Tag: aac

  • Kekurangan Bata Ringan dan Perbandingannya dengan Bata Merah


    Jakarta

    Saat kamu ingin membangun rumah atau bangunan lainnya, salah satu keputusan terpenting adalah memilih jenis batu bata yang tepat. Dalam beberapa tahun terakhir, bata ringan atau bisa disebut hebel, atau fly ash, semakin populer.

    Bata ringan dinilai menjadi alternatif batu bata merah tradisional dan lebih ramah lingkungan. Namun, antara bata ringan dan bata merah, mending yang mana?

    Mengenal Bata Ringan

    Dikutip dari laman Ultratech Cement, sesuai dengan namanya, bata ringan atau yang sering disebut bata hebel memiliki bobot yang lebih rendah dibandingkan dengan bata merah.


    Meskipun lebih ringan, jenis bata ini tetap memiliki kekuatan struktural yang baik. Belum lagi dengan berbagai keunggulan lainnya yang membuatnya menjadi alternatif yang menarik untuk bahan bangunan.

    Menurut laman Loftybuildinggroup, bata hebel merupakan jenis beton ringan aerasi atau Autoclaved Aerated Concrete (AAC) yang dibuat dari campuran pasir, semen, kapur, dan gypsum. Bata ringan biasanya tersedia dalam bentuk balok atau panel dan dianggap sebagai salah satu material serbaguna yang memiliki daya tahan tinggi.

    Satu panel standar bata hebel bahkan setara dengan sekitar 75 batu bata merah biasa, sehingga menjadi pilihan yang efisien untuk konstruksi dinding eksterior rumah. Fatriady MR dkk, dalam bukunya yang berjudul Teknologi Bangunan dan Material menyebut, bata ringan telah banyak digunakan sebagai dinding.

    Sebab sifatnya yang tahan terhadap air, api, ringan, ukuran lebih besar, efisien dan efektif menjadikan bahan yang paling banyak diminati di dunia konstruksi gedung. Kemajuan teknologi konstruksi semakin pesat, menghasilkan inovasi sehingga pekerjaan lebih efisien dan efektif.

    Kelebihan Bata Ringan

    Bata ringan banyak dipilih dalam pembangunan rumah modern karena berbagai keunggulannya. Mengutip dari laman Carlislehomes, Langdonbuilding, dan buku Beban Kerja Teori dan Aplikasi Bata Ringan (Autoclaved Aerated Concrete) oleh Dr Ir Suradi, berikut beberapa manfaat utama dari penggunaan bata ringan:

    1. Kuat dan Tahan Lama

    Bata ringan memiliki ketahanan yang tidak kalah dengan bata konvensional. Hal ini disebabkan oleh adanya tulangan baja berlapis anti-korosi pada panel bata ringan, yang meningkatkan daya tahannya terhadap berbagai kondisi lingkungan.

    2. Ramah Lingkungan

    Dalam proses pembuatannya, bata ringan menggunakan bahan baku dan energi yang lebih sedikit dibandingkan bata biasa. Limbah produksi dan uap yang dihasilkan juga didaur ulang, sehingga mengurangi emisi gas rumah kaca.

    3. Mampu Meredam Suara

    Jika kamu menginginkan rumah yang lebih kedap suara, bata ringan bisa menjadi pilihan tepat. Material ini mampu mengurangi transmisi suara dari luar, sehingga cocok digunakan untuk rumah di daerah perkotaan atau pinggir jalan yang rentan terhadap kebisingan.

    4. Efisiensi Energi

    Salah satu keunggulan lain dari bata ringan adalah kemampuannya dalam menjaga suhu ruangan tetap stabil. Dengan isolasi termal yang baik, bata ini dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk di musim panas dan mengurangi kebutuhan pendingin ruangan, sehingga lebih hemat energi.

    5. Pemasangan yang Cepat

    Karena bobotnya yang lebih ringan dibandingkan bata merah, bata hebel lebih mudah dipasang. Dengan tenaga kerja yang berpengalaman, pemasangan bata ringan untuk sebuah rumah bisa diselesaikan hanya dalam waktu sekitar tiga hari.

    6. Tahan Api

    Bata ringan juga memiliki sifat tahan api yang baik, menjadikannya pilihan ideal untuk rumah di daerah rawan kebakaran. Material ini bahkan telah diuji oleh Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO) dan memenuhi enam kategori tingkat serangan kebakaran hutan atau Bushfire Attack Level (BAL).

