Tag: air

  • Pantai di Kebumen Punya Air Terjun yang Mengalir ke Samudra Hindia



    Kebumen

    Kebumen ternyata punya pantai dengan air terjun yang mengalir langsung ke Samudra Hindia. Pantai itu bernama Surumanis. Sudah pernah ke sini?

    Pantai Surumanis adalah pantai yang berada di Desa Pasir, Kebumen yang menjadi wisata kebanggaan warga desa tersebut. Lokasinya tepat bersebelahan di timur Pantai Pecaron.

    Dikutip dari situs resmi Visit Jawa Tengah, Pantai Surumanis memiliki pantai yang indah dengan pasir hitam kecoklatan yang bersih. Pantai ini juga memiliki topografi berbukit, sehingga membuat pengunjung merasa puas karena dapat merasakan dua suasana wisata berbeda dari satu tempat yang sama.


    Selain bukit dan tebingnya, daya tarik lain pantai ini adalah batu karang dan ombaknya. Pantai Surumanis dikelilingi batu karang yang memberi kesan eksotik. Ombaknya yang deras khas pantai selatan ketika bertabrakan dengan batu karang menjadi pemandangan yang mempesona.

    Daya tarik lainnya yang cukup unik dari pantai ini adalah terdapat air terjun atau curug yang berada di ujung barat pantai. Meski tak begitu tinggi, curug ini tetap menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan.

    Pantai Surumanis juga menyediakan fasilitas yang cukup memadai untuk digunakan para pengunjung seperti tempat parkir yang luas, pusat informasi, toilet, rumah makan, dan mushola.

    Selain itu, ada juga wahana permainan, camping ground, dan beberapa spot foto yang instagramable. Pantai ini juga memiliki penginapan atau cottage yang bisa kamu sewa.

    Lokasi Pantai Surumanis

    Pantai Surumanis berlokasi di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Jaraknya kurang lebih 40 kilometer dari pusat kota Kebumen.

    Harga Tiket Pantai Surumanis

    Dilansir dari postingan instagram resminya, @wisatapantaisurumanis, harga tiket masuk kawasan pantai ini adalah Rp 12.500 per orang. Tarif tersebut sudah termasuk biaya parkir dan seluruh spot foto yang dapat dijangkau secara gratis.

    Sementara bagi yang ingin berkemah di kawasan Pantai Surumanis, cukup merogoh kocek Rp 15.000 per orang.

    Cara Menuju ke Pantai Surumanis

    Rute dari alun-alun Kebumen menuju Pantai Surumanis: Jalan Soekarno Hatta – Jalan Ronggowarsito – Jalan Sokka Petanahan – Jalan Laut Munggu – Jalan Pantai Petanahan – Jalur Pantai Selatan Jawa – Jalan Pantai Suwuk – Jalan Pantai Pasir – Pantai Surumanis.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 4 Destinasi Wisata di Marunda, Jakarta Utara


    Jakarta

    Selain Ancol, Marunda bisa menjadi pilihan liburan traveler saat berada di Jakarta Utara. Berikut empat spot wisata di Marunda yang bisa dikunjungi.

    Saat berkunjung dan berlibur ke Jakarta Utara, destinasi mana saja sih yang akan jadi tujuannya? Mungkin beberapa akan menjawab kawasan Ancol karena banyaknya pilihan dan wahana yang menarik di sana. Tapi selain kawasan Ancol, ada juga nih tempat menarik dan tentunya harganya lebih terjangkau.

    Coba deh untuk sesekali berkunjung ke beberapa tempat tentunya selain hemat di kantong juga bakalan ngasih informasi sejarah yang seru. Atau menikmati suasana pantai yang tenang sambil menyaksikan matahari terbenam.


    Kesampingkan terlebih dahulu pikiran tentang Jakarta Utara bikin penat jalanannya karena banyak truk-truk besar yang lewat hingga debu jalanan yang tebal. Anggap saja hal-hal tersebut sebagai proses untuk menikmati destinasi ini.

    Berikut empat tempat di Marunda, Jakarta Utara:

    1. Pantai Marunda

    Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih.Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih. (Pradita Utama/detikcom)

    Mungkin yang terbersit dalam pikiran dan ingatan tentang pantai ini adalah kotor dan banyak sampah. Ya, jika beberapa tahun lalu pantai tersebut memang memperlihatkan sisi yang seperti itu namun keadaannya sekarang telah berangsur membaik.

    detikTravel berkunjung beberapa kali ke kawasan Pantai Marunda belakangan ini dan melihat tumpukan sampah itu mulai menghilang. Keadaan pantai cukup bersih tak seperti tahun-tahun sebelumnya.

    Saat ini, petugas PPSU dan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Pulau Seribu rutin membersihkan area pantai tersebut. Pantai Marunda pun nyaman untuk dikunjungi.

    Waktu tepat untuk menikmati Pantai Marunda ini adalah saat sore hari dan biasanya pantai ini akan mulai ramai dikunjungi sedari pukul 14.00 WIB. Jangan khawatir jika perutmu lapar karena di sini juga banyak tersedia warung cemilan hingga rumah makan masakan khas pantai yang menggiurkan.

    Harga tiket masuk: cukup membayar parkir, Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika datang di weekend akan ada biaya tambahan di pintu masuk sebesar Rp 2.000.

    Jam buka: tak ada waktu tentu, biasanya pengunjung mulai meninggalkan pantai setelah matahari terbenam.

    2. Rumah Si Pitung

    Rumah Si Pitung di Marunda, Jakarta UtaraRumah Si Pitung di Marunda, Jakarta Utara (Pradita Utama/detikcom)

    Situs cagar budaya ini perlu kamu datengin ketika berada di wilayah Marunda karena biar mengetahui informasi-informasi menarik di bangunan tersebut. Rumah Si Pitung bukan sejatinya rumah yang ditinggali oleh yang bernama Pitung tapi rumah tersebut dahulu milik Haji Marsani yang dijadikan tempat pelarian Pitung.

    Naman Pitung sendiri terdapat banyak versi ada yang menyebut nama seseorang dan ada juga yang menyebut nama sebuah kelompok. Tama, yang merupakan pemandu di Rumah Si Pitung, menceritakan versi Pitung yang paling masuk akal adalah versi sebagai kelompok.

    “Tujuh orang itu ada nama-namanya lagi tapi yang paling orang kenal itu tuh nama pemimpinnya tuh Radin Muhammad Ali Nitikusuma,” kata Tama saat ditemui detikTravel, Jumat (5/7/2024).

    Cerita berbagai versi Pitung ini bakalan kamu dengar langsung jika berkunjung ke Rumah Si Pitung yang terletak di Jalan Kampung Marunda Pulo 2, Cilincing, Jakarta Utara.

    Harga tiket masuk: Selasa – Jumat untuk dewasa Rp 10.000, mahasiswa dan anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 7.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.500, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

    Untuk Sabtu dan Minggu, dewasa Rp 15.000, mahasiswa Rp 5.000, anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 11.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.750, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

    Jam buka: 08.00 – 16.00 WIB, buka setiap hari kecuali hari Senin dan libur nasional.

    3. Masjid Al Alam

    Masjid Al Alam, Marunda, Jakarta UtaraMasjid Al Alam, Marunda, Jakarta Utara Foto: Pradita Utama/detikcom

    Destinasi berikutnya di Marunda masih terdapat kaitannya dengan cerita Pitung. Konon, Pitung pernah singgah ke masjid yang dibangun pada abad ke-17 dan didirikan oleh Pasukan Fatahillah saat akan menyerang Sunda Kelapa.

