Tag: Airdrop

  • 4 Airdrop Kripto Pekan Ketiga Oktober: Bisa Dapatkan Token Gratis

    Bagi para penggemar airdrop kripto, minggu ketiga Oktober menawarkan empat peluang berharga untuk mendapatkan token gratis dari proyek-proyek yang didukung oleh investor ternama. Proyek-proyek tersebut adalah Ether.fi, DeBank, Pretzel, dan WalletConnect. Berikut ini adalah informasi penting yang perlu diketahui:

    1. Ether.fi: Protokol Restaking Likuid Ethereum

    Ether.fi, sebuah protokol restaking likuid Ethereum, telah membuka airdrop Musim 3 untuk para staker-nya. Dengan pendanaan sebesar $32,32 juta dari investor seperti Consensys, OKX Ventures, Arrington XRP, Amber Group, dan Stani Kulechov (pendiri Aave), ether.fi semakin mengukuhkan posisinya dalam ekosistem staking Ethereum.

    Airdrop ini memberikan peluang bagi staker untuk lebih terlibat dalam ekosistem tersebut, terutama pengguna aktif di Ethereum Layer-2 (L2) yang sebelumnya sudah menerima distribusi token. Para staker yang memenuhi syarat kini dapat mengklaim token mereka. Kriteria kelayakan termasuk menyelesaikan tugas seperti menautkan dompet dan mempertaruhkan aset dari Symbiotic, Karak, atau EigenLayer.

    Musim ke-4 program staking ether.fi juga telah dimulai pada 15 September, berlangsung dalam beberapa mini-musim yang masing-masing berdurasi empat bulan.

    2. DeBank: Pelacak Portofolio DeFi

    DeBank airdrop. Sumber: DeBank.
    DeBank airdrop. Sumber: DeBank.

    Baca juga: Kebangkitan Token AI di Pasar Kripto pada Bulan Oktober

    DeBank, platform pelacak portofolio DeFi populer, mengonfirmasi airdrop sebagai bagian dari kampanye token XP setelah mengamankan pendanaan sebesar $25 juta dari investor seperti Coinbase, Circle, dan HashKey Capital.

    Airdrop ini ditujukan untuk pengguna aktif yang telah melakukan setidaknya satu transaksi di tahun 2024 atau memiliki aset lebih dari $0 pada snapshot tanggal 4 Juli 2024. Selain itu, pengguna yang terlibat dalam program rujukan bisa memperoleh 50 XP per rujukan. Token XP ini akan menjadi kunci untuk mendapatkan airdrop di masa depan. Pengguna juga dapat mengumpulkan lencana DeBank yang menjadi salah satu kriteria kelayakan airdrop.

    Pada 10 Oktober, DeBank meluncurkan lencana baru yang memberikan insentif tambahan bagi pengguna untuk berpartisipasi dan mengumpulkan penghargaan.

    3. WalletConnect: Kesempatan Mendapatkan WCT

    Salah satu berita besar minggu ini adalah pendaftaran airdrop WalletConnect (WCT), yang akan ditutup dalam beberapa hari. Pengguna memiliki waktu hingga akhir minggu untuk mendaftar, sementara proses klaim token diharapkan dimulai pada bulan November.

    Kelayakan airdrop didasarkan pada aktivitas pengguna di jaringan WalletConnect, seperti jumlah koneksi, aktivitas on-chain, dan penggunaan dompet. Pengguna yang pernah menghubungkan dompet melalui WalletConnect juga dapat memenuhi syarat. Proyek ini memberikan prioritas kepada pengguna yang mendapatkan lencana WalletConnect, menempatkan mereka di peringkat 1% teratas untuk distribusi di masa mendatang.

    4. Pretzel: Airdrop dari Berachain L2

    Pretzel, platform Layer-2 dari Berachain yang mendukung ekonomi game independen, mengumumkan airdrop kripto sebagai bagian dari kampanye testnet-nya. Pengguna harus menyelesaikan berbagai tugas seperti bridging, staking, dan memainkan game untuk mengumpulkan poin. Poin-poin ini nantinya bisa ditukarkan dengan token PRET setelah peluncuran token resmi (TGE).

    Dengan berpartisipasi dalam tugas-tugas tersebut, pengguna dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan sebagian dari airdrop setelah distribusi token PRET dilakukan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Airdrop Crypto dan Perbedaannya dengan Bounty Crypto

    Seperti peribahasa “Banyak jalan menuju Roma”, koin dan token kripto juga bisa diperoleh dengan banyak cara bahkan secara gratis. Beberapa cara yang paling diminati adalah melalui airdrop crypto dan bounty crypto. Sudah banyak proyek kripto ternama yang mengadakan program tersebut, yaitu dengan membagikan sejumlah aset kripto bagi para peserta. 

    Namun, meski seringkali dianggap sama, keduanya adalah dua hal yang berbeda, lho! Eits, sebelum membahas perbedaan antara keduanya, mari pahami pengertian, cara kerja, juga jenisnya dari masing-masing program berikut ini!

    Apa Itu Airdrop Crypto?

    Airdrop crypto merupakan sebuah kegiatan membagikan sejumlah aset kripto kepada peserta secara cuma-cuma, dikirimkan secara langsung menuju wallet tanpa dikenakan biaya apapun. Sebenarnya, airdrop adalah teknik marketing yang dilakukan oleh penerbit suatu proyek aset kripto, yang umumnya masih dalam tahap awal atau merintis. 

    Tujuan dari airdrop sendiri adalah untuk memberikan awareness dan menarik investor terhadap aset kriptonya. Selain itu, airdrop juga bisa bertujuan sebagai penghargaan bagi para investor yang sejak awal sudah berinvestasi aset kripto tersebut, sambil terus mendesentralisasikan distribusi token. 

    Jenis Airdrop Crypto

    Meski begitu, tidak semua airdrop crypto terjadi begitu saja. Terdapat beberapa jenis airdrop yang sering ditemukan dalam dunia kripto, yaitu:

    1. Standard Airdrop

    Jenis airdrop ini merupakan yang paling sederhana, di mana sejumlah aset kripto tersebut baru bisa diperoleh peserta setelah melakukan pendaftaran di proyek kripto. Misalnya dengan mendaftar ke newsletter seperti pada airdrop Ontology (ONT) di tahun 2018. Selain itu, Tokocrypto juga pernah mengadakan TTC Airdrop pada tahun 2019 dengan syarat registrasi akun di Tokocrypto dan gabung di grup Telegram Tokocrypto.

    2. Exclusive Airdrop

    Seperti namanya, jenis airdrop satu ini dikelola oleh suatu komunitas media sosial atau website yang sudah memiliki banyak audiens. Sehingga, proyek kripto akan “menitipkan” program airdrop miliknya di situs tersebut, contohnya  pada situs Airdrop Rating.

    3. Bounty Airdrop

    Di sisi lain, ada juga jenis airdrop di mana peserta diharuskan untuk melakukan beberapa aktivitas promosi mengenai proyek kripto di media sosial. Misalnya posting ajakan untuk ikut serta dalam kampanye dari proyek kripto tersebut.

