Tag: aids

  • Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1-S3, Tanpa Batas Usia


    Jakarta

    Pemerintah Rusia melalui badan Russian House membuka beasiswa S1-S3 dan spesialis klinis. Peminat kuliah bidang teknik, kedokteran, seni, hingga ilmu sosial bisa mendaftar.

    Beasiswa Pemerintah Rusia 2026/2027 dibuka untuk studi di universitas-universitas di Moskow hingga kawasan Timur Jauh Rusia. Sejumlah program studi memiliki bahasa pengantar bahasa Inggris, sementara lainnya bahasa Rusia.

    Berdasarkan FAQ resminya, calon pendaftar yang belum bisa berbahasa Rusia dapat mengikuti kelas persiapan bahasa Rusia selama sekitar 1 tahun di kampus di Rusia atau di Rumah Rusia. Biaya kelas persiapan ditanggung beasiswa.


    Beasiswa Pemerintah Rusia 2026

    Dikutip dari unggahan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di akun Instagram @ditjen_dikti, berikut komponen beasiswa yang disediakan:

    • Biaya kuliah penuh
    • Asrama
    • Kelas persiapan bahasa Rusia 1 tahun
    • Tunjangan bulanan Rp 300 ribu-Rp 1 juta

    Syarat Beasiswa

    • Warga Negara Indonesia, tanpa batas usia
    • Nilai rapor minimal 85 dari 100 atau IPK minimal 3,5
    • Pendaftar yang belum lulus disyaratkan melampirkan rapor/transkrip dan surat keterangan lulus
    • Sehat jasmani dan rohani, dengan menyertakan hasil tes bebas HIV/AIDS, hepatitis B/C, TBC yang menyertakan nama beserta cap dan tanda tangan dokter.
    • Pelamar prodi berbahasa Inggris cukup menyertakan hasil level B1, tanpa TOEFL atau IELTS

    Syarat Ijazah

    • Program S1 4 tahun: ijazah SMA/SMK atau sejenisnya
    • S1 kedokteran/teknik 5 tahun: ijazah SMA/SMK atau sejenisnya
    • S2 2 tahun: ijazah S1
    • Doktor (aspirantura)/S3 3 tahun: ijazah S2 atau spesialis
    • Residensi klinis(ordinatura)/S3: ijazah spesialis (kedokteran)
    • Adjuctura/S3 militer 3-4 tahun: ijazah S2 dan 2 tahun dinas
    • Pelatihan vokasi tambahan (fellowship) 6 bulan: ijazah pendidikan vokasi atau S1

    Di samping program di atas, terdapat program assistance-probation postgraduate diploma atau S3 2 tahun bidang seni-budaya.

    Jadwal Beasiswa Pemerintah Rusia 2026

    • Pendaftaran online: September-15 Desember 2025
    • Pemilihan 1 prodi, maksimal 6 universitas: September-15 Desember 2025
    • Unggah dokumen tahap 1: September-15 Desember 2025
    • Wawancara dan pengumuman hasil tahap 1: 1 November-24 Desember 2025
    • Unggah dokumen tahap 2 terjemahan: 15 Januari-1 Maret 2026
    • Pemberitahuan penempatan kampus: 1 Mei -31 Agustus 2026
    • Pemberian visa dan keberangkatan: Agustus-September 2026

    Cara Daftar Beasiswa Pemerintah Rusia 2026

    • Buka https://education-in-russia.com
    • Buat akun
    • Pilih 1 prodi sesuai kualifikasi
    • Pilih maksimal 6 universitas, urutkan berdasarkan prioritas, maksimal 2 kampus di Moskow/St Petersburg dan 3 di kampus kota lain
    • Unggah foto latar belakang putih, pakaian rapi dan sopan
    • Isi data pribadi
    • Unggah dokumen tahap 1
    • Kirim form aplikasi untuk masuk tahap peninjauan dalam format PDF
    • Tunggu undangan wawancara.

    Informasi Beasiswa Pemerintah Rusia 2026/2027 lebih lanjut dapat diakses melalui https://education-in-russia.com dan panduan resminya, klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Curhat Istri 10 Tahun Tak Tahu Suaminya HIV, Terungkap saat Jenguk di Penjara


    Jakarta

    Seorang wanita di China terkejut setelah mengetahui rahasia besar suaminya yang disembunyikan selama 10 tahun. Selama itu, wanita bernama Wang tidak pernah tahu suaminya didiagnosis human immunodeficiency virus atau HIV.

    Kasus yang dipublikasikan di Yunnan AIDS Prevention ini dialami Wang dan suaminya, Li, yang sudah menikah selama 10 tahun tanpa memiliki anak. Dikutip dari World of Buzz, selama bertahun-tahun Li telah berbohong terkait penyakitnya itu.

    Namun, pada Desember 2021 Li dijatuhi hukuman penjara karena mengoperasikan kasino. Tetapi, rahasia yang lebih besar dari itu akhirnya terungkap saat Wang mengunjungi suaminya di penjara.


    Ketika kunjungan, Wang diminta oleh staf penjara untuk menyiapkan obat HIV untuk Li. Saat itulah, Wang baru mengetahui bahwa Li mengidap HIV sejak tahun 2011, tapi tidak pernah menceritakan kepadanya sejak awal bertemu.

    Sejak awal pernikahannya, Wang pernah bertanya tentang obat yang diminum Li. Suaminya itu mengaku mengidap penyakit hati dan perlu minum obat.

    Di tahun 2021 itulah, Li baru menjelaskan bahwa ia mengidap HIV. Tetapi, ia bersikeras mengaku terus mencari pengobatan yang mampu menekan penularan virus tersebut kepada orang lain.

    Beruntung, Wang dinyatakan negatif HIV. Meski begitu, ia mengalami tekanan mental yang luar biasa selama proses tes.

    Wang mengaku merasa takut dan cemas karena ia tidak mengambil tindakan perlindungan apapun selama 10 pernikahannya. Ia pun tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi pada dirinya.

    Setelah belajar dari kesalahannya, Wang menggugat Li di Pengadilan Songjiang dan menuntut pembatalan pernikahan tersebut. Wang merasa Li telah jahat menyembunyikan fakta bahwa ia mengidap penyakit yang serius.

    Wang juga menganggap pernikahan itu sudah ditakdirkan dan mustahil untuk dilanjutkan. Di China, KUHPdengan jelas menyatakan bahwa salah satu pihak dalam pernikahan masih memiliki kewajiban pranikah, yakni untuk mengungkapkan penyakit serius apapun yang dapat berdampak signifikan pada pernikahannya.

    Simak juga Video: Pembekuan Bantuan Trump Hentikan Uji Coba Vaksin HIV di Afrika Selatan

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com