Tag: aas

  • Pejuang Beasiswa Australia Awards, Simak 4 Tips Ini agar Lolos Seleksi!



    Jakarta

    Beasiswa Australia Awards adalah beasiswa internasional bergengsi yang ditawarkan oleh Pemerintah Australia kepada generasi pemimpin global termasuk warga Indonesia. Beasiswa ini menyediakan program Master dan PhD.

    Selain itu, beasiswa ini banyak diserbu scholarship hunter setiap tahunnya. Dengan demikian, pendaftar perlu mengetahui dan memenuhi semua persyaratan kelayakan yang ada.

    Setelah mengetahui apa saja syaratnya, pendaftar juga harus memperhatikan beberapa hal yang kerap menjadi sebab kegagalan pelamar-pelamar sebelumnya. Selaku Communications & Public Diplomacy Coordinator Australia Awards Indonesia, Ayesha N Zulazmi menjelaskan beberapa tips agar lolos seleksi beasiswa ini. Simak tips-tipsnya berikut ini!


    Tips Lolos Seleksi Beasiswa Australia Awards

    1. Melengkapi Berkas Persyaratan

    Langkah pertama yang harus diperhatikan menurut Ayesha adalah berkas persyaratan. Hal ini menjadi gerbang utama bagi pendaftar agar bisa lolos ke tahapan selanjutnya.

    “Di awal kalau berkasnya kurang lengkap atau tidak sesuai dengan kriteria kami itu gugur by system,” tutur Ayesha di Binus University, Kampus Anggrek, Jakarta Barat, Selasa (27/2/2024).

    2. Pastikan Kesesuaian Dokumen

    Ayesha menambahkan satu hal yang kerap dilupakan oleh pendaftar adalah memastikan kesesuaian dokumen. Contohnya pada sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterima hanya sertifikat asli tes bukan prediction test.

    “Jadi syarat bahasa Inggris itu bukan nilai prediction test atau tes coba-coba tapi beneran yang sudah diambil dari lembaganya, misalnya IELTS, TOEFL atau British Council, karena ada yang hanya prediction test, dan itu enggak bisa kita terima,” jelasnya.

    “Terus sekarang ijazah perlu dilegalisir. Hal-hal yang kayak gini ini penting sih untuk dicek karena sebenarnya administratif sekali tapi ini salah satu di sistem kami akan dicek satu-satu. Lebih kayak perintilan-perintilan gini sih,” tambahnya.

    3. Tidak Mendaftar saat Deadline

    Walaupun masih ada waktu dua bulan lagi menuju penutupan beasiswa Australia Awards 2025, Ayesha mengingatkan untuk tidak mendaftar di hari terakhir. Pada masa akhir pendaftaran biasanya website banyak yang mengakses sehingga sering terjadi loading.

    “Tipsnya adalah jangan last minute, karena kalau sudah last minute website kan sangat berat karena semua orang upload. Nanti untuk mengecek dokumen yang sudah upload apa belum itu jadi lama biasanya,” kata Ayesha.

    4. Perhatikan Surat Rekomendasi

    Pelamar PhD dan Master by Research wajib menyediakan dua surat rekomendasi akademik. Pelamar Master by Coursework wajib menyediakan satu surat rekomendasi akademik.

    “Kalau misalnya master aja tanpa penelitian itu harus surat rekomendasi akademik saat S1 dan surat rekomendasi dari profesional dari supervisor atau manajer,” kata Ayesha.

    Syarat Daftar Beasiswa Australia Awards 2025

    • Merupakan warga negara Indonesia yang berdomisili dan melamar beasiswa dari Indonesia.
    • Tidak menikah atau bertunangan dengan warga negara atau orang berstatus penduduk tetap Australia atau Selandia Baru, baik pada tahap aplikasi, seleksi, proses mobilisasi atau saat mendapat beasiswa di Australia
    • Tidak sedang mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia
    • Tidak akan melamar Australia Awards jangka panjang lainnya kecuali jika mereka telah tinggal di luar Australia selama dua kali dari total waktu tinggal di Australia (misalnya, penerima
    • Beasiswa Australia Awards yang sebelumnya pernah studi di Australia selama dua tahun tidak akan memenuhi syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards sampai mereka tinggal di luar Australia atau kembali ke Indonesia selama empat tahun)
    • Telah memenuhi kriteria tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.
    • Bukan anggota militer aktif.
    • Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk bisa pelajar DFAT.
    • Mengisi semua pertanyaan yang relevan pada formulir pendaftaran.
    • Khusus pelamar PhD dan Master by Research, wajib mengisi proposal penelitian di formulir pendaftaran.
    • Apabila mendapatkan beasiswa, maka bersedia dan berkemauan untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris Akademik (EAP) secara purnawaktu (Senin-Jumat dari jam 08.00 hingga 16.00) di Indonesia sebelum studi di Australia.

    Bagaimana detikers, tertarik mencoba beasiswa Australia Awards ini? Jika masih penasaran, bisa langsung lihat ketentuan lengkapnya DI SINI ya.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Australia Awards Buka Beasiswa Belajar Jadi Penulis Naskah & Sutradara Film, Minat?



    Jakarta

    Apakah detikers punya mimpi jadi sutradara atau penulis naskah film? Tahun ini, Kedutaan Besar Australia lewat Australia Awards Scholarships (AAS) menyediakan beasiswa bagi warga Indonesia yang ingin belajar dua keahlian tersebut.

    Beasiswa At the Forefront of Film – Screenwriting and Directing ini akan memberikan pelatihan penyutradaraan dan menulis naskah film lewat sebuah kursus singkat selama satu bulan. Awardee nantinya akan dibawa langsung ke Australia.

    Selama dua minggu, peserta akan belajar prinsip dasar menulis naskah dan penyutradaraan, teknik mengembangkan ide tulisan, membuat film pendek, dan masih banyak lagi. Kemudian, peserta kembali ke Indonesia untuk melakukan lokakarya selama dua minggu.


    Di akhir kelas, peserta diberi kesempatan memamerkan karyanya di festival film tahunan yang digelar oleh Kedutaan Besar Australia-Indonesia. Detikers tertarik? Simak informasi ini terlebih dahulu, sebagaimana dijelaskan pada laman Australia Awards:

    Benefit Peserta Kursus Film AAS

    Selain teori tentang penyutradaraan film dan menulis naskah film, peserta juga akan memperoleh tambahan kegiatan berupa:

    • Studi kasus
    • Sesi pelatihan
    • Diskusi panel
    • Simulasi dan permainan peran
    • Kunjungan lapangan
    • Program sosial
    • Peluang membangun jaringan dengan organisasi-organisasi hingga industri di Australia

    Hal-hal yang Dipelajari Peserta Kursus Film AAS

    • Belajar tentang sektor film Australia, termasuk pembuatan film, penyutradaraan film, produksi media film dan layar serta penulisan naskah.
    • Mengembangkan dan mengajukan konsep naskah yang terstruktur dengan baik dan menarik.
    • Menerapkan keterampilan menulis kreatif dan berpikir kritis secara kolaboratif.
    • Menyusun skenario untuk film menerapkan umpan balik yang membangun untuk ditinjau dan mengedit skenario film.
    • Mengembangkan keterampilan komunikasi dan negosiasi yang efektif dalam pengarahan dan produksi proyek film.
    • Mengembangkan pemahaman tentang penulisan skenario, penyutradaraan dan produksi film sebagai proses kolaboratif.
    • Mengembangkan keterampilan untuk fokus pada konsep, struktur, cerita, karakter dan interaksi di antara peserta.
    • Menerapkan pembelajaran proaktif yang membangun untuk meninjau dan mengedit skenario film.
    • Memahami secara kritis berbagai pendekatan berbeda dalam menulis dan menyutradarai lewat konteks budaya bercerita.
    • Menerapkan manajemen proyek yang efektif dan keterampilan kerja tim dalam peran kru utama dalam produksi dan pascaproduksi proyek film.

    Syarat dan Cara Daftar Kursus Singkat Film AAS

    Lakukan pendaftaran melalui tautan www.australiaawardsindonesia. org/id/FilmSCAplikasi

    • Batas pengiriman lamaran paling lambat tanggal 1 September (23:59 WIB).
    • Saat mendaftar, peserta diminta menjawab 4-5 pertanyaan terkait bidang perfilman.
    • Unggah resume atau curriculum vitae (CV) yang relevan dengan bidang perfilman.
    • Peserta akan dipilih melalui proses yang kompetitif.
    • Pelamar akan diundang untuk wawancara telepon singkat pada bulan September 2024.
    • Perempuan dan penyandang disabilitas menjadi pendaftar prioritas dalam beasiswa kursus film ini.
    • Pelamar yang saat ini mendapat beasiswa yang didanai oleh Pemerintah Australia tidak diperbolehkan mendaftar kursus singkat ini.

    Jadwal Seleksi dan Pelaksanaan Kursus

    • Pendaftaran: terakhir 1 September 2024
    • Pre-course: November 2024
    • Masa kursus: Januari-Februari 2024
    • Post-course: Mei 2025

    Bagaimana detikers, apakah kalian berminat? Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat pada laman https://australiaawardsindonesia.org/ ya

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 LPDP ke Australia Masih Dibuka hingga 5 Mei 2025, Cek Syaratnya


    Jakarta

    Beasiswa LPDP ke kampus-kampus Australia masih dibuka pendaftarannya hingga 5 Mei 2025 mendatang. Bagi kamu yang ingin kuliah di Australia bisa cek syaratnya di bawah ini.

    Beasiswa yang dimaksud yakni program pendanaan bersama antara LPDP dan Australia Awards Scholarships (AAS). Beasiswa LPDP-AAS 2025 ini memberi kesempatan studi program master (S2) pada 22 perguruan tinggi di Australia.

    Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk CPNS/PNS. Namun, tidak dibuka untuk TNI/POLRI.


    Skema Beasiswa LPDP-AAS 2025

    1. Ditujukan untuk studi jenjang master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 24 (dua puluh empat) bulan.

    2. Program studi mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang.

    3. Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, pendaftar Beasiswa LPDP-AAS akan didaftarkan oleh Tim AAI pada perguruan Tinggi tujuan studi pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.

    4. Pendaftar tidak disyaratkan mengunggah dokumen LoA unconditional dari perguruan tinggi tujuan, dan dapat memilih 3 (tiga) universitas/prodi tujuan studi.

    Cakupan Bantuan Dana

    1. Dana pendidikan: Tuition fee, dana pendaftaran, dana tunjangan buku, dana penelitian tesis, dana seminar internasional (di supplementary academic support), dan dana publikasi jurnal internasional.

    2. Dana pendukung: Dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi, kesehatan, dana kedatangan, dana hidup bulanan, dana lomba internasional, dan dana keadaaan darurat (jika diperlukan.

    3. Dana tambahan (sepanjang memenuhi kriteria): Pre-course departure training, dana dukung disabilitas, introductory academic program, medical check-up saat pembuatan visa, dan supplementary academic support, dan reunion airfare.

    Persyaratan Beasiswa LPDP-AAS 2025

    1. Warga Negara Indonesia.

    2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).

    3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.

    4. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

    5. Beasiswa hanya untuk program master pada program studi bidang blue economy, green/renewable energy, dan digital/ information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang studi yang ditentukan LPDP.

    6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar yaitu paling tinggi berusia 42 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.

    7. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran. Profil diri ditulis dalam bahasa Inggris.

    8. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia. Essay ditulis dalam bahasa Inggris.

    9. Mengunggah dokumen indeks prestasi kumulatif (IPK) dengan ketentuan indeks prestasi kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (diploma empat/D4 atau sarjana/S1) sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

    10. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (3 Juni 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:

    – PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),

    – TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau

    – IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

    Untuk syaratnya selengkapnya bisa cek DI SINI.

    Cara Mendaftar Beasiswa LPDP-AAS 2025

    – Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    – Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

    – Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

    – Pengisian profil diri, sssay, dan surat rekomendasi pada aplikasi ditulis dalam bahasa Inggris.

    Proses seleksi beasiswa LPDP-AAS 2025, sebagai berikut:

    – Pendaftaran seleksi: 18 Februari-5 Mei 2025

    – Seleksi administrasi: 6-22 Mei 2025

    – Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Mei 2025

    – Seleksi substansi I (proses shortlisted peserta wawancara): 4-16 Juni 2025

    – Pengumuman shortlisted peserta seleksi substansi I: 17 Juni 2025

    – Seleksi substansi II (pelaksanaan wawancara): 1- 4 Juli 2025

    – Pengumuman hasil seleksi substansi II: 18 Juli 2025

    – Periode perkuliahan: Januari 2026

    Itulah informasi mengenai beasiswa LPDP-AAS 2025. Bagi detikers yang ingin mendaftar, semoga beruntung, ya!

    (faz/nah)



    Sumber : www.detik.com