Tag: air lemon

  • 5 Minuman Diet Intermittent Fasting Selain Air Putih

    Jakarta

    Intermittent fasting atau puasa intermiten menjadi diet yang populer bagi dipilih oleh banyak orang yang mau meningkatkan berat badan. Salah satu cara yang dilakukan adalah metode 16/8 di mana puasa dilakukan selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam.

    Selain itu, ada metode 5:2 yang melibatkan makan teratur selama lima hari dan mengonsumsi kalori minimal dalam dua hari yang tidak berurutan. Selama periode puasa, minuman yang dikonsumsi bisa memengaruhi efektivitas puasa secara signifikan. Jadi, penting untuk memilih minuman sehat selama puasa intermiten.

    Minuman Sehat untuk Diet Intermittent Fasting

    Selain air putih, ada beberapa minuman sehat yang bisa dikonsumsi untuk diet intermittent fasting. Dikutip dari laman Health Shots, berikut di antaranya:


    1. Air Lemon

    Air lemon merupakan minuman sederhana tapi efektif untuk dinikmati selama diet intermittent. Tambahan irisan lemon atau sedikit perasan air lemon ke dalam air bisa meningkatkan rasa dan memberi manfaat vitamin C, sehingga bisa mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Air lemon juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan bertindak sebagai diuretik ringan, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan membuang racun. Dalam hal penurunan berat badan dalam puasa intermiten, minum air lemon bisa mengurangi nafsu makan dan asupan kalori. Ingat, jangan gunakan gula atau pemanis tambahan

    2. Kopi Hitam

    Kopi hitam mengandung kalori minimal, biasanya kurang dari 5 kalori per cangkir dan bisa mendukung proses diet. Kandungan kafein dalam kopi hitam merangsang sistem saraf dan mengirim sinyal untuk memecah lemak. Hal ini ditunjukan dalam sebuah studi dalam Food Science and Biotechnology.

    Hal ini bisa membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, yang bisa meningkatkan manfaat puasa. Jangan menambahkan gula, krim, atau susu pada kopi karena bisa meningkatkan asupan kalori.

    3. Teh Hijau

    Seperti kopi hitam, teh hijau juga mengandung kafein, tapi dalam jumlah yang lebih rendah, sehingga bisa memberikan efek stimulan yang lebih ringan. Sebuah studi yang diterbitkan Cochrane Database of Systematic Reviews, teh hijau kaya akan antioksidan yang disebut sebagai katekin.

    Teh hijau kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG) yang dikaitkan dengan manfaat puasa intermiten, seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak. Minum teh hijau secara teratur juga terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    4. Teh Herbal

    Kebanyakan teh herbal, seperti peppermint, jahe, atau jambang sepatu biasanya tidak mengandung kafein dan terbukti membantu menurunkan berat badan. Teh herbal juga bisa membantu meredakan gangguan pencernaan dan mual, serta meningkatkan relaksasi. Setiap teh herbal memiliki efek yang berbeda pada tubuh, tapi semuanya menyehatkan dan menenangkan.

    5. Air Berkarbonasi

    Air soda yang berkarbonasi tapi tidak mengandung kalori merupakan pilihan lain yang cocok dikonsumsi dalam puasa intermiten. Sebuah studi dalam Digestive Disease and Sciences, air soda bisa meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, mengurangi risiko asupan kalori, serta membantu menurunkan berat badan. Pastikan tidak menambahkan gula atau pemanis buatan.

    Ditinjau oleh: Mhd. Alrdian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (elk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman Diet Intermittent Fasting Selain Air Putih

    Jakarta

    Intermittent fasting atau puasa intermiten menjadi diet yang populer bagi dipilih oleh banyak orang yang mau meningkatkan berat badan. Salah satu cara yang dilakukan adalah metode 16/8 di mana puasa dilakukan selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam.

    Selain itu, ada metode 5:2 yang melibatkan makan teratur selama lima hari dan mengonsumsi kalori minimal dalam dua hari yang tidak berurutan. Selama periode puasa, minuman yang dikonsumsi bisa memengaruhi efektivitas puasa secara signifikan. Jadi, penting untuk memilih minuman sehat selama puasa intermiten.

    Minuman Sehat untuk Diet Intermittent Fasting

    Selain air putih, ada beberapa minuman sehat yang bisa dikonsumsi untuk diet intermittent fasting. Dikutip dari laman Health Shots, berikut di antaranya:


    1. Air Lemon

    Air lemon merupakan minuman sederhana tapi efektif untuk dinikmati selama diet intermittent. Tambahan irisan lemon atau sedikit perasan air lemon ke dalam air bisa meningkatkan rasa dan memberi manfaat vitamin C, sehingga bisa mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Air lemon juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan bertindak sebagai diuretik ringan, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan membuang racun. Dalam hal penurunan berat badan dalam puasa intermiten, minum air lemon bisa mengurangi nafsu makan dan asupan kalori. Ingat, jangan gunakan gula atau pemanis tambahan

    2. Kopi Hitam

    Kopi hitam mengandung kalori minimal, biasanya kurang dari 5 kalori per cangkir dan bisa mendukung proses diet. Kandungan kafein dalam kopi hitam merangsang sistem saraf dan mengirim sinyal untuk memecah lemak. Hal ini ditunjukan dalam sebuah studi dalam Food Science and Biotechnology.

    Hal ini bisa membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, yang bisa meningkatkan manfaat puasa. Jangan menambahkan gula, krim, atau susu pada kopi karena bisa meningkatkan asupan kalori.

    3. Teh Hijau

    Seperti kopi hitam, teh hijau juga mengandung kafein, tapi dalam jumlah yang lebih rendah, sehingga bisa memberikan efek stimulan yang lebih ringan. Sebuah studi yang diterbitkan Cochrane Database of Systematic Reviews, teh hijau kaya akan antioksidan yang disebut sebagai katekin.

    Teh hijau kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG) yang dikaitkan dengan manfaat puasa intermiten, seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak. Minum teh hijau secara teratur juga terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    4. Teh Herbal

    Kebanyakan teh herbal, seperti peppermint, jahe, atau jambang sepatu biasanya tidak mengandung kafein dan terbukti membantu menurunkan berat badan. Teh herbal juga bisa membantu meredakan gangguan pencernaan dan mual, serta meningkatkan relaksasi. Setiap teh herbal memiliki efek yang berbeda pada tubuh, tapi semuanya menyehatkan dan menenangkan.

    5. Air Berkarbonasi

    Air soda yang berkarbonasi tapi tidak mengandung kalori merupakan pilihan lain yang cocok dikonsumsi dalam puasa intermiten. Sebuah studi dalam Digestive Disease and Sciences, air soda bisa meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, mengurangi risiko asupan kalori, serta membantu menurunkan berat badan. Pastikan tidak menambahkan gula atau pemanis buatan.

    Ditinjau oleh: Mhd. Alrdian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (elk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Hoax! Lemon Tak Bisa Pangkas Lemak, Tapi Memang Bisa Bikin Diet Lebih Efektif


    Jakarta

    Air lemon dipercaya bisa mengikat dan membakar lemak, sehingga banyak dianjurkan untuk diet saat ingin menurunkan berat badan. Awas, dokter gizi menegaskan konsep ini tidak tepat.

    “Itu mitos ya,” kata dokter gizi klinis dr Dessy Suci Rachmawati, SpGK, kepada detikcom, Jumat (30/5/2025).

    Menurut dr Dessy, lemon tidak secara langsung bekerja dengan mengikat maupun membakar lemak. Meski demikian, ia membenarkan bahwa air lemon memang bisa membantu menurunkan berat badan secara tidak langsung.


    Dijelaskan, lemon mengandung antioksidan yang bekerja mengurangi stres oksidatif di dalam tubuh. Pada orang dengan obesitas, terjadi inflamasi atau peradangan kronis yang mengganggu imunitas dan proses regenerasi sel tubuh.

    Lemon, menurut dr Dessy, bisa membantu mengurangi proses radang tersebut. Selain itu, minum air lemon juga bisa mengalihkan keinginan untuk mengonsumsi minuman manis penyebab berat badan meningkat.

    “Tetap dapat efek seger, tapi tanpa tambahan gula. Mungkin membantu agar tidak pengen minuman manis,” jelasnya.

    (up/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman Terbaik untuk Hempaskan Lemak Perut dengan Cepat

    Jakarta

    Ada banyak cara untuk menghempaskan atau menghilangkan lemak perut. Mulai dari menjalani diet harian hingga mengonsumsi minuman tertentu yang dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mempercepat pembakaran lemak.

    Bila diet yang sehat dikombinasikan dengan olahraga teratur, tentu dapat menghempaskan lemak perut lebih cepat. Berikut beberapa minuman yang dapat membantu menghilangkan lemak di tubuh dan membantu program penurunan berat badan:

    1. Air Lemon dan Madu

    Dikutip dari Times of India, salah satu minuman yang populer untuk menurunkan berat badan adalah air lemon. Minuman ini bermanfaat untuk mengurangi lemak di lingkar pinggang.


    Lemon membantu membersihkan tubuh, yang meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak. Jika terlalu asam, dapat ditambahkan madu sesuai selera dan dapat membantu menurunkan berat badan.

    Campurkan setengah sendok teh madu dan satu sendok teh air jeruk lemon ke dalam secangkir air hangat dan minumlah pagi dan sebelum tidur.

    2. Teh Kayu Manis (Cinnamon Tea)

    Teh kayu manis atau cinnamon juga dapat bermanfaat untuk menghilangkan lemak di tubuh. Tambahkan kayu manis ke dalam segelas air mendidih, tunggu hingga hangat dan bisa diminum pagi atau malam hari.

    Jika diminum di malam hari, teh kayu manis ini membantu mempercepat metabolisme tubuh. Kayu manis juga memiliki banyak kualitas antibakteri dan antioksidan.

    Campuran ini bermanfaat seperti minuman detoksifikasi. Untuk memberikan rasa manis, bisa ditambahkan dengan madu.

    Teh hijau terkenal karena kemampuannya membakar lemak dan kandungan antioksidannya yang tinggi. Mengonsumsi minuman ini setelah makan sangat baik untuk membantu membakar kalori karena menjadi sumber berbagai nutrisi dan antioksidan yang bermanfaat.

    Namun, manfaat ini sangat eksklusif terkait dengan olahan teh hijau dengan kandungan katekin tinggi, antioksidan yang dapat mempercepat metabolisme dan mendorong pembakaran lemak.

    4. Air Chia Seed

    Air chia seed adalah minuman sederhana dan efektif untuk menurunkan berat badan. Biji-bijian yang kaya serat ini membantu pencernaan, membantu tubuh memproses nutrisi secara efisien dan mencegah kembung.

    Tambahkan sesendok chia seed ke dalam secangkir air hangat dan biarkan terendam selama beberapa menit, lalu minum. Saat direndam dalam air, chia seed akan membesar dan membentuk tekstur seperti gel, sehingga membuat kenyang lebih lama dan menahan keinginan untuk makan.

    5. Teh Hijau dengan Irisan Lemon

    Ini adalah perpaduan yang kuat antara dua komponen yang kaya antioksidan. Teh hijau mengandung katekin, terutama EGCG, yang membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak.

    Irisan lemon juga membantu meningkatkan asupan vitamin C, yang mendukung pencernaan dan detoksifikasi. Kombinasi ini dapat merangsang pembakaran lemak, pencernaan, dan detoksifikasi untuk menurunkan berat badan.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 11 Manfaat Minum Air Lemon di Pagi Hari, Pangkas BB sampai Cegah Penyakit

    Jakarta

    Minuman air lemon cukup digemari orang. Rasanya yang menyegarkan menjadikan air lemon sebagai pilihan minuman, tak terkecuali pada pagi hari. Ternyata tak hanya menyegarkan, minum air lemon juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

    Air lemon mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat minum air lemon di pagi hari? Simak artikel berikut.

    Kandungan Air Lemon

    Mengutip Healthline, 1 gelas air lemon yang diperas dari 1 buah lemon mengandung:


    • 10,6 kalori
    • 21% dari kebutuhan vitamin C harian
    • 2% dari kebutuhan folat (vitamin B9) harian
    • 1% dari kebutuhan potasium harian
    • 1% dari kebutuhan vitamin B1 harian
    • 1% dari kebutuhan vitamin B5 harian
    • 0,5% dari kebutuhan vitamin B2 harian.

    Manfaat Minum Air Lemon

    Berikut manfaat minum air lemon di pagi hari.

    1. Menghidrasi Tubuh

    Kementerian Kesehatan menganjurkan orang dewasa mengonsumsi sekitar 8 gelas (sekitar 2 liter) air per hari. Memenuhi kebutuhan air harian sangat penting untuk menghindari dehidrasi.

    Jika tak suka minum air putih saja yang rasanya hambar, detikers bisa menambahkan perasan air lemon agar lebih rajin minum air.

    2. Sumber Asupan Vitamin C

    Buah citrus seperti lemon kaya akan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh sehingga tubuh terhindari dari inflamasi dan berbagai penyakit.

    Selain itu, vitamin C juga berperan dalam metabolisme protein, memproduksi hormon, dan menyerap zat besi.

    Kekurangan vitamin C akan menyebabkan kelelahan, insomnia, kulit kering, dan meningkatkan risiko tubuh terkena infeksi.

    Minum air lemon di pagi hari bisa membantu menurunkan berat badan, lho. Sebab, hal ini meningkatkan rasa kenyang, sehingga mendorong kita untuk makan lebih sedikit.

    Air lemon mengandung kalori dan nutrisi bagi tubuh, sekaligus membuat kita mengurangi asupan kalori berlebih dari makanan.

    4. Melancarkan Pencernaan

    Air lemon mengandung asam sitrat yang membantu meningkatkan kinerja asam lambung. Asam lambung berperan membantu tubuh memecah dan mencerna makanan.

    Sebagai tambahan, minumlah air lemon yang masih mengandung serat lemon. Serat pada lemon meningkatkan kesehatan usus dan memperlambat pencernaan gula, sehingga menurunkan kadar gula dalam darah.

    5. Mengurangi Hipertensi

    Mengutip laman resmi Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, air lemon mengandung zat-zat yang berperan dalam menurunkan angka inflamasi dan stres, serta meningkatkan antioksidan yang mencegah oksidasi kolesterol jahat LDL dan pembentukan plak pada dinding arteri.

    Riset tahun 2014 yang dilakukan oleh Faculty of Health and Welfare Prefectural University of Hiroshima bersama Pokka Sapporo Food and Beverage menunjukkan bahwa konsumsi lemon tiap hari menunjukkan kaitan dengan penurunan tekanan darah.

    Tentunya air lemon saja tidak cukup untuk menurunkan tekanan darah. Demi hasil yang lebih baik, pengidap hipertensi juga perlu rutin melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki.

    6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Air lemon kaya akan vitamin C yang mampu mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Bukan hanya vitamin C, serat pada lemon juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung secara signifikan.

    7. Mencegah Batu Ginjal

    Batu ginjal adalah butiran kecil yang terbentuk akibat kristalisasi zat sisa di ginjal. Asam sitrat pada air lemon mampu menurunkan risiko batu ginjal karena meningkatkan volume dan pH urine, sehingga batu ginjal tidak bisa terbentuk.

    8. Mengurangi Risiko Anemia

    Anemia bisa terjadi salah satunya karena tubuh kekurangan zat besi. Usus mampu menyerap zat besi heme dengan mudah. Zat besi heme ini terdapat pada daging, ayam, dan ikan. Tetapi, zat besi non heme yang terdapat pada tumbuhan lebih sulit diserap oleh usus.

    Penyerapan zat besi non heme mampu ditingkatkan dengan asupan vitamin C dan asam sitrat dari air lemon.

    9. Menghilangkan Bau Mulut

    Menurut dokter gigi Gavin Laidlaw di situs resminya, air lemon bisa menjadi salah satu cara mengurangi bau mulut. Kandungan asam sitrat dalam lemon meningkatkan produksi saliva dan mengurangi bau mulut

    10. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

    Mengutip Healthshots, air lemon membantu menjaga kesehatan jaringan gusi agar gigi tidak mudah copot. Selain itu, air lemon membantu mencegah gingivitis (pembengkakan gusi).

    11. Mengurangi Stres

    Tak hanya menjaga kesehatan fisik, minum air lemon di pagi hari juga bisa menjaga kesehatan mental. Menurut jurnalis dan penulis Sandi Schwartz di situs Ecohappiness Project, vitamin C yang terkandung di air lemon menurunkan kadar hormon stres.

    Selain itu, vitamin C juga mampu mencegah kerusakan otak akibat hormon stres yang disebut kortisol.

    Saat stres, tubuh mengeluarkan lebih banyak radikal bebas. Vitamin C mengontrol kadar radikal bebas dan memperbaiki tubuh. Jadi, vitamin C pada air lemon membantu melindungi tubuh dari efek stres yang menumpuk.

    Itu dia berbagai manfaat kesehatan meminum air lemon di pagi hari. Perlu diingat, terlalu banyak mengonsumsi air lemon bisa mengikis enamel gigi. Untuk mengurangi risiko ini, sebaiknya minum air lemon melalui sedotan untuk mengurangi kontak dengan gigi. Lalu, berkumurlah dengan air setelahnya.

    (fds/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Dokter Ungkap 4 Kesalahan Terbesar Saat Minum Air Lemon


    Jakarta

    Air lemon banyak dikonsumsi untuk menghidrasi tubuh hingga bantu menurunkan berat badan. Namun, dokter ini mengungkap kesalahan yang sering dilakukan banyak orang saat minum air lemon.

    Air lemon disukai karena rasanya asam menyegarkan. Untuk membuatnya juga mudah karena tinggal mencampur perasan lemon dengan air hangat. Kemudian ada juga yang suka menambahkan madu, daun mint, atau timun agar rasanya lebih enak dan nutrisinya bertambah.

    Konsumsi air lemon punya banyak manfaat sehat, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, dan menjaga hidrasi tubuh. Dalam hal diet, air lemon membantu karena sifatnya rendah kalori. Air lemon juga disebut mendukung metabolisme yang artinya meningkatkan pembakaran lemak tubuh.


    Namun, dalam mengonsumsi air lemon, sering kali banyak orang melakukan kesalahan. Seperti halnya yang diungkap oleh Dr. Eric Berg DC melalui unggahan YouTube (25/4/2023). Pria 60 tahun yang aktif berbagi konten edukasi kesehatan ini menjelaskan 4 kesalahan minum air lemon paling umum seperti berikut:

    1. Minum tepat sebelum makan

    Dr. Berg tidak menyarankan kamu minum air lemon tepat sebelum makan karena kandungan asam sitrat bisa diubah menjadi senyawa alkalin. Kondisi ini berdampak pada terhambatnya pencernaan. Sebagai solusi, minum air lemon minimal 1/2 jam atau 1 jam sebelum waktu makan.

    2. Minum air lemon tanpa dilarutkan air

    Air lemon sebaiknya tidak diminum dalam dalam bentuk ekstrak begitu saja, tapi kamu perlu melarutkannya dengan air. “Melakukan hal ini artinya membiarkan asam yang sangat kuat mengenai gigi Anda. Kandungan pH air lemon yaitu 2 atau 3 yang artinya sama dengan asam hidroklorik,” jelas dokter yang berbasis di Virginia, Amerika Serikat itu.

    Paparan asam yang kuat dari air lemon langsung ke gigi membuat enamel gigi bisa rusak. Solusinya, larutkan air lemon dengan air putih lalu minum menggunakan sedotan agar air asam tersebut tidak mengenai gigi langsung.

    3. Minum dalam kondisi maag

    Tak semua orang bebas mengonsumsi air lemon. Jika kamu punya kondisi maag atau sedang sariawan, jangan minum air lemon. Bakal terjadi kontraindikasi ketika asam mengenai perut atau bagian yang sedang sariawan. Jangan abaikan tanda berupa sensasi terbakar yang muncul usai minum air lemon. Jika muncul tanda itu, segera hentikan kebiasaan minum air lemon.

    4. Penderita alkalosis

    Alkalosis adalah kondisi medis yang terjadi ketika kadar basa (alkali) dalam darah tubuh berlebihan, menyebabkan pH darah meningkat menjadi abnormal tinggi, yaitu di atas 7,45 (alkalemia). Mereka yang menderita alkalosis tidak disarankan minum air lemon.

    Konsumsi air lemon akan membuat kondisi tubuh terlalu banyak basa (alkali). Gejala yang ditimbulkan termasuk pusing, kebas, pernapasan cepat, hingga palpitasi jantung.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Hati-Hati! Ini 5 Efek Samping Kebanyakan Minum Air Lemon


    Jakarta

    Air lemon memang membantu menurunkan berat badan. Namun, konsumsinya juga perlu diperhatikan, karena jika terlalu banyak bisa sebabkan efek samping berbahaya.

    Jika berbicara tentang minuman yang ampuh untuk menurunkan berat badan, air lemon adalah jawaban tepat. Minuman ini dapat mencegah penambahan berat badan karena kandungan antioksidan polifenol di dalam lemon.

    Menurut sebuah penelitian, senyawa antioksidan dalam lemon juga dapat menurunkan risiko obesitas. Air lemon juga terkenal dapat membantu detoksifikasi sistem atau meningkatkan kesehatan metabolisme.


    Tidak heran minuman sederhana ini banyak penggemarnya, terutama mereka yang memang ingin menurunkan berat badan.

    Sayangnya, meski bermanfaat, minum air lemon ternyata bisa menimbulkan efek samping, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

    Untuk mengetahui efek samping minum air lemon, ini informasinya seperti dilansir dari Times of India (23/10/2024).

    1. Erosi gigi

    Ilustrasi gigiErosi gigi bisa terjadi jika terlalu banyak minum air lemon. Foto: Getty Images/iStockphoto/metamorworks

    Salah satu efek samping banyak minum air lemon adalah memicu erosi gigi. Ini karena lemon bersifat asam dan paparan minuman asam dalam jangka panjang dapat mengikis email gigi.

    Pengikisan ini nantinya dapat menyebabkan peningkatan sensitivitas gigi, karies gigi, hingga masalah gigi lainnya yang lebih besar.

    Jika suka minum air lemon, coba minum pakai sedotan agar tidak bersentuhan langsung dengan gigi. Selain itu, bisa juga berkumur setelah meminumnya.

    2. Rasa tidak nyaman di perut

    Ilustrasi Sakit PerutMinum air lemon yang berlebihan juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut. Foto: Getty Images/oatawa

    Beberapa orang suka minum air lemon karena bantu mengurangi kembung dan rasa tidak nyaman di perut, hingga melancarkan pencernaan.

    Namun, jangan terkejut karena jika dikonsumsi berlebihan, air lemon bisa menimbulkan risiko perut yang tidak nyaman.

    Sebab, kandungan asam pada bisa membuat lapisan perut iritasi, menyebabkan nyeri ulu hati, mulas, refluks asam, atau gangguan pencernaan lainnya.

    Jika mengalami gejala seperti ini, tandanya kamu perlu mengurangi konsumsi air lemon.

    Efek samping lain yang bisa timbul karena minum air lemon berlebihan bisa dilihat di halaman selanjutnya!

    3. Risiko dehidrasi

    Air lemonAri lemon juga bisa menyebabkan risiko dehidrasi, sehingga jangan minum terlalu banyak. Foto: iStock

    Minum air lemon memang menghidrasi, tetapi konsumsi secara berlebihan justru dapat menyebabkan dehidrasi. Pasalnya, asam sitrat di dalam lemon dapat memiliki efek diuretik, yang menyebabkan seseorang buang air kecil lebih sering.

    Hal tersebut menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dikonsumsi, terutama jika kamu tidak mengimbanginya lagi dengan minum air putih yang banyak.

    4. Ketidakseimbangan elektrolit

    Air lemon dikenal mengandung vitamin C dan memiliki sifat antioksidan yang baik untuk kesehatan. Namun, asupan berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit tubuh.

    Kadar keasaman yang tinggi menyebabkan perubahan kadar potasium dan sodium tubuh yang penting untuk fungsi otot dan kesehatan secara keseluruhan. Namun, ketidakseimbangan ini dapat mengakibatkan gejala, kelelahan, kram otot, sampai irama ritme jantung yang tidak teratur.

    5. Reaksi alergi

    ilustrasi alergi dinginMinuman ini juga bisa menyebabkan reaksi alergi yang berbahaya.. Foto: thinkstock

    Mereka yang memiliki sensitivitas lebih sebaiknya perlu memerhatikan asupan air lemon sehari-hari. Pasalnya, air lemon bisa berpotensi menyebabkan reaksi alergi.

    Terutama bagi mereka yang mungkin alergi terhadap buah-buahan jeruk. Sebaiknya perlu mempertimbangkan kembali asupan air lemon karena bisa menimbulkan gejala, seperti ruam kulit hingga respon anafilaksis (reaksi alergi yang mampu memengaruhi banyak sistem dalam tubuh).

    Jika melihat reaksi tidak biasa setelah minum air lemon, segera berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Air Lemon vs Air Kelapa, Mana yang Lebih Bagus untuk Hidrasi?


    Jakarta

    Hidrasi bisa dilakukan dengan minum air putih dan minuman menyehatkan lain seperti air lemon dan air kelapa. Di antara keduanya, mana yang lebih bagus untuk memenuhi kebutuhan cairan harian?

    Salah satu komponen penting dari pola hidup sehat adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Hal ini penting untuk memastikan organ tubuh berfungsi maksimal sebab 60 persen tubuh terdiri dari air.

    Jika hidrasi tak terpenuhi, maka akan mungkin mengalami banyak masalah kesehatan. Salah satunya dehidrasi yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, kulit menjadi kering, terkelupas, dan terlihat kusam. Pada kasus terparah dapat menyebabkan syok hipovolemik.


    Cara utama hidrasi adalah mengasup cairan sesuai kebutuhan tubuh. Selain dari air putih dan makanan berkuah, kamu bisa minum minuman sehat seperti air lemon dan air kelapa sebagai alternatif jika bosan rasa air putih.

    Keistimewaan air kelapa

    Fresh Coconut Water Drink in glass with coconut leaf on wooden  backgroundFoto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

    Mengutip Times of India (14/4/2024), air kelapa selama ini disebut minuman olahraga alami karena kandungan elektrolit di dalamnya. Banyak atlet mengandalkan air kelapa sebagai minuman untuk menghidrasi tubuh.

    Air kelapa juga kaya akan kalium, natrium, magnesium, dan kalsium. Semuanya merupakan elektrolit yang penting untuk memelihara keseimbangan cairan dalam tubuh, menjaga fungsi otot, dan sinyal saraf.

    Tak hanya itu, air kelapa mengandung karbohidrat, secara khusus dalam bentuk gula seperti glukosa dan fruktosa. Meminumnya dapat menjadi sumber energi yang cepat setelah lelah beraktivitas fisik.

    Air kelapa mengandung antioksidan seperti vitamin C dan beragam polifenol. Fungsinya adalah menetralisir radikal bebas berbahaya yang ada dalam tubuh dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Antioksidan sendiri berperan penting dalam mengurangi inflamasi (peradangan), mendukung imunitas tubuh yang kuat, dan mencegah penyakit kronis.

    Air lemon juga kaya khasiat

    Air lemonFoto: iStock

    Air lemon banyak digemari pelaku hidup sehat karena rasanya menyegarkan. Air lemon biasanya dijadikan infused water untuk diminum usai olahraga atau sebagai pilihan lain saat ingin minum sehat dengan rasa selain air putih.

    Air lemon tergolong minuman rendah kalori yang kaya vitamin C, antioksidan, dan flavonoid. Kombinasinya dapat mendukung fungsi imun tubuh, menyehatkan kulit, dan melancarkan pencernaan.

    Air lemon juga memiliki sifat alkali, meskipun rasanya asam. Meminumnya dapat membantu menyeimbangkan kadar pH dalam tubuh dan mengurangi keasaman di dalamnya.

    Baca halaman selanjutnya untuk tahu mana yang lebih bagus untuk hidrasi.

    Mana yang lebih bagus untuk hidrasi?

    Minum Air Kelapa Hijau Plus Air Jeruk Nipis Bisa Sembuhkan COVID-19, Ini Faktanya!Foto: iStock

    Saat cuaca panas, kebutuhan hidrasi tubuh perlu diperhatikan lebih serius. Jangan sampai kamu tidak memenuhinya agar tidak terpapar penyakit serius.

    Dalam hal hidrasi, baik air kelapa dan air lemon sama-sama dapat diandalkan. Keduanya memiliki manfaat unik dan spesifik untuk kesehatan.

    Air kelapa unggul dalam mengatasi kehilangan elektrolit dalam tubuh lewat keringat. Jadi minum air kelapa bagus setelah melakukan aktivitas berat atau ketika kondisi sedang panas dan lembab.

    Berkat kandungan potassium-nya, air kelapa jadi pilihan favorit para atlet dan pegiat fitness karena dapat mengatasi dehidrasi sekaligus mengatasi nyeri otot.

    Sementara itu, air lemon memang tidak punya elektrolit sekaya air kelapa, tapi punya keunggulan lain. Air lemon kaya vitamin C yang membantu melawan stress oksidatif dan menawarkan banyak manfaat sehat lain.

    Kandungan vitamin C-nya bahkan sangat bagus untuk dikonsumsi saat bulan-bulan musim panas atau ketika kamu sedang terpapar panas yang sangat. Sebab vitamin C bersifat melawan radikal bebas.

    Pada akhirnya, pilihan antara air kelapa dan air lemon untuk hidrasi tergantung preferensi dan kebutuhan hidrasi setiap orang. Jika kamu termasuk orang yang sering melakukan aktivitas fisik dan di outdoor terkena panas, maka air kelapa bisa jadi pilihan optimal.

    Namun jika kamu mencari minuman hidrasi dengan tambahan manfaat antioksidan dan pendorong imunitas tubuh, air lemon jadi jawaban yang lebih tepat.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 7 Manfaat Air Lemon untuk Diet, Ampuh Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Air lemon banyak dikonsumsi pelaku diet. Selain rasanya yang asam menyegarkan, air lemon memang berkhasiat menurunkan berat badan. Ini alasannya!

    Lemon merupakan buah kaya vitamin C dan antioksidan. Mengonsumsi air lemon secara rutin dapat bermanfaat untuk kesehatan secara umum.

    Dalam hal diet, minum air lemon juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Tak sekadar anggapan, hal itu benar adanya lantaran kandungan nutrisi lemon mendukung usaha diet.


    Mengutip Eat This, Not That! (5/1/2024), ahli gizi Catherine Gervacio menjelaskan alasan mengapa konsumsi air lemon bagus dan ampuh untuk turunkan berat badan. Ia mengatakan hal itu juga perlu didukung oleh konsumsi makanan bergizi seimbang dan pola hidup sehat.

    Berikut 7 alasannya:

    1. Menyeimbangkan kadar gula darah

    Kombinasi senyawa alami lemon, termasuk serat larut, mampu menstabilkan kadar gula darah. Penelitian menunjukkan lemon adalah bahan makanan rendah glikemik.

    Minum air lemon mampu menyeimbangkan kadar gula darah. Keinginan makan manis pun bisa diredam. Gervacio mengatakan lemon tidak hanya memberikan rasa asam segar pada minuman, tapi juga mengontrol nafsu makan.

    2. Menyehatkan pencernaan

    3D Illustration Concept of Human Digestive System Small Intestine AnatomyFoto: Getty Images/iStockphoto/magicmine

    Menurut penelitian tahun 2022 yang dipublikasikan dalam Food Technology & Biotechnology, air lemon meningkatkan produksi enzim dan cairan pencernaan. Efeknya, proses pencernaan berjalan lebih mulus dan nutrisi terserap lebih maksimal.

    Saat diet, menjaga kesehatan pencernaan begitu penting. Air lemon pun punya fungsi efektif untuk hal ini. Gervacio menyarankan minum air lemon hangat pagi hari. Minum dalam kondisi perut kosong.

    3. Menciptakan kondisi alkali

    Lemon dikenal dengan sifat asamnya, tapi ketika sudah dimetabolisme tubuh akan menghasilkan efek alkali. Kondisi ini menguntungkan pelaku diet karena mengurangi penyimpanan lemak.

    Gervacio mengatakan, “Ganti konsumsi minuman manis atau minuman tinggi kalori dengan air lemon. Rasa alaminya akan memuaskan indera pengecap, tapi tanpa tambahan kalori.”

    4. Tingkatkan energi

    Air lemonFoto: iStock

    Alasan lain minum air lemon bagus untuk diet adalah sifatnya yang meningkatkan energi. Dengan begitu, pelaku diet akan lebih bersemangat saat olahraga atau melakukan aktivitas pembakar kalori lain.

    Menurut sebuah penelitian tahun 2019, hidrasi yang cukup jika dikombinasikan dengan sifat pendorong energi dari air lemon, akan membuat energi bertahan sepanjang hari.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Menghidrasi tubuh

    Cara utama menghidrasi tubuh adalah dengan minum air putih, tapi kalau mau yang lebih segar, minum air lemon bisa jadi alternatif. Hidrasi tubuh penting diperhatikan saat diet karena keinginan makan dan minum berkalori tinggi bisa dicegah.

    Gervacio mengatakan, “Hidrasi yang cukup memastikan tubuh kamu berfungsi maksimal karena air terlibat dalam banyak fungsi fisiologis seperti kontraksi otot, transportasi nutrisi, dan regulasi suhu.”

    6. Meningkatkan metabolisme

    Waspada! 7 Pola Makan Ini Dapat Memperlambat MetabolismeFoto: Getty Images/Young777

    Penelitian menyarankan kombinasi hidrasi dan senyawa alami pada lemon, seperti polifenol, dapat meningkatkan laju metabolisme. Dengan metabolisme yang efisien dan terhidrasi dengan baik, maka pembakaran kalori akan lebih efektif. Dengan begitu, usaha menurunkan berat badan tercapai lebih sehat.

    Serat pada lemon, pektin, juga bisa menciptakan rasa kenyang dan meningkatkan rasa puas saat makan. Menurut penelitian, minum air sebelum dan selama waktu makan akan meningkatkan rasa kenyang. Makan berlebih pun dapat dihindari.

    7. Menekan rasa lapar

    Rasa asam alami dari air lemon dapat memuaskan selera tanpa perlu menambah gula atau pemanis. Memilih air lemon daripada minuman manis atau makanan ringan dapat membantu mengurangi keseluruhan kalori dan asupan gula harian.

    Pertukaran jenis minuman ini dapat berkontribusi pada defisit kalori, yang merupakan komponen penting penurunan berat badan.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Ini Efeknya Rutin Minum Air Lemon Setiap Hari bagi Kesehatan

    Jakarta

    Air lemon diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, apalagi jika dikonsumsi setiap hari. Minuman menyegarkan yang terbuat dari campuran perasan lemon dan air putih ini dikenal sebagai sumber vitamin C hingga bantu diet turunkan berat badan.

    Lantas, benarkah air lemon menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan? Adakah efek sampingnya meminumnya? Seberapa banyak air lemon dapat dikonsumsi dan kapan waktu terbaik meminumnya agar mendapat seluruh khasiatnya?

    Manfaat Air Lemon

    Mengutip Good Food, berikut sederet efek yang akan dirasakan dari rutin minum air lemon:


    1. Meningkatkan Hidrasi Tubuh

    Minum air yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi. Karena air lemon terdiri dari campuran air putih dan perasan lemon, konsumsi minuman ini menawarkan khasiat yang mirip dengan air biasa. Salah satunya meningkatkan hidrasi tubuh.

    Air lemon bisa dijadikan alternatif bagi orang yang tidak menyukai air putih agar tingkat hidrasinya tetap stabil. Namun, minuman ini tidak disarankan dikonsumsi terlalu banyak per harinya karena dapat mengikis email gigi.

    2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Lemon mengandung vitamin C, yang merupakan antioksidan, yang bantu menaikkan sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu buah lemon seberat 48 g menyimpan sekitar 21% dari nilai harian (DV) vitamin C yang dibutuhkan tubuh.

    Antioksidan diketahui bantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas penyebab peradangan dan sejumlah penyakit. Vitamin C juga berperan penting dalam proses tubuh, seperti penyerapan zat besi, memproduksi hormon, hingga metabolisme protein.

    3. Menjaga Kesehatan Kulit

    Vitamin C dapat membantu tubuh memproduksi kolagen yang berkontribusi terhadap kesehatan kulit, mulai mencegah penuaan dini, menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, serta mempercepat penyembuhan luka.

    Sejumlah studi telah membuktikan adanya kaitan antara vitamin C atau asam askorbat dan flavonoid dengan perbaikan kondisi kulit.

    4. Memperlancar Pencernaan

    Minum air lemon sebelum makan diyakini memperlancar pencernaan. Menurut penelitian kecil pada 2022, peneliti menemukan kandungan asam sitrat dalam lemon bantu meningkatkan sekresi asam lambung. Asam lambung sendiri merupakan cairan yang diproduksi lambung untuk bantu memecah dan mencerna makanan.

    5. Mencegah Batu Ginjal

    Asam sitrat dalam lemon bisa bantu mencegah batu ginjal yang disebabkan oleh penumpukan kalsium oksalat. Sitrat, komponen asam sitrat, membuat urin kurang masam bahkan dapat memecah gumpalan batu kecil yang berpotensi menjadi batu ginjal.

    Mengutip Healthline, minum air lemon bantu meningkatkan asupan air harian. Air sendiri kerap direkomendasikan dalam strategi penurunan berat badan.

    Dalam studi 2018, mereka yang minum air sebelum makan mengkonsumsi lebih sedikit makanan daripada mereka yang tidak meminumnya terlebih dulu. Meski makan lebih sedikit, mereka tidak merasa kelaparan.

    Dengan begitu, konsumsi air putih atau air lemon sebelum makan bisa menjadi cara menurunkan berat badan yang cukup efektif.

    Apakah Air Lemon Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

    Dilansir The Healthy, air lemon aman diminum setiap hari asalkan konsumsinya tidak berlebihan. Sebab asam sitrat dalam lemon bisa merusak email gigi.

    Air lemon juga aman diminum oleh semua orang selama tidak menimbulkan efek samping apa pun. Namun mereka yang mengalami nyeri ulu hati tidak disarankan mengkonsumsi minuman ini sebab dapat memperparah rasa nyeri setelah meminumnya.

    Dosis dan Waktu Terbaik Minum Air Lemon

    Sebaiknya hanya konsumsi air lemon yang terbuat dari campuran perasan setengah buah lemon dan 240 ml air putih per harinya, tidak lebih. Jika asamnya terlalu tajam, tambahkan sedikit air, daun mint, atau irisan jahe.

    Disarankan menggunakan air putih agak hangat atau bersuhu ruang untuk bantu mengekstrak kandungan vitamin C-nya. Hindari menambahkan gula, sesekali tidak masalah jika menambahkan sedikit madu murni.

    Tidak ada waktu terbaik untuk meminum air lemon sehingga dapat dikonsumsi kapan saja. Menjadikan air lemon sebagai minuman pertama di pagi hari merupakan cara bagus untuk menghidrasi tubuh setelah tidur malam yang panjang. Ditambah lagi, vitamin C-nya tidak hanya meningkatkan energi tetapi juga mempercepat metabolisme.

    (azn/row)



    Sumber : food.detik.com