    4. Holder Airdrop

    Jenis airdrop satu ini mengharuskan para peserta untuk hold atau menginvestasikan sejumlah aset terlebih dulu, baru bisa mendapatkan airdrop seperti pada airdrop Uniswap (UNI) dan 1inch pada 2020 lalu.

    Apa Itu Bounty Crypto?

    Airdrop crypto & Bounty crypto

    Sementara itu, bounty crypto adalah kegiatan pembagian aset kripto bagi para peserta yang telah berhasil menyelesaikan task tertentu oleh penerbit proyek kripto tersebut. Bentuk task serta jumlah hadiah yang diberikan bergantung pada peraturan yang dimiliki oleh masing-masing proyek kripto. 

    Bounty sendiri memiliki dua tujuan, yang pertama untuk mengumpulkan massa, sehingga pada saat Initial Coin Offering atau ICO, proyek kripto bisa memperoleh keuntungan yang besar. Tujuan lainnya adalah untuk memberikan insentif bagi para pihak yang berjasa terhadap keberlangsungan proyek setelah ICO.

    Baca juga: Apa itu ICO (Initial Coin Offering)? Dan Bagaimana Cara Kerjanya?

    Jenis Bounty Crypto

    Sama halnya dengan airdrop, terdapat beberapa jenis bounty yang umum ditemukan di dalam dunia kripto, yaitu:

    1. Social Media Bounty

    Seperti namanya, jenis bounty ini mengharuskan peserta mempromosikan mengenai ICO dari proyek kripto di media sosial, seperti Twitter maupun Facebook. Nantinya, dilakukan penilaian untuk menentukan jumlah reward berdasarkan engagement sesuai dengan kebijakan penerbit proyek, misalnya dengan melihat jumlah Like atau Retweet.

    2. Blog Writing Bounty

    Jenis bounty yang satu ini cocok untuk para blogger yang mempunyai audiens yang besar. Pasalnya, mereka bisa mengikuti bounty dengan membuat tulisan mengenai ICO dari yang akan digelar mendatang. Sama seperti Social Media Bounty, jenis ini juga dinilai berdasarkan engagement pada blog.

    3. Forum Bounty

    Forum Bounty adalah jenis bounty yang populer yang diadakan sebelum ICO. Seperti namanya, bounty ini terbuka bagi anggota forum Bitcointalk. Penilaian dilakukan dengan melihat seberapa banyak peserta mem-posting signature ICO yang diluncurkan oleh sebuah proyek kripto.

    4. Bug Bounty

    Berbeda dengan ketiga jenis bounty sebelumnya yang diadakan sebelum ICO, Bug Bounty diadakan setelah ICO. Jenis yang satu ini diadakan khusus bagi para developers untuk menguji dan mendeteksi apakah terdapat bug pada sistem blockchain proyek tersebut atau tidak, seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh exchange Bitrue.

    5. Translation Campaign Bounty

    Jenis bounty yang satu ini juga digelar setelah ICO. Sebab, bounty ini mewajibkan pesertanya untuk menerjemahkan dokumen penting dari proyek kripto ke dalam bahasa lain, agar persebaran informasi menjadi lebih luas. Umumnya, dokumen tersebut berupa white paper hingga situs resmi dari proyek. Jenis bounty ini tentunya menyasar para peserta yang punya keahlian sebagai penerjemah bahasa. 

    Perbedaan Antara Airdrop Crypto dan Bounty Crypto

    Perbedaan Antara Airdrop Crypto dan Bounty Crypto

    Meski airdrop dan bounty terkesan serupa jika dilihat dari pengertiannya, keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Berikut adalah perbedaan dari keduanya:

    1. Jenis Task

    Pada airdrop, terdapat beberapa program yang mengharuskan peserta untuk menyelesaikan task, dengan tingkat kesulitan yang cenderung rendah. Misalnya, peserta hanya perlu melakukan posting promosi mengenai proyek kripto di media sosial.

    Sementara, task dalam program bounty biasanya membutuhkan keahlian khusus dari peserta untuk menyelesaikannya. Ambil contoh Bug Bounty yang hanya bisa diikuti oleh ahli komputer saja, tidak bisa diikuti sembarang orang. Sehingga, bounty sifatnya tidak hanya sebagai upaya promosi saja, melainkan juga pengembangan komunitas kripto.

    2. Jumlah Partisipasi

    Baik airdrop maupun bounty biasanya dilakukan dalam satu periode waktu tertentu. Namun, pada airdrop, peserta hanya bisa berpartisipasi sebanyak satu kali saja. Sementara untuk bounty, peserta bisa terus berpartisipasi selama kampanye bounty tersebut berlangsung, mengingat task yang dimiliki juga lebih rumit.

    Itulah penjelasan mengenai perbedaan airdrop crypto dan bounty crypto. Keduanya bisa menjadi pilihan Anda dalam mendapatkan passive income dari aset kripto. Akan tetapi, pastikan Anda selalu waspada dan melakukan riset mengenai programnya sebelum berpartisipasi, ya. Karena tidak sedikit penipuan Rug Pull yang mengatasnamakan airdrop maupun bounty

    Nah, untuk informasi dan edukasi lainnya seputar dunia aset kripto, segera kunjungi Tokonews dan gabung dengan grup Telegram dari Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah yang Perlu Anda Ketahui

    Minggu ini, tiga proyek kripto menarik meluncurkan airdrop, memberikan kesempatan bagi para investor untuk bergabung tanpa perlu mengeluarkan modal. Airdrop ini merupakan peluang emas, terutama bagi para “petani airdrop” yang ingin mendapatkan keuntungan dengan berpartisipasi dalam proyek-proyek yang didukung oleh investor ternama.

    Berikut tiga airdrop yang layak diperhatikan:

    1. Xterio: Perpaduan Gameplay Gratis dan Blockchain

    Xterio membawa konsep permainan gratis ke dalam dunia blockchain, dengan menawarkan kepemilikan digital melalui teknologi Web3. Proyek ini memiliki rencana ambisius yang diumumkan oleh salah satu pendirinya, Jeremy Horn, terutama setelah ia berbagi pengalaman di acara Token 2049 di Singapura.

    “Kami yakin jajaran Xterio di kuartal keempat akan mendorong pertumbuhan sektor ini, menggabungkan fundamental yang kuat dan insentif Web3 untuk memperluas ekosistem token dengan cara yang berkelanjutan,” ujar Horn.

    Peserta dapat berpartisipasi dalam airdrop kripto dengan mendaftar dan memainkan mini-game Age of Dino serta aktivitas lainnya untuk mengumpulkan poin XTER dan hadiah berupa ROAR. Xterio juga menyediakan dasbor untuk memantau poin yang didapat dari aktivitas dalam ekosistem proyek ini.

    XTER, token utama permainan ini, akan diberikan setelah acara pembuatan token (Token Generation Event – TGE), dengan tambahan peluang untuk mengumpulkan NFT dan hadiah menarik lainnya.

    2. Vana: Menggabungkan Kepemilikan Data dan Kecerdasan Buatan (AI)

    Vana hadir sebagai proyek yang menggabungkan teknologi AI dan kepemilikan data berbasis blockchain terdesentralisasi. Proyek ini memberikan pengguna kendali penuh atas data mereka, memungkinkan mereka untuk memonetisasi informasi yang selama ini dikuasai oleh perusahaan teknologi besar.

    Melalui aplikasi mini di Telegram, peserta dapat menambang dan mendapatkan token VANA. Dengan menggunakan “DNA Virtual” (VNA), peserta bisa membuat “Diri Digital” mereka untuk menjelajahi Vanaverse dan mengontrol pengalaman personalisasi mereka.

    Untuk berpartisipasi, pengguna harus menjalankan Vana Data Hero Bot di Telegram dan menautkan dompet TON mereka. Poin VANA bisa diperoleh dengan menyelesaikan tantangan seperti mengajak teman, bermain game, dan berbagai aktivitas lainnya.

    3. Neon: EVM Paralel Pertama di Solana

    Cara Mendapatkan Poin Neon. Sumber: Neon Ecosystem.

    Baca juga: 3 Altcoin yang Perlu Diperhatikan di Minggu Kedua Oktober 2024

    Neon memposisikan dirinya sebagai Ethereum Virtual Machine (EVM) paralel pertama di blockchain Solana, yang memungkinkan pengembang untuk membangun dan meluncurkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) berbasis Ethereum dengan menggunakan kode yang ada.

    Airdrop mainnet Neon telah dikonfirmasi setelah proyek ini berhasil mengumpulkan dana sebesar $45 juta, dipimpin oleh Jump Capital dan didukung oleh beberapa pemain besar seperti Solana Ventures, IDEO CoLab Ventures, dan Ethereal Ventures.

    Peserta dapat memenuhi syarat untuk airdrop dengan menyelesaikan berbagai tugas, melacak pembaruan, dan berpartisipasi dalam aktivitas harian di blockchain yang menghasilkan Poin Neon. Hadiah diberikan berdasarkan jumlah transaksi harian dan total nilai transaksi yang terjadi.

    Pengguna baru Neon dapat memindahkan dana mereka ke ekosistem dengan menambahkan jaringan Neon ke dompet EVM mereka, sementara pengguna Solana bisa memanfaatkan NeonPass untuk mentransfer token Neon mereka. Pengguna EVM juga dapat menggunakan deBridge untuk menghubungkan dana mereka ke Neon.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Event Airdrop Telegram yang Harus Diikuti di Bulan Oktober 2024

    Bulan Oktober 2024 menjadi waktu yang menarik bagi pengguna Telegram yang aktif dalam dunia blockchain dan kripto untuk mencari airdrop. Sejumlah acara airdrop dan peluncuran token penting akan berlangsung, dan beberapa game ternama juga turut ambil bagian.

    Baik Anda seorang investor, penggemar blockchain, atau gamer, event-event ini sayang untuk dilewatkan!

    Apa Itu Airdrop dan Bagaimana Cara Kerjanya?

    Airdrop adalah salah satu cara yang sering digunakan proyek blockchain untuk menarik perhatian dan meningkatkan adopsi token mereka. Pada dasarnya, airdrop memberikan token gratis kepada pengguna yang memenuhi persyaratan tertentu, seperti memegang token tertentu atau menyelesaikan tugas spesifik.

    Airdrop bisa terjadi sekali atau dalam beberapa tahap, dan ini adalah cara yang menarik bagi pengguna untuk berinteraksi dengan proyek-proyek baru dan mendapatkan token berharga secara cuma-cuma.

    5 Airdrop Terbaik di Bulan Oktober 2024

    1. X Empire Airdrop – 15 Oktober 2024

    X Empire Airdrop.
    X Empire Airdrop.

    Game strategi X Empire akan mengadakan airdrop besar-besaran pada 15 Oktober. Pemain yang menyelesaikan misi dan memperluas kerajaan virtual mereka akan mendapatkan token sebagai hadiah. Yang menarik, token dari X Empire diharapkan segera terdaftar di bursa besar seperti Binance dan Bybit, memberi peluang bagi pemain untuk mendapatkan keuntungan lebih cepat.

    2. Airdrop MemeFi – 9 Oktober 2024

    MemeFi, platform yang menggabungkan meme dan play-to-earn, akan menggelar airdrop pada 9 Oktober. Dengan berpartisipasi dalam tantangan permainan dan menyelesaikan tugas tertentu, pengguna bisa mendapatkan token gratis. Setelah token ini tersedia di pasar, peserta dapat langsung memperdagangkannya, memberikan peluang unik bagi mereka yang ingin terjun lebih awal ke ekosistem MemeFi.

    3. TapSwap Airdrop – Oktober 2024

    TapSwap Airdrop.
    TapSwap Airdrop.

    TapSwap, platform game yang sedang naik daun, juga mengumumkan airdrop yang menarik. Pengguna yang menyelesaikan aktivitas harian di platform ini akan diberi token TAPS sebagai hadiah. Diperkirakan bahwa harga token TAPS akan berkisar antara $0,03 hingga $0,06 ketika terdaftar, dengan kapitalisasi pasar mencapai $700 juta hingga $800 juta. Airdrop ini adalah kesempatan sempurna untuk meningkatkan penghasilan Anda dalam ekosistem game blockchain.

    4. Tomarket Airdrop – Oktober 2024

    Tomarket Airdrop.
    Tomarket Airdrop.

    Baca juga:

    Platform pasar terdesentralisasi Tomarket akan meluncurkan daftar token dan airdrop yang diprediksi menarik minat banyak pengguna. Meskipun tanggal pasti peluncuran belum diumumkan, pengguna sudah bisa mendaftar untuk airdrop di grup Telegram resmi mereka. Bergabung lebih awal akan memastikan Anda mendapatkan token gratis saat Tomarket memulai distribusi tokennya.

    5. Dotcoin Listing – Oktober 2024

    Dotcoin Listing.
    Dotcoin Listing.

    Game sederhana Dotcoin, yang berbasis play-to-earn, siap meluncurkan tokennya di bursa utama bulan ini. Dalam game ini, pemain hanya perlu mengetuk titik di layar untuk mendapatkan token. Dotcoin menawarkan salah satu pengalaman bermain yang paling mudah di Telegram, dan airdrop ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mengumpulkan token sambil mencoba game sebelum peluncuran resminya.

    Cara Berpartisipasi dalam Airdrop

    Mengikuti airdrop sangatlah mudah! Langkah pertama adalah bergabung dengan grup Telegram resmi dari game atau platform yang Anda pilih. Setelah itu, ikuti petunjuk yang diberikan untuk menyelesaikan tugas atau tantangan.

    Setiap airdrop bisa memiliki aturan yang berbeda, seperti mengundang teman atau menyelesaikan level tertentu dalam game. Pastikan untuk mengikuti semua syarat agar bisa mengklaim token sebanyak mungkin.

    Kesimpulan

    Oktober 2024 menawarkan serangkaian acara airdrop yang tak boleh dilewatkan! Ini adalah peluang emas bagi para pengguna untuk mengumpulkan token sebelum mereka terdaftar di bursa besar.

    Apakah Anda penggemar game blockchain, platform terdesentralisasi, atau hanya ingin menambah penghasilan, acara-acara ini memberikan peluang yang sangat menarik. Dengan ikut serta, Anda bisa merasakan sensasi game blockchain terbaru dan memanfaatkan peluang besar di dunia crypto melalui Telegram.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Airdrop Kripto Gratis untuk Minggu Keempat September

    Dengan pasar kripto yang mulai pulih dan harga Bitcoin mendekati $65.000, berbagai perusahaan rintisan (startup) berlomba-lomba meluncurkan airdrop untuk menarik minat pengguna baru.

    Airdrop ini memberikan kesempatan bagi para penggemar kripto untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek inovatif tanpa harus mengeluarkan biaya. Minggu ini, ada tiga proyek menarik yang menawarkan airdrop dengan dukungan dari investor ternama, seperti yang dilaporkan BeInCrypto.

    1. Hemi Network Luncurkan Uji Coba Jaringan

    Hemi Network membuat gebrakan dengan berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar $15 juta dari investor besar seperti Binance Labs dan Breyer Capital. Saat ini, Hemi sedang dalam tahap uji coba jaringan sebelum merencanakan peluncuran mainnet (jaringan utama) pada akhir tahun.

    “Didukung oleh Bitcoin dan Ethereum, Hemi merancang aplikasi blockchain yang canggih dan bermanfaat,” ungkap tim Hemi Network.

    Airdrop dari Hemi cukup menarik dengan berbagai tahapan interaktif. Untuk ikut serta, pengguna harus menghubungkan dompet digital mereka ke situs resmi Hemi dan melakukan verifikasi identitas melalui akun X (Twitter) mereka.

    Setelahnya, peserta akan menerima token uji coba di jaringan Ethereum Sepolia, yang kemudian akan dijembatani ke jaringan Hemi. Mereka juga bisa memperoleh hadiah tambahan melalui kegiatan seperti menukar token, membuat dompet Hemi Safe, hingga melakukan transaksi. Selain itu, ada bonus ekstra yang bisa didapatkan melalui interaksi di platform media sosial Galxe, yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan komunitas.

    2. Yellow: Musim Pertama Airdrop Dimulai

    Yellow, platform layanan blockchain yang baru saja menyelesaikan putaran pendanaan $10 juta yang dipimpin oleh co-founder Ripple, Chris Larsen, kini memulai musim pertama kampanye airdrop-nya.

    Yellow Financials. Source: Crunchbase.
    Yellow Financials. Source: Crunchbase.

    Baca juga: 5 Altcoin Ini Melejit Lebih dari 30% dalam Seminggu Terakhir

    Pengguna bisa memperoleh poin dengan cara-cara yang bervariasi, mulai dari check-in harian hingga menyelesaikan misi sosial, seperti mengundang teman. Selain itu, bagi yang ingin lebih aktif, mereka bisa mendapatkan poin tambahan dengan mengunci dana di jaringan Linea, bagian dari ekosistem Yellow.

    Meskipun proyek ini masih dalam tahap awal, dengan total nilai yang terkunci sebesar $65.301, Yellow menawarkan potensi besar, meskipun juga membawa risiko yang lebih tinggi karena rekam jejak yang masih minim.

    3. PIN AI: Gabungan AI dan Kripto

    PIN AI hadir sebagai proyek yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan kripto. Setelah mendapatkan pendanaan $10 juta dari investor besar seperti Andreessen Horowitz, PIN AI diprediksi akan segera meluncurkan airdrop berbasis teknologi AI.

    Pengguna yang tertarik dapat mendaftar untuk akses awal melalui formulir di situs web resmi PIN AI. Selain itu, mereka bisa mendapatkan poin tambahan dengan berpartisipasi dalam aktivitas di media sosial, termasuk mengikuti akun media sosial PIN AI dan menyukai serta me-retweet postingan di X.

    Visi utama PIN AI adalah mendemokratisasi teknologi AI dengan menawarkan asisten AI yang berfokus pada privasi, memberikan kesempatan kepada semua pengguna untuk terlibat langsung dengan teknologi canggih ini.

    Airdrop- airdrop ini tidak hanya menawarkan hadiah menarik, tetapi juga membuka peluang bagi pengguna untuk terlibat lebih dalam dengan proyek-proyek inovatif di dunia blockchain. Pastikan Anda memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan selalu pertimbangkan risiko sebelum berinvestasi atau berpartisipasi dalam proyek kripto yang masih dalam tahap pengembangan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa yang Dimaksud dengan Airdrop Kripto?

    Airdrop kripto adalah salah satu strategi pemasaran yang diadopsi oleh startup kripto guna mempromosikan proyek dan tokennya. Prosesnya melibatkan distribusi mata uang kripto asli kepada pengguna atau calon pengguna secara gratis. Terkadang, pengguna diharuskan untuk menyelesaikan aktivitas promosi sederhana sebelum dapat mengklaimnya, seperti mengikuti akun media sosial proyek dan membagikan postingannya.

    Ada berbagai jenis airdrop, dan setiap proyek kripto memiliki persyaratan sendiri. Namun, tujuan umum dari airdrop adalah untuk meningkatkan kesadaran dan minat terhadap proyek secara keseluruhan. Beberapa airdrop akan langsung mengirimkan kripto ke dompet pengguna, sementara yang lain memerlukan klaim manual.

    Siapa pun yang memiliki dompet mata uang kripto dapat menerima atau mengklaim airdrop, namun, penting untuk selalu waspada terhadap penipuan. Ada banyak airdrop penipuan yang dapat mencuri dana dari dompet Anda saat Anda mencoba untuk mengklaim atau mentransfer token gratis tersebut. Pastikan untuk memverifikasi keaslian proyek sebelum mengklaim airdrop. Selalu berhati-hati saat airdrop mengharuskan Anda untuk menghubungkan dompet Anda ke situs web airdrop.

    Pengantar

    Dengan banyaknya penambahan koin baru, investor dan pedagang kripto seringkali kesulitan dalam melacak semua proyek baru yang muncul. Inilah sebabnya mengapa beberapa proyek kripto menawarkan airdrop sebagai cara untuk menonjolkan diri dan meningkatkan kesadaran. Namun, tidak semua airdrop adalah sah. Mari kita jelajahi bagaimana cara kerjanya dan langkah-langkah yang bisa diambil untuk melindungi diri dari penipuan airdrop.

    Apa itu Airdrop Kripto?

    Airdrop kripto adalah pengiriman aset digital dari sebuah proyek kripto ke beberapa dompet. Konsepnya adalah untuk mendistribusikan koin atau token kepada pengguna atau calon pengguna sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran terhadap proyek tersebut.

    Token ini diberikan secara gratis, namun beberapa airdrop mengharuskan pengguna untuk menyelesaikan tugas tertentu sebelum mereka dapat mengklaimnya. Airdrop kripto menjadi populer selama ledakan ICO (Initial Coin Offering) pada tahun 2017, dan masih digunakan sebagai strategi pemasaran oleh banyak proyek kripto saat ini.

    Bagaimana Cara Kerja Airdrop Kripto?

    Ada berbagai jenis airdrop kripto, tetapi umumnya airdrop terdiri dari sejumlah kecil mata uang kripto yang didistribusikan ke beberapa dompet (biasanya di Ethereum atau Binance Smart Chain). Meskipun jarang terjadi, ada juga proyek yang membagikan NFT (Non-Fungible Token) sebagai airdrop, bukan kripto biasa.

    Beberapa proyek akan melakukan distribusi tanpa meminta apa pun dari pengguna, sementara yang lain akan meminta mereka untuk menyelesaikan tugas tertentu sebelum mereka dapat mengklaimnya. Tugas ini sering kali melibatkan mengikuti akun media sosial, berlangganan buletin, atau memiliki jumlah koin minimum di dompet. Namun, tidak ada jaminan bahwa Anda akan mendapatkan token dalam setiap airdrop.

    Dalam beberapa kasus, airdrop hanya akan diberikan kepada dompet yang berinteraksi dengan platform proyek sebelum tanggal tertentu. Contoh dari hal ini adalah 1INCH dan Uniswap, yang memberikan airdrop kepada dompet yang berinteraksi dengan protokol tersebut sebelum tanggal tertentu. Namun, tidak seperti airdrop biasa, nilai dari airdrop tersebut bisa mencapai ribuan dolar.

    Mengapa Proyek Kripto Melakukan Airdrop?

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, proyek blockchain memberikan token secara gratis sebagai upaya untuk mendapatkan adopsi yang lebih luas dan mengembangkan jaringan mereka. Jumlah pemilik yang lebih tinggi sering kali dianggap sebagai metrik yang positif, dan membantu membuat proyek menjadi lebih terdesentralisasi dari segi kepemilikan token. Airdrop kripto juga memotivasi penerima untuk menggunakan dan mempromosikan proyek tersebut, serta membantu menumbuhkan basis pengguna awal sebelum proyek tersebut terdaftar di bursa kripto.

    Di sisi lain, airdrop juga dapat memberikan kesan pertumbuhan yang keliru. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan faktor lain saat mengevaluasi adopsi proyek. Misalnya, jika ratusan ribu alamat memiliki token tertentu tetapi tidak ada yang benar-benar menggunakannya, proyek tersebut mungkin tidak memiliki komunitas yang aktif atau berpotensi menjadi penipuan.

    Apakah Airdrop Kripto dan ICO Sama?

    Meskipun airdrop kripto dan ICO merupakan konsep yang berbeda, keduanya melibatkan proyek mata uang kripto baru. Airdrop tidak memerlukan investasi dari peserta, sementara ICO merupakan metode pengumpulan dana.

    Dalam ICO, tim proyek menjual token untuk mengumpulkan dana dari investor. ICO mulai populer pada tahun 2014 ketika Ethereum mengadakan acara ICO untuk mendukung pengembangannya. Pada tahun 2017, ICO mengalami ledakan dengan ratusan proyek baru yang mengadopsi metode ini. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang ICO, baca artikel “Apa Itu ICO (Initial Coin Offering)?”

    Jenis Airdrop

    Seperti yang telah dijelaskan, ada berbagai cara untuk melakukan airdrop mata uang kripto. Selain dari airdrop standar yang mentransfer kripto ke beberapa dompet, ada beberapa jenis lain. Contoh umumnya adalah airdrop bounty, eksklusif, dan pemilik.

    Airdrop Bounty

    Airdrop bounty mengharuskan pengguna untuk menyelesaikan tugas tertentu, seperti membagikan postingan tentang proyek di Twitter, mengikuti Telegram resmi proyek, atau membuat postingan dan memberi tag pada beberapa teman di Instagram. Untuk mengklaim airdrop bounty, Anda biasanya akan diminta untuk mengisi formulir dengan alamat dompet dan memberikan bukti bahwa Anda telah menyelesaikan tugas tersebut.

    Airdrop Eksklusif

    Airdrop eksklusif hanya mengirimkan kripto ke dompet yang ditentukan. Biasanya, penerima memiliki sejarah yang kuat dengan proyek, seperti menjadi anggota komunitas aktif atau merupakan pendukung awal dari proyek tersebut.

    Pada bulan September 2020, bursa terdesentralisasi (DEX) Uniswap memberikan airdrop 400 UNI kepada setiap dompet yang telah berinteraksi dengan protokol tersebut sebelum tanggal tertentu. Token governance ini memberikan hak kepada pemiliknya untuk melakukan voting terhadap keputusan yang berkaitan dengan pengembangan proyek di masa depan.

    Airdrop Pemilik

    Airdrop pemilik mendistribusikan token gratis kepada pengguna yang memiliki mata uang digital dalam jumlah tertentu di dompet mereka. Tim proyek biasanya akan mengambil “snapshot” dari kepemilikan kripto pengguna pada tanggal dan waktu tertentu. Jika saldo dompet mencapai jumlah minimum yang ditetapkan, penerima dapat mengklaim token gratis sesuai dengan kepemilikan mereka pada saat snapshot diambil.

    Kebanyakan proyek baru melakukan airdrop token kepada pemilik dompet Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), atau Binance Smart Chain (BSC), karena mereka memiliki komunitas terbesar dalam industri ini. Sebagai contoh, Stellar Lumens (XLM) melakukan airdrop 3 miliar XLM kepada pemilik BTC pada tahun 2016, dan airdrop tersebut terbatas hanya bagi pengguna di jaringan Bitcoin.

    Bagaimana Cara Mengklaim Airdrop?

    Seperti yang telah dijelaskan, prosesnya akan bervariasi dari proyek ke proyek lain. Namun, hal terpenting yang Anda butuhkan untuk mengklaim airdrop adalah dompet mata uang kripto. MetaMask adalah dompet kripto yang populer dan mudah digunakan. Setelah itu, Anda dapat memeriksa apakah dompet Anda telah menerima token gratis. Jika tidak, Anda kemungkinan harus berinteraksi dengan situs web untuk mengklaim airdrop.

    Bagaimana Cara Menghindari Penipuan Airdrop?

    Mengetahui apakah sebuah airdrop sah atau merupakan penipuan bisa sulit. Anda harus selalu melakukan riset sendiri sebelum mendaftar untuk airdrop apa pun, terutama jika Anda diminta untuk menghubungkan dompet Anda ke situs web. Terkadang, penipu akan melakukan airdrop token ke beberapa dompet, tetapi ketika Anda mencoba untuk mentransfer token ini ke bursa kripto atau dompet lain, Anda mungkin akan menemukan bahwa dompet Anda telah dikosongkan.

    Dalam kasus lain, penipu akan mengumumkan airdrop palsu yang berujung pada situs web phishing. Mereka akan menipu Anda untuk menghubungkan dompet ke situs web yang tampak sangat mirip dengan aslinya. Segera setelah Anda menghubungkan dompet dan menandatangani transaksi, token lain milik Anda akan diambil dari dompet Anda. Ini sering kali terjadi dengan akun Twitter dan Telegram palsu yang tampak sangat mirip dengan yang resmi.

    Beberapa penipuan airdrop termasuk meminta Anda untuk mengirim kripto ke alamat dompet yang tidak dikenal untuk mendapatkan token gratis sebagai imbalannya. Airdrop yang sah tidak akan pernah meminta dana atau frase kunci privat Anda. Berhati-hatilah terhadap email atau pesan langsung yang mengklaim sebagai airdrop.

    Sebagai langkah pengamanan tambahan, Anda dapat membuat dompet baru dan alamat email baru khusus untuk menerima airdrop saja. Hal ini dapat memastikan bahwa dana di dompet pribadi Anda aman dari upaya phishing yang terkait dengan airdrop. Dan yang terpenting, jangan pernah membagikan frase kunci privat Anda kepada siapa pun.

    Kesimpulan

    Airdrop kripto memungkinkan proyek kripto untuk menonjol dan mendapatkan daya tarik di dunia kripto. Ini juga bisa menjadi cara yang baik bagi penggemar kripto untuk mengembangkan portofolio mereka melalui token baru. Namun, airdrop palsu cenderung lebih banyak beredar daripada yang asli. Oleh karena itu, selalu berhati-hati dan pastikan untuk melakukan riset sendiri sebelum berpartisipasi.


    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kaito AI Alokasikan 20% Token untuk Airdrop: Peluang atau Ancaman?

    Kaito AI, platform intelijen kripto yang mengklaim sebagai “platform informasi Web3 terbaik,” tengah menjadi sorotan setelah mengalokasikan hampir 20% dari total pasokan tokennya untuk airdrop dan insentif.

    Menurut laporan Cointelegraph, keputusan ini memicu antusiasme di kalangan pengadopsi awal, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait tokenomik dan potensi aksi jual.

    Strategi Airdrop Kaito AI

    Kaito AI berencana membagikan 10% dari total pasokan tokennya kepada komunitas awal dan peserta ekosistem melalui airdrop pertamanya.

    Dalam pengumuman resminya pada 20 Februari, platform ini menjelaskan bahwa alokasi ini akan diberikan kepada komunitas Kaito Yapper awal, pemegang NFT Genesis, serta mitra ekosistemnya.

    Secara keseluruhan, 56,6% dari total pasokan token Kaito akan didistribusikan ke komunitas dan ekosistem, dengan 19,5% dialokasikan untuk insentif jangka panjang. Pendekatan ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk para analis dan pelaku industri.

    tokenomics Kaito. Sumber: Kaito AI
    Tokenomics Kaito. Sumber: Kaito AI

    Revolusi dalam Pemasaran Kripto?

    Menurut Marcin Kazmierczak, salah satu pendiri RedStone, Kaito AI memperkenalkan dinamika baru dalam pemasaran kripto.

    Jika sebelumnya pemasaran lebih berfokus pada tayangan dan impresi, Kaito membawa konsep “Smart Followers,” metrik yang mengukur seberapa banyak akun kripto berpengaruh yang berinteraksi dengan suatu proyek.

    “Saat ini, saya tidak tahu ada pemasar kripto yang serius tanpa menggunakan teknologi Kaito,” ujar Kazmierczak kepada Cointelegraph.

    Kekhawatiran atas Alokasi Token Orang Dalam

    Di balik inovasinya, Kaito AI juga menghadapi kritik, terutama terkait alokasi token untuk orang dalam.

    Data dari penyelidik onchain RunnerXBT menunjukkan bahwa 43,3% dari total pasokan dialokasikan untuk orang dalam, dengan rincian 35% untuk tim dan 8,3% untuk investor awal. Ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi aksi jual besar setelah airdrop.

    Sejarah menunjukkan bahwa fenomena ini bukan hal baru. Pada 2023, airdrop Arbitrum (ARB) menyaksikan para pemburu airdrop mengumpulkan token senilai $3,3 juta dalam waktu singkat, menyebabkan tekanan jual yang signifikan.

    Antisipasi dan Prediksi Pasar

    Untuk mengatasi masalah airdrop farming, Kaito AI menerapkan mekanisme seleksi yang lebih ketat. Airdrop kali ini akan bergantung pada jumlah “Yap” yang terkumpul dan kepemilikan NFT Genesis Kaito pada saat snapshot, sehingga lebih sulit untuk dimanipulasi oleh bot.

    Namun, Anndy Lian, seorang pakar blockchain, memperingatkan bahwa pola yang sama kemungkinan akan terjadi: sensasi besar di awal, diikuti oleh lonjakan harga, dan akhirnya aksi jual massal. Mengingat kondisi pasar kripto saat ini, ada kemungkinan besar bahwa token Kaito bisa mengalami pola yang sama.

    Airdrop Kaito AI memang menghadirkan peluang besar bagi komunitas dan investor awal, tetapi potensi risiko tetap ada. Keberhasilan jangka panjang akan bergantung pada bagaimana Kaito AI mengelola distribusi token dan menjaga kepercayaan komunitasnya.

    Apakah strategi ini akan membawa keuntungan bagi investor atau justru menjadi pemicu aksi jual besar? Waktu yang akan menjawabnya.

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Airdrop Kripto yang Perlu Kamu Cermati di Minggu Terakhir Januari

    Minggu terakhir bulan Januari menjadi momen yang menarik bagi investor kecil untuk terlibat dalam proyek-proyek kripto baru, meskipun pasar sedang mengalami volatilitas. Beberapa ekosistem telah mengumumkan airdrop kripto, memberi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan token dari proyek-proyek inovatif.

    Berikut adalah daftar 5 airdrop kripto terbaik yang perlu kamu perhatikan, lengkap dengan cara partisipasinya:

    1. LayerEdge

    LayerEdge meluncurkan program testnet yang memberikan insentif berupa poin EDGE. Program ini dimulai dengan Phase 1 pada 22 Januari dan akan berakhir pada 28 Januari, dilanjutkan dengan Phase 2 sebagai tahap berikutnya.

    • Cara mendapatkan poin:
      • Operasikan light node (1 EDGE per detik saat aktif).
      • Lakukan check-in harian.
      • Selesaikan tugas-tugas ekosistem.

    LayerEdge adalah solusi Layer-2 yang memperkuat ekosistem Bitcoin dengan menambahkan fitur skalabilitas dan kemampuan pemrograman tanpa mengorbankan keamanan inti. Didukung oleh BreakOrbit dan Normie Capital, proyek ini menggunakan teknologi BitVM berbasis zero-knowledge proofs (ZKP) untuk verifikasi tanpa kepercayaan.

    2. FCHAIN

    FCHAIN, blockchain Layer-1 yang fokus pada gaming dan hiburan, mengumumkan airdrop token RIFT. Setelah berhasil mendapatkan pendanaan $29 juta dari investor besar seperti Andreessen Horowitz (A16Z) dan Sequoia Capital, FCHAIN bertujuan merevolusi infrastruktur blockchain gaming.

    • Distribusi RIFT Token:
      • Komunitas: 54,8%
      • Pengembangan Ekosistem: 22,2%
      • Likuiditas: 13%
      • Kontributor Inti: 10%

    Proyek ini mendorong partisipasi komunitas melalui aplikasi yang diajukan di situs resmi mereka. Kamu bisa memenuhi syarat dengan berpartisipasi dalam aktivitas komunitas, memberikan likuiditas, atau berkontribusi pada ekosistem.

    3. Fraction AI

    Fraction AI mempermudah pembuatan agen kecerdasan buatan (AI) melalui prompt bahasa alami. Platform ini berjalan di jaringan testnet Ethereum (Sepolia) dan didukung pendanaan sebesar $6 juta dari Borderless Capital serta Foresight Ventures.

    • Cara mendapatkan FRAC Token:
      • Buat agen AI sebanyak mungkin.
      • Ikut serta dalam kompetisi seperti rap battle agen.
      • Tingkatkan aktivitas platform untuk mendapatkan poin Fractal dan XP.

    Fraction AI menjadikan pengembangan AI lebih mudah diakses dengan alat bantu manajemen risiko dan pemantauan kinerja. Pengguna dapat mencoba aktivitas kreatif yang unik sekaligus mendapatkan insentif airdrop.

    4. ColorPool

    ColorPool, ekosistem inovatif berbasis blockchain Chromia, memperkenalkan token COLOR yang berfungsi sebagai mata uang utama ekosistem mereka.

    • Keunggulan airdrop COLOR:
      • Tanpa Gas Fee: Semua transaksi bebas biaya gas.
      • Hadiah Ganda: Stake token CHR untuk mendapatkan token COLOR.
      • Likuiditas Langsung: Token dapat langsung digunakan tanpa periode penguncian.

    ColorPool menggabungkan elemen trading, gaming, dan manajemen aset dengan teknologi relational blockchain Chromia. Kamu bisa mengikuti airdrop ini dengan menyelesaikan aktivitas di platform.

    5. zkFinance

    zkFinance akan mendistribusikan 20 juta token ZGT selama 100 hari, dengan 200.000 token dirilis setiap hari. Untuk memenuhi syarat, pengguna harus menyediakan atau meminjam aset senilai minimal $200.

    Platform ini memanfaatkan teknologi zero-knowledge untuk menghadirkan solusi DeFi yang aman dan skalabel. Airdrop ini dirancang untuk meningkatkan adopsi dan pertumbuhan ekosistem zkFinance.

    Penutup

    Mulai dari skalabilitas Bitcoin hingga infrastruktur gaming dan inovasi AI, airdrop kripto ini menawarkan peluang menarik di awal 2025. Namun, seperti biasa, pastikan untuk melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan risiko sebelum berpartisipasi.

    Siap memanfaatkan peluang ini? Jangan sampai terlewat!

    Baca juga: Tren Bitcoin 27-31 Januari 2025: Bitcoin Koreksi tapi Alt Meroket


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Top 5 Airdrop Kripto yang Diperhatikan di Pekan Ke-4 Januari

    Setelah menjadi salah satu tren terbaik di tahun 2024, airdrop kripto terus menawarkan peluang investasi bagi para investor tahun ini.

    Beberapa proyek meluncurkan airdrop minggu ini untuk melibatkan komunitas dan memberikan penghargaan kepada pengguna awal. Berikut adalah lima airdrop yang paling dinantikan pada pekan keempat Januari 2025, seperti dilaporkan BeInCrypto.

    Derby Race

    Proyek GameFi di mainnet Soneium ini saat ini mengadakan airdrop selama fase Pre-Season yang dimulai pada 14 Januari 2024. Pemain dapat memperoleh RacePoints melalui berbagai aktivitas dalam permainan, yang kemudian dapat dikonversi menjadi token RACE setelah Token Generation Event (TGE).

    Airdrop ini memberikan penghargaan kepada pemain yang aktif melalui mekanisme seperti quest harian, peningkatan level, dan pencapaian milestone. Pemain juga dapat mengumpulkan RacePoints dengan membuka kotak Gacha dan berpartisipasi dalam tantangan permainan.

    Permainan ini mencakup sistem referral yang memberikan hadiah kepada peserta baru dan pengguna yang mengundang mereka, menambahkan insentif tambahan untuk memperluas komunitas.

    “Anda dapat memaksimalkan penghasilan RacePoint melalui aktivitas harian dengan menyelesaikan semua quest harian, menggunakan hati Anda secara efisien untuk balapan, membuka kotak Gacha untuk mendapatkan poin pengalaman, dan check-in pada pukul 00:00 UTC untuk mendapatkan hadiah Emas harian,” kata Leah, seorang petani airdrop terkenal.

    Hi PIN

    Airdrop kripto lain yang dikonfirmasi minggu ini adalah Hi PIN, yang dikembangkan oleh PIN AI. Proyek data farming ini berfokus pada menciptakan Personal Intelligence Network. Dengan ini, pengguna dapat mengontrol data mereka sambil berkontribusi pada pelatihan AI.

    Dibangun sebagai Aplikasi Mini Telegram, Hi PIN memungkinkan pengguna menghubungkan akun sosial mereka dan mendapatkan hadiah. Airdrop Hi PIN telah dikonfirmasi dan saat ini aktif, memungkinkan pengguna mendapatkan token PIN untuk partisipasi mereka.

    Airdrop ini menargetkan pengguna yang berkontribusi data mereka dan aktif di platform secara teratur. Pengguna dapat mendapatkan poin melalui berbagai aktivitas, termasuk menghubungkan akun sosial, menyelesaikan tugas harian, dan mengundang teman.

    “Setiap akun yang terhubung dan tugas yang diselesaikan meningkatkan skor PIN power pengguna, yang berpotensi menghasilkan hadiah lebih besar dalam distribusi token mendatang,” kata jaringan tersebut.

    Evermoon

    Evermoon adalah arena pertempuran online multipemain (MOBA). Proyek ini menggabungkan gameplay kompetitif 5v5 dengan teknologi Web3 dan elemen esports. Evermoon menawarkan pengalaman bermain untuk mendapatkan (P2E) secara gratis, membuatnya dapat diakses oleh pemain tanpa memandang kemampuan investasi awal.

    Evermoon memiliki ekonomi dalam permainan yang dinamis yang didukung oleh token EVM. Moon Mission Season 1 Evermoon saat ini sedang berlangsung dan berakhir pada 21 Januari (00:00 UTC), dengan musim-musim berikutnya akan menyusul.

    Proyek ini secara resmi telah mengonfirmasi program airdrop-nya, mengalokasikan 23% dari total pasokan token EVM untuk hadiah dalam permainan. Inisiatif ini menawarkan berbagai peluang kepada pemain untuk mendapatkan token, mendorong partisipasi aktif di seluruh platform.

    Token EVM dapat diperoleh melalui aktivitas seperti bersaing di De-Zentrum Pool, berpartisipasi dalam pertandingan peringkat dan turnamen, serta kegiatan gameplay lainnya. Jalur ini dirancang untuk memberikan penghargaan kepada pengguna atas berbagai bentuk keterlibatan, memastikan sistem hadiah yang beragam dan inklusif.

    “Hadiah Referral! Undang teman Anda dan kalian berdua dapat memperoleh bonus luar biasa,” kata Evermoon.

    Token ini akan tersedia untuk diperdagangkan di bursa terdesentralisasi dan terpusat (DEX dan CEX). Ketersediaan ini akan memberikan opsi likuiditas bagi peserta.

    Sake Finance

    Proyek lain yang berbasis di Soneium, Sake Finance, juga menjadi salah satu airdrop kripto teratas minggu ini. Protokol likuiditas ini menggabungkan fungsi peminjaman, peminjaman, dan stablecoin dalam satu platform. Sake Finance memperkenalkan sistem hadiah berbasis poin yang melacak partisipasi pengguna di seluruh protokol.

    Petani airdrop mendapatkan Sake Points berdasarkan partisipasi mereka di ekosistem. Setelah platform meluncurkan tokennya, poin ini akan menjadi penting untuk tata kelola dan distribusi token di masa depan.

    “Sake Points yang Anda peroleh kemungkinan akan dikonversi menjadi bagian signifikan dari token Sake Finance yang akan datang dan juga akan memengaruhi hak suara Anda dalam tata kelola,” kata peneliti airdrop Devon Murray.

    Detail distribusi token belum diumumkan. Namun, pengguna dapat memperoleh Sake Points melalui berbagai aktivitas dalam ekosistem. Poin-poin ini memainkan peran penting dalam sistem tata kelola protokol di masa depan dan potensi distribusi token.

    Assisterr

    Proyek AI berbasis Solana, Assisterr, juga masuk dalam daftar airdrop kripto teratas minggu ini. Assisterr memungkinkan pengguna membuat, melatih, dan memonetisasi model AI khusus. Berfokus pada kepemilikan dan tata kelola komunitas, Assisterr bertujuan untuk menyelaraskan pengembangan AI dengan kebutuhan pengguna.

    Setelah mendapatkan pendanaan sebesar $2,5 juta dari investor terkenal, termasuk Outlier Ventures dan Web3.com Ventures, proyek ini mengonfirmasi airdrop untuk token ASSR. Untuk berinteraksi dengan platform, pengguna dapat membeli SOL dari Binance atau menjembatani aset menggunakan Rhino Bridge.

    Saat ini dalam fase testnet, peluncuran mainnet airdrop Assisterr dijadwalkan pada kuartal pertama 2025. Pengguna dapat memperoleh poin sASRR dengan menyelesaikan berbagai tugas di platform. Tugas-tugas ini mencakup interaksi harian, keterlibatan media sosial, dan pembuatan model AI. Poin-poin ini penting untuk airdrop.

    “sASSR akan ditukarkan menjadi ASSR,” kata pakar Web3 Paschal.BTC.

    Partisipasi dalam airdrop ini gratis, hanya membutuhkan koneksi dompet dan penyelesaian tugas yang ditentukan. Penghasilan poin terjadi setiap 12 jam melalui interaksi rutin dengan platform dan media sosial.

    Selain itu, airdrop “Japuary” milik Jupiter juga menjadi sorotan. Petani airdrop berharap putaran ini akan mengulang kesuksesan alokasi awalnya. Seperti dilaporkan oleh BeInCrypto, hadiah berkisar dari 25 token untuk volume swap $500 hingga 20.000 token untuk volume $10 juta.

    Baca juga: Tren Bitcoin 13-17 Januari 2025: Kapan TP? By Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Airdrop Kripto Teratas yang Layak Dicoba Minggu Ini

    Memasuki minggu kedua tahun 2025, beberapa airdrop kripto menarik perhatian para pelaku pasar. Setelah tahun 2024 yang menguntungkan bagi para “airdrop farmers”, 2025 menghadirkan peluang baru bagi investor untuk masuk ke proyek-proyek potensial tanpa modal awal yang besar.

    Berikut lima airdrop kripto yang patut diperhatikan minggu ini, seperti dilaporkan BeInCrypto.

    1. Humanity Protocol

    Proyek infrastruktur blockchain, Humanity Protocol, menjadi salah satu airdrop paling menonjol minggu ini. Status airdrop ini dikonfirmasi setelah proyek tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar $30 juta dan mencapai valuasi $1 miliar. Investor besar seperti Animoca Brands, Hashed Fund, dan Blockchain.com menjadi pendukung proyek ini.

    Humanity Protocol berfokus pada verifikasi identitas manusia untuk melawan akun ganda dan bot. Pendiri sekaligus CEO Humanity Protocol, Terrence Kwok, menyebutkan bahwa peluncuran token H dan mainnet merupakan bagian penting dari roadmap 2025 mereka.

    “H akan diluncurkan tahun ini dengan berbagai kasus penggunaan yang solid dan distribusi yang adil. Seiring mendekatnya TGE, teruslah berkontribusi pada pertumbuhan Humanity Protocol dan kumpulkan RWT Anda, yang nantinya dapat ditukarkan dengan H,” tulis Kwok.

    2. Astrol

    Proyek DeFi, Astrol, juga termasuk dalam daftar airdrop kripto yang layak diperhatikan minggu ini. Hal ini terjadi setelah peluncuran epoch pertama dari “point farming”, di mana peserta dapat memenuhi syarat untuk airdrop potensial.

    Pada epoch pertama, peserta memperoleh poin dengan berkontribusi pada pertumbuhan Astrol melalui aktivitas seperti lending, borrowing, dan referral. Misalnya:

    • Lending: 1 poin per $ per jam.
    • Borrowing: 3 poin per $ per jam.
    • Referral: 15% dari poin referral Anda.

    Astrol merupakan bagian dari ekosistem Eclipse. Oleh karena itu, pengguna yang mendapatkan airdrop dari Eclipse juga meningkatkan peluang untuk menerima airdrop dari Astrol.

    3. ChainOpera AI

    ChainOpera AI, protokol blockchain Layer-1 untuk AI terdesentralisasi, memulai musim airdrop kedua pada 4 Januari 2025. Untuk memenuhi syarat, pengguna harus mengundang 10 teman untuk menyelesaikan tugas “Invite New Users”.

    Musim pertama airdrop ChainOpera AI berlangsung dari 26 Desember hingga 3 Januari. Proyek ini juga berencana meluncurkan testnet pada 2025, disertai dengan quest yang tersedia di situs webnya. Peserta yang menyelesaikan quest akan mendapatkan Genesis Prestige Badges, yang berpotensi memberikan reward tambahan di masa depan.

    Dengan dukungan dari Amber Group, Finality Capital, dan ABCDE, ChainOpera AI telah mengumpulkan $17 juta dalam beberapa putaran pendanaan.

    4. Space and Time

    Space and Time (SXT), proyek layanan blockchain, juga masuk dalam daftar airdrop teratas minggu ini. Dengan pendanaan sebesar $50 juta dari HashKey Capital, Arrington XRP Capital, DCG, dan OKX Ventures, Space and Time menawarkan peluang besar bagi peserta airdrop.

    Saat ini, proyek ini sedang menjalankan modul ketiga dari tugas-tugasnya di Galxe, di mana peserta dapat menyelesaikan tugas untuk mendapatkan tambahan OAT. Modul kedua, yang dibuka pada 1 Januari, akan tetap aktif hingga 1 Februari.

    5. Abstract

    Abstract, blockchain generasi baru yang berfokus pada ekonomi kreator dan mekanisme ekonomi on-chain, meluncurkan mainnet-nya pada Januari 2025. Proyek ini telah menarik perhatian besar, dengan lebih dari 100 aplikasi siap digunakan sejak hari pertama peluncuran.

    Abstract telah meluncurkan quest di platform DeForm, di mana pengguna dapat mengumpulkan poin yang dapat dikonversi menjadi token di masa depan. Dengan dukungan dari investor seperti Electric Capital, airdrop Abstract menjadi salah satu yang paling dinanti.

    Dengan berbagai peluang airdrop ini, tahun 2025 menjanjikan peluang besar bagi investor kripto. Pastikan Anda memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelajahi dunia kripto tanpa modal besar, tetapi dengan potensi keuntungan yang signifikan.

    Baca juga: Tren Bitcoin 6-10 Januari 2025: Fokus ke Tanggal 10 Januari 2025 By Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com