    7. Bagian Permukaan yang Halus

    Bata ringan memiliki permukaan yang sama dengan beton. Permukaannya halus dan rata sehingga tidak perlu diplesteran. Bentuknya lebih presisi, rapi, bersih dan memiliki bentuk yang seragam karena menggunakan cetakan beton.

    Kekurangan Bata Ringan

    Meskipun memiliki banyak keunggulan, bata ringan juga memiliki beberapa kelemahan. Berdasarkan buku Cara Cepat Menghitung Kebutuhan Material oleh Yusep Arif Kamaludin, Panduan Lengkap Membangun Rumah oleh Gatut Susanta, dan buku Beban Kerja oleh Suradi, berikut beberapa kekurangan bata ringan atau hebel:

    1. Harga

    Harga bata ringan lebih mahal dibandingkan dari bata merah atau batako karena kualitas dan keunggulannya. Selain itu juga bata ringan hanya dipasarkan oleh toko, agen atau distributor. Biasanya bata ringan hanya tersedia di toko material besar karena dijual dalam satuan meter kubik.

    2. Cara Pemasangan

    Bata ringan membutuhkan tenaga ahli untuk pemasangannya. Pemasangan bata ringan menggunakan roskam bergigi, sehingga harus dikerjakan oleh tukang yang ahli dan berpengalaman dalam pekerjaan memasang dinding bata ringan. Perekatan bata ringan memerlukan mortar khusus yang harganya lebih mahal.

    3. Kualitas Bata

    Penyiraman tidak perlu dilakukan saat pemasangan bata ringan. Sebab, akan menyebabkan proses pengeringan hebel block akan membutuh waktu yang lama.

    Selain itu, bata ringan rentan mengalami retak dan lapuk. Dindingnya lebih mudah dilubangi karena memiliki rongga di bagian dalamnya.

    Perbandingan Bata Ringan dan Bata Merah

    Pemilihan material dinding menjadi salah satu keputusan penting. Dua pilihan yang paling umum digunakan adalah bata ringan dan bata merah. Keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Masih dikutip dari literatur yang sama, berikut perbedaannya:

    1. Komposisi dan Karakteristik

    Bata ringan terbuat dari campuran pasir silika, semen, kapur, air, dan bahan tambahan lainnya yang diproses dengan teknologi autoclaved aerated concrete (AAC). Material ini lebih ringan dibandingkan bata merah, dengan ukuran lebih besar dan struktur berpori.

    Sementara bata merah terbuat dari tanah liat yang dibentuk dan dibakar hingga mengeras. Jadi, strukturnya lebih padat dan bobot yang lebih berat dibandingkan bata ringan.

    Jika kamu menginginkan material yang lebih ringan dan mudah dipasang, bata ringan adalah pilihan yang tepat. Namun, jika kamu membutuhkan material yang lebih kuat secara alami, bata merah bisa menjadi pilihan.

    2. Kekuatan dan Daya Tahan

    Bata ringan memiliki ketahanan yang baik terhadap air, api, dan rayap. Bata ringan juga relatif lebih awet dan tahan terhadap serangan rayap, jamur, serta kelembapan.

    Namun, bata ringan lebih rentan terhadap retak jika tidak dipasang dengan benar. Sementara bata merah sudah kuat secara alami dan tahan terhadap cuaca ekstrem, tetapi bisa menyerap air lebih banyak sehingga lebih rentan terhadap kelembaban.

    Jadi, dari segi ketahanan terhadap api dan serangan hama, bata ringan lebih unggul. Namun, jika ingin material yang tahan lama tanpa risiko retak, bata merah lebih direkomendasikan.

    3. Efisiensi Pemasangan

    Bata ringan ukurannya lebih besar dan bobotnya lebih ringan, sehingga pemasangannya lebih cepat dan mudah. Bata merah punya ukuran yang lebih kecil dan bobotnya lebih berat, pemasangannya lebih lama dan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja.

    Jika ingin mempercepat proses pembangunan, bata ringan lebih efektif karena bisa dipasang dalam waktu lebih singkat. Tapi, dengan catatan mungkin pemasangannya akan membutuhkan tukang dan peralatan khusus, sebab tak semua tukang pernah memasang bata ringan.

    4. Kemampuan Isolasi Termal dan Suara

    Bata ringan mampu meredam panas dan suara dengan baik karena strukturnya yang berpori. Sementara bata merah tidak memiliki kemampuan isolasi termal dan suara sebaik bata ringan. Jika kamu ingin rumah yang lebih sejuk dan kedap suara, maka bata ringan lebih unggul.

    5. Harga dan Biaya Pembangunan

    Bata ringan arganya cenderung lebih mahal dibanding bata merah, tetapi pemasangan lebih cepat sehingga menghemat biaya tenaga kerja. Harga bata merah memang lebih murah, tetapi membutuhkan lebih banyak material dan tenaga kerja, sehingga total biayanya bisa lebih tinggi.

    Jika mempertimbangkan anggaran, bata merah lebih murah dari segi harga satuan. Namun, jika ingin efisiensi waktu dan tenaga, bata ringan bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis dalam jangka panjang.

    6. Dampak Terhadap Lingkungan

    Proses produksi bata ringan juga dinilai lebih ramah lingkungan karena menghasilkan lebih sedikit emisi karbon. Sementara bata merah membutuhkan lebih banyak energi dan sumber daya dalam pembuatannya.

    Nah, itulah tadi penjelasan tentang kekurangan bata ringan dan perbandingan dengan bata merah. Pada akhirnya, pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan, anggaran, dan prioritas proyek pembangunanmu. Semoga membantu!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Aplikasi AI yang Permudah Tugas Kuliah Mahasiswa dan Dosen


    Jakarta

    Pemanfaatan layanan aplikasi digital akan mempermudah tugas mahasiswa, begitu juga dosen, di era yang serba teknologi seperti saat ini. Penggunaan teknologi memungkinkan proses pembelajaran menjadi lebih mudah dan efisien.

    Sejumlah aplikasi kecerdasan buatan generatif (generative AI atau GenAI) buat mahasiswa dan dosen dirangkum Kemendikbudristek dalam Panduan Penggunaan GenAI pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi seperti dikutip dari detikEdu, Rabu (23/7/2025).

    Salah satu tim ahli penyusun panduan memakai generative AI di kampus tersebut, Pauline Pannen, mengatakan pihaknya terbuka atas aplikasi dan tools AI yang dapat memudahkan pembelajaran mahasiswa dan dosen.


    Ia berharap, daftar tools yang digunakan bisa bertambah ke depannya dengan penggunaan secara positif mengikuti etika dan panduan penggunaan yang dijelaskan dalam panduan resmi Kemendikbudristek.

    “Kita berikan contoh cukup banyak: kalau mau mengubah teks, bikin summary, bikin soal, bikin macam-macam pakai GenAI, kita berikan alat-alatnya. Harapannya, tools itu tidak berhenti di buku ini saja, tapi memang betul dimanfaatkan, dan daftarnya bisa bertambah dari mahasiswa maupun dosen,” kata Direktur Indonesia Cyber Education (ICE) Institute tersebut.

    Dalam buku panduan, Kemendikbudristek merinci sejumlah tools dan aplikasi generative AI beserta fungsinya, opsi gratis atau berbayar, link tools.

    Keterangan tiap tools AI juga disertai apakah tools bersangkutan sudah memenuhi aturan hak kekayaan intelelektual (HKI), privasi, keamanan, dan HKI terhadap data set dan hasil pengolahannya.

    Sejumlah contoh tools dan aplikasi yang tidak sepenuhnya memenuhi aturan HKI beserta keterbatasan dan risikonya juga diterangkan dalam panduan resmi Kemendikbudristek. Dirangkum detikEdu, berikut sejumlah aplikasi dan tools AI generatif yang bisa dimanfaatkan mahasiswa dan dosen.

    Daftar Aplikasi dan Tools AI buat Mahasiswa dan Dosen

    1. Gemini

    Fungsi: Analisis data, prediksi, dan otomatisasi tugas bisnis, dan lain-lain

    Link: https://gemini.google.com

    2. ChatGPT

    Fungsi: Menulis dan merangkum teks, membuat kerangka teks, menjawab pertanyaan tentang isi suatu teks, menghasilkan dan menjelaskan source code, mengajukan pertanyaan tentang source code (untuk mahasiswa IT).

    Link: https://chat.openai.com/chat (gratis dan berbayar)

    3. GitHub Copilot Program

    Fungsi: Menulis kode, mengembangkan perangkat lunak (software).

    Link: https://github.com/features/copilot

    4. Quickchat

    Fungsi: Otomatisasi interaksi dengan pelanggan (chatbot).

    Link: https://quickchat.ai

    5. StoryLab.AI

    Fungsi: Menghasilkan ide cerita dan menulis konten berdasarkan prompt, analisis tren konten, dan menyusun struktur naratif.

    Link: https://storylab.ai

    6. Writefull Title Generator

    Fungsi: Menghasilkan judul berdasarkan abstrak atau teks yang dimasukkan, analisis kecocokan judul, dan penyesuaian berdasarkan tujuan atau konten

    Link: https://x.writefull.com/title-generator (gratis dan berbayar)

    7. Microsoft Copilot

    Fungsi: Membantu penulisan, membuat presentasi, analsisi data, dan mengelola email lewat aplikasi-aplikasi Microsoft 365 seperti Word, Excel, PowerPoint, Outlook.

    Link: https://copilot.microsoft.com

    8. TTS Prosa

    Fungsi: Mengubah teks jadi suara (text-to-speech) untuk kebutuhan video, audiobook, web dan article reader, aplikasi, voice command, dan notulensi rapat, dengan jenis-jenis suara yang dikembangkan sendiri oleh pihak TTS Prosa (dari Indonesia).

    Link: https://tts.prosa.ai

    9. Bahasakita

    Fungsi: Mengubah ucapan jadi teks untuk kebutuhan menulis catatan, transkripsi percakapan, transkripsi rekaman kuliah dan seminar, dan lain-lain.

    Link: https://dikte.in

    10. Podcastle

    Fungsi: Merekam dan mengedit podcast, membuat transkripsi, merekam wawancara jarak jauh, dan menambah efek suara dan musik, menghasilkan video podcast format 4K.

    Link: https://podcastle.ai/tools/podcast-recording

    Catatan HKI: Pertimbangkan kembali jika suara yang direkam punya lisensi penggunaan tertentu yang dimiliki artisnya.

    11. OpenAI TTS

    Fungsi: Mengubah teks ke suara untuk konten pendidikan, aplikasi asisten virtual, narasi, dan konten audio multi bahasa dalam format MP3, AAC, FLAC, Opus, dan lain-lain.

    Link: https://openai.com/research/whisper

    12. Speechify

    Fungsi: Mendengarkan teks (konversi teks ke suara) pada dokumen, artikel, dan halaman web, untuk mendukung aksesibilitas dan pembelajaran inklusif secara pribadi atau profesional.

    Link: https://speechify.com

    Catatan: Pertimbangkan hak kekayaan intelektual dalam pembuatan dan distribusi hasil suara.

    13. Google text-to-speech

    Fungsi: Mengubah teks jadi audio seperti untuk audio book, panduan berformat audio, dan asisten suara.

    Link: https://cloud.google.com/text-to-speech

    Catatan: Pertimbangkan hak kekayaan intelektual dalam pembuatan dan distribusi hasil suara.

    14. Mubert

    Fungsi: Membuat musik latar dan konten audio kreatif.

    Link: https://mubert.com

    Catatan: Pertimbangkan hak kekayaan intelektual dalam pemanfaatan dan distribusi hasil musik.

    15. Soundful

    Fungsi: Membuat musik latar, soundtrack, dan konten audio lainnya berbagai format untuk kebutuhan pribadi atau komersial.

    Link: https://soundful.com

    Catatan: Pertimbangkan hak kekayaan intelektual dalam pemanfaatan dan distribusi hasil suara.

    16. Stable Diffusion

    Fungsi: Menghasilkan gambar dan desain visual.

    Link: https://stablediffusionweb.com (gratis dan berbayar)

    17. DALL-E 3

    Fungsi: Menghasilkan gambar dan desain visual.

    Link: https://openai.com/index/dall-e-3 (berbayar, bagian langganan ChatGPT Plus).

    18. Illustroke

    Fungsi: Menghasilkan gambar dan desain grafis.

    Link: https://illustroke.com (berbayar)

    19. Midjourney

    Fungsi: Menghasilkan gambar (saat ini via Discord), tidak ideal jika ingin membuat desain bisnis yang rahasia.

