2025 sesuai kemampuan masing masing serta mengedepankan prinsip kesederhanaan dan kekhidmatan.

    (kri/inf)



    Sumber : www.detik.com