Tag: adopsi bitcoin

  • CEO BlockFi: Milenial Berperan Tingkatkan Adopsi Bitcoin Masa Depan

    Milenial, generasi dengan banyak problematika terkait keuangan dapat berperan dalam meningkatkan adopsi Bitcoin di masa mendatang. Topik tersebut masuk ke dalam diskusi pada KTT BlockShow di Singapura.

    Dengan tema utama “Tren Investasi Milenial – Gelombang Baru Keuangan Pribadi” yang menghadirkan Aya Kantorovich dari FalconX, Zac Prince dari BlockFi, dan Michael Sonnenshein dari Grayscale. Panel tersebut berfokus pada dampak generasi Milenial terhadap masa depan aset digital.

    Baca Juga: 10 Prediksi Bitcoin Tahun 2021

    Selama diskusi, Zac Prince mengidentifikasi tiga tren adopsi Bitcoin utama yang terkait erat dengan Milenial dan investor muda: Transfer kekayaan yang sedang berlangsung dari Generasi Baby Boom ke kaum muda melalui warisan, pertumbuhan aset alternatif, dan pergeseran preferensi untuk segala sesuatu yang digital.

    Menurut penyedia data Preqin, Aset alternatif yang dikelola mencapai $10 triliun di seluruh dunia pada bulan Juni, naik lebih dari 55% dari tahun 2013 silam. Meskipun angka tersebut sebenarnya banyak melibatkan tingkat kelembagaan, kaum Milenial nantinya juga akan memainkan peran penting dalam pasar ini.

    Zac Prince berkata ia berharap agar crypto terus “tumbuh sebagai bagian dari alternatif dunia baru tersebut.”

    “Milenial yang berinvestasi crypto merupakan kelompok yang sangat penting (…) Mereka adalah orang-orang yang berada di depan tren ini.”

    Dalam pandangan CEO BlockFi, hanya masalah waktu sebelum akhirnya lebih banyak lembaga keuangan membuat landasan terkait dengan layanan ini secara demografi.

    “Ini benar-benar masalah aksesibilitas,” tambah Aya Kantorovich, kepala cakupan institusional di FalconX. Meskipun sempat mengalami penurunan pada tren saat ini, Kantorovich mengatakan perusahaannya melihat masuknya sejumlah besar agregator yang menangani langsung investor ritel (perorangan) dan penyedia pembayaran dengan likuiditas yang baik. Hal ini jelas masuk ke dalam indikator dari peningkatan adopsi di tingkat konsumen.

    Baca Juga: Standard Chartered Luncurkan Layanan Kustodian Bitcoin pada 2021

    Michael Sonnenshein, direktur pelaksana Grayscale, juga mengidentifikasi perubahan penting dalam cara orang, terutama generasi muda, memandang diversifikasi kripto.

    Meskipun banyak yang percaya bahwa diversifikasi ke dalam crypto adalah keputusan penting, diversifikasi dalam crypto juga semakin penting. Investor mulai melihat melampaui Bitcoin dan aset lain yang dapat bertahan, seperti Ethereum (ETH) dan Litecoin (LTC).

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Film Tentang Bitcoin yang Wajib Kamu Tonton

    Berbicara mengenai Bitcoin yang akhir-akhir ini menjadi sorotan publik, kini banyak sekali produser film yang menayangkan film dokumenter terkait dengan mata uang digital itu. Era revolusi terhadap teknologi baru ini pun menyita banyak perhatian masyarakat tak terkecuali masyarakat Indonesia. 

    Berikut ini ada sejumlah film tentang Bitcoin yang bisa menambah pengetahuan kamu. Simak ulasan berikut ya.

    Ulterior States

    Ilustrasi film Ulterior States.

    Ilustrasi film Ulterior States.

    Film Bitcoin pertama yang harus kamu tonton ialah film berjudul I am Satoshi. Ia memiliki durasi waktu 52 menit dan pernah memenangkan nominasi “Video Paling Kreatif” dari Blockchain Award yang dilaksanakan pada tahun 2014. 

    Film buatan Tomer Kantor ini bisa memberikan sebuah pandangan tentang perbedaan dari mata uang konvensional dengan konsep cryptocurrency. Pendekatan yang dilakukan pada film ini menggunakan sebuah pendekatan investigasi, demi mengukur eksplorasi hubungan antara sistem keuangan dengan Bitcoin. 

    Bitcoin: The End of Money as We Know It

    Ilustrasi film Bitcoin: The End of Money as We Know It.

    Ilustrasi film Bitcoin: The End of Money as We Know It.

    Baca juga: Sri Lanka Bentuk Komite Rancang Kebijakan Mata Uang Kripto

    Pada daftar film yang wajib kamu tonton berikutnya adalah “Bitcoin: The End of Money As We Know It.” Film ini merupakan film dokumenter yang diproduksi oleh Torsten Hoffman dengan konsep membawa sejarah uang ke zaman Wall Street. 

    Melalui film berdurasi selama satu jam ini, Hoffman ingin mengabarkan kepada dunia bahwa Bitcoin sangat mengganggu sistem moneter secara global. Banyak pertanyaan yang kemudian muncul dari penonton, yaitu tentang kehadiran Bitcoin yang dianggap bisa menjadi masa depan uang atau sebenarnya hanyalah resep dari sebuah kehancuran atau bencana keuangan. 

    Banking on Bitcoin

    Ilustrasi film Banking on Bitcoin.

    Ilustrasi film Banking on Bitcoin.

    Film “Banking on Bitcoin” ini tentu sudah tidak asing lagi di telinga kamu. Ya, film ini merupakan salah satu film Bitcoin yang sangat populer. Ia memiliki durasi 83 menit dan membahas tentang bitcoin serta bagaimana ia bisa membentuk sebuah kehidupan baru bagi banyak orang. 

    Melalui film ini kita akan memahami tentang bagaimana uang bisa terlibat dalam sebuah sistem terpusat seperti bank. Selain itu, melalui film ini kita juga akan memahami tentang bagaimana sebuah uang bisa menjadi korup serta tidak efektif dan tak berfungsi lagi. Film Bitcoin yang satu ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pemirsanya bahwa BTC adalah alternatif yang cukup baik untuk keuangan. 

    Life on Bitcoin

    Ilustrasi film Life on Bitcoin.

    Ilustrasi film Life on Bitcoin.

    Austin dan Beccy Craig tidak ingin ketinggalan untuk membuat sebuah film documenter tentang Bitcoin. Ia pun membuat sebuah film dokumenter yang berjudul “Life on Bitcoin.” Film ini bercerita tentang mereka yang menjalani 90 hari pertama setelah pernikahan dengan tidak menggunakan uang sama sekali. 

    Mereka hanya hidup dengan Bitcoin. Melalui film ini Craig ingin memberikan informasi, bahwa skeptis masyarakat tentang Bitcoin yang tidak bisa digunakan untuk bertransaksi kebutuhan hidup sehari-hari adalah sebuah pernyataan yang salah. 

    Baca juga: Game Duckie Land Tawarkan Cara Baru Bertani Virtual di Metaverse

    The Bitcoin Phenomenon

    Ilustrasi film The Bitcoin Phenomenon.

    Ilustrasi film The Bitcoin Phenomenon.

    Film Bitcoin berikutnya yang wajib kalian tonton adalah “The Bitcoin Phenomenon” yang berdurasi 44 menit dan dirilis pada tahun 2014 lalu. Pada film ini fokus yang ingin disampaikan ialah mengenai ideologi, sejarah serta konflik dari pengguna awal Bitcoin.

    Dalam film ini Gavin Andresen sebagai pemimpin gerakan Bitcoin membahas tentang interaksinya serta membantu Satoshi Nakamoto. Ia meyakini bahwa Bitcoin adalah uang masa depan yang kita butuhkan. Keyakinan itu muncul setelah ia membaca whitepaper. Bagi mereka yang ingin mengetahui tentang Satoshi Nakamoto serta awal mula Bitcoin, maka film ini adalah film yang sangat ideal ditonton. 

    The Bitcoin Gospel

    Ilustrasi film The Bitcoin Gospel.

    Ilustrasi film The Bitcoin Gospel.

    Selanjutnya film yang bisa dan wajib anda tonton adalah film “The Bitcoin Gospel.” Film ini berdurasi 48 menit dan di produksi oleh Indigenous Film di tahun 2015 lalu. Pada film ini kita akan mengetahui bagaimana tujuan memiliki Bitcoin, serta sejarah tentang krisis keuangan pada tahun 2008 silam. 

    Dalam film ini pula kita akan mengetahui seberapa dan mengapa bank sentral takut terhadap Bitcoin. Beberapa nama populer dari komunitas blockchain turut memainkan peran dalam film ini, seperti Andreas Antonopolous. Melalui film ini, kita akan mengetahui apakah ada kemungkinan orang-orang membuat uangnya sendiri serta bagaimana Bitcoin bisa menjadi alternatif sistem keuangan. 

    The Rise and Rise of Bitcoin

    Ilustrasi film The Rise and Rise of Bitcoin.

    Ilustrasi film The Rise and Rise of Bitcoin.

    Film selanjutnya yang bisa atau bahkan wajib anda tonton adalah film berjudul ”The Rise and Rise of Bitcoin.” Dalam film ini kita akan melihat bagaimana perjalanan dari Bitcoin untuk bisa menjadi mata uang digital. 

    Produser film ini adalah Daniel Mross bersama dengan Nicholas Mross serta Patrick Lope. Beberapa pengusaha pemula Bitcoin yang juga turut tampil dalam film ini adalah Brian Armstrong, Gavin Andresen serta Margaux Avedisian. 

    Baca juga: Daftar 5 Situs Mining Bitcoin Terpercaya yang Aman Digunakan

    Melalui film ini maka kita akan mengetahui tentang bagaimana dokumentasi pasang surut Bitcoin selama bertahun-tahun. Selain itu kita juga akan mengetahui peristiwa apa saja yang membuat cryptocurrency ini kini menjadi berita utama di tengah masyarakat. 

    The Rise and Rise of Bitcoin ini merupakan film documenter yang cocok untuk ditonton oleh pemula yang tertarik dengan bitcoin karena tidak adanya jargon teknis. 

    Itulah 7 daftar film tentang Bitcoin yang wajib anda ketahui dan wajib anda tonton. Ingin mengetahui informasi tentang Bitcoin dan cryptocurrency lainnya? Kunjungi kami hanya di Tokocrypto



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • El Salvador Borong 420 Bitcoin Lagi untuk Cadangan Negaranya

    Pemerintah El Salvador membeli lebih banyak Bitcoin lagi ketikaharga BTC yang diperdagangkan melemah di bawah 37.000 dolar AS. Presiden El Salvador, Nayve Bukele, mengkonfirmasi pada Sabtu (22/1) bahwa pembelian 410 BTC dilakukan dengan menggelontorkan dana 15 juta dolar AS, dengan harga sekitar 36.585 dolar AS per BTC.

    El Salvador mengadopsi BTC sebagai alat pembayaran yang sah pada 7 September 2021, sebagai sarana untuk mengatasi inflasi di tengah melemahnya daya beli negara itu. Setelah pengesahan sebagai alat pembayaran, El Salvador membeli 700 bitcoin. Negara ini juga membeli 420 BTC pada bulan Oktober, 100 BTC pada bulan November, dan 171 BTC pada bulan Desember. Dengan pembelian terakhir, El Salvador telah membeli 1.801 BTC secara keseluruhan.

    Pembelian terbaru ini merupakan akuisisi termurah dari pemerintah El Salvador sejak negara tersebut mengadopsi BTC sebagai alat pembayaran yang sah. Dalam tiga bulan berikutnya melihat penurunan tajam dari harga pasar karena investor mengalihkan keuntungan BTC untuk membeli token lain.

    Baca Juga 4 Aset Kripto yang Berpotensi untuk Investasi di Masa Pandemi

    Ilustrasi El Savador adopsi pembayaran dengan Bitcoin.

    Ilustrasi El Savador adopsi pembayaran dengan Bitcoin. Foto: Reuters

    Banyak Negara yang akan Tiru El Savador Adopsi Bitcoin

    Sebuah laporan baru dari Crypto.com memperkirakan bahwa pasar kripto global akan menampung satu miliar pengguna pada akhir tahun 2022 karena lebih banyak negara berkembang meniru langkah El Salvador untuk mengarusutamakan adopsi BTC.

    Laporan tersebut menyimpulkan bahwa kombinasi negara-negara berkembang yang mengikuti El Salvador dan “sikap ramah” terhadap industri kripto berarti bahwa “negara-negara tidak dapat lagi mengabaikan dorongan yang berkembang terhadap kripto oleh publik.”

    Awal bulan ini, Bukele membuat beberapa prediksi bullish untuk tahun 2022 tentang bitcoin. Selain mengharapkan harga bitcoin mencapai $100.000 tahun ini, presiden El Salvador tersebut memperkirakan dua negara lagi akan mengadopsi BTC sebagai alat pembayaran yang sah. Dia juga mengatakan bahwa Kota Bitcoin El Salvador akan memulai konstruksi selama tahun ini dan obligasi gunung berapi negara itu akan kelebihan permintaan.

    Baca Juga Bank of America: Bitcoin dan Industri Kripto Tak Bisa Diabaikan



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Pecah Rekor Lagi Jadi US$ 76.000, Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Harga Bitcoin (BTC) kembali mencapai rekor tertinggi atau All Time High (ATH) pada harga US$76.000, atau sekitar Rp1,2 Miliar yang didorong oleh beberapa faktor. Di antaranya, kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden AS, serta meningkatnya minat dari kalangan institusional.

    Hal ini disebabkan oleh sentimen positif yang menguat di pasar kripto. Ekspektasi investor terkait hasil Pilpres AS di mana Donald Trump mengungguli Kamala Harris.

    Trump dikenal memiliki sikap mendukung kebijakan yang pro terhadap aset digital dan sektor teknologi, sehingga memberikan pengaruh positif terhadap pasar kripto.


    Selain itu, Trump juga berencana untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional dan menjadikan Amerika sebagai pemimpin global dalam hal aset Bitcoin. Selain faktor politik, pergerakan dana institusional di pasar juga menjadi salah satu pendorong utama kenaikan harga Bitcoin belakangan ini.

    Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa pada 6 November 2024, ETF Bitcoin mencatat arus masuk sebesar US$621,9 juta pasca kemenangan Trump meningkat. CEO Indodax, Oscar Darmawan, menilai bahwa fenomena ini mencerminkan betapa kuatnya pengaruh peristiwa politik AS terhadap harga Bitcoin.

    “Ketika Bitcoin mencapai rekor harga tertingginya, ini menunjukkan kepercayaan dan harapan yang besar dari para investor. Faktor politik, seperti kemenangan Trump yang pro kripto pada Pilpres AS, memberikan dorongan psikologis yang signifikan di pasar,” ungkap Oscar. Oscar juga menggarisbawahi peran penting institusi besar dalam adopsi Bitcoin.

    “Adopsi Bitcoin bukan hanya didorong oleh para investor ritel, tetapi juga semakin kuat di kalangan institusi keuangan, terutama setelah adanya pengajuan ETF Spot Bitcoin dari perusahaan besar seperti BlackRock. Hal ini menunjukkan perubahan persepsi institusi terhadap aset kripto yang kini dilihat sebagai instrumen investasi jangka panjang,” tambah Oscar.

    Oscar menguraikan bahwa permintaan dari kalangan institusional, yang cenderung lebih stabil dan berjangka panjang, memberikan dampak terhadap keberlanjutan harga Bitcoin di level tinggi. “Ketika institusi mulai berinvestasi dalam Bitcoin, mereka membawa likuiditas yang lebih besar dan legitimasi ke pasar kripto. Ini menjadi bukti bahwa Bitcoin semakin diterima di kalangan mainstream dan bukan sekadar aset spekulatif semata,” jelas Oscar.

    Sebagai platform perdagangan aset digital terbesar di Indonesia, Indodax mengingatkan para investor untuk tetap berhati-hati dalam berinvestasi dan mempertimbangkan risiko yang ada akibat volatilitas pasar kripto. Indodax terus berkomitmen untuk menyediakan akses mudah ke aset digital serta memastikan keamanan dan transparansi dalam setiap transaksi bagi para pengguna

    Simak juga video: Elon Musk Dinyatakan Tak Bersalah Atas Tudingan Manipulasi Dogecoin

    [Gambas:Video 20detik]

    (kil/rrd)



    Sumber : finance.detik.com