    Link: https://midjourney.com (berbayar)

    20. Flair

    Fungsi: Menghasilkan konten dan desain iklan, bisa diintegrasikan dengan template yang dimasukkan, bisa disesuaikan dengan elemen grafis (untuk mahasiswa desain grafis)

    Link: https://flair.ai (gratis dan berbayar)

    21. Stockimg

    Fungsi: Menghasilkan desain, gambar, dan karya grafis seperti logo, poster, dan sampul buku berdasarkan template atau dibuat dari awal, hasil kreativitas terbatas sehingga perlu disesuaikan lebih lanjut.

    Link: https://stockimg.ai

    22. Synthesia

    Fungsi: Membuat video pembelajaran, pemasaran, dan komunikasi bisnis.

    Link: https://synthesia.io (berlangganan)

    23. Open Knowledge Maps

    Fungsi: Mencari literatur, analisis teks untuk menghasilkan peta topik suatu penelitian, termasuk artikel ilmiah dan konsep yang relevan.

    Link: https://openknowledgemaps.org

    24. Revision.AI

    Fungsi: Membuat kartu flash dari dokumen PDF, menyesuaikan isi kartu.

    Link: https://revision.ai

    25. Gradescope

    Fungsi: Menilai tugas, ujian, PR, memberi umpan balik pada mahasiswa, analisis hasil yang terintegrasi sistem manajemen pembelajaran (LMS)

    Link: https://gradescope.com

    Catatan: Pertimbangkan hak kekayaan intelektual dalam teknologi penilaian otomatis dan pemanfaatan data.

    26. Otter

    Fungsi: Transkripsi (suara ke teks) dalam bahasa Inggris.

    Link: https://otter.ai(gratis terbatas dan berbayar)

    27. Meeting.ai

    Fungsi: Transkripsi multi bahasa (termasuk bahasa Indonesia), membuat rangkuman percakapan dari rekaman suara, Google Meet, Zoom, dan Microsoft teams.

    Link: https://meeting.ai/id (gratis terbatas dan berbayar)

    28. Meemo Prosa

    Fungsi: Mentranskrip percakapan dan membuat notulensi rapat otomatis dalam bahasa Indonesia/

    Link: https://meemo.prosa.ai

    29. Perplexity AI

    Fungsi: Merangkum teks panjang, menjawab pertanyaan berdasarkan teks atau konteks tertentu, mendeteksi topik, menganalisis sentimen, memberi wawasan prediktif untuk bantu mengambil keputusan.

    Link: https://perplexity.ai

    30. Dragon Pro

    Fungsi: Transkripsi suara jadi teks (speech-to-text), mengontrol perangkat lewat suara.

    Link: https://nuance.com/dragon

    Catatan: Perhatikan hak kekayaan intelektual dalam pemanfaatan dan distribusi hasil transkripsi.

    31. ClickUp

    Fungsi: Manajemen proyek, kolaborasi tim, melacak tugas dan perencanaannya

    Link: https://clickup.com/ai

    Catatan: Perhatikan hak kekayaan intelektual dalam penggunaan dan integrasi AI.

    32. Claude

    Fungsi: Menganalisis teks, menjawab pertanyaan, membantu pemrograman, memberi contoh program sesuai pertanyaan, membantu penulisan kreatif.

    Link: https://claude.ai

    33. Microsoft Azure Speech-to-Text

    Fungsi: Transkripsi suara ke teks termasuk dalam bahasa Indonesia dan lainnya, input termasuk audio maupun video.

    Link: https://azure.microsoft.com/en-us/services/cognitive-services/speech-to-text

    Catatan: Perhatikan hak kekayaan intelektual dalam pemanfaatan dan distribusi hasil transkripsi.

    34. Resumeworded

    Fungsi: Bantu menaikkan kualitas resume dan profil LinkedIn, memberi umpan balik perbaikan, membantu menemukan lowongan pekerjaan yang relevan.

    Link: https://resumeworded.com(gratis terbatas dan berbayar)

    35. DeepL Write

    Fungsi: Mengedit tulisan; menaikkan kualitas teks pada frasa, gaya bahasa (formal, bisnis, akademis, kasual), dan diksi; analisis grammar.

    Link: https://deepl.com/write (gratis terbatas dan berbayar)

    36. Invideo

    Fungsi: Membuat video presentasi, promosi, media sosial, pendidikan, dan konten pemasaran hingga format 1080p dan 4K dari template, mengedit video, membuat video dari teks, menyediakan stok media, dan memungkinkan kolaborasi tim.

    Link: https://invideo.io (gratis dan berbayar)

    Halaman berikutnya terkait etika dan rambu-rambu penggunaan AI untuk mahasiswa dan Dosen

    Etika Pakai AI untuk Mahasiswa dan Dosen

    Agar tidak jatuh pada plagiarisme dan terdeteksi detector tools seperti Turnitin AI Detection, Copyleaks, GPTZero, dan lain-lain, begini etika pakai AI untuk menjaga integritas atau kejujuran secara akademik:

    • Tulis ulang setiap judul (kerangka tulisan) yang dihasilkan oleh generative AI dengan bahasa sendiri.
    • Pakai generative AI sebagai alat bantu penelusuran dan riset, bukan sebagai penghasil konten semata, sehingga mahasiswa tetap menjadi pemilik dan pengatur ide dan hasil pemikirannya sendiri.
    • Pertahankan gaya tulisan sendiri dan pertahankan sentuhan manusia dalam karya tulis dengan tidak sepenuhnya bergantung pada struktur kalimat yang dihasilkan oleh aplikasi seperti Grammarly.
    • Hindari aplikasi parafrase seperti Quillbot, susu kata-kata sendiri sehingga alur tulisan lebih terjaga, jelas dan koheren.
    • Pastikan struktur tulisan jelas, mulai dari pendahuluan, sitasi dan kesimpulan.
    • Pastikan sitasi benar saat mengutip argumentasi karya tulis lain agar tidak dianggap dan terdeteksi sebagai konten GenAI.
    • Hindari istilah, kata-kata kunci, maupun kata ganti yang sering dipakai generative AI.
    • Gunakan tools detector untuk cek manual dan menulis ulang bagian yang terdeteksi sebagai hasil GenAI itu sendiri.
    • Menyatakan pemakaian generative AI dalam mengerjakan tugas, prosesnya, dan evaluasi plus-minus penggunaannya.

    Rambu-rambu Penggunaan AI pada Tugas Kuliah Mahasiswa untuk Dosen

    Agar mahasiswa berintegritas dalam menggunakan AI saat mengerjakan tugas, dosen perlu melakukan langkah berikut:

    • Minta mahasiswa menggambarkan cara mereka menggunakan generative AI dalam menyelesaikan tugas, lalu tantangan, cara mengatasi, serta pengalaman penting yang didapat.
    • Minta mahasiswa berlatih membuat prompt yang efektif.
    • Minta mahasiswa kritis mengevaluasi hasil jawaban (output) generative AI dari sisi akurasinya, apakah dapat dipercaya atau ada bias, serta kualitasnya, dan lain-lain.
    • Wajibkan mahasiswa mengecek fakta, mengkritisi, menginvestigasi, dan mengedit/tulis ulang hasil jawaban generative AI.
    • Minta mahasiswa membandingkan hasil kerja mandiri dan hasil bantuan generative AI sehingga mereka dapat mengenali kelebihan, kecenderungan, dan perspektifnya sendiri, serta merefleksikan peran AI: gagal atau sukses berkontribusi dalam melengkapi pemikirannya.
    • Jelaskan ekspektasi atas tugas atau kegiatan yang diberikan secara tertulis, serta relevansinya.
    • Jelaskan kapan penggunaan generative Ai dibolehkan dan dilarang; saat dibolehkan, mahasiswa wajib mendokumentasikannya, mencantumkan atribusi, dan menunjukkan proses kritisnya dalam memverifikasi hasil jawaban generative AI.
    • Izinkan mahasiswa bersama-sama mengidentifikasi kesalahan, mengoreksi/revisi, dan merepresentasikan proses berpikirnya.
    • Buka kesempatan bagi mahasiswa untuk merevisi dan mengirim ulang tugasnya sehingga mendorong tumbuh-kembangnya.
    • Dorong komunikasi/penyampaian hasil tugas yang multimodal dan kreatif, misalnya berbentuk suara, memo, podcast, video, infografis, website, presentasi dan lain-lain.
      Dorong mahasiswa untuk menghubungkan materi pembelajarannya dengan kehidupan nyata sehingga dapat lebih memotivasi mahasiswa untuk belajar dengan konteks personal.
      Bangun “growth mindset” dengan melatih mahasiswa untuk menentukan sendiri sasaran belajarnya dan merefleksikan progres yang mereka capai sepanjang semester.

    (agt/afr)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt