Tag: akademik

  • Beasiswa Kuliah Gratis di Telkom University Lewat Jalur Rapor, Cek di Sini!



    Jakarta

    Telkom University membuka kembali pendaftaran calon mahasiswa baru Jalur Rapor JPA (Jalur Prestasi Akademik) 1. Calon mahasiswa bisa mendaftar paling terlambat 12 Desember 2025.

    Pada jalur ini, Telkom University menyediakan beasiswa 100% untuk perkuliahan D3-S1. Calon mahasiswa dengan nilai terbaik bisa mendapatkan kuliah full gratis.

    Bagaimana cara dapat beasiswa kuliah gratis di Telkom University ini? Mengutip aman SMB Telkom University, berikut syarat-syaratnya.


    Syarat Daftar Beasiswa Jalur Rapor Telkom University

    Syarat Umum

    • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat lulusan tahun 2024, 2025, atau 2026
    • Mempunyai nilai rapor semester 1-4 minimal 70
    • Mempunyai sertifikat akademik dan non akademik (jika ada)
    • Melakukan pembelian PIN pendaftaran Rp 400 ribu
    • Calon mahasiswa bisa memilih 1-5 program studi
    • Melakukan pendaftaran via website smb.telkomuniversity.ac.id
    • Mengikuti tes pemetaan pengembangan diri (online).

    Syarat Khusus

    Calon mahasiswa tidak boleh buta warna jika ingin memilih jurusan-jurusan ini:

    – D3 Teknik Telekomunikasi
    – S1 Teknik Elektro
    – S1 Teknik Telekomunikasi
    – S2 Desain Komunikasi Visual (DKV)
    – S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
    – S1 Desain Interior
    – S1 Product Innovation and Management/S1 Desain Produk
    – S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa

    Cara Daftar Beasiswa Jalur Rapor Telkom University

    1. Masuk ke laman https://smb.telkomuniversity.ac.id/
    2. Klik “Daftar SMB”
    3. Buat akun pendaftaran SMB
    4. Verifikasi akun melalui email
    5. Setelah verifikasi masuk kembali ke akun yang sudah didaftarkan
    6. Lengkapi data diri mulai dari data pendidikan, keluarga, dan pekerjaan
    7. Isi kuesioner dan formulir pendaftaran
    8. Pilih daftar seleksi
    9. Konfirmasi pembayaran dan aktivasi PIN
    10. Isi kelengkapan data seleksi di kolom tahapan registrasi
    11. Cetak dan simpan kartu peserta
    12. Ikuti tes pemetaan pengembangan online
    13. Tunggu hasil kelulusan diumumkan.

    Daftar Kampus Telkom University

    Kampus Utama: Telkom University Bandung
    Alamat: Jl Telekomunikasi Terusan Buah Batu Bandung

    Kampus Jakarta:

    – Telkom University Daan Mogot, di Jl Daan Mogot KM 11, Jakarta Barat
    – Telkom University Minangkabau, di Jl Minangkabau Barat No 50 Jakarta Selatan
    – Telkom University (Halimun), di Jl Halimun Raya No 2, Setiabudi, Jakarta Selatan

    Kampus Surabaya: Telkom University Surabaya
    Alamat: Jl Ketintang No 156, Surabaya, Jawa Timur

    Kampus Purwokerto: Telkom University Purwokerto
    Alamat: Jl DI Panjaitan No 128, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah

    Tunggu apalagi detikers, segera daftar diri kalian untuk raih beasiswa penuh di Telkom University!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Peluang Riset di AS, Pendaftaran Program Diperpanjang!


    Jakarta

    Pendaftaran Fulbright US-ASEAN Visiting Scholar Program diperpanjang. Semula dibuka sampai 1 Desember 2025, periode pendaftaran kini berlangsung hingga 15 Desember 2025.

    Program American Indonesia Exchange Foundation (AMINEF) – Fulbright Indonesia ini membuka kesempatan bagi akademisi dan peneliti RI untuk mengembangkan atau memperbarui penelitian bersama rekan di universitas terakreditasi di Amerika Serikat. Peserta program juga bisa meneliti bersama lembaga penelitian nirlaba AS, baik negeri maupun swasta.

    Visiting scholar dalam program ini akan meneliti dan berkontribusi pada isu-isu prioritas yang berdampak pada hubungan AS-ASEAN, isu prioritas ASEAN, dan/atau yang berimplikasi jelas bagi seluruh kawasan ASEAN. Program ini memprioritaskan penelitian tentang topik-topik hubungan AS-ASEAN yang memiliki signifikansi regional, bukan yang bilateral.


    Pendaftar yang terpilih akan berangkat ke AS untuk riset selama 3-4 bulan pada paruh pertama 2027 di AS. Sebelumnya, cermati dan penuhi persyaratan berikut.

    Hibah Riset US-ASEAN Visiting Scholar

    Hibah ini meliputi:

    • Tunjangan bulanan antara USD 3.164 – USD 4.805 (Rp 52,7 juta – Rp 80,1 juta) per bulan, tergantung pada kota di AS
    • Tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang direct, serta tunjangan transit dan bagasi USD 600 (Rp 10 juta)
    • Tunjangan profesional dan pemukiman USD 2.233 (Rp 37,2 juta)
    • Biaya laboratorium atau penelitian universitas yang memenuhi syarat, pertimbangan kasus per kasus
    • Biaya laboratorium dan penelitian universitas yang memenuhi syarat hingga USD 3.000 (Rp 50 juta), jika diperlukan

    Sebagai catatan, tidak ada komponen hibah yang disediakan untuk tanggungan. Adapun jelang akhir program sekitar Maret 2027, peserta biasanya akan berkumpul di Washington, DC.

    Syarat Program Riset US-ASEAN Visiting Scholar

    • Warga negara Indonesia
    • Berdomisili di Indonesia selama pencalonan dan proses seleksi berlangsung
    • Bersedia kembali ke Indonesia usai menyelesaikan program riset di AS
    • Merupakan staf pengajar universitas, Kementerian Luar Negeri, pejabat pemerintah, profesional sektor swasta, perwakilan lembaga think tank, atau personel dari organisasi lain yang berfokus pada isu-isu AS-ASEAN
    • Memiliki rekam jejak prestasi akademis atau profesional yang signifikan
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Diutamakan yang belum memiliki pengalaman terkini dan substansial di Amerika Serikat
    • Tidak sedang mengajar, belajar, atau melakukan riset di AS
    • Belum pernah menerima hibah Fulbright dalam 5 tahun terakhir
    • Belum pernah ke AS sebagai J-1 Exchange Visitor kategori profesor atau peneliti dalam 2 tahun terakhir
    • Bukan pegawai, anggota keluarga pegawai, atau tanggungan pegawai AMINEF, Kedutaan Besar (Kedubes) AS, atau US Department of State

    Bidang Riset

    • Pendaftar dapat mengangkat topik yang mendukung inisiatif ASEAN dan tujuan AS di kawasan ASEAN, seperti dukungan terhadap:
      • Integrasi ekonomi dan pasar keuangan regional
      • Keamanan dan kebijakan AI
      • Integrasi teknologi
      • Perluasan kerja sama maritim
      • Pendidikan
      • Teknologi pangan
      • Ilmu informasi
      • Jurnalisme
      • Hukum
      • Administrasi publik
      • Kesehatan masyarakat
      • Perdagangan
      • Investasi
    • Program dan topik yang dipilih harus mencerminkan bidang prioritas Sekretariat ASEAN dan Misi AS untuk ASEAN
    • Program dan topik pilihan harus dapat mencerminkan prioritas dan relevansi bagi negara yang mengajukan nominasi
    • Diprioritaskan bagi proyek penelitian bercakupan regional, dan/atau memiliki implikasi yang jelas bagi seluruh kawasan ASEAN.