    Di Masjid yang tak terlalu jauh dari Rumah Si Pitung dan Pantai Marunda itu menyimpan segudang cerita yang menarik, juga bangunannya tak berubah sejak dulu. Masjid itu berada di Jalan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

    Hanya beberapa bagian sudah diperbaiki karena faktor usia, salah satu pengurus masjid Al Alam atau disebut juga Masjid Al Marunda, Kusnadi, mengatakan kalau masjid ini hanya dibangun dalam satu malam saja.

    “Masjid Aulia Al Marunda ini dalam waktu semalam saja, itu cerita dari orang tua kita bahwa Masjid Aulia Al Marunda didirikan dalam waktu semalam oleh para aulia,” kata Kusnadi.

    Selain sarat dengan cerita sejarahnya, masjid itu juga memiliki sumur yang dikenal dengan sumur tiga rasa. Dari rasa air biasa, asin hingga manis dan setiap orang yang mengangkut air tersebut akan berbeda rasanya,

    Harga tiket masuk: gratis

    Jam buka: untuk area bangunan Masih Al Alam lama dibuka hanya hingga jam 21.00 WIB, namun untuk area pendoponya dibuka 24 jam dan bisa digunakan untuk beristirahat.

    4. Batik Marunda

    Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi.Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi. (Pradita Utama/detikcom)

    Jakarta Utara memiliki salah satu produksi batik yang menarik yaitu Batik Marunda, batik ini memiliki ciri khas motif flora dan fauna serta motif lainnya yang mencakup bangun Jakarta seperti Monumen Nasional (Monas) dan Museum Fatahillah.

    Koordinator Produksi Batik Marunda, Mulyadi menjelaskan kalau Batik Marunda ini memiliki perbedaan dengan Batik Betawi. Jika Batik Betawi memakai warna cerah, maka Batik Marunda menggunakan warna yang lebih gelap.

    “Yang membedakan batik kita dengan Batik Betawi dia kan cerah, kalau Batik Marunda lebih ke warna-warna gelap kayak merahnya maroon, orangenya agak tua gitu, birunya biru dongker,” kata dia.

    Batik Marunda juga dibuat oleh ibu-ibu sekitar di Rusun Marunda, untuk masyarakat yang ingin melihat pembuatan Batik Marunda juga bisa datang ke Rusun Marunda blok A 10 dan untuk tempatnya pun berada di lantai dasar.

    Harga tiket masuk: gratis

    Jam buka: 10.00 – 17.00 WIB dari Senin – Sabtu

    Jadi buat yang bingung untuk mencari destinasi wisata di Jakarta Utara bisa banget nih berkunjung ke beberapa tempat di atas. Silahkan jajal pengalaman menarik wisata di Jakarta Utara ini.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wahana, Harga Tiket, serta Jam Bukanya


    Jakarta

    Lagi panas terik, sebagian traveler mungkin nggak mau berenang kan? Tapi ada lho kolam renang indoor yang kids friendly di sekitar Jakarta, yaitu Tropikana Waterpark Cibinong.

    Tropikana Waterpark Cibinong ini berlokasi di dalam mall, jadi pengunjung tidak akan kepanasan selama berenang. Kolam renang ini ramah anak sehingga mesti didampingi oleh orang dewasa berusia 17 tahun ke atas.

    Di sana ada beberapa kolam dan wahana seru serta aman tentunya. Selain itu, konsep waterpark-nya unik dan aesthetic. Traveler yang tidak berenang dapat berfoto-foto. Makin penasaran dengan Tropikana Waterpark Cibinong? Cari tahu info selengkapnya di bawah ini.


    Daya Tarik Tropikana Waterpark Cibinong

    Berikut daya tarik Tropikana Waterpark Cibinong yang membedakannya dengan kolam renang lain:

    Nuansa Tropis

    Waterpark ini memiliki konsep tropis yang Instagramable bak di pantai. Terlihat dari dekorasinya yang berhiaskan pohon kelapa, pohon palem, patung flamingo, hingga kursi pantai. Areanya pun didominasi berwarna pink, bagus banget untuk berfoto.

    Tropikana Waterpark CibinongTropikana Waterpark Cibinong (Instagram @tropikana.waterpark)

    Kolam Indoor Anak

    Karena terletak di dalam mall, Tropikana Waterpark berkonsep kolam renang indoor sehingga tidak akan kepanasan. Kolamnya pun tidak dalam jadi aman untuk anak maupun balita. Tapi tetap ya, anak-anak perlu berada dalam pengawasan orang dewasa.

    Selain itu, beberapa jenis kolam yang tersedia yakni Baby Pool, Kiddie, Wave Pool, serta Water Fountain.

    Wahana

    Di sini ada sejumlah wahana yang kids friendly, seperti papan seluncur dengan berbagai ukuran. Di samping itu, ada juga pancuran air, jembatan balon, serta area air mancur.

    Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly.Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly. (Instagram @tropikana.waterpark)

    Tropikana Waterpark Cibinong terletak di Robinson City Point Lt. Dasar, Jl. HR Lukman No. 29, Cibinong, Kabupaten Bogor. Lokasinya dari Jakarta tidak terlalu jauh dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit-1 jam.

    Kalau mengendarai mobil, dari Jakarta dapat melewati jalan Tol Jagorawi dan exit di Citeureup atau Cibinong. Naik motor juga bisa ambil arah Jalan Raya Bogor tinggal lurus saja. Jika masih tidak tahu tempatnya, bisa lihat di online maps ya.

    Waktu Operasional Tropikana Waterpark Cibinong

    Tropikana Waterpark Cibinong buka setiap hari. Traveler dapat berkunjung dari pukul 09.00-18.00 pada Senin-Jumat. Serta pukul 08.00-18.00 pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

    Harga Tiket Tropikana Waterpark Cibinong

    Harga tiket Tropikana Waterpark Cibinong yaitu Rp 59.000 per orang untuk weekday dan weekend. Untuk pendamping dikenakan tarif masuk Rp 29.000 per orang.

    Tropikana Waterpark Cibinong merupakan area kolam renang untuk anak. Untuk berenang di sini, anak di bawah 12 tahun harus didampingi orang dewasa berusia 17 tahun ke atas.

    Fasilitas Tropikana Waterpark Cibinong

    Fasilitas umum di Tropikana Waterpark Cibinong cukup lengkap. Di dalam areanya terdapat food corner, snack corner, toilet, ruang bilas, serta tempat duduk. Ada loker dan ban yang dapat disewa.

    Karena Tropikana Waterpark Cibinong berada di pusat perbelanjaan, pengunjung dapat makan atau belanja keperluan lain di gerai dalam mall.

    Nah, itu tadi informasi mengenai Tropikana Waterpark Cibinong. Apakah kamu tertarik berenang di sana?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Taman Kota Waduk Ria Rio di Jakarta Timur Pas untuk Menyongsong Petang



    Jakarta

    Di Jakarta Timur terdapat tempat yang asyik untuk menikmati sore, Taman Kota Waduk Ria Rio. Taman itu merupakan tempat favorit warga lokal menyambut petang.

    detikTravel berkunjung ke Taman Kota Waduk Ria Rio pada Senin (15/7/2024) saat matahari mulai meredup. Area yang semula hanya terdapat beberapa orang, mulai banyak dikunjungi sekitar pukul 16.00 WIB.

    Tampaknya, mereka mengetahui betul spot terbaik untuk mendapatkan sore paling indah. Di antara mereka ada yang duduk-duduk di pinggir waduk, ada pula yang menggelar tikar di area rerumputan yang luas.


    Taman Kota Waduk Ria Rio tak sulit untuk ditemukan. Taman itu berada di pinggir jalan, serta tak terlalu jauh dari Halte Cempaka Putih. Lanskap gedung-gedung pencakar langit dan hamparan waduk jadi pemandangan indah yang disuguhkan Taman Kota Waduk Ria Rio ini.

    Rafa bersama rekan-rekannya biasa menghabiskan waktu sepulang sekolah di taman ini. Dia dan rombongannya biasa nongkrong di Taman Kota Waduk Ria Rio dengan alasan enggak terlalu gerah saat sore di sini

    “Pemandangannya bagus sih di sini, ya paling di sini juga nongkrong-nongkrong aja sama teman. Di sini enak anginnya sepoi-sepoi enak buat nyantai,” ujar Rafa.

    Rafa mengatakan sudah sering datang ke sini, sudah lebih dari sepuluh kali.

    Taman Kota Waduk Ria Rio adalah tempat favorit masyarakat sekitar untuk menikmati penghujung hari. Taman ini sejuk dengan pohon baobab yang besar.Taman Kota Waduk Ria Rio adalah tempat favorit masyarakat sekitar untuk menikmati penghujung hari. Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Ada pula pengunjung yang baru pertama kali datang ke taman, Roni. Dia datang bersama istri dan anak.

    Sebelumnya, dia hanya melihat dari jauh taman itu, yakni saat menuju Jalan Pulo Mas. Tertarik dengan adanya Taman Kota Ria Rio, dia pun mengajak istri dan anaknya ke sana di lain hari.

    “Suasananya enak adem terus juga nggak terlalu rame juga sih. Waktu itu sih pernah lewat sekali saya bilang enak ‘ntar lah sama keluarga’ gitu akhirnya ke sini,” kata Roni, yang tengah duduk di rerumputan.

    Selain hamparan rerumputan yang luas, kursi-kursi, dan view waduk serta udara yang sejuk. Taman Kota Ria Rio juga memiliki ciri khas tersendiri, yakni terdapat tiga pohon baobab.

    Saat berada di taman ini, detikTravel melihat beberapa pengunjung yang tengah berfoto dengan latar belakang pohon tersebut.

    Satu berada di dekat tempat parkir dan dua lainnya berada di tanah yang menggunung seperti bukit di pinggiran waduk. Biasanya dua pohon baobab yang berada di bukit tersebut yang menjadi incaran para pengunjung untuk berfoto duduk santai.

    Taman Kota Waduk Ria Rio ini bisa dikunjungi oleh masyarakat umum, dan jika ingin menggelar acara seperti kumpul-kumpul dengan lebih dari lima orang bisa menghubungi pengelola Taman Kota Waduk Ria Rio yakni PT Pulo Mas Jaya yang kantornya terletak tak jauh dari taman.

    Pengelola Taman Waduk Kota Ria Rio, Dimas, menyebutkan fungsi awal dari area ini adalah untuk resapan air dengan bentuk seperti taman. Dari hal itu lah area ini banyak didatangi oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana asri dan sejuk.

    Taman Kota Waduk Ria Rio adalah tempat favorit masyarakat sekitar untuk menikmati penghujung hari. Taman ini sejuk dengan pohon baobab yang besar.Taman Kota Waduk Ria Rio adalah tempat favorit masyarakat sekitar untuk menikmati penghujung hari. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Memang Taman Kota Waduk Ria Rio ini tujuan atau fungsi utamanya adalah sebagai resapan air yang digunakan sebagai pengendali banjir, itu sih tujuan sebenarnya. Makanya di create dalam bentuk taman sehingga ketika di sudah menjadi taman kan fungsinya jadi lebih banyak lagi bisa untuk tempat rekreasi,” katanya Dimas saat ditemui di kantor.

    Taman Kota Waduk Ria Rio ini bisa dikunjungi setiap harinya mulai pukul enam pagi hingga enam sore. Untuk parkir pun pengunjung tak perlu khawatir karena taman ini memiliki tempat parkir yang luas dan juga tak dipungut biaya, selain itu di area parkir juga terdapat warung serta toilet umum.

    “Kalau mengenai jam bukannya taman ini mulai buka jam 06.00 dan tutup jam 18.00 WIB, biasanya ramenya kalau hari biasa tuh sore ya itu sedang lah. Tapi kalau rame-ramenya itu weekend Sabtu-Minggu, ada yang olahraga, ada yang duduk-duduk aja menikmati danaunya,” kata Danru Keamanan yang sedang bertugas, Hanafi.

    “Jam 18.00 sudah clear area, jam 17.45 kita udah kontrol ke dalam mengarahkan pengunjung supaya keluar,” kata Hanafi.

    Alamat lengkap Taman Kota Waduk Ria Rio ini terletak di Jalan Pulo Mas Utara Blok E Nomor 1, Jakarta Timur. Cocok untuk kamu yang ingin lepas sejenak dari ruwetnya Ibu Kota dan menikmati udara sejuk dengan pemandangan gedung serta waduk di kawasan Jakarta Timur.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Wisata Rengasdengklok: Tempat Bersejarah hingga Waterpark


    Jakarta

    Daerah Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terkenal dengan sejarahnya yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin napak tilas sejarah Indonesia.

    Buat detikers yang ingin ke Rengasdengklok, kalian tidak hanya bisa berwisata ke tempat-tempat bersejarah. Namun ada tempat wisata lain yang bisa dikunjungi, seperti taman dan waterpark.

    Rekomendasi Wisata Rengasdengklok dan Sekitarnya

    Berikut ini 7 rekomendasi wisata Rengasdengklok dan sekitarnya yang bisa detikers kunjungi:


    1. Rumah Djiaw Kie Siong

    Rumah tempat Soekarno dan Hatta disembunyikan di Rengasdengklok, Karawang.Rumah tempat Soekarno dan Hatta disembunyikan di Rengasdengklok, Karawang. Foto: Irvan Maulana/detikJabar

    Rengasdengklok terkenal dengan peristiwa penculikan Sukarno-Hatta pada 16 Agustus 1945. Mereka dibawa para pemuda ke rumah Djiaw Kie Siong, seorang warga keturunan Tionghoa.

    Di rumah ini, Sukarno-Hatta didesak untuk segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa harus menunggu Jepang menyerahkan kemerdekaan. Traveler bisa mendengarkan kisah-kisah tersebut dari keluarga pemilik rumah ini.

    Rumah Djiaw Kie Siong dibangun pada 1920. Namun karena terjadi abrasi karena banjir, rumah tersebut dipindahkan dari lokasi semula pada 1957.

    “Dulu rumah ini ada di dekat sungai. Tapi tahun 1950 itu ada banjir, karena abrasi, rumah dipindah, dicopot satu per satu kayunya dan dibangun ulang di sini,” kata Yanto, selaku cucu Djiaw Kie Siong, yang dikutip dari detikJabar, Senin (22/1/2024).

    Lokasi rumah ini berada di pusat Kecamatan Rengasdengklok, tepatnya di Jalan Bung Karno, Dusun Bojong, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

    2. Monumen Kebulatan Tekad

    Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok.Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok. Foto: Irvan Maulana/detikJabar

    Wisata sejarah lainnya adalah Monumen Kebulatan Tekad yang tak jauh dari rumah Djiaw Kie Siong. Jaraknya hanya sekitar 300 meter. Tempat ini adalah bekas markas tentara PETA (Pelindung Tanah Air).

    Monumen ini didirikan setelah kemerdekaan, yakni diresmikan pada 17 Agustus 1950. Bentuk monumen ini memiliki arti simbolik, yaitu:

    • Tundangan tugu: simbol perjuangan seluruh masyarakat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan
    • Badan tugu: bentuk segi empatnya menyimbolkan kesatuan perjuangan bangsa.
    • Bulatan tugu: bentuk bulatnya menyimbolkan kebulatan tekad dalam merebut kemerdekaan.
    • Kepalan tangan kiri: melambangkan perlawanan dan memegang teguh kemerdekaan.
    • Rantai dan tiang: berfungsi menjaga monumen, sekaligus simbol ikatan kokoh dan kuat dari seluruh rakyat Indonesia.

    3. Taman Hud-hud

    Wisata Taman Hud-hud KarawangWisata Taman Hud-hud Karawang Foto: Irvan Maulana/detikJabar

    Selain napak tilas sejarah kemerdekaan, traveler juga bisa bersantai sejenak ke Taman Hud-hud. Dikutip dari detikJabar, tempat wisata ini memiliki fasilitas di antaranya kolam renang anak, outdoor dan semi indoor, perosotan, naik kuda, ATV, kolam ikan, danau kecil, dan taman burung.

    Penamaan Taman Hud-hud ini terinspirasi dari kisah Nabi Sulaiman. Dalam kisah itu, burung Hud-hud adalah pembawa kabar.

    “Kala itu ada seekor burung yang mengabarkan adanya seorang ratu cantik bernama Balqis penyembah matahari, pembawa kabar itu ialah burung Hud-hud,” kata pemilik Taman Hud-hud, Iqbal Jamalulail, dikutip dari detikJabar, Senin (22/1/2024).

    Diharapkan agar taman ini selalu membawa kabar baik dan membahagiakan masyarakat. Taman yang memiliki luas sekitar 1,2 hektare ini berada di Jalan Proklamasi, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

    Taman Hud-hud buka setiap Selasa-Minggu pukul 08.30-17.00 (khusus Jumat pukul 13.00-17.00 WIB). Harga tiketnya yakni Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 50 ribu (weekend).

    4. Waterboom Elmujira

    Di Rengasdengklok, traveler juga bisa mengajak anak-anak bermain di Waterboom Elmujira yang tak jauh dari Taman Hud-hud. Seperti waterboom lainnya, di sini terdapat sejumlah wahana menarik, seperti beberapa jenis perosotan, kolam beraneka kedalaman, dan ember tumpah.

    Waterboom ini berada di Jalan Raya Rengasdengklok, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Tempat ini buka setiap hari pukul 09.00-20.30 WIB. Harga tiketnya Rp 30 ribu per orang.

    5. Kompleks Percandian Batujaya

    Candi Blandongan dan Jiwa di Kawasan Percandian Batujaya Karawang masih terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi dan adanya luapan air irigasi Desa Segaran.Candi Blandongan dan Jiwa di Kawasan Percandian Batujaya Karawang. Foto: Yuda Febrian Silitonga

    Di sekitar Rengasdengklok juga ada sejumlah tempat wisata yang bisa detikers kunjungi. Salah satunya Kompleks Percandian Batujaya.

    Dikutip dari situs Kemdikbud, Kompleks Percandian Batujaya ini disebut sebagai candi tertua di Nusantara. Kompleks percandian ini dibangun pada zaman Kerajaan Tarumanagara yang bercorak Hindu.

    Uniknya, candi-candi tersebut merupakan candi Buddha. Hal ini menunjukkan tingginya toleransi antar umat beragama pada masa itu. Terdapat 39 lokasi percandian di kompleks tersebut.

    Letaknya berada di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jabar. Dari Kecamatan Rengasdengklok, jaraknya sekitar 18 km atau ditempuh sekitar 30 menit.

    6. Kawung Tilu Bojong

    Jika mencari wisata alam di sekitar Rengasdengklok, detikers bisa mampir ke Kawung Tilu Bojong yang berada di selatan Rengasdengklok. Taman ini cukup hits karena penataan yang instagramable.

    Dikutip dari situs Kemenparekraf, Kawung Tilu Bojong Rangkas Wisata ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 15 hektare. Selain menyajikan panorama alam pepohonan jati yang rindang, taman ini juga memiliki penangkaran hewan, aneka wahana, dan taman bermain anak.

    Beberapa fasilitasnya antara lain penangkaran rusa, penangkaran domba Garut, wahana kicau burung, naik ATV, dan taman bermain anak.

    Kawung Tilu Bojong Rangkas terletak di Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Dari Rengasdengklok, jaraknya sekitar 20 km atau ditempuh sekitar 40 menit.

    7. Waterpark Megasari

    Terakhir ada Waterpark Megasari yang juga berada di Kabupaten Bekasi. Waterpark ini khas dengan ornamen-ornamen berbentuk binatang raksasa, seperti dinosaurus, jerapah, hingga kupu-kupu.

    Terdapat beberapa kolam untuk anak dan dewasa, kolam busa, kolam arus, dan mini zoo. Wahananya antara lain ember tumpah, beberapa jenis seluncuran. Traveler juga bisa berfoto-foto dengan nuansa Korea dan Jepang.

    Waterpark Megasari berlokasi di Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Dari Rengasdengklok, jaraknya cuma 3 km, atau sekitar 10 menit perjalanan. Harga tiket masuk Rp 35 ribu saat weekday dan Rp 45 ribu saat weekend dan liburan.

    Nah, itulah tadi 7 rekomendasi wisata Rengasdengklok dan sekitarnya. Tidak cuma wisata sejarah, tetapi ada juga wisata alam dan waterpark.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 4 Wisata Rafting di Pangalengan yang Seru dan Menantang, Wajib Dicoba!


    Terletak di kawasan pegunungan di Jawa Barat, Pangalengan, dikenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan serta sungai-sungai yang cocok untuk kegiatan rafting (arung jeram).

    Ada banyak wisata rafting di Pangalengan yang bisa jadi tujuan travelers. Bagi yang ingin merasakan adrenalin seru dengan berpetualang air, simak rekomendasi tempat untuk rafting air di bawah ini yuk.

    Rekomendasi Wisata Rafting di Pangalengan

    1. Situ Cileunca (Sungai Palayangan)

    Tempat rafting di Sungai Palayangan terletak di Jalan Situ Cileunca, Wanasari, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Tepatnya, di sekitar Situ Cileunca.


    Traveler akan melakukan rafting di Sungai Palayangan dengan durasi sekitar 2 jam. Sungai Palayangan sendiri termasuk lokasi rafting populer di Bandung, karena memiliki sumber air yang relatif stabil dan tidak ada banjir bandang.

    Bagi pemula, tak perlu khawatir! Karena akan ada rescue team yang selalu siaga di jeram-jeram tertentu. Makannya, sungai ini bisa diarungi oleh peserta pemula dengan umur minimal 8 tahun.

    Menariknya, di sepanjang sisi sungai pengunjung bisa menikmati keindahan hutan pinus, perkebunan kopi, dan perkebunan teh.

    Harga Paket Rafting

    Dilansir dari salah satu jasa rekreasi lokal, Palayangan River, berikut adalah biaya rafting di Sungai Palayangan:

    1. Rafting only (minimal 5 orang): Rp 150 ribu per orang.

    Fasilitas:

    • Rafting 5 Km
    • Guide
    • Rescue
    • Perlengkapan rafting river
    • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
    • Minuman hangat
    • Asuransi
    • P3K standar
    • Water heater, shower, dan closet duduk

    2. Rafting trip (minimal 5 orang): Rp 190 ribu per orang.

    Fasilitas:

    • Rafting 5 Km
    • Guide
    • Rescue
    • Perlengkapan rafting river
    • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
    • Makan siang 1 kali (prasmanan)
    • Snack 1 kali
    • Local transport
    • Asuransi
    • P3K standar
    • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
    • Water heater, shower, dan closet duduk

    2. Sungai Cisangkuy

    Sungai Cisangkuy berada di daerah Desa Lamajang, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Rafting di sungai ini bisa dibilang cukup menantang, yaitu 3+.

    Panjang jalur rafting di Sungai Cisangkuy kurang lebih 11-20 kilometer, dengan lebar yang mencapai kisaran 20 meter.

    Harga Paket Rafting

    Ada banyak layanan jasa rekreasi yang menawarkan beberapa paket, dengan fasilitas dan akomodasi untuk kegiatan rafting. Dari catatan detkJabar, harga rafting di Sungai Cisangkuy ada kisaran Rp 185 – 200 ribu per orang.

    3. Glamping Mutiara Rahong Hills

    Muara Rahong Hills adalah destinasi wisata yang menawarkan konsep glamping di tepi sunga jernih yang dikelilingi hutan pinus. Lokasinya ada di Jl. Rahong, Pulosari, Kec. Pangalengan, Kabupaten Bandung.

    DIkutip dari akun Instagram @muararahonghills (18/07/2024), wisatawan perlu merogoh kocek sekitar Rp 175 ribu per orangnya untuk rafting di Glamping Mutiara Rahong Hills.

    Muara Rahong Hills memiliki buka setiap hari dengan jam operasional 08.00 – 18.00 WIB.

    Selain rafting, tempat ini juga menawarkan wahana lainnya seperti paintball, ATV, Flying Fox, hingga off road.

    4. Pineus Tilu Riverside Camping

    Pineus Tilu Riverside Camping berlokasi di kawasan Hutan Pinus Rahong, Pulosari, Pangalengan, Bandung Selatan, Jawa Barat. Dari pusat kota Bandung perjalanan ditempuh kurang lebih 2 jam.

    Selain terkenal dengan tempat berkemah, wisatawan juga bisa mencoba wahana rafting di di di sini. Traveler akan diajak menyusuri Sungai Palayangan, dengan jarak dari start ke finish kurang lebih 4,5 km dengan waktu tempuh 1,5-2 jam.

    Sepanjang rafting, kita akan melewati belasan jeram-jeram yang cukup menantang. Harga paket tenda di sini berkisar dari Rp 650 ribu sampai Rp 3,2 jutaan per malam dengan kapasitas standar 2-5 orang.

    Selain perlu membayar camping, traveler juga perlu bayar parkir ke pengelola saat sampai di lokasi.

    Itu tadi beberapa rekomendasi tempat wisata rafting di Pangalengan beserta harganya.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pemandian Air Panas Ciwalini, Kehangatan di Kebun Teh yang Dingin



    Kabupaten Bandung

    Terletak di tengah perkebunan teh, Pemandian Air Panas Ciwalini memberikan secercah kehangatan di tengah dinginnya udara pegunungan.

    Bagi Anda yang hobi traveling ke wilayah Bandung Selatan, Anda bakal tahu pemandian air panas ini di mana? Ya, Pemandian Air Panas Ciwalini, Rancabali namanya.

    Pemandian air panas ini, menjadi pemandian tertua di kawasan Rancabali, Kabupaten Bandung setelah Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu tutup selama empat tahun lebih.


    Humas Pemandian Air Panas Ciwalini, Herman Rubiana mengatakan 31 tahun sudah pemandian air panas ini berdiri. Menurutnya, pemandian dengan latar pemandangan gunung Patuha ini didirikan sejak tahun 1993 lalu.

    “Tahun 1993 didirikan oleh Herman Rusmana seorang Administratur PTPN VIII Rancabali,” kata Herman saat berbincang akhir pekan lalu.

    Pemandian air panas CiwaliniPemandian air panas Ciwalini Foto: Wisma Putra/detikJabar

    Herman mengatakan, sebelum dikomersilkan, pemandian air panas ini kerap digunakan oleh pimpinan-pimpinan PTPN VIII yang berkantor di Rancabali atau sedang berkunjung ke Rancabali. Selain kolam, di pemandian air panas ini juga dilengkapi vila.

    “Dulu vila yang dibangun di sini digunakan untuk gegeden kebun atau atasan perkebunan, setelah ramai baru dikomersilkan, juga ditambah empat cotage,” ungkapnya.

    Menurutnya karena produktivitas dan harga teh Ciwalini sedang bagus, pemandian air panas itu tidak setiap hari buka karena pada masa itu, pemandian air panas ini menjadi usaha sampingan.

    “Dulu jadwal buka Rabu-Kamis dan Sabtu-Minggu, Senin-Selasa dan Jumat tutup. Ini sampingan, karena waktu itu produktivitas dan harga teh sedang bagus. Kebetulan ada sumber air panas di kawasan kebun teh dan dijadikan kolam renang,” jelasnya.

    Menurut Herman, sumber air panas yang ada di kawasan perkebunan teh Ciwalini ini tidak hanya satu. Melainkan banyak dan sumber air panas itu dialirkan ke pemandian air panas tersebut.

    “Ada empat sumber air panas, yakni Ciengang, Citambaga, Citambeleg dan Kampung,” ujarnya.

    Herman mengatakan, selain digunakan untuk mengairi pemandian air panas ini, sumber air panas itu juga digunakan oleh warga sekitar.

    “Untuk sumber air panas Kampung digunakan untuk ke sini dan warga Ciwalini,” ucapnya.

    Disinggung terkait kunci agar pengunjung balik lagi ke Pemandian Air Panas Ciwalini, Herman sebut, kebersihan kolam menjadi hal yang utama.

    “Eksis kebersihannya, tidak sirkulasi, dari sumber ke kolam lalu dibuang, kalau di Ciater dari atas turun ke bawah, baru ditarik lagi, kalau di sini air lewat saja,” ujarnya.

    “Air diganti setiap hari, keramik dibersihkan untuk menghilangkan lumut, seminggu dua kali di Hari Selasa dan Jumat,” tambahnya.

    Herman menambahkan, awalnya pemandian air panas ini berdiri di lahan sekitar 2 hektar, namun seiring waktu berjalan ditambah dengan kawasan cotage 1,6 hektare dan seluruhnya menjadi 3,6 hektar.

    Sekedar informasi, untuk harga tiket perorangan Rp 40 ribu, hari biasa dan weekend harga tiket sama. Untuk bus Rp 30 ribu, mobil kecil Rp 15 ribu dan motor Rp 8 ribuan. Sementara itu, kapasitas pengunjung mencapai 3-4 ribu.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 12 Wisata Populer di Kuningan, Cocok untuk Healing dan Liburan


    Jakarta

    Kuningan, Jawa Barat memiliki banyak objek wisata yang cocok untuk didatangi traveler. Mulai dari telaga, curug, kolam renang, hingga gua untuk wisata rohani. Sejumlah tempat ini menawarkan panorama indah, air jernih, serta wahana seru.

    Kalau kamu sedang di Kuningan dan bingung mau main ke mana, tenang karena detikTravel bakal kasih tahu deretan spot wisata menarik. Temukan rekomendasinya di bawah ini.

    Rekomendasi Wisata di Kuningan

    Berikut sederet tempat wisata di Kuningan yang patut untuk dikunjungi:


    1. Telaga Biru Cicerem

    Patung perempuan di tengah keindahan Telaga Biru Cicerem KuninganTelaga Biru Cicerem. Foto: Bima Bagaskara
    • Lokasi: Jl. Kaduela, Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 07.00-17.00
    • Harga tiket masuk: Rp 15.000 per orang

    Telaga Biru Cicerem termasuk destinasi wisata hits di Kuningan. Di sini, traveler bisa menyaksikan air telaga hijau kebiruan yang bening. Di dalamnya terdapat ratusan ikan besar yang berwarna nyentrik.

    Aktivitas paling banyak dipilih di sini yaitu menaiki ayunan di atas telaga. Nantinya pengunjung dapat sekalian berfoto di atas ayunan dengan view telaga dan sekumpulan ikan di bawahnya. Selain itu, kamu dapat menaiki perahu untuk mengelilingi telaga dan bersantai di batuan pinggir telaga sambil memberi makan ikan.

    2. Kebun Raya Kuningan

    Kebun Raya KuninganKebun Raya Kuningan Foto: (Bima Bagaskara/detikcom)
    • Lokasi: Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
    • Harga tiket masuk: Rp 10.000 (dewasa), Rp 5.000 (anak), Rp 2.500 (sepeda), Rp 5.000 (motor), Rp 10.000 (mobil), Rp 15.000 (bus/truk)

    Kebun Raya Kuningan bisa dipilih kalau kamu ingin berpiknik, menjajal outbound, hingga menginap di vila berada di tengah-tengah alam hijau yang asri nan menenangkan. Di sini terdapat pula Situ Padabeunghar yang menjadi spot wahana air.

    Sebagai tempat konservasi, kebun raya ini memiliki koleksi tanaman dari berbagai jenis. Di Rumah Anggrek, kamu dapat melihat 94 jenis bunga berwarna-warni. Di samping bunga dan tanaman, traveler bisa melihat bebatuan vulkanik hasil erupsi Gunung Ciremai pada masa lalu di Taman Kuning.

    Cobalah naik ke menara pandang untuk menikmati keseluruhan view Kebun Raya Kuningan. Karena areanya luas, kamu dapat menunggangi kuda jika lelah berjalan kaki mengelilingi kebun raya ini.

    3. Objek Wisata Cibulan

    Objek Wisata Cibulan Kuningan.Objek Wisata Cibulan Kuningan. Foto: Erick Disy Darmawan
    • Lokasi: Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 07.30-17.00
    • Harga tiket masuk: Rp 20.000-22.000 per orang

    Objek Wisata Cibulan merupakan tempat wisata populer yang telah ada sejak 1939. Di sana terdapat dua kolam besar berkedalaman 1-2 meter berisi “ikan dewa” yang konon dikeramatkan oleh warga setempat. Di kolam ini, traveler dapat berenang bersama ikan berukuran sebetis orang dewasa itu.

    Ada pula sejumlah wahana permainan, air mancur, hingga terapi ikan. Kalau lapar, terdapat resto dan food court yang menyediakan aneka makanan dan minuman.

    Di sisi lain, terdapat juga petilasan dan tujuh sumur bekas peninggalan Prabu Siliwangi di sini. Ketujuh sumur yaitu sumur kejayaan, sumur keselamatan, sumur pengabulan, sumur kemuliaan, sumur cisadane (cita-cita), sumur cirencana, dan sumur kemudahan.

    4. Curug Bangkong

    Curug Bangkong di Kuningan, Jabar saat libur Idul Adha ramai wisatawan.Curug Bangkong di Kuningan. Foto: Bima Bagaskara/detikTravel
    • Lokasi: Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
    • Harga tiket masuk: Rp 10.000 per orang

    Curug Bangkong dapat didatangi kalau ingin menikmati segarnya air terjun alami di Kuningan, Jawa Barat. Lingkungannya asri dan suasananya juga sejuk. Arus airnya cenderung deras dan mengalir langsung ke kolam serta aliran sungai. Pengunjung tidak diperbolehkan berenang dan hanya bisa bermain air di pinggir saja. Tersedia kolam kecil untuk anak-anak.

    Untuk sampai di lokasi curug, traveler perlu trekking terlebih dahulu. Jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi parkir tetapi medan jalannya cukup naik turun dan kecil. Meski begitu, lelahnya tidak akan terasa karena sepanjang rute melewati persawahan dan hamparan pepohonan hijau.

    5. Woodland

    Objek wisata Woodland Kuningan jadi tempat favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan.Objek wisata Woodland Kuningan. Foto: Fathnur Rohman
    • Lokasi: Jl. Ragasakti No. 130, Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kuningan
    • Jam buka: Senin-Jumat (08.00-17.00), Sabtu-Minggu (07.30-17.00)
    • Harga tiket masuk: Rp 15.000 (Senin-Jumat), Rp 20.000 (Sabtu-Minggu)

    Ingin ke tempat wisata yang komplet di Kuningan? Bisa ke Woodland. Di sana pengunjung dapat menjajal sejumlah wahana dan outbond seru, berenang di kolam renang, hingga menyantap menu lezat di restonya.

    Terdapat wahana flying fox, sepeda gantung, rainbow slide, kereta, perahu, panahan, berkuda, serta jeep adventure. Menariknya, kolam renang di sini berada di tengah hutan pinus dan airnya berasal dari sumber mata air langsung lho. Untuk menu hidangan di restonya banyak dan enak-enak, mulai dari nasi liwet, spaghetti bolognese, sampai barbeque dan steambot.

    6. Taman Wisata Alam Linggarjati

    • Lokasi: Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 07.00-17.30
    • Harga tiket masuk: Rp 12.500-15.000

    Bisa ke Taman Wisata Alam Linggarjati kalau ingin bermain wahana air seperti sepeda air, angsa boat, dan angry boat. Di sana, traveler dapat pula piknik bersama keluarga atau teman yang datang di bawah pepohonan rindang menyejukkan.

    Kalau ingin berenang bisa pula mendatangi area kolam renangnya. Tapi dikenakan tiket tambahan seharga kisaran Rp 10.000 per orang. Terdapat beberapa tipe kolam dan papan seluncur.

    7. Pondok Cai Pinus

    Vila Pondok Cai Pinus di kaki Gunung Ciremai, Kuningan, JabarVila Pondok Cai Pinus di kaki Gunung Ciremai, Kuningan. Foto: Bima Bagaskara/detikTravel
    • Lokasi: Jl. Pejambon-Sagara Hiang, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 08.00-20.00
    • Harga tiket masuk: Rp 25.000

    Di Kuningan terdapat spot istana bak negeri dongeng lho, yaitu Pondok Cai Pinus. Suasananya pun kini bak di Bali dengan ornamen patung khas. Terdapat pula perahu besar yang bisa dijadikan spot foto Instagramable.

    Selain itu, di Pondok Cai Pinus terdapat resto dan kafe yang menyediakan berbagai menu. Ada juga vila dengan view Gunung Ciremai dari ketinggian yang harga sewanya cukup terjangkau.

    8. Telaga Nilem

    Telaga Nilem Kuningan, Telaga NilemTelaga Nilem Kuningan, Telaga Nilem Foto: Melati Raya Sihotang/d’Travelers
    • Lokasi: Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
    • Harga tiket masuk: Rp 20.000 per orang

    Telaga Nilem memiliki air jernih hijau kebiruan yang berasal langsung dari sumber mata air pegunungan. Traveler bisa berenang serta menaiki perahu ban karet di area telaganya ini. Lingkungannya yang asri dan suasana sejuk sangat cocok jadi tempat wisata keluarga. Di sini juga tersedia fasilitas seperti gazebo, mini resto, dan penginapan jika tertarik bermalam.

    9. Wisata Cipaniis

    Wisata alam CipaniisWisata alam Cipaniis Foto: Bima Bagaskara/detikcom
    • Lokasi: Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 08.00-17.00
    • Harga tiket masuk: Rp 15.000

    Lagi-lagi objek wisata air di Kuningan, yaitu Wisata Cipaniis. Di sini kamu dapat berenang di aliran sungainya yang berair bening menyegarkan dan berarus tenang. Namun, traveler harus ekstra hati-hati berenang di sana ya karena sungainya dipenuhi bebatuan besar. Tersedia penyewaan ban karet untuk bantu berenang.

    10. Taman Batu Hanjuang

    • Lokasi: Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 08.00-17.00
    • Harga tiket masuk: Rp 20.000 (dewasa), Rp 15.000 (anak)

    Kalau mau berenang di kolam renang yang dikelilingi view bukit bebatuan, kamu bisa datang ke Taman Batu Hanjuang. Terdapat beberapa kolam renang dengan kedalaman berbeda di sini. Traveler bisa naik papan seluncur yang meliuk-liuk atau seluncuran lurus dengan ember tumpah di atasnya.

    Di objek wisata ini juga ada terapi ikan yang cocok untuk mengisi waktu selagi menunggu anak berenang. Terdapat pula area playground untuk anak dengan wahana putar dan ayunan.

    11. Waduk Darma

    Waduk Darma KuninganWaduk Darma Kuningan Foto: Bima Bagaskara/detikcom
    • Lokasi: Kecamatan Darma, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.30
    • Harga tiket masuk: Rp 20.000

    Di Kuningan terdapat Waduk Darma yang pembangunannya selesai pada 1962. Selain untuk menampung air dan dimanfaatkan untuk keperluan pertanian serta budidaya ikan, danau buatan ini dijadikan spot wisata menarik.

    Traveler dapat berkeliling waduk dengan perahu, menaiki wahana banana boat, piknik di area sekitar, hingga memancing. Bisa juga bermain mobil anak, menyewa sepeda listrik, serta kulineran di sepanjang pinggir waduk.

    12. Gua Maria Fatima Sawer Rahmat

    Suasana dan aktivitas peziarah di Gua Maria, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan.Peziarah di Gua Maria, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan. Foto: Fathnur Rohman/detikJabar
    • Lokasi: Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan
    • Jam buka: Setiap hari 24 jam
    • Harga tiket masuk: Gratis

    Gua Maria Fatima Sawer Rahmat merupakan tempat ziarah rohani bagi umat Katolik. Untuk sampai di lokasi, traveler perlu menaiki banyak anak tangga terlebih dahulu. Karena itu, kamu harus memiliki tenaga dan kondisi fisik yang prima.

    Di atas dapat ditemukan patung Bunda Maria yang berada di gua kecil berhiaskan aneka tanaman dan bunga cantik. Di depannya terdapat barisan bangku untuk berdoa. Ada juga Kapel Perutusan, krusifiks, dan ornamen keagamaan lain. Lokasinya nyaman, tenang, dan hening sehingga cocok untuk berdoa.

    Nah, itu tadi sederet wisata Kuningan yang patut dikunjungi saat berlibur di sana. Sebelum berkunjung, jangan lupa update informasi terkait lokasi wisata pilihan ya detikers.

    Info paling baru terkait harga tiket, ketersediaan layanan, dan fasilitas memungkinkan detikers bisa piknik dengan nyaman. Apakah ada tempat wisata di Kuningan yang ingin dikunjungi detikers?

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Harga Tiket, Jam Buka, dan Aktivitas Seru


    Jakarta

    Di Jombang, Jawa Timur, kamu bisa nongkrong sekaligus makan di tengah sungai yang berada di bawah pepohonan rindang lho. Tepatnya di kawasan Wisata Sumber Biru.

    Kafe sungai menjadi ikon dari Wisata Sumber Biru. Pengunjung ramai datang ke sana karena ingin merasakan sensasi unik makan di sungai itu. Lokasinya yang terletak di tengah hutan rimbun pun menawarkan panorama alam asri dan suasana tenang yang pas untuk healing tipis-tipis.

    Makin penasaran dengan tempat makan berkonsep alam ini? Temukan info selengkapnya mengenai Wisata Sumber Biru Jombang di bawah.


    Aktivitas Seru di Sumber Biru Wonosalam

    Sejumlah kegiatan seru yang dapat traveler lakukan di Sumber Biru Jombang, yaitu:

    1. Nongkrong di Tengah Sungai

    Di kawasan wisata ini terdapat banyak warung yang dikelola oleh penduduk lokal. Sejumlah kedai ini menawarkan menu yang beragam, mulai dari nasi goreng, penyetan, bakso, tahu tek, pop mie, teh tarik, hingga kopi khas wilayah setempat. Harga menunya termasuk terjangkau ya.

    Setelah memesan hidangan, kamu dapat mencari spot untuk makan. Tempat duduk di tengah sungai merupakan yang paling banyak dicari karena pengunjung tentunya ingin merasakan pengalaman makan yang unik tersebut.

    Traveler dapat melepas alas kaki dan duduk di atas bangku yang tersedia di tengah sungai dengan kaki terendam di air. Airnya bersih jernih serta arusnya tidak terlalu deras. Kamu perlu ekstra hati-hati karena dasar sungai dipenuhi bebatuan kecil.

    2. Piknik di Bawah Pohon

    Tempat duduk di aliran sungai selalu diburu para pengunjung. Karena itu, sebagian pengunjung lain tidak kebagian tempat di sana. Tapi tenang, sebenarnya kamu bisa kok menyantap makanan sembari nongkrong di spot mana saja. Traveler dapat menggelar tikar untuk duduk seperti sedang piknik di pinggir sungai atau bawah pohon teduh.

    3. Makan Durian

    Wonosalam dikenal sebagai wilayah penghasil durian di Jombang, Jawa Timur. Di tempat wisata ini, kamu dapat menikmati lezatnya buah durian lokal yang tiada banding. Soal harga tentunya traveler tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

    4. Berenang di Kolam

    Di objek wisata ini juga terdapat kolam renang. Kolamnya hanya satu dan tidak berukuran besar. Tapi kolam ini cocok banget kalau mau merasakan sensasi berenang di tengah hutan dengan suasana yang sejuk nan menyegarkan.

    5. Berfoto di Alam Terbuka

    Berada di alam terbuka dengan pemandangan asri tentu saja tidak boleh lupa untuk berfoto. Viewnya yang alami terawat ini bisa banget dijadikan background foto yang menawan. Kamu dapat berfoto atau berselfie ria di tengah aliran sungai saat makan, di tepi sungai ketika bermain air, atau di banyak spot bagus yang tersebar di Wisata Sumber Biru Jombang ini.

    Wisata Sumber Biru beralamatkan di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Letaknya berada di kaki Gunung Anjasmoro, karena itu objek wisata ini sangat kental dengan hawa sejuk pegunungan.

    Dari Alun-Alun Jombang, lokasi tempat wisata ini berjarak sekitar 33 km. Traveler dapat menjangkaunya dengan mobil atau motor melalui Jalan Anjasmoro lanjut ke Jalan Raya Mojowarno. Kalau masih bingung, bisa cek rutenya di online maps ya.

    Mendekati lokasi, akses jalan cukup berliku-liku dan curam tapi medannya telah diperbagus oleh pemerintah setempat. Lebar jalan juga terbilang kecil yang muat satu kendaraan. Jadi, pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima.

    Waktu Operasional Sumber Biru Wonosalam

    Wisata Sumber Biru Jombang buka setiap hari dari jam 08.00-17.00. Traveler dapat berkunjung ke sini pada pagi hari. Selain karena udara paginya masih sangat sejuk, kamu bisa mendapatkan tempat duduk di tengah sungai.

    Hal ini lantaran pengunjung semakin banyak berdatangan menjelang siang. Sehingga nantinya mungkin kamu tidak dapat duduk di spot ikoniknya itu.

    Harga Tiket Masuk Sumber Biru Wonosalam

    Untuk masuk ke kawasan Wisata Sumber Biru dikenakan tiket. Harga tiket masuknya sebesar Rp 5.000-10.000. Pengunjung yang menggunakan kendaraan dikenakan biaya parkir sekitar Rp 3.000 (motor) dan Rp 10.000 (mobil).

    Nah, itu tadi info lokasi, jam buka, hingga harga tiket masuk Wisata Sumber Biru Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. Jadi, apakah traveler tertarik berkunjung ke sini?

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Destinasi Wisata di Kabupaten Wonogiri


    Wonogiri

    Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari Waduk Gajah Mungkur hingga air terjun Girimanik, dan Soko Langit.

    Bukan cuma bentangan pegunungan yang disuguhkan oleh Kabupaten Wonogiri, pantai-pantai indahnya pun dimiliki. Untuk itu jika memiliki kesempatan berkunjung ke Kabupaten Wonogiri, berikut rekomendasi wisata yang patut untuk dicoba.

    Berikut tujuh objek wisata di Kabupaten Wonogiri:

    1. Waduk Gajah Mungkur

    Upacara HUT RI di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Kamis (17/8/2023).Waduk Gajah Mungkur Wonogiri (dok Istimewa)

    Waduk yang beroperasi sebagai pembangkit listrik ini juga sebagai tempat rekreasi favorit masyarakat sekitar. Letaknya berada di Desa Sendang, terdapat beberapa aktivitas yang bisa dicoba, seperti mengelilingi waduk menggunakan perahu atau memancing.


    Di Waduk Gajah Mungkur ini juga terdapat taman bunga, salah satu bunga indah yang ditanam di sana adalah bunga celosia. Di kawasan ini juga terdapat water boom, taman satwa, dan wisata gantole.

    Untuk bisa menjajal Waduk Gajah Mungkur ini pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 10.000.

    2. Gua Putri Kencono

    Gua Putri Kencono ditemukan pada 1991. Kini, goa itu dijadikan objek wisata.

    Gua Putri Kencono berada di Kecamatan Pracimantoro yang memiliki panjang 121 meter dan lebar serta lebar sekitar empat meter.

    Di dalam gua tersebut dikatakan terdapat tujuh ruangan yang digunakan oleh putri dari Kerajaan Majapahit, Putri Kencana Wungu kala mengembara ke berbagai daerah. Fungsi dari beberapa ruangan itu sebagai ruang tamu, ruang kebudayaan hingga ruang keluarga.

    Pengunjung yang ingin memasuki gua ini dikenakan biaya Rp 5.000 per orang.

    3. Soko Langit

    Padepokan Soko LangitPadepokan Soko Langit(Donypurnomo/d’traveler)

    Berada di lereng Pegunungan Sewu di Kecamatan Bulukerto terdapat destinasi wisata bernama Soko Langit. Destinasi itu menjadi tempat hits wilayah itu karena memiliki kolam renang dengan latar belakang pegunungan yang indah.

    Harga tiket masuk untuk bisa ke dalam destinasi ini sebesar Rp 10.000. Jika ingin berenang di kolam renang ini, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan Rp 10.000.

    4. Pantai Sembukan

    Pantai Sembukan Wonogiri. Foto diambil Jumat (4/11/2022).Pantai Sembukan Wonogiri (Muhammad Aris Munandar/detikcom)

    Keindahan pasir putih dan tebing di sekelilingnya jadi magnet pengunjung untuk berdatangan ke Pantai Sembukan ini. lokasinya berada di Desa Sembukan, Kecamatan Paranggupito. Jarak dari pusat kota Wonogiri sekitar 1,5 jam perjalanan.

    Pantai Sembukan ini juga kerap digunakan masyarakat untuk menggelar kegiatan ritual, dari cerita yang berkemabang pantai ini juga disebut sebagai petilasan raja-raja.

    Untuk biaya masuk pantai, pengunjung harus membayar sekitar Rp 5.000.

    5. Pantai Klotok

    Pantai Klotok, Wonogiri.Pantai Klotok, Wonogiri (Sabrina Ariani/detikcom)

    Pantai yang berada di Dusun Kranding, Kecamatan Paranggupito ini menyuguhkan lanskap lautan biru yang indah dan ditambah di samping kiri-kanan terdapat perbukitan. Cocok untuk pengunjung yang senang berfoto-foto dengan pemandangan alam.

    Harga tiket masuk juga masih terbilang murah dengan harga Rp 5.000 saja. Dari pusat kota pengunjung harus menempuh jarak sekitar 1,5 jam untuk bisa sampai di sini, jarak yang harus dihabiskan pengunjung akan terbayar ketika sampai Pantai Klotok ini dengan keindahan alamnya.

    6. Air Terjun Girimanik

    Air terjun Setren Girimanik Kecamatan Slogohimo Wonogiri.Air terjun Setren Girimanik Kecamatan Slogohimo Wonogiri (Istimewa)

    Jika ingin destinasi yang berbeda di Kabupaten Wonogiri, pengunjung bisa datang ke Air Terjun Girimanik yang berada di Kecamatan Slogohimo. Kawasan ini cocok sebagai tempat healing dengan suasana tenang yang ditambah gemericik air terjun.

    Air Terjun Girimanik ini selain tentunya memiliki air terjun, juga pesona indahnya ditambah dengan pepohonan pinus dan pegunungan di sekelilingnya. Harga tiket masuk ke area ini juga cukup dengan kocek Rp 5.000.

    7. Puncak Joglo

    Di Puncak Joglo ini pengunjung bisa menikmati indahnya alam dari ketinggian, daya tarik utama di tempat ini adalah area yang pas untuk menikmati sunset dan sunrise. Letaknya tak jauh dari Waduk Gajah Mungkur di Desa Sendang.

    Kawasan ini juga menyediakan aktivitas lain yang bisa dicoba oleh pengunjung yakni paralayang. Pengunjung bisa merasakan pengalaman lain dalam menikmati alam Wonogiri yang indah, untuk bisa mencoba paralayang itu pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp 400.000 dan biaya masuk area Puncak Joglo hanya Rp 5.000 per orang.

    Itu adalah beberapa rekomendasi wisata di Kabupaten Wonogiri, masih banyak lagi destinasi-destinasi hits dan keren yang bisa dicoba oleh pengunjung jika melancong ke Kabupaten Wonogiri. Tunggu apa lagi yuk siapkan tabungan dan atur jadwal untuk berwisata ke Kabupaten Wonogiri.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com