Tag: agung sedayu group

  • Berburu Rumah di Pameran, Apa Saja Untungnya?



    Jakarta

    Rumah merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi setiap orang. Sebagai sebuah produk, rumah harganya sangat mahal sehingga bagi mayoritas masyarakat harus mempersiapkan dengan baik untuk bisa memenuhi kebutuhan papannya tersebut dan dibutuhkan informasi yang detail supaya produk yang dibeli tepat dan sesuai.

    Event pameran merupakan salah satu yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi yang lengkap itu.

    Bukan hanya itu, pameran properti biasa akhirnya juga dibuat dengan konsep festival untuk memberikan informasi dan layanan satu atap sehingga para property seeker bisa mendapatkan jawaban dan solusi di satu tempat.


    Konsep festival itu kembali dioptimalkan oleh 99 Group Indonesia (Rumah123). Setelah sukses menghelat peringatan Hari Properti Nasional (Harpropnas) berkonsep festival properti tahun lalu, kembali digelar Harpropnas Fest 2024 hingga 15 September 2024 di Main Atrium Gandaria City, Jakarta Selatan.

    Menurut Senior VP Marketing 88 Group Indonesia Bharat Buxani, konsep festival dihadirkan untuk merangkul semua kalangan khususnya milenial first time home buyer dengan tema festival ‘Rumah untuk Semua’ untuk memberikan one stop service produk properti di satu tempat.

    “Kepemilikan rumah menjadi hal krusial khususnya bagi generasi muda yang menghadapi tantangan dalam mewujudkan hunian impiannya. Melalui event ini kami kembali menegaskan komitmen untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan edukasi terkait hunian sebagai kebutuhan jangka panjang serta menawarkan solusinya melalui event ini,” katanya.

    Rumah123 memiliki listing lebih dari 2 juta produk properti baru maupun seken dengan kunjungan mencapai 5 juta setiap bulannya. Pada semester pertama tahun ini, ada peningkatan permintaan (enquiries) untuk rumah yang dijual tumbuh 81,7 persen sementara rumah yang disewa 44,2 persen.

    Segmen para pencari produk propertinya juga kian muda dari rentang usia yaitu 25-34 tahun (32,6 persen) diikuti usia 18-24 tahun (27,1 persen), kelompok usia 45-54 tahun (18,4 persen), 35-44 tahun (15,2 persen), dan 55-64 tahun (6,2 persen). Harpropnas Fest 2024 bukan hanya menampilkan proyek properti tapi juga furnitur, elektronik, agen properti, lembaga pembiayaan, talkshow, games, doorprize, dan lainnya.

    Ada puluhan perusahaan developer yang menampilkan proyek-proyek unggulan. Misalnya, Agung Sedayu Group (LongIsland PIK 2), Sinarmas Land (Aerium, Southgate, Kebayoran Apartment), Jaya Real Property (Vista at Discovery Aluvia), Alam Sutera (Elevee, Silkwood Residences, Paddington Heights, Sutera Sawangan).

    Kemudian ada BSA Land (de Lora Parung Panjang), Akasialand (The Ayase Kemang Bogor, The Saitama Avenue), Intiland Development (The Hamilton, Serenia Hills, 1 Park Homes, Brezza, Regatta), Progress Group (Elysian Residences), The Veranda, Paradise Indonesia (Antasari Place), Perumnas, True Land (District East), Samara Land (The Shizen), Savyavasa, Metland (Metland Transyogi Cibubur), Graha Laras Sentul (Cluster Kopenhagen, Hamburg, Munich, London), Cipta Harmoni Lestari (Newton Springs & Orchard Riviera), Adhi Commuter Properti (LRT City), PP Properti (Evenciio), Harvest City, dan Mitra Bangun Prasada (Cimanggis Golf Estate).

    Untuk pembiayaan ada lembaga finansiial Danasyariah, perusahaan agen properti Brighton, Century 21, dan GadingPro serta penyedia home appliances dan santiari Wasser-homestory, KDK Indonesia, dan Winn Gas. Ada juga booth untuk membantu masyarakat yang ingin menjual propertinya supaya lebih cepat laku.

    Event Manager 99 Group Indonesia Rury Yudhiawati menambahkan, konsep festival bukan hanya memfasilitasi transaksi jual-beli properti tapi juga menghadirkan lebih banyak kejutan dan aktivitas menarik untuk dinikmati bersama seluruh keluarga maupun kerabat dan mendapatkan solusi yang lebih menyenangkan.

    “Jadi peserta yang datang bisa mencari hunian, membeli produk pendukung rumah tangga, mendapatkan edukasi terkait konsep hunian, dan sebagainya di satu tempat. Kami juga memberikan banyak kemudahan seperti diskon khusus hingga Rp400 juta, bebas PPN, gratis biaya KPA, BPHTB, AJB, hingga kesempatan memenangkan mobil-motor listrik dan banyak lagi,” bebernya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dukung Pendidikan Inklusif, ASG Salurkan 200 Beasiswa di Universitas Terbuka



    Jakarta

    Agung Sedayu Group (ASG) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan inklusif bagi masyarakat Indonesia. Melalui anak perusahaannya, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (PIK 2), ASG menyalurkan 200 beasiswa kuliah bagi calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT).

    Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) ini dilaksanakan di sela acara Seminar Wisuda Universitas Terbuka Tahun Akademik 2025/2026 Ganjil Wilayah 2, yang digelar di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe. MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., bersama Presiden Direktur PT Bangun Kosambi Sukses – Agung Sedayu Group (PIK 2), Letjen TNI (Purn) Dr. Nono Sampono, S.Pi., M.Si.

    Nono menyampaikan dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan salah satu fokus utama ASG melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menegaskan komitmen tersebut diwujudkan secara konsisten melalui berbagai inisiatif nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.


    “Agung Sedayu Group melalui program CSR kami memang spesifik hadir pada wilayah pendidikan, kesehatan, dan sosial. Maka itu, kali ini kami berkesempatan bermitra dengan Universitas Terbuka untuk membantu mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan,” ujar Nono, di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Senin (10/11/2025).

    Ia menambahkan, fokus utama ASG di bidang pendidikan selama ini telah memberikan dampak positif di berbagai daerah. Melalui berbagai inisiatif, ASG turut membantu sejumlah perguruan tinggi hingga lembaga pesantren di wilayah tersebut.

    Lebih jauh, Nono menjelaskan program beasiswa kali ini menjadi salah satu kontribusi ASG dalam mendukung perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

    “Terkait program beasiswa 200 calon mahasiswa yang akan kuliah di UT, kami berharap ini dapat membantu mereka mencapai tingkat kesarjanaan,” jelasnya.

    Nono menyatakan program ini diperuntukkan bagi 200 calon mahasiswa baru yang berdomisili di kawasan Tangerang Raya, khususnya di wilayah operasional utama Agung Sedayu Group.

    “Beasiswa ini memang khusus bagi calon mahasiswa baru, bukan yang sedang belajar. Setiap mahasiswa akan menerima bantuan senilai Rp1,8 juta per semester selama empat tahun masa studi, atau hingga lulus. Bisa dibilang total program ini mendekati Rp3 miliar,” jelasnya.

    Ia juga mengungkapkan alasan ASG memilih Universitas Terbuka sebagai mitra strategis dalam penyaluran beasiswa. Menurutnya, model pembelajaran terbuka dan fleksibel yang dimiliki UT memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang bisa mendapatkan akses pendidikan tinggi.

    “Alasan kami memilih UT karena universitas ini salah satu jalur paling strategis. Di mana pun masyarakat berada, mereka bisa belajar. Kami ingin semakin banyak masyarakat kita bisa meraih gelar strata satu,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia menyoroti masih rendahnya angka lulusan sarjana di Indonesia yang baru mencapai sekitar 8 persen, jauh tertinggal dibandingkan negara maju yang minimal berada di angka 40 persen.

    “Saya kira ASG juga memiliki semangat untuk turut mendorong peningkatan angka tersebut hingga menyentuh 40 persen melalui program seperti ini. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia,” tutupnya.

    Di sisi lain, Prof. Dr. Ali menilai kerja sama ini merupakan momentum penting bagi UT sebagai perguruan tinggi terbuka terbesar di Indonesia. Ia melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan pendidikan tinggi di tanah air.

    “Hari ini menjadi hari bersejarah bagi kami, karena UT resmi menjadi mitra strategis bagi Agung Sedayu Group,” ujarnya.

    Ali menjelaskan salah satu prinsip utama yang dipegang UT adalah resource sharing, yakni berbagi sumber daya dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

    “UT itu resource sharing, jadi penting bagi kami untuk terus berkolaborasi. Tujuannya tidak lain adalah mencerdaskan bangsa. Kami ingin bergotong royong bersama berbagai pihak untuk memajukan Indonesia,” tutur Ali.

    Ia menambahkan, 200 beasiswa ini merupakan tahap pertama dari kerja sama antara UT dan Agung Sedayu Group. Jika hasilnya berjalan baik, kedua pihak akan membuka peluang untuk melanjutkan dan memperluas program ini di tahun berikutnya.

    Terkait sistematika penerimaan beasiswa, Direktur UT Serang, Dr. Teguh Prakoso, S.Pd., M.Hum., menegaskan para penerima beasiswa akan dipilih melalui proses seleksi yang sistematis dan transparan.

    “Beasiswa ini ditujukan untuk calon mahasiswa baru dari area operasional ASG, yakni Tangerang Raya. Kami menyiapkan proses seleksi yang ketat, termasuk portofolio, surat pernyataan kesanggupan studi, dan komitmen mahasiswa,” ujar Teguh.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan program belajar akan dimulai pada Juli 2026, sehingga proses seleksi dan pembekalan akan berlangsung panjang dan menyeluruh.

    “Kami akan membentuk tim pendamping yang memfasilitasi penerima beasiswa, baik dalam tutor online maupun pembekalan akademik,” tambahnya.

    Teguh menegaskan UT berkomitmen untuk terus mendampingi mahasiswa penerima beasiswa agar dapat menyelesaikan studinya tepat waktu.

    “Karena ini adalah karunia yang tidak boleh disia-siakan. Maka kami akan hadir mendampingi mereka hingga tuntas,” ujarnya.

    Program beasiswa ini menegaskan peran ASG sebagai pelaku industri yang tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga berkomitmen memajukan pendidikan. Melalui kerja sama dengan Universitas Terbuka, ASG berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia.

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com