    Dokumen Persyaratan

    • Formulir pendaftaran
    • Pernyataan proyek riset sepanjang 3-5 halaman
    • Daftar pustaka, maksimal 3 halaman
    • Curriculum vitae (CV), maksimal 6 halaman
    • Surat undangan dari institusi tuan rumah di AS lebih disukai; tidak wajib saat pendaftaran, tetapi wajib disertakan sebelum seleksi akhir/keberangkatan
    • Tiga surat rekomendasi
    • Salinan transkrip akademik dan ijazah dalam bahasa asli dan terjemahannya dalam bahasa Inggris
    • Salinan dokumen identitas yang sah, yakni KTP atau paspor

    Cara Daftar

    • Buat akun di https://stu.aminef.or.id/grantee/
    • Unduh dan cermati Instruksi Pengisian Aplikasi Daring Program Beasiswa Fulbright US – ASEAN Visiting Scholar
    • Isi dan lengkapi pendaftaran, progres dapat disimpan untuk dilanjutkan kemudian
    • Selesaikan proses pendaftaran dan kirimkan lamaran.

    Informasi hibah riset US-ASEAN Visiting Scholar dari Aminef-Fulbright Indonesia ini dapat dicek lebih lanjut dengan klik di SINI dan akun Instagram @fulbrightindonesia. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Makan Apa Sebelum dan Sesudah Lari? Ini Panduan Nutrisi biar Performa Maksimal

    Jakarta

    Makanan dibutuhkan untuk menyuplai energi dan menjaga daya tahan tubuh tetap optimal sebelum mulai berlari. Sebagai pelari, detikers perlu memilah makanan dengan kandungan nutrisi tertentu, agar lari dapat dilakukan dengan efektif dan tidak menimbulkan cepat lelah.

    Mengutip dari Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, performa atlet dipengaruhi oleh beberapa hal penting, mulai dari fondasi yang kuat dalam kondisi fisik, pengalaman, program latihan, hingga nutrisi.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum panduan nutrisi sebelum dan sesudah lari, agar energi tetap stabil dan otot dapat pulih lebih cepat. Yuk, simak sampai selesai!


    Makanan Sebelum Lari

    Melansir dari situs resmi Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, berikut nutrisi yang diperlukan sebelum berlari:

    2-3 Jam Sebelum Berlari:

    • Karbohidrat Kompleks: karbohidrat kompleks atau pati dibutuhkan sebagai penghasil energi utama dan menjaga daya tahan selama berlari. Detikers dapat memilih makanan seperti nasi merah, pisang, oatmeal, dan roti gandum.
    • Lemak Sehat: Lemak sehat dibutuhkan sebagai cadangan energi dan membantu penyerapan nutrisi. Beberapa makanan yang kaya akan lemak sehat yaitu buah alpukat, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
    • Protein: Protein dapat membantu pemulihan otot dengan cepat dan juga sebagai sumber energi. Protein yang baik yaitu protein tanpa lemak yang biasa terkandung pada telur rebus, dada ayam, dan ikan salmon.

    30 Menit – 1 Jam Sebelum Lari:

    • Camilan/Snack Ringan: Detikers dapat memilih camilan yang mudah dicerna untuk memberikan energi sebelum mulai lari, contohnya yoghurt, kacang, dan pisang.
    • Air Putih: Minum air putih membantu detikers tetap terhidrasi dengan baik selama beberapa jam sebelum mulai lari.

    Makanan Setelah Lari

    30 Menit-1 Jam Setelah Lari:

    • Karbohidrat dan Protein: Seusai berlari, tubuh masih dalam tahap pemulihan dan proses penyerapan nutrisi masih berlangsung. Untuk itu, detikers dapat mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan protein agar otot dapat pulih dengan cepat.
    • Minuman Elektrolit: Setelah berlari, tubuh dalam keadaan berkeringat. Detikers dapat menggantikan cairan dan mineral yang keluar dengan meminum minuman elektrolit yang kaya natrium, magnesium, hingga kalium.
    • Camilan Protein: Camilan ringan yang kaya protein dapat memulihkan otot dengan baik, beberapa di antaranya seperti yoghurt dan smoothies.
    • Pisang: Selain kaya akan potasium, pisang juga memiliki kandungan karbohidrat dan elektrolit yang membantu pemulihan otot.

    1-2 Jam Setelah Lari:

    • Makanan Berserat: Detikers dapat mengonsumsi makanan dengan serat tinggi untuk menggantikan nutrisi yang telah diserap selama berlari. Beberapa makanan tinggi serat yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan.
    • Air Putih: Banyak minum air putih setelah berolahraga membantu tubuh tetap terhidrasi.

    Demikianlah panduan nutrisi yang bisa detikers terapkan dalam menentukan makanan sebelum dan sesudah lari. Jangan lupa diterapkan dengan baik, ya!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Banyak Orang Bikin Notes Padahal Nggak Dibaca Lagi, Kamu Juga?


    Jakarta

    Aplikasi Notes mestinya membantu orang mengingat hal-hal penting. Namun banyak yang tidak membacanya lagi. Inilah sebab-sebabnya dan solusinya.

    Aneka aplikasi Notes dengan berbagai nama sejenis baik di smartphone atau laptop, sebenarnya dimaksudkan agar penggunanya secara praktis bisa membuat catatan kecil yang multifungsi. Misalnya mencatat poin penting dari sebuah rapat, atau membuat daftar pekerjaan yang mesti dilakukan.

    Namun, sering kali akhirnya Notes itu diabaikan. Singkat kata, catatan yang sudah kita bikin di Notes akhirnya tidak dibaca lagi. Kalau Anda merasa demikian, Anda tidak sendirian.


    Dilansir dari Medium, Selasa (24/6/2025) membuat Notes yang efektif adalah penting untuk pemahaman yang lebih baik. Notes yang tertata baik menjadi sumber berharga, meningkatkan pemahaman atas konsep yang rumit dan mendukung memori jangka panjang.

    Tapi, ada beberapa faktor yang menyebabkan Notes yang sudah kita bikin tidak dibaca lagi. Inilah beberapa sebabnya:

    1. Distraksi

    Interupsi eksternal dan pikiran yang kemana-mana bisa mengganggu fokus dan membuat kita susah mendapatkan key point dan informasi yang ingin kita pahami. Ada banyak urusan lain yang berpotensi membuat kita melupakan Notes yang sudah kita siapkan.

    2. Tata kelola yang kurang

    Tanpa pendekatan yang terstruktur, Notes bisa dengan cepat menjadi kumpulan tulisan yang kacau. Hal ini membuatnya susah dibaca ulang atau diperoleh informasi dan pemahamannya pada saat kemudian.

    3. Cara yang inefisien

    Cara yang salah dalam membuat Notes menyulitkan pemahaman yang mendalam terhadap sebuah subjek yang rumit. Cara membuat Notes yang salah berdampak pada hasil akhirnya.

    Itulah 3 hal yang membuat aplikasi Notes menjadi kurang bermanfaat karena kebiasaan salah yang kita lakukan. Notes yang tidak terorganisir membuat gap pengetahuan, mengurangi pemikiran kritis dan mengurangi kemampuan menghubungkan ide-ide secara efektif.

    Hasilnya, pemahaman jadi asal-asalan. Kemampuan kita jadi terbatas untuk menerapkan apa yang kita pelajari untuk keperluan praktis atau dari suasana akademik.

    Solusi untuk Notes yang efektif

    Solusinya? Anda bisa gunakan beberapa aplikasi AI untuk membuat catatan penting.

    Pada smartphone seperti Samsung, sudah ada Galaxy AI yang bisa membantu kita membuat ringkasan atau catatan penting. Saat meeting online juga sudah ada Otter yang membantu kita membuat point penting rapat.

    Untuk membaca file PDF, Adobe Acrobat Reader pun sudah memiliki AI Assistant untuk membantu kita membuatkan catatan penting. Catatan inilah yang bisa Anda pindahkan ke Notes atau menjadi cara baru untuk membuat catatan dari pada menulis sendiri di aplikasi Notes secara konvensional.

    Anda bisa belajar pula bagaimana AI membuat ringkasan informasi secara efektif. Hal ini yang nanti bisa ditiru ketika Anda ingin menuliskan langsung informasi penting di aplikasi Notes. Sehingga, tidak ada lagi Notes yang diabaikan di masa depan. Selamat mencoba!

    (fay/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ide Pakai ChatGPT Buat Tugas Kuliah Mahasiswa, Ingat Ini Caranya


    Jakarta

    Pemanfaatan teknologi AI seperti ChatGPT atau lainnya bisa membantu dalam banyak hal, jika digunakan dengan tepat dan bijaksana. Salah satunya adalah untuk membantu dalam menyusun tugas kuliah mahasiswa.

    Nah, etika penggunaan kecerdasan buatan generatif (generative AI/GenAI) di perguruan tinggi Indonesia sudah tertuang dalam panduan resmi yang dirilis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Panduan ini berlaku bagi mahasiswa maupun dosen.

    Ada empat bidang etika penggunaan GenAI di dunia kampus, yaitu memerhatikan integritas akademik, keamanan dan keselamatan dalam pemanfaatannya, kesetaraan dan transparansinya, serta memerhatikan dampaknya pada lingkungan.


    Integritas Akademik

    Integritas akademik meliputi nilai kejujuran, kepercayaan, keadilan, sikap terhormat, tanggung jawab, dan keberanian, seperti dikutip dari Panduan Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GenAI) pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi oleh Kemendikburistek.

    Kejujuran dalam setiap interaksi pembelajaran memicu kepercayaan atas seseorang dan sesuatu di lingkungan akademik, rasa keadilan, perilaku saling menghormati, dan keberanian dalam mempertanggungjawabkan setiap perilaku dan tindakan pada civitas akademika.

    Simak rangkuman etika memakai AI di bawah ini di bidang menjaga integritas atau kejujuran secara akademik.

    Etika Memakai AI untuk Mahasiswa dan Dosen Bidang Integritas Akademik

    Sejumlah tools berfungsi untuk mendeteksi ketidakjujuran dalam menggunakan generative AI. Contohnya seperti Turnitin AI Detection, Copyleaks, GPTZero, dan lain-lain. Berikut cara menghindari ketidakjujuran dan lolos dari detector tools:

    • Tulis ulang setiap judul (kerangka tulisan) yang dihasilkan oleh generative AI dengan bahasa sendiri.
    • Pakai GenAI sebagai alat bantu penelusuran dan riset, bukan sebagai penghasil konten semata, sehingga mahasiswa tetap menjadi pemilik dan pengatur ide dan hasil pemikirannya sendiri.
    • Pertahankan gaya tulisan sendiri dan pertahankan sentuhan manusia dalam karya tulis dengan tidak sepenuhnya bergantung pada struktur kalimat yang dihasilkan oleh aplikasi seperti Grammarly.
    • Hindari aplikasi parafrase seperti Quillbot, susun kata-kata sendiri sehingga alur tulisan lebih terjaga, jelas dan koheren.
    • Pastikan struktur tulisan jelas, mulai dari pendahuluan, sitasi dan kesimpulan.
    • Pastikan sitasi benar saat mengutip argumentasi karya tulis lain agar tidak dianggap dan terdeteksi sebagai konten GenAI.
    • Hindari istilah, kata-kata kunci, maupun kata ganti yang sering dipakai generative AI.
    • Gunakan tools detector untuk cek manual dan menulis ulang bagian yang terdeteksi sebagai hasil GenAI itu sendiri.

    Etika Penggunaan AI oleh Mahasiswa untuk Dosen Bidang Integritas Akademik

    Sementara itu, terkait tugas mahasiswa dan pembelajarannya, dosen perlu:

    • Minta mahasiswa menggambarkan cara mereka menggunakan generative AI dalam menyelesaikan tugas, lalu tantangan, cara mengatasi, serta pengalaman penting yang didapat.
    • Minta mahasiswa berlatih membuat prompt yang efektif.
    • Minta mahasiswa kritis mengevaluasi hasil jawaban (output) generative AI dari sisi akurasinya, apakah dapat dipercaya atau ada bias, serta kualitasnya, dan lain-lain.
    • Wajibkan mahasiswa mengecek fakta, mengkritisi, menginvestigasi, dan mengedit/tulis ulang hasil jawaban generative AI.
    • Minta mahasiswa membandingkan hasil kerja mandiri dan hasil bantuan generative AI sehingga mereka dapat mengenali kelebihan, kecenderungan, dan perspektifnya sendiri, serta merefleksikan peran AI: gagal atau sukses berkontribusi dalam melengkapi pemikirannya.
    • Jelaskan ekspektasi atas tugas atau kegiatan yang diberikan secara tertulis, serta relevansinya.
    • Jelaskan kapan penggunaan generative Ai dibolehkan dan dilarang; saat dibolehkan, mahasiswa wajib mendokumentasikannya, mencantumkan atribusi, dan menunjukkan proses kritisnya dalam memverifikasi hasil jawaban generative AI.
    • Izinkan mahasiswa bersama-sama mengidentifikasi kesalahan, mengoreksi/revisi, dan merepresentasikan proses berpikirnya.
    • Buka kesempatan bagi mahasiswa untuk merevisi dan mengirim ulang tugasnya sehingga mendorong tumbuh-kembangnya.
    • Dorong komunikasi/penyampaian hasil tugas yang multimodal dan kreatif, misalnya berbentuk suara, memo, podcast, video, infografis, website, presentasi dan lain-lain.
    • Dorong mahasiswa untuk menghubungkan materi pembelajarannya dengan kehidupan nyata sehingga dapat lebih memotivasi mahasiswa untuk belajar dengan konteks personal.
    • Bangun “growth mindset” dengan melatih mahasiswa untuk menentukan sendiri sasaran belajarnya dan merefleksikan progres yang mereka capai sepanjang semester.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • Begini Cara Cerdas Atur Keuangan & Transfer Uang Murah saat Kuliah di LN!


    Jakarta

    Kuliah di luar negeri adalah impian banyak mahasiswa Indonesia. Selain membuka peluang akademik dan pengalaman budaya baru, kesempatan ini juga menantang kemampuan kamu dalam manajemen keuangan.

    Siapa yang tidak mau, kan? Namun, tantangan utama sering kali datang dari pengelolaan biaya hidup yang jauh berbeda dari Indonesia, pengeluaran tak terduga, hingga kebutuhan transfer uang antarnegara.

    Namun, kamu tidak perlu khawatir. Dengan perencanaan yang matang dan memanfaatkan teknologi yang ada, bisa kok melewati semua ini dengan lebih mudah. Yuk, simak lima tips simpel dan praktis supaya keuanganmu tetap aman selama kuliah di luar negeri!


    1. Buat Anggaran Bulanan yang Realistis

    Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah memahami biaya hidup di negara tujuan. Cari tahu perkiraan biaya tempat tinggal, makan, transportasi, hingga hiburan.

    Setelah itu, buatlah daftar pengeluaran wajib dan tetapkan batasan untuk kebutuhan lainnya. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran.

    Supaya lebih praktis, gunakan aplikasi keuangan untuk melacak pengeluaran harian dan memastikan anggaran tetap on track. Jangan lupa, selalu sisihkan dana darurat, ya. Dana ini penting untuk berjaga-jaga kalau ada kebutuhan mendadak yang perlu segera ditangani.

    2. Cari Diskon dan Promosi untuk Mahasiswa

    Sebagai mahasiswa, kamu bisa memanfaatkan diskon khusus, mulai dari potongan harga transportasi umum, toko buku, hingga langganan aplikasi streaming. Jangan ragu untuk memanfaatkan kartu mahasiswa internasional seperti ISIC (International Student Identity Card) agar bisa menikmati berbagai penawaran menarik.

    Belanja cerdas itu penting. Tapi ingat, cerdas bukan berarti pelit, lho. Fokuslah pada kebutuhan utama, bukan keinginan sesaat, supaya keuangan tetap sehat.

    3. Gunakan Fitur Transfer Valas untuk Terima Kiriman Uang

    Jika kamu kuliah di luar negeri, kebutuhan mendesak sering kali muncul. Misalnya, uang sewa tempat tinggal atau biaya kesehatan yang harus segera dibayar. Dengan fitur Transfer Valas di Livin’ by Mandiri, orang tua di Indonesia bisa mengirim uang ke rekeningmu secara cepat dan aman.

    Fitur ini menawarkan:

    • Transfer hingga 18 mata uang asing tujuan.

    • Jangkauan luas hingga 180 negara.

    • Transfer USD ke seluruh dunia

    • Pengiriman uang secara real-time untuk beberapa mata uang tertentu.

    • Kurs yang kompetitif dan biaya transfer murah.

    • Akses 24/7 kapan saja dan di mana saja.

    Jadi, saat ada kebutuhan mendesak, tidak perlu menunggu lama. Uang dari orang tua bisa langsung diterima dan digunakan.

    4. Pantau Nilai Tukar Mata Uang

    Nilai tukar mata uang sering berubah-ubah, dan ini bisa mempengaruhi jumlah uang yang kamu terima atau kirim. Kalau rutin mendapat kiriman uang dari keluarga di Indonesia atau sebaliknya, pantau kurs secara berkala.

    Dengan begitu, bisa memilih waktu transfer yang paling menguntungkan. Fitur Transfer Valas di Livin’ by Mandiri juga memberikan kemudahan dengan kurs yang murah dan proses yang simpel. Jadi, kamu tidak perlu cemas uang akan biaya transfer yang mahal.

    5. Manfaatkan Teknologi untuk Pengelolaan Keuangan

    Di zaman sekarang, teknologi adalah teman terbaik untuk mengatur keuangan. Gunakan aplikasi keuangan untuk mencatat pengeluaran harian, merencanakan tabungan, hingga memantau investasi kecil-kecilan. Dengan bantuan teknologi, kamu bisa lebih disiplin dan terorganisir.

    Nah, super app Livin’ by Mandiri adalah solusi pasti valuta asing andalan untuk memenuhi kebutuhan transaksi global. Dengan fitur Transfer Valas, proses pengiriman uang menjadi mudah, cepat, dan terjangkau. Pengelolaan keuangan pun terasa lebih nyaman.

    Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa menjalani masa kuliah di luar negeri dengan keuangan yang lebih stabil dan terencana.

    Solusi Pasti Transfer Uang dari Indonesia ke Luar Negeri

    Kuliah di luar negeri pasti membawa banyak pengalaman seru, tapi kebutuhan transfer uang sering kali jadi tantangan tersendiri. Untungnya, sekarang ada fitur Transfer Valas di Livin’ by Mandiri yang bikin hidup lebih mudah.

    Proses kirim uang dari Indonesia ke luar negeri jadi super praktis dan yang paling penting, uang yang dikirim akan sampai secara real-time ke kamu tanpa biaya tambahan. Tinggal fokus saja ke studi dan menikmati pengalaman di negara baru.

    Mengelola keuangan saat kuliah di luar negeri memang butuh usaha ekstra, tapi kalau tahu cara yang tepat, semuanya jadi terasa lebih ringan. Salah satunya, pastikan kamu pakai fitur Transfer Valas di Livin’ by Mandiri untuk urusan kirim uang antarnegara. Livin’ by Mandiri bisa di-download di sini.

    Dengan pengelolaan keuangan yang baik dan dukungan teknologi canggih, kuliah di luar negeri bisa terasa lebih nyaman. Yuk, siapkan diri dengan matang, nikmati setiap momennya, dan jadikan pengalaman ini tak terlupakan.

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Mau Daftar PPG Calon Guru 2025? Cek Dulu Linieritas Prodi dan Bidang Studinya!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah membuka pendaftaran program Pendidik Profesi Guru (PPG) Calon Guru 2025. Pendaftaran masih dibuka hingga 6 Oktober 2025 mendatang.

    PPG Calon Guru merupakan salah satu upaya Kemendikdasmen untuk mencetak guru-guru baru berkualitas dengan kualifikasi S1-D4. Seluruh lulusan dari program studi (prodi) pendidikan dan nonpendidikan bisa mendaftar.

    Namun sebelum mendaftar, calon guru harus memastikan apakah prodi ijazah S1/D4 mereka linier dengan bidang studi yang ada di program PPG. Dikutip dari laman resmi PPG Kemendikdasmen, Jumat (17/10/2025) berikut informasinya.


    Daftar Linieritas Prodi PPG Calon Guru 2025

    Linieritas di PPG diartikan sebagai adanya kesesuaian antara prodi pada ijazah S1/D4 peserta dengan bidang studi PPG yang diambil atau mata pelajaran yang akan diajarkan oleh calon guru. Kesesuaian ini bertujuan agar pendidikan yang disampaikan dalam PPG relevan dengan kualifikasi akademik hingga tugas mengajar guru.

    Adapun daftar linieritas prodi PPG Calon Guru 2025, yaitu:

    1. Bahasa Indonesia

    • Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
    • Pendidikan Bahasa Indonesia
    • Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah
    • Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
    • Pendidikan Sastra Indonesia
    • Tadris Bahasa Indonesia
    • Bahasa dan Sastra Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • Sastra Indonesia

    2. Bimbingan dan Konseling

    • Pendidikan Bimbingan dan Konseling
    • Pendidikan Bimbingan dan Konseling Islam
    • Pendidikan Psikologi Konseling Buddha
    • Bimbingan dan Konseling
    • Bimbingan dan Konseling Islam
    • Bimbingan dan Konseling Kristen
    • Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
    • Bimbingan dan Penyuluhan Islam
    • Bimbingan Konseling
    • Bimbingan Konseling Kristen
    • Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
    • Bimbingan Penyuluhan Islam
    • Kepenyuluhan Buddha
    • Konseling Pastoral
    • Pastoral Konseling

    3. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

    • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
    • Pendidikan Sains
    • Tadris Ilmu Pengetahuan Alam

    4. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

    • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
    • Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial

    5. Informatika

    • Pendidikan Ilmu Komputer
    • Pendidikan Informatika
    • Pendidikan Komputer
    • Pendidikan Teknik Informatika
    • Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
    • Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer
    • Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer
    • Pendidikan Vokasional Informatika
    • Ilmu Informatika
    • Ilmu Komputer
    • Ilmu Sistem Informasi
    • Informatika
    • Keamanan Sistem Informasi
    • Manajemen Informatika
    • Rekayasa Komputer
    • Rekayasa Komputer Jaringan
    • Rekayasa Perangkat Lunak
    • Rekayasa Sistem Komputer
    • Seni Intermedia
    • Sistem Informasi
    • Sistem Informasi Bisnis
    • Sistem Komputer
    • Teknik Informatika
    • Teknik Informatika dan Komputer
    • Teknik Informatika Multimedia
    • Teknik Komputer
    • Teknik Komputer dan Jaringan
    • Teknik Komputer Jaringan dan Media Digital
    • Teknik Multimedia dan Jaringan
    • Teknik Perangkat Lunak
    • Teknologi Bisnis Digital
    • Teknologi Game
    • Teknologi Informatika
    • Teknologi Komputer
    • Teknologi Pendidikan
    • Teknologi Rekayasa Informatika Industri
    • Teknologi Rekayasa Komputer
    • Teknologi Rekayasa Komputer Grafis
    • Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan
    • Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak

    6. Matematika

    • Pendidikan Matematika
    • Tadris Matematika
    • Matematika

    7. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

    • Pendidikan Anak Usia Dini
    • Pendidikan Anak Usia Dini Buddha
    • Pendidikan Buddha Anak Usia Dini
    • Pendidikan Guru Anak Usia Dini
    • Pendidikan Guru Madrasah Raudhatul Athfal (PGRA)
    • Pendidikan Guru PAUD
    • Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
    • Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
    • Pendidikan Islam Anak Usia Dini
    • Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
    • Pendidikan Kristen Untuk Anak Usia Dini
    • PG Pendidikan Anak Usia Dini
    • PG PAUD
    • Psikologi
    • Psikologi Buddha
    • Psikologi Islam
    • Psikologi Kristen

    8. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)

    • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
    • Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
    • Pendidikan Guru Sekolah Dasar Buddha

    9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)

    • Pendidikan Jasmani
    • Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
    • Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
    • Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar
    • Pendidikan Kepelatihan Olahraga
    • Pendidikan Olahraga
    • Pendidikan Olahraga dan Kesehatan
    • PGSD Pendidikan Jasmani
    • Ilmu Keolahragaan
    • Kepelatihan Fisik Olahraga
    • Kepelatihan Kecabangan Olahraga
    • Kepelatihan Olahraga
    • Manajemen Olahraga
    • Olahraga Rekreasi
    • Rekayasa Keolahragaan

    10. Pendidikan Pancasila

    • Pendidikan Kewarganegaraan
    • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    11. Seni Budaya

    • Pendidikan Seni
    • Pendidikan Seni dan Budaya Keagamaan Hindu
    • Pendidikan Seni dan Keagamaan
    • Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik
    • Pendidikan Seni Karawitan Keagamaan Hindu
    • Pendidikan Seni Keagamaan
    • Pendidikan Seni Musik
    • Pendidikan Seni Pertunjukan
    • Pendidikan Seni Tari
    • Pendidikan Seni Tari Dan Musik
    • Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu
    • Pendidikan Tari
    • Pendidikan Musik
    • Konservasi Seni
    • Kriya Seni
    • Seni Drama Tari dan Musik
    • Seni Karawitan
    • Seni Murni
    • Seni Musik
    • Seni Pedalangan
    • Seni Pertunjukan
    • Seni Pertunjukan Keagamaan
    • Seni Tari
    • Seni Teater
    • Tata Kelola Seni
    • Angklung dan Musik Bambu
    • Seni Rupa

    12. Pendidikan Luar Biasa

    • Pendidikan Khusus
    • Pendidikan Luar Biasa

    13. Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

    • Pendidikan Teknologi Pertanian
    • Pendidikan Teknologi Agroindustri
    • Pendidikan Vokasional Teknik Pertanian
    • Pertanian
    • Teknik Industri Pertanian
    • Teknologi Hasil Pertanian
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
    • Teknologi Pertanian
    • Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian
    • Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
    • Teknologi Produksi Tanaman Pangan
    • Teknologi Produksi Tanaman Hortikultural
    • Teknologi Agroindustri
    • Ilmu Pertanian

    14. Broadcasting dan Perfilman

    • Animasi
    • Broadcast Journalism
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Media
    • Film
    • Film dan Televisi
    • Kajian Film, Televisi, dan Media
    • Komunikasi Penyiaran Islam
    • Komunikasi dan Penyiaran Islam
    • Periklanan
    • Produksi Film dan Televisi
    • Produksi Media
    • Teknik Broadcasting
    • Televisi dan Film

    15. Desain Komunikasi Visual

    • Desain Interior
    • Desain Komunikasi Visual
    • Grafika

    16. Kuliner

    • Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
    • Pendidikan Tata Boga
    • Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga
    • Pendidikan Vokasional Seni Kuliner
    • Akomodasi dan Katering
    • Bisnis Jasa Makanan
    • Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi
    • Manajemen Industri Katering
    • Manajemen Kuliner
    • Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan
    • Tata Boga

    17. Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis

    • Pendidikan Administrasi Perkantoran
    • Pendidikan Manajemen Perkantoran
    • Administrasi Bisnis
    • Administrasi Bisnis Internasional
    • Administrasi Bisnis Otomotif
    • Administrasi Bisnis Sektor Publik
    • Administrasi Bisnis Terapan
    • Administrasi Niaga
    • Administrasi Perkantoran
    • Administrasi Perkantoran Digital
    • Ilmu Administrasi Bisnis
    • Manajemen Administrasi Perkantoran
    • Manajemen Perkantoran Digital

    18. Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim

    • Pendidikan Ilmu Komputer
    • Pendidikan Informatika
    • Pendidikan Komputer
    • Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi
    • Pendidikan Teknik Informatika
    • Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
    • Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer
    • Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer
    • Pendidikan Vokasional Informatika
    • Ilmu Informatika
    • Ilmu Komputer
    • Ilmu Sistem Informasi
    • Informatika
    • Keamanan Sistem Informasi
    • Manajemen Informatika
    • Rekayasa Komputer
    • Rekayasa Komputer Jaringan
    • Rekayasa Perangkat Lunak
    • Rekayasa Sistem Komputer
    • Sistem Informasi
    • Sistem Komputer
    • Teknik Informatika
    • Teknik Informatika dan Komputer
    • Teknik Komputer
    • Teknik Komputer dan Jaringan
    • Teknik Komputer Jaringan dan Media Digital
    • Teknik Perangkat Lunak
    • Teknologi Game
    • Teknologi Informatika
    • Teknologi Komputer
    • Teknologi Rekayasa Informatika Industri
    • Teknologi Rekayasa Komputer
    • Teknologi Rekayasa Komputer Grafis
    • Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan
    • Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak

    19. Teknik Elektronika

    • Pendidikan Teknik Elektronika
    • Pendidikan Vokasional Teknik
    • Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika
    • Elektronika dan Instrumentasi
    • Elektronika Instrumentasi
    • Rekayasa Elektro Medis
    • Teknik Elektromedik
    • Teknik Elektronika
    • Teknik Elektronika Kapal Perang
    • Teknik Elektronika Pertahanan
    • Teknik Elektronika Sistem Senjata
    • Teknik Otomotif Elektronik
    • Teknik Rekayasa Elektro-Medis
    • Teknologi Rekayasa Elektromedis
    • Teknologi Rekayasa Elektronika
    • Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika

    20. Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

    • Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
    • Pendidikan Ilmu Komputer
    • Pendidikan Teknik Informatika
    • Pendidikan Komputer/Informatika
    • Pendidikan Teknik Elektronika
    • Pendidikan Vokasional Teknik/Rekayasa Elektronika
    • Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
    • Rekayasa Sistem Komputer
    • Ilmu Komputer
    • Teknik Informatika
    • Sistem dan Teknologi Informasi
    • Sistem Informasi
    • Sistem Komputer
    • Teknik Komputer
    • Rekayasa Perangkat Lunak
    • Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak
    • Teknik Elektronika/Teknik atau Rekayasa Elektronika
    • Teknik Telekomunikasi
    • Teknologi Rekayasa Telekomunikasi
    • Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi
    • Teknologi Rekayasa Internet
    • Teknik Elektronika

    21. Teknik Ketenagalistrikan

    • Pendidikan Teknik Elektro
    • Pendidikan Vokasional Teknik Elektro
    • Elektro Mekanika
    • Pembangkit Tenaga Listrik
    • Rekayasa Elektro
    • Sistem Kelistrikan
    • Teknik Elektro
    • Teknik Elektro Industri
    • Teknik Instalasi Listrik
    • Teknik Kelistrikan Kapal
    • Teknik Listrik
    • Teknik Listrik Bandara
    • Teknik Listrik Industri
    • Teknik Otomasi Listrik Industri
    • Teknik Pembangkit Energi Listrik
    • Teknik Tenaga Listrik
    • Teknologi Pembangkit Tenaga Listrik
    • Teknologi Rekayasa Elektro
    • Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik
    • Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal
    • Teknologi Rekayasa Sistem Kelistrikan Minyak dan Gas

    22. Teknik Mesin

    • Pendidikan Teknik Mesin
    • Pendidikan Vokasional Teknik Mesin
    • Rekayasa Mesin
    • Teknik Mesin
    • Teknik Mesin dan Biosistem
    • Teknik Mesin dan Manufaktur
    • Teknik Mesin Pertanian
    • Teknik Mesin Produksi dan Perawatan
    • Teknik Perancangan dan Konstruksi Mesin
    • Teknologi Rekayasa Mesin
    • Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan

    23. Teknik Otomotif

    • Pendidikan Teknik Otomotif
    • Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif
    • Mesin Otomotif
    • Permesinan Perikanan
    • Teknik Industri Otomotif
    • Teknik Keselamatan Otomotif
    • Teknik Konstruksi Perkapalan
    • Teknik Mesin Perkapalan
    • Teknik Otomotif
    • Teknik Otomotif Elektronik
    • Teknik Konstruksi Perkapalan Tempur
    • Teknik Perkapalan
    • Teknik Sistem Perkapalan
    • Teknologi Rekayasa Arsitektur Perkapalan
    • Teknologi Rekayasa Industri Otomotif
    • Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan
    • Teknologi Rekayasa Otomotif

    24. Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam

    • Pendidikan Teknik Mesin
    • Pendidikan Vokasional Teknik Mesin
    • Pendidikan Vokasional Teknik/Rekayasa Mesin
    • Metalurgi
    • Rekayasa Teknologi Manufaktur
    • Teknik Manufaktur
    • Teknik Mesin
    • Teknologi Rekayasa Konversi Energi
    • Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur

    Itulah daftar lengkap prodi yang linier dengan bidang studi di PPG Calon Guru 2025. Semoga bermanfaat!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Kuliah Nyambi Jadi Buruh Mebel, Khoiri Jadi Wisudawan Berprestasi Undip



    Jakarta

    Menjadi wisudawan berprestasi adalah dambaan setiap mahasiswa. Begitu pula bagi Muhammad Khoiri, lulusan Ilmu Pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) yang baru saja menutup perjalanan studinya dengan catatan membanggakan.

    Namun, jalan yang ditempuh Khoiri tidak semulus kebanyakan mahasiswa lain. Di saat rekan-rekannya bisa fokus belajar, ia harus membagi waktu antara kuliah dan bekerja sebagai buruh mebel demi membiayai pendidikannya.

    Perjuangan itu berbuah manis. Dalam wisuda ke-179 Undip pada 12 Oktober lalu, Khoiri dinobatkan sebagai salah satu wisudawan berprestasi dengan predikat cumlaude dan IPK 3,94. Sebuah pencapaian yang menjadi bukti ketekunan dan daya juang luar biasa.


    Bekerja di Pabrik Selama Kuliah

    Perjalanan akademiknya pun bermula bukan dari ruang kuliah, melainkan dari lantai pabrik. Setelah gagal lolos seleksi perguruan tinggi pada 2019, Khoiri memilih bekerja sambil menabung, sembari terus belajar agar bisa mencoba lagi di tahun berikutnya.

    Kini, kerja keras itu terbayar lunas. Dari tangan yang dulu memahat kayu, kini ia menorehkan prestasi emas di dunia akademik.

    “Saya belajar sabar dan tekun. Tahun berikutnya, saya diterima di Undip lewat jalur UTBK, pilihan pertama saya,” kata Khoiri dalam laman Undip, dikutip pada Jumat (17/10/2025).

    Kuliah, Kerja, dan Organisasi Jalan Bersamaan
    Memasuki dunia perkuliahan bukan berarti perjuangan Muhammad Khoiri usai. Justru di kampus, tantangannya semakin berat. Ia harus tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sekaligus membiayai kuliah.

    Selama empat tahun sembilan bulan, rutinitas padat menjadi bagian dari kesehariannya. Khoiri tidak hanya mengikuti perkuliahan, tetapi juga aktif di organisasi kampus serta kerap tampil dalam berbagai ajang kompetisi.

    Kesibukannya kian beragam. Di sela jadwal kuliah, ia sempat bekerja sebagai buruh mebel, pekerja di jasa rental acara, hingga asisten riset dosen. Semua ia jalani dengan tekun, tanpa meninggalkan tanggung jawab akademik.

    “Saya percaya kemenangan lahir dari persiapan. Setiap prestasi adalah tanggung jawab, bukan sekadar euforia,” ujarnya.

    Khoiri aktif memimpin lima organisasi lintas daerah dan kampus, termasuk di BEM Undip dan Himpunan Mahasiswa, serta konsisten menorehkan prestasi nasional.

    “Saya percaya kemenangan lahir dari persiapan. Setiap prestasi adalah tanggung jawab, bukan sekadar euforia,” tuturnya.

    Koleksi Prestasi: Duta Tenun hingga Juara Podcast

    Meski ia bekerja, tak membuat dirinya merasa berbeda dengan mahasiswa lain. Ia malah aktif dan berprestasi.

    Buktinya Khoiri pernah menyabet juara di berbagai penghargaan, seperti Juara 1 Lomba Podcast Ristek Unnes, Islamic Public Speaking Insani Undip, dan Duta Tenun Troso.

    Khoiri yakin, prestasi bisa diwujudkan meski tanpa modal finansial. Selain itu, ia ingin membuat masa kuliahnya berharga lewat prestasi tersebut.

    “Kalau hanya kuliah tanpa prestasi, apa yang bisa saya banggakan?” tuturnya.

    Dari Sarjana ke Wirausahawan Muda

    Setelah resmi menyandang gelar sarjana, Khoiri memilih jalur fleksibel sebagai freelancer data analis dan asisten riset. Tak berhenti di situ, ia juga merintis usaha makanan ringan dan bisnis fashion lokal di kampung halamannya bersama teman-teman.

    “Bagi saya, bekerja bukan hanya soal gaji, tapi ruang untuk tumbuh dan berkontribusi,” ucapnya.

    Khoiri berpesan kepada mahasiswa untuk aktif di tiga hal penting yakni publikasi ilmiah, kolaborasi internasional, dan inovasi nyata bagi masyarakat.

    “Kalau tiap mahasiswa berani berkarya dan menembus forum global, maka visi World Class University bukan sekadar jargon, melainkan kenyataan,” katanya.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Besaran Biaya Pendaftaran dan Pendidikan PPG Calon Guru 2025, Apakah Gratis?


    Jakarta

    Pendaftaran program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru tahun 2025 masih dibuka hingga 6 November 2025. Seleksi administrasi akan dilaksanakan secara daring melalui laman https://ppg.kemendikdasmen.go.id/.

    Seperti yang diketahui, PPG Calon Guru merupakan transformasi dari PPG Prajabatan di era Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ketika masih berstatus sebagai PPG Prajabatan, pemerintah menggratiskan atau memberikan beasiswa untuk biaya pendidikan para calon guru.

    Namun, apakah kebijakan ini masih berlangsung? Dikutip dari Pengumuman Nomor: 0984/B/GT.00.08/2025 Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen GTKPG Kemendikdasmen) tentang Pembukaan PPG Calon Guru Tahun 2025, Sabtu (18/10/2025) berikut informasinya.


    Besaran Biaya Pendaftaran dan Pendidikan PPG Calon Guru 2025

    Pada dasarnya tidak ada perbedaan antara PPG Calon Guru dengan PPG Prajabatan. Kemendikdasmen masih menggunakan pembiayaan serupa dengan menggratiskan atau memberi bantuan/beasiswa untuk biaya pendidikan PPG bagi Calon Guru 2025.

    Perkuliahan PPG Calon Guru dilaksanakan selama 2 semester di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Penyelenggara PPG. Setiap semester memerlukan biaya sebesar Rp 8,5 juta.

    Dengan demikian, biaya berkuliah untuk dua semester PPG adalah Rp 17 juta. Kendati demikian, Ditjen GTKPG menyatakan peserta yang dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan sebagai Peserta PPG Calon Guru Tahun Akademik 2025/2026 akan memperoleh bantuan pemerintah.

    “Sebesar Rp 17 juta untuk mengikuti perkuliahan selama 2 (dua) semester atau 1 (satu) tahun akademik,” tegas mereka dalam pengumuman tersebut.

    Selain besaran biaya pendidikan, biaya pendaftaran yang ditetapkan juga masih sama. Untuk mendaftar, calon guru harus membayar sebesar Rp 200 ribu atau dengan kata lain biaya ini ditanggung oleh calon mahasiswa.

    Seleksi PPG Calon Guru terdiri dari tiga tahap, yakni seleksi administrasi, tes substantif, dan tes wawancara. Tahapan seleksi bersifat sekuensial, sehingga jika dinyatakan tidak lulus pada salah satu tahap, maka ia tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

    Kesimpulan untuk menjawab apakah biaya pendidikan dan pendaftaran PPG Calon Guru 2025 gratis atau tidak adalah biaya pendidikan gratis dan biaya pendaftaran tidak alias membayar Rp 200 ribu. Jadi, perhatikan hal ini ya detikers!

    Jadwal Seleksi PPG Calon Guru 2025

    • Pendaftaran: 14 Oktober-6 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 10 November 2025
    • Cetak kartu peserta: 10-15 November 2025
    • Pelaksanaan tes substantif: 12-15 November 2025
    • Pengumuman hasil tes substantif: 29 November 2025
    • Pengumuman jadwal wawancara: 2 Desember 2025
    • Pelaksanaan tes wawancara: 3-20 Desember 2025
    • Pengumuman hasil tes wawancara: 29 Desember 2025
    • Konfirmasi kesediaan mengikuti PPG Calon Guru tahun akademik 2025/2026: Januari 2026
    • Penetapan peserta PPG Calon Guru tahun akademik 2025/2026: Januari 2026
    • Lapor diri: Januari 2026
    • Matrikulasi bagi lulusan S1 non kependidikan dan D4 non PGSD: Januari 2026
    • Orientasi peserta: Februari 2026
    • Awal perkuliahan: Februari 2026.

    Demikianlah informasi tentang biaya pendaftaran dan pendidikan PPG Calon Guru 2025. Jangan lupa mendaftar ya detikers!

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Lowongan Magang BUMN di PT PFN 2025, Mahasiswa dan Fresh Graduate Bisa Daftar!


    Jakarta

    PT Produksi Film Negara (PFN) buka lowongan magang untuk mahasiswa aktif dan fresh graduate jenjang D3-S1 2025. Pendaftaran dibuka hingga 24 Oktober 2025 melalui laman Magang Generasi Bertalenta (Magenta) di tautan https://magentaku.id/.

    Sebagai informasi, Magenta adalah platform informasi lowongan magang yang dibuka berbagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PFN. PFN merupakan BUMN yang bergerak di bidang industri audiovisual.

    Saat ini, PFN tengah bertransformasi menjadi perusahaan pembiayaan film. Sehingga, ke depan industri perfilman dan konten Indonesia bisa berkembang dan semakin maju.


    Untuk pendaftaran hingga 24 Oktober 2025, terdapat 4 lowongan magang yang tersedia. Dikutip dari laman resmi Magenta, Sabtu (18/10/2025) berikut rinciannya.

    Daftar Lowongan Magang PFN 2025

    1. Administrasi – 1 Posisi

    • Kualifikasi:
      • Mahasiswa aktif S1 minimal semester 5 dari jurusan Administrasi Perkantoran, Administrasi Bisnis, Manajemen, atau bidang relevan lainnya.
      • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, ramah, dan profesional dalam melayani pelanggan.
      • Teliti, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu bekerja secara tim maupun mandiri.
      • Memiliki keterampilan administrasi dan pengarsipan dokumen atau aset.
      • Mampu mengoperasikan Microsoft Office, terutama Excel dan Word.
      • Bersedia mengikuti program magang full-time (WFO) selama 5 bulan, di kantor pusat, Jakarta Timur.
    • Syarat Dokumen:
      • Portofolio
      • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
      • Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
      • Curriculum vitae (CV)
      • Transkrip nilai
      • Sertifikat
      • Dokumen lainnya.
    • Deskripsi Pekerjaan:
      • Membantu proses administrasi pengadaan barang dan jasa.
      • Membantu penyusunan dan pembaruan data vendor, termasuk pengecekan kelengkapan dokumen kerja sama.
      • Mendukung penyusunan, pencatatan, pendataan, dan pengarsipan dokumen pengadaan secara digital maupun fisik.
      • Membantu kegiatan operasional umum seperti pengelolaan sarana & prasarana kantor, kebutuhan logistik, serta kegiatan administrasi dan dokumentasi kantor.
      • Melaksanakan tugas lain yang diberikan sesuai dengan kebutuhan divisi Pengadaan & Umum.
    • Tanggal Penting:
      • Durasi magang: 5 bulan
      • Penutupan lamaran: 24 Oktober 2025
      • Pengumuman lolos seleksi: 26 Oktober 2025

    2. Social Media Specialist – 2 Posisi

    • Kualifikasi:
      • Mahasiswa aktif atau lulusan D3/D4/S1 dari jurusan Komunikasi, Marketing, Desain Komunikasi Visual, Public Relations, atau bidang terkait.
      • Memahami dan aktif menggunakan berbagai platform media sosial (Instagram, TikTok, LinkedIn, Facebook, dll).
      • Kreatif, komunikatif, serta mengikuti tren dan perkembangan konten digital terkini.
      • Mampu menggunakan tools pendukung seperti Canva, Google Workspace, Microsoft Office, dan Notion.
      • Memiliki kemampuan analisis dasar performa konten dan kemampuan mengedit video dengan CapCut atau Adobe Premiere Pro menjadi nilai tambah.
      • Bersedia mengikuti program magang full-time (WFO) selama minimal 5 bulan di kantor pusat, Jakarta Timur.
    • Syarat Dokumen:
      • Portofolio
      • KTP
      • KTM
      • CV
      • Dokumen lainnya.
    • Deskripsi Pekerjaan:
      • Membantu perencanaan, pembuatan, dan penjadwalan konten untuk berbagai platform media sosial (Instagram, TikTok, LinkedIn, Facebook, dll).
      • Melakukan riset tren dan memberikan ide kreatif untuk pengembangan konten yang relevan serta menarik.
      • Mengelola kalender konten, memastikan publikasi sesuai jadwal, dan berinteraksi dengan audiens melalui komentar serta pesan langsung (DM).
      • Membantu analisis performa konten menggunakan tools seperti Instagram Insights, Meta Business Suite, atau Google Analytics.
      • Berkoordinasi dengan tim terkait untuk mendukung aktivitas promosi, kolaborasi, dan pelaporan performa media sosial secara berkala.
    • Tanggal Penting:
      • Durasi magang: 5 bulan
      • Penutupan lamaran: 24 Oktober 2025
      • Pengumuman lolos seleksi: 26 Oktober 2025

    3. Manajemen Event – 1 Posisi

    • Kualifikasi:
      • Mahasiswa aktif S1/D4 minimal semester 5 dari jurusan Manajemen Event, Ilmu Komunikasi, Marketing, atau jurusan relevan lainnya.
      • Memiliki kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik.
      • Kreatif, inisiatif, dan mampu bekerja secara mandiri maupun tim.
      • Memiliki ketertarikan pada dunia event, komunitas, dan industri kreatif.
      • Memiliki kemampuan dasar dalam menggunakan aplikasi seperti Canva, Adobe Photoshop, atau aplikasi desain/editing visual lainnya.
      • Memiliki pengalaman organisasi atau kepanitiaan menjadi nilai tambah.
      • Bersedia mengikuti program magang full-time (WFO) selama minimal 5 bulan di kantor pusat, Jakarta Timur.
    • Syarat Dokumen:
      • Portofolio
      • KTP
      • KTM
      • Transkrip nilai
      • Sertifikat
      • CV
      • Dokumen lainnya.
    • Deskripsi Pekerjaan:
      • Membuat perencanaan, konsep, dan ide kreatif untuk pelaksanaan acara perusahaan.
      • Membangun dan memperluas jaringan dengan komunitas serta pelaku industri kreatif melalui komunikasi yang aktif dan efektif.
      • Menangani pelayanan pelanggan (customer service) dengan sikap ramah, solutif, dan profesional.
      • Membantu pembuatan materi visual pendukung acara (poster, slide, e-flyer, dsb).
      • Mendukung proses pelaksanaan kegiatan/event perusahaan dari tahap persiapan hingga pelaporan.
    • Tanggal Penting:
      • Durasi magang: 5 bulan
      • Penutupan lamaran: 24 Oktober 2025
      • Pengumuman lolos seleksi: 26 Oktober 2025

    4. Desain Komunikasi Visual – 1 Posisi

    • Kualifikasi:
      • Mahasiswa aktif D3/D4/S1 jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) atau bidang terkait.
      • Menguasai software desain grafis seperti Adobe Creative Suite (Photoshop, Illustrator, InDesign) atau aplikasi serupa.
      • Kreatif, inovatif, dan mampu menuangkan ide visual dengan baik.
      • Terbiasa bekerja dalam tim dan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu.
      • Memiliki komputer atau laptop pribadi yang mendukung pekerjaan desain.
      • Bersedia mengikuti program magang full-time (WFO) selama minimal 5 bulan di kantor pusat, Jakarta Timur.
    • Syarat Dokumen:
      • Portofolio
      • KTP
      • KTM
      • Transkrip nilai
      • CV
      • Sertifikat
      • Dokumen lainnya.
    • Deskripsi Pekerjaan:
      • Membantu proses perancangan dan pembuatan desain grafis untuk berbagai kebutuhan komunikasi dan promosi perusahaan.
      • Mengembangkan ide dan konsep visual yang kreatif dan sesuai dengan identitas merek.
      • Membuat desain konten media sosial, poster, banner, serta materi digital lainnya.
      • Berkolaborasi dengan tim terkait dalam pelaksanaan proyek desain dan produksi konten.
      • Membantu proses penyuntingan video sederhana untuk kebutuhan media sosial atau promosi.
    • Tanggal Penting:
      • Durasi magang: 5 bulan
      • Penutupan lamaran: 24 Oktober 2025
      • Pengumuman lolos seleksi: 26 Oktober 2025

    Cara Daftar Magang PFN Lewat Magenta BUMN

    1. Buka laman resmi Magenta BUMN pada tautan https://magentaku.id/.

    2. Buat akun untuk melanjutkan pendaftaran pada menu “Masuk”

    3. Masuk menggunakan akun Google atau buat akun dengan klik “Daftar disini”

    4. Isi seluruh data yang dibutuhkan untuk mendaftar lalu klik “Daftar”

    5. Jika sudah mendaftar, masuk ke akun masing-masing

    6. Lengkapi data-data lebih lanjut dengan klik “Lihat Profil”, data yang perlu dilengkapi adalah “Data Pribadi”,”Informasi Akademik”, dan “Kelengkapan Data Pemagang”

    7. Cari lowongan magang dengan klik menu “Cari Lowongan”

    8. Pilih lowongan magang yang sesuai dengan jurusan lalu klik “Daftar Magang”

    9. Lanjutkan proses pendaftaran hingga selesai.

    Informasi lain tentang magang PFN bisa diakses melalui tautan https://magentaku.id/c/pfn.

    Demikianlah informasi tentang magang PFN 2025. Masih ada posisi yang minim pendaftar lo detikers, jadi jangan lupa dicek ya!

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com