Tag: air dingin

  • Jangan Asal Ngepel Pakai Air Panas, Ini Anjuran Sesuai Jenis Lantainya



    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar kalau mengepel dengan air panas bisa membuat lantai lebih bersih? Suhu dari air memang dapat memberikan hasil yang berbeda saat mengepel, lho.

    Dikutip dari Home Viable, penggunaan air panas ternyata lebih efektif membunuh kuman di lantai. Air panas juga lebih mudah menghilangkan noda, lemak, dan kotoran yang menempel di lantai dibandingkan mengepel dengan air dingin.

    Selain itu, bahan pembersih lantai dapat bekerja lebih efektif kalau dicampurkan dengan air panas. Dengan begitu, aktivitas mengepel pun menjadi lebih mudah.


    Namun, tidak semua jenis lantai bisa terkena air panas karena sifatnya yang tidak begitu kuat untuk menahan suhu tinggi. Beberapa jenis lantai yang tidak bisa dibersihkan dengan air panas adalah lantai kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi. Jenis-jenis lantai seperti ini lebih baik menggunakan air dingin saat mengepel.

    Cara mengepelnya pun tidak sembarangan. Jenis lantai dari kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi cukup rentan terhadap air dan suhu yang lembap. Oleh karena itu, kamu perlu mengeringkan kain pel terlebih dulu agar saat mengepel tidak begitu basah.

    Jika lantai rumah kamu memakai ubin, keramik, dan porselen, lebih disarankan memakai air dingin ketika hendak mengepel. Sebab, mengepel dengan air panas justru dapat merusak permukaan keramik.

    Berbeda halnya dengan jenis lantai yang mahal seperti marmer, penggunaan air panas sama sekali tidak masalah karena bahannya kuat menerima suhu tinggi.

    Itulah anjuran mengepel lantai dengan suhu air yang berbeda. Jangan asal pakai air panas agar lantai nggak rusak ya. Semoga Bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Panas atau Dingin? Ini Suhu Terbaik untuk Mengepel Lantai



    Jakarta

    Suhu air ternyata cukup berpengaruh terhadap hasil saat mengepel lantai. Suhu air menjadi faktor tambahan selain penggunaan sabun dan pewangi.

    Penentuan suhu air dalam mengepel juga bisa berpengaruh untuk membersihkan lantai dari debu, bakteri dan kuman yang tak kasat mata. Oleh karena itu, suhu pada air berpengaruh pada kebersihan saat mengepel lantai. Ada dua jenis suhu air, yakni dingin dan panas.

    Lantas, mana yang lebih baik untuk mengepel lantai?


    Air Panas vs Air Dingin, Mana yang Lebih Baik?

    Mengutip dari Home Viable, penggunaan air panas ternyata lebih efektif membunuh kuman di lantai. Selain itu, air panas juga lebih mudah menghilangkan noda, lemak, dan kotoran yang menempel di lantai dibandingkan mengepel dengan air dingin.

    Bahan pembersih lantai juga dapat bekerja lebih efektif jika dicampurkan dengan air panas.

    Namun, tidak semua jenis lantai bisa terkena air panas karena sifatnya yang tidak begitu kuat untuk menahan suhu tinggi. Beberapa jenis lantai yang tidak bisa dibersihkan dengan air panas adalah lantai kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi.

    Jenis-jenis lantai seperti ini lebih baik menggunakan air dingin saat mengepel.

    Cara mengepelnya pun tidak sembarangan. Jenis lantai dari kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi cukup rentan terhadap air dan suhu yang lembap. Oleh karena itu, kamu perlu mengeringkan kain pel terlebih dulu agar saat mengepel tidak begitu basah.

    Untuk jenis lantai yang mahal seperti marmer, penggunaan air panas sama sekali tidak masalah karena bahannya kuat menerima suhu tinggi.

    Jika lantai rumah kamu memakai ubin, keramik dan porselen lebih disarankan memakai air dingin ketika hendak mengepel. Sebab, mengepel dengan air panas justru dapat merusak permukaan keramik.

    Tips lain saat mengepel lantai adalah hindari menuangkan cairan pembersih terlalu banyak saat mengepel lantai vinyl. Cairan kimia yang terlalu banyak justru bisa merusak permukaannya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengepel Lantai Bakal Lebih Bersih Pakai Air Hangat atau Dingin?



    Jakarta

    Mengepel lantai merupakan salah satu cara membersihkan lantai dari bakteri, noda, dan kotoran yang sulit hilang. Namun, lantai akan benar-benar bersih apabila kondisi air yang digunakan tepat.

    Banyak yang mengatakan air hangat lebih baik untuk mengepel lantai daripada air dingin. Dilansir Home Viable, hal ini dikarenakan bakteri susah untuk berkembang di suhu yang tinggi. Air hangat juga mudah untuk mengurai kotoran, lemak, serta noda yang menempel pada lantai sehingga saat diberikan tekanan sedikit, noda dan kotoran bisa langsung hilang.

    Beberapa material yang cocok dibersihkan menggunakan air hangat adalah marmer, granit, dan beberapa batuan alam. Marmer sudah dikenal sebagai batuan alam yang tahan terhadap panas. Oleh sebab itu, material ini sering digunakan untuk pelapis lantai, meja, hingga dinding di dapur. Marmer merupakan material yang bisa menerima suhu tinggi.


    Material lantai yang tidak bisa dibersihkan menggunakan air hangat adalah kayu, baik yang alami dan buatan. Beberapa kayu memang rentan terhadap air. Bahkan di daerah yang lembap dapat membuat kayu cepat berjamur dan lapuk. Kayu yang aman untuk dipakai di daerah yang basah dan lembap hanya ulin dan jati.

    Untuk membersihkan lantai berbahan kayu bisa memakai kain pel atau kain bersih yang dimasukkan ke air dingin dan diperas hingga tidak begitu basah. Terlalu banyak air justru dapat merusak zat pelindung kayu dan membuat warna lantai kayu kusam.

    Kemudian, untuk material seperti keramik, porselen, atau ubin lebih baik memakai air dingin atau air biasa karena air panas akan merusak permukaan keramik.

    Baik air panas maupun air dingin tetap harus ditambahkan larutan pembersih dan pewangi agar lantai benar-benar bebas dari kuman dan wangi setelah dipel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Minum Air Dingin atau Air Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

    Jakarta

    Ketika haus melanda, ada orang lebih memilih minum air dingin yang menyegarkan. Namun, ada juga yang lebih nyaman dengan air putih bersuhu ruang 20°C hingga 26°C.

    Di balik keduanya, muncul pertanyaan, sebenarnya mana yang lebih sehat? Berikut sejumlah kesehatan dari air suhu ruang dan air dingin.

    Manfaat Minum Air Suhu Ruang

    Mengutip laman Epic Water Filter dan Foothills Sports Medicine Physical Therapy, minum air suhu ruang dapat meningkatkan kualitas tidur dan melancarkan pencernaan. Begini penjelasannya.


    1. Meningkatkan Kualitas Tidur

    Terdapat beberapa bukti minum air suhu ruangan sebelum tidur membantu meningkatkan kualitas istirahat. Minum air ini sebelum tidur juga bisa membantu mencegah dehidrasi yang mengganggu tidur dan menyebabkan kegelisahan. Perlu diketahui, efek minum air suhu ruangan terhadap kualitas tidur tiap orang bervariasi.

    2. Melancarkan Pencernaan

    Saat menyantap makanan berat, lambung akan lebih sulit mencernanya. Namun, air bersuhu ruangan atau lebih hangat membantu melarutkan makanan, sehingga lebih mudah dicerna.

    Manfaat Minum Air Dingin

    Minum air dingin juga memiliki beberapa manfaat seperti:

    1. Meningkatkan Kewaspadaan

    Minum air dingin bisa membantu meningkatkan kewaspadaan dan fokus. Air dingin akan membantu meningkatkan sirkulasi, yang bisa menyalurkan oksigen dan nutrisi ke otak dan meningkatkan fungsi kognitif.

    2. Membantu Membakar Kalori

    Air dingin juga dapat membantu meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh. Saat menelan air dingin, tubuh harus harus bekerja untuk menghangatkan air hingga mencapai suhu tubuh. Proses ini menyebabkan tubuh membakar kalori dalam prosesnya.

    Air dingin juga bisa membantu meningkatkan metabolisme, yang juga bisa meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh. Meski demikian, jumlah kalori yang dibakar relatif kecil. Minum air dingin juga tidak bisa diandalkan sebagai metode utama untuk menurunkan berat badan.

    Mana yang Lebih Baik?

    Secara keseluruhan, baik air dingin maupun air bersuhu ruangan sama-sama bermanfaat bagi tubuh. Keduanya juga dapat menghidrasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Kamu bisa memilih air putih suhu ruangan atau dingin sesuai selera. Untuk rasa yang lebih segar, campurkan dengan beberapa buah segar atau daun mint sebagai infused water.

    (elk/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Air Putih Dingin Vs Air Putih Suhu Ruang, Lebih Sehat Mana?


    Jakarta

    Minum air putih dianjurkan setiap hari untuk menghidrasi tubuh. Banyak orang lebih menyukai air dingin dibandingkan dengan suhu ruang. Lebih sehat mana ya?

    Air putih termasuk minuman sehat penting dikonsumsi setiap hari. Karena, berfungsi dalam menghidrasi tubuh agar tak kekurangan cairan.

    Anjuran minimum mengonsumsi air putih adalah 8 gelas atau setara dengan 2 liter per hari. Konsumsi air putih ini bisa lebih banyak tergantung kebutuhan tubuh.


    Dilansir dari Delish (26/4), diketahui kalau banyak orang cenderung lebih menyukai segelas air dingin. Banyak juga yang mengatakan kalau air hangat jauh lebih baik. Namun, apakah suhu air putih itu penting untuk tubuh?

    Mandy Enright, ahli diet menjelaskan terkait suhu air putih yang dikonsumsi. “Sejujurnya, kebanyakan orang bisa mendapatkan manfaat dari minum air putih secara umum, jadi ini tergantung pada preferensi pribadi saja terkait suhu,” kata Enright.

    konsumsi air putih untuk tubuhkonsumsi air putih untuk tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Amy Lee, seorang ahli nutrisi mengatakan bahwa sebagian orang mengira air dingin dapat mengganggu pencernaan. Padahal, penelitian mengenai hal tersebut masih minim. Begitu juga dengan penjelasan mengenai air hangat lebih sesuai untuk suhu tubuh manusia.

    “Tidak ada data penelitian yang dapat diandalkan mengenai manfaat kesehatan dari minum air putih pada suhu tertentu,” ujar Lee.

    Baik air putih dingin atau dalam suhu biasa sama-sama bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Keduanya dapat menjaga tubuh dari dehidrasi.

    konsumsi air putih untuk tubuhkonsumsi air putih untuk tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Cukup mengonsumsi air putih juga baik dalam proses menurunkan berat badan. Karena, bisa mendorong proses metabolisme tubuh. Air putih juga tidak mengandung kalori atau nol kalori.

    Jadi, kamu bisa memilih minum air putih dingin maupun temperatur normal atau suhu ruangsesuai selera. Kamu bisa juga mencampurkan air putih dengan beberapa buah segar atau daun mint sebagai infused water, rasanya jauh lebih segar.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt