Tag: air putih

  • Hindari Air Putih Usai Konsumsi Makanan Ini agar Perut Tetap Nyaman


    Jakarta

    Minum air putih memang sangat dianjurkan. Namun, tetap perlu memperhatikan beberapa hal, termasuk menghindari minum air putih usai mengonsumsi makanan ini.

    Air putih menjadi salah satu minuman yang wajib dikonsumsi setiap harinya. Minum air putih yang cukup dapat menjaga kadar cairan tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada beberapa fungsi, seperti pencernaan, sirkulasi, hingga ginjal.

    Minum air putih juga dapat menghindari dehidrasi hingga mengontrol asupan kalori. Oleh karena itu, setiap harinya diwajibkan minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.


    Namun, minum air putih juga tidak boleh sembarangan. Selain memperhatikan takarannya, kamu juga perlu memperhatikan waktu minum yang tepat. Sebaiknya hindari minum air putih setelah makan 5 makanan ini.

    Merangkum Times of India (16/12), hindari minum air putih dengan makanan ini:

    1. Makanan pedas

    Tokopedia Makanan PedasDiketahui minum air putih setelah makan makanan pedas hanya akan membuat rasa panas menyebar. Foto: Dok. Tokopedia

    Makanan pedas memang bisa membuat lidah, mulut, dan perut panas setelahnya. Dengan kondisi seperti ini, beberapa orang pun mungkin ingin segera menghilangkan rasa pedas dan panas itu. Akhirnya mereka langsung minum air putih.

    Namun, minum air putih setelah makan makanan sangat pedas bisa membuat rasa pedas semakin menyebar di area mulut. Sampai-sampai itu menyebabkan sensasi seperti terbakar. Sensasi pedas ini menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah haus.

    Mengutip magelangkab.go.id, air putih juga merupakan zat polar yang tidak akan bisa menghilangkan rasa pedas di mulut. Minum air putih setelah makan makanan pedas juga bisa menyebabkan perut kembung hingga rasa tidak nyaman di perut.

    2. Makanan berlemak

    Resep Fillet Ayam Goreng TepungMinum air setelah makan makanan berlemak bisa menyebabkan perut kembung. Foto: iStock

    Konsumsi makanan berlemak, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan lain sebagainya mungkin memberi efek serat di tenggorokan. Sehingga, mereka yang habis makan makanan ini ingin cepat-cepat menghilangkan serat dengan minum air putih.

    Namun, minum air putih setelah makan makanan berlemak bukanlah pilihan tepat. Makanan berlemak bisa menyebabkan perut kembung. Minum air putih dalam jumlah banyak setelahnya juga berkontribusi menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

    3. Minuman berkarbonasi

    Sparkling water and lemon slice on glass with an ice, sunny day - narrow focus on middle of the glassMinuman berkarbonasi juga sebaiknya tidak diminum setelah makan. Foto: iStock/The Daily Meal

    Minuman air berkarbonasi atau sparkling water sering terlintas menjadi pilihan cocok untuk menghilangkan dahaga setelah makan. Namun, sebaiknya minuman ini dihindari.

    Sekalipun banyak yang mengungkap sparkling water lebih sehat daripada soda biasa, tetapi tetap saja bisa memicu gejala bahaya. Terlebih, ketika sparkling water diminum setelah makan makanan berat. Ini bisa menyebabkan kembung dan perut bergas. Karbonasi di dalam minuman ini juga berkontribusi dalam gangguan ke pencernaan.

    Makanan lain yang sebaiknya dihindari bersama air putih bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Makanan berat

    Setelah makan makanan berat, seperti nasi dengan banyak lauk pauk, seseorang mungkin ingin menetralkan tenggorokannya kembali dengan minum air putih. Namun, perlu diperhatikan konsumsinya.

    Minum air putih yang banyak setelah konsumsi makanan berat hanya akan berkontribusi dalam membuat perut tidak nyaman dan begah. Lebih direkomendasikan minum air putih berbarengan selama menikmati makanan.

    5. Kondisi tepat untuk minum air putih

    Larangan minum air putih setelah konsumsi makanan sebenarnya tidak sepenuhnya harus dihindari. Mengutip alodokter.com, seseorang tetap diperbolehkan minum air putih setelah makan bila kondisinya memang merasa haus, bila makanan terlalu kering dan menjadi sulit ditelan, hingga bila kamu sudah tidak kuat dengan rasa makanan yang terlalu pedas.

    Sebaliknya, minum air putih setelah makan menjadi tidak baik bila kamu sudah merasa kembung duluan, begah, hingga terjadi nyeri di ulu hati. Itu juga tidak baik ketika air putih membuatmu merasa cepat kenyang, sehingga menurunkan jumlah makanan dan asupan nutrisi.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Tips Minum Air Putih untuk Bantu Turunkan BB dari Pakar Diet


    Jakarta

    Saat menjalani program diet untuk menurunkan berat badan hal yang perlu dilakukan adalah meninjau setiap bagian dari rutinitas harian. Salah satunya adalah mengevaluasi makanan dan minuman apa saja yang dikonsumsi setiap hari.

    Faktanya, sesuatu yang sederhana seperti minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan. Ahli diet Amy Goodson memberikan berapa banyak air putih yang harus diminum untuk menurunkan berat badan.

    Bisakah minum air putih membantu menurunkan berat badan?

    Tetap terhidrasi dengan minum air putih adalah kunci utama untuk menghidrasi tubuh. Selain itu, Goodson mengatakan itu juga bisa membantu menurunkan berat badan secara tidak langsung.


    “Minum air memang bermanfaat untuk membantu rasa kenyang, tapi itu bukan penyebab langsung penurunan berat badan,” katanya yang dikutip dari Eat This, Senin (5/2/2024).

    Berikut cara air putih dalam membantu menurunkan berat badan:

    Meningkatkan rasa kenyang

    “Minum air sebelum dan sesudah makan membuat kenyang. Hal ini dapat mengakibatkan konsumsi lebih sedikit kalori selama waktu makan,” jelas Goodson.

    Selain itu, menurut penelitian dari Wageningen University di Belanda, orang yang meminum milkshake dan kemudian segelas besar air mengalami penurunan rasa lapar dan peningkatan rasa kenyang. Itu berbanding terbalik pada mereka yang meminum segelas kecil air setelah milkshake.

    Hidrasi bebas kalori

    Minum air adalah cara bebas kalori untuk meningkatkan hidrasi. Daripada mengonsumsi minuman manis seperti es teh manis atau minuman berenergi, disarankan untuk minum air putih.

    “Itu dapat membantu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan, mendukung pengelolaan berat badan,” kata Goodson.

    Peningkatan kinerja fisik

    Memastikan tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk mencapai kinerja fisik yang optimal. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan dan individu bergerak lebih lambat saat berolahraga.

    “(Ini) dapat berkontribusi pada pembakaran kalori selama berolahraga,” kata Goodson.

    Berapa banyak air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan?

    Mengenai jumlah ideal air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan, tidak ada pendekatan yang universal. Menurut Goodson, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang harus diminum.

    “Meskipun ada aturan lama yang menyatakan bahwa harus minum delapan gelas air, kenyataannya banyak faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang dibutuhkan, termasuk usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kesehatan Anda secara keseluruhan,” jelasnya.

    Bagi wanita, jumlah total air yang harus diminum adalah sekitar 11,5 gelas per hari, sementara untuk pria sekitar 15,5 gelas. Namun, perkiraan ini mencakup cairan yang dikonsumsi baik dari makanan maupun minuman, termasuk air.

    Biasanya seseorang akan mendapatkan sekitar 20 persen air dari hal lainnya, seperti dari makanan yakni buah, sayuran, sup, dan lain-lainnya.

    Dengan mempertimbangkan hal tersebut, wanita membutuhkan sekitar 9 gelas cairan per hari dan pria sekitar 13 gelas untuk membantu mengisi kembali jumlah air yang hilang.

    NEXT: Waktu yang Dianjurkan untuk Minum

    Rekomendasi ini menyoroti minum air putih saat makan, yang dapat meningkatkan rasa kenyang yang meningkatkan cairan saat makan.

    Sebelum makan: Minum air sebelum makan dapat membantu mengontrol ukuran porsi dengan lebih baik dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi selama makan.

    Sepanjang hari: Konsisten dengan hidrasi adalah kuncinya. Ditambah lagi, banyak orang sering salah mengartikan rasa haus dengan rasa lapar dan mungkin mengambil makanan, padahal sebenarnya mereka hanya haus. Hal ini berpotensi menyebabkan asupan kalori lebih besar.

    Setelah makan: Setelah selesai makan kecil, di mana seseorang merasa tercukupi daripada kenyang. Minum lebih banyak air dapat meningkatkan rasa kenyang.

    Sebelum berolahraga: Minum air sebelum berolahraga adalah kunci untuk mendapatkan performa terbaik dan menghindari atau menunda dehidrasi. Biasanya dianjurkan minum 2-4 jam sebelum berolahraga.

    “Tujuannya adalah memulai olahraga dengan warna urin Anda kuning pucat hingga jernih,” tutur Goodson.

    Selama berolahraga: Saat berolahraga, seseorang harus minum 0,29 liter air setiap 20 menit untuk menurunkan kemungkinan mengalami dehidrasi.

    Setelah berolahraga: “Meskipun kebanyakan orang tidak menimbang berat badan sebelum dan sesudah berolahraga, rekomendasinya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter air,” kata Goodson.

    “Bagi kebanyakan individu, tujuannya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter cairan, dan kemudian terus terhidrasi hingga warna urine mereka kuning pucat hingga jernih.”

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Bikin Cepat Kurus, Ketahui Manfaat dan Bahaya Diet Air Putih

    Jakarta

    Diet air putih adalah metode diet yang dilakukan dengan hanya mengonsumsi air putih. Diet yang juga dikenal dengan nama “water fasting” ini belakangan sedang tren di kalangan masyarakat.

    Orang yang menjalani diet air putih tidak mengonsumsi makanan dan minuman apapun selain air putih. Diet ini dipercaya ampuh untuk menurunkan berat badan. Lantas, apa saja manfaat diet air putih? Apakah diet ini dapat menimbulkan bahaya?

    Sekilas tentang Diet Air Putih

    Dilansir dari Medical News Today, diet air putih adalah sebuah periode ketika seseorang tidak mengkonsumsi makanan, sehingga hanya minum air putih saja. Pertanyaannya, apakah diet ini ampuh untuk menurunkan berat badan?


    Mengutip dari Vinmec International Hospital, puasa/diet minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan seseorang dengan cepat. Menurut sejumlah penelitian, seseorang yang hanya mengonsumsi air putih selama 24 jam mengalami penurunan berat badan sekitar 0,9 kg per hari.

    Jadi, apabila diasumsikan, diet air putih dapat menurunkan berat badan seseorang hingga 6,3 kg dalam seminggu.

    Manfaat Diet Air Putih

    Dikutip dari Healthline, selain ampuh menurunkan berat badan, diet air putih juga memiliki berbagai manfaat lainnya, di antaranya:

    • Membantu menurunkan tekanan darah.
    • Menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.
    • Meningkatkan sensitivitas insulin dan leptin.
    • Memicu proses autophagy (saat tubuh memecah dan mendaur ulang bagian sel yang lama atau berbahaya).

    Bahaya Diet Air Putih

    Meski memiliki banyak manfaat, diet air putih juga berpotensi membahayakan tubuh apabila dilakukan terlalu lama tanpa adanya pengawasan dari dokter. Sebab, tubuh akan kekurangan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan sumber gizi lain yang hanya bisa didapat melalui makanan.

    Sejumlah bahaya yang bisa disebabkan oleh diet ini antara lain:

    • Dehidrasi
    • Kekurangan gizi
    • Hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah mendadak)
    • Penurunan berat badan yang tidak sehat

    Bagaimana Cara Melakukan Diet Air Putih yang Aman?

    Menurut Vinmec International Hospital, sejauh ini belum ada penelitian yang menjelaskan tentang aturan diet air putih secara tepat. Meski demikian, ada beberapa tahapan atau fase yang bisa dijadikan panduan sebelum melakukan diet ini.

    1. Fase Pradiet

    Jika baru pertama kali melakukan diet air putih, maka Anda harus mempersiapkan diri sejak 3-4 hari sebelumnya. Pada fase ini, Anda dapat makan dengan porsi kecil atau melakukan puasa beberapa jam dalam sehari.

    2. Fase Diet (24-72 jam)

    Saat periode diet berlangsung, Anda dianjurkan untuk minum 2-3 liter air putih per hari. Diet ini bisa dilakukan selama 24-72 jam (1-2 hari) serta tidak dianjurkan untuk melebihi jangka waktu tersebut.

    Perlu diingat, hindari aktivitas yang menguras tenaga dan memerlukan fokus penuh saat sedang diet air putih. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya cedera atau kecelakaan.

    3. Fase Pasca Diet

    Selesai diet, Anda disarankan untuk mengkonsumsi jus atau makanan kecil untuk meningkatkan jumlah asupan gizi secara perlahan. Ini bertujuan untuk mencegah refeeding syndrome, yaitu kondisi fatal ketika tubuh mengalami perubahan cairan dan elektrolit.

    Fase pasca diet ini normalnya berlangsung dalam sehari. Akan tetapi, jika Anda melakukan diet dengan durasi agak lama, maka waktu yang dibutuhkan tubuh untuk beradaptasi juga semakin lama.

    Tips Diet Air Putih

    Nah, bagi Anda yang ingin melakukan diet air putih, ada sejumlah tips yang perlu diperhatikan sebelum memulainya, yakni sebagai berikut:

    • Konsumsi makanan yang banyak dan bergizi sebelum diet air putih. Pastikan untuk memenuhi asupan protein dan karbohidrat dalam makanan.
    • Memilih waktu diet air putih yang tepat, misalnya saat sedang libur, bersantai di rumah, atau melakukan work from home (WFH).
    • Hindari diet air putih jika kondisi tubuh sedang tidak fit.
    • Hindari olahraga dan aktivitas lain yang terlalu berat.
    • Sebaiknya, lakukan puasa intermittent terlebih dahulu untuk mengatur jeda makan.

    Itulah manfaat dan bahaya diet air putih untuk tubuh. Perlu diingat, diet ini tergolong berat, sehingga tidak dianjurkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan orang yang mengidap penyakit tertentu seperti gagal ginjal, asam urat, maag, atau gangguan makan.

    (elk/row)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Manfaat Minum Air Putih Sebelum Ngopi, Pencinta Kopi Perlu Tahu


    Jakarta

    Pakar menganjurkan minum air putih sebelum minum kopi. Tak sekadar membasuh tenggorokan, ternyata ini 7 manfaat minum air putih sebelum ngopi.

    Pencinta kopi perlu mengetahui sebuah tips simpel, tapi berguna dalam menikmati kopi. Pakar menyarankan untuk minum air putih dulu sebelum menenggak minuman berkafein ini.

    Konsumsi air putih sendiri diketahui sangat bermanfaat untuk tubuh. Lalu dalam kaitannya dengan minum kopi, minum air putih sebelumnya memberi manfaat ekstra untuk mereka yang meminumnya.


    Air putih disebut mampu mencegah masalah pencernaan, membuat rasa kopi lebih enak, hingga meminimalisir efek negatif tendangan kafein. Menikmati secangkir kopi pun jadi lebih maksimal.

    Mengutip Death Wish Coffee (1/12/2022), berikut 7 manfaat minum air putih sebelum ngopi:

    1. Air putih mencegah kekurangan mineral hingga masalah pencernaan

    Jika kamu langsung minum kopi setelah bangun tidur, maka keasamannya dapat mengiritasi lapisan perut mengingat tubuh berada dalam kondisi cukup kering. Seperti diketahui, saat kopi diminum, perut menghasilkan asam klorida.

    Efeknya bisa semakin parah ketika kamu minum kopi dalam kondisi perut kosong. Efek tersebut berupa risiko kekurangan mineral dan masalah pencernaan yang mencakup maag, mulas, hingga infeksi kandung kemih. Untuk mencegah hal ini, coba minum air putih dulu sebelum ngopi.

    2. Melindungi warna gigi

    Woman holding cigarettes with yellow teeth isolated on blue background, asianFoto: Thinkstock

    Masalah utama yang dirasakan pencinta kopi adalah warna gigi mereka berubah jadi kuning karena sering minum kopi. Hal ini karena kandungan tannin pada kopi.

    Tannin menciptakan lapisan pada gigi yang seharusnya berwarna cenderung putih. Kondisi ini bisa dicegah dengan minum air putih 15 menit sebelum ngopi. Tujuannya, agar lapisan yang melindungi gigi bisa diproduksi.

    3. Bikin rasa kopi lebih enak

    Dari segi rasa, minum air putih sebelum ngopi ternyata dapat membuat rasa kopi lebih enak. Pasalnya air berfungsi membersihkan palet atau mulut.

    Seperti diketahui, rasa kopi bakal lebih enak dan maksimal saat kamu ‘menyingkirkan’ rasa lain dari mulut terlebih dulu. Air putih ini bisa diminum dalam kondisi apapun, baik dingin, suhu ruang, maupun panas.

    4. Cegah efek naiknya kortisol

    Ternyata Ini Alasan Muncul Rasa Gelisah dan Cemas Usai Minum KopiFoto: Getty Images/iStockphoto/SPmemory

    Saat minum kopi, kadar kortisol yang membantu tubuh merasa waspada dan terjaga bakal naik. Namun efek sampingnya, kamu mungkin merasa stress dan cemas.

    Dalam hal ini, diperlukan minum beberapa gelas air putih sebagai bahan bakar untuk membuat tubuh siap menghadapi efek tersebut. Minum air putih sebelum ngopi juga membuat metabolisme, fokus, dan energi kamu meningkat lebih baik.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Menghidrasi tubuh

    Manfaat penting lain dari minum air putih sebelum ngopi adalah menghidrasi tubuh dan melawan efek buruk dari dehidrasi. Efek tersebut mencakup perasaan lelah, sakit kepala, pusing, dan linglung. Pada efek terparah, dehidrasi dapat memicu ragam masalah kesehatan termasuk hipertensi, batu ginjal, dan obesitas.

    Dehidrasi saat minum kopi mungkin terjadi karena kafein bersifat diuretik. Artinya, tubuh terstimulasi untuk buang air kecil lebih sering. Pakar menyarankan minum 500-800 ml air putih sebelum minum cairan apapun, termasuk kopi.

    6. Memuaskan dahaga

    Hidrasi Tubuh Tak Hanya dengan Air Mineral, Bisa dengan 2 Minuman IniFoto: Getty Images/iStockphoto/YSedova

    Banyak orang minum kopi pada pagi hari karena haus. Minum air akan menghilangkan dahaga tersebut sehingga membantu kamu menghindari konsumsi kopi berlebihan.

    7. Meminimalisir efek buruk kafein

    Minum air putih sebelum ngopi membantu meminimalisir efek buruk kafein yang biasanya terjadi 25 menit setelah minum kopi. Sebutannya caffein crash yang disebabkan oleh bahan kimia bernama theobromine. Biasanya efek yang ditimbulkan adalah perasaan lelah.

    Minum air putih mencegah hal itu sehingga kamu lebih produktif sepanjang hari. Efek kafein yang positif pun bisa terasa lebih maksimal saat kamu minum air putih dulu sebelum ngopi.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Minum Banyak Air Putih Bisa Bikin Kurus, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Banyak orang meyakini minum air putih lebih banyak bakal bantu berat badan lebih cepat turun. Sebenarnya hal ini mitos atau fakta?

    Mencukupi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar tubuh terhidrasi dan organ-organ di dalamnya dapat berfungsi maksimal. Namun, dalam kaitannya dengan diet, benarkah konsumsi air putih membantu?

    Dikutip dari Times of India (27/9), konsumsi air putih memang punya peran saat diet. Utamanya dalam menjawab pertanyaan, apakah kamu benar-benar lapar atau hanya haus semata? Sebab seseorang sering kali salah mengartikan sinyal haus sebagai lapar.


    Jadi, jika rasa lapar tiba-tiba menyerang, hindari langsung makan. Coba minum segelas air putih. Jika rasa laparnya sudah hilang, berarti sebenarnya tubuh kamu hanya haus. Tubuh perlu hidrasi yang cukup dari minum air putih.

    Manfaatkan juga air putih untuk meningkatkan rasa kenyang. Caranya cukup minum segelas besar air putih sebelum makan. Dengan begini, kamu akan terhindar dari makan berlebih. Asupan kalori yang lebih sedikit berkaitan dengan berat badan yang lebih cepat turun.

    Young woman standing in front of open refrigerator and drinking cold water while suffering from a hot summer heat at homeMinum air putih yang cukup ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/deepart386

    Peran lain dari minum air putih saat diet adalah hidrasi. Dengan kondisi tubuh yang terhidrasi, maka kamu memastikan semua organ dan fungsi tubuh berjalan lebih lancar. Kondisi ini menciptakan sistem tubuh yang ideal untuk bantu penurunan berat badan.

    Pastikan kamu hanya minum air putih yang sehat dan minim kalori. Jangan mengganti air putih dengan jus kemasan, soda, teh manis, minuman kopi kekinian, atau minuman lanis lain. Konsumsinya malah bisa bikin berat badan makin naik.

    Saat minum air putih, kamu juga disarankan tidak berlebihan. Sebab asupan air putih berlebihan juga bakal memunculkan efek samping karena sifatnya yang mengganggu elektrolit tubuh.

    Cara termudah untuk tahu sudah cukup minum air putih atau belum adalah dengan melihat warna urin. Jika warnanya kuning pucat itu bagus, jika gelap berarti kamu harus minum lebih banyak. Lalu jika warna urin sebening kristal, sebaiknya kurangi karena itu berarti kamu terlalu banyak minum.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Minum Air Putih Bantu Turunkan Berat Badan, Seberapa Efektif?


    Jakarta

    Minum air putih disebut-sebut mampu membantu menurunkan berat badan. Apakah klaim itu benar? Lalu seberapa efektif air putih mendukung usaha diet?

    Mencukupi kebutuhan cairan tubuh harian dengan minum air putih sangat penting. Sebab dengan hidrasi yang cukup, maka berbagai organ tubuh dapat berfungsi normal.

    Selain itu, hidrasi juga berperan dalam menurunkan berat badan. Mengenai jumlah asupannya, mengutip Very Well Health, untuk laki-laki usia 19 tahun ke atas perlu setidaknya 3,7 liter air, sedangkan perempuan sebanyak 2,7 liter.


    Dalam kaitannya dengan usaha penurunan berat badan, berikut 6 alasan pentingnya minum air putih:

    1. Menekan nafsu makan

    Air dapat berfungsi sebagai penekan nafsu makan secara alami. Saat penuh, perut mengirimkan sinyal ke otak untuk berhenti makan. Air mengisi ruang di perut sehingga muncul rasa kenyang.

    Selain itu, banyak juga orang yang mengira merasa lapar, padahal sebenarnya hanya haus. Minum air putih segelas sebelum makan dapat membantu mengekang keinginan ngemil yang tidak perlu.

    2. Meningkatkan pembakaran kalori

    Ilustrasi manfaat minum air sebelum tidurFoto: Getty Images/PonyWang

    Beberapa penelitian menunjukkan, minum air dapat membantu membakar kalori.

    Menukil dari Medical News Today, penelitian pada 2014 mengamati 12 orang yang minum 500 mililiter (ml) air dingin dan air suhu ruang mengalami peningkatan pengeluaran energi.

    Mereka mampu membakar 2-3 persen lebih banyak kalori dari biasanya dalam 90 menit setelah minum air.

    Minum air dingin dapat lebih meningkatkan manfaat pembakaran kalori karena tubuh mengeluarkan energi dengan memanaskan air untuk pencernaan.

    3. Membuang racun dari tubuh

    Tubuh yang kekurangan cairan bakal kesulitan membuang sampah atau zat sisa dengan benar dalam bentuk urine atau feses.

    Tubuh yang cukup cairan membuat ginjal mampu menyaring racun dan zat sisa tanpa membuang nutrisi dan elektrolit penting.

    Air pun membantu menjaga zat sisa bisa bergerak dengan melunakkan atau mengencerkan feses.

    4. Menurunkan asupan kalori

    Wanita Ini Menangis Usai Beli Air Putih Seharga Rp 295 RibuFoto: Istimewa

    Banyak orang tanpa sadar memasukkan kalori berlebihan ke dalam tubuh, terutama lewat minuman. Soda, jus, kopi susu, dan minuman beralkohol merupakan jenis minuman tinggi kalori.

    Mengganti sebagian minuman tinggi kalori dengan minuman nol kalori seperti air putih bisa menurunkan asupan kalori harian.

    5. Membakar lemak

    Tubuh akan kesulitan memetabolisme lemak atau karbohidrat tanpa air. Proses metabolisme lemak disebut lipolisis.

    Langkah awal lipolisis adalah hidrolisis atau molekul air berinteraksi dengan trigliserida (lemak), menghasilkan gliserol dan asam lemak.

    Oleh karenanya, minum air putih sangat penting untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan.

    6. Mengoptimalkan manfaat olahraga

    Ingin menurunkan berat badan? Jangan lupa berolahraga.

    Asupan cairan yang cukup akan membantu otot, jaringan ikat, dan sendi bergerak dengan benar.

    Air pun membantu paru-paru, jantung, dan organ lain bekerja efektif selama latihan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Air Putih untuk Menurunkan Berat Badan, Memangnya Bisa?

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Selain Air Putih, Minuman Ini Bagus Dikonsumsi Saat Cuaca Panas


    Jakarta

    Banyak orang mengalami dehidrasi ketika gelombang panas melanda. Minum air putih memang tepat. Namun, menurut dokter, ada minuman lain yang juga disarankan. Apa ya?

    Heatwave atau gelombang panas sedang terjadi di sejumlah negara. Fenomena ini merupakan kondisi udara panas yang terjadi selama 5 hari atau berkepanjangan. Suhu hariannya juga lebih tinggi dari suhu harian maksimum rata-rata.

    Dalam kondisi cuaca seperti ini, masyarakat disarankan menghindari matahari dan memakai tabir surya. Selain itu, mereka juga disarankan minum banyak cairan yang menghidrasi tubuh.


    Ketika mendengar kata hidrasi, banyak orang berpikir air putih adalah pilihan paling tepat. Namun, seorang dokter telah mengklaim bahwa ada minuman lain yang tidak kalah menghidrasi, yaitu susu.

    Dr. Natasha Fernando, Medical Director di Medichecks mengungkap susu mungkin jauh lebih menghidrasi dibandingkan air putih.

    Menurut penjelasan Dr Natasha, kandungan gula, lemak, dan protein di dalam susu memperlambat laju cairan dalam mengosongkan perut. Karenanya minum segelas susu putih bisa menjaga hidrasi tubuh cukup lama, lapor metro.co.uk (18/07/2024).

    Ia juga mengungkap susu mengandung natrium yang memungkinkan tubuh menahan air lebih lama dan membantu meningkat hidrasi.

    konsumsi air putih untuk tubuhAir putih memang mampu menghidrasi tubuh dengan baik. Namun, dokter menemukan minuman lain yang juga dapat membantu. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bukan hanya susu sapi, orang-orang yang tidak toleran dengan laktosa juga bisa mengonsumsi susu nabati. Dr Natasha mengungkap susu kedelai juga mengandung elektrolit yang mampu merehidrasi lebih lanjut.

    Disamping susu, dia merekomendasikan jenis makanan kaya air yang dapat membantu menghidrasi tubuh, seperti semangka, air kelapa, mentimun, atau jus mentimun.

    Tidak hanya minuman dingin, sebenarnya minuman panas juga membantu mendinginkan tubuh.

    Seorang ahli saraf di University of Cambridge mengungkap kepada NPR jika minuman panas entah bagaimana memiliki efek pada mekanisme pendinginan sistematik, yang melebihi efek sebenarnya dalam hal memanaskan tubuh.

    Jenis susuRupanya susu juga mampu membantu menghidrasi tubuh. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Namun, daripada ragu minum susu hangat, pilihlah susu dengan suhu normal atau suhu dingin.

    Sebelum mengalami dehidrasi, ketahui juga tanda-tandanya agar kamu bisa menangani segera. Orang dewasa maupun anak kecil yang mengalami dehidrasi biasanya merasa haus, mengeluarkan urin berwarna kuning pekat, merasa pusing dan lelah, hingga kondisi mulut dan bibir yang kering.

    Ketika merasakan gejala seperti itu, jangan ragu untuk langsung menghidrasi tubuh dengan minum air putih, susu, atau konsumsi makanan tinggi air.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • 9 Minuman Detoks Ginjal, Bantu Buang Racun dalam Tubuh!

    Jakarta

    Ada minuman yang bisa dikonsumsi untuk membersihkan ginjal kotor atau mengalami kerusakan. Minuman detoks ginjal ini dapat mengusir limbah sisa metabolisme yang menumpuk dan berisiko menyebabkan kondisi seperti batu ginjal melalui urine.

    Sejumlah minuman ini terbuat dari bahan alami yang mudah ditemukan. Cara buatnya pun gampang dan dapat dibikin sendiri di rumah. Lantas, ada apa saja minuman untuk pembersih ginjal?

    9 Minuman Detoks Ginjal

    Ada sejumlah minuman pembersih ginjal yang dapat dikonsumsi untuk menghilangkan racun di organ tersebut. Dilansir GoodRx dan Healthline, berikut beberapa minuman detoks ginjal yang bisa dibuat sendiri di rumah:


    1. Air Putih

    Setiap organ di dalam tubuh membutuhkan air agar dapat bekerja dengan baik. Begitu juga dengan ginjal. Ginjal memerlukan air untuk mengeluarkan urine. Lewat urine, limbah sisa metabolisme di dalam tubuh seperti urea dan racun akan terbuang.

    Namun jika asupan air sedikit, produksi dan volume urine akan rendah. Limbah sisa pun jadi menumpuk di dalam tubuh. Dan ini dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

    Karena itu, minum air putih yang cukup itu penting agar ginjal dapat membuang zat sisa berlebihan. Terlebih ini penting untuk detoksifikasi dan menjaga kesehatan ginjal secara menyeluruh.

    2. Jus Wortel

    Jus wortel dapat memberi efek antioksidan bagi tubuh. Penelitian terhadap tikus menemukan wortel yang dikonsumsi bersamaan dengan obat perusak ginjal bisa melindungi organ tersebut dari kerusakan.

    Meski efeknya belum terbukti pada ginjal manusia, tapi jus wortel dapat dikonsumsi rutin. Lantaran buah ini berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga memelihara kulit dna rambut.

    3. Jus Buah Bit

    Jus bit juga memiliki sifat antioksidan. Studi terhadap hewan menunjukkan efek antioksidan buah ini bantu melindungi dari ginjal dari kerusakan. Selain itu, jus bit diyakini bisa meningkatkan aliran darah ke ginjal.

    Beberapa bukti lain menemukan buah bit dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi. Tekanan darah tinggi diketahui bisa memberatkan ginjal. Karena itu, jus bit boleh coba dikonsumsi untuk menstabilkan tekanan darah.

    4. Jus Jeruk

    Jeruk mengandung asam sitrat yang dapat cegah pembentukan batu ginjal. Caranya dengan mengikat kalsium dalam urine sehingga pertumbuhan kristal yang menyebabkan batu ginjal bisa terhambat.

    Buah jeruk dapat diolah menjadi minuman jus untuk mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal kalsium oksalat. Efek tersebut bisa terlihat pada pengidap batu ginjal maupun orang yang sehat.

    5. Jus Apel

    Uji penelitian memperlihatkan urine orang yang rutin minum jus apel punya kemungkinan yang kecil untuk membentuk batu ginjal kalsium oksalat. Walau ini adalah penelitian skala kecil, jus apel bisa diminum karena bukan hanya menawarkan perlindungan bagi ginjal tetapi juga bagi mata, gigi, dan jantung.

    6. Perasan Lemon

    Air perasan lemon juga mengandung sitrat yang bisa detoks ginjal dengan mengikat kelebihan kalsium penyebab pembentukan kristal.

    Bukan hanya mengurangi risiko terkena, sebuah penelitian menemukan konsumsi rutin perasan lemon dapat mencegah batu ginjal muncul kembali pada orang yang pernah mengalaminya.

    7. Jus Melon

    Lagi-lagi asam sitrat pada buah seperti melon dapat menurunkan risiko terkena batu ginjal. Zat tersebut bantu membuang kelebihan kalsium melalui urine. Selain itu, kandungan air yang tinggi dalam melon juga bantu ginjal bisa bekerja menyaring produk limbah dan mengeluarkannya lewat urine.

    Oleh karenanya, jus melon bisa dibuat di rumah untuk membersihkan ginjal. Buah ini juga cocok jadi camilan selama musim kemarau yang terik.

    8. Jus Semangka

    Kandungan air yang tinggi dalam semangka dapat bantu tubuh memperoleh asupan cairan yang dibutuhkan. Buah ini juga bisa menghidrasi tubuh sehingga organ-organ di dalamnya, termasuk ginjal, menjalankan fungsinya dengan baik.

    Tubuh yang mendapatkan asupan cairan yang cukup maka produksi urine normal. Limbah sisa metabolisme tidak akan menumpuk dan justru ikut terbuang lewat urine. Demikian masalah ginjal seperti batu ginjal dapat dihindari. Untuk mengkonsumsi melon dapat dibuat jus atau langsung dimakan.

    9. Teh Herbal

    Selain jus buah-buahan, teh herbal yang terbuat dari jahe, ginseng, atau kunyit juga dapat diminum untuk membersihkan organ ginjal.

    Dilansir Verywell Health, kunyit diyakini bisa mengurangi urea, mencegah peradangan pada ginjal dan bantu mengeluarkan limbah melalui urine. Sementara jahe bantu membatasi toksisitas ginjal.

    Teh dari sejumlah rimpang tersebut dapat dibuat dengan merendamnya dalam segelas air panas dan dibiarkan selama beberapa menit kemudian diminum. Bisa juga direbus dalam air terlebih dahulu dan baru diminum bila sudah hangat.

    Nah, itu tadi sederet minuman detoks ginjal yang dapat dicoba untuk membersihkan organ tersebut. Hasilnya diharapkan bisa berdampak menyeluruh untuk menurunkan risiko terkena penyakit, misal batu ginjal.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Air Putih Dingin Vs Air Putih Suhu Ruang, Lebih Sehat Mana?


    Jakarta

    Minum air putih dianjurkan setiap hari untuk menghidrasi tubuh. Banyak orang lebih menyukai air dingin dibandingkan dengan suhu ruang. Lebih sehat mana ya?

    Air putih termasuk minuman sehat penting dikonsumsi setiap hari. Karena, berfungsi dalam menghidrasi tubuh agar tak kekurangan cairan.

    Anjuran minimum mengonsumsi air putih adalah 8 gelas atau setara dengan 2 liter per hari. Konsumsi air putih ini bisa lebih banyak tergantung kebutuhan tubuh.


    Dilansir dari Delish (26/4), diketahui kalau banyak orang cenderung lebih menyukai segelas air dingin. Banyak juga yang mengatakan kalau air hangat jauh lebih baik. Namun, apakah suhu air putih itu penting untuk tubuh?

    Mandy Enright, ahli diet menjelaskan terkait suhu air putih yang dikonsumsi. “Sejujurnya, kebanyakan orang bisa mendapatkan manfaat dari minum air putih secara umum, jadi ini tergantung pada preferensi pribadi saja terkait suhu,” kata Enright.

    konsumsi air putih untuk tubuhkonsumsi air putih untuk tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Amy Lee, seorang ahli nutrisi mengatakan bahwa sebagian orang mengira air dingin dapat mengganggu pencernaan. Padahal, penelitian mengenai hal tersebut masih minim. Begitu juga dengan penjelasan mengenai air hangat lebih sesuai untuk suhu tubuh manusia.

    “Tidak ada data penelitian yang dapat diandalkan mengenai manfaat kesehatan dari minum air putih pada suhu tertentu,” ujar Lee.

    Baik air putih dingin atau dalam suhu biasa sama-sama bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Keduanya dapat menjaga tubuh dari dehidrasi.

    konsumsi air putih untuk tubuhkonsumsi air putih untuk tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Cukup mengonsumsi air putih juga baik dalam proses menurunkan berat badan. Karena, bisa mendorong proses metabolisme tubuh. Air putih juga tidak mengandung kalori atau nol kalori.

    Jadi, kamu bisa memilih minum air putih dingin maupun temperatur normal atau suhu ruangsesuai selera. Kamu bisa juga mencampurkan air putih dengan beberapa buah segar atau daun mint sebagai infused water, rasanya jauh lebih segar.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Hati-hati! Kurang Minum Air Putih Selama Puasa Picu 7 Hal Ini


    Jakarta

    Memenuhi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar terhindar dari masalah kesehatan, termasuk ketika berpuasa. Jika kurang minum air putih, waspadai 7 hal ini yang bisa terjadi.

    Air putih memiliki peran besar untuk kesehatan karena membuat fungsi-fungsi tubuh berjalan normal. Air putih mampu melindungi kesehatan otak hingga bantu tubuh mengeluarkan kotoran lewat urin.

    Karenanya kebutuhan minum air putih setiap hari tidak boleh disepelekan. Anjuran yang umum adalah 8 gelas per hari, meski jumlah ini relatif pada beberapa orang karena ada yang disarankan hingga 15 gelas per hari, bergantung pada kondisi tubuh.


    Selama puasa, kebutuhan air putih harian bisa dipenuhi saat sahur dan buka puasa. Jangan sampai kamu merasakan efek samping dari kurang konsumsi air putih.

    Mengutip Eat This, Not That (8/5), ahli gizi Melissa Rifkin mengungkap sejumlah hal yang bakal terjadi jika tubuh kalau kamu kurang minum air putih. Berikut daftarnya:

    1. Lebih cepat lapar

    Jika kamu cepat lapar selama puasa, bisa jadi karena kurang minum air putih atau kurang asupan cairan. Pasalnya, ketika dehidrasi, tubuh memberi tanda lapar untuk mengonsumsi makanan berpati atau makanan gurih yang bisa menahan air di dalam tubuh.

    Usahakan minum air putih yang cukup saat buka puasa hingga waktu sahur tiba. Tak perlu sekaligus banyak, kamu bisa mengonsumsinya dibagi dalam beberapa waktu.

    2. Berisiko sakit kepala

    Tidak ada satupun orang yang mau mengalami sakit kepala mengganggu, apalagi di tengah aktivitas. Hal ini bisa dicegah dengan menghidrasi tubuh. Coba cukupi kebutuhan minum air putih selama puasa untuk menghindari pusing akibat dehidrasi.

    3. Alami sembelit

    Apakah Kopi Bisa Mengatasi Sembelit? Berikut FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/yipengge

    Efek kurang minum air putih dan kurang cairan juga terlihat pada sistem pencernaan. Besar kemungkinan kamu sembelit karena kurang cairan bakal memperlambat proses ekskresi lewat Buang Air Besar (BAB).

    Jikapun ada keinginan BAB, maka kotoran yang keluar bisa jadi keras sehingga menimbulkan rasa tak nyaman. Kunci menghindari hal ini, mencukupi kebutuhan minum air putih harian selama puasa.

    4. Mudah lelah

    Jangan sepelekan kondisi mudah lelah, tidak berenergi, atau tidak bersemangat sepanjang hari. Ini bisa jadi tanda kalau tubuh kurang cairan.

    Alih-alih selalu mengandalkan asupan minuman manis saat sahur dan buka puasa, coba minum air putih untuk mengatasinya. Cairan ini lebih bagus karena tidak bersifat diuretik (menyebabkan sering buang air kecil) seperti minuman berkafein.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Risiko ‘heatstroke’ semakin besar

    heatstrokeFoto: Thinkstock

    Heatstroke atau serangan panas terjadi akibat cuaca panas yang membuat tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan. Suhu badan meningkat dengan cepat hingga 41° C dalam 10 sampai 15 menit dan tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan keringat.

    Kondisi ini membahayakan tubuh dan bisa dicegah dengan rajin minum air putih. Jika sudah dalam tahap yang amat berbahaya, segera ke dokter karena heatstroke tak bisa disepelekan.

    6. Metabolisme tubuh melambat

    Mencukupi kebutuhan air putih punya banyak manfaat, termasuk membantu usaha penurunan berat badan. Jika kondisi ini tidak tercapai, metabolisme tubuh bakal melambat yang berarti tujuan diet bakal lebih sulit tercapai.

    Peneliti mengungkap dengan menambah asupan air putih 1,5 liter per hari bisa membantu seseorang membakar total 17.400 kalori sepanjang tahun. Hal ini sangat membantu mereka yang sedang berdiet.

    7. Sulit fokus

    Hal lain yang bakal terjadi saat kamu kurang minum air putih adalah sulit fokus. Hal ini lantaran otak manusia 80% terdiri dari air. Dehidrasi bakal mempengaruhi daya ingat dan rentang fokus seseorang, menurut penelitian.

    Faktanya, tingkat dehidrasi yang lebih parah menunjukkan gejala neurologis yang lebih serius, seperti kebingungan dan delirium.

    Artikel ini sudah tayang di detikfood dengan judul “7 Hal yang Terjadi pada Tubuh Kalau Kurang Minum Air Putih